Rabu, 18 Oktober 2017

AS Siap Berunding Langsung dengan Korut



AS Siap Berunding Langsung dengan Korut
Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian


TOKYO - Amerika Serikat (AS) tidak mengesampingkan kemungkinan-kemungkinan perundangan langsung dengan Korea Utara (Korut). Demikian yang dikatakan Wakil Sekretaris Negera AS John J. Sullivan

Pembicaraan antara dua negara yang bersitegangan ini telah lama didesak oleh China. Namun, Washington dan sekutunya Jepang enggan untuk duduk di meja. Sedangkan Pyongyang terus mengejar tujuan mereka untuk mengembangkan rudal yang mampu menyerang AS.

"Akhirnya, kami tidak mengesampingkan kemungkinan jalannya pembicaraan langsung," kata Sullivan di Tokyo setelah melakukan pembicaraan dengan mitranya dari Jepang seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/10/2017).

"Fokus kami adalah diplomasi untuk mengatasi masalah ini yang dipresentasikan oleh DPRK. Kita harus, bagaimanapun, dengan sekutu kita, Jepang dan Korea Selatan dan tempat lain, bersiaplah untuk yang terburuk jika diplomasi gagal," katanya menggunakan nama resmi Korut.

Ketegangan melonjak antara AS dan Korut menyusul serangkaian tes senjata oleh Pyongyang. Situasi semakin memanas akibat perang kata-kata yang semakin sengit antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un.

Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat telah meningkatkan sanksi terhadap Korut atas program rudal nuklir dan balistik sejak tahun 2006.

Sanksi terakhir PBB melarang ekspor batubara, bijih besi dan makanan laut, yang bertujuan untuk memotong sepertiga total ekspor tahunan Korit sebesar USD3 miliar.




Credit  sindonews.com