Kementerian
Luar Negeri AS menuturkan, pihaknya akan menghentikan bantuan ke El
Salvador, Guatemala dan Honduras, yang dikenal sebagai Segitiga Utara.
Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menuturkan, pihaknya
akan menghentikan bantuan ke El Salvador, Guatemala dan Honduras, yang
secara kolektif dikenal sebagai "Segitiga Utara". Keputusan ini diambil
setelah Presiden AS, Donald Trump mengecam negara-negara Amerika Tengah
karena ruitn "mengirim" migran ke AS.
"Kami sedang menjalankan
arahan Presiden dan mengakhiri tahun fiskal 2017 dan 2018 program
bantuan asing untuk Segitiga Utara," kata Kementerian Luar Negeri AS
dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (31/3).
Kementerian
Luar Negeri mengatakan akan melibatkan Kongres dalam prosesnya.
Penghentian bantuan ini sendiri memang akan memerlukan persetujuan
anggota parlemen untuk dapat disahkan.
Trump
pada hari Jumat mengatakan, ketiga negara itu telah "mengatur" karavan
para migran untuk mengekspornya ke AS. Gelombang pencari suaka dari tiga
negara telah berusaha untuk memasuki AS di perbatasan selatan dalam
beberapa hari terakhir.
“Kami memberi mereka USD 500 juta. Kami
membayar mereka sejumlah besar uang, dan kami tidak membayar mereka lagi
karena mereka belum melakukan sesuatu untuk kami," kata Trump.
Pemimpin
AS itu juga mengancam untuk menutup perbatasan dengan Meksiko, jika
Meksiko tidak menghentikan imigran dari mencapai AS, sebuah langkah yang
dapat mengganggu jutaan orang dan miliaran dolar dalam perdagangan.
WASHINGTON
- Anggota tim yang dikirim Arab Saudi untuk membunuh jurnalis Jamal
Khashoggi menerima pelatihan di Amerika Serikat. Demikian laporan
Washington Post, mengungkap unsur-unsur baru dalam kematian mantan
kontributornya itu.
Menurut kolumnis Washington Post, David
Ignatius, seorang sumber Saudi yang dengan cermat membaca transkrip
rekaman dari bug yang ditempatkan di konsulat oleh intelijen Turki
mengatakan rekaman itu mengindikasikan rencana untuk menculik Khashoggi
dan membawanya kembali ke Arab Saudi untuk penahanan dan interogasi.
Sebuah
catatan dalam transkrip itu mengatakan suntikan diberikan kepada
Khashoggi, yang menurut sumber Saudi itu mungkin obat penenang yang
kuat.
Sebuah
tas kemudian diletakkan di atas kepalanya, dan Khashoggi berteriak:
"Saya tidak bisa bernapas, saya menderita asma. Jangan lakukan ini."
Menurut Washington Post, dia meninggal segera setelah itu.
Transkrip itu menggambarkan suara mendengung, mungkin gergaji listrik yang digunakan untuk memotong-motong jurnalis.
Menurut
Ignatius, yang mengatakan dia mewawancarai lebih dari selusin
sumber-sumber Amerika dan Saudi yang berbicara dengan syarat anonim,
beberapa anggota Kelompok Intervensi Cepat Saudi menerima pelatihan di
Amerika Serikat.
"CIA
telah memperingatkan lembaga pemerintah lainnya bahwa beberapa
pelatihan operasi khusus ini mungkin dilakukan oleh Tier 1 Group, sebuah
perusahaan yang berbasis di Arkansas, di bawah lisensi Departemen Luar
Negeri," katanya.
"Pelatihan ini terjadi sebelum insiden
Khashoggi, sebagai bagian dari hubungan berkelanjutan dengan Saudi, dan
pelatihan itu belum dilanjutkan," imbuhnya seperti dikutip dari AFP,
Minggu (31/3/2019).
Dia mengatakan beberapa program pertukaran keamanan AS-Saudi lainnya juga telah ditangguhkan.
Khashoggi, seorang kritikus rezim Saudi, terbunuh dan dipotong-potong
pada 2 Oktober lalu di konsulat Arab Saudi di Istanbul oleh tim terdiri
dari 15 agen yang dikirim dari Riyadh. Tubuhnya hingga kini tidak pernah
ditemukan.
Setelah membantah pembunuhan itu, Arab Saudi
mengatakan operasi itu dilakukan oleh agen yang di luar kendali.
Pengadilan 11 tersangka dibuka awal tahun ini di Arab Saudi.
Tetapi
banyak dari kasus ini masih terselubung misteri, dimulai dengan peran
putra mahkota yang kuat dan penguasa de facto, Mohammed bin Salman.
Senat
AS, setelah pengarahan tertutup oleh CIA, mengadopsi resolusi yang
menyebut putra mahkota "bertanggung jawab" atas pembunuhan itu,
sementara Presiden Donald Trump menolak untuk secara terbuka mengambil
sikap.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden
AS Donald Trump dalam KTT yang berlangsung di Hanoi, Vietnam.
(REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CB -- Pada hari perundingan
mereka di Hanoi yang gagal bulan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS)
Donald Trump menyerahkan selembar kertas kepada pemimpin Korea Utara Kim
Jong Un yang berisi seruan untuk pemindahan senjata nuklir dan bahan
bakar bom dari Pyongyang ke Amerika Serikat, menurut dokumen dikutip
oleh Reuters, seperti yang dikutip pada Sabtu (30/3).
Trump
memberi Kim secarik kertas berbahasa Korea dan bahasa Inggris yang
menjelaskan posisi AS di Hotel Metropole Hanoi pada 28 Februari, menurut
seorang sumber anonim yang mengetahui jalannya pertemuan tersebut.
Itu
adalah pertama kalinya Trump secara eksplisit mendefinisikan apa yang
ia maksud dengan denuklirisasi ke Kim, kata sumber tersebut.
Makan siang antara kedua pemimpin dibatalkan pada hari yang sama.
Meskipun tidak ada pihak yang memberikan penjelasan lengkap mengapa KTT
itu gagal, dokumen tersebut dapat membantu menjelaskannya.
Keberadaan
dokumen tersebut pertama kali disebutkan oleh penasihat keamanan
nasional Gedung Putih John Bolton dalam wawancara televisi yang
diberikannya setelah KTT yang berlangsung selama dua hari. Dalam
wawancara itu Bolton tidak mengungkapkan maksud utama AS seperti yang
terungkap dalam dokumen tersebut.
Dokumen itu tampaknya mewakili
denuklirisasi "model Libya" yang telah ditolak Korea Utara berulang
kali. Dokumen itu akan dilihat oleh Kim sebagai penghinaan dan
provokatif, menurut para analis.
Trump sebelumnya mengatakan "model Libya" hanya akan digunakan jika kesepakatan tidak dapat dicapai.
Gagasan
Korea Utara menyerahkan senjatanya pertama kali diusulkan oleh Bolton
pada tahun 2004. Dia menghidupkan kembali proposal tahun lalu ketika
Trump menugaskannya sebagai penasihat keamanan nasional.
