Rabu, 02 November 2016

10 Negara 'Digdaya' yang Punya Pangkalan Militer di Luar Negeri




CB, Jakarta Memiliki kemapanan ekonomi saja dinilai belum cukup bagi sebuah negara merdeka dan maju. Kenyamanan finansial tersebut harus diimbangi dengan keamanan. Karenanya negara-negara yang menjadi raksasa ekonomi dunia membangun kekuatan militer. Pembangunan keduanya disebut berjalan beriringan.
Lihat saja, bagaimana negara superpower seperti Amerika Serikat (AS) menggelontorkan dana sebesar US$ 596 miliar untuk belanja militer. Data tersebut dipublikasikan oleh Stockholm International Peace Research Institute (Sipri).
Bertengger di posisi kedua adalah Tiongkok di mana anggaran militer mereka tak hanya tercatat sebagai yang terbesar di Asia, namun juga terbesar kedua di dunia, yakni US$ 215 miliar.
Anggaran militer yang fantastis tersebut tidak hanya digunakan untuk menghidupkan industri pertahanan dalam negeri dan memperkuat persenjataan, namun juga membangun pangkalan militer baik di dalam maupun luar negeri.
Pembangunan pangkalan militer di luar negeri memungkinkan sebuah negara untuk memproyeksikan kekuatannya misalnya melalui ekspedisi militer. Dengan demikian negara yang bersangkutan dapat memengaruhi percaturan politik global.
Tergantung pada ukuran dan infrastruktur yang tersedia, sebuah pangkalan militer dapat dimanfaatkan sebagai 'panggung' atau kebutuhan logistik, komunikasi, dan dukungan intelijen.
Sepanjang sejarah konflik modern, pangkalan militer di luar negeri yang dimiliki sejumlah kekuatan dunia telah melayani kepentingan negara mereka dalam mencapai tujuan politik dan militer.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut terdapat sejumlah kekuatan dunia yang memiliki pangkalan militer di luar negeri:

 

Amerika Serikat

1. Amerika Serikat (AS)
Meski belum lama ini AS dilaporkan telah menutup sejumlah pangkalan militernya di Irak dan Afghanistan, namun Negeri Paman Sam masih tercatat sebagai negara yang memiliki basis militer terbanyak dan terbesar di dunia. Terdapat sekitar 800 pangkalan militer di lebih dari 70 negara atau teritori yang dimiliki AS.
Pangkalan militer AS tersebar di sejumlah negara Eropa seperti Belgia, teritori Inggris, Jerman, Yunani, Italia, Spanyol, Kosovo, Portugal, Norwegia, Belanda, Turki, Jerman, dan Bulgaria. Ada pula di negara Asia seperti Jepang, Singapura, dan Korea Selatan.
Sementara itu AS juga memiliki pangkalan militer di Timur Tengah antara lain di Bahrain, Kuwait, Israel, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Negara atau teritori lainnya seperti Djibouti, Honduras, Kuba, dan Greenland juga memiliki basis militer AS.
Salah satu pangkalan AS di luar negeri adalah - Diego Garcia. Pulau itu menjadi pusat perhatian menyusul hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 yang membawa 239 orang pada 8 Maret 2014.
Boeing 777-300ER itu sebelumnya diduga mendarat di lokasi 'rahasia' yang berada di antara atol atau pulau karang di Samudera Hindia itu-- sehingga tak terlacak hingga saat ini.
Diego Garcia dibeli oleh Inggris pada 1960. Semua penduduk asli disingkirkan dari sana. Pulau tersebut menjadi pangkalan Angkatan Laut AS selama bertahun-tahun.
Diego GarcĂ­a adalah karang atol dan pulau terbesar di Kepulauan Chagos.

Terletak di Samudra Hindia, sekitar 1.600 km (1.000 mil) sebelah selatan pesisir selatan India. Negara terdekat pulau ini adalah Sri Lanka dan Maladewa.
Pulau ini ditumbuhi tanaman tropis yang lebat. Memiliki panjang 60 kilometer, dengan ketinggian maksimum 67 m, serta hampir dikelilingi oleh laguna dengan panjang 19 kilometer dan lebar 8 kilometer.
Kedalaman laguna hingga 30 meter, dan sejumlah terumbu karang cukup membahayakan untuk pelayaran.
Sementara, lima pangkalan militer AS yang tercatat sebagai yang terbesar di dunia berdasarkan jumlah populasi, yakni Fort Bragg di North Carolina, Fort Campbell di perbatasan negara bagian Kentucky-Tennessee, Fort Hood di Bell dan Coryell Counties, Lewis-McChord di Washington, dan Fort Benning di Columbus berada di dalam negeri.
2. Inggris
Inggris yang menjadi sekutu AS juga memiliki sejumlah pangkalan militer yang tersebar di beberapa titik di antaranya di Pulau Ascension, Bahrain, Belize, Bermuda, Brunei Darussalam, Kanada, Siprus, Kepulauan Falkland, Jerman, Gibraltar, Kenya, Monserrat, Nepal, Singapura, dan Qatar.
 

Prancis hingga Italia

3. Prancis
Negara yang saat ini dipimpin oleh Presiden Francois Hollande ini memiliki belasan pangkalan militer di beberapa negara seperti Gabon, Senegal, Uni Emirat Arab, Djibouti, Pantai Gading, dan Jerman.
Sementara sejumlah basis militer lainnya ditempatkan di teritori Prancis seperti Guyana Prancis, Polinesia Prancis, Martinique, Kaledonia Baru, serta Reunion and Mayotte.
4. Rusia
Rusia yang saat ini tengah bersitegang dengan AS memiliki sejumlah pangkalan militer yang sebagian besar tersebar di negara-negara pecahan Uni Soviet seperti Georgia, Kazahkstan, Kirgiztan, Tajikistan, Ukraina, Moldova, Belarus, dan Armenia.

Ada pun negara lain yang menjadi basis militer Rusia adalah Vietnam dan Suriah.
5. India
Negara yang menjadi kekuatan ekonomi baru dunia, India, tercatat pula memiliki sejumlah basis militer di luar negeri yang antara lain berada di Tajikistan, Bhutan, Seychelles, Madagaskar, Maladewa, dan Mauritius.
6. Italia
Negara yang menjadi asal makanan pasta, Italia, juga memiliki pangkalan luar negeri di dua negara, yaitu, Uni Emirat Arab dan Djibouti.

 

Jerman hingga Turki

7. Jerman
Negeri pimpinan Kanselir Angela Merkel ini diketahui hanya memiliki satu pangkalan militer, yakni di Djibouti.
8. China
Pada 2015, China mulai membangun pangkalan militer pertamanya di luar negeri, yakni di Djibouti, sebuah negara kecil di Afrika Timur di tepian Laut Merah.
Letaknya hanya sekitar 8 mil dari pangkalan militer terbesar Amerika Serikat di Afrika. Prancis, Italia, dan Jepang juga telah membangun kekuatan militer di sana. Sementara, negara kelima, Arab Saudi juga belakangan bergabung di sana.
Mengapa negara-negara besar di dunia tertarik membangun pangkalan militer di Djibouti? Seperti dikutip dari BBC, Djibouti terletak di Semenanjung Bab el-Mandeb, gerbang ke Terusan Suez. Wilayah itu merupakan rute perdagangan yang sangat penting untuk ekonomi dunia.
Djibouti relatif dekat dengan sejumlah wilayah bergolak di Afrika dan Timur Tengah -- hal itu yang membuatnya signifikan sebagai pangkalan bagi negara-negara yang digdaya dalam hal militer.
9. Jepang
Pada 2011, Jepang juga membangun pangkalan militer di Djibouti. Negeri kekaisaran tertua di dunia itu hanya memiliki satu basis militer di luar negeri.
 10. Turki
Negara yang 'terbelah' di antara benua Asia dan Eropa memiliki pangkalan militer di empat negara, yakni Siprus, Qatar, Irak, dan Somalia.





Credit  Liputan6.com








AS Kerahkan 'Bola Putih' ke Perairan Korut, Senjata Rahasia?







