Senin, 15 Oktober 2018

Menlu Retno Marsudi Ikuti Aksi Jalan Bagi Kemerdekaan Palestina



Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, bersama dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki, terlibat dalam acara Walk for Peace and Humanity, Minggu, 14 Oktober 2018. Acara ini untuk menyebarkan pesan bahwa Palestina tidak sendirian dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, bersama dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki, terlibat dalam acara Walk for Peace and Humanity, Minggu, 14 Oktober 2018. Acara ini untuk menyebarkan pesan bahwa Palestina tidak sendirian dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI

CB, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, bersama dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al Maliki, terlibat dalam acara bertajuk Walk for Peace and Humanity, Minggu, 14 Oktober 2018. Acara ini untuk menyebarkan pesan bahwa Palestina tidak sendirian dalam memperjuangkan kemerdekaannya.
“Kita berjalan bersama pagi ini untuk tunjukan bahwa Palestina tidak akan pernah sendiri dalam perjuangannya mendapatkan kemerdekaan, Mimpi Palestina adalah Mimpi Indonesia juga” kata Retno.

Ads by Kiosked

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, ketiga dari kanan, terlibat dalam acara Walk for Peace and Humanity, Minggu, 14 Oktober 2018. Acara ini untuk menyebarkan pesan bahwa Palestina tidak sendirian dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Sumber: dokumen Kementerian Luar Negeri RI
“Jalan menuju monumen selamat datang menjadi simbol langkah solidaritas, dukungan dan komitmen Indonesia bersama Palestina agar dapat mengucapkan selamat datang kepada negara Palestina yang merdeka” kata Retno.
Kementerian Luar Negeri dalam keterangannya menulis, acara Walk for Peace and Humanity diselenggarakan untuk memperkuat solidaritas dan memperdalam pemahaman masyarakat terhadap kontribusi dan peran Indonesia untuk perjuangan kemerdekaan Palestina. Kegiatan ini juga ditujukan untuk menggemakan dukungan Indonesia bagi kemerdekaan Palestina.
Usai melakukan aksi jalan bersama sejauh 1,2 kilometer, acara pada Minggu pagi, 14 Oktober 2018 itu, juga diisi dengan interaksi publik antara kedua Menlu. Penampilan artis ibukota dan pembacaan puisi dilakukan untuk memeriahkan acara ini.
Walk for Peace and Humanity adalah bagian dari rangkaian Indonesian 'Solidarity Week for Palestine' yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri RI dari 13-17 Oktober 2018 atau bertepatan dengan kunjungan Menlu Palestina ke Indonesia. Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud kesinambungan komitmen Indonesia untuk Palestina dan meningkatkan pemahamaan dan kepedulian bangsa Indonesia atas perjuangan bangsa Palestina. 




Credit  tempo.co




Palestine Walk, Simbol Solidaritas Indonesia untuk Palestina



Menlu RI, Menlu Palestina, dan Walikota Bandung meresmikan bersama-sama "Palestine Walk: Road to Freedom", di Alun-alun Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/10). (Foto: Infomed/Kemlu/Rudi)

CB, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, bersama Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, dan Walikota Bandung, Oded M Danial, meresmikan Palestine Walk: Road to Freedom, yakni Taman sepanjang 100 meter di Jalan Alun-alun Timur, Bandung.
"Palestine Walk menggambarkan dukungan dan komitmen masyarakat Indonesia, khususnya Kota Bandung terhadap perjuangan rakyat Palestina dan sebagai pengingat agar semangat perjuangan tersebut tetap beresonansi di hati kita," kata Menlu Retno, seperti dilaporkan kepada Tempo, 13 Oktober 2018.

Bandung adalah salah satu kota yang erat dalam sejarah dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina. Pada tahun 1955, Bandung menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika (KAA) pertama yang salah satunya menghasilkan dukungan negara-negara Asia dan Afrika untuk kemerdekaan Palestina.
"Dukungan bangsa Indonesia tidak akan pernah luntur hingga Rakyat Palestina memperoleh kemerdekaannya, Palestina selalu ada dalam nafas diplomasi Indonesia," tegas Menlu Retno.

Menlu RI, Menlu Palestina, dan Walikota Bandung meresmikan bersama-sama "Palestine Walk: Road to Freedom", di Alun-alun Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (13/10). (Foto: Infomed/Kemlu/Rudi)
Selama di Bandung, Menlu Palestina juga akan berdiskusi Sahabat Museum KAA (SMKAA) di Gedung Merdeka untuk bertukar pikiran mengenai Solidaritas negara-negara Asia Afrika bagi perjuangan Palestina. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 400 orang pelajar dan masyarakat luas.

Kedua kegiatan tersebut adalah bagian dari rangkaian Indonesian Solidarity Week for Palestine yang digagas oleh Kementerian Luar Negeri RI dari tanggal 13-17 Oktober 2018, bertepatan dengan kunjungan Menlu Palestina ke Indonesia.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud kesinambungan komitmen Indonesia untuk Palestina namun juga untuk meningkatkan pemahamaan dan kepedulian bangsa Indonesia atas perjuangan bangsa Palestina," kata Menlu Retno.
Selama sepekan, Indonesian Solidarity Week for Palestine akan diisi oleh berbagai kegiatan yang melibatkan Pemerintah, lembaga internasional, LSM Kemanusiaan, para tokoh agama, filantropis dan masyarakat Indonesia.

Menlu RI dan Menlu Palestina direncanakan melakukan pertemuan konsultasi bilateral yang pertama pada Selasa 16 Oktober. pertemuan tersebut akan menjadi wadah kedua negara untuk menerjemahkan hubungan baik menjadi kerja sama konkret. Menlu Retno dan Menlu Maliki direncanakan akan menandatangani perjanjian dan menyaksikan penandatanganan sejumlah kesepakatan antara Palestina dan Indonesia.




Credit  tempo.co



Oposisi Inggris Desak London Berhenti Jual Senjata ke Saudi



Oposisi Inggris Desak London Berhenti Jual Senjata ke Saudi
Partai Buruh, partai oposisi utama, mendesak London untuk menghentikan penjualan senjata kepada Arab Saudi, terkait dengan kasus hilangnya Jamal Khashoggi. Foto/Reuters

LONDON - Partai Buruh, yang merupakan partai oposisi di Pemerintah Inggris, mendesak London untuk menghentikan penjualan senjata kepada Arab Saudi, terkait dengan kasus hilangnya Jamal Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Bayangan Inggris, Emily Thornberry dalam sebuah wawancara dengan BBC menyatakan, bahwa berdasarkan "keseimbangan bukti" menunjukan Saudi telah membunuh wartawan pengkritik Riyadh itu.

Dia lalu menuturkan, penghentian penjualan senjata ini adalah bentuk protes Inggris terhadap sikap Saudi pada para aktivis dan pengkritis mereka, yang terkadang kelewat batas.

"Kami akan berhenti menjual senjata ke Arab Saudi dalam keadaan saat ini sampai mereka mengubah cara mereka. Kami akan menjelaskan bahwa kami tidak setuju," kata, Thornberry dalam wawancara tersebut.

"Saya pikir negara kita sudah cukup dengan hal ini. Saya pikir kita harus membela mereka (aktivis dan kritikus) dan harus mengatakan bahwa perilaku saat ini tidak dapat diterima," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (14/10).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt telah meminta Saudi untuk menjelaskan apa yang terjadi pada Khashoggi. Riyadh sendiri sejatinya sudah membantah telah membunuh Khashoggi. 






Credit  sindonews.com



Kasus Khashoggi, Saudi Ancam Balas jika Disanksi AS


Kasus Khashoggi, Saudi Ancam Balas jika Disanksi AS
Jamal Khashoggi, wartawan Arab Saudi pengkritik rezim kerajaan hilang di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, sejak 2 Oktober 2018. Foto/BBC

RIYADH - Arab Saudi mengancam akan membalas sanksi ekonomi yang mungkin diambil oleh negara-negara lain, terutama Amerika Serikat (AS), terkait kasus hilangnya wartawan pengkritik rezim Riyadh; Jamal Khashoggi. Ancaman balik Riyadh dilaporkan kantor berita negara Saudi, SPA, pada Minggu (14/10/2018) malam.

