Kendaraan tempur tanK BMP-3F milik Koprs Marinir
TNI AL mengangkut prajurit saat akan menyergap musuh dalam latihan
gabungan di Pantai Banongan, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Rabu
(4/6).
Foto: Republika/Aditya Pradana Putra
Pemerintah Indonesia akan menambah 22 unit tank BMP-3F
CB,
JAKARTA -- Kementerian Pertahanan (Kemhan) menandatangani MoU pengadaan
Tank BMP-3F dan tank angkut personel BT-3F untuk Korps Marinir TNI
Angkatan Laut (AL) dengan Rusia. Pemerintah Indonesia akan menambah 22
unit tank BMP-3F dan membawa 21 unit tank angkut personel BT-3F ke
Indonesia.
"Kontrak pengadaan 22 unit tank BMP-3F ini merupakan pengadaan ketiga
kalinya. Sedangkan untuk 21 unit pengadaan tank angkut personel BT-F
merupakan yang pertama dan ini merupakan desain dari marinir," ujar
Kepala Pusat Komunikasi (Kapuskom) Publik Kemhan, Brigjen TNI Totok
Sugiharto, saat dikonfirmasi, Selasa (23/4).
Penandatanganan
tersebut dilakukan Kemhan melalui Badan Sarana Pertahanan Kemhan
(Baranahan) bersama dengan JSC Rossoboronexport Rusia. Penandatanganan
kontrak itu dilakukan oleh PLT Kabaranahan, Brigjen TNI Bambang
Kusharto, dengan Advisor of General Director JSC Rossoboronexport,
Konstantin V Suetin dan Kiriil S Karev, di kantor Baranahan Kemhan,
Jakarta, Senin (22/4).
Sekjen Kemhan, Laksdya TNI Agus
Setiadji, mengungkapkan, penandatanganan ini merupakan bagian yang cukup
strategis bagi kedua belah pihak. Itu karena terkait dengan pemenuhan
renstra demi mewujudkan kemampuan marinir yang disegani baik lokal,
regional maupun global.
Tidak menutup kemungkinan kedepan
pihak Indonesia masih akan melakukan komunikasi dan kolaborasi dengan
pihak Rossoboronexport. Tapi, setiap pengadaan barang dan jasa harus
melibatkan industri dalam negeri sebagai counterpart dalam proses
transfer of technology (ToT).
Di samping itu, PLT
Kabaranahan mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan bukti
pemerintah Indonesia, khususnya TNI AL, menaruh kepercayaan terhadap
produk-produk Rusia.
Melalui kontrak ini pula, pemerintah
Indonesia yakin, pemerintah Rusia, khususnya JSC Rossoboronexport, akan
mengerahkan segenap kemampuan untuk menghasilkan produk berupa tank
BMP-3F dan tank atau ranpur BT-3F dengan kualitas dan kemampuan yang
mewadahi.
PLT Kabaranahan berharap, seluruh pekerjaan dapat
diserahkan tepat waktu tanpa mengabaikan sisi kualitas sesuai Opsreq
dan Spektek pada kontrak. Adapun nilai kontrak tersebut masing-masing
untuk tank BMP-3F senilai USD 108 juta dan tank angkut personel BT-3F
senilai USD 67.200 juta.
Pengadaan yang dibiayai dari
pinjamam luar negeri Renstra 2015-2019 ini merupakan bagian dari
modernisasi alutsista TNI sesuai dengan perencanaan strategis pertahanan
negara guna memenuhi Program Minimum Essential Force (MEF) tahap dua
pada Renstra 2015-2019.
Foto 19 April 2018 ini, menunjukkan Presiden Filipina,
Rodrigo Duterte, bercanda kepada fotografer ketika dia memegang senapan
Galil buatan Israel yang dipamerkan oleh mantan Kepala Kepolisian
Nasional Filipina Jenderal Ronald "Bato" Dela Rosa di upacara
pergantian-komando di Kamp Crame di kota Quezon timur laut Manila. (AP
Photo / Bullit Marquez, File)
CB, Jakarta - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam mendeklarasikan perang terhadap Kanada karena membuang sampah ilegal ke negaranya lima tahun lalu.
"Saya
ingin kapal disiapkan. Saya akan memberi peringatakan ke Kanada,
mungkin minggu depan, bahwa mereka lebih baik membawa kembali sampah
keluar dari sini atau saya sendiri yang akan mengapalkannya," kata
Duterte, dikutip dari Russia Today, 24 April 2019.
"Kita akan
mendeklarasikan perang terhadap Kanada...kita akan melawan Kanada. Kita
bisa menghancurkan mereka. Saya akan kembalikan sampah mereka, lihat
saja nanti," kata Duterte yang menuduh Kanada memberlakukan negaranya
seperti tempat sampah.
Sebanyak 103 kontainer limbah rumah tangga, botol plastik, tas, dan
popok dewasa bekas dikirim ke Filipina antara 2013 dan 2014 selama masa
kepresidenan Benigno Aquino III, oleh perusahaan swasta Chronic Plastics
asal Kanada yang dilaporkan salah menyebutnya limbah plastik.
Setidaknya 26 kontainer sampah sudah dikubur di TPA Filipina sejak
dikirim.
"Saya akan memberi tahu Kanada bahwa sampah kalian sedang
dalam perjalanan, siapkan resepsi mewah, makan saja jika kalian mau,"
lanjut Duterte.
Presiden
Filipina Rodrigo Duterte (empat dari kiri) berjabat tangan dengan
Laksamana Muda Rusia Eduard Mikhailov di atas kapal angkatan laut
anti-kapal selam Rusia Laksamana Tributs di Manila pada 6 Januari
2017.[CNN]
Filipina dilaporkan telah mengajukan beberapa
kali protes diplomatik kepada Kanada sejak pengiriman dilakukan, tetapi
tidak berhasil.
Kanada menolak untuk mengambil sampah kembali,
mengklaim kurangnya otoritas untuk memaksa perusahaan swasta yang
bertanggung jawab untuk mengembalikan sampah.
"Kami juga membahas masalah sampah yang telah lama menjadi gangguan dan saya berkomitmen pada Duterte
karena saya senang berkomitmen untuk Anda semua sekarang karena Kanada
sangat berupaya untuk mencari solusinya," ujar Perdana Menteri Kanada
Justin Trudeau mengatakan selama kunjungannya ke Filipina pada 2017.
Jakarta, CB -- Kelompok pemberontak di Irlandia Utara, New Irish Republican Army (New IRA), menyatakan mereka bertanggung jawab atas kematian jurnalis Lyra McKee pekan lalu. Lyra tewas ditembak saat meliput kerusuhan di Kota Londonderry.
Seperti dilansir AFP,
Selasa (23/4), pernyataan itu disampaikan New IRA kepada surat kabar
The Irish News. Namun, mereka tetap menyatakan tidak sengaja membunuh
McKee.
"Saat kami hendak menyerang musuh, Lyra McKee terbunuh
secara tragis saat berdiri di dekat pasukan musuh," demikian pernyataan
New IRA.
McKee meninggal pada usia 29 tahun, karena ditembak
di kepala saat meliput kerusuhan di kompleks perumahan Creggan,
Londonderry. Mereka mengklaim justru polisi yang memancing kerusuhan
karena menghalangi kelompok pro Republik yang hendak memperingati
pemberontakan yang dimulai pada 1916 dan menjelang Hari Paskah.
"New IRA meminta maaf kepada kerabat, keluarga dan sahabat Lyra McKee," lanjut pernyataan New IRA.
New
IRA mengklaim polisi setempat pada Kamis (1/4) pekan lalu menutup jalan
dan menghalangi peringatan pemberontakan terhadap Inggris.
"IRA mengirim relawan untuk melawan," demikian isi pernyataan itu.
McKee
disebut sebagai salah satu jurnalis Irlandia Utara yang dikenal akan
hasil liputannya. Dia pernah menulis untuk majalah The Atlantic dan
situs Buzzfeed. Dia juga disebut masuk dalam daftar 30 orang yang
berpengaruh di bawah usia 30 menurut Majalah Forbes.
Peristiwa
ini menjadi aksi kekerasan terbaru yang terjadi di daerah itu, setelah
bertahun-tahun pertikaian antara kelompok pemberontak dan pemerintah
Inggris. Situasi ini membangkitkan kenangan buruk pada masa
pemberontakan selama tiga dasawarsa, atau dikenal dengan julukan The
Troubles.
Aksi teror juga terjadi di Londonderry pada Januari lalu. Pelaku
meledakkan bom mobil pada malam hari, yang beruntung tidak menelan
korban.
Kelompok New IRA atau Real IRA (NIRA / RIRA) adalah
sempalan dari kelompok militan IRA yang mulai bergeliat sejak tujuh
tahun silam. Mereka adalah faksi di dalam IRA yang menolak gencatan
senjata dengan pemerintah Inggris yang diteken pada 1998 dan diresmikan
pada 2012.
Mereka tetap bertujuan membebaskan Irlandia Utara dari
kekuasaan Inggris, dan bergabung dengan Republik Irlandia. Mereka
mengklaim sebagai penerus IRA.
RIRA atau NIRA terus melakukan
perlawanan sporadis terhadap kepolisian dan angkatan bersenjata Inggris.
Bentuk serangan mereka antara lain penembakan dan pemboman menggunakan
granat, mortir, dan roket.
Korban
dari konflik itu diperkirakan sekitar 50 ribu orang. Rinciannya 3,532
orang meninggal dan 47,500 terluka. Meski sudah berdamai, pertikaian
tetap berjalan hingga 2002.
Petugas kepolisian berjaga di depan
Masjid Wellington saat pelaksanaan Shalat Jumat pertama pascapenembakan
di dua masjid kota Christchurch pada Jumat (15/3) di Kilbirnie,
Wellington, Selandia Baru, Jumat (22/3/2019). ANTARA FOTO/Ramadian
Bachtiar/wpa/hp.
