Selasa, 27 Januari 2015

Fraksi PDI-P tak setuju asing bahas masalah pertahanan Indonesia


Fraksi PDI-P tak setuju asing bahas masalah pertahanan Indonesia
Wakil Ketua Komisi I TB Hasanuddin (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Kami (PDI-P) tidak setuju pembahasan melibatkan mereka. Karena ini menyangkut rahasia negara. Kok bahas anggaran negara melibatkan orang lain dan itu pihak swasta. Jadi kami minta itu tidak usah dan jangan dilanjutkan lagi."
Jakarta (CB) - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR RI tidak setuju keikutsertaan Defense Institutional Reform Initiative (DIRI), sebuah LSM Amerika Serikat membahas masalah pertahanan Indonesia.

Demikian ditegaskan oleh anggota Komisi I DPR RI dari PDIP, Tubagus Hasanuddin di Jakarta, Selasa.

Kata dia, Kementerian Pertahanan akan bekerjasama dengan DIRI melaksanakan program pengembangan menejemen pertahanan, mulai tingkat strategis hingga taktis, teknis, termasuk di dalamnya membahas anggaran.

"Kami (PDI-P) tidak setuju pembahasan melibatkan mereka. Karena ini menyangkut rahasia negara. Kok bahas anggaran negara melibatkan orang lain dan itu pihak swasta. Jadi kami minta itu tidak usah dan jangan dilanjutkan lagi," kata Tubagus Hasanuddin, Jakarta, Selasa.

Kerjasama dengan DIRI, katanya, merupakan kelanjutan dari Defense Meeting yang dilakukan beberapa kali.

"Dan itu DIRI itu swasta, bukan kerjasama atas nama negara AS," sebut mantan Sesmil Presiden Megawati dan SBY itu.

Kementerian Pertahanan dan Tim Defense Institution Reform Initiative (DIRI) telah menandatangani kerjasama di bidang rencana pertahanan (renhan), strategi pertahanan (strahan) dan potensi pertahanan (Pothan). Kerjasama yang ditandatangani tanggal 7 Januari lalu itu adalah Action Plan 2015 Kementerian Pertahanan.

Program kerjasama dengan DIRI merupakan bagian dari kerjasama antara Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan Kementerian Pertahanan Indonesia. DIRI melaksanakan upaya penguatan institusi pertahanan di Indonesia termasuk Mabes TNI dan Mabes Angkatan.

Pada Tahun 2014, DIRI telah mendukung dan membantu penyusunan Renstra 2015-2019.

Credit  ANTARA News