Kamis, 02 November 2017

Gunung Berapi Terbesar Islandia Siap Meletus, Penerbangan Eropa Waswas


Gunung Berapi Terbesar Islandia Siap Meletus, Penerbangan Eropa Waswas
Kondisi gunung berapi terbesar di Islandia, Bardarbunga, tahun 2014. Gunung ini bersiap-siap untuk meletus lagi. Foto/REUTERS/Marco Nescher


REYKJAVIK - Gunung berapi terbesar di Islandia sedang bersiap untuk meletus dan bisa menyemburkan awan abu besar di seluruh Eropa. Kondisi ini memicu penerbangan di seluruh wilayah Eropa waswas karena terancam kacau.

Gunung berapi Bardarbunga setinggi 6.590 kaki—yang terkubur di bawah gletser Vatnajokull—telah dilanda oleh empat gempa bumi dalam seminggu terakhir. Gempa terkuat berkekuatan 4,7 pada skala richter (SR).

Ahli seismologi Páll Einarsson mengatakan bahwa gempa tersebut menunjukkan bahwa Bardarbunga bersiap-siap untuk melakukan letusan berikutnya. Menurutnya, tremor yang terjadi adalah bagian dari seri yang telah berlangsung selama dua tahun.

”Alasan gempa di tempat ini adalah bahwa gunung berapi Bardarbunga sedang menggembungkan tekanan magma di ruang magma yang semakin meningkat. Sudah terjadi sejak letusan terakhir berakhir pada bulan Februari 2015,” katanya, seperti dilansir IB Times, Kamis (2/11/2017).

Ilmuwan Bumi Dr Simon Day dari University College London mengatakan bahwa gempa bumi bisa mendahului letusan eksplosif yang besar dan akibatnya abu menyebar.

Bardarbunga adalah salah satu gunung berapi yang paling aktif di Islandia. Letusan terakhir pada tahun 2014 adalah yang terkuat di Eropa selama lebih dari 240 tahun terakhir.

Letusan tersebut meniupkan material vulkanik dua kilometer selama beberapa bulan. Jumlah material yang disemburkan hampir sepuluh kali lebih banyak daripada letusan Eyjafjallajokull pada tahun 2010, yang mengacaukan sekitar 100.000 penerbangan di seluruh Eropa. 




Credit  sindonews.com





Perancis Akhiri Status Darurat Setelah Dua Tahun


Perancis Akhiri Status Darurat Setelah Dua Tahun
Pemerintah Perancis menyudahi status darurat bersamaan dengan belakunya UU antiterorisme yang baru. (Reuters/Pascal Rossignol)


Jakarta, CB -- Perancis akhirnya mengakhiri status darurat, dua tahun setelah serangan mematikan oleh kelompok militan yang menewaskan 130 orang di Paris.

Hal itu berbarengan dengan berlakunya Undang-undang antiterorisme yang efektif pada Rabu (1/11). UU ini memberikan kewenangan kepada polisi untuk menyelidiki properti milik warga, melakukan penyadapan elektronik, dan menutup masjid atau tempat lain yang dicurigai menyebarkan kebencian.

UU juga membolehkan Kementerian Dalam Negeri, tanpa persetujuan dari hakim, untuk memberlakukan perimeter jika terdapat indikasi ancaman, membatasi pergerakan warga dan kendaraan sekaligus dengan kewenangan menggeledah wilayah tersebut.


“Ada ketakutan karena kita tidak lagi berstatus darurat maka akan ada penurunan kewaspadaan, justru sebaliknya,” kata Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe kepada wartawan ketika mengunjungi polisi yang menjaga Menara Eiffel.

“Level ancaman saat ini tinggi di seluruh dunia,” kata dia, merujuk pada serangan truk di New Yowk pada Selasa yang menewaskan delapan orang.

Meski begitu, berlakunya Undang-undang ini tidak mendapat sambutan dari semua pihak.

“Perancis jadi candu akan status darurat sehinga sekarang memasukkan pendekatan keras ini ke dalam undang-undang biasa,” kata kelompok hak asasi Human Rights Watch sebelum parlemen menyetujui UU ini bulan lalu.


Lembaga pemantau hak asasi manusia Perancis itu mengatakan bahwa mereka khawatir akan terjadi pelanggaran hak warga Muslim.

Dewan Agama Muslim Perancis, yang merupakan lembaga resmi rekan pemerintah terkait regulasi aktivitas ibadah Muslim, mengatakan mereka akan tetap mengawasi implementasi UU tersebut.

Di sisi lain, kekhawatiran yang diungkap oleh beberapa lembaga terkait hak asasi warga Muslim bertolak belakang dengan opini publik. Sebuah jajak pendapat pada Oktober menunjukkan sebanyak 80 persen warga Perancis mendukung UU tersebut.

Sementara itu, status darurat selama dua tahun terakhir menurut pemerintah sudah membantu lembaga intelijen menggagalkan lebih dari 80 persen ancaman serangan.

Pada Selasa, Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa militan Islam tetap menjadi ancaman terbesar bagi negaranya.



Credit  cnnindonesia.com




Terseret Skandal Seks Westminster, Menhan Inggris Mundur


Terseret Skandal Seks Westminster, Menhan Inggris Mundur
Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon mengundurkan diri terkait skandal seks masa lalu di Westminster atau parlemen. Foto/REUTERS/Hannah McKay


LONDON - Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa Michael Fallon telah mengundurkan diri sebagai Menteri Pertahanan (Menhan). Fallon mundur setelah namanya terseret skandal seks di Westminster atau parlemen di masa lalu.

Dia mengakui perilakunya di masa lalu yang dia sebut mungkin “terperosok jatuh”. Surat pengunduran diri Menhan Fallon sudah dikirim ke Perdana Menteri Theresa May.

“Sejumlah tuduhan telah muncul terkait anggota parlemen dalam beberapa hari terakhir, termasuk beberapa hal tentang perilaku saya sebelumnya,” tulis Fallon.

“Banyak dari ini salah, tapi saya menerima bahwa di masa lalu saya telah jatuh di bawah standar tinggi yang kita inginkan dari Angkatan Bersenjata yang saya hormati untuk mewakilinya. Saya telah merenungkan posisi saya dan karena itu saya mengundurkan diri sebagai Menteri Pertahanan,” ujar Fallon, seperti dikutip Russia Today, Kamis (2/11/2017).

Kendati demikian, Fallon masih akan bekerja keras sebagai politisi demi konstituennya di Sevenoaks.

Dia adalah menteri pertama yang mengundurkan diri dari pemerintahan Perdana Menteri Theresa May di tengah skandal pelecehan seksual yang menyerat banyak politisi di Westminster.

Fallon sebelumnya mengakui bahwa dia tidak sengaja “menyentuh” jurnalis wanita saat dia aktif sebagai anggota parlemen dari kubu Tory.

Dia berkeras bahwa dia telah meminta maaf atas kejadian pada tahun 2002 atau 15 tahun yang lalu saat jamuan makan malam yang dihadiri jurnalis perempuan Hartley-Brewer.

