Jumat, 04 Mei 2018

Parade Militer, Rusia Bakal Tampilkan Rudal Hipersonik Kinzhal


Parade Militer, Rusia Bakal Tampilkan Rudal Hipersonik Kinzhal
Rudal hipersonik Kinzhal dibawa jet tempur MiG-31 saat uji coba. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia


MOSKOW - Rusia akan menggelar parade militer untuk memperingati Victory Day (Hari Kemenangan) di Moskow pada 9 Mei 2018. Rudal hipersonik Kinzhal, yang diklaim tak bisa dicegat sistem pertahanan manapun di dunia, akan ditampilkan dalam parade.

Menteri Pertahanan Jenderal Sergei Shoigu pada hari Kamis mengatakan, rudal hipersonik Kinzhal yang bisa membawa hulu ledak nuklir itu akan ditampilkan dengan pesawat jet tempur MiG-31K.

"Saya ingin mengingatkan Anda bahwa kurang dari satu minggu tersisa sebelum libur yang paling penting dan dihormati di Rusia—Victory Day. Persiapan untuk parade militer berjalan lancar," kata Shoigu seperti dikutip kantor berita TASS, semalam (3/5/2018).

Moskow telah menggelar latihan militer malam pertama untuk parade militer Hari Kemenangan Perang Dunia II.

"Selain pesawat canggih Su-57, Su-30SM dan MiG-29SMT, upgrade pesawat tempur MiG-31K yang dipersenjatai dengan sistem rudal hipersonik Kinzhal mutakhir akan mengambil bagian dalam komponen udara parade," ujar Shoigu.

Selain senjata-senjata baru, parade militer nanti juga tetap menampilkan berbagai sistem persenjataan canggih lainnya seperti sistem pertahanan udara Tor-M2, kendaraan tempur Terminator, Uran-6 dan sistem robot Uran-9, drone modern, off-road buggies dan snowmobiles.

Latihan malam kedua parade Hari Kemenangan diadakan di Moskow pada hari Kamis. Sedangkan latihan terakhir akan berlangsung pada 6 Mei.

"Saya ingin menarik perhatian para personel yang terlibat dalam peristiwa-peristiwa itu dengan kebutuhan untuk mematuhi langkah-langkah keamanan dan aturan operasi perangkat keras," papar Shoigu.

Sistem rudal hipersonik Kinzhal sebagai senjata baru Moskow pernah diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato kenegaraan di Majelis Federal pada tanggal 1 Maret lalu.

Menurut Putin, rudal yang terbang lebih dari 10 kali kecepatan suara itu mampu melakukan manuver dan mengatasi sistem pertahanan anti-balistik manapun di dunia dan yang akan ada di masa depan.

Sejak 1 Desember 2017, sistem rudal hipersonik Kinzhal telah menjalani percobaan untuk misi tempur. 





Credit  sindonews.com




China Pasang Rudal di Laut China Selatan, AS Beri Peringatan



China Pasang Rudal di Laut China Selatan, AS Beri Peringatan
Kawasan Laut China Selatan yang jadi sengketa antara China dan beberapa negara Asia. Foto/REUTERS



WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyuarakan peringatan tentang konsekuensi yang akan dihadapi China atas aksi militerisasi di Laut China Selatan. Peringatan ini muncul setelah Beijing dilaporkan memasang rudal jelajah anti-kapal dan sistem rudal surface-to-air di tiga titik di kawasan sengketa tersebut.

Gedung Putih mengatakan konsekuensi yang akan dihadapi China termasuk konsekuensi jangka pendek dan jangka panjang.

"Kami sangat menyadari militerisasi China di Laut China Selatan. Kami telah menyampaikan kekhawatiran secara langsung dengan orang-orang China tentang ini dan akan ada konsekuensi jangka pendek dan konsekuensi jangka panjang," kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders pada hari Kamis waktu Washington, yang dilansir Reuters, Jumat (4/5/2018).

Namun, Sanders tidak merinci konsekuensi yang akan dihadapi China atas aksi militerisasi di kawasan sengketa tersebut.

Pengerahan rudal oleh pasukan Beijing itu dilaporkan CNBC dengan mengutip beberapa sumber yang memiliki koneksi dengan intelijen AS.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan intelijen AS telah melihat beberapa tanda bahwa Beijing telah memindahkan beberapa sistem senjata ke Kepulauan Spratly dalam sebulan terakhir atau lebih.

Pejabat itu mengatakan bahwa menurut penilaian intelijen AS, rudal-rudal China dipindahkan ke Fiery Cross Reef, Subi Reef dan Mischief Reef di Kepulauan Spratly dalam 30 hari terakhir.

Sekadar diketahui Kepulauan Spratly jadi sengketa sejumlah negara Asia yang memiliki klaim di wilayah tersebut, termasuk Vietnam dan Taiwan.

Kementerian Pertahanan China tidak menanggapi permintaan untuk komentar atas laporan pengerahan rudal itu.


Sedangkan Kementerian Luar Negeri China mengatakan bahwa Beijing memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas Kepulauan Spratly. Penyebaran senjata defensif, kata kementerian itu, diperlukan untuk kebutuhan keamanan nasional dan tidak ditujukan untuk negara manapun.

"Mereka yang tidak ingin menjadi agresif tidak perlu khawatir atau takut," kata juru bicara kementerian tersebut, Hua Chunying.

Menurut laporan CNBC, rudal jelajah anti-kapal YJ-12B memungkinkan China menyerang kapal-kapal dalam jarak 295 mil laut. Ada juga rudal jarak jauh HQ-9B, rudal surface-to-air yang dapat menargetkan pesawat, drone dan rudal jelajah dalam jarak 160 mil laut. 


Eric Sayers, mantan konsultan komandan Komando Pasifik AS, menyebut peluncuran rudal akan memicu eskalasi besar di Laut China Selatan. Washington, kata dia, bisa memberikan satu tanggapan dengan cepat, termasuk membatalkan undangan bagi Beijing untuk latihan angkatan laut multilateral RIMPAC tahun ini yang dimulai di Hawaii pada bulan Juli.

"Ketika China melihat bahwa itu bisa lolos dengan tindakan semacam ini dengan dampak kecil—seperti yang mereka lakukan sepanjang tahun 2015 dan 2016—itu hanya membuat mereka lebih mungkin akan terus menekan," kata Sayers, yang saat ini menjadi asisten di Washington's Center for Strategic and International Studies.



Credit  sindonews.com







China Diam-diam Pasang Sistem Pertahanan Rudal di LCS


China Diam-diam Pasang Sistem Pertahanan Rudal di LCS
China dilaporkan telah menempatkan rudal permukaan ke udara jarak jauh HQ-9B di kepulauan Spratly. Foto/Istimewa


WASHINGTON - China telah memasang rudal jelajah anti kapal dan sistem rudal permukaan ke darat di tiga pos terdepan di Laut China Selatan. Demikian laporan yang dibuat laman CNBC, mengutip sumber-sumber yang mengetahui langsung lapora intelijen Amerika Serikat (AS).

