Monyet menyobek arsip dan memanjat melalui jendela.
CB, NEW DELHI -- Monyet menjadi ancaman besar di sekitar perkantoran di New Delhi. Kera berwajah merah (Rhesus macaques)
tersebar, mengambil makanan dan telepon seluler, memecahkan kaca rumah
dan membuat takut orang di dan sekitar ibu kota India itu.
Mereka berkelompok di sejumlah kawasan sekitar parlemen dan tempat
kementerian kunci, mulai dari kantor perdana menteri sampai kementerian
keuangan dan pertahanan, membuat takut pegawai negeri dan masyarakat.
"Mereka
sangat sering mengambil makanan dari orang ketika berjalan dan
kadang-kadang bahkan merobek dokumen dan arsip dengan memanjat melalui
jendela," kata Ragini Sharma, pegawai di kementerian dalam negeri.
Menjelang
sidang parlemen pada musim dingin, peringatan bagi anggota parlemen
pada bulan lalu menyebutkan cara agar terhindar dari serangan kera.
Jangan menggoda, memandang atau menatap kera, demikian isi peringatan
itu, dan jangan berada di antara induk dan anaknya.
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN
Kementerian Luar Negeri, Jose Tavares, menjelaskan sejumlah isu
menyangkut ASEAN di Jakarta, Selasa (11/12/2018). (ANTARA News/Yashinta
Difa)
Jakarta (CB) - ASEAN harus menyampaikan pandangan
kolektif tentang Indo-Pasifik, yang pembahasannya ditargetkan rampung
pada 2019.
Konsep ASEAN mengenai Indo-Pasifik atau ASEAN's Indo-Pacific diharapkan dapat disampaikan saat pernyataan bersama para kepala negara pada KTT ASEAN ke-34 di Thailand, tahun depan.
"Kita perlu maju dengan pandangan, wawasan, dan strategi kita sendiri,"
kata Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri, Jose
Tavares, dalam Temu Diplomatik ASEAN, di Jakarta, Selasa sore.
Konsep Indonesia mengenai Indo-Pasifik telah dipresentasikan oleh
Presiden Joko Widodo dalam KTT Asia Timur ke-13 di Singapura, November
lalu.
Sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekonomi paling dinamis di dunia saat
ini, presiden menyeru agar Samudera Hindia dan Samudera Pasifik tetap
damai dan aman, serta tidak dijadikan ajang perebutan sumber daya alam.
Presiden menyampaikan bahwa pengembangan kerja sama Indo-Pasifik ini
tidak memerlukan pembentukan sebuah institusi baru, melainkan dapat
dilakukan melalui penebalan kerja sama antara negara peserta KTT Asia
Timur, dan ke depan, penting untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra
lain di Samudera Hindia.
Dalam pandangan Jokowi, pengembangan kerja sama Indo-Pasifik penting
menekankan pada beberapa prinsip, antara lain, kerja sama, inklusifitas,
tranparansi dan keterbukaan. Prinsip lainnya adalah penghormatan
terhadap hukum internasional.
Kerja sama Indo-Pasifik dapat difokuskan pada tiga bidang yaitu kerja
sama maritim termasuk dalam menanggulangi kejahatan di laut, kerja sama
konektivitas untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan kerja sama mewujudkan
pembangunan berkelanjutan untuk pencapaian target Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan secara inklusif.
Jokowi memahami bahwa pembahasan konsep kerja sama semacam ini selalu
memerlukan waktu dan tidak kalah pentingnya memerlukan kepercayaan satu
sama lain.
Menurut Jose, konsep Indo-Pasifik yang telah dipaparkan Indonesia
mendapat tanggapan positif dari para kepala negara dan kepala
pemerintahan yang hadir dalam KTT Asia Timur.
Konsep yang diinisiasi dengan mengedepankan pendekatan lunak ini berbeda
dengan konsep Indo-Pasifik Amerika Serikat yang berbicara mengenai
kekuatan militer, maupun konsep Indo-Pasifik Jepang yang lebih menyoroti
bantuan untuk pembangunan infrastruktur di negara-negara sekitar
Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
"Kita tidak perlu memihak salah satu konsep, tetapi tetap bisa menjadi
honest broker atau penengah sehingga negara-negara mitra bisa percaya
dengan ASEAN," tutur Tavares.
Dengan demikian, lanjut dia, konsep Indo-Pasifik Indonesia dapat menjadi
jembatan bagi negara-negara lain dalam meningkatkan kerja sama dalam
hal menghadapi ketidakpastian dan tantangan global.
"Sekarang ini banyak sekali negara yang mengantre untuk menjadi mitra
ASEAN. Kita ini ibarat gadis cantik yang semua orang ingin kasih
hadiah," ujar Tavares.
Korban meninggal akibat wabah Ebola di Kongo mencapai 235 jiwa. Foto/Istimewa
DAKAR
- Jumlah korban tewas akibat Ebola di Republik Demokratik Kongo
meningkat menjadi 235 jiwa sejak akhir Juli lalu. Demikian pernyataan
Kementerian Kesehatan negara itu.
Menurut Departemen Kesehatan
Kongo, di antara 494 kasus demam berdarah yang dilaporkan, 446
diantaranya dikonfirmasi sebagai kasus Ebola. Juga telah dilaporkan
bahwa 165 orang telah sembuh dari virus.
Sekitar 48 orang
meninggal setelah mengalami demam berdarah, tetapi tidak dapat
diverifikasi apakah mereka meninggal karena Ebola karena mereka
dimakamkan tanpa otopsi seperti disitat dari Anodolu, Selasa (11/12/2018).
Sementara itu, 11 dari 44 pekerja kesehatan yang terinfeksi virus meninggal dunia.
Sebanyak
43.449 orang telah diberikan vaksin anti-Ebola di negara itu sebagai
bagian dari kampanye yang dimulai pada 8 Agustus lalu. Ebola - demam
tropis yang pertama kali muncul pada tahun 1976 di Sudan dan Republik
Demokratik Kongo - dapat ditularkan ke manusia dari hewan liar.
Juga
dilaporkan dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang
terinfeksi atau dari mereka yang telah terkontaminasi virus.
Ebola
menyebabkan alarm global pada tahun 2014 lalu ketika wabah terburuk di
dunia dimulai di Afrika Barat, menewaskan lebih dari 11.300 orang dan
menginfeksi sekitar 28.600 orang karena melanda Liberia, Guinea dan
Sierra Leone.
Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa Adopsi Pakta Migrasi Global
MARRAKESH
- Mayoritas negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi
pakta global tidak mengikat untuk menangani aliran migran dengan lebih
baik.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Maroko Nasser Bourita
mengumumkan keputusan sebagai tuan rumah konferensi PBB di Marrakesh.
Tidak ada voting resmi dalam pembuatan keputusan itu. Pada Juli, semua
193 negara anggota PBB, kecuali Amerika Serikat (AS), telah
menyelesaikan pakta global untuk keamanan, ketertiban, dan migrasi
reguler dalam penanganan migrasi yang lebih baik.
Sejak saat itu
teks kesepakatan mendapat kritik dari sebagian besar politisi sayap
kanan Eropa yang menilainya dapat meningkatkan imigrasi dari
negara-negara Afrika dan Arab.
Sekitar enam negara anggota Uni
Eropa (UE), sebagian besar bekas Komunis Eropa Timur telah menjauh dari
kesepakatan itu. Belum jelas berapa banyak negara yang hadir di
Marrakesh. PBB telah menyebut jumlah negara yang mendaftar hingga Minggu
(9/12) sebanyak lebih dari 150 negara.
Pakta itu merupakan
kerangka kerja untuk kerjasama dan bertujuan mengurangi migrasi ilegal,
membantu integrasi migran, dan mengembalikan mereka ke negara asalnya.
Pada Minggu (9/12), Cile menjadi negara terbaru yang keluar dan Perdana
Menteri (PM) Belgia Charles Michel menyatakan partai terbesar dalam
koalisinya mundur karena menolak kesepakatan itu.
Pada November,
pemerintahan sayap kanan Austria yang kini menjadi presiden UE
menyatakan mundur dari kesepakatan itu. Menurut mereka, kesepakatan itu
akan mengaburkan garis antara migrasi legal dan ilegal. Australia juga
menyatakan pada November bahwa pihaknya tidak akan menandatangani ke
sepakatan migrasi karena akan mengompromikan kebijakan imigrasi garis
keras dan membahayakan keamanan nasional.