CB, Hawaii - Kepala pimpinan di Pentagon mengerahkan senjata rahasia yang disebut 'Star Wars' dari Pearl Harbor di Hawaii. Tujuannya adalah untuk menghentikan misil nuklir yang kelak akan diluncurkan Korea Utara menuju California.
Bola putih besar yang menempel pada sebuah fondasi besar terlihat seperti angkutan laut namun aneh.
Dikutip dari News.com.au, Selasa (1/11/2016), AS kini tengah bersiap menghadapi perang nuklir di Semananjung Korea. Mereka membawa senjata 'raksasa' berbobot 50 ribu ton. Sementara diameter bola itu sebesar 85 meter.
AS menyebut senjata itu adalah Sea-Based X-Band Radar (SBX). Menurut mereka, bola itu sangat kuat bahkan bisa mendeteksi bola baseball di San Fransisco dari tempatnya berdiri di Hawaii.
Kini, dilaporkan senjata itu dibawa ke Pearl Harbor. Pangkalan Udara Angkatan Laut AS yang pernah diserang oleh tentara Jepang. Insiden itu membuat AS turut dalam Perang Dunia II.
Menurut sumber di Pentagon, bola raksasa itu tengah dikerahkan di dekat perairan Korut. Saksi mata melihat senjata itu telah meninggalkan Hawaii beberapa minggu lalu.
Tugas bola raksasa itu adalah melawan senjata Kim Jong-un dengan melontarkan roket pencegat. Bagi AS dan dunia, ancaman Korut bukan main-main.
Korea Utara telah melakukan empat kali uji coba di bulan Januari 2016 dan lima kali di bulan September. Akibatnya, dunia internasional tercengang dan marah, serta meningkatkan sanksi bagi negara yang mengisolasi diri itu.
Negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu juga telah melakukan uji coba misil selama 20 kali, termasuk rudal Musudan yang mampu 'terbang' mencapai Guam-- wilayah AS di Pasifik Barat.
Belum lagi, ada dugaan Pyongyang tengah membuat nuklir yang mampu mencapai daratan AS.
Dugaan itu diperkuat dengan laporan intel Korea Selatan, yang mengungkapkan laporan negara tetangganya itu telah membuat 79 senjata nuklir, termasuk bom hidrogen yang mampu menembus pertahanan AS pada akhir 2020 nanti.
Juga ditambah dengan pernyataan Kim Jong-un baru-baru ini yang akan membuat AS beserta sekutunya hidup di neraka.
"Para ilmuan Korut kini tengah bersemangat membuat bom hidrogen dengan bobot ribuan ton yang mampu menghancurkan wilayah AS dalam sekejap," kata juru bicara Korut.




Credit  Liputan6.com



AS Sempat Kerahkan Senjata Aneh Pencegah "Kiamat" Nuklir Korut

AS Sempat Kerahkan Senjata Aneh Pencegah Kiamat Nuklir Korut
Radar SBX, senjata rahasia Amerika Serikat yang sempat dikerahkan ke lepas pantai Korea Utara sebagai pencegah serangan nuklir. Foto/US Navy
 
SEOUL - Pentagon Amerika Serikat (AS) terungkap sempat mengerahkan senjata aneh mirip bola golf raksasa untuk menembak jatuh rudal nuklir rezim Kim Jong-un Korea Utara (Korut). Namun, senjata yang diklaim sebagai pencegah “kiamat” nuklir yang sempat dikerahkan ke lepas pantai Korut itu sudah dipulangkan lagi ke Pearl Harbor, Hawaii.

Senjata aneh ini bernama Sea-Based X-band Radar (SBX) atau Radar X-band yang berbasis di laut. Ini merupakan salah satu senjata rahasia terbesar dan paling canggih dari unit radar X-band di dunia.

Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa senjata SBX telah dikerahkan ke lepas pantai Korut pada akhir September 2016. Namun, pengerahan senjata rahasia itu baru diungkap seorang pejabat militer Korea Selatan pada hari Selasa, kemarin.

”Radar (SBX) dikirim ke lokasi yang dirahasiakan dari Semenanjung Korea untuk penyebaran satu bulan setelah berangkat dari Hawaii pada akhir September,” kata pejabat itu kepada Yonhap. ”Ini berlayar kembali ke pelabuhan asalnya pada akhir Oktober,” ujarnya.

Meskipun tidak ada rincian perihal misi radar SBX di Semenanjung Korea yang diungkap ke ke publik, namun radar ini dirancang untuk mendeteksi dan melacak rudal balistik dan roket jarak jauh.

Seorang juru bicara Pasukan AS-Korea Selatan untuk Urusan Publik menolak untuk mengkonfirmasi laporan media tentang pengerahan radar SBX itu kepada IHS Jane. ”Karena alasan operasional dan keamanan,” katanya, yang dikutip Rabu (2/11/2016).

Menurut IHS Jane, radar SBX diangkut dengan kapal generasi kelima AS. Radar SBX diperkirakan memiki bobot 50.000 ton, dengan lebar 73 meter dan panjang 119 meter.



Credit  Sindonews








Kapolda Metro Jaya terbitkan maklumat aksi 4 november

 
Kapolda Metro Jaya terbitkan maklumat aksi 4 november
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Iriawan (ANTARA /Rivan Awal Lingga)
 
Jakarta (CB) - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan menerbitkan maklumat bagi petugas pengamanan dan pendemo yang akan berunjuk rasa menolak penistaan agama pada Jumat (4/11) mendatang.

"Setiap aparatur pemerintah khususnya polri wajib dan bertanggung jawab untuk melindungi hak asasi manusia," kata Irjen Polisi M Iriawan di Jakarta, Selasa.

Iriawan menuturkan anggota Polri harus menghargai asas legalitas, prinsip praduga tak bersalah dan menyelenggarakan pengamanan bagi masyarakat.

Kapolda Metro Jaya mengeluarkan maklumat yang tertuang melalui Surat Nomor : MAK/03/X/2016 tertanggal 1 November 2016.

Iriawan juga menyebutkan maklumat diberlakukan bagi koordinator atau penanggung jawab dan peserta pengunjuk rasa.

Mantan Kapolda Jawa Barat itu menegaskan seluruh peserta unjuk rasa wajib menghormati hak orang lain, aturan moral yang diakui umum, menaati perundang-undangan yang berlaku, serta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.

Polisi jenderal bintang dua itu juga melarang pengunjuk rasa membawa, memiliki senjata api, amunisi, bahan peledak, senjata tajam dan senjata pemukul.

Peserta demo juga dilarang menghasut maupun memprovokasi berupa lisan atau tulisan yang melanggar aturan hukum.

Hal lainnya yang tidak diperbolehkan bagi pendemo yakni menyampaikan maupun meneruskan informasi bersifat menghina, menimbulkan kebencian berdasarkan suku, agama, rasa dan antar golongan (SARA) melalui media elektronik maupun media sosial.

Terakhir, pendemo dilarang melawan maupun menggagalkan tugas aparat keamanan saat menjalankan tugas pengamanan unjuk rasa.

Polisi akan menindak tegas pendemo yang melanggar hukum dengan jeratan Pasal 218 KUHP tentang melawan aparat saat mengamankan aksi.





Credit  ANTARA News


Kapolda Metro Temui Ormas Islam Soal Demo 4 November

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan
 
CB, JAKARTA -- Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan menemui sejumlah organisasi kemasyarakatan dan keagamaan secara persuasif guna memastikan unjukrasa berjalan tertib pada Jumat (4/11).
"Mereka sepakat unjuk rasa berjalan aman, damai dan tertib," kata Irjen Polisi M Iriawan di Jakarta, Rabu (2/11).
Iriawan menemui pimpinan ormas bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sebagai langkah proaktif dan persuasif. Ditegaskan mantan Kapolda Jawa Barat itu, wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya dalam situasi keamanan yang kondusif.
Terkait rencana pengamanan demo itu, Iriawan menyebutkan Polda Metro Jaya mendapatkan bantuan personel dengan jumlah petugas hampir mencapai 20.000 polisi. Polda Metro Jaya menerima bantuan personel untuk pengamanan aksi demo penolakan penistaan agama dari polda lain.
"Kita melayani dalam jumlah banyak maka Polda Metro Jaya mendapatkan bantuan dari personel yang ada di luar Jakarta," tutur Iriawan.
Sejak Selasa (1/11), petugas bantuan itu telah berada di Jakarta yang berasal dari Banten, Jabar, Jatim, Lampung, Kalimantan dan NTT. Iriawan belum dapat memastikan jumlah massa yang akan menyampaikan pendapat di muka itu namun Polri siap mengamankan aksi itu secara profesional dan proposional.



Credit  REPUBLIKA.CO.ID


Umat Islam Diminta Percayai Polri Bakal Tuntaskan Kasus Ahok


Umat Islam Diminta Percayai Polri Bakal Tuntaskan Kasus Ahok  
Din Syamsuddin berharap masyarakat percaya pada Polri yang tengah mengusut kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
 
Jakarta, CB -- Cendekiawan muslim Din Syamsudin berharap umat Islam mempercayakan penegakan hukum dugaan kasus penistaan agama kepada kepolisian. Unjuk rasa adalah hak setiap warga negara selama berjalan sesuai aturan.