Dia mengklaim bahwa dirinya dan sang jurnalis menganggap masalah itu telah ditutup. Hartley Brewer sendiri merasa dirinya tidak menjadi korban pelecehan seks atau penyerangan. 



Credit  sindonews.com


Menhan Inggris Mundur Akibat Skandal Pelecehan Seksual


Menhan Inggris Mundur Akibat Skandal Pelecehan Seksual
MIchael Fallon akan meneruskan pekerjaan sebagai anggota parlemen Inggris setelah mundur dari jabatan Menteri Pertahanan. (REUTERS/Stefan Wermuth)


Jakarta, CB -- Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon memilih mengundurkan diri dari jabatannya setelah skandal pelecehan seksual menyangkut dirinya mendapat perhatian keras oleh publik, Rabu (1/11).

Adapun pelecehan yang dimaksud adalah pelecehan seksual Fallon adalah tindakan sang menteri terhadap seorang jurnalis perempuan untuk sebuah radio pada 2002 lalu. Fallon sendiri, pada awal pekan ini telah melontarkan permintaan maaf secara terbuka, namun akibat kuatnya tekanan publikasi ia memilih mundur.




"Sejumlah tuduhan telah muncul mengenai anggota parlemen dalam beberapa hari ini, termasuk beberapa hal yang saya lakukan di masa lampau. Banyak dari [tudingan] ini salah, namun saya mengakui bahwa di masa lalu saya berada di bawah standar apa yang kita inginkan dari Angaktan Bersenjata kita yang kehormatannya saya wakili,” tulis Fallon dalam surat pengunduran diri yang dilayangkan kepada Perdana Menteri Inggris Theresa May, seperti dikutip dari AFP, Kamis (2/11) dini hari WIB.

"Saya telah merenungkan posisi saya, dan karena itu saya mengundurkan diri sebagai Menteri Pertahanan.”


Menhan Inggris Mundur Akibat Skandal Pelecehan SeksualTheresa May. (REUTERS/Hannah McKay)
Setelah memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Menhan, Fallon menyatakan dia akan melanjutkan tugasnya sebagai anggota parlemen.

May pun menerima pengunduran diri Fallon itu. Perdana Menteri perempuan kedua Inggris setelah Margaret Thatcher (1979-1990) itu pun berterima kasih atas pengabdian Fallon sebagai Menhan.

Sebelumnya, May telah menyerukan agar peraturan tentang perilaku anggota parlemen diperketat setelah munculnya kabar tudingan pelaku pelecehan seksual yang dilakukan sebagian penghuni Westminster tersebut. Kabar-kabar itu disebutkan memperkecil kredibilitas May, apalagi setelah Partai Konservatif kehilangan mayoritas kursi di parlemen pada pemilu Juni lalu.

Tuduhan pelecehan seksual mencuat dengan kabar bahwa ada seorang menteri yang memerintahkan sekretaris perempuannya membeli sebuah mainan seks. Hal itu pun menimbulkan pemberitaan tentang bagaimana seorang pekerja junior diperlakukan di parlemen selama ini.


Kemudian, deputi PM, Damian Green pun dituding telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang aktivis perempuan, Kate Maltby, dua tahun lalu. Seperti dilansir dari The Guardian ,Maltby mengatakan saat itu ia dan Green berbincang tentang karier politik, hingga suatu waktu sekutu terdekat May itu memegangi bagian paha hingga lututnya.

Maltby kecewa dan marah atas kejadian itu sehingga tak pernah mengontak Green kembali. Kemudian, setahun lalu, Maltby mengtakan Green mengirimnya sebuah pesan singkat yang salah satu isinya membayangkan sang perempuan itu mengenakan korset lalu mengundangnya untuk minum.

Green sendiri telah membantah tudingan Maltby dan menyatakan tuduhan itu telah menyakiti dirinya dan keluarga dari politikus senior Partai Buruh tersebut.






Credit  cnnindonesia.com








Inggris Harus Bertanggung Jawab Atas Deklarasi Balfour


Inggris Harus Bertanggung Jawab Atas Deklarasi Balfour
Mantan Kojen Inggris di Yerusalem, Vincent Fean menyatakan, pemerintah Inggris harus bertanggung jawab atas Deklarasi Balfour, yang memungkinan lahirnya Israel. Foto/Istimewa


LONDON - Mantan Konsul Jenderal Inggris di Yerusalem, Vincent Fean menyatakan, pemerintah Inggris harus bertanggung jawab atas Deklarasi Balfour, sebuah surat yang memungkinan lahirnya Israel.

Fean menuturkan, Inggris harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya seratus tahun yang lalu, bertindak untuk mengakhiri pendudukan Palestina, dan membantu pembentukan dua negara di wilayah tersebut.

"Kita harus memikul tanggung jawab sebagai orang Inggris atas apa yang Inggris lakukan dalam nama kita seratus tahun yang lalu, dan kita harus bertindak untuk mengakhiri pendudukan, dan untuk membantu menciptakan dua negara di Tanah Suci sesuai dengan perjanjian perbatasan pada tahun 1976," ucap Fean.

Pria yang menjabat sebagai Konsul Jenderal Inggrsi di Yerusalem tahun 2010 hingga 2014 itu kemudian menuturkan, langkah awal yang bisa dilakukan Inggris untuk menembus kesalahannya adalah dengan mengakui kedaualatan Palestina.

"Perlu ada perubahan di lapangan. Tembok, permukiman, penutupan Gaza, ada banyak hal yang perlu diubah. Roket yang diluncurkan dari Gaza, itu perlu diubah juga. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan oleh banyak orang," sambungnya.

Inggris sejauh ini tidak memberikan tanda akan penyesalan atas lahirnya deklarasi itu. Justru setiap tahunnya Inggris selalu merayakan lahirnya deklarasi itu, yang ditandai dengan makan malam antara pemimpin Inggris dan Israel.

Selain itu, pernyataan yang dilontarkan oleh  Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson pekan lalu menunjukan Inggris tidak menyesali lahirnya deklasi tersebut. Mantan Walikota London itu mengaku bangga negaranya beperan dalam menciptakan Israel. 



Credit  sindonews.com






Hamas Mulai Serahkan Sebagian Wilayah Gaza ke Palestina


Hamas Mulai Serahkan Sebagian Wilayah Gaza ke Palestina
Pejabat tinggi Palestina, Nazmi Muhanna, dan direktur informasi otoritas perbatasan Palestina, Hisham Adwan, dalam prosesi serah terima sebagian wilayah Gaza. (AFP Photo/Thomas Coex)


Jakarta, CB -- Hamas dilaporkan mulai menyerahkan wilayah Gaza yang berbatasan dengan Mesir kepada Palestina, seiring disepakatinya rekonsiliasi antara partai politik tersebut dan pemerintah pada 12 Oktober lalu.

Seorang pejabat tinggi Palestina, Nazmi Muhanna, dikabarkan telah secara formal menerima kontrol wilayah Rafah dari Hamas pada Rabu (1/10).

