Rabu, 28 Desember 2016

Rusia, Pakistan, dan China peringatkan peningkatan ancaman ISI di Afghanistan


 
Rusia, Pakistan, dan China peringatkan peningkatan ancaman ISI di Afghanistan
Dokumentasi seorang anggota pasukan keamanan Irak memukul seorang pemberontak Negara Islam, yang ditangkap di Tikrit, Irak, Rabu (1/4). Pasukan Irak dan pejuang paramiliter Syiah berjuang melawan Negara Islam di Tikrit utara Rabu kemarin, yang menurut para pejabat merupakan benteng pertahanan terakhir dari kelompok militan itu di Tikrit. (REUTERS/Alaa Al-Marjani)
 
Moskow (CB) - Rusia, China dan Pakistan pada Selasa memperingatkan, pengaruh kelompok ISIS bersenjata sedang berkembang di Afghanistan dan kondisi keamanan di negara tersebut memburuk.

Perwakilan ketiga negara itu, yang melakukan pertemuan di Moskow, juga sepakat akan mengundang pemerintah Afghanistan menghadiri pertemuan berikutnya di masa depan, kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

"(Ketiga negara) menyatakan secara khusus kekhawatiran menyangkut peningkatan gerakan kelompok-kelompok garis keras, termasuk cabang ISIS di Afghanistan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, kepada para wartawan setelah pertemuan selesai.

Amerika Serikat, yang masih memiliki hampir 10.000 personel pasukan di Afghanistan setelah lebih dari 15 tahun kelompok Taliban digulingkan oleh pasukan Afghanistan dukungan AS, tidak diundang ke pertemuan Moskow.

Pembicaraan tersebut merupakan yang ketiga kalinya dilangsungkan antara Rusia, China, dan Pakistan dan sejauh ini tidak melibatkan Afghanistan.

Pertemuan tampaknya akan memperdalam kekhawatiran Washington, yang dikesampingkan dalam perundingan soal masa depan Afghanistan.

Para pejabat di Kabul dan Washington mengatakan, Rusia sedang memperdalam hubungannya dengan gerilyawan Taliban yang memerangi pemerintah Afghanistan. Namun, Moskow membantah memberi bantuan kepada para gerilyawan.

Zakharova mengatakan Rusia, China dan Pakistan melihat kondisi keamanan di Afghanistan semakin buruk.

Ketiga negara menyepakati suatu "pendekatan fleksibel untuk menghapus orang-orang tertentu dari daftar sanksi sebagai bagian dari upaya untuk mendorong pembicaraan damai antara Kabul dan gerakan Taliban," tambahnya.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, bulan lalu meminta PBB memasukkan pemimpin baru Taliban ke daftar sanksi.

Sebelumnya pada Selasa, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan Ahmad Shekib Mostaghni mengatakan Kabul belum mendapat pemaparan jelas soal pertemuan Moskow.

"Pembicaraan mengenai kondisi di Afghanistan, bahkan jika didasari niat baik, tanpa kehadiran perwakilan Afghanistan tidak akan membantu keadaan serta akan mengundang pertanyaan serius soal tujuan pertemuan-pertemuan tersebut," ujarnya.

Sejumlah ibu kota provinsi Afghanistan telah berada di bawah tekanan Taliban tahun ini sementara pasukan Afghanistan telah banyak kehilangan personelnya yang tewas. Sudah lebih dari 5.500 personel pasukan Afghanistan yang kehilangan nyawa dalam delapan bulan pertama 2016.

Cabang ISIS telah menyatakan bertanggung jawab atas sejumlah serangan yang terjadi tahun lalu.



Credit  ANTARA News







Iran kembangkan perangkat gelombang pendek untuk pertahanan


 
Teheran (CB) - Peneliti Iran merancang dan mengembangkan perangkat listrik gelombang pendek dan penguat sinyal untuk radar dan sistem komunikasi.

Ali Agha Rasouli, mahasiswa magister di Universitas Sains dan Teknologi Iran, mengatakan kepada kantor berita Mehr bahwa sistem rancangan regunya itu adalah yang pertama dari jenisnya di dunia.

"Kami berhasil menggunakan metode dan bagian khusus dengan daya lebih rendah untuk merancang dan mengembangkan perangkat untuk memperkuat daya gelombang pendek," katanya menambahkan.

Menurut dia, tidak ada perusahaan asing memperoleh pengetahuan teknis untuk membangun sistem tersebut.

"Perangkat ini memiliki aplikasi dalam pertahanan dan radar, dan sebagian besar digunakan untuk mendeteksi dan bertahan dalam serbuan rangkap," katanya.

Dia melanjutkan untuk menambahkan bahwa sistem itu memiliki tingkat kematian yang rendah, bandwidth yang lebar dan toleransi untuk daya tinggi. Gelombang pendek tersebut telah dirancang dalam rentang frekuensi 2,5 sampai 6 GHz.

"Sistem ini memiliki empat bagian utama termasuk penguat sinyal RF, penyambung daya, sistem pendingin dan kontrol serta bagian yang memberikan daya," kata dia.

Rancangan itu dianugrahi tempat ketiga dalam Penghargaan Pemuda Dunia Khwarizmi ke-18 pada 2016, demikian OANA.





Credit  ANTARA News





Turki mulai sidangkan terdakwa perkara kudeta



 
Turki mulai sidangkan terdakwa perkara kudeta
Seorang pria membaca spanduk dengan nama-nama penduduk sipil dan polisi yang tewas saat melawan percobaan kudeta di Taksim Square di Istanbul, Turki, Rabu (20/7/2016). (REUTERS/Alkis Konstantinidis )
 
Silivri (CB) - Dua puluh sembilan polisi Turki mulai menjalani sidang di Istanbul pada Selasa karena didakwa terlibat dalam upaya kudeta pada 15 Juli.

Para terdakwa, 24 di antaranya kini ditahan, menjalani sidang di pengadilan Silivri di luar Kota Istanbul menurut laporan kantor berita Anadolu.

Sidang perdana diperkirakan berlangsung selama empat hari dan dimulai dengan pembacaan nama-nama para terdakwa dan dakwaan terhadap mereka, lalu dilanjutkan dengan pembelaan dari terdakwa.

Para tersangka didakwa menolak mematuhi perintah melindungi Presiden Recep Tayyip Erdogan pada malam kudeta.

Jika terbukti bersalah, 21 terdakwa masing-masing menghadapi tiga hukuman penjara seumur hidup dan delapan perwira lain menghadapi hukuman penjara antara tujuh setengah hingga 15 tahun.

Lima bulan setelah kudeta, sidang skala kecil para terdakwa sudah dimulai di provinsi-provinsi, namun sidang di Istanbul merupakan proses yang sejauh ini paling signifikan menurut warta kantor berita AFP.




Credit  ANTARA News




Polisi Thailand bersiap gerebek kuil Buddha terkait skandal


 
Polisi Thailand bersiap gerebek kuil Buddha terkait skandal
Para biksu dan jemaat berkumpul di dalam kompleks Wat Phra Dhammakaya mengantisipasi penggerebekan polisi di Provinsi Pathum Thani, utara Bangkok, Thailand, Kamis (16/6/2016). (REUTERS/Athit Perawongmetha )
 
Bangkok (CB) - Para pengikut kepala biara Buddha yang diduga melakukan pencucian uang menghalangi pintu masuk menuju kuil pada Selasa, saat lebih dari 700 polisi berkumpul di luar, bersiap menggerebek kompleks kuil luas di wilayah utara Bangkok itu.

Kuil Wat Phra Dhammakaya memiliki banyak pengikut dan didukung oleh politikus-politikus berpengaruh Thailand serta pebisnis setempat, namun para kritikus mengatakan kuil mengeksploitasi masyarakat dan agama demi uang.

Kejaksaan Thailand menyatakan bahwa pada November mereka akan menuntut Kepala Biara Phra Dhammachayo dan empat lainnya dengan tuduhan berkonspirasi untuk melakukan pencucian uang dan menerima barang-barang hasil curian.

Upaya polisi untuk memasuki kompleks kuil di dekat bandara internasional Don Muang di ibu kota Thailand itu dan memeriksa kepala biara beberapa bulan lalu sia-sia.

Saat polisi bersiap memasuki kuil pada Selasa, wartawan Reuters melihat ratusan biarawan dan pengikutnya di dalam kompleks kuil. Sebagian menutup pintu masuk, yang lain mengenakan penutup muda dan melantunkan sutra Buddha.

"Tujuan dari operasi hari ini adalah untuk menyingkirkan penghalang apa pun, termasuk pagar," kata Khempak Photipak, pejabat kepolisian yang bertanggung jawab dalam operasi tersebut.

"Kami menunggu perintah soal kapan harus menggerebek kuil," ujarnya, menambahkan bahwa 750 polisi dikerahkan dalam operasi itu.