"Mari percaya negara hadir. Negara akan melaksanakan tugas dan fungsinya," kata kata Din di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (1/11).
 
Din mengaku mendapat konfirmasi langsung dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahwa penegakan hukum dugaan perkara penistaan agama yang melibatkan calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tetap berjalan. "Beri kepercayaan kepada Polri, terima dengan penuh kesabaran," katanya.

Apalagi Ahok selaku orang yang dilaporkan sudah meminta maaf. Menurutnya, antarumat beragama harus saling memaafkan.

Mantan Wakil Ketua Umum MUI Pusat itu berharap menjelang demo tidak ada isu-isu yang bisa berdampak pada perpecahan. Dengan begitu unjuk rasa yang dimulai dengan long march dari Masjid Istiqlal hingga Istana Negara itu bisa berjalan tertib dan aman.

"Tidak perlu juga menimbulkan kepanikan dari warga masyarakat. Dalam demokrasi boleh mengekspresikan diri," kata mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini.

Namun, ia tetap berpesan kepada peserta demo tak terjebak dalam aksi kekerasan dan anarki. Hal itu guna menghindari pihak ketiga yang ingin mengacaukan suasana pada 4 November.

Chairman World Peace Forum ini menilai demokrasi juga dapat disalurkan dan disampaikan melalui proses penegakan hukum.

"Mari tunjukkan kalau itu atas nama agama, seperti Islam. Tunjukkan akhlak mulia karena Islam juga sangat menekankan itu," katanya.

Presiden Joko Widodo melalui Menko Polhukam Wiranto sebelumnya mengatakan, pemerintah tak akan mengintervensi proses hukum terhadap Ahok.

Pemerintah juga memberikan ruang unjuk rasa kepada massa yang diprakarsai kelompok Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GPNF MUI). Jokowi menekankan, aksi harus tertib, aman, dan tak merusak.

Credit  CNN Indonesia


Wiranto: demo 4 November bubar pukul 18.00 WIB


Wiranto: demo 4 November bubar pukul 18.00 WIB
Menko Polhukam Wiranto (ANTARA /Widodo S. Jusuf)
Pukul 6 sore harus bubar sendiri, jangan dibubarkan, bunyi undang-undang begitu, saya ikut buat sehingga saya masih hafal."
Jakarta (CB) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan demontrasi pada 4 November 2016 harus tetap berpegang pada ketentuan yang berlaku yakni bubar pada pukul 18.00 WIB.

"Pukul 6 sore harus bubar sendiri, jangan dibubarkan, bunyi undang-undang begitu, saya ikut buat sehingga saya masih hafal," kata Wiranto, Jakarta, Selasa.

Wiranto mengatakan unjuk rasa boleh saja dilakukan tapi harus tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku dan tidak menyebabkan kekacauan.

"Demo biasa boleh, ada aturannya, jumlahnya berapa, kapan dilakukan, atributnya apa yel-yelnya apa, tapi yang pasti jangan ganggu kebebasan orang lain, ketertiban umum," ujarnya.

Menko Polhukam juga mengatakan para ulama diminta menyerukan kepada umat agar kalaupun nanti demo pada 4 November 2016 yang digelar setelah shalat Jumat, maka diharapkan bisa dilakukan dengan damai.

"Karena memang demo tak bisa dilarang, itu merupakan satu hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum," tuturnya.

Namun, dia mengatakan hendaknya penyampaian pendapat itu disampaikan sesuai rambu-rambu hukum yang ada.

"Bebas boleh tapi jangan mengganggu kebebasan orang lain. Jangan sampai ada hal yang mencekam, yang membuat warga takut, apalagi chaos, jangan lah," ujarnya.

Wiranto menuturkan segala urusan atau masalah dapat diselesiakan dengan musyawarah dan mufakat.

"Urusan yang saat ini sedang berkembang misalnya salah satu yang dimintakan adalah bagaimana pernyataan Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) dapat diproses secara hukum. Itu sudah diproses," ujarnya.

Terkait dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, Wiranto mengatakan pemerintah masih memproses secara hukum dan meminta keterangan saksi.

"Ada proses sekarang ini, proses sedang jalan, sedang dipanggil saksi yang mengetahui kejadian itu dan kemudian dinilai, dilakukan pengusutan lebih lanjut lagi, nah ini perlu waktu," ujarnya.

Mengingat kepolisian masih menindaklanjuti dugaan yang melibatkan Ahok, maka Menkopolhukam Wiranto berharap warga dapat menunggu proses hukum hingga selesai.

"Maka masyarakat jangan sampai kemudian menggunakan isu itu untuk melakukan demo," tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan rencana demonstrasi ormas Islam pada 4 November 2016 akan melibatkan ormas dari luar Jakarta.

Demonstrasi bertema Aksi Bela Islam guna menuntut Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diproses hukum atas dugaan penistaan agama juga akan melibatkan massa buruh dari wilayah Jabodetabek, kata Novel.




Credit  ANTARA News










Arab Saudi tangguhkan pendanaan untuk Palestina

 
Arab Saudi tangguhkan pendanaan untuk Palestina
Aksi solidaritas untuk Palestina di Bandung, Jawa Barat. (ANTARA FOTO)
 
Ramallah (CB) - Arab Saudi menangguhkan pendanaan untuk Otoritas Nasional Palestina (Palestinian National Authority/PNA) sejak Maret lalu menurut seorang pejabat senior Palestina.

"Transfer uang terakhir dikirim ke kas PNA pada Maret," kata perdana menteri pemerintahan konsensus PNA, Rami Hamdallah, saat bertemu dengan sekelompok wartawan Palestina, Selasa (1/11).

"Pendanaan Saudi telah dihentikan sementara."

Namun Hamdallah membantah laporan sebelumnya dari media Arab bahwa Arab Saudi telah benar-benar menghentikan bantuan keuangannya ke PNA karena perbedaan politik.

"Ada jaminan bahwa Arab Saudi akan segera melanjutkan komitmen finansialnya kepada PNA, termasuk bulan-bulan sebelumnya sejak Maret," kata Hamdallah sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.

"Tidak ada implikasi-implikasi politik seperti yang dikatakan sebelumnya."

Perdana Menteri memuji Arab Saudi untuk dukungan politik dan finansial konstannya bagi rakyat Palestina selama puluhan tahun.

Sumbangan Arab Saudi dalam komitmen finansial Arab bagi PNA mencapai 20 juta dolar AS per bulan.

Hamdallah mengakui bahwa bantuan keuangan asing untuk PNA menurun baru-baru ini, termasuk dari Amerika Serikat, yang tidak lagi memberikan bantuan keuangan pada 2016.

AS seharusnya memberi 386 juta dolar AS bantuan keuangan sejauh ini menurut Perdana Menteri.


Credit  ANTARA News






AS Batalkan Penjualan 26 Ribu Senjata ke Filipina


 
AS Batalkan Penjualan 26 Ribu Senjata ke Filipina  
Ilustrasi. (Reuters/Jim Young)
 
Jakarta, CB -- Kementerian Luar negeri Amerika Serikat membatalkan rencana penjualan 26 ribu senjata ke Filipina setelah salah satu senator AS, Ben Cardin, menolak rencana tersebut.

Salah satu sumber mengatakan, politisi Partai Demokrat itu tidak setuju jika AS harus menyediakan bantuan senjata ke Manila karena adanya dugaan pelanggaran HAM yang semakin mengkhawatirkan di Filipina.

Dugaan ini mencuat setelah merebaknya kabar bahwa kebijakan perang melawan kriminal narkoba yang digagas Presiden Filipina Rodgrigo Duterte telah menyebabkan setidaknya 3000 warga terduga kriminal narkoba tewas di tangan polisi tanpa melalui proses hukum jelas. Langkah brutal Duterte ini juga menarik perhatian pegiat HAM internasional dan juga negara Barat.

Saat Kementerian Luar Negeri AS menginformasikan rencana penjualan senjata ini, Cardin langsung menolak. Seorang sumber dari staf Komite Hubungan Luar Negeri Kongres AS lantas menghubungi Kemlu As untuk memberi kabar bahwa Cardin akan menolak rencana penjualan itu pada proses notifikasi awal.

Sementara itu, Kemlu AS sendiri tidak memberikan tanggapan mengenai persoalan ini.

Sebelumnya, Duterte sendiri menyatakan ketidakpeduliannya terkait penghentian bantuan senjata dari AS. Duterte menyatakan, Rusia dan China telah bersedia memenuhi pasokan senjata yang dibutuhkan Filipina.

