Seorang pemuda melempar telur ke kepala Senator Queensland,
Fraser Anning saat menjawab pertanyaan awak media di Melbourne,
Australia, Sabtu 16 Maret 2019. Foto/video instagram
CB, Jakarta - Senator
Queensland Australia, Fraser Anning, ditimpuk telur oleh seorang remaja
pria saat diwawancara jurnalis karena menyalahkan Muslim atas teror
penembakan di Christchurch, Selandia Baru.
Dikutip
dari abc.net.au, 16 Maret 2019, rekaman menunjukkan pemuda mengamati
Anning dari belakang ketika diwawancara, sebelum memecahkan telur ke
belakang kepala Anning sambil merekam dengan ponselnya.
Senator
bereaksi dengan mengayunkan dua pukulan ke arah pemuda itu, namun hanya
satu yang mendarat di kepalanya. Dia juga berusaha menendang remaja itu.
Staf senator memisahkan senator dari pemuda itu. Pendukung senator
kemudian menjatuhkan remaja itu. Polisi kemudian membawa remaja itu
keluar.
Juru bicara kepolisian Victoria mengatakan, polisi telah
menahan remaja berusia 17 tahun asal kota Hampton, namun dibebaskan
tanpa tuntutan.
Insiden ini kemudian viral. Bahkan ada halaman media sosial membuka donasi agar sang remaja bisa membeli telur lebih banyak.
WATCH: This is the moment Senator Fraser Anning was egged by a teenage boy during a press conference in Melbourne. #9Newspic.twitter.com/oePwz3pPH2
Sementara
PM Australia Scott Morrison mengecam pernyataan senator Queensland,
Fraser Anning yang menghubungkan imigran Muslim dengan serangan teror di
dua masjid di Selandia Baru oleh teroris ekstremis sayap kanan.
"Pernyataan
senator Fraser Anning menyalahkan serangan pembunuhan oleh seorang
teroris ekstremis sayap kanan di Selandia Baru pada imigran
menjijikkan," kata Morrison, dikutip dari Sydney Morning Herald.
"Pandangan itu tidak punya tempat di Australia, apalagi Parlemen Australia," katanya.
Sebelumnya
Senator Anning mengatakan dalam sebuah tweet, "Apakah ada yang masih
membantah hubungan antara imigran Muslim dan kekerasan?"
"Saya
ingin tahu apakah akan ada banyak kemarahan dari sayap kiri ketika
serangan teroris Muslim berikutnya terjadi? Kemungkinan besar diam dan
berbicara tentang serangan serigala, penyakit mental dan tidak ada
koneksi ke Islam," tambahnya.
Dalam rilisnya di media,
Frasser Anning mengatakan "sementara jenis kekerasan seperti ini tidak
pernah bisa dibenarkan, yang disoroti adalah meningkatnya ketakutan
dalam masyarakat kami, baik di Australia dan Selandia Baru, akan
meningkatnya kehadiran Muslim," katanya mengaitkan motif penembakan di
Christchurch, Selandia Baru, dengan imigran Muslim.
Pemimpin
Partai One Nation Australia, Pauline Hanson (kiri), dicecar penyiar
televisi karena kebijakan anti-Muslim yang dinilai berkontribusi atas
serangan teroris di Selandia Baru. Foto/Seven Network
CANBERRA
- Pemimpin Partai One Nation Australia, Pauline Hanson, dicecar penyiar
televisi karena kebijakan anti-Muslim-nya dianggap berkontribusi dalam
serangan teroris di dua masjid di Selandia Baru. Hanson dianggap turut
"memberdayakan" supremasi kulit putih.
Tuan rumah program Sunrise di Seven Network,
David Koch, mencecar Hanson dalam wawancara yang berapi-api pada Senin
(18/3/2019) pagi. Hanson merupakan salah satu senator federal Australia.