Pengurus kuil menyatakan ada sekitar 10 ribu orang di dalam kompleks kuil.

Serangkaian skandal korupsi, seks, dan narkoba yang melibatkan sejumlah biarawan di sejumlah kuil telah membuat umat Buddha di Thailand menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.



Credit  ANTARA News


Pemimpin Junta Thailand desak biksu berpengaruh serahkan diri

Pemimpin Junta Thailand desak biksu berpengaruh serahkan diri
Ilustrasi - Kuil Wat Dhammakaya, provinsi Pathum Tani, pinggiran Bangkok, Thailand, (REUTERS/Chaiwat Subprasom)
 
Bangkok (CB) - Pemimpin junta militer Thailand pada Rabu mendesak seorang biksu berpengaruh yang dituduh menerima hasil penggelapan dana menyerahkan diri ke polisi dan menghindari kemungkinan penggerebekan di kantor pusat sekte Buddha kaya yang ia pimpin di Bangkok.

Ketegangan antara penyidik dan Kuil Wat Dhammakaya yang berpengaruh di Bangkok utara telah berlangsung berbulan-bulan.

Badan penyelidik Thailand mendakwa Phra Dhammachayo (72), mantan pemimpin Kuil Dhammakaya, menerima uang hasil penggelapan dana senilai 1,2 miliar baht (setara Rp456,52 miliar) dari pemilik satu bank koperasi yang sudah dipenjara.

Tenggat waktu penyerahan diri Phra Dhammachayo adalah Rabu malam.

Polisi enggan menggerebek kuil tempat ribuan umat Buddha siap membela sang biksu, meningkatkan risiko bentrok di negara dengan penduduk mayoritas pemeluk Buddha tersebut.

Kuil yang dikenal karena bentuknya mirip UFO besar dan kegiatan meditasi massalnya itu membantah sang biksu berkonspirasi melakukan pencucian uang dan menyebut dakwaan tersebut "tidak berdasar dan tidak berbudi."

Mereka juga menyatakan bahwa mantan kepala biara itu terlalu sakit untuk menjalani pemeriksaan polisi namun dalam beberapa hari terakhir tidak mengonfirmasi apakah sang biksu berada di kuil.

Menjawab pertanyaan mengenai kasus tersebut, Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, yang juga merupakan pemimpin junta Thailand, mengeluarkan peringatan.

"Saya tidak akan melanggar (hak asasi siapa pun)... biksu adalah biksu, tetapi hukum negara tetap hukum," katanya kepada para reporter.

"Jadi harus memberikan tekanan terhadap pelanggar hukum dan bukan terhadap pejabat," katanya, menanggapi prospek buruk konfrontasi antara pengikut kuil dan polisi.

Guna menghindari bentrokan antara umat Buddha dan aparat kepolisian, Prayut mendesak biksu tersebut untuk menyerahkan diri.

Kontroversi Dhammakaya menyorot perpecahan politik pahit di jantung iman Thailand, dan ketidakmampuan penegak hukum menghadapi tuduhan pidana terhadap biksu.

Kasus itu memasukkan Dhammakaya ke dalam kekusutan kancah politik negeri itu.

Para pencela menuduh Phra Dhammachayo mendorong pembelian jalan menuju filosofi nirwana dan punya hubungan dekat dengan mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan dalam kudeta militer tahun 2006.

Pemerintahan adik perempuannya, Yingluck, yang juga perdana menteri, juga digulingkan oleh militer pada 2014 setelah protes berbulan-bulan.

Para biksu ultra-nasionalis, sebagian di antaranya pengkritik Dhammakaya dan Shinawatra, memainkan peran utama dalam protes-protes tersebut, demikian menurut warta kantor berita AFP.



Credit  ANTARA News



Selasa, 27 Desember 2016

Pesawat Tempur Generasi Kelima T-50 Akan Dapatkan Mesin Baru


 
A T-50 fighter jet
Jet tempur T-50 mengudara selama kompetisi keterampilan penerbangan internasional Aviadarts 2016 di pusat pengujian Angkatan Udara Rusia Chauda di luar kota Feodosia. Sumber: Evgeny Biyatov / RIA Novosti
Perusahaan Rusia United Engine Corporation (UEC), bagian dari Rostec, telah sukses menyelesaikan sistem pengapian pertama pada pengerjaan tahap kedua mesin pesawat Sukhoi T-50 PAK FA (Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation, ‘Kompleks Dirgantara Prospektif Aviasi Garis Depan’).
Selain mesin tersebut, perusahaan juga telah menyiapkan generator gas untuk melakukan pengujian mesin.

Mesin Apa yang Digunakan T-50 Saat Ini?

Saat ini, T-50 masih menggunakan mesin tahap pertama, yaitu Al-41 yang dimodernisasi.
Menurut Pavel Bulat, seorang pakar avionik sekaligus kepala Perusahaan Kupol Group, mesin tersebut serupa dengan mesin Su-27 dan Su-30, serta model lain dari seri tersebut, meski ini adalah versi yang lebih baru.
“Mesin untuk T-50 telah ditingkatkan secara signifikan dibanding model aslinya — mereka memiliki sistem kendali terbaru, kompresor, dan lain-lain. Namun, mesin itu masih ketinggalan dibanding konsep generasi kelima dan sangat terlihat di layar radar,” kata sang pakar.


Mesin baru, tahap kedua, merupakan salah satu yang paling canggih di dunia, terang Bulat. Berkat mesin ini, T-50 dapat berakselerasi menuju kecepatan supersonik tanpa menggunakan pembakaran lanjut (afterburner), dan mempertahankan kecepatan sepanjang penerbangan.
“Saya pikir kecepatannya akan mencapai Mach 1,6 atau sekitar 2.000 kilometer per jam, tergantung pada medan yang dilalui penerbangan tersebut. Mesin juga akan memperbaiki kemampuan siluman T-50 secara signifikan berkat penggunaan material komposit baru,’ terang Bulat.
Selain itu, para perancang berharap dapat menguji mesin baru pada jet tempur mereka 1,5 tahun dari sekarang. Mereka ingin mesin itu sudah digunakan secara menyeluruh pada 2020.
“Selain mesin, ada dua hal lain yang juga perlu dimodifikasi, yakni stasiun radar, dan mereka perlu mengeliminasi kekurangan dalam konsep kerangka udara, yang — di antara semua pesawat yang terbang saat ini — merupakan yang paling modern di dunia," terang sang analis.

Senjata Jet Tempur Terbaru

Meriam Berkaliber 30 Milimeter
Salah satu meriam yang paling ringan di kelasnya, yaitu meriam 9-A1-4071K dirancang untuk menyerang kendaraan lapis baja atau target lapis baja milik musuh. Dalam sekali penerbangan, pilot dapat melancarkan 150 tembakan dari senjata 30 milimeter ini.


Senjata baru ini merupakan modifikasi dari meriam pesawat single-barrel GSh-301 yang digunakan oleh pesawat tempur dan pengebom Rusia.
Bom Pesawat
PKe depannya, pesawat tempur generasi kelima juga akan menerima bom berdaya ledak tinggi dan bom thermobaric, kata CEO perusahaan “Techmash” Sergey Rusakov pada 22 September lalu.
Menurutnya, saat ini pemasangan bom berdaya ledak tinggi OFZAB-500 dan bom thermobaric ODAB-500PMB untuk PAK FA sedang dipertimbangkan. Keduanya pernah digunakan dalam operasi di Suriah oleh Rusia. Saat ini, hulu ledaknya sudah diproduksi untuk kemudian dilakukan uji coba.


Sesuai program persenjataan Rusia, Angkatan Bersenjata Rusia akan menerima 12 pesawat tempur T-50 sebelum akhir tahun ini. Sebuah kontrak pasokan pesawat generasi terbaru akan didiskusikan dengan Kementerian Pertahanan Rusia pada akhir 2016. Kemudian, Departemen Perang akan memutuskan berapa banyak pesawat yang dibutuhkan.
Pesawat tempur terbaru Rusia dibuat sebagai pesaing utama F-22 Raptor. Sebelumnya, pesawat tempur Amerika sudah berhasil menunjukkan keistimewaannya dalam Perang Irak.
“T-50 akan menjalankan produksi berseri jauh lebih lama dibanding Raptor. Hal ini membuat kami bisa mempertimbangkan semua pro dan kontra pesawat yang ada, ketika membuat pesawat tempur kami sendiri. Situasi yang sama terjadi saat kami sedang menyiapkan pesawat tempur multiperan generasi keempat Su-27, prototipe pesawat domestik yang muncul lebih belakangan dibanding pesawat F-16 Amerika dan mempertimbangkan kekurangan analognya. Hasilnya, Sukhoi kami mampu mengalahkan ‘pesawat Amerika’ dalam konteks karakteristik tempur,” kata Vadim Kozyulin, profesor di Akademi Ilmu Militer.
Sang pakar menyebutkan bahwa T-50 dapat menggunakan sejumlah besar misil udara-ke-udara berpresisi tinggi, serta semua senjata kendali presisi.
“Sebagai bagian dari konsep ‘siluman’, mereka mengembangkan misil khusus untuk T-50, dengan sebuah perpaduan yang memungkinkan lebih banyak hulu ledak yang bisa diangkut dalam misi tempur,” papar sang pakar.





