Rabu, 05 Oktober 2016

Ribuan Pasukan dan Jet-jet Tempur Indonesia Manuver di Natuna

 
Ribuan Pasukan dan Jet-jet Tempur Indonesia Manuver di Natuna
Sejumlah kru jet tempur Sukhoi Indonesia yang ambil bagian dalam latihan militer di Natuna, Laut China Selatan. Foto/REUTERS
 
JAKARTA - Militer Indonesia mulai menggelar latihan militer tebesar di kawasan Natuna, Laut China Selatan, sejak Selasa kemarin. Angkatan Udara Indonesia menyatakan, lebih dari 2 ribu pasukan bersama pesawat-pesawat jet tempur ambil bagian dalam manuver ini.

Juru bicara militer Angkatan Uadara Indonesia, Jemi Trisonjaya, kepada Reuters, mengatakan latihan militer akan berlangsung hingga 14 hari. Pesawat-pesawat jet tempur yang dikerahkan dalam latihan ini adalah jet tempur Sukhoi buatan Rusia dan F-16 buatan Amerika Serikat.

”Kami ingin menunjukkan eksistensi kami di kawasan. Kami memiliki angkatan udara yang cukup baik untuk bertindak sebagai pencegah,” kata Jemi kepada Reuters kemarin, yang dilansir Rabu (5/10/2016).

Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan tiba di Ranai, Natuna, untuk memantau latihan militer pada hari ini. Ini akan menjadi kunjungan kedua Presiden Jokowi ke Natuna sejak Beijing  mengklaim bahwa perairan lepas Natuna adalah bagian dari perairan tradisional China.

Indonesia bukan merupakan pihak yang terlibat dalam sengketa kepulauan di Laut China Selatan. Namun, namun kapal-kapal nelayan China kerap ditangkap aparat Indonesia karena masuk ke wilayah Natuna, Indonesia.

China seperti diketahui mengklaim hampir seluruh kawasan kepulauan di Laut China Selatan. Namun, Filipina, Malaysia, Brunei, Vietnam dan Taiwan juga memiliki klaim yang saling tumpang tindih.



Credit  Sindonews




Gugat Saudi Terkait Serangan 9/11, AS Bisa Digugat Irak karena Invasi

 
Gugat Saudi Terkait Serangan 9/11, AS Bisa Digugat Irak karena Invasi
Pasukan dan tank-tank tempur Amerika Serikat saat menginvasi Irak tahun 2003. Foto/REUTERS/Caren Firouz
 
BAGHDAD - Undang-undang baru Amerika Serikat (AS) bernama “Justice Against Sponsors of Terrorism Act” (JASTA) memungkinkan keluarga korban serangan 11 September 2001 menggugat Pemerintah Arab Saudi. UU itu telah jadi bumerang bagi AS, karena kelompok lobi Irak berencana menirunya dengan menggugat AS atas invasi di Irak tahun 2003.

Kelompok lobi Irak mendorong parlemen Baghdad untuk membuat UU serupa JASTA untuk menuntut kompensasi atas invasi AS terhadap rezim Saddam Hussein. Invasi AS itu telah membuat Irak kacau hingga sekarang.

Kelompok lobi menganggap pasukan AS melakukan pelanggaran di Irak. Ancaman gugatan terhadap AS itu disuarakan The Arab Project di Irak, sebuah kelompok lobi di Baghdad dengan dalih mengikuti contoh Washington yang akan menggugat Saudi.

“Meminta kompensasi dari Amerika Serikat atas pelanggaran oleh pasukan AS setelah invasi AS yang melihat jatuhnya Presiden Saddam Hussein pada tahun 2003,” bunyi pernyataan kelompok lobi itu, seperti dikutip Russia Today, semalam (4/10/2016).

JASTA disahkan oleh Kongres AS beberapa waktu meski Presiden Barack Obama memvetonya. Namun, sejumlah senator mulai berpikir ulang karena AS bisa terancam digugat negara lain yang dirugikan jika tetap menerapkan JASTA.

Sekitar 15 dari 19 orang yang membajak pesawat komersial dan menggunakannya untuk menabrak menara kembar World Trade Center (WTC) berasal dari Arab Saudi. Namun, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membantah mendukung teroris.

Komisi 9/11 AS sejatinya juga tidak menemukan bukti bahwa Riyadh atau pejabat senior Saudi terlibat dalam serangan 11 September 2001 yang menewaskan ribuan orang. Saudi sendiri telah mengecam dan memperingatkan bahwa AS akan menerima konsekuensi terburuk jika nekat menerapkan JASTA untuk menggugat Saudi.




Credit  Sindonews






Tegang dengan Iran, Saudi Latihan Perang di Selat Hormuz


 
Tegang dengan Iran, Saudi Latihan Perang di Selat Hormuz
Militer Angkatan Laut Arab Saudi saat melintasi Laut Merah. Saudi mulai latihan perang di Teluk dan Selat Hormuz. Foto/REUTERS
 
RIYADH - Militer Arab Saudi mulai latihan perang termasuk latihan menembak pada hari Selasa di Teluk dan Selat Hormuz. Latihan perang ini digelar di saat Saudi bersitegang dengan Iran.

Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan kapal perang, kapal cepat, pesawat militer, korps marinir dan unit khusus angkatan laut Saudi ambil bagian dalam latihan perang ini. Tembakan amunisi berhamburan selama manuver berlangsung.

“Manuver ini ditujukan untuk menguji tempur kesiapan dalam persiapan untuk melindungi kepentingan maritim dari Kerajaan Arab Saudi terhadap setiap agresi yang mungkin (terjadi),” demikian laporan SPA, mengutip komandan latihan perang, Laksamana Majed bin Hazza'a Al-Qahtani, yang dilansir Rabu (5/10/2016).

Latihan perang Saudi juga digelar di Laut Oman. Ketegangan Saudi dan Iran mulai memanas sejak Iran dan lima negara kekuatan dunia mencapai kesepakatan nuklir, di mana sanksi atau embargo terhadap Teheran akan dicabut dengan kompensasi Iran mengekang program nuklirnya.

Dalam perang Yaman, Saudi—pemimpin koalisi Arab yang didukung oleh Amerika Serikat, Inggris dan Perancis—juga terlibat ketegangan dengan Iran. Saudi dan koalisinya memihak Pemerintah Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi. Sedangkan Iran membela kelompok pemberontak Houthi yang disebut-sebut sebagai sekutu lama Teheran.

Selat Hormuz yang jadi medan latihan perang Saudi merupakan jalur  utama perdagangan minyak dunia. Menurut Aministrasi Informasi Enegeri Amerika Serikat, sekitar 17 juta barel per hari (bph), atau sekitar 30 persen dari semua minyak dunia yang diperdagangkan diangkut melewati Selat Hormuz pada tahun 2013.



Credit  Sindonews






DPR Rusia Segera Ratifikasi Kesepakatan Pangkalan Udara di Suriah


 
DPR Rusia Segera Ratifikasi Kesepakatan Pangkalan Udara di Suriah
Rusia menggunakan pangkalan udara Hmeymim selama meluncurkan operasi udara di Suriah. Foto/Sputniknews/Maksim Blinov
 
MOSKOW - Parlemen Rusia memberikan sinyal akan segera meratifikasi perjanjuan baru untuk menyebar pasukan angkatan udara Rusia di pangkalan udara Hmeymim. Rencananya, perjanjian itu akan diratifikasi pada akhir minggu ini.

"Parlemen negara Duma mungkin akan bereaksi dengan meratifikasi perjanjian pasukan angkatan udara di Suriah. Dan itu akan menjadi respon terbaik," ujar seorang sumber di Rusia kepada RIA Novosti.

Perjanjian tersebut akan mengotorisasi penyebaran pasukan angkatan udara Rusia ke pangkalan yang berada di wilayak Latakia itu untuk jangka waktu yang tidak ditetukan seperti dikutip dari Sputniknews, Selasa (4/10/2016).

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa perjanjian itu merupakan respon yang tepat untuk keputusan AS menunda pembicaraan bilateral dengan Rusia atas krisis yang terjadi di Suriah.

Perjanjian pangkalan udara Hmeymim ditandatangani di Damaskus pada 26 Agustus 2015, dan telah disampaikan kepada parlemen negara Duma untuk diratifikasi pada awal Agustus 2016. Rusia melakukan kampanye udara terhadap kelompok teroris ISIS di Suriah pada 30 September 2015 atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.



Credit  Sindonews



Keracunan Makanan dan Julukan "9 Nyawa" Bos ISIS Al-Baghdadi

 
Keracunan Makanan dan Julukan 9 Nyawa Bos ISIS Al-Baghdadi
Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, dilaporkan keracunan makanan di Nineveh, Irak. Foto/REUTERS
 
MOSUL - Pemimpin kelompok Islamic State atau ISIS; Abu Bakr Al-Baghdadi, telah menderita luka parah di Nineveh, Irak, setelah makan siangnya diracun oleh pihak yang masih misterius. Bos ISIS ini dijuluki pria dengan “sembilan nyawa” setelah beberapa kali dilaporkan terluka parah bahkan tewas tapi masih masih hidup.

Laporan Baghdadi keracunan makanan di Nineveh awalnya dilaporkan media Irak, WAA.  Dalam laporannya, media Irak tersebut menyebut ada empat orang yang mengalami keracunan parah. Baghdadi dan para anak buahnya lantas dipindahkan ke lokasi yang tak diketahui dengan pengamanan ketat dari pasukan ISIS.