Langkah itu, jika dikonfirmasi, akan menandai penempatan rudal China pertama di Kepulauan Spratly, di mana beberapa negara Asia termasuk Vietnam dan Taiwan memiliki klaim yang sama. Kementerian Pertahanan China sendiri tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.

CNBC mengutip sumber tanpa nama mengatakan bahwa menurut penilaian intelijen AS, rudal itu dipindahkan ke Fiery Cross Reef, Subi Reef, dan Mischief Reef dalam 30 hari terakhir.

Departemen Pertahanan AS, yang menentang instalasi fasilitas militer China di pos-pos terdepan yang dibangun di Laut China Selatan, menolak berkomentar mengenai laporan ini.

"Kami tidak berkomentar tentang masalah intelijen," kata seorang juru bicara Departemen Pertahanan AS seperti dilansir dari Reuters, Kamis (3/5/2018).

China tidak menyebut-nyebut tentang penyebaran rudal, tetapi mengatakan fasilitas militernya di Spratly murni untuk kepentingan pertahanan. Beijing dengan tegas mengatakan dapat melakukan apa yang disukainya di wilayah sendiri.

Greg Poling, seorang ahli Laut China Selatan di Pusat Pemikir Strategis dan Internasional Washington, mengatakan bahwa penyebaran rudal di pos terdepan akan menjadi penting.

"Ini akan menjadi rudal pertama di Spratly, baik dari permukaan ke udara, atau anti kapal," katanya.

Dia menambahkan bahwa penyebaran itu dilakukan karena China membangun tempat perlindungan rudal di terumbu karang tahun lalu dan telah menyebarkan sistem rudal di Pulau Woody yang lebih jauh ke utara.

Poling mengatakan itu akan menjadi langkah besar di jalan China untuk mendominasi Laut China Selatan, rute perdagangan global utama.

“Sebelum ini, jika Anda adalah salah satu dari pihak lain yang mengklaim Laut China Selata, Anda tahu bahwa China memantau setiap langkah Anda. Sekarang Anda akan tahu bahwa Anda beroperasi di dalam jangkauan rudal China. Itu ancaman yang cukup kuat, secara implisit,” katanya.

CNBC mengatakan rudal jelajah anti-kapal YJ-12B memungkinkan China menyerang kapal-kapal dalam jarak 295 mil laut. Dikatakan rudal permukaan ke udara jarak jauh HQ-9B dapat menargetkan pesawat, drone dan rudal jelajah dalam jarak 160 mil laut.

Bulan lalu, Admiral AS Philip Davidson, yang dinominasikan untuk mengepalai Komando Pasifik AS, mengatakan pangkalan operasi terdepan China di Laut China Selatan tampak lengkap. 

"Satu-satunya yang kurang adalah pengerahan pasukan," katanya.

"China akan dapat memperluas pengaruhnya ribuan mil ke selatan dan jauh ke Oceania," imbuhnya.

Davidson mengatakan China dapat menggunakan pangkalan untuk menantang kehadiran regional AS, dan akan dengan mudah membanjiri wilayah Laut China Selatan lainnya dengan pasukan militer.

"China sekarang mampu mengendalikan Laut China Selatan dalam semua skenario perang pendek dengan Amerika Serikat," tukasnya.





Credit  sindonews.com



China Pasang Rudal di Kepulauan Spratly Laut China Selatan


China Pasang Rudal di Kepulauan Spratly Laut China Selatan
China tidak membantah atau memastikan kabar yang menyebut Beijing memasang sistem rudal di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan. (REUTERS/CSIS Asia Maritime Transparency Initiative)



Jakarta, CB -- China tidak membantah atau memastikan saat ditanya soal kabar pembangunan sistem rudal di pulau-pulau buatannya di Laut China Selatan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa negaranya berhak membangun fasilitas pertahanan di Laut China Selatan.

Kabar soal pembangunan sistem rudal di Laut China Selatan tersiar pada Rabu, (2/5) lewat jaringan televisi Amerika Serikat, CNBC.

Mengutip sumber intelijen Amerika Serikat, CNBC mengungkapkan bahwa militer China telah memasang sistem pertahanan anti-kapal dan rudal udara ke udara di Laut China Selatan, kawasan yang juga disengketakan Vietnam dan Filipina.


Jika benar, hal itu bisa memprovokasi ketegangan antara negara-negara di kawasan yang dilalui jalur pelayaran internasional. Washington telah memperingatkan akan konsekuensi jika Beijing melakukan militerisasidi Laut China Selatan. Masalah itu juga telah diangkat Amerika Serikat dengan China.




Dalam brifing rutin, Kamis (4/5), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying tidak memastikan atau membantah pembangunan sistem rudal tersebut.

"China membangun Kepulauan Spratly dengan tujuan damai, termasuk penempatan sejumlah fasilitas pertahanan nasional yang diperlukan guna melindungi kedaulatan dan keamanan China," kata Chunying.

"Mereka yang tidak berniat melanggar, tak punya alasan untuk khawatir," tambah dia seperti dilansir AFP.



Selain reklamasi di pulau-pulau karang dan membangun fasilitas yang dapat ditempati warga sipil, juga juga memiliki pangkalan udara, sistem radar dan konunikasi, fasilitas angkatan laut dan senjata pertahanan. Termasuk landas pacu bagi pesawat militer.

Menurut CNBC, rudal baru China dikabarkan telah dipasang di Karang Fiery Cross, Karang Subi dan Karang Mischief. Karang-karang itu berada di Kepulauan Spratly, di selatan China antara Vietnam dan Filipina.

China mengklaim Laut China Selatan sebagai wilayah kedaulatannya. Meskipun pada Juli 2016, Mahkamah Arbitrase Internasional menolak klaim China tersebut atas gugatan yang diajukan Filipina. Namun China tidak mengakui keputusan tersebut.





Credit  cnnindonesia.com




Jet Tempur Sukhoi Rusia Jatuh di Suriah, Dua Tewas


Jet Tempur Sukhoi Rusia Jatuh di Suriah, Dua Tewas
Ilustrasi jet tempur Sukhoi Su-30 buatan Rusia yang jatuh di pangkalan udara Suriah. (REUTERS/Russian Ministry of Defence/Vadim Grishankin)



Jakarta, CB -- Sebuah jet tempur multifungsi Rusia jatuh di Suriah pada Kamis (3/5) pagi, tak lama setelah lepas landas. Pihak militer menyatakan dua awak pesawat itu meninggal dalam kecelakaan.