Arab Saudi telah berada di bawah tekanan sejak Khashoggi menghilang pada 2 Oktober 2018 setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Sumber pemerintah Turki mengutip investigator polisi mengatakan, jurnalis itu dibunuh dan dimutilasi tim algojo Riyadh. Namun, Riyadh membantahnya.



"Kerajaan menegaskan bahwa jika ada tindakan yang diambil terhadapnya, (kerajaan) ini akan menanggapinya dengan tindakan yang lebih besar," tulis SPA mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya.

"Kerajaan menegaskan penolakan kategorisnya terhadap setiap ancaman dan upaya untuk mencelakainya dengan mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi atau pelaksanaan tekanan politik," lanjut pejabat itu, yang menambahkan bahwa ekonomi Saudi vital dan berpengaruh terhadap ekonomi global.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan memberikan "hukuman berat" bagi Saudi jika bukti yang muncul membuktikan bahwa mereka memiliki peran dalam penghilangan Khashoggi. Meski demikian, Trump menolak menghentikan penjualan senjata Washington yang nilainya miliaran dolar ke Riyadh.

Banyak tokoh bisnis dan perusahaan siap memboikot konferensi investor penting di Arab Saudi akhir bulan ini sebagai reaksi atas hilangnya Khashoggi. 

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, investor Inggris Richard Branson dan Chief Executive Uber Dara Khosrowshahi adalah salah satu tokoh terkemuka yang telah membatalkan perjalanan mereka ke Riyadh.

Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin masih berencana untuk menghadiri apa yang disebut konferensi "Davos in the Desert" di Riyadh, meskipun ada kontroversi. Hal itu disampaikan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow.

"Mnuchin akan memutuskan saat sepekan perkembangan dan sebagai permukaan informasi baru," kata Kudlow pada program "This Week" ABC pada hari Minggu.

Laporan berbeda dari BBC menyebutkan Mnuchin dan Menteri Perdagangan Internasional Inggris; Liam Fox, kemungkinan tidak menghadiri konferensi "Davos in the Desert" mendatang terkait kekhawatiran bahwa Arab Saudi bertanggung jawab atas hilangnya Khashoggi.

Konferensi ini adalah bagian dari program "Visi 2030" Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) untuk membuat kerajaan tidak lagi bergantung pada minyak.


Credit  sindonews.com




Trump Ancam Hukum Berat Pelaku Kasus Jamal Khashoggi



Trump Ancam Hukum Berat Pelaku Kasus Jamal Khashoggi
Presiden AS Donald Trump mengaku akan mengusut mendalam kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi dan memberikan hukuman berat bila benar ia dibunuh Arab Saudi. (REUTERS/Carlos Barria)


Jakarta, CB -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji pihak pemerintahannya akan mengusut hingga ke akar soal kasus hilangnya jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi.

Selain itu, dalam wawancara dengan 60 Minutes, Trump mengancam akan memberikan hukuman berat bila Jamal Khashoggi benar dibunuh seperti yang dituduhkan Turki ke Arab Saudi.

Trump mengatakan bahwa kasus tersebut amat diperhatikan oleh dirinya dan pemerintah AS. Pun, dia mengatakan amat sangat marah dan kecewa bila terbukti Arab Saudi ada di balik kasus tersebut.


"Pada saat ini, mereka membantahnya, dan mereka menolaknya dengan keras. Mungkin kah itu mereka? Ya," kata Trump, dikutip dari CNN.



Khashoggi yang merupakan jurnalis Washington Post dan mantan pegawai Pemerintah Arab Saudi sebelumnya dikabarkan menghilang usai mengunjungi konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Dirinya diketahui mengunjungi konsulat untuk mengambil dokumen yang memungkinkan Khashoggi untuk menikahi tunangannya yang merupakan warga negara Turki.

Seorang sumber yang dekat dengan kasus tersebut pada Jumat (12/10) mengatakan kepada CNN bahwa pihak Turki mengaku memiliki bukti video dan audio yang menunjukkan Khashoggi dibunuh di dalam konsulat Saudi tersebut.

Bukti tersebut disebut menggambarkan adanya pergulatan di dalam gedung konsulat. Selain itu, si sumber menyebut ada pula bukti yang menunjukkan Khashoggi dibunuh.


Si sumber mengatakan pihak intelijen asing menemukan sifat bukti tersebut, yang dikatakan oleh pejabat Pemerintah Turki sebagai "mengejutkan dan menjijikkan."

Di sisi lain dilansir dari CNN, berbicara di Ruang Oval di Gedung Putih, Trump mengatakan "kami akan segera melihatnya segera" kala ditanya wartawan sudahkah dirinya melihat bukti tersebut.

Saudi bersikeras Khashoggi memasuki konsulat untuk mengurus dokumen pernikahannya. Mereka juga bilang Khashoggi sudah meninggalkan gedung konsulat dengan aman tetapi belum memberikan bukti visual tentang peristiwa itu.

Akan tetapi, berdasarkan dari rekaman CCTV yang tersebar luas, tunangan Jamal Khasshogi, Hatice Cengiz terekam menunggu jurnalis tersebut di luar konsulat. Pun Cengiz mengatakan bahwa dirinya tak melihat kekasihnya itu muncul lagi.




Credit  cnnindonesia.com




Mesir Serukan Penyelidikan Transparan Terkait Khashoggi


Khashoggi
Khashoggi
Foto: AP/Reuters/AFP
Wartawan Saudi Jamal Khashoggi hilang sejak 2 Oktober



CB, KAIRO -- Mesir pada Ahad (14/10), menyerukan penyelidikan transparan atas kasus hilangnya wartawan Saudi Jamal Khashoggi. Mesir juga memperingatkan agar tidak ada pihak-pihak yang menggunakan kasus ini untuk memanfaatkan Arab Saudi secara politik.



"Mesir menekankan pentingnya mengungkapkan kebenaran tentang apa yang terjadi dalam penyelidikan transparan," kata kementerian luar negeri Mesir dalam sebuah pernyataan.

Mesir mengaku terus memantau perkembangan kasus Khashoggi dan mendukung upaya Arab Saudi dalam menghadapi situasi tersebut.

Sebelumnya dilaporkan, jaringan televisi negara Al Arabiya mengklaim 15 orang Saudi, yang datang dan pergi pada saat peristiwa hilangnya Khashoggi adalah turis. Ini menyerupai klaim yang dibuat Rusia dalam kasus keracunan Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Inggris.

Jamal Khashoggi (59), adalah seorang jurnalis Saudi, koresponden asing, editor dan kolumnis lama yang karyanya pernah menjadi kontroversi  di Arab Saudi. Dia memutuskan untuk menetap di Amerika Serikat (AS) setelah kenaikan putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Sebagai kontributor The Washington Post, Khashoggi banyak menulis tentang Arab Saudi, termasuk mengkritik perang di Yaman, perselisihan diplomatik baru-baru ini dengan Kanada dan penangkapan aktivis hak-hak wanita setelah perempuan dizinkan mengemudi.

"Penangkapan itu menerangkan kesulitan yang dihadapi semua orang Saudi. Kami diminta untuk meninggalkan harapan kebebasan politik, dan untuk tetap diam tentang penangkapan dan larangan perjalanan yang berdampak tidak hanya pada para kritikus tetapi juga keluarga mereka, ”tulis Khashoggi pada 21 Mei di Washington Post.

"Kami diharapkan untuk dengan penuh semangat menghargai reformasi sosial dan memberi pujian pada putra mahkota sambil menghindari referensi kepada orang-orang Arab perintis yang berani untuk mengatasi masalah ini beberapa dekade yang lalu," tulisnya.