Sebagaimana dikutip AFP, direktur informasi otoritas perbatasan Palestina, Hisham Adwan, menuturkan pemerintah akan memegang kendali penuh atas perbatasan tersebut.


Sejumlah instalasi pun dilaporkan mulai dilucuti dan dibongkar pada beberapa wilayah yang dahulu dikontrol oleh Hamas tersebut.


Bendera Palestina dan Mesir, sebagai perantara rekonsiliasi, juga tampak dikibarkan di persimpangan Rafah. Sejumlah foto Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pun dipasang di beberapa sudut wilayah tersebut.

Hamas, yang selama ini dianggap sebagai kelompok teroris oleh Barat dan Israel, setuju berdamai dan menyerahkan kekuasaan di Gaza pada pemerintah Palestina yang dipimpin Abbas dan didukung Fatah.


Abbas menyambut baik niat baik Hamas tersebut dan berharap keputusan ini dapat mengakhiri perang sipil selama satu dekade terakhir yang menggerus persatuan bangsa Palestina itu.

Di bawah kesepakatan tersebut, Jalur Gaza, yang sejak 2007 lalu dikuasai Hamas, akan diambil alih sepenuhnya oleh pemerintah Palestina pada 1 Desember mendatang.

Kini, Hamas dilaporkan mulai menyerahkan sejumlah pos pemeriksaan di wilayah Gaza kepada otoritas Palestina sebagai langkah awal pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi.

Meski begitu, sejumlah isu terkait Hamas, seperti nasib angkatan bersenjata kelompok itu ke depan, masih belum jelas.




Credit  cnnindonesia.com








Indonesia-Timur tengah tekan Israel atas Palestina


Indonesia-Timur tengah tekan Israel atas Palestina
Dokumentasi warga Palestina berjalan melalui pos pemeriksaan Israel Qalandia untuk mengikuti solat Jumat di bulan puasa Ramadhan di mesjid al-Aqsa Yerusalem, di dekat kota Ramallah Tepi Barat, Jumat (2/6/2017). (REUTERS/Mohamad Torokman)



Jakarta (CB) - Hubungan baik Indonesia dengan negara-negara Arab dan berpenduduk mayoritas Muslim di seluruh dunia serta Amerika Serikat merupakan modal utama dalam meningkatkan tekanan internasional terhadap pendudukan Israel atas Palestina, kata Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, di Jakarta, Rabu.

"Indonesia bersama 55 negara Arab dan negara mayoritas Muslim menghadiri KTT Arab Islam Amerika, di Riyadh, Arab Saudi pada 21 Mei 2017. Sebagai negera berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Presiden Joko Widodo menjadi satu dari lima pemimpin dunia yang berbicara pada forum itu untuk menyampaikan pesan perdamaian," jelas dia, pada seminar Peringatan 50 Tahun Pendudukan Wilayah Palestina.

Dia menjelaskan, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. "Sehingga sulit untuk melakukan lobi secara berhadapan antara Indonesia dan Israel dalam hal ini," ujarnya.

Karenanya, kata dia, Indonesia dapat menggunakan pengaruhnya pada forum KTT itu untuk mengajak negara-negara Arab dan berpenduduk mayoritas Muslim di seluruh dunia serta Amerika Serikat guna menghentikan pelanggaran HAM pada pertemuan berikutnya.

Selama pendudukan Israel hak-hak dasar warga Palestina sangat dibatasi, termasuk hak untuk mendapatkan pekerjaan, melanjutkan pendidikan, melakukan perjalanan ke luar negeri, mengunjungi keluarga, dan mengakses lahan yang mereka miliki. Bahkan warga Palestina sulit mendapatkan penerangan dan air sejak pendudukan Israel dimulai pada Juni 1967.

Menurut dia, Indonesia juga harus memastikan bahwa forum tersebut berkelanjutan dan terus membawa agenda HAM pada pertemuan-pertemuan berikutnya.

"Salah satu yang bisa diserukan oleh Indonesia adalah mengajak 55 negara Arab dan negara berpenduduk mayoritas Muslim serta Amerika Serikat untuk menutup pasar mereka bagi barang-barang yang diproduksi di wilayah Palestina yang diduduki Isreal atau OPT (Occupied Palestinian Territories)," kata dia.

Dalam kurun waktu 50 tahun pendudukan Israel atas Palestina, 600.000 warga Israel telah menduduki wilayah Palestina, 100.000 hektar tanah milik warga Palestina dirampas oleh Israel, 50.000 rumah dan bangunan miliki warga Palestina dihancurkan oleh Israel, dan setiap hari 4,9 juta warga Palestina dibatasi geraknya oleh Israel.

Seminar internasional peringatan 50 tahun pendudukan Israel atas Palestina ini diselenggarakan Amnesty International Indonesia bekerja sama dengan Sekolah Kajian Strategis dan Global Universitas Indonesia.




Credit  antaranews.com






Serangan udara pimpinan Arab Saudi tewaskan 21 orang


Serangan udara pimpinan Arab Saudi tewaskan 21 orang
Arsip: Warga membawa jasad seorang pria yang mereka temukan di lokasi serangan udara di kota Saada, barat laut Yaman, Rabu (1/11/2017). (REUTERS/Naif Rahma)



Dubai (CB) - Serangan udara oleh koalisi militer pimpinan Arab Saudi menewaskan 21 orang di sebuah pasar di Provinsi Saadah, Yaman utara, Rabu, menurut seorang saksi Reuters di tempat kejadian.

Serangan yang melanda kawasan luas di distrik Sahar, di perbatasan dengan Arab Saudi, itu mengubah lokasi tersebut menjadi tumpukan reruntuhan. Petugas medis mengumpulkan mayat dan meletakkannya dalam kelompok-kelompok.

Sebuah aliansi militer yang dipimpin oleh Arab Saudi telah meluncurkan ribuan serangan udara terhadap gerakan bersenjata Houthi di Yaman, yang berasal dari Saadah dan sekarang menguasai sebagian besar negara tersebut.

Perang yang berlangsung selama dua setengah tahun itu belum mencapai tujuannya untuk memulihkan kekuasaan pemerintah yang diakui secara internasional.

Namun konflik tersebut telah menimbulkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia dan membunuh setidaknya 10.000 orang.

Pekan lalu gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi, yang memerangi koalisi pimpinan Arab Saudi --yang mendukung Pemerintah Yaman, menyatakan telah menembakkan rudal balistik ke pangkalan militer Arab Saudi di Provinsi Najran di perbatasan Arab Saudi.

Satu pernyataan Al-Houthi yang disiarkan kantor berita Yaman, Saba, mengatakan rudal itu menghantam satu gudang senjata militer Arab Saudi di Daerah Beir Askar di Najran dan menghancurkannya.

Sementara itu, koalisi pimpinan Arab Saudi mengatakan di dalam satu pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Arab Saudi bahwa rudal tersebut menghantam kompleks permukiman perusahaan sipil yang dioperasikan Pemerintah Arab Saudi di Daerah Beir Askar.