Credit  indonesia.rbth.com



Rusia: Kuburan Massal di Aleppo Penuh Mayat Dimutilasi


 
Rusia: Kuburan Massal di Aleppo Penuh Mayat Dimutilasi
Suasana wilayah Aleppo timur setelah direbut kembali pasukan Pemerintah Suriah. Militer Rusia temukan kuburan massal warga sipil di wilayah Aleppo. Foto / Russia Today
  -
MOSKOW - Militer Rusia menemukan kuburan massal warga sipil di Aleppo berisi puluhan mayat dengan kondisi tubuh dimutilasi. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan lokasi kuburan massal itu bekas wilayah yang diduduki kelompok militan.

Selain dalam kondisi dimutilasi, sejumlah jasad yang ditemukan terdapat luka tembak di kepala dan berbagai bekas penyiksaan lainnya. Hal itu diungkap juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov, dalam sebuah pernyataan.

”Penyelesaian operasi kemanusiaan unik skala besar oleh Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi di Aleppo akan menghancurkan banyak mitos yang telah diberikan kepada dunia dari politisi Barat,” bunyi pernyataan Konashenkov, seperti dikutip Russia Today, semalam (26/12/2016).

”Hasil-satunya survei awal di lingkungan Aleppo yang ditinggalkan oleh apa yang disebut sebagai 'oposisi' akan mengejutkan banyak (pihak).”

Selain pembantaian di wilayah yang diduduki militan, lanjut Konashenkov, wilayah itu secara ekstensif seperti lokasi tambang. Jalan-jalan, mobil, pintu masuk ke gedung dan wahana permainan anak-anak telah jadi jebakan.

Dalam satu area kecil, tiga tank, dua meriam, dua peluncur roket dan banyak mortir ditemukan di lokasi tersebut. Tujuh gudang besar yang penuh dengan amunisi dan perlengkapan senjata juga ditemukan.

Pada 23 Desember lalu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan bahwa semua militan telah dievakuasi dari Aleppo. Ini terjadi tak lama setelah Tentara Suriah menyatakan seluruh Aleppo terbebas dari kelompok bersenjata anti-pemerintah Presiden Bashar al-Assad.



Credit   sindonews.com








Iran Manuver Besar-besaran, Pesawat Asing dan Sipil Diminta Menyingkir



 
Iran Manuver Besar-besaran, Pesawat Asing dan Sipil Diminta Menyingkir
Militer Iran gelar manuver besar-besaran mulai Senin, 26 Desember. Pesawat asing dan sipil diperingatkan menyingkir dari zona udara latihan akbar tersebut. Foto / REUTERS / Morteza Nikoubazl
 
TEHERAN - Militer Iran menggelar latihan militer besar-besaran, termasuk manuver jet-jet tempur  dengan nama “Defenders of Velayat Skies 7” mulai hari Senin di wilayah selatan Iran. Militer Iran memperingatkan pesawat asing dan pesawat sipil untuk menyingkir dari zona udara manuver akbar ini.

Jika peringatan itu diabaikan, militer Iran sudah memperingatkan risiko bahaya yang akan dialami oleh pesawat asing maupun pesawat sipil.

”Latihan besar-besaran lima hari dengan nama kode ‘Defenders of Velayat Skies 7’ akan dimulai (Senin) di wilayah 496.000 km persegi dari Ahwaz dan Shiraz ke Kerman, Bushehr, Hormozgan, trio pulau (Abu Musa dan Greater dan Lesser Tunb), Pulau Kish, Kepualauan Khark dan perbatasan udara seluruh wilayah ini,” kata petinggi militer Iran, Brigadir Jenderal Farzad Esmayeeli, pada hari Minggu.

”Tentu saja, kami menyaksikan kehadiran sejumlah pesawat trans-regional di luar perbatasan udara dan laut negara, tapi kami menekankan bahwa pesawat ini harus tahu batas mereka, dan tahu bahwa kami akan mengambil tindakan dalam waktu kurang dari satu detik. Mereka harus sepenuhnya menjauhkan diri dari zona latihan,” lanjut dia.

Latihan militer besar-besaran ini  melibatkan lebih dari 17 ribu tentara dari berbagai pasukan, termasuk Tentara Pertahanan Udara Garda Revolusi (IRGC), Angkatan Laut, Polisi dan Basij (pasukan mobilisasi).

Sedangkan peralatan tempur yang dikerahkan di antaranya, Unit Artileri Angkatan Darat dan jet-jet tempur Angkatan Udara termasuk McDonnell Douglas F-4 Phantom buatan Amerika Serikat. Sistem rudal pertahanan udara S-300 buatan Rusia juga ambil bagian dalam manuver tersebut.

”Latihan ini bertujuan mengkoordinasikan unsur-unsur operasional pertahanan udara  (termasuk tentara, IRGC dan pasukan lain), penyebaran dan sistem transit yang cepat termasuk radar, rudal, artileri, dan penyadapan elektronik di bawah cakupan pemantauan penuh Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbia,” imbuh juru bicara militer Iran, Abbas Farajpour Alamdari, kepada IRNA, semalam (26/12/2016).




Credit   sindonews.com




Israel Hentikan Hubungan Kerja dengan 12 Negara Pendukung Resolusi PBB


 
Israel Hentikan Hubungan Kerja dengan 12 Negara Pendukung Resolusi PBB
Perdana Menteri (PM) Israel Netanyahu. Israel menghentikan hubungan kerja dengan 12 negara pendukung resolusi DK PBB soal permukiman ilegal Israel. Foto / REUTERS
 
TEL AVIV - Kementerian Luar Negeri Israel dilaporkan menghentikan semua hubungan kerja dengan 12 negara anggota Dewan Keamanan (DK) PBB yang mendukung resolusi anti-Israel. Resolusi DK PBB itu memerintahkan Israel menghentikan seluruh pembangunan permukiman di tanah Palestina yang diduduki.

Langkah kementerian itu atas permintaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Keputusan diambil satu hari Israel memanggil 10 duta besar negara-negara pendukung resolusi DK PBB. Pemerintah Israel menegur para diplomat itu karena negara mereka memberikan dukungan suara untuk resolusi.

Menteri luar negeri dan duta besar dari Inggris, Prancis, Rusia, China, Jepang, Ukraina, Angola, Mesir, Uruguay, Spanyol, Senegal dan Selandia Baru tidak akan diterima di Kementerian Luar Negeri Israel selama hubungan kerja dihenatikan. Menurut Times of Israel, Selasa (27/12/2016), para diplomat itu juga tidak akan diperkenankan melakukan pertemuan dengan PM Netanyahu.

Amerika Serikat (AS) yang abstain dan tidak memveto resolusi telah terlibat ketegangan dengan sekutu utamanya itu. Netanyahu mengecam pemerintah Barack Obama yang dia sebut “memalukan” dan ”curang” karena tidak membela Israel dengan hak vetonya.

Netanyahu bahkan menuduh Obama bersekongkol dengan Palestina untuk memuluskan resolusi tersebut di DK PBB. ”Menurut informasi kami, kami tidak ragu bahwa pemerintahan Obama memulai itu (resolusi), berdiri di belakangnya, mengkoordinasikan kata-kata dan menuntut itu diteruskan,” tuding Netanyahu.

Gedung Putih membantah tuduhan Netanyahu. Menurut Gedung Putih, AS khawatir pembangunan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki mengancam solusi dua-negara.

Alasan itulah yang jadi pertimbangan AS memilih abstain dalam voting resolusi DK PBB. ”AS telah mengirimkan pesan bahwa pemukiman harus berhenti, secara pribadi dan publik, selama lima dekade,” kata Duta Besar AS untuk PBB, Samantha Power.

Samantha menegaskan bahwa AS masih berkomitmen untuk menjamin keamanan Israel dan bekerja mewujudkan solusi dua negara; Israel dengan Palestina.






Credit  sindonews.com




Raja Saudi Bantu Korban Perang Aleppo Senilai Rp483,6 Miliar



 
Raja Saudi Bantu Korban Perang Aleppo Senilai Rp483,6 Miliar
Raja Kerajaan Arab Saudi Salman bin Abdulaziz membantu rakyat Suriah korban perang, khususnya warga Aleppo dengan bantuan senilai Rp483,6 miliar. Bantuan disalurkan Selasa (27/12/2016). Foto / SPA

 
RIYADH - Raja Kerajaan Arab Saudi Salman bin Abdulaziz membantu warga Suriah korban perang, khususnya warga Aleppo, dengan bantuan senilai USD36 juta atau sekitar Rp483,6 miliar. Raja Salman memerintahkan bantuan ini disalurkan mulai Selasa (27/12/2016) atau hari ini.

