Perdana menteri perempuan pertama Israel Golda Meir
Foto: Aljazeera
Secara khusus dirinya merendahkan dan mengorbankan Palestina.
CB,
TEL AVIV — Satu-satunya mantan perdana menteri perempuan Israel, Golda
Meir mengungkapkan kinerja dirinya selama menjabat.
Ia mengaku dapat mengamankan pekerjaan utama yang harus dilakukan negara itu.
Meir, yang baru saja dikonfirmasi oleh Knesset sebagai perdana
menteri Israel 50 tahun yang lalu terkenal dengan ucapannya yang lebih
xenofobik.
Secara khusus dirinya merendahkan dan
mengorbankan Palestina. Ia menganggap bahwa tidak pernah ada yang
disebut sebagai warga Palestina.
“Kapan ada warga
Palestina yang merdeka dengan negara Palestina? Tidak seperti yang
terlihat selama ini bahwa warga Palestina menganggap mereka sebagai
warga Palestina dan kami datang mengusir dan mengambil negara mereka.
Mereka tidakl pernah ada,” ujar Meir, seperti yang dikutip di Sunday Times dan Washington Post pada Juni 1969.
Bagi penentang Meir, ucapan tersebut menjadi salah satu peninggalannya yang paling dibenci.
Penulis buku ‘Golda Meir’, Elinor Burkett mengatakan sosok perempuan tersebut bukanlah seorang pemikir yang baik.
Banyak
pengamat menilai Meir tidak mampu merenungkan pendirian Israel telah
membuat warga Palestina memiliki narasi peristiwa yang berbeda, selain
dari kenyataan mereka kehilangan tempat tinggal akibat penjajahan yang
dilakukan Israel.
Meir memiliki tujuan nyata untuk membersihkan etnis Palestina di tanah asli mereka.
“Meir berniat untuk membersihkan etnis populasi asli Palestina, untuk memberi ruang bagi imigran Yahudi,” ujar Burkett.
Burkett mengatakan Meir tak memiliki masalah untuk memindahkan orang secara paksa dari rumah mereka.
Termasuk mengusir warga Palestina seluruhnya dari tanah mereka, agar keberadaan Israel terjamin.
Selama lima tahun menduduki jabatannya, Meir dikenal dengan komentar-komentar yang singkat, namun agresif.
Meski
demikian, ia tak luput dari sorotan saat 11 anggota tim olimpiade
Israel terbunuh pada 1972 dan terjadinya perang pada Oktober 1973.
Burkett
mengatakan imigran Yahudi yang pergi ke Amerika Serikat (AS) dan
perempuan Israel yang berada di negaranya bukanlah feminis. Namun,
kelompok feminis Amerika banyak yang menyukai Meir dan menjadikan
dirinya sebagai panutan.
“Tetapi Meir tidak
tertarik, bukan karena meragukan prestasi perempuan, tapi dia
mengabaikan prasangka gender,” kata Burkett sebagaimana dikutip dari Aljazeera.
Seorang warga Palestina membawa ketapel pada peringatan 70 tahun hari Nakba (hari di mana warga Palestina diusir secara besar-besaran oleh Israel) di Ramallah, Tepi Barat Palestina, Selasa (15/5)
Meir
dinilai tak pernah menganggap jabatan yang diraihnya sebagai perdana
menteri adalah sebuah prestasi. Namun, itu adalah pencapaian untuknya.
Meir
lahir di Ukraina pada 1898 dan bermigrasi ke AS bersama keluarganya. Ia
menyelesaikan pendidikan sebagai seorang guru, hingga menikah pada 1921
dan pindah ke Palestina yang kemudian berada dalam kekuasaan Inggris.
Meir
kemudian menjadi sosialis Zionis, yang membuatnya mencapai jabatan
sebagai menteri tenaga kerja dan menteri luar negeri. Jabatan ini
membuat Israel populer di PBB.
Kemudian, aliansi
dengan AS yang membuatnya terkenal dan dianggap sebagai prestasi utama
seorang menteri luar negeri Israel. Sebelumnya, hubungan sekutu antara
AS dan Israel tidak begitu jelas.
"Orang-orang lupa
bahwa aliansi antara AS dan Israel tidak begitu jelas sebelum Meir
menjadi menteri luar negeri, namun ia membuat itu terjadi." jelas
Burkett.
Kesuksesan yang dirasakannya sebagai
politisi dan perannya pada 1948 untuk mengumpulkan jutaan dolar dari AS,
sehingga membantu evolusi Israel memberi pengaruh besar untuk
karirnya.
Termasuk bagi Israel, yang bangkit dan membuat hak-hak warga Palestina semakin diabaikan.
Meski
demikian, pemerintahan Meir kemudian dikritk keras karena kurangnya
kesiapsiagaan Israel dalam perang yang terjadi Oktober 1973.
Saat
itu, pasukan Mesir dan Suriah melancarkan serangan mendadak saat Yom
Kippur, hari paling suci dalam kalender Israel. Meski berhasil
membalikkan keadaan, namun militer Israel harus mengeluarkan biaya yang
sangat besar.
Meir meninggal dunia pada 1978, di
usianya yang ke-80. Tidak semua warga Israel menyukai dirinya, meski
sebagian besar mengingat jasanya terhadap negara tersebut.
Tetapi,
Meir tentu tidak dikenang dengan baik oleh warga Palestina yang selama
ini tak dipedulikan hak-haknya. Bahkan, bagi warga Israel sendiri
melihat bagaimana sosok Meir yang tak kenal kompromi.
"Pada
akhirnya, sikapnya terhadap Palestina pada dasarnya adalah sikap macho,
chauvinis, penyangkalan, yang secara intrinsik melekat dalam Zionisme,"
ujar Ofir.
Presiden
AS Donald Trump menegaskan opsi militer untuk melengserkan Presiden
Venezuela Nicolas Maduro belum dikesampingkan.
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian
WASHINGTON
- Presiden Donald Trump menegaskan Amerika Serikat (AS) belum
mengesampingkan potensi penggunaan kekuatan militer untuk melengserkan
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dari kekuasaan jika perlu.
"Semua
opsi ada di atas meja," katanya saat berbicara pada konferensi pers
bersama dengan Presiden Brasil Jair Bolsonaro di Rose Garden Gedung
Putih.
Trump juga mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih berat
kepada Venezuela jika Maduro bersikukuh menolak untuk melepaskan
kekuasaanya.
"Kami benar-benar belum melakukan sanksi yang sangat berat," ujar Trump.
“Kita
bisa melakukan sanksi berat dan semua opsi terbuka, jadi kita mungkin
melakukan itu. Tapi kami belum melakukan sanksi terberat, seperti yang
Anda tahu. Saya sudah katakan, saya sudah melakukannya, tapi kita bisa
lebih keras jika kita perlu melakukan itu,” imbuhnya seperti disitir
dari Washington Examiner, Rabu (20/3/2019).
AS dan beberapa
negara lainnya telah berulang kali meminta Maduro untuk mundur, tetapi
sejauh ini Maduro menolak, meskipun ada tekanan besar.
Departemen
Keuangan AS memberikan sanksi baru pada Selasa pagi terhadap Minerven,
perusahaan tambang emas Venezuela, yang diandalkan Maduro untuk
mendapatkan dukungan finansial.
