Credit republika.co.id
Rabu, 16 Januari 2019
Sita Peralatan Teknis, Hamas Kantongi 'Rahasia Besar' Israel
GAZA
- Sayap bersenjata kelompok Hamas, Brigade al-Qaasam, menyita "rahasia
besar" selama operasi keamanan Israel yang gagal di Jalur Gaza pada
bulan November lalu. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara kelompok itu.
"Kami menyita peralatan dan perangkat teknis yang mengandung rahasia besar. Musuh (Israel) berpikir bahwa membuat alat dan peralatan tidak dapat digunakan dan peralatan menjadi menguap," kata Abu Ubayda pada konferensi pers di Gaza seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (13/1/2019).
Ubayda mengatakan Israel harus khawatir dengan keberhasilan pihaknya tersebut.
"Kami menyita peralatan dan perangkat teknis yang mengandung rahasia besar. Musuh (Israel) berpikir bahwa membuat alat dan peralatan tidak dapat digunakan dan peralatan menjadi menguap," kata Abu Ubayda pada konferensi pers di Gaza seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (13/1/2019).
Ubayda mengatakan Israel harus khawatir dengan keberhasilan pihaknya tersebut.
"Tambang informasi yang kami sita ini akan memberi kami supremasi strategis dalam perang pikiran yang kami lakukan melawan Israel," imbuhnya.
Pada 11 November, Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa mereka telah menemukan pasukan Israel menyusup ke Khan Younis, sebelah timur Jalur Gaza. Tujuh warga Palestina dan seorang tentara Israel tewas dalam infiltrasi tentara Israel yang menyamar itu. Insiden itu diikuti oleh eskalasi militer Israel terhadap Gaza.
Ubayda mengatakan tujuan operasi Israel adalah memasang bug untuk mendengarkan jaringan perlawanan Palestina. Ia menambahkan upaya Israel gagal meski negara itu menggunakan semua peluangnya.
Ia juga meminta orang-orang, yang memata-matai atas nama Israel, untuk bersumpah berhenti.
Kementerian Dalam Negeri Palestina yang bermarkas di Gaza mengumumkan pada hari Selasa penangkapan sekitar 45 warga Palestina yang dituduh bekerja sama dengan operasi Israel untuk menyusup ke Khan Younis.
Kementerian Dalam Negeri Palestina yang bermarkas di Gaza mengumumkan pada hari Selasa penangkapan sekitar 45 warga Palestina yang dituduh bekerja sama dengan operasi Israel untuk menyusup ke Khan Younis.
Credit sindonews.com
Israel Sebut Iran Luncurkan Rudal Antar Benua Bukan Satelit
TEL AVIV
- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuduh Iran berbohong
tentang peluncuran satelitnya. Menurutnya, yang diluncurkan oleh Iran
sebenarnya adalah tahap pertama dari rudal antar benua yang tengah
dikembangkan Negeri Mullah itu. Ia pun menyebut Iran telah melanggar
perjanjian internasional.
Netanyahu mengatakan peluncuran itu adalah bagian dari kebohongan pemerintah Iran, dimulai dengan penolakannya untuk mencoba mengembangkan senjata nuklir dan memamerkan perjanjian nuklir yang dicapai dengan kekuatan dunia.
"Israel harus menusuk kebohongannya. (Iran) itu berbohong sepanjang waktu," kata Netanyahu pada upacara penyambutan kepala militer Israel yang baru seperti disitir dari Washington Post, Rabu (16/1/2019).
Netanyahu mengatakan peluncuran itu adalah bagian dari kebohongan pemerintah Iran, dimulai dengan penolakannya untuk mencoba mengembangkan senjata nuklir dan memamerkan perjanjian nuklir yang dicapai dengan kekuatan dunia.
"Israel harus menusuk kebohongannya. (Iran) itu berbohong sepanjang waktu," kata Netanyahu pada upacara penyambutan kepala militer Israel yang baru seperti disitir dari Washington Post, Rabu (16/1/2019).
Iran
sebelumnya mengumumkan bahwa mereka telah melakukan salah satu dari
setidaknya dua peluncuran satelit yang direncanakannya. Peluncuran itu
tetap dilakukan meskipun ada kecaman dari AS. Namus satelit yang diberi
nama Payem itu gagal mencapai "kecepatan yang diperlukan" untuk mencapai
orbit.
"Roket yang membawa satelit Payam gagal mencapai kecepatan yang diperlukan pada tahap ketuga peluncurannya," kata Menteri Telekomunikasi Iran Mohammad-Javad Azari Jahromi.
Credit sindonews.com
Iran Luncurkan Satelit Tetapi Gagal Mengorbit

Ilustrasi uji roket Iran. (Tasnim News Agency/Handout via Reuters)
Kabar itu disampaikan oleh Menteri Telekomunikasi Iran, Mohammad Javad Azari-Jahromi seperti dilansir AP pada Selasa (15/1). Dia mengatakan satelit yang dinamai Payam itu gagal mengorbit karena ada kekeliruan pada tahap ketiga peluncuran.
Penyebabnya adalah roket yang membawa satelit itu tidak mencapai kecepatan yang memadai untuk mencapai lintasan. Satelit itu dimaksudkan akan dipakai untuk keperluan pencitraan dan komunikasi yang disertai dengan empat kamera.
Satelit itu direncanakan tetap berada di ketinggian 500 kilometer selama kurang lebih tiga tahun.
"Kita tidak harus merugi maupun berhenti. Persis dalam situasi ini kita orang Iran berbeda dari orang lain dalam hal semangat dan keberanian," tulis Azari-Jahromi di Twitter.
Menurut Azari-Jahromi, satelit lain buatan Iran bernama Doosti menunggu untuk diluncurkan.
Satelit itu adalah buatan dalam negeri Iran yang pertama. Pada 2009 lalu, Iran juga meluncurkan satelit penelitian OMID (Hope) dan telekomunikasi yang dibuat bekerja sama dengan pihak lain. Satelit itu diluncurkan untuk memperingati 30 tahun revolusi Islam 1979.
Satelit Payam juga sebenarnya diluncurkan untuk memperingati 40 tahun Revolusi Islam yang jatuh pada Februari mendatang.
Amerika Serikat sebagai seteru sudah memperingatkan Iran supaya tidak melanjutkan peluncuran roket itu. Bahkan mereka menggunakan dalih proyek antariksa Iran sama saja melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa karena teknologi yang digunakan mirip dengan rudal balistik.
Amerika Serikat khawatir teknologi balistik jarak jauh yang digunakan untuk menempatkan satelit ke orbit dapat diadopsi untuk meluncurkan hulu ledak.
Iran menganggap program luar angkasanya sebagai urusan dalam negeri. Mereka menyatakan peluncuran perangkat antariksa dan uji coba rudal bukan merupakan sebuah pelanggaran dan akan terus berlanjut.
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan seluruh program ruang angkasa atau tidak melanggar resolusi PBB.
"AS juga melakukan pelanggaran yang sama dan mereka tidak dalam posisi untuk mengajari siapapun," cuit Zarif melalui akun Twitternya.
Pernyataan Zarif merujuk pada kesepakatan penghentian program pengayaan uranium yang diteken Iran dengan mantan Presiden Barack Obama. Namun, perjanjian itu dibatalkan oleh Presiden Donald Trump pada 2018.