Hubungan AS dengan Filipina sebagai sekutu lama memburuk setelah beberapa pernyataan retorik Duterte menyiratkan ketidaksukaannya berada di bawah pengaruh AS.

Dalam kunjungannya ke China beberapa waktu lalu, Duterte juga mengumumkan "perceraian" antara Filipina dan AS. Duterte juga menyiratkan niat merapat ke Rusia. Baik China dan Rusia merupakan rival AS di kawasan. 



Credit  CNN Indonesia






Selasa, 01 November 2016

Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal

 Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal
Pesawat pembom strategis Tu-160 White Swan (NATO menyebutnya Blackjack) dapat disebut sebagai pesawat pengangkut rudal, mengingat kemampuannya yang dapat membawa 40 ton rudal. Rudal jarak jauh yang dibawa berhulu ledak konvensional dan nuklir yang dibawa di dalam dua weapon bay. Setiap weapon bay dapat membawa enam rudal nuklir, sehingga bomber White Swan dapat membawa 12 rudal berkepala nuklir. youtube.com


 Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal
Rusia telah memutuskan memodernisasi Bomber White Swan yang dimilikinya serta memproduksi kembali Tu-160, yang dihentikan pada 1992, tanpa mengganggu pembangunan bomber generasi kelima PAK DA. Keputusan memproduksi lagi Tu-160 dinyatakan oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu saat mengunjungi S. Gorbunov Kazan, pabrik pembuat bomber ini, pada 2105. Tu-160M2, versi setelah dimodernisasi, akan terbang pada 2018, dan Tu-160M2 produksi baru, akan terbang pada 2021. youtube.com

 Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal
Bomber Tu-160M2 pada dasarnya pesawat baru dengan tampilan lama. Modernisasi meliputi sistem avionik, sistem pentargetan, sistem perang elektronik, mesin, dan persenjataan yang dibawa. Tu -60M2 menggunakan mesin NK-32, yang tidak hanya digunakan sebagai mesin pesawat, tetapi juga roket. Dengan mesin NK-32, bomber ini dapat terbang tinggi yang tidak dapat dijangkau sistem pertahanan udara musuh. youtube.com

 Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal
Bomber Tu-160M2 membawa rudal-rudal terbaru Rusia, H-101 dan H-555. H-555 adalah rudal bersayap jarak jauh generasi baru yang dikembangkan dengan basis rudal Kh-55 menggunakan homing sistem rudal Kh-101. Tu-160M2 juga mampu membawa rudal bersayap H-55SM, yang dapat diprogram koordinatnya untuk menghancurkan target di darat. youtube.com

 Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov mengatakan bahwa pembangunan bomber strategis Tu-160M2 tengah berlangsung dan sesiuai dengan jadwal, bahkan mungkin akan lebih cepat dari rencana semula. Menurut Kepala angkatan udara Rusia, Viktor Bondarev, Kementerian Pertahanan berencana membeli paling sedikit 50 pesawat bomber Tu-160M2. ainonline.com

 Pembangunan Bomber Rusia Tu-160M2 Lebih Cepat dari Jadwal
Pesawat pembom strategis Tu-160M2 merupakan pesawat dengan karakteristik dan kapabilitas yang baru. Semua inovasi dibenamkan pada pembom baru ini, sehingga kemampuan Tu-160M2 disebut-sebut meningkat dua kali lipat dan efektifitas meniingkat dua setengah kali lipat dibanding pendahulunya. Peningkatan kemampuan, senjata, dan jumlah, Tu-160M2 membuat kekuatan angkatan udara Rusia sangat menakutkan. sputniknews.com







Credit Tempo.co



Sistem Rudal AS Bikin Ciut Rusia

 
Sistem Rudal AS Bikin Ciut Rusia
Keberadaan sistem anti rudal AS di Eropa membuat Rusia khawatir. Foto/Istimewa
 
MOSKOW - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolai Patrushev mengatakan sistem rudal Amerika Serikat (AS) di Eropa mampu menyerang situs strategis Rusia. Moskow pun menganggap penumpukan militer NATO sebagai ancaman.

"Kami masih menggap penguatan kekuatan militer NATO dan menjadikan organisasi berfungsi global, lokasi infrastruktur militer negara-negara blok lebih dekat dengan perbatasan Rusia, menyebarkan persenjataan jenis baru, menciptakan sistem pertahanan rudal global, sebagai ancaman bagi keamanan negara kita," tutur Petrushev seperti dikutip dari Sputniknews, Selasa (1/11/2016).

Petrushev menambahkan Rusia terus bekerja dalam kerangka Rusia-NATO untuk mengkoordinasikan langkah-langkah yang bertujuan untuk mencegah konfrontasi di udara dan laut.

"Dalam keadaan sekarang, Rusia terus menggunakan platform dialog Dewan Rusia-NATO, bekerja pada perjanjian bilateral tentang pencegahan insiden udara dan laut," terang Petrushev.

Petrushev mengatakan bahwa sistem rudal AS yang diatur untuk digunakan di Eropa Timur dan Korea Selatan memiliki kemampuan untuk menyerang situs strategis Rusia meskipun Washington mengklaim sebaliknya.

"Metode imajiner melawan 'ancaman Rusia' menimbulkan pertanyaan. Anda menyebutkan penyebaran elemen sistem pertahan rudal di perbatasan kita. Sistem ini dapat meluncurkan rudal jelajah dimana fasilitas infrastruktur strategis Rusia berada dalam radius mereka," katanya.

"AS tentu saja membantah kemungkinan ini, tetapi tidak dapat memberikan argumen yang nyata," tukasnya.


Credit  Sindonews


Luncurkan J-20, China Saingi AS-Rusia

 
Luncurkan J-20, China Saingi AS-Rusia
GRAFIS/KORAN SINDO

 
BEIJING - China menunjukkan eksistensi dan harga dirinya dengan meluncurkan pesawat siluman J-20 untuk pertama kalinya. J-20 yang dikembangkan selama lebih dari 15 tahun itu akan menunjukkan kehebatan di Pameran Kedirgantaraan Internasional China di Zhuhai, China.

Dunia akan menyaksikan kemajuan teknologi pesawat tempur China yang berkembang sangat pesawat. J-20 akan menyaingi pesawat F-22 Raptor dan F-35 Lightning II produksi Lockheed Martin untuk menunjukkan siapa yang menguasai angkasa. Dengan J-20, China berharap itu akan mengurangi kesenjangan militer dengan Amerika Serikat (AS).

Kemampuan J-20 juga akan memperkuat China yang menghadapi ketegangan dengan negara tetangga di Laut China Timur dan Laut China Selatan. J-20 mampu memperkuat operasi pertahanan dan penyerangan yang dilakukan China. ”Produksi J-20 telah sesuai rencana dan akan membantu misi Angkatan Udara (AU) untuk mengamankan kedaulatan dan keamanan nasional,” kata juru bicara AU China Shen Jinke, dilansir South China Morning Post.

AU China menyatakan J-20 merupakan pesawat siluman generasi baru. Pesawat itu akan mulai beroperasi dalam waktu dekat. Para analis memperkirakan J-20 akan diproduksi lebih cepat dibandingkan rival utamanya, F-22 Raptor. Namun, banyak juga pakar yang mengungkapkan perusahaan pertahanan China masih berjuang keras memproduksi mesin pesawat supercanggih sehingga bisa bersaing dengan jet tempur dari Barat.

J-20 itu menjadi pembuktian bagi China yang bersaing dengan AS yang ingin terus mendominasi Asia. Beijing ingin menunjukkan mereka mampu bersaing. Dengan memiliki pesawat itu, China menjadi perhatian penuh Pentagon.

Pesawat itu dikhawatirkan akan menjadi pesaing F-22 Raptor yang menjadi keunggulan AS. ”J-20 akan menjadi perhatian para pengamat militer baik di China ataupun di luar negeri,” kata Presiden Perusahaan Pesawat China AVIC Tan Ruisong, dilansir Daily Mail. ”J-20 melakukan demonstrasi penerbangan publik yang pertama kalinya,” tuturnya.

Dia mengungkapkan pesawat tersebut merupakan bentuk perwujudan perkembangan teknologi China dalam 20 tahun terakhir. Selain J-20, China juga meluncurkan pesawat transportasi militer Y-20 yang juga dipertunjukkan hari ini. Y-20 bisa disandingkan dengan pesawat kargo militer produk AS C-17.

Pada 2014 China mempertunjukkan J-31 di Zhuhai saat kunjungan Presiden AS Barack Obama di KTT Asia- Pasifik. Beijing sangat berharap J-31 yang masih dikembangkan akan berkompetisi dengan pesawat siluman F-35 di pasar internasional. Kemudian, CNN melaporkan China juga akan mempertunjukkan pesawat multiperan J- 10B, kemudian Shaanxi KJ-500, dan pengebom strategis Xian H- 6K. Helikopter serangan Changhe Z-10K juga akan ditampilkan pertama kali.