Jet tempur Sukhoi Su-30SM jatuh setelah lepas landas dari pangkalan udara Hmeymim di Provinsi Latakia. Sejumlah kantor berita Rusia yang dikutip Reuters melaporkan Kementerian Pertahanan menyatakan kedua awak mencoba menyelamatkan pesawat hingga detik-detik terakhir.

"Menurut informasi awal, alasan kecelakaan penerbangan ini bisa jadi karena ada burung yang masuk ke dalam mesin," kata Kemhan Rusia dalam laporan RIA. Menurut kementerian, pesawat itu tidak terkena proyektil apapun.


Jet itu adalah satu di antara pesawat tercanggih Rusia yang pertama kali diterbangkan pada 2012 lalu. Di Suriah, pesawat itu digunakan untuk meluncurkan peluru kendali ke arah pemberontak dan mengawal jet serbu serta pengebom strategis.


Dikutip AFP, sejumlah kantor berita juga melaporkan pesawat itu jatuh "saat menambah ketinggian usai lepas landas dari pangkalan udara Hmeymim."

"Jet tempur Rusia Su-30 SM jatuh ke Laut Mediterania. Kedua pilot, yang berjuang hingga menit terakhir untuk menyelamatkan pesawat, meninggal dunia."

Insiden ini membuat korban jiwa pihak militer Rusia di Suriah bertambah menjadi 86 orang.

Kehilangan personel yang dikonfirmasi secara resmi terakhir kali terjadi ketika pesawat pengangkut negara tersebut jatuh jelang pendaratan di pangkalan udara yang sama, Maret lalu.

Insiden itu menewaskan 39 orang yang ada di pesawat.

Namun, warga Rusia kerap dilaporkan bertugas di Suriah sebagai tentara bayaran. Mereka diduga menjalankan sejumlah misi berbahaya yang kerap memakan banyak korban jiwa.





Credit  cnnindonesia.com





Kondisi Kesehatan Warga Gaza Semakin Memburuk


Distribusi air bersih bantuan rakyat Indonesia untuk warga Gaza Palestina (Water for Gaza), di wilayah Um Naser, Gaza Utara, Palestina, Senin (31/8).   (foto : dok. Daqu Gaza)
Distribusi air bersih bantuan rakyat Indonesia untuk warga Gaza Palestina (Water for Gaza), di wilayah Um Naser, Gaza Utara, Palestina, Senin (31/8). (foto : dok. Daqu Gaza)


Warga Gaza mengalami kekurangan pasokan obat dan tenaga medis




CB, KOTA GAZA -- Kondisi kesehatan di Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas, berada di ambang keambrukan di tengah kekurangan parah obat dan pasokan medis.
Wakil Menteri Kesehatan di Jalur Gaza, Yousef Abu Ar-Reesh, mengatakan dalam satu taklimat di Rumah Sakit Shiffa di Kota Gaza bahwa Kementerian tersebut melewai satu tahap yang paling buruk akibat krisis yang bertambah parah di sektor kesehatan.

Abu Ar-Reesh menyatakan persentase defisit obat-obatan mencapai 50 persen. Ia menambahkan ada kekurangan 27 persen obat yang bisa dikonsumsi, dan 58 persen bahan laboratorium serta bank darah.





Dilaporkan Xinhua, Kamis (4/5), situasi bertambah parah oleh terus menipisnya obat darurat akibat bentrokan Palestina-Israel selama beberapa pekan belakangan di sepanjang perbatasan Israel dan Jalur Gaza.

Abu Ar-Reesh mengatakan kekurangan pasokan mempengaruhi semua kategori pasien di daerah kantung Palestina itu. Ia menyeru donor dunia agar mendukung Kementerian Kesehatan dan mencegah ambruknya sektor kesehatan.

Abu Ar-Reesh juga menyeru organisasi hak asasi manusia Palestina dan internasional agar memikul tanggung-jawab mereka dengan menunjukkan pelanggaran nyat Israel atas hak asasi pasien untuk membatasi akses mereka ke perawatan medis.

Tempat penyeberangan Jalur Gaza dengan Israel telah terpengaruh oleh bentrokan di dekat pagar perbatasan, yang telah ditutup sejak 30 Januari. Kementerian Kesehatan itu mengatakan 44 orang Palestina, kebanyakan dari mereka menderita luka tembak, telah tewas dan lebih dari 6.000 orang lagi cedera dalam bentrokan dalam bentrokan sejak 30 Maret.

Pemrotes Palestina dijadwalkan mencapai puncaknya pada 15 Mei, sehari setelah peringatan ke-70 berdirinya Israel, yang diperingati oleh rakyat Palestina sebagai Hari Nakba, atau Hari Bencana.






Credit  republika.co.id





Guatemala Segera Resmikan Kedubes di Yerusalem


Beberapa orang Israel di Menara Nabi Daud, Yerusalem, Palestina.
Beberapa orang Israel di Menara Nabi Daud, Yerusalem, Palestina.
Foto: Oded Balilty/AP


Bendera Guatemala telah berkibar di kedutaan sejak akhir April lalu.



CB, YERUSALEM -- Guatelama telah membuka kedutaan mereka di Yerusalem pada Senin (30/4). Bendera Guatemala juga telah berkibar di tempat tersebut, dilansir di Middle East Monitor, Kamis (3/5).

Kantor kedutaan tersebut akan secara resmi dibuka pada Rabu (16/5), dua hari setelah peresmian kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem. Terkait hal tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan rasa senangnya.

"Saya terharu melihat bendera Guatemala berkibar di Yerusalem sebelum pembukaan kedutaan besar pertengahan bulan ini," kata Netanyahu melalui akun Twitter @netanyahu, Rabu (2/5).

Sebelumnya, setelah mengumumkan Guatemala akan memindahkan negaranya ke Yerusalem, Presiden Guatemala Jimmy Morales mengungkapkan rasa terima kasihnya pada Presiden AS Donald Trump. Ia mengatakan, hal berani yang dilakukan Trump dengan memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem adalah kebenaran.

Keputusan sejumlah negara memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem sempat menyulut kemarahan dari berbagai pihak. Hal tersebut diawali Trump yang menyatakan akan memindahkan kedutaan besar AS ke Yerusalem pada Desember tahun lalu. Saat ini, negara yang telah memutuskan memindahkan kedutaan besar mereka adalah Rumania, Republik Ceko, Paraguay, dan Honduras.





