Rabu, 01 Juli 2015

Rusia Buat Kapal Perang Berteknologi Canggih

Kapal perang baru Rusia kemungkinan berbentuk seperti ini. (Foto: AugurRosAeroSystems)
Kapal perang baru Rusia kemungkinan berbentuk seperti ini. (Foto: AugurRosAeroSystems)
MOSKOW  (CB) – Sanksi dari Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) tidak menghentikan kiprah Rusia dalam membuat perlengkapan perang baru. Kali ini, Presiden Vladimir Putin berencana untuk membuat kapal perang berteknologi canggih dari pesawat, kapal berbantalan udara, dan airships.
Kapal perang canggih itu beda dengan yang lainnya. Kapal itu mampu lepas landas dan mendarat tanpa landasan pacu. Kapal itu dapat membawa 200 personil militer serta memiliki kecepatan hingga 105 mph.
Kapal perang futuristik itu dilengkapi dengan teknologi komputer canggih. Seorang pejabat Rusia mengklaim Menteri Pertahanan membutuhkan dana sebesar USD15 juta untuk membangun kapal itu.
Menurut The Siberian Times, Rabu (1/7/2015), Augur RosAeroSystems merupakan perusahaan yang akan membuat mainan baru Putin tersebut. Perusahaan itu mengatakan kapal itu akan siap digunakan pada 2018.
Wakil Presiden Augur RosAeroSystems, Mikhail Talesnikov, mengatakan pekerjaan pengembangan perusahaan itu akan selesai pada Desember 2015.
“Kapal tidak membutuhkan pemberat. Tapi, selama semua perlengkapan perang dan personil turun dari kapal atau bongkar muatan dilakukan pesawat akan dirasa berat dan kapal itu tidak akan melambung ke stratosfir,” kata Talesnikov.
“Kami juga memutuskan untuk membuat airships lebih keras dengan menggunakan sistem keseimbangan. Kapal itu juga memiliki cangkang yang keras. Bukan kerangka yang ditutupi kain, tapi sebuah gabungan. Ini sebuah solusi inovatif dan sistem yang unik,” sambungnya.


Credit  Okezone


ISIS Umumkan Perang di Gaza


Para pejuang dari Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas. (Foto : Reuters)
Para pejuang dari Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas. (Foto : Reuters)
GAZA  (CB) – Kelompok militan ISIS menyatakan perang terhadap Hamas dan Kelompok Fatah di Palestina. Melalui sebuah rekaman video, ISIS menyatakan Hamas terlalu toleran terhadap pelanggaran aturan agama dan kepada Israel. Sedangkan lawan politik Hamas, Fatah, dianggap bekerja untuk kepentingan Amerika Serikat (AS).
“Kami akan menggulingkan Negeri Yahudi beserta Anda dan Fatah, serta semua sekularis. Anda akan kami lindas dengan jumlah kami yang semakin banyak,” demikian pernyataan pihak ISIS dalam video yang ditujukan kepada Hamas, sebagaimana dilansir Sputnik, Rabu (1/7/2015).
“Kami bersumpah apa yang terjadi di Levant (wilayah Mediterania Timur yang terdiri dari Irak, Suriah, Lebanon, Turki, dan beberapa negara lain), terutama di Kamp Yarmouk, pada hari ini, akan terjadi juga di Gaza,” lanjut pernyataan itu.
Persaingan antara Hamas dengan ISIS merupakan hubungan yang cukup rumit. Keduanya menginginkan sebuah negara Islam di Gaza, namun ISIS tampaknya tidak setuju dengan sikap lunak yang ditunjukkan Hamas terhadap Israel.
Sebelumnya, ISIS pernah melayangkan ancaman serupa pada 7 Mei 2015. Saat itu ancaman dilayangkan oleh ISIS karena Hamas menghancurkan sebuah masjid yang dijadikan markas kelompok pendukung ISIS dan menahan 40 anggotanya.



Credit   Okezone


Penghancuran Situs Budaya oleh ISIS Termasuk Kejahatan Perang

Penghancuran Situs Budaya oleh ISIS Termasuk Kejahatan Perang (Foto: VoA)
Penghancuran Situs Budaya oleh ISIS Termasuk Kejahatan Perang (Foto: VoA)
BERLIN (CB) - Lembaga kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, penghancuran situs warisan budaya di wilayah konflik oleh ISIS dan kelompok-kelompok militan lainnya dapat dianggap sebagai kejahatan perang.
Komite Warisan Budaya UNESCO, yang bertemu di Bonn, mengangkat penghancuran kota kuno Hatra di Irak oleh kelompok Negara Islam (ISIS) dan menyatakan "kekhawatiran yang mendalam" terhadap kota warisan arkeologi Palmyra, yang diduduki oleh ISIS sejak bulan Mei. Keduanya termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.
"Serangan-serangan dengan sengaja terhadap bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi kepentingan agama, pendidikan, seni, sains ataupun kegiatan amal dan monumen-monumen bersejarah bisa disebut sebagai kejahatan perang," ujar komite tersebut, sebagaimana dikutip dari VoA, Rabu (1/7/2015).
Di bulan April, Jaksa Mahkamah Kriminal Internasional Fatou Bensouda mengatakan ia menerima berbagai tuduhan kekejaman yang luas di Suriah dan Irak oleh ISIS, demikian pula dengan pengrusakan terhadap properti budaya, tapi mengatakan ia membuka penyelidikan karena baik Suriah maupun Irak tidak menjadi anggota mahkamah ini, dan para tentara asing yang dicurigai terlibat tidak berperingkat cukup tinggi untuk diajukan ke pengadilan.
Dalam resolusinya, UNESCO mengatakan sangat terkejut dengan serangan bertubi-tubi oleh ISIS dan kelompok-kelompok lainnya yang ditujukan menghancurkan keanekaragaman budaya melalui penargetan.
UNESCO menambahkan dalam resolusi, keprihatinan lembaga ini terhadap meningkatnya jumlah ancaman terhadap warisan budaya melalui penjarahan dan penggalian ilegal yang dapat dengan serius membahayakan warisan budaya yang tidak tergantikan, seperti situs-situs Warisan Dunia UNESCO di Afghanistan, Irak, Libya, Mali, Suriah dan Yaman.
UNESCO juga memperingatkan bahwa situs warisan dunia alami seperti di Niger, Kongo, Republik Afrika Tengah dan Pantai Gading dirudung oleh berbagai masalah yang akan terus berlanjut setelah berakhirnya konflik.

Credit  Okezone

Menristek: Nuklir di Serpong Aman untuk Lingkungan


Menristek: Nuklir di Serpong Aman untuk Lingkungan  
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir saat ditemui usai pelantikan pejabat Eselon I di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (30/6). (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)
 
 
Jakarta, CB -- Rencana pembangunan proyek uji coba pembangunan reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Serpong, Banten, terus menuai pro dan kontra. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir meyakinkan proyek ini tidak berbahaya dan akan dijadikan sarana edukasi.

Nasir mengatakan, selama ini reaktor nuklir yang dikelola Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) di Indonesia terbukti tidak menimbulkan masalah apapun baik dari sisi lingkungan maupun kerugian lainnya.

"BATAN sudah punya pengalaman. Mereka punya reaktor nuklir sudah 55 tahun sejak tahun 1960. Tapi tidak pernah mengganggu lingkungan," kata Nasir saat ditemui di Gedung BPPT, Jakarta.


Saat ini, kata Nasir, ada beberapa reaktor nuklir di Indonesia, yaitu di Yogyakarta, Bandung, dan berikutnya ada di Serpong. Nasir berani mengklaim jika reaktor nuklir yang dikelola BATAN tidak berbahaya lantaran reaktor nuklir yang ada di Bandung tidak menunjukkan dampak yang merugikan.

"Di Bandung tidak tanggung-tanggung reaktornya ada di kota. Kalau itu bahaya sudah meledak dan banyak yang mati," ujarnya.

Untuk itu ia mengimbau semua pihak agar tak perlu khawatir dengan adanya rencana pembangunan reaktor nuklir di Indonesia. Sebab, menurutnya, jika pembangunan tersebut tak kunjung dimulai, Indonesia akan terus tertinggal.

"Amerika maju karena listriknya memakai nuklir. Jepang, Prancis, Korea, juga memakai nuklir untuk listriknya," tutur Nasir.

Dijadikan Sarana Edukasi

Menteri Nasir mengatakan, paling tidak dibutuhkan waktu tujuh tahun untuk memfungsikan reaktor nuklir sebagai pembangkit tenaga listrik. Namun, pembangunan reaktor nuklir mini di Serpong ini diperkirakan akan selesai sebelum masa jabatan Presiden Joko Widodo selesai, yaitu pada 2018 atau 2019.

"Paling tidak sudah ada reaktor mini untuk edukasi dan pengembangan riset. Kawasan Serpong nanti menggunakan energi nuklir untuk penerangannya," ucapnya.

Selain Serpong, sebenarnya pemerintah juga sudah menyiapkan sejumlah daerah yang berpotensi untuk menjadi area pembangunan PLTN seperti Bangka Belitung. PLTN tersebut berkapasitas 5 x 1.000 Megawatt (MW). Sementara reaktor nuklir di Serpong nanti berkapasitas 30 MW.


Credit  CNN Indonesia


Peringatan! Inggris Terancam Hancur Diterjang Tsunami Asteroid


Ilustrasi.
Ilustrasi.
INGGRIS (CB), menjadi salah satu negara yang terancam hancur karena Tsunami Asteroid. Tsunami ini disebut berisiko menewaskan ribuan orang yang tinggal di dekat pantai.
Ini bukan mengada-ada. Peringatan tersebut diungkap oleh para ilmuwan bertepatan dengan Asteroid Day, 30 Juni.
Tim peneliti dari University of Southampton telah mengembangkan alat yang memprediksi mana asteroid yang mungkin akan jatuh ke Bumi dan apa dampaknya.
Disebutkan, ada sekitar satu juta asteroid di tata surya ini dan 13.000 di antaranya telah ditemukan. Dan dari angka itu, 500 dari asteroid memiliki potensi menyerang bumi.
Satu dari mereka, memiliki potensi untuk menghapus seluruh negeri. Sebuah laporan di tahun 2013 menyebutkan, sebuah asteroid dengan lebar hanya 19 meter yang mendarat di Rusia, telah melukai 1.500 orang.
Namun itu bukan satu-satunya risik. Jika asteroid jatuh ke laut, maka akan memicu tsunami yang bisa menghancurkan bagian besar pantai di seluruh dunia.
Dalam penelitiannya, tim dari Southampton ini menggunakan sebuah software yang mereka beri nama ARMOR. Alat tersebut telah menghitung, bahwa meskipun Inggris tidak berada di jalur tembak dari asteroid yang dikenal berbahaya itu, namun dampaknya akan ada dari Laut Utara atau Samudra Atlantik.
"Ancaman asteroid adalah nyata dan dapat memiliki konsekuensi bencana," kata peneliti Clemens Rumpf, seperti dikutip dari Mirror, Selasa (30/6).
 