Baghdadi yang merupakan bekas tahanan Amerika Serikat (AS) di penjara rahasia di Irak pernah jadi berita utama media-media dunia setelah videonya saat khotbah di sebuah masjid di Mosul pada Juli 2014 beredar. Dalam khotbah itu, Baghdadi memproklamirkan berdiri “khilafah Islam” versi ISIS dengan dirinya yang menjadi “khalifah”.

 

Sejak menjadi pemimpin ISIS, dia jadi target pembunuhan militer koalisi yang dipimpin AS, Rusia, serta militer Suriah. Berkali-kali muncul laporan, Baghdadi terluka bahkan tewas oleh serangan militer.

Hindustan Times, semalam (4/10/2016), menjuluki Baghdadi memiliki “sembilan nyawa” dengan melansir sejumlah laporan yang menyebut bos ISIS itu tewas akibat serangan udara AS tapi kembali muncul dengan rekaman audio yang menegaskan dirinya masih hidup.

November 2014
Baghdadi pada bulan Juni 2014 dilaporkan tewas tak lama setelah dia memproklamirkan berdirinya “khilafah Islam” versi ISIS di wilayah Mosul. Laporan itu disangkal dan ISIS menegaskan Baghdadi masih hidup dan jadi pemimpin mereka.

Pada bulan November 2014, Baghdadi kembali dilaporkan tewas dalam serangan udara AS. Seminggu kemudian, Baghdadi muncul dengan rekaman audio yang menyerukan ”jihad gunung berapi” di seluruh dunia.

Maret 2015
Baghdadi dilaporkan terluka parah akibat serangan udara oleh koalisi yang dipimpin AS di al-Baaj di Nineveh pada tanggal 18 Maret 2015. Laporan yang mengutip sumber militer koalisi saat itu menyebut, serangan menyasar pada pertemuan yang dihadiri Baghdadi.

Namun, tak berselang lama muncul laporan dari media Irak bahwa Baghdadi masih hidup dan menjalani pemulihan yang lambat. Akibat serangan itu, Baghdadi dikabarkan mengalami cedera tulang belakang dan dirawat di tempat persembunyian oleh dua dokter dari Mosul.

Oktober 2015
Setelah serangan udara terhadap konvoi komandan senior ISIS di dekat perbatasan Irak dengan Suriah pada bulan Oktober 2015, militer Irak telah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan itu ditargetkan pada rombongan Baghdadi yang melakukan perjalanan ke Karbala.

Militer Irak saat itu mengklaim Baghdadi kemungkinan tewas karena jadi target utama serangan. Tapi, lagi-lagi klaim militer Irak itu meleset. Meskipun para komandan ISIS tewas dalam serangan tersebut, Baghdadi ternyata tidak ada di antara rombongan itu.

Juni 2016
Pada bulan Juni, ada laporan di media di beberapa negara, termasuk surat kabar Turki, Yeni Safak dan stasiun televisi Irak, Al Sumariya, bahwa Baghdadi tewas ketika sebuah serangan udara menghantam konvoi ISIS di dekat Raqqa, Suriah. Tapi, laporan itu ternyata tidak benar. ISIS melalui medianya, menyatakan pemimin mereka masih hidup.




Credit  Sindonews


Bos ISIS Sakit Parah Akibat Diracun

Bos ISIS Sakit Parah Akibat Diracun
Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, sakit keras akibat menyantap makanan yang diracuni oleh seorang pembunuh. Foto/Istimewa
 
MOSUL - Kabar yang menyatakan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi diracun ternyata bukan isapan jempol semata. Pria kelahiran Samara, Irak, itu menderita sakit parah akibat menyantap makanan yang telah diracuni.

 Dikutip dari Metro, Selasa (4/10/2016), Abu Bakr al-Baghdadi dan tiga komandan ISIS lainnya telah diracuni oleh seorang pembunuh di Distrik Be'aj, barat daya Niniwe, Irak. Sebuah sumber mengatakan kepada kantor berita Irak WAA bahwa keempat petinggi kelompok ekstrimis itu telah dipindahkan ke lokasi yang tidak diketahui di bawah penjagaan yang ketat.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa kelompok ekstrimis itu telah meluncurkan kampanye penangkapan atas percobaan pembunuhan dan mencoba menemukan mereka yang bertanggung jawab.

Awal tahun muncul laporan yang menyatakan Baghdadi tewas terbunuh oleh serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS). Namun, klaim tersebut ternyata palsu. Baghdadi juga beberapa kali dilaporkan terluka.

Baghdadi sering dipercata sebagai sosok yang mengubah ISIS dari pecahan kelompok Al-Qaeda menjadi organisasi teroris independen yang sangat ditakuti. Atas sepak terjangnya selama ini, pemerintah AS bakal memberikan hadiah sebesar USD10 juta atas kepalanya.


Credit  Sindonews

Bos ISIS Dilaporkan Keracunan Makanan di Irak

Bos ISIS Dilaporkan Keracunan Makanan di Irak
Baghdadi dan tiga komandan senior ISIS keracunan saat santap siang di Niniwe, Irak beberapa waktu lalu. (Istimewa)
 
MOSUL -
Pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi beserta tiga orang komandan senior ISIS dilaporkan keracunan makanan. Baghdadi dan tiga komandan senior ISIS keracunan saat santap siang di Niniwe, Irak beberapa waktu lalu.

Menurut media di Irak, yang mengutip sumber lokal, menuturkan bahwa makanan yang dipersiapkan untuk Baghdadi dan tiga orang komandan senior ISIS lainnya telah dibubuhi racun oleh orang tidak dikenal.

Sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, Baghdadi keracunan saat berada di kawasan Be'aaj, yang terletak sebelah barat daya dari Niniwe. Baghdadi dan tiga komandan senior ISIS, lanjut sumber itu, langsung dilarikan ke tempat rahasia.

"Keempatnya menderita keracunan berat dan telah dipindahkan ke lokasi yang tidak diketahui di bawah pengawasan yang ketat," kata sumber itu, seperti dilansir Alalam pada Senin (3/10).

Sumber itu menambahkan, ISIS dikabarkan telah meluncurkan operasi pencarian dalam skala yang cukup besar, dalam upaya untuk menemukan mereka yang membubuhkan racun pada makanan bos mereka.


Credit  Sindonews


Kasus Celana Dalam Bendera Malaysia, Penasihat Menteri Australia Terlibat

 
Kasus Celana Dalam Bendera Malaysia, Penasihat Menteri Australia Terlibat
Para warga Australia ditangkap polisi Malaysia di kawasan sirkuit Formula 1 Sepang karena mengenakan celana dalam bergambar bendera Malaysia. Foto/New Straits Times/Osman Adnan
 
KUALA LUMPUR - Jack Walker, penasihat Menteri Industri Pertahanan Australia Chris Pyne adalah satu dari sembilan warga Australia yang ditahan polisi Sepang terkait kasus celana dalam bergambar bendera Malaysia. Penasihat menteri itu terlibat karena ikut memakainya saat ajang Formula 1 berlangsung di Sepang, Malaysia hari Minggu.

Walker ikut merayakan kemenangan pebalap Australia, Daniel Ricciardo, dalam ajang itu. Sembilan warga Australia telah membuat polisi Malaysia marah karena melakukan aksi “stripping” dengan mengenakan celana dalam bergambar bendera Malaysia “Jalur Gemilang”.

Kantor Pyne, seperti dikutip Telegraph, semalam (4/10/2016), mengatakan kasus yang membelit pegawainya sedang ditangani dengan tepat oleh Komisaris Tinggi Australia di Malaysia. Walker dan delapan warga Australia lainnya diselidiki atas tuduhan melakukan “penghinaan yang disengaja”.

 

Foto-foto aksi warga Australia itu telah beredar di media sosial dan memicu kemarahan warga Malaysia di media sosial.

”Tak bisakah sedikit menghormati negara yang Anda kunjungi?,” tulis pengguna akun Twitter, @johnqgoh, mengecam aksi sembilan warga Australia. Para pengguna media sosial lainnya menyebut tindakan para warga Australia itu bodoh dan memalukan.

Kecaman senada juga disampaikan Razlan Razali, CEO dari Sirkuit Internasional Sepang. Menurutnya, sembilan warga Australia itu tidak menghormati budaya Malaysia. ”Ada lelucon terjadi di sekitar bahwa tahun depan kita tidak hanya harus memeriksa bagasi mereka tetapi juga pakaian,” ujar Razlan.


Credit  Sindonews

Bercelana Dalam Gambar Bendera Malaysia, 9 Warga Australia Ditangkap

Bercelana Dalam Gambar Bendera Malaysia, 9 Warga Australia Ditangkap
Sembilan pemuda Australia ditangkap polisi Sepang, Malaysia, setelah mengenakan celana dalam bergambar bendera Malaysia di sirkuti Formula 1 Sepang. Foto/Twitter/@nikasyraaf
 
SEPANG - Sembilan pemuda asal Australia ditangkap polisi Sepang, Malaysia, setelah “stripping” dengan celana dalam bergambar bendera Malaysia. Insiden itu terjadi saat pebalap Australia; Daniel Ricciardo, memenangkan Formula 1 Grand Prix di Sepang.