Dokumen
itu dimaksudkan untuk memberikan kepada Korea Utara definisi yang jelas
dan ringkas tentang apa yang dimaksud AS dengan "finalisasi, sepenuhnya
dapat diverifikasi, denuklirisasi," kata sumber tersebut.
Gedung
Putih belum memberikan tanggapannya atas temuan dokumen ini. Departemen
Luar Negeri menolak berkomentar tentang apa yang akan menjadi dokumen
rahasia.
Setelah pertemuan tingkat tinggi itu, seorang pejabat
Korea Utara menuduh Bolton dan Sekretaris Negara Mike Pompeo "seperti
gangster", mengatakan Pyongyang sedang mempertimbangkan untuk menunda
pembicaraan dengan AS dan mungkin mempertimbangkan larangan atas rudal
dan uji coba nuklir.
Versi bahasa Inggris dari dokumen tersebut yang dikutip oleh Reuters,
menyerukan "pembongkaran sepenuhnya infrastruktur nuklir Korea Utara,
program perang kimia dan biologi dan kemampuan penggunaan ganda terkait;
dan rudal balistik, peluncur, dan fasilitas terkait. "
Selain seruan untuk mentransfer senjata nuklir dan bahan bakar bom Pyongyang, dokumen itu memiliki empat poin penting lainnya.
Mereka
meminta Korea Utara untuk memberikan deklarasi komprehensif tentang
program nuklirnya dan akses penuh kepada AS dan inspektur internasional;
untuk menghentikan semua kegiatan terkait dan pembangunan fasilitas
baru; untuk menghilangkan semua infrastruktur nuklir; dan untuk
mengalihkan semua ilmuwan dan teknisi program nuklir ke kegiatan
komersial.
KTT di ibu kota Vietnam terhenti tak lama setelah
Trump dan Kim gagal mencapai kesepakatan mengenai sejauh mana
pengampunan atas sanksi ekonomi bagi Korea Utara sebagai imbalan atas
langkah negara tersebut untuk menghentikan program nuklirnya.
KTT
pertama antara Trump dan Kim, yang berlangsung di Singapura pada Juni
2018, hampir dibatalkan setelah Korea Utara menolak tuntutan Bolton atas
"model Libya" yang terjadi antara AS dan Libya pada 2004.
Tujuh
tahun setelah perjanjian denuklirisasi dicapai antara AS dan pemimpin
Libya, Muammar Gaddafi, AS mengambil bagian dalam operasi militer yang
dipimpin NATO terhadap pemerintahan Gaddafi dan akhirnya ia digulingkan
oleh pemberontak lalu tewas terbunuh.
Jakarta, CB -- Pemilu lokal yang digelar Turki, Minggu (31/3) disebut-sebut masih menjadi panggung politik partai kubu Presiden Reccep Tayyip Erdogan.
Kandidat
wali kota dari Aliansi Nasional yang merupakan parpol koalisi bentukan
partai AK, Binali Yildirim mengklaim kemenangan di Istanbul.
"Kami
telah memenangkan pemilihan di Istanbul. Kami berterima kasih kepada
penduduk Istanbul atas mandat yang telah mereka berikan kepada kami,"
ujar Binali Yildirim kepada para pendukungnya.
Dalam laporan Reuters,
Minggu (31/3), Lembaga penyiaran Turki mengatakan dengan 98,8 persen
kotak suara dibuka dan dihitung, menunjukkan Yildirim unggul tipis
4.111.219 suara melawan 4.106.776 suara milik Imamoglu.
Sementara itu dari pemilu di Ankara, kandidat dari Aliansi Nasional
yaitu Mansur Yavas mendapat 49,9 persen suara. Mansur unggul tipis dari
pesaingnya Mehmet Ozhaseki dengan 47,8 persen suara.
Namun
demikian, kandidat oposisi, Ekrem Imamoglu menolak pernyataan Yildirim.
Pihaknya menyebut kemenangan penguasa sebagai "manipulasi" dan
mengatakan bahwa proses suara masih akan terus dihitung dan berubah.
Pemilu
lokal di Turki menjadi tantangan tersendiri untuk Erdogan dan
partainya. Pemilu dilangsungkan di saat angka pengangguran dan inflasi
kian meningkat sebagai akibat krisis mata uang tahun lalu. Lebih 57 juta
orang berhak memberikan suara.
Pemilu lokal kali ini bakal menentukan wali kota, pemimpin kota
kabupaten, anggota dewan kota, mukhtars (pejabat lingkungan), dan
anggota dewan kehormatan.
Erdogan yang telah mendominasi politik
Turki selama lebih 16 tahun dikenal sebagai pemimpin yang paling
populer dan juga tegas dalam sejarah modern negara itu.
Namun,
Erdogan mengalami pukulan dengan jajak pendapat yang mengindikasikan
Partai AK (AKP) yang berkuasa berpotensi kehilangan kendali di Ankara,
ibu kota Turki dan bahkan di Istanbul, kota terbesar di negara itu.
Seorang perempuan berjalan melewati
spanduk untuk pemilihan lokal yang akan datang di Ankara, Turki, Rabu
(27/3/2019). Spanduk dengan foto Presiden Turki Tayyip Erdogan dan
Devlet Bahceli, pemimpin Partai Pergerakan Nasional (MHP) bertuliskan:
"Aliansi Rakyat: kesatuan akal sehat". ANTARA FOTO/REUTERS/Umit
Bektas/cfo
Ankara (CB) - Rakyat Turki, Minggu, memberikan suara dalam
pemilihan-pemilihan lokal yang dilukiskan oleh Presiden Tayyip Erdogan
sebagai soal hidup dan mati Turki namun telah dirusak oleh kekerasan
yang menyebabkan orang anggota partai tewas di bagian tenggara negara
itu.
Erdogan yang telah mendominasi politik Turki selama lebih 16 tahun
berkat sebagian karena pertumbuhan ekonomi yang kuat, menjadi pemimpin
yang paling populer dan juga tegas dalam sejarah modern negara itu.
Namun, ia bisa mengalami pukulan dengan jajak pendapat yang
mengindikasikan Partai AK (AKP) yang berkuasa berpotensi kehilangan
kendali di Ankara, ibu kota Turki dan bahkan di Istanbul, kota terbesar
di negara itu.
Dengan ekonomi yang mengalami kontraksi setelah krisis keuangan tahun
lalu -- nilai mata uang lira merosot lebih 30 persen, sebagian pemilih
tampak siap menghukum Erdogan, yang sudah memerintah dengan sikap tanpa
kompromi.
"Saya sebenarnya tak akan pergi memberi suara hari ini, tapi ketika saya
melihat mereka (AKP) goyah, saya pikir ini saatnya untuk mendaratkan
pukulan. Orang-orang tak senang. Orang-orang berjuang," kata Hakan, 47
tahun, setelah memberikan suara di Ankara.
Pemungutan suara mulai pukul 7 waktu setempat di bagian timur Turki, dan
sejam kemudian di bagian lain negara itu. Tempat-tempat pemungutan
suara tutup pukul 16 waktu setempat di bagian timur dan pukul 17 di
bagaian barat.