Wellington (CB) - Selandia Baru berencana memberi izin tinggal
permanen bagi semua penyintas penembakan massal di dua masjid
Christchurch, yang menewaskan 50 orang, kata pemerintah pada Selasa
(23/4).
Warga Australia yang berusia 28 tahun, Brenton Tarrant, tersangka
supremasi kulit putih, didakwa dengan 50 dakwaan pembunuhan. Aksi
tersebut merupakan penembakan massal paling keji dalam sejarah Selandia
Baru. Serangan teroris tersebut juga melukai 50 orang lagi saat sedang
menunaikan shalat Jumat.
Pemerintah mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan pemberian visa
bagi para penyintas, namun tidak ada keputusan yang diumumkan. Informasi
pada Selasa itu hanya dirilis sebagai tautan di situs migrasi.
Migrasi Selandia Baru mengatakan kategori visa baru yang disebut visa
Christchurch Response (2019) telah dibuat. Bagi jemaah yang hadir di dua
masjid tersebut, saat mereka diserang pada 15 Maret dapat mengajukan,
begitu pun dengan anggota keluarga langsung.
Pemohon harus sudah tinggal di Selandia Baru pada hari serangan terjadi,
sehingga visa tidak tersedia bagi turis ataupun pengunjung jangka
pendek. Pengajuan visa tersebut sudah dapat dilakukan mulai Rabu.
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. (Reuters/Edgar Su)
Jakarta, CB -- Pemerintah Selandia Baru menyatakan sampai saat ini belum menemukan bukti serangan teror bom di Sri Lanka
adalah aksi balas dendam terhadap penembakan di dua masjid di Kota
Christchurch pada 15 Maret lalu. Sebab, pemerintah Sri Lanka yang
terlebih dulu menarik kesimpulan awal itu.
"Kami paham
penyelidikan yang dilakukan Sri Lanka masih tahap awal. Selandia Baru
belum menerima informasi intelijen yang mendukung kesimpulan itu,"
demikian pernyataan juru bicara Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda
Ardern, melalui surel.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (24/4), teror penembakan di Kota
Christchurch menewaskan 50 warga Muslim yang menunaikan Salat Jumat.
Aksi keji itu dilakukan oleh seorang lelaki warga Australia yang
bermukim di Selandia Baru, Brenton Harrison Tarrant, di dua masjid, Al
Noor dan Linwood.
Tarrant berhasil ditangkap ketika hendak kabur.
Dalam manifesto yang disebarkan sebelum beraksi, Tarrant mengaku dia
penganut paham supremasi kulit putih.
Tarrant kini diajukan ke pengadilan dan dijerat nyaris 90 dakwaan.
"Selandia Baru menentang terorisme dan kekerasan dalam bentuk apapun.
Terkait serangan di dua masjid di Christchurch, kami mengutuk perbuatan
pelaku dan kami tetap bersatu demi perdamaian," demikian lanjut
pernyataan Ardern.
Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan
Wijewardene, yang menyatakan delapan serangan bom beruntun saat perayaan
Hari Paskah pada Minggu (21/4) merupakan balasan atas penembakan massal
di dua masjid Kota Christchurch.
Sampai saat ini, kepolisian Sri
Lanka mengatakan sebanyak 320 orang tewas akibat insiden beruntun itu,
sementara 500 lainnya luka-luka.
Hingga saat ini, kepolisian
telah menahan 40 orang terkait serangan bom itu. Meski begitu,
kepolisian tidak menjelaskan detail waktu penahanan dan identitas para
tersangka.
Pemerintah
Sri Lanka meyakini serangan itu dilakukan oleh kelompok ekstremis
lokal, Jemaah Tauhid Nasional (NTJ). Pemerintah Sri Lanka juga masih
menyelidiki kemungkinan hubungan NTJ dengan kelompok teror dunia, yakni
ISIS atau Al Qaidah.
Petugas kepolisian polisi dan imam Katolik melihat kondisi
gereja setelah diserang teror bom di Negombo, Sri Lanka, 21 April 2019.
REUTERS/Stringer NO
CB, Jakarta - Para pejabat intelijen Sri Lanka
diberi tahu tentang serangan yang akan dilakukan oleh militan Islam
beberapa jam sebelum serangkaian pemboman bunuh diri menewaskan lebih
dari 300 orang pada hari Minggu Paskah.
Tiga gereja dan empat hotel diserang bom bunuh diri pada hari Minggu pagi, menewaskan 321 orang dan melukai 500 lainnya.
ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan pada hari Selasa, tanpa memberikan bukti keterlibatannya.
Reuters malaporkan, 24 April 2019, petugas intelijen India telah
menghubungi rekan-rekan mereka di Sri Lanka dua jam sebelum serangan
pertama untuk memperingatkan tentang ancaman khusus terhadap gereja,
kata satu sumber pertahanan Sri Lanka dan sumber pemerintah India.
Sumber pertahanan Sri Lanka lainnya mengatakan peringatan datang beberapa jam sebelum serangan pertama.
Salah
satu sumber Sri Lanka mengatakan peringatan juga dikirim oleh India
pada Sabtu malam. Sumber pemerintah India mengatakan pesan serupa telah
diberikan kepada agen intelijen Sri Lanka pada 4 April dan 20 April.
Kepresidenan Sri Lanka dan kementerian luar negeri India keduanya tidak menanggapi laporan Reuters.
Seorang
pria yang diduga pembom bunuh diri terlihat berjalan di sebuah jalan di
Negombo, Sri Lanka, Ahad, 21 April 2019. Rekaman cctv sebelum serangan
bom Paskah ini, baru dirilis Selasa, 23 April 2019.
REUTERS/BeritaCCTV/Siyatha
Kegagalan Sri Lanka untuk
menanggapi ancaman teror memicu kekhawatiran bahwa keretakan antara
Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dan Presiden Maithripala Sirisena
merusak keamanan nasional.
Presiden sempat memecat Wickremesinghe
Oktober lalu karena perbedaan politik, namun mengembalikannya beberapa
minggu kemudian di bawah tekanan dari Mahkamah Agung.
Faksi-faksi
yang berseberangan dengan Wickremesinghe dan Sirisenah sering menolak
untuk berkomunikasi satu sama lain dan menyalahkan setiap kesalahan pada
lawan politik mereka, kata sumber-sumber pemerintah.
Polisi
Sri Lanka telah diperingatkan minggu lalu tentang kemungkinan serangan
oleh kelompok Islamis lokal yang tidak banyak diketahui, menurut laporan
intelijen India yang diberikan kepada badan intelijen negara Sri Lanka.
Sirisena,
mengumumkan rencana pada hari Selasa untuk mengubah kepala pasukan
pertahanan, mengatakan kantornya tidak pernah menerima laporan India.
Menteri Pertahanan Muda Sri Lanka
Ruwan Wijewardene, sekutu Wickremesinghe, mengatakan kepada Reuters
bahwa ia juga tidak mengetahui rahasia temuan intelijen India.
Uskup Agung Kolombo, Malcolm Ranjith melihat lokasi ledakan
di dalam sebuah gereja di Negombo, Sri Lanka 21 April 2019. Serangan
teror bom tersebut meledak di tiga gereja dan tiga hotel di Ibu Kota Sri
Lanka, Kolombo. REUTERS/Stringer
CB, Jakarta - Dari hasil penyelidikan sementara, Sri Lanka
menuding 2 kelompok Islam garis keras, National Thowheed Jammath,
NTJ dan Jammat-ul-Mujahideen India, JMI di balik teror berdarah pada
hari Minggu, 21 April 2019 dengan maksud membalas dendam atas
penyerangan umat Muslim di Christchurch, Selandia Baru pada 15 Maret
lalu.
"Penyelidikan
awal telah mengungkapkan bahwa apa yang terjadi di Sri Lanka pada hari
Minggu merupakan balas dendam atas serangan terhadap Muslim di
Christchurch," kata Ruwan Wijewardene, menteri pertahanan Sri Lanka
kepada anggota parlemen, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa, 23
April 2019.
Serangan terhadap 2 masjid di Christchurch, Selandia
Baru, dilakukan anggota Kelompok Supremasi kulit putih, Brenton Tarrant.
Sedikitnya 50 orang yang sedang sembahyang Jumat tewas ditembaki.
Nama
NJT disebut pertama kali sehari setelah ledakan 7 bom dua di antaranya
bom bunuh diri di 3 gereja dan 4 hotel yang menewaskan 321 orang dan
lebih dari 500 orang terluka.
Intelijen waktu itu mengeluarkan
peringatan tentang NJT yang akan melakukan serangan ke gereja-gereja di
Sri Lanka 10 hari sebelum peristiwa teror bom. Sehingga muncul berbagai
pertanyaan mengapa pemerintah dan aparat keamanan mengabaikan peringatan
tentara tentang ancaman NTJ.
Sedangkan
nama JMI tidak banyak diketahui. Organisasi ini baru berdiri tahun
lalu. JMI diduga dekat dengan kelompok Islam di Bangladesh.
Kantor presiden Sri Lanka, Maithripalake
Sirisena mengatakan kelompok teroris internasional berada di belakang
para pelaku di dalam negeri. Dia akan meminta bantuan asing untuk
menyelidiki teror paling buruk dalam sejarah negara itu.
Prajurit Israel mengarahkan senjata
mereka saat bentrok dengan warga Palestina di Hebron, Tepi Barat, Jumat
(12/4/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma/aww/cfo
Bethlehem, Palestina (CB) - Pasukan keamanan Israel menahan 18
orang Palestina selama beberapa penyergapan pada malam hari di seluruh
Tepi Barat Sungai Jordan, kata Masyarakat Tahanan Palestina (PPS).
