Kamis, 14 Februari 2019

Ekspor Turki ke Venezuela Naik Drastis, Ada Apa?



Presiden Venezuela, Nicolas Maduro (kanan) dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri). Reuters
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro (kanan) dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri). Reuters

CBAnkara – Pemerintah Turki melaporkan nilai ekspor ke Venezuela pada 2018 meningkat nyaris tiga kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.

Berdasarkan data dari Asosiasi Eksportir Aegean, nilai ekspor Turki ke Venezuela tercatat sebesar US$120.8 juta atau sekita Rp1.7 triliun.
Sementara ekspor pada 2017 hanya tercatat US$37.4 juta atau sekitar Rp526 miliar. Ini kenaikan sekitar 223 persen.

“Kita membantu Venezuela seperti yang kita lakukan terhadap Qatar saat mengalami embargo oleh negara tetangga,” kata Mustafa Terci, kepala sub divisi Sereal dan Minyak dari Asosiasi Eksportir Aegean seperti dilansir Anadolu pada Rabu, 13 Februari 2019 waktu setempat.

Sejumlah produk yang diekspor ke Venezuela seperti pasta, minyak bunga matahari, tepung gandum, dan red lentil. Hubungan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan mitranya dari Venezuela, Nicolas Maduro, cukup dekat dan berimbas pada perdagangan kedua negara. Menurut Terci, kondisi ekonomi Venezuela saat ini membuat negara itu membutuhkan banyak makanan.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyentuh batangan emas ketika dia berbicara selama pertemuan dengan para menteri yang bertanggung jawab atas sektor ekonomi di Istana Miraflores di Caracas, Venezuela 22 Maret 2018.[REUTERS / Marco Bello]



Tren kenaikan ekspor Turki ini masih berlangsung pada awal 2019. Ekspor ke Venezuela tercatat tumbuh 411 persen menjadi US$8.96 juta pada Januari 2019 dibandingkan periode sama 2018. Terci memprediksi ekspor ke Venezuela bisa mencapai sekitar US$200 juta atau sekitar Rp2.8 triliun.


Secara terpisah, Reuters melansir hubungan dagang Venezuela dan Turki meningkat sejak tahun lalu setelah Presiden Nicolas Maduro bertemu dengan Erdogan di Ankara. Kedua negara bersepakat perusahaan Turki bakal membeli banyak emas dari Venezuela, yang hasilnya akan digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan pokoh masyarakat negara sosialis yang sedang menderita krisis ekonomi ini.



Credit  tempo.co