Perwakilan Khusus PBB
untuk Migrasi Internasional Louise Arbour menyatakan lebih dari 150
pemerintahan telah mendaftar untuk acara di Kota Marrakesh, Maroko,
untuk mengadopsi kesepakatan itu pada Senin (10/12).
Arbour
menjelaskan, pakta itu tidak memiliki kekuatan hukum mengikat, tapi
dapat menyediakan panduan sangat berguna bagi semua negara yang
menghadapi masalah migrasi. “Banyak tantangan akan menghadang
penerapannya, paling tidak cerita beracun dan kurang informasi yang
sering kali ada saat menyangkut para migran,” kata Arbour dilansir
Reuters. Menteri Dalam Negeri Cile Rodrigo Ubilla menyatakan perwakilan
negaranya tidak akan hadir dalam acara itu.
“Kami telah katakan
bahwa migrasi bukan hak asasi manusia. Negara-negara memiliki hak
menentukan persyaratan masuk bagi warga asing,” ujar dia. Kanselir
Jerman Angela Merkel yang terkenal dengan kebijakan pintu terbuka untuk
migran akan hadir dalam acara tersebut.
Jakarta, CB -- Penangkapan penerus tahta sekaligus Chief Financial Officer (CFO) HuaweiMeng Wanzhou menggambarkan makin intensifnya perang antara Amerika Serikat dan Chinauntuk merajai teknologi.
Sebab,
menurut James Andrew Lewis Direktur Program Kebijakan Teknologi di
Pusat Strategi dan Studi Internasional di Washington kemampuan menguasai
teknologi saat ini menjadi barometer kekuatan sebuah negara.
Berbeda
dengan abad ke-20, dimana sumber daya alam dan kemampuan memproduksi
barang dalam jumlah besar yang menjadi kekuatan nasional.
"Dasar-dasar
keamanan dan kekuatan berbeda hari ini. Kemampuan untuk menciptakan dan
menggunakan teknologi baru adalah sumber kekuatan ekonomi dan keamanan
militer," kata Lewis seperti yang diwartakan CNN.
Melalui pandangan itulah beberapa orang di pemerintah China menilai
alasan besar dari penangkapan Meng. Meng ditangkap pada 1 Desember di
Kanada atas permintaan otoritas AS dan meminta agar perempuan itu
diekstradisi untuk menghadapi tuntutan di AS.
Huawei adalah salah
satu pabrikan ponsel pintar dan peralatan jaringan terbesar di dunia.
Huawei menjadi ujung tombak ambisi Cina untuk mengurangi
ketergantungannya pada teknologi asing dan menjadi kekuatan inovasi di
negaranya.
"AS sedang mencoba melakukan apa pun yang bisa menahan
ekspansi Huawei di dunia karena perusahaan ini adalah perusahaan
teknologi yang kompetitif China," kata salah satu editorial di koran
pemerintah China Daily.
Untuk memenuhi ambisi penguasaan
teknologi, China memompa ratusan milyar dolar ke dalam rencana "Made in
China 2025". Lewat rencana ini, China ingin menjadi pemimpin global
dalam industri seperti robotik, mobil listrik dan cip komputer. Hambat penguasaan 5G
Saat ini prioritas utama
Huawei adalah memperkenalkan teknologi nirkabel jaringan generasi kelima
yakni 5G. Paul Triolo, Kepala perusahaan kebijakan resiko teknologi
global Eurasia Group menyebut Huawei menjadi satu-satunya perusahaan di
dunia yang bisa memproduksi semua elemen jaringan 5G.
Mulai dari
perangkat untuk BTS, pusat data, antena, hingga ponsel. Mereka pun bisa
memproduksi barang-barang ini dengan skala besar dan harga lebih
terjangkau.
"Xi Jinping menyebut ingin China menguasai pasar 5G
secara global," jelas Lewis kepada CNN Business. "Banyak orang yang
memperkirakan teknologi (5G) ini akan menjadi gelombang teknologi
berikutnya, seperti internet dan smartphone."
Tapi ambisi
menguasai 5G butuh peran AS. Sebab, dari 92 komponen pemasok komponen ke
Huawei, 33 diantaranya berasal dari AS. Intel, Qualcomm dan Micron
memasok perangkat keras, sementara Microsoft dan Oracle digunakan untuk
perangkat lunak, seperti disebutkan Tom Holland dari Gavekal Research.
Penerapan perang dagang oleh AS menjadi perlawanan terbuka untuk mempertahankan dominasi negara itu.
Penangkapan
Meng disebut analis Jefferies, Edison Lee akan membuat rencana 5G China
seikit terhambat. Sebab, larangan ekspor terhadap Huawei bisa
menghambat diluncurkannya layanan 5G perusahaan itu, "atau setidaknya
mengurangi volumenya," jelas Lee.
Sejumlah negara telah melarang
penggunaan produk telekomunikasi dari perusahaan China, merujuk pada
Huawei dan ZTE. Bersama dengna AS, Australia dan Selandia Baru telah
mengesahkan aturan itu. Jepang tengah mengusulkan pelarangan serupa di
negaranya. Sementara grup perusahaan telekomunikasi di Inggris, BT,
menyebut mereka tak akan membeli perangkat 5G Huawei.
Masjid
Arkam Bab Al Rahman atau Masjid Apung terlihat masih kokoh berdiri
pascagempa dan tsunami di Kampung Lere, Palu, Sulawesi Tengah.
Foto/ANTARA/Muhammad Adimaja
WASHINGTON
- Para ilmuwan semakin dekat memahami tsunami yang melanda Palu,
Sulawesi Tengah, bulan September lalu. Tsunami dahsyat langsung
menghantam daratan pasca gempa 7,8 skala Richter mengguncang wilayah
itu. Namun para peneliti saat itu mengaku terkejut dengan ukuran Tsunami
tersebut.
Sekarang, penelitian terhadap teluk di depan kota
Sulawesi menunjukkan penurunan signifikan dari dasar laut. Hal ini
kemungkinan berkontribusi pada bencana tsunami yang tiba-tiba menghantam
daratan.
Lebih dari 2.000 orang kehilangan nyawa dalam bencana
tersebut. Hasil awal berbagai investigasi dilaporkan pada Fall Meeting
of the American Geophysical Union - pertemuan tahunan terbesar ilmuwan
Bumi dan luar angkasa.
Gempa bumi di Palu terjadi akibat apa yang
disebut sebagai strike-slip, di mana tanah di satu sisi pecah bergerak
secara horizontal melewati tanah di sisi lain. Peristiwa ini bukan
konfigurasi yang biasanya terkait dengan tsunami yang sangat besar.
Namun
demikian, inilah yang terjadi pada sore hari tanggal 28 September lalu.
Dua gelombang besar, di mana yang kedua adalah yang terbesar dan
merasuk ke daratan hingga 400m.
Udrekh al Hanif, dari Badan
Pengkajian dan Penerapan Teknologi Indonesia (BPPT) di Jakarta,
mengatakan pada pertemuan itu bahwa sumber tsunami harus sangat dekat
dengan kota karena interval pendek antara awal gempa dan datangnya air
yang tinggi - kurang dari tiga menit.
Dia dan rekan-rekannya
mencari jawaban dalam peta (batimetri) kedalaman panjang, saluran masuk
sempit yang mengarah ke Palu di kepalanya. Timnya masih bekerja
berdasarkan hasil, tetapi data menunjukkan dasar laut di sebagian besar
teluk turun setelah gempa.
"Ini, dikombinasikan dengan gerakan
tajam dari kerak ke arah utara, pasti bisa menghasilkan tsunami," kata
ilmuwan Indonesia seperti dikutip dari BBC, Selasa (11/12/2018).
"Ketika
kita saling mencocokkan data batimetrik dari sebelum dan sesudahnya,
kita dapat melihat bahwa hampir semua area dasar laut di dalam teluk
surut. Dan dari data ini, kita juga dapat mengamati (gerakan) di utara.
Jadi, sebenarnya, kami memiliki perpindahan vertikal dan horizontal,"
jelas Udrekh Al Hanif.