Lima orang Palestina, termasuk remaja yang berusia 16 tahun, ditahan
dalam penyerangan di seluruh Kabupaten Bethlehem di bagian selatan Tepi
Barat.
Pasukan keamanan Palestina menyatakan pasukan Israel menyerbu Kota Kecil
Tuqu, sebelah tenggara Bethlehem, dan menahan dua orang Palestina.
Pasukan Israel juga melakukan dua serangan lain ke dalam Kota Kecil Beit
Fajjar dan Al-Khader, yang berada di sebelah selatan Bethelehm, dan
menahan dua orang Palestina.
Serangan-militer serupa dilaporkan di Kota Kecil Ad-Doha, sebelah barat Bethlehem, dan lima orang Palestina ditahan.
Sementara itu, PPS menegaskan bahwa empat orang Palestina diciduk dari
Kabupaten Al-Khalil (Hebron) di bagian selatan Tepi Barat.
Beberapa sumber keamanan menjelaskan beberapa kendaraan militer Israel
menyerbu Kota Kecil Idna, sebelah barat Al-Khalil, dan menahan satu
orang Palestina.
Tentara Israel juga melakukan penyerangan ke dalam Desa Deir Samet,
sebelah barat-daya Al-Khalil, dan menahan dua orang Palestina lagi, kata
Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa
malam.
Orang Palestina keempat ditangkap selama penyerangan serupa ke dalam Daerah At-Tabaqa di Kota Kecil Dura.
Di bagian utara Tepi Barat, kata PPS, tiga orang Palestina ditahan
selama satu penyerangan, yang menyulut bentrokan di Kota Kecil Qabatia,
sebelah selatan Jenin.
Tentara Israel menembakkan sejumlah tabung gas air mata ke arah warga
Qabatia sehingga puluhan orang menderita sesak nafas akibat menghirup
gas air mata. Semua penderita sesak nafas menerima perawatan di lokasi.
Tentara Israel menahan dua orang lagi setelah menjarah rumah mereka di Kota Kecil Az-Zawyeh, sebelah barat Salfit.
Di bagian tengah Tepi Barat, kata PPS, dua orang Palestina diciduk dari
Kota Kecil Al-Mazra'a Al-Gharbiya dan Kufr Nimeh, sebelah barat-laut dan
barat Kota Ramallah.
Menurut PBB, satu orang Palestina juga ditahan dari Kabupaten Jericho.
Rusia
menuturkan, AS berusaha meningkatkan tekanan eksternal terhadap Iran,
dengan menggunakan klaim-klaim yang ditemukan untuk mendorong perubahan
rezim. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Rusia menuturkan, Amerika Serikat (AS) berusaha meningkatkan tekanan
eksternal terhadap Iran, dengan menggunakan klaim-klaim yang ditemukan
untuk mendorong perubahan rezim di negara berdaulat dari luar. Ini
adalah respon atas keputusan AS mengakhiri keringanan sanksi yang
diberikan kepada negara-negara pembeli minyak mentah Teheran."Terlepas
dari jaminan reguler dari IAEA, bahwa Teheran telah dengan cermat
memenuhi semua persyaratan kesepakatan nuklir, Washington tidak
menuduhnya melakukan pengembangan rudal rahasia dan ambisi nuklir," kata
Kementerian Luar Negeri Rusia."Tujuannya adalah, dengan dalih klaim
yang diciptakan, untuk memaksimalkan eksternal. tekanan pada Iran untuk,
meskipun hukum internasional, mencapai perubahan kekuasaan di negara
berdaulat dari luar," sambungnya.Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti
dilansir Sputnik pada Rabu (24/4) kemudian mengatakan bahwa mengakhiri
keringanan sanksi terhadap impor minyak Iran tidak akan memperkuat
otoritas internasional AS."AS jelas telah melakukan kesalahan dalam
memilih cara-cara seperti itu, yang secara efektif merupakan taktik
pencekikan ekonomi, memberikan pukulan terhadap kondisi kehidupan rakyat
Iran dalam rangka menjadikan Teheran negosiator yang patuh siap untuk
setiap kesepakatan dengan syarat AS," ungkapnya."Kebijakan seperti itu
tidak akan memperkuat otoritas internasional bagi Amerika - seluruh
dunia melihat dengan sempurna bahwa kebijakan Washington menjadi lebih
agresif dan gegabah," tukas Kementerian Luar Negeri Rusia.
UE
mengatakan mereka sangat menyayangkan keputusan AS untuk mengakhiri
keringanan sanksi yang diberikan kepada negara-negara pembeli minyak
mentah Teheran. Foto/Istimewa
BRUSSELS
- Uni Eropa (UE) mengaku sangat menyayangkan keputusan Amerika Serikat
(AS) untuk mengakhiri keringanan sanksi yang diberikan kepada
negara-negara pembeli minyak mentah Teheran.Dengan pencabutan keringanan
ini, maka semua negara yang melakukan kerjasama dengan Iran, khususnya
dalam hal pembelian minyak, akan turut terkena sanksi Washinghton.Juru
bicara Menteri Luar Negeri dan Keamanan UE, Maja Kocijancic menuturkan,
pihaknya tidak akan mengikuti langkah AS. "Kami akan tetap berpegang
teguh pada kesepakatan nuklir," ucapnya, seperti dilansir Anadolu Agency
pada Rabu (24/4).Sebelumnya diwartakan, Menteri Perminyakan Iran, Bijan
Zanganeh mengatakan Amerika Serikat (AS) telah melakukan kesalahan
buruk dengan mempolitisasi minyak dan menggunakannya sebagai senjata."AS
telah membuat kesalahan buruk dengan mempolitisasi minyak dan
menggunakannya sebagai senjata di pasar yang rapuh," kata Zanganeh saat
berbicara di depan Parlemen Iran.Zanganeh kemudian mengatakan bahwa AS
tidak akan dapat mengurangi ekspor minyak Iran menjadi nol. "Dengan
semua kekuatan kami, kami akan bekerja untuk melanggar sanksi AS,"
ungkapnya.
MOSKOW - Rusia mengatakan pihaknya prihatin atas babak baru sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.
Di
bawah ancaman hukuman, Washington menekan semua negara untuk berhenti
membeli minyak mentah Iran dengan tujuan merusak ekonomi negara itu. Hal
itu diungkapkan Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan
di situsnya.
Kementerian Luar Negeri Rusia mencatat bahwa
pernyataan AS tentang pengetatan sanksi minyak terhadap Iran bertepatan
dengan berita tentang penyebaran kelompok tempur AS di Teluk Persia.
"Dalam
mengejar hegemoni global, AS tidak hanya mengancam komunitas
internasional dengan langkah-langkah hukuman ekonomi tetapi juga secara
terbuka menggetarkan pedangnya. Washington sedang berusaha untuk
mencapai ambisi geopolitiknya, yang berbahaya bagi seluruh umat
manusia," kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dikutip dari
Anadolu, Rabu (24/4/2019).
Kementerian Luar Negeru Rusia mencatat
bahwa AS mengambil langkah lain terhadap Iran menjelang peringatan
keputusan Washington pada Mei tahun lalu untuk menarik diri dari Joint
Comprehensive Plan of Action (JCPOA), yang umumnya dikenal sebagai
kesepakatan nuklir Iran. JCPOA adalah kesepakatan yang dicapai terhadap
program nuklir Iran di Wina pada 14 Juli 2015 antara Iran, lima negara
kekuatana dunia ditambah satu negara lain dan Uni Eropa.
"Tetapi
AS jelas-jelas membuat kesalahan dalam memilih cara, setelah memutuskan
metode pencekikan ekonomi, memberikan pukulan pada kondisi hidup orang
biasa Iran untuk membuat negosiator Teheran yang patuh siap untuk setiap
transaksi dengan persyaratan Amerika," kata Kementerian Luar Negeri
Rusia.
"Tindakan
semacam itu tidak menambah apa pun bagi posisi internasional Amerika.
Seluruh dunia dapat melihat bahwa kebijakan Washington menjadi lebih
agresif dan gegabah," sambungnya.
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan membayar upeti untuk mengendalikan Iran, yang tidak menyerah pada provokasi arogan AS.
Kementerian
Luar Negeri Rusia juga menegaskan kembali kepatuhan Iran terhadap JCPOA
dan menyerukan "kekuatan waras" untuk melakukan segala daya guna
memastikan keberlanjutan fungsi perjanjian.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
mengadakan pertemuan militer di Pyongyang, Korea Utara, dalam foto yang
disiarkan Rabu (27/3/2019) oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA).
ANTARA FOTO/KCNA/via REUTERS/cfo
Moskow-Seoul (CB) - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan
Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu pada Kamis (25/2) di kota
pelabuhan Pasifik milik Rusia, Vladivostok, untuk membahas kebuntuan
internasional soal program nuklir Pyongyang, kata seorang pejabat
Kremlin.
Kunjungan Kim merupakan bagian untuk membangun dukungan internasional,
kata para pengamat, setelah kegagalan pertemuan puncak Amerika Serikat
dan Korea Utara di Vietnam pada Februari berarti tidak ada kelonggaran
sanksi bagi Korea Utara.
Perincian pertemuan tersebut dibenarkan oleh Yuri Ushakov, pejabat kebijakan luar negeri di kantor kepresidenan Rusia, Kremlin.
Pokok bahasan utama dalam pertemuan adalah usaha internasional untuk
mengakhiri kebuntuan masalah program nuklir Korea Utara, kata Ushakov
kepada wartawan.
"Dalam beberapa bulan terakhir, situasi di sekitar semenanjung dalam
keadaan stabil, berkat upaya Korea Utara untuk menghentikan uji coba
roket-roket dan penghentian percobaan nuklirnya," kata Ushakov.