"Ketika sebuah asteroid menyerang salah satu masalah terbesar adalah tsunami. Inggris adalah sebuah pulau dengan banyak pantai, dan banyak orang yang tinggal di sana sehingga risiko ini akan mengancam Inggris," imbuh Rumpf.
Para ilmuwan berharap seluruh pihak termasuk PBB segera membuat rencana dan aksi untuk mengantisipasi Tsunami Asteroid ini.
"Ini merupakan risiko yang nyata," kata Dr Hugh Lewis, Dosen Senior di Aerospace Engineering, di University of Southampton.
"Software baru ini tidak hanya memungkinkan untuk melihat di mana dampak yang mungkin terjadi, tetapi kami juga mensimulasikan apa yang mungkin terjadi jika kita mencoba untuk menangkis itu, seperti dengan menggunakan pesawat ruang angkasa untuk memberikan dorongan lambat di ruang angkasa," katanya.
Asteroid besar terakhir yang melanda bumi adalah di Tunguska pada tahun 1908. Ini terhempas ke planet dengan kekuatan 1.000 bom atom dan dilenyapkan seluas 830 mil persegi. Jika jatuh di London itu kemungkinan akan membunuh semua orang yang tinggal di dalam Kawasan M25, London.
Penelitian dari Tim Southampton itu diumumkan Selasa (30/6), bertepatan dengan Hari Dunia Asteroid yang digagas oleh Brian May, gitaris Queen dan juga astrofisikawan.



Credit   JPNN.com




Benarkah Pekerja Asal China Menyerbu Indonesia? Ini Penjelasan Menaker


 
Stefanno Reinard Sulaiman Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri Melakukan Kunjungan ke PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Senin (9/3/2015)


JAKARTA,CB -
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri membantah terjadinya serbuan para pekerja China ke Indonesia. Ia menyatakan, pihaknya melakukan seleksi ketat terhadap keberadaan tenaga kerja asing (TKA) untuk memastikan tidak adanya pelanggaran aturan ketenagakerjaan, terutama izin kerja selama di Indonesia.

“Terkait adanya isue soal serbuan TKA China itu tidaklah benar. Kita harus pastikan setiap TKA yang bekerja di Indonesia mengikuti prosedur pengurusan izin kerja dan tidak melanggar aturan ketenagakerjaan,” kata Menaker Hanif dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker di Cilacap, Jawa Tengah pada Selasa (30/6/2015).

Berdasarkan data Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang diterbitkan Kementerian Ketenagakerjaan untuk TKA China dari 1 Januari 2014 - Mei 2015 mencapai 41.365. TKA asal China yang saat ini masih berada  di Indonesia sebanyak 12.837.

Adapun sektor yang banyak diisi pekerja Tiongkok ini pada periode yang sama adalah perdagangan dan jasa, yakni mencapai  26.579 IMTA, kemudian industri 11.114 IMTA, dan pertanian 3672 IMTA.

Hanif menjelaskan, pihaknya telah  mengeluarkan instrumen aturan pengetatan TKA, yaitu Permenaker 16/2015 tentang Tata Cara Pengendalian dan Penggunaan TKA, untuk memperketat masuknya TKA ke Indonesia.

Dalam aturan itu, pemerintah mewajibkan syarat-syarat baru di antaranya,  TKA harus memiliki sertifikat kompetensi atau berpengalaman kerja minimal 5  tahun serta ada jabatan tertentu yangg tertutup bagi TKA. Ada juga jabatan yang hanya diberi izin kerja selama 6 bulan dan tidak boleh diperpanjang.

Selain itu, diatur pula soal ketentuan setiap merekrut 1 TKA di saat yang sama harus merekrut 10 tenaga kerja dalam negeri (TKDN)  serta adanya kewajiban TKA didampingi oleh TKDN dalam rangka alih teknologi dan ilmu, dll.

“Semua TKA harus taat terhadap regulasi ketenagakerjaan. Setiap TKA yang dipekerjakan di Indonesia harus berdasarkan jabatan dan sektor-sektor yang dibuka untuk masuknya TKA, dengan jangka waktu yang juga dibatasi untuk tiap-tiap jabatan. Bahkan ada juga jabatan yang sama sekali tertutup bagi TKA, “ kata Hanif.

Ia mengatakan, khusus untuk proyek pemasangan mesin oleh investor asing yang sifatnya jangka pendek (6 bulan dan tidak dapat diperpanjang), tidak ada  aturan tentang komposisi TKA berbanding TKDN. Namun, di luar itu kehadiran setiap TKA wajib menyerap dan didampingi 10 TKDN.

“Untuk  TKA yg bekerja di sektor manufaktur dan jasa lainnya yang berjangka  waktu 1 tahun, telah kami perbaiki regulasinya. Jika dalam Permenaker 12/2013 perbandingannya adalah 1:1, maka dalam Permen 16/2015 menjadi 1 TKA  harus dapat menyerap 10 TKDN," sebutnya.

Lebih lanjut Hanif menjelaskan mengenai berbagai kasus-kasus TKA yang selama ini ramai di perbincangkan. Salah satunya diantaranya adalah soal keberadaan TKA China yang bekerja di PT Cemindo Gemilang IMTA dan  PT Cimona, yang banyak dipersoalkan karena diduga melakukan pelanggaran dengan jumlah TKA ilegal yang diperkiraan besar.

“Tidak benar ada exodus karena kami cukup selektif mengeluarkan izin. Semua IMTA (Izin Memekerjakan Tenaga Asing) yang kami keluarkan  untuk kedua pabrik itu  sifatnya sementara (masa kerja hanya 6 bulan). Setelah itu mereka harus angkat kaki. Lagipula, para TKA itu kan hanya kerja di tahap konstruksi, bukan produksi. Jika konstruksi kelar, mereka segera pulang,“ kata Hanif.

Berdasarkan data Kemnaker, untuk PT Cemindo Gemilang IMTA yang diterbitkan adalah 17. Untuk PT Cimona, terbitkan 432, dengan batas waktu kerja hanya untuk 6 bulan kerja. Karena  6 bulan,  maka diperkirakan sebagian sudah pulang. Karena memang mayoritas dari mereka adalah tenaga kerja untuk tahap konstruksi saja.

“Mengenai adanya laporan mengatakan jumlah di lapangan lebih dari itu, maka Pengawas Naker sedang meneliti keberadaan mereka. Jika tidak sesuai prosedur, maka Kemnaker pasti mencabut  IMTAnya, lalu Imigrasi mendeportasi mereka, “ kata Hanif.

Adapun terkait mengenai tenaga kerja  pembangunan pabrik asal China di Lebak, Banten, ada LSM yang menyebut mereka meresahkan masyarakat sekitar karena buang air di sungai dan tidak sopan. Hanif meminta kejelasan LSM dan laporan yang dibuatnya. Yang bertanggungjawab paling depan atas dampak sosial seperti itu adalah perusahaan bersangkutan.

“Tolong nama LSM-nya diperjelas juga siapa. Saat ini pengawas ketenagakerjaan baik pusat maupun daerah sedang melakukan investigasi lapangan di perusahaan tersebut. Pengawas sudah minta perusahaan agar membangun MCK agar pekerjanya tidak BAB sembarangan,“ kata Hanif.

Pada kesempatan itu, Hanif juga mengklarifikasi mengenai  kabar  bahwa saat pembangunan Jembatan Suramadu, awalnya dikerjakan oleh pekerja Indoensia, kemudian diganti oleh pekerja Chiina. Hanif menjelaskan Proyek Suramadu adalah merupakan proyek G to G antara pemerintah China dan pemerintah Indonesia (Pemda Jawa Timur).

“Karena pemenang tendernya adalah perusahaan China, maka sejumlah tenaga ahli China didatangkan oleh perusahaan itu untuk menyelesaikan proyek Suramadu, yang mana keberadaan TKA ini dikombinasikan juga dengan keberadaan TKDN. Lagi pula harus dibedakan antara pemilik proyek dan kontraktornya," ucapnya.




 Credit  KOMPAS.com

Yunani Negara Maju Pertama yang Gagal Bayar IMF

Batas waktu pembayaran cicilan utang sudah dilewati.

Yunani Negara Maju Pertama yang Gagal Bayar IMF
Publik Yunani mengantre di mesin ATM, Minggu, 28 Juni 2015. (REUTERS/Stefanos Rapanis)

  CB - Yunani tergelincir semakin jauh dalam krisis keuangan, setelah program dana talangan yang mereka andalkan selama lima tahun, berakhir pada Selasa, 30 Juni 2015, tanpa pembayaran utang pada IMF.

Dikutip dari laman Al Jazeera, Rabu, 1 Juli 2015, tidak dibayarnya utang sebesar US$1,8 miliar pada IMF, menjadikan Yunani negara maju pertama yang gagal melakukan pembayaran utang.

Negara terakhir yang gagal melakukan penbayaran adalah Zimbabwe pada 2001, namun negara Afrika itu tidak dianggap sebagai negara maju. Juru bicara IMF, Gerry Rice, memastikan batas waktu sudah dilewati.

"Kami telah menginformasikan dewan eksekutif bahwa Yunani sekarang dalam tunggakan, dan hanya dapat menerima pembiayaan IMF, jika tunggakan telah diselesaikan," kata Rice.

Dia mengatakan dewan akan mempertimbangkan permintaan Yunani, untuk memperpanjang pinjaman. Total pinjaman Yunani pada IMF mencapai US$40 miliar atau sekitar Rp533 triliun.