Pada 2 Oktober lalu, Khashoggi memasuki konsulat untuk mendapatkan dokumen yang dibutuhkan untuk pernikahannya. Teman-temannya tidak pernah mendengar kabar darinya sejak saat itu. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan Khashoggi .



Credit  republika.co.id




Raja Arab Telepon Erdogan Bicarakan Nasib Khashoggi


Raja Arab Telepon Erdogan Bicarakan Nasib Khashoggi
Demi atasi ancaman krisis akibat menghilangnya jurnalis Jamal Khashoggi, Raja Arab telah menelepon Presiden Turki dan sepakat untuk menginvestigasinya bersama. (REUTERS/Tomohiro Ohsumi)


Jakarta, CB -- Arab Saudi memperingatkan akan membalas sanksi yang dikenakan terhadap kerajaan tersebut atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi. Di satu sisi, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, kemarin telah menelepon Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dalam komunikasi via telepon tersebut, Salman dan Erdogan membicarakan perihal lenyapnya Khashoggi. Sebelum lenyap, Khashoggi yang kerap mengkritik keluarga kerajaan itu mendatangi konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.

Dalam perbincangan di telepon tersebut, seperti dikutip dari AFP, pihak Erdogan dan Salman bermaksud membangun tim gabungan untuk mencari dan menginvestigasi nasib Khashoggi.


Sementara itu, dari pihak Kementerian Luar Negeri Arab menyatakan hubungan negaranya dengan Turki tetap solid.



Pendapat Internasional

Sementara itu. situasi yang dialami Khashoggi itu mengundang perhatian negara-negara mitra Arab Saudi.

Presiden AS Donald Trump mengancam bersama sekutunya akan menjatuhkan sanksi terhadap Arab andai Khashoggi merupakan korban penghilangan paksa akibat kritik sang jurnalis pada putra kerajaan, Pangeran Muhammad bin Salman.

Seiring sikap AS tersebut, muncul pula permintaan kejelasan nasib Khashoggi dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

"Perlu ada sebuah investigasi yang kredibel untuk membuka kebenaran atas apa yang terjadi, dan-jika relevan-mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas hilangnya Jamal Khashoggi," demikian pernyataan bersama Inggris, Prancis, dan Jerman yang juga langsung dikirimkan ke pemerintahan Arab.

Khashoggi, yang merupakan kontributor Washington Post, itu diketahui memasuki gedung konsulat Arab yang berada di kota Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Arab menyatakan Khashoggi telah meninggalkan gedung konsulat tanpa kekurangan apapun kala itu, namun belum jua disertakan foto atau bukti autentik perihal tersebut.






Credit  cnnindonesia.com



Arab Saudi Kecam Tudingan Turki Soal Pembunuhan Khashoggi


Arab Saudi Kecam Tudingan Turki Soal Pembunuhan Khashoggi
Jamal Khashoggi. (Middle East Monitor/Handout via REUTERS)


Jakarta, CB -- Belasan delegasi pemerintah Arab Saudi menyatakan kabar hilangnya jurnali Jamal Khashoggi di Turki sebagai kebohongan tak berdasar. Saudi mengecam kabar yang menyebutkan Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Saudi yang berada di Istanbul.

Media Turki yang berpihak kepada pemerintah setempat menyebutkan Khashoggi telah merekam interogasinya di Apple Watch. Hal tersebut disebut media Turki menyusul Khashoggi yang tidak kembali selama 11 hari sejak bertandang ke konsulat Arab Saudi di Turki.

Pemerintah Turki percaya Khashoggi telah dibunuh di dalam kantor konsulat tersebut. Mereka juga mengatakan ada data bocor ke media bahwa Khashoggi disiksa dan bahkan dimutilasi di konsulat tersebut.


Saudi bersikeras Khashoggi memasuki konsulat untuk mengurus dokumen pernikahannya. Mereka juga bilang Khashoggi sudah meninggalkan gedung konsulat dengan aman tetapi belum memberikan bukti visual tentang peristiwa itu.

Khashoggi merupakan jurnalis yang tulisannya kerap mengkritik Pangeran Muhammad. Atas kasus itu, pebisnis ternama dan sejumlah media telah membatalkan keikutsertaan mereka di konferensi besar di Riyadh pada Oktober ini.



Tuduhan dan Kebohongan
Sementara itu dikutip dari media resmi Turki, juru bicara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan perwakilan Arab Saudi di Turki akan membuat tim delegasi untuk menyelidiki kasus hilangnya Khashoggi.

Televisi lokal NTV menyatakan delegasi itu terdiri dari 11 orang dan mereka telah melakukan inspeksi pada Jumat (12/10) lalu di konsulat Arab Saudi di Turki. Namun, belum jelas siapa saja yang berada dalam tim delegasi tersebut.

Media Turki dan asing yang telah berkemah di luar konsulat sepanjang pekan ini sempat melihat ada iring-iringan mobil yang tiba pada hari Jumat (12/10). Tetapi belum diketahui pasti siapa pihak Saudi yang memasuki konsulat itu.

Saudi sebenarnya menyambut baik pembentukan tim kerja itu. Tapi, Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdel Aziz bin Saud bin Nayef mengecam klaim Khashoggi yang terbunuh di dalam kantor konsulat. Pangeran Abdel Aziz menegaskan tuduhan tersebut tak berdasar dan bohong. Ankara sejauh ini berhati-hati masuk ke dalam kontroversi tersebut.

Erdogan juga sejauh ini sudah menghentikan tuduhan ke Saudi soal melakukan kesalahan itu. Turki dan Saudi diketahui memiliki hubungan yang kurang baik karena atas tersingkirnya pemerintah Islam di Mesir. Tetapi Erdogan sudah mewaspadai soal penindasan kerajaan konservatif yang kaya minyak tersebut.


Terekam Apple Watch
Media Sabah Daily menulis Khashoggi telah mengenakan sebuah Apple Watch ketika memasuki kantor konsulat. Jam itu diketahui tersambung dengan telefon genggam iPhone Khashoggi yang dititipkan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Jam itu merekam keadaan yang terjadi di konsulat dan telah di unggah ke perangkat penyimpanan, Cloud, meskipun Saudi diketahui berusaha menghapus sebagian data tersebut.

"Kejadian Khashoggi diinterogasi, disiksa dan dibunuh terekam di Apple Watchnya," kata Sabah seperti dikutip dari AFP, Sabtu (13/10).


Namun belum ada laporan khusus menjelaskan informasi itu. The Washington Post, tempat Khashoggi bekerja sebagai kontributor, juga menulis Turki memiliki rekaman suara tentang apa yang terjadi di dalam konsulat, termasuk pembunuhan dan kematiannya.

Analis menjelaskan Turki sedang berharap bisa mendapatkan dukungan dari sekutu Amerika di kasus ini. Meskipun Ankara-Washington telah mengakhiri krisis atas penahanan seorang pastor, Andrew Brunson selama dua tahun terakhir. Brunson kini telah kembali ke Amerika Serikat (AS), dan disambut Presiden negara itu, Donald Trump di ruang oval, Gedung Putih, Washington DC.

Mengerikan tetapi Tetap Hadir

Sementara itu Konferensi Pangeran Mohammed yang dihelat Oktober ini telah dibatalkan karena kontroversi tersebut. Tokoh bisnis utama seperti bos aplikasi Uber terlihat tidak muncul dalam acara ini.

Padahal diketahui Saudi memberikan suntikan dana kepada Uber. Selanjutnya sejumlah kelompok media seperti; New York Times, Financial Times dan Bloomberg telah menarik sponsor mereka.

Menteri Keuangan AS Steven Munchin dan Kepala IMF Christine Lagarde mengatakan berencana hadir pada Sabtu (13/10). Dia menyebut kontroversi itu mengerikan, namun dia harus hadir mengingat ada peraturan bisnis dari IMF di seluruh pelosok dunia dan dengan banyak pemerintah dari seluruh dunia.

