Selasa, 27 Januari 2015

Jet Tempur F-16 Yunani Jatuh di Spanyol


Jet Tempur F-16 Yunani Jatuh di Spanyol 
 Pada Juli 2014 lalu, pesawat tempur Spanyol meledak sesaat setelah lepas landas dari latihan tempur gabungan di pangkalan udara gabungan Spanyol-AS, Morón de la Frontera. (Ilustrasi/morgueFile/richard_b)
 
 
Madrid, CB -- Pesawat jet tempur F-16 milik Yunani jatuh dan meledak di Pangkalan Udara Los Llanos, dekat kota Albacete, Spanyol, pada Senin (26/1). Setidaknya sepuluh orang tewas, termasuk dua pilot pesawat, sementara 13 lainnya terluka.

Seperti dilaporkan media Spanyol, The Local, pesawat nahas tersebut jatuh sesaat setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Los Llanos ketika tengah mengikuti latihan perang dengan NATO, pada pukul 3.30 sore waktu setempat.

Menurut media Spanyol lainnya, abc.es, pilot yang merupakan warga negara Yunani melakukan manuver yang salah saat lepas landas dan mengakibatkan pesawat kehilangan kendali.

Pesawat kemudian menghantam sejumlah pesawat lainnya yang sedang diparkir di pangkalan udara tersebut.

"Pesawat jet itu ikut berpartisipasi dalam latihan perang bersama NATO dalam program Tactical Leadership Program atau TLP. Sesaat setelah lepas landas, pesawat kehilangan kekuatan dan menabrak area parkir untuk pesawat, dan menghantam sejumlah pesawat yang diparkir di sana," bunyi pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Spanyol, dikutip dari Reuters, Senin (26/1).

Saksi mata menyatakan melihat ledakan dan kebakaran hebat di pangkalan udara tersebut. Kementerian Pertahanan menyatakan petugas pemadam kebakaran saat ini tengah berupaya memadamkan api di lokasi kejadian dan daerah sekitar yang terkena rambatan api.

Menteri Pertahanan dan Angkatan Udara Spanyol dilaporkan tengah menuju ke lokasi kejadian.

Pangkalan udara yang terletak di Albacete, sekitar 262 kilometer dari ibu kota Madrid merupakan markas untuk program TLP dari NATO. Sejumlah pilot senior dilatih di pangkalan udara tersebut untuk meningkatkan keterampilan mereka dan efektivitas angkatan udara secara keseluruhan.

Sementara, dua pesawat Perancis yang tengah melintas ketika kecelakaan terjadi terpaksa melakukan pendaratan darurat di Pangkalan Udara San Javier di Murcia, sekitar 140 kilometer dari lokasi kejadian.

Kecelakaan ini merupakan kali kedua yang terjadi di pangkalan udara Spanyol. Pada Juli 2014 lalu, pesawat tempur Spanyol meledak sesaat setelah lepas landas dari latihan tempur gabungan di pangkalan udara gabungan Spanyol-AS, Morón de la Frontera, menewaskan satu orang pilot.

Credit  CNN Indonesia