Sebagai
akibat dari kebijakan Maduro yang gagal, Venezuela mengalami kekurangan
pangan besar-besaran serta pemadaman listrik di seluruh negara pekan
lalu. Trump mengatakan dia ingin membantu orang-orang yang terkena
dampak krisis kemanusiaan di negara yang kaya minyak itu.
"Kami tidak mencari apa pun selain merawat banyak orang yang kelaparan dan sekarat di jalanan," ucap Trump.
“Apa yang terjadi adalah aib. Ini adalah salah satu negara terkaya di
dunia dan tiba-tiba, sangat menderita, dilanda kemiskinan, tidak ada
makanan, tidak ada air, tidak ada AC, tidak ada apa-apa, tidak ada
listrik untuk waktu yang lama minggu lalu, tidak ada listrik. Dan itu
akan rusak lagi karena disatukan oleh benang. Jadi itu sangat
menyedihkan," tukasnya.
Ilustrasi anggota kepolisian Venezuela. (REUTERS/Manaure Quintero)
Jakarta, CB -- Sekitar seribu aparat Venezuela dilaporkan desersi dan kabur ke Kolombia. Para polisi dan tentara itu menyatakan tidak tahan dengan situasi krisis serta keluarga semakin terhimpit karena gaji yang kecil.
Seperti dilansir Associated Press,
Rabu (20/3), seribuan aparat Venezuela itu memilih menyerahkan senjata
dan seragam kepada pasukan Kolombia. Kebanyakan dari mereka lari pada 23
Februari lalu, ketika pemimpin oposisi Juan Guaido mencoba membawa
masuk bantuan yang tertahan dari Kolombia.
Aparat Venezuela
desertir itu saat ini justru mendapat bantuan kesehatan dan hukum, serta
diberi kebutuhan pokok. Bahkan mereka juga lari membawa serta keluarga,
yang saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai 400 orang.
Seorang
bekas tentara Venezuela yang terakhir berpangkat kapten, Jean Marchena
Castillo, menyatakan sebagian sejawatnya masih khawatir dengan nasib
kerabat mereka yang tidak bisa kabur. Sebab, pasukan yang setia kepada
Maduro dilaporkan kerap mengancam sanak saudara para serdadu yang
membelot.
Di sisi lain, Castillo mengatakan sejumlah rekannya yang memilih kabur
dari dinas juga khawatir dengan nasib keluarga masing-masing. Sebab,
mereka menjadi tulang punggung untuk menghidupi keluarga.
Menurut
perwakilan oposisi Venezuela di Kolombia, Humberto Calderon Berti,
mereka saat ini bekerja sama dengan pemerintah setempat memberikan
pelatihan supaya para desertir itu bisa bertahan hidup dan tidak menjadi
pengangguran yang malah membebani negara lain.
Sedangkan
politikus pro Maduro, Diosdado Cabello, menuduh aparat Venezuela yang
desersi sudah disogok. Namun, tuduhan itu dibantah para aparat yang
membelot.
Sekitar tiga juta warga Venezuela memilih lari dari negara itu karena krisis berkepanjangan. Sepertiganya mengungsi ke Kolombia.
Meski
sejumlah aparatnya membelot, sejumlah pejabat serta petinggi militer
dan kepolisian menyatakan masih setia terhadap Maduro. Mereka adalah
mantan menteri luar negeri yang kini menjadi Wakil Presiden Delcy
Rodriguez, Menteri Penerangan Jorge Rodriguez, dan Menteri Pertahanan
Jenderal Vladimir Padrino Lopez.
Mereka dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat karena dugaan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.
Maduro menuduh Guaido adalah antek Amerika Serikat yang hendak menggulingkan pemerintahannya.
Krisis ekonomi yang berlanjut menjadi krisis politik melanda Venezuela
sejak 2013. Saat ini krisis diperburuk dengan jaringan listrik yang
padam berhari-hari, sehingga memicu kelangkaan air.
Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido. (Reuters/Andres Martinez Casares)
Jakarta, CB -- Kelompok oposisi Venezuela mengambil alih tiga aset diplomatik di Amerika Serikat.
Ini adalah bentuk krisis politik yang berlanjut antara Presiden
Venezuela, Nicolas Maduro, dan Ketua Majelis Nasional, Juan Guaido.
Seperti dilansir AFP,
Rabu (20/3), tiga bangunan pos diplomatik Venezuela yang diambil alih
kelompok oposisi adalah dua fasilitas militer di Washington dan sebuah
konsulat setinggi enam lantai di New York, tidak jauh dari Gedung
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Duta Besar Venezuela yang pro oposisi, Carlos Vecchio, menyatakan langkah itu diambil untuk melindunginya dari kekuasaan Maduro.
"Pejabat
rezim Nicolas Maduro secara tidak sah menduduki konsulat ini. Mereka
tidak punya status hukum di sini," kata diplomat pro Guaido, Gustavo
Marcano.
Gedung konsulat Venezuela saat ini tidak berfungsi
dan tidak ada kegiatan. Namun, di dalam gedung itu terdapat sejumlah
benda-benda seni dan lukisan mendiang mantan presiden Hugo Chavez serta
peta Venezuela.
Di
satu ruangan terdapat tumpukan paspor, beberapa lemari, dan kaos-kaos
yang masih tergantung. Sedangkan sejumlah perangkat elektronik seperti
komputer sudah raib. Tidak diketahui diapa yang membawanya.
Pemerintah
Venezuela mengecam pengambilalihan pos diplomatik mereka di AS oleh
kelompok oposisi. Mereka mengancam memberlakukan hal yang sama terhadap
AS.
"Ini adalah pelanggaran serius pemerintah AS terhadap
perwakilan pemerintah Venezuela di luar negeri," demikian pernyataan
pemerintah Venezuela melalui akun Twitter mereka.
Krisis ekonomi akibat inflasi tak terkendali sejak Maduro mengambil
kendali pemerintahan sejak Hugo Chavez meninggal enam tahun silam
membuat Venezuela masuk ke dalam pusaran masalah. Hal itu memicu krisis
kemanusiaan hingga politik sampai saat ini.
Polisi India berusaha memblokir
pendukung partai oposisi utama di Kashmir Partai Demokratik Rakyat (PDP)
saat aksi unjuk rasa menentang pembatasan penjualan elpiji bersubsidi
di Jammu, India, Jumat (12/10). Pemerintah India bulan lalu membatasi
penjualan elpiji menjadi enam tabung gas per orang per tahunnya.
(REUTERS/Mukesh Gupta )
Srinagar (CB) - Aksi-aksi unjuk rasa pecah di sejumlah bagian
Kashmir yang dikuasai India pada Selasa, setelah polisi mengatakan
seorang pria yang sedang diinterogasi terkait dengan penyelidikan
keamanan meninggal dalam tahanan.
Protes tersebut merupakan gangguan-gangguan terbaru di salah satu kawasan yang dijaga paling ketat oleh militer di dunia.
Pria itu bernama Rizwan Asad Pandit, lulusan perguruan tinggi yang
menekuni kimia dan mengajar di sekolah swasta, menurut keluarganya,
telah ditahan sebagai bagian dari "investigasi kasus teror", kata
seorang juru bicara polisi.
Menurut jubir itu, sebab-sebab kematiannya sedang diselidiki.
Zulkarnain Asad Pandit, saudara Rizwan, ragu bahwa investigasi akan mengungkap kebenaran.
"Kami menginginkan investigasi atas perkara itu tetapi kami tidak tahu
apa-apa yang akan terjadi," katanya kepada Reuters. "Kami semua melihat
investigasi-investigasi selama 20 tahun terakhir."