Credit cnnindonesia.com
Jerman Tangkap Staf Militer karena Jadi Mata-mata Iran
BERLIN
- Jaksa penuntut Jerman mengatakan seorang karyawan militer telah
ditahan dengan tuduhan mata-mata untuk intelijen Iran. Warga negara
Jerman-Afghanistan itu bekerja sebagai penerjeman untuk militer Jerman.
Kantor kejaksaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang warga negara Jerman-Afghanistan berusia 50 tahun, yang bernama Abdul Hamid S, adalah seorang ahli bahasa dan penasihat budaya untuk angkatan bersenjata Jerman.
"Abdul Hamid S diduga kuat bekerja di sebuah badan intelijen asing," kata pejabat intelijen kantor kejaksaan Jerman seperti dikutip dari Deutsche Welle, Selasa (15/1/2019).
Kantor kejaksaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang warga negara Jerman-Afghanistan berusia 50 tahun, yang bernama Abdul Hamid S, adalah seorang ahli bahasa dan penasihat budaya untuk angkatan bersenjata Jerman.
"Abdul Hamid S diduga kuat bekerja di sebuah badan intelijen asing," kata pejabat intelijen kantor kejaksaan Jerman seperti dikutip dari Deutsche Welle, Selasa (15/1/2019).
Majalah
berita Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa tersangka memiliki akses ke
informasi sensitif, termasuk kemungkinan rincian penempatan pasukan di
Afghanistan. Dikatakan dia telah bekerja untuk dinas rahasia Iran selama
beberapa tahun.
Militer Jerman Bundeswehr sering menggunakan penerjemah asli untuk menemani pasukan berpatroli di Afghanistan. Pria itu dilaporkan ditangkap di wilayah Rhineland Jerman.
Para pejabat intelijen di Jerman dan Eropa telah menimbulkan kekhawatiran tentang apa yang mereka lihat sebagai peningkatan spionase oleh Iran. Badan intelijen domestik Jerman pada bulan Juli melaporkan bahwa Iran telah meningkatkan kemampuan perang dunia maya dan menimbulkan bahaya bagi perusahaan-perusahaan Jerman.
Jerman memiliki contoh masa lalu untuk mengungkap mata-mata yang bekerja bagi badan intelijen asing.
Militer Jerman Bundeswehr sering menggunakan penerjemah asli untuk menemani pasukan berpatroli di Afghanistan. Pria itu dilaporkan ditangkap di wilayah Rhineland Jerman.
Para pejabat intelijen di Jerman dan Eropa telah menimbulkan kekhawatiran tentang apa yang mereka lihat sebagai peningkatan spionase oleh Iran. Badan intelijen domestik Jerman pada bulan Juli melaporkan bahwa Iran telah meningkatkan kemampuan perang dunia maya dan menimbulkan bahaya bagi perusahaan-perusahaan Jerman.
Jerman memiliki contoh masa lalu untuk mengungkap mata-mata yang bekerja bagi badan intelijen asing.
Pada 2016, mantan perwira intelijen Jerman Markus Reichel dihukum karena menjadi mata-mata bagi CIA dan intelijen Rusia.
Pada 2013, Jerman memenjarakan sepasang suami istri yang telah menjadi mata-mata bagi dinas rahasia Rusia selama lebih dari 20 tahun. Pasangan ini telah ditempatkan di bekas Jerman Barat dari tahun 1988 oleh KGB Uni Soviet dan kemudian penggantinya, SVR.
Pada 2013, Jerman memenjarakan sepasang suami istri yang telah menjadi mata-mata bagi dinas rahasia Rusia selama lebih dari 20 tahun. Pasangan ini telah ditempatkan di bekas Jerman Barat dari tahun 1988 oleh KGB Uni Soviet dan kemudian penggantinya, SVR.
Credit sindonews.com
Parlemen Inggris Tolak Draf Brexit Usulan Theresa May

Parlemen menolak draf Brexit yang diajukan
Perdana Menteri Theresa May, membawa negara tersebut ke dalam salah satu
krisis politik paling parah dalam sejarah. (Reuters TV via Reuters)
Reuters melaporkan bahwa pemungutan suara parlemen pada Selasa (15/11) berakhir dengan hasil 432-202, angka yang disebut-sebut sebagai simbol kekalahan terburuk pemerintah dalam sejarah modern Inggris.
Akibat kekalahan ini, kesepakatan Brexit kian tidak jelas, padahal undang-undang mengenai Inggris keluar dari Uni Eropa harus sudah rampung pada 29 Maret mendatang.
Dengan hasil ini, kesepakatan Brexit terancam gagal dan hasil referendum pada 2016 yang menyebabkan Inggris memutuskan untuk hengkang dari Uni Eropa pun di ambang kehancuran.
"Kesepakatan Brexit pada dasarnya sudah mati," ujar Anand Menon, profesor politik dan hubungan luar negeri Eropa dari King's College, London.
Sejak referendum tersebut, May mengajukan draf kesepakatan "halus", yaitu keluar dari Uni Eropa, tapi tetap menjalin hubungan ekonomi sedekat mungkin dengan blok tersebut.
Namun, para pendukung Brexit ingin Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun, tuntutan yang dikhawatirkan para pebisnis dapat menghancurkan perekonomian.
Sejumlah pengamat pun menganggap hasil pemungutan suara kali ini sebagai puncak kebuntuan negosiasi Brexit.
"Uni Eropa dan pembuat kebijakan Inggris akan menganggap kesepakatan ini mati, maka Inggris tak akan memiliki kebijakan Brexit dan tak ada alternatif bagi kebijakan Inggris," ucap Menon.
Kini, ada serentetan opsi bagi May, di antaranya memutuskan keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, nekat membuat perundingan dengan blok tersebut, menunda Brexit, referendum ulang, atau mengundurkan diri.
Credit cnnindonesia.com
Thailand Kembali Tunda Gelar Pemilu
BANGKOK
- Pemilihan umum (pemilu) Thailand yang lama tertunda untuk mengakhiri
pemerintahan militer harus kembali ditunda. Pemilu itu awalnya
dijadwalkan digelar pada akhir Februari, namun ditunda dan dijadwalkan
akan digelar pada Maret.
Komisi Pemilihan Thailand belum mengumumkan penundaan tersebut, tetapi dua pejabat senior Komisi Pemilihan Thailand mengatakan bahwa tidak mungkin Bangkok mengadakan pemilihan pada 24 Februari, seperti yang diumumkan bulan lalu.
Pemerintah militer yang telah memerintah selama hampir lima tahun sebelumnya menyarankan penundaan satu bulan karena jadwal pemilu terlalu berdekatan dengan penobatan raja baru Thailand pada bulan Mei.
Komisi Pemilihan Thailand belum mengumumkan penundaan tersebut, tetapi dua pejabat senior Komisi Pemilihan Thailand mengatakan bahwa tidak mungkin Bangkok mengadakan pemilihan pada 24 Februari, seperti yang diumumkan bulan lalu.
Pemerintah militer yang telah memerintah selama hampir lima tahun sebelumnya menyarankan penundaan satu bulan karena jadwal pemilu terlalu berdekatan dengan penobatan raja baru Thailand pada bulan Mei.