Kepala Polisi Sepang; Abdul Aziz Ali, mengatakan sembilan warga Australia yang ditangkap berusia antara 25 hingga 29 tahun. Mereka mabuk dan melucuti pakaian hingga tersisa celana dalam bergambar bendera Malaysia pada hari Minggu malam.

Abdul Aziz Ali mengatakan bahwa mereka telah membeli celana dalam bergambar bendera Malaysia tersebut di Australia.

Aksi kegembiraan para pemuda Australia direkam dan videonya telah diunggah ke Instagram. ”Aussie Aussie Aussie, oi oi oi,” bunyi teriakan para pemuda dalam video tersebut, seperti dikutip The Star, Senin (3/10/2016). Di video itu, mereka menuangkan bir ke dalam sepatu dan meminumnya.

Surat kabar lokal, New Straits Times, menyebut aksi para pemuda Australia itu sebagai tindakan bodoh. Pihak berwenang dilaporkan marah atas ulah mereka.

CEO Sepang International Circuit, Datuk Razlan Razali, mengatakan; ”Para warga Australia harus ditahan, diselidiki dan diambil tindakan terhadap mereka.”

”Ini juga memalukan negara mereka sendiri, memberikan Australia nama yang buruk,” katanya. ”Saya senang bahwa warga melaporkan hal itu dan bahwa kita tidak membiarkan perilaku nakal seperti di negara kita, terutama di sirkuit dengan Formula One yang disiarkan televisi di seluruh dunia,” katanya lagi.

Credit  Sindonews

Celana Dalam Bergambar Bendera Malaysia Dibanderol Rp548 Ribu

Celana Dalam Bergambar Bendera Malaysia Dibanderol Rp548 Ribu
Para warga Australia ditangkap polisi Malaysia di kawasan sirkuit Formula 1 Sepang karena mengenakan celana dalam bergambar bendera Malaysia. Foto/New Straits Times/Osman Adnan
 
KUALA LUMPUR - Celana dalam bergambar bendera Malaysia “Jalur Gemilang” yang dipakai sembilan pemuda Australia di Formula 1 Grand Prix Sepang, Malaysia, ternyata dijual secara online seharga 174 ringgit Malaysia atau sekitar Rp548 ribu. Gara-gara “stripping” dengan celana dalam itu, sembilan warga Australia ditangkap polisi Malaysia pada hari Minggu.

Menurut Kepala Polisi Sepang,  Abdul Aziz Ali, celana dalam itu diproduksi di Australia. Dalam pemeriksaan, tidak hanya celana dalam bergambar bendera Malaysia saja yang dijual di toko online. Tapi, ada juga celana dalam bergambar bendera Brasil, Amerika Serikat (AS), Prancis, Swedia dan Jepang.

Sembilan warga Australia yang ditangkap berusia antara 25 hingga 29 tahun. Mereka merayakan kemenangan pebalap Australia; Daniel Ricciardo, di ajang Formula 1, pada Minggu malam.

 

Mereka mabuk dan melucuti pakaian hingga tersisa celana yang gambarnya membuat polisi Malaysia marah. Aksi mereka direkam dan videonya telah diunggah di Instagram.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia, mengaku sedang memberikan bantuan terhadap sembilan warga Australia yang telah ditahan gara-gara mengenanakan celana dalam itu.

”Departemen Luar Negeri dan Perdagangan memberikan bantuan konsuler, sesuai dengan Consular Services Charter, kepada sekelompok warga Australia yang ditangkap di Malaysia,” kata departemen itu melalui seorang juru bicara, seperti dikutip Sydney Morning Herald, Selasa (4/10/2016). ”Karena kewajiban privasi, kami tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut,” ujarnya.


Credit  Sindonews



WikiLeaks Akan Rilis Satu Juta Dokumen Terkait Pemilu AS

 
WikiLeaks Akan Rilis Satu Juta Dokumen Terkait Pemilu AS  
Pria berkewarganegaraan Australia itu sudah berada di Kedutaan Besar Ekuador di London sejak 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. (AFP/Pool/John Stillwell)
 
Jakarta, CB -- Pendiri WikiLeaks Julian Assange mengatakan akan mempublikasikan satu juta dokumen yang terkait dengan pemilihan presiden Amerika Serikat.

Ia mengatakan pada Selasa (4/10) bahwa dokumen tersebut akan dirilis sebelum akhir tahun, dan gelombang pertama akan dimulai pekan depan.

Ia  juga mengkritik Hillary Clinton yang menjadi calon presiden dari Partai Demokrat, karena menyalahkan WikiLeaks terkait perilisan dokumen yang berhubungan dengan Komite Nasional Demokrat sebelum Konvensi Demokrat pada Juli lalu.

Assange mengatakan tim kampanye Clinton salah memberi pernyataan bahwa mengakses data WikiLeaks akan membuat perangkat pengakses rentan akan virus malware (malicious software).

Meski begitu, ia membantah perilisan dokumen yang terkait dengan pemilu AS dengan sengaja akan menargetkan Clinton.

Assange, 45, berbicara lewat video dalam rangka memperingati peringatan 10 tahun WikiLeaks. Ia berkata WikiLeaks akan melakukan ekspansi lebih lanjut, di luar kerja sama dengan 100 media yang saat ini sudah terjalin. WikiLeaks, kata dia, akan terus beroperasi meski jika suatu saat nanti ia mengundurkan diri. Assange saat ini masih menjabat sebagai pemimpin redaksi WikiLeaks.

Pria berkewarganegaraan Australa itu sudah berada di Kedutaan Besar Ekuador di London sejak 2012 untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. Di Swedia, ia menghadapi tuntutan hukum atas tuduhan pemerkosaan pada 2010. Assange membantah tuduhan itu dan menolak ke Swedia karena takut Swedia akan megekstradisinya ke AS yang sedang menginvestigasinya atas pembocoran dokumen rahasia negara.




Credit CNN Indonesia




Pejabat AS Mengaku Sebisa Mungkin Abaikan 'Ocehan' Duterte

 
Pejabat AS Mengaku Sebisa Mungkin Abaikan 'Ocehan' Duterte  
Duterte terkenal dengan komentarnya yang bombastis dan menuai kontroversi. (Reuters/Erik De Castro)
 
Jakarta, CB -- Amerika Serikat berusaha sebisa mungkin untuk tidak menanggapi setiap ocehan Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang kebanyakan tidak terealisasi. Pasalnya Duterte dianggap mirip Donald Trump, semakin ditanggapi maka semakin menjadi.

Hal ini disampaikan oleh seorang pejabat AS kepada Reuters pada Senin, menyusul pernyataan Duterte yang mengatakan akan menghentikan kerja sama militer dengan Amerika. Belakangan pejabat Filipina meralat pernyataan Duterte tersebut.

Menurut pejabat AS, pemerintahan Presiden Barack Obama tidak ingin menanggapi setiap pernyataan Duterte. Pasalnya, setiap pernyataan yang salah bisa membuat Duterte semakin berang dan mewujudkan pernyataannya menjadi tindakan konkret.

Sembari mengabaikan ocehan Duterte, kata pejabat yang enggan disebut namanya kepada Reuters, AS terus menjalin dan mendorong kerja sama militer serta bidang lainnya dengan pejabat Filipina di level bawah.

Merusak hubungan dengan Filipina bukan tindakan yang bijak karena akan mengikis pengaruh AS di Asia dengan China yang kian agresif. Pejabat AS mengatakan, tidak ada rencana mengurangi kerja sama atau bantuan bagi Filipina terkait komentar Duterte.

"Dia seperti Donald Trump. Dia gila perhatian, dan semakin mendapat perhatian, semakin murka dia jadinya. Tindakan yang bijaksana adalah mengabaikannya," ujar sumber Reuters lainnya, seorang pejabat dari sebuah negara Asia Tenggara.

Kebanyakan komentar Duterte pada akhirnya diralat sendiri oleh dirinya atau pejabat Filipina. Bulan lalu, dia menyebut Obama sebagai "anak pelacur" dan menyamakan dirinya sebagai Hitler yang tidak segan "membantai 3 juta pengguna narkoba".

Duterte mengaku menyesal mengejek Obama. Akibat perkataannya itu, Obama membatalkan pertemuan bilateral dengan Duterte. Mantan walikota Davao ini juga meminta maaf kepada komunitas Yahudi atas komentarnya soal Hitler.

Duterte tengah menjadi perhatian internasional setelah kampanye pemberantasan narkoba di negaranya telah menewaskan lebih dari 3.000 orang. Lembaga HAM dan PBB angkat bicara, mengecam pembunuhan tanpa dasar hukum yang jelas di Filipina itu. Duterte bergeming dan malah menyerang balik PBB serta para pengecamnya.



Credit  CNN Indonesia





Menlu AS Mengaku Frustrasi Mengatasi Konflik Suriah

 
Menlu AS Mengaku Frustrasi Mengatasi Konflik Suriah  
Menurut Kerry, AS sudah kehabisan alasan untuk melakukan agresi militer terhadap Assad di Damaskus karena mendapat penentangan Kongres. (Reuters/Leonhard Foeger)
 
Jakarta, CB -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengaku frustrasi mengatasi konflik di Suriah yang telah berlangsung selama lima tahun. Kerry mengatakan AS tidak bisa melakukan banyak untuk menggulingkan Bashar Al-Assad selama Rusia ada di belakangnya.

Pernyataan ini disampaikan Kerry dalam pertemuan dengan para warga sipil Suriah di sela pertemuan Sidang Umum PBB pekan lalu, berdasarkan rekaman suara yang diterima CNN, Selasa (4/9).

