Senin, 20 Agustus 2018

Ini Dia, Para Sosok Kreator di Balik Pembukaan Asian Games 2018



Ini Dia, Para Sosok Kreator di Balik Pembukaan Asian Games 2018

Wishnutama dan Scott Givens (Produser Eksekutif Pembukaan Asian Games 2018).
CB - Asian Games 2018 baru saja resmi dibuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8/2018).
Pembukaan Asian Games 2018 menunjukkan aksi panggung yang menakjubkan yang dimulai dengan video opening perjalanan Presiden Jokowi menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Menyuguhkan tata panggung dengan lanskap gunung, air terjun, tebing, dan alam Indonesia, penonton dibuat takjub.

Selain itu, aksi para penari dan penyanyi turut menyemarakkan pembukaan Asian Games 2018.
Wishnutama Kusubandio, didaulat sebagai Creative Director Opening Ceremony Asian Games 2018.
Selain Wishnutama, ada Ronald Steven dan Addie MS sebagai penata musik, Eko Supriyanto dan Denny Malik sebagai koreografer, Dynand Fariz dan Rinaldy Yunardi sebagai penata busana.

Namun ternyata ada sosok pria asal Amerika Serikat yang turut bertanggung jawab untuk mempersiapkan pembukaan Asian Games 2018.
Dialah Scott Givens, Presiden FiveCurrents, yang bertindak sebagai Executive Producer Opening Ceremony Asian Games2018.
FiveCurrents merupakan perusahaan yang sering memproduksi acara entertaiment hingga upacara pembukaan pesta olahraga.
Dilansir BolaSport.com dari media China, CGTN, Wishnutama mengaku senang bisa berkolaborasi dengan Scott Givens.


"Ini adalah proses kreatif yang panjang dan lama bagi saya dan tim saya, yang terdiri dari beberapa anggota seperti Scott dari AS, yang perusahaannya juga memproduksi upacara pembukaan Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014," kata Wishnutama.
Mengenai panggung dengan lanskap Indonesia, Wishnutamamengaku hal itu belum pernah dilakukan sebelumnya.
"Keunikan budaya, keunikan perlakuan, keunikan tampilan, sehingga semua orang dapat mengingat bahwa ini adalah Indonesia, bukan di tempat lain," lanjutnya.

Scott Givens turut memberikan penjelasan mengenai memilih lanskap alam Indonesia pada pembukaan Asian Games 2018.
"Beberapa upacara telah berubah dari sejarah dengan cerita yang berbeda. Kami memilih unsur-unsur alam karena unsur-unsur alami seperti bumi, angin, dan api adalah bagian dari budaya Indonesia," ujar Scott.
"Kami menggunakan elemen-elemen alami sebagai segmen. Kami melakukan tarian budaya yang terkait dengan Indonesia. Itulah bagaimana kami akan menceritakan kisah Indonesia," katanya melanjutkan.
Lebih lanjut Scott mengungkapkan bahwa dirinya juga ingin orang dari luar Indonesia melihat ragam budaya Tanah Air.

Sebagai informasi, panggung Opening Ceremony Asian Games2018 memiliki berat 600 ton.
Panggung dengan ukuran panjang 120 meter, lebar 30 meter, serta tinggi 26 meter tersebut menampilkan pemandangan gunung yang besar dan dilengkapi dengan berbagai tumbuhan ciri khas Indonesia.
Pada Opening Ceremony Asian Games 2018, 4.000 penari turut memeriahkan acara.



Credit  TRIBUNJATENG.COM 





Spektakuler, Pembukaan Asian Games 2018 Menyihir Penonton


Spektakuler, Pembukaan Asian Games 2018 Menyihir Penonton
Pesta kembang api jadi salah satu daya tarik pembukaan Asian Games 2018 (REUTERS/Willy Kurniawan)



Jakarta - Sesuai janji INASGOC, Upacara pembukaan Asian Games 2018 berlangsung luar biasa meriah. Pertunjukan demi pertunjukan dipentaskan dengan spektakuler dan menyihir penonton yang memyaksikan.

Pembukaan Asian Games 2018 digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (18/8/2018) mulai pukul 19.00 WIB. Ini adalah pertama kalinya bagi Indonesia menggelar pesta olahraga se-Asia sejak yang terakhir pada 1962 alias 56 tahun yang lalu. Jakarta dan Palembang menjadi dua kota penyelenggara.

Acara pembukaan diawali dengan tarian Saman yang mengagumkan. Sebanyak 5.000 penari dan performer memeriahkan acara ini di atas panggung raksasa nan megah. Denny Malik dan Eko Supriyanto didapuk sebagai penata tari.


Spektakuler, Pembukaan Asian Games 2018 Menyihir PenontonFoto: Agung Pambudhy/detikSport



Berdimensi 120 meter x 30 meter x 26 meter, panggung itu diklaim sebagai panggung terbesar dalam pembukaan kejuaraan olahraga multi-event yang pernah ada. Dengan seting panggung berupa alam Indonesia yang dipresentasikan dengan gunung dan lautan yang indah.

Acara ini sendiri dibagi menjadi empat segmen; air, bumi, angin, dan terakhir api. Keempatnya mewakili nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

Presiden RI Joko Widodo menghadiri pembukaan dengan menaiki motor memasuki stadion. Lagu tema Asian Games "Meraih Bintang" dinyanyikan pedangdut Via Vallen untuk diteruskan dengan parade 45 negara peserta.


Spektakuler, Pembukaan Asian Games 2018 Menyihir PenontonSuasana defile kontingen seluruh negara peserta saat digelar pesta pembukaan Asian Games 2018 (Dikhy Sasra/detikcom)

Ada pemandangan unik ketika kontingen Korea Utara dan Korea Selatan bersatu dalam bendera Korea. Sementara itu, kontingen Palestina, negara yang masih dalam konflik, mendapat tepuk tangan meriah dari penonton di stadion.

Di dalam hiruk pikuk pesta olahraga, Asian Games 2018 tidak lupa untuk mengheningkan cipta untuk menghormati para korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang terjadi pada akhir Juli. Bencana itu merenggut ratusan korban jiwa dan menghancurkan ribuan rumah.



Sebelumnya, pengibaran bendera Merah Putih dilakukan oleh tim Paskibra yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Musisi Addie MS dan Ronald Steven dipercaya sebagai penata musik di seluruh rangkaian acara ini.

Presiden Jokowi akhirnya secara resmi membuka kejuaraan olahraga terbesar di Asia ini. "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Asian Games ke-18 tahun 2018 saya nyatakan dibuka," kata Jokowi disambut tepuk tangan meriah.

Pembukaan turut dimeriahkan oleh sederet penyanyi papan atas Indonesia seperti Tulus, Rossa, Cakra Khan, Raisa, Ariel 'NOAH', Putri Ayu, Anggun C. Sasmi, dan masih banyak lagi.


Spektakuler, Pembukaan Asian Games 2018 Menyihir PenontonPanggung raksasa di pesta pembukaan Asian Games 2018 (Agung Pambudhy)

Memasuki bagian akhir acara, para legenda olahraga Indonesia secara estafet membawa obor ke kauldron gunung di panggung.

Diawali oleh legenda loncat indah Lanny Gumulya masuk ke arena membawa obor lalu diserahkan kepada peraih emas karate Asian Games 1998, Arief Taufan. Obor kemudian berpindah tangan kepada Yustedjo Tarik sang petenis legendaris untuk diteruskan kepada Supriati Sutono, yang merupakan mantan pelari.



Dari Supriati, obor diberikan kepada mantan peselancar angin I Gusti Made Oka Sulaksana. Oka Sulaksana lantas membawa obor ke atas 'gunung berapi' yang menjadi setting utama panggung. Di atas gunung, legenda bulutangkis Susy Susanti sudah menunggu.

Peraih medali emas Olimpiade 1992 itu menjadi pembawa obor terakhir lalu menyulut kaldron tersebut. Kaldron Asian Games 2018 pun menyala diiringi sorakan penonton dan pesta kembang api.

Upacara Pembukaan Asian Games 2018 membawa pesan persatuan dalam keragaman, toleransi dan energi ke seluruh dunia, serta menjadi momen untuk merayakan visi Indonesia bagi masa depan, menjadi yang di depan, memancarkan energi bagi Indonesia dan seluruh dunia.