"Pemilihan 24 Februari tidak dapat terjadi karena Komisi Pemilihan tidak memiliki cukup waktu untuk menyelenggarakannya. Sekarang ada dua kemungkinan tanggal 10 Maret atau 24 Maret," kata pejabat itu yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (15/1).
Upacara penobatan untuk Raja Maha Vajiralongkorn dijadwalkan akan digelar pada 4 hingga 6 Mei mendatang. Pemerintah Thailand mengatakan akan ada ritual kerajaan yang berlangsung 15 hari sebelum dan setelah acara penobatan.
Di bawah hukum, Komisi Pemilihan harus mengesahkan anggota parlemen yang menang dalam waktu 60 hari sejak pemungutan suara, dan parlemen harus bersidang dalam waktu 15 hari sejak disahkan. Raja harus memimpin sidang pembukaan parlemen.
Credit sindonews.com
Calon Raja Malaysia, Ini Sosok Sultan Pahang Tengku Abdullah
CB, Jakarta - Tengku Abdullah Sultan Ahmad Shah yang pada Selasa, 15 Januari 2019 dilantik menjadi Sultan Pahang, Malaysia,
dikenal memiliki reputasi baik, sosok yang rendah hati dan ramah.
Pelantikan Tengku Abdullah menjadi Sultan Pahang memudahkan langkahnya
untuk menjadi Raja Malaysia ke-16 yang pemilihan jabatan ini berdasarkan
giliran.
“Ada sebuah perasaan sedih, tersanjung dengan kepercayaan dari ayah dan saudara-saudara saya serta masyarakat Pahang. Ini adalah sebuah tanggung jawab terhadap masyarakat Pahang dalam hal apa pun,” kata Tengku Abdullah, saat mengetahui dirinya ditunjuk menjadi sultan Pahang yang baru menggantikan ayahnya Sultan Ahmad Shah, 88 tahun, yang mundur karena sakit.
Tengku Abdullah, 59 tahun, merupakan lulusan Universitas Oxford, Inggris jurusan Hubungan Internasional dan Diplomasi. Dia diketahui pula pernah mengikuti latih di Akademi Militer di Sandhurst, Inggris.

Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. Sumber: Bernama/channelnewsasia.com
Dikutip dari channelnewsasia.com, Selasa, 15 Januari 2019, Tengku Abdullah ditunjuk sebagai Putra Mahkota untuk negara bagian Pahang sejak Juli 1976 atau ketika dia masih berusia 16 tahun. Dia mulai mengambil alih sebagian tugas ayahnya untuk pertama kali ketika dia berusia 20 tahun atau saat ayahnya, Sultan Ahmad Shah menjabat sebagai Raja Malaysia pada periode 1979 - 1984.
Tengku Abdullah ditunjuk menjadi Bupati Pahang pada Desember 2016 atau saat kesehatan ayahnya mulai menurun. Semenjak itu, dia boleh dibilang sepenuhnya mengambil alih tugas ayahnya.
Diantara pencapaian yang pernah dia buat adalah mendesak pemerintah federal agar melanjutkan 300 proyek pemerintah senilai RM 2,2 miliar atau Rp 7,5 triliun yang sebelumnya telah disetujui oleh pemerintah negara bagian Pahang program 11 tahun Rencana Malaysia.
“Saya ingin proyek-proyek yang melibatkan negara bagian dan pemerintah federal dilanjutkan dengan kerja sama lebih kuat, meskipun ada perbedaan politik,” kata Tengku Abdullah ketika itu.
Di mata masyarakat Pahang dan teman-teman masa kecilnya, Tengku Abdullah dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan ramah. Badaruddin Adnan, 60 tahun, teman lama Tengku Abdullah menceritakan calon Raja Malaysia itu orang yang pemalu dan mau berteman dengan siapa saja.
Tengku Abdullah tidak berperilaku seperti seorang pangeran. Sebaliknya, dia mau main ke rumah teman-temannya dan mengundang mereka ke Istana Pahang Malaysia serta memberikan tumpangan naik mobil bersama-sama.
“Ada sebuah perasaan sedih, tersanjung dengan kepercayaan dari ayah dan saudara-saudara saya serta masyarakat Pahang. Ini adalah sebuah tanggung jawab terhadap masyarakat Pahang dalam hal apa pun,” kata Tengku Abdullah, saat mengetahui dirinya ditunjuk menjadi sultan Pahang yang baru menggantikan ayahnya Sultan Ahmad Shah, 88 tahun, yang mundur karena sakit.
Tengku Abdullah, 59 tahun, merupakan lulusan Universitas Oxford, Inggris jurusan Hubungan Internasional dan Diplomasi. Dia diketahui pula pernah mengikuti latih di Akademi Militer di Sandhurst, Inggris.

Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. Sumber: Bernama/channelnewsasia.com
Dikutip dari channelnewsasia.com, Selasa, 15 Januari 2019, Tengku Abdullah ditunjuk sebagai Putra Mahkota untuk negara bagian Pahang sejak Juli 1976 atau ketika dia masih berusia 16 tahun. Dia mulai mengambil alih sebagian tugas ayahnya untuk pertama kali ketika dia berusia 20 tahun atau saat ayahnya, Sultan Ahmad Shah menjabat sebagai Raja Malaysia pada periode 1979 - 1984.
Tengku Abdullah ditunjuk menjadi Bupati Pahang pada Desember 2016 atau saat kesehatan ayahnya mulai menurun. Semenjak itu, dia boleh dibilang sepenuhnya mengambil alih tugas ayahnya.
Diantara pencapaian yang pernah dia buat adalah mendesak pemerintah federal agar melanjutkan 300 proyek pemerintah senilai RM 2,2 miliar atau Rp 7,5 triliun yang sebelumnya telah disetujui oleh pemerintah negara bagian Pahang program 11 tahun Rencana Malaysia.
“Saya ingin proyek-proyek yang melibatkan negara bagian dan pemerintah federal dilanjutkan dengan kerja sama lebih kuat, meskipun ada perbedaan politik,” kata Tengku Abdullah ketika itu.
Di mata masyarakat Pahang dan teman-teman masa kecilnya, Tengku Abdullah dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan ramah. Badaruddin Adnan, 60 tahun, teman lama Tengku Abdullah menceritakan calon Raja Malaysia itu orang yang pemalu dan mau berteman dengan siapa saja.
Tengku Abdullah tidak berperilaku seperti seorang pangeran. Sebaliknya, dia mau main ke rumah teman-temannya dan mengundang mereka ke Istana Pahang Malaysia serta memberikan tumpangan naik mobil bersama-sama.
Credit tempo.co
Bakal Jadi Raja Malaysia, Abdullah Dilantik Jadi Sultan Pahang
CB, Jakarta -
Tengku Abdullah Sultan Ahmad Shah dari Pahang, Malaysia, diproklamirkan
sebagai Sultan Pahang ke-enam pada Selasa, 15 Januari 2019. Penunjukan
ini artinya mempermudah langkah Tengku Abdullah, 59 tahun, untuk
dilantik sebagai Raja Malaysia ke-16 pekan depan.
Tengku Abdullah usai upacara pelantikan, berjanji akan melayani masyarakat, memperbaiki segala kegagalan dan kesalahan.
