Senin, 06 Agustus 2018

Rusia Kecewa AS Bocorkan Proposal Kerja Sama Militer di Suriah


Rusia Kecewa AS Bocorkan Proposal Kerja Sama Militer di Suriah
Seorang tentara Rusia siaga di wilayah Deraa, Suriah, di dekat perbatasan Yordania. Foto/REUTERS/Omar Sanadiki

MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengecam Washington karena membocorkan proposal rahasia dari Moskow tentang cara-cara memperluas kerja sama militer di Suriah. Bocornya propsal rahasia itu membuat Moskow kecewa.

Selain kerja sama militer, proposal yang bocor itu juga mencakup kerja sama terkait penanganan masalah-masalah kemanusiaan di negeri Bashar al-Assad.

Tawaran dari Rusia yang diteruskan melalui saluran komunikasi rahasia antara militer dari kedua negara, pada awalnya dilaporkan oleh Reuters. Kantor berita itu mengklaim memperoleh bocoran memo proposal tersebut pemerintah AS.

Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa proposal kerja sama militer dikirim  oleh Kepala Staf Umum Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, kepada ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Joseph Dunford, pada pertengahan tahun Juli 2018.

"Ketidakmampuan pihak AS untuk mematuhi kesepakatan dalam memublikasikan kontak (antara dua militer) hanya dengan persetujuan kedua belah pihak telah mengecewakan," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip Russia Today, Minggu (5/8/2018).

"Kami berharap bahwa pihak AS akan dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah pelanggaran lebih lanjut dari kesepakatan bersama di masa depan," lanjut kementerian itu.

"Moskow terbuka untuk bekerja dengan pihak berwenang Suriah dalam memberikan jaminan keamanan kepada para pengungsi dari kamp Rukban di daerah al-Tanf yang dikendalikan AS dan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk kepulangan mereka," imbuh kementerian itu.


Kementerian Pertahanan Rusia juga siap untuk mengkoordinasikan masalah ranjau kemanusiaan, termasuk di Raqqa, serta menangani masalah kemanusiaan lainnya. Kerja sama akan berfungsi untuk membangun kembali kehidupan damai di Suriah serta membatasi upaya teroris untuk mencari rekrutan.

Moskow sekali lagi menggarisbawahi pentingnya saluran komunikasi yang aman dengan Washington di Suriah."Itu membantu dalam mencegah insiden antara angkatan bersenjata kita dan menemukan solusi yang dapat diterima bersama (untuk masalah yang mendesak), dengan mempertimbangkan kepentingan kedua negara," papar Kementerian Pertahanan Rusia.

Namun, proposal dari Rusia seperti diberitakan Reuters, mendapat respons dingin di Washington. Juru bicara Kepala Staf Gabungan AS Paula Dunn mengatakan; "Sesuai dengan praktik di masa lalu, kedua jenderal telah sepakat untuk merahasiakan percakapan mereka secara pribadi."

PBB sebelumnya memperkirakan bahwa membangun kembali Suriah setelah tujuh tahun konflik akan membutuhkan setidaknya USD250 miliar. 







Credit  sindonews.com






Gara-gara Cuaca Panas, 4 Reaktor Nuklir Prancis Ditutup


Gara-gara Cuaca Panas, 4 Reaktor Nuklir Prancis Ditutup
Prancis terpaksa menutup empat reaktor nuklirnya akibat gelombang panas. Foto/Ilustrasi

PARIS - Perusahaan energi Prancis, EDF mengatakan, telah menutup empat reaktor nuklirnya di tengah gelombang panas yang melanda Eropa. Terbaru, EDF menutup pabrik nuklir tertua di Fessenheim di timur Perancis.

Dalam sebuah pernyataan, EDF mengatakan reaktor nuklir Fessenheim untuk sementara ditutup pada Sabtu, seperti dikutip dari Washington Post, Minggu (5/8/2018).

Sejak Kamis, empat reaktor nuklir Prancis di tiga pembangkit listrik dekat Rhine dan Sungai Rhone, termasuk Fessenheim, harus ditutup sementara. EDF mengatakan keputusan dibuat untuk menghindari pemanasan berlebih pada sungai.

Pembangkit listrik tenaga nuklir menggunakan air dari sungai untuk mendinginkan suhu reaktor mereka sebelum mengirim air kembali ke sungai. Sungai-sungai yang luar biasa hangat dapat memicu kematian ikan massal, seperti yang telah terjadi di Jerman dalam seminggu terakhir.

Eropa saat ini tengah berjuang menghadapi gelombang panas. Prakiraan cuaca UK Met Office mengatakan temperatur di Semenanjung Iberia akhir pekan ini bisa mengalahkan rekor benua Eropa yaitu 48C.

Bagian lain Eropa juga telah mengalami cuaca panas yang luar biasa kering di musim panas ini, membawa kondisi kekeringan ke beberapa daerah.

Menurut UK Met Office, suhu panas baru-baru ini di Skandinavia telah menyebabkan suhu permukaan laut di Laut Baltik meningkat jauh di atas 20 Celcius, sebanyak 5 atau 6 derajat di atas rata-rata.

Inggris juga mengalami cuaca panas berkepanjangan dengan sedikit hujan. Suhu mencapai 33 Celcius di London barat pada hari Jumat tetapi diperkirakan akan turun pada minggu depan.





Credit  sindonews.com





Bocoran Laporan PBB Sebut Korut Belum Hentikan Program Nuklir


Bocoran Laporan PBB Sebut Korut Belum Hentikan Program Nuklir
Sebuah laporan PBB yang bocor ke media menyebutkan bahwa Korea Utara (Korut) sampai saat ini belum menghentikan program nuklir dan rudal mereka. Foto/Istimewa

NEW YORK - Sebuah laporan PBB yang bocor ke media menyebutkan bahwa Korea Utara (Korut) sampai saat ini belum menghentikan program nuklir dan rudal mereka. Menurut laporan itu, tindakan Korut itu adalah pelanggaran terhadap resolusi PBB.

Laporan enam bulanan setebal 149 halaman itu dibuat oleh para ahli independen yang memantau pelaksanaan sanksi PBB. Laporan itu diketahui telah diserahkan ke komite sanksi Korut, semalam.

"Korut belum menghentikan program nuklir dan rudalnya dan terus menentang resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB melalui peningkatan besar-besaran pengiriman kapal ke kapal secara ilegal, serta melalui transfer batubara di laut selama 2018," bunyi laporan itu, seperti dilansir Reuters pada Sabtu (4/8).

Para ahli dalam laporannya mengatakan, pengalihan produk minyak yang tidak sah dari kapal ke kapal di perairan internasional telah meningkat dalam lingkup, skala dan kecanggihan. Mereka mengatakan teknik utama Korut adalah untuk mematikan sistem pelacakan kapal, tetapi mereka juga menyamarkan fisik kapal dan menggunakan kapal yang lebih kecil.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa Korut bekerja sama secara militer dengan Suriah dan telah berusaha menjual senjata ke kelompok pemberontak di Yaman, Houthi.

"Kerja sama militer terlarang dengan Suriah terus berlanjut," ungkapnya dan menyebutkan teknisi Korut telah mengunjungi Suriah pada pada tahun 2011, 2016 dan 2017, serta dan terlibat dalam program rudal balistik dan kegiatan terlarang lainya di Suriah.

"Pyongyang juga melanggar larangan tekstil dengan mengekspor lebih dari USD 100 juta barang antara Oktober 2017 dan Maret 2018 ke Cina, Ghana, India, Meksiko, Sri Lanka, Thailand, Turki dan Uruguay," sambungnya.

Sejauh ini Perwakilan Tetap Korut di PBB belum memberikan respon apapun mengenai laporan tersebut. Bila menilik kebelakang, Korut biasanya akan menolak dan mengecam laporan semacam ini.

Laporan itu sendiri muncul ketika Rusia dan China menyarankan DK PBB membahas pengurangan sanksi setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan pemimpin Kout, Kim Jong Un bertemu untuk pertama kalinya pada Juni lalu, di mana dalam pertemuan itu Jong-un berjanji untuk melakukan denuklirisasi secara penuh. 