Kemudian, Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) akan meluncurkan CH-5 UAV yang dikenal sebagai imitasi MQ-9 Reaper buatan AS. Pesawat nirawak menjadi sisi lain dalam pameran kedirgantaraan tersebut seperti Wing LoongII milik AVIC. Sistem pertahanan misil juga menjadi peralatan yang dipamerkan dalam pameran tersebut.

Tahun lalu Luoyang Electro-Optical Research Institute (LEOC) mengumumkan misil PL-10 yang bisa menembak jatuh pesawat. ”PL-10 memiliki daya jelajah misil hingga 19 km dengan dilengkapi pencari inframerah dan kemampuan antigangguan,” tutur Liang Xiaogeng, kepala desainer misil LEOC, dilansir Sputnik News .
Berebut Pasar Industri Pesawat

Bukan persaingan geopolitik semata, Beijing-Washington juga bersaing untuk berebut pasar industri pertahanan yang terus menunjukkan geliatnya. Selepas Perang Dingin, belanja pertahanan masih terus digenjot oleh beberapa negara, khusus pesawat tempur. Itu berbeda dengan pesawat penerbangan sipil yang cenderung menunjukkan stagnasi.

”Pesanan pesawat komersial di beberapa lokasi tidak menunjukkan geliat. Sedangkan industri pertahanan, khususnya pesawat tempur, terus tumbuh di AS dan pasar dunia,” kata Konsultan Teal Group Richard Aboulafia kepada Reuters . ”Itu kombinasi siklus persenjataan yang meningkat karena ketegangan regional dan kekuatan yang berlebihan,” paparnya.

Menurut Tan, AVIC telah mampu menjual produknya di 80 negara dengan penjualan di luar negeri mencapai USD11,8 miliar. ”Perusahaan ini ingin mengingatkan misi suci untuk melayani China,” katanya.

Dia mengatakan, industri pertahanan khususnya pesawat tempur bertujuan melaksanakan rencana strategis Partai Komunis, pemerintah, dan Tentara Pembebasan Rakyat. ”Kita juga mendukung kepemimpinan Presiden Xi Jinping,” paparnya.

Kemudian, topik panas di Zhuhai yang lain adalah penundaan penerbangan C919 produksi perusahaan penerbangan milik China, Comac. Selama ini Comac ingin mencoba menghapus dominasi Airbus dan Boeing. Sebenarnya C919 dijadwalkan akan terbang tahun ini, tetapi sumber Comac menyatakan pesawat itu baru siap uji terbang pada 2017.





Credit  Sindonews


Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20

Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20
Tiongkok memamerkan pesawat tempur generasi kelima terbaru mereka, J-20 pada pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai, 1 November 2016. Pesawat tempur siluman ini buatan Chengdu Aerospace Corporation. REUTERS

 Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20
Pesawat tempur generasi kelima Tiongkok, J-20 terbang melintas pada pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai, Guandong, 1 November 2016. Debut pesawat siluman ini mendapat sambutan tepuk tangan dan sirine mobil yang berada di area pameran. China Daily/via REUTERS


 Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20
Dua pesawat tempur siluman Tiongkok, J-20 terbang melintas pada pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai, Guandong, 1 Nov

 Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20
Pesawat tempur siluman Tiongkok, J-20 terbang melintas pada pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai, Guandong, 1 November 2016. Kehadiran pesawat J-20 menunjukan lompatan besar kemampuan tempur militer Tiongkok. REUTERS

 Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20
Pesawat tempur siluman Tiongkok J-20 terbang melintas selama 60 detik pada saat pembukaan China International Aviation & Aerospace Exhibition ke-11 di Zhuhai, Guandong, 1 November 2016. Sejumlah analis menyebutkan bahwa terlalu dini membandingkan kemampuan pesawat ini dengan F-22 Raptor, pesawat tempur siluman milik Amerika Serikat. China Daily/via REUTERS


 Tiongkok Pamer Pesawat Tempur Siluman J-20
Pesawat siluman J-20 terbang melintas di atas China's International Aviation and Aerospace Exhibition di Zhuhai, 1 November 2016. Penampakan pertama pesawat tempur generasi kelima ini memperlihatkan kecanggihan teknologi industri pertahanan Tiongkok. AP












Credit  Tempo.co





Sepertiga pasukan TNI selalu siaga setiap hari

 
Sepertiga pasukan TNI selalu siaga setiap hari
(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
 
Jakarta (CB) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Brigjen TNI Wuryanto mengatakan sepertiga pasukan dari semua satuan TNI selalu siap siaga setiap hari di seluruh wilayah Indonesia.

"Semua satuan tiap hari itu ada sepertiga kekuatan pasti standby (siaga)," kata Wuryanto di Jakarta Timur, Selasa.

Dia mengatakan TNI tidak siaga hanya untuk satu recana seperti unjuk rasa 4 November 2016 karena sepertiga kekuatan TNI selalu siaga menjaga keamanan nasional.

"Ada sepertiga kekuatan itu kan selalu standby (siaga) selalu setiap hari bukan hanya dalam menghadapi kegiatan ini," tuturnya.

Dia menuturkan TNI mempercayakan sepenuhnya kepada Polri untuk mengantisipasi demonstrasi itu.

"TNI mempercayakan sepenuhnya kepada Polri, pasti Polri sangat profesional, mereka pasti sudah melaksanakan kegiatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Kapuspen TNI menuturkan TNI dan Polri berkoordinasi menjaga keamanan negara. "Selama TNI, Polri kompak sama-sama terus saya kira tidak adalah yang upayanya akan dibentur-benturkan," kata dia.

Dia mencontohkan sebuah batalyon berkekuatan 746 orang sehingga sepertiga yang siaga adalah 200-an orang.

"Pasti satu kompi standby (siaga), satu kompi masing-masing kompi pasti satu pletonnya standby (siaga), sepertiga kekuatan satuan pasti siaga, itu kan ketentuan," ujar dia.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin mengatakan rencana demonstrasi ormas Islam pada 4 November 2016 akan melibatkan ormas dari luar Jakarta. Mereka berencana menuntut Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum atas apa yang mereka sebuat dugaan penistaan agama.




Credit  ANTARA News

Kapuspen TNI: belum ada permintaan bantuan dari Polri


Kapuspen TNI: belum ada permintaan bantuan dari Polri
Sejumlah personel Brimob berbaris di kawasan Monas, Jakarta, Senin (31/10/2016). Sebanyak 5.630 anggota Brimob gabungan dari sejumlah Polda diperbantukan ke Jakarta untuk meningkatkan pengamanan Ibu Kota menyusul rencana aksi demonstrasi pada 4 November 2016 terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (ANTARA /Sigid Kurniawan)
Jadi untuk kesiapan TNI menjelang 4 November 2016 seperti yang disampaikan Panglima, TNI semuanya siap bukan hanya untuk di Jakarta tapi semuanya siap
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Wuryanto mengatakan belum ada permintaan bantuan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengantisipasi unjuk rasa pada 4 November 2016.

"Belum ada. Paling masih di tingkat polda lah ya, kalau Mabes TNI kan tidak, belum," katanya di Balai Wartawan Pusat Penerangan Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa.

Dia mengatakan TNI selalu siap jika dibutuhkan sewaktu-waktu untuk menjaga keamanan negara.

"Jadi untuk kesiapan TNI menjelang 4 November 2016 seperti yang disampaikan Panglima, TNI semuanya siap bukan hanya untuk di Jakarta tapi semuanya siap," ujarnya.

TNI juga siap sedia jika Polri membutuhkan bantuan dalam mengantisipasi demonstrasi massa pada 4 November 2016.

" Kita all out (habis-habisan) untuk mem-back up (membantu) Polri, berapapun permintaan kita siap," tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin menyampaikan rencana demonstrasi ormas Islam pada 4 November 2016 akan melibatkan ormas dari luar Jakarta.

Demonstrasi bertema Aksi Bela Islam itu menuntut Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum atas dugaan penistaan agama juga akan melibatkan massa buruh dari wilayah Jabodetabek, kata Novel.

Credit  ANTARA News















PT Pindad kembangkan pertahanan siber

 
Jakarta (CB) - PT Pindad membentuk anak perusahaan PT Pindad Advance System untuk membangun pertahanan dan keamanan siber, karena ke depan setiap peralatan tempur yang diproduksi Pindad akan dilengkapi dengan teknologi siber (cyber).