“Warisan pemerintahan Paduka Ayahanda saya adalah Raja dan rakyat tidak terpisahkan, Raja dan rakyat adalah satu hari – satu jiwa. Ini juga akan menjadi standar pemerintahan saya,” kata Tengku Abdullah, seperti dikutip dari channelnewsasia.com, Selasa, 15 Januari 2019.Upacara pelantikan sumpah jabatan Tengku Abdullah sebagai Sultan Pahang disaksikan oleh sekitar 1.600 tamu undangan. Mereka yang hadir diantaranya keluarga kesultanan, para pejabat negara dan pemimpin komunitas.
Jalan utama menuju Istana Abu Bakar didekorasi dengan bendera-bendera negara bagian Pahang di kedua sisi jalan. Tengku Abdullah naik jabatan menjadi Sultan Pahang karena ayahnya, Sultan Ahmad Shah, 88 tahun, menderita sakit kritis.
Tengku Abdullah merupakan anak ke empat dan anak laki-laki tertua dari pasangan Sultan Ahmad Shah dan (almarhumah) Tengku Afzani Tengku Muhammad. Pelantikan Tengku Abdullah sebagai Sultan Pahang yang baru bersamaan dengan munculnya kebutuhan mengisi posisi Raja Malaysia yang baru setelah Sultan Muhammad V mengundurkan diri setelah dua tahun menduduki posisi sebagai Raja.
Tengku Abdullah usai upacara pelantikan, berjanji akan melayani masyarakat, memperbaiki segala kegagalan dan kesalahan.
“Warisan pemerintahan Paduka Ayahanda saya adalah Raja dan rakyat tidak terpisahkan, Raja dan rakyat adalah satu hari – satu jiwa. Ini juga akan menjadi standar pemerintahan saya,” kata Tengku Abdullah, seperti dikutip dari channelnewsasia.com, Selasa, 15 Januari 2019.Upacara pelantikan sumpah jabatan Tengku Abdullah sebagai Sultan Pahang disaksikan oleh sekitar 1.600 tamu undangan. Mereka yang hadir diantaranya keluarga kesultanan, para pejabat negara dan pemimpin komunitas.
Jalan utama menuju Istana Abu Bakar didekorasi dengan bendera-bendera negara bagian Pahang di kedua sisi jalan. Tengku Abdullah naik jabatan menjadi Sultan Pahang karena ayahnya, Sultan Ahmad Shah, 88 tahun, menderita sakit kritis.
Tengku Abdullah merupakan anak ke empat dan anak laki-laki tertua dari pasangan Sultan Ahmad Shah dan (almarhumah) Tengku Afzani Tengku Muhammad. Pelantikan Tengku Abdullah sebagai Sultan Pahang yang baru bersamaan dengan munculnya kebutuhan mengisi posisi Raja Malaysia yang baru setelah Sultan Muhammad V mengundurkan diri setelah dua tahun menduduki posisi sebagai Raja.
Credit tempo.co
Cina Minta Pejabat BUMN Hindari Pergi ke Amerika
![]() |
| Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Businessturkeytoday.com/ |
CB, Beijing – Pemerintah Cina telah meminta manajemen dari sejumlah perusahaan pelat merah untuk menghindari melakukan perjalanan bisnis ke Amerika Serikat dan negara sekutunya.
Komisi Administrasi dan Supervisi Aset BUMN, yang mengawasi sekitar 100 perusahaan pelat merah, mengatakan kepada manajemen sejumlah perusahaan baru-baru ini untuk hanya membawa laptop yang aman dan milik perusahaan saat ke luar negeri.

Otoritas Kanada menahan Wanzhou Meng, Kepala Keuangan dan Wakil Dewan Huawei, sebuah perusahaan raksasa teknologi di Cina. Sumber: fensifuwu.com/cbc.ca
“Perjalanan bisnis yang telah disetujui perusahaan belum ada yang dibatalkan,” kata sumber ini kepada Reuters.
Global News melansir Meng ditahan atas permintaan otoritas AS yang menduga dia terlibat dalam pembuatan skema pembayaran proyek infrastruktur telekomunikasi di Iran oleh Huawei. Pembayaran itu menggunakan jaringan perbankan yang diawasi AS yaitu SWIFT.

Michael Kovrig, warga negara Kanada yang ditahan Beijing tak lama setelah penahanan pejabat tinggi Huawei. Sumber: CRISISGROUP/Julie David de Lossy/REUTERS
Penahanan ini menimbulkan kekhawatiran bakal terjadi balasan terhadap perusahaan AS yang beroperasi di Cina di tengah perang dagang yang intensif antara AS dan Cina.
Credit tempo.co
China Rilis Peringatan Perjalanan ke Amerika Serikat
JAKARTA
- China memperingatkan perusahaan-perusahaan negara agar menghindari
perjalanan bisnis ke Amerika Serikat (AS) dan aliansinya serta
melindungi perangkatnya selama perjalanan.
Komisi Administrasi dan Supervisi Aset Milik Negara (SASAC) yang mengawasi sekitar 100 perusahaan negara meminta beberapa perusahaan hanya membawa laptop yang dikeluarkan perusahaan untuk penggunaan di luar negeri jika perlu melakukan perjalanan.
“Imbauan perjalanan China itu termasuk memperingatkan perjalanan kenegara lain yang termasuk dalam pakta sharing intelijen Lima Mata Intelijen, yakni Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru,” ungkap laporan Bloomberg dilansir Reuters. SASAC belum memberikan komentar tentang laporan terbaru itu.
“Sejumlah perjalanan bisnis ke AS belum dibatalkan,” ungkap sumber perusahaan itu pada Reuters. Ketegangan terbaru antara China dan AS itu terkait penahanan eksekutif perusahaan teknologi China, Huawei Meng Wanzhou, di Kanada atas permintaan otoritas AS.
Penahanan itu dikhawatirkan memicu aksi balasan dari Beijing terhadap perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di China, di tengah perang dagang antara kedua negara. Hubungan China dan Kanada juga memburuk sejak penahanan Meng Wanzhou yang merupakan chief financial officer (CFO) dan putri pendiri Huawei.
Beijing telah memperingatkan berbagai konsekuensi atas penahanan Meng. China telah menahan diplomat Kanada Michael Kovrig yang sedang cuti tanpa gaji dari Kedutaan Besar (Kedubes) Kanada di Beijing.
Chian juga menahan konsultan asal Kanada Michael Spavor atas tuduhan membahayakan keamanan negara. Beijing mengaitkan langsung antara penahanan itu dan penangkapan Meng. Otoritas AS menuduh Meng terlibat dalam skandal transaksi terkait Iran melalui berbagai bank multinasional.
Para diplomat Barat menyatakan berbagai kasus itu merupakan aksi balasan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kanada juga memperbarui imbauan perjalanan untuk China yang memperingatkan warganya tentang risiko penegakan hukum lokal secara sewenang-wenang.
Hubungan Beijing dan Ottawa semakin memanas setelah pengadilan China memvonis hukuman mati warga Kanada Robert Schellenberg yang didakwa menyelundupkan methamphetamine seberat 222 kg.
Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menyatakan vonis pengadilan itu sangat mengkhawatirkan teman-teman dan aliansi Kanada serta Pemerintah Kanada karena China memilih menerapkan hukuman mati secara sewenang-wenang.
Juru Bicara Kemlu China Hua Chunying menyatakan kecewa dengan komentar PM Kanada itu. “Pernyataan oleh orang Kanada terkait itu kurang memiliki kesadaran tentang sistem hukum,” ujar Hua.
Hua juga menyoroti langkah Kanada yang memperbarui imbauan perjalanan untuk China dengan memperingatkan warga nya tentang risiko penegakan hukum secara sewenang-wenang di Negeri Panda. Hua menyatakan, Kanada seharusnya mengingatkan kembali warganya agar tidak terlibat penyelundupan narkoba di China.
Komisi Administrasi dan Supervisi Aset Milik Negara (SASAC) yang mengawasi sekitar 100 perusahaan negara meminta beberapa perusahaan hanya membawa laptop yang dikeluarkan perusahaan untuk penggunaan di luar negeri jika perlu melakukan perjalanan.
“Imbauan perjalanan China itu termasuk memperingatkan perjalanan kenegara lain yang termasuk dalam pakta sharing intelijen Lima Mata Intelijen, yakni Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru,” ungkap laporan Bloomberg dilansir Reuters. SASAC belum memberikan komentar tentang laporan terbaru itu.
Salah
satu perusahaan energi China milik negara telah memperketat protokol
keamanan teknologi informasi untuk para pegawai yang pergi ke AS.
Beberapa pegawai tidak diizinkan membawa laptop untuk perjalanan itu dan
diperintahkan menghapus semua data serta informasi terkait kerja dari
telepon pribadi mereka sebelum melakukan perjalanan.
“Sejumlah perjalanan bisnis ke AS belum dibatalkan,” ungkap sumber perusahaan itu pada Reuters. Ketegangan terbaru antara China dan AS itu terkait penahanan eksekutif perusahaan teknologi China, Huawei Meng Wanzhou, di Kanada atas permintaan otoritas AS.
Penahanan itu dikhawatirkan memicu aksi balasan dari Beijing terhadap perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi di China, di tengah perang dagang antara kedua negara. Hubungan China dan Kanada juga memburuk sejak penahanan Meng Wanzhou yang merupakan chief financial officer (CFO) dan putri pendiri Huawei.
Beijing telah memperingatkan berbagai konsekuensi atas penahanan Meng. China telah menahan diplomat Kanada Michael Kovrig yang sedang cuti tanpa gaji dari Kedutaan Besar (Kedubes) Kanada di Beijing.
Chian juga menahan konsultan asal Kanada Michael Spavor atas tuduhan membahayakan keamanan negara. Beijing mengaitkan langsung antara penahanan itu dan penangkapan Meng. Otoritas AS menuduh Meng terlibat dalam skandal transaksi terkait Iran melalui berbagai bank multinasional.
Para diplomat Barat menyatakan berbagai kasus itu merupakan aksi balasan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Kanada juga memperbarui imbauan perjalanan untuk China yang memperingatkan warganya tentang risiko penegakan hukum lokal secara sewenang-wenang.
Hubungan Beijing dan Ottawa semakin memanas setelah pengadilan China memvonis hukuman mati warga Kanada Robert Schellenberg yang didakwa menyelundupkan methamphetamine seberat 222 kg.
Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menyatakan vonis pengadilan itu sangat mengkhawatirkan teman-teman dan aliansi Kanada serta Pemerintah Kanada karena China memilih menerapkan hukuman mati secara sewenang-wenang.
Juru Bicara Kemlu China Hua Chunying menyatakan kecewa dengan komentar PM Kanada itu. “Pernyataan oleh orang Kanada terkait itu kurang memiliki kesadaran tentang sistem hukum,” ujar Hua.
Hua juga menyoroti langkah Kanada yang memperbarui imbauan perjalanan untuk China dengan memperingatkan warga nya tentang risiko penegakan hukum secara sewenang-wenang di Negeri Panda. Hua menyatakan, Kanada seharusnya mengingatkan kembali warganya agar tidak terlibat penyelundupan narkoba di China.
“Kami
minta pihak Kanada menghormati penegakan hukum, menghormati kedaulatan
hukum China, mengoreksi berbagai kesalahan, dan menghentikan membuat
berbagai pernyataan tidak bertanggung jawab,” tutur Hua.
Pengacara Schellenberg, Zhang Dongshuo menyatakan, kliennya akan mengajukan banding karena pengadilan seharusnya tidak memperberat hukuman tanpa memberi bukti baru yang diajukan. Schellenberg telah mengajukan banding atas vonis sebelumnya berupa penjara 15 tahun yang dikeluarkan pada November.
Namun, Pengadilan Rakyat Dalian juga menggelar pengadilan ulang dengan alasan vonis terhadap terdakwa terlalu ringan. Zhang menjelaskan, tidak cukup bukti untuk menuduh Schellenberg bagian dari sindikat narkoba atau dia terlibat penyelundupan methamphetamine.
“Bahkan, jika pengadilan menerima semua dakwaan, pengadilan seharusnya tidak menambah hukumannya karena fakta yang disajikan jaksa sebagai bukti baru telah didengar di pengadilan,” kata Zhang.
Pengacara Schellenberg, Zhang Dongshuo menyatakan, kliennya akan mengajukan banding karena pengadilan seharusnya tidak memperberat hukuman tanpa memberi bukti baru yang diajukan. Schellenberg telah mengajukan banding atas vonis sebelumnya berupa penjara 15 tahun yang dikeluarkan pada November.
Namun, Pengadilan Rakyat Dalian juga menggelar pengadilan ulang dengan alasan vonis terhadap terdakwa terlalu ringan. Zhang menjelaskan, tidak cukup bukti untuk menuduh Schellenberg bagian dari sindikat narkoba atau dia terlibat penyelundupan methamphetamine.
“Bahkan, jika pengadilan menerima semua dakwaan, pengadilan seharusnya tidak menambah hukumannya karena fakta yang disajikan jaksa sebagai bukti baru telah didengar di pengadilan,” kata Zhang.
Credit sindonews.com
Balas Dendam, China Keluarkan Travel Advice ke Kanada
BEIJING
- China mengeluarkan travel advisory bagi warganya ke Kanada. Beijing
memperingatkan warganya untuk sepenuhnya mengevaluasi risiko dan
berhati-hati saat bepergian ke sana.
Dalam informasi pada akun resmi WeChat, Departemen Urusan Konsuler Kementerian Luar Negeri China merujuk penahanan sewenang-wenang warga negaranya di Kanada atas permintaan pihak ketiga seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (15/1/2019).
Beijing dan Ottawa terlibat ketegangan sejak awal Desember, ketika polisi Kanada menangkap kepala keuangan Huawei Technologies Meng Wanzhou atas perintah Amerika Serikat (AS).
Dalam informasi pada akun resmi WeChat, Departemen Urusan Konsuler Kementerian Luar Negeri China merujuk penahanan sewenang-wenang warga negaranya di Kanada atas permintaan pihak ketiga seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (15/1/2019).
Beijing dan Ottawa terlibat ketegangan sejak awal Desember, ketika polisi Kanada menangkap kepala keuangan Huawei Technologies Meng Wanzhou atas perintah Amerika Serikat (AS).