Perintah Raja Salman ini diumumkan pihak Kerajaann Arab Saudi dalam sebuah pernyataan yang dirilis kantor berita negara, Saudi Press Agency (SPA).
”Mengingat apa yang terjadi pada saudara-saudara kita di Suriah dan mereka yang menderita, terutama yang mengungsi dari Aleppo dan yang terdampar lainnya karena keadaan sulit serta peristiwa menyakitkan di mana mereka tinggal, Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud telah memerintahkan pelaksanaan kampanye bantuan kemanusiaan yang akan mencakup seluruh wilayah mulai besok,” bunyi pengumuman Kerajaan Saudi.

Pihak Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman akan berkoordinasi dengan LSM lain untuk membantu melancarkan penyaluran bantuan.

Raja Salman bukan sekali ini saja menyalurkan bantuan untuk rakyat Suriah yang jadi korban perang. Pada Maret 2016 lalu, pemimpin Saudi ini juga menyalurkan bantuan untuk rakyat Suriah berupa makanan dan medis.

Arab Saudi telah mendukung warga Suriah dengan menyediakan akomodasi dan memungkinkan mereka untuk tinggal di wilayah Kerajaan Saudi tanpa syarat. Mereka bahkan diperbolehkan untuk membawa keluarga dan kerabat mereka.

Sebanyak 343.150 warga Suriah telah terdaftar menikmati di pendidikan gratis di sekolah menengah atas dan pendidikan di universitas karena biayanya ditanggung Kerajaan Saudi. Selain itu, layanan kesehatan gratis juga disediakan untuk warga Suriah di semua rumah sakit milik pemerintah di Inggris.

Lebih dari 2 juta warga Suriah tercatat telah menikmati bantuan kerajaan sejak awal krisis Suriah pecah. Sejak 2011, Kerajaan Saudi menyediakan bantuan senilai USD100 juta untuk rakyat Suriah dan telah dinaikkan menjadi USD780 juta.




Credit  sindonews.com




Pakistan dan Israel Terancam Perang Nuklir Lantaran Berita Palsu



 
Pakistan dan Israel Terancam Perang Nuklir Lantaran Berita Palsu
Israel dan Pakistan terancam perang nuklir gara-gara berita palsu. Berita itu menyebut Israel akan serang Pakistan dengan senjata nuklir jika kirim pasukan ke Suriah. Foto / Ilustrasi / YouTube
 
ISLAMABAD - Pakistan dan Israel terancam terlibat perang nuklir gara-gara berita palsu yang menyebut Tel Aviv akan luncurkan serangan nuklir ke Islamabad jika Pakistan kirim pasukan ke Suriah. Lantaran berita palsu itu, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif balik mengancam luncurkan serangan nuklir ke Israel.

Ancaman Asif dia umbar di Twitter, akhir pekan lalu. Menteri Pakistan itu terpengaruh berita palsu yang diterbitkan situs AWD. Berita itu menyebut bahwa Moshe Ya'alon, menteri pertahanan Israel, akan menggunakan senjata nuklir untuk menyerang Pakistan jika negara Islam itu mengirim pasukannya ke Suriah.

”Sejauh yang buat kami prihatin, yaitu ancaman, jika mereka tiba di Suriah, kami akan tahu apa yang harus dilakukan. Kami akan menghancurkan mereka dengan serangan nuklir,” tulis AWD yang mengklaim hasil wawancara eksklusif dengan Ya'alon.

Berita itu terindikasi palsu dengan dua analisis kuat. Pertama, Ya'alon tidak lagi menjabat sebagai Menteri Pertahanan Israel sejak bulan Mei. Kedua,  Kementerian Pertahanan Israel mengonfirmasi bahwa Ya’alon tidak pernah membuat komentar seperti itu.

Situs AWD sendiri tidak bisa menjelaskan, apakah Ya’alon yang dikutip sebagai "menteri pertahanan Israel" atau "mantan Menteri Pertahanan Israel".

Tapi, gara-gara berita itu, Asif meradang. Dia mengatakan bahwa Israel akan menyesal soal ancaman serangan nuklir. Kementerian Pertahanan Israel, seperti dilansir Russia Today, semalam (26/12/2016), menyatakan pernyataan Asif didasari oleh informasi palsu.

Israel dan Pakistan sama-sama negara dengan kekuatan nuklir, meski kerap dirahasiakan. Israel diduga memiliki bom atom sejak 1960-an, meskipun tidak pernah secara terbuka mengakuinya.

Sedangkan Pakistan diketahui terus mengembangkan senjata nuklirnya untuk menanggapi potensi serangan dari India. Asif pada September lalu mengonfirmasi kepemilikan senjata nuklir Pakistan ketika terjadi ketegangan dengan India.






Credit  sindonews.com



China Tes Jet Tempur Generasi Lima, Lebih Murah dari F-35 AS


 
China Tes Jet Tempur Generasi Lima, Lebih Murah dari F-35 AS
Jet tempur generasi kelima J-31 China saat bermanuver. Jet tempur ini berubah jadi FC-31 dan diklaim lebih murah dari pesaingnya, F-35 Amerika Serikat. Foto / REUTERS / Alex Lee
A+ A-
BEIJING - China berhasil menguji pesawat jet tempur siluman generasi kelima bermesin ganda, FC-31 Gyrfalcon. China klaim jet tempur generasi kelimanya ini lebih murah dari pesaingnya, jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS).

Jet tempur siluman FC-31 melakukan debut penerbangannya di wilayah timur laut Kota Shenyang pada hari Jumat pekan lalu. Menurut laporan China Daily, semalam (26/12/2016), yang mengutip sumber industri penerbangan terkait, harga satu unit jet tempur FC-31 sekitar USD70 juta atau separuh lebih murah dari jet tempur F-35 AS.

Jet tempur FC-31 Gyrfalcon dapat membawa delapan ton senjata saat bermanuver. Pesawat jet tempur FC-31 ini merupakan versi perubahan dari jet tempur yang sebelumnya dikenal sebagai J-31.

Pesawat trailblazing ini adalah gagasan dari Shenyang Aircraft Corp, bagian dari Aviation Industry Corporation of China (AVIC).

Menurut AVIC, FC-31 memiliki berat maksimum take-off 28 metrik ton. Radius penerbangan 1.250km, dan kecepatan tertinggi 1,8 Mach (atau 1,8 kali kecepatan suara).

Pesawat ini dapat dengan mudah membawa delapan ton senjata, di mana enam rudal jadi senjata internal, ditambah enam lainnya di bawah sayap.

Sergey Kornev, Kepala Departemen Ekspor Peralatan Angkatan Udara Rusia, sebelumnya mengatakan kepada RIA Novosti, bahwa J-31 akan terbang dengan mesin pesawat Rusia RD-93.

Seorang petugas di AVIC, yang berbicara dengan syarat anonim, menegaskan uji terbang jet tempur FC-31 berjalan mulus. Meski demikian, sejumlah ahli menyatakan bahwa jet tempur terbaru kebanggaan militer China ini telah mengalami sejumlah perbaikan.

”Dibandingkan dengan FC-31 pertama, ada banyak perbaikan pada prototipe kedua. Perubahan yang dilakukan pada badan pesawat, sayap dan ekor vertikal, yang membuatnya lebih ramping, lebih ringan dan lebih bermanuver,” kata Wu Peixin, pengamat industri penerbangan di Beijing.

Ahli pesawat lain, Fu Qiansho, kepada China Daily mengatakan bahwa FC-31 terbaru telah dilengkapi dengan sistem penargetan elektro-optik dan display helm-mount. Tantangan berikutnya dari AVIC,  menurutnya, adalah menangkap pangsa pasar di dalam dan luar negeri.

”Saya percaya pesawat akan memiliki prospek cerah di pasar. Berdasarkan pengalaman dan pengetahuan saya, saya kira harganya sekitar USD70 juta atau sekitar setengah dari (pesawat) Lockheed Martin F-35 Lightning II, Amerika Serikat,” ujar Fu.

”Selain itu, (jet tempur) generasi keempat Eurofighter Typhoon dan Dassault Rafale harganya sekitar USD100 juta. Semua ini berarti Anda dapat menghabiskan jauh lebih sedikit uang untuk mendapatkan, jet tempur canggih generasi kelima,” imbuh Fu.

Wakil general manager AVIC, Li Yuhai, mengatakan bahwa perusahaannya menginginkan FC-31  membantu mengakhiri monopoli beberapa negara terkait pasar jet tempur generasi kelima. ”Pesawat ini mampu bersaing dengan pesawat lain dari jenisnya,” klaim Li.