Credit  republika.co.id






Empat Partai Oposisi Bergabung Melawan Erdogan


Pendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melambaikan bendera nasional dan bendera
Pendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melambaikan bendera nasional dan bendera
Foto: REUTERS/Alkis Konstantinidis


Rakyat Turki akan memberikan suara dalam pemilihan presiden pada 24 Juni 2018



CB, ANKARA -- Sudah dapat dipastikan, empat partai politik Turki, akan bergabung untuk melawan pemilihan pada Juni yang diserukan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan. Empat partai tersebut adalah Partai Rakyat Republik sekuler (CHP) akan bergabung dengan Partai Iyi baru serta Partai Saadet yang konservatif dan Partai Demokrat.

Turki akan memberikan suara dalam pemilihan presiden dan parlemen secara bersamaan pada 24 Juni mendatang. Diketahui aliansi tersebut akan melihat sejumlah partai memiliki daftar kandidat bersama untuk parlemen meski mereka akan memiliki calon presiden sendiri.





Dilansir laman The Guardian, Kamis (3/5), pembicaraan antar partai tersebut masih berlangsung. Pemerintah mengecam tindakan yang semata-mata untuk melawan Erdogan tersebut.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, aliansi empat partai itu jelas akan menghentikan langkah Erdogan untuk kembali maju di pemilihan mendatang.






Credit  republika.co.id



Brunei Lirik Produk Alutsista Buatan Pindad


Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah yang berkunjung ke Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (3/5).
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah yang berkunjung ke Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (3/5).
Foto: Antara/Wahyu Putro A


Brunei tertarik membeli kendaraan tempur dan persenjataan produksi Pindad.



CB, BOGOR -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Sultan Brunei Darusalam, Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/5). Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Brunei tertarik untuk membeli alutsista produksi PT Pindad.

"Ada ketertarikan dari Brunei untuk membeli kendaraan tempur dari Indonesia dan juga persenjataan produksi PT Pindad," kata Retno di Kompleks Istana Presiden Bogor, Jawa Barat.

Karena itu, Sultan Brunei Darussalam pun juga akan meninjau pameran alutsista produksi PT Pindad, PT DI, dan juga PT PAL Indonesia di Mabes TNI Cilangkap sore nanti. Selain itu, di Mabes TNI Cilangkap nanti, rencananya Presiden Jokowi dan Sultan Brunei Darussalam akan bermain bulu tangkis bersama.

Menurut Retno, olahraga bulutangkis merupakan olah raga kegemaran Sultan Brunei. "Kita sebagai tuan rumah menawarkan. Dan Sultan kita tahu, karena Sultan adalah salah satu kegemarannya adalah bermain badminton," kata Menlu.




Credit  republika.co.id









Presiden Ceko Blakblakan Negaranya Memproduksi Racun Novichok


Presiden Ceko Blakblakan Negaranya Memproduksi Racun Novichok
Presiden Republik Ceko Milos Zeman blakblakan negaranya memproduksi racun saraf Novichok. Foto/REUTERS


PRAHA - Presiden Republik Ceko Milos Zeman blakblakan bahwa negaranya memproduksi dan menguji racun saraf Novichok. Racun ini merupakan racun saraf yang sama digunakan terhadap mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal, di Inggris.

Pengakuan Zeman muncul setelah penyelidikan yang dilakukan oleh dinas keamanan dan intelijen militer menghasilkan laporan yang saling bertentangan. Penyelidikan itu dilakukan setelah Rusia mencurigai Ceko sebagai penghasil racun Novichok.

"Kita harus menyimpulkan bahwa negara kita memproduksi dan menguji Novichok, meskipun (diproduksi) hanya dalam jumlah kecil dan kemudian dihancurkan," kata Zeman kepada Barrandov TV Channel.

"Akan menjadi munafik untuk berpura-pura tidak begitu," katanya."Tidak perlu berbohong," katanya lagi, yang dilansir Jumat (4/5/2018).

Presiden Zeman mengatakan bahwa dia mendasarkan kesimpulannya itu pada laporan yang diberikan oleh intelijen militer Ceko. Laporan itu menunjukkan bahwa agen saraf yang dikenal sebagai A230, yang diproduksi oleh Lembaga Penelitian Militer Ceko di kota Brno, sebenarnya adalah Novichok.

Laporan lain, yang disediakan oleh Dinas Keamanan Ceko (BIS) mengatakan bahwa agen saraf yang diproduksi dan diuji di Brno bukanlah Novichok, namun ada beberapa substansi lainnya.

Setelah mempelajari kedua laporan itu, Zeman memutuskan untuk setuju dengan laporan intelijen militer.

Pada bulan Maret, Zeman memerintahkan penyelidikan apakah Novichok memang diproduksi di Republik Ceko atau tidak. Pada akhir April, layanan keamanan Ceko menyiapkan laporan mereka tentang masalah ini.

Sebelumnya, pemerintah Ceko, termasuk Perdana Menteri Andrej Babis serta menteri luar negeri dan menteri pertahanan, membantah keras dugaan bahwa Ceko memproduksi racun saraf mematikan itu.

"Orang-orang Rusia melintasi semua perbatasan ketika mereka mengatakan agen Novichok bisa berasal dari Republik Ceko. Itu bohong," kata Babis kepada media Ceko beberapa waktu lalu.

Nama racun Novichok tiba-tiba terkenal setelah disimpulkan pemerintah Inggris sebagai racun yang menyerang mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal, dan putrinya, Yulia Skripal, di Salisbury, Inggris, pada awal Maret lalu. London menuduh Moskow sebagai dalang serangan racun yang akhirnya memicu perseteruan diplomatik termasuk aksi saling usir diplomat.

Ceko semula dicurigai para diplomat Rusia sebagai salah satu negara yang diduga menjadi sumber racun saraf penyerang Skripal. Selain Ceko, negara lain yang dicurigai adalah Slovakia, Swedia dan Inggris sendiri.

Sebelumnya, Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengatakan negara-negara yang jadi anggota OPCW tidak memiliki agen saraf Novichok. 

Kecurigaan Moskow kala itu itu membuat Kementerian Luar Negeri Ceko memanggil duta besar Rusia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov sekali lagi menegaskan bahwa Moskow siap untuk bekerja sama dengan Inggris dalam kasus Skripal. "Kami siap untuk kerja sama praktis dengan pihak Inggris," katanya kepada majalah Italia, Panorama, pada hari Kamis.

Dia menyerukan London untuk jujur dan bekerjasama dengan Rusia dalam penyelidikan insiden tersebut.



Credit  sindonews.com




Diancam Dibunuh, Pilot Cantik Pertama Afghanistan Diberi Suaka AS


Diancam Dibunuh, Pilot Cantik Pertama Afghanistan Diberi Suaka AS
Niloofar Rahmani, 27, pilot tempur cantik pertama Afghanistan diberi suaka di Amerika Serikat (AS) setelah diancam dibunuh di negara asalnya. Foto/Twitter


WASHINGTON - Pilot jet tempur wanita pertama Afghanistan, Niloofar Rahmani, 27, diberi suaka di Amerika Serikat (AS) setelah dia diancam dibunuh di negara asalnya. Ancaman terhadap pilot cantik ini berasal dari kelompok Taliban dan anggota keluarganya sendiri.