"Rusia ingin membantu dalam segala cara yang mungkin untuk meletakkan kecenderungan yang positif."
Kantor berita Korea Utara (KCNA) pada Selasa mengatakan bahwa kunjungan
tersebut akan segera dilaksanakan tetapi ia tidak memberi perincian
lebih lanjut.
Ajudan Kim, Kim Chang Son, berada di Vladivostok pada Minggu, menurut kantor berita Korea Selatan Yonhap.
Selama bertahun-tahun Rusia sudah terlibat untuk membujuk Korea Utara
agar menghentikan program nuklirnya. Negara ini bergabung dalam
perundingan enam pihak bersama kedua Korea, Jepang, Amerika Serikat dan
China, yang paling akhir dilaksanakan pada 2009.
NK News, suatu kelompok yang mengikuti perkembangan Korea Utara,
memperlihatkan foto-foto di laman mereka pada Senin (22/4) mengenai
persiapan di Universitas Timur Jauh Federal di Vladivostok, yang
kemungkinan akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak. Para petugas
sedang memasang bendera-bendera kedua negara.
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan memahami agenda yang
meliputi hubungan Korea Utara dan Rusia, perlucutan senjata nuklir dan
kerja sama regional.
"Rusia memiliki pandangan yang sama dengan kita, seperti tentang
penyelesaian denuklirisasi di Semenanjung Korea dan menetapkan
kesepakatan damai," kata juru bicara Kemlu Korsel Kim In-chul di Seoul.
"Saya berharap pertemuan puncak ini akan memberikan pengaruh baik," tambahnya.
Setelah kegagalan dalam pertemuan di Hanoi dengan Presiden Donald Trump,
Kim kemungkinan ingin membuktikan bahwa ia masih diperhitungkan oleh
para pemimpin dunia dan masih punya banyak pilihan, kata seorang
profesor Far Eastern Federal University.
Kim tidak mau terlihat terlalu tergantung pada Washington, Beijing dan Seoul, kata profesor tersebut.
"Bagi Rusia, pertemuan puncak Kim-Putin akan menegaskan kedudukan Moskow
sebagai pemain penting di Semenanjung Korea. Pertemuan ini penting bagi
nama baik internasional Rusia."
Ilustrasi bendera Korea Utara. (John Pavelka/Wikimedia Commons)
Jakarta, CBa -- Seorang warga Amerika Serikat, Andrew Hong, yang diduga menjadi dalang penyerbuan Kedutaan BesarKorea Utara
di Spanyol saat ini dilaporkan menghilang. Menurut kuasa hukumnya, Lee
Wolosky, dia tidak tahu keberadaan kliennya dan kemungkinan dia
menghindar dari kejaran tim pembunuh yang diutus Korut.
Seperti
dilansir CNN, Selasa (23/4), Hong merupakan ketua kelompok Cheollima
Civil Defense (CCD). Aparat keamanan AS, US Marshals, sudah menggerebek
kediamannya pada Kamis pekan lalu, tetapi dia tidak ada di tempat.
"Dia khawatir akan keselamatannya. Kami punya alasan untuk meyakini tim
pembunuh Korut sudah dikirim untuk membunuh Hong dan kemungkinan juga
yang lainnya, dan dia mengambil langkah untuk menghindari mereka," kata
Wolosky.
Tidak lama setelah penyerbuan itu, hakim Spanyol, Jose
de la Mata, menyatakan Hong adalah pemimpin dari kelompok yang menyerbu
kedubes Korut pada Februari lalu.
Menurut hakim, Hong dan
anggota CCD menganiaya dan memborgol sejumlah staf kedubes Korut. Mereka
juga memaksa salah satu pejabat senior untuk membelot.
Mereka lantas kabur dari kedutaan itu dengan membawa dua komputer dan sejumlah perangkat keras.
Sedangkan
seorang mantan Marinir AS, Christopher Ahn, yang diduga terlibat dalam
penyerbuan itu sudah ditangkap dan diajukan ke pengadilan. Namun,
kasusnya sampai saat ini masih tertutup dari masyarakat.
Melalui
situsnya, CCD mengatakan kelompoknya telah berbagi informasi yang
diperoleh hasil penyusupan dengan Biro Investigasi Federal Amerika
Serikat (FBI). Kelompok yang pernah mendeklarasikan diri sebagai
pemerintah tandingan Korut itu menganggap informasi-informasi tersebut
"bernilai besar".
CCD yang menyatakan diri sebagai Pemerintahan Khusus Pembebasan Joseon
bertujuan untuk menggulingkan rezim Kim Jong-un. Mereka menyatakan
menjadi rujukan dan tempat meminta bantuan bagi warga Korut yang
membelot.
ISIS mengklaim bertanggung jawab atas delapan
serangan bom beruntun di sejumlah gereja dan hotel mewah di Sri Lanka di
Hari Paskah pada Minggu (21/4) lalu. (Reuters/Athit Perawongmetha)
Jakarta, CB -- Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas delapan serangan bom beruntun di sejumlah gereja dan hotel mewah di Sri Lanka di Hari Paskah pada Minggu (21/4) lalu.
"Mereka
yang melakukan serangan dengan target anggota koalisi pimpinan Amerika
Serikat dan umat Kristen di Sri Lanka kemarin lusa adalah militan
kelompok ISIS," demikian pernyataan yang dilansir dalam media propaganda
ISIS, Amaq, sebagaimana dikutip AFP.
ISIS memang mulai terdesak dan kehabisan wilayah kekuasaan di Irak dan
Suriah akibat gempuran besar-besaran koalisi serangan udara yang
dipimpin Amerika Serikat.
Sejak Presiden AS, Donald Trump,
mendeklarasikan bahwa ISIS sudah kalah di daerah kekhalifahannya,
kekuatan kelompok militan pimpinan Abu Bakar Baghadi itu pun dilaporkan
terus menyusut dan dianggap tak berdaya lagi.
Hingga kini,
belum ada konfirmasi kebenaran klaim ISIS ini. Selama ini, ISIS kerap
mengklaim sepihak sejumlah serangan mematikan di berbagai penjuru dunia.
Namun kemudian, klaim itu terbukti salah.
Pemerintah Sri
Lanka sendiri belum memberikan komentar terkait klaim ISIS atas
rangkaian serangan yang merenggut 321 nyawa tersebut.
Namun sebelumnya, Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan Wijewardene,
mengatakan bahwa berdasarkan investigasi awal, rangkaian serangan di
negaranya itu diduga merupakan bentuk balas dendam atas serangan teror
di Christchurch, Selandia Baru.
Setidaknya 50 orang tewas dalam
penembakan di dua masjid Kota Chrischurch pada 15 Maret lalu. Penembakan
terjadi ketika jemaah masjid tengah melakukan ibadah salat Jumat.
Serangan
di empat masjid dan tiga hotel mewah di Sri Lanka ini juga terjadi saat
umat Kristen yang merupakan mayoritas di negara tersebut sedang
merayakan hari kebangkitan Yesus.
Pemerintah
Sri Lanka sendiri menuding kelompok militan lokal, Jemaah Tauhid
Nasional (NTJ), sebagai dalang di balik delapan serangan bom tersebut.
Namun,
mereka curiga NTJ bekerja sama dengan organisasi internasional sehingga
dapat melancarkan serangan besar seperti pada Minggu lalu.
Sejumlah
ahli internasional juga mengatakan bahwa meski serangan dilakukan oleh
militan lokal, kelompok itu kemungkinan berhubungan dengan Al Qaidah
atau ISIS.
Aparat Sri Lanka juga sudah menahan satu warga Suriah
terkait bom Paskah ini. Seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa
WN Suriah itu ditahan setelah mereka menginterogasi sejumlah saksi warga
lokal.
Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed
Amr Ahmed Moawad saat ditemui awak media usai pembukaan pameran foto
"Faces of Indonesia" di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta,
Selasa (23/4/2019). (ANTARA/Dea N. Zhafira)
Jakarta (CB) - Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ahmed Amr Ahmed
Moawad mengungkapkan bahwa hasil jajak pendapat atau referendum
amandemen konstitusi Mesir tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral
negara piramida tersebut dengan Indonesia.
“Referendum ini merupakan hal internal di negara kami. Apapun hasil yang
akan keluar nanti, tidak akan mempengaruhi hubungan bilateral kami
dengan Indonesia maupun dengan negara-negara lain,” kata Moawad saat
ditemui di pameran foto “Faces of Indonesia” di Museum Perumusan Naskah
Proklamasi, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, cakupan dari hasil referendum tersebut akan berpengaruh
pada beberapa hal terkait konstitusi Mesir, seperti formasi parlemen dan
lama periode jabatan presiden
Mesir telah melakukan jajak pendapat terkait amandemen konstitusi selama tiga hari pada tanggal 20 hingga 22 April lalu.
Moawad menambahkan bahwa warga Mesir yang berada di Indonesia pun telah
memberikan hak suara di Kedutaan Mesir, Jakarta, pada periode yang sama
20-22 April lalu.
“Kami di Kedutaan telah membuka pintu bagi para warga Mesir di
Indonesia, yang ingin berpartisipasi pada jajak pendapat ini. Pemungutan
suara dimulai dari pukul 9 pagi hingga 9 malam,” ujar dia.
Hasil dari referendum Mesir ini, lanjut Moawad, akan diumumkan secara kolektif, namun belum ada kepastian waktu.
Jika hasil referendum menyetujui amandemen, masa jabatan Presiden
Petahana Abdul Fattah Al-Sisi akan diperpanjang, dari empat tahun
menjadi enam tahun hingga 2024, dari yang sebelumnya hanya sampai 2022.