Credit  detik.com





Kamis, 16 Agustus 2018

Percobaan Pembunuhan Maduro, Jenderal Venezuela Ditangkap

Percobaan Pembunuhan Maduro, Jenderal Venezuela Ditangkap
Jaksa Agung Venezuela Tarek William Saab. Foto/Istimewa

CARACAS - Seorang jenderal Venezuela ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan atas usaha pembunuhan terhadap Presiden Nicolas Maduro. Hal itu dikatakan oleh Jaksa Agung Venezuela.

"Mayor Jenderal Alejandro Perez Gomez dari pasukan nasional muncul di hadapan hakim pada Senin bersama dengan politisi oposisi Juan Requesens dan perwira militer lainnya, Kolonel Pedro Javier Zambrano," kata Tarek William Saab mengatakan pada konferensi pers seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/8/2018).

Sampai saat ini, 14 orang telah ditangkap dan didakwa karena diduga ambil bagian dalam insiden 4 Agustus lalu di mana Maduro terlihat bereaksi terhadap sebuah ledakan ketika siaran langsung televisi saat parade militer di Caracas.

Kemudian ledakan kedua terdengar dan memicu kepanikan. Tentara yang tengah baris terlihat kocar kacir.

Maduro mengatakan ledakan itu berasal dari drone dengan bahan peledak yang dikirim untuk membunuhnya, meskipun tokoh-tokoh oposisi menuduh Maduro membuat insiden itu untuk meningkatkan penindasan.

Saab mengatakan kepada para wartawan di Caracas bahwa penangkapan lebih lanjut dimungkinkan.

Ia mengatakan bahwa kantornya telah meminta akun bank Requesens diblokir bersama dengan ketua parlemen oposisi Julio Borges, yang telah melarikan diri ke negara tetangga Kolombia.

Majelis Konstituante, sebuah badan super-legislatif yang kuat dari loyalis Maduro yang dibentuk tahun lalu yang telah merebut kekuasaan dari Majelis Nasional yang didominasi oposisi, pekan lalu menanggalkan Borges dan Requesens dari kekebalan parlemen mereka sehingga mereka dapat diadili.

Pemerintah Maduro juga telah meminta Interpol untuk menangkap Borges.





Credit  sindonews.com



Pasukan Arab Saudi Terlibat Baku Tembak dengan Pendukung ISIS di Dekat Riyadh


https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 16 18 1937259 pasukan-arab-saudi-terlibat-baku-tembak-dengan-pendukung-isis-di-dekat-riyadh-leYdq0RBET.jpg
Foto: AP.

RIYADH – Pasukan keamanan Arab Saudi terlibat baku tembak dengan seorang pria yang diduga mengenakan jaket peledak di Al-Bukakriyah, beberapa puluh kilometer di luar Ibu Kota Riyadh. Pria yang diyakini merupakan pendukung kelompok teror ISIS itu dilaporkan telah berhasil dilumpuhkan. Keterangan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi yang dilansir Reuters, Kamis (16/8/2018) mengatakan, pihak berwenang berhasil menemukan terduga teroris itu dan menyudutkannya. Pria tersebut dilaporkan terluka dalam tembak menembak yang terjadi dan telah dibawa ke rumah sakit.

Arab Saudi dalam keadaan yang relatif stabil sejak gelombang serangan teroris yang terjadi pada 2017. Kelompok militan ISIS mengklaim mendalangi sejumlah serangan di kerajaan kaya minyak itu termasuk ledakan bom mobil yang terjadi di Riyadh pada 2016 dan rangkaian serangan terhadap masjid Syiah pada 2015 yang menewaskan sedikitnya 20 orang.



Credit  okezone.com












Indonesia Sampaikan Revisi Aturan Importasi ke WTO


WTO
WTO
Foto: flickr
AS menggugat Indonesia ke WTO terkait kerugian perdagangan



CB, JAKARTA -- Indonesia akan menegaskan dan menjelaskan kembali revisi beberapa aturan importasi dalam perundingan panel Badan Penyelesaian Sengketa (BPS) Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Jenewa, Swiss, Rabu (15/8). Revisi aturan importasi ini terkait dengan keberatan yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS).

"Kami juga tentu akan menyampaikan keberatan atas permintaan otorisasi AS di BPS WTO. Revisi yang akan kami paparkan termasuk revisi sejumlah peraturan menteri," kata Duta Besar RI untuk Swiss Hasan Kleib kepada Antara di Jakarta, Rabu (15/8).

Ia menuturkan sengketa dagang Indonesia dengan AS muncul ketika sejumlah peraturan di tingkat menteri yang dimaksudkan untuk melindungi produsen dalam negeri dinilai menghambat atau menutup impor dari dua negara tersebut.



Dalam sengketa dagang itu, AS menilai Indonesia belum sepenuhnya mematuhi putusan PPS pada 22 November 2017 yang meminta Indonesia mengubah sejumlah kebijakan di bidang importasi hortikultura, hewan, dan produk hewan. Padahal Indonesia sudah melakukan berbagai revisi peraturan terkait kebijakan impor.
Hasan mengatakan permintaan otorisasi AS tentunya harus disepakati terlebih dulu oleh Sidang BPS, dan RI bisa menjelaskan kembali berbagai perubahan atau revisi peraturan terkait, yang telah dilaksanakan sesuai keputusan BPS.

Sebelumnya pada 2 Agustus 2018, AS melayangkan surat kepada WTO agar diadakan pertemuan BPS untuk membahas permintaan AS untuk dapat menangguhkan pemberian konsesi tarif dan kewajiban lainnya kepada Indonesia dengan hitungan per tahun menyesuaikan dengan jumlah kerugian yang dialami oleh dunia usaha AS.

AS sebelumnya mengklaim akibat larangan impor Indonesia, sektor bisnis Negara Paman Sam itu telah merugikan hingga 350 juta dolar AS atau setara Rp 5 triliun. "Sebenarnya, Indonesia telah melakukan revisi-revisi berbagai kebijakan importasi terkait sesuai yang disengketakan dan sejalan dengan ketentuan WTO. Namun pihak Amerika Serikat masih melihat ada beberapa yang belum sesuai," katanya.

Atas tuduhan AS itu, Indonesia bisa menjelaskan berbagai perubahan peraturan importasi sejak terbitnya putusan akhir panel dan Appellate Body di WTO.



Credit  republika.co.id







Trump Cabut Izin Keamanan Eks Bos CIA karena Kelewat Kritis


Trump Cabut Izin Keamanan Eks Bos CIA karena Kelewat Kritis
Direktur CIA era Presiden Barack Obama, John Brennan. Izin keamanannya dicabut Presiden Donald Trump karena terlalu kritis pada pemerintah. Foto/REUTERS

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencabut izin keamanan Direktur CIA era Presiden Barack Obama, John Brennan. Itu sebagai hukuman Trump untuk mantan bos intelijen tersebut karena terlalu mengkritik pemerintah yang sekarang.

Keputusan pencabutan izin keamanan untuk Brennan disampaikan juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders, hari Rabu waktu Washington. Dalam pengumumannya, Sanders mengatakan bahwa dia juga sedang mengevaluasi apakah mantan pejabat tinggi lainnya yang mengkritik pemerintah Trump harus memiliki izin keamanan atau tidak.

"Secara historis mantan kepala intelijen dan lembaga penegak hukum telah diizinkan untuk mempertahankan akses ke informasi rahasia setelah layanan mereka ke pemerintah (berakhir), sehingga mereka dapat berkonsultasi dengan penerus mereka," kata Sanders membacakan pernyataan Trump.

"Pada titik ini di administrasi saya, manfaat apa pun yang dapat diperoleh para pejabat senior dari konsultasi dengan Brennan kini kalah dengan risiko yang ditimbulkan oleh perilaku dan tingkah lakunya yang tidak menentu," lanjut pernyataan Trump.

"Hukuman" dari Trump itu muncul sehari setelah Brennan mengecam sikap Presiden Trump yang dianggap melanggar norma kesopanan ketika merespons tuduhan mantan staf Gedung Putih Omarosa Manigault Newman dalam sebuah buku.

"Mengherankan seberapa sering Anda gagal untuk memenuhi standar kepatutan, kesopanan, dan kejujuran. Sepertinya Anda tidak akan pernah mengerti apa artinya menjadi presiden, atau apa yang dibutuhkan untuk menjadi orang yang baik, layak, dan jujur. Jadi mengecewakan, sangat berbahaya bagi bangsa kita," tulis Brennan.