Di Athena pada Selasa, 30 Juni, ribuan orang Yunani menggelar aksi protes, meminta negara itu tetap berada dalam Uni Eropa, yang merupakan aksi tandingan anti Uni Eropa pada Senin, 29 Juni.



 Credit  VIVA.co.id





Orang Terkaya Dunia Kehilangan Rp934 Triliun Akibat Yunani

Bill Gates kehilangan $1,4 miliar atau hampir Rp19 triliun sehari.

Orang Terkaya Dunia Kehilangan Rp934 Triliun Akibat Yunani
Ilulstrasi dolar (Reuters Photo)
CB - Sedikitnya $70 miliar atau sekitar Rp934 triliun hilang dari pundi-pundi 400 orang terkaya dunia, akibat gejolak pasar ekuitas di seluruh dunia, dibayangi kekhawatiran krisis Yunani.

Dikutip dari Sydney Morning Herald, Rabu, 1 Juli 2015, kerugian kolektif para miliuner mencapai lebih dari 1,5 persen. Di Amerika Serikat (AS) indeks S&P 500 jatuh 2,1 persen dan Nasdaq jatuh 2,4 persen.

Di Eropa indeks Euro Stoxx anjlok 4,2 persen dan indeks Shenzhen Stock Exchange Composite kehilangan lebih dari 6 persen. Kerugian terbesar dialami orang kaya asal Spanyol Amancio Ortega.

Ortega memiliki 59 persen saham Inditex, peritel pakaian terbesar dunia dan induk jaringan Zara, yang membuatnya menjadi orang terkaya Eropa dan individu terkaya kedua dunia.

Pria dengan total harta sebesar $69,2 miliar atau Rp923 triliun itu, mengalami kerugian sebesar $2,2 miliar sehari atau 3,2 persen, pada Senin, 29 Juni lalu. Krisis juga berdampak pada orang terkaya pertama dan ketiga dunia.

Bill Gates yang merupakan manusia terkaya di bumi, kehilangan $1,4 miliar atau 1,7 persen. Sementara investor AS Warren Buffet, orang kaya ketiga dunia dengan $67,1 miliar kehilangan $1,6 miliar.

Total kemakmuran 400 orang terkaya dunia mencapai $4,2 triliun atau lebih dari Rp56.000 triliun.


Credit  VIVA.co.id

Israel Pagari Perbatasan dengan Yordania, Apa Maksudnya?

Israel Pagari Perbatasan dengan Yordania, Apa Maksudnya?
Sejumlah warga Palestina membuat antrian dipinggiran tembok pembatas dengan Israel saat akan melakukan pemeriksaan dokumen ketika menuju masjid Al-Aqsa di Yerusalem, 26 Juni 2015. AP/Majdi Mohammed
 
 CB, Jakarta:Kabinet Keamanan Israel  menyetujui pembangunan pagar baru sepanjang perbatasan dengan Yordania. Bila selesai,  pagar itu akan membatasi Israel dari dunia luar.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan menyelesaikan benteng perbatasan nasional dengan membangun penghalang di bagian yang tersisa dari perbatasan. Sepanjang 30 kilometer sebelah utara dari pagar itu ada pelabuhan kota Eilat  tepatnya di  bagian Selatan Laut Merah. Pembatas  itu diharapkan bisa mencegah masuknya migran dari Afrika dan para jihad penyusup yang bersenjata api. Mereka dianggap berusaha masuk Israel melalui Yordania.

Ada pula kisah lain yang ada sehubungan pembangunan bandara baru Israel di Timna. Bandara itu berada sekitar 19 kilometer dari Eilat dan direncanakan akan selesai pada 2016. Lapangan terbang ini diprediksi akan mejadi bandara alternatif bila Bandara Tel Aviv Ben-Guiron diserang.



Instalasi strategi ini diharapkan bisa mengamankan Israel dari serangan serangan negara tetangga. "Hal ini sangat penting, ini bagian dari keamanan negara kami," kata Netanyahu.

Israel sebelumnya sudah memagari negaranya dari dua daerah yang menjadi kantung Palestina, bagian Tepi Barat dan Jalur Gaza. Sebuah jaring kawat sudah membelah Tepi Barat. Ada pula sebuah dinding yang sudah memotong Jalur Gaza untuk memblokade penuh Wilayah Palestina.

Kawasan Bandara Tel Aviv telah mengamankan perbatasannya dari Mesir sejak 2013. Mereka membangun pagar kawat berduri setinggi 5 meter dari Jalur Gaza hingga Eilat.

Bagian Utara Israel yang berbatasan dengan Libanon dan Suriah serta dataran tinggi Golan juga telah diamankan dengan pagar berteknoogi tinggi. Batasan antara Israel dan Yordania dilakukan sepanjang 240 kilometer. Ada pula batasan sepanjang 95 kilometer di kawasan Lembah Yordania di dalam Tepi Barat yang diduduki Israel.

Sebuah perjanjian perdamaian antara Israel dan Yordania telah ditandatangani pada 1994. Nanti, saat benteng perbatasan dengan Jordania selesai, negara Israel resmi akan dikelilingi oleh pagar dan kawat berduri.


Credit  TEMPO.CO



Dianggap Radikal, Prancis Usir 40 Mubaligh

Dianggap Radikal, Prancis Usir 40 Mubaligh
Seorang pria membawa kertas bertuliskan "Saya Charlie" saat mengikuti aksi solidaritas bagi korban penembakan di kantor majalah satir Charlie Hebdo di lapangan Republique, Paris, Prancis, 7 Januari 2015. 12 orang tewas dalam penyerangan kantor majalah yang dikenal kerap mencerca Islam dan agama lainnya. REUTERS/Youssef Boudlal
 
 CB, Paris - Pejabat keamanan top di Prancis mengungkapkan kepada media bahwa pemerintah telah mengusir 12 mubaligh radikal sejak awal tahun 2015. Dengan demikian, ujar pejabat yang tak bersedia disebutkan namanya, jumlah total ulama yang diusir mencapai 40 orang sejak 2012.

Menteri Dalam Negeri Bernard Cazenueve mengatakan kepada Europe 1 bahwa Prancis tidak akan toleransi terhadap mubaligh yang berlaku kasar.

Keterangan tersebut disampaikan tiga hari setelah Yassin Salhi dituding memenggal kepala bosnya dan mencoba meledakkan pabrik gas milik Amerika Serikat. "Kami bersumpah akan menekan masjid dan mubaligh yang menyebarkan kebencian," ucap  Cazenueve kepada media, Senin, 29 Juni 2015.


Dia menegaskan, ulama asing yang menebar kebencian akan dideportasi termasuk sejumlah masjid sedang dalam investigasi karena menggelorakan terorisme. Jika hal tersebut ditemukan, kata  Cazenueve, masjid tesebut akan ditutup.



Credit  TEMPO.CO



AS Siagakan Opsi Militer Soal Nuklir Iran

AS Siagakan Opsi Militer Soal Nuklir Iran  
Skuadron Blue Angels, saat berlatih rutin dengan pesawat jet tempur F/A-18 Hornet pada sesi latihan jelang acara Los Angeles County Air Show di lapangan Udara General William J. Fox, Lancaster, California (20/3). REUTERS/David McNew
 
 
CB, Washington - Para diplomat Iran dan enam negara masih berkumpul di sekitar meja konferensi di Wina, Swis hari ini. Para diplomat itu bekerja keras untuk menuntaskan kesepakatan nuklir dengan Iran yang tenggatnya adalah hari ini, 30 Juni 2015.

Namun sejumlah pihak telah menyatakan bahwa pembicaraan tidak akan selesai pada Selasa tengah malam ini. Negosiasi kemungkinan akan berlanjut meski tenggat terlewati, namun banyaknya perbedaan antara dua pihak menimbulkan tanda tanya soal apakah kesepakatan akan bisa tercapai antara Iran dengan AS, Prancis, Inggris, Rusia, Cina, dan Jerman itu.

Meski pejabat Amerika Serikat dan sekutunya menekankan komitmen mereka terhadap proses diplomatik, ada kesadaran tinggi bahwa kegagalan untuk mencapai kesepakatan bisa meningkatkan tekanan untuk aksi militer AS terhadap instalasi nuklir Iran.

Dalam sebuah wawancara pada bulan April 2015 lalu, Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan kepada Erin Burnett dari CNN bahwa saat AS memfokuskan pada perundingan, tapip juga disiapkan opsi militer jika negosiasi nuklir itu gagal.

"Kami memiliki kemampuan untuk menutup, memukul mundur kembali dan menghancurkan program nuklir Iran dan saya percaya Iran tahu dan mengerti itu," kata Carter.

Salah satu kemampuan penting dari opsi militer adalah pada bom kuat penembus tanah yang dikenal sebagai Massive Ordnance Penetrator (MOP) - bom raksasa 15-ton yang dapat meledak 200 kaki di bawah tanah dan dirancang khusus untuk menghancurkan target yang terkubur bumi.

MOP adalah senjata pilihan untuk menghadapi situs-situs yang berada di bawah tanah seperti fasilitas nuklir Iran di Fordow dan Natanz, yang menjadi tempat beberapa reaktor nuklir terbesar negara Republik Islam itu. "Dan bom siap digunakan jika diperlukan," kata Carter.

Meski kesepakatan tercapai hari ini, rencana kontingensi militer dapat bertindak sebagai pencegah lebih lanjut. Iran dianggap memiliki sejarah melakukan pekerjaan nuklir secara rahasia, dan banyak pertanyaan dari masyarakat internasional apakah pemerintahannya dapat dipercaya untuk sepenuhnya memutar kembali dimensi militer dari program nuklirnya.

Keberadaan situs di Fordow, yang terkubur di bawah gunung dekat kota Qom, tersembunyi dari masyarakat internasional sampai tahun 2009. Keengganan Iran untuk memberikan inspektur internasional akses ke situs nuklir itu tetap menjadi titik utama dalam pembicaraan, terutama setelah Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei bulan lalu mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan tim inspeksi ke fasilitas militer mereka.