Lebih 57 juta orang berhak memberikan suara. Pemenang dalam pemilihan itu diperkirakan akan diketahui pada tengah malam.
Capres petahana Ukraina, Petro Poroshenko
harus mengakui keunggulan pesaingnya, Komedian Volodymyr Zelenskiy yang
unggul di Pilpres Ukraina, REUTERS/Grigory Dukor
Jakarta, CB -- Pemilihan umum presiden Ukraina resmi
dimulai Minggu (31/3), dan mulai masuk penghitungan suara. Komedian
Volodymyr Zelenskiy diumumkan untuk sementara unggul dengan persentase
30,4 persen suara, dan capres petahana Presiden Petro Poroshenko yang
berada di posisi kedua dengan 17,8 persen.
Dilansir Reuters,
Minggu (31/3) keunggulan komedian tersebut berdasarkan hasil
penghitungan Komisi Pemilihan Umum setempat didasarkan pada pemungutan
suara hingga 18:00 (15:00 GMT).
"Jika tidak ada kandidat yang
menerima lebih dari setengah suara, pemilihan akan kembali dilakukan 21
April," sebuah pernyataan penyelenggara pemilu.
Volodymyr Zelenskiy. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Seperti diketahui, Presiden Ukraina Petro Poroshenko kembali
mencalonkan diri menghadapi pesaing utamanya seorang komedian, Volodymyr
Zelenskiy.
Zelensky dikenal sebagai seorang komedian beusia 41
tahun. Dia dikenal melalui acara 'Servant of the People'. Dalam sejumlah
survei, elektabilitas Zelensky memang naik tajam dibandingkan petahana.
Zelensky mewakili kaum muda Ukraina yang jenuh dengan sejumlah
persoalan korupsi hingga tingkat ekonomi yang stagnan.
Zelensky
punya keunggulan di kaum pemilih muda. Para pemuda itu mengakui bahwa
Zelensky memang tak punya pengalaman, namun mereka percaya bahwa
Zelensky punya kekuatan untuk memimpin Ukraina yang diisi 45 juta
penduduk.
"Saya tidak punya semua pengetahuan tapi saya tengah belajar saat ini," kata Zelensky dalam sebuah wawancara dengan AFP, belum lama ini.
Sisa banjir bandang di Afghanistan, Minggu (31/3). (REUTERS/Jalil Ahmad)
Jakarta, CB -- Banjir bandang yang disebabkan oleh hujan lebat di Afghanistan
sejak Sabtu (30/3), dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 35 orang.
Banjir menghanyutkan ribuan rumah, memutus akses ke desa-desa terpencil
di seluruh negara bagian Afghanistan.
Banjir hebat yang dimulai
Jumat pagi menewaskan sedikitnya 12 orang di provinsi utara Faryab dan
10 orang di provinsi barat Herat. Kabar itu disampaikan juru bicara
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (ANDMA) Afghanistan, kata Hashmat
Bahaduri.
Sementara itu, tambahan korban lainnya yakni delapan
orang tewas berada di provinsi Badghis, dan lima orang lainnya provinsi
Balkh di utara, kata Bahaduri kepada AFP, seraya menambahkan bahwa lebih
dari 3.000 rumah telah hancur.
Di Herat, 10 distrik dan beberapa bagian kota Herat terkena dampak.
"Ratusan
rumah telah hancur dan ribuan lainnya mengungsi," kata juru bicara
gubernur, Jailani Farhad, juru bicara gubernur provinsi.
Direktur Bulan Sabit Merah Afghanistan di Herat, Mir Gulabuddin Miri
mengatakan akses ke beberapa daerah telah terputus. Kondisi ini
mempersulit para relawan menjangkau orang-orang yang masih berada di
lokasi bencana.
"Kerusakannya sangat besar. Lebih dari 12 daerah
di provinsi ini dilanda dengan sangat buruk, orang-orang kehilangan
rumah mereka. Kami hanya bisa menyediakan makanan dan selimut sejauh
ini," katanya.
Pekerja bantuan di provinsi utara Faryab dan Balkh
juga telah berjuang untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada
keluarga yang terkena dampak.
"Tetapi skala bencana sangat besar.
Kami membutuhkan lebih banyak bantuan kemanusiaan," ujar seorang juru
bicara ANDMA di Afghanistan utara kepada AFP.
Upaya
penyelamatan dan pengiriman bantuan setelah bencana seperti longsoran
dan banjir bandang sering terhambat oleh kurangnya peralatan di
Afghanistan. Infrastruktur yang buruk juga menyulitkan pekerja bantuan
untuk mencapai daerah yang terisolasi.
Awal bulan ini, sedikitnya
20 orang tewas oleh banjir bandang yang disebabkan oleh hujan lebat
yang menyapu ribuan rumah dan kendaraan di provinsi Kandahar selatan.
Dubes Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma. (Antara)
London (CB) - Dubes Indonesia untuk Inggris, Irlandia dan IMO,
Dr Rizal Sukma mengatakan Inggris memerlukan ASEAN untuk merealisasikan
visi “Global Britain” dan ASEAN siap untuk menjadi mitra strategis
Inggris.
Hal itu disampaikan Dubes Rizal Sukma dalam pidato pada acara penutupan
ASEAN Global Leadership Program (AGLP) yang diadakan The London School
of Economics and Political Science (LSE), London, demikian Pensosbud
KBRI London, Okky Diane Palma kepada Antara, Minggu.
Dubes Rizal Sukma mengatakan melalui Modalitas sebagai ekonomi terbesar
di ASEAN diprediksi menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia dengan PDB
USD 5.3 trilyun pada tahun 2030, letak geografis sebagai poros dua
samudra strategis, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan negara
muslim terbesar di dunia, Indonesia diyakini dapat menjadi mitra kunci
Inggris di kawasan, khususnya dalam memperkuat kemitraan ASEAN - Inggris
ke tataran yang lebih tinggi.
Dikatakannya sektor bisnis memiliki peran strategis dalam memperkuat
kerja sama ASEAN dengan Inggris ke depan.Seiring dengan perpindahan arah
geopolitik dan ekonomi dunia ke Asia, membuat kawasan menjadi theatre
rivalitas China dan Amerika Serikat.
Hal ini pada gilirannya menjadikan posisi negara di kawasan ASEAN terjebak dalam kompetisi dua ekonomi besar dunia tersebut.
Dubes Rizal Sukma menegaskan kondisi tersebut akan berpotensi tidak
menguntungkan bagi ASEAN, kecuali ASEAN berinovasi, mendorong integrasi
dan meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi dengan sesama anggota ASEAN
serta secara kolektif memperluas engagement dengan kekuatan ekonomi di
luar China dan Amerika Serikat.
“Disinilah leadership sektor swasta ASEAN memiliki peran strategis untuk
membuat kawasan keluar dari lingkaran persaingan China - Amerika
Serikat dan di saat yang sama memperkuat perekonomian di kawasan,"
ujarnya.