Menurut Kerry, AS sudah kehabisan alasan untuk melakukan agresi militer terhadap Assad di Damaskus. AS hampir saja menyerang Suriah pada 2013 setelah Assad melancarkan serangan kimia ke wilayah Ghouta yang menewaskan sedikitnya 1.500 orang.

Kerry menyalahkan Kongres AS yang saat itu mencegah mereka menyerang Damaskus. "Intinya Kongres menolak, bahkan untuk mengambil suara yang memperbolehkan serangan itu," kata Kerry.

"Kami punya Kongres yang tidak akan membiarkan penggunaan kekuatan," ujar dia.

Diskusi antara Kerry dengan sejumlah warga Suriah di PBB ini dilakukan beberapa hari setelah AS dan Rusia mengumumkan gencatan senjata di Jenewa. Gencatan senjata itu banyak dilanggar, dan Assad telah menempatkan 10 ribu tentara yang siap menyerbu Aleppo.

Warga Suriah dalam pertemuan dengan Kerry mempertanyakan ketidakmampuan AS menegakkan gencatan senjata dan melakukan lebih banyak hal untuk perdamaian Suriah.

Kerry beralasan, AS mematuhi hukum internasional dengan menerapkan batas-batas sehingga intervensi militer diredam.

"Masalahnya, Rusia tidak peduli pada hukum internasional dan kami peduli. Kami tidak punya dasar yang kuat, berdasarkan nasihat pengacara kami, kecuali kami punya resolusi Dewan Keamanan," ujar Kerry.

"Mereka [Rusia] diundang masuk, kami tidak. Kami tidak bertindak seperti Rusia. Standarnya berbeda," ujar Kerry.

Resolusi DK PBB soal Suriah selalu menuai veto oleh Rusia dan China. November tahun lalu, Rusia memulai intervensi di Suriah atas permintaan Assad.

"Satu-satunya alasan mereka membiarkan kami terbang adalah karena kami mengincar ISIL," kata Kerry menggunakan nama lain ISIS.

Menurut Kerry, keberadaan Rusia di Suriah mengubah jalannya peperangan. Assad kini semakin sulit digulingkan.

"Jika kami mengincar Assad, kami harus menghancurkan seluruh pertahaan udara dan kami tidak punya pembenaran hukum untuk melakukan itu."

"Tidak ada yang lebih frustrasi dibanding saya," lanjut Kerry.

Menurut Kerry, AS telah melakukan semampunya untuk menghentikan kekerasan di Suriah.

"Kalian boleh marah kepada kami, tapi kami telah mencoba untuk membantu warga Suriah memperjuangkan negara mereka, dan kami telah mengeluarkan banyak uang, banyak sekali upaya," tutur Kerry.

Pihak Gedung Putih tidak berkomentar soal pembicaraan Kerry tersebut. Namun kelompok Suriah di AS membenarkan pertemuan itu benar dilakukan.


Credit  CNN Indonesia







Rusia 'peringatkan' AS dengan kerahkan sistem rudal di Suriah


S-300  
Kementerian Pertahanan Rusia menegaskan sistem rudal S-300 hanya untuk mempertahankan diri. 
 
Rusia secara signifikan memperkuat pertahanan udara di Suriah dengan mengerahkan sistem rudal darat ke udara.
Kementerian Pertahanan mengatakan rudal S-300 akan menjamin keamanan pangkalan Angkatan Laut Rusia di Tartus.
"Perlu kami sampaikan di sini bahwa S-300 semata-mata untuk mempertahankan diri, ini bukan ancaman ke pihak lain," kata Mayor Jenderal Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia.
"Saya tak paham mengapa pengerahan sistem rudal S-300 membuat khawatir mitra Barat kami," tambahnya.
    Meski Rusia menyebutnya sebagai tindakan defensif, wartawan BBC mengatakan persenjataan mematikan ini adalah isyarat kepada Amerika bahwa negara itu akan membayar ongkos yang mahal jika mencampuri operasi militer Rusia atau Suriah.
    Tahun lalu Rusia mengerahkan sistem rudal yang lebih canggih di Suriah, S-400.
    Pada hari Senin (03/10) Washington membekukan perundingan dengan Rusia terkait masalah Suriah dengan menuding Moskow sengaja tidak mentaati komitmen perjanjian gencatan senjata.
    Amerika menuduh Rusia dan Suriah meningkatkan serangan terhadap warga sipil dengan menjadikan rumah sakit dan bantuan kemanusiaan sebagai sasaran.
    Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan menyesalkan keputusan Amerika.




    Credit  BBC




    Duterte Minta Obama 'Pergi ke Neraka'

     Rodrigo Duterte
    Rodrigo Duterte
     
    CB, MANILA -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama 'pergi ke neraka'. Pernyataan ini memperlihatkan ketegangan antara dua negara yang semakin mendalam.

    Dalam sebuah pidato, Duterte mengungkapkan rasa kecewa terhadap AS setelah kritik atas tindakannya dalam melawan narkoba di Filipina. Sejak ia menjabat sebagai presiden, banyak orang yang tewas terkait dengan obat terlarang tersebut di luar hukum.

    Menurut mantan wali kota Davao itu, AS merupakan sekutu yang tidak dapat diandalkan. Ia menekankan tindakan keras yang diberlakukan olehnya di Filipina murni sebagai perang melawan narkotika yang efektif.

    "Alih-alih membantu kami, AS justru jadi pihak pertama yang mengkritik negara ini. Jadi, Anda (Obama) pergi saja ke neraka," ujar Duterte, dilansir BBC, Rabu (5/10).

    Ia juga memberi peringatan Filipina dapat memiliki sekutu yang lebih baik dari AS. Duterte mengatakan kemungkinan negaranya untuk membuka kerja sama lebih besar dengan Rusia dan Cina.

    "AS menolak menjual senjata ke Filipina dan hal itu tidak masalah karena saya akan membelinya dari Rusia," kata Duterte.

    Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan AS dan Filipina memiliki aliansi kuat yang saling menguntungkan. Meski pernyataan 'brutal' Duterte tersebut, Negeri Paman Sam akan tetap membuka komunikasi diplomatik dengan negara itu.

    "Kami melindungi aliansi yang kuat ini. Namun, kami tidak ragu meningkatkan keprihatinan tentang pembunuhan ekstra-yudisial," kata Earnest.

    Ia juga menekankan Filipina belum secara resmi memberikan pernyataan tentang perubahan besar terhadap hubungan bilateral, termasuk setelah Duterte mengatakan pada pekan lalu agar latihan militer rutin dua negara pada tahun ini adalah yang terakhir.




    Credit  REPUBLIKA.CO.ID




    Dikawal Aparat Zionis, Pemukim Yahudi Beribadah di al-Aqsa

     Kota Tua Yerusalem, lokasi Masjid Al-Aqsa berada.
    Kota Tua Yerusalem, lokasi Masjid Al-Aqsa berada.
     
    CB, YERUSALEM -- Sekitar 45 orang Yahudi dikawal pasukan Zionis untuk mengunjungi kompleks Masjid al-Aqsa pada Senin (3/10). Kunjungan dilakukan pada hari kedua peringatan Rosh Hashanah Yahudi.

    Saksi mengatakan pada Ma'an News bahwa mereka masuk ke kompleks melalui Morrocan Gate dan keluar melalui Chain Gate. Di dalam mereka melakukan ritual keagamaan sambil dikawal pasukan bersenjata.

    Hal ini melanggar kesepakatan yang telah ada sebelumnya. Bahwa jemaat non-Muslim tidak diizinkan beribadah di kompleks al-Aqsa. Insiden ini juga berlangsung menyusul peningkatan keberadaan polisi Israel di wilayah okupasi Yerusalem Timur selama perayaan.

    Pada Ahad, pasukan Israel juga menggerebek sejumlah rumah di Kota Tua dan menahan 15 warga Palestina. Beberapa jam setelahnya mereka dibebaskan, namun dilarang masuk kompleks al-Aqsa.

    Sementara itu, kelompok Yahudi sayap kanan telah menyeru warga Israel lain untuk mengunjungi kompleks selama tiga hari perayaan Rosh Hashanah. Namun mereka harus mendapat pengamanan dari militer Israel untuk masuk ke sana.

    Dalam pernyataan pada Ahad, Juru bicara kepolisian Israel untuk media Arab, Luba al-Samri mengatakan, sejumlah besar polisi, penjaga perbatasan dan relawan telah dikerahkan di seluruh Yerusalem. Khususnya di Kota Tua dan pinggiran, khusus untuk tiga hari.

    Kompleks al-Aqsa yang terletak dekat plaza Western Wall itu terdiri dari Dome of Rock dan Masjid al-Aqsa. Masjid al-Aqsa merupakan situs suci ketiga umat Islam.
    Yahudi meyakini tempat itu sebagai kuil pertama dan kedua berdiri. Kuil kedua hancur saat era Roman pada abad 70 sebelum Masehi.

    Saat aneksasi ilegal Israel di Yerusalem Timur pada 1967, Israel membuat kesepakatan dengan Muslim. Bahwa non-Muslim diizinkan berkunjung, tapi dilarang beribadah di kompleks Masjid al-Aqsa.