Credit  sindonews.com



Unit Pertahanan Udara Rusia Gelar Latihan di Armenia


 
Unit Pertahanan Udara Rusia Gelar Latihan di Armenia
Distrik Militer Selatan Rusia menuturkan, fokus latihan kali ini adalah menghalau setiap serangan udara yang dilancarakan oleh musuh. Foto/Sputnik
 
MOSKOW - Unit Pertahanan Udara Rusia dilaporkan baru saja menyelesaikan latihan terakhir pada tahun 2016. Latihan perang itu dilakukan di wilayah pegunungan Armenia.

Distrik Militer Selatan Rusia menuturkan, fokus latihan kali ini adalah menghalau setiap serangan udara yang dilancarakan oleh musuh, baik itu menghalau serangan dengan menggunakan jet, atau peluncur roket.

"Pasukan Transkaukasia, dari Unit Pertahanan Udara sukses mencari, mengindentifikasi, melacak dan menghancurkan rudal elektornik pada ketinggian 2.000 meter, dalam simulasi tempur," kata layanan pers Distrik Militer Selatan Rusia.

"Pasukan Rusia juga melakukan lari lintas alam sepanjang 130 kilometer dari pusat pelatihan Alagyaz yang berada di wilayah pegunungan Armenia," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (26/12).

Layan pers itu menambahkan dalam simulasi ini, Unit Pertahanan Udara Rusia menggunakan rudal Buk-M1-2 dan sistem pertahan udara S300-V. Manuver dilakukan di wilayah pegunungan berbatu yang tertutup salju.


Credit  sindonews.com









India Klaim Sukses Uji Coba Rudal Balistik Antar Benua


 
India Klaim Sukses Uji Coba Rudal Balistik Antar Benua
Kementerian Pertahanan India mengatakan, mereka telah sukses melakukan uji coba rudal balisitik antar benua terbaru. Foto/Sputnik

NEW DELHI -  Kementerian Pertahanan India mengatakan, mereka telah sukses melakukan uji coba rudal balisitik antar benua terbaru. Uji coba rudal itu dilakukan di lepas pantai di barat India.

"India sukses melakukan uji cobba rudal balisitik antar benua Agni-V, uji coba itu dilakukan di pulau Abdul Kalam di lepas pantai negara bagian Odisha di barat India," kata Organisasi Penelitian dan Pengembangan (DRDO) di Kementerian Pertahanan India.

"Dikembangkan secara lokal, rudal Agni-V mampu membawa hulu ledak nuklir, dan memiliki jangkauan tembak hingga mencapai 6.000 kilometer," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Senin (26/12).

Sementara itu, media India melaporkan, para pejabat Kementerian Pertahanan India masih mengevaluasi parameter peluncuran untuk menentukan tingkat yang tepat dari keberhasilan uji coba tersebut.

Jika para pejabat itu menilai uji coba ini sukses, ini akan menandai tahap keempat dan terakhir dari tahap percobaan, dan membuat rudal itu akan masuk dalam daftar persenjataan Angkatan Darat India.


Credit  sindonews.com












Bersama Obama, PM Jepang Kunjungi Pearl Harbor



 
Bersama Obama, PM Jepang Kunjungi Pearl Harbor PM Jepang Shinzo Abe mengunjungi Pearl Harbor di Hawaii, AS. Sebelumnya Obama berkunjung ke Hiroshima Jepang, pada Mei lalu. (Dok/Foto: Reuters/Carlos Barria)
 
 
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tiba di Hawaii, AS pada Senin (26/12) dalam rangkaian pertemuan dengan Presiden AS Barack Obama dan kunjungan ke Pearl Harbor.

Perdana Menteri Shigeru Yoshida pernah mengunjungi Pearl Harbor sebelumnya pada 1951, akan tetapi Abe menjadi yang pertama berkunjung ke USS Arizona Memorial, dalam kunjungan resmi kenegaraan dan bicara secara terbuka akan apa yang pernah terjadi di sana.

Kunjungan pada Selasa, menandai 75 tahun sejak serangan Jepang pada Desember 1941 lalu yang menyeret AS terlibat Perang Dunia II.

Mengutip AFP, pertemuan ini menjadi yang ke-dua setelah tujuh bulan lalu Obama dan Abe bertemu di Hiroshima, Jepang, yang merupakan tempat bom dijatuhkan AS pada 1945.

Sebelum meninggalkan Jepang, Abe mengatakan bahwa ia akan mengunjungi tugu peringatan Pearl Harbor karena, "Kita tidak boleh mengulang perang lagi."

"Bersama Presiden Obama, saya ingin menunjukkan pada dunia bahwa ini adalah masa depan, dan nilai sebuah rekonsiliasi," ujarnya.

Pada 7 Desember 1941, pesawat udara Jepang menjatuhkan bom tanpa peringatan dan menewaskan sekitar 2400 orang.

Washington awalnya menolak turun tangan dalam perang yang membuat Eropa kacau, akan tetapi serangan Jepang memaksa mereka terlibat.

Tugu peringatan yang ada di Pearl Harbor telah menjadi daya tarik wisatawan, dan veteran di seluruh dunia untuk datang setiap tahun.

Abe tidak diharapkan meminta maaf atas nama Jepang. Seperti kedatangan Obama di Hiroshima, keduanya akan merayakan persahabatan kedua negara yang dulunya bermusuhan.

Pada Senin, Abe dijadwalkan berkunjung ke National Memorial Cemetery yang menjadi tempat peristirahatan terakhir 13.000 veteran AS yang terlibat perang di Pasifik.

Dalam kunjungan ke AS, Abe juga dijadwalkan memberi tribut pada sembilan kru dan mahasiswa Jepang yang tenggelam pada Februari 2001 ketika kapal Ehime Maru yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal AS.





Credit  cnnindonesia.com





Israel Tak Sepakat dengan Pertemuan Perdamaian di Perancis



 
Israel Tak Sepakat dengan Pertemuan Perdamaian di Perancis Menhan Israel menganggap konferensi perdamaian itu sebagai persidangan yang menyudutkan. Ia meminta warga Yahudi Perancis untuk pindah ke Israel. (Foto: REUTERS/Ronen Zvulun)
 
Jakarta, CB -- Avigdor Lieberman, Menteri Pertahanan Israel menganggap konferensi perdamaian yang dijadwalkan digelar di Perancis sebagai bentuk baru dari 'sidang Dreyfus', yang menghakimi Israel.

Menyampaikan itu, pada Senin (26/12), seperti dilansir dari AFP, Lieberman juga meminta warga Yahudi Perancis untuk pindah ke Israel.

Perwakilan dari 70 negara dijawalkan hadir pada 15 Januari mendatang untuk konferensi yang ditujukan mencari upaya perdamaian antara Israel dan Palestina. Israel menentang pertemuan tersebut dan lebih memilih dialog langsung dengan Palestina.

"Ini bukanlah konferensi perdamaian. Ini adalah persidangan melawan pemerintah Israel," ujar Lieberman pada anggota partai Yisrael Beitenu, menurut laporan yang dirilis oleh partai.

"Sebuah konferensi yang dihadiri oleh peserta yang mengancam keamanan Isreal, adalah sebuah persidangan melawan Israel."

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa konferensi itu tak lebih sebagai bentuk baru dari 'Dreyfus trial'.

"Ini adalah bentuk baru dari persidangan Dreyfus dalam versi modern, yang mereka siapkan di Paris pada 15 Januari mendatang. Bedanya, jika Dreyfus adalah persidangan satu orang, ini persidangan seluruh warga Yahudi dan pemerintah Israel."

Alfred Dreyfus seorang kapten Yahudi Perancis yang pada 1894 ditanggap atas tuduhan mata-mata dan pengkhianatan dan menjadi simbol ketidakadilan dan anti-Semitisme.

Pada Minggu, Lieberman mendorong agar warga Yahudi Perancis mau pindah ke Israel, dan mengatakan itu sebagai langkah paling tepat dibanding konferensi.

"Jika tetap ingin menjadi Yahudi dan menjaga anak-anak dan generasi penerus Yahudi, tinggalkan Perancis dan pindahlah ke Israel."

Pejabat Palestina, Saeb Erekat, mantan negosiator perdamaian mengatakan pada AFP bahwa konferensi di Perancis bertujuan untuk mencari jalan tengah perdamaian dan melonggarkan beban 'solusi dua negara'.

Konferensi tersebut digelar menyusul resolusi PBB pada Jumat pekan lalu. Resolusi ini menuntut “Israel dengan segera dan sepenuhnya menghentikan kegiatan pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem Timur”.

Isi resolusi tersebut menetapkan bahwa pemukiman Yahudi “tidak memiliki dasar hukum yang sah” dan “berbahaya bagi penerapan solusi dua negara.”

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry berada di balik langkah Dewan Keamanan PBB tersebut. Dengan memutuskan untuk tidak memveto langkah PBB itu, Washington mengambil langkah yang jarang dilakukan dan membuat marah Israel.