Credit  sindonews.com





Warga lihat cahaya hijau saat gempa 7 SR


Warga lihat cahaya hijau saat gempa 7 SR
Arsip: Warga memerhatikan salah satu bangunan Pura Penataran Agung Rinjani yang rubuh akibat gempa di Desa Trengilut, Senaru, Lombok Utara, NTB, Rabu (1/8/2018). Sejumlah rumah ibadah tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan akibat gempa bumi. (ANTARA /Akbar Nugroho Gumay)



Mataram (CB) - Warga melihat kilauan cahaya berwarna hijau dari langit arah utara Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, saat terjadi gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter pada pukul 19.46 Wita.

"Saya lihat langit di arah utara keluar cahaya hijau, seperti petir menyambar," kata Mallias, warga Perumnas Mataram yang ketika gempa bumi terjadi berada di Perumahan Lingkar Asri Kota Mataram, Minggu malam.

Begitu juga disampaikan Slamet Prabowo, bapak satu anak yang berhasil menyelamatkan anaknya yang sedang tidur lelap di kamar lantai dua rumahnya itu, melihat kilauan hijau dari langit arah utara.

"Apa mungkin itu, hijau terang bercahaya dari arah utara, Wallahu a`lam," kata Slamet.

Mallias dan Slamet bersama warga lainnya di Perumahan Lingkar Asri Kota Mataram berhamburan keluar rumah ketika terjadi guncangan hebat tersebut. Bahkan, pascagempa terjadi, listrik dengan seketika padam.

Wartawan Antara yang baru tiba melakukan peliputan di lokasi gempa bumi sebelumnya, yakni di Kabupaten Lombok Timur, keluar mengamati kondisi Kota Mataram.

Terlihat hiruk pikuk masyarakat Kota Mataram yang berhamburan keluar rumah yang ditambah dengan padamnya listrik sebagian besar di wilayah Kota Mataram.

Hingga berita ini dibuat, terlihat masyarakat berkumpul di lapangan terbuka maupun pinggiran jalan raya. Mungkin, karena takut untuk kembali ke rumahnya, mereka bertahan di luar rumah.

Untuk wilayah Kecamatan Ampenan, seluruh masyarakat mulai berbondong-bondong ke arah timur Kota Mataram, bergegas meninggalkan rumahnya untuk mencari lokasi yang lebih aman.

Kepanikan masyarakat terlihat akibat muncul informasi dari laman web BMKG yang menyatakan bahwa gempa bumi berkekuatan 7 SR tersebut berpotenai tsunami dengan posisi 8,37 LS-116,48 BT yang berlokasi 18 km arah barat laut Kabupaten Lombok Timur.

Namun, dari informasi yang tersiar dari patroli lapangan kepolisian, tidak ada tanda-tanda yang mengarah munculnya tsunami.

Hingga berita ini dibuat, getaran gempa bumi masih terus terjadi. Namun gempa bumi yang dirasakan tidak sebesar yang terjadi pada pukil 19.46 Wita.




Credit  antaranews.com



Dampak Gempa Merata di Seluruh Lombok



Pasien dievakuasi ke parkiran rumah sakit Kota Mataram pascagempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Mataram, NTB, (5/8).
Pasien dievakuasi ke parkiran rumah sakit Kota Mataram pascagempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Mataram, NTB, (5/8).
Foto: Ahmad Subaidi/Antara

Korban gempa diperkirakan terus bertambah.



CB, MATARAM -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Rum mengatakan, dampak gempa berkekuatan magnitudo tujuh skala richter (SR) pada Ahad (5/8) malam bisa dirasakan di seluruh wilayah di Pulau Lombok, mulai Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan yang paling parah di Lombok Utara. Data sementara, kata Rum, korban meninggal mencapai 82 orang.


Dia mengatakan angka ini masih berkemungkinan meningkat mengingat besarnya guncangan gempa semalam. "Sementara 82 (korban meninggal), tapi sepertinya mau bergerak ke atas (bertambah)," ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (6/8).

Rum mengatakan, saat ini BPBD NTB sedang melakukan distribusi bantuan seperti nasi bungkus, mie instan, dan air mineral kepada korban terdampak di Lombok Utara. Bantuan ini diambil dari Kota Mataram, mengingat kondisi di Lombok Utara yang rusak parah sehingga tak ada warung yang buka.

"Kami lagi droping nasi bungkus dari Mataram karena lokasi di sini (Lombok Utara) semua terdampak enggak ada yang buka, warung tutup semua," kata dia.

Dia menyampaikan, droping bantuan ini sementara akan dipusatkan di Tanjung, Lombok Utara, yang menjadi pusat kota dan pusat pemerintahan di Lombok Utara.


Sementara, data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi KESDM menyebut pusat gempa bumi berada di laut. Sebagian besar daerah tersebut tersusun oleh endapan gunung api berumur tersier hingga kuarter, sedimen dan metamorf tersier sampai pra tersier dan sebagian besar endapan tersebut telah tersesarkan dan terlapukkan.


Pada endapan yang terlapukkan diperkirakan goncangan gempa bumi akan lebih kuat karena batuan ini bersifat urai, lepas, belum kompak dan memperkuat efek getaran, sehingga rentan terhadap goncangan gempa bumi. Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran.





Credit  republika.co.id




Lombok diguncang gempa lagi, kini 7.0 skala Richter


Lombok diguncang gempa lagi, kini 7.0 skala Richter
Sebelumnya Lombok juga diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR pada 29 Juli 2018. (ANTARA /Akbar Nugroho Gumay)



Jakarta (CB) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan bahwa telah terjadi gempa berkekuatan 7.0 skala Richter di dekat Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat pada Minggu petang.

Gempa bumi yang terjadi pukul 18:46:35 WIB itu berpusat pada kedalaman 15 kilometer dan berlokasi pada 8.37 Lintang Selatan dan 116.48 Bujur Timur.

Dalam pemutakhiran peringatan dini, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk daerah di sekitar Lombok Utara, NTB.

Sebelum mengeluarkan pemutakhiran peringatan, sebelumnya BMKG telah mengumumkan terjadi gempa di lokasi yang sama dengan kekuatan 6.8 skala Richter, dengan pusat gempa pada kedalaman 10 km.

Pusat gempa berada pada lokasi sekittar 27 km timurlaut Lombok Utara.




Credit  antaranews.com




Jumat, 03 Agustus 2018

Ilmuwan Klaim Berhasil Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda



Ilmuwan Klaim Berhasil Pecahkan Misteri Segitiga Bermuda
Foto/Ilustrasi/Istimewa

LONDON - Sejumlah ilmuwan Inggris mengajukan sebuah teori baru terkait hilangnya sejumlah kapal di Segitiga Bermuda. Menurut penelitian baru-baru ini, kapal-kapal tersebut hilang ditelah sebuah gelombang "jahat" setinggi 100 kaki.

Setidaknya 1.000 jiwa telah hilang di wilayah itu dalam 100 tahun terakhir, dan rata-rata, empat pesawat terbang dan lebih dari selusin yacht hilang setiap tahun di sana. Wilayah segitiga misterius yang terkenal itu terletak di bagian barat Samudra Atlantik Utara dan membentang 270.271 mil persegi antara Florida, Bermuda dan Puerto Rico.

Para ahli di Universitas Southampton, Inggris, mengatakan misteri Segitiga Bermuda dapat dijelaskan oleh fenomena alam yang dikenal sebagai "gelombang jahat" - yang hanya berlangsung selama beberapa menit.

Menurut para ilmuwan, penelitian ini pertama kali diamati oleh satelit pada 1997 di lepas pantai Afrika Selatan. Tim peneliti dilaporkan membangun model USS Cyclops, kapal kargo Angkatan Laut sepanjang 542 kaki yang hilang pada tahun 1918, mengklaim 300 jiwa. Kapten kapal tidak pernah mengirim panggilan darurat SOS, dan pencarian ekstensif tidak menemukan bangkai kapal.

Menurut The Sun, yang pertama kali melaporkan tentang teori baru ini, para ilmuwan menggunakan simulator dalam ruangan untuk menciptakan kembali gelombang air monster.

Dr. Simon Boxall, seorang ilmuwan laut dan bumi, mengatakan tiga badai besar yang datang bersama dari berbagai arah di wilayah itu bisa menjadi kondisi yang sempurna untuk gelombang yang jahat. Lonjakan dalam air seperti itu bisa menelan kapal, seperti Cyclops.