Kementerian Luar Negeri Turki, pada Sabtu (13/10) lalu mengeluarkan pernyataan bahwa Arab Saudi telah gagal bekerja sama untuk membuka perihal hilangnya Khashoggi.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mengatakan untuk mengetahui kepastian nasib Khashoggi, maka pihaknya akan memastikan agar pemerintah Turki mau memberikan izin pihaknya masuk ke dalam gedung konsulat.

"Kami belum mendapatkan kerja sama untuk memastikan investigasi yang tepat," ujar Cavusoglu dikutip dari AFP, Sabtu (13/10).



Credit  cnnindonesia.com




Media Inggris: Pengandangan Seluruh Jet Siluman F-35 Memalukan



Media Inggris: Pengandangan Seluruh Jet Siluman F-35 Memalukan
Pesawat jet tempur siluman F-35B produksi Lockheed Martin Amerika Serikat. Foto/REUTERS

LONDON - Media Inggris, The Telegraph, mengkritik pengandangan seluruh jet tempur siluman F-35 yang dilakukan Amerika Serikat, Israel dan Inggris. Langkah itu dianggap sebagai drama memalukan.

"Ini adalah perkembangan yang memalukan untuk program F-35, proyek senjata terbesar dan termahal dari jenisnya di dunia," tulis media tersebut dalam laporannya yang dilansir Sabtu (13/10/2018).

Menurut laporan terbaru, Italia juga ikut-ikutan mengandangkan semua jet tempur canggih produksi Lockheed Martin itu. Namun, proses itu berlangsung singkat.

"Angkatan Udara Italia telah menyelesaikan inspeksi dan, karena tidak menemukan bagian yang salah, kembali ke operasi penerbangan normal," kata dua sumber militer Italia, seperti diberitakan Foreign Policy.

Pengandangan seluruh jet tempur F-35 dimulai oleh Pentagon setelah salah satu pesawat itu jatuh di South Carolina September lalu. Penyebab insiden karena tabung bahan bakar rusak. Semua jet tempur diperiksa untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Inggris menerima 15 unit jet tempur canggih itu pada bulan Juni 2018. Harga per unit pesawat itu sekitar USD158,5 juta. 


"Keselamatan adalah perhatian terpenting kami, oleh karena itu Inggris telah memutuskan untuk menghentikan penerbangan F-35 sebagai tindakan pencegahan, kami mempertimbangkan temuan dari penyelidikan yang sedang berlangsung," kata Departemen Pertahanan Inggris melalui seorang juru bicara.


Departemen itu menambahkan, uji coba penerbangan F-35 sudah dimulai dari kapal induk HMS Queen Elizabeth. Meski menjalani pemeriksaan, uji coba penerbangan akan dilanjutkan lagi sesuai jadwal.

Ke-15 unit jet tempur F-35 yang dibeli Inggris adalah F-35B, varian dari jet tempur tersebut yang bisa lepas landas dalam jarak pendek dan melakukan pendaratan vertikal.

Negara Eropa ini berencana akan membeli total 138 unit untuk dioperasikan bersama dengan Angkatan Laut Kerajaan.

Angkatan Udara AS dan pelanggan Eropa menganggap biaya operasi F-35 sebagai masalah utama.

Menurut laporan terbaru Pentagon, biaya per jam untuk mengoperasikan F-35 rata-rata USD30.000. Biaya itu lebih mahal dibanding biaya operasional F-16, yakni USD25.500 per jam.








Credit  sindonews.com



Ikuti AS, Israel Kandangkan Semua Jet Tempur Siluman F-35



Ikuti AS, Israel Kandangkan Semua Jet Tempur Siluman F-35
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/Bloomberg


TEL AVIV - Israel telah mengandangkan semua jet tempur siluman F-35. Langkah Tel Aviv ini mengikuti Pentagon yang menarik semua armada jet tempur siluman itu karena ada temuan tabung bahan bakar mesin yang rusak di armada F-35 Amerika Serikat (AS).

Semua pesawat termahal produksi Lockheed Martin itu akan diperiksa. Langkah itu diambil setelah pesawat tempur F-35B Korps Marinir Pentagon jatuh di South Carolina beberapa hari lalu.



Kecelakaan di South Carolina itu merupakan yang pertama kali bagi pesawat tempur generasi kelima AS tersebut. Ironis, insiden terjadi hanya sehari setelah Pentagon mengumumkan pesawat tempur canggih tersebut sukses menjalani misi tempur pertama kali di Afghanistan.

"Komandan Angkatan Udara Israel, Mayor Jenderal Amikam Norkin, memutuskan untuk mengambil tindakan ekstra dan menguji semua pesawat, meskipun Israel tidak memiliki model yang jatuh dan meskipun tidak ada laporan kegagalan. Tes akan memakan waktu beberapa hari. Setelah semua pemeriksaan selesai, pesawat akan kembali beroperasi penuh," kata Unit Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

"Jika pesawat akan diperlukan untuk tujuan operasional, mereka siap untuk beroperasi pada kapasitas penuh," lanjut pernyataan unit tersebut dalam sebuah pernyataan yang dilansir Haaretz, Jumat (12/10/2018).

Negara mayoritas Yahudi itu sebelumnya mengklaim pesawat F-35 akan mampu menerobos sistem pertahanan S-300 Rusia yang dikerahkan di Suriah. Tzachi Hanegbi, Menteri Kerjasama Regional Israel pada awal Oktober lalu mengklaim jet tempur tersebut tak mungkin dideteksi radar sistem pertahanan manapun. 


"Anda tahu bahwa kita memiliki pesawat tempur siluman, pesawat terbaik di dunia. Baterai (S-300 Rusia) ini tidak mampu mendeteksi mereka," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seluruh armada jet tempur F-35 AS dikandangkan untuk diperiksa karena diduga tabung bahan bakar bermasalah. Keputusan Pentagon ini muncul setelah kecelakaan F-35B Korps Marinir di South Carolina bulan lalu.

Instruksi ini berlaku untuk semua varian jet tempur siluman tersebut, termasuk F-35A Angkatan Udara dan F-35C Angkatan Laut. Mesin pesawat akan diperiksa untuk menemukan tabung yang rusak dan dilakukan penggantian jika diperlukan.

Pihak militer AS mengatakan bahwa proses pemeriksaan diperkirakan akan memakan waktu hingga 48 jam.

“Tujuan utama menyusul kecelakaan adalah pencegahan insiden di masa depan,” kata Joe DellaVedova, juru bicara Kantor Program Bersama (JPO) Pentagon, yang mengawasi F-35, seperti dikutip Fox News.

“Kami akan mengambil setiap langkah untuk memastikan operasi yang aman, sementara kami mengantarkan, mempertahankan dan memodernkan F-35 untuk pasukan tempur dan mitra pertahanan kami."

Menurut pernyataan JPO Operator asing F-35, seperti Inggris atau Israel, juga mengandangkan jet tempur mereka untuk diperiksa.


Credit  sindonews.com


Giliran Inggris Kandangkan Seluruh Jet Tempur Siluman F-35


Giliran Inggris Kandangkan Seluruh Jet Tempur Siluman F-35
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/CC BY 2.0/Rennett Stowe/F-35
LONDON - Inggris mengandangkan seluruh jet tempur siluman F-35 yang dibeli dari Lockheed Martin. Langkah Inggris mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) dan Israel yang melakukan hal serupa setelah pesawat siluman milik Washington jatuh di South Carolina, September lalu.

Pentagon menyatakan penyebab jatuhnya pesawat itu karena kerusakan pada tabung bahan bakar. Tak mau ambil risiko lebih lanjut, seluruh armada jet tempur F-35 AS diperiksa. Tel Aviv juga mengikuti langkah Pentagon demi menjaga keselamatan para pilotnya.


Inggris menerima 15 unit jet tempur canggih itu pada bulan Juni 2018. Harga per unit pesawat itu sekitar USD158,5 juta.

"Keselamatan adalah perhatian terpenting kami, oleh karena itu Inggris telah memutuskan untuk menghentikan penerbangan F-35 sebagai tindakan pencegahan, kami mempertimbangkan temuan dari penyelidikan yang sedang berlangsung," kata Departemen Pertahanan Inggris melalui seorang juru bicara, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (13/10/2018).