Mengenai pentingnya ASEAN memperluas engagement dengan negara-negara
mitra, Dubes menggarisbawahi Inggris sebagai mitra potensial bagi ASEAN
yang ke depan. Hal ini mengingat, posisi strategis ASEAN saat ini
sebagai bagian dari empat pilar kebijakan luar negeri Inggris pasca
Brexit, diluar China, India dan Jepang. Inggris juga akan menempatkan
Duta Besar untuk ASEAN di Jakarta.
Dalam hal ini, sektor swasta dapat memainkan peran penting, seperti
idiom where politics often push people apart, business brings them
together " demikian Dubes Rizal Sukma.
ASEAN Global Leadership Program merupakan program pionir kepemimpinan di
ASEAN yang dijalankan selama 10 tahun oleh perusahaan manajemen
SRW&Co bekerja sama dengan berbagai universitas ternama di Inggris,
berfokus pada empat tema globalisasi, kewirausahaan, inovasi dan
kepemimpinan.
Hongkong (CB) - Ribuan orang berunjuk rasa di Hongkong pada
Minggu menentang rencana pemerintah mengubah undang-undang ekstradisi,
mengkhawatirkan terjadinya pengikisan kebebasan pribadi dan status kota
itu sebagai pusat bisnis internasional.
Proposal pemerintah Hongkong itu, yang diumumkan pada Februari, akan
memberikan pemimpin kota itu kekuasaan eksekutif untuk mengirim para
buronan ke wilayah jurisdiksi yang tidak tercakup dalam sistem
pengaturan yang telah berlaku, termasuk ke China Daratan dan Taiwan.
Para penyelenggara aksi mengatakan 12.000 orang turun ke jalan-jalan,
sementara polisi memperkirakan jumlah mereka sekitar 5.200 pada saat
puncak.
"Warga Hongkong semua harus menanggung konsekuensi negatif dari
keputusan ini. Ini menimbulkan resiko kebebasan individu dibatasi," kata
Lam Wing-kee, seorang penjual buku yang mengaku pada 2016 ia ditahan
agen China.
Pemerintah, pekan lalu, mengatakan akan menyampaikan rancangan perubahan kepada pihak legislatif pada Rabu (3/4)
Rencana perubahan itu telah ditolak kuat oleh sejumlah anggota
legislatif dan kelompok hak asasi manusia yang mengkhawatirkan bahwa
perubahan itu dapat dieksploitasi oleh para pemimpin Partai Komunis
China untuk merugikan kebebasan hukum Hongkong.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/REUTERS/File Photo
KUALA LUMPUR
- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengaku terburu-buru untuk
menyelesaikan kerjanya secepat mungkin karena menyadari bahwa dia tidak
punya banyak waktu lagi untuk hidup.
"Saya beruntung saya
bertahan selama ini. Sebenarnya, saya tidak boleh berada di dekat untuk
menyaksikan apa yang terjadi dengan para pendahulu saya (mantan perdana
menteri Najib Razak dan Abdullah Ahmad Badawi), tetapi saya beruntung
dalam arti bahwa saya tidak hanya lebih tua, tetapi masih bisa
berfungsi," katanya, Sabtu (30/3/2019).
"Tetapi saya menyadari
bahwa saya sudah sangat tua, dan segera saya akan melemah dan saya akan
meninggal. Jadi, saya selalu terburu-buru. Orang lain sepertinya mudah,
tetapi saya terburu-buru karena saya sadar saya tidak punya banyak waktu
untuk melakukan hal-hal yang saya rasa perlu dilakukan di negara ini,"
ujarnya kepada Focus Malaysia dalam sebuah wawancara.
Mahathir
juga mengatakan dia akan melakukan yang terbaik selama dia masih
menjadi perdana menteri. Namun, dia mengatakan jika dia diminta untuk
lengser maka dia akan lengser. Hanya saja, belum ada tanggal tertentu
yang diberikan kepadanya untuk mengosongkan jabatannya.
"Saya
hanya diberitahu bahwa saya adalah pilihan untuk pelayanan perdana
menteri dari koalisi oposisi, tetapi mereka tidak secara spesifik
mengatakan kapan," katanya.
"Mereka telah mengatakan bahwa saya
adalah sementara dan seseorang akan mengambil alih. Saya kira itu
mungkin jauh sebelum pemilu berikutnya," imbuh dia.
Sementara itu, Mahathir menunjukkan bahwa berurusan dengan kabinet yang tidak berpengalaman adalah masalah utama.
"Kami
memiliki orang yang tidak berpengalaman dalam pemerintahan sekarang.
Saya pikir siapa pun yang tidak berpengalaman akan mengalami masalah
yang sama dengan yang mereka (menteri baru) miliki," katanya.
Mahathir
mengatakan jika dia hanya menggantikan para menteri baru, maka itu
tidak akan membantu. Menurutnya, dirinya harus mencoba dan bekerja
dengan mereka sehingga mereka akan memperoleh pengalaman yang
dibutuhkan.
"Tetapi, tentu saja, orang memiliki kesan bahwa mereka tidak baik, bahwa
mereka baru. Ya, orang-orang baru, tentu saja, akan memiliki masalah
tetapi saya pikir untuk politisi oposisi menjadi pemerintah, perubahan
sikap mereka sangat sulit untuk dicapai karena mereka merasa mereka
harus mengkritik, karena itu adalah pekerjaan oposisi," papar Mahathir.
"Tetapi sekarang mereka mendapati mereka sedang dikritik dan mereka harus menerimanya. Mereka harus menerimanya," katanya.
Mahathir
menambahkan bahwa kondisi untuk memerintah negara saat ini tidak dapat
dibandingkan dengan waktu pada tahun 1981 ketika dia menjadi perdana
menteri.
Dia mengatakan sebelumnya jika dia ingin melakukan sesuatu itu mudah, karena ada "uang dan kapasitas".
Namun, dia sekarang menyamakan situasinya dengan ketika dia ingin membangun jalan raya tetapi tidak dapat melakukannya.
Dia
mengatakan dia sekarang diberitahu oleh Menteri Keuangan bahwa "tidak
ada uang". Dia mengaku bahwa dulu memiliki suara besar di pemerintahan,
tetapi sekarang lebih berhati-hati.
Seorang
pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut) menuturkan,
serangan terhadap kantor Kedutaan Besar mereka di Spanyol adalah aksi
terorisme. Foto/Istimewa
PYONGYANG
- Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut)
menuturkan, serangan terhadap kantor Kedutaan Besar mereka di Spanyol
adalah aksi terorisme. Serangan itu diketahui terjadi pada Februari
lalu.
"Suatu intrusi ilegal ke dalam dan pendudukan misi
diplomatik dan tindakan pencurian adalah pelanggaran berat terhadap
kedaulatan negara dan merupakan pelanggaran mencolok hukum
internasional, dan tindakan semacam ini tidak boleh ditoleransi di
dunia," kata pejabat itu, seperti dilansir Reuters pada Minggu (31/3).
Dia
kemuudian menyerukan penyelidikan dan mengatakan Korut secara cermat
mengawasi desas-desus bahwa Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat
(AS) atau FBI dan kelompok anti-Kout berada di balik serangan itu.