"Ada badai di selatan dan utara, yang datang bersama-sama," katanya.

"Dan jika ada badai tambahan dari Florida, itu bisa berpotensi menjadi formasi mematikan dari gelombang jahat. Mereka curam, mereka tinggi - kita telah mengukur gelombang lebih dari 30 meter (98 kaki)," terangnya seperti dikutip dari IBT, Jumat (3/8/2018).

Peristiwa yang tidak biasa di wilayah ini berasal dari tahun 1493 dan pelayaran pertama Christopher Columbus (1451–1506) ke Dunia Baru. Penjelajah tersebut tercatat memiliki malfungsi kompas dan melihat lampu aneh.

Setelah hilangnya USS Cyclops, misteri lain terjadi pada 5 Desember 1945, ketika lima pembom torpedo Angkatan Laut AS - Flight 19 - membawa 14 orang terbang dari Fort Lauderdale, Florida, pada latihan rutin. Komandan Skuadron Letnan Charles C. Taylor melaporkan dia hilang karena cuaca dan kondisi laut memburuk. Dua pesawat penyelamat dikirim tidak lama setelah itu, tetapi hanya satu yang kembali. Bangkai pesawat Flight 19 dan pesawat penyelamat belum pernah ditemukan.

Beberapa kapal dan pesawat lain diyakini telah hilang di wilayah tersebut, yang juga disebut sebagai Segitiga Setan.

Sejumlah teori mulai dari alien hingga lorong waktu sampai kantong gas metana telah muncul selama bertahun-tahun terkait misteri Segitiga Bermuda. Namun, sebagian besar penyelidikan menunjukkan cuaca buruk dan kesalahan manusia sebagai penyebab yang paling masuk akal. 




Credit  sindonews.com





Indonesia Dianggap Bukan Prioritas Politik Luar Negeri Trump


Indonesia Dianggap Bukan Prioritas Politik Luar Negeri Trump
Direktur Pusat Studi Asia Tenggara Center for Strategic and International Studies (CSIS) Washington DC, Brian Harding, menganggap AS lebih fokus pada kawasan Asia Timur. (CNN Indonesia/Riva Dessthania Suastha)




Jakarta, CB -- Negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia secara khusus, dianggap tidak begitu menjadi prioritas kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump saat ini.

Hal ini diakui oleh Direktur Pusat Studi Asia Tenggara Center for Strategic and International Studies (CSIS) Washington DC, Brian Harding.

"Hubungan Indonesia dan AS tidak ke mana-mana bahkan tidak mendekati potensi yang seharusnya di bawah pemerintahan Trump karena secara lebih luas Asia Tenggara bahkan bukan menjadi prioritas Trump saat ini," ujar Harding dalam diskusi di Jakarta, Kamis (2/8).



Menurut Harding, di bawah komando Trump, AS memusatkan perhatiannya pada kawasan Asia Timur, terutama karena persaingan dengan China dan isu nuklir Korea Utara.



Harding mengatakan sejak hari pertama Trump menjabat di Gedung Putih, presiden ke-45 itu telah memfokuskan kebijakan untuk membendung kebangkitan China yang dianggap ancaman utama AS tak hanya dalam masalah ekonomi, tapi juga politik dan keamanan.

Selain itu, isu nuklir Korea Utara juga menjadi salah satu fokus politik luar negeri AS selama setidaknya sembilan bulan terakhir.

"Karena itu untuk saat ini Asia Tenggara termasuk Indonesia bukan jadi prioritas. Meski begitu, pejabat di Washington tetap melihat ASEAN dan Indonesia sebagai mitra penting AS. Tapi sayangnya perhatian itu belum diimplementasikan dalam kebijakan politik luar negeri yang konkret," ujar Harding.

Kekurangan prioritas AS terhadap Indonesia, kata Harding, terlihat dari ketiadaan rencana Trump untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Jakarta.



Harding mengatakan bahwa lawatan seorang presiden AS ke suatu tempat mencerminkan bahwa negara itu masuk dalam prioritas kebijakan luar negeri Washington.

"Menurut saya lawatan Jokowi ke Washington atau Trump ke Jakarta ini penting untuk menunjukkan sinyal bahwa RI-AS berkomitmen memperkuat kerja sama bilateral. Kedua pemimpin diharapkan bisa merealisasikan rencana ini untuk memberi sinyal bahwa hubungan kedua negara signifikan," kata mantan pejabat di Kementerian Pertahanan AS itu.

Walau tak sepenuhnya menjadi prioritas, AS masih menganggap Indonesia salah satu mitra terpenting di kawasan. Ini terlihat dari Trump sudah beberapa kali meminta sejumlah tangan kanannya melawat ke Jakarta.

Pada Januari lalu, Menteri Pertahanan James Mattis berkunjung ke Indonesia. Tak berselang lama, Wakil Presiden Mike Pence juga melakukan lawatan ke Jakarta.



Akhir pekan ini, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo juga direncanakan berkunjung ke Indonesia setelah menghadiri serangkaian pertemuan menteri negara ASEAN dan negara mitra di Singapura.

Harding menilai rencana kunjungan mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) itu ke Jakarta menegaskan pendekatan AS di kawasan.

"Saya pikir isu panas saat ini antara AS-RI adalah mengenai isu perdagangan, ini kemungkinan dibahas Pompeo saat berkunjung ke Jakarta nanti. Namun, saya juga berharap akan ada pengumuman dari Pompeo terkait rencana lawatan presiden Trump ke Jakarta atau Presiden Jokowi ke Washington," tutur Harding.

"Saya berasumsi bahwa seluruh pemimpin negara di Asia Tenggara tengah merencanakan lawatan ke Gedung Putih. Namun, saya belum melihat ini pada Presiden Jokowi." 





Credit  cnnindonesia.com




Malaysia: Dari 28 Jet Tempur Buatan Rusia, Hanya 4 Bisa Terbang


Malaysia: Dari 28 Jet Tempur Buatan Rusia, Hanya 4 Bisa Terbang
Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad Sabu berdiri di dekat pesawat jet tempur Su-30MKM. Foto/The Star

KUALA LUMPUR - Hanya empat dari 28 pesawat jet tempur buatan Rusia yang dimiliki Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) yang dapat terbang. Demikian diungkap Menteri Pertahanan Mohamad Sabu.

Menteri tersebut mengatakan bahwa RMAF memiliki 18 pesawat Sukhoi Su-30MKM dan sepuluh pesawat jet tempur MiG-29, yang semuanya buatan Rusia.

"Hanya empat dari Sukhoi yang dapat terbang dengan baik," katanya, seperti dikutip The Star, kemarin. Menurutnya, 14 pesawat lainnya sedang diperbaiki.

Dalam sebuah paparan di Parlemen hari Selasa lalu, Mohamed Sabu mengatakan RMAF tidak dapat mempertahankan kelaikan pesawat jet tempur.

Dia mengatakan Kementerian Pertahanan telah menghentikan kontraktor yang dikontrak oleh pemerintah sebelumnya dan sedang mempertimbangkan untuk mengganti mereka dengan kontraktor lokal.

Keputusan ini secara tidak langsung akan memengaruhi hubungan Malaysia dan Rusia.

Mohamad Sabu juga memberitahu Parlemen bahwa sepuluh jet multi-peran MiG-29 mulai beroperasi pada tahun 1995. Sedangkan enam pesawat Sukhoi Su-30MKM Air-Superiority Fighter dikirim pada tahun 2007 dan sisanya pada tahun 2009.

Sebelumnya, dia mengatakan bahwa kementerian akan berhenti memberikan posisi kehormatan kepada politisi untuk menghindari hal-hal untuk "menarik peringkat" dan menyalahgunakan posisi mereka. 




Credit  sindonews.com





Filipina Tangkap Ulama terkait Bom Mobil Basilan


Filipina Tangkap Ulama terkait Bom Mobil Basilan
Ilustrasi. (Istockphoto/BrianAJackson)


Jakarta, CB -- Filipina menangkap seorang ulama Muslim yang diduga sudah mengetahui mengenai bom mobil di Basilan sebelum insiden tersebut terjadi pada awal pekan ini.

Seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa operasi penangkapan Indalin Jainul alias Ustadz Abdulgani itu digelar berselang 12 hari setelah insiden bom yang menewaskan 11 orang itu terjadi.

Informan itu mengatakan bahwa ulama itu sudah mengetahui bom itu akan meledak dan membantu sejumlah warga asing dari Malaysia untuk mencapai Basilan.


Juru bicara tentara Filipina, Gerry Besana, menjabarkan bahwa sebuah granat ditemukan di rumah Jainul.



Ia kemudian diadili atas pembunuhan dan kepemilikan bahan peledak ilegal, tudingan yang dibantah oleh keluarga sang ulama.

Kelompok militan ISIS mengklaim sebagai dalang di balik serangan ini, tapi Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, menganggap pengakuan itu "hanya spekulasi."


Basilan sendiri adalah basis Abu Sayyaf, kelompok yang kerap melakukan penculikan demi mendapatkan tebusan, tempat mantan "emir" ISIS untuk Asia Tenggara berlindung sebelum tewas tahun lalu.

Pada akhir pekan lalu, Presiden Rodrigo Duterte bertandang ke daerah dekat Basilan dan menawarkan perundingan damai kepada beberapa faksi Abu Sayyaf.

Tawaran itu disampaikan dua hari setelah ia mengesahkan undang-undang yang mengizinkan minoritas Muslim di selatan Filipina membentuk daerah otonomi dengan kekuasaan politik dan ekonomi sendiri.



Credit  cnnindonesia.com



Acuhkan Ancaman AS, Filipina Akan Terus Beli Senjata Rusia


Acuhkan Ancaman AS, Filipina Akan Terus Beli Senjata Rusia
Filipina akan tetap membeli senjata dari Rusia meski akan mendapat tekanan dari AS. Foto/Istimewa

SINGAPURA - Filipina tidak akan berhenti membeli senjata dari Moskow, meskipun ada kemungkinan tekanan dari Amerika Serikat (AS). Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Filipina menanggapi laporan Washington mungkin menjatuhkan sanksi untuk kesepakatan senjata dengan Rusia.

"Saya tidak berpikir bahwa kami akan menyerah," kata Alan Peter Cayetano di Singapura pada pertemuannya dengan koleganya dari Rusia Sergei Lavrov.

“Ini akan benar-benar ujian tekad kami untuk kebijakan luar negeri yang independen. Saya tidak melihat kami ragu-ragu dari itu,” Cayetano menekankan seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (3/8/2018).

Kedua negara menandatangani perjanjian kerja sama militer tahun lalu, dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte secara pribadi mengawasi transfer sekitar 5.000 senapan serbu Kalashnikov yang disumbangkan oleh Moskow.

Negara Pasifik Selatan membutuhkan senjata baru untuk memerangi gerilya-gerilya Islamis dan bangkitnya terorisme domestik. Dua tahun lalu, AS membatalkan pengiriman lebih dari 25.000 senapan ke Manila, mengutip pelanggaran hak asasi manusia, dan negara itu mulai menjelajahi pasar baru.

Menurut kesepakatan yang ditandatangani, selain senjata, Rusia akan mengirimkan RPG anti-tank dan kendaraan militer ke Filipina. Pemerintah Manila juga menjajaki opsi untuk membeli mobil lapis baja Rusia, kapal patroli, kapal selam dan helikopter.

Tidak hanya Filipina, negara lain yang menyatakan minatnya untuk membeli senjata Rusia diperingatkan terhadap langkah serupa dan bahkan terancam oleh AS dan sekutu-sekutunya. Politisi Amerika telah mencoba untuk menekan sekutu NATO-nya Turki untuk membatalkan rencana untuk mengakuisisi sistem rudal pertahanan udara S-400 Rusia, bahkan mengutip kesepakatan itu sebagai salah satu dari sejumlah alasan untuk memblokir penjualan jet tempur AS ke Ankara. Turki melawan, bersikeras bahwa sebagai negara yang berdaulat, negara itu menentukan sendiri tangan siapa yang akan dibeli.

Washington juga memperingatkan India agar tidak membeli S-400 buatan Rusia, yang menunjukkan bahwa kesepakatan itu akan membuat AS kurang bersemangat untuk menyediakan Delhi senjata dan teknologi militer di masa depan. India juga secara terbuka menolak tuntutan AS. Pentagon kemudian meminta Kongres untuk mengizinkan presiden menjatuhkan sanksi terhadap India untuk membantu negara itu "menarik diri dari orbit Rusia." Senat menyetujui RUU itu pada Kamis.

Pada bulan Juni, media Prancis melaporkan bahwa taktik yang sama diterapkan oleh sekutu AS Arab Saudi terhadap negara Teluk Qatar, yang juga menyatakan minatnya untuk mengakuisisi S-400 dari Moskow. 




Credit  sindonews.com




Ini Keunggulan Sistem Pertahanan Rudal Patriot Amerika Serikat



Rudal Patriot merupakan sistem pertahanan udara jarak jauh segala cuaca dan telah terbukti keampuhannya dalam perang Irak, pada 2003. Patriot menggunakan radar AN/MPQ-53 yang dapat mendetkesi hingga 100 km. Radar ini sanggup mendeteksi 100 target yang berbeda dan  mengendalikan sembilan rudal secara bersamaan.raytheon.com
Rudal Patriot merupakan sistem pertahanan udara jarak jauh segala cuaca dan telah terbukti keampuhannya dalam perang Irak, pada 2003. Patriot menggunakan radar AN/MPQ-53 yang dapat mendetkesi hingga 100 km. Radar ini sanggup mendeteksi 100 target yang berbeda dan mengendalikan sembilan rudal secara bersamaan.raytheon.com

CB, Jakarta - Perusahaan senjata asal Amerika Serikat, Raytheon, akan mengirim sistem pertahanan udara Rudal Patriot ke Swedia, setelah menandatangani kontrak pembelian senjata pertahanan udara yang telah menjadi standar anti-udara militer Amerika Serikat pekan ini.
Dilansir dari Reuters, 2 Agustus 2018, Swedia memang bukan anggota NATO, namun Swedia memiliki hubungan erat dengan aliansi NATO dan telah memperkuat militernya seiring meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina di Crimea.

Swedia dilaporkan akan membeli empat unit Rudal Patriot dan sejumlah rudal lain yang tidak diungkapkan secara rinci. Swedia memang memiliki sistem pertahanan udara sendiri, namun tidak dapat menembak jatuh rudal balistik.Dilansir dari missilethreat.csis.org, Patriot MIM-104 adalah sistem pertahanan udara dan rudal utama Angkatan Darat Amerika Serikat. Awalnya dirancang sebagai sistem anti-pesawat, namun Rudal Patriot mendapat perhatian dalam Perang Teluk 1991 ketika digunakan sebagai pertahanan terhadap rudal-rudal Irak.

Anggota Komando Pertahanan Udara Amerika Serikat berjaga di dekat rudal Patriot dalam latihan militer NATO, Toburq Legacy 2017, dekat Siauliai, Lithuania, 20 Juli 2017. NATO menggelar latihan untuk menghadapi serangan udara. AP/Mindaugas Kulbis
Sejak itu Rudal Patriot mendapat reputasi sebagai pertahanan terhadap rudal balistik taktis, tetapi tetap mampu melawan ancaman udara seperti pesawat dan rudal jelajah. Saat ini 13 negara telah mengoperasikan Rudal Patriot. Selain sistem peluncur, sistem Pertahanan Patriot juga mencakup radar, unit komando jarak jauh dan unit kontrol serta peralatan pendukung lainnya.
Gagasan sistem pertahanan udara menggunakan rudal pencegat pertama kali dicanangkan pada 1961 oleh US Army Rudal Command dan pada 1965 dimasukan dalam program pengembangan SAM-D.