Netanyahu menuduh Obama meninggalkan sekutu dekatnya di Timur Tengah itu di akhir masa jabatannya sebagai presiden. Resolusi PBB itu lolos dengan dukungan dari 14 anggota Dewan Keamanan lainnya dengan diiringi tepuk tangan riuh di ruang sidang.

Ini merupakan resolusi kecaman terhadap kebijakan pemukiman Yahudi Israel yang pertama sejak 1979.


Credit  CNN Indonesia


Pendudukan Palestina Dikecam, Israel Ancam PBB


Pendudukan Palestina Dikecam, Israel Ancam PBB PM Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan menterinya untuk meninjau ulang hubungan dengan PBB (Reuters/Dan Balilty)
 
Jakarta, CB -- Israel akan meninjau ulang hubungannya dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa setelah organisasi internasional itu mengadopsi resolusi yang menuntut penghentian pembangunan pemukiman di Palestina.

"Saya memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk menyelesaikan, dalam waktu satu bulan, re-evaluasi semua kontak dengan PBB," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (25/12).

Peninjauan ulang tersebut "termasuk pendanaan institusi-institusi milik PBB dan keberadaan perwakilan PBB di Israel," ujarnya. Namun, dia tidak menyebut nama institusi yang dimaksud maupun menjelaskan lebih lanjut.

PBB memutuskan untuk mengadopsi resolusi tersebut setelah Amerika Serikat menyatakan abstain dalam pemungutan suara, Jumat pekan lalu. Sementara 14 anggota Dewan Keamanan lainnya sepakat mendukung hal tersebut.

Selama berdekade, Israel berupaya untuk membangun pemukiman di wilayah yang direbut dalam peperangan 1967 silam.

Sebagian besar negara memandang aktivitas pembangunan pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai tindakan ilegal dan dapat mengganggu proses perdamaian.

November lalu, Israel berencana membangun 500 rumah baru untuk bangsa Yahudi di wilayah Yerusalem yang dicaplok Israel. Pencaplokan ini terjadi tak lama usai Donald Trump memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat.

Sejumlah spekulasi sempat mencuat di kalangan para diplomat PBB yang meragukan apakah pemerintah AS bisa menahan diri dari menggunakan hak veto untuk memblokir resolusi yang merugikan Irael ini. Pasalnya, resolusi yang sama sempat diveto oleh AS pada 2011.

Kini abstainnya AS dipandang sebagai perpisahan menyakitkan dari Presiden Barack Obama, yang telah memiliki hubungan sengit dengan Perdana Menteri Netanyahu.
Credit  CNN Indonesia


Israel Marah Atas Resolusi Soal Pemukiman di Palestina

Israel Marah Atas Resolusi Soal Pemukiman di Palestina Perdana Menteri Israel marah besar dan menuding AS meninggalkan sekutu dekat di Timur Tengah dengan abstain di DK PBB. (AFP/Dan Balilty)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memanggil Dutabesar Amerika untuk negara itu setelah Washington bersikap abstain dalam pemungutan suara resolusi PBB yang menentang pemukiman Israel.

Pertemuan pada Minggu (25/12) ini dilakukan setelah Israel memanggil wakil 10 dari 14 negara lain yang mendukung resolusi tersebut.

Seorang pejabat pemerintah Israel membenarkan bahwa Netanyahu telah bertemu dengan Daniel Shapiro, namun dia tidak merinci isi maupun hasil pertemuan tersebut.

Pada Jumat (23/12) Dewan Keamanan PBB meloloskan resolusi itu setelah AS bersikap abstain, dan ini merupakan resolusi kecaman terhadap kebijakan pemukiman Yahudi Israel yang pertama sejak 1979.
 
 Resolusi ini menuntut “Israel dengan segera dan sepenuhnya menghentikan kegiatan pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem Timur”.

Isi resolusi tersebut menetapkan bahwa pemukiman Yahudi “tidak memiliki dasar hukum yang sah” dan “berbahaya bagi penerapan solusi dua negara.”

Netanyahu, yang juga memegang jabatan menteri luar negeri Israel, menolak resolusi itu dengan menyebutnya sebagai “pukulan memalukan bagi Israel”.

Pada Minggu (25/12), dia kembali mengulangi klaim bahwa Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry berada di balik langkah Dewan Keamanan PBB tersebut.

“Ini jelas bertentangan dengan kebijakan AS tradisional yang berusaha tidak menerapkan persyaratan apapun dalam resolusi akhir,” ujarnya, “dan komitmen Presiden Obama untuk mencegah langkah-langkah itu yang dikeluarkan pad 2011.”

Situs harian Haaretz mengatakan bahwa pemanggilan dutabesar AS “dianggap langkah yang sangat tidak biasa”.

“Yang lebih tidak biasa lagi adalah fakta bahwa tidak seperti utusan negara lain yang dipanggil ke kementerian luar negeri, Netanyahu bertemu langsung di kantornya,” tulis Haaretz sebelum pertemuan berlangsung.

Dengan memutuskan untuk tidak memveto langkah PBB itu, Washington mengambil langkah yang jarang dilakukan dan membuat marah Israel. Pemerintah negara ini menuduh Obama meninggalkan sekutu dekatnya di Timur Tengah itu di akhir masa jabatannya sebagai presiden.

Resolusi PBB itu lolos dengan dukungan dari 14 anggota Dewan Keamanan lainnya dengan diiringi tepuk tangan riuh di ruang sidang.

Pengambilan suara bersejarah ini dilakukan meski ada upaya luar biasa dari Israel dan telepon dari Presiden Terpilih Donald Trump agar resolusi ini dibatalkan.

Pada Minggu malan, Netanyahu mengunjungi Tembok Yerusalem untuk merayakan hari keagamaan Yahudi, Hanukkah.

“Saya bertanya kepada negara-negara yang mengucapkan selamat Hanukkah kepada kita, bagaimana bisa mereka mendukung resolusi PBB yang menyatakan bahwa tempat kita merayakan Hanukkah ini adalah wilayah pendudukan.

“Tembok bagian Barat bukan daerah pendudukan. Kompleks Yahudi bukan daerah pendudukan…Jadi kami tidak menerima dan tidak bisa menerima resolusi ini. Kami yakin dengan masa depan kami, seyakin masa lalu kami,” katanya.

Meski resolusi PBB itu tidak menetapkan sanksi, para pejabat Israel khawatir resolusi ini bisa membuka kemungkinan persidangan di Pengadilan Kejahatan Internasional.

Mereka juga khawatir resolusi ini bisa mendorong sejumlah negara menjatuhkan sanksi terhadap para pemukim Yahudi dan barang-barang yang diproduksi di wilayah pemukiman.

Sebelumnya Netanyahu menyebut resolusi itu “bagian dari karya seni dunia lama yang bersikap bias terhadap Israel, tetapi kawanku, kita saat ini memasuki era baru,” ujar Netanyahu yang merujuk pada kekuasaan Presiden Donald Trump mendatang.

Pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah yang diklaim Palestina dianggap bisa ancam solusi dua negara. Pembangunan pemukiman Yahudi di wilayah yang diklaim Palestina dianggap bisa ancam solusi dua negara. (Reuters/Baz Ratner)
Trump sendiri mengeluarkan janji untuk melakukan perubahan.

“Terkait PBB, semua akan berubah setelah 20 Januari,” cuitnya di akun Twitter yang merujuk pada tanggal pelantikannya sebagai presiden.

Pada Minggu (25/12), radio militer Israel melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman memerintahkan pihak keamanan Israel menghentikan seluruh kerja sama di bidang sipil dengan Palestina, tetapi mempertahankan koordinasi keamanan.

Langkah-langkah ini sejalan dengan perintah Netanyahu untuk mengkaji ulang hubungan dengan PBB, termasuk mendanai badan-badan PBB dan kehadiran wakil PBB di Israel.

Menteri Keamanan Publik Gilad Erdan mengatakan pada Sabtu (24/12) bahwa Israel harus “mengumumkan pencaplokan penuh seluruh gedung-gedung pemukim Yahudi” sebagai reaksi atas resolusi PBB tersebut.

Menteri Pendidikan Naftali Bennett mengatakan partainya, Jewish Home yang beraliran ultra kanan, akan “segera mengajukan RUU untuk mencaplok Maale Adumim”, kota pemukiman di Yerusalem Timur.

Perluasan pemukiman Yahudi sejak lama dikhawatirkan akan menghapuskan kemungkinan penerapan solusi dua negara untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina.

Daerah pemukiman didirikan di wilayah yang dianggap oleh pihak Palestina sebagai wilayah negara masa depan mereka dan dipandang tidak sah oleh hukum internasional.