Opsi militer juga bukannya tak memiliki kerentanan. Militer harus menentukan berapa banyak bom yang akan dijatuhkan untuk menjamin kehancuran setiap situs. Selain itu, Iran juga memiliki pertahanan udara pantai yang signifikan, meski dianggap itu akan secara mudah diacak.

Pada sidang di depan kongres AS pekan lalu, Carter mengatakan kepada anggota parlemen bahwa ia memiliki "tanggung jawab untuk memastikan bahwa opsi militer itu nyata." "Ini bukan bagian dari negosiasi," katanya, "tapi itu peran yang sangat, sangat besar, dan kami menganggapnya sangat serius."

Ketua Gabungan Kepala Staf AS Jenderal Martin Dempsey menambahkan bahwa ia berada dalam konsultasi aktif dengan sekutu regional mereka, termasuk Israel. "Jika ada kesepakatan," kata Dempsey, "Saya punya pekerjaan yang harus dilakukan dengan mereka. Jika tidak ada kesepakatan, saya juga punya pekerjaan yang harus dilakukan dengan mereka." Dia menambahkan, "Kami berkomitmen untuk melakukan pekerjaan itu."

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menjadi salah satu pengkritik paling vokal dari negosiasi dengan Iran dan telah bersumpah bahwa Israel akan bertindak sendiri --jika diperlukan-- untuk menghentikan Teheran mendapatkan senjata nuklir.

Tapi, menurut CNN, kemampuan militer Israel lebih terbatas daripada Amerika Serikat soal militer. Jika tanpa keterlibatan AS, mereka harus bergantung pada jet tempur non-siluman F-15, yang itu perlu kembali mengisi bahan bakar dalam perjalanan menuju target mereka di Iran.

Mereka juga tidak memiliki jenis bom yang bisa mencapai kedalaman seperti Massive Ordinance Penetrator, yang itu menyebabkan situs-situs seperti Fordow dan Natanz berada di luar jangkauannya. Israel juga risiko menimbulkan kemarahan masyarakat internasional jika ia bertindak sendirian.

Selain itu, serangan militer dinilai tidak mungkin mengakhiri upaya Iran memiliki nuklir. Presiden Barack Obama dalam wawancara dengan Channel 2 Israel, Mei lalu mengatakan, "Solusi militer tidak akan memperbaikinya, bahkan jika Amerika Serikat juga berpartisipasi ini akan memperlambat sementara program nuklir Iran, tetapi tidak akan menghilangkannya."


 Credit  TEMPO.CO





Ini perawatan dan pemeliharaan pesawat terbang militer


Ini perawatan dan pemeliharaan pesawat terbang militer
Pesawat angkut berat C-130 Hercules TNI AU. Indonesia tercatat sebagai negara pertama di belahan selatan Bumi yang mengoperasikan C-130 Hercules. Pesawat angkut berat C-130A pertama yang diterima Indonesia itu kini ada di Pangkalan Udara TNI AU Sulaeman, Jawa Barat, dan difungsikan sebagai monumen dan sarana latih Korps Pasukan Khas TNI AU. (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf)
 
Jakarta (CB) - Satu pesawat transport berat C-130B Hercules dari Skuadron Udara 32 TNI AU jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa siang, dengan korban jiwa puluhan orang, baik sipil ataupun militer. Lokasi dia jatuh memang di kawasan padat penduduk Kota Medan, yang hanya berjarak sekitar dua kilometer dari Pangkalan Udara TNI AU Suwondo, Medan. 

Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI AU Agus Supriatna mengatakan, C-130B Hercules itu sempat meminta ijin untuk kembali ke pangkalan (return to base/RTB), hanya dua menit setelah dia sedang dalam tahap airborne menuju ketinggian dan kecepatan jelajah. 

RTB memang dimungkinkan dalam penerbangan, dan ini diatur dan dicantumkan dalam formulir rencana penerbangan (flight plan) dan akan diumumkan kepada komunitas penerbangan resmi berupa notice to airmen

Dalam menerbangkan pesawat terbang, ada dua tahap sangat kritis yang harus disikapi sangat serius sesuai prosedur baku penerbangan, yaitu tahap lepas-landas dan tahap mendarat. 

Supriatna juga menyatakan, perawatan C-130B Hercules keluaran 1964 itu ada dalam kondisi dan mekanisme baku yang baik. 

Alasannya logis sekali, C-130 dalam berbagai tipe dan varian merupakan kuda beban utama angkut berat TNI AU dalam berbagai misinya, karena itu dia harus selalu dalam keadaan laik udara. 

Prosedur baku perawatan pesawat terbang —sebagaimana dinyatakan dalam manual perawatan Angkatan Udara Amerika Serikat yang diadopsi banyak negara— menyatakan, tingkatan perawatan pesawat terbang itu ada dalam empat tahap, yaitu A Check, B Check, C Check, dan D Check. 

Tahap A Check, ditempuh setelah pesawat terbang menempuh 250 jam terbang atau setiap 200-300 lepas landas, yang memerlukan hingga 50 jam kerja pemeliharaan. Tergantung pada tipe, misi, dan varian pesawat terbangnya, hitungan ini mengacu pada jam terbang terakhir saat dia mendapat perawatan terakhir. 

Tahap B Check, ditempuh setiap enam bulan, yang memerlukan 120-150 jam kerja tim teknisi. Bergantung pada tipe dan varian pesawat terbangnya, biasanya sekitar tiga hari diperlukan untuk B Check ini, yang juga dikerjakan berbarengan dengan A Check. 

Tahap C Check, ditempuh setiap 20 hingga 24 bulan atau setiap jam terbang aktual spesifik ditempuh pesawat terbang itu, atau sesuai notifikasi dari pabrikan pesawat terbang. 

C Check jauh lebih detil dan lengkap ketimbang B Check, meliputi semua sistem yang ada dalam pesawat terbang itu. Tahap C Check mengharuskan pesawat terbang itu tidak boleh mengudara untuk sementara wakktu sampai C Check selesai dan diuji kembali oleh personel yang memiliki sertifikasi khusus untuk itu. 

Biasanya —tergantung tipe, varian, dan misi yang selama ini dilakukan pesawat terbang itu (sebagai misal, dalam misi menciptakan hujan buatan, ada hal-hal khusus yang harus dikerjakan secara ekstra karena dia mengangkut dan menyebar garam yang korosif ke awan)— C Check ini memerlukan waktu hingga dua pekan. 

Jam kerja tim teknisi dan inspeksi yang bekerja bisa sampai 6.000 jam dan setelah semuanya selesai, semua sistem harus diuji lagi secara lebih menyeluruh dan detil. 

Tahap D Check, adalah yang paling menyeluruh dan mutlak harus dilakukan pada pesawat terbang, yang biasa dikatakan sebagai perawatan berat. Biasanya, D Check ini dilakukan tiap enam tahun walau bisa juga lebih cepat. 

Secara awam, tahap D Check ini biasa juga disebut sebagai overhaul. 

Mesin-mesin akan diloloskan dan dicopot dari pilon-nya, dipereteli dan diperiksa satu demi satu komponennya. Ada falsafah perawatan pesawat terbang, repair by maintain dan repair by replace, di mana yang terakhir ini bermakna langsung mengganti komponen yang kinerjanya sudah menurun. 

Tahap D Check juga menyangkut sturktur pesawat terbang, di antaranya memakai peralatan sejenis mesin sinar X untuk mengetahui apakah ada kelelahan material (material fatigue) atau malah retak halus yang bisa membahayakan penerbangan. 

Juga kekuatan dan keutuhan baut-baut, selang-selang, sil-sil oli dan sistem hidrolik, dan lain sebagainya. 

Tahap D Check ini sangat kompleks, mirip dengan membongkar habis pesawat terbang dan membangun kembali pesawat terbang itu, sehingga bisa menghabiskan sampai 50.000 jam kerja tim teknisi dan inspeksi, atau sekitar dua bulan atau malah lebih. 

Tahap D Check ini sangat mahal namun harus dilakukan agar pesawat terbang itu tetap mempertahankan sertifikasi laik udaranya dari badan yang berwenang. 

Banyak sekali yang harus diinspeksi, diuji, dan diperiksa secara sangat detil sesuai spesifikasi dan persyaratan pabrikan. 

Misalnya lagi sistem navigasi dan komunikasi yang harus dikalibrasi, bahkan komponennya harus diperiksa satu demi satu. Apakah komponen IC-nya masih bekerja secara baik, layar LCD-nya memancarkan cahaya sesuai persyaratan, dan lain sebagainya. 

Untuk TNI AU, instansi yang berwenang mengeluarkan sertifikasi ini bukan cuma sistem tunggal, di antaranya Dinas Keselamatan Penerbangan, yang dikepalai seorang marsekap pertama (perwira tinggi bintang 1), yang ada di bawah supervisi asisten operasi dan asisten logistik kepala staf TNI AU. 

Masih ada lagi Dinas Material yang ada di bawah supervisi asisten logistik kepala staf TNI AU, dan beberapa yang lain. Mereka saling berkoordinasi dan saling chek silang.

Setelah pesawat terbang itu selesai menempuh overhaul, maka dia dirakit lagi sesuai spesifikasi —misal, tipe, kekuatan, dan kekencangan baut-baut harus sesuai persyaratan— dan diuji terbang. 

Penerbangnya juga harus berkualifikasi pilot uji dengan dibantu tim (load master pada C-130 Hercules, contohnya), yang juga memiliki sertifikasi untuk itu. 