Trump, tanpa menyebutkan komentar khusus yang dibuat oleh Brennan, mengatakan bahwa mantan pemimpin CIA itu telah terlibat dalam "komentar hiruk pikuk" dan telah berusaha untuk menabur perpecahan dan kekacauan tentang administrasi Trump.

"Brennan baru-baru ini memanfaatkan statusnya sebagai mantan pejabat tinggi dengan akses ke informasi yang sangat sensitif untuk membuat serangkaian tuduhan tak berdasar dan keterlaluan, semburan liar di internet dan televisi tentang administrasi ini," kata Trump, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/8/2018).

Brennan, dalam sebuah tweet, mengatakan bahwa dia tidak akan mundur.

"Tindakan ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas oleh Trump untuk menekan kebebasan berbicara dan menghukum para kritikus. Ini harus sangat mengkhawatirkan semua orang Amerika, termasuk para profesional intelijen, tentang harga untuk berbicara. Prinsip saya lebih berharga daripada kelonggaran. Saya tidak akan menyesal," kata Brennan.

Trump mengatakan, dia kemungkinan juga mencabut izin keamanan dari kritikus lain, termasuk mantan direktur intelijen nasional AS James Clapper, mantan Direktur FBI James Comey, mantan penasihat keamanan nasional Obama; Susan Rice, mantan direktur Badan Keamanan Nasional Michael Hayden dan mantan wakil Jaksa Agung Sally Yates. 




Credit  sindonews.com





Bukti Baru Dukung Temuan PBB: Al-Qaeda "Peliharaan" Teheran



Bukti Baru Dukung Temuan PBB: Al-Qaeda Peliharaan Teheran
Pemimpin ISIS Ayman al-Zawahiri dan Ayatollah Ali Khamenei. Foto/Ilustrasi/Al Arabiya

NEW YORK - Sebuah laporan PBB menyebutkan bahwa ISIS masih memiliki 30 ribu anggota yang didistrubusikan hampir sama di Suriah dan Iran serta didukung oleh organ al-Qaeda, yang telah menjadi lebih kuat di beberapa tempat karena meningkatnya dukungan Iran.

Laporan yang disiapkan oleh para ahli PBB dan akan disajikan kepada Dewan Keamanan PBB itu mengungkapkan meskipun kalah, ada kemungkinan "tiruan rahasia" ISIS akan ada di kedua negara dengan pendukung di Afghanistan, Libya, Asia Tenggara dan Afrika Barat.

Para ahli mengatakan jaringan global al-Qaeda jauh lebih kuat daripada di beberapa lokasi, termasuk Somalia, Yaman, Asia Selatan dan kawasan Sahel Afrika.

Para ahli mengatakan para pemimpin al-Qaeda di Iran telah menjadi lebih mampu dan bekerja dengan pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahri. Mereka juga menyoroti otoritas al-Zawahiri yang lebih efektif daripada sebelumnya, khususnya berkaitan dengan peristiwa di Suriah.

Seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (16/8/2018), laporan para ahli PBB tentang dukungan Iran yang meningkat untuk al-Qaeda memperkuat beberapa dokumen. Laporan itu juga menyatakan bahwa Iran bekerja untuk menyatukan ISIS dan kantongnya di Suriah untuk merehabilitasi serta membangun al-Qaeda dengan menggunakan hubungan strategis dan historisnya dengan para pemimpin organisasi itu.

Sebuah laporan yang diterbitkan Sunday Times pada bulan Januari oleh Adrian Levy dan Cathy Scott-Clarke mengatakan bahwa al-Qaeda hari ini telah membangun kembali dirinya sendiri ke titik di mana ia dapat memanggil puluhan ribu elemen dengan bantuan Iran.

Teheran bekerja untuk mencaplok sisa-sisa al-Qaeda, berkoordinasi dengan para pemimpin militer al-Qaeda yang telah melakukan perjalanan ke Damaskus untuk mengumpulkan pejuang ISIS dan mendirikan "pangkalan baru" yang serupa dengan para Pengawal Revolusioner dan milisi Hizbullah.

Adrian Levy dan Kathy Scott-Clarke telah mengkonfirmasi bahwa komandan pasukan elit Quds, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran, Qassim Suleimani, telah memainkan peran yang paling menonjol dalam mengelola hubungan dengan al-Qaeda.

Suleimani memberikan perlindungan bagi keluarga Osama bin Laden dan pemimpin al-Qaeda setelah mereka melarikan diri dari Afghanistan pada tahun 2001. Ia juga membangun kompleks perumahan di jantung kamp pelatihan Garda Revolusi di Teheran.

Dukungan dan pendanaan Iran memainkan peran penting dalam menghidupkan kembali al-Qaeda. Kelompok ini hanya memiliki 400 anggota ketika melakukan serangan 11 September di Amerika Serikat pada tahun 2001. Organisasi itu kemudian terfragmentasi karena invasi AS ke Afghanistan, tetapi pulih dengan munculnya kelompok ISIS pada tahun 2013.

Menurut Sunday Times, Qassim Suleimani, menggunakan hubungannya dengan al-Qaeda dalam manuvernya. Kelompok teroris itu digunakan untuk bermain di semua sisi konflik agar Iran tetap berada di garis terdepan dengan menggunakan semua kartu kelompok ekstremis.

Menurut laporan itu, di antara bukti, catatan yang tidak diterbitkan dan wawancara dengan anggota senior al-Qaeda dan keluarga Osama bin Laden menunjukkan bagaimana Suleimani menguasai hubungan dengan organisasi ekstremis itu, yang digambarkan oleh lingkaran resmi Iran sebagai "teroris takfiri." 

Laporan itu menambahkan bahwa para pemimpin militer al-Qaeda telah ditempatkan di Teheran hingga 2015, ketika Suleimani mengirim lima dari mereka ke Damaskus, termasuk Mohammed al-Masri, dengan tugas menghubungi pejuang dan pemimpin ISIS, untuk mendorong mereka untuk membelah dan bersatu dengan al-Qaeda menurut laporan intelijen AS.

Laporan-laporan ini membenarkan bahwa al-Masri adalah perencana operasional yang paling berpengalaman dan cakap di kalangan non-tahanan di Amerika Serikat atau di negara sekutu mana pun.

Informasi itu menambahkan bahwa koordinasi antara pemimpin al-Qaeda dan ISIS adalah melalui komandan militer ISIS Saif al-Adl. Ia adalah seorang mantan kolonel tentara Mesir yang masuk ke deretan besar dengan pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri. Ia berkeinginan menyatukan al-Qaeda dan ISIS bertempur di Suriah. Tetapi Saif al-Adl memerintahkan para pejuangnya untuk menunggu sampai ISIS dikalahkan.

Para ahli percaya bahwa hubungan Iran sebagai rezim Syiah dengan organisasi ekstrim Sunni seperti al-Qaeda dan bahkan hubungan politik dan militer Teheran dengan Hamas dan Jihad Islam, serta Ikhwanul Muslimin, tidak musiman, seperti yang dibayangkan beberapa orang.

Ideologi rezim Khomeini dipengaruhi oleh cendekiawan Ikhwanul Muslimin Sayyid Qutb, yang darinya kelompok-kelompok Syiah pro-Teheran seperti Hizbullah di Lebanon dan sisa milisi di Irak, Suriah, Afghanistan dan Yaman telah mengadopsi konsep "jihad", karena itu adalah ideologi dan historis serta pertemuan kepentingan politik, yang membuat hubungan antara rezim Iran dan kelompok ekstrimis Sunni memiliki hubungan permanen.

Sementara itu, dokumen-dokumen Abottabad yang diperoleh oleh pasukan AS dari tempat persembunyian pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden setelah pembunuhannya pada 2011 di Pakistan dan diterbitkan oleh CIA November lalu mengungkapkan rincian bagian dari hubungan Iran dengan al-Qaeda.

Dari 470 ribu dokumen yang diperoleh dari tempat persembunyian bin Laden, 19 dikhususkan untuk arsip besar dari hubungan profil tinggi al-Qaeda dengan pemerintah Iran.