Credit  CNN Indonesia

Taiwan: Kapal Perang China Unjuk Kekuatan



Taiwan: Kapal Perang China Unjuk Kekuatan China memperkuat kemampuang angkatan lautnya untuk menjaga klaim wilayah di Laut China Selatan. (Trevor Hammond/Planet Labs/Handout via Reuters)
 
Jakarta, CB -- Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan sejumlah kapal perang China yang dipimpin oleh satu-satunya kapal induk negara itu telah melewati perairan di selatan negara menuju arah barat daya.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan Liaoning, kapal induk China, dengan lima kapal lain melintas pada Senin (26/12) melalui Selat Bashi yang memisahkan Taiwan dan Filipina.

“Bersikap siaga dan fleksibel merupakan metode yang biasa diterapkan dalam menjaga keamanan wilayah udara,” ujar Chen Chung-chi, juru bicara kementrian yang menolak berkomentar apakah jet tempur atau kapal selam yang dikerahkan.

Chen mengatakan pihaknya terus “mengawasi dan mempelajari situasi yang terjadi”.

Pergerakan kapal perang China ini terjadi ketika terjadi ketegangan baru terkait Taiwan yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya, setelah Presiden Terpilih AS Donald Trump menghubungi presiden Taiwan yang membuat Beijing marah.

Anggota parlemen Taiwan yang beroposisi, Johnny Chiang, mengatakan aksi kapal induk Liaoning merupakan isyarat China kepada AS bahwa negara itu telah menembus “rantai kepulauan pertama”, wilayah yang meliputi Pulau Rkyukyu milik Jepang dan wilayah Taiwan.

Di Beijing, tabloid milik pemerintah yang berpengaruh Global Times mengatakan bahwa aksi kapal perang ini memperlihatkan bahwa kapal induk itu meningkatkan kemampuan berperang dan sekarang bisa berlayar lebih jauh lagi.

“Cepat atau lambat iring-iringan kapal China akan berlayar ke arah Pasifik Timur. Ketika satu saat kapal induk China mencapai wilayah lepas pantai AS, akan muncul pembicaraan panas terkait hukum maritim,” tulis editorial koran itu yang dikutip Reuters.

China marah dengan kegiatan patroli kapal perang AS di dekat kepulauan Laut China Selatan yang diklaim negara itu. Bulan ini, satu kapal perang China menangkap drone bawah air milik AS di Laut China Selatan. Drone itu kemudian dikembalikan ke AS.

Sementara itu, pada Minggu (25/12) malam Jepang menyatakan telah melihat enam kapal perang China termasuk Liaoning bergerak di jalur antara Miyako dan Okinawa menuju Laut Pasifik.

Juru bicara pemerintah Jepang mengatakan perjalanan kapal perang itu memperlihatkan peningkatan kemampuan militer China dan negaranya terus mengawasi perkembangan itu.

Angkatan udara China juga melakukan latihan jarak jauh di wilayah udara Laut China Selatan dan Laut China Timur yang membuat Jepang dan Taiwan siaga.

China sendiri mengatakan latihan itu adalah kegiatan rutin belaka.

Lianoing, kapal induk buatan Uni Soviet, sebelumnya telah berpartisipasi dalam latihan militer yang dilakukan di Laut China Selatan. Tetapi China masih jauh ketinggalan dalam kekuatan angkatan laut dibandingkan Amerika Serikat yang sudah beberapa dekade melakukan kegiatan serupa.

Desember tahun lalu, kementerian pertahanan China membenarkan bahwa pemerintah negara itu sedang membangun kapal induk kedua meski belum diketahui jadwal penyelesaiannya. Program pembangunan kapal induk ini masuk dalam kategori rahasia negara.

Tahun lalu Pentagon melaporkan bahwa Beijing kemungkinan sedang membangun sejumlah kapal induk dalam 15 tahun ke depan.



Credit  CNN Indonesia





Kapal induk China gelar latihan di Pasifik barat



 
Kapal induk China gelar latihan di Pasifik barat
Laporan multimedia China mengenai latihan rutin angkatan laut negerinya. (chinamil.com.cn/)
 
Beijing (CB) - Kapal induk pertama China akan menggelar latihan di Pasifik Barat sebagai bagian dari latihan rutin Angkatan Laut di tengah ketegangan yang terjadi dengan Taiwan yang diklaim Beijing bagian dari wilayahnya.

Angkatan Laut China mengatakan kapal induk Liaoning bersama dengan armada yang menyertainya akan menggelar latihan di lautan jauh dalam latihan pertama di perairan yang jauh dari China.

"Latihan ini digelar sesuai dengan rencana latihan tahunan," kata Angkatan Laut China dalam harian Liberation Army seperti dikutip Reuters.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan akan mengawasi latihan itu dari dekat saat Liaoning melintasi Selat Miyako, salah satu wilayah perairan di antara Pulau Miyako dan Pulau Okinawa, Jepang, mengarah ke Pasifik.

Mereka memantau apakah kapal induk itu akan melanjutkan perjalanan menuju Terusan Bashi yang menghubungkan Taiwan dan Filipina saat hendak kembali.



Credit  antaranews.com



Kapal Induk China masuki wilayah Laut China Selatan

Kapal Induk China masuki wilayah Laut China Selatan
Laporan multimedia China mengenai latihan rutin angkatan laut negerinya. (chinamil.com.cn/)
Taipei (ANTARA News) - Sekelompok kapal perang China dipimpin kapal induk satu-satunya negara itu memasuki bagian utara Laut China Selatan pada Senin setelah melewati bagian selatan Taiwan, kata Kementerian Pertahanan Taiwan.

China menyatakan kegiatan itu adalah bagian dari latihan berkala.

Langkah itu dilaksanakan di tengah ketegangan dengan Taiwan, yang dinyatakan Beijing sebagai bagian dari negaranya, menyusul sambungan telepon dari presiden terpilih AS Donald Trump dengan presiden Taiwan, yang membuat marah Beijing.

Kapal induk Liaoning buatan masa Soviet itu mengikuti sejumlah latihan sebelumnya, termasuk beberapa di Laut China Selatan, namun China belum dapat menyamai tingkat operasi kapal induk seperti yang dimiliki AS selama beberapa dasawarsa.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kapal induk itu, yang diiringi lima kapal lain, melewati bagian tenggara dekat Kepulauan Pratas, yang berada di bawah kendali Taiwan, dan mengarah ke arah baratdaya.

Armada kapal induk itu sebelumnya melewati titik paling selatan Taiwan sejauh 90 mil laut melalui Selat Bashi, yang menghubungkan Taiwan dengan Filipina.

"Tetap waspada dan fleksibel selalu menjadi langkah normal untuk mempertahankan keamanan wilayah udara," kata juru bicara kementerian itu, Chen Chung Chi, yang menolak mengatakan apakah pesawat tempur atau kapal selam Taiwan dikerahkan.

Chen mengatakan kementerian itu terus "memantau dan memahami keadaannya".

Anggota parlemen dari kubu oposisi Taiwan, Johnny Chiang, mengatakan latihan kapal Liaoning itu merupakan sinyal China untuk Amerika Serikat bahwa mereka telah melewati "rangkaian pulau pertama", wilayah mencakup Kepulauan Ryukyu milik Jepang dan Taiwan.

Di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan bahwa orang-orang sebaiknya tidak mengetahui terlalu banyak terkait apa yang dilakukan oleh kapal itu, karena pergerakannya masih dalam cakupan hukum.

"Kapal Liaoning kami akan bergerak sesuai dengan hukum kebebasan bernavigasi dan penerbangan seperti yang ditentukan dalam hukum internasional, dan kami berharap semua pihak dapat menghormati hak China ini," katanya dalam pengarahan berita harian.

Tabloid berpengaruh milik negara, "Global Times", mengatakan pelatihan itu menunjukkan bagaimana kapal induk tersebut meningkatkan kemampuan tempur dan bahwa mereka harus berlayar lebih jauh.

"Armada China akan berlayar menuju Pasifik Timur cepat atau lambat. Saat armada kapal induk China tiba di pantai AS suatu saat, itu akan memicu pemikiran besar terkait kekuasaan maritim," kata surat kabar itu dalam tulisannya.

China belakangan dibuat marah oleh ronda angkatan laut AS di dekat sejumlah pulau, yang didaku sebagai bagian dari China di Laut China Selatan. Pada bulan ini, kapal angkatan laut China menyita sebuah pesawat nirawak selam AS di Laut China Selatan, yang kemudian dikembalikan.

Jepang mengatakan pada Minggu malam bahwa mereka mendapati enam kapal angkatan laut China termasuk kapal induk Liaoning yang bergerak melalui jalur antara Miyako dengan Okinawa dan memasuki Samudera Pasifik.

Juru bicara pemerintahan Jepang mengatakan pada Senin bahwa perjalanan itu menunjukkan perkembangan kemampuan militer China dan Jepang memantaunya dengan seksama.