"Sebagai industri keamanan strategis, Pindad harus mulai membangun industri pertahanan yang berbasis digital," kata Deputi Direktur Utama PT Pindad, Achyarmansyah Lubis, dalam pernyataan tertulis, di Jakarta, Selasa.

Untuk membangun pertahanan dan keamanan siber itu, PT Pindad melibatkan berbagai sektor, akademisi, perangkat negara, komunitas siber dan industri teknologi siber.

Ia menjelaskan, riset teknologi menjadi bagian penting untuk segera melakukan transfer teknologi dalam lima tahun ke depan karena untuk menjaga kerahasiaan informasi, maka pertahanan siber harus diawasi sepenuhnya oleh tenaga ahli Indonesia.

"Kerahasiaan dan keamanan adalah kemenangan," ucapnya, menegaskan.

Ia menilai, perang masa mendatang tidak hanya perang konvensional, tetapi juga perang propaganda melalui media internet dan serangan siber.

Oleh karena itu, Indonesia harus mempunyai kekuatan untuk menangkal serangan siber yang mengancam ketahanan bangsa salah satunya dengan membentuk badan yang mengkoordinasikan keamanan siber.

Menurut dia, ancaman serangan siber sudah serius, terbukti berdasarkan data Indonesia Security Incident Response Team on Internet Instrastrukture (IDSIRTII) terdapat 48,8 juta serangan siber sepanjang tahun 2015.

Pembentukan anak usaha PT Pindad itu juga disambut baik Dr Munawar Ahmad, dosen tehnik informatika ITB, karena ke depan semua senjata perang akan dilengkapi kemampuan siber, antara lain pengendalian jarak jauh, lebih akurat, mampu mengatasi medan lebih baik, dan mampu mengendalikan senjata lawan.

"Industri pertahanan Indonesia harus memulai penguasaan teknology siber," katanya.




Credit  ANTARA News






Turki ingin gelar operasi di Suriah setelah operasi Mosul

 
Turki ingin gelar operasi di Suriah setelah operasi Mosul
Tank Turki melintas di Kobani, Suriah, saat mereka kembali dari operasi militer di Suriah, Minggu (22/2). (REUTERS/Mursel Coban/Depo Photos )
 
Ankara, Turki (CB) - Wakil Perdana Menteri Numan Kurtulmus mengatakan Turki ingin mulai menggelar operasi untuk mengusir ISIS dari kota Raqa, Suriah, setelah operasi di kota Mosul, Irak, dan misi yang didukung Turki di Suriah utara berakhir.

"Akan tepat secara militer dan strategi menggelar operasi di Raqa setelah operasi di Mosul dan operasi Euphrates Shield Turki berakhir," katanya kepada wartawan di Ankara, Senin (31/10).

Pekan lalu, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ashton Carter mengatakan operasi untuk "mengisolasi" Raqa, ibu kota de facto ISIS, harus dimulai bersamaan dengan operasi di Mosul.

Serangan pasukan Irak dan peshmerga Kurdi untuk membebaskan Mosul, kota terbesar kedua Irak, dimulai pertengahan Oktober dengan bantuan serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Sementara itu, Turki melanjutkan operasi yang disebut Euphrates Shield, yang diluncurkan 24 Agustus, yang mendukung pejuang oposisi di Suriah utara dengan tank dan serangan udara.

Para petempur yang didukung Ankara meliputi berbagai brigade, bukan dari satu pasukan yang terorganisasi menurut para ahli.

Sejauh ini, para pemberontak berhasil merebut benteng pertahanan ISIS Jarabulus dan merebut kembali Kota Dabiq yang penting secara simbolis.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada pekan lalu bahwa pemberontak akan menyasar Raqa setelah maju ke Kota Al Bab di Suriah utara dan merebut Manbij, yang baru-baru ini jatuh ke tangan milisi Unit Perlindungan Rakyat (YPG) Kurdi Suriah.

Euphrates Shield memiliki dua tujuan utama yaitu membersihkan perbatasan Turki-Suriah dari ISIS dan mencegah YPG bergerak ke arah barat.

Pekan lalu Ankara melancarkan serangan udara ke posisi-posisi YPG untuk menghentikan pergerakan mereka maju ke Al Bab menurut warta media Turki.

Ankara memandang YPG berkaitan dengan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang dilarang, yang melakukan pemberontakan di Turki sejak 1984 menurut warta kantor berita AFP.



Credit  ANTARA News






Jet Siluman J-20 Buka Pameran Dirgantara Terbesar China

 
Jet Siluman J-20 Buka Pameran Dirgantara Terbesar China J-20 adalah jet tempur yang mampu menghindari tangkapan radar, bermesin ganda, yang diproduksi oleh Chengdu Aerospace Corporation. (China Daily/via Reuters)
 
Jakarta, CB -- China memamerkan jet tempur siluman Chengdu J-20 untuk pertama kalinya di hadapan publik pada Selasa (1/11), dalam gelaran akbar bertajuk Airshow China. Pameran yang digelar di Kota Zhuha itu dihadiri oleh puluhan produsen dan pembeli pesawat.

Dua pesawat jet yang disebut-sebut sebagai tandingan jet tempur siluman Amerika Serikat itu terlihat terbang di angkasa, melintasi para petinggi dan eksekutif industi penerbangan, serta ratusan pengunjung yang memadati arena.

Penonton dibuat tercengang dengan raungan mesin dan manuver yang dilakukan oleh kedua jet tersebut dalam pertunjukkan yang berlangsung selama enam puluh detik itu.

"Ini benar-benar merupakan kemajuan besar dalam kemampuan tempur China," ujar Bradley Perrett dari Aviation Week, seperti dikutip Reuters.

J-20 adalah jet tempur produksi Chengdu Aerospace Corporation yang mampu menghindari tangkapan radar dan bermesin ganda.

Jet yang dirakit untuk menandingi jet tempur siluman Raptor F-22 milik Amerika Serikat itu pertama kali uji terbang pada 11 Januari 2011 dan diprediksi beroperasi pada 2018.

Namun, beberapa pakar menganggap terlalu dini untuk menyandingkan J-20 dengan F-22 Raptor buatan perusahaan AS, Lockheed Martin, yang memiliki spesifikasi penghindar radar tersebut.

Di sisi lain, seorang insinyur penerbangan yang menonton pertunjukan tersebut, Cao Qingfeng, mengatakan bahwa J-20 sangat menawan. Menurut Cao, pertunjukan itu memperlihatkan semakin kuatnya industri pesawat China.

"Ini menunjukkan kini mereka percaya diri untuk tampil di hadapan publik," katanya.

Melalui perhelatan ini, China disebut-sebut ingin menunjukkan ambisi mengembangkan pertahanan dan penerbangan sipilnya. China berambisi untuk mengambil alih pasar penerbangan dari tangan AS dalam jangka waktu satu dekade ke depan.





Credit  CNN Indonesia




Kepada Para Ulama, Jokowi Tegaskan Tak Akan Intervensi Kasus Ahok


 
 
KOMPAS.com/Kurnia Sari Aziza Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meninjau pengerjaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Patung Pemuda Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2015).
 
JAKARTA, CB - Presiden Joko Widodo menegaskan, tidak akan mengintervensi proses hukum yang tengah dilakukan Bareskrim Polri terkait kasus yang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ahok dituduh menistakan agama terkait pernyataannya yang mengutip surat Al Maidah ayat 51.
Penegasan itu disampaikan Presiden saat bertemu pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
"Presiden mengatakan bahwa beliau sudah memerintahkan ini untuk diproses dan beliau tidak akan intervensi terhadap masalah ini," ucap Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin seusai pertemuan.

Ma'ruf menganggap masalah pernyataan Ahok tersebut sudah berkembang di luar konteks dan tidak proporsional.
 
Ihsanuddin Jumpa pers tiga ormas Islam usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
 
Masalah tersebut, kata dia, sudah ditarik ke ranah politik sehingga menjadi mengganggu. "Sebenarnya tidak ada hubungannya dengan politik, Pilkada, tapi dikaitkan dengan berbagai masalah kemudian menjadi tidak proporsional, bahkan di luar konteks sehingga masalah ini menjadi begitu mengganggu dan hiruk pikuk," ucap Ma'ruf.
 

Karena itu, kata dia, pihaknya sepakat agar masalah pernyataan Ahok diserahkan penyelesaiannya melalui jalur hukum.
"Kita sepakat bahwa semua ini diproses secara terhormat, secara proporsional melalui proses hukum," kata Ma'ruf.
Kasus itu tengah diusut oleh Bareskrim Polri. Sejauh ini, polisi menerima delapan laporan masyarakat terhadap Ahok.
 