Seorang anggota senior al-Qaeda mengatakan dalam sebuah surat bahwa Iran siap untuk menyediakan semua yang dibutuhkan al-Qaeda, termasuk dana dan senjata, dan kamp pelatihan untuk Hizbullah di Lebanon sebagai imbalan bagi kelompok teroris yang menyerang kepentingan AS di Arab Saudi dan Teluk. Hal itu menurut penyelidikan yang dilakukan oleh Thomas Jocelyn dan Bill Rajev dari Institut Pertahanan Demokrasi tentang rincian 19 halaman dari hubungan al-Qaeda dengan Iran, dari dokumen Abottabad.

Menurut dokumen itu, dinas intelijen Iran, dalam beberapa kasus, memfasilitasi penerbitan visa untuk unsur-unsur al-Qaeda yang bertugas melakukan operasi, dan pada saat yang sama telah menempatkan kelompok-kelompok lain.

"Dinas intelijen Iran setuju untuk memberikan operator al-Qaeda dengan visa dan fasilitas dan untuk melindungi anggota al-Qaeda lainnya," kata dokumen lain, yang dinegosiasikan dengan Abu Hafs al-Mauritani, seorang anggota al-Qaeda yang berpengaruh, sebelum serangan teroris 11 September.

Tahun lalu, sebuah pengadilan AS di New York mendenda Iran karena bekerja sama dengan al-Qaeda dalam serangan 11 September dengan USD10,7 miliar dan denda lain sebesar USD21 miliar untuk keluarga korban pemboman Amerika di Arab Saudi, Libanon dan Kuwait yang dilakukan oleh sel Pengawal Revolusi Iran.


Credit  sindonews.com




Senator Australia Ingin Migran Muslim Dilarang Masuk



Senator Fraser Anning menyampaikan pidato pertamanya di Parlemen Australia. Dia menyerukan larangan masuk bagi migran Muslim.
Senator Fraser Anning menyampaikan pidato pertamanya di Parlemen Australia. Dia menyerukan larangan masuk bagi migran Muslim.
Foto: ABC

Menurutnya, masyarakat Muslim paling tidak mungkin berasimilisasi dan berintegrasi.



CB, MELBOURNE -- Dalam pidato pertamanya sejak diangkat menjadi senator di Majelis Tinggi Parlemen Australia, Senator asal Queensland, Fraser Anning menyerukan agar Australia kembali menggunakan sistem penerimaan migran hanya dari kalangan Kristen Eropa. Anning juga menghendaki adanya larangan terhadap migran Muslim untuk masuk ke Australia.


Senator yang berasal dari Australian Party pimpinan Bob Katter yang mendukung kebijakan White Australia kemudian mendapat banyak kecaman dari politikus lain. "Kita sebagai bangsa berhak menentukan yang masuk ke sini haruslah menggambarkan komposisi warga Kristen Eropa yang selama ini sudah mernjadi bagian dominan dari masyarakat Australia. Mereka yang datang ke sini harus berasimiliasi dan berintegrasi," katanya.

Senator Anning juga menyerukan agar jumlah migran yang diterima Australia dikurangi, dan larangan bagi warga Muslim untuk pindah sebagai migran ke Australia. Dia mengatakan masyarakat Muslim secara konsisten sudah menunjukkan sebagai kelompok yang paling tidak mungkin berasimilisasi dan berintegrasi.


Anning menambahkan solusi final bagi masalah imigrasi adalah suara terbanyak, yaitu lewat plebisit. Solusi final atau final solution adalah frasa yang digunakan oleh Jerman dibawah kepemimpinan Adolf Hitler guna menggambarkan pembunuhan massal warga Yahudi.


Menteri Urusan Multikultur Australia Alan Tudge mengatakan pendapat Senator Anning tersebut tidaklah menggambarkan pandangan pemerintah. Pemimpin Partai Buruh di Majelis Tinggi (Senat) Senator Penny Wong yang lahir di Malaysia menolak pidato tersebut.


"Orang tua saya menikah di hari-hari terakhir kebijakan White Australia," kata Wong.


Australia pernah menerapkan kebijakan White Australia (Australia Putih) dimana negeri ini hanya menerima warga kulit putih dari Eropa sebagai migran. "Kita sudah benar dengan mencampakkan kebijakan itu ke dalam tong sampah sejarah," katanya.


Pemimpin Partai Hijau Richard Di Natale mendesak adanya permintaan maaf atas komentar yang menjijikkan tersebut.




Credit  republika.co.id





Terkait Lira, Qatar Janji Investasi Rp 221 Triliun kepada Erdogan



Emir Qatar, Sheik Tamim bin Hamad Al Thani (kiri) dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. AA via Daily Sabah
Emir Qatar, Sheik Tamim bin Hamad Al Thani (kiri) dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. AA via Daily Sabah

CB, Istanbul – Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani menjanjikan investasi senilai US$15 miliar atau sekitar Rp221 triliun kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus stabilitas nilai tukar mata uang Turki yaitu lira.


Ini terjadi setelah bank sentral Turki CBRT memperketat likuiditas likuditas lira di pasar uang luar negeri untuk mempersulit terjadinya transaksi spekulasi, yang melemahkan nilai tukar lira sejak akhir pekan lalu.
Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, mengatakan akan berdiri bersama saudara-saudara di Turki terkait isu ekonomi ini.

“Kami berdiri bersama saudara-saudara di Turki, yang telah membela isu-isu dunia Muslim dan Qatar,” kata Sheikh Tamim dalam cuitannya di Twitter seperti dilansir Al Jazeera, Kamis, 16 Agustus 2018.
Sheikh Tamim tiba di Ankara dan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membahas pelemahan mata uang negara itu.
“Sebagai bagian penting dari pembicaraan yang saya lakukan dengan Presiden Erdogan, kami mengumumkan paket deposito US$15 miliar dan proyek investasi di negara ini, yang memiliki produktivitas ekonomi solid dan kuat,” begitu lanjutan cuit dari Sheikh Tamim.
Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim kalin, mengatakan kedua pemimpin juga membicarakan cara-cara meningkatkan kerja sama kedua negara.
“Kami menilai kedatangan Emir sebagai hal yang penting dan indikator Qatar bersama Turki,” kata Kalin dalam jumpa pers di Ankara.
Lira mengalami pelemahan sejak Jumat pekan lalu setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan menaikkan tarif impor baja dan alumunium hingga dua kali lipat menjadi masing-masing 50 persen dan 20 persen.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Brussels Belgia, 11 Juli 2018. (Presidency Press Service via AP, Pool)
Seperti dilansir Reuters, Trump juga memberi sanksi kepada dua orang menteri Turki terkait penahanan Pastor Andrew Brunson asal AS yang sedang ditahan di Turki terkait dugaan terlibat terorisme.

 Otoritas Turki menangkap Brunson pada 2016 terkait kegiatannya yang diduga membantu kelompok yang mencoba melakukan kudeta militer gagal terhadap Erdogan pada tahun itu. Ratusan orang yang terlibat ditangkap baik militer dan sipil dan telah dijatuhi hukuman penjara.
Nilai tukar mata uang Turki lira sempat melemah ke level 7,24 per dolar namun menguat kembali ke level sekitar 6 lira per dolar pasca kebijakan pengetatan lira untuk mempersulit terjadinya transaksi spekulasi di pasar uang dan komitmen investasi Qatar. Erdogan menyebut ada serangan terhadap perekonomian Turki.






Credit  tempo.co





Krisis Turki Berimbas ke Bank-bank Eropa, Asia Waspada


Ilustrasi mata uang Turki Lira pada 10 Oktober 2017.[REUTERS/Murad Sezer]
Ilustrasi mata uang Turki Lira pada 10 Oktober 2017.[REUTERS/Murad Sezer]

CB, Jakarta - Krisis Turki mulai menimbulkan ancaman bagi bank-bank Eropa yang memiliki bisnis di Turki.
Dilaporkan Reuters, 15 Agustus 2018, bank BBVA dari Spanyol, UniCredit dari Italia, BNP Paribas dari Prancis, bank Belanda ING dan HSBC Inggris, adalah yang paling terdampak krisis Turki dan rentan terhadap mata uang lira yang jatuh bebas.
Analis melihat skenario terburuk meskipun masih kecil kemungkinan terjadi, yakni ketika bank-bank ini terpaksa sepenuhnya berhenti beroperasi dan keluar dari Turki.