Credit  ANTARAnews




Perundingan Nuklir Iran Diperpanjang Sepekan

Menlu AS John Kerry dan Menlu Iran Mohammed Javad Zarif dalam pembicaraan nuklir di Wina (Foto : Reuters)
Menlu AS John Kerry dan Menlu Iran Mohammed Javad Zarif dalam pembicaraan nuklir di Wina (Foto : Reuters)
WINA  (CB) – Iran dan negara-negara P5+1 (Amerika Serikat (AS), China, Rusia, Inggris, Prancis, dan Jerman) memutuskan untuk memperpanjang perundingan nuklir yang sedang berlangsung sampai 7 Juli mendatang. Hal itu dilakukan setelah batas waktu pembicaraan yang jatuh pada 30 Juni 2015 tidak dapat dipenuhi.
Perwakilan dari kedua belah pihak percaya bahwa kesepakatan mengenai program nuklir Iran dapat dicapai. Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif tampaknya optimis dengan kemungkinan suksesnya perundingan itu.
Presiden Iran Hassan Rouhani menanggapi perpanjangan waktu perundingan tersebut dengan peringatan kepada P5+1 bahwa Iran akan melanjutkan program nuklirnya jika pihak Barat melanggar kesepakatan yang mungkin akan tercapai.
“Jika kami mencapai kesepakatan, kedua pihak harus berkomitmen untuk itu. Jika salah satu pihak melanggar perjanjian, kami akan kembali ke cara lama, dengan lebih kuat dari yang dapat mereka bayangkan,” kata Rouhani, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (1/7/2015).
Rouhani mendukung negosiasi yang tengah berjalan. Sejak terpilih dua tahun lalu, dia telah berjanji akan membawa Iran keluar dari isolasi dunia internasional. Meski begitu, Rouhani tidak memiliki kekuasaan sebesar pemimpin Iran Ayatollah Ali Khameini.
Perundingan nuklir ini dilakukan dengan kerangka kerja yang telah disusun dalam kesepakatan yang telah dicapai Iran dan P5+1 pada 2 April 2015 lalu di Lausanne, Swiss.


Credit   Okezone



Malaysia Jelaskan Insiden Helikopter Langgar Perbatasan


Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir. (Foto: Hendra/Okezone)
Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir. (Foto: Hendra/Okezone)
JAKARTA  (CB) – Kementerian Luar Negeri RI telah memanggil Wakil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Roseli Abdul, guna meminta keterangan terkait pelanggaran batas wilayah yang dilakukan helikopter sipil Malaysia. Diketahui, itu merupakan kesalahan dari pilot Sabah Aerospace.
Wakil Dubes Malaysia yang datang sekira pukul 10.00 WIB langsung menemui Direktur Astimpas (Asia Timur Pasifik) Edy Yusuf dan Direktur Polkamwil Oktavino untuk menjelaskan insiden tersebut.
"Intinya kita menyampaikan kekhawatiran atas kejadian kemarin dan mereka menyatakan secara resmi bahwa mereka belum diberi tahu kenapa hal itu bisa terjadi," kata Juru Bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir kepada wartawan melalui sambungan telefon, Selasa (30/6/2015).
Arrmanatha mengatakan, perusahaan penerbangan Sabah Aerospace yang merupakan pemilik heli tersebut telah meminta maaf ke Pemerintah Indonesia melalui TNI AU di KJRI Kota Kinabalu.
“Mereka juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut sebenarnya merupakan sebuah kesalahan dari pilot dalam melihat helipad untuk mendarat,” sambungnya.


Credit  Okezone



China Marah pada Filipina soal Laut China Selatan


China Marah pada Filipina soal Laut China Selatan (Foto: Reuters)
China Marah pada Filipina soal Laut China Selatan (Foto: Reuters)
BEIJING  (CB) - China menuding Filipina menyebarkan informasi yang salah dan menciptakan ilusi yang memposisikan Filipina sebagai korban dalam konflik laut China Selatan. Tuduhan Pemerintah China tersebut menyusul film dokumenter sejumlah tiga bagian yang mempertahankan posisi Filipina dalam konflik Laut China Selatan.
Bagian pertama seri dokumenter berjudul Karapatan sa Dagat yang berarti hak-hak maritim, diluncurkan pada Hari Kemerdekaan Filipina pada 12 Juni. Pemerintah Filipina mengatakan, film dokumenter tersebut bertujuan untuk menginformasikan masyarakatnya dan mencari dukungan masyarakat atas kebijakan dan program pemerintah.
"Pihak Filipina mencoba menyesatkan dan menipu, mencari simpati dengan berbuat curang dan menciptakan ilusi sebagai korban," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying dalam pernyataan yang dilansir situs resmi kementerian, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Selasa (30/6/2015).
Aksi saling tuding antara China dan Filipina soal sengketa Laut China Selatan semakin memanas selama beberapa bulan terakhir. Pekan lalu, Kementerian Pertahanan China menuduh Filipina mencari dukungan dari negara-negara lain untuk memperpanas tensi di kawasan tersebut setelah Jepang bergabung dalam latihan militer dengan Filipina.



Credit Okezone

Tanpa Perang, Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat

Tanpa Perang, Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat (Foto: Sputnik)
Tanpa Perang, Pertumbuhan Ekonomi AS Melambat (Foto: Sputnik)
WASHINGTON  (CB) - Pengamat politik asal Belgia dan direktur pusat penelitian geopolitikal Euro Rus, Kris Roman mengatakan, Amerika Serikat (AS) berulang kali mengkritik Eropa soal kontribusi kecil pada anggaran NATO. AS mengatakan, Uni Eropa (UE) menghemat anggaran pengeluaran militer.
"Bagi AS, kebijakan UE tidak bisa diterima sebab seluruh perekonomian di negara tersebut berasal dari kegiatan militer. Untuk menjaga pertumbuhan ekonominya, AS memerlukan perang setiap empat tahun sekali. Jika tidak, perekonomian mereka akan melambat. Hal ini bukan rahasia lagi," ujar Roman, sebagaimana dilansir Sputnik, Selasa (30/6/2015).
"Namun, AS tidak dapat berperang sendiri, dia memerlukan sekutu-sekutu boneka. Namun, anggota NATO, yang kebanyakan sedang mengalami krisis, tidak bisa meningkatkan alokasi anggaran militer. Maka itu, Eropa berada di bawah tekanan AS," pungkasnya.
Roman mengatakan, selama 25 tahun setelah runtuhnya Uni Soviet, NATO tidak pernah lupa mengenai ide menyerang Rusia. Dia percaya bahwa dengan runtuhnya Uni Soviet, NATO seharusnya dibubarkan. Namun menurut dia, entah bagaimana negara-negara anggota NATO semakin berkembang hingga seluas semesta hanya karena moto 'Rusia segera datang' kembali relevan.


Credit  Okezone

Polisi Indonesia Diklaim Gabung ISIS dan Tewas di Suriah


Polisi Indonesia Diklaim Gabung ISIS dan Tewas di Suriah  
Brigadir Syahputra yang dikabarkan bergabung dengan ISIS di Suriah seperti dimuat dalam situs Azzammedia.com. (Dok: Azzammedia.com)
 
 
Jakarta, CB -- Seorang anggota Polri berpangkat brigadir disebutkan telah bergabung dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Polisi dari kesatuan Polres Batanghari, Jambi itu bernama Syahputra.

Dalam informasi pada situs Azzammedia dinyatakan, Brigadir Syahputra telah mengganti namanya menjadi Abu Azzyn Al Indunisiy. Ia disebutkan adalah salah satu kesatria mujahid di Syam (Suriah).

Syahputra pergi ke Suriah pada Maret lalu untuk bergabung dengan ISIS. "Ia bertolak dari Indonesia menuju bumi Syam dan mengkhidmatkan dirinya menjadi pelindung kemuliaan Islam dan umatnya, dengan membai’at Amirul Mukminin dan Khalifah Muslimin Abu Bakar al Baghdadiy al Husainiy al Qurasyi -hafidzohullah wa ro’ah- dan menjadi seorang Mujahid Daulah Khilafah," demikian tertulis di Azzamedia.com

Dalam tulisan tersebut juga dilengkapi foto Brigadir Syahputra saat menjadi polisi, lengkap dengan seragam dan menenteng senapan laras panjang. Di sebelah foto tersebut juga dipajang fotonya setelah bergabung dengan ISIS. Dalam foto tersebut ia mengenakan baju loreng coklat dam kain penutup kepala hitam.

Dalam tulisan yang dipublikasikan kemarin itu, Brigadir Syahputra dinyatakan telah tewas. Ia tewas dalam sebuah pertempuran di Tal Tamr wilayah Al Barakah saat melawan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat.

Berita mangkirnya Brigadir Syahputra dari kedinasan dalam tiga bulan terakhir dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Almansyah.

"Sampai sekarang belum kembali berdinas," kata Almansyah kepada CNN Indonesia, Selasa (30/6).

Polda Jambi menurutnya belum mengetahui keberadaan personelnya tersebut. Padahal Maret lalu, Almansyah sempat menyebutkan Brigadir Syahputra ada di kampung halamannya di Medan karena ada urusan keluarga.

Berita dugaan bertolaknya Syahputra ke Suriah sebenarnya sudah hangat sejak Maret lalu. Namun, konfirmasi mengenai kebenaran isu itu belum jua dipastikan oleh pihak kepolisian. Menurut Almansyah, pihak Polda Jambi maupun Polres Batanghari sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mencari sang prajurit.



 Credit  CNN Indonesia



Kemlu RI Belum Konfirmasi Pasti Polisi Indonesia Gabung ISIS

Kemlu RI Belum Konfirmasi Pasti Polisi Indonesia Gabung ISIS 
 Kementerian Luar Negeri RI masih perlu memastikan kembali mengenai kabar seorang WNI berprofesi polisi yang bergabung dengan kelompok ekstremis ISIS.
 
 
Jakarta, CB-- Kementerian Luar Negeri RI mengaku belum menerima konfirmasi pasti terkait kabar seorang warga negara Indonesia atas nama Syahputra yang bergabung dengan kelompok ekstremis Negara Islam, ISIS.

Juru bicara Kemenlu RI, Arrmanatha Nasir mengatakan institusinya perlu memeriksa dan mencocokkan kembali kebenaran mengenai informasi tersebut bersama dengan stakeholders terkait.

"Kami harus cek dulu," ujar Arrmanatha, atau akrab disapa Tata, kepada CNN Indonesia, Selasa (30/6).

Syahputra dikabarkan meninggalkan Indonesia dan pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS pada Maret lalu.


Sebelumnya, Syahputra berprofesi sebagai anggota polisi berpangkat Brigadir di Kepolisian Resor Batanghari, Jambi.

Ia kemudian mengganti namanya menjadi Abu Azzyn al-Indunisiy dan didaulat sebagai salah satu kesatria mujahid di Suriah.

Informasi tentang Syahputra mencuat ketika situs media ISIS berbahasa Melayu, Azzammedia, memberitakan Syahputra tewas dalam sebuah pertempuran di Tal tamr, wilayah al Barakah.