Departemen itu menambahkan, uji coba penerbangan F-35 sudah dimulai dari kapal induk HMS Queen Elizabeth. Meski menjalani pemeriksaan, uji coba penerbangan akan dilanjutkan lagi sesuai jadwal.

Ke-15 unit jet tempur F-35 yang dibeli Inggris adalah F-35B, varian dari jet tempur tersebut yang bisa lepas landas dalam jarak pendek dan melakukan pendaratan vertikal. 

Negara Eropa ini berencana akan membeli total 138 unit untuk dioperasikan bersama dengan Angkatan Laut Kerajaan.

Angkatan Udara AS dan pelanggan Eropa menganggap biaya operasi F-35 sebagai masalah utama.

Menurut laporan terbaru Pentagon, biaya per jam untuk mengoperasikan F-35 rata-rata USD30.000. Biaya itu lebih mahal dibanding biaya operasional F-16, yakni USD25.500 per jam.



Credit  sindonews.com



Ekonom sepakat pertemuan IMF-World Bank tak mampu selesaikan konflik perang dagang



Ekonom sepakat pertemuan IMF-World Bank tak mampu selesaikan konflik perang dagang
ILUSTRASI. IMF - WBG : SESI FOTO BERSAMA GUBERNUR BANK SENTRAL

CB - JAKARTA Pertemuan tahunan IMF - World Bank yang digelar dalam sepekan terakhir di Bali dianggap tak mampu menyelesaikan konflik dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS).
Ekonom Maybank Myrdal Gunarto berpendapat, perang dagang yang terjadi sangat bergantung pada kebijakan masing-masing negara. Apalagi, hingga saat ini belum ada perubahan yang terlihat dalam perang dagang tersebut.
"Saya rasa (annual meeting) tidak berpengaruh signifikan (pada perang dagang). Itu kan kebijakan internal masing-masing negara walaupun dampaknya mengglobal," tutur Myrdal kepada Kontan.co.id, Minggu (14/10).
Hal senada pun diutarakan oleh Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira. Menurut Bhima, pengaruh pertemuan tahunan ini sangat kecil ke perang dagang yang terjadi, karena negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China dilakukan secara bilateral.
"Selama dua negara belum menemukan common ground-nya, imbauan terhadap upaya meredakan perang dagang kurang efektif," tutur Bhima.

Tak hanya lewat Annual Meeting IMF - World Bank yang digelar tahun ini, menurut Bhima, para pemimpin dunia pun sudah meminta adanya kerjasama dan koordinasi di masing-masing negara lewat Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos. Sayangnya, Presiden Amerika Serikat tetap menaikkan bea masuk untuk beberapa negara. 





Credit  kontan.co.id



Ini 7 Target Indonesia dari Pertemuan IMF-World Bank


Ini 7 Target Indonesia dari Pertemuan IMF-World Bank
Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tahunan IMF World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

CB, NUSADUA - Pemerintah mencatat setidaknya terdapat 7 poin utama yang menjadi hasil dari pembahasan Pertemuan Annual Meetings IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali.
Sejak awal persiapan pertemuan tahunan tersebut, pemerintah sudah menentukan target-targetnya.
Targetnya yakni, pembahasan mengenai pembiayaan dan asuransi risiko bencana, kesepakatan The Bali Fintech Agenda serta pemanfaatan teknologi, memperkenalkan pembiayaan syariah ke dunia sebagai alternatif pembangunan berkelanjutan, pembiayaan infrastruktur,perubahan iklim, pembahasan peningkatan kapasitas manusia (human capital), dan yang terpenting menguatkan kepemimpinan Indonesia di mata dunia.
Khusus yang terakhir, pemerintah Indonesia telah mencuri perhatian karena dua hal, yakni pidato presiden Joko Widodo yang memberikan pesan dengan sangat kuat agar negara-negara di dunia bersatu dan kedua kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah.
Direktur Pelaksana IMF, Christine Lagarde bahkan mengungkapkan pidato tersebut luar biasa. "Pidato tersebut campuran dari kreativitas, inovasi dan penyampaian pesan yang sangat kuat," tuturnya dalam Konferensi Pers, Minggu (14/10/2018).
Keramahan pelayanan Indonesia menjamu tamu internasional tersebut pun diakui oleh Lagarde. Menurutnya, Indonesia telah memberikan kesan terbaik sebagai tuan rumah dan menjadikan pelaksanaan pertemuan tahunan tersebut yang terbesar.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan terkait pembiayaan dan asuransi risiko bencana, pemerintah telah mendapatkan  pelajaran dari berbagai negara yang sudah memiliki instrumen serupa. Pemerintah pun sudah melangkah lebih lanjut menyiapkan skema asuransi terhadap Barang Milik Negara (BMN) dan menyusun skema pooling fund atau penarikan dana bantuan.
Sementara itu, pertemuan tahunan tersebut menyepakati 12 prinsip dasar mengenai teknologi finansial [tekfin]. Prinsip tersebut akan dibawa kembali ke negara masing-masing guna menjadi acuan dalam menyikapi perkembangan tekfin di masing-masing negara.
"Nama Indonesia dan Bali akan terpatri di dunia teknologi. Untuk Indonesia sendiri, ini memposisikan reputasi Indonesia menjadi banyak kelebihan terutama kita sudah memiliki unicorn," paparnya.
Annual Meetings juga membuka kesempatan pemerintah menarik investasi. Dalam pertemuan tersebut, ada 19 komitmen investasi yang ditandatangani, dengan nilai komitmen US$13,6 miliar atau setara sekitar Rp 200 triliun.
Terkait pengembangan human capital atau kapasitas manusia, pemerintah kedatangan Melida Gates sebagai representasi Melinda&Bill Gates Fondation.
Sri Mulyani menuturkan ada dua hal yang menjadi tujuan kedatangan Melinda, yakni terkait upaya lembaga filatropis milik orang terkaya di dunia tersebut yang ingin membangun industri vaksin di Indonesia dalam rangka peningkatan kesehatan.
Dia tidak memerinci mengenai jumlah investasinya, yang jelas melalui kerja sama tersebut, Indonesia diharapkan menjadi salah satu produsen vaksin di dunia.
Tak lupa, Bank Dunia pun mengeluarkan indeks pembangunan manusia yang baru dalam agenda ini.
Menutup agenda tahunan tersebut, Sri Mulyani berharap setiap delegasi maupun para pemimpin yang hadir dapat membawa semangat kebersamaan di Bali kembali ke negaranya dan melewati ketidakpastian global yang dia analogikan sebagai musim dingin yang akan datang.
"Kami mau memberi kepada Anda kehangatan dan cinta dari kami dan semangat kerja sama dari Bali sehingga memberi Anda kehangatan dan perlindungan. Saya mohon kita menjaga semangat kecintaan dan koordinasi dari Bali ini, semoga bertahan lama sampai kita lalui musim dingin hingga selamat," tuturnya.




Credit  bisnis.com


Jumat, 12 Oktober 2018

Media China: Bomber Siluman H-20 Segera Bermanuver di Langit


Media China: Bomber Siluman H-20 Segera Bermanuver di Langit
Prototype pesawat pembom siluman H-20 China. Foto/Screen grab CCTV

BEIJING - China Central Television (CCTV), media pemerintah Beijing, mengonfirmasi bahwa pesawat pembom siluman strategis Hong-20 atau H-20 segera bermanuver di langit. Pembuatan pesawat ini sudah memakan waktu lebih dari satu dekade.

Pada bulan Agustus 2018, stasiun televisi itu mengungkapkan dalam sebuah dokumenter yang menandai ulang tahun ke-91 Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) bahwa H-20 adalah "game changer" sejati. Menurut laporan tersebut, produksi pesaawat ini lebih cepat dari perkiraan.



Kemudian awal bulan ini, CCTV mengonfirmasi bahwa penerbangan uji coba H-20 yang pertama sedang berada di cakrawala.