Amandemen konstitusi itu juga akan memberikan pengaruh militer yang
lebih besar dalam sektor politik dan memberikan kendali lebih luas bagi
Presiden Al-Sisi atas peradilan.
Sebuah
helikopter yang beroperasi dari kapal induk Amerika Serikat, USS
Abraham Lincoln, di Selat Hormuz. Foto/REUTERS/File Photo
TEHERAN
- Iran kembali mengancam akan menutup Selat Hormuz. Ancaman terbaru ini
muncul setelah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk mengakhiri
keringanan sanksi yang diberikan kepada negara-negara pembeli minyak
mentah Teheran.
Gedung Putih dalam sebuah pernyataan hari Senin
mengatakan Presiden AS Donald Trump telah memutuskan untuk tidak
menerbitkan kembali keringanan sanksi pada para pembeli minyak Iran.
Artinya, Washington akan menjatuhkan sanksi pada negara mana pun yang
nekat membeli minyak dari negara para Mullah tersebut.
Komandan
Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Jenderal Alireza
Tangsiri, mengatakan pihaknya menutup Selat Hormuz jika Teheran dilarang
menggunakannya.
"Menurut
hukum internasional, Selat Hormuz adalah jalur lintas laut dan jika
kita dilarang menggunakannya, kita akan menutupnya," katanya, dikutip
kantor berita Fars.
"Jika ada ancaman, kami bahkan tidak
akan memiliki keraguan sedikit pun untuk melindungi dan mempertahankan
perairan Iran," imbuh Tangsiri.
Sumber pemerintah Iran yang berbicara kepada kantor berita Tasnim
mengatakan; "Apakah keringanan berlanjut atau tidak, ekspor minyak Iran
tidak akan menjadi nol dalam keadaan apa pun kecuali otoritas Iran
memutuskan untuk menghentikan ekspor minyak...dan ini tidak relevan
sekarang."
"Kami
telah memantau dan menganalisis semua skenario dan kondisi yang
memungkinkan untuk peningkatan ekspor minyak negara kami, dan
langkah-langkah yang diperlukan telah diambil...Iran tidak menunggu
keputusan Amerika atau tidak adanya ekspor minyak," imbuh sumber itu,
yang juga dilansir Reuters, Selasa (23/4/2019). "Kami memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam upaya menetralkan musuh untuk menyerang negara kami."
Sebelumnya,
Iran pernah mengancam akan mengganggu pengiriman minyak negara-negara
tetangganya yang melalui Selat Hormuz jika Amerika Serikat mencoba untuk
mencekik ekonomi Teheran dengan menghentikan ekspor minyaknya.
Kesepakatan
itu dicapai saat pertemuan antara Presiden Iran, Hassan Rouhani dan
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan di Teheran. Foto/Reuters
TEHERAN
- Iran dan Pakistan sepakat untuk membentuk pasukan reaksi cepat
bersama untuk memerangi aktivitas militan di perbatasan kedua negara.
Kesepakatan itu dicapai saat pertemuan antara Presiden Iran, Hassan
Rouhani dan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan di Teheran.
Khan
tiba di Iran pada hari Minggu untuk membahas masalah-masalah keamanan
dan regional. Kunjungan ini terjadi sehari setelah Islamabad mendesak
Teheran untuk mengambil tindakan terhadap militan di balik serangan di
provinsi Baluchistan, Pakistan.
Hubungan antara Iran dan Pakistan
tegang dalam beberapa bulan terakhir, dengan kedua belah pihak menuduh
satu sama lain tidak melakukan cukup upaya untuk membasmi gerilyawan
yang diduga berlindung di seberang perbatasan.
"Kami
sepakat untuk meningkatkan kerja sama keamanan kedua negara, pasukan
perbatasan kami, pasukan intelijen kami. Dan juga untuk membentuk
pasukan reaksi cepat bersama di perbatasan kedua negara karena memerangi
terorisme," kata Rouhani dalam konferensi pers dengan Khan.
Pada
gilirannya, Khan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (23/4),
mengatakan bahwa aktivitas militan di perbatasan bisa menjadi sumber
ketegangan diantara kedua negara.
"Alasan terpenting mengapa saya
di sini, adalah karena saya merasa bahwa masalah terorisme akan
meningkatkan perbedaan di antara negara-negara kita. Jadi, sangat
penting bagi saya untuk datang ke sini dan datang dengan kepala keamanan
kami bahwa kami menyelesaikan masalah ini," ungkapnya.
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (REUTERS/Erik De Castro)
Jakarta, CB -- Presiden Filipina, Rodrigo Duterte,
menuduh sejumlah jurnalis dan lembaga pers yang menaungi mereka
berkonspirasi hendak menggulingkan dia dari kekuasaannya. Dia mengklaim
para pewarta itu menyebarkan berita bohong tentang jumlah kekayaannya
yang melonjak tahun ini.
Seperti dilansir AFP, Selasa
(23/4), sejumlah kantor berita di Filipina seperti Rappler, menulis
artikel tentang dugaan keterlibatan keluarga Duterte dalam bisnis
narkoba. Mereka juga mempertanyakan jumlah kekayaannya yang naik cukup
besar.
Menurut juru bicara kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, para
jurnalis yang dituding membuat berita tidak benar adalah Rappler dan
Editor in Chief Maria Ressa, Presiden Verafiles.org, Ellen Tordesilas.
Di
samping itu, lembaga Pusat Jurnalisme Investigasi Filipina (PCIJ) dan
Persatuan Nasional Advokat Rakyat (NUPL) juga disebut terlibat
persekongkolan untuk menjatuhkan Duterte. Panelo bahkan membuat bagan
tentang hubungan lembaga-lembaga dan para jurnalis yang dituding
berkonspirasi itu.
"Mereka mencoba menghancurkan
pemerintahan ini dengan menyebarkan berita palsu dan membuat intrik di
dalam pemerintahan," kata Panelo.
Selain bagain, Panelo menuding para jurnalis itu menyebarkan pengakuan
seseorang yang identitasnya dirahasiakan, yang menyatakan keluarga
Duterte terlibat dalam bisnis narkoba.
"Apa yang orang-orang ini lakukan sama saja membantu musuh, atau malah mereka yang menjadi musuh," kata Panelo.
Duterte mengancam akan memperkarakan PCIJ, yang memberitakan soal jumlah hartanya yang melonjak.
"Dalam beberapa pekan saya akan balas. Jadi sebaiknya PCIJ berhenti (memberitakan)," kata Duterte.
Para
jurnalis dan organisasi pers yang disebut itu selama ini memang gencar
mengkritik kebijakan memerangi narkoba yang dilakukan Duterte. Sebagai
balasan, aparat Filipina dua kali menangkap Ressa dengan tuduhan
menghindari pajak serta sejumlah tuduhan lain. Namun, Ressa berhasil
dibebaskan dengan jaminan.
Duterte juga mengancam mencabut izin dan memburu pajak surat kabar Philippine Daily Inquirer dan stasiun televisi ABS-CBN.
Menurut Ressa, tudingan terbaru Duterte terhadap lembaga pers di Filipina adalah hal yang lucu.
"Istana presiden kembali mencoba melecehkan para jurnalis," kata Ressa.
Sedangkan
Tordesilas menyatakan tuduhan itu keliru. Sedangkan PCIJ menyatakan
tidak membuat berita bohong soal kekayaan Duterte, karena mengambil data
dari dokumen laporan harta kekayaan penyelenggara negara yang langsung
diisi oleh sang presiden.
Pedagang bitcoin Chad Elwartowski dan kekasihnya terancam
dihukum mati oleh Thailand karena membangun rumah terapung di perairan
Thailand. [CNN]
CB, Jakarta - Seorang pebisnis bitcoin warga Amerika Serikat dan kekasihnya terancam hukuman mati lantaran membangun rumah terapung di perairan Phuket, Thailand.
Chad
Elwartowski dan pasangannya Nadia Supranee Thepdet membangun rumah
terapung sejauh 12 mil dari garis pantai Phuket, Thailand. Sebelumnya,
Chad memamerkan rumah terapungnya di sosial media dan mengklaim tidak
melanggar kedaulatan negara manapun. Namun pemerintah Thailand membantah
pernyataannya.
Elwartowski kembali mengunggah pernyataannya pada Kamis pekan lalu bahwa rumahnya berlokasi di luar wilayah perairan Thailand.
Berdasarkan undang-undang imigrasi Thailand sepasang kekasih ini
terancam hukuman seumur hidup hingga hukuman mati lantaran melanggar
kedaulatan negara.
Keduanya dilaporkan telah melarikan diri
setelah petugas keamanan Thailand mencabut visa mereka. Aparat Thailand
memburu pasangan ini.
Angkatan Laut Thailand mengatakan, pasangan
tersebut mengancam kedaulatan negara dengan membangun rumah terapung di
wilayah perairan zona ekonomi eksklusif Thailand.
"Mereka
mengklaim rumah terapung yang mereka miliki dan berniat menjual rumah
itu secara daring, dan mengklaim tidak menyangkut kedaulatan negara
manapun, yang mana itu tidak benar. Hal ini bisa membuat orang keliru
dan mengancam kedaulatan Thailand", ujar Kolonel Kataporn Kumtieng,
Kepala Kantor Imigrasi Phuket.
Dalam laman Facebook, Elwartowski
menulis "Saya dan Nadia masih aman" pada Selasa lalu. Ia juga meragukan
jika rumahnya telah dihancurkan.
"Terlepas rumah tersebut masih
ada atau hancur, itu tidak masalah bagiku. Aku lebih mengkhawatirkan
Nadia yang dijauhkan dari keluarganya. Nadia terpisah jauh dari anaknya.
Semoga mereka bisa bersama kelak." "Rumah terapung ini adalah rumahku,"
Elwartowski menambahkan.