    Pasukan Israel harus mengawal Yahudi yang berkunjung ke sana. Ketegangan antara Israel dan Palestina membuat kompleks menjadi daerah rawan. Sejumlah kericuhan tercatat karena hal ini.







    Credit  REPUBLIKA.CO.ID





    DNA Buktikan Nenek Moyang Orang Pasifik dari Asia

     DNA diambil dari tengkorak dan tulang rahang asal Vanuatu berusia 3.000 tahun ini.
    DNA diambil dari tengkorak dan tulang rahang asal Vanuatu berusia 3.000 tahun ini.
     
    CB, MELBOURNE -- Nenek moyang para pelaut awal yang tinggal di pulau-pulau Pasifik Selatan seperti Vanuatu dan Tonga berasal dari Asia. Demikian terungkap dari hasil analisis DNA terhadap empat kerangka tulang-belulang kuno.
    Sebuah bukti arkeologi yang lengkap, termasuk tembikar yang rumit mengindikasikan orang yang terkait dengan kebudayaan Lapita, merupakan kelompok pertama yang menghuni pulau-pulau terpencil di Pasifik. Persebaran terakhir manusia secara besar-besaran ke wilayah tak berpenghuni itu terjadi sekitar 3.000 tahun lalu.
    Tapi sebelum analisis ini dibuat, menurut Profesor Matius Spriggs dari Australian National University yang turut menulis laporan penelitian, kita tidak tahu siapa orang-orang tersebut. "Sekarang kita punya DNA dari orang-orang Lapita purba. Kejutan besarnya adalah mereka benar-benar seperti orang-orang (pribumi) Taiwan," kata Profesor Spriggs.
    Hari ini, hingga derajat tertentu semua orang Kepulauan Pasifik Selatan memiliki warisan DNA yang mencakup DNA dari orang Papua maupun orang Asia Timur. Hubungan antara orang Lapita (nenek moyang orang Pasifik dari era prasejarah) dan orang Papua, yang mendominasi wilayah tersebut selama 50 ribu tahun, telah lama jadi perdebatan.
    Secara bahasa dan budaya, orang Lapita mirip dengan kelompok orang Asia. Tapi banyak arkeolog mengira orang Lapita berbaur dengan penduduk Papua saat mereka melakukan perjalanan melalui Papua Nugini dan Kepulauan Solomon sebelum berangkat menuju pulau-pulau terpencil 3.000 tahun lalu.
    tengkorak utama.jpg
    Orang Ni-Vanuatu saat ini bisa melacak 40 hingga 50 persen asal-usul mereka dari orang Asia yang tiba sekitar 3000 tahun silam.

    Kelompok Pertama tak Berbaur

    Untuk mengungkap asal-usul orang-orang Lapita, Profesor Spriggs dan rekannya Stuart Bedford bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Vanuatu. Tujuannya, untuk menggali dan mengambil DNA dari kerangka di pekuburan Teouma di Vanuatu. "Ini sebenarnya upaya keempat untuk mengambil DNA purba selama dekade terakhir," kata Profesor Spriggs.
    Akhirnya, analisis genetik oleh tim pimpinan Dr David Reich dari Harvard University mengungkapkan, tiga kerangka berusia antara 3.100 tahun dan 2.700 tahun tidak mengandung jejak DNA orang Papua. Tulang-belulang orang Lapita keempat yang berusia antara 2.700 dan 2.300 tahun digali di Tonga oleh tim kedua pimpinan Dr Geoffrey Clark dari Universitas Nasional Australia. Tulang-belulang itu dianalisis di laboratorium di Jerman, dan hasilnya juga tidak mengandung DNA orang Papua.
    Analisis lainnya mengenai DNA 778 orang dari Asia Timur dan Oceania saat ini yang secara sukarela mengikuti riset, menunjukkan keempat tulang-belulang mengandung DNA unik yang sudah tidak ada lagi. Namun DNA-nya mirip dengan yang ditemukan dalam kelompok pribumi di Taiwan serta beberapa populasi pribumi di Filipina utara.
    "Orang-orang pertama yang sampai ke Vanuatu bukanlah dari kelompok manusia yang telah hidup di kawasan itu selama 50 ributahun, mereka ini berasal dari populasi Asia," kata Profesor Spriggs.
    Analisis itu juga menunjukkan gen-gen Asia pada orang Pasifik saat ini berasal dari kelompok Oseania pertama ini. "Apa yang bisa kami katakan adalah bahwa asal-usul Asia (dari orang Pasifik) berasal dari orang Lapita," kata Profesor Spriggs.
    Dia mengatakan temuan yang telah dimuat dalam jurnal Nature, mempertanyakan istilah seperti Melanesia dan Polinesia untuk menggambarkan orang-orang dari berbagai belahan Pasifik. "Saya ingin memanggil mereka orang Pasifika. Sebab, saya pikir kategori tua (Melanesia dan Polinesia) yang kita warisi dari abad ke-19, tidak masuk akal secara biologis atau budaya," katanya.
    "Variasi itu hanya semata-mata terkait persentase warisan genetika dari kelompok pertama yang tiba di pulau-pulau ini 3.000 tahun lalu," jelasnya.


    Gelombang Kedua

    Data genetika ini bukan hanya menunjukkan keturunan Asia di kalangan warga Kepulauan Pasifik Selatan saat ini berasal dari orang Lapita. Namun juga lebih besarnya kemungkinan mereka berasal dari perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini menunjukkan gelombang pertama pelaut Lapita segera diikuti oleh gelombang kedua orang Papua, terutama kaum pria.
    "Para pria ini kemungkinannya bergerak dari area Papua Nugini-Solomon dan mereka menikahi wanita Asia. Dan itulah percampuran yang terjadi," kata Profesor Spriggs.
    Namun kapan saatnya dua garis keturunan itu bertemu di pulau-pulau yang tersebar di seluruh Pasifik itu, belum jelas. "Kami memperkirakan untuk Vanuatu hal itu terjadi pada akhir periode Lapita sekitar 2.800 hingga 2.700 tahun lalu, saat populasi yang kecil," kata Profesor Spriggs.
    Namun dia mengatakan hal itu mungkin terjadi lebih kemudian untuk tempat-tempat seperti Fiji dan Polinesia. "Untuk Fiji kita tidak tahu. Tapi untuk Polinesia kita memiliki waktu pasti terjadinya, yaitu 1.000 tahun lalu," katanya.
    Pada saat itu, penduduk mulai berpindah dari Tonga dan Samoa ke timur pulau-pulau Pasifik Hawaii dan Tahiti, kemudian 700 tahun lalu bergerak ke selatan dan menjadi penduduk Maori di Selandia Baru. "Ketika mereka melakukan perpindahan ini 1.000 tahun lalu, perbauran telah terjadi," katanya.
    Tapi penelitian lebih lanjut DNA kuno kerangka dari berbagai era diperlukan untuk memperjelas kapan tepatnya percampuran terjadi di berbagai lokasi, demikian menurut Profesor Spriggs.

    Petunjuk dan Pertanyaan

    Mengomentari hasil penelitian ini, Direktur Australian Centre for Ancient DNA Professor Alan Cooper mengatakan makalah itu memberikan informasi lebih banyak tentang asal-usul orang Pasifik dan Polinesia yang sebelumnya hanya berupa dugaan. "Riset ini menjelaskan seluruh permasalahan tentang bagaimana dua kelompok manusia bersama-sama membentuk satu kelompok lain yang kemudian melakukan pelayaran paling menakjubkan," kata Profesor Cooper.
    Dia mengatakan penelitian ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai kapan percampuran orang Papua terjadi di Tonga dan kemudian di Polinesia, yang warganya saat ini memiliki 26 persen DNA Papua.
    "(Temuan bahwa) seorang individu Tonga memiliki sedikit atau tidak ada keturunan DNA Papua mengkonfirmasi bahwa populasi leluhur orang Polinesia belum sepenuhnya terbentuk atau menyebar pada akhir era Lapita. Jadi berapa lama sebelum [orang Papua] menyusul? Itu perjalanan jauh di Pasifik," ujarnya. "Kita sadari bahwa percampuran genetika yang menghasilkan orang Polinesia terjadi sebelum mereka pergi menjelajah ke pulau-pulau tersebut," katanya.
    Dia mengatakan hal itu juga menimbulkan pertanyaan tentang identitas orang Papua kuno, yang memiliki campuran DNA orang Aborigin Australia dan orang Papua. "Saya tertarik dengan yang kelompok Australia-Papua itu - dari mana asal mereka? Saya memperkirakan yang ada di pikiran saya, (mereka berasal dari) Pulau-pulau Selat Torres atau beberapa kelompok pesisir, yang mungkin melakukan perdagangan dengan kelompok orang Lapita," katanya.




    Credit  REPUBLIKA.CO.ID/www.australiaplus.com





    Sejuta warga AS dievakuasi hindari badai Matthew

     
    Sejuta warga AS dievakuasi hindari badai Matthew
    Badai Matthew (ANTARA News/ Reuters)
     
    Jakarta (CB) - Satu juta orang di pantai Carolina Selatan akan dievakuasi karena badai Matthew dilaporkan menuju Amerika Serikat.

    Gubernur negara bagian Nikki Haley mengatakan, perintah evakuasi massal akan dikeluarkan pada Rabu sore kecuali ada perubahan besar jalur badai.

    Tindakan tersebut akan menjadi evakuasi besar pertama sejak Badai Floyd pada 1999.