Namun,
Korut telah berhenti menyalahkan Washington secara langsung atas
serangan itu dan meminta pemerintah Spanyol untuk melakukan penyelidikan
secara bertanggung jawab. "Kami akan menunggu hasilnya dengan sabar,"
ucapnya.
Sementara itu, sebelumnya diwartakan hakim Pengadilan
Nasional Spanyol, Jose de la Mata, mengeluarkan surat perintah
penangkapan internasional untuk dua tersangka pelaku serangan terhadap
Kedutaan Besar Korut di Madrid.
Tujuh anggota geng beranggotakan
10 orang yang menyerang kedutaan Korut pada 22 Februari telah diadili.
Hakim menuntut mereka dengan penahanan ilegal, perampokan dengan
kekerasan dan intimidasi, dan keanggotaan dalam geng kriminal di antara
tuntutan kejahatan lainnya.
Hakim Spanyol membenarkan bahwa semua penyerang yang terlibat dalam insiden itu saat ini berada di luar negeri.
Menurut
dokumen pengadilan, para penyerang bertindak atas inisiatif mereka
sendiri dan menyatakan bahwa mereka adalah anggota gerakan hak asasi
manusia untuk pembebasan Korut.
Ilustrasi ledakan pabrik di China. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CB -- Tujuh orang tewas dan lima orang lainnya terluka akibat ledakan di sebuah pabrik elektronik di sebelah timur China,
pada Minggu (31/3) waktu setempat. Ini adalah kejadian kedua dalam satu
bulan, yang membuat standar keselamatan di pabrik dipertanyakan.
Ledakan
terjadi ketika sebuah unit penyimpanan logam bekas terbakar di luar
pabrik, tepatnya di zona pemrosesan ekspor di Kunshan, Provinsi Jiangsu.
"Penyebab ledakan di luar Kunshan Waffer Technology, Corp., Ltd., masih
dalam penyelidikan," seperti pernyataan pemerintah setempat, dikutip
dari Reuters, Minggu (31/3).
Kebakaran yang berasal dari
unit penyimpanan itu menyebar dengan cepat ke bengkel pabrik yang
lokasinya berdekatan. Sementara satu dari lima orang yang terluka saat
ini berada dalam kondisi kritis.
Insiden ini terjadi hanya
sepekan setelah sebuah kecelakaan industri terburuk terjadi di China.
Saat itu sebuah ledakan terjadi di sebuah pabrik kimia di provinsi yang
sama hingga menewaskan 78 orang dan melukai ratusan orang lainnya.
Ledakan
yang terjadi di sisi kota timur Yancheng itu menghancurkan beberapa
bangunan di kawasan industri, meledakkan sejumlah jendela rumah yang
lokasinya berdekatan, dan merusak pintu garasi yang terbuat dari logam.
Peristiwa ini memicu Dewan Negara, Kabinet China untuk memerintahkan
inspeksi nasional terhadap perusahaan-perusahaan kimia termasuk
melakukan penilaian risiko untuk mengidentifikasi bahaya keselamatan.
Kecelakaan
industri yang mengakibatkan korban meninggal kerap terjadi di China.
Hal ini tak lepas dari standar keselamatan yang kerap diabaikan. Namun,
nampaknya hal ini tidak menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk
memperbaiki situasi kerja.
Pada November tahun lalu, kebocoran
gas juga terjadi di sebuah pabrik di kota Zhangjiakou, China Utara
hingga menewaskan 24 orang dan 21 lainnya luka-luka. Padahal kota ini
akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin pada 2022.
Sebuah
kecelakaan industri terburuk juga pernah terjadi pada 2015. Saat itu
sebuah ledakan kimia besar terjadi di kota pelabuhan utara Tianjin
hingga menewaskan 165 orang.
Perdana Menteri Inggris, Theresa May. (REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Inggris, Theresa May, masih belum menyerah untuk mengajukan skema kesepakatan untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit). Meski sudah tiga kali ditolak oleh parlemen, dia berencana mengajukan proposal keempat.
Seperti dilansir CNN,
Minggu (31/3), Ketua Partai Konservatif Inggris, Brandon Lewis, tidak
memberikan rincian apakah draf proposal May masih sama seperti yang
lalu. Namun, dia menyatakan akan mempertimbangkan semua pilihan karena
tenggat Brexit yang sudah diundur semakin dekat.
"Parlemen akan melanjutkan proses ini pada Senin mendatang," kata Lewis.
Pada
Jumat (29/3) lalu, May kalah lagi dalam pemungutan suara di parlemen
saat mengajukan proposal Brexit. Dia bahkan terlihat nyaris putus asa
dan khawatir Inggris akan keluar dari keanggotaan Uni Eropa tanpa
kesepakatan (no deal).
"Saya takut kita sudah mencapai batas dalam proses di Majelis ini," kata May.
May
kini berharap kabinet dan parlemen bisa menjalankan prosedur pemungutan
suara lain di luar kendali kementerian pada pekan depan.
Alasan
May kembali mempertaruhkan usulannya soal Brexit, meski tidak yakin akan
diloloskan. Dia beralasan hanya ingin menjaga supaya ekonomi dan nilai
tukar mata uang Poundsterling tidak jatuh, jika mereka benar-benar
meninggalkan Uni Eropa.
"Saya mendorong semua anggota parlemen
mendukungnya dan memastikan kita meninggalkan Uni Eropa, serta
memberikan kepastian kepada masyarakat dan dunia usaha," kata perwakilan
pemerintah Andrea Leadsom, saat membacakan usulan May di hadapan
parlemen.
Jika proposal yang diajukan May disepakati parlemen Inggris, maka Brexit
akan berlangsung 22 Mei, tapi jika tidak, maka May akan menghadap Uni
Eropa sebelum 12 April untuk menjelaskan langkah-langkah Inggris
selanjutnya.
Salah satu keputusan penting yang harus diambil adalah mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa di masa depan.
Sebelumnya, May terus menekankan kepentingan Inggris untuk tetap menjalin hubungan ekonomi sedekat mungkin dengan Uni Eropa.
Namun,
sejumlah pihak ingin Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa tanpa
kesepakatan apa pun, satu langkah yang memicu kekhawatiran para
pebisnis. Uni Eropa kini mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi
Brexit tanpa kesepakatan (no deal) pada 12 April mendatang.
Presiden
Majelis Eropa, Donald Tusk, sudah menetapkan waktu untuk mengundang
para anggota berunding mengenai situasi terakhir Brexit.
"Setelah
Kesepakatan Pengunduran ditolak Majelis Rendah, saya memutuskan untuk
menggelar rapat Majelis Eropa pada 10 April mendatang," kata Tusk.
Ditanggapi dengan Demo
Atas
kegagalan pemerintah dan parlemen Inggris mencapai kesepakatan,
pendukung Brexit menggelar unjuk rasa hingga larut malam di sekitar
Gedung Parlemen. Mereka mengecam sikap pemerintah padahal seharusnya
sudah bisa hengkang dari Uni Eropa akhir Maret ini.