Para pemrotes melempar batu-batu ke arah polisi di beberapa bagian
kawasan yang mayoritas berpenduduk Muslim setelah kabar mengenai
kematian Rizwan. Toko-toko tutup di beberapa bagian kota utama Srinagar.
Polisi menanggapi aksi-aksi itu dengan menembakkan gas air mata.
Ketegangan antara India dan Pakistan, dua negara tetangga yang memiliki
senjata nuklir, meningkat setelah serangan bom bunuh diri dengan
menggunakan mobil yang menewaskan sedikitnya 40 polisi paramiliter India
pada 14 Februari. India dan Pakistan mengklaim Kashmir sebagai wilayah
mereka tetapi memerintahnya masing-masing sebagian.
Satu kelompok militan yang berkedudukan di Pakistan mengaku bertanggung
jawab atas serangan tersebut. Pakistan membantah keterlibatan tetapi
India yang sudah lama menuding negara tetangganya itu mendukung para
militan separatis memerangi pasukan keamanan di bagiannya di Kashmir.
India dan Pakistan sudah berperang tiga kali sejak tahun 1947, dua kali menyangkut wilayah Himalaya, yang terbagi itu.
Rizwan berasal dari keluarga yang mempunyai hubungan dengan
Jamaat-e-Islami (JeI), kelompok politik yang menginginkan kemerdekaan
Kashmir dari India. kata Zulkarnain.
Pemerintah India baru-baru ini melarang kelompok itu yang menuduhnya memiliki hubungan dengan organisasi-organisasi militan.
Pasukan keamanan telah menangkap ratusan anggota Jel sejak serangan bom
14 Februari. Kelompok tersebut membantah terkait dengan para militan.
"Dia sama sekali tak bersalah dan tak punya afiliasi dengan organisasi militan," kata Zulkarnain.
Beberapa tokoh politik terkemuka di Kashmir mengutuk kematian pria tersebut.
"Hukuman harus dijatuhkan kepada para pembunuh anak muda ini," cuit Omar Abdullah, mantan menteri besar negara itu di Twitter.
Tentara Suriah mengambil posisi di perbukitan dekat kota Palmyra, Kamis (24/3).
Foto: AP
Tentara menghancurkan markas, senjata, dan perlengkapan gerilyawan.
CB,
HAMA -- Satuan militer menghancurkan tempat pertemuan dan sarang
gerilyawan di pinggir utara dan pinggir selatan Hama. Wartawan Kantor
Berita Suriah SANA, Selasa (19/3), mengatakan militer Suriah
pada Senin pagi (18/3) melancarkan pengeboman terhadap posisi gerilyawan
Jabhat An-Nusrae dan kelompok yang berafiliasi kepadanya setelah
melacak pergerakan mereka di pinggir Desa Al-Hwaiz, Al-Hwaija, Jisr Beit
Ar-Ras, At-Twania dan Ash-Sharia di pinggir barat-laut Hama.
Wartawan itu menambahkan satuan militer menyerang gerilyawan dengan
persenjataan sehingga sejumlah gerilyawan tewas dan sisanya cedera.
Selain juga menghancurkan markas, senjata serta perlengkapan mereka.
Belakangan, wartawan SANA
mengatakan satuan militer menghancurkan dua kendaraan milik gerilyawan
Jabhat An-Nusrae di Molek di pinggir utara Hama, dan menewaskan sejumlah
gerilyawan. Di pinggir selatan Idlib, wartawan SANA mengatakan
satuan militer memperluas operasi terhadap sarang kelompok gerilyawan
di Wadi Hwair, Khan Sheikoun dan Telmins, dengan melancarkan serangan
gencar terhadap posisi gerilyawan.
Wartawan itu menambahkan
kelompok gerilyawan kehilangan banyak anggota dan perlengkapan dan
markas mereka dihancurkan. Militer Suriah juga menembakkan rudal ke
sarang gerilyawan Jabhat An-Nusra di pinggir timur Maaret An-Nu'man di
pinggir Idlib. Belakangan wartawan SANA mengatakan satuan
militer menghancurkan tempat persembunyian dan tempat peluncur roket
gerilyawan An-Nusra di Shahashbu di pinggir Idlib.
Presiden
Brazil, Jair Bolsonaro dilaporkan telah menandatangani perjanjian untuk
membuka pangkalan bagi peluncuran satelit Amerika Serikat (AS).
Foto/Istimewa
BRASILIA
- Presiden Brazil, Jair Bolsonaro dilaporkan telah menandatangani
perjanjian untuk membuka pangkalan bagi peluncuran satelit Amerika
Serikat (AS). Penandatanganan ini dilakukan jelang pertemuannya dengan
Presiden AS, Donald Trump di Washington.
Bolsonaro menandatangani
perjanjian dengan perusahaan AS tentang pengamanan teknis untuk
memungkinkan peluncuran satelit komersial dari pangkalan Alcantara di
negara bagian Maranhao, Brasil utara. Alcantara adalah lokasi yang
ideal, karena terletak di dekat Equator, mengurangi kebutuhan bahan
bakar hingga 30 persen.
"Kita harus berterima kasih kepada Tuhan
atas perubahan ideologi baru-baru ini di Brasil. Kami ingin memiliki
Brasil yang hebat, sama seperti Trump ingin membuat Amerika hebat," kata
Bolsonaro, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (19/3).
Namun,
kesepakatan itu perlu persetujuan dari Kongres Brazil, yang memblokir
perjanjian serupa oleh mantan presiden Fernando Henrique Cardoso dengan
alasan bahwa negara itu akan kehilangan kedaulatan terhadap AS.
Sementara
itu, terkait pertemuan dengan Trump, Bolsonaro mengatakan dia juga akan
berbicara tentang kampanye bersama mereka untuk menggulingkan presiden
sayap kiri Venezuela, Nicolas Maduro.
“Kita tidak bisa
meninggalkan mereka sebagaimana adanya. Kita harus membebaskan bangsa
Venezuela. Inilah sebabnya kami mengandalkan Amerika Serikat untuk
mencapai tujuan ini," katanya.
Belum diketahui siapa yang bertanggung-jawab
atas serangan itu. AS seringkali melancarkan serangan seperti itu di
negara Tanduk Afrika tersebut
Mogadishu (CB) - Serangan udara
di dekat Kotak Kecil Afgoye di Somalia telah menewaskan empat orang,
kata keluarga salah seorang korban kepada Reuters pada Selasa (19/3).
Abiqadir Nur, seorang pegawai perusahaan telekomunikasi Hormuud Telecom,
dan tiga orang lagi tewas sekitar pukul 01.30 GMT (10.30 WIB), saat
mereka berkendaraan melalui Desa Laanta Buuro di Wilayah Lower Shabelle
di bagian Barat-Daya negeri tersebut, sekitar 45 kilometer dari Ibu Kota
Somalia, Mogadishu.
"Nur dan tiga orang lagi meninggal di lokasi. Saudaranya Mahad Nur menderita luka bakar total," kata sepupu Nur, Abdullahi Ali.
Belum diketahui siapa yang bertanggung-jawab atas serangan itu. AS
seringkali melancarkan serangan seperti itu di negara Tanduk Afrika
tersebut.
Serangan itu bertujuan mendukung Pemerintah Sentral Somalia, yang
didukung PBB dan telah memerangi kelompok Ash-Shabaab selama
bertahun-tahun.