Beberapa
hari kemudian, China mengahan dua orang Kanada karena dicurigai
membahayakan keamanan negara. Keduanya adalah mantan diplomat Michael
Kovrig dan konsultan bisnis Michael Spavor.
Hukuman mati warga Kanada, Robert Schellenberg, pada awal pekan ini karena menyelundupkan 222kg metamfetamin telah menjadi ketegangan terbaru pada hubungan kedua negara.
China belum mengaitkan salah satu dari ketiga kasus warga negara Kanada itu dengan penangkapan Meng, tetapi telah memperingatkan konsekuensi parah jika ia tidak segera dibebaskan.
Trudeau mengatakan hukuman itu harus menjadi "keprihatinan ekstrem" bagi teman-teman dan sekutu Kanada, seperti halnya dengan pemerintah Kanada, bahwa China telah memilih untuk secara sewenang-wenang menerapkan hukuman mati.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, berbicara pada jumpa pers reguler, menyatakan ketidakpuasan yang kuat dengan komentar tersebut.
"Pernyataan orang Kanada yang relevan kurang memiliki kesadaran paling dasar tentang sistem hukum," kata Hua.
Hua menyentil Kanada terkait tugas negara untuk mengeluarkan peringatan perjalanan yang diperbarui tentang risiko penegakan hukum yang sewenang-wenang di China, dan mengatakan bahwa Kanada seharusnya mengingatkan rakyatnya untuk tidak terlibat dalam penyelundupan narkoba.
"Kami mendesak pihak Kanada untuk menghormati aturan hukum, menghormati kedaulatan hukum China, memperbaiki kesalahannya, dan berhenti membuat pernyataan yang tidak bertanggung jawab," cetus Hua.
Hua menyentil Kanada terkait tugas negara untuk mengeluarkan peringatan perjalanan yang diperbarui tentang risiko penegakan hukum yang sewenang-wenang di China, dan mengatakan bahwa Kanada seharusnya mengingatkan rakyatnya untuk tidak terlibat dalam penyelundupan narkoba.
"Kami mendesak pihak Kanada untuk menghormati aturan hukum, menghormati kedaulatan hukum China, memperbaiki kesalahannya, dan berhenti membuat pernyataan yang tidak bertanggung jawab," cetus Hua.
Credit sindonews.com
Pentagon Setujui Tambah Pasukan AS di Perbatasan Meksiko

Ilustrasi pasukan Amerika Serikat di perbatasan Meksiko. (Reuters/Delcia Lopez)
"Menanggapi permintaan dari Kementerian Keamanan Dalam Negeri pada 27 Desember, pelaksana tugas Menteri Pertahanan Pat Shanahan menyetujui bantuan tambahan prajurit hingga 30 September 2019," dikutip dari pernyataan resmi Pentagon, seperti dilansir CNN pada Selasa (15/1).
Pernyataan tersebut juga menjelaskan militer AS saat ini sedang melakukan transisi terhadap perlindungan keamanan perbatasannya di barat daya, dari pengetatan menjadi pengawasan dan deteksi. Hal ini juga akan dilakukan bersamaan dengan penempatan kawat berduri di berbagai akses masuk perbatasan.
Pada akhir November 2018, militer AS telah membentangkan kawat berduri sepanjang lebih dari 10 mil di Texas, Arizona dan California.
Permintaan atas bantuan itu adalah upaya berbeda yang dilakukan Gedung Putih dalam menggunakan dana Pentagon, untuk membantu pembangunan bagian baru dari tembok perbatasan.
Pejabat Pentagon juga mengatakan kepada CNN mereka masih menentukan besar dan komposisi pasukan yang akan dilibatkan untuk sistem baru ini.
Oleh karena itu, masih belum jelas apakah nantinya mereka akan mengerahkan pasukan militer aktif, atau pasukan Garda Nasional AS.
Sekitar 2.300 serdadu aktif berada di perbatasan AS-Meksiko sebenarnya dijadwalkan untuk pulang pada 15 Desember lalu. Namun, masa tugas mereka diperpanjang sampai akhir Januari sesuai permintaan.
Biaya pengerahan pasukan yang mecapai 5.800 pasukan itu diperkirakan akan mencapai US$ 132 juta.
Selain itu, Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memerintahkan pengerahan pasukan Garda Nasional untuk membantu mengamankan perbatasan. Terdapat sekitar 2.200 pasukan di dalamnya yang terlibat perjanjian misi pengamanan tersebut. Pengerahan yang dijadwalkan untuk berakhir pada September itu diperkirakan menggunakan biaya sebanyak US$308 juta (sekitar Rp4,3 triliun).
Pentagon membantah untuk mengungkap sumber anggaran pengerahan pasukan tersebut.
Perselisihan berkepanjangan antara Presiden Donald Trump dan fraksi Partai Demokrat di Kongres membuat sebagian pemerintahan tutup hingga lebih dari tiga pekan.
Penutupan pemerintahan merupakan situasi ketika pemerintah AS dan Kongres gagal menyepakati anggaran negara yang akan dicairkan. Dalam situasi ini, pemerintah AS pada umumnya berhenti menyediakan sejumlah layanan publik dan akibatnya para pegawai negeri terpaksa cuti tanpa digaji.
Penutupan pemerintah AS dimulai sejak 22 Desember 2018 lalu, dan dinyatakan terus berlanjut setelah negosiasi antara kubu Partai Demokrat dan Partai Republik mentok.
Hingga kini, Trump masih berkeras meminta anggaran US$5,6 miliar untuk membiayai proyek tembok perbatasan AS-Meksiko. Dia menyatakan akan tetap mempertahankan penutupan pemerintahan selama anggaran proyek yang diajukannya belum disetujui.
Credit cnnindonesia.com
Venezuela Ribut dengan Brasil, Maduro: Bolsonaro Adalah Hitler!
CARACAS
- Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyebut Presiden Brasil Jair
Bolsonaro seorang Adolf Hitler modern. Julukan itu dilontarkan beberapa
hari setelah Brasilia secara resmi mengakui pemimpin oposisi sebagai
kepala resmi negara yang dilanda krisis ekonomi itu.
Pemerintah Brasil pada hari Sabtu pekan lalu mengatakan pihaknya mengakui Juan Guaido, kepala Kongres yang juga pemimpin oposisi Venezuela, sebagai presiden yang sah. Pengakuan itu disampaikan setelah Maduro dilantik sebagai presiden untuk masa jabatan periode yang kedua.
Maduro terpilih lagi sebagai presiden setelah menang pemilu. Namun, Amerika Serikat tidak mengakui hasil pemilu dengan menyatakan kemenangan Maduro tidak sah.
Pemerintah Brasil pada hari Sabtu pekan lalu mengatakan pihaknya mengakui Juan Guaido, kepala Kongres yang juga pemimpin oposisi Venezuela, sebagai presiden yang sah. Pengakuan itu disampaikan setelah Maduro dilantik sebagai presiden untuk masa jabatan periode yang kedua.
Maduro terpilih lagi sebagai presiden setelah menang pemilu. Namun, Amerika Serikat tidak mengakui hasil pemilu dengan menyatakan kemenangan Maduro tidak sah.