    Matthew, yang datang dengan angin kencang, hujan deras dan gelombang besar merenggut beberapa nyawa dan mengakibatkan kerusakan di Haiti, Selasa (4/10).

    Gubernur Florida Rick Scott telah mendesak warga di sepanjang Pantai Atlantik untuk mempersiapkan diri, karena evakuasi kemungkinan terjadi Kamis (6/10) malam.

    "Tinggalkan sebelum terlambat. Kita harus siap menghadapi bencana badai," katanya seperti dilansir Skynews.

    Presiden Barack Obama diketahui menunda acara kampanye Hillary Clinton di Sunshine State, Rabu.

    Badai menerpa pantai Haiti pada Selasa dengan kecepatan angin hingga 145 mph.

    Peristiwa tersebut menjadi badai Karibia terburuk dalam hampir satu dekade pertama yang menghantam barat daya pulau miskin.

    Beberapa warga di lokasi kumuh telah dievakuasi ke tempat penampungan tetapi banyak yang menolak, karena takut harta benda mereka dicuri.

    Menurut pejabat setempat, sejumlah rumah di bagian selatan hancur atau rusak oleh badai yang bergerak lambat, sementara pohon-pohon tumbang.

    Daerah semenanjung telah terputus dari seluruh negeri setelah runtuhnya La Digue Bridge, yang menghubungkan daerah itu ke ibu kota Port-au-Prince.

    Seorang pria yang sedang sakit akhirnya meninggal dunia saat pindah ke tempat penampungan, karena rumahnya di Port Salut juga diterpa badai.

    Sekolah dan dua bandara ditutup hingga Rabu dengan lebih dari 500 orang dievakuasi dari kota Jeremie.

    Naiknya permukaan laut menyebabkan banjir besar, dengan tingkat air setinggi bahu di Les Cayes dan badai dilaporkan menuju bagian utara menuju Kuba dan Bahama.

    Haiti, negara termiskin di belahan bumi ini, sudah sangat terdampak oleh badai yang melanda di awal musim.

    Seorang nelayan Haiti meninggal dunia akibat badai pada akhir pekan lalu, sementara seorang pria tewas di Kolombia dan seorang remaja tewas di St Vincent dan Grenadines saat badai bergerak melalui Karibia.


    Credit  ANTARA News

    Unicef: lebih empat juta anak terancam Badai Matthew

    Unicef: lebih empat juta anak terancam Badai Matthew
    Seorang perempuan melindungi dirinya sendiri dari hujan ketika Badai Matthew mendekat di Les Cayes, Haiti, Senin (3/10/2016). (REUTERS/Andres Martinez Casares )
     
    PBB, New York (CB) - Lebih dari empat juta anak diperkirakan terancam oleh Badai Matthew, kata Dana Anak PBB (UNICEF) pada Selasa (4/10), saat Badai Kategori 4 itu memasuki daratan pulau Karibia.

    "Ini adalah badai terburuk yang pernah dihadapi Haiti dalam beberapa dasawarsa dan kerusakan tak diragukan akan besar," kata Marc Vincent, wakil UNICEF di Haiti. "Penyakit yang menular melalui air adalah ancaman pertama bagi anak-anak dalam situasi serupa --prioritas pertama kami ialah memastikan anak-anak memiliki cukup air aman."

    Angin kencang menerjang dan hujan lebat mengguyur pulau tersebut, sehingga meningkatkan resiko banjir serta tanah longsor, kata Xinhua, Rabu pagi. Bandar udara tetap ditutup dan anak-anak telah diberitahu agar tetap pulang ke rumah dari sekolah --terutama karena banyak sekolah digunakan untuk menampung pengungsi.

    Haiti masih belum pulih dari akibat gempa bumi 2010; 55.000 orang masih berada di tempat penampungan. Pantai selatan pulau itu, tempat badai diperkirakan menimbulkan dampak paling parah, adalah salah satu bagian paling miskin dan padat penduduk di negeri tersebut.

    Di negara tempat kurang dari satu dari lima orang yang tinggal di daerah pedesaan kekurangan akses ke kebersihan yang ditingkatkan dan 40 persen warga menggunakan sumber air yang tidak aman, ada kekhawatiran bahwa badai itu akan menambah parah situasi yang sudah menyedihkan.

    Kolera menjadi wabah dan lebih dari 27.000 ribu kasus dugaan kolera sudah dilaporkan tahun ini --sebanyak sepertiga dari mereka adalah anak kecil-- setiap kerusakan pada prasarana air dan kebersihan atau banyak orang yang terusir dari rumah mereka bisa membuat anak-anak dan keluarga mereka menghadapi resiko penularan yang lebih besar.

    UNICEF berusaha mendukung reaksi kemanusiaan Pemerintah Haiti. Pasokan penyelamat nyawa buat 10.000 orang tersedia dan siap dibagikan kepada keluarga yang paling parah terkena dampak. Pasokan tersebut meliputi kantung air dan tablet pembersihan air, peralatan kesehatan serta kelambu.
    Credit  ANTARA News

    Haiti panik diancam Badai Matthew

    Haiti panik diancam Badai Matthew
    Seorang perempuan melindungi dirinya sendiri dari hujan ketika Badai Matthew mendekat di Les Cayes, Haiti, Senin (3/10/2016). (REUTERS/Andres Martinez Casares )
     
    Les Cayes, Haiti (CB) - Warga Haiti yang tinggal dekat pantai bergegas mencari perlindungan setelah badai paling dahsyat di Karibia dalam sembilan tahun terakhir, Badai Matthew, semakin mendekat ke barat daya semenanjung untuk menciptakan gelombang, angin dan hujan di kota-kota tepi laut.

    Matthew, badai berbahaya Kategori 4 dengan angin berkecepatan 230 km per jam, tengah menuju bagian barat Haiti Selasa pagi waktu setempat, kata Pusat Badai Amerika Serikat (NHC) seperti dikutip Reuters.

    NHC memperingkatkan hujan, angin dan gelombang maut mulai menyebar ke seantero negeri itu.

    Bagian terluar rangkaian topan sudah mencapai negeri itu Senin tengah malam dengan menerjang lusinan rumah di kota Les Anglais ketika gelombang laut meningkat. Di kota Les Cayes, angin kencang menumbangkan pepohonan dan mematikan aliran listrik.

    "Semua orang berusaha mencari tempat aman untuk berlindung, situasinya sangat sulit," kata Wali Kota Tiburon Remiza Denize.

    Credit  ANTARA News


    12 anggota ISIS tewas dalam serangan udara di Afghanistan

     
    Kabul (CB) - Sebanyak 12 anggota kelompok garis keras ISIS tewas dalam satu serangan udara pada malam hari, kata Kementerian Pertahanan Afghanistan pada Selasa.

    "Angkatan Udara Tentara Nasional Afghanistan melancarkan serangan udara terhadap satu posisi ISIS di Kabupaten Achin di Provinsi Nangarhar di Afghanistan Timur pada malam hari, dan menewaskan 12 gerilyawan ISIS," kata kementerian tersebut di dalam satu pernyataan tertulis.

    Provinsi Nangarhar telah menjadi ajang bentrokan antara pasukan keamanan dan gerilyawan sejak kemunculan ISIS di sana pada awal 2015, kata Xinhua. Achin telah dipandang sebagai kubu gerilyawan ISIS di Nangarhar.

    Selain itu, seorang komandan lokal ISIS, Murtaza alias Kaka, ditangkap bersama empat anak buahnya setelah anggota gabungan Pasukan Operasi Khusus Aghanistan melancarkan serangan darat di beberapa bagian Achin pada Senin malam (3/10), kata pernyataan tersebut.

    Kelompok garis keras itu belum mengeluarkan komentar.



    Credit  ANTARA News



    Tokoh terkemuka Alqaida tewas di Suriah

     
    Amman (CB) - Seorang tokoh terkemuka Alqaida yang menjadi pentolan Front Al Nusra di Suriah, Sheikh Abu al Faraj al Masri, tewas dalam serangan pesawat tanpa awak pada Senin waktu setempat, kata sumber-sumber.

    Sumber informasi dari kelompok tersebut mengatakan Abu al Faraj yang pernah ke Afghanistan setelah menghabiskan beberapa tahun dalam tahanan di Mesir atas tuduhan bersekongkol dengan kelompok Islam fundamental, tewas setelah mobil yang ditumpangiya diserang di kota Idlib yang dikuasai pemberontak, di bagian baratlaut Suriah.

    "Semoga Tuhan menerima dia sebagai seorang martir yang terbunuh dalam serangan pasukan salib," kata salah seorang jihadis bernama Abu Muhammad al Shami.

    Semenjak koalisi pimpinan Amerika Serikat melancarkan operasi di Suriah, terutama terhadap kelompok ISIS, serangan udara juga menargetkan tokoh terkemuka Front Al Nusra dan membunuh banyak di antaranya.

    Salah seorang pejabat Departemen Pertahanan Amerika Serikat menegaskan bahwa mereka menargetkan tokoh Alqaida terkemuka di Suriah.

    "Kami tidak akan membahas secara spesifik mengenai operasi atau merilis informasi tentang serangan udara pada sasaran yang bernilai tinggi seperti itu, sampai bisa memastikan serangan tersebut sukses," kata pejabat yang enggan disebutkan namanya itu.

    Pihak Jabhat Fatah al Sham yang sebelumnya bernama Front al Nusra juga mengkonfirmasi kematian dari ulama Mesir itu dalam serangan udara.