Upaya May
untuk mengajukan proposal Brexit keempat adalah upaya pertaruhannya yang
kesekian kali untuk mencari dukungan dari anggota Parlemen. Jika masih
juga buntu, maka pilihan lain May untuk mengamankan posisi politiknya
adalah menggelar pemilu sela.
Akan tetapi, hal itu juga berisiko karena kemungkinan besar May bakal kalah telak.
Zuzana Caputova, calon Presiden Slovakia. (REUTERS/David W Cerny)
Jakarta, CB -- Seorang perempuan berlatar
belakang aktivis anti-korupsi, Zuzana Caputova diperkirakan bakal
menjadi presiden wanita pertama Slovakia. Negara tersebut tengah menggelar pemilihan presiden putaran kedua, Sabtu (30/3).
Pemilihan
digelar usai satu tahun peringatan pembunuhan seorang jurnalis yang
memicu protes massa dan seruan untuk perubahan. Zuzana, 45 tahun, yang
juga pengacara lingkungan diproyeksikan akan menang melawan kandidat
partai yang berkuasa, Maros Sefcovic yang juga komisaris energi Uni
Eropa.
Caputova, yang tidak memiliki pengalaman dalam jabatan
politik dan menjalankan slogan "Berdiri untuk Kejahatan", mendapatkan
55,20 persen suara menurut survei yang dilakukan oleh lembaga Focus, pada malam menjelang putaran kedua.
"Kampanye
ini telah menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti humanisme, solidaritas
dan kebenaran adalah penting bagi masyarakat kita," kata Caputova dalam
pidatonya, dikutip AFP, Sabtu (30/3).
Caputova malang melintang dalam dunia advokasi, Ia memenangkan
penghargaan 2016 karena berhasil memblokir tempat pembuangan sampah yang
direncanakan di kota kelahirannya Pezinok.
Baru-baru ini, ia
turun ke jalan-jalan bersama dengan puluhan ribu pengunjuk rasa
anti-pemerintah lainnya setelah wartawan investigasi Jan Kuciak ditembak
mati bersama tunangannya pada Februari 2018. Dia telah bersiap untuk
menerbitkan sebuah cerita tentang dugaan hubungan antara politisi
Slovakia dan mafia Italia.
Pembunuhan memaksa Perdana Menteri
saat itu Robert Fico untuk mengundurkan diri tetapi ia tetap menjadi
pemimpin partai Smer-SD, kelompok yang dinilai sekutu dekat perdana
menteri saat ini. Lima orang telah didakwa, termasuk seorang pengusaha
jutawan dengan dugaan hubungan Smer-SD yang diduga memerintahkan
pembunuhan.
Berbicara kepada AFP mengenai kampanye,
Caputova mengatakan bahwa jika terpilih dia akan memulai perubahan
sistematis, salah satunya menghilangkan jaksa dan polisi dari pengaruh
politik.
Rudal balistik antarbenua berhulu ledak nuklir Amerika Serikat di Pangkalan Angkatan Udara Malstrom, Montana. Foto/REUTERS
WASHINGTON
- Seorang pejabat Pentagon mengatakan Amerika Serikat (AS) tetap
memegang hak untuk melakukan serangan nuklir pertama dalam menanggapi
serangan senjata konvensional musuh. Pentagon berniat meninggalkan
kebijakan "no-first-use" (bukan pengguna pertama) senjata nuklir.
Wakil Menteri Pertahanan David Trachtenberg mengatakan menerapkan kebijakan "no-first-use"
akan merusak kepercayaan sekutu AS terhadap tekad Washington untuk
datang melindungi mereka. Kebijakan seperti itu diartikan Pentagon akan
memaksa para sekutu Washington untuk membuat senjata nuklir sendiri.
Trachtenberg
menyampaikan sikap Pentagon tersebut dalam audiensi di hadapan Komite
Layanan Angkatan Bersenjata Parlemen hari Kamis (28/3/2019). Tanpa
kebijakan "no-first-use", berarti AS dapat membom musuh-musuhnya dengan senjata nuklir dalam keadaan ekstrem.
Menurut
Trachtenberg, Amerika Serikat telah puluhan tahun mempertahankan
kebijakan "ambiguitas konstruktif" mengenai penggunaan senjata nuklir,
yang telah menghalangi agresi nuklir terhadap musuh potensial.
"Suatu kebijakan 'no-first-use'
akan melemahkan AS untuk mencegah dan merusak kepercayaan aliansi kita
karena itu akan mempertanyakan kepastian bahwa Amerika Serikat akan
datang untuk membela sekutu dalam keadaan ekstrem," kata Trachtenberg,
dalam transkrip yang diterbitkan di situs web komite, seperti dikutip Sputnik, Jumat (29/3/2019).
Dia
juga menunjukkan bahwa, jika AS menerapkan kebijakan itu, sekutunya
mungkin merasa perlu untuk mengembangkan dan mengerahkan pasukan nuklir
mereka sendiri, sehingga merusak tujuan nonproliferasi AS.
Saat
ini, di antara sekutu AS, hanya Prancis dan Inggris yang memiliki
senjata nuklir sendiri. Israel diyakini memiliki senjata nuklir, tetapi
belum pernah secara resmi mengakuinya. Belgia, Jerman, Italia, Belanda,
dan Turki adalah bagian dari program berbagi nuklir NATO.
Di
bawah kebijakan saat ini, AS akan menggunakan senjata nuklir hanya
dalam keadaan ekstrem untuk membela kepentingan vital Amerika Serikat,
sekutu dan mitra. "Keadaan ekstrem itu termasuk serangan strategis
non-nuklir yang signifikan terhadap AS, sekutu atau mitra baik populasi
atau infrastruktur sipil, pasukan nuklir, komando dan kontrol atau pun
peringatan dan kemampuan penilaian serangan," kata Trachtenberg,
mengutip Nuclear Posture Review (NPR) atau Tinjauan Postur Nuklir 2018 yang diterbitkan Departemen Pertahanan AS.
Jakarta, CB -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
menyatakan bakal mengembalikan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid.
Menurut dia membuat bangunan bersejarah itu sebagai museum adalah
langkah yang keliru.
"Hagia Sophia tidak akan disebut museum.
Status itu akan dicabut. Kita akan menyatakan Hagia Sophia adalah
masjid. Mereka yang berkunjung ke Hagia Sophia akan datang ke sebuah
masjid," kata Erdogan seperti dilansir AFP, Kamis (28/3).
Alasan Erdogan menyatakan akan mengubah status Hagia Sophia sedikit
beraroma politis. Sebab, saat ini dia sedang mengumpulkan dukungan untuk
partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), dalam menghadapi
pemilihan kepala daerah pada 31 Maret mendatang.
Apalagi, Erdogan menyatakan rencana mengubah status Hagia Sophia akan dibahas setelah pemilu.
"Kami pikir sudah tiba saatnya untuk mengambil langkah itu atas permintaan rakyat Turki," ujar Erdogan.
Hagia Sophia mulanya adalah gereja yang dibangun di masa Kekaisaran
Byzantium. Setelah ditaklukkan oleh Kekhalifahan Ottoman, fungsi
bangunan itu diubah menjadi masjid.