Sistem ini awalnya dirancang sebagai baterai pertahanan anti-pesawat darat-ke-udara, tetapi kemudian dikembangkan untuk pertahanan beragam target udara.Uji coba dimulai lima tahun kemudian pada 1970, dengan pengembangan skala penuh dimulai pada 1976. Program SAM-D mengambil nama Patriot selama US Bicentennial pada 1976. Pada 1985, Angkatan Darat Amerika Serikat menyatakan Rudal Patriot beroperasi penuh dalam sistem persenjataan mereka.
Versi awal Patriot menggunakan rudal MIM-104A, juga dikenal sebagai versi standar, seperti dilansir dari Military Today. Rudal ini memiliki jangkauan sekitar 100 kilometer. Rudal dilengkapi dengan hulu ledak fragmentasi yang meledak pada hantaman langsung atau dipicu oleh detonator. Versi pertama Rudal Patriot digunakan secara eksklusif sebagai senjata anti-pesawat. Awalnya Rudal Patriot tidak memiliki kemampuan melawan rudal balistik, namun kemampuan ini diperkenalkan pada akhir 1980-an ketika Patriot menerima perbaikan sistem secara besar=besaran untuk pertama kali.

Patriot PAC-2 dan 3 (Patriot Advanced Capability) dapat mendeteksi 100 target yang berbeda dan mampu mengendalikan sembilan rudal secara bersamaan. Rudal Patriot dapat melaju hingga kecepatan 2 mach dengan jangkauan maksimal 70 km dan ketinggian 24 km. PAC-2 telah terbukti keampuhannya menghadang rudal Scud di Perang Teluk, dan PAC-3 adalah pengembangan dari PAC-2. AFP/CHOI JAE-KU
Sistem pertahanan udara ini memiliki empat rudal untuk setiap peluncur. Rudal disimpan dan diluncurkan dari tabung aluminium yang dipasang pada sudut tetap.
Peluncur dipasang pada trailer menggunakan casis 8x8. Sistem pertahanan Rudal Patriot adalah unit mandiri, yang memiliki daya listrik dan bahan bakar sendiri.
Peluncur ditarik oleh truk traktor Oshkosh M983 8x8 atau truk traktor lainnya. Versi bergerak Rudal Patriot menggunakan kendaraan mobilitas tinggi MAN KAT 1 8x8. Dibutuhkan 30 menit untuk menyiapkan posisi siap tembak. Sementara baterai peluncur dan kendaraan pendukung terkait dapat diubah posisi dan lokasinya.

Pasukan Amerika Serikat berjaga di dekat rudal Patriot dalam latihan militer NATO, Toburq Legacy 2017, dekat Siauliai, Lithuania, 20 Juli 2017. NATO menggelar latihan untuk menghadapi serangan udara. REUTERS/Ints Kalnins
Baterai Rudal Patriot atau unit tembak adalah elemen operasi dasar. Biasanya unit ini termasuk pos komando, radar, 8 peluncur dan kendaraan pendukung. Baterai dapat mencegat hingga 8 target secara bersamaan. Jika dimodifikasi, baterai Rudal Patriot dapat dipasang hingga 16 peluncur. Peluncur dapat melacak target hingga 1 kilometer dari radar atau kendaraan pos komando. Sementara untuk pertahanan efektif, baterai Rudal Patriot ditempatkan dengan jarak 30-40 kilometer pada jarak masing-masing unit baterai.

Radar mampu melacak pesawat jet tempur pada jarak 110-130 kilometer, pesawat pembom pada jarak 160-190 kilometer, rudal pada jarak 85-100 kilometer dan hulu ledak rudal di kisaran jarak 60-70 kilometer. Rudal Patriot juga dapat menerima data target dari pos komando pusat atau pesawat pengintai, seperti E-3 Sentry.Umumnya perintah penembakan Rudal Patriot dikeluarkan oleh pos komando batalion. Pos komando baterai Rudal Patriot dapat memberikan perintah tembak tanpa konfirmasi jika menghadapi situasi darurat, misalnya diserang tiba-tiba atau ketika komunikasi dengan pusat komando terhambat atau hilang karena kerusakan.



Credit  tempo.co







Larangan Burqa Picu Aksi Protes di Denmark

Larangan Burqa Picu Aksi Protes di Denmark
Ratusan demonstran menentang undang-undang yang melarang penggunaan burqa di Denmark. Foto/Istimewa

KOPENHAGEN - Ratusan demonstran berkumpul di Ibu Kota Denmark, Kopenhagen, sambil mengenakan burqa dan cadar. Mereka memprotes undang-undang yang melarang burqa, menyebutnya menindas dan melanggar hak-hak wanita Muslim.

Denmark bergabung dengan beberapa negara Eropa lain yang membatasi penutup wajah. Perancis melarang cadar pada tahun 2011, sementara Belgia, Austria, Belanda, dan bagian dari Swiss membatasinya di sejumlah tempat. Negara-negara Eropa lainnya masih memperdebatkan masalah ini.

Undang-undang Denmark yang disahkan pada bulan Mei lalu dan mulai berlaku pada hari Rabu waktu setempat, menjatuhkan denda USD157 hingga USD1.565 bagi mereka yang kedapatan menggunakan penutup wajah di depan umum.

Beberapa wanita mengenakan niqab - yang menutupi seluruh tubuh tetapi membiarkan area mata terbuka - mengatakan ini akan membuat sangat sulit bagi mereka untuk meninggalkan rumah mereka, apakah saat membawa anak-anak mereka ke sekolah, toko kelontong, atau hanya beraktivitas di sekitar komunitas mereka. Burqa menutupi seluruh tubuh dan memiliki jaring di area mata.

Seorang pengunjuk rasa Muslim - Sabina, yang hanya memberikan nama depannya dan memakai niqab - mengatakan akan memiliki konsekuensi besar pada hidupnya.

"Setiap kali saya melangkah keluar dari pintu depan saya, saya seorang penjahat. Saya harus tinggal di rumah saya, terisolasi. Saya tidak bisa pergi ke toko kelontong, saya tidak bisa keluar," katanya seperti dikutip dari CNN, Jumat (3/8/2018).

"Mengenakan ini adalah pilihan spiritual yang penting bagi saya. Dan sekarang ini juga merupakan tanda protes. Setiap kali pemerintah melakukan ini, mereka membuat saya lebih teguh dalam keyakinan saya," imbuhnya.

Larangan itu telah diejek karena bahasa yang tidak jelas - dan karena melarang semua penutup wajah di depan umum - meskipun para pendukungnya dengan jelas menyatakan bahwa target sebenarnya adalah cadar wajah Islam. Namun apa pun bentuk penutup wajah itu seperti topeng ski dan janggut palsu hingga syal yang menutupi wajah bisa dianggap ilegal. Polisi mengatakan mereka tidak akan memberlakukan larangan itu selama protes hari Rabu karena orang memiliki hak untuk berdemonstrasi.

Kritik terhadap undang-undag itu juga menunjukkan hanya sejumlah kecil wanita yang benar-benar mengenakan jilbab di Denmark - hanya sekitar 150 hingga 200 wanita Muslim mengenakan niqab atau burqa setiap hari, menurut studi Universitas Kopenhagen. Populasi Muslim sekitar 5% dari populasi Denmark yang mencapai sebesar 5,7 juta.

Sasha Andersen, juru bicara kelompok politik Pemberontak Partai yang mengorganisir protes, meminta pemerintah untuk membatalkan larangan itu.

"Ini menggerakkan kita ke arah yang jauh lebih diskriminatif dan membatasi kebebasan orang dengan sesuatu yang biasa seperti pakaian," katanya.

Para pengunjuk rasa berkumpul di Norrebro, sebuah lingkungan yang dikenal karena keragaman budayanya, dan berbaris melalui jalan-jalan kota ke kantor Polisi Bellahoej kurang dari satu mil jauhnya. Mereka berteriak: "Tidak ada rasis di jalan-jalan kami."

Mereka membentuk rantai manusia di sekitar markas besar polisi, karena beberapa petugas polisi menjaga gedung itu. 

Martin Henriksen, seorang anggota parlemen dari Partai Rakyat Denmark, yang mengusulkan larangan itu, mengatakan dia sangat senang dengan kemajuan hukum.

"Burka dan niqab adalah bentuk ekstremisme yang paling murni. Ini adalah pertarungan fundamentalisme. Sebagai sebuah masyarakat, kami menunjukkan apa yang kami mau terima," ucapnya.

"Kami percaya ini adalah langkah penting bagi negara kami dan kami berharap ini akan menginspirasi negara lain untuk melakukan hal yang sama. Ini tidak dapat didamaikan dengan budaya dan nilai-nilai Denmark."