Gerilyawan didesak ke luar Mogadishu pada 2011, tapi mempertahankan kehadiran yang kuat di bagian Selatan dan tengah negeri itu.
Komando AS di Afrika (AFRICOM) belum menanggapi permintaah komentar melalui surel.
Ash-Shabaab menyatakan kerabat orang yang tewas dalam serangan udara
seringkali dimotivasi untuk bergabung dengan kelompok gerilyawan garis
keras, yang ingin memberlakukan Hukum Syari'ah, di Somalia.
Teroris Selandia Baru, Brenton Tarrant, muncul di pengadilan. Foto/Istimewa
WELLINGTON
- Polisi Selandia Baru tengah menyelidiki aktifitas tersangka pelaku
teror Christchurch di dunia maya. Penyelidik meneliti keterlibatan
Brenton Tarrant dalam pembicaraan sayap kanan dan aktivitas internet
lainnya sejak serangan di Christchurch pada hari Jumat.
Lewat
sebuah email, pihak kepolisian Selandia Baru meminta situs yang berpusat
di Amerika Serikat yang memelihara email dan alamat IP yang terhubung
ke sejumlah postingan tentang serangan itu. Tetapi permintaan itu
disambut dengan jawaban penuh sumpah serapah.
Dalam balasan yang
diposting di situs tersebut, pendirinya menggambarkan permintaan itu
sebagai "lelucon" sebelum menyebut Selandia Baru sebagai "shithole" dan
"negara pulau yang tidak relevan" seperti dikutip dari tvnz.co.nz, Rabu (20/3/2019).
Polisi
dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi bahwa mereka telah menghubungi
situs tersebut, tetapi tidak mau berkomentar lebih lanjut.
Tarrant
memposting "manifesto" setebal 74 halaman secara online dan memberikan
sinyal aksi penembakannya di setidaknya satu forum kontroversial yang
populer di kalangan kelompok sayap kanan.
Dia juga menyiarkan
langsung serangan itu, dengan Facebook mengatakan pihaknya telah
menghapus 1,5 juta video dalam 24 jam karena pihak berwenang berusaha
menghentikan penyebarannya.
Facebook
mengatakan video asli pada layanannya, siaran langsung seorang pria
bersenjata yang menembak di dalam dan sekitar masjid, ditonton kurang
dari 200 kali.
Sementara salinan videonya yang diarsipkan
ditonton sekitar 3.800 sebelum perusahaan itu menghapusnya, kata
Facebook dalam sebuah posting blog pada hari Senin
Perdana
Menteri Australia Scott Morrison telah menulis kepada dunia
internasional meminta mereka untuk menindak perusahaan media sosial yang
menyiarkan serangan teroris.
Forum Internet Global untuk Menangkal Terorisme - sebuah konsorsium
perusahaan teknologi global termasuk Facebook, Google dan Twitter -
mengatakan mereka berbagi "sidik jari" digital lebih dari 800 versi
video yang diedit.
Awal pekan ini, seorang remaja pria berusia 18
tahun dituduh menyiarkan sebuah siaran langsung yang tidak terhubung
dengan teror muncul di Pengadilan Distrik Christchurch.
Remaja
itu juga dituduh memasang foto salah satu masjid yang jadi sasaran
penyerangan dengan pesan "target telah didapatkan." Pihak pengadilan
menolak membebaskannya dengan jaminan dan bisa menghadapi hukuman
penjara 14 tahun jika terbukti bersalah.
Tentara di Kamp Militer Waiouru berlatih dengan senapan MARS-L yang baru.[stuff.co.nz]
CB, Jakarta - PM Jacinda Ardern mengatakan akan mengubah UU Kepemilikan Senjata Api Selandia Baru pasca-penembakan di Christchurch.
"Aku
bisa memberitahu Kalian satu hal sekarang: undang-undang senjata kita
akan berubah," kata Ardern, dikutip dari Euronews, 20 Maret 2019.
"Ada
upaya untuk mengubah undang-undang kami pada 2005, 2012 dan setelah
penyelidikan pada 2017. Sekarang saatnya untuk perubahan," tutur Ardern.
Undang-undang
senjata api Selandia Baru belum menjadi masalah politik besar
akhir-akhir ini dan sebagian besar tetap tidak berubah sejak 1992 ketika
kontrol diperketat setelah pembantaian Aramoana 1990, di mana seorang
pria menewaskan 13 orang dengan senapan semi-otomatis.
1. Kepemilikan Senjata di Selandia Baru
Senjata
api terus menjadi bagian yang rumit dari kehidupan sipil di Selandia
Baru karena diperkirakan 1,2 juta senjata api dimiliki oleh sipil,
menurut Small Arms Survey pada 2017 terhadap Selandia Baru dengan
populasi di bawah 5 juta.
Rasio ini membuat tingkat kepemilikan
senjata per kapita Selandia Baru jauh lebih tinggi daripada tetangga
mereka, Australia, yang memiliki total 3 juta senjata di suatu negara
dengan populasi hampir 20 juta orang.
Angka-angka ini masih jauh
di bawah tingkat kepemilikan AS di mana ada lebih dari satu senjata api
yang dimiliki setiap warga sipil.
Meskipun senjata berizin yang
dimiliki terus meningkat setiap tahun dengan 238.7000 pemilik terdaftar
pada tahun 2017 menurut gunpolicy.org, kematian akibat senjata tetap
stabil dengan tingkat tahunan sekitar satu kematian per 100.000 orang,
jumlah yang masih lebih tinggi dari Italia, Portugal, Spanyol dan
Jerman.
2. Memperoleh Lisensi Senjata Api
Semua
pemilik senjata harus memperoleh lisensi tetapi kebanyakan senjata
individu tidak harus didaftarkan, menjadikan Selandia Baru salah satu
dari sedikit negara di dunia yang mengizinkan ini.
Usia legal minimal untuk memiliki senjata api adalah 16 atau 18 tahun untuk senjata semi-otomatis gaya militer (MSSA).
Siapa
pun yang berusia lebih dari itu yang dianggap oleh Polisi Selandia Baru
"sehat dan layak" dapat memiliki senjata tanpa mendaftar secara khusus.
Pemohon
lisensi senjata api masih harus melewati pemeriksaan latar belakang
yang mempertimbangkan catatan kriminal, kesehatan mental, medis,
kecanduan dan kekerasan dalam rumah tangga.
Setelah
disetujui, lisensi dikeluarkan selama 10 tahun, tetapi dapat dicabut
kapan saja jika polisi yakin orang tersebut merupakan ancaman untuk
memiliki senjata api.
Pengunjung ke Selandia Baru dapat mengajukan
izin selama 1 tahun dari luar negeri berdasarkan lisensi yang ada di
negara tempat tinggal mereka.
Kemungkinan besar pelamar akan
disetujui untuk mendapatkan lisensi. Pada 2017, dari 43.509 orang
mengajukan izin senjata api, sebanyak 43.321 izin diberikan.
3. Aturan Membawa Senjata Api
Undang-undang Selandia Baru mengharuskan seseorang memiliki tujuan
yang sah dan memadai untuk memegang atau membawa senjata api jenis apa
pun.
Namun, tujuan membawa senpi tidak didefinisikan dalam undang-undang dan harus diambil berdasarkan kasus per kasus.