Rahmani yang sebelumnya menjadi kapten angkatan udara Afghanistan mulai mendaftar untuk menjadi pilot pada usia 18 tahun di bawah lisensi koalisi pimpinan AS. Dia menjadi selebriti nasional setelah lulus dari sekolah pelatihan pilot pada tahun 2013.

Namun, baik dirinya maupun kerabat dekatnya menjadi sasaran ancaman pembunuhan oleh Taliban dan anggota keluarganya sendiri. Ancaman itu membuat Rahmani dan kerabatnya bersembunyi.



Pada 2015, Kapten Rahmani dibawa ke AS dan menerima State Department’s International Women of Courage Award, sebuah penghargaan untuk wanita pemberani dari Departemen Luar Negeri AS.

Rahmani mengaku senang dan bersyukur telah diberi suaka di AS. "Yang saya inginkan sekarang adalah kembali ke mimpi terbang saya," katanya kepada Wall Street Journal.

"Saya akhirnya bisa menjalani hidup saya dengan damai," ujar Rahmani, yang dikutip Kamis (3/5/2018). "Sekarang semua kekhawatiran saya adalah tentang keluarga saya di Afghanistan."

Keberhasilan Kapten Rahmani melambungkannya ke ketenaran internasional sebagai simbol kemajuan di negara konservatif. Tetapi, popularitas membuatnya jadi target serangan kelompok pemberontak yang tidak senang.

Pada 2013 dia menerima panggilan telepon dan surat berisi ancam di rumahnya. Sebuah surat ditandatangani oleh Taliban dengan peringatan yang berbunyi; "Jika Anda terus melakukan pekerjaan Anda, Anda akan bertanggung jawab atas kehancuran Anda dan keluarga Anda".

Dia juga diperingatkan untuk belajar dari Malala Yousafzai, aktivis remaja perempuan yang ditembak kepalanya oleh Taliban saat pulang sekolah. Malala diserang karena mengampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan. Beruntung dia cepat diterbangkan ke Inggris dan nyawanya bisa terselamatkan.

Saudara lelaki Rahmani menjadi sasaran tabrak lari dan upaya penembakan. Sedangkan saudara perempuannya mengalami perceraian dan terputus aksesnya untuk melihat anaknya.

Keluarga Rahmani dipaksa untuk pindah dari rumah mereka setelah beberapa paman dan sepupu masuk ke rumah tersebut. Rahmani sebelumnya mengatakan bahwa dia tidak akan pernah menempatkan keluarganya pada kondisi seperti itu jika dia tahu betapa buruknya dampak dari keinginannya menjadi pilot.

Afghanistan masih menjadi tempat berbahaya di tengah perang sipil yang telah berkecamuk selama lebih dari 16 tahun. Sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan 14,5 persen distrik di negara berada di bawah kendali pemberontak, sedangkan jumlah tentara menurun. 

Pada hari Senin, sepuluh wartawan tewas dalam ledakan dua bom bunuh diri di Kabul. Serangan bom itu terjadi menjelang Hari Kebebasan Pers Dunia.





Credit  sindonews.com




Sekjen PBB Wanti-wanti Soal Pembatalan Kesepakatan Nuklir Iran


Sekjen PBB Wanti-wanti Soal Pembatalan Kesepakatan Nuklir Iran
Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto/Istimewa


LONDON - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres, memperingatkan agar tidak menggagalkan kesepakatan internasional mengenai program nuklir Iran kecuali ada alternatif yang lebih baik.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengancam untuk menarik diri dari perjanjian. Ancaman ini menyebabkan ketegangan diplomatik dengan Iran serta dengan sekutu AS yang tertarik untuk mempertahankan perjanjian.

"Jika suatu hari ada kesepakatan yang lebih baik untuk menggantikannya, itu baik-baik saja, tetapi kita tidak boleh membatalkannya kecuali kita memiliki alternatif yang baik," kata Guterres dalam wawancara dengan BBC Radio 4.

“Saya percaya JCPOA (kesepakatan nuklir Iran) adalah kemenangan diplomatik yang penting dan saya pikir akan penting untuk mempertahankannya tetapi saya juga percaya ada area di mana akan sangat penting untuk memiliki dialog yang bermakna karena saya melihat wilayah tersebut dalam posisi yang sangat berbahaya,” tuturnya.

“Saya memahami kekhawatiran beberapa negara sehubungan dengan pengaruh Iran di negara-negara lain di kawasan ini. Jadi saya pikir kita harus memisahkan hal sejumlah hal,” tukasnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (3/5/2018).

Dalam beberapa minggu mendatang, Trump akan memutuskan apakan akan tetap atau menanggalkan perjanjian tersebut. Ia tekah menjadi kritikus yang keras terhadap perjanjian internasional yang ditandatangani pada 2015 lalu, dan menyebutnya "gila".

Di antara kritiknya adalah tidak adanya larangan terhadap progtam rudal balistik Iran. Perjanjian itu juga tidak melakukan apa pun untuk menghentikan dukungan Iran untuk kelompok militan di kawasan itu.

Trump juga ingin menghapus perjanjian yang disebut "klausa matahari terbenam", yang salah satunya memungkinkan pencabutan pembatasan program pengayaan nuklir Iran setelah 2025.




Credit  sindonews.com







Kekeringan di Afrika Barat, 5 Juta Orang Terancam Kelaparan

Kekeringan di Afrika Barat, 5 Juta Orang Terancam Kelaparan
Ilustrasi. Kekeringan di Sudan. (AFP PHOTO / Stefanie GLINSKI)


Jakarta, CB -- Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyatakan lebih dari lima juta orang di wilayah Sahel, Afrika Barat memerlukan bantuan makanan untuk mencegah kelaparan akibat kekeringan yang terus berlanjut.

Enam negara di Sahel, wilayah di bawah Gurun Sahara, terancam bahaya kelaparan terburuk akibat minimnya curah hujan.

Puncak krisis belum terjadi, tetapi pasokan makanan harus disiapkan mulai sekarang untuk menghindari kematian akibat malnutrisi pada Juni dan Juli, kata badan anak-anak PBB, UNICEF.


"Sekali saja, lembaga dan mitra kita menyerukan aksi sebelum tragedi," kata Direktur Regional UNICEF Marie-Pierre Poirier kepada wartawan di Ibu Kota Senegal, Dakar, seperti dilaporkan Reuters.

"Kita harus bertindak sekarang dan segera, mencegah anak-anak meninggal."

Lebih dari 1,6 juta anak-anak di kawasan terancam malnutrisi akut yang parah. Jumlah tersebut 50 persen lebih banyak dibandingkan krisis pangan yang melanda Sahel pada 2012.