Dia menambahkan bahwa di masa depan partainya juga berharap untuk melihat pelarangan jilbab di sekolah-sekolah yang membuat wajahnya terlihat.


Credit  sindonews.com




Balas Dendam, Erdogan Didesak Rebut Trump Towers di Istanbul


Balas Dendam, Erdogan Didesak Rebut Trump Towers di Istanbul
Kompleks bangunan Trump Towers di Istanbul, Turki. Foto/Hurriyet

ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan didesak merebut bangunan Trump Towers di Istanbul sebagai balas dendam setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua menteri Ankara. Bangunan itu merupakan aset milik Presiden AS Donald John Trump.

Desakan itu muncul dari partai politik Turki, Partai iYi. Sebelumnya, pemerintah Erdogan berjanji tidak akan membiarkan sanksi AS berlalu tanpa pembalasan dari Ankara.

Sanksi Washington terhadap dua menteri kabinet Erdogan dipicu oleh penahanan pastor AS, Andrew Brunson atas tuduhan terorisme dan spionase karena dianggap terlibat upaya kudeta militer Turki yang gagal tahun 2016.

"Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pemerintah harus merebut Trump Towers," kata juru bicara yang juga Sekretaris Jenderal Partai iYi, Ayten Çıray, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Hurriyet Daily News, 2 Agustus 2018.

Kompleks Trump Towers Turki berdiri di kawasan Mecidiyekoy, Istanbul, yang terkenal ramai. yang ramai di Istanbul. Kompleks itu terdiri dari mal 400.000 kaki persegi di samping dua menara setinggi 40 lantai. Salah satunya merupakan bangunan apartemen dan lainnya gedung kantor.

Desakan Cıray sebagai respons setelah Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu. Aset kedua menteri itu dibekukan dalam yurisdiksi AS.

Trump Towers di Istanbul pernah diusik Erdogan dalam pidatonya, Juni 2016. Pada tahun itu, Trump tengah gencar kampanye yang oleh sejumlah pihak mengobarkan Islamofobia.

Kal itu, Presiden Erdogan mengatakan bahwa nama "Trump" harus dihapus dari menara bangunan di Istanbul tersebut sebagai tanggapan terhadap sosok Trump sebagai kandidat presiden AS yang Islamofobia.

Namun, menurut laporan New York Times, baik Trump sendiri maupun The Trump Organization adalah pemilik yang sah dari Trump Tower di Istanbul. Sebaliknya, aset real estate yang diinginkan oleh Partai iYi agar direbut Erdogan adalah milik Turki, tepatnya milik perusahaan konglomerat Dogan Holding. 




Credit  sindonews.com






Erdogan Sebut AS Bermental Zionis


 Erdogan Sebut AS Bermental Zionis
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders. (Reuters/Leah Millis)



Jakarta, CB -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Amerika Serikat bermental Zionis karena mengancam akan menjatuhkan saksi besar jika Ankara tidak membebaskan pastornya. Departemen Keuangan Amerika Serikat memberikan sanksi Menteri Kehakiman dan Menteri Dalam Negeri Turki sebagai respons atas penahanan pendeta Amerika, Andrew Brunson, Rabu (1/8).

Departemen Keuangan mengumumkan bahwa Amerika Serikat memberikan sanksi kepada dua pejabat Turki, Menteri Kehakiman, Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri, Suleyman Soylu, atas peran mereka dalam penangkapan dan penahanan Brunson.

"Kami tidak akan pernah menerima bahasa ancaman dan tekanan Amerika Serikat yang bermental zionis," kata Erdogan seperti dilansir media Iran, PressTV.



Amerika Serikat terus mendesak Turki untuk membebaskan Brunson. "Kami tidak melihat bukti bahwa pastor Brunson melakukan kesalahan," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, Rabu (1/8). Dia menyebut penahanan Brunson tidak adil.

Menurut Sanders, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mendiskusikan penahanan Brunson beberapa kali. Dia menyatakan Trump telah menyatakan kepada Erdogan bahwa AS tidak senang dengan keputusan Turki untuk menahan Brunson.



Di bawah sanksi tersebut, aset-aset kedua menteri Turki di bawah yurisdiksi AS akan diblokir. Warga AS juga dilarang bertransasksi dengan kedua menteri.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Keuangan AS menyebut bahwa kedua menteri bertindak sebagai pemerintah Turki yang bertanggung jawab menerapkan pelanggaran hak-hak asasi manusia Turki. "Mereka menjadi target Perintah Eksekutif 13818, 'Memblokir properti orang-orang yang terlibat pelanggaran HAM serius atau korupsi'."

"Penahanan pastor Brunson yang tidak adil dan persekusi terus-menerus dari para pejabat Turki tidak bisa diterima," kata Menteri Keuangan AS, Steven Munchin. "Presiden Trump jelas menyatakan bahwa Amerika mengharapkan Turki segera membebaskannya."


Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu lewat akun Twitter menyatakan bahwa "Usaha yang dilakukan AS dengan menjatuhkan sanksi kepada dua menteri adalah sia-sia. Kita tak bisa menyelesaikan masalah sampai pemerintah AS memahami bahwa mereka tidak bisa mendapatkan tuntutan yang melanggar hukum dengan cara ini."

Kementerian Luar Negeri Turki juga merespons keras atas sanksi yang dijatuhkan kepada kedua menteri. "Kami memprotes keputusan sanksi yang diumumkan Departemen Keuangan AS. Respons balasan akan segera diumumkan atas sikap agresif tanpa tujuan itu." Kementerian Luar Negeri Turki juga menyerukan agar AS mencabut 'keputusan salah' tersebut.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo diharapkan bertemu dengan Cavusoglu di sela-sela pertemuan ASEAN di Singapura, Jumat (3/8). Komandan AS di Eropa Jenderal Curtis M. Scapparrotti sedang berada di Ankara untuk bertemu dengan rekan-rekannya dari Turki pada pekan ini.


"Pemerintah Turki menolak untuk membebaskan pastor Brunson setelah sejumlah percakapan antara Presiden Trump dengan presiden Erdogan dan percakapan saya dengan Menteri Luar Negeri Cavusoglu. Presiden Trump menyimpulkan bahwa sanksi ini adalah tindakan yang tepat," kata Pompeo.

Penahanan yang tidak adil ini harus diakhiri, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Heather Nauert. "Turki tahu posisi kami dengan baik. Ini sudah terlalu lama."

Brunson ditangkap pada 2016 saat pemerintah Turki mengambil tindakan keras pasca upaya kudeta militer yang gagal. Pada Maret lalu, Brunson secara resmi dituduh melakukan spionase dan memiliki hubungan dengan organisasi teroris. Dia terancam hukuman 35 tahun penjara jika terbukti bersalah. Namun Brunson menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah.


Pekan lalu, Brunson menjadi tahanan rumah dan diminta untuk memakai alat pemantau elektronik.

Setelah status Brunson berubah menjadi tahanan rumah, Trump Dan Wakil Presiden, Mike Pence mengancam akan memberikan sanksi besar jika Turki tidak membebaskan dan memulangkan Brunson.

"Amerika Serikat akan memberikan sanksi besar kepada Turki atas penahanan Pastor Andrew Brunson, seorang Kristen yang hebat, seorang pria keluarga, dan manusia yang luar biasa," kata Trump melalui cuitannya di Twitter.

"Dia sangat menderita," Tulisan dia menambahkan, "Orang yang tidak bersalah ini harus segera dibebaskan!"


Pekan lalu pejabat senior AS mengatakan pada CNN bahwa Erdogan dan Trump sepakat untuk menukar pembebasan Brunson dengan seorang warga Turki yang ditahan Israel.

Namun Erdogan membantah kesepakatan tersebut dan memperingatkan bahwa Turki tidak akan menuruti tekanan AS untuk membebaskan Brunson.



Credit  cnnindonesia.com




AS Sanksi Dua Pejabat Turki karena Penahanan Pendeta


AS Sanksi Dua Pejabat Turki karena Penahanan Pendeta
Ilustrasi. (Reuters/Yuri Gripas)



Jakarta, CB -- Amerika Serikat menjatuhkan sanksi untuk dua pejabat tinggi di kabinet Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk mengupayakan pemulangan seorang pendeta yang ditahan karena dituding mendukung upaya kudeta pemerintahan Ankara dua tahun lalu.