Media pemerintah China lainnya, Global Times, yang dilansir Rabu (10/10/2018) malam, menyimpulkan bahwa pabrik Xi'Aan dari Aviation Industry Corp of China telah menyelesaikan uji avionik, hidrolik, dan elektronik pesawat pembom terbaru.

H-20 dirancang oleh Shanghai Aircraft Design and Research Institute. Pada tahun 2008, upaya keras mulai dilakukan untuk menggantikan seri pesawat pembom H-6 yang sudah kuno. Kendati demikian, H-6 hingga kini masih dioperasikan militer Beijing.

Pesawat H-6 dan versi modifikasinya, H-6K, merupakan pesawat modifikasi dari Tu-16 Badger buatan Soviet era 1950-an. Pesawat tersebut tetap menjadi tulang punggung strategis Angkatan Udara China dan sering terlihat mengambil bagian dalam misi penerbangan simbolik yang melanggar wilayah udara Taiwan.

Spesifikasi yang diketahui dari pesawat pembom H-20—termasuk desain sayap—mirip pesawat Northrop Grumman B-2 Spirit Amerika Serikat. Untuk dinyatakan sebagai pesawat siluman, kemampuan minimal H-20 harus dapat lolos melewati radar musuh. 

Selanjutnya, ruang senjatanya harus membawa muatan tidak kurang dari 10 ton, baik rudal jelajah konvensional atau pun senjata termonuklir, dengan kemampuan untuk menyerang target dari rentang kebuntuan.

News Corp Australia Network pernah berspekulasi pada Mei lalu bahwa H-20 bisa mencapai bagian utara Australia, setelah lepas landas dari pangkalan di pulau buatan China di Laut China Selatan.

Global Times yang mengutip komentator penerbangan, Fu Qianshao, mengatakan bahwa tujuan akhir untuk H-20 adalah memperluas jangkauan operasionalnya menjadi 12.000 kilometer dengan muatan 20 ton.

Dalam skenario yang agak tidak masuk akal itu, H-20 akan mampu melintasi Pasifik dan terbang cukup dekat ke Amerika Serikat yang bersebelahan untuk dapat menembakkan rudal ke target daratan Amerika.



Credit sindonews.com



Angkatan Laut AS Sembunyikan Kecelakaan Penerbangan, Kenapa?


Pengiriman pesawat tempur F-35B milik Angkatan Udara Inggris, yang dikirim dari Marine Corps Air Station Beaufort di Amerika Serikat menuju pangkalan baru RAF Marham, Inggris, 6 Juni 2018. F-35B F-35B mampu terbang dalam jangkauan sejauh 2.220 kilometer. Sgt Nik Howe/MoD Handout via REUTERS
Pengiriman pesawat tempur F-35B milik Angkatan Udara Inggris, yang dikirim dari Marine Corps Air Station Beaufort di Amerika Serikat menuju pangkalan baru RAF Marham, Inggris, 6 Juni 2018. F-35B F-35B mampu terbang dalam jangkauan sejauh 2.220 kilometer. Sgt Nik Howe/MoD Handout via REUTERS


CB, Jakarta - Angkatan laut Amerika Serikat kini mulai menyembunyikan data kecelakaan penerbangan yang melibatkan militer AS dari situsnya.
Situs web Naval Safety Center telah menjadi perhentian penting bagi jurnalis dan penggemar pertahanan selama bertahun-tahun.

Dilansir dari Popular Mechanics, 11 Oktober 2018, awalnya situs ini merilis data keselamatan dan kecelakaan untuk seluruh Angkatan Laut AS, dari berapa banyak pelaut dan Marinir yang terlibat dalam kecelakaan sepeda motor dan ATV yang tidak berfungsi dengan insiden besar yang melibatkan pesawat.Pesawat jet tempur F-35B milik Korps Marinir AS jatuh di Carolina selatan dalam sesi latihan. Daily Mail/Kensley Crosby
Situs ini secara konvensional memasukkan data kecelakaan per jenis pesawat, seperti AV-8B Harriers atau F / A-18C Hornets, misalnya, dan ringkasan kecelakaan harian, serta statistik kecelakaan umum.

Jika ada warga sipil atau jurnalis yang ingin mengetahui data pesawat yang mengalami kecelakaan atau mengetahui tingkat kecelakaan per September 2018, maka warga sipil bisa pergi ke Pusat Keselamatan Angkatan Laut.

Data tersebut masih ada, tetapi warga sipil, termasuk wartawan, dilarang melihatnya. Angkatan Laut telah menempatkan data di belakang dinding digital di mana hanya pemegang Kartu Akses Umum (CAC) memiliki akses.CAC hanya tersedia untuk petugas militer aktif, personel cadangan militer, kontraktor pemerintah, dan pegawai sipil Kementerian Pertahanan.
Demi Keamanan Intelijen dan Kesiapan Tempur

Pesawat tempur siluman Lockheed Martin F-35B mendarat di atas kapal induk serbu amfibi USS di perairan pulau paling selatan Jepang Okinawa 23 Maret 2018. F-35B mampu melaju dengan kecepatan maksimum Mach 1.67 atau 2.065 km per jam. REUTERS/Issei Kato
The Atlantic melaporkan bahwa Pusat Keselamatan Angkatan Laut mulai membuat perubahan pada musim semi ini, antara 22 Januari dan 18 Maret 2018.
Pusat Keselamatan Angkatan Laut menegaskan bahwa informasi telah dihapus dari mata publik.
"Karena mengumpulkan begitu banyak informasi dalam satu tempat bit dan potongan-potongan yang dapat dikompilasi oleh pihak yang ingin merugikan kita dengan membuat kesimpulan data dan dari situ bisa mendapatkan data intelijen," kata Pusat Keselamatan Angkatan Laut kepada The Atlantic.

Angkatan Laut mengklaim bahwa menghapus informasi dari akses sipil hanyalah bagian dari mendesain ulang situs web, tetapi The Atlantic menunjukkan bahwa pada saat penerbangan angkatan laut berada dalam krisis kesiapan yang parah, dengan hampir dua pertiga Angkatan Laut dan pasukan tempur Korps Marinir tidak bisa terbang.Pentagon khawatir bahwa musuh potensial termasuk Iran, Rusia, dan Cina dapat memperoleh informasi dari data yang akan memungkinkan mereka untuk mengukur kesiapan militer AS dan kemampuan untuk bertempurnya.
Pesawat F-22 Raptor merupakan jet tempur yang sulit dilacak. Penempatan dua siluman tempur di Korea Selatan disebabkan situasi yang memanas. Penasehat keamanan nasional Gedung Putih HR McMaster mengatakan bahwa potensi perang dengan Korea Utara meningkat dari hari ke hari. US Air Force photo
Ini adalah tindakan legal karena semua negara menambang data online tentang musuh untuk melukiskan gambaran kemampuan mereka untuk pertempuran dan menang di medan perang.

Namun, pada saat yang sama, ketersediaan data ke publik AS merupakan contoh luar biasa dari keterbukaan dan kemampuan Pentagon untuk melepaskan kontrol atas data demi nama transparansi.

Data tersebut memungkinkan mereka yang berada di luar kompleks industri militer untuk secara kritis menilai keefektifan militer AS dan membawa isu-isu penting ke dalam sorotan publik. Data mungkin tidak selalu memmbuat penerbangan kelautan AS lebih baik, tetapi keterbukaan data nyatanya  berhasil.Menurut Angkatan Laut, pihak yang tertarik masih dapat mengirim email ke Pusat Keselamatan Angkatan Laut untuk meminta data, dan waktu penyelesaian sekarang kurang dari 48 jam.
Merahasiakan data kecelakaan penerbangan ini adalah cara militer Amerika Serikat meningkatkan keamanan operasional ketika agen intelijen Rusia, Cina, atau Iran juga dapat mengirim email yang tidak dapat diverifikasi.