Tetapi masalah Turki memberi penghindaran risiko di kalangan investor, yang khawatir tentang gejolak pasar keuangan menyebar ke negara-negara berkembang lainnya atau bahkan Italia, yang menghadapi masalah anggaran dan kredit.BBVA Spanyol menguasai 49,9 persen bank Turki Garanti setelah menaikkan kepemilikannya pada Februari tahun lalu. Garanti Bank, yang memiliki nilai US$ 5 miliar (Rp 73 triliun) untuk BBVA, memiliki aset US$ 84 miliar (Rp 1200 triliun) pada laporan 30 Juni.
Garanti menyumbang sekitar 13 persen dari penghasilan BBVA, menurut Deutsche Bank, yang memperkirakan bahwa skenario terburuk akan menghapus sekitar 12 persen dari ekuitas BBVA.
UniCredit yang merupakan bank terbesar di Italia memiliki sekitar 40 persen dari Yapi Kredi, bank terbesar keempat Turki. Deutsche Bank memperkirakan penurunan 4 persen terhadap ekuitas UniCredit dalam skenario terburuk.

Mata uang Lira Turki [REUTERS]
Bank ING Belanda memiliki anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki di negara ini, yakni ING Turki. Analis Deutsche Bank memperkirakan skenario terburuk akan terdampak sekitar 4 persen untuk nilai buku ING karena hilangnya ekuitas serta pendanaan intra-grup.
JPMorgan Cazenove melihat erosi hingga 87 poin dari modal inti ING di bawah skenario ekstrem karena eksposur pendanaan intragroup yang besar. BNP PARIBAS dari Prancis menguasai 72 persen dari Bank Ekonomi Turki (TEB), sebagian melalui perusahaan lokal.
Analis Deutsche Bank memperkirakan kepemilikan Turki sekitar 2,5 persen dari laba sebelum pajak BNP Paribas. Dalam skenario terburuk, kelompok perbankan akan kehilangan 1,7 persen dari nilai buku bersihnya.

HSBC Grup mengoperasikan HSBC Turki di negara tersebut dan Deutsche Bank memperkirakan akan kehilangan US$ 400 juta (Rp 5.8 triliun) atau 0,3 persen dari total ekuitas grup dalam skenario terburuk.Sementara perusahaan dan investor Asia tetap waspada terhadap krisis Turki karena jatuhnya mata uang liar mengancam keuangan global.
Dilansir dari Asia Nikkei, lira turun lebih dari 20% selama akhir pekan, dan mencatat level terendah baru di Asia pada Senin dari 7,2 lira terhadap dolar AS. Penurunan ini dipicu oleh respon ragu Presiden Tayyip Erdogan terhadap inflasi yang tumbuh dengan cepat.

Bank Sentral Turki [REUTERS]
Kejatuhan lira memacu aksi jual di mata uang negara berkembang lainnya, dengan rupee India jatuh ke rekor terendah. Rupiah Indonesia merosot ke level terendah sejak Oktober 2015.
Saham Asia mengalami tekanan pada Senin 13 Agustus. Semua indeks utama Asia, kecuali untuk VN Vietnam, jatuh karena kekhawatiran bahwa situasi dapat memburuk. Saham AS juga turun, dengan S & P 500 dan Dow jatuh untuk sesi keempat berturut-turut.
Untuk perusahaan-perusahaan Asia yang beroperasi di Turki, situasinya menimbulkan keprihatinan yang signifikan. Karena lokasi geografis dan biaya tenaga kerja yang murah, negara ini telah lama dianggap sebagai gerbang ideal ke pasar Eropa dan telah menarik investasi yang meningkat dari Asia.
Sejauh ini, tidak satu pun dari perusahaan-perusahaan Asia secara terbuka menyatakan keprihatinan, tetapi para investor telah bereaksi dengan cepat. Saham Toyota turun 2,1 persen di Bursa Efek Tokyo, melampaui kejatuhan 2.0 persen dari indeks Nikkei 225.

Di Malaysia, IHH Healthcare turun 7 persen sementara patokan KLCI turun sedikit di atas 1 persen. Di Hong Kong, Cosco Shipping Ports turun 4 persen dan indeks Hang Seng turun 1,2 persen.Banyak perusahaan Turki telah mengambil pinjaman dalam mata uang asing yang akan membuat mereka semakin sulit untuk membayar kembali, sementara bank-bank yang menjamin mereka khawatir tentang dampaknya pada neraca mereka.
Takashi Kodama, kepala penelitian ekonomi di Daiwa Institute of Research, mengatakan bahwa lira murah bisa meningkatkan daya saing, meskipun manfaat apa pun akan tergantung pada penyebaran dampak krisis Turki ke ekonomi Eropa.





Credit  tempo.co








Sesumbar Lebih Kuat dari Israel, Hizbullah Siap Perang



Sesumbar Lebih Kuat dari Israel, Hizbullah Siap Perang
Pemimpin Hibullah Lebanon, Hassan Nasrallah, pidato di depan massa pendukungnya. Dia mengklaim pasukannya lebih kuat daripada pasukan Israel dan siap untuk perang. Foto/REUTERS

BEIRUT - Pemimpin gerakan Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah, sesumbar bahwa pasukannya kini lebih kuat dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Dia menyatakan, kelompoknya siap perang dengan rezim Zionis tersebut.

Nasrallah menyinggung sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dan kelompoknya. Menurutnya, sanksi Washington itu tidak akan memiliki efek besar dan tidak akan mengarah pada perubahan rezim di Teheran.

Komentar bos Hizbullah itu muncul dalam pidato di televisi untuk menandai peringatan 12 tahun berakhirnya Perang Lebanon dengan Israel pada 2006.

Menurutnya, pemerintahan Donald Trump salah jika berpikir sanksi AS akan menyebabkan kerusuhan di Iran yang akan menggulingkan rezim, atau bahkan memaksa Iran mengurangi dukungan untuk kegiatan di luar negeri.

Seperti diketahui, sejak pekan lalu AS mulai memulihkan sanksi yang telah dicabut di bawah kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran. Sanksi diberlakukan kembali setelah Presiden Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran bulan Mei lalu.

Pemerintah AS mengatakan sanksi baru dimaksudkan untuk menekan Teheran agar menghentikan dukungannya bagi terorisme internasional, kegiatan militernya di Timur Tengah dan program rudal balistiknya.

"Iran telah menghadapi sanksi sejak kemenangan Revolusi Islam pada 1979," kata Nasrallah. "Dia (Trump) memperkuat sanksi, tetapi mereka telah ada sejak 1979 dan Iran eksis dan akan merayakan ulang tahun ke-40 kemenangan revolusi," lanjut Nasrallah, seperti dikutip Times of Israel, semalam (15/8/2018).

Iran telah mendukung Hizbullah Lebanon secara finansial dan militer sejak kelompok itu dibentuk setelah invasi Israel di Lebanon tahun 1982. Menurut AS, Iran mengirim Hezbollah sekitar USD700 juta per tahun.

"Saya dapat memberi tahu Anda dan saya memiliki informasi yang akurat bahwa mereka (AS) sedang membangun mimpi, strategi dan proyek yang akan menuju Iran ke arah kekacauan dan rezim akan jatuh. Ini adalah ilusi, ini adalah imajinasi dan tidak ada hubungannya dengan kenyataan," kata Nasrallah.

Dia menambahkan bahwa Hizbullah tidak takut akan kemungkinan perang dengan Israel. "Tidak ada yang harus mengancam kita dengan perang dan tidak ada yang harus menakut-nakuti kita dengan perang," katanya.

"Kami tidak takut atau khawatir tentang perang dan kami siap untuk itu dan kami akan menang," imbuh dia.

"Hizbullah mungkin bukan tentara terkuat di Timur Tengah, tetapi jelas lebih kuat dari tentara Israel," kata Nasrallah. "Karena kita lebih percaya pada tujuan kita dan keinginan yang lebih besar untuk berkorban." 

"Perlawanan di Lebanon—dengan senjata, personel, keahlian dan kemampuannya—lebih kuat dari sebelumnya," imbuh Nasrallah.

Sebagian besar analis percaya Hizbullah telah melemah secara signifikan akibat pertempuran di Suriah untuk mendukung Presiden Bashar al-Assad. Namun, para pejabat Israel mengatakan kelompok itu masih memiliki persenjataan rudal besar yang dapat mengancam banyak negara, dan perang akan sangat merusak kedua sisi perbatasan Lebanon-Israel.