Angkatan udara China menjalankan latihan jarak jauh pada bulan ini di atas Laut China Timur dan Selatan, yang memicu kekhawatiran dari Jepang dan Taiwan. China mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari latihan rutin.

Pada Desember lalu, kementerian pertahanan memastikan bahwa China membangun kapal induk kedua namun waktu peluncurannya belum jelas. Program kapal induk itu adalah rahasia negara.

Beijing mampu membangun sejumlah kapal induk dalam waktu 15 tahun ke depan, kata Pentagon dalam laporannya pada tahun lalu.

China mendaku sebagian besar Laut China Selatan, yang dilalui kapal perdagangan senilai lima triliun dolar AS tiap tahun. Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki pengakuan, yang tumpang-tindih, demikian Reuters.



Credit  antaranews.com


















Pesawat militer Rusia jatuh saat menuju Suriah, 92 orang diyakini tewas



 
Pesawat militer Rusia jatuh saat menuju Suriah, 92 orang diyakini tewas
kecelakaan pesawat (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)
 
Moskow (CB) - Sebuah pesawat militer Rusia berpenumpang 92 orang jatuh di Laut Hitam saat dalam perjalanan menuju Suriah dan tampaknya tak seorang pun dari penumpangnya selamat, kata kantor berita negara itu seperti dikutip Reuters, Minggu.

Pesawat TU-154 jatuh di Laut Hitam dekat Kota Sochi, Rusia Selatan, setelah sempat hilang dari radar, kata seorang sumber tak bernama.

Pesawat hendak menerbangkan prajurit dan anggota paduan suara militer ternama serta penari dari kelompok "Alexandrov Ensemble" ke pangkalan angkatan udara Rusia Hmeymim, Suriah, untuk menghibur pasukan Rusia saat tahun baru, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Setidaknya 84 penumpang dan delapan awak yang menaiki pesawatini, sambung kementerian itu.

Sembilan wartawan Rusia turut menjadi penumpang pesawat itu, sedangkan potongan badan pesawat ditemukan di kedalaman 50 sampai 70 meter berjarak 1,5 kilometer (0,93 mil) dari pesisir Rusia.

Seorang sumber tak bernama seperti dikutip RIA mengatakan data awal menunjukkan insiden terjadi akibat kesalahan mesin atau pilot, sedangkan kantor berita Interfax melaporkan bahwa pesawat tidak mengirim sinyal darurat SOS.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan masih terlalu dini untuk menetapkan penyebab jatuhnya pesawat, sedangkan Presiden Rusia Vladimir Putin akan terus diberi informasi perkembangan terakhir insiden ini.

Kementerian Pertahanan Rusia kerap menerbangkan musisi ke Suriah untuk menggelar konser demi menghibur tentara di negeri itu.

Pangkalan militer Hmeymin yang akan didatangi seniman itu terletak di Provinsi Latakia. Dari wilayah itu, pesawat Rusia menyerang pemberontak Suriah via udara.


Credit  antaranews.com


Netanyahu kritik Obama terkait Resolusi DK PBB



 
Netanyahu kritik Obama terkait Resolusi DK PBB
Anak Israel dari pemukiman Amona di kawasan Tepi Barat pada 7 September 2016. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) yang beranggotakan 15 negara --dengan lima negara anggota tetap-- pada Jumat (23/12/2016) mengesahkan resolusi bahwa pemukiman Israel semacam itu tidak sah, (AFP Photo/Menahem Kahana)
Resolusi ini bukan tentang 'anti-Israel', melainkan resolusi yang berimbang, yang menentang pendudukan, bukan menentang Israel."
Jerusalem (CB) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengkritik keras pemerintahan Presiden Barack Obama karena Amerika Serikat (AS) menyatakan abstain dalam pemungutan suara di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sehingga memunculkan Resolusi PBB menuntut Israel mengakhiri pembangunan pemukiman.

"Pemerintahan Obama telah melakukan manuver licik dan anti-Israel di DK PBB," kata Netanyahu soal resolusi yang disahkan 15 negara anggota DK PBB, Jumat. Selama ini AS memveto kebijakan semacam itu.

Netanyahu menyiratkan bahwa Israel kemungkinan akan memutuskan hubungan dengan PBB.

Ia menegaskan telah memerintahkan agar aliran dana 30 juta shekel (sekitar Rp105 miliar) dihentikan bagi lima badan PBB yang "sangat bersikap memusuhi".

"Tidak ada yang paling konyol selain menyebut Tepi Barat sebagai 'wilayah yang diduduki'," kata Netanyahu.

Pernyataannya itu mengacu ke Jerusalem Timur, wilayah yang direbut Israel pada 1967, dan akan dijadikan Palestina sebagai ibu kota negara di masa depan.

Kabinet Israel telah menyatakan tekad untuk bereaksi dengan mencaplok secara penuh wilayah-wilayah pemukiman, yang termasuk wilayah Palestina.

Pemungutan suara DK PBB dilangsungkan setelah Israel mengeluarkan undang-undang yang mengesahkan pembangunan pemukiman Yahudi di sejumlah wilayah Palestina.

Resolusi DK PBB mendesak Israel untuk "segera dan sepenuhnya mengakhiri pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Jerusalem Timur."

DK PBB menekankan bahwa pembangunan pemukiman oleh Israel "tidak memiliki keabsahan hukum dan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional."

AS sebagai sekutu terdekat Israel, biasanya memveto resolusi semacam itu. Namun, Presiden Obama sudah memperlihatkan ketidaksukaannya atas aksi sepihak Israel di tanah Palestina.

Sementara itu, BTselem sebagai salah satu organisasi terbesar di Israel yang mendukung hak-hak asasi manusia langsung menyambut baik keluarnya Resolusi DK PBB.

"Resolusi DK PBB itu merupakan penegasan internasional bahwa pembangunan pemukiman Israel adalah tindakan ilegal, dan membahayakan hak-hak asasi manusia rakyat Palestina," catat B'Tselem.

Selain itu, mereka mencatat pula, "Resolusi ini bukan tentang 'anti-Israel', melainkan resolusi yang berimbang, yang menentang pendudukan, bukan menentang Israel."

Sekira 500.000 warga Yahudi tinggal di Tepi Barat dan Jerusalem Timur, yaitu wilayah-wilayah yang direbut Israel dalam perang 1967.

Sejak itu, Israel menguasai tanah-tanah tersebut kendati masyarakat internasional mengecamnya.

AS secara resmi menentang pembangunan permukiman dan menganggap kegiatan itu sebagai penghalang perdamaian.

Hukum internasional pun mencatat bahwa pembangunan pemukiman Israel di wilayah itu sebagai hal tidak sah.



Credit  antaranews.com





Dewan Keamanan PBB tuntut Israel hentikan pembangunan permukiman di wilayah palestina



 
Dewan Keamanan PBB tuntut Israel hentikan pembangunan permukiman di wilayah palestina
Dokumentasi tentara Israel bertikai dengan warga Palestina di pintu masuk rumah dibakar milik warga Palestina Ibrahim Dawabsheh, saksi utama pembakaran Juli tahun lalu di Desa Duma dekat Nablus, Tepi Barat, Minggu (20/3). Anggota "kelompok teror Yahudi" ditahan Desember tahun lalu atas pembakaran pada Juli, di rumah warga Palestina di wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat yang menyebabkan seorang balita dan orangtuanya tewas, menurut kepolisian Israel. (REUTERS/Abed Omar Qusini)
... itu perubahan kebijakan pemerintah Amerika Serikat, yang sebelumnya melindungi Israel dari langkah-langkah PBB...
Markas Besar PBB, New York (CB) - Setelah Amerika Serikat menyatakan abstain dalam pemungutan suara, Dewan Keamanan PBB, Jumat, mengesahkan resolusi yang menuntut Israel menghentikan pembangunan permukiman di wilayah Palestina yang diduduki mereka.

Sikap abstain itu perubahan kebijakan pemerintah Amerika Serikat, yang sebelumnya melindungi Israel dari langkah-langkah PBB. Ini terjadi di ujung masa jabatan kedua sekaligus terakhir Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Rancangan resolusi diusung Selandia Baru, Malaysia, Venezuela, dan Senegal, untuk dimajukan dalam pemungutan suara, Jumat, satu hari setelah Mesir menarik rancangan di bawah tekanan Israel dan presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.

Israel dan Trump sebelumnya meminta Amerika Serikat untuk menggunakan hak veto (hak menolak) pengesahan rancangan di tingkat Dewan Keamanan PBB.

Rancangan resolusi akhirnya disahkan setelah 14 negara menyatakan mendukung. Keputusan itu disambut dengan tepuk tangan meriah.

Resolusi pada Jumat merupakan yang pertama kalinya disahkan Dewan Keamanan menyangkut Israel dan Palestina selama hampir delapan tahun terakhir ini.





Credit  antaranews.com