Apakah perilaku ini cukup untuk
menjelaskan ukuran tsunami masih terbuka untuk dipertanyakan. Ada bukti
beberapa tanah longsor di bawah tanah dalam data tersebut. Ini juga bisa
menjadi faktor.
Kemungkinan lain adalah dorongan ke atas dari
dasar laut di suatu zona agak jauh dari Palu di mana patahan strike-slip
terbagi menjadi jalur yang menyimpang. Gerakan pada kedua lintasan pada
saat yang sama mungkin telah memampatkan kerak di antara keduanya.
"Ini
adalah peristiwa yang sangat tidak biasa tetapi tektonik memberi tahu
kami bahwa itu bisa terjadi lagi," kata Finn Lovholt dari Institut
Geoteknik Norwegia.
"Memang, ini bukan pertama kalinya sebuah
peristiwa terjadi di Palu. Mungkin ini adalah peristiwa ketiga atau
keempat yang telah menyebabkan banyak korban jiwa. Kami mengalami
peristiwa di tahun 1960-an dan 1920-an," imbuhnya.
Dan sejarah
ini dibuktikan dalam budaya lokal di mana ada kata-kata khusus untuk
menggambarkan fitur-fitur tsunami dan gempa. Pada peristiwa September,
Palu menyaksikan banyak likuifaksi, di mana struktur tanah di kota itu
terlihat runtuh, menjadi cair dan mengalir bahkan pada gradien yang
sangat rendah.
Rumah-rumah tertelan lumpur. Penduduk setempat menyebutnya "Nalodo", yang berarti sesuatu seperti "terkubur dalam warna hitam".
Hermann Fritz, dari Institut Teknologi Georgia di AS, mengatakan Palu menunjukkan tantangan yang dihadapi penduduk setempat.
"Tsunami ini tiba sangat cepat, dalam beberapa menit," dia menekankan.
"Itu
pada dasarnya tidak meninggalkan waktu untuk peringatan. Itu sangat
berbeda dari Jepang (pada tahun 2011) di mana ada jeda waktu - lebih
dari 30 menit di mana-mana sampai orang pertama tewas oleh tsunami.
Itulah tantangan bagi tsunami lokal ini: orang-orang harus mengevakuasi
diri sendiri," sambungnya.
Widjo Kongko, juga dari BPPT, berbicara tentang rasa puas diri setelah latihan darurat yang dilakukan di Palu pada tahun 2012.
"Dikatakan
pergi ke tempat tinggi dalam waktu 5-10 menit. Orang-orang perlu
belajar bahwa tsunami bisa datang jauh, jauh lebih cepat."
Tim Laboratorium Paleontologi Institut Teknologi Bandung
(ITB) menemukan fosil sepasang gading Stegodon di Majalengka, Jawa
Barat, April 2018. (Dok.ITB)
CB, Bandung - Tim Laboratorium Paleontologi Institut Teknologi Bandung (ITB) menemukan fosil gading stegodon raksasa
di Majalengka, Jawa Barat. Panjang gadingnya mencapai 3 meter lebih.
Sepasang gading ini ditemukan pada lapisan tanah pada kurun umur
Plestosen awal atau sekitar 1,5 juta tahun lalu.
Penemuan
fosil gading ini diklaim yang terbesar di Indonesia sepanjang 2018 oleh
tim dari Kelompok Keahlian Paleontologi dan Geologi Kuarter, Fakultas
Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB. "Ditemukan April lalu (2018)," kata
Jahdi Zaim, Kepala Laboratorium Paleontolog ITB saat dihubungi Senin, 10
Desember 2018.
Ukuran fosil gading yang ditemukan sepanjang 3,30
meter. Adapun panjang lengkungnya mencapai 3,60 meter. Selain Jahdi, tim
melibatkan dosen seperti Yan Rizal Aswan, Mika R. Puspaningrum, juga
Wahyu D. Santoso, Nur Rochim, Agus T. Hascaryo. serta warga setempat di
lokasi temuan.
Jahdi
mengatakan, lokasi temuan fosil Stegodon ini masih dirahasiakan kepada
publik karena proses penelitian belum rampung. Kemungkinan, di sekitar
lokasi temuan fosil gading itu juga masih ada fosil-fosil lain termasuk
tengkorak Stegodon tersebut. "Temuan ini sangat spektakuler untuk ITB,
untuk Geologi, dan Lab kami, dan ini merupakan temuan gading di tahun
2018 terbesar di Indonesia," ujarnya.
Tim peneliti lain, Aswan,
menceritakan awalnya penemuan ini diberitahu oleh penduduk setempat
bahwa di salah satu bagian tepi sungai ditemukan fosil yang seperti
gading. Setelah digali lebih dalam, didapatkanlah fosil tersebut
terdapat dua pasang. "Sampai akhirnya kita angkat meskipun tidak utuh
dan perlu dilakukan rekonstruksi," ujarnya.
Tim
Laboratorium Paleontologi Institut Teknologi Bandung (ITB) menemukan
fosil sepasang gading Stegodon di Majalengka, Jawa Barat, April 2018.
(Dok.ITB)
Menurut Jahdi, temuan fosil gading Stegodon ini
melewati proses yang panjang. Tim yang bekerja sejak lima tahun lalu
banyak menemukan fosil vertebrata lain tidak hanya Stegodon. "Selain itu
juga ada buaya, dan tumbuh-tumbuhan purba," katanya.
Anggota
tim riset Mika R. Puspaningrum mengatakan berdasarkan besar ukuran
gading, Stegodon ini berjenis kelamin jantan. Tinggi tubuhnya diduga
lebih dari tiga meter. dengan tinggi tubuhnya lebih dari 3 meter. "Ini
termasuk gading Stegodon dewasa bahkan sudah sangat tua. Hal itu
terlihat dari ujung gading yang sudah aus atau berbentuk pipih,"
ujarnya.
Spesies ini kemungkinan Trigonocephalus yang ada di Jawa.
Kemungkinan saat itu pulau Jawa baru menjadi daratan. Fosilnya
ditemukan di sedimen yang berupa lempung. "Jadi kemungkinan Stegodon ini
matinya karena terperosok."
Jakarta, CB -- Wahana Voyager 2 NASA telah
meninggalkan gelembung pelindung di sekitar Matahari dan terbang
melalui ruang angkasa. Pencapaian ini menjadi objek buatan manusia kedua
yang melakukan perjalanan terjauh.
Pengumuman itu datang enam
tahun setelah pesawat ruang angkasa kembar, Voyager 1, memecahkan batas
luar heliopause, di mana angin matahari yang panas memenuhi ruang yang
dingin dan padat di antara bintang-bintang, yang dikenal sebagai medium
antarbintang.
Voyager 2 sekarang lebih dari 11 miliar mil (18 miliar kilometer) dari Bumi, setelah melewati batas pada 5 November.
"Kali
ini lebih baik bagi kami," kata Nicky Fox, Direktur Divisi Heliophysics
di NASA. Mereka pun mencatat bahwa satu instrumen yang disebut Plasma
Science Experiment (PLS), masih berfungsi pada Voyager 2.
"Voyager mengirim kembali informasi tentang tepi pengaruh Matahari dan
memberi kita pandangan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang
wilayah yang benar-benar belum dipetakan."
Instrumen yang sama
pada Voyager 1 berhenti bekerja pada tahun 1980. Dua pesawat ruang
angkasa, yang terlihat seperti kombinasi parabola dan televisi tua
dengan antena telinga kelinci diluncurkan pada 1977 untuk misi
menjelajahi planet-planet di tata surya.
"Batas tata surya
dianggap berada di luar tepi luar Cloud Oort, kumpulan benda-benda kecil
yang masih berada di bawah pengaruh gravitasi Matahari."
NASA
mengatakan akan memakan waktu sekitar 300 tahun bagi Voyager 2 untuk
mencapai tepi bagian dalam Cloud Oort, dan mungkin 30.000 tahun untuk
terbang di atasnya.
"Kami menantikan apa yang akan kami dapat pelajari dari memiliki kedua
probe di luar heliopause," kata Suzanne Dodd, manajer proyek Voyager di
Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California.
Voyager 2 secara resmi merupakan misi terlama NASA.
Kedua pesawat ruang angkasa itu dirancang untuk bertahan lima tahun dan mempelajari Jupiter dan Saturnus.