Koch
menguliti kebijakan anti-Muslim Partai One Nation setelah serangan
teroris di Christchurch pada hari Jumat menewaskan 50 orang. Tersangka
teroris asal Australia, Brenton Tarrant, merilis manifesto setebal 74
halaman di media sosial sehari sebelum tragedi terjadi.
"Manifesto
teroris ini hampir berbunyi seperti kebijakan imigrasi One Nation dan
kebijakan Muslim. Apakah Anda merasa terlibat dengan kekejaman ini?,"
tanya Koch kepada Hanson.
Hanson pun menjawab pertanyaan kritis
itu. "David, saya merasakan orang-orang itu dan saya merasakan
keluarga-keluarga yang kehilangan nyawa. Sama di seberang jalan di sini
ketika kami memiliki serangan teroris Lindt Cafe," ujarnya.
"Kami
memiliki masalah tetapi Anda benar-benar harus mendiskusikannya dan
memperdebatkan masalah tersebut. Mengapa kami memiliki serangan teroris
di negara ini. Mengapa ini terjadi di seluruh dunia? Mengapa ini terjadi
di banyak tempat?," lanjut politisi Australia tersebut.
Koch
yang bersemangat kemudian mengklaim bahwa serangan teroris dilakukan
oleh supremasi kulit putih sayap kanan."Yang digerakkan oleh komentar
Anda (Hanson), oleh komentar anti-Muslim Anda," kata jurnalis tersebut.
"(Hal-hal
seperti) 'mereka tidak pantas berada di sini', 'mereka akan mengambil
alih negara kita'. Bisakah Anda memahami bagaimana hal itu memberdayakan
seorang supremasi kulit putih... agar melihatnya sebagai seruan untuk
(serangan) senjata?," tanya Koch.
Hanson kemudian mengalihkan fokus pertanyaan itu kepada apa yang terjadi di Inggris.
“Orang-orang meninggalkan Inggris untuk datang ke sini karena mereka
telah kehilangan negara mereka. Inggris bukan negara tempat mereka
dibesarkan," kata Hanson.
"Belajarlah dari kesalahan negara lain
untuk memastikan hal itu tidak terjadi di sini. Saya tidak tumbuh dengan
terorisme ketika saya masih kecil. Mengapa ini terjadi sekarang?,"
ujarnya.
Jawaban itu lag-lagi dikritisi Koch. "Anda membuat
pernyataan berani bahwa setiap Muslim mengerikan, setiap Muslim adalah
ancaman karena mereka tidak terlihat seperti kita dan mereka tidak
memiliki agama kita," balas Koch.
Ketika wawancara yang memanas berlanjut, Hanson menuduh Koch tidak tahu apa yang terjadi di pinggiran barat Sydney.
"Pergi
ke Fairfield sekarang, pergi dan tanyakan pada orang-orang Kristen
Lebanon apa yang terjadi pada negara mereka. Mereka akan memberi tahu
Anda hal yang sama. Mereka takut hal yang sama akan terjadi di sini,"
katanya.
"Saya punya pusat pemuda di daerah-daerah itu dan tahu persis apa yang terjadi di sana," jawab Koch dengan nada jengkel.
Presiden
AS, Donald Trump menuduh raksasa teknologi yang berpusat di AS, Google,
membantu militer China dengan melakukan bisnis di negara Asia.
Foto/Reuters
WASHINGTON
- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuduh raksasa teknologi
yang berpusat di AS, Google, membantu militer China dengan melakukan
bisnis di negara Asia.
"Google membantu China dan militer mereka,
tetapi bukan AS. Mengerikan! Berita baiknya adalah mereka membantu
Hillary Clinton, dan bukan Trump," kata Trump melalui akun Twitternya,
seperti dilansir Sputnik pada Minggu (17/3).
Sebelumnya, Ketua
Kepala Staf Gabungan militer AS, Jenderal Joseph Dunford mengatakan
kepada Kongres bahwa Pentagon khawatir bahwa secara tidak langsung
membantu memajukan militer China dengan bekerja di negara itu.