Koalisi itu mengatakan rudal tersebut menghancurkan kompleks permukiman itu dan melukai seorang pekerja.

Perbuatan tersebut dilakukan beberapa jam setelah Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dalam wawancara yang dilaporkan Kamis, mengatakan negaranya akan terus berperang melawan gerilyawan Syiah Al-Houthi, yang didukung Iran.

"Kami melanjutkannya sampai kami dapat yakin bahwa tak ada yang akan terjadi lagi seperti Hizbullah, sebab Yaman lebih berbahaya dibandingkan dengan Lebanon. Itu berada di sebelah Bab al-Mandab sehingga jika sesuatu terjadi di sana, itu berarti 10 persen perdagangan dunia berhenti," kata Salman dalam wawancara tersebut sebagaimana dikutip.

Itu adalah yang paling akhir dari serangkaian serangan rudal balistik oleh petempur Al-Houthi dari Yaman ke arah kota Arab Saudi sejak Riyadh ikut-campur dalam perang di Yaman lebih dari dua-setengah tahun lalu, kata Xinhua.

Namun, kebanyakan rudal tersebut dicegat dan dihancurkan oleh sistem anti-rudal Arab Saudi.

Arab Saudi memimpin koalisi militer 10 negara dan mencampuri perang saudara di Yaman pada Maret 2015 untuk mendukung Pemerintah Presiden Ab-Rabbu Mansour Hadi, yang didukung masyarakat internasional, melawan anggota milisi Syiah Al-Houthi, yang didukung Iran dan menyerbut Ibu Kota Yaman, Sanaa, serta menguasai sebagian besar wilayah utara negeri itu.

Lebih dari 10.000 orang Yaman, kebanyakan warga sipil, telah tewas dalam perang tersebut --yang juga membuat lebih dari tiga juta orang lagi mengungsi, kata badan PBB.

Yaman juga telah dilanda wabah mematikan kolera dan berada di ambang kelaparan massal.




Credit  antaranews.com








Militer Suriah rebut wilayah lagi di Deir Az-zour dari ISIS


Militer Suriah rebut wilayah lagi di Deir Az-zour dari ISIS
Ilustrasi - Tentara Pasukan Demokratis Suriah menaiki kendaraan lapis baja setelah Raqqa dibebaskan dari milisi Negara Islam, di Raqqa, Suriah, Selasa (17/10/2017). (REUTERS/Erik De Castro)




Damaskus, Suriah, 1/11 (CB) - Militer Suriah dan petempur sekutunya pada Selasa (31/10) merebut tiga daerah baru dari petempur IS di Ibu Kota Provinsi Deir Az-Zour, kata kantor berita resmi Suriah, SANA.

Pasukan militer merebut Permukiman Matar Qadim, Rasafeh dan Bundaran Ghassan Aboud, kata laporan tersebut. Ditambahkannya, pasukan pemerintah telah bergerak maju ke arah Permukiman Khasarat dan Bundaran Suyouf di kota itu.

Militer Suriah telah bergerak maju dalam pertempuran melawan gerilyaawan IS di kota tersebut dan pinggiran selatannya, kata Xinhua. Sementara itu, Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang didukung AS, memerangi kelompok yang dicap sebagai organisasi teror itu di pinggir utara dan timur-laut kota tersebut.

Pegiat mengatakan personel SDF pada Selasa bergerak maju di dekat Sungai Khabour di pinggir timur-laut Deir Az-Zour, merebut Kota Kecil Huraijeh Ash-Shamali, Jaar, dan Al-Fudain serta daerah lain di sana.

Dalam kesempatan lain, Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia mengatakan sebanyak 124 petempur ISIS telah tewas selama satu pekan belakangan dalam pertempuran melawan personel militer Suriah.

Sekarang, prajurit militer Suriah terpisah 65 kilometer untuk merebut Kota Al-Bukamal, kubu utama terakhir ISIS di pinggir tenggara Deir Az-Zour di dekat perbatasan Irak.

Sementara itu, SANA melaporkan pasukan Suriah menemukan ribuan ton gandum di berbagai daerah yang dibebaskan baru-baru ini dari petepur ISIS.





Credit  antaranews.com







Rabu, 01 November 2017

Indonesia Beli Pertahanan Udara Jarak Menengah NASAMS


https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659378/659378_720.jpg

Kongsberg, produsen sistem pertahanan udara NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System), mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia senilai 77 juta dolar Amerika, pada 31 Oktober 2017. defence. ru




https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659379/659379_720.jpg

Dalam situsnya, Kongsberg menyebutkan bahwa kontrak tersebut meliputi pengiriman pos komando, radar,
peluncur, radio dan integrasi, dan dukungan pelatihan dan logistik. Pembelian AMRAAM terpisah,
merupakan kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat. defence. ru




https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659380/659380_720.jpg


Awalnya, sistem pertahanan udara jarak menengah NASAMS dirancang dan dikembangkan bersama oleh
Kongsberg Defence & Aerospace dan Raytheon, untuk Angkatan Udara Norwgia. NASAMS
 menggunakan rudal NASAMS AIM-120 AMRAAM (advanced medium-range air-to-air missiles)
buatan Raytheon. dn.no




https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659381/659381_720.jpg

Sistem pertahanan udara NASAMS terdiri tiga peluncur rudal, masing-masing membawa enam
rudal AIM-120 AMRAAM siap tembak di dalam tabung pelindung. Ketiga peluncur rudal
terhubung dengan pos komado FDC (Fire Distribution Center) melalui radio dan/kabel.
Peluncur rudal dapat ditempatkan sejauh 25 km dari pos komando. defensie.nl




https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659382/659382_720.jpg


NASAMS mampu melindungi aset-aset penting, sipil maupun milter, dari serangn udara. Pertahanan udara
NASAMS mampu menghancurkan pesawat, helikopter, rudal jelajah, dan drone. Sistem ini dapat berintegrasi
dengan berbagai sensor dan senjata lain yang berbeda.reddit.com




https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659385/659385_720.jpg


Beberapa negara telah menggunakan NASAMS untuk pertahanan udaranya, seperti Norwegia, Finlandia,
Belanda, Amerika Srikat, Spanyol, Oman, dan menyusul Indonesia. army-news.ru