"Abu Azzayn al Indunisiy gugur syahid di front pertempuran Tal Tamr, wilayah al Barakah, melawan pasukan koalisi Salibis Amerika," bunyi pemberitaan di Azzammedia yang dipublikasikan pada Senin (29/30).

Sementara itu, Kepolisian Daerah Jambi mengaku tidak tahu mengenai keberadaan Syahputra sekarang. Pasalnya, ia mangkir dari kedinasan selama tiga bulan belakangan.

"Sampai sekarang belum kembali berdinas," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Almansyah kepada CNN Indonesia, Selasa (30/6).

Berita dugaan bertolaknya Syahputra ke Suriah sebenarnya sudah hangat sejak Maret lalu. Namun, konfirmasi mengenai kebenaran isu itu belum jua dipastikan oleh pihak kepolisian. Menurut Almansyah, pihak Polda Jambi maupun Polres Batanghari sudah berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mencari sang prajurit.


 Credit  CNN Indonesia



Diklaim Tewas di ISIS, Brigadir Syahputra Masih Anggota Polri


Diklaim Tewas di ISIS, Brigadir Syahputra Masih Anggota Polri  
Brigadir Syahputra yang diklaim azzammedia.net bergabung dengan ISIS. (Dok: Azzammedia.net)
 
 
Jakarta, CB -- Anggota Polres Batanghari Brigadir Syahputra yang dikabarkan bergabung dengan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) masih berstatus anggota kepolisian Indonesia.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Almansyah, sebelum ada keputusan sidang etik dan profesi. anggota polri tersebut belum dinyatakan dipecat.


"Tapi dia sudah tidak terima gaji lagi," kata Almansyah kepada CNN Indonesia, Selasa (30/6).

Brigadir Syahgputra tidak muncul ke Polres Batanghari sejak Maret lalu. Sampai sekarang ia belum juga kembali untuk berdinas. Almansyah sempat menyebut Brigadir Syahputra pulang ke kampungnya di Medan, Sumatera Utara.

Soal keterlibatan Brigadir Syahputra dengan ISIS, Almansyah tak mau banyak berkomentar. Menurutnya, jika memang ada yang sudah menyatakan keterlibatan anggota Polri itu dengan ISIS, tak bisa dipercaya begitu saja.

"Bisa saja fotonya ditempel di situs tersebut," ujarnya.

Dalam situs Azzammedia.net disebutkan Brigadir Syahputra pergi ke Suriah untuk bergabung dengan tentara ISIS pada Maret 2015 lalu. Di sana ia mengganti namanya menjadi Abu Azzayn Al Indunisiy.

"Abu Azzayn al Indunisiy -taqobbalahullah-, nama hijrah dari seorang lelaki asal Medan, Syahputra, mantan Brigadir Kepolisian Indonesia di Polres Batanghari, Jambi," demikian tertulis di situs tersebut.

Turut disertakan pula foto Brigadir Syahputra saat mengenakan seragam polisi dengan menenteng senapan laras panjang. Ditampilkan pula foto Brigadir Syahputra ketika sudah di Suriah dengan mengenakan baju loreng coklat muda dan kain penutup warna hitam.

Brigadir Syahputra disebutkan sudah tewas di Suriah saat bertempur dengan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Ia tewas di wilayah Tal Tamr, wilayah al Barakah.

 Credit  CNN Indonesia



Hewan Laut Misterius yang Berparuh dan Berbulu Terdampar di Pesisir Rusia


Siberian Times Inilah sisa-sisa bangkai seekor hewan laut misterius yang terdampar di pesisir Pulau Sakhalin, Rusia. Hewan ini memiliki paruh dan bulu, yang membingungkan para pakar biologi kelautan.

MOSKWA, CB - Seekor mahkluk laut misterius yang memiliki mulut seperti paruh burung dan ekor yang berbulu terdampar di pesisir Pulau Sakhalin, wilayah timur jauh Rusia, belum lama ini.

Dengan bangkai makhluk itu yang sudah "tercabik-cabik" dengan tulang belulang yang terlihat jelas, membuat para ilmuwan kebingungan dalam mengidentifikasi hewan yang sosoknya mirip binatang pra-sejarah itu.

Hewan misterius itu mirip seperti lumba-lumba namun ukurannya dua kali lebih besar dari manusia dewasa. Demikian dikabarkan situs berita Siberian Times, Selasa (30/6/2015).

Sejumlah foto yang dipublikasikan situs Siberian Times menunjukkan dengan jelas apa yang terlihat mirip dengan rambut panjang di sisa-sisa tubuh hewan itu. Keberadaan "rambut" inilah yang masih membingungkan para pakar biologi kelautan.

Nikolay Kim, wakil kepala Institut Riset Perikanan dan Kelautan Sakhalin, mengatakan dia meyakini hewan itu adalah seekor "lumba-lumba raksasa".

"Berdasarkan karakteristik kulit, maka hewan ini adalah spesies yang sangat langka. Saya ragu hewan itu hidup di perairan ini. Sepertinya, hewan ini datang mengikuti arus air yang hangat," ujar Kim.

"Kami sering menjumpai spesies hewan kawasan tropis dan subtropis di sini (Pulau Sakhalin). Saya yakin hewan ini sejenis dengan lumba-lumba," lanjut dia.

"Namun, hewan ini memiliki bulu. Ini hal yang tak lazim. Sebab, lumba-luma tak memiliki bulu," tambah Kim.

Foto-foto hewan misterius ini menimbulkan sebuah sensasi di media sosial Rusia. Saat foto ini tersebar di dunia maya, banyak warga yang ikut berspekulasi tentang hewan misterius itu.

"Sepertinya hewan ini adalah seekor monster mutan laut yang memiliki paruh," ujar seorang pengguna internet.

Beberapa orang menduga hewan itu adalah lumba-lumba Sungai Gangga, yang biasa ditemukan di sungai-sungai di India, Pakistan, Nepal dan Banglades.

"Mungkin, musim panas kita terlalu dingin hingga seekor lumba-lumba India harus mengenakan bulu saat berada di perairan kita," ujar seorang pengguna internet lain sambil bercanda.

Dengan punuk kecil berbentuk segitiga bukan sirip belakang, berwarna coklat dan diduga berenang dengan cara menyamping, maka lumba-lumba Gangga berbeda dengan lumba-lumba pada umumnya.

Namun, seperti halnya lumba-lumba lain, spesies dari India itu juga tak memiliki bulu dan hanya berukuran paling besar hanya 2,5 meter. Ukuran ini jauh lebih kecil dibanding hewan yang terdampar di Sakhalin itu.

Di seluruh dunia terdapat sedikitnya 40 spesies lumba-lumba. Spesies terbesar adalah Orca yang bisa tumbuh hingga mencapai panjang lebih dari 9 meter dan lebih dikenal dengan nama paus pembunuh.

Berdasarkan penelitian, saat baru dilahirkan lumba-lumba memang memiliki bulu-bulu pendek di tubuhnya. Namun, bulu-bulu itu hilang tak lama setelah bayi lumba-lumba itu lahir.



Credit   KOMPAS.com




Saab tandatangani kontrak kapal Swedia


Saab tandatangani kontrak kapal Swedia
Ilustrasi (saabgroup.com)
 
Jakarta (CB) - Saab AB telah menandatangani kontrak dengan Badan Material Pertahanan Swedia (Defence Materiel Administration/FMV) untuk membangun dua unit tipe baru kapal selam kelas A26 dan upgrade untuk dua buah kapal selam kelas Gotland.

Pemesanan senilai 8,6 miliar krone Swedia ini berlaku untuk kontrak 2015-2024, sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa malam. 
 
Saab AB akan membangun dan memproduksi dua kapal selam baru kelas A26 untuk Angkatan Laut Swedia yang bernilai 7,6 miliar krone Swedia, yang berdasarkan kontrak akan selesai antara 2022 sampai 2024.
 
Saab AB juga akan meningkatkan kinerja kapal selam kelas Gotland Angkatan Laut Swedia, termasuk pemeriksaan dan pembaruan sistem tempurnya, dalam kontrak senilai 2,1 miliar krone Swedia, yang harus diselesaikan pada akhir 2018 dan akhir 2019.
 
Saab AB mendapatkan pesanan untuk pengadaan sub-sistem mengenai kontrak ini pada 2014 dan 2015, dalam kontrak senilai 1,1 miliar krone Swedia.
 
Pemesanan ini, sebagaimana keterangan itu, bagian dari Letter of Intent mengenai peningkatan kapabilitas bawah laut Angkatan Laut Swedia.
 
“Saab akan membuat kapal selam kelas dunia untuk Swedia. Kemampuan kami untuk berkolaborasi dengan  pelanggan kami dan mencukupi kebutuhan pelanggan dengan proses manufakturing dan produk yang canggih adalah salah satu kebolehan kami yang utama,” kata Presiden dan CEO Saab AB, HÃ¥kan Buskhe.

“Saab juga sedang melihat kesempatan untuk ekspor dan menyediakan sistem kapal selam yang komplit dan untuk beberapa negara dan sub-sistem ke pasar global,” kata dia.
         
Tentang kapal selam kelas A26, dia menyatakan, “A26 akan menjadi kapal selam yang unik dan berteknologi tinggi dengan desain modular yang teruji, dapat juga menjadi solusi yang hemat biaya keseluruhan.”

Kapal selam ini akan mempunyai performa ketahanan di bawah laut dan manuveribilitas yang handal di semua daerah perairan. Keamanan salah satu yang terpenting, ketahanan A26 juga dibantu sistem teknologi siluman bawah laut dan rancangan anti getaran. 

“Sangat bangga untuk memimpin proyek ini,” kata Kepala Area Bisnis Saab AB untuk Solusi Keamanan dan Pertahanan, Gunilla Fransson. 

Kapal selam tipe A26 untuk Angkatan Laut Swedia ini mempunyai program kapal selam paling modern di dunia. Kapal selam ini akan bertenaga diesel-elektrik dan dilengkapi sistem Stirling AIP (air-independent propulsion) dari kapal selam kelas Kockums, yang lebih dulu dibuat Saab AB.

Sistem Stirling ini akan membuat tipe A26 berkemampuan untuk mode siluman dan susah untuk dideteksi.
 