Setelah Kekhalifahan Ottoman runtuh dan berganti dengan Republik Turki yang sekuler, Hagia Sophia diubah menjadi museum.
Kegiatan
keagamaan, seperti salat berjamaah atau membaca Alquran yang dilakukan
di tempat itu kerap membuat umat Islam dan Kristen berselisih.
Sedangkan
kalangan sekuler menyatakan Hagia Sophia boleh didatangi seluruh umat
beragama. Baik untuk sekedar meditasi atau menikmati keindahan
bangunannya.
Langkah Erdogan kemungkinan besar bakal membuat gesekan antara umat Islam dan Nasrani.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
menyatakan perang merupakan pilihan terakhir yang bakal ia tempuh bila
semua opsi meredakan ketegangan di Jalur Gaza sudah habis.
(REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel siap memperluas aksi militer diGaza
kalau ketegangan di daerah tersebut terus meningkat. Tetapi langkah
tersebut akan ditempuhnya jika semua opsi yang diperlukan untuk
mengakhiri ketegangan dengan Palestina telah habis.
Netanyahu
memang tengah berusaha untuk mencegah tekanan politik atas Gaza
menjelang pemilihan umum 9 April. Ia menghadapi tantangan kuat dari
mantan kepala militer Israel Benny Gantz.
"Dalam beberapa hari
terakhir saya memberikan instruksi untuk memperkuat pasukan, menambah
kendaraan, untuk bersiap menghadapi kampanye komprehensif," katanya
seperti dikutip dari AFP, Kamis (28/3).
Perdana menteri,
yang berbicara setelah mengunjungi pasukan militer di perbatasan Gaza,
mengatakan bahwa perang akan menjadi pilihan terakhir.
"Semua orang Israel harus tahu bahwa jika kampanye yang komprehensif
diperlukan, kami akan memasukkannya dengan kuat dan aman, setelah kami
menghabiskan semua kemungkinan lain," kata Netanyahu, yang juga menjabat
sebagai menteri pertahanan.
Militan Palestina Senin lalu
menembakkan roket jarak jauh dari Jalur Gaza. Roket menabrak sebuah
rumah di utara Tel Aviv dan melukai tujuh warga Israel.
Serangan tersebut memicu balasan dari Israel. Setelah serangan Netanyahu meningkatkan kehadiran militer di dekat Gaza.
Tapi, Rabu (27/3) kemarin pertempuran telah mereda. Kondisi tersebut terjadi setelah Hamas mengumumkan gencatan senjata.
Meskipun demikian Israel tetap hati-hati memantau situasi di perbatasan Gaza.
Bendera Israel berkibar di dekat situs Dome of the Rock, Yerusalem. Foto/REUTERS
ABU DHABI
- Menteri Luar Negeri (Menlu) Uni Emirat Arab (UEA) Anwar Gargash
mengatakan keputusan negara-negara Arab untuk menghindari kontak dengan
Israel, yang dibuat beberapa dekade lalu, telah terbukti sebagai
kesalahan. Mayoritas negara Arab selama ini dikenal anti-Israel, meski
para pejabat Tel Aviv mengakui ada kontak rahasia di antara mereka.
"Bertahun-tahun
yang lalu, ketika ada keputusan Arab untuk tidak melakukan kontak
dengan Israel, itu adalah keputusan yang sangat, sangat salah, menoleh
ke belakang. Karena jelas, Anda harus benar-benar membedah dan membagi
antara memiliki masalah politik dan menjaga jalur komunikasi Anda tetap
terbuka," kata Gargash kepada surat kabar The National, hari Kamis (28/3/2019).
Menurutnya
perubahan strategis dalam hubungan antara negara-negara Arab dan Israel
dapat terjadi di tahun-tahun mendatang, dengan kontak yang diharapkan
akan terus meningkat.
"Pembicaraan
ini akan bergeser sebab solusi dua negara tidak akan lagi layak karena
pengurangan negara semacam itu tidak akan lagi praktis. Dari perspektif
UEA, kita perlu menyelesaikannya, karena masalah ini memiliki
kecenderungan melompat keluar dari latar belakang ketika bungkam
tiba-tiba menjadi berita utama," lanjut Gargash.
Israel dan
mayoritas negara-negara Arab di Timur Tengah tidak memiliki hubungan
diplomatik resmi karena sebagian besar negara-negara Arab mendukung
aspirasi rakyat Palestina untuk mendapatkan pengakuan internasional yang
komprehensif atas negara merdeka mereka. Negara merdeka yang
dikehendaki Palestina adalah negara dengan wilayah Tepi Barat, Yerusalem
Timur dan Jalur Gaza yang batasnya seperti sebelum Perang Enam Hari
1967.
Juru
bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon mengatakan
kepada Sputnik pada bulan Desember lalu bahwa Tel Aviv akan terus
mengembangkan hubungan dengan negara-negara Arab dan Muslim di tengah
adanya masalah dan ancaman bersama, termasuk perang melawan terorisme
dan masalah Iran.
Nahshon juga mengatakan bahwa pemulihan hubungan semacam itu dapat membantu menyelesaikan masalah Palestina.
Perdana
Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negara Zionis itu siap
untuk melakukan kampanye militer di Gaza jika diperlukan.
Foto/Ilustrasi/Istimewa
TEL AVIV
- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negara Zionis
itu siap untuk melakukan kampanye militer di Gaza jika diperlukan.
Pernyataan itu meluncur setelah dua hari pertempuran lintas perbatasan
yang telah mendorong kebijakan keamanan Israel ke depan, dua minggu
sebelum pemilihan.
Israel melancarkan serangan udara dan
memindahkan pasukan serta bala bantuan ke perbatasan Gaza minggu ini
setelah serangan roket dari daerah kantong yang dikelola kelompok Islam
Hamas melukai tujuh warga Israel di sebuah desa di utara Tel Aviv pada
hari Senin.
"Semua orang Israel harus tahu bahwa jika kampanye
yang komprehensif diperlukan, kami akan memasukkannya dengan kuat dan
aman, dan setelah kami menghabiskan semua kemungkinan lainnya," kata
Netanyahu setelah mengunjungi perbatasan Gaza dan bertemu dengan para
komandan Israel seperti dikutip dari Reuters, Jumat (29/3/2019).
Meskipun
pertempuran minggu ini telah mereda di tengah mediasi Mesir, postur
keamanan Israel terhadap Gaza akan diuji lagi oleh apa yang diharapkan
menjadi demonstrasi besar-besaran pada hari Sabtu.
Di Gaza,
penyelenggara aksi mengumumkan rencana untuk protes besar-besaran pada
hari Sabtu di sepanjang perbatasan untuk menandai peringatan tahunan
demonstrasi di mana pasukan Israel, menurut pejabat medis Gaza, telah
menewaskan hampir 200 warga Palestina.
Dewan Hak Asasi Manusia
PBB mengatakan pekan lalu bahwa pasukan keamanan Israel mungkin telah
melakukan kejahatan perang dengan menggunakan kekuatan yang berlebihan
terhadap aksi protes. Israel mengatakan protes digunakan sebagai
perlindungan oleh gerilyawan untuk menyerang perbatasan, dan kekuatan
mematikan diperlukan untuk melindungi kota-kota perbatasan dari
infiltrasi.
