
Ilustrasi--Personel
keamanan Afghanistan berjaga dekat tempat serangan bunuh diri di Kabul
pada 1 Februari 2016. (AFP Photo/Wakil Kohsar)
Kabul (CB) - Otoritas menangkap 35 tentara yang bertugas
di pangkalan angkatan darat di Afghanistan utara, tempat Taliban
melancarkan serangan mematikan pekan lalu, kata pejabat Rabu (26/4).
"Sejauh ini 35 orang sudah ditangkap dan diperiksa terkait serangan itu," kata juru bicara Korps ke-209, Abdul Qahar Aram.
Kementerian Pertahanan pada Jumat mengeluarkan data baru yang menunjukkan 135 anggota baru tewas dalam serangan di pangkalan yang merupakan rumah bagi Korps Angkatan Darat ke-209 di luar kota Mazar-i-Sharif di Provinsi Balkh.
Pria-pria bersenjata yang mengendarai truk militer dan mengenakan rompi bunuh diri menyerbu pangkalan tersebut, menewaskan anggota baru yang tidak bersenjata saat mereka sedang makan siang di ruang makan dan shalat di masjid.
Pria-pria bersenjata itu mengenakan seragam militer dan membawa tanda masuk pangkalan resmi menurut informasi dari beberapa sumber kepada AFP, memicu kecurigaan mengenai keterlibatan orang dalam di pangkalan tempat para instruktur asing kadang dipanggil sebagai bagian dari misi pelatihan dan pendampingan NATO itu.
Analis dan profesor universitas Abdul Hamid Safoot mengatakan pada Jumat bahwa serangan itu menyorot berbagai catat sistematis dalam pasukan Afghanistan, dari longgarnya pemeriksaan sampai kurangnya kemampuan intelijen.
"Taliban tahu kelemahan-kelemahan ini, mereka punya orang di pemerintahan," kata Safoot.
"Sejauh ini 35 orang sudah ditangkap dan diperiksa terkait serangan itu," kata juru bicara Korps ke-209, Abdul Qahar Aram.
Kementerian Pertahanan pada Jumat mengeluarkan data baru yang menunjukkan 135 anggota baru tewas dalam serangan di pangkalan yang merupakan rumah bagi Korps Angkatan Darat ke-209 di luar kota Mazar-i-Sharif di Provinsi Balkh.
Pria-pria bersenjata yang mengendarai truk militer dan mengenakan rompi bunuh diri menyerbu pangkalan tersebut, menewaskan anggota baru yang tidak bersenjata saat mereka sedang makan siang di ruang makan dan shalat di masjid.
Pria-pria bersenjata itu mengenakan seragam militer dan membawa tanda masuk pangkalan resmi menurut informasi dari beberapa sumber kepada AFP, memicu kecurigaan mengenai keterlibatan orang dalam di pangkalan tempat para instruktur asing kadang dipanggil sebagai bagian dari misi pelatihan dan pendampingan NATO itu.
Analis dan profesor universitas Abdul Hamid Safoot mengatakan pada Jumat bahwa serangan itu menyorot berbagai catat sistematis dalam pasukan Afghanistan, dari longgarnya pemeriksaan sampai kurangnya kemampuan intelijen.
"Taliban tahu kelemahan-kelemahan ini, mereka punya orang di pemerintahan," kata Safoot.
Credit antaranews.com



Pesawat tempur Rusia terpantau berada dekat wilayah AS, tak jauh dari Alaska, pekan lalu. (Krasimir GrozevWikipedia)
Pasukan Turki melakukan serangan udara
ke basis militan Kurdi dekat perbatasan Suriah, Selasa (25/4). (AFP
PHOTO / ARIS MESSINIS)
Pasukan militan Kurdi di Hasaka dan Sinjar digempur serangan udara Turki, Selasa (25/4) dini hari. (Reuters/Rodi Said)
Sempat diragukan, Emmanuel Macron menjadi kandidat terkuat presiden Perancis. (REUTERS/Philippe Wojazer)
Daya tarik Macron ada pada latar belakangnya yang tidak biasa. (REUTERS/Christian Hartmann)