Menteri
Pertahanan AS, Patrick Shanahan menjelaskan, bahwa ada hubungan
langsung antara bisnis komersial dan pengembangan militer. Dia juga
mengklaim bahwa pencurian sistematis teknologi AS oleh entitas China
mempercepat kemajuan teknologi Beijing di sektor pertahanan.
Dalam
beberapa tahun terakhir, China dilaporkan mendapat kecaman yang
meningkat atas dugaan pencurian kekayaan intelektual dan spionase
ekonomi yang tersebar luas, dengan bisnis China dituduh mencuri rahasia
dagang dari perusahaan asing untuk memasukkan teknologi ke dalam
perangkat mereka sendiri dan menyerahkan barang palsu sebagai produk
terkenal mereka.
Demonstran Rompi Kuning di Paris Jarah Toko Brand Mewah
PARIS
- Para demonstran “rompi kuning” membakar sebuah bank dan menjarah
banyak toko di Champs Elysees, Paris. Itu terjadi di saat demonstran
rompi kuning menentang Presiden Prancis Emmanuel Macron dan reformasi
pro-bisnis yang digalakkanya. Polisi menembakkan gas air mata dan meriam
air kepada para demonstran yang rusuh setelah beberapa pekan aksi
dilaksanakan dengan tenang pada Sabtu (16/3) waktu setempat.
Demonstrasi
rompi kuning sudah kehilangan momen dengan turunnya jumlah para
demonstrasi yang mengikuti aksi tersebut. Bank Banque Tarneaud dibakar
demonstrasi sebelum petugas pemadam kebakaran datang untuk menyelamatkan
seorang perempuan dan bayinya yang berada di gedung. Pembakaran gedung
tersebut mengakibatkan 11 orang mengalami luka ringan.
Para
perusuh juga membakar toko tas dan dua kios koran di Champs Elysees.
Mereka juga menjarah isi toko yang menjual pakaian dan tas dengan brand
ternama. Polisi huru hara berusaha menembakkan gas air mata untuk
membubarkan aksi kerusuhan terutama di monument Arch de Triomphe.
Polisi
menangkap hampir 240 demonstran yang menjadi perusuh karena menjarah
banyak toko di Champs Elysees dan menghancurkan restoran mewah
Fouquet's. Kemudian, restoran khusus yang menyajikan minuman beralkohol
ternama di Prancis itu menjadi lokasi di mana Nicolas Sarkozy merayakan
kemenangan pemilu presiden 2007 juga dirusak massa.
Beberapa
bagian kaca restoran Fouquet’s dihancurkan, dan beberapa bagian juga
dibakar. Para demonstran meninggalkan pesan “Sarkozy merusak segalanya”
di dinding luar restoran. Macron langung mempercepat liburan skinya di
Pyreness dan kembali ke Paris pada Sabtu malam. Dia langsung menggelar
pertemuan krisis dengan para menterinya.
“Kita menegakkan hak
konstitusional, tetapi kita mendapati banyak orang ingin merusak
republic ini, merusak segala sesuatu dan menghancurkannya, dan berisiko
menyebabkan orang terbunuh,” ujar Macron, dilansir Reuters. “Saya kita
sangat jeli menganalisis segala sesuatu dan dengan cepat mengambil
keputusan agar hal ini tidak terjadi lagi,” ujarnya kepada para menteri.
Polisi
Prancis mengatakan, 42 demonstran, 17 petugas kepolisian dan seorang
petugas pemadam kebakaran terluka. Kementerian Dalam Negeri Prancis
memperkirakan 10.000 orang berpartisipasi dalam demonstrasi di Paris,
dibandingkan hanya 3.000 orang yang mengikuti aksi pada pekan
sebelumnya. Secara nasional, jumlah demonstrasi mencapai 32.300 orang,
dibandingkan dengan 28.600 pada pekan lalu.