Sebelumnya, Ekwartowski menulis rumah ini tidak dikerjakan sendiri. Dia bekerjasama dengan perusahaan konstruksi.
"Selama kami bisa melewati ini, tidak masalah bagi kami. Kami ingin tetap hidup," Elwartowski menambahkan.
Ocean Builders, perusahaan yang mendanai rumah terapung Elwartowski mengatakan, pihaknya merancang 20 unit rumah terapung.
Fenomena rumah
terapung muncul di California, AS sejak tahun 2008 dengan dukungan dana
dari taipan asal Silicon Valley, Peter Thiel, yang mempopulerkan
kedaulatan di luar negara.
Cina uji kapal induk kedua CV 17 Type 001A Shandong. Kredit: Global Security
CB, Beijing – Militer Cina
bakal memamerkan sejumlah teknologi pertahanan terbaru dari angkatan
laut dalam parade maritim yang akan digelar pada 22 – 25 April 2019. Ini
terjadi di tengah ketegangan Laut Cina Selatan antara Cina dan Amerika
Serikat.
“Pada
parade Angkatan Laut ini, kapal perang dan pesawat terbang yang akan
dipamerkan adalah kapal induk Liaoning, kapal selam nuklir baru, kapal
penghancur baru, dan pesawat tempur baru. Beberapa kapal perang juga
akan dipamerkan untuk pertama kali,” kata Qiu Yanpeng, Wakil Laksamana
Angkatan Laut Cina, seperti dilansir Sputnik News pada Sabtu, 20 April 2019.
Menurut analis militer Li Jie kepada South China Morning Post,
AL Cina juga bakal memamerkan kapal induk baru 001A selain Liaoning.
001A merupakan kapal induk pertama buatan domestik Cina. Sedangkan
Liaoning merupakan kapal induk kelas Kuznetsov dari Rusia, yang
dirampungkan pembuatannya oleh Cina.
AL
Cina juga bakal memperkenalkan kapal penghancur dengan rudal presisi
berbobot 10 ribu ton yaitu Type 055. Kapal penghancur terbaru dan
tercanggih ini mampu membawa 120 rudal berbagai jenis termasuk rudal
permukaan ke udara, rudal anti-kapal, dan rudal anti-kapal selam.
Kapal
ini juga dilengkapi dengan rudal jelajah jarak jauh. Selain itu, sebuah
kapal amfibi 075 juga bakal diungkap ke publik untuk pertama kalinya.
Parade
maritim ini juga mengundang setidaknya 13 negara. Menurut Qiu, ini
dilakukan untuk menunjukkan bahwa angkatan laut Cina bersifat damai dan
tidak menjadi ancaman bagi negara lain.
Reuters
melansir kapal perang dari Australia, India, dan beberapa negara lain
telah tiba di kota pelabuhan Qingdao pada Ahad kemarin. India mengirim
kapal penghancur siluman dengan rudal presisi INS Kolkata ke parade
maritim ini.
“Kami membawa salah satu kapal perang terbaik yang
telah kami buat. Ini merupakan kebanggaran bangsa India dan AL. Kami
senang bisa berada di sini,” kata Kapten Aditya Hara dari AL India. Pada
Selasa besok, militer Cina bakal memperingati ulang tahun angkatan laut ke 70.
Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, USS John C. Stennis. Foto/REUTERS/File Photo
WASHINGTON
- Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon mengerahkan
dua kapal induk bertenaga nuklir dan kelompok-kelompok tempurnya ke Laut
Mediterania secara bersamaan. Pengerahan dua kapal induk sekaligus ke
wilayah itu merupakan yang pertama kalinya sejak 2016.
Angkatan
Laut AS dalam sebuah laporan resmi mengumumkan pengiriman kedua kapal
induk dan rombongan kapal-kapal perangnya. Kedua kapal rakasa ini adalah
USS John C. Stennis dan USS Abraham Lincoln.
"Kelompok tempur
kapal induk (CSG) John C. Stennis bergabung dengan CSG Abraham Lincoln
di Mediterania, memberikan kesempatan unik bagi dua kelompok penyerang
untuk bekerja bersama dengan sekutu dan mitra kunci di wilayah operasi
Armada ke-6 AS," bunyi pengumuman Layanan Pers Angkatan Laut Amerika
Serikat pada hari Senin, seperti dikutip Sputnik, Selasa (23/4/2019).
Pada
2016, Pentagon pernah melakukan hal serupa dengan mengerahkan kapal
induk USS Dwight D. Eisenhower dan USS Harry S. Truman lengkap dengan
kelompok-kelompok tempurnya ke Laut Mediterania secara bersamaan.
"Operasi
dua kapal induk di sini di Mediterania menunjukkan fleksibilitas yang
melekat dan skalabilitas yang diberikan pasukan maritim kepada pasukan
gabungan, sambil menunjukkan komitmen kuat kami pada stabilitas dan
keamanan kawasan," kata Wakil Komandan Armada ke-6 Laksamana Muda Lisa
Franchetti.
Kapal induk USS John C. Stennis dikerahkan dari Naval
Base Kitsap-Bremerton, 15 Oktober 2018. Sedangkan USS Abraham Lincoln
dikerahkan dari Naval Station Norfolk, 1 April 2019.
Komandan pasukan Libya Timur Jenderal Khalifa Haftar. (Anadolu Agency)
Benghazi, Libya (CB) - Pasukan Libya Timur pada Senin (22/4)
mengatakan mereka akan meningkatkan serangan terhadap Ibu Kota Libya,
Tripoli, di bagian barat negeri tersebut, yang dikuasai oleh pemerintah
yang diakui internasional.
Sementara itu jumlah korban jiwa akibat pertempuran, yang sekarang berada pada pekan ketiga, mencapai 254.
Personel Tentara Nasional Libya (LNA), yang setia kepada Komandan
Khalifa Haftar, bersekutu dengan pemerintah tandingan di Libya Timur dan
telah melancarkan serangan tapi tak bisa menembus pertahanan di bagian
selatan Tripoli.
Pasukan yang setia kepada Tripoli memukul mundur pasukan LNA dalam
beberapa hari belakangan ke pinggir selatan Tripoli, Ain Zara, lokasi
utama pertemuan, kata wartawan Reuters yang mengunjungi daerah itu. LNA
menyatakan telah melancarkan serangan udara terhadap lokasi militer di
ibu kota LIbya.
Juru Bicara LNA Ahmed Mismari membantah bahwa pasukan LNA mundur tapi
mengatakan gerak maju pasukan LNA telah lambat akibat padatnya penduduk
di daerah tempat pertempuran berkecamuk.
Ia mengatakan kepada wartawan LNA mengerahkan prajurit cadangan untuk
membuka front baru di Tripoli dan mengatakan LNA akan menggunakan
artileri dan infantri dalam beberapa hari ke depan. Tapi ia tidak
memberi perincian lebih lanjut.
Suasana Senin lebih tenang di front utama di bagian selatan Tripoli;
pemboman lebih sedikit dibandingkan beberapa hari sebelumnya, kata
warga. Cuaca buruk membuat serangan udara tak mungkin dilancarkan, kata
Mismari.
Suara ledakan bom masih terdengar di Tripoli Tengah, 11 kilometer dari
garis depan dan asap membubung ke udara dari satu tempat di Tripoli
Selatan, kata seorang koresponden Reuters --yang dipantau Antara di
Jakarta, Selasa pagi.
Jumlah korban jiwa sejak pertempuran meletus telah mencapai 254,
sementara 1.228 orang telah cedera, kata Organisasi Kesehatan Dunia
(WHO). Lebih dari 32.000 orang telah kehilangan tempat tinggal, kata
badan kemanusiaan PBB itu.
Peningkatan paling akhir pertempuran di Libya, yang telah dinodai oleh
kekacauan sejak orang kuat negeri tersebut Muammar Gaddafi digulingkan
pada 2011, mengancam bisa mengganggu aliran minyak, menyulut pengungsian
di seluruh Laut Tengah menuju Eropa dan memungkinkan gerilyawan
mengeksploitasi kevakuman kekuasaan.
Kalau gencatan senjata dicapai sebagaimana dituntut oleh PBB, LNA akan
memperoleh banyak wilayah, sebab mereka masih menguasai sebagian besar
wilayah di sebelah selatan Tripoli, termasuk satu pangkalan di Gharyan,
kota kecil pegunungan sekitar 80 kilometer di selatan Tripoli.
Pertempuran untuk memperebutkan Tripoli telah mencapai puncaknya sejak
Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump berbicara dengan Haftar
pada Senin.
Pengungkapan percakapan itu dan satu pernyataan AS bahwa Washington
"mengakui peran penting Marsekal Medan Haftar dalam memerangi terorisme
dan mengamankan sumber minyak Libya" telah mendorong pendukung komandan
Libya Timur tersebut dan membuat marah lawannya.
Kapal perang Amerika Serikat, USS Ross. Foto/Wikipedia
TLIBISI
- Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Ross (DDG-71) yang dilengkapi
rudal terpandu tiba di pelabuhan Batumi, Georgia, pada hari Minggu.
Kapal itu dikirim untuk latihan militer dan misi penjaminan keamanan
kawasan Laut Hitam.
Kedutaan Besar AS di Georgia telah
mengonfirmasi kedatangan kapal perang tersebut. Ini adalah kunjungan
pertama kapal militer Amerika ke Georgia.
"Sekutu kita di Eropa
masih memberikan kontribusi besar bagi keamanan kawasan Laut Hitam. Kru
dan saya berharap akan melihat peningkatan kompatibilitas militer dalam
lingkungan yang dinamis dan untuk mengenal sejarah dan budaya kawasan
itu," kata komandan kapal, Dave Coles, seperti dikutip dari layanan pers
Kedutaan Besar AS, Senin (22/4/2019).