Badan PBB tersebut memperkirakan sedikinya 1,3 juta paket makanan terapetik diperlukan untuk menyelamatkan warga yang paling rentan. Tapi baru mendapatkan 700 ribu paket.

Wilayah-wilayah yang paling berisiko antara lain Mali, Niger, Burkina Faso, Chad, Mauritania Selatan dan Senegal Utara.

Di kawasan Sahel hanya memiliki satu musim tanam, jika gagal akibat iklim atau konflik, orang harus bertahan hidup dengan apa yang mereka miliki hingga musim tanam berikutnya, kata Abdou Dieng, Direktur Kawasan Program Pangan Dunia (WFP).

Tahun ini, banyak keluarga kehabisan stok pangan hingga September. Para penggembala ternak bermigrasi empat bulan lebih awal untuk mencari rumput. "Kami mendengar bahwa orang-orang mengurangi jumlah makan tiap hari dan anak-anak putus sekolah," kata Dieng.

"Jika kita tidak melakukan sesuatu buat orang-orang ini, apa yang akan mereka lakukan? Mati atau bergabung dengan kelompok teroris, atau bermigrasi," kata dia.

Berbagai konflik di kawasan, dimana terdapat banyak kelompok militan, memperburuk situasi dan mempersulit penyaluran bantuan, kata Dieng. Secara bersama-sama WFP, UNICEF serta Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyatakan mereka perlu dana senitar US$676 juta untuk mencegah bahaya kelaparan di wilayah Sahel, Afrika Barat.






Credit  cnnindonesia.com





Temui Menlu China, Kim Jong-un Disebut Janji Denuklirisasi


Temui Menlu China, Kim Jong-un Disebut Janji Denuklirisasi
Pemimpin Korut Kim Jong-un disebut telah berkomitmen pada upaya denuklirisasi. (Korea Summit Press Pool/Pool via Reuters)



Jakarta, CB -- Kementerian Luar Negeri China menyebut Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyatakan berkomitmen pada upaya denuklirisasi. Hal itu disampaikan saat ia menemui Menlu Wang Yi di Pyongyang, Kamis (3/5).

China masih jadi pendukung perekonomian dan diplomatik paling penting bagi Korut, meski berulang kali menyatakan marah atas uji coba nuklir dan peluru kendali Pyongyang dan mendukung sanksi keras dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

China menyambut baik langkah Korea Utara memperbaiki hubungan dengan Korea Selatan.


Wang Yi mengunjungi Korea Utara tak lama setelah Kim bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Dalam pertemuan bersejarah itu, kedua pemimpin negara berjanji memperbaiki hubungan.


Korut mengejutkan dunia beberapa hari sebelum pertemuan tingkat tinggi tersebut dengan menyatakan akan melucuti situs uji coba nuklirnya untuk "menjamin secara transparan" komitmen dramatisnya menghentikan pengetesan nuklir dan rudal.

"Kim Jong-un menyatakan upaya denuklirisasi semenanjung adalah posisi tegas pihak Korea Utara," kata Kemlu China, dikutip Reuters.

Wang mengatakan kepada Kim bahwa Korut telah membuat keputusan penting dan membawa perubahan positif.

Pertemuan tingkat tinggi pekan lalu antara pemimpin kedua Korea membawa kesempatan resolusi politik, kata Wang.

Dia juga mengatakan China mendukung upaya mengakhiri status perang di semenanjung, pergeseran Korea Utara pada pertumbuhan ekonomi dan penyelesaian kekhawatiran keamanan Korea Utara selama proses denuklirisasi.

"China bersedia menjaga komunikasi dengan Korea Utara terkait hal ini dan meningkatkan koordinasi."





Credit  cnnindonesia.com






China-Estonia tingkatkan kerja sama industri penerbangan


China-Estonia tingkatkan kerja sama industri penerbangan
Ilustrasi: Pesawat Terbang. (REUTERS/Tomasz Bartkowiak/File)



Tallinn (CB) - Perjanjian investasi terbesar China di Estonia sejauh ini selesai pada Kamis, dengan akuisisi penuh dan perubahan struktur pemegang saham perusahaan perawatan pesawat yang bermarkas di Tallinn.

Diakuisisi senilai 43 juta euro (sekitar 51,43 juta dolar AS) dari nilai ekuitas, kesepakatan itu menjadikan Guangzhou Hangxin Aviation Technology milik China sebagai perusahaan induk dan investor bagi perusahaan pemeliharaan dan perbaikan pesawat strategis Magnetic MRO untuk memperluas kehadiran MRO globalnya.

Alo Ivask, Ketua Dewan Perusahaan Estonia, menyambut baik kesepakatan investasi dan memuji pertumbuhan cepat dan kualitas tinggi Magnetik MRO dalam beberapa tahun terakhir, seraya mengharapkan masa depan yang cerah bagi perusahaan setelah akuisisi yang dilakukan Hangxin.

Li Chao, duta besar Tiongkok untuk Estonia, menyebut kesepakatan akuisisi sebagai kemitraan kuat untuk mempromosikan dan memperdalam kerjasama bilateral, yang mengimplementasikan Belt dan Road Initiative.

Selama lima tahun terakhir, Magnetic MRO telah berkembang dari fasilitas pemeliharaan intensif tenaga kerja menjadi organisasi pemeliharaan dan manajemen aset Total Perawatan global, yang pemegang saham utamanya adalah perusahaan ekuitas swasta BaltCap.

Didirikan padah 1994 di Guangzhou, Provinsi Guangdong di Cina selatan, Hangxin adalah perusahaan swasta yang menyediakan jasa perawatan komponen pesawat terbang, solusi teknis di bidang teknik pesawat terbang dan keselamatan untuk industri penerbangan China. Demikian dilansir Kantor Berita Xinhua.





Credit  antaranews.com






Iran keluar dari kesepakatan nuklir jika AS mundur


Iran keluar dari kesepakatan nuklir jika AS mundur
Para tenaga ahli nuklir Rosatom tengah mengawasi pembangunan satu proyek reaktor nuklir mereka. (powertecrussia.com)



Teheran (CB) - Iran akan keluar dari kesepakatan nuklir dengan negara adidaya dunia jika Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk mundur dari perjanjian itu, kata seorang penasihat senior pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Kamis (03/05).

“Jika Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir, maka kami akan keluar,” kata penasihat kebijakan luar negeri Ali Akbar Velayati sebagaimana dikutip situs televisi negara.

Iran menandatangani kesepakatan dengan Amerika Serikat dan lima negara adidaya dunia lainnya pada 2015 yang membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menetapkan tenggat waktu 12 Mei untuk “memperbaiki” kesepakatan tersebut, mengancam akan keluar. Dia menyebut perjanjian itu “gila.”

