Jumat, 07 September 2018

Kuburan Massal di Meksiko Terkuak, 166 Mayat Ditemukan


Kuburan Massal di Meksiko Terkuak, 166 Mayat Ditemukan
Ilustrasi (REUTERS/Stringer)


Jakarta, CB -- Otoritas di Meksiko menemukan kuburan massal dengan 166 mayat didalamnya. Ratusan mayat itu tersebar di 32 titik penguburan.

Saat ini, kuburan massal yang terletak di negara bagian Veracruz menjadi temuan kuburan terbesar di Meksiko, seperti dijelaskan oleh pihak berwenang, Kamis (6/9). Veracruz sendiri dikenal sebagai wilayah berdarah yang kerap dilanda perang kartel obat bius.

Veracruz merupakan salah satu kota pelabuhan terbesar di Meksiko. Kota yang terletak di bagian timur ini memiliki sejarah politik yang korup dan diwarnai oleh persaingan kekuasaan antar penguasa kartel yang mengerikan. Perpaduan keduanya, menyebabkan ledakan kekerasan dan pemnbunuhan jadi tak terhindarkan. 

"Seluruh 166 mayat telah ditemukan," jelas pihak berwenang Veracruz Jorge Winckler kepada wartawan seperti dikutip AFP.

Kuburan massal ini terletak di pusat wilayah Veracruz. Namun kepolisian tidak memberitahu lokasi pasti dari penemuan ini untuk alasan keamanan. Saat ini, para ahli forensik tengah meneliti kawasan tersebut.

Saat penggalian dilakukan, Winckler juga menyebut bahwa investigator telah menemukan 200 helai pakaian, 144 kartu identitas dan berbagai barang pribadi lainnya. Penggalian telah dimulai sejak 8 Agustus lalu.

Penggalian dilakukan setelah pihak berwenang mendapat informasi dari seorang informan.

"Berdasarkan temuan analisis forensik, kami mengidentifikasi bahwa situs kuburan massal ini setidaknya berusia dua tahun."

Kepolisian juga telah menggunakan drone dan radar daratan untuk membantu menemukan mayat-mayat itu. Mereka juga menunjukkan foto ketika para investigator melakukan pencarian di tengah lebatnya vegetasi di lokasi. Tampak para investigator menggunakan baju pelindung berwarna putih dan sarung tangan.

Sebelumnya pada 2017, Winckler mengumumkan penemuan 250 tulang belulang dari berbagai kuburan tak bernisan di negara bagian yang sama, seperti dilaporkan Reuters.





Credit  cnnindonesia.com