Credit  sindonews.com



PLO Ancam Tangguhkan Pengakuan Terhadap Israel

PLO Ancam Tangguhkan Pengakuan Terhadap Israel
PLO mengancam akan menangguhkan pengakuan terhadap Israel kecuali negara Zionis itu mengakui negara Palestina. Foto/Istimewa

RAMALLAH - Kepala Dewan Nasional Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Salim al-Zanoun, mengancam akan menangguhkan pengakuan organisasi itu terhadap Israel kecuali negara Zionis itu mau mengakui negara Palestina.

"Sudah waktunya untuk menangguhkan pengakuan kami terhadap Israel sampai yang terakhir mengakui negara Palestina," kata al-Zanoun pada pertemuan Dewan Pusat PLO di kota Tepi Barat, Ramallah, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (16/8/2018).

Al-Zanoun mengecam apa yang ia gambarkan sebagai upaya oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk memeras warga dan kepemimpinan Palestina.

Ia juga menekankan perlunya untuk mematuhi resolusi sebelumnya yang diadopsi oleh Dewan Nasional PLO dan Dewan Pusatnya untuk menghadapi kebijakan pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina.



Pada awal Mei, Dewan Nasional mengamanatkan Komite Eksekutif otoritatif PLO untuk mempertimbangkan menangguhkan pengakuan Israel sampai yang terakhir mengakui negara Palestina berdasarkan perbatasan pra-1967.

Al-Zanoun juga menyerukan Hamas, yang telah memerintah Jalur Gaza sejak 2007, untuk mengizinkan pemerintah Palestina yang berbasis di Ramallah melaksanakan kewenangannya di daerah kantong pantai yang diblokir itu.

Pada hari Rabu, Dewan Pusat - yang didominasi oleh gerakan Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas - mengadakan pertemuan ke-29 di Ramallah, Ibu Kota administratif pemerintah Palestina.

Pertemuan itu diboikot oleh Hamas, Jihad Islam, Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), Front Demokratik untuk Pembebasan Palestina (DFLP), dan Gerakan Inisiatif Nasional Palestina. 




Credit  sindonews.com





Israel Sebut Tidak Ada Tindakan Kriminal dalam Perang Gaza

Israel Sebut Tidak Ada Tindakan Kriminal dalam Perang Gaza
Israel menyebut tidak ada tindakan kriminal dalam perang Gaza tahun 2014 yang menewaskan 2.100 warga sipil Palestina. Foto/Istimewa

TEL AVIV - Israel tidak akan melakukan penyelidikan kriminal dalam serangan mematikan di Rafah selama perang Gaza pada 2014 lalu. Demikian pernyataan militer Israel setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap peristiwa itu. Pernyataan ini pun menuai kecaman dari kelompok Hamas.

Israel meluncurkan serangannya setelah militan Hamas, yang muncul dari terowongan di Gaza, menyergap tiga tentara Israel, menewaskan dua orang dan satu lagi diculik.

Dalam serangan udara dan artileri mereka, pasukan Israel menewaskan 150 orang dalam hitungan jam ketika mereka mencoba untuk mengambil prajurit ketiga yang juga tewas.

"Penemuan ini jelas-jelas menunjukkan bahwa tindakan Angkatan Pertahanan Israel (IDF) bertujuan untuk menjalani tujuan militer yang jelas - untuk menghalangi penculikan Letnan Hadar Goldin dan menyerang organisasi-organisasi teror di daerah itu, dengan menargetkan sasaran militer dan operasi militer," kata badan peradilan, Jenderal Advokat Militer, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/8/2018).

"Goldin diyakini pada saat serangan itu masih hidup," katanya, menambahkan bahwa operasi telah dilakukan dengan upaya untuk mengurangi, sebanyak mungkin, membahayakan warga sipil.

"Penyelidikan tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa IDF bermaksud untuk membalas dendam atas penculikan itu," demikian pernyataan itu.

Hamas sontak mengutuk keputusan tersebut.

"Keputusan ini menekankan ketidakadilan penyelidikan Israel dan perlunya komite penyelidikan internasional untuk menyelidiki kejahatan Israel di Rafah dan di semua Jalur Gaza dan tanah Palestina," kata pejabat Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters.

Selain 150 orang yang tewas pada 1 Agustus 2014, petugas medis di Gaza mengatakan sekitar 200 orang terluka, mayoritas warga sipil. Itu adalah hari paling mematikan dari konflik tujuh minggu, di mana lebih dari 2.100 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas. Sementara 67 tentara dan enam warga sipil di Israel tewas.

Hamas masih belum mengembalikan jasad Goldin dan seorang tentara lainnya yang tewas dalam perang 2014. Israel juga menuntut pembebasan dua warga sipil yang nasibnya tidak diketahui dan dikatakan ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza. 



Credit  sindonews.com





Duterte Sebut Cina tak Berhak di Laut Cina Selatan



Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Foto: Linus Escandor/Pool Photo via AP

Hak untuk melintas dijamin karena merupakan perairan internasional.


CB, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan dalam teguran, yang jarang dilakukan, ia menginginkan Cina memikirkan kembali perilakunya di Laut Cina Selatan. Selain itu, Duterte juga mengatakan negara itu tak memiliki hak mengusir pesawat dan kapal asing, yang melintasi pulau buatannya di perairan itu.

Duterte berharap Cina akan melunakkan sikapnya dan menghentikan pembatasan pergerakan, yang dapat mengarah kepada bentrokan, barangkali dengan sekutunya yang terikat perjanjian, Amerika Serikat. Menurut dia, Filipina berada cukup dekat dengan bahaya.

Cina, Taiwan, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Brunei saling mengklaim wilayah di Kepulauan Spratly. Di kepulauan tersebut, Cina mengubah dengan cepat kepulauan karang menjadi pulau buatan, yang tampaknya digunakan untuk sarana militer. Dari sana tentaranya secara berkala memerintahkan kapal asing menjauh.

"Mereka harus mempertimbangkan kembali karena itu akan jadi titik api suatu saat," kata Duterte dalam pidato pada Selasa malam (14/8).


photo

Aktivitas pembangunan pulau buatan di terumbu karang Mischief Reef di wilayah Kepulauan Spratly.

"Anda tak dapat menciptakan sebuah pulau. Ini buatan manusia dan Anda katakan ruang udara di atas pulau buatan ini milik Anda. Ini salah karena perairan itu yang kami pandang laut internasional. Dan hak untuk perlintasan dijamin," katanya.

Kementerian Luar Negeri Cina tidak menanggapi segera permintaan untuk berkomentar. Duterte memiliki kebijakan mengikat hubungan dengan Cina, dengan harapan memperoleh miliaran dolar sebagai bantuan, pinjaman dan penanaman modal, dan telah menolak kritik ia menyetujui tekanan Cina atau menyerahkan kedaulatan Filipina.

Ia tak menyalahkan Cina, yang membangun dan mendirikan sarana militer di perairan sengketa tersebut. Sebaliknya, ia mengatakan Amerika Serikat berbuat salah karena menghalangi pembangunan ketika wilayah tersebut mulai digarap.





Credit  republika.co.id




Cina Laporkan AS ke WTO



Panel Surya (ilustrasi)
Panel Surya (ilustrasi)
Foto: MATOA. ORG

AS menaikkan impor panel surya hingga 30 persen.




CB, BEIJING -- Pemerintah Cina telah mengajukan keluhan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Selasa (14/8). Keluhan itu berkaitan dengan keputusan Amerika Serikat (AS) menaikkan tarif impor panel surya sebesar 30 persen.

"Ketika mengambil langkah-langkah proteksionis terhadap produk fotovoltaik (sektor teknologi yang berhubungan dengan aplikasi panel surya untuk energi) yang diimpor, AS memberikan subsidi untuk (produk) fotovoltaik yang diproduksi di dalam negeri dan produk energi terbarukan lainnya," kata Kementerian Perdagangan Cina dalam sebuah pernyataan.

Menurut Cina, subsidi telah memberikan keuntungan yang tidak adil kepada perusahaan domestik dan merusak hak serta kepentingan sah perusahaan energi terbarukan Cina. Beijing menganggap langkah AS telah melanggar peraturan perdagangan dan menghendaki resolusi perselisihan WTO untuk melindungi kepentingannya.