Ahok sudah diminta keterangan penyelidik Bareskrim atas permintaan sendiri.
Penyelidik juga telah memintai keterangan staf Ahok yang diminta klarifikasi soal ucapan Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.
Penyelidik juga telah memintai keterangan beberapa warga Pulau Seribu.
Ahok sudah membantah melakukan penistaan agama. Meski demikian, ia mengucapkan permintaan maaf kepada umat Islam.

 
"Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam atau apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10/2016).
Ahok merasa bukanlah orang yang anti atau memusuhi agama tertentu, termasuk Islam.
Ia mengatakan, selama pemerintahannya, banyak madrasah yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Bukan saya mau ria (pamer) ya, sekolah-sekolah Islam yang kami bantu izin berapa banyak, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) untuk madrasah, termasuk kami bangun masjid," ujar dia.

Oleh karena itu, Ahok meminta agar polemik mengenai ucapannya itu tak lagi diperpanjang.



Credit  KOMPAS.com

Kasus Ahok Sudah Melebar, MUI Serahkan Penyelesaiannya ke Polisi

 
Ihsanuddin Para tokoh dari MUI, PBNU dan Muhammadiyah usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
 
JAKARTA, CB - Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Ma’ruf Amin menganggap masalah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51, sudah berkembang di luar konteks dan tidak proporsional.
Masalah tersebut, kata dia, sudah ditarik ke ranah politik sehingga menjadi mengganggu.
Hal itu disampaikan Ma'ruf dalam pertemuan para ulama dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/11/2016).
"Sebenarnya tidak ada hubungannya dengan politik, Pilkada, tapi dikaitkan dengan berbagai masalah kemudian menjadi tidak proporsional, bahkan di luar konteks sehingga masalah ini menjadi begitu mengganggu dan hiruk pikuk," ucap Ma'ruf seusai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, ikut hadir sembilan perwakilan MUI lainnya, 10 orang perwakilan Nahdlatul Ulama dan 10 orang perwakilan Muhammadiyah.
Ma'ruf mengatakan, karena itu pihaknya sepakat agar masalah pernyataan Ahok tersebut diserahkan penyelesaiannya melalui jalur hukum.
"Kita sepakat bahwa semua ini diproses secara terhormat, secara proporsional melalui proses hukum," kata Ma'ruf.
MUI sebelumnya menilai pernyataan Ahok saat kunjungan kerja di Kepulauan Seribu dapat dikategorikan menghina Al Quran dan menghina ulama.
Pernyataan Ahok dianggap memiliki konsekuensi hukum.
Pernyataan sikap MUI ini diteken oleh Ma'ruf dan Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas pada Selasa (11/10/2016).

MUI merekomendasikan agar aparat penegak hukum menindak tegas setiap orang yang melakukan penodaan dan penistaan Al Quran dan ajaran agama Islam, serta penghinaan terhadap ulama dan umat Islam sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Aparat penegak hukum diminta proaktif melakukan penegakan hukum secara tegas, cepat, proporsional, dan profesional dengan memperhatikan rasa keadilan masyarakat agar masyarakat memiliki kepercayaan terhadap penegakan hukum.
Kasus itu tengah diusut oleh Bareskrim Polri. Sejauh ini, polisi menerima delapan laporan masyarakat terhadap Ahok.
Ahok sudah diminta keterangan penyelidik Bareskrim atas permintaan sendiri.
Penyelidik juga telah memintai keterangan staf Ahok yang diminta klarifikasi soal ucapan Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat melakukan kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.
Penyelidik juga telah memintai keterangan beberapa warga Pulau Seribu.
Ahok sudah membantah melakukan penistaan agama. Meski demikian, ia mengucapkan permintaan maaf kepada umat Islam.

 
"Saya sampaikan kepada semua umat Islam atau kepada yang merasa tersinggung, saya sampaikan mohon maaf. Tidak ada maksud saya melecehkan agama Islam atau apa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/10/2016).
Ahok merasa bukanlah orang yang anti atau memusuhi agama tertentu, termasuk Islam.
Ia mengatakan, selama pemerintahannya, banyak madrasah yang mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Bukan saya mau ria (pamer) ya, sekolah-sekolah Islam yang kami bantu izin berapa banyak, termasuk KJP (Kartu Jakarta Pintar) untuk madrasah, termasuk kami bangun masjid," ujar dia.

Oleh karena itu, Ahok meminta agar polemik mengenai ucapannya itu tak lagi diperpanjang.

Credit  KOMPAS.com





















NASA Ingatkan Asteroid Halloween Dekati Bumi

Sistem peringatan dini NASA rilis temuan asteroid tersebut.
Hari Ini, NASA Ingatkan Asteroid Halloween Dekati Bumi
Asteroid menghantam bumi (foto ilustrasi) (The Sidney Morning Herald)
CB – Sistem peringatan dini Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan,  Senin 31 Oktober 2016, sebuah asteroid dideteksi akan melintasi Bumi, asteroid itu bernama asteroid “Halloween”.

Saat melintas, Halloween diperkirakan berjarak 310 ribu mil dari Bumi. Dilihat dari jaraknya cukup dekat, sebab jarak lintasan itu sekitar 1,3 kali jarak Bumi ke Bulan. Mengingat hal tersebut, NASA pun membuat peringatan dini atas temuan tersebut.

Dilansir Metro.co.uk, Senin 31 Oktober 2016, Paul Chodas dari Jet Propulsion Laboratory NASA menyatakan, mereka telah menemukan keberadaan asteroid Halloween sejak lima hari yang lalu, tepatnya 25 Oktober 2016, menggunakan teleskop di Hawaii.

“Ketika teleskop pertama menemukan objek bergerak. Semua yang Anda tahu adalah, itu hanya sebuah titik, bergerak di langit,” kata Chodas.

Secara ukuran, NASA mengatakan, asteroid Halloween itu hampir setara dengan meteorit Chelyabinsk, yang pernah menghantam Rusia pada 2013. Sistem peringatan dini NASA menyebutkan, asteorid Halloween kemungkinan berdiameter 25 meter, sedangkan meteorit Chelyabinsk berdiameter 20 meter.
Chodas mengatakan, perkiraan yang didapat dari teleskop memang menjadi panduan bagi peneliti NASA untuk menentukan apakah bahaya atau tidak objek yang melewati dekat dengan orbit Bumi.
Chobas menambahkan, dengan makin banyak teleskop yang ada, maka manusia makin bisa mendapatkan informasi yang lebih detail tentang objek antariksa yang dekat dengan Bumi.






Credit  VIVA.co.id


Ada 15 Ribu Komet dan Asteroid yang Bisa Mengancam Bumi

Angka tersebut naik signifikan dari beberapa tahun lalu.
Ada 15 Ribu Komet dan Asteroid yang Bisa Mengancam Bumi

Asteroid dalam perjalanan ke Bumi (ilustrasi) (dailymail.co.uk)
 
CB – Tim astronom internasional menemukan angka terbaru mengenai keberadaan komet maupun asteroid dekat Bumi yang bisa mengancam. Angka objek dekat yang bisa mengancam Bumi makin meningkat signifikan dalam beberapa tahun belakangan ini. Jika tiga tahun terakhir masih 5 ribu komet asteroid dekat yang bisa mengancam Bumi, kini jumlah terbaru mencapai 15 ribu komet maupun asteroid.

Dilansir New atlas, Senin 31 Oktober 2016, tim astronom menggunakan teleskop tercanggih, Pan-STARRSdidi Hawaii dan Catalina Sky Survey di Arizona untuk mencari keberadaan komet dan asteroid dekat Bumi.
“Tingkat penemuan telah tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Tim di seluruh dunia telah menemukan rata-rata 30 objek tersebut per minggu," kata Ettore Perozzi.
Angka tersebut, meningkat signifikan dibanding beberapa dekade lalu. Beberapa puluh tahun lalu, rata-rata ditemukan 30 objek dekat Bumi baru pada tahun-tahun tertentu.

Menurut Perozzi, komet dan asteroid yang mereka temukan 90 persen memiliki lebar dari seribu meter, dan hanya 10 persen di antaranya dengan lebar kira-kira 100 meter dan hanya satu persen yang lebarnya 40 meter.

Bicara soal dampaknya, bisa dilihat dari pengalaman di meteor Chelyabinsk, Rusia pada tiga tahun yang lalu. Meteorit yang ukuran 20 meter saja, menyebabkan 15 ribu orang terluka dan beberapa bangunan rusak parah. Dampak yang lebih besar bakal dirasakan jika komet maupun asteroid berukuran 40 menghantam wilayah bumi, apalagi ukuran 1000 meter.