"Kedua
pesawat luar angkasa itu sangat sehat, jika Anda menganggap mereka
warga senior," kata Suzanne Dodd, Direktur Direktorat Jaringan
Antarplanet.
Perhatian utama adalah kekuatan dan NASA harus terus mematikan instrumen untuk memiliki cadangan listrik.
Setiap
pesawat ruang angkasa membawa rekaman, gambar, dan pesan Golden Record
of Earth, yang bertujuan berfungsi sebagai bukti peradaban Bumi.
KIEV
- Presiden Ukraina Petro Poroshenko menandatangani undang-undang untuk
mengakhiri Perjanjian tentang Persahabatan, Kerja Sama, dan Kemitraan
antara Ukraina dan Rusia. Hal itu diumumkan dinas pers kepresidenan
Ukraina.
Perjanjian itu, yang telah berlangsung selama sekitar
dua dekade, akan dihentikan pada tanggal 1 April 2019 di tengah
meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Pemimpin Ukraina
mengatakan bahwa tidak diperpanjangnya kesepakatan itu adalah bagian
dari strategi reorientasi Ukraina terhadap Eropa seperti dikutip dari Xinhua, Selasa (11/12/2018).
RUU
itu disetujui oleh parlemen Ukraina pada hari Kamis, didukung oleh 277
suara, jauh dari suara minimum yang diperlukan yaitu 226.
Pada
bulan September, Poroshenko menandatangani surat keputusan untuk
menegakkan keputusan Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional untuk
mengakhiri perjanjian persahabatan dengan Rusia.
Berdasarkan
perjanjian, yang ditandatangani pada tahun 1997 dan mulai berlaku pada
tanggal 1 April 1999, Kiev dan Moskow berjanji untuk menghormati
perbatasan masing-masing dan untuk menyelesaikan perselisihan dengan
damai.
Perjanjian tersebut mencakup klausul yang secara otomatis
diperpanjang setiap sepuluh tahun jika tidak ada pihak yang mengambil
tindakan untuk mengakhirinya.
Hubungan antara Kiev dan Moskow, yang telah memburuk sejak awal 2014 atas Crimea dan timur Ukraina, meningkat bulan lalu.
Pada
25 November, tiga kapal Ukraina yang mencoba berlayar melalui Selat
Kerch dari Laut Hitam ke Laut Azov disita oleh pasukan Rusia karena
diduga melanggar perbatasan Rusia.
Angkatan
Laut Ukraina mengatakan bahwa mereka telah memberi tahu Rusia
sebelumnya, sementara Rusia mengatakan tidak menerima laporan seperti
itu dan kapal-kapal tersebut mengabaikan peringatan ganda oleh penjaga
perbatasan Rusia.
Di bangun dari ketegangan, Ukraina
memberlakukan darurat militer di 10 wilayah terutama yang berbatasan
dengan Rusia selama 30 hari mulai dari 26 November.
Poroshenko mengatakan bahwa darurat militer tidak berarti deklarasi perang, tetapi langkah menuju penguatan pertahanan Ukraina.
Menlu
Turki, Mevlut Cavusoglu mengkritik kekuatan berlebihan yang digunakan
polisi Prancis terhadap demonstran dan mempertanyakan sikap UE terhadap
Paris. Foto/Reuters
ANKARA
- Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, dia menentang
vandalisme. Namun, dia mengkritik kekuatan berlebihan yang digunakan
polisi Prancis terhadap demonstran dan mempertanyakan sikap Uni Eropa
(UE) terhadap Paris.
"Kami tidak pernah mendukung vandalisme.
Ketika kami menyaksikan vandalisme di negara kami, kami melihat
negara-negara (Eropa) ini sangat mendukungnya melalui LSM, politisi dan
pers. Turki tetap menjadi agenda setiap hari," ucap Cavusoglu, seperti
dilansir Anadolu Agency pada Senin (12/10).
"Hari ini, ada
demonstrasi di Prancis, kami kadang-kadang melihat mereka menjadi
ekstrim. Kami menentang vandalisme, tetapi kekuatan berlebihan yang
digunakan oleh polisi Prancis benar-benar sebuah pelajaran. Sikap UE dan
negara Eropa juga merupakan pelajaran. Sikap pers dalam konteks ini
adalah bencana total. Itulah yang kami sebut 'standar ganda'. Itulah
yang kami sebut kemunafikan," ungkapnya.
Cavusoglu menyebut
negara-negara Eropa lainnya tidak banyak menyampaikan kecaman terhadap
kekerasan yang dilakukan polisi ketika mereka memandang Prancis sebagai
anggota UE, atas nama solidaritas. Dia menuturkan, Prancis harus
dikritik karena menegakkan kebijakan yang melanggar standar dan
nilai-nilai UE.
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa, meskipun
adanya demonstrasi di negara Eropa, benua itu masih merupakan tempat
paling stabil dibandingkan dengan dunia dan berharap demonstrasi segera
berakhir.
"Kami
tidak ingin ekonomi negara-negara (Eropa) ini menjadi rusak. Kami
adalah bagian dari benua ini juga dan memang benar bahwa ada masalah dan
masalah yang tidak kami rasakan. Namun, itu masih yang paling stabil,
benua yang aman dan berkembang secara ekonomi dibandingkan dengan dunia.
Kami ingin tetap seperti itu dan maju lebih jauh, yang juga
menguntungkan kami," tukasnya.
Salah satu sudut kota di Yaman yang hancur akibat perang.
Foto: Reuters
Rayat Yaman memerlukan makanan, pakaian dan selimut.
CB,
SANLIURFA -- Yaman meminta tambahan bantuan kemanusiaan dan
perlindungan dari Turki. Wakil menteri di Kementerian Pemerintah Lokal
Yaman Hasan As-Soudi mengatakan ada keperluan mendesak bantuan
kemanusiaan di Yaman.
"Rakyat di negara kami sekarang memotong pohon dan memakannya. Kami
dengan mendesak menyeru semua dermawan di Turki untuk menyelamatkan
sekalipun hanya satu orang di Yaman," katanya.
Dia
berterima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan karena
mengizinkan Yaman mengumpulkan bantuan di Turki. As-Soudi mengatakan
bantuan yang diterima dari Turki telah meningkat dari hari-ke-hari dan
banyak lembaga serta organisasi non-pemerintah terus mengirim uang ke
Yaman.
"Bantuan dari Turki terus berdatangan di Yaman. Kami ingin Turki memberi bantuan lebih banyak dan melindungi Yaman," kata dia.
As-Soudi
mengatakan 22 juta orang di Yaman sangat memerlukan tambahan gizi dan
sebanyak empat juta orang kehilangan tempat tinggal. Rakyat Yaman, kata
dia, sangat memerlukan pakaian, makanan dan selimut. Selain itu, dia
juga mengharapkan adanya dukungan pendidikan.
Lembaga agama
di Turki telah melancarkan kegiatan bantuan untuk mengumpulkan uang
buat warga di Yaman yang dicabik pertempuran. Yaman telah dicabik oleh
kerusuhan sejak 2014, ketika gerilyawan Al-Houthi menguasai sebagian
besar wilayah negeri itu.
Krisis meningkat pada 2015 saat
koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara yang
memporak-porandakan dengan tujuan membalikkan perolehan gerilyawan
Al-Houthi. Puluhan ribu orang, termasuk warga sipil, diduga telah tewas,
dan PBB memperkirakan sebanyak 14 juta warga Yaman terancam kelaparan.
Jakarta, CB -- Satu delegasi tentara Israelbertolak ke Rusiapada Selasa (11/12) guna membahas operasi penghancuran terowongan yang diduga dibangun Hizbullahdi perbatasan dengan Libanon untuk menyusup ke negaranya.
"Delegasi
tentara Israel yang terdiri dari para pejabat senior dan dipimpin oleh
kepala operasi tentara, Jenderal Aharon Haliva, akan terbang ke Moskow
pada Selasa," demikian pernyataan tentara Israel sebagaimana dikutip AFP.
"Selama
kunjungan satu hari itu, delegasi tersebut akan memberi tahu Rusia
mengenai Operasi Northern Shield dan isu operasional lainnya."