Keluhan yang diajukan ke WTO dimulai dengan negosiasi antara pihak-pihak yang berselisih. Jika upaya itu gagal, kasus akan dipindahkan ke panel ahli yang dapat memutuskan tepat atau tidaknya kontrol perdagangan.

Pada Januari, Presiden AS Donald Trump menyetujui kenaikan tarif impor panel surya sebesar 30 persen. Keputusan itu diambil dengan alasan guna melindungi perusahaan atau produsen domestik AS.

Selain Cina, kenaikan tarif impor panel surya juga diprotes Korea Selatan (Korsel). Impor panel surya yang terbilang murah membantu tiga kali lipat tenaga surya tahunan AS antara 2012 dan 2016. Menurut perwakilan perdagangan AS, Cina  menurunkan harga hingga 60 persen yang akhirnya menyebabkan sebagian besar produsen panel surya AS bangkrut dan gulung tikar.

AS dan Cina diketahui tengah terlibat perang dagang. Washington telah memberlakukan tarif masuk sebesar 25 persen untuk produk-produk Cina senilai 34 miliar dolar AS. Cina menerapkan peraturan serupa dalam merespons tindakan tersebut. 



Credit  republika.co.id


AS Blacklist Warga Rusia dan Perusahaan China



AS Blacklist Warga Rusia dan Perusahaan China
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi kepada tiga perusahaan asing yang dituduh membantu Korea Utara (Korut) dengan mengirim barang ilegal untuk mendanai program nuklirnya.

Departemen Keuangan AS mengatakan pihaknya mengambil tindakan terhadap perusahaan yang berbasis di China, Rusia dan Singapura serta seorang kepala perusahaan Rusia. Sanksi ini akan memblokir semua aset yang dimiliki entitas dan individu tersebut di wilayah yurisdiksi AS dan melarang warga Amerika untuk melakukan bisnis dengan mereka.

Sanksi itu dijatuhkan karena AS terus mendesak dunia internasional untuk mematuhi sanksi PBB terhada Korut sementara pembicaraan terkait denuklirisasi masih berlangsung.

"Taktik yang digunakan oleh entitas-entitas yang berbasis di China, Singapura, dan Rusia untuk menghindari sanksi yang dilarang di bawah hukum AS, dan semua aspek industri pelayaran memiliki tanggung jawab untuk mematuhinya atau mengekspos diri mereka pada risiko serius," kata Steven Mnuchin, Menteri Keuangan AS, dalam sebuah pernyataan.

"Departeemen Keuangan akan terus menerapkan sanksi yang ada pada Korea Utara, dan akan mengambil tindakan untuk memblokir dan menunjuk perusahaan, pelabuhan dan kapal yang memfasilitasi pengiriman gelap dan memberikan aliran pendapatan kepada DPRK," imbuhnya.

"Konsekuensi untuk melanggar sanksi-sanksi ini akan tetap berlaku sampai kita mencapai denuklirisasi akhir Korea Utara yang sepenuhnya diverifikasi," tukasnya seperti dikutip dari The Telegraph, Kamis (16/5/2018)

Mereka yang dijatuhkan sanksi oleh AS adalah Dalian Sun Moon Star Logistics Trading Co yang berbasis di Singapura dan afiliasi yang berbasis di Singapura, SINSMS Ltd., bersama dengan Rusia's Profinet Ltd. dan direktur jendralnya.

Mereka dituduh membantu Korut menghindari sanksi internasional dengan merutekan ulang ekspor dan impor melalui pelabuhan China dan Rusia.

Departemen Keuangan AS mengatakan perusahaan China dan afiliasi Singapuranya telah menggunakan dokumen pengiriman palsu untuk mengekspor alkohol dan produk tembakau ke Korut yang melanggar sanksi internasional.

Dikatakan bahwa perusahaan Rusia dan direkturnya, Vasili Aleksandrovich Kolchanov, menyediakan layanan pelabuhan setidaknya enam kali ke kapal berbendera Korut yang terlibat dalam sanksi penghancuran pengiriman minyak. 






Credit  sindonews.com





Rusia Sebut Inggris Membual Cegat 6 Jet Su-24 di Atas Laut Hitam


Rusia Sebut Inggris Membual Cegat 6 Jet Su-24 di Atas Laut Hitam
Pesawat-pesawat Eurofighter Typhoon Angkatan Udara Kerajaan Inggris. Foto/REUTERS/Darren Staples

MOSKOW - Rusia membantah klaim Inggris bahwa Angkatan Udara Kerajaan itu mencegat enam jet militer Su-24 di atas Laut Hitam pada hari Senin. Moskow menegaskan, tak ada pesawat jet pembom Su-24 yang terbang di dekat wilayah udara anggota NATO pada hari itu.

Kementerian Pertahanan Rusia kepada kantor berita TASS mengatakan, pada hari Senin memang ada enam pesawat dari kelompok penerbangan Angkatan Laut Rusia divisi Laut Hitam untuk latihan rutin. Namun, intersepsi atau pencegatan seperti yang diklaim Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggris hanya bualan.

"Setelah menyelesaikan tugas penerbangan mereka di wilayah yang ditentukan, pesawat Rusia melihat sebuah pesawat militer dari salah satu negara NATO pada jarak 30 kilometer," kata kementerian itu.

"Pesawat NATO tidak melakukan manuver apa pun; tidak menyimpang dari jalurnya dan tidak mendekati pesawat Rusia, yang menuju kembali ke pangkalan," lanjut kementerian tersebut melalui seorang juru bicara, yang dilansir Kamis (16/8/2018).

Sementara itu, RAF mengumumkan bahwa jet Eurofighter Typhoon-nya mencegat enam jet pembom Su-24 Rusia yang dekat dengan wilayah udara NATO di Laut Hitam pada 13 Agustus 2018. RAF mengklaim telah memaksa enam jet Moskow itu kembali ke pangkalannya.

"Jet, yang lepas landas dari pangkalan udara Rumania, membantu menghalangi agresi Rusia, meyakinkan teman-teman kita di Rumania, dan menjamin sekutu NATO dari komitmen kita untuk pertahanan kolektif," bunyi pernyataan RAF.

Ini bukan pertama kalinya Inggris mengklaim telah mencegat pesawat militer Rusia di daerah tersebut. Pada akhir Juli, dikatakan bahwa dua jet tempur Typhoon dikerahkan setelah jet Su-24 ditemukan di dekat wilayah udara NATO.

Jet-jet Inggris juga dilaporkan menanggapi pesawat Il-20 Rusia di atas Laut Hitam pada bulan Mei.

RAF telah hadir di Rumania sejak 2014 sebagai bagian dari apa yang disebut kegiatan "Assurance Measures" NATO. Aliansi militer yang dipimpin Amerika Serikat itu telah meningkatkan kehadirannya di Eropa Timur dan Baltik dalam beberapa tahun terakhir dengan dalih ada "ancaman Rusia".

Namun, Moskow telah berulang kali membantah bahwa Rusia memiliki rencana agresif terhadap tetangganya dan memperingatkan bahwa gerakan NATO membahayakan keamanan Eropa.





Credit  sindonews.com




Imbangi Rusia, AS Bikin Senjata Hipersonik Kedua Senilai Rp7 Triliun

Imbangi Rusia, AS Bikin Senjata Hipersonik Kedua Senilai Rp7 Triliun
Konsep senjata hipersonik Amerika Serikat. Foto/Lockheed Martin

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mencoba mengimbangi Rusia dan China dalam pengembangan senjata hipersonik. Pentagon memberikan kontrak kepada Lockheed Martin untuk merancang senjata hipersonik kedua dengan nilai USD480 juta (Rp7 triliun).

Kontrak pembuatan senjata untuk Lockheed Martin ini datang empat bulan setelah Bethesda, kontraktor pertahanan yang berbasis di Maryland, memenangkan kontrak senjata hipersonik pertama Amerika Serikat. Pembuatan akan berlangsung di Orlando, Florida, di bawah kendali dan unit kontrol Lockheed dan diharapkan akan selesai pada November 2021.

Pentagon mengumumkan kesepakatan itu hari Senin lalu.

Senjata hipersonik adalah peluru kendali (rudal) yang bergerak di Mach 5 atau lebih tinggi, yang setidaknya lima kali lebih cepat daripada kecepatan suara. Itu berarti senjata hipersonik dapat melakukan perjalanan sekitar satu mil per detik.