Credit  tempo.co







Indonesia Beli Su-35, Ini Rudal dan Bom Canggih yang Bisa Dibawa


https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659348/659348_720.jpg


Indonesia akan membeli 11 pesawat tempur Su-35 dengan persenjataan lengkap, yaitu rudal udara
ke udara, rudal udara ke darat, dan bom. Pembelian juga termasuk Ground Suport Equipment,
Simulator, dan Spare Part. Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo mengatakannya di Markas
 Yonkav 7/Sersus, Cijantung, 31 Oktober. AFP/JOHANNES EISELE


https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659365/659365_720.jpg


Jet tempur Su-35 dapat membawa bom dipandu, seperti bom dipandu TV KAB-500Kr, bom dipandu
satelit KAB-500S-E, bom dipandu laser LGB-250 laser-guided bomb, bom dipandu TV-1500Kr, dan
bom dipandu laser KAB-1500LG. Su-35 juga dapat membawa roket 80mm, 122mm, 266mm,
dan 420mm. AFP/Vasily Maximov



https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659351/659351_720.jpg




Sukhoi-35 Angkatan Udara Rusia dipersenjatai dengan rudal udara ke udara yang canggih, yaitu Vympel
R-27 (AA-10 Alamo), rudal udara ke udara jarak menengah R-77 AA-12 Acher), dan rudal udara ke
udara jarak pendek dipandu infra merah R-73E (AA-11 Archer). AFP/ERIC PIERMON



https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659352/659352_720.jpg



Pesawat tempur Su-35 juga dapat membawa rudal udara ke darat, rudal taktis Molniya Kh-29
(AS-14 Kedge), rudal anti radar Kh-31P (AS-17 Krypton), rudal anti radar jarak jauhKh-58UShE
(AS-11 Kilter). Rudal anti radar dirancang untuk menghancurkan radar lawan yang berada di darat.
Scout.com



https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659353/659353_720.jpg


Multirole Su-35 Flanker-E juga dipersenjatai dengan rudal anti kapal, seperti rudal Kh-31A, rudal
anti kapal jarak jauh Kh-59MK (AS-18 Kazoo), rudal jelajah anti kapal Kh-35U.
Tactical Missiles Corporation mengklaim bahwa Kh-35U adalah rudal terbaik di dunia.
AFP/ERIC FEFERBERG



https://cdn.tmpo.co/data/2017/11/01/id_659359/659359_720.jpg


Jet tempur Su-35 dapat membawa bom dipandu, seperti bom dipandu TV KAB-500Kr, bom dipandu
satelit KAB-500S-E, bom dipandu laser LGB-250 laser-guided bomb, bom dipandu TV-1500Kr, dan
bom dipandu laser KAB-1500LG. Su-35 juga dapat membawa roket 80mm, 122mm, 266mm,
dan 420mm. AFP/Vasily Maximov






Credit  tempo.co


New York Diteror, Trump Ketatkan Pemeriksaan Imigrasi


New York Diteror, Trump Ketatkan Pemeriksaan Imigrasi
Presiden Trump memerintahkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri untuk meningkatkan pemeriksaan imigrasi. (AFP Photo/Mandel Ngan)


Jakarta, CB -- Presiden Donald Trump mengatakan telah memerintahkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri untuk memperkuat program "pemeriksaan ekstrem" keimigrasian, menyusul insiden teror di New York pada Rabu (1/11) hingga menewaskan delapan orang dan melukai 11 lainnya.

"Saya baru saja memerintahkan Kementerian Keamanan Dalam Negeri untuk meningkatkan penerapan Program Pemeriksaan Ekstrem yang sudah ada. Benar secara politik memang baik, tapi tidak untuk hal ini!" kicau Trump melalui Twitter-nya.

Sejak kampanye pemilihan umum berlangsung, Trump memang telah berjanji akan memperketat aturan keimigrasian, terutama bagi para imigran ilegal di AS. Kebijakan itu dianggapnya mampu melindungi AS dari target teroris dan tindakan kriminal lain.


Serangan ini merupakan insiden pertama yang secara resmi disebut aksi teror di AS sejak Trump mulai menjabat pada Januari lalu. Belum lama ini terjadi penembakan massal yang dilakukan warga lokal di Las Vegas, tapi pemerintah tak pernah menyebutnya sebagai aksi terorisme.

Insiden teranyar bermula pada 5.05 Selasa waktu setempat, saat pelaku menabraki sejumlah pejalan kaki dan pengendara sepeda di sepanjang jalur sepeda di pinggir sungai Hudson, Manhattan.

Pelaku yang mengendarai truk kemudian bertabrakan dengan bus sekolah di Chamber Street, di mana dua orang dewasa dan dua anak-anak terluka.


Seorang saksi mata mengatakan mobil tersebut dipacu dengan kecepatan penuh ke arah selatan di jalur pejalan kaki dan pesepeda di pinggir West Side Highway.

Belakangan sumber penegak hukum mengidentifikasi pelaku sebagai Sayfullo Habibullaevic Saipov, seorang pria 29 tahun asal Uzbeksitan yang datang ke AS pada 2010.


Saipov meninggalkan sebuah catatan di truknya, mengaku melakukan serangan itu untuk ISIS. Otoritas sejauh ini menuturkan Saipov melancarkan teror itu seorang diri.

Masih melalui Twitter, Trump turut mengungkapkan rasa duka citanya bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.



Credit  cnnindonesia.com


Trump perketat pemeriksaan pada pelancong yang masuk AS



Trump perketat pemeriksaan pada pelancong yang masuk AS
Ibu Negara Melania Trump bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketika ia berbicara kepada wartawan saat berangkat dari Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, Jumat (13/10/2017). (REUTERS/Kevin Lamarque/cfo/17)



Washington (CB) - Presiden Donald Trump mengatakan pada Selasa waktu setempat bahwa dia memerintahkan pemeriksaan lebih ketat terhadap para pelancong yang mengunjungi Amerika Serikat (AS) menyusul serangan terkait teror mematikan pertama di New York sejak 11 September 2001.

"Saya baru saja memerintahkan Keamanan Dalam Negeri meningkatkan program pemeriksaan yang sudah ekstrem. Merasa benar secara politik boleh saja, tapi tidak untuk ini!" cuit Trump.

Pekan lalu, maskapai penerbangan global mulai menerapkan wawancara keamanan bagi para pelancong dengan tujuan AS sebelum pendaftaran penumpang untuk masuk ke pesawat.

Upaya sang presiden untuk melarang masuk para pelancong dari negara mayoritas muslim menghadapi hambatan-hambatan hukum.

Pemerintahannya telah mengumumkan bahwa mereka akan kembali menerima pengungsi setelah larangan 120 hari, meskipun pendatang dari 11 negara "berisiko tinggi", kebanyakan dari negara mayoritas muslim, masih akan dilarang menurut siaran kantor berita AFP.


Credit  antaranews.com



AS Tolak Resolusi PBB yang Hentikan Embargo Ekonomi Kuba


Bendera Kuba dan AS.
Bendera Kuba dan AS.




CB, JENEWA -- Amerika Serikat (AS) akan memberikan suara untuk menentang resolusi Majelis Umum PBB yang menyerukan pencabutan embargo ekonomi terhadap Kuba, pada Rabu (1/11).  Embargo yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini telah menghalangi kemajuan hak asasi manusia dan demokrasi di Kuba.

Pada Selasa (31/10), juru bicara Departemen Luar Negeri AS Heather Nauert mengatakan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley akan memberikan suara menentang resolusi tersebut.
Pecabutan embargo ini diajukan setiap tahun oleh Havana selama 26 tahun terakhir untuk mendapatkan kebijakan baru tentang Kuba di bawah kepemimpinan Presiden AS Donald Trump.