Operasi Northern Shield ini dicanangkan Israel untuk menghancurkan dua
terowongan di perbatasan negaranya dengan Libanon yang diduga dibangun
Hizbullah untuk menyusup.
Pengumuman ini disampaikan tak
lama setelah pembicaraan melalui telepon antara Perdana Menteri Israel,
Benjamin Netanyahu, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Dalam
pembicaraan tersebut, Putin menekankan "kepentingan untuk memastikan
stabilitas di sepanjang perbatasan antara Israel dan Libanon."
Sepakat dengan Putin, Netanyahu memastikan bahwa Israel akan melakukan
apa pun untuk mencegah kehadiran Iran di Suriah dan "tindakan keras
terhadap agresi Iran dan Hizbullah."
Namun, Rusia selama ini
bertarung di sisi yang sama dengan Iran dan Hizbullah untuk mendukung
Presiden Bashar al-Assad dalam perang sipil berkepanjangan di Suriah.
Hubungan
Moskow dan Tel Aviv sendiri sedang panas setelah Rusia menyalahkan
Israel atas insiden penembakan salah satu pesawat transportasi mereka di
Suriah pada 17 September lalu yang menewaskan 15 personel.
Kalahkan Inggris, Industri Pertahanan Rusia Makin Berjaya. (Koran SINDO).
MOSKOW
- Pertarungan bisnis senjata dunia kian sengit. Teranyar, Rusia
berhasil menyalip Inggris sebagai produsen senjata terbesar kedua di
dunia yang kukuh digenggam sejak 2002. Posisi nomor wahid tetap
ditempati Amerika Serikat (AS).
Walaupun belum masuk jajaran 100
perusahaan besar dunia, produsen senjata Tanah Air berpeluang merebut
pasar senjata dunia. Di antara perusahaan dimaksud adalah PT Pindad yang
sudah menunjukkan kemampuan memproduksi senjata serbu langganan juara.
Dari pihak Kementerian Pertahanan berkomitmen mendorong perusahaan
produk pertahanan bisa tumbuh dan berkembang melalui sinergi.
Data
persaingan bisnis senjata diungkapkan Institute Penelitian Perdamaian
Internasional Stockholm (SIPRI) yang dirilis kemarin. Berdasar data
SIPRI, bisnis senjata selama ini terus menunjukkan peningkatan. Total
penjualan 100 perusahaan pertahanan mencapai USD398,2 miliar (Rp5.810
triliun) pada 2017. Besaran ini meningkat 2,5% dibandingkan tahun 2016
atau menunjukkan peningkatan 44% sejak 2002.
Selama 2017
tersebut, fokus pertumbuhan penjualan senjata tertuju pada Rusia.
“Perusahaan Rusia mengalami pertumbuhan signifikan dalam penjualan
senjata sejak 2011,” kata peneliti senior SIPRI Siemon Wezeman. “Itu
sesuai dengan peningkatan belanja dan modernisasi angkatan bersenjata
Rusia,” imbuhnya.
Kedigdayaan produksi senjata Rusia disokong 10
perusahaan yang masuk dalam daftar 100 produsen senjata dan peralatan
militer pada 2017. Perusahaan Rusia tersebut menguasai 9,5% dari total
penjualan senjata. Total nilai penjualan senjata 10 perusahaan Rusia itu
mencapai USD37,7 miliar (Rp549,95 triliun).
Dari perusahaan
Rusia yang ada, nama Almaz-Antey untuk pertama kali masuk 10 besar.
“Almaz-Antey mengalami peningkatan penjualan sebesar 17% atau senilai
USD8,6 miliar(Rp125 triliun),” ujar peneliti SIPRI Alexandra Kuimova.
Tiga
perusahaan Rusia lainnya yang masuk Top 100 perusahaan pertahanan
dengan peningkatan penjualan mencapai lebih dari 15% adalah United
Engine Corporation (25%), High Precision Systems (22%), dan Tactical
Missiles Corporation (19%).
Di sisi lain, Negeri Paman Sam masih
merajai dalam penjualan senjata dan peralatan tempur, dengan memiliki 42
perusahaan dengan penjualan naik 2% dan menguasai 57% dari total
penjualan senjata atau USD226,6 miliar (3.306 triliun).
“Perusahaan
pertahanan AS mendapatkan keuntungan dari proyek dan program Departemen
Pertahanan AS yang terus meningkatkan dan memperbarui senjatanya,” kata
Direktur Program Belanja Militer dan Senjata Aude Fleurant.
Di
antara perusahaan AS, Lockheed Martin masih menjadi produsen senjata
terbesar pada 2017 dengan nilai penjualan USD44,9 miliar. Keberhasilan
Lockheed Martin terutama ditopang pesanan senjata dari militer AS.
Perusahaan itu antara lain memproduksi pesawat tempur F-35 Lightning dan
pesawat pengangkut militer Hercules C-130.
Adapun Inggris,
produsen senjata terbesar di Eropa Barat, jatuh pada peringkat ketiga
dengan nilai penjualan USD35,7 miliar. “Kombinasi penjualan senjata
perusahaan Inggris meningkat 2,3% dibandingkan 2016,” ujar Fleurant.
“Ini merupakan peningkatan besar karena penjualan senjata yang dilakukan
BAE Systems, Rolls-Royce dan GKN,” imbuhnya.
BAE
Systems menduduki peringkat keempat di 100 produsen senjata di SIPRI.
Perusahaan raksasa Inggris BAE Systems, yang memiliki lebih dari 83.000
karyawan, memproduksi pesawat tempur Eurofighter Typhoon, yang juga
dijual ke Arab Saudi. BAE Systems mengalami kenaikan penjualan senjata
sebesar 3,3% pada 2017 dengan nilai USD22,9 miliar.
Selama 2017
SIPRI juga mencatat banyak penjualan senjata dari perusahaan Turki
meningkat hingga 24% pada 2017. “Itu menunjukkan ambisi pengembangan
industri senjata Turki untuk memenuhi tuntutan permintaan senjata dan
mengurangi ketergantungan dari produsen senjata asing,” kata peneliti
SIPRI, Pieter Wezeman.
Pesawat tempur RAF F-35B Lightning, USAF F-15E Strike Eagle
dan French Rafale saat mengikuti latihan bersama Point Blank di RAF
Mildenhall, Inggris, 27 November 2018. REUTERS/Eddie Keogh
CB, Jakarta - Sebuah
lembaga riset yang berbasis di Swedia, Stockholm International Peace
Research Institute (SIPRI) merilis data negara produsen senjata terbesar
di dunia.
Riset SIPRI yang dilansir dari situsnya sipri.org, 11
Desember 2018, mengungkapkan pada tahun 2017 total sekitar US$ 398,2
miliar atau Rp 5.800 triliun dalam industri senjata global. Angka ini
lebih tinggi 2,5 persen daripada tahun 2016 dan 44 persen sejak 2002, di
mana pada 2002 adalah tahun pertama rilis data SIPRI terhadap industri
senjata dunia, dan saaat itu belum memasukkan Cina. Berikut tiga negara
produsen terbesar yang dirangkum dari Top 100 Arm Sales SIPRI.
Amerika Serikat
Amerika Serikat masih memimpin industri senjata global dengan 42
perusahaan yang tercatat pada 2017. Jika digabungkan, penjualan senjata
perusahaan AS tumbuh 2 persen pada 2017 dengan nilai mencapai US$ 226,6
miliar (Rp 3.300 triliun), yang mencakup 57 persen dari total Top 100
penjualan senjata.
Lima perusahaan AS masuk dalam daftar 10 tertinggi pada 2017.
Logo Lockheed Martin. REUTERS/Peter Nicholls
"Perusahaan-perusahaan
AS mendapat keuntungan dari Departemen Pertahanan atas permintaan
senjata," ungkap Aude Fleuran, Direktur SIPRI untuk Program Belanja
Militer dan Senjata.
Lockheed
Martin masih menjadi produsen senjata terbesar dunia pada 2017, dengan
total penjualan mencapai US$ 44,9 miliar (Rp 640 triliun). Selisih
penjualan antara dua produsen besar senjata, Lockheed Martin dan Boeing,
meningkat dari US$ 11 miliar (Rp 160 triliun) di 2016 dan US$ 18 miliar
(Rp 262 triliun) pada 2017, ungkap Fleurant.