“Meskipun demonstran
jumlahnya relative kecil, sekitar 1.500 demonstran garis keras berusaha
mencari masalah,” kata Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner.
“Mereka sengaja datang ke Paris, sehingga kita memobilisasi lebih dari
1.400 polisi,” paparnya.
Castaner mengungkapkan, para demonstran
itu menyerukan kekerasan dan berusaha melakukan kerusuhan. “Para
profesional yang melakukan perusakan dan gangguan, dilengkapi peralatan
dan bermasker, melakukan infiltrasi pada demonstrasi. Instruksi saya
kepada polisi: merespons dengan tegas terhadap serangan yang tidak bisa
diterima,” katanya.
Kemudian Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe, dalam wawancara
dengan stasiun televisi BFM, mengatakan banyak orang yang melaksanakan
demonstrasi terlibat dalam aksi kerusuhan. Dia menambahkan, otoritas
bekerja untuk menjamin orang yang bertanggungjawab untuk diajukan ke
pengadilan dan mendapatkan hukuman tegas.
“Tujuan utama adalah
ketegasan total,” papar Philippe. Dia menambahkan, ribuan orang tertentu
itu ingin menciptakan kerusuhan dan berkomitmen melaksanakan aksi
kejahatan. Pengunjuk rasa rompi kuning berjanji menggelar unjuk rasa
lebih besar untuk memperingati empat bulan aksi mereka sejak gerakan itu
muncul pada pertengahan November.
Awalnya mereka menentang
kenaikan pajak bahan bakar dan biaya hidup, kini aksi mereka menargetkan
pemerintahan Macron. Hal terpisah, aksi demonstrasi damai menentang
perubahan iklim di Paris tengah diikuti lebih dari 36.000 orang. Secara
nasional diikuti oleh 145.000 orang.
Seiring dengan ekskalasi
kerusuhan setiap aksi demonstrasi, Macron memberikan paket konsensi
senilai lebih dari USD11 miliar untuk meningkatkan pendapatan pekerja
miskin dan pensiunan. Macron semakin tak berdaya dan akan memenuhi
segala tuntutan para demonstran.
Dia berjanji akan meningkatkan
upah minum. Macron akan menghapus pajak bagi pensiun. Dia ingin
membangun masa depan yang lebih bagi dan upaya saling menghormati satu
sama lain dan menyerukan dialog untuk mengatasi perbedaan pandangan.
Pemerintah
Prancis memerintahkan agar polisi mengatasi demonstrasi sejak Januari
di mana petugas keamanan dianggap bertindak brutal. Mantan bankir
investasi berusia 41 tahun juga meluncurkan serangkaian debat nasional
untuk menentukan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Sebelumnya,
ada pesan tahun barunya, Macron berjanji akan melanjutkan agenda
reformasinya. “Kita tidak bisa bekerja lambat, menghasilkan lebih
banyak, memotong pajak, dan meningkatkan belanja,” ujarnya. Menghadapi
popularitas yang rendah, Macron diperkirakan akan mengumumkan rencana
kebijakannya untuk beberapa bulan mendatang.
Pemerintahan
Presiden Macron sangat terguncang dengan kerusuhan tersebut. Mereka
menyebut para demonstran ingin menggulingkan pemerintahan. Para
demonstran umumnya adalah pekerja dengan gaji rendah dan penentang
Macron yang dianggap tuli terhadap tuntutan rakyat kecil serta
memperhatikan orang kaya semata.
“Mereka tidak memiliki hak untuk
meninggalkan kita ada situasi sulit seperti saat ini,” kata demonstran
Francois Cordier, dilansir Reuters. “Kita sudah muak dengan perbudakan
dan kita seharusnya mampu hidup dengan gaji kita,” imbuhnya. Jajak
pendapat terbaru yang dirilis pada akhir tahun lalu, dukungan publik
Prancis terhadap aksi demonstrasi meningkat menjadi 66%.