Peningkatan kinerja dari dua kapal selam kelas Gotland termasuk perbaikan yang diperlukan untuk kebutuhan operasional masa depan. Pemesanan ini juga termasuk dari pengadaan material, platform modifikasi, sistem pembaruan dan pengujian.

Kapal selam ini akan dirancang dan dibuat di fasilitas Saab AB, di Malmö, Karlskrone, Järfälla, dan Linköping, di Swedia.


Credit   ANTARA News



Ini Sejarah dan Fakta tentang Hercules C-130 TNI AU


Facebook.com/TNI AU KC-130B Hercules TNI-AU yang digunakan untuk misi air-to-air refuelling dengan Su-27/30 Sukhoi


JAKARTA, CB - Indonesia tercatat sebagai negara pertama di luar Amerika Serikat yang mengoperasikan C-130 Hercules.

Latar belakangnya adalah Allan Pope, pilot swasta Amerika Serikat yang bisa ditembak jatuh dan ditangkap seturut PRRI/Permesta pada 1958.

Skuadron Udara 31 Hercules Sang Penjelajah terbitan TNI AU, menuturkan, bermula dari kunjungan Presiden Soekarno kepada koleganya, Presiden Amerika Serikat, John F Kennedy, akhir 1959.

Kennedy berterima kasih atas kesediaan Indonesia melepas Pope, pilot CIA berstatus sipil itu yang memperkuat AUREV-Permesta, yang ditembak jatuh Kapten Udara Penerbang Dewanto, dalam pertempuran udara.

Ini juga satu-satunya dog fight bersenjata dan menang oleh penerbang tempur TNI AU hingga kini.

Kennedy menawarkan "pengganti" Pope kepada Soekarno, dan berdasarkan "keperluan" dari Panglima AU, Laksamana Madya Udara Suryadarma, AURI memerlukan pengganti pesawat transportasi de Havilland Canada DHC-4 Caribou.

Pilihan kemudian C-130B Hercules, dalam kunjungan Soekarno ke pabriknya, Lockheed (belum bergabung dengan Martin).

Akhirnya 10 C-130B bisa diterbangkan secara ferry ke Tanah Air; yang membanggakan, penerbangan-penerbangan itu dilakukan langsung oleh pilot dan awak AURI.

Saat itu, delapan C-130B kargo dan 2 C-130B tanker bisa dibawa ke Pelabuhan Udara Kemayoran, Jakarta.

"Itu menunjukkan bangsa Indonesia disegani dan memiliki posisi tawar yang kuat di mata Amerika Serikat," kata Mersekal Pertama TNI Teguh David, dalam buku itu.

Fakta menyatakan, pendaratan pertama C-130B Hercules ke Tanah Air dilakukan Mayor Udara Penerbang S Tjokroadiredjo, Letnan Muda Udara II A Cargua, Sersan Mayor Udara S Wijono, dan Kapten Udara Navigator The Hing Ho.

Juga Sersan Mayor Udara M Smith, Kapten Udara Penerbang Pribadi, Letnan Muda Udara II Alex Telelepta, Sersan Mayor Udara Ali Nursjamsu, Letnan Muda Udara I Basjir, Letnan Muda Udara I Sukarno, Letnan Muda Udara I Arifin Sarodja, dan Kapten Muda Udara Sasmito Notokusumo.

Fakta selanjutnya, itulah pertama kalinya terjadi penerbangan ferry terjauh untuk semua jenis pesawat terbang, C-130B AURI terbang sejauh 13.000 mil laut melintasi tiga samudera dari pabrikan ke negara operatornya.

Itu juga penerbangan internasional pertama yang 100 persen diawaki personel aktif AURI, dan belum pernah terjadi pada militer lain di dunia saat itu.

Fakta pada penerbangan 18 Maret 1960 itu menjadikan Indonesia operator terbanyak C-130 Hercules di belahan selatan dunia di kemudian hari.

Saat itu, 10 C-130B dimasukkan ke dalam Skuadron Udara Angkut Berat AURI mendampingi Skuadron Udara 2 berintikan C-47 Dakota/Skytrain.

C-130B saat itu menjadi pesawat multiengine perdana di Tanah Air berteknologi turboprop, suatu lompatan teknologi penting dan besar yang ternyata bisa cepat dikuasai putera-putera bangsa.

Hal ini dipuji secara khusus oleh Menteri Keamanan Nasional, Jenderal AH Nasution, dan beberapa petinggi Lockheed.
Dikarenakan jumlahnya cukup banyak, maka pada 19 Februari 1962, didirikanlah Skuadron Udara 31 angkut berat, disusul Skuadron Udara 32 pada 29 Desember 1965. Yang unik, C-130B saat itu kemudian berdampingan dengan Antonov An-12 buatan Uni Soviet di Skuadron Udara 31.

Fakta saat itu, kedua skuadron udara itu (31 dan 32) berpangkalan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kemudian Skuadon Udara 32 dipindahkan ke Pangkalan Udara Utama 32 Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada 1976.

Skuadron Udara 32 sempat dinonaktifkan sejalan penonaktifan Antonov An-12 pada 11 Mei 1965; kemudian diaktifkan lagi pada 11 Juli 1981, yang keseluruhannya berisikan C-130B.

Saat itu, pembagian kekuatan udara di antara kedua skuadron udara adalah enam C-130HS (nomor registrasi A-1317, A-1318, A-1319, A-1320, dan A-1324 plus C-130H/A-1323) untuk Skuadron Udara 31.

Skuadron Udara 32 mendapat dua C-130B (A-1301-A-1313), dua C-130H (A-1315 dan A-1316), dan dua C-130KC (tanker udara, A-1309 dan A-1310).

Sebetulnya, masih ada beberapa varian C-130 Hercules yang dioperasikan TNI AU (kemudian), yaitu satu versi sipil C-130 Hercules, L-100-30, yang lalu dikonversi ke militer (A-1314) dan C-130HS (A-1341) yang didedikasikan pada Skuadron Udara 17 VIP.

A-1314 dan A-1341 dinomori di luar kelaziman, karena jika dijumlah, baik angka 1314 dan 1341 akan menghasilkan angka 9; ini sesuai pemberian langsung dari Menhankam/Panglima ABRI (saat itu), Jenderal TNI M Yusuf.

Fakta menunjukkan, Skuadron Udara 17 VIP merupakan satu-satunya skuadron udara militer di dunia yang mengoperasikan C-130 dan variannya sebagai pesawat terbang VIP kenegaraan resmi.

Skuadron Udara 5 pernah mendapat satu C-130MPH bernomor registrasi A-1322 sebagai pesawat intai maritim yang dijejali sensor elektronika penjejak.

Fakta berikutnya adalah tambahan 12 unit C-130H series yang dibeli pada dasawarsa '80-an, yaitu tiga C-130H (A-1315, A-1316, dan A-1323), satu unit C-130MPH (A-1322), tujuh unit C-130HS (A-1317, A-1318, A-1319, A-1320, A-1321, A-1324, dan A-1341), satu unit L-100-30 (A-1314).

Fakta lain, penambahan pesawat terbang transport berat ini terjadi pada 1995, yaitu dua L-100-30 hibah dari PT Merpati Nusantara Airlines (A-1325 dan A-1326) dan tiga unit L-100-30 dari PT Pelita Air Service  (A-1327, A-1328, dan A-1329).

Sampai saat ini, TNI AU mengoperasikan hingga 28 unit C-130 Hercules dari berbagai varian, terbanyak di belahan selatan dunia.

Jika hibah sembilan unit C-130H Hercules dari Australia telah tiba semuanya, maka akan semakin banyak lagi "koleksi" C-130 Hercules kita, terdaftar hingga 37 unit.





Credit   KOMPAS.com



Total 113 Orang Tewas dalam Tragedi Jatuhnya Hercules TNI


Total 113 Orang Tewas dalam Tragedi Jatuhnya Hercules TNI Petugas gabungan mengangkat kantong jenazah korban pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6). (AntaraFoto/ Irsan Mulyadi)
 
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat hercules tipe C-130 milik TNI Angkatan Udara mengalami kecelakaan hingga akhirnya jatuh di sekitar Medan, Sumatera Utara. Berdasarkan keterangan TNI AU, jumlah korban meninggal tercatat 113 penumpang.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Madya Dwi Badarmanto mengatakan jumlah tersebut sesuai dengan manifes penumpang, yakni 101 penumpang dan 12 awak pesawat prajurit TNI Angkatan Udara.

"Jadi 101 itu tidak termasuk dengan awak prajurit. Ditambah mereka totalnya jadi 113," kata Dwi saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa malam (30/6).


Jumlah tersebut, kata Dwi, muncul saat pesawat Hercules melakukan perjalanan ke beberapa landasan udara yang ada di Pulau Jawa, Pulau Sumatera, dan Pulau Kalimantan. Menurutnya, saat menurunkan logistik, beberapa prajurit pun ikut masuk ke pesawat sambil membawa keluarga.

Sebelumnya, pada Senin (29/6), pesawat berangkat dari Lanud Abdurahman Saleh, Malang, menuju Lanud Adisucipto Semarang sekitar pukul 09.00 WIB. Pesawat akhirnya terbang ke Lanud Halim Perdanakusumah. Hari kedua, Selasa (30/6), pesawat berangkat dari Lanud Halim untuk menuju Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, lalu dilanjut ke Lanud Dumai sebelum tiba di Lanud Suwondo dan mengalami kecelakaan saat mau ke Lanud Tanjung Pinang.

Seharusnya, setelah dari Tanjung Pinang, pesawat Hercules tersebut akan mengunjungi Lanud Ranai sebelum mengakhiri perjalanan ke Lanud Supadio di Pontianak. Hari ketiga, Rabu (1/7), pesawat hercules tersebut seharusnya kembali menyusuri jalur yang hari sebelumnya mereka lalui tapi bedanya adalah dilakukan mundur dimulai di Lanud Pontianak dan diakhiri di Lanud Halim. Sedangkan hari terakhir pesawat seharusnya berangkat dari Halim menuju Adisucipto dan menyelesaikan misi dengan tiba di Abdurahman Saleh.