Credit  tempo.co


Iran Tak Diusir, AS Tolak Bantu Pemulihan Pascaperang Suriah


Iran Tak Diusir, AS Tolak Bantu Pemulihan Pascaperang Suriah
Ilustrasi (AFP PHOTO / OMAR HAJ KADOUR)


Jakarta, CB -- Amerika Serikat akan menolak memberikan bantuan rekonstruksi pasca perang ke Suriah jika Iran tidak angkat kaki dari negara itu. Hal ini memperpanjang alasan keterlibatan AS dalam konflik di Suriah.

Menteri Luar N egeri AS Mike Pompeo berjanji akan mendorong secara agresif untuk melawan Iran di Timur Tengah. Dirinya juga menganggap bahwa Suriah adalah medan pertempuran yang menentukan. Hal ini disampaikan ketika ia berbicara kepada kelompok pro Israel.

"Tanggung jawab untuk mengusir Iran dari negara itu jatuh pada pemerintah Suriah dan memegang tanggung jawab atas kehadirannya disana," kata Pompeo kepada Institut Yahudi untuk Keamanan Nasional Amerika.



"Jika Suriah tidak menjamin penarikan total pasukan yang didukung Iran, itu tidak akan menerima satu dolar pun dari AS untuk rekonstruksi," kata dia menambahkan.

Pidato Pompeo juga memberikan penjelasan resmi mengapa AS terlibat dalam perang sipil Suriah yang hampir menewaskan 365 ribu orang sejak 2011.

Mantan presiden AS, Barack Obama mengesahkan aksi militer dengan tujuan untuk membasmi kelompok ISIS yang memberikan serangan mengerikan di Suriah dan Barat.

AS memiliki 2.000 pasukan di Suriah terutama untuk melatih dan memberi saran kepada pasukan selain ISIS yang sedang berjuang untuk menggulingkan presiden Suriah, Bashar al-Assad.

Pompeo mengakui bahwa Assad menjadi lebih kuat berkat bantuan dari Iran dan Rusia. Dirinya mengatakan bahwa mengalahkan ISIS merupakan prioritas baru.

"Mengalahkan ISIS dulunya jadi fokus utama kami, sekarang jadi prioritas. Tetapi, sekarang akan bergabung dengan dua tujuan yang saling menguatkan lainnya," kata dia.

"Ini termasuk resolusi politik damai untuk konflik Suriah dan penghapusan seluruh pasukan yang didukung Iran dari Suriah," kata dia menambahkan.


Ancaman pendanaan AS tidak membuat dampak langsung di Suriah.

Pada Agustus lalu Trump menarik AS keluar dari rekonstruksi jangka pendek Suriah dengan menangguhkan $230 juta (Rp 3 triliun) setelah sekutu Arab membuat janji mereka sendiri.

Namun, pidato Pompeo menjadi sebuah tanda baru bahwa AS tidak meninggalkan Suriah dalam waktu dekat, setelah Trump berpikir mengenai penarikan pasukan.

Pada bulan lalu, penasihat keamanan nasional Trump, John Bolton mengatakan bahwa pasukan AS akan tetap disana selama pasukan Iran berada di luar perbatasan Iran.




Credit  cnnindonesia.com




Pasukan Nuklir Strategis Rusia Gelar Latihan Tempur


Pasukan Nuklir Strategis Rusia Gelar Latihan Tempur
Kapal selam Rusia menembakkan rudal selama latihan tempur yang digelar Pasukan Nuklir Strategis pada hari Kamis (11/10/2018). Foto/TASS/Lev Fedoseyev

MOSKOW - Pasukan Nuklir Strategis Rusia menggelar latihan tempur yang melibatkan kapal selam dan pesawat pembom jarak jauh. Kementerian Pertahanan setempat telah mengonfirmasi manuver yang digelar hari Kamis (11/10/2018) tersebut.

"Latihan Pasukan Nuklir Strategis diadakan pada 11 Oktober 2018 atas perintah dari Presiden Rusia dan Panglima Tertinggi Vladimir Putin," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari kantor berita negara Rusia, TASS, Jumat (12/10/2018).

Menurut Kementerian Pertahanan, kapal selam Rusia dan pesawat pembom jarak jauh mengadakan latihan menembakkan peluru kendali (rudal) dari Laut Barents dan Okhotsk.

"Rudal balistik ditembakkan dari kapal selam, bersama dengan peluncuran penerbangan udara dan rudal pesawat dari Laut Barents dan Okhotsk, termasuk oleh pesawat jarak jauh, yang lepas landas dari lapangan terbang Engels, Ukrainka dan Shaikovka," lanjut pernyataan kementerian itu.

Menurut kementerian tersebut, sistem peringatan dini rudal Rusia telah mendeteksi semua peluncuran rudal balistik dari kapal selam dalam latihan dan data peluncuran itu telah dikirim ke pos komando.

"Sistem ruang angkasa terpadu dan stasiun radar berbasis darat telah secara tepat mendeteksi semua peluncuran rudal balistik dari kapal selam," imbuh kementerian tersebut.

"Data tentang peluncuran itu dikirim ke pos-pos pengendali dan angkatan bersenjata sesuai dengan prosedur yang ditetapkan."

Militer Moskow tak merinci alasan Presiden Putin memerintahkan Pasukan Nuklir Strategis Rusia menggelar latihan tempur. Namun, manuver ini digelar di saat hubungan Moskow dan Barat masih bersitegang. 





Credit  sindonews.com




ISIS Serang Koalisi AS di Timur Suriah, Sandera 35 Pasukan


ISIS Serang Koalisi AS di Timur Suriah, Sandera 35 Pasukan
Ilustrasi (Reuters)
Jakarta, CB -- Kelompok teroris ISIS disebut telah meluncurkan serangan balasan mematikan untuk mengusir pasukan yang didukung oleh Amerika Serikat.

Serangan itu dilakukan demi memukul mundur pasukan koalisi AS yang terus melancarkan operasi untuk merebut provinsi Deir Ezzor, di timur Suriah, Rabu (10/10). Ini adalah salah satu zona yang masih dihuni ISIS di Suriah, selain Idlib yang ada di barat.

Kelompok pemantau Obeservatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan para pejuang ISIS berhasil menyandera puluhan personel pemberontak Syrian Democratic Forces (SDF) dalam serangan itu.


"Pada hari Rabu ISIS meluncurkan serangan balik terhadap SDF di sekitar Hajin dan kota-kota di sekitarnya.

"Bentrokan kemudian pecah dan masih berlangsung," ucap kepala obeservatorium tersebut, Rami Abdel Rahman, Kamis (11/10).

SDF, aliansi kurdi dan Arab, memang telah melancarkan operasi selama sebulan terakhir untuk mengusir ISIS dari sebuah daerah di provinsi Deir Ezzor, termasuk kota terpencil Hajin. Operasi tersebut turut didukung serangan udara koalisi militer AS.

Rahman mengatakan sejauh ini ISIS telah membunuh 10 pejuang SDF dan menyandera 35 lainnya.

Obeservatorium menurutkan ISIS memanfaatkan faktor cuaca seperti badai pasir untuk melakukan serangannya terhadap SDF.

Sebab, badai pasir membuat pesawat militer AS tak mampu beroperasi membantu meluncurkan serangan balasan.

Meski begitu, SDF membantah bahwa ada pasukannya yang diculik saat serangan terjadi.

"Tidak ada pejuang SDF yang ditangkap ISIS di Deir Ezor. Informasi tersebut tidak benar," ucap pejabat media SDF Mustefa Bali kepada AFP.

Sementara itu, ISIS menggambarkan serangan pada Rabu tersebut sebagai serangan "yang dilakukan para pejuang kekhalifahannya terhadap SDF."

Pernyataan itu diutarakan ISIS melalui media sosial propagandanya.


Berdasarkan data observatorium, selama sebulan terakhir pertempuran di Hajin telah menewaskan setidaknya 139 pejuang SDF dan 267 militan ISIS.

SDF telah berhasil mengusir ISIS dari sejumlah daerah di utara dan timur Suriah, termasuk Raqqa, ibu kota de facto kelompok pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi itu.