Rusia
Rusia mulai menggeser Inggris dari posisi kedua produsen senjata
dunia, yang telah dipegang Inggris sejak 2002. Gabungan penjualan
senjata perusahaan Rusia mencapai 9,5 persen dari total Top 100, membuat
Rusia menjadi terbesar kedua pada 2017.
Penjualan senjata dari 10
perusahaan Rusia yang terdaftar mencapai 8.5 persen pada 2017 dengan
nilai hingga US$ 37,7 miliar atau Rp 549 triliun.
"Perusahaan-perusahaan
Rusia telah mengalami pertumbuhan signifikan pada penjualan senjata
sejak 2011," kata Siemon Wezeman, periset senior SIPRI untuk Program
Belanja Militer dan Senjata."Ini seiring dengan penambahan anggaran
untuk modernisasi angkatan bersenjata Rusia."
Pada 2017 sebuah
perusahaan senjata Rusia masuk dalam 10 daftar SIPRI sejak data ini
pertama kali diterbitkan dalam 100 daftar teratas produsen senjata.
Sistem
pertahanan udara S-400 Triumph dikembangkan oleh Almaz Central Design
Bureau, untuk menggantikan S-300, pada 1990. Rusia menciptakan sistem
pertahanan udara S-400 dengan radar AESA (Active electronically scanned
array) untuk menghadapi ancaman pesawat taktis dan strategis, pesawat
tanpa awak, pesawat pengganggu radar, dan pesawat siluman. AFP/Andrey
Smirnov
Adalah Almaz-Antey, yang telah menjadi produsen
senjata terbesar Rusia, dengan meningkatnya penjualan senjata perusahaan
sebesar 17 persen pada 2017 atau senilai US$ 8,6 miliar (Rp 125
triliun), ungkap Alexandra Kuimova, asisten periset di SIPRI.
Bersama
dengan Almaz-Antey, tiga perusahaan Rusia lain dalam Top 100 mengalami
peningkatan 15 persen lebih penjualan senjata, yakni United Engine
Corporation sebesar 25 persen, High Precision System sebesar 22 persen,
dan Tactical Missiles Corporation 19 persen.
Inggris
Meskipun
posisi kedua Inggris digeser oleh Rusia, namun Inggris tetap menjadi
produsen senjata terbesar di Eropa Barat. Ada 24 perusahaan Eropa Barat
masuk dalam 100 teratas dengan peningkatan 3,8 persen pada 2017 atau
senilai US$ 94,9 miliar (Rp 1.382 triliun), dan mengisi total 23,8
persen dari keseluruhan 100 teratas.
Inggris masih menjadi
produsen senjata terbesar di Eropa Barat pada 2017 dengan total
penjualan US$ 35,7 miliar (Rp 520 triliun dan tujuh perusahaannya masuk
dalam daftar 100 teratas.
"Penjualan gabungan perusahaan Inggris
2,3 persen lebih tinggi daripada tahun 2016," kata Fleurant."Ini
berdasarkan peningkatan penjualan senjata dari perusahaan BAE Systems,
Rolls-Royce, dan GKN."
Proyek
UCAV Taranis dikerjakan bersama oleh BAE Systems, sebagai pimpinan
proyek, Rolls-Royce, QinetiQ, dan GE Aviation Systems. BAE Systems
bertanggungjawab terhadap teknologi stealth, intergrasi sistem, dan
infrastruktur kontrol sistem. BAE Systems dan QinetiQ mensuplai sistem
otonomi Taranis. GE Aviation Systems bertanggung jawab terhadap sistem
pengukuran bahan bakar dan sistem tenaga elektronik. Rolls-Royce
menyiapkan mesin dan menginstalnya di pesawat. huffingtonpost.co.uk
BAE
Systems, yang mengisi daftar keempat teratas dalam Top 100, adalah
produsen senjata terbesar Inggris. Penjualan senjata BAE naik 3,3 persen
pada 2017 dengan nilai US$ 22,9 miliar (Rp 333 triliun).
Selain
tiga negara di atas, perusahaan senjata Turki juga naik signifikan
sebesar 24 persen karena permintaan senjata domestik dan untuk bebas
dari ketergantungan senjata asing. sementara perusahaan senjata India
masuk dalam daftar 100 teratas dengan nilai penjualan US$ 7,5 miliar (Rp
109 triliun) pada 2017, mewakili 1,9 persen penjualan senjata dunia
daftar 100 teratas.
Presiden Rusia Vladimir Putin bersiap-siap mencoba sniper
Chukavin SVCh-308 saat menghadiri pameran Kalashnikov Concern di taman
militer Patriot, Rusia, 19 September 2018. Sputnik/Alexei
Nikolsky/Kremlin via REUTERS
CB, Jakarta - Militer Rusia akan memiliki senapan sniper
baru pertamanya setelah beberapa puluh tahun terakhir. Chukavin sniper
rifle, atau SVC, akan menggantikan senapan sniper era Perang Dingin
Dragunov SVD.
Menurut laporan Popular Mechanics, 10 Desember 2018,
senapan serba modern Chukavin hadir dalam berbagai kaliber, dengan
jangkauan maksimum lebih dari 1.600 meter.
Selama
beberapa dekade, Angkatan Darat Rusia mengandalkan senapan Dragunov SVD
untuk penembak jitu. Diperkenalkan pada 1963, Dragunov adalah senapan
semi-otomatis yang dirancang untuk memberikan tembakan yang akurat.
Tentara Uni Soviet memproduksi dalam skala besar untuk mengimbangi
kurangnya akurasi AK-47.
Senapan sniper SVC dengan laras peluru 7.6251 NATO.[modernfirarms.net]
Setelah
runtuhnya Uni Soviet, Angkatan Darat Rusia mewarisi sejumlah besar
senjata. Senapan SVD, meskipun bagus menurut standar awal 1960-an,
terlampau usang untuk medan perang saat ini. Tentara Rusia membutuhkan
senjata penembak jitu baru, dan senjata baru harus memiliki potensi
untuk menjadi hit di pasar senjata internasional.
Chukavin
awalnya memulai debutnya di pameran ARMY 2017 di Rusia. Seperti SVD,
Chukavin diisi dengan kaliber 7,62x54R, tetapi juga bisa menggunakan
kaliber peluru negara Barat yakni 0,308 Winchester dan 338 Lapua Magnum.
Versi kaliber Lapua memiliki kisaran jarak efektif pada 1.640 meter.
Menurut Army Technology, senjata baru ini menggunakan piston pendek yang
dioperasikan dengan rotasi gas, membuat operasi internalnya mirip
dengan senapan serbu AK.
Presiden
Rusia Vladimir Putin mencoba sniper Chukavin SVCh-308 saat menghadiri
pameran Kalashnikov Concern di taman militer Patriot, Rusia, 19
September 2018. Sputnik/Alexei Nikolsky/Kremlin via REUTERS
Selain kaliber baru, Chukavin memiliki rel Picatinny pada receiver
atas dan pelindung tangan untuk dipasang teropong optik dan alat bantu
lainnya. Chukavin juga bisa dipasang dengan bipod serupa dengan Harris
bipod buatan AS, cahaya laser, peredam suara, serta lampu senter yang
dipasang di barel.
Awal
tahun ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Kalashnikov
Concern, produsen Chukavin, dan menembak beberapa peluru. Senapan sniper
Chukavin yang diuji Putin dilengkapi dengan teropong optik
Schmidt & Bender buatan Jerman, yang mungkin tidak akan melengkapi
senapan standar tentara Rusia karena harganya yang mahal.
Rudal Meteor yang memiliki kecepatan Mach 4 atau empat kali kecepatan suara. Foto/MBDA
LONDON - Rudal air-to-air
Meteor terbaru di gudang senjata Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF)
resmi terbang secara operasional untuk pertama kalinya di wilayah udara
negara tersebut. Misil untuk jet tempur Typhoon itu memiliki kecepatan
hingga Mach 4 atau empat kali kecepatan suara.
Jet-jet tempur
Typhoon RAF mempertahankan kesiapan konstan untuk mempertahankan
kedaulatan langit Inggris. Jet Siaga Reaksi Cepat yang berbasis di RAF
Lossiemouth di Skotlandia secara teratur dikerahkan untuk mencegah
pesawat Rusia mendekati wilayah udara Inggris di Laut Utara.