AS secara konsisten memilih untuk menolak resolusi tersebut selama 24 tahun. Namun AS kemudian abstain untuk pertama kalinya pada 2016, karena Washington dan Havana telah menjalin hubungan yang lebih dekat, setelah membuka kedutaan besar di kedua negara pada 2015.

Akan tetapi, ketegangan baru-baru ini kembali terjadi antara dua mantan musuh di era Perang Dingin tersebut. Trump mengatakan, dia yakin Havana bertanggung jawab atas serangkaian insiden yang telah merugikan 24 diplomatnya di Kuba.

Resolusi PBB ini tidak mengikat namun dapat membawa bobot politik. Hanya Kongres AS yang bisa memberlakukan embargo penuh yang telah diberlakukan selama lebih dari 50 tahun yang lalu.

Tahun lalu, resolusi tersebut diadopsi oleh 193 anggota Majelis Umum dengan 191 suara. Israel bergabung dengan sekutunya, AS, yang memilih abstain.





Credit  REPUBLIKA.CO.ID






AS Diam-Diam Lakukan Diplomasi Langsung dengan Korut


Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

CB, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) secara diam-diam melakukan diplomasi langsung dengan Korea Utara (Korut). Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan publik Presiden AS Donald Trump yang mengatakan perundingan dengan Korut hanya akan membuang waktu.

"Upaya itu sama sekali tidak terbatas, baik frekuensi maupun substansi," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS yang tidak menyebutkan namanya.

Dengan menggunakan "saluran New York," juru runding AS dengan Korut, Joseph Yun, telah melakukan kontak dengan para diplomat dalam misi PBB di Pyongyang. Hal ini dilakukan saat Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un bertukar retorika keras yang memicu kekhawatiran akan timbulnya konflik militer.

Poin utama yang telah diajukan Yun kepada rekan-rekannya di Korut adalah berhenti menguji bom nuklir dan rudal. Pada awal kepresidenan Trump, Yun hanya memberikan pengajuan terbatas untuk mencari pembebasan tahanan AS di Korut. "Ini adalah mandat yang lebih luas daripada sebelumnya," kata pejabat Departemen Luar Negeri tersebut.

Saluran New York adalah satu dari sedikit saluran yang dimiliki AS untuk berkomunikasi dengan Korut. Kontak tingkat tinggi terakhir antara Yun dan Korut adalah ketika dia melakukan perjalanan ke Korut pada Juni lalu untuk menjamin pembebasan Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah ditahan oleh Korut.

Pemerintahan Trump menuntut Korut untuk membebaskan tiga warga AS lainnya, yaitu misionaris Kim Dong Chul dan akademisi Tony Kim dan Kim Hak Song. Kematian Warmbier adalah faktor utama yang membuka kontak antara AS-Korut, yang semakin ditingkatkan setelah uji coba nuklir dan rudal dilakukan Pyongyang.

Seorang pembelot Korut, Thae Yong Ho, mengatakan dia mendukung kebijakan Trump untuk menekan Pyongyang melalui sanksi. "Saya sangat percaya pada penggunaan soft power sebelum melakukan tindakan militer," ujar Thae Yong Ho, yang menjabat sebagai kepala misi di kedutaan Pyongyang di London sampai dia membelot pada 2016.




Credit  REPUBLIKA.CO.ID




Kim Jong Un Perintahkan Semua Warga Korea Utara Keluar dari Cina



Kim Jong Un Perintahkan Semua Warga Korea Utara Keluar dari Cina
Seorang tentara Korea Utara penjaga pintu gerbang di tepi Sungai Yalu, utara dari Sinuiju, yang berbatasan dengan wilayah Cina, 1 April 2017. Daerah perbatasan ini dihiasi beberapa bangunan setengah jadi yang pembangunannya mangkrak. REUTERS/Damir Sagolj
CB, Jakarta - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memerintahkan semua warganya yang bekerja di Cina untuk segera pulang. Mereka diberi batas waktu meninggalkan Cina paling lambat akhir tahun ini.
Ada sekitar 30 ribu orang warga Korea Utara bekerja di Cina. Dari jumlah itu, sekitar 2 ribu orang bekerja sebagai karyawan restoran, dan lainnya menjalankan bisnis di perbatasan kedua negara.

Cina memperkerjakan banyak warga Korea Utara karena upah yang murah, seperti dikutip dari Chosun Ilbo, 30 Oktober 2017.
Perintah Kim Jong Un terhadap warganya itu sebagai balasan atas perintah Kementerian Perdagangan Cina September lalu untuk menutup semua kerja sama perdagangan antara Cina dan Korea Utara di Cina dalam tempo 120 hari.

Cina menerapkan sanksi yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB terhadap Korea Utara yang tetap menjalankan program senjata nuklirnya yang membahayakan dunia. Sanksi itu di antaranya berupa larangan kepada semua anggota PBB untuk tidak melakukan perdagangan dengan Korea Utara.
Mengutip Radio Free Asia, sejumlah warga Korea Utara di Cina mulai meninggalkan Cina setelah Kim Jong Un mengeluarkan perintah untuk keluar dari Cina. Mereka yang memiliki bisnis joint-venture sempat mengajukan izin tinggal di Cina. Namun dengan adanya aturan baru itu pembaharuan izin tinggal tidak dimungkinkan lagi.






Credit  TEMPO.CO






Korea Utara Gelap Gulita Sepekan, Ada Apa?



 Korea Utara Gelap Gulita Sepekan, Ada Apa?
Ribuan warga berpartisipaasi saat merayakan kesuksessan Korea Utara meluncurkan bom hidrogen antar benua di Pyongyang 6 September 2017. KCNA via REUTERS
CB, Jakarta - Korea Utara memerintahkan pemadaman listrik selama sepekan. Dalam suasana gelap gulita dilakukan latihan evakuasi massa besar-besaran di beberapa provinsi yang berlokasi di pantai timur.
Pemadaman listrik dan latihan evakuasi massa, mengutip Chosun Ilbo, 31 Oktober 2017, membuat sebagian wilayah Korea Utara gelap gulita selama sepekan, dari tanggal 23 sampai 28 Oktober 2017.


Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat rudal ballistik jarak jauh Hwasong-12 (Mars-12) saat diluncurkan salam uji coba di Korea Utara, 15 Mei 2017. Korea Utara terus mengembangkan rudal jarak jauhnya yang jaraknya hingga mencapai AS. KCNA via REUTERS


Namun, suasana seperti ini tidak terjadi di Pyongyang, ibukota Korea Utara.
"Persiapan perang tidak tampak di Pyongyang... dan dilarang keluar dari ibukota itu, khususnya ke pantai timur," kata NK News.
Latihan persiapan perang seperti ini, menurut seorang sumber, pernah terjadi tahn lalu. Hanya saja bedanya, latihan kali ini merupakan yang terbesar.