Sementara
perburuan dan pengendalian hama biasanya disetujui, namun untuk
perlindungan pribadi dan pertahanan diri tidak. Pun ilegal meninggalkan
senjata tanpa pengawasan di dalam kendaraan dan peluru senjata api yang
dibawa dalam kendaraan harus dikosongkan dari magazin.
4. Ada Celah Hukum
Polisi telah lama prihatin tentang celah dalam kepemilikan senapan semi-otomatis gaya militer (MSSA) di Selandia Baru.
Semi-otomatis gaya militer adalah cara Selandia Baru adalah senjata serbu semi-otomatis.
Karena
meski senjata api MSSA didefinisikan oleh hukum, senjata dengan fitur
yang sedikit berbeda tetapi fungsi yang hampir sama dapat berada di luar
peraturan yang lebih ketat.
Untuk membeli dan menggunakan senapan
semacam itu memerlukan pengesahan kategori E dari lisensi senjata api
standar, prasyarat menjadi referensi dari klub penembakan atau alasan
lain seperti pengendalian hama atau koleksi senjata.
Tetapi menurut polisi ada celah dalam hukum dari kepemilikan senjata jenis ini di tangan pemegang lisensi reguler.
Konfigurasi
senjata kategori A berarti senjata api tidak sesuai dengan definisi
MSSA seperti hanya memiliki strip plastik cetakan yang terhubung dengan
pegangan ke penopang bahu untuk membuatnya berbeda dengan senapan
kategori E.
Senapan serbu dapat diubah menjadi MSSA hanya dengan menambahkan magazin berkapasitas lebih besar.
Senjata
yang dimiliki tidak terdaftar tidak dapat dihitung secara akurat,
tetapi pada tahun 2017, diperkirakan ada 1.500.000 senjata api ilegal
dan tidak sah di Selandia Baru, menurut gunpolicy.org.
Senjata api berbagai jenis di Selandia Baru.[stuff.co.nz]
5. Kategori Senjata Api
Dikutip
dari New Zealand Herald, menurut undang-undang saat ini, orang dapat
memperoleh lisensi senjata kategori A standar setelah pemeriksaan
kepribadian, mengikuti tes, dan membuktikan bahwa pistol akan disimpan
dengan aman.
Pemilik berlisensi dapat membeli berbagai senjata api
semi-otomatis, mulai dari kaliber 0,22 hingga 0,308, dan harganya mulai
dari NZ$ 1500 (Rp 14,5 juta) hingga NZ$ 7000 (Rp 68 juta).
Senapan semi-otomatis adalah senjata standar untuk musim menembak bebek, yang dimulai pada bulan Mei.
Orang
dengan lisensi senjata yang menginginkan pistol atau senjata otomatis
gaya militer harus mendapatkan dukungan dan kategori lisensi yang
berbeda. Lisensi kategori B diperlukan untuk pistol dan pemilik harus
bergabung dengan klub dan hanya bisa menembakkan pistol di klub.
Lisensi
kategori C adalah untuk kolektor, yang dapat memiliki senjata tetapi
tidak menembakannya, dan lisensi kategori E diperlukan untuk
kepemilikan senapan otomatis gaya militer dengan magazin 30 peluru.
Di Selandia Baru
pemegang lisensi senjata api terdaftar, tetapi senjatanya tidak
didaftarkan. Sebagian besar negara, selain Selandia Baru, Amerika
Serikat dan Kanada, mendaftarkan senjata api pemiliknya.
Jacinda Ardern, Perdana Menteri Selandia Baru. Sumber: Channel NewsAsia
CB, Jakarta - Senin Kemarin, Perdana Menteri Jacinda Ardern berjanji akan mengumumkan perubahan UU Kepemilikan Senjata Api Selandia Baru dalam beberapa hari ke depan, pasca-penembakan di Christchurch.
"Dalam
waktu 10 hari ke depan setelah aksi terorisme mengerikan ini, kami akan
mengumumkan reformasi peraturan, yang saya yakini, akan membuat
masyarakat kita lebih aman," kata Ardern, dikutip dari Public Radio
International, 20 Maret 2019.
Menurut UU Senjata Api Selandia Baru
saat ini, senjata api kategori A termasuk senjata semi-otomatis namun
dibatasi hingga tujuh peluru. Namun, senjata yang dipakai pelaku
penembakan masjid adalah senapan dengan magazin peluru kapasitas besar.
Sejauh ini, Ardern tidak memberikan rincian terkait UU senjata api
yang baru, meski dia menyatakan mendukung larangan senjata api
semi-otomatis.
"Di Selandia Baru, kepemilikan senjata adalah hak
legal istimewa, namun bukan hak hukum," tutur Alexander Gillespie,
profesor hukum di University of Waikato Selandia Baru.
"Jadi ini
berarti perdana menteri bisa bertindak lebih cepat daripada apa yang
terjadi, katakanlah, di Amerika Serikat," sambungnya.
Senjata
mesin dan shootgun yang digunakan penembakan masjid di Selandia Baru di
Christchurch, 15 Maret 2019. Penembakan massal pertama terjadi di
masjid Masjid Al Noor di Christchurch. Social Media Website/Handout via
REUTERS TV
Namun, ada lobi hukum yang kuat dari para
pemburu di Selandia baru dan pendukung kepemilikan senjata api, yang
mengatakan masalahnya bukan pada senjata tetapi pemiliknya, kata
Gillespie.
Sementara distributor senjata api Whanganui khawatir,
reaksi spontan terhadap penembakan di masjid hanya membuat polisi
Selandia Baru dan orang jahat yang memiliki senjata api semi-otomatis.
Senjata
yang digunakan pelaku penembakan di Christchurch adalah peluru tajam
dari senapan serbu AR-15, senapan semi-otomatis yang dapat dimodifikasi
untuk 30 butir amunisi dari tujuh peluru, kata Whanganui, distributor
senjata api Selandia Baru yang telah menjual senjata selama 30 tahun, mengatakan kepada New Zealand Herald.
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/REUTERS
WASHINGTON
- Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengatakan Eropa
mengkhawatirkan komitmen jangka panjang Amerika Serikat (AS) terhadap
NATO. Dia juga secara implisit mengkritik pendekatan Presiden AS Donald
Trump terhadap aliansi militer tersebut.
"Apa yang dikhawatirkan
orang Eropa adalah ini; apakah komitmen AS akan abadi?," kata Parly
dalam sebuah acara di Washington, sebelum dia dijadwalkan untuk bertemu
dengan rekannya dari Amerika, Patrick Shanahan, di Pentagon untuk
membahas berbagai masalah termasuk Suriah.
Dengan Washington yang
semakin fokus pada tantangan strategis dari China, Parly mengatakan
tanda tanya telah muncul atas aliansi transatlantik.
"Mereka
yang mengajukan pertanyaan tidak akan diyakinkan," katanya. "Dengan
suasana penarikan saat ini; penarikan dari medan perang, dari
perjanjian, dari pakta perdagangan," lanjut Parly yang menyindir AS atas
penarikan pasukannya dari Suriah dan penarikannya dari sejumlah
perjanjian internasional.
Lebih lanjut Parly menyindir prinsip
solidaritas NATO. "Aliansi haruslah tanpa syarat, jika semacam itu
bukanlah aliansi. Klausul solidaritas NATO bernama Pasal 5, bukan pasal
F-35," imbuh Parly, mengacu pada pesawat jet tempur siluman F-35
Lockheed Martin yang disarankan AS agar dibeli para sekutu NATO, seperti
dikutip Reuters, Rabu (20/3/2019).