Nahas bagi mereka, pesawat tersebut tak mampu menyelesaikan misinya lantaran jatuh di Medan. "Jadi saat pesawat singgah di lanud itu ada pergantian prajurit atau aplus nama lainnya, saat pergantian tersebut mereka pasti membawa keluarga," kata Dwi.

Hingga kini, sekitar enam jam setelah pesawat tersebut jatuh, sudah lebih dari 50 korban meninggal dunia yang sudah disemayamkan di Rumah Sakit Adam Malik, tapi belum semua korban tersebut teridentifikasi identitasnya. Proses evakuasi pun hingga kini masih dilakukan.
Credit  CNN Indonesia

Kronologi Jatuhnya Hercules di Medan


Kronologi Jatuhnya Hercules di Medan


Credit  CNN Indonesia




TNI AU cari penyebab C-130B Hercules jatuh


TNI AU cari penyebab C-130B Hercules jatuh
Dokumentasi pintu rampa C-130 Herkules dari Skuadron Udara 32 mengeluarkan bagian-bagian NC-212 Cassa Aviocar, di Pangkalan Udara TNI AU Husein Sastranegara, Minggu lalu. Pesawat militer Cassa itu kemudian dirakit lagi untuk dijadikan Monumen Cassa di pangkalan udara di Bandung itu. (Penerangan Pangkalan Udara TNI AU Husein Sastranegara)
... ingin investigasi secepatnya selesai tapi tentunya tidak semudah itu....
Medan (CB) - TNI AU akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pesawat C-130B Hercules yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Kawasan Simalingkar, Medan, Selasa.

"Kita tetap lakukan evaluasi, kira-kira dimana kesalahan dan penyebab jatuhnya pesawat," kata Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Agus Supriatna, di Medan, saat meninjau lokasi pesawat transport berat itu jatuh.

Ia mengatakan, tim yang ditunjuk saat ini juga sedang melakukan investigasi secara total sehingga benar-benar diketahui secara pasti penyebab, jumlah penumpang yang tewas, barang yang dibawa maupun lainnya.

"Kami ingin investigasi secepatnya selesai tapi tentunya tidak semudah itu. Apalagi kita tidak punya saksi karena seluruh penumpang dan awak pesawat belum kita ketahui kondisinya secara pasti," katanya.

Sementara ditanya total jumlah korban akibat jatuhnya pesawat tersebut, ia mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan sehingga belum dapat memastikan terutama warga sipil.

"Kita belum dapat data warga sipil yang menjadi korban," katanya. 

C-130B Hercules dari Skuadron Udara 32 yang berpangkalan di Pangkalan Udara Utama TNI AU Abdurrahman Saleh, Malang, Jawa Timur itu, diketahui membawa 101 orang dalam penerbangan nahas itu. Personel pengawak C-130B Hercules bernomor registrasi A-1310 itu berjumlah 12 orang.


Credit  ANTARA News


Pengamat: Kemungkinan Awal, Mesin Hercules Gagal Berfungsi


Pengamat: Kemungkinan Awal, Mesin Hercules Gagal Berfungsi Petugas gabungan berusaha memadamkan api pesawat Hercules yang jatuh, di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6). (Antara Foto/Irsan Mulyadi)
 
 
Jakarta, CB -- 
Pesawat hercules milik TNI Angkatan Udara jatuh di Jalan Jamin Ginting KM 10, Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara pada Selasa siang (30/6). Pesawat tersebut berangkat dari Landasan Udara Suwondo dan berencana menuju dua landasan udara di Pulau Sumatera sebelum menuju Lanud Supadio di Pontianak.

Berdasarkan surat perintah terbang bernomor SPT/1171/VI/2015 yang diterima CNN Indonesia, pesawat bertipe C-130 dan bernomor A-1310 tersebut melakukan perjalanan terbang dari Lanud Suwondo menuju Lanud Tanjung Pinang dan Lanud Ranai yang keduanya terletak di Provinsi Kepulauan Riau. Sayangnya, sebelum tiba di Lanud Tanjung Pinang, pesawat tersebut jatuh.
Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengatakan terlalu dini untuk mengetahui sebab musabab jatuhnya pesawat TNI AU tersebut yang belakangan diketahui menimbulkan korban jiwa 113. Namun, jika melihat kesaksian dari saksi mata di lokasi kejadian, kemungkinan paling awal menurut Gerry adalah gagalnya mesin berfungsi di salah satu sayap.

“Masih terlalu dini memang. Meledak di udara, itu belum bisa dipastikan. Tapi kemunginan awal salah satu mesin di salah satu sayap tidak berfungsi,” kata Gerry saat berbincang dengan CNN Indonesia, Selasa (30/6). 

Lebih jauh, Hercules yang memiliki empat mesin, masing-masing dua di kedua sayapnya kemungkinan dua mesin mati sekaligus di satu sayap, sehingga pesawat kehilangan daya angkat. Kemungkinan itu bisa terjadi jika melihat posisi ekor pesawat yang telah hancur dalam posisi terbalik.

“Jika dua mesin mati di satu sayap, itu hilang daya angkat dan bisa saja terbalik, karena hanya ada dorongan dari salah satu sayap, dan mungkin gagal ditangani.”

jadwal pesawat terbang sudah dimulai kemarin, dan seharusnya berakhir pada awal Juli mendatang. Pada Senin, pesawat berangkat dari Lanud Abdurahman Saleh, Malang, menuju Lanud Adisucipto Semarang sekitar pukul 09.00 WIB, sebelum akhirnya terbang ke Lanud Halim Perdanakusumah. (Baca juga:

Hari kedua, hari ini, pesawat berangkat dari Lanud Halim untuk menuju Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, lalu berlanjut ke Lanud Dumai, sebelum tiba di Lanud Suwondo dan mengalami kecelakaan saat menuju Lanud Tanjung Pinang.

Hari ketiga, Rabu (1/7), pesawat hercules tersebut seharusnya kembali menyusuri jalur yang hari sebelumnya mereka lalui tapi bedanya dilakukan mundur dimulai di Lanud Pontianak dan diakhiri di Lanud Halim, sedangkan hari terakhir pesawat seharusnya berangkat dari Halim menuju Adisucipto dan menyelesaikan misi dengan tiba di Abdurahman Saleh.

 
 
Credit  CNN Indonesia



Daftar Nama 11 Awak Pesawat Hercules TNI AU yang Jatuh di Medan

TRIBUN MEDAN/TARMIZI KHUSAIRI Warga berkerumun di lokasi jatuhnya pesawat Hercules milik TNI AU di Simalingkar B, Medan, Selasa (30/6/2015)

CB — Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara jatuh di kawasan permukiman di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Fuad Basya mengatakan, lima jenazah ditemukan tewas akibat kecelakaan itu.
Hingga saat ini, belum diketahui nama korban tewas. Pesawat Hercules dengan nomor penerbangan A1310 itu diketahui mengangkut 11 awak di dalamnya.
Mengutip Kompas TV, berikut nama-nama awak yang berada di dalam pesawat Hercules itu:

- Pilot: Kapten Pnb Sandy Permana
- Kopilot 1: Lettu Pnb Pandu Setiawan
- Kopilot 2: Lettu Pnb Dian Sukma P
- Navigator: Kapten Nav Roni Setiawan
- Juru Radio Udara: Serma Bambang H
- Juru Mesin Udara: Peltu Ibnu Kohar
- Juru Mesin Udara: Peltu Andik S
- Juru Mesin Udara: Pelda Parijo
- Instruktur Load Master: Peltu Ngaserman
- Load Master: Peltu Yahya
- Load Master: Pelda Agus P
Sebelumnya, petugas Humas Rumah Sakit Adam Malik, Sairi M Saragih, mengatakan, pihaknya sudah menerima 11 kantong jenazah.
RS Adam Malik juga belum memberi informasi detail mengenai kondisi korban luka yang dibawa ke rumah sakit itu. Sementara itu, ada satu warga yang tengah menjalani perawatan intensif.
"Satu perempuan 45 tahun dengan luka bakar sedang dirawat di UGD," ungkapnya dalam wawancara dengan Metro TV, Selasa siang.
Adapun Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya mengatakan, pesawat Hercules itu jatuh pada pukul 12.08. Pesawat sudah lepas landas dan sempat terbang sekitar dua menit.
Menurut Fuad, lokasi jatuhnya pesawat sekitar 5 kilometer dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Soewondo. Ketika itu, pesawat akan berangkat menuju Tanjung Pinang dan mengangkut logistik.


 Credit  KOMPAS.com

Ini Nama-nama Korban Hercules Jatuh yang Sudah Teridentifikasi DVI

TRIBUN MEDAN / DEDY SINUHAJI Anggota TNI mengamankan lokasi jatuhnya pesawat Hercules C-130 TNI AU di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, 30 Juni 2015. Pesawat itu jatuh dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo pada pukul 12.08 WIB ketika hendak menuju Tanjung Pinang.


MEDAN, CB — Ketua Disaster Victim Identification (DVI) Provinsi Sumatera Utara Kombes Setyo Pranoto mengatakan, pihaknya berhasil mengidentifikasi 23 korban dari kecelakaan maut pesawat Hercules C-130 milik TNI.
Nama-nama dari ke-23 korban tersebut adalah:
1. Lettu Agus Riyadi
2. Peltu Yahya Komari
3. Pratu Warsianto
4. Sertu Irianto Sili
5. Pelda Ngatemen
6. Kopda Doni SW
7. Pratu Sepridoni
8. Pelda Warsito
9. Pratu Agus Purwanto
10. Aipda Sugianto
11. Aipda Luffi
12. Aipda Ando Dandi Pranowo
13. Kapten Penerbang Sandy Permana (pilot)
14. Serma Pariyo
15. Bambang Herawanto
16. Serda Novic
17. Serda Samsir
18. Serda Joko Purwanto
19. Serda Rahmadan
20. Sertu Aang Subarna
21. Peltu Ibnu Kohar
22. Letda Dian Sukma Pasaribu
23. Lettu Penerbang Pandu Setiawan
Pesawat Hercules itu jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Lanud Soewondo, Medan. Pesawat sedianya akan menuju Lanud Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dengan misi Penerbangan Angkutan Udara Militer (PAUM). Namun, baru beberapa menit lepas landas, pesawat jatuh serta menimpa belasan mobil dan rumah warga


 Credit  KOMPAS.com