Menurut laporan media Rusia, Sputnik,
para kru USS Ross akan mengadakan latihan angkatan laut bersama dengan
rekan mereka dari Georgia pada 25 April sebelum akhirnya meninggalkan
perairan teritorial negara itu.
Pada hari Minggu, situs Bosphorus Observer
melaporkan bahwa kapal perang Inggris, HMS Echo, telah memasuki Laut
Hitam. Menurut pihak berwenang Inggris, pengiriman kapal itu untuk
berpartisipasi dalam operasi kebebasan navigasi.
Pada bulan ini,
negara-negara NATO melakukan latihan militer di Laut Hitam. Angkatan
Laut Rusia juga melakukan latihan militer secara terpisah. Wakil Menteri
Luar Negeri Rusia Alexander Grushko memperingatkan bahwa peningkatan
aktivitas NATO di wilayah itu mempertinggi risiko terhadap keamanan
regional.
Pesawat TU-214ON Rusia yang akan terbang di atas wilayah AS, Senin (22/4/2019). Foto/Sputnik/Maksim Blinov
MOSKOW
- Sekelompok pengamat militer Rusia dijadwalkan melakukan penerbangan
observasi di atas wilayah Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/4/2019)
hingga Sabtu (27/4/2019). Pesawat mata-mata yang akan terbang di langit
Amerika adalah TU-214ON.
Misi observasi pesawat mata-mata Moskow
ini berdasarkan Treaty of Open Skies, sebuah perjanjian internasional
yang ditekan Rusia dengan sejumlah negara NATO.
Jadwal penerbangan observasi TU-214ON di atas wilayah Amerika Serikat dilaporkan surat kabar resmi Angkatan Bersenjata Rusia, Krasnaya Zvezda, pada hari Senin yang dilansir Sputnik.
Informasi itu mengutip Kepala Pusat Nasional Kementerian Pertahanan Rusia untuk Pengurangan Ancaman Nuklir, Sergei Ryzhkov.
Pesawat
mata-mata Moskow akan terbang dari Rosecrans Memorial Airport di negara
bagian Missouri, AS. Jarak penerbangan maksimum akan mencapai 4.800
kilometer (2.982 mil).
Rute penerbangan telah dikoordinasikan
dengan pihak Amerika Serikat. Para ahli AS juga akan berada di pesawat
Rusia untuk mengontrol penggunaan peralatan observasi dan kepatuhan
terhadap ketentuan perjanjian Open Skies.
Petugas keamanan membawa jenazag korban ledakan bom di sebuah
gereja di Negombo, Sri Lanka 21 April 2019. Serangan bom ini setidaknya
menewaskan 215 warga dan sekitar 450 orang terluka. REUTERS/Stringer
CB, Kolombo – Juru bicara pemerintah Sri Lanka,
Rajitha Senaratne, mengatakan pemerintah akan menginvestigasi kegagalan
intelijen dalam mencegah serangan teror pada perayaan Hari Paskah.
Senaratne
mengatakan pemerintah Sri Lanka sebenarnya telah mendapatkan peringatan
detil mengenai adanya ancaman serangan teror, yang menewaskan
setidaknya 290 orang dan melukai sekitar 500 orang pada Ahad, 21 April
2019.
“Kami sangat menyesalkan ini, sebagai pemerintah kami harus
mengatakan ini. Kami meminta maaf kepada keluarga korban dan institusi
atas insiden ini,” kata Senaratne kepada media seperti dilansir CNN pada Senin, 22 April 2019.
Serangan
teror bom di Sri Lanka ini merupakan peristiwa kekerasan terburuk pasca
berakhirnya perang dengan kelompok separatis Tamil LTTE sekitar sepuluh
tahun lalu.
Serangan
ini diduga melibatkan enam pelaku serangan bom bunuh diri, yang
menyasar empat hotel, dan tiga gereja. Sebuah ledakan lain terjadi di
sebuah rumah saat penggerebekan oleh petugas keamanan.
Petugas
keamanan telah menahan 24 orang, yang diduga terlibat atau mengetahui
soal serangan ini. Mereka akan ditahan hingga 6 Mei 2019.
Mayoritas
korban tewas adalah warga Sri Lanka. Sebanyak 31 turis juga menjadi
korban tewas saat hotel tempat mereka menginap terkena serangan bom.
Tiga
hotel bintang lima yang menjadi sasaran adalah Shangri La, Cinnamon
Grand Hotel, dan Kingsbury, yang semuanya berada di ibu kota Kolombo.
Tiga
gereja yang menjadi sasaran adalah Gereja St. Anthony di Kolombo,
Gereja St. Sebastian di Negombo, dan Gereja Zion di Batticalcoa.
Dua
ledakan lain terjadi di sebuah hotel kecil dekat bonbin Dehiwala dan
sebuah rumah di Mahwila Gardens, yang menjadi sasaran penggerebekan oleh
petugas keamanan.
Pemerintah Sri Lanka menduga kelompok lokal Nations Thawahid Jaman
atau NTJ terlibat dalam serangan ini. Namun, kelompok kecil ini diduga
tidak mampu melakukan serangan besar-besaran tanpa ada bantuan dari
kelompok di luar negeri seperti ISIS.
Pemerintah Sri Lanka
menggandeng Interpol dan FBI untuk mengungkap kasus serangan teror bom
ini. Pemerintah juga bakal mengadakan pertemuan dengan sejumlah diplomat
asing untuk mendapatkan informasi soal kemungkinan adanya serangan
teror lanjutan di sana.
Gereja yang menjadi sasaran serangan bom di Negombo, Sri Lanka. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CB -- Kelompok Jemaah Tauhid
Nasional (NTJ) mencuat dalam rangkaian serangan teror bom di Sri Lanka, yang merenggut hampir 300 orang. Namun, banyak orang yang meragukan kemampuan organisasi ini menggelar aksi teror.
Dikutip CNNIndonesia.com
dari berbagai sumber, Selasa (23/4), pemerintah Sri Lanka yang pertama
kali menyatakan NTJ sebagai dalang di balik aksi teror yang melukai
hampir 500 orang itu pada perayaan Paskah. Bahkan, salah satu pentolan
organisasi itu, Zahran Hashim, disebut sebagai salah satu pelaku bom
bunuh diri.
Tidak banyak yang diketahui dari NTJ, baik dari
struktur lembaga hingga jumlah anggotanya. Laporan intelijen Sri Lanka
menyatakan mereka mulai tumbuh sejak 2016, dipimpin ustaz Muhammad
Zaharan. Maka wajar jika banyak pihak curiga mereka dibantu oleh pihak
lain untuk beraksi.
Mereka diduga adalah pecahan dari
kelompok Jemaah Tauhid Sri Lanka (SLTJ), yang bercorak garis keras dan
berbasis di wilayah Kattakundy, di pesisir timur. Namun, mereka
menyangkal terlibat dalam aksi teror itu, dan justru menentang sepak
terjang NTJ.
Akan tetapi, Sekretaris SLTJ, Abdul Razik, bolak-balik masuk penjara.
Penyebabnya adalah ceramahnya dianggap memicu kebencian. Di sisi lain,
sejumlah warga Muslim Sri Lanka disebut menjadi pengikut kelompok Negara
Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Kelompok NTJ diduga kuat adalah
dalang perusakan patung-patung Buddha di kuil di distrik Kegalle, tiga
tahun lalu. Setelah itu mereka seolah hilang ditelan bumi.
Di
awal 2019, aparat Sri Lanka mencium benih-benih radikalisme mulai
bergeliat. Hal itu terbukti setelah mereka menangkap empat warga Muslim
karena menyimpan 100 kilogram bahan peledak berdaya tinggi dan 100 alat
picu (detonator).
Pakar ekstremisme pada Institute for Strategic
Dialogue bermarkas di London, Inggris, Amarnath Amarasingam, masih ragu
dengan kemampuan kelompok setempat menggelar serangan teror. Sebab,
peristiwa kemarin menurut dia sangat terukur. Apalagi ketika menyinggung
soal kemampuan mereka merakit bom.
"Dari pemilihan sasaran dan gaya serangan saya tidak yakin mereka
melakukannya tanpa bantuan pihak luar. Tidak ada alasan kelompok
ekstremis setempat menyerang gereja, apalagi turis," ujar Amarasingam.
Menurut
analis kontra terorisme asal Texas, Amerika Serikat, Scott Stewart,
serangan teror pada akhir pekan lalu bisa dianggap sebagai pekerjaan
profesional. Sebab menurut dia, aksi teror yang dilakukan kelompok
radikal yang tumbuh tanpa bantuan asing biasanya punya tingkat kegagalan
tertentu. Entah bomnya tidak meledak atau daya ledaknya tidak sebesar
yang diharapkan.
Bara Terpendam
Penduduk
Sri Lanka yang mayoritas etnis Sinhala memeluk Buddha dan Nasrani.
Sedangkan masyarakat Tamil yang minoritas memeluk Islam, Hindu dan
Nasrani.
Bara perselisihan di antara mereka memang terjadi. Salah
satu persoalan utamanya adalah dugaan ketidakadilan dan pemaksaan
kelompok mayoritas terhadap minoritas. Pemerintah yang didominasi etnis
Sinhala ingin menjadikan Sri Lanka negara bercorak Buddha. Namun, hal
itu ditentang oleh kelompok minoritas.
Masing-masing
dari mereka mempunyai kelompok garis keras, yang membuat pertikaian
semakin meruncing. Di sisi lain, Sri Lanka baru satu dasawarsa
mengakhiri perang sipil antara pemerintah dan pemberontak Pembebasan
Macan Tamil (LTTE).