Iran selalu membantah bahwa pihaknya berupaya mengembangkan senjata nuklir, seraya menegaskan program atomnya untuk tujuan sipil. Demikian dilansir Kantor Berita AFP.





Credit  antaranews.com





Kelompok bersenjata culik perawat ICRC asal Jerman di Somalia


Kelompok bersenjata culik perawat ICRC asal Jerman di Somalia
Komite Palang Merah Internasional (ICRC) (istimewa)



Mogadishu (CB) - Kelompok bersenjata menculik perawat asal Jerman dari Palang Merah Dunia di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada Rabu malam, kata polisi dan ICRC.

Penculikan dan pembunuhan pekerja bantuan Somalia lazim terjadi di negara Tanduk Afrika itu, tapi jarang menyasar pekerja asing dalam beberapa tahun belakangan karena keamanan membaik.

"Kami mendapat laporan beberapa menit setelah ia diculik dan kami sekarang mencarinya ke seluruh wilayah. Kami berharap akan menemukannya," kata Mayor Polisi Mohamed Hussein kepada Reuters.

Pernyataan ICRC mengatakan bahwa penculikan itu terjadi sekitar pukul 20.00 (24.00 WIB Kamis) pada Rabu.

Perawat itu, Sonja Nientiet, bekerja untuk ICRC sejak 2014 di daerah perang, termasuk Suriah dan Republik Demokratik Kongo.

Pada pekan ini di Mogadishu, ia memberikan pelatihan pertolongan pertama kepada warga setempat, kata ICRC. Ia juga merawat warga Somalia di rumah sakit, klinik kesehatan dan tempat penahanan, kata ICRC.

"Ia menghabiskan hari-harinya merawat orang rentan di Somalia, yang sakit, yang terluka. Ia betul-betul penuh dengan perikemanusiaan," kata Crystal Wells, wanita juru bicara ICRC di Nairobi.

Belum ada pernyataan bertanggung jawab atas penculikan tersebut.

Badan dunia yang bermarkas di Swiss itu, yang bertahun-tahun memberikan bantuan kemanusiaan di Somalia, mengatakan berhubungan dengan berbagai pihak.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas dalam jumpa pers di ibu kota Ethiopia pada Kamis menyatakan pemerintah tidak bisa menanggapi masalah tersebut.

Petugas badan dunia itu sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa penculik merenggut rekan mereka itu dari dalam markas mereka di Mogadishu dan membawanya keluar melalui pintu belakang, menghindari penjaga keamanan, yang ditempatkan di pintu masuk utama.

Warga mengatakan bahwa daerah tempat penculikan itu terjadi dengan cepat ditutup polisi dan pasukan keamanan lain.

Somalia mengalami kekacauan hukum sejak 1991, ketika panglima perang menggulingkan penguasa Siad Barre dan kemudian saling bertempur. Bentrokan utama bersenjata mereda dalam beberapa tahun belakangan, tapi petempur terkait Al Qaida, al Shabaab, masih secara teratur melancarkan serangan.

Pada Selasa, kelompok bersenjata menembak mati petugas Badan Kesehatan Dunia Somalia di Mogadishu.

Kerabat korban menyebut namanya Maryan Abdullahi dan mengatakan bahwa wanita itu disasar saat mengunjungi pasar Bakar di ibu kota tersebut guna membeli barang-barang untuk pernikahannya pada pekan depan. Alasan penembakan tidak jelas dan kelompok bersenjata itu lari, demikian Reuters.








Credit  antaranews.com







Kamis, 03 Mei 2018

Diduga Bikin Hoaks, Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad Diselidiki


Diduga Bikin Hoaks, Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad Diselidiki
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/REUTERS/Lai Seng Sin


KUALA LUMPUR - Polisi Diraja Malaysia membuka penyelidikan terhadap mantan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad atas dugaan pembuatan fake news (berita palsu) atau hoaks. Dugaan itu mengacu pada klaim bahwa pesawat yang hendak membawanya disabotase.

Negara tetangga Indonesia ini baru saja memiliki undang-undang yang melarang penyebaran berita palsu. Ancaman hukuman dalam undang-undang ini adalah penjara maksimal enam tahun penjara dan denda hingga 500.000 ringgit.

Penyelidikan dibuka di saat Malaysia akan menggelar pemilu pada pekan depan. Mahathir sendiri saat ini menjadi kubu oposisi atau lawan politik Perdana Menteri Najib Razak.

Polisi pada hari Rabu mengaku akan memeriksa komentar yang dibuat oleh Mahathir Mohamad bulan lalu yang mengklaim bahwa pesawat yang hendak membawanya dari Kuala Lumpur ke pulau Langkawi telah disabotase. Pilot pesawat tersebut mengatakan ban pesawat rusak sebelum lepas landas.

Mazlan Lazim, seorang kepala polisi di wilayah Malaysia, mengatakan kepada Reuters bahwa polisi telah menerima laporan pengaduan dengan Mahathir sebagai terlapor.

"Kami telah membuka penyelidikan berdasarkan laporan polisi terhadap Mahathir," kata Mazlan, yang dilansir Kamis (3/5/2018).

Pihak Mahathir melalui seorang juru bicara Mahathir tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar yang diajukan wartawan.

Penyelidikan terhadap Mahathir menyusul disahkannya undang-undang anti-hoaks pada bulan lalu. Undang-undang ini mengkriminalisasi penyebaran berita palsu, namun dianggap para kritikus sebagai upaya rezim Najib Razak untuk mengekang kebebasan berbicara menjelan pemilu pada 9 Mei 2018.

Mahathir, yang menjabat sebagai perdana menteri Malaysia dari 1981-2003, bermaksud untuk melakukan perjalanan ke Langkawi—sekitar 30km barat laut dari daratan—pada tanggal 27 April untuk mengajukan pencalonan dirinya untuk kembali ke pos kekuasaan pada pemilu.

Sebelum take-off, pilot pesawat menemukan beberapa kerusakan pada pesawat, yang mengakibatkan penerbangan dibatalkan. Mahathir mengklaim pesawat itu disabotae.

Namun, penyelidikan oleh otoritas Penerbangan Sipil Malaysia tidak menemukan indikasi sabotase. Menurut otoritas tersebut, pesawat tidak dapat terbang karena kesalahan kecil yang terkait dengan salah satu roda.

Azharuddin Rahman, ketua Otoritas Penerbangan Sipil, menggambarkan kerusakan itu sebagai kesalahan teknis rutin.

"Tuduhan sabotase terhadap pesawat sangat serius, dan dapat berdampak pada reputasi penerbangan Malaysia dan negara secara keseluruhan," kata Azharuddin. 