Diberitakan Reuters pada Kamis (2/8), Kementerian Keuangan AS menindak Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul dan Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu atas pemenjaraan Andrew Brunson. Amerika Serikat menuding keduanya terlibabt dalam penangkapan dan penahanan pendeta itu.


Kementerian Luar Negeri Turki menyebut tindakan Washington "sikap permusuhan" dan menyatakan akan membalas. Hubungan antara AS dan Turki memburuk karena persoalan Brunson, yang telah ditahan 21 bulan sebelum dipindahkan jadi tahanan rumah pada pekan lalu.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan kepada wartawan bahwa "kami tak melihat bukti Pendeta Brunson melakukan kesalahan, dan kami yakin dia adalah korban penahanan tak adil oleh pemerintah Turki."



Pada Selasa, pengadilan Turki menolak upaya banding Brunson untuk dilepaskan dari tahanan rumah, di tengah proses persidangan atas dakwaan terorisme.

Antisipasi sanksi AS membawa lira Turki ke nilai tukar terendah dibandingkan dolar pada Rabu.

Brunson dituding membantu pendukung Fethullah Gulen, ulama berbasis di AS yang disebut aparat Turki mengotaki upaya kudeta 2016 terhadap Erdogan, di mana 250 orang tewas. Selama dua tahun terakhir, Turki berupaya mengekstradisi Gulen dari AS.

Brunson, yang tinggal di Turki selama lebih dari dua dekade, diancam hukuman maksimal 35 tahun penjara jika terbukti bersalah atas tudingan yang ia tampik.

Presiden Donald Trump telah membahas langsung masalah ini dengan Erdogan, kata Sanders. Trump, Wapres Mike Pence dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengira Turki sudah sepakat melepaskan Turki bulan lalu, dan mulai meningkatkan tekanan setelah mengetahui hal itu tak terealisasi.




Credit  cnnindonesia.com





Tentara Yordania Bentrok dengan Militan ISIS



Tentara Yordania
Tentara Yordania
Foto: VOA
Militan ISIS yang lari juga diburu oleh tentara Suriah.




CB,   AMMAN--- Militer Yordania mengatakan pada  Kamis (2/8), mereka telah mengalahkan beberapa militan ISIS yang mendekati perbatasannya. Militan itu menuju perbatasan Yordania karena  melarikan diri dari serangan Suriah di barat daya.

Unit-unit militer Yordania menggunakan semua jenis senjata untuk menembaki sekelompok militan yang mendekati sisi Lembah Yarmouk.  Bentrokan antara militer Yordania dan militan ISIS ini  berlangsung hampir 24 jam, dari Selasa hingga Rabu sore.

"Kami berlakukan aturan pertempuran. Beberapa anggota ISIS tewas," kata satu sumber tentara kepada kantor berita negara Petra.



Salah satu sumber dari tentara Yordania mengatakan, militan yang melarikan diri dari perbatasan kemudian dikejar oleh tentara Suriah. Pasukan Suriah melakukan operasi di daerah itu untuk mengusir mereka dari tempat persembunyian terakhir.
Para militan telah berusaha  berlindung di antara ratusan warga sipil yang berkemah di dekat perbatasan Yordania. Warga sipil itu melarikan diri  akibat pengeboman yang terjadi di desa mereka selama serangan terhadap militan.

Setelah  pengeboman intensif yang didukung Rusia, tentara Suriah berhasil merebut wilayah pertanian subur yang dialiri sungai Yarmouk. Wilayah itu dulunya dikendalikan oleh kelompok yang berafiliasi ISIS dan dikenal sebagai Tentara Walid Khaled Bin.

Yordania, bersama  Barat dan negara Arab lainnya , telah memasok senjata dan bantuan logistik untuk kelompok oposisi moderat Suriah,  Free Syrian Army (FSA). Pasokan senjata bertujuan agar FSA bisa mengalahkan ISIS. Namun pasukan Suriah lebih dulu mengalahkan FSA bulan lalu dan mereka kehilangan tempat.

Pertempuran sengit telah menyebabkan banyak warga sipil tewas dan harus mengungsi. Setelah perebutan daerah itu, ada belasan militan yang saat ini diyakini  bersembunyi di medan  yang memisahkan perbatasan kedua negara di dekat Lembah Yarmouk.




Credit  republika.co.id



Penyair Perempuan Palestina Divonis 5 Bulan Penjara oleh Israel



Dalam foto yang diambil pada Selasa, 31 Juli 2018, penyair Arab Dareen Tatour duduk di ruang sidang di Nazareth, Israel.[AP Photo / Rami Shllush]
Dalam foto yang diambil pada Selasa, 31 Juli 2018, penyair Arab Dareen Tatour duduk di ruang sidang di Nazareth, Israel.[AP Photo / Rami Shllush]

CB, Jakarta - Pengadilan Israel memvonis Dareen Tatour, 36 tahun, penyair Palestina di sebuah desa dekat Nazaret di Israel utara, lima bulan penjara pada Selasa 31 Juli. Ia didakwa setalah mengunggah tulisan di media sosial pada 2015 saat terjadi bentrokan Israel-Palestina.
"Ini bukan keadilan," kata Tawfiq Tatour, ayah Dareen, seperti dilaporkan Associated Press, 2 Agustus 2018.
"Kami membawa contoh kuat pengadilan dari orang-orang Yahudi yang menghasut orang-orang Arab di media sosial, orang Yahudi yang menyerukan pembunuhan dan pembakaran orang Arab, tetapi pengadilan tidak menerima itu. Ini adalah diskriminasi terang-terangan terhadap orang Arab," kata Tawfiq.

Dia mengatakan puisi putrinya adalah tentang para pemukim yang membunuh dan membakar warga Palestina.Kasus Dareen Tatour menarik perhatian dunia setelah pemerintah Israel menangkapnya pada 2015 dan menempatkannya di bawah tahanan rumah karena puisinya.
Lebih dari 150 tokoh sastra, termasuk penulis Alice Walker dan Naomi Klein, menyerukan agar Tatour dibebaskan. Kritikus menyebut penangkapannya sebagai pelanggaran kebebasan berekspresi.

Dareen Tatour [www.addameer.org]
Pengadilan mengatakan puisi Tatour memicu kekerasan dan kebebasan berekspresi memiliki batas. Tatour juga dihukum karena mendukung kelompok teror.
Tatour bersikeras bahwa tulisannya tidak untuk mendukung kekerasan. Setelah vonis, Tatour mengatakan bahwa kasusnya bersifat politis.
"Saya tidak berharap akan ada keadilan dalam persidangan ini. Sejak awal itu adalah kasus politik hanya karena saya seorang Palestina dan mendukung kebebasan berbicara. Saya dipenjara hanya karena saya orang Palestina," kata Tatour.

Tatour menerbitkan serangkaian konten di Facebook dan YouTube pada 2015 yang menyerukan kepada warga Palestina untuk "melawan" serangan Israel selama bentrokan Palestina-Israel yang menyebabkan puluhan orang tewas.Israel mengatakan serangan Palestina didorong oleh hasutan dengan menyebar kekerasan di media sosial.
Dilansir Haarezt, sebuah klip video yang diunggah oleh Tatour menunjukkan dia membaca puisi dengan latar belakang orang bertopeng yang melemparkan batu dan bom molotov ke pasukan keamanan Israel. Dakwaan Pengadilan Nazareth membawa bukti terjemahan puisi ke dalam bahasa Ibrani dan mengatakan bahwa sejak tuduhan itu diajukan, tayangan yang diunggah telah menerima lebih dari 200.000 pengunjung dan beberapa komentar mendukung.

"Konten, ungkapan dan situasi tayangannya menciptakan kemungkinan nyata bahwa tindakan kekerasan atau terorisme akan dilakukan," isi dakwaan. Selain itu dakwaan termasuk dua puisi lain yang ditulis oleh Tatour.Salah satu puisi menyebut, "Allahu Akbar dan Baruch Hashem, Jihad Islam mendeklarasikan intifada di seluruh Tepi Barat dan ekspansi ke seluruh Palestina. Kita harus mulai di dalam Garis Hijau. Aku adalah syuhada berikutnya."
Gaby Lasky, pengacara Dareen Tatour, mengatakan bahwa betapa menyedihkan menuntut seorang penyair di persidangan karena sebuah puisi yang ditulisnya, berdasarkan terjemahan harfiah dan budaya yang salah.
"Dalam kasus Dareen yang malang, puisinya berbicara antara lain tentang keluarga Dawabshe dan yang lainnya, yang disakiti oleh orang Yahudi. Petugas polisi yang menerjemahkan puisi itu secara tidak profesional mengambil sesuatu di luar konteks," kata Lasky.



