Senin, 25 Maret 2019

Mahathir Sebut Israel sebagai Negara Perampok



Mahathir Sebut Israel sebagai Negara Perampok
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menjuluki Israel sebagai negara perampok. Foto/Istimewa


ISLAMABAD - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menjuluki Israel sebagai negara perampok. Dia mengatakan, negaranya menikmati hubungan persahabatan dengan setiap negara di dunia, kecuali Israel.

Berbicara saat melakukan kunjungan kerja ke Pakistan, Mahathir mengatakan, dia tidak memiliki masalah dengan orang-orang Yahudi. Tapi, dia bermasalah dengan negara Israel, karena telah menduduki wilayah Palestina.

"Kami tidak anti terhadao orang-orang Yahudi, tetapi kami tidak dapat mengakui Israel karena pendudukannya atas tanah Palestina. Anda tidak dapat merebut tanah orang lain, dan membentuk negara. Ini seperti negara perampok," ucap Mahathir, seperti dilansir Fars News pada Minggu (24/3).

Pernyataan itu sendiri datang tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan sudah waktunya untuk mengakui Dataran Tinggi Golan Suriah, yang diduduki sejak 1967, sebagai wilayah Israel.

Pengumuman Trump datang menjelang kunjungan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu ke AS pada pekan depan. Netanyahu sendiri telah menekan Washington selama bertahun-tahun untuk mengakui klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki 





Credit  sindonews.com