Mengingat dampak dan bahayanya, para astronom berusaha mencegah risiko, salah satunya dengan pengamatan intensif lewat teleskop. Menurut survei Large Synoptic Survey Telescope, pada 2022, Chile akan dihantam komet.




Credit  VIVA.co.id





Izinkan Pengerahan 330 Marinir AS, Norwegia Target Nuklir Rusia

 
Izinkan Pengerahan 330 Marinir AS, Norwegia Target Nuklir Rusia
Para marinir AS bergabung dengan marinir Norwegia, Inggris dan Belanda dalam latihan militer di dekat dekat Trondheim. Foto/US Departement of Defence
 
MOSKOW - Norwegia telah diperingatkan keras oleh politisi senior Rusia bahwa negara itu bisa jadi target serangan nuklir Rusia setelah mengizinkan pengerahan 330 marinir Amerika Serikat (AS) di wilayahnya. Pengerahan ratusan marinir AS itu dianggap sebagai ancaman militer langsung terhadap Rusia.

Peringatan itu disampaikan Frants Klintsevich, Wakil Ketua Komite Pertahanan dan Keamanan Parlemen Rusia, dalam wawancaranya dengan channel  Rusia, TV2.

Norwegia bergabung dengan NATO pada tahun 1949 dengan jaminan tidak akan mengizinkan pasukan asing ditempatkan di sana. “Ini sangat berbahaya untuk Norwegia dan Norwegia,” ujarnya mengacu pada izin penyebaran 330 marinir AS di Norwegia.

”Bagaimana kiami harus bereaksi terhadap ini? Kami sebelumnya tidak pernah memasang Norwegia pada daftar target untuk senjata strategis kami. Tetapi jika ini berkembang, penduduk Norwegia akan menderita,” ujarnya.

”Karena kami perlu bereaksi terhadap ancaman militer definitif. Dan kami memiliki hal-hal untuk bereaksi terhadap itu, saya mungkin juga mengatakan seperti itu,” lanjut dia, yang dikutip semalam (31/10/2016).

Namun, Menteri Pertahanan Norwegia, Ine Eriksen Soreide, telah menolak kritik Rusia. Dia mengatakan bahwa penyebaran 330 marinir AS di dekat Trondheim—sekitar 700 mil dari perbatasan Rusia—hanya uji coba yang akan dipertimbangkan kembali pada tahun depan.

“Tidak ada alasan objektif bagi Rusia untuk bereaksi terhadap ini. Tetapi Rusia bereaksi pada saat dengan cara yang sama terhadap hampir semua negara-negara NATO,” katanya.

Komandan Korps Marinir AS untuk Eropa dan Afrika, Mayor Jenderal Niel Nelson, mengatakan bahwa penyebaran ratusan marinir itu akan memberikan kesempatan bagi korps untuk berlatih langsung dengan pasukan Norwegia.

”Setelah merotasi kehadiran (militer) di Norwegia akan meningkatkan kemampuan kolektif dari dua kekuatan kami untuk bekerja sama” ujarnya.



Credit  Sindonews






Tangguhkan Perjanjian Plutonium, Rusia Bisa Bikin Ribuan Senjata Nuklir

 
Tangguhkan Perjanjian Plutonium, Rusia Bisa Bikin Ribuan Senjata Nuklir
Presiden Rusia Vladmir Putin telah menangguhkan perjanjian AS-Rusia tahun 2000 soal pembuangan plutonium dari hulu ledak nuklir non-aktif. Foto/Sputnik/Aleksey Nikolskyi
 
MOSKOW - Pemerintah Rusia pada hari Senin memublikasikan berlakunya penangguhan perjanjian dengan Amerika Serikat (AS) soal pembuangan plutonium dari hulu ledak nuklir yang dinonaktifkan. Mulai tahun 2018, Rusia berencana memproses ulang 34 ton plutonium, bahan yang bisa untuk membuat ribuan senjata nuklir.

Penangguhan perjanjian pasca-Perang Dingin itu sudah diteken Presiden Vladimir Putin itu beberapa waktu lalu dengan alasan AS membuat kebijakan luar negeri yang bermusuhan dengan Rusia. Perjanjian AS dan Rusia itu dibuat tahun 2000 dengan semangat mengurangi senjata nuklir dunia.

Informasi pemberlakukan penangguhan perjanjian itu muncul di website resmi informasi hukum Rusia, kemarin, yang dilansir kantor berita RIA Novosti.

“Rusia menangguhkan kesepakatan, karena perubahan drastis dari keadaan, munculnya ancaman terhadap stabilitas strategis sebagai akibat dari tindakan bermusuhan AS terhadap Federasi Rusia dan ketidakmampuan AS untuk menyediakan kewajiban yang diterima guna memanfaatkan kelebihan plutonium-senjata sesuai dengan perjanjian,” bunyi pernyataan penangguhan perjanjian yang dipublikasikan di website tersebut, yang dikutip semalam (31/10/2016).

 

Apabila perjanjian itu dilanjutkan, AS harus mengurangi kehadiran militernya di wilayah anggota NATO setelah tahun 2000, membatalkan Undang-Undang Magnitsky soal larangan masuk warga Rusia—yang masuk daftar sanksi—ke AS.

Selain itu, Rusia juga menuntut AS mencabut sanksi-sanksi anti-Moskow dan membayar kompensasi atas kerugian yang dialami Rusia akibat penerapan kebijakan AS.

Penangguhan perjanjian yang diteken oleh Presiden Putin sudah disetujui parlemen Rusia tak lama setelah diajukan.

Meski dampak penangguhan perjanjian itu membuat Rusia berpotensi menghasilkan ribuan senjata nuklir, namun Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov, mengklaim bahwa penangguhan perjanjian tidak akan mempengaruhi komitmen Moskow terkait dengan keamanan nuklir internasional. Ryabkov juga menjamin, keputusan Presiden Putin tersebut tidak mengganggu Nuclear Non-Proliferation Treaty.





Credit  Sindonews





Indonesia dan Australia Pertimbangkan Patroli Bareng di Laut China Selatan

 
Indonesia dan Australia Pertimbangkan Patroli Bareng di Laut China Selatan
Kawasan kepulauan yang jadi sengketa di Laut China Selatan. Indonesia dan Australia pertimbangkan patroli bersama di Laut China Selatan. Foto/REUTERS
 
JAKARTA - Indonesia dan Australia sedang mempertimbangkan untuk patroli bersama di Laut China Selatan. Indonesia menegaskan, usulan patroli bersama ini bukan untuk menganggu hubungan dengan China, negara yang mengklaim hampir seluruh kawasan Laut China Selatan.

Kawasan maritim yang menghasilkan sekitar USD5 triliun setiap tahunnya dari lalu lintas kapal perdagangan global itu jadi sengketa antara China dan lima negara Asia.

Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu, mengatakan bahwa dia telah mengusulkan patroli bersama dengan Australia di Laut China Selatan yang dia sebut sebagai “patroli perdamaian”. Usulan yang dia sampaikan pada pertemuan di Bali pekan lalu itu bertujuan untuk memerangi praktik illegal fishing.

”Ini adalah patroli bersama atau patroli terkoordinasi, itu hal yang sama,” kata Ryamizard kepada wartawan. ”Tidak ada niat untuk mengganggu hubungan (dengan China). Hal ini disebut patroli perdamaian, ini membawa perdamaian. Ini adalah tentang melindungi ikan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Menteri Pertahanan Australia, Marise Payne, mengatakan kepada Fairfax Media, Senin (31/10/2016), kedua pihak telah setuju untuk mengeksplorasi opsi guna meningkatkan kerjasama maritim.

”Hal ini dapat mencakup kegiatan terkoordinasi di Laut China Selatan dan Laut Sulu yang konsisten dengan kebijakan Australia untuk melaksanakan hak kebebasan navigasi sesuai dengan hukum internasional dan dukungan kami untuk keamanan regional,” katanya.

Indonesia sejatinya tidak terlibat sengketa kepulauan di Laut China Selatan. Namun, Indonesia dan China beberapa kali bersitegang di sekitar Kepulauan Natuna yang masuk wilayah Indonesia setelah kapal-kapal nelayan China memasuki wilayah itu secara ilegal.

Pengadilan arbitrase internasional di Den Haag pada Juli 2016 memutuskan bahwa klaim China atas hampir semua perairan strategis di Laut China Selatan tidak berdasar. Namun China menolak putusan itu, dan pada bulan September melakukan latihan militer bersama untuk pertama kalinya dengan Rusia di Laut China Selatan.

Sedangkan Australia telah bersumpah untuk terus menggunakan hak kebebasan navigasi di Laut China Selatan setelah putusan itu.



Credit  Sindonews