Trump
pada bulan November lalu mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron
karena menyerukan Eropa untuk membentuk pasukan sendiri guna melindungi
diri dari musuh potensial.
Macron mengatakan bahwa Eropa
membutuhkan pasukan nyata untuk mengurangi ketergantungan pada Amerika
Serikat atas pertahanan dalam menghadapi militer Rusia yang bangkit
kembali.
Ledakan
meteor pada 15 Februari 2013 di atas Chelyabinsk. Pada 18 Desember
2018, meteor meledak di atas atmosfer Bumi di atas Laut Bering, Rusia,
dengan kekuatan 10 kalinya bom Hiroshima. Foto/YouTube
MOSKOW
- Sebuah meteor meledak di atmosfer Bumi, di atas Laut Bering, Rusia
pada 18 Desember tahun lalu tanpa diketahui publik. Para ilmuwan
mengungkap meteor yang meledak itu melepaskan energi 10 kalinya bom atom
yang menghancurkan Hiroshima, Jepang.
Bola api itu merobek
langit Semenanjung Kamchatka Rusia pada 18 Desember dan melepaskan
energi yang setara dengan 173 kiloton TNT. Itu adalah ledakan udara
terbesar sejak meteor lain meluncur ke atmosfer di atas Chelyabinsk, di
barat daya Rusia, enam tahun lalu, dan terbesar kedua dalam 30 tahun
terakhir.
Tidak seperti meteor yang meledak di atas Chelyabinsk,
yang terekam CCTV, ponsel dan kamera dasbor mobil, kedatangan meteor
pada Desember 2018 lalu tidak diketahui pada saat itu karena meledak di
lokasi terpencil.
National Aeronautics and Space Administration
(NASA) Amerika Serikat (AS) menerima informasi tentang ledakan tersebut
dari angkatan udara AS setelah satelit militer mendeteksi cahaya
inframerah dari bola api pada bulan Desember.
Lindley Johnson, seorang perwira pertahanan planet di NASA, mengatakan kepada BBC, yang dikutip Selasa (19/3/2019), bahwa ledakan sebesar ini diperkirakan hanya dua atau tiga kali seabad.
Analisis
badan antariksa menunjukkan bahwa meteor itu, mungkin selebar beberapa
meter, melesat ke atmosfer Bumi pada kecepatan 72.000 mph dan meledak
pada ketinggian 16 mil. Manajer program pengamatan objek dekat Bumi
NASA, Kelly Fast, yang berbicara pada konferensi di konferensi Lunar and
Planetary Science ke-50 di dekat Houston, mengatakan bahwa ledakan itu
melepaskan sekitar 40 persen energi di Chelyabinsk.
Sejak
peristiwa itu terungkap, para peneliti meteor telah meminta maskapai
penerbangan untuk melihat bola api yang mendekati rute yang digunakan
oleh maskapai komersial yang terbang antara Amerika Utara dan Asia.
Peter
Brown, spesialis meteor di Western University di Kanada, melihat
ledakan itu secara independen dalam pengukuran yang dilakukan oleh
stasiun pemantauan global. Ledakan meninggalkan jejaknya dalam data yang
direkam oleh jaringan sensor yang mendeteksi infrasonik, yang memiliki
frekuensi terlalu rendah untuk didengar oleh telinga manusia. Jaringan
itu didirikan untuk mendeteksi tes bom nuklir rahasia.
Peristiwa
di atas Laut Bering adalah pengingat lain bahwa meskipun ada upaya untuk
mengidentifikasi dan melacak batuan ruang angkasa yang bisa menimbulkan
ancaman bagi Bumi, meteor yang cukup besar masih bisa muncul tanpa
peringatan. NASA sedang bekerja untuk mengidentifikasi 90 persen
asteroid yang mendekati Bumi pada tahun 2020, yang ukurannya lebih besar
dari 140 meter.
Pada 15 Februari 2013, meteor selebar 20 meter meledak di atas Chelyabinsk dan menerangi langit pada pagi hari. Pada puncaknya, bola api itu terbakar yang cahayanya 30 kali lebih terang daripada matahari. Kilatan cahaya itu memunculkan gelombang kejut yang membuat orang jatuh bangun dan menghancurkan jendela di ribuan apartemen. Tidak ada yang terbunuh, tetapi lebih dari 1.200 orang terluka, di mana banyak dari mereka terkena pecahan kaca. Beberapa orang menderita luka bakar pada retina mata karena menonton kilatan cahaya tersebut.
Pada tahun 1908 ledakan meteor paling kuat di zaman modern mengguncang tanah di Rusia. Batu itu meledak di atas Tunguska, sebuah daerah berpenduduk jarang di Siberia, dan meratakan sekitar 80 juta pohon di atas area seluas 770 mil persegi.
Wabah virus flu babi telah menyebar ke 17 provinsi di Vietnam
CB,
HANOI -- Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (19/3) menyarankan Vietnam memberlakukan
wabah Flu Babi Afrika (ASF) yang menyebar dengan cepat sebagai darurat
nasional. Virus tersebut pertama kali dideteksi sebulan lalu di tiga
peternakan di dua provinsi di bagian utara Vietnam.
"Virus tersebut kemudian menyebar ke 17 provinsi di Vietnam Utara
dengan 239 wabah yang sudah dikonfirmasi," kata FAO dalam satu
pernyataan.
Daging babi menyumbang tiga perempat dari total
konsumsi daging di Vietnam, yang berpenduduk 95 juta jiwa, tempat
sebagian besar dari 30 juta ekor babi yang diternak dikonsumsi di dalam
negeri. "Hilangnya babi karena infeksi ASF dan tindakan pengendalian
mengarah kepada beban ekonomi yang berat bagi banyak keluarga di
pedesaan," kata Albert T Lieberg, perwakilan FAO di Vietnam, setelah
pertemuan pekan lalu dengan pihak berwenang Vietnam.
Vietnam
melaksanakan pengendalian ketat gerakan babi dan produk-produk babi dan
memusnahkan lebih 25 ribu ekor babi. Tetapi FAO mengatakan
peternakan-peternakan kecil dengan "biosecurity" akan menimbulkan
penyebaran ASF.
Penyakit itu, yang tidak bisa disembuhkan
pada babi tetapi tidak berbahaya bagi manusia, juga menyebar secara
cepat di China, negara tetangga Vietnam, pekan lalu. Beijing melarang
impor babi, babi hutan dan produk-produk terkait dari Vietnam.
Jakarta, CB -- Pengadilan Myanmar menjatuhkan vonis hukuman penjara 20 tahun terhadap pemimpin etnis di Rakhine, Aye Maung, dan penulis lokal, Wai Hin Aung, atas tuduhan makar.
"Aye
Maung dan penulis Wai Hin Aung dijatuhi masing-masing hukuman 20 tahun
atas tuduhan makar tingkat tinggi dan dua tahun masing-masing atas
penghinaan negara," ujar pengacara Win, Aye Nu Sein, kepada AFP, Selasa (19/3).
Usai sidang, aparat langsung menenangkan ratusan pendukung Aye yang sudah menunggu di depan Pengadilan Sittwe di Rakhine.
Pendukung
Aye di Rakhine memang tergolong banyak, mengingat ia adalah mantan
ketua Partai Nasional Arakan yang kerap menyuarakan ketidakadilan atas
etnis minoritas Rohingya.