Credit  tempo.co






Emmerson Mnangagwa Jadi Presiden, Zimbabwe Rusuh 6 Orang Tewas




Emmerson Mnangagwa, dan istrinya, Auxillia, tiba saat upacara peresmian sebagai presiden baru Zimbabwe di ibukota Harare, Zimbabwe, 24 November 2017. AP Photo
Emmerson Mnangagwa, dan istrinya, Auxillia, tiba saat upacara peresmian sebagai presiden baru Zimbabwe di ibukota Harare, Zimbabwe, 24 November 2017. AP Photo

CB, Jakarta - Emmerson Mnangagwa terpilih menjadi Presiden Zimbabwe menyusul hasil pemilihan umum pada Senin, 30 Juli 2018. Namun demikian, Harare dan kota lainnya rusuh mengakibatkan sedikitnya enam orang tewas.
Sejumlah laporan media, termasuk Al Jazeera menyebutkan, kerusuhan itu dipicu oleh kecurigaan oposisi terhadap hasil pemungutan suara tersebut. "Menurut mereka, pemilihan umum dilakukan dengan cara curang," tulis Al Jazeera, Jumat 3 Juli 2018.

Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa memberikan suaranya untuk pemilihan presiden di Sekolah Dasar Sherwood di Kwekwe, Zimbabwe, Senin 30 Juli 2018. (AP Photo/Jerome Delay)
Dari hasil penghitungan suara yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum Zimbabwe di ibu kota Harare, Jumat, Mnangagwa, dari partai berkuasa ZANU-PF, meraih 50,8 persen suara mengalahkan oposisi utama Nelson Chamisa pemimpin Aliansi Gerakan Perubahan Demokratik, MDC, yang mendapatkan 44,3 persen suara.
"Untuk dinyatakan sebagai pemenang pemilu, calon presiden harus mendapatkan suara dukungan lebih dari 50 persen."

Robert Mugabe akhirnya mengundurkan diri setelah 37 tahun berkuasa di Zimbabwe, pada 21 November 2017. Pengumuman pengunduran diri Mugabe dikeluarkan saat sidang parlemen, menyusul kudeta pemerintah Zimbabwe yang dilakukan oleh militer sejak awal November 2017. Mantan wakil presiden Emmerson Mnangagwa akhirnya menggantikan posisi orang nomor satu di negara tersebut. AFP
Mnangagwa, mantan Wakil Presiden yang dikenal dengan sebutan "buaya" karena kelihaian berpolitik, meraih kekuasaan pada November 2017 setelah Presiden Robert Mugabe yang berkuasa lebih dari 30 tahun mengundurkan diri akibat kudeta militer.
Sesaat setelah Komisi Pemilihan Umum mengumumkan pemenang pemilu, Mnangagwa menulis status di akun Twitter. Dia mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya dan memuji kemenangan ini sebagai awal yang baru. Pria 75 tahun ini dalam statusnya juga berjanji akan membawa investasi asing masuk dan menciptakan banyak lapangan kerja untuk rakyat Zimbabwe.




Credit  tempo.co





ASEAN-Cina Sepakati Draf Negosiasi Laut Cina Selatan


Citra satelit terbaru menunjukkan pembangunan hanggar militer di Karang Subi, Laut Cina Selatan oleh Cina.
Citra satelit terbaru menunjukkan pembangunan hanggar militer di Karang Subi, Laut Cina Selatan oleh Cina.
Foto: The New York Times
Tak menutup kemungkinan dokumen itu akan disunting atau diperbarui lagi.




CB, SINGAPURA --  Negara anggota ASEAN dan Cina telah menyetujui suatu rancangan dokumen yang akan menjadi dasar negosiasi tentang Code of Conduct (COC) atau kode etik di Laut Cina Selatan.


Hal tersebut diumumkan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan ketika berpidato dalam acara pembukaan pertemuan tingkat menteri luar negeri ASEAN yang digelar di Singapura, Kamis (2/8).

"Saya senang mengumumkan satu lagi tonggak dalam proses COC. AMS (ASEAN Member States/negara anggota ASEAN) dan Cina telah tiba di draf teks negosiasi COC tunggal, yang akan menjadi dokumen hidup dan dasar negosiasi COC di masa depan," ungkap Balakrishnan.

Ia mengatakan, draf tersebut disepakati pada Juni ketika kedua belah pihak mengadakan pembicaraan di Changsha di Provinsi Hunan, Cina. Kendati draf telah disepakati, tak menutup kemungkinan dokumen itu akan disunting atau diperbarui lagi.

Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi menyambut pengumuman itu. Menurutnya tercapainya draf negosiasi COC di Laut Cina Selatan merupakan kebar baik dan perkembangan besar. "Selama kita dapat menghilangkan gangguan eksternal, negosiasi dapat dipercepat," kata Wang, dikutip laman the Straits Times.

Menurutnya, bila nanti negosiasi berlangsung, Cina dan ASEAN akan menunjukkan kemampuannya  menunjung perdamaian dan stabilitas di wilayah Laut Cina Selatan. "Dan (ASEAN-Cina) memiliki kebijaksanaan untuk, melalui negosiasi, mencapai seperangkat peraturan untuk wilayah yang dapat kita semua patuhi," ujarnya.

Laut Cina Selatan merupakan wilayah perairan strategis yang berbatasan dengan Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Singapura. Cina mengklaim hampir seluruh wilayah Laut Cina Selatan sebagai bagian dari teritorialnya. Namun hal itu ditentang oleh negara-negara ASEAN. Aksi saling klaim sempat menimbulkan ketegangan dan berpotensi memicu konflik.


photo

Peta wilayah perairan Laut Cina Selatan yang diklaim Brunei, Cina, Malaysia, Filipina dan Vietnam.

Guna menghindari konflik, ASEAN dan Cina telah menandatangani Declaration of the Conduct of Parties (DOC) di Kamboja pada November 2002. Deklarasi itu memuat komitmen Cina dan negara-negara ASEAN untuk mematuhi prinsip-prinsip hukum internasional, menyelesaikan sengketa secara damai, dan menahan diri dari tindakan yang dapat meningkatkan eskalasi.

Kemudian pada 2011 Cina dan ASEAN kembali berhasil menyepakati Guideline for the Implementation of the DOC. Kesepakatan tersebut menandai dimulainya pembahasan awal mengenai pembentukan COC di Laut Cina Selatan. Fungsinya adalah menghadirkan seperangkat mekanisme atau peraturan tata perilaku untuk negara-negara yang berkepentingan di Laut Cina Selatan. Dengan demikian, potensi pecahnya konflik akibat tumpang tindih klaim dapat diredam.


photo

Pulau di kawasan konflik laut Cina Selatan





Selain kemajuan perihal Laut Cina Selatan, dalam pembukaan pertemuan tingkat menteri luar negeri ASEAN, Balakrishnan juga mengumumkan tentang kemajuan kerja sama yang telah dicapai ASEAN dengan Cina, termasuk perdagangan, investasi, dan inovasi.



Ia mengatakan selama tiga tahun terakhir, hubungan ASEAN dengan Cina kian erat karena ditopang hubungan ekonomi yang kuat. "Secara keseluruhan, kerja sama ASEAN-Cina telah menikmati perjalanan yang sangat baik selama tiga tahun terakhir, tapi masih banyak yang harus dilakukan," kata Balakrishnan.
ASEAN dan Cina memiliki target perdagangan sebesar 1 triliun dolar AS dan investasi 150 miliar dolar AS pada 2020. ASEAN dan Cina telah memperbarui komitmen mereka untuk mempercepat negosiasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) sebagai bagian dari upaya mempromosikan integrasi ekonomi dan liberalisasi perdagangan.




Credit  republika.co.id