"Militer
akan menggunakan tangan yang sangat kuat terhadap siapa pun yang
mencoba menghadapi pasukan kami," menteri kabinet keamanan Israel Arye
Deri mengatakan kepada Radio Angkatan Darat.
"Jangan biarkan ada yang menyalahkan Israel setelah itu."
Israel
merebut Gaza dalam perang 1967 dan menarik pasukan dan pemukimnya pada
tahun 2005. Dua tahun kemudian, Hamas, yang menyerukan penghancuran
Israel, mengambil alih kekuasaan di wilayah itu. Israel berperang tiga
kali melawan kelompok itu dari 2007-2014.
Sejak perang terakhir lima tahun lalu, kedua pihak telah berulang kali
mundur dari konflik besar lainnya. Protes perbatasan mingguan malah
menjadi fokus konfrontasi.
Palestina mengatakan protes itu tidak sia-sia meski gagal membawa perbaikan kondisi kehidupan.
“Ini
telah mencapai sesuatu. Kami telah menjelaskan penyebab Palestina bagi
semua manusia, kepada seluruh dunia,” kata Khalil Shahin dari kamp
pengungsi Nusseirat, yang putranya, Imad, terbunuh di pagar perbatasan.
"Kami telah menjelaskan alasan kami tidak akan pernah mati," imbuhnya.
Para
pemrotes menyerukan agar orang-orang Palestina diizinkan kembali ke
tanah tempat keluarga mereka melarikan diri atau dipaksa untuk
meninggalkan Israel, dan pencabutan blokade keamanan Israel-Mesir yang
telah membawa ekonomi Gaza ke keadaan hampir hancur.
Menurut
laporan kemanusiaan PBB pada bulan Desember, 53 persen warga Gaza hidup
dalam kemiskinan dan 54 persen menganggur. Sameh el-Sakani, seorang
pemrotes berusia 26 tahun, mengatakan satu generasi telah tumbuh tanpa
harapan.
“Anda memiliki generasi yang lahir pada 1990-an yang
tidak memiliki apa-apa. Beberapa belajar selama empat atau lima tahun di
universitas hanya untuk tidak memiliki pekerjaan,” katanya.
"Kami tidak melihat apa-apa. Sebaliknya, blokade diperketat,” sambungnya.
Keamanan
adalah masalah utama bagi Netanyahu dalam pemilu Israel pada 9 April
mendatang. Diliputi oleh tuduhan korupsi yang dibantahnya, Netanyahu
menghadapi tantangan pemilihan terkuatnya dari koalisi tengah yang
dipimpin oleh seorang mantan jenderal.
Netanyahu mempersingkat
kunjungan ke AS setelah tujuh warga Israel cedera dalam serangan roket
awal Senin di desa Mishmeret, 120 km utara Gaza. Dua belas warga
Palestina terluka oleh serangan pembalasan Israel, kata pejabat
kesehatan Gaza.
Adegan dari televisi memperlihatkan militer berteknologi tinggi
berhadapan dengan kerumunan anak muda yang sebagian besar dipersenjatai
dengan batu atau layang-layang serta balon api menyusahkan pemerintahan
Netanyahu.
Situsi ini memicu kekhawatiran akan adanya perang Gaza
baru. Kondisi itu juga tidak bisa mengabaikan kegaduhan orang Israel di
dekat perbatasan, yang mengatakan mereka hidup di bawah ancaman roket
dan layang-layang yang terbang melintasi perbatasan.
"Apa yang
terjadi di sini selama setahun terakhir adalah neraka," kata Yifat
Ben-Shushan, seorang ibu dua anak Israel dari Nativ Haasara, beberapa
ratus meter dari perbatasan.
Rakyat Suriah memprotes pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai Dataran Tinggi Golan. (SANA)
Jakarta (CB) - Indonesia tidak bisa menerima pernyataan Amerika
Serikat (AS) yang mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai bagian dari
Israel dan langkah Washington tersebut semakin membuka luka Timur
Tengah, ujar Wakil Tetap RI untuk PBB Hasan Kleib.
“Adanya pernyataan dari AS bahwa Golan, karena nilai strategisnya
menjadi milik Israel, sangat mengkhawatirkan dan tentunya kita tidak
bisa menerima karena itu wilayah sah Suriah,” kata Dubes Hasan di
Jakarta, Kamis malam.
Berdasarkan prinsip dalam Piagam PBB serta berbagai elemen yang
terkandung dalam resolusi Dewan Keamanan PBB, Dataran Tinggi Golan
adalah bagian tidak terpisahkan dari wilayah kedaulatan Republik Suriah
yang saat ini diduduki Israel pascaperang 1967.
Wilayah strategis yang terletak di perbatasan Israel dan Suriah yang
memiliki tanah yang subur dan sumber daya air ini dicaplok oleh Israel
pada 1981. Aneksasi sepihak Israel tidak diakui secara internasional,
dan Suriah menuntut pengembalian Dataran Tinggi Golan sebagai
teritorinya.
Pengakuan AS terkait Dataran Tinggi Golan, menurut Hasan, akan menimbulkan implikasi pada status wilayah tersebut.
“Implikasi yang dikhawatirkan dengan adanya dukungan AS, Israel atas
dasar keamanan negaranya akan mengklaim bahwa Golan dudah bukan lagi
wilayah pendudukan tetapi wilayah mereka. Ini akan menyulitkan dalam
proses pembebasan Golan dari penguasaan Israel,” kata Hasan.
Sikap AS ini juga semakin memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah,
menyusul pengakuan negara tersebut atas Yerusalem sebagai ibu kota
Israel, padahal Palestina mengharapkan Yerusalem Timur menjadi ibu kota
negara masa depan.
“Ini akan semakin membuka luka di Timur Tengah mengingat kondisi Suriah
yang sedang tidak stabil. Kalau Suriah negara kuat tentunya Israel tidak
akan semena-mena,” kata Hasan.
Hasan mengatakan bahwa isu mengenai Dataran Tinggi Golan kerap dibahas
dalam pertemuan-pertemuan DK PBB yang menekankan bahwa seluruh negara
anggota harus patuh pada resolusi yang ada.
Resolusi yang dimaksud antara lain Resolusi 242 (1967), 338 (1973) dan
497 (1981) yaitu penolakan terhadap perolehan suatu wilayah yang
dilakukan secara paksa, penarikan mundur pasukan Israel dari wilayah
Dataran Tinggi Golan, penolakan terhadap jurisdiksi hukum Israel atas
Dataran Tinggi Golan , serta penegasan bahwa langkah Israel untuk
menduduki Dataran Tinggi Golan adalah tidak sah dan tidak memiliki
dampak hukum internasional
Indonesia mendesak masyarakat internasional untuk terus menghormati
hukum internasional dan piagam PBB serta tetap berpedoman kepada
Resolusi PBB terkait dalam mendorong proses perdamaian di kawasan Timur
Tengah.