Operasional
pertama misil Meteor merupakan puncak dari penelitian, pengembangan,
dan pengujian selama bertahun-tahun. Misil itu sudah beberapa kali diuji
coba ke layanan pesawat tempur di garda terdepan.
"Sistem rudal
terbaru ini mendemonstrasikan bab berikutnya dari Typhoon yang akan
melihat jet itu mengembangkan kemampuannya untuk menargetkan dan
menghancurkan semua ancaman udara pada jarak yang sangat jauh," kata
Menteri Pertahanan Gavin Williamson, yang dikutip The Telegraph, Senin (10/12/2018).
“Rudal
Meteor akan memberikan pencegahan yang tak henti-hentinya kepada mereka
yang ingin membahayakan Inggris dan Angkatan Bersenjata kita," ujarnya.
“Kekuatan
Typhoon RAF yang berharga tidak diragukan lagi kini menjadi batu
penjuru kekuatan militer Inggris dan NATO," lanjut Williamson.
"Ini
telah membuktikan dirinya dalam peran tempur atas Libya, Irak dan
Suriah, melindungi langit Inggris dan wilayah luar negeri, dan
memberikan dukungan penting kepada Sekutu NATO kami di Eropa Timur,"
paparnya.
Misil Meteor dapat terbang dalam kondisi cuaca apapun
dengan kecepatan lebih dari empat kali kecepatan suara. Senjata ini
telah dirancang untuk mengalahkan semua ancaman masa depan dan yang
diketahui, termasuk pesawat tempur, kendaraan udara tanpa awak (UAV)
serta rudal.
Jet tempur siluman F-35 Lightning milik Inggris juga direncanakan menggunakan misil tersebut.
Senjata itu memiliki berat 185kg dan panjang 3,7 meter. Misil itu tetap di bawah kendali sampai peledakan hulu ledak terjadi.
Seorang
pilot yang menerbangkan jet tempur Typhoon dengan misil Meteor untuk
pertama kali mengatakan;"Tanggung jawab terbang seperti platform yang
mampu, dipersenjatai dengan senjata tangguh ini sangat besar, tetapi
pilihan ini memberi kita dalam menanggapi situasi darurat tidak dapat
diremehkan."
Meteor telah dikembangkan oleh kemitraan enam negara
Eropa yang dipimpin oleh Inggris. Senjata ini dirancang dan diproduksi
oleh MBDA di Stevenage dan telah menciptakan 430 pekerjaan di seluruh
negeri. Mitra program Meteor termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Italia,
Spanyol, Swedia.
Pesawat tempur Angkatan Udara Spanyol, Eurofighter Typhoon
EF2000 terbang dengan kecepatan suara, pada saat memperingati seratus
tahun Penerbangan Angkatan Laut Spanyol di dekat Pangkalan Udara
Angkatan Laut di Rota, Spanyol, 16 September 2017. REUTERS/Jon Nazca
CB, Jakarta - Spanyol mengumumkan akan bergabung dengan Jerman dan Perancis sebagai mitra penuh dalam program pengembangan pesawat tempur generasi keenam.
Prancis
dan Jerman awalnya menawarkan status sebagai pengawas kepada Spanyol
pada program tersebut, tetapi Spanyol minggu ini secara resmi diminta
untuk berpartisipasi sebagai mitra sepenuhnya, yang juga akan
membutuhkan pengeluaran keuangan tertentu.
"Rencana
saat ini adalah untuk menandatangani nota kesepahaman trilateral di
sela-sela Paris Air Show 2019 di Le Bourget," kata sumber, dikutip dari
Business Insider, 10 Desember 2018.
Pada Juli 2017, Prancis dan Jerman mengumumkan bahwa mereka akan
bergabung untuk membangun pesawat tempur Eropa tingkat lanjut untuk
menggantikan Rafales Dassault dari Prancis dan Eurofighter Typhoon
Jerman.
Pesawat
Eurofighter Typhoon terbang di urutan pertama, pesawat ini sempat
dinobatkan sebagai salah satu calon pengganti, pesawat F-5 Tiger milik
TNI AU. Pesawat ini sangat canggih berkat aplikasi radar AESA, dan mampu
membawa senjata dalam jumlah banyak. Siauliai, Lithuania, 20 Mei 2015.
REUTERS / Ints Kalnins
Pada Juli 2018, pabrikan pesawat
Perancis Dassault Aviation menerbitkan sebuah video yang memberikan
gambaran sekilas tentang bagaimana rupa pesawat generasi keenam.
"ini
tampaknya menjadi kandidat yang pantas untuk pesaing F-35 dan Su-57,"
ujar Sim Tack, analis militer utama di Force Analysis dan di Stratfor,
kepada Business Insider.
Tidak
seperti F-35, pesawat tempur generasi mendatang Dassault kemungkinan
memiliki dua mesin dan karena itu lebih banyak dorongan, kata Tack.
"Dalam
hal kemampuan, fokusnya mungkin akan pada teknologi siluman, dan
integrasi dengan sistem informasi," kata Tack, seperti "berbagi
informasi antara pesawat, dan mungkin drone komando.
Tack menambahkan pesawat ini masih dipedebatkan apakah masuk kategori generasi kelima atau enam.
Program
pesawat tempur Eropa ini dikenal sebagai Next Generation Weapon System
atau NGWS, menurut laporan The Drive. Kementerian Pertahanan Spanyol
mengklaim Italia dan Belanda telah menandatangani kesepakatan untuk
menjadi bagian program pengembangan pesawat tempur yang digagas Inggris,
Tempest, yang diprediksi akan bergabung dengan Jerman dan Prancis untuk
proyek pesawat tempur Eropa.
Menteri
Pertahanan Spanyol Margarita Robles meminta perusahaan Spanyol untuk
meresmikan penggabungan proyek dengan Letter of Intention (LOI) atau
memorandum trilateral.
"Biaya yang dibutuhkan untuk menjadi bagian
program sekitar 25 juta euro (Rp 415 miliar) untuk dua tahun ke depan,"
menurut laporan The Drive.
Meskipun Spanyol telah resmi
mengumumkan ikut dalam proyek, namun tidak memberikan keterangan secara
spesifik apa peran Spanyol dalam program pesawat tempur generasi keenam tersebut, meskipun tertarik untuk keanggotaan penuh bersama Jerman dan Prancis.
Belgia
mengaku setuju dengan pernyataan Kepala Staf Gabungan Militer Inggris
bahwa Rusia telah menunjukan ancaman yang lebih besar dibanding dengan
terorisme. Foto/Istimewa
BRUSSELS
- Belgia mengaku setuju dengan pernyataan Kepala Staf Gabungan Militer
Inggris, Mark Carleton-Smith, bahwa Rusia telah menunjukan ancaman yang
lebih besar dibanding dengan terorisme.
Kepala Divisi Operasi
Staf Pertahanan Belgia, Jenderal Carl Gillis menuturkan, Brussels
benar-benar setuju dengan sentimen Inggris, bahwa Rusia adalah ancaman
yang lebih besar dibanding dengan kelompok teroris.
"Selain itu,
pengamatan yang sama dilakukan minggu lalu di Roma, begitu banyak
(ancaman dari Rusia) sehingga kami tidak menyebutkan terorisme.
Sebaliknya, Rusia telah kembali ke semua analisis kami," kata Gillis,
seperti dilansir Sputnik pada Senin (10/12).
Menurut pria yang
bertanggung jawab atas semua operasi militer Belgia di luar negeri, pada
akhir bulan lalu, ia dan pejabat pertahanan anggota NATO mengadakan
diskusi selama dua hari dengan seorang penasehat politik Presiden Rusia,
Vladimir Putin di Sekolah Pertahanan NATO di Roma,
Dia
menyebut, pejabat Rusia yang tidak disebutkan namanya seharusnya membuat
"jelas" bagi aliansi Barat bahwa Rusia bermaksud untuk menegaskan
kembali dirinya sebagai kekuatan besar di kancah internasional.
Gillis
mengatakan bahwa untuk mencapai hal ini, Rusia beralih ke Asia, di mana
Moskow berusaha membangun aliansi ekonomi, politik, dan militer dengan
negara-negara seperti China dan Jepang.