    Kemunculan terakhir al Masri di depan publik adalah ketika ia bersama mantan pemimpin al Nusra Abu Mohamad al-Jolani menghadiri penggantian nama kelompok itu menjadi Jabhat Fatah al Sham demi menangkal serangan dari Washington dan kekuatan lainnya.

    Washington sendiri menolak langkah tersebut sebgai perbaikan diri dan menyatakan akan terus memburu mereka sebagai kelompok teroris.

    Satu bulan yang lalu, komandan tertinggi al Nusra, Abu Hajar al Homsi juga terbunuh melalui serangan udara di pedalaman Provinsi Aleppo.

    Berdasarkan informasi dari pihak jihadis, al Masri (60) yang memiliki nama asli Sheikh Ahmad Salamah Mabrouk pernah menjadi salah satu sahabat utama pemimpin al Qaeda Ayman al-Zawahiri di Afghanistan pada akhir 1980-an.

    Masri juga merupakan salah satu pimpinan awal gerakan Jihad Islam di Mesir. Ia ditangkap setelah pembunuhan mantan Presiden Mesir Anwar Sadat pada 1981 dan menghabiskan tujuh tahun penjara di sana.

    Masri juga sempat berada dalam program rendisi CIA secara diam-diam setelah penangkapannya di Azerbaijan pada 1998 lalu.

    Dikatakan juga bahwa Masri datang ke Suriah untuk bergabung dengan Front Al Nusra setelah bebas dari penjara di Mesir saat pemerintahan Presiden Muhamad Mursi yang digulingkan militer pada tahun 2013 setelah adanya protes massa terhadap kepemimpinannya, demikian Reuters melaporkan.



    Credit  ANTARA News


    Turki skors 12 ribu lebih polisi dalam penyelidikan kudeta

     
    Turki skors 12 ribu lebih polisi dalam penyelidikan kudeta
    Seorang pria membaca spanduk dengan nama-nama penduduk sipil dan polisi yang tewas saat melawan percobaan kudeta, di Taksim Square di Istanbul, Turki, Rabu (20/7/2016). Slogan (R) tertulis "Kedaulatan milik bangsa". (REUTERS/Alkis Konstantinidis )
     
    Ankara (CB) - Otoritas Turki menskors 12 ribu lebih polisi yang dituduh punya kaitan dengan ulama Fethullah Gulen, yang dituding mendalangi upaya kudeta yang gagal pada Juli, menurut keterangan markas besar kepolisian negara itu, Selasa.

    Dari 12.801 orang yang diskors sebagai bagian dari penyelidikan upaya kudeta, 2.523 di antaranya merupakan kepala kepolisian.

    Secara keseluruhan, Turki memiliki sekitar 270 ribu aparat kepolisian.

    Polisi yang diskors dituduh berkaitan dengan gerakan pimpinan Gulen yang menurut Turki mendalangi upaya kudeta untuk menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

    Gulen, yang mengasingkan diri di Amerika Serikat sejak 1999, membantah keras tuduhan Ankara tersebut.

    Puluhan ribu orang dari lembaga peradilan, pegawai negeri sipil, militer dan pendidikan diskors sementara 32 ribu tersangka ditahan dengan dakwaan berkaitan dengan gerakan Gulen.

    Turki pada Senin memperpanjang status darurat selama 90 hari. Setelah upaya kudeta yang gagal pada Juli, Turki memberlakukan status darurat mulai 19 Oktober.

    Erdogan sebelumnya menyatakan status darurat mungkin perlu dipertahankan sampai sedikitnya 12 bulan, demikian menurut warta kantor berita AFP.



    Credit  ANTARA News

    Turki bebastugaskan 12 ribu polisi

    Turki bebastugaskan 12 ribu polisi
    Pendukung Presiden Turki Tayyip Erdogan berkumpul di Taksim Square di pusat Istanbul, Turki, Sabtu (16/7/2016). (REUTERS/Ammar Awad)
     
    Ankara (CB) - Pihak berwenang Turki telah membebastugaskan 12.801 polisi karena dugaan memiliki kaitan dengan ulama Turki Fethullah Gulen dan jaringannya.

    Ulama yang berada di pengasingan di Amerika Serikat ini dikambinghitamkan Ankara telah mengorkestrai kudeta gagal Juli silam.

    Dari jumlah polisi yang dibebaskan itu, 2.523 polisi di antaranya adalah para kepala polisi dari tingkat polsek sampai di atasnya.

    Pascakudeta gagal lalu, Turki sudah memecat atau membebastugaskan sekitar 100.000 PNS, dosen, hakim, jaksa dan lainnya, demikian Reuters.

    Credit  ANTARA News

    Selasa, 04 Oktober 2016

    Karyawan PT Freeport Indonesia Mogok Kerja

     
    CB, Jayapura - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Freeport Indonesia (PT FI) menggelar unjuk rasa. Dalam unjuk rasa tersebut, SPSI Freeport meminta adanya keadilan pembagian bonus bagi kurang lebih 800 karyawan yang bekerja di tambang terbuka.
    Sekretaris Hubungan Industrial Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Freeport Tri Puspital menyebutkan, klimaks permasalahan pada pertemuan 19 September 2016 terjadi ketimpangan pemberian bonus bagi pekerja tambang terbuka hanya 17 persen. Sementara bagi pekerja Geotek mendapatkan bonus 45 persen dari total gaji karyawan.
    "Para pekerja kecewa mendapatkan bonus kecil, apalagi selama ini karyawan telah membantu perusahaan dalam operasional. Dengan adanya ketimpangan ini, maka sejak 28 September karyawan memutuskan untuk mogok kerja, hingga ada kesepakatan antara perusahaan dan karyawan," jelas Tri Puspital, saat dihubungi Liputan6.com, Senin (3/10/2016).
    Setiap harinya, tambang terbuka itu menghasilkan sekitar 200 ribu ton ore atau bijih mineral. Sementara para pekerja di tambang terbuka itu membawa alatnya masing-masing berkisar 6-7 jam per hari.
    "Sementara ini yang dituntut oleh teman-teman karyawan adalah meminta transparansi dari perusahaan tentang pemberian bonus, misalnya bagaimana formula pemberian bonus, bagaimana caranya dan baru dibandingkan dengan aktual pencapaian dengan kondisi real di lapangan," urai dia.
    Juru bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama membenarkan adanya mogok kerja sejak 28 September dari karyawan di tambang terbuka, karena masalah pemberian bonus.
    "Kami sedang berupaya untuk mengatasi masalah ini dan mengembalikan operasi tambang terbuka sesegera mungkin," jelasnya.
    Mogok kerja yang dilakukan karyawan Freeport Indonesia tersebut tak berdampak pada operasi tambang bawah tanah. "Operasi pabrik pengolahan juga masih beroperasi secara terbatas,"ungkap dia.



    Credit  Liputan6.com


    Pekerja Mogok, Bagaimana Produksi Freeport Indonesia?

     

    CB, Jakarta - Para pekerja PT Freeport Indonesia melakukan aksi mogok kerja sejak 28 September 2016 lalu. Dalam mogok kerja tersebut, pekerja Freemort menuntut keadilan bonus. Lalu bagaimana kegiatan pengerukan tembaga di tambang Freeport?
    Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Kimia Energi Dan Pertambangan (KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Virgo Solossa menjelaskan, pekerja Freeport yang melakukan aksi mogok adalah mereka yang berada di tambang terbuka Grasberg, Mimika, Papua. Virgo belum bisa memastikan apa tuntutan dari para karyawan Freeport tersebut.
    Sedangkan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot mengatakan, meski kegiatan penambangan bijih tembaga di terbuka terhenti, produksi Freeport Indonesia masih bisa ditutupi dari tambang bawah tanah. "Produksi di-cover tambang underground,"‎ ucap Bambang, Senin (3/10/2016).
    Sedangkan Juru Bicara Freeport Indonesia Riza Pratama‎ mengungkapkan, untuk operasi tambang bawah tanah tidak mengalami gangguan atau kegiatan penambangan tetap berjalan. "Operasi tambang bawah tanah tidak berdampak," tutup Riza. Oleh sebab itu, produksi Freeport masih bisa berjalan meskipun ada aksi mogok tersebut.
    Sebelumnya, Sekretaris Hubungan Industrial Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Freeport Indonesia Tri Puspital menyebutkan, klimaks permasalahan pada pertemuan 19 September 2016 terjadi ketimpangan pemberian bonus bagi pekerja tambang terbuka hanya 17 persen. Sementara bagi pekerja Geotek mendapatkan bonus 45 persen dari total gaji karyawan.
    "Para pekerja kecewa mendapatkan bonus kecil, apalagi selama ini karyawan telah membantu perusahaan dalam operasional. Dengan adanya ketimpangan ini, maka sejak 28 September karyawan memutuskan untuk mogok kerja, hingga ada kesepakatan antara perusahaan dan karyawan," jelas Tri Puspital, saat dihubungi Liputan6.com.
    Setiap harinya, tambang terbuka itu menghasilkan sekitar 200 ribu ton ore atau bijih mineral. Sementara para pekerja di tambang terbuka itu membawa alatnya masing-masing berkisar 6-7 jam per hari.
    "Sementara ini yang dituntut oleh teman-teman karyawan adalah meminta transparansi dari perusahaan tentang pemberian bonus, misalnya bagaimana formula pemberian bonus, bagaimana caranya dan baru dibandingkan dengan aktual pencapaian dengan kondisi real di lapangan," urai dia.