Menurut beberapa peneliti tentang Korea Utara mengatakan, latihan perang kemungkinan untuk menanggapi kehadiran kapal induk Amerika Serikat dalam jumlah besar dan ditempatkan persis di depan pintu gerbang Korea Utara.
Sebelumnya diberitakan, tiga kapal induk Amerika Serikat berlayar menuju Semenanjung Korea untuk mengawal kunjungan Presiden Donald Trump ke beberapa negara asia termasuk Korea Utara awal November ini.
Trump dipastikan tidak ke berkunjung ke zona demiliterisasi atau DMZ di Panmunjom, yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan usai Perang Korea tahun 1950-an.






Credit  TEMPO.CO





Krisis Catalonia Merdeka, Akhirnya Puigdemont Terima Pemilu Dini




Krisis Catalonia Merdeka, Akhirnya Puigdemont Terima Pemilu Dini
Presiden Catalonia, Carles Puigdemont. REUTERS/Albert Gea

CB, Brussels -Pemimpin terguling Catalonia Carles Puigdemont menerima hasil pemilihan umum dini oleh pemerintah pusat Spanyol setelah Madrid menguasai wilayah untuk menghalangi dorongan merdeka. Madrid sudah mencabut status otonomi Catalonia pasca Puigdemnot menyatakan kemerdekaan Catalonia.
Uni Eropa sepakat untuk tidak mengakui kemerdekaan Catalonia. Begitupun Amerika Serikat, Indonesia, dan banyak Negara lainnya. Puigdemont mengatakan ia tidak mencari perlindungan di Belgia setelah jaksa Spanyol memberikan tuduhan pemberontakan penghasutan terhadapnya.

“Saya akan kembali ke Catalonia saat diberi jaminan oleh pemerintah Spanyol,” ujar Puigdemont di Brussels, Belgia, seperti yang dikutip dari The Guardian pada Rabu, 1 November 2017.
Pengumuman Puigdemont bahwa ia akan menerima pemilihan umum daerah pada 21 Desember menegaskan bahwa pemerintah Madrid berhasil mengatasi perjuangan panjang atas Catalonia, setidak-tidaknya untuk saat ini.
Perlawanan terhadap penguasaan langsung Madrid terhadap Catalonia gagal terwujud pada awal minggu ini dan kepemimpinan pemberontak dalam kekacauan.
Mahkamah Konstitusi Spanyol, Selasa, menghalangi pernyataan kemerdekaan sepihak parlemen daerah itu pada Jumat, yang tidak mendapatkan perhatian dan menyebabkan pemecatan Puigdemont kurang dari satu jam setelah pernyataan itu dibuat.
"Saya meminta orang Catalonia menyiapkan perjalanan panjang. Demokrasi akan menjadi dasar kemenangan kami," kata Puigdemont.
Pemerintah Spanyol telah mengatakan Puigdemont dipersilahkan mengambil kesempatannya dan bertahan dalam pemilihan pada 21 Desember 2017, yang diminta oleh Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, sebagai cara untuk menyelesaikan kebuntuan.

Krisis politik Spanyol yang paling parah dalam empat dasawarsa sejak kembalinya demokrasi di akhir 1970-an, dipicu oleh referendum kemerdekaan di Catalonia pada 1 Oktober 2017 lalu.
Meskipun dinyatakan ilegal oleh pengadilan Spanyol dan kurang dari separuh pemilih yang memenuhi syarat Catalonia ikut ambil bagian dalam pemungutan suara, pemerintah daerah pro-pemisahan diri itu mengatakan pemungutan suara tersebut memberi dia mandat untuk kemerdekaan.
Negara Eropa, termasuk Inggris, Jerman, dan Prancis mendukung Rajoy dan menolak mengakui kemerdekaan Catalonia, walaupun beberapa di antaranya meminta perundingan di antara pihak berlawanan.





Credit  TEMPO.CO





Tillerson Pastikan Pasukan AS Bertahan di Irak Sampai ISIS Diberangus


Tillerson Pastikan Pasukan AS Bertahan di Irak Sampai ISIS Diberangus
AS akan mempertahankan keberadaan pasukannya di Irak hingga ISIS berhasi dikalahkan. Foto/Istimewa


WASHINGTON - Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson, mencatat bahwa AS mempertahankan kehadiran pasukannya di Irak atas undangan pemerintah Irak. Militer AS berada di bawah Otorisasi untuk Penggunaan Angkatan Militer (AUMF).

Dalam sebuah dengar pendapat dengan Senat AS, Rex Tillerson menegaskan jika pasukan AS akan tetap berada di Irak hingga kelompok teror ISIS benar-benar dihancurkan.

"Kami akan tetap berada di Irak sampai ISIS dikalahkan, di bawah AUMF tahun 2001 dan 2002. Kami juga berada di sana atas permintaan pemerintah Irak," kata Tillerson di hadapan Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (31/10/2017).

Pada bulan September, Senat AS memblokir sebuah tindakan untuk mencabut AUMF. Mantan Presiden AS George W. Bush menandatangani dokumen tersebut untuk mengotorisasi penggunaan angkatan bersenjata AS melawan "mereka yang bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001, dan pasukan terkait," menurut resolusi tersebut.

Pasukan AS di Irak selama ini telah bertindak secara resmi sebagai penasihat dalam pertempuran untuk mendepak Daesh atau ISIS dari Mosul. Pertempuran untuk mengusir ISIS ini dimulai sejak Oktober lalu.

Meski pasukan AS yang ada di Mosul hanya menjadi penasihat militer Irak dalam melawan ISIS, namun Washington telah rugi setelah seorang tentaranya tewas terkena bom rakitan pada pekan lalu. Kematian tentara Irak di Mosul ini sudah yang kedua kali. 




Credit  sindonews.com




Serang ISIS Besar-besaran, Rusia Tembakkan 3 Rudal Jelajah Kalibr


Serang ISIS Besar-besaran, Rusia Tembakkan 3 Rudal Jelajah Kalibr
Rudal jelajah Kalibr Rusia ditembakkan terhadap basis ISIS di Suriah. Rudal itu ditembakkan dari kapal selam Veliky Novgorod di Laut Mediterania, Selasa (31/10/2017). Foto/Kementerian Pertahanan Rusia


MOSKOW - Militer Rusia menembakkan tiga rudal jelajah Kalibr dalam serangan besar-besaran terhadap sisa-sisa basis ISIS di Deir ez-Zor, Suriah. Tiga rudal jelajah ditembakkan dari kapal selam di Laut Mediterania pada hari Selasa.

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan serangan besar-besaran ini, semalam.

”Pada tanggal 31 Oktober 2017, kapal selam Veliky Novgorod, dari posisi terendam, melakukan serangan besar-besaran dengan rudal jelajah Kalibr terhadap target utama ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) di provinsi Deir ez-Zor dari arah timur Laut Mediterania,” bunyi pernyataan kementerian tersebut, yang dikutip Sputnik.

Serangan rudal dari kapal selam yang didukung serangan udara ini diklaim berhasil menghancurkan pos komando teroris—area di mana militan ISIS dipersenjatai kendaraan lapis baja—, serta sejumlah besar senjata dan amunisi kelompok itu di dekat pemukiman Abu Kemal di Deir ez-Zor. Klaim itu dikonfirmasi melalui data pengintaian.