"Di sana kita punya Brasil di tangan seorang fasis, Bolsonaro adalah Hitler dari era modern!," kata Maduro saat pidato kenegaraan pada hari Senin.
"Mari kita serahkan tugas Bolsonaro kepada orang-orang hebat di Brasil, yang akan berjuang dan merawatnya," lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Selasa (15/1/2019).
Guaido pada hari Jumat mengatakan dia bersedia menjadi presiden setelah para pemimpin oposisi mengatakan masa jabatan kedua Maduro tidak sah karena pemilu 2018 diboikot. Oposisi memboikot pemilu dengan alasan kubu Maduro curang.
Guaido, yang sempat ditahan oleh agen intelijen saat dalam perjalanan ke sebuah demonstrasi politik pada hari Minggu, belum menyatakan dirinya sebagai presiden Venezuela.
Brasil
dan Venezuela mempertahankan hubungan baik selama lebih dari satu
dekade berkat hubungan persahabatan antara Partai Buruh Brasil dan
Partai Sosialis Venezuela.
Namun sejak Bolsonaro—politisi anti-komunis dan pemuji kediktatoran militer Brasil 1964-1985—berkuasa, hubungan kedua negara retak. Terlebih Bolsonaro telah berjanji akan menargetkan Venezuela layaknya musuh.
Namun sejak Bolsonaro—politisi anti-komunis dan pemuji kediktatoran militer Brasil 1964-1985—berkuasa, hubungan kedua negara retak. Terlebih Bolsonaro telah berjanji akan menargetkan Venezuela layaknya musuh.
Credit sindonews.com
Setidaknya 11 Tewas dalam Serangan Teroris di Ibu Kota Kenya
NAIROBI
- Pasukan keamanan Kenya telah berhasil mengamankan gedung-gedung di
Ibu Kota Nairobi setelah sekelompok orang bersenjata melakukan serangan
mematikan.
"Tim keamanan telah mengevakuasi sejumlah warga Kenya dan warga negara lain dari gedung (hotel dan kantor)," kata Menteri Dalam Negeri dan Sekretaris Koordinasi Kabinet Nasional Fred Matiang'i dalam sebuah pernyataan.
"Kami sekarang dalam tahap akhir membersihkan area dan mengamankan bukti serta mendokumentasikan konsekuensi dari peristiwa yang tidak menguntungkan ini," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Rabu (16/1/2019).
"Tim keamanan telah mengevakuasi sejumlah warga Kenya dan warga negara lain dari gedung (hotel dan kantor)," kata Menteri Dalam Negeri dan Sekretaris Koordinasi Kabinet Nasional Fred Matiang'i dalam sebuah pernyataan.
"Kami sekarang dalam tahap akhir membersihkan area dan mengamankan bukti serta mendokumentasikan konsekuensi dari peristiwa yang tidak menguntungkan ini," imbuhnya seperti dikutip dari CNN, Rabu (16/1/2019).
Setidaknya 11 orang tewas dalam apa yang digambarkan polisi sebagai serangan teror di kompleks Ibu Kota Kenya itu, kata seorang sumber di hotel yang membantu keamanan.
Sumber itu menyebut korban tewas itu "konservatif" dan memperkirakannya akan meningkat.
"Saya melihat enam orang tewas di jalan setapak di atas sungai dan lima lainnya di kafe taman rahasia," ungkapnya.
Rentetan tembakan dan ledakan membuat orang-orang berlarian menyelamatkan diri mereka pada Selasa sore di sebuah kompleks di lingkungan Nairobi. Rekaman dari tempat kejadian menunjukkan petugas bersenjata mengawal pekerja kantor dan melukai para pelaku agar selamat saat suara tembakan terdengar. Mobil-mobil di kompleks itu terlihat terbakar ketika helikopter terbang di atas.
Unit-unit anti-teror, lembaga penegak hukum lainnya dan ambulans bergegas ke tempat kejadian di Riverside Drive di lingkungan Westlands Nairobi ketika orang-orang dengan pakaian berlumuran darah terlihat melarikan diri dari kompleks. Di dekatnya, para siswa dari kampus Universitas Chiromo di Nairobi diungsikan ke jalan.
"Serangan terkoordinasi dimulai di sebuah bank di dalam kompleks, dengan ledakan yang menargetkan tiga kendaraan di tempat parkir, diikuti oleh ledakan bunuh diri di lobi hotel, di mana para tamu menderita luka parah," ujar Inspektur Jendral Polisi Joseph Boinnet.
Jumlah orang yang terluka dalam serangan itu belum dikonfirmasi, tetapi rumah sakit setempat telah mengeluarkan permohonan mendesak untuk donor darah.
Media sosial menampilkan postingan dari orang-orang yang mencoba menghubungi teman-teman mereka yang masih terjebak di dalam kompleks. Beberapa mengatakan pesan teks mereka tidak sampai.
Palang Merah telah meminta keluarga yang mencari orang yang dicintai untuk menelepon ke hotline penelusuran khusus untuk meminta bantuan.
Polisi meminta warga menahan diri untuk tidak berbagi berita yang tidak dikonfirmasi, atau gambar operasi keamanan yang sedang berlangsung di media sosial, memperingatkan tentang informasi yang salah yang beredar online.
"Ketika kami pergi, ada tembakan di seluruh tempat itu," kata Evans Ng'ong'a, yang berada di dalam kompleks, kepada CNN.
"Penyerang melompati pagar dan mulai menembak setelah ledakan," sambungnya.
Ng'ong'a berbagi video dan foto di Twitter tentang operasi polisi yang sedang berlangsung.
Duta
Besar Amerika Serikat (AS) untuk Kenya Bob Godec mengutuk serangan itu
dalam serangkaian tweet dan menawarkan bantuan AS. Dia mengkonfirmasi
bahwa semua personil kedutaan aman, meskipun tidak jelas jika ada warga
AS yang terlibat.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga mengutuk serangan itu dan menyatakan solidaritasnya untuk rakyat dan pemerintah Kenya, menurut sebuah pernyataan.
Kelompok militan Islam Somalia, al-Shabaab, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, menurut SITE Intelligence Group.
Serangan itu membuat perbandingan langsung dengan serangan mal Westgate 2013 di Nairobi ketika ekstremis al-Shabaab menewaskan 67 orang di pusat perbelanjaan mewah.
Serangan pada Selasa itu juga menandai peringatan tiga tahun serangan al-Shabaab di pangkalan militer El Adde, yang menewaskan lebih dari 140 tentara Kenya.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga mengutuk serangan itu dan menyatakan solidaritasnya untuk rakyat dan pemerintah Kenya, menurut sebuah pernyataan.
Kelompok militan Islam Somalia, al-Shabaab, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, menurut SITE Intelligence Group.
Serangan itu membuat perbandingan langsung dengan serangan mal Westgate 2013 di Nairobi ketika ekstremis al-Shabaab menewaskan 67 orang di pusat perbelanjaan mewah.
Serangan pada Selasa itu juga menandai peringatan tiga tahun serangan al-Shabaab di pangkalan militer El Adde, yang menewaskan lebih dari 140 tentara Kenya.