Kontrak kedua Pentagon untuk Lockheed Martin muncul saat Rusia dan China gencar menambahkan senjata-senjata hipersonik baru ke gudang senjata mereka.

Awal tahun ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan tentang senjata nuklir dan hipersonik terbaru Moskow, yang dia gambarkan sebagai senjata "tak terkalahkan" selama pidato kenegaraan. Dari enam senjata yang diluncurkan Putin pada bulan Maret, CNBC yang memperoleh laporan intelijen AS mengetahui bahwa dua di antaranya akan siap tempur pada tahun 2020.

Saat ini, Pentagon memiliki hampir selusin program untuk mengembangkan dan mempertahankan diri dalam melawan jenis senjata baru.

Pada bulan April, Lockheed Martin mendapatkan kontrak senilai USD928 juta untuk membangun sejumlah senjata penyerang konvensional hipersonik yang tidak ditentukan. Menurut kontrak, raksasa pertahanan itu akan bertanggung jawab untuk merancang, rekayasa, mengintegrasikan senjata dan dukungan logistik. Pengembangan akan berlangsung di Huntsville, Alabama, yang dikenal sebagai "Rocket City" karena itu adalah tempat kelahiran program roket Amerika.

Lockheed Martin juga sedang dalam proses mengembangkan SR-72, sebuah pesawat tak berawak hipersonik yang dijuluki sebagai "anak dari Blackbird". Pada tahun 2014, raksasa pertahanan itu mendapat kontrak USD892 juta oleh NASA untuk mempelajari pengembangan pesawat mata-mata hipersonik.

Pada tahun 1976, Angkatan Udara AS menerbangkan SR-71 Blackbird Lockheed Martin dari New York ke London dalam waktu kurang dari dua jam, dengan kecepatan melebihi Mach 3, atau tiga kali kecepatan suara.

SR-72 diharapkan beroperasi pada kecepatan hingga Mach 6. Sementara SR-72 hipersonik tidak diharapkan beroperasi sampai 2030, karena perusahaan itu mengembangkan platform sebesar itu sebagai game-changer.

"Ini selamanya dapat mengubah kemampuan kami untuk menghalangi dan menanggapi konflik, memungkinkan para pejuang perang untuk segera mengatasi ancaman sebelum musuh mungkin memiliki waktu untuk bereaksi," kata CEO Lockheed Martin Marillyn Hewson tentang pesawat hipersonik yang dikembangkan. 






Credit sindonews.com





Lira Terpuruk, Turki Kehilangan Sepertiga Miliardernya

Mata uang Lira Turki [REUTERS]
Mata uang Lira Turki [REUTERS]

CB, Jakarta - Krisis Turki yang membuat mata uang lira jatuh, telah menyebabkan Turki kehilangan lebih dari sepertiga miliardernya.
Dilaporkan Forbes, 15 Agustus 2018, lira Turki mencapai rekor terendah pada 13 Agustus setelah terjun bebas hampir 21 persen terhadap dolar AS, hanya dalam lima hari. Kejatuhan lira telah membuat 13 dari 35 miliarder Turki keluar dari peringkat 10 pada Selasa pagi.

Sejak Forbes menerbitkan daftar miliarder 2018 pada awal Maret, 35 miliarder Turki telah kehilangan setidaknya US$ 23 miliar (Rp 336 triliun) dari kekayaan bersih kolektif mereka, terutama karena lira. Pada 2018 hingga 13 Agustus, lira kehilangan 45 persen nilainya terhadap dolar AS.
Ali Agaoglu [Istanbul Real Estate]
Di antara 13 yang tidak lagi menjadi miliarder, yakni pengusaha real estat Ali Agaoglu, yang dikenal sebagai "Trump dari Turki", dan Mustafa Latif Topbas, salah satu teman Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pemilik BIM, rantai ritel diskon terbesar di negara itu. Agaoglu dan Topbas masing-masing kehilangan US$ 540 juta (Rp 7,8 triliun) lebih daripada di awal Maret.

Dari 22 miliarder yang tersisa di Turki, delapan kehilangan lebih dari satu miliar dolar dalam kekayaan bersih mereka. Pengembang real estat, Erman Ilicak, yang memiliki sekitar 90 persen dari Ronesans Holding yang dipegang secara pribadi, mendapati kekayaannya menyusut lebih banyak dari miliarder Turki lainnya. Kekayaan bersihnya merosot US$ 1,5 miliar (Rp 21 triliun) sejak Maret hingga saat ini sekitar US$ 2,5 miliar (Rp 36 triliun).Sevim Arsel, yang dulunya adalah perempuan terkaya Turki dan memiliki korporasi terbesar Turki, Koc Holding, tecatat US$ 1,4 miliar (Rp 20 triliun) lebih miskin daripada sebelumnya.

Sevim Arsel [Hürriyet Daily News]
Orang terkaya Turki, Murat Ulker, yang mengontrol 320 merek makanan termasuk perusahaan cokelat global Godiva melalui Yildiz Holding, telah kehilangan hampir US$ 1,4 miliar (Rp 20 triliun) sejak Maret, yang membuatnya menjadi pecundang terbesar ketiga dalam kekayaan bersih pada 2018. Tercatat kekayaanya sekitar US$ 3,4 miliar (Rp 49 triliun) pada jam 2 siang waktu Turki pada Selasa 14 Agustus.

Murat Ulker [news.sol.org.tr]
Kemerosotan lira Turki bukanlah kejutan bagi orang-orang yang telah mengikuti ekonomi negara. Sejak 2012, lira telah melemah secara dramatis terhadap dolar AS. Peristiwa politik saat ini telah memperburuk situasi. Hubungan AS-Turki memburuk setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak membebaskan pendeta Amerika Serikat, Andrew Brunson. Brunson dituduh oleh pemerintah Turki memiliki hubungan dengan organisasi teroris, termasuk satu yang diduga dipimpin oleh ulama berbasis di AS, Fethullah Gulen.

Pada 2 Agustus, Donald Trump menjatuhkan sanksi pada dua menteri Turki, dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia. Namun hantaman besar ke Turki terjadi pada Jumat 10 Agustus ketika Presiden Donald Trump mengumumkan tarif pada baja dan aluminium Turki, yang mengirim lira ke level terbawah. Namun lira hanya naik 5 persen pada Selasa 14 Agustus.




Credit  tempo.co






Iran: Sanksi AS Dimaksudkan untuk Buat Kami Menyerah


Iran: Sanksi AS Dimaksudkan untuk Buat Kami Menyerah
Iran menyatakan, sanksi demi sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap Teheran hanya dimaksudkan untuk satu hal, yakni untuk membuat Iran menyerah. Foto/Istimewa

TEHERAN - Wakil Presiden Iran, Eshaq Jahangiri menyatakan, sanksi demi sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat (AS) terhadap Teheran hanya dimaksudkan untuk satu hal, yakni untuk membuat Iran menyerah.

Jahangiri menuturkan, AS terus menerus menjatuhkan sanksi terhadap Iran, dengan harapan pada akhirnya masyarakat Iran akan menyerah dan kemudian mendesak pemerintah untuk turut menyerah pada tekanan AS. Namun, dia menyebut, harapan AS itu akan sulit terkabul, pasalnya masyarakat dan pemerintah memiliki tekan yang sangat kuat.

“Prioritas pertama bagi kita semua di bawah situasi sanksi adalah bekerja untuk mengelola negara dengan cara yang paling tidak merusak kehidupan orang-orang,” kata Jahangiri dalam sebuah pernyataan.

"Amerika sedang mencoba dengan menerapkan berbagai tekanan pada masyarakat kita untuk memaksa kita mundur dan menyerah," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (15/8).

Seperti diketahui, AS kembali menjatuhkan sanksi kepada Iran dan mulai berlaku minggu lalu. Presiden AS, Donald Trump mengatakan perusahaan yang melakukan bisnis dengan Iran akan dilarang beroperasi di AS.

Hanya sedikit perusahaan AS yang melakukan bisnis di Iran, sehingga dampak sanksi terutama berasal dari kemampuan Washington untuk memblokir perusahaan Eropa dan Asia dari melakukan bisnis di sana.

Namun sayangnya Uni Eropa (UE) telah menyatakan menolak mengikuti kemauan AS. UE bahkan dilaporkan telah mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengamankan perusahaan Eropa yang melakukan bisnis dengan Iran.




Credit  sindonews.com