LTTE ingin mendirikan negara khusus etnis
Tamil yang mayoritas memeluk Hindu. Konflik berakhir ketika pemimpin
LTTE, Vellupillai Prabhakaran, meninggal dalam pertempuran pada 2009.
Meski
dikoyak konflik, jejak kekerasan kelompok radikal dengan simbol agama
nyaris tidak pernah terdengar dari sana. Serangan-serangan bom di masa
perang sipil pun tidak pernah menargetkan tempat ibadah.
Berlian Okavango Blue ini ditemukan di Botswana. Okavango Diamond Company
CB, Gaborone – Perusahaan Okavango Diamond Company memamerkan sebuah berlian biru bernama Okavango Blue yang memiliki 20.46 karat.
Berlian
yang disebut nyaris sempurna ini digadang-gadang bisa mengalahkan
pesona dari berlian terkenal sebelumnya yaitu Hope Diamond.
“Ini merupakan berlian biru terbesar yang pernah ditemukan di Botswana,” begitu dilansir CNN pada Jumat, 19 April 2019.
Berlian biru ini dipamerkan di ibu kota Gaborone oleh perusahaan
milik negara Okavango. Awalnya, berlian biru ini ditemukan sebagai batu
berlian dengan 41.11 karat di tambang berlian Orapa, yang dikelola oleh
Debswana.
Pesaingnya
yaitu Hope Diamond berasal dari Golconda, India, dan sekarang di simpan
di Museum National Smithsonian Institute di Washington. Berlian ini
memiliki 45.52 karat.
Namun, kelebihan dari berlian Okavango Blue adalah pada kejernihan batu yang berwarna kebiruan ini.
“Sangat
tidak biasa bagi sebuah batu dengan warna biru ini berasal dari
Botswana, sebuah penemuan sekali seumur hidup, sama langkanya dengan
bintang di Galaksi Bimasakti,” kata Marcus ter Haar, direktur
operasional Okavango Diamond Company.
Gempa magnitudo 6,3 mengguncang Filipina pada Senin, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Manila (CB) - Gempa magnitudo 6,3 mengguncang Filipina pada Senin, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Seorang wartawan Reuters menyaksikan sejumlah gedung perkantoran di distrik bisnis utama ibu kota Manila, goyang.
Pusat gempa berada di 60km barat laut Manila dengan kedalaman 40 km.
USGS sebelumnya melaporkan bahwa magnitudo gempa sebesar 6,4 tetapi
kemudian menurunkannya menjadi 6,3.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa.
Sejumlah orang dievakuasi dari gedung perkantoran di Manila.
Filipina berada di "Cincin Api" Pasifik yang aktif secara seismik dan garis patahan yang mengelilingi tepi Samudera Pasifik.
Ambika MA Shan, 61, majikan yang menyiksa TKI Adelina Lisao hingga akhirnya meninggal dunia. Foto/The Star
JAKARTA
- Pemerintah Indonesia mengaku sangat terkejut dengan keputusan
pengadilan Malaysia yang membebaskan majikan Adelina Lisao. Adelina
Lisao adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang meninggal setelah
mengalami banyak penyiksaan.
"Pemerintah Indonesia sangat
terkejut dengan keputusan bebas murni terhadap majikan Adelina Lisao
yang diputuskan Pengadilan Tinggi Pulau Penang pada tanggal 18 April
2019 lalu," kata Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam siaran pers
yang diterima Sindonews pada Senin (22/4).
"Sejauh catatan
Pemerintah Indonesia, saksi dan bukti yang ada sangat kuat, namun hingga
dijatuhkannya keputusan sejumlah saksi kunci belum dihadirkan dalam
persidangan untuk didengarkan keterangannya," sambungnya.
Kementerian
Luar Negeri Indonesia kemudian mengatakan Indonesia menghormati
sepenuhnya hukum Malaysia dan berharap proses penyelidikan terhadap
putusan tersebut,sebagaimana disampaikan oleh Jaksa Agung Malaysia,
dapat segera membuahkan hasil.
"Sementara menunggu hasil
penyelidikan terhadap kasus tersebut, KJRI Penang telah menunjuk
pengacara guna melalukan watching brief dalam persidangan-persidangan
berikutnya," ungkapnya.
Ditambahkan,
bahwa, sejak dilaporkannya kasus ini pada Februari 2018, KJRI Penang
telah melakukan berbagai upaya. Selain mengupayakan hak gaji dan
kompensasi, KJRI juga telah memfasilitasi pemulangan jenazah almarhumah
hingga ke kampung halamannya.
Kementerian Luar Negeri dan KJRI
Penang menegaskan akan terus mengawal proses hukum kasus ini guna
memastikan Adelina mendapatkan keadilan.
Keputusan
pengadilan Malaysia yang membebaskan S. Ambika, majikan dari Adelina
Lisao mendapat kecaman luas di dalam negeri. Foto/Istimewa
KUALA LUMPUR
- Keputusan pengadilan Malaysia yang membebaskan S. Ambika, majikan
dari Adelina Lisao mendapat kecaman luas di dalam negeri. Adelina adalah
tenaga kerja Indonesia (TKI) yang meninggal dunia setelah mengalami
banyak penyiksaan.
Pengacara HAM terkemuka di Malaysia, Eric
Paulsen menyebut, keputusan yang dibuat oleh Pengadilan Tinggi Pulau
Penang pada tanggal 18 April lalu itu mengejutkan dan tidak dapat
diterima.
"Ini adalah salah satu kasus pelecehan yang paling umum
dan mengerikan yang pernah dicatat, namun kantor jaksa agung entah
bagaimana memutuskan untuk membatalkan dakwaan," kata pria yang juga
meripakan anggota Komisi Antar-Pemerintah ASEAN untuk HAM, seperti
dilansir Al Arabiya pada Selasa (23/4).
Steven
Sim, seorang anggota parlemen dari daerah tempat Adelina meninggal,
mengatakan keputusan pengadilan itu sama tragisnya dengan kematian
Adelina. Sim mengatakan bahwa dia telah menghubungi jaksa agung, Tommy
Thomas, yang telah bersumpah untuk menyelidiki kasus ini.
Sebelumnya,
Pemerintah Indonesia mengaku sangat terkejut dengan keputusan tersebut.
"Sejauh catatan Pemerintah Indonesia, saksi dan bukti yang ada sangat
kuat, namun hingga dijatuhkannya keputusan sejumlah saksi kunci belum
dihadirkan dalam persidangan untuk didengarkan keterangannya," kata
Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Kementerian Luar Negeri
Indonesia kemudian mengatakan, Indonesia menghormati sepenuhnya hukum
Malaysia dan berharap proses penyelidikan terhadap putusan tersebut,
sebagaimana disampaikan oleh Jaksa Agung Malaysia, dapat segera
membuahkan hasil.
CB, Jakarta - Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengkritik
perilaku para bangsawan dan mengaku sulit mengelola pemerintahan jika
para bangsawan ikut campur dalam urusan pemerintahan.
Ia
menambahkan bahwa pemerintahannya akan memiliki lebih banyak ruang untuk
mengejar tujuannya jika ia menikmati mayoritas dua pertiga di parlemen.
Dalam
sebuah wawancara panjang dengan The Star yang diterbitkan pada Senin,
22 April, Mahathir menyesalkan bahwa ada pemegang jabatan yang memiliki
mentalitas bahwa bangsawan itu sakral dan karenanya enggan mengatakan
tidak kepada mereka.
"..bahkan jika ada kesalahan yang dilakukan," kata Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, 23 April 2019.
"Misalnya, jika Penguasa mengambil tanah, menyita tanah dan semuanya, ini harus melalui proses administrasi."
"Pemerintah
tidak berani menolak. Jadi, tanah telah diambil dari orang-orang,
hal-hal yang salah dilakukan, hal-hal yang melanggar hukum."
"Tetapi para penegak hukum, sayap eksekutif, tidak akan melakukan apa pun. Mereka hanya akan patuh," katanya.
"Ada
rasa takut yang melekat di antara orang-orang bahwa sesuatu akan
terjadi pada mereka jika mereka berbicara menentang para penguasa,"
katanya.
Misalnya, kata Mahathir, jika seseorang ditabrak oleh
anggota keluarga kerajaan, orang tersebut akan mencoba untuk menutupi
masalah alih-alih membawanya ke pengadilan.
PM
Malaysia Mahathir Mohamad berpidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa
Bangsa di New York pada Jumat, 28 September 2018 waktu setempat. UN News
Mahathir
memang dikenal memiliki hubungan yang sulit dengan beberapa bangsawan.
Baru-baru ini, ia bersitegang dengan sultan Johor dan putra mahkota atas
siapa yang harus menunjuk menteri utama negara bagian dan penarikan
diri Malaysia dari Statuta Roma Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC).
Malaysia
menarik diri dari statuta ICC setelah dikritik sebagai tidak
konstitusional oleh putra mahkota, yang mengklaim bahwa Konferensi Para
Penguasa tidak berkonsultasi sebelum penandatanganan.
Mahathir
menyatakan bahwa dia tidak menentang para bangsawan, namun dia
mengatakan bahwa ada batasan yang dikenakan pada perilaku mereka.
Misalnya,
ia mencatat bahwa keluarga kerajaan telah diberitahu sejak masa perdana
menteri pertama Malaysia, Tunku Abdul Rahman, bahwa mereka tidak dapat
melakukan bisnis.
"Apa
yang terjadi sekarang adalah bahwa ada beberapa bukti (bahwa) mereka
(bangsawan) mengizinkan nama mereka untuk digunakan oleh pelaku bisnis
swasta," katanya.
"Saya pikir beberapa memiliki investasi langsung
tetapi kita sendiri yang salah karena kita tidak mengekspos hal-hal ini
dan mengambil tindakan," beber Mahathir Mohamad.