Credit sindonews.com
Demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM di Zimbabwe Rusuh

Ilustrasi kerusuhan di Zimbabwe. (REUTERS/Siphiwe Sibeko)
Seperti dilansir CNN, Selasa (15/1), pemerintah Zimbabwe mengerahkan tentara dan polisi untuk menghadapi massa dalam aksi protes. Demonstran menutup jalan-jalan dan membakar ban di ibu kota Harare.
Banyak toko dan pasar swalayan masih tutup setelah terjadi penjarahan di pusat kota pada Senin kemarin.
Salah satu demonstran, Abigail Hupe mengatakan kepada CNN banyak warga yang kabur mencari tempat yang lebih aman setelah polisi akibat kerusuhan itu.
Unjuk rasa terjadi setelah Presiden Emmerson Mnangagwa mengumumkan kenaikan harga bahan bakar sebesar 150 persen pada Sabtu (12/1) malam pekan lalu. Alasan dia melakukan hal itu adalah untuk mempermudah akses penyediaan bahan bakar yang telah menipis selama beberapa bulan.
Mnangagwa berpendapat kekurangan bahan bakar disebabkan karena perekonomian yang sedang meningkat. Selain itu dia menyatakan nilai tukar mata uang yang rendah dan perdagangan bahan bakar ilegal turut menjadi pemicu kenaikan BBM.
Setelah pengumuman kenaikan harga itu, masyarakat menyalahkan pemerintahan Mnangagwa lantaran tingkat perekonomian Zimbabwe semakin menurun, yang merupakan imbas dari pemerintahan presiden sebelumnya, Robert Mugabe.
Mata uang Dolar Zimbabwe sudah tidak berharga sejak 2009 setelah terjadinya hiperinflasi. Sejak itu, Zimbabwe mengadopsi mata uang Dolar AS, Rand Afrika Selatan, dan mata uang lainnya.
Mnangagwa sekarang sedang melakukan tur ke luar negeri mengunjunggi beberapa ngara seperti Rusia, Kazakstan, Belarusia dan Azerbaijan dengan tujuan menarik pemodal asing. Ia direncanakan akan kembali setelah menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
Wakil Menteri Informasi Zimbabwe, Energy Mutodi mengatakan pihaknya juga khawatir terhadap dampak kenaikan harga BBM.
"Kami tidak punya masalah dengan siapapun yang memprotes kenaikan harga bahan bakar dan komoditas secara damai. Kami sama-sama khawatir seperti warga lainnya," kata Mutodi.
Mutodi menyatakan tidak ada yang bisa dilakukan pemerintah untuk menahan kenaikan harga bahan bakar. Sebab dia beralasan Zimbabwe merupakan negara yang menjual bahan bakar dengan harga termurah di Afrika.
Sementera itu, Menteri untuk Keamanan Nasional Zimbabwe, Owen Ncube menyalahkan lembaga non pemerintah, masyarakat sipil, organisasi pemuda, dan individu atas kerusuhan itu.
Saksi menunjukkan tembakan dilepaskan oleh aparat polisi saat aksi protes sedang berlangsung. Ncube juga mengkonfirmasi adanya korban.
Hanya saja jumlahnya belum diketahui.
"Sangat disayangkan, hal ini menyebabkan banyaknya kerugian nyawa dan harta benda termasuk satu petugas kepolisian dan orang sipil yang terluka," kata Ncube.
Dalam pernyataannya, Ncube mengusulkan supaya digelar pertemuan pada Jumat (18/1) mendatang oleh Koalisi Krisis untuk meredam gejolak di masyarakat. Koalisis Krisis adalah sebuah kelompok yang terdiri dari lebih dari 80 organisasi masyarakat sipil.
Credit cnnindonesia.com
Wali Kota Pro Imigran di Polandia Tewas Ditikam Eks Terpidana
CB, Jakarta - Wali kota Gdansk di Polandia, Pawel Adamowicz
tewas ditikam oleh mantan terpidana saat menghadiri acara pengumpulan
dana terbesar yang diadakan setiap tahun memperingati Natal pada hari
Senin, 14 Januari 2019.
Adamowicz yang sudah 20 tahun sebagai wali kota ditikam saat memberikan pidato di podium dalam acara bertajuk Great Orchestra of Christmas Charity. Dana dari acara ini disumbangkan ke berbagai rumah sakit.
Menurut laporan Reuters, terpidana bernama Stefan, 27 tahun, awalnya terdengar meneriakkan kata: "Adamowicz mati!". Lalu dia memaksa naik ke podim dan menikam wali kota berusia 53 tahun itu.
Adamwowicz terkapar di lantai dan dilarikan ke rumah sakit. Keesokan harinya setelah menjalani operasi selama 5 jam, Adamowicz dinyatakan meninggal.
Sebelum ditangkap, mantan terpidana itu menuding partai politik yang dulu mendukung wali kota telah menjeblokskannya ke penjara. Dan dia mengalami penyiksaan.
Polisi Polandia menjelaskan, pembunuh wali kota Gdansk itu baru dibebaskan Desember lalu setelah menjalani hukuman 5,2 tahun atas dakwaan merampok bank.
Dia kemudian menjalani hukuman di rumah sakit karena menderita gangguan jiwa.
Pemerintah Polandia mengumumkan pemakaman Adamowicz sebagai hari berkabung nasional. Wali kota yang memberi tempat bagi para imigran sebagai pengungsi mendapat dukungan dari rakyat Polandia.
"Setan-setan bangun, sesuatu yang mengerikan terjadi, dengan penguasa yang mengizinkan secara diam-diam," kata Gerard Projs, 79 tahun tentang kematian wali kota terlama di Polandia.
Adamowicz yang sudah 20 tahun sebagai wali kota ditikam saat memberikan pidato di podium dalam acara bertajuk Great Orchestra of Christmas Charity. Dana dari acara ini disumbangkan ke berbagai rumah sakit.
Menurut laporan Reuters, terpidana bernama Stefan, 27 tahun, awalnya terdengar meneriakkan kata: "Adamowicz mati!". Lalu dia memaksa naik ke podim dan menikam wali kota berusia 53 tahun itu.
Adamwowicz terkapar di lantai dan dilarikan ke rumah sakit. Keesokan harinya setelah menjalani operasi selama 5 jam, Adamowicz dinyatakan meninggal.
Sebelum ditangkap, mantan terpidana itu menuding partai politik yang dulu mendukung wali kota telah menjeblokskannya ke penjara. Dan dia mengalami penyiksaan.
Polisi Polandia menjelaskan, pembunuh wali kota Gdansk itu baru dibebaskan Desember lalu setelah menjalani hukuman 5,2 tahun atas dakwaan merampok bank.
Dia kemudian menjalani hukuman di rumah sakit karena menderita gangguan jiwa.
Pemerintah Polandia mengumumkan pemakaman Adamowicz sebagai hari berkabung nasional. Wali kota yang memberi tempat bagi para imigran sebagai pengungsi mendapat dukungan dari rakyat Polandia.
"Setan-setan bangun, sesuatu yang mengerikan terjadi, dengan penguasa yang mengizinkan secara diam-diam," kata Gerard Projs, 79 tahun tentang kematian wali kota terlama di Polandia.
Credit tempo.co
Selasa, 15 Januari 2019
Langganan:
Postingan (Atom)