Terbentuk pada 2015 lalu, SDF dipelopori oleh Unit Perlindungan Rakyat (YPG), sebuah gerakan bersenjata Kurdi yang kuat.

Ratusan pejuang dari negara asing banyak yang bergabung dengan YPG untuk memberangus ISIS.







Credit  cnnindonesia.com


Petugas Intel Ditangkap Amerika, Cina Sebut Tuduhan Palsu


Ilustrasi Mata-Mata Cina. Infowars
Ilustrasi Mata-Mata Cina. Infowars

CB, Beijing – Pemerintah Cina menuding penangkapan Xu Yanjun, yang diduga petugas intel asal, oleh Amerika Serikat berdasarkan tuduhan yang dibuat-buat.
“Kami berharap pihak Amerika bisa bersikap adil dan mengikut undang-undang, menjaga hak hukum dari warga Cina,” kata Lu Kang, juru bicara kementerian Luar Negeri Cina, dalam jumpa pers rutin pada Kamis, 11 Oktober 2018 waktu setempat seperti dilansir Reuters.

Lu Kang mengatakan ini menanggapi penangkapan Xu Yanjun di Belgia pada April 2018. Biro Penyelidik Federal AS yaitu FBI lalu mengekstradisi Xu ke AS pada Selasa pekan ini.
Pengacara Xu belum memberikan komentar soal peristiwa ini.

Ilustrasi yang dirilis Lockheed Martin memperlihatkan satelit Block III GPS mengorbit. Satelit generasi baru ini akan meningkatkan akurasi penggunaan GPS baik untuk sipil maupun militer. AP Photo/Lockheed Martin
Xu dituding, seperti dilansir Washington Post yang dikutip Reuters, berusaha mencuri berbagai informasi teknologi sensitif dari sejumlah perusahaan antariksa dan penerbangan AS.

Menurut dakwaan dari kementerian Kehakiman, Xu mengincar sejumlah perusahaan penerbangan sejak Desember 2013. Dia juga mencoba menjalin kontak dengan para ahli yang bekerja untuk perusahaan dan merekrut mereka untuk datang ke Cina. Awalnya, para ahli ini diajak datang untuk memberikan presentasi di universitas dan dibayari ongkos serta uang jalannya.
Menurut pernyataan dari kementerian Keamanan AS, Xu, yang merupakan deputi direktur untuk Keamanan Negara di Provinsi Jiangsu mengincar sejumlah perusahaan antariksa termasuk GE Aviation, yang merupakan anak perusahaan General Electric Co.
Perusahaan lain yang menjadi target pencurian teknologi adalah sebuah perusahaan antariksa terbesar dunia. Perusahaan ini juga bergerak di bidang manufaktur pesawat jet komersial, luar angkasa dan sistem keamanan. Sedangkan perusahaan ketiga adalah pemimpin di bidang manufaktur teknologi drone.

Perusahaan GE Aviation telah menyuplai mesin untuk pesawat besar buatan Boeing, dan Airbus. Saat ini, perusahaan sedang bekerja membuat mesin baru untuk pesawat komersial dan helikopter angkut berat.
Hukuman maksimal untuk konspirasi dan upaya melakukan espionase ekonomi adalah 15 tahun. Sedangkan tindakan konspirasi dan upaya mencuri rahasia perdagangan bisa diganjar hingga 10 tahun.
Kementerian Keamanan Negara Cina merupakan lembaga intelijen dan keamanan Cina. Kementerian ini bertanggung jawab atas kegiatan kontraintelijen, intelijen asing dan keamanan politik.

Ilustrasi Mata-Mata. Hightail.com/Luke Bott


Menurut Asisten Jaksa Agung AS, John Demers, kasus ini bukan merupakan insiden terpisah. “Ini merupakan bagian dari kebijakan ekonomi menyeluruh untuk membangun Cina dengan merugikan Amerika,” kata Demers. “Kita tidak bisa menoleransi sebuah negara mencoba mencuri senjata kita dan hasil dari kerja otak kita.”

 
Ahli keamanan siber mengatakan bekas Presiden Barack Obama dan Presiden Cina, Xi Jinping, pernah mencapai kesepakatan pada 2015 soal espionse siber. Tapi perjanjian ini tampaknya mulai lapuk.
Menurut Chris Painter, bekas pejabat kementerian Luar Negeri AS, yang terlibat dalam perumusan perjanjian itu, mengatakan bahwa dia tidak terkejut bahwa hubungan itu telah rusak seperti juga perjanjian kedua negara.
Pada bulan lalu, kementerian Kehakiman juga menangkap seorang warga Cina, yang diduga petugas intel, di Chicago dengan tuduhan melakukan pekerjaan rahasia untuk seorang pejabat tinggi intelijen Cina. Warga negara Cina ini mencoba merekrut para insinyur dan ilmuwan termasuk yang bekerja di perusahaan senjata AS.




Credit  tempo.co




Pemerintah Malaysia Akan Hapus Hukuman Mati



Ilustrasi hukuman mati. ohrh.law.ox.ac.uk
Ilustrasi hukuman mati. ohrh.law.ox.ac.uk

CB, Jakarta - Pemerintah Malaysia telah memberikan lampu hijau untuk menghapus hukuman mati setelah RUU yang diusulkan akan diajukan ke parlemen.
Menteri Hukum, Datuk Liew Vui Keong, mengatakan seperti dilaporkan New Straits Times, 11 Oktober 2018, amandemen terhadap undang-undang pengadaan hukuman mati akan diajukan ke Dewan Rakyat berikutnya. Rapat Dewan Rakyat akan dimulai pada 15 Oktober.

Liew mengatakan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk menghapuskan hukuman mati yang sekarang dalam tahap terakhir, telah diteruskan dari Jaksa Agung untuk diajukan di Parlemen."Semua hukuman mati akan dihapuskan. Titik," kata Liew.
"Kami sedang mempelajari isu-isu tertentu ... kita perlu melihat ke dalamnya dan mendengar pandangan semua orang, tetapi seperti yang ada sekarang, keputusannya adalah untuk menghapus hukuman mati," katanya.

Menteri Hukum Malaysia, Liew Vui Keong. [Malay Mail]
Dia mengatakan dengan langkah pemerintah menghapus hukuman mati, Dewan Pengampunan sekarang akan ditugaskan untuk melihat posisi terpidana mati, yang akan melihat hukuman mereka diringankan atau dilepaskan.
"Pandangan kami adalah eksekusi tidak boleh dilakukan. Kami akan menginformasikan kepada Dewan Pengampunan untuk melihat berbagai aplikasi untuk semua terpidana mati baik direlokasi atau mereka dibebaskan."
"Ketika diringankan, mereka harus menghadapi penjara seumur hidup karena ada beberapa kematian yang disebabkan oleh pelaku dan karenanya mereka dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan," katanya.

Liew, menambahkan bahwa pertimbangan yang berbeda juga harus diberikan narapidana yang misalnya melakukan pelanggaran yang kurang serius seperti kurir narkoba.
Pemerintah Pakatan Harapan mengatakan setelah memenangkan pemilihan umum pada Mei bahwa mereka akan meninjau hukuman mati dan hukum keamanan nasional karena dinilai tidak sesuai lagi.
Dilansir dari Channel News Asia, bulan lalu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membela seorang pria yang menghadapi hukuman mati karena menjual minyak ganja kepada pasien, dengan mengatakan bahwa hukumannya harus ditinjau ulang.

Di Malaysia hukuman mati dilakukan dengan cara menggantung terpidana, dan dijatuhkan bagi kejahatan seperti pembunuhan berencana, narkoba dalam skala besar dan kepemilikan senjata api.Antara 2007 dan 2017, 35 orang tervonis mati telah digantung. Sebanyak 1.267 tahanan atau 2,7 persen dari 60.000 tahanan di seluruh penjara Malaysia masuk dalam daftar terpidana hukuman mati.





Credit  tempo.co