"Di sisi lain, Rusia
menganggap bahwa kita telah memasuki tatanan dunia multipolar
pasca-Amerika dan, dengan demikian, tidak lagi menerima apa yang mereka
sebut perintah Amerika Serikat (AS). Rusia ingin membangun kembali
pengaruh mereka dalam apa yang dulunya adalah zona penyangga di
sepanjang perbatasan mereka," ucapnya.
"Rusia
sedang mencoba melemahkan kohesi Uni Eropa dan NATO untuk melemahkan
kita," ungkapnya dan mencatat bahwa Moskow melakukan ini dengan
menggunakan cara "hibrida", termasuk bermain pada isu-isu seperti Brexit
dan ketegangan antara Washington dan Sekutu Eropa.
Pada saat
yang sama, menurut Gillis, Rusia berusaha untuk memastikan stabilitas
dan keamanan di wilayahnya sendiri, termasuk keamanan perbatasan, serta
rasa hormat. "Rusia ingin, dengan segala cara, untuk dihormati lagi,"
tukasnya.
CB, London - Kepala
Lembaga Intelijen Inggris, M16, Alex Younger, mengatakan pemerintah
Inggris masih harus mengkaji soal penggunaan jaringan telekomunikasi
buatan perusahaan asal Cina untuk koneksi 5G saat ditanya soal
keterlibatan perusahaan seperti Huawei.
Alex
Younger, yang dikenal dengan sebutan ‘C’, mengatakan ini saat ditanya
dalam sesi tanya - jawab dengan mahasiswa apakah pemerintah Inggris
mengizinkan perusahaan telekomunikasi raksasa Huawei membangun jaringan
telekomunikasi di Inggris.
“Kita perlu memutuskan hingga sampai
mana kita bakal merasa nyaman dengan kepemilikan Cina atas teknologi
ini,” kata Younger saat melakukan tanya – jawab langka dengan mahasiswa
di St Andrews University di Skotlandia seperti dilansir CNBC pada pekan lalu, Senin, 4 Desember 2018.
Younger membuat pernyataan ini beberapa hari pasca pengumuman
pemerintah Kanada soal penangkapan Direktur Keuangan Global Huawei, Meng
Wanzhou, di Vancouver saat pesawat yang ditumpangi eksekutif itu sedang
transit pada Sabtu, 1 Desember 2018.
Saat
ini, pemerintah Inggris dan Kanada juga sedang mempertimbangkan untuk
menggunakan atau melarang teknologi 5G buatan Huawei. Beberapa negara
Barat seperti Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat telah
melarang penggunaan jaringan teknologi telekomunikasi buatan Huawei.
Mereka merasa khawatir Huawei bakal memberikan akses data pembicaraan
telepon, dan lalu lintas internet di jaringan telekomunikasi kepada
pemerintah Cina.
Manajemen Huawei dikabarkan telah membicarakan
kerisauan pemerintah Inggris soal keamanan jaringan telekomunikasi yang
mereka bangun. Huawei menawarkan perbaikan teknologi dan jaringan
penyuplai komponen, yang menghabiskan dana sekitar Rp29 triliun, agar
bisa memenangkan kontrak di Inggris.
Secara terpisah, Senator
Marco Rubio dari Partai Demokrat AS mengatakan Huawei berbeda dengan
perusahaan swasta pada umumnya karena perusahaan ini berasal Cina.
Dia
mencontohkan soal akses pemerintah dan intelijen AS terhadap ponsel
buatan perusahaan teknologi Apple. Manajemen bisa menolak memberikan
akses dan ini dilindungi undang-undang. Namun, ini tidak berlaku bagi
perusahaan Cina saat pemerintahnya meminta akses data.
“Kita harus
mengerti perusahaan Cina tidak seperti perusahaan Amerika. Kita bahkan
tidak bisa membuat Apple membuka kata kunci di iPhone terkait
investigasi teroris,” kata dia.
Menurut Rubio, saat pemerintah
Cina meminta perusahaan telekomunikasi asal negara itu untuk menyerahkan
semua data yang telah dikumpulkan di negara tempat perusahaan itu
beroperasi, manajemen akan langsung melakukannya.
“Tidak
diperlukan surat perintah. Tidak ada hal seperti itu. Mereka akan
langsung melakukannya. Mereka harus. Ini harus kita pahami,” kata Rubio,
yang juga mengkritik perusahaan telekomunikasi asal Cina, ZTE, yang
mengaku bersalah pada 2017 karena telah melanggar undang-undang di AS
terkait penjualan produk teknologi buatan AS ke Iran.
Soal ini,
manajemen Huawei dan ZTE berulang kali membantah mereka bakal memberi
pemerintah Cina akses kepada jaringan telekomunikasi internasional di
negara lain.
Salah satu komisaris di Huawei,
Eric Xu, mengatakan jika sebuah negara memblokir Huawei dari
pembangunan jaringan telekomunikasi 5G di negara itu maka konsumen yang
akan dirugikan karena harga layanan telekomunikasi menjadi lebih mahal.
Gerakan rompi kuning di Prancis mengaku senang
dengan sejumlah solusi dari Presiden Emmanuel Macron, tetapi tidak
cukup untuk meredam aksi demonstrasi mereka. (Reuters/Benoit Tessier)
Jakarta, CB -- Gerakan rompi kuning di Prancismengaku senang dengan sejumlah solusi dari Presiden Emmanuel Macron, tetapi tidak cukup untuk meredam aksi demonstrasi yang mereka gelar selama beberapa pekan belakangan.
"Kali
ini, memang ada perkembangan. Senyum saya semakin besar ketika dia
berbicara," ujar Erwan, salah satu "juru bicara" gerakan rompi kuning
dari Rennes.
Namun, ia menganggap rangkaian solusi yang
ditawarkan Macron melalui pidato kenegaraan pada Senin (10/12) itu belum
cukup untuk mengakhiri demonstrasi mereka.
Dalam pidato yang ditayangkan melalui siaran televisi nasional itu,
Macron mengumumkan kenaikan upah minimum sekitar 100 euro atau setara
Rp1,6 juta mulai tahun depan.
Selain itu, ia juga akan
membantu perusahaan yang mampu memberikan bonus akhir tahun bagi
karyawannya dengan tidak menerapkan pajak tambahan atas pendapatan
ekstra tersebut.
Tak hanya itu, Macron juga akan menghapus peningkatan pajak bagi para pensiunan di negaranya.
Menurut seorang demonstran gerakan rompi kuning lainnya dari
Montceau-les-Mines, Perre-Gael Laveder, Macron belum mengambil langkah
penuh untuk mengatasi masalah inti dari perekonomian Prancis.
"Semua
orang menggerutu saat mendengar pengumumannya dan reaksi keseluruhan
pertama kami adalah, 'Dia pikir kami bodoh,'" katanya kepada AFP.
Sementara itu, sejumlah politikus oposisi mengapresiasi langkah Macron ini, tapi juga mengkritik sikap sang presiden.
Pemimpin oposisi sayap kanan, Marine Le Pen, misalnya, mengaku menyambut
baik upaya Macron tersebut, tapi menganggap sang presiden tak mau
mengakui kesalahannya.
"Ia enggan mengakui bahwa model ekonomi yang ia gagas lah yang seharusnya dipertanyakan dari awal," tuturnya.
Di
lain sisi, Jean-Luc Melenchon sebagai pemimpin partai oposisi sayap
kanan, Unbowed France, mengatakan bahwa Macron keliru jika berpikir
"pendistribusian uang" akan menenangkan "pemberontakan."
Demonstrasi
gerakan rompi kuning pada akhir pekan lalu memang disebut-sebut sebagai
kericuhan paling dahsyat di Prancis selama beberapa dekade belakangan,
di mana 10 ribu orang turun ke jalan, berhadapan dengan sekitar 8.000
personel kepolisian yang menangkap 1.700 demonstran.
Aksi protes
yang awalnya mengkritik kenaikan pajak bahan bakar dan peningkatan biaya
hidup ini sudah dimulai sejak 17 November dan dengan cepat menyebar
berkat media sosial.
Ketika kericuhan pertama kali pecah pada dua
pekan lalu, pemerintah Prancis sampai-sampai sempat mempertimbangkan
pendeklarasian situasi darurat.