    Credit  Liputan6.com





    Wow, Emas di Bengkulu Lebih Banyak dari Freeport?



    CB, Bengkulu - Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Seluma ternyata menyimpan potensi kandungan emas yang luar biasa. Hasil survei awal tim ahli geologi berbendera Berick dari Inggris menunjukkan potensi kandungan emas melebihi satu juta ounces. Dalam hitungan kasar, satu ounces setara dengan 280 gram.
    Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Oktaviano, menyatakan, perkiraan potensi itu berdasarkan hasil survei di luar kawasan hutan lindung yang berbatasan dengan Taman Nasional Bukit Barisan saja.
    "Di luar kawasan atau di beberapa desa saja, potensi sudah di atas satu juta onzis. Kandungan terbesarnya ada di dalam kawasan, bisa jadi angka itu lebih banyak 10 hingga 20 kali lipat dari hasil survei awal," ujar Oktaviano di Bengkulu, beberapa hari lalu.
    Seiring besarnya potensi ini, sangat dimungkinkan jumlah kandungan emas di Seluma lebih banyak dari kandungan emas yang dikelola oleh PT Freeport di Papua. Sebab luasan wilayah yang bisa dijangkau jika dilakukan eksploitasi mencapai 90 ribu hektare.
    Saat ini sudah ada dua perusahaan yang mengajukan permohonan izin eksplorasi ke Dinas ESDM Bengkulu yaitu PT Energi Swa Dinamika Muda dan PT Prima Persada Utama. Salah satu perusahaan itu malah mengajukan izin eksplorasi di lintas provinsi, sebab peta wilayah yang diajukan, termasuk kawasan hutan yang berada di Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan.
    Pihak ESDM Bengkulu segera mengeluarkan surat rekomendasi awal untuk eksplorasi di luar kawasan Taman Nasional. Untuk di dalam kawasan, mereka masih menunggu rekomendasi pinjam pakai lahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Waktu yang diberikan untuk menyelesaikan rekomendasi ini selama enam bulan terhitung September 2016.
    "Jika dalam enam bulan rekomendasi itu tidak ada, maka surat persetujuan eksplorasi awal akan kami tinjau kembali," lanjutnya.
    Saat ini di kawasan yang memiliki potensi kandungan emas di Kabupaten Seluma, khususnya di Desa Hulu Alas dan Semidang Alas Maras, sudah mulai dimasuki para penambang emas liar. Para Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) itu akan segera ditertibkan. Sebab selain melakukan aktivitas liar, mereka juga dikhawatirkan tidak bisa menjaga keseimbangan lingkungan dan mengancam ekosistem yang ada.
    Oktaviano mengatakan pihaknya juga akan membuat zonasi kawasan atau membuat pemetaan berdasarkan daerah potensi. Jika perizinan tambang diberikan kepada perusahaan besar, maka penambang lokal atau tradisional juga akan diberikan ruang untuk beraktivitas. Tujuannya untuk membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar kawasan.
    "Kami akan petakan, juga akan buat perjanjian ketat terkait rekrutmen tenaga kerja, masyarakat lokal harus diberi peluang untuk direkrut sebagai pekerja di sana," kata Oktaviano.





    Credit  Liputan6.com


    Punya Cadangan Luar Biasa, Bengkulu Siapkan Emas Batangan


    CB, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu akan memperketat proses produksi kandungan emas di Kabupaten Seluma. Sebab, hasil bumi jenis galian A itu berpotensi untuk meningkatkan perekonomian Bengkulu, bahkan Indonesia secara luas.

    Rekomendasi izin eksplorasi hingga eksploitasi akan disertakan dengan perjanjian terkait proses barang mineral yang bisa dikeluarkan dari Bengkulu sudah dalam bentuk setengah jadi atau berbentuk emas batangan.

    Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Bengkulu Oktaviano mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi barang tambang yang dikeluarkan berbentuk bebatuan, melainkan harus ada proses produksi di Bengkulu.

    "Emas yang keluar harus dilebur dan diproses hingga berbentuk batangan, tidak boleh dikeluarkan dalam bentuk bebatuan," ungkap Okta di Bengkulu, Rabu, 28 September 2016.

    Selain emas, bisanya di sekitar kawasan eksploitasi juga akan muncul mineral lain sejenis perak dan tembaga. Supaya tidak menjadi limbah, mineral lain itu juga harus diolah dan dimasukkan dalam rencana produksi eksploitasi.

    Pelibatan Masyarakat

    Berkaca dari penambangan emas yang dikelola PT Freeport di Papua, Pemprov Bengkulu juga akan mengatur regulasi terkait pelibatan masyarakat lokal dalam proses produksi. Salah satunya adalah jaminan untuk mempekerjakan penduduk lokal yang memiliki kemampuan dan keahlian sesuai bidangnya.

    Tokoh pemuda Kabupaten Seluma, Nopetri Elmanto menyatakan, pihaknya sangat terbuka kepada para investor yang akan mengelola potensi sumber daya mineral di Kabupaten Seluma.
    Tetapi, investasi itu semestinya turut mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian warga. "Jika semua sudah disepakati, silahkan, kami tidak akan menghalangi," kata Nopetri.



    Credit  Liputan6.com


    Emas Menumpuk di Bawah Hutan Lindung Bengkulu


    CB, Bengkulu - Provinsi Bengkulu yang tercatat sebagai wilayah penghasil tambang batu bara, karet dan minyak kelapa sawit, ternyata menyimpan kandungan emas dalam jumlah besar. Namun, potensi ekonomi ini berada di dalam kawasan hutan lindung Kabupaten Seluma.

    Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Oktaviano mengatakan, potensi emas itu belum bisa digali karena kendala izin pinjam pakai lahan yang dikuasai Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK).
    "Sudah ada satu perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri yang mengajukan izin eksplorasi, tetapi belum kami proses karena sebagian besar lahan ada di kawasan yang dikuasai negara," kata Oktaviano di Bengkulu, Selasa (23/8/2016).
    Total lahan yang diajukan untuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) itu seluas 30.000 hektare, sebagian besar ada di dalam hutan lindung. Beberapa kawasan malah saat ini merupakan wilayah perkampungan penduduk.
    Potensi kandungan emas yang ada di dalam kawasan yang diajukan untuk penerbitan IUP itu sendiri sangat besar, bahkan di salah satu titik koordinat yang sudah dilakukan survei geologi, terdapat batang urat emas atau Vien yang memiliki kandungan emas murni.
    "Kami akan sangat berhati hati, sebab selain memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, persoalan izin tambang apalagi tambang emas ini beresiko tinggi dan bisa memicu konflik yang sangat luas," ia menambahkan.
    Bengkulu pernah menjadi wilayah penghasil emas pada zaman pendudukan Inggris di Bengkulu. Salah satu bukti daerah ini menghasilkan emas bermutu tinggi adalah sumbangan Provinsi Bengkulu kepada Presiden Sukarno saat berencana membangun tugu Monumen Nasional (Monas) di Jakarta.
    Emas yang bertengger di sana dihasilkan dari tambang emas di wilayah Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara.

    "Jika tambang emas di selama ini beroperasi, potensinya bisa saja melebihi produksi emas yang dihasilkan dari Lebong Tandai," kata Oktaviano.


    Credit  Liputan6.com

    Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Tewas dalam Baku Tembak


     
    Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Tewas dalam Baku Tembak
    Pasca lengsernya Presiden Muhammad Morsi, Mesir melakukan penangkapan terhadap sejumlah tokoh dan petinggi Ikhwanul Muslimin. Foto/Anadolu Agency/Ahmed Jamil
     
    KAIRO - Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan seorang pemimpin senior dan anggota Ikhwanul Muslim (IM) tewas dalam sebuah baku tembak. Pemimpin senior IM yang tewas adalah sosok yang bertanggung jawab atas sayap bersenjata kelompok tersebut.

    Mohamed Kamal (61), salah satu anggota pimpinan kelompok, dan Yasser Shehata, pemimpin lainnya, tewas dalam baku tembak setelah ototiritas keamanan Mesir menyerbut sebuah apartemen di kawasan Bassateen, Kairo. Pihak keamanan melakukan penggerebekan setelah mengetahui apartemen itu digunakan oleh para pemimpin IM sebagai markas seperti dikutip dari New York Times, Selasa (4/10/2016).

    "Shehata dijatuhi hukuman in absentia 10 tahun penjara karena menyerang warga dan secara paksa menahan orang di markas besar Partai Kebebasan dan Keadilan, sayap politik originasi," kata kementerian itu dalam pernyataannya. "Kamal telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada dua hal in absentia," tambah pernyataan itu.

    Kamal adalah salah satu pemimpin yang paling menonjol dari IM dan anggota dari Biro Pedoman Organisasi. Ia bertanggung jawab atas Komite Administrasi tertinggi, yang dikenal sebagai komite kaum remaja. Ia mengundurkan diri dari komite pada bulan Mei 2016, karena keberadaan komite itu ditentang oleh para pemimpin top lainnya dalam organisasi.

    Sementera itu, akun medial sosial milik IM mengatakan Kamal telah menghilang sejak Senin sore, namun tidak memberikan kabar lebih lanjut. IM mengatakan bahwa organisasi tersebut adalah organisasi damai.




    Credit  Sindonews