Credit  sindonews.com






Hakim AS Perintahkan Iran Bayar Rp83,8 Triliun ke Korban 9/11


Hakim AS Perintahkan Iran Bayar Rp83,8 Triliun ke Korban 9/11
Menara kembar World Trade Center (WTC) Amerika Serikat saat diserang dengan pesawat yang dibajak para teroris pada 11 September 2001. Foto/REUTERS


NEW YORK - Hakim federal di New York, Amerika Serikat (AS) memerintahkan otoritas Iran untuk membayar lebih dari USD6 miliar (Rp83,8 triliun) kepada para korban serangan teroris 11 September 2001 atau 9/11. Alasannya, Teheran dinyatakan mendukung kelompok teroris tersebut dengan dukungan material.

Putusan pengadilan ini terlepas dari fakta bahwa sebagian besar pembajak pesawat dalam serangan 9/11 di AS adalah warga negara Arab Saudi, dan tidak ada hubungan langsung yang pernah ditemukan terkait dengan Iran.

Dalam putusannya hari Selasa waktu New York, hakim menemukan Iran, bank sentral negara itu, dan Korps Garda Revolusi Islam bertanggung jawab atas kematian lebih dari 1.000 orang dalam serangan 11 September tersebut. Sebagai akibatnya, Hakim Distrik George Daniels memerintahkan Iran dan entitasnya untuk membayar lebih dari USD6 miliar sebagai kompensasi kepada keluarga korban.

"Iran diperintahkan membayar USD12,5 juta per pasangan, USD8,5 juta per orang tua, USD8,5 juta per anak, dan USD4,25 juta per saudara korban," bunyi putusan pengadilan, seperti dikutip Al Jazeera, Rabu (2/5/2018) malam.

AS berpotensi mengambil miliaran dollar aset Iran yang dibekukan di AS dan Eropa selama bertahun-tahun. Namun, ini tidak mungkin karena putusan itu dilihat sebagai simbolik dan tidak dapat dilaksanakan.

Ini bukan pertama kalinya Hakim Daniels mengeluarkan putusan default terhadap Iran. Pada tahun 2011 dan 2016, hakim New York tersebut memerintahkan Republik Islam Iran untuk membayar miliaran dollar kepada para korban serangan, yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Teheran belum bereaksi terhadap putusan terbaru, tetapi sebelumnya menolak tuduhan yang dianggap Iran sebagai tuduhan konyol. Alasannya, Teheran berpegang pada fakta bahwa tidak ada pelaku yang merupakan Iran, dan tidak ada penyelidikan yang pernah menemukan hubungan langsung ke Iran.

"Rekor rendah untuk jangkauan petrodolar; berita palsu CIA dan FDD dengan dokumen al-Qaeda. Iran tidak dapat menutupi peran sekutu AS dalam 9/11," tulis Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Twitter pada tahun lalu.

Sekitar 15 dari pelaku serangan 9/11 adalah warga negara Arab Saudi, sementara dua pelaku berasal dari Uni Emirat Arab, satu pelaku dari Mesir, dan satu pelaku lainnya berasal dari Lebanon.

Namun, gugatan AS yang diajukan pada tahun 2004, masih mengklaim bahwa Teheran mendukung para pembajak pesawat dan memberi mereka pelatihan dan bantuan keuangan.

Putusan hari Selasa tidak terkait dengan kasus-kasus serupa yang digugat oleh para korban terhadap Arab Saudi, yang mengklaim bahwa Riyadh memberikan dukungan langsung kepada para pembajak pesawat.

Terkait dengan gugatan korban kepada Saudi, Hakim Daniels telah menolak permintaan Riyadh untuk membatalkan tuntutan hukum tersebut. Baik kasus Saudi dan Iran,  didasarkan pada Justice Against Sponsors of Terrorism Act (JASTA) yang disahkan pada tahun 2016 dan memungkinkan keluarga korban untuk menyeret pemerintah asing ke pengadilan. 




Credit  sindonews.com




Wartawan Pelempar Sepatu ke Bush Jadi Calon Anggota DPR Irak


Wartawan Pelempar Sepatu ke Bush Jadi Calon Anggota DPR Irak
Muntadhar Al-Zaidi, wartawan Irak yang melempakan sepatu ke Presiden George W. Bush tahun 2008, kini jadi calon anggota DPR Irak. Foto/Facebook


BAGHDAD - Muntadhar Al-Zaidi, wartawan Irak yang sepuluh tahun silam melemparkan dua sepatunya ke arah Presiden Amerika Serikat George W. Bush mencalonkan diri sebagai anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) Irak.

Aksi Zaidi pada bulan Desember 2008 menjadi pemberitaan media internasional. Gara-gara lemparan sepatu yang dia sebut "ciuman perpisahan dari rakyat Irak" membuat Bush dua kali membungkuk untuk menghindar.

Wartawan itu akan mengikuti pemilu parlemen Irak yang berlangsung 12 Mei mendatang. Dia mengaku terpanggil ke dunia politik karena karena menganggap para anggota pemerintah Irak telah gagal mengubah nasib negaranya.

Dalam wawancara dengan koran lokal, Al Bawaba News, dia berjanji untuk mengakhiri korupsi, menghentikan pemborosan uang publik, memotong pensiun bagi para pejabat Irak dan membela hak-hak warga negara biasa.

Zaidi dengan cepat mendapatkan banyak pendukung. Dia dianggap berpemikiran sama dengan kebanyakan warga Irak yang ingin nasib negara itu berubah. Para pendukung Zaidi ramai-ramai berpose dengan posternya yang telah menyebar.

Wartawan Irak ini pada tahun 2011 membentuk kelompok nirlaba untuk membantu anak-anak korban pendudukan pimpinan Amerika Serikat agar hidup dalam keamanan. Dia berjanji untuk menang dalam pemilu demi anak-anak Irak.

"Untuk anak-anak Irak kita akan menang," tulis Zaidi di akun Twitter-nya, @muntazer_zaidi yang dikutip Kamis (3/5/2018).

Intervensi Amerika di Irak, yang dimulai pada 2003 selama masa kepresidenan George W. Bush, menghasilkan satu dekade pertumpahan darah bagi bangsa Timur Tengah. Dengan dalih melucuti senjata pemusnah massal, AS dan sekutunya menggulingkan rezim Presiden Saddam Hussein. Namun, tumbangnya Saddam Hussein justru jadi bencana baru di Irak karena konflik sektarian pecah berkepanjangan.

Zaidi, yang menganggap AS bertanggung jawab atas keadaan tragis di negaranya, percaya bahwa skenario yang sama sekarang dimainkan di Suriah. Dia juga menuduh pasukan  AS hanya berpura-pura menjadi "cukup demokratis", sementara pada saat yang sama terlalu jauh dari demokrasi.






Credit  sindonews.com