Berkat bantuan militer Moskow, militer Suriah berhasil menguasai sebagian besar sarang ISIS yang terbesar di Provinsi Deir ez-Zor dengan pusat di Kota al-Mayadeen. Pada pertengahan Oktober lalu, serangan pasukan pemerintah Suriah di dekat Deir ez-Zor juga diklaim berjalan sukses.

Menurut Staf Umum Milier Moskow, unit serangan Jenderal Hasan Sukhel dengan dukungan angkatan udara Rusia benar-benar membebaskan tepi kanan sungai Efrat ke barat laut dan barat wilayah itu sehingga bisa mengontrol area seluas 1.776 mil persegi .

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengumumkan bahwa operasi militer Rusia yang diluncurkan sejak bulan September 2015 atas permintaan pemimpin Suriah hampir berakhir.




Credit  sindonews.com






Giliran Cina Beli Rudal Canggih Rusia S-400, Amerika Tersingkir?



Giliran Cina Beli Rudal Canggih Rusia S-400, Amerika Tersingkir?
Rusia telah mengoperasikan sistem pertahanan udara S-400 Triumf yang dapat membidik 36 pesawat dalam radius 150 km. S-400 dilengkapi empat macam rudal yang berbeda jangkauannya, yaitu rudal 40N6 (jangkauan 400 km, rudal 48N6 (250 km), rudal 9M96E dan 9M96E2 (40 km dan 120 km). Rudal S-400 mampu melaju dengan kecepatan 4,8 km/detik, sehingga target sejauh 400 km dapat dihancurkan dalam waktu 83 detik saja. Triumf juga mampu menghadang rudal balistik. Sputnik/ Sergey Malgavko
CB, Jakarta - Cina membeli sejumlah rudal S-400 Triumf buatan Rusia untuk menambah koleksi peralatan militer canggihnya. Pembelian rudal merupakan hasil kesepakatan yang dibuat pada Juli 2014. Rusia menyanggupi untuk mengirimnya ke Cina sebelum tahun 2018.
Rusia membuat rudal S-400 Triumf ini pada tahun 2007 dengan sejumlah keunggulan. Rudal S-400 mampu menembak jatuh jet tempur siluman, mengutip Chosun Ilbo, 31 Oktober 2017.

Keunggulan lain, rudal ini dilengkapi sistem radar yang diklaim sangat digdaya karena dapat menjangkau 100 target sekaligus dengan jarak 40 hingga 400 kilometer. Dalam sekali tembak mampu menjatuhkan enam pesawat.
Radar memiliki jangkauan objek hingga 700 kilometer. Dengan kemampuan jangkauan sejauh ini, Cina dapat memonitor pergerakan pasukan Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Keunggulan rudal S-400 ini setara dengan rudal Amerika Serikat PAC-3.
Sejumlah negara sudah sepakat untuk membeli rudal S-400 seperti India dan Turki tahun lalu. Menyusul Arab Saudi bulan ini.
Keputusan Saudi untuk membeli rudal Rusia S-400 membuat Amerika Serikat menghadapi tekanan besar dalam perdagangan senjata di Timur Tengah.

Sejumlah pengamat militer menyebut rudal S-400 Triumf yang diproduksi oleh Biro Disain Pusat Almaz-Antey ini menjadi pelindung langit Rusia dari ancaman musuh dari luar.




Credit  TEMPO.CO






AS Latihan Perang 'Guntur Global' setelah Rusia Tes 4 Rudal ICBM


AS Latihan Perang Guntur Global setelah Rusia Tes 4 Rudal ICBM
Pesawat pembom B-52 AS. Washington gelar latihan perang Guntur Global setelah Rusia uji tembak 4 rudal ICBM. Foto/REUTERS/US Air Force/Tech. Sgt. Terrica Y Jones


WASHINGTON - Komando Strategis Amerika Serikat (AS) memulai latihan perang “Global Thunder” (Guntur Global). Manuver ini digelar beberapa hari setelah militer Rusia menguji tembak rudal balistik antarbenua (ICBM) Topol.

“Latihan tahun ini mengintegrasikan semua kemampuan Komando Strategis AS (USSTRATCOM) di seluruh dunia dimanapun dan kapanpun dibutuhkan,” kata komandan Komando Strategis AS, Jenderal John Hyten, dalam sebuah pernyataan, yang dirilis hari Selasa.

”Kami perlu mengintegrasikan kemampuan strategis kami untuk memberikan efek multi-domain terhadap musuh manapun, dimanapun di dunia, kapanpun,” imbuh jenderal angkatan udara Pentagon ini.

Latihan perang kali ini dilaporkan melibatkan markas besar USSTRATCOM di Offutt Air Force Base serta banyak unit bawahannya di seluruh dunia.

Latihan perang yang dimulai sejak Senin tersebut mencakup semua misi utama Komando Strategis AS termasuk pencegahan strategis, operasi ruang angkasa, operasi dunia maya, perang elektronik gabungan, serangan global, operasi pertahanan rudal dan serta operasi intelijen.



Juru bicara Komando Strategis AS Kapten Brian Maguire seperti dikutip RIA Novosti, Rabu (1/11/2017), mengatakan bahwa Pentagon telah menginformasikan tentang latihan ini kepada militer Rusia.

“AS dan Rusia harus saling memberi tahu tentang latihan nuklir berskala besar di bawah (Strategic Arms Reduction Treaty),” katanya. Menurutnya, latihan perang “Guntur Global” difokuskan untuk meningkatkan “kesiapan nuklir” USSTRATCOM.

Namun, Moskow telah menyuarakan keprihatinan atas latihan perang Washington kali ini. Kendati demikian, Moskow menganggap manuver Washington tidak akan membahayakan keamanan Rusia.

Sergey Kislyak, mantan duta besar Rusia untuk AS yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri Senat Moskow mengatakan bahwa latihan perang Washington mengkhawatirkan.

”Ini seolah-olah AS terus mengklaim peran gendarme politik global. Ini adalah tanda yang mengkhawatirkan, dengan mempertimbangkan struktur kekuatan strategis ofensif yang sedang dibangun oleh Washington,” kata Kislyak kepada Sputnik.


“Keamanan Rusia dijaga. Kami memiliki semua alat pencegahan yang diperlukan yang dapat digunakan saat dibutuhkan,” ujarnya.

Militer Rusia sendiri telah melakukan manuver empat rudal ICBM Topol yang bisa membawa hulu ledak nuklir pada pekan lalu. Peluncuran empat rudal dalam latihan perang berskala besar itu diperintahkan oleh Presiden Vladimir Putin.

Rudal-rudal yang dilesatkan militer Moskow sukses menghantam target di Kamchatka. Beberapa rudal ditembakkan dari kapal selam bertenaga nuklir.

”Pasukan Rudal Strategis melatih interoperabilitas dengan kapal selam bertenaga nuklir dari Armada Utara dan Pasifik dan pesawat jarak jauh Angkatan Udara,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.




Credit  sindonews.com