Aye dan Wai diadili karena dituduh
melontarkan pidato yang menyulut gesekan pada Januari 2018 lalu, sehari
sebelum bentrokan kembali pecah di Rakhine.
Menurut laporan
sejumlah media lokal, saat itu Aye mengkritik pemerintah pusat karena
memperlakukan etnis minoritas di Rakhine layaknya "budak" dan menyerukan
perlawanan bersenjata.
Keesokan harinya, para pengunjuk rasa di Rakhine bergerak hingga sempat
menduduki salah satu gedung pemerintahan. Kepolisian kemudian melepaskan
tembakan, menewaskan tujuh orang.
Selama ini, Rakhine menjadi
salah satu titik panas di Myanmar, di mana etnis minoritas Muslim,
terutama Rohingya, dilaporkan didera persekusi bahkan pembantaian.
Dalam
operasi militer terakhir yang pecah sejak pertengahan 2017 lalu, ribuan
orang dilaporkan tewas, sementara 740 ribu Rohingya membanjiri
Bangladesh.
Polisi berjaga di sekitar trem yang menjadi lokasi penembakan di Utrecht, Belanda, Senin (18/3).
Foto: AP Photo/Peter Dejong
Pelaku penemabakan di Utrecht pernah divonis karena kepemilikan senjata pada 2014
CB,
AMSTERDAM -- Jaksa Belanda pada Selasa (19/3) mengatakan mereka sedang
menyelidiki kemungkinan alasan teroris dalam penembakan di satu trem di
kota Utrecht. Insiden penembakan tersebut menyebabkan tiga orang
terbunuh dan lima terluka.
Seorang
pria kelahiran Turki yang berusia 37 tahun, Gokmen Tanis ditangkap
tujuh jam setelah perburuan pada Senin (18/3) oleh pasukan keamanan dan
kini masih dalam penahanan.
Jaksa mengatakan dia menjadi
tersangka dalam tiga penembakan mematikan, kemungkinan dengan tujuan
menyebar teror. Dua tersangka lain juga dalam penahanan, kata polisi,
namun peran mereka masih belum jelas.
"Sejauh ini, latar
belakang teroris sangat menjadi pertimbangan," kata jaksa dengan
mengutip cara penembakan dan sepucuk surat yang ditemukan di pintu
keluar-masuk kendaraan.
Tetapi masih belum jelas apakah
Tanis bertindak atas nama keyakinan politik atau balas dendam pribadi.
"Motif lain masih dikesampingkan", kata jaksa seperti dilansir Reuters.
Tanis
mempunyai catatan dengan penegakkan hukum. Dia pernah divonis karena
memiliki senjata pada 2014 dan mengutil dan perampokan awal bulan ini.
Menurut
pengadilan distrik Utrecht, Tanis baru dibebaskan dari tahanan pada 1
Maret, setelah ditahan atas dakwaan melakukan pemerkosaan.
Seharusnya dia akan disidang pada Juli untuk dakwaan pemerkosaan.
Berdasarkan hukum Belanda, Tanis harus dihadapkan ke seorang hakim sampai dengan Kamis, tetapi belum dituntut.
Tiga
korban dikenali sebagai seorang perempuan berumur 19 tahun dan dua
laki-laki berusia 28 dan 49 tahun, tiga lainnya berumur antara 20 hingga
74 tahun mengalami luka parah akibat tembakan.
Jaksa
mengatakan sejauh ini belum menemukan hubungan antara para korban dengan
tersangka bersenjata. "Sangat menyedihkan peristiwa seperti ini terjadi
di dunia pada hari-hari ini," kata Rene van Nieuwenhuizen, seorang
akuntan yang tinggal di Utrecht, kota yang indah berpenghuni 430 ribu.
Saya tidak menyangka akan terjadi pada saya tetapi ini terjadi dan
orang-orang terbunuh."
Mahmut Tanis, seorang pamannya yang
tinggal di Nederland mengatakan kepada kantor berita Turki Anadolu bahwa
dia meragukan motif radikal.
"Melihat keadaan keponakan
saya, kemunginan dia melakukan serangan teror sangat rendah," katanya
dengan menambahkan bahwa dia sudah beberapa tahun tidak bertemu dan
bahwa tindakannya kemungkinan berasal dari 'urusan hati'.
Tanis
sebelumnya telah ditahan, kata jaksa yang menolak memberi keterangan
lebih terperinci. Belum ada pernyataan dari Tanis ataupun pengacara yang
mewakilinya.
Jakarta, CB -- Sejumlah warga Selandia Baru
menyerahkan senjata mereka ke kepolisian seiring dengan upaya
pemerintah untuk memperketat aturan kepemilikan senjata api setelah
teror penembakan di dua masjid di Christchurch menewaskan 50 orang pekan lalu.
Seorang
petani dari Masterton, John Hart, adalah salah satu warga yang ikut
serta dalam gerakan tersebut. Pada Selasa (19/3), ia menyerahkan senapan
semi-otomatisnya kepada kepolisian.
"Di ladang, senjata ini
sangat berguna untuk beberapa hal, tapi hal itu tidak menepikan risiko
penyalahgunaan. Kami tidak butuh senjata ini di negara ini," kata Hart
melalui akun Twitter pribadinya.
Tak hanya Hart, sejumlah
warga lain juga dengan penuh kesadaran diri menyerahkan senjata mereka
ke kepolisian, termasuk seorang pria yang menyebut dirinya Blackstone di
Twitter.
"Ini adalah salah satu keputusan termudah yang pernah saya buat. Sudah
punya senjata selama 31 tahun. Saat saya menyadarinya, saya hanya bisa
dengan kesadaran penuh menyerahkannya ke kepolisian untuk dihancurkan,"
tulisnya.
Begitu banyak warga yang menyerahkan senjata,
kepolisian sampai-sampai mengimbau warga agar memberi kabar terlebih
dulu sebelum datang karena mereka juga harus mempersiapkan keamanan.
"Karena
peningkatan keamanan dan situasi belakangan ini, kami mengimbau warga
agar menelepon terlebih dulu sebelum menyerahkan senjata," demikian
pernyataan kepolisian Selandia Baru sebagaimana dikutip AFP.
Gerakan di Selandia Baru ini menuai cibiran dari sejumlah warganet,
terutama yang tinggal di Amerika Serikat, di mana gagasan untuk merevisi
aturan kepemilikan senjata ditentang luas.
"Apa maksudnya
menyerahkan senjata pribadi kalian? Apakah kalian sadar apa yang terjadi
pada masyarakat yang menyerahkan hak memiliki senjata?" tulis seorang
warganet, Kaden Heaney.
Melanjutkan pernyataannya, Heaney
menulis, "Orang jahat akan mengambil pistol, pisau, bom, atau apa pun
yang mereka mau untuk membunuh tak peduli apa yang terjadi pada orang
baik. Siapa yang akan melindungi kalian?"
Sementara
perdebatan ini bergulir di jagad maya, Perdana Menteri Jacinda Ardern
tetap menekankan bahwa jajaran pemerintahannya akan memperketat aturan
kepemilikan senjata.
"Sebagai kabinet, kami jelas bersatu dan
sangat jelas, serangan teror di Christchurch pada Jumat lalu adalah aksi
terorisme terburuk di tanah kami," ucap Ardern.
"Faktanya, ini
juga salah satu yang terburuk secara global belakangan ini. Ini
menunjukkan serangkaian kekurangan dalam aturan senjata di Selandia
Baru."
Perdebatan mengenai aturan ini mencuat setelah pelaku
penembakan di Christchurch, Brenton Tarrant, dilaporkan menggunakan
senjata semi-otomatis saat melepaskan tembakan membabi buta di Masjid Al
Noor dan Masjid Linwood pekan lalu.
Wapres AS Kunjungi Zona Bencana Nebraska. (Reuters).
MISSOURI
- Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence berkunjung ke lokasi
banjir Nebraska yang menewaskan empat orang dan merugikan ratusan juta
dolar.
Laporan media termasuk CNN menyatakan sebanyak 74
wilayah dari total 93 daerah di Nebraska mendeklarasikan keadaaan
darurat sejak kemarin. “Ini jelas bencana paling luas yang kita alami
dalam sejarah negara bagian kita,” papar Gubernur Nebraska Pete
Ricketts, dilansir Reuters.
“Ricketts akan bersama Pence saat dia memantau kerusakan akibat banjir,” tweet
juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders. Menurut Sanders, Pence
melakukan kunjungan itu atas permintaan Presiden AS Donald Trump.
Pakar
meteorologi Pusat Prediksi Cuaca, Badan Cuaca Nasional, Bob Oravec
menjelaskan banjir itu diperparah oleh mencairnya salju dari hujan lebat
pekan lalu dan suhu yang lebih panas. “Sebagian besar salju di Nebraska
sekarang mencair, menambah ketinggian air di sungai Dakota Utara dan
Selatan. Di sana ada salju dengan ketebalan hingga 20 inchi dan telah
mencair,” kata dia.
Sungai Missouri yang terpanjang di Amerika
Utara meluap hingga mengakibatkan banjir di Nebraska antara Omaha dan
Kansas City di jalur negara bagian Missouri. Sungai diperkirakan
mencapai ketinggian 14,5 meter pada Selasa (19/3), memecahkan rekor
sebelumnya pada 2011.
Satu orang hilang pada Senin (18/3),
menambah empat orang yang dilaporkan tewas, termasuk satu orang di Iowa
yang diselamatkan dari banjir tapi kemudian meninggal dunia akibat
lukanya.
Pejabat
negara bagian menyatakan 290 orang diselamatkan oleh Patroli Negara
Bagian Nebraska, pasukan Garda Nasional dan tim search and rescue (SAR).
“Kerusakan
di sektor peternakan diperkirakan mencapai USD400 juta, dan dampak pada
pertanian belum dapat ditentukan,” ungkap Steve Wellman, direktur
Departemen Pertanian Nebraska.
Pemimpin
Arab Saudi, Raja Salman bin Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan
ucapan belasungkawa terkait musibah banjir bandang yang menimpa wilayah
Sentani. Foto/Reuters
RIYADH
- Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Salman bin Abdulaziz Al Saud
dilaporkan menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Presiden Indonesia,
Joko Widodo, terkait musibah banjir bandang yang menimpa wilayah
Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
“Kami telah menerima kabar
musibah banjir bandang yang menimpa wilayah Papua, dan dampak yang
ditimbulkan oleh musibah tersebut yang mengakibatkan jatuhnya korban
jiwa," kata Raja Salman melalui sebuah surat kepada Jokowi, seperti
dilansir Saudi Press Agency pada Selasa (19/3).
"Dengan ini, Kami
ingin menyampaikan ucapan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya
kepada Yang Mulia Presiden dan segenap keluarga korban tragedi tersebut,
atas nama bangsa dan pemerintah Saudi, seraya memohon kepada Allah SWT
semoga senantiasa melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada para korban
meninggal dunia, memberikan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan,
memberikan kesembuhan dengan segera kepada para korban luka, serta
menjaga bangsa dan negara Indonesia dari segala hal buruk dan bencana.
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Mengabulkan doa," sambungnya.
Selain
Raja Salman, ucapan duka cita juga disampaikan oleh Putera Mahkota
Saudi, Muhammad bin Salman (MBS). Di mana, MBS mengatakan telah menerima
kabar musibah banjir bandang yang menimpa wilayah Papua, dan dampak
yang ditimbulkan oleh musibah tersebut yang mengakibatkan jatuhnya
korban jiwa.
"Dengan ini, saya ingin menyampaikan ucapan
belasungkawa yang teramat dalam, kepada Presiden dan segenap keluarga
korban, seraya memohon kepada Allah SWT semoga senantiasa melimpahkan
rahmat-Nya kepada para korban meninggal dunia, serta kesembuhan bagi
para korban luka. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Mengabulkan
doa," ungkapnya.
Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB)
menuturkan total korban jiwa akibat banjir badang itu berjumlah 89
orang. BNPB menyebut 82 korban meninggal akibat banjir bandang di
Kabupaten Jayapura dan tujuh korban meninggal akibat tanah longsor di
Ampera, Kota Jayapura
Raja
Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi didampingi Putra
Mahkota Mohammed bin Salman meluncurkan sejumlah proyek hiburan di
Riyadh. Foto/SPA
RIYADH
- Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi meluncurkan
sejumlah proyek hiburan di Riyadh senilai USD23 miliar atau lebih dari
Rp327,3 triliun. Stasiun televisi pemerintah Saudi melaporkan peluncuran
sejumlah proyek itu pada hari Selasa, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (20/3/2019).
Proyek-proyek tersebut termasuk taman, jalur olahraga, dan pusat seni.
Saudi
membangun King Salman Park yang akan menjadi taman kota terbesar di
dunia yang luasnya lebih dari 13 kilometer persegi (13 kali ukuran
Gardens by the Bay di Singapura, 5 kali ukuran Hyde Park di London, 4
kali ukuran Central Park di New York).
Proyek
taman terbesar di dunia itu bertujuan untuk meningkatkan pangsa ruang
hijau per kapita di Riyadh sebanyak 16 kali, di mana lebih dari 7,5 juta
pohon akan ditanam di seluruh kota Riyadh.
Pusat seni yang
sedang dibangun diatur untuk menampung lembaga-lembaga budaya dan
artistik seperti museum, teater, dan galeri. Harapannya bisa mengubah
Riyadh menjadi "pameran terbuka" yang menampung karya 1.000 seniman
lokal dan internasional.
Ada tujuh museum berbeda yang akan
dibangun. Di antaranya, Museum Penerbangan, Museum Astronomi dan Luar
Angkasa, Museum Sains, Museum Hutan, Museum Realitas Virtual, Museum
Arsitektur, dan Event Square seluas 40.000 meter persegi.
Sedangkan
jalur olahraga yang dibangun akan menghubungkan kota dari timur ke
barat, membentang sejauh 135 kilometer, dan akan mencakup jalur
bersepeda dan menunggang kuda. Selain itu juga dibangun jalur jogging serta pusat olahraga dan budaya.
Proyek-proyek
itu masih menjadi bagian dari Kingdom’s Vision 2030 (Visi Kerajaan
2030) dan diharapkan menghasilkan 70.000 pekerjaan baru bagi warga di
berbagai sektor.
Proyek-proyek hiburan tersebut akan memberikan
peluang investasi bagi investor di dalam dan di luar Kerajaan Saudi
dengan total investasi senilai USD13,3 miliar, termasuk proyek
perumahan, perhotelan, perusahaan, pendidikan, rekreasi dan komersial.
Proyek diatur untuk memulai tahap implementasi selama paruh kedua 2019.