Sedangkan
popularitas Macron turun hingga 23% atau berada di titik krisis. Macron
disebut sebagai "presiden orang kaya" karena menaikkan harga bakar
minyak. Sementara itu, penjualan sampanye di Prancis mengalami penurunan
dikarenakan Brexit (Britain dan Exit) dan demonstrasi rompi kuning.
Penurunan penjualan kali terendah sejak 2004.
Kemudian Perdana Menteri (PM) Prancis Edouard Philippe, dalam wawancara
dengan stasiun televisi BFM, mengatakan banyak orang yang melaksanakan
demonstrasi terlibat dalam aksi kerusuhan. Dia menambahkan, otoritas
bekerja untuk menjamin orang yang bertanggungjawab untuk diajukan ke
pengadilan dan mendapatkan hukuman tegas.
“Tujuan utama adalah
ketegasan total,” papar Philippe. Dia menambahkan, ribuan orang tertentu
itu ingin menciptakan kerusuhan dan berkomitmen melaksanakan aksi
kejahatan. Pengunjuk rasa rompi kuning berjanji menggelar unjuk rasa
lebih besar untuk memperingati empat bulan aksi mereka sejak gerakan itu
muncul pada pertengahan November.
Awalnya mereka menentang
kenaikan pajak bahan bakar dan biaya hidup, kini aksi mereka menargetkan
pemerintahan Macron. Hal terpisah, aksi demonstrasi damai menentang
perubahan iklim di Paris tengah diikuti lebih dari 36.000 orang. Secara
nasional diikuti oleh 145.000 orang.
Seiring dengan ekskalasi
kerusuhan setiap aksi demonstrasi, Macron memberikan paket konsensi
senilai lebih dari USD11 miliar untuk meningkatkan pendapatan pekerja
miskin dan pensiunan. Macron semakin tak berdaya dan akan memenuhi
segala tuntutan para demonstran.
Dia berjanji akan meningkatkan
upah minum. Macron akan menghapus pajak bagi pensiun. Dia ingin
membangun masa depan yang lebih bagi dan upaya saling menghormati satu
sama lain dan menyerukan dialog untuk mengatasi perbedaan pandangan.
Pemerintah
Prancis memerintahkan agar polisi mengatasi demonstrasi sejak Januari
di mana petugas keamanan dianggap bertindak brutal. Mantan bankir
investasi berusia 41 tahun juga meluncurkan serangkaian debat nasional
untuk menentukan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.
Sebelumnya,
ada pesan tahun barunya, Macron berjanji akan melanjutkan agenda
reformasinya. “Kita tidak bisa bekerja lambat, menghasilkan lebih
banyak, memotong pajak, dan meningkatkan belanja,” ujarnya. Menghadapi
popularitas yang rendah, Macron diperkirakan akan mengumumkan rencana
kebijakannya untuk beberapa bulan mendatang.
Pemerintahan
Presiden Macron sangat terguncang dengan kerusuhan tersebut. Mereka
menyebut para demonstran ingin menggulingkan pemerintahan. Para
demonstran umumnya adalah pekerja dengan gaji rendah dan penentang
Macron yang dianggap tuli terhadap tuntutan rakyat kecil serta
memperhatikan orang kaya semata.
“Mereka tidak memiliki hak untuk
meninggalkan kita ada situasi sulit seperti saat ini,” kata demonstran
Francois Cordier, dilansir Reuters. “Kita sudah muak dengan perbudakan
dan kita seharusnya mampu hidup dengan gaji kita,” imbuhnya. Jajak
pendapat terbaru yang dirilis pada akhir tahun lalu, dukungan publik
Prancis terhadap aksi demonstrasi meningkat menjadi 66%.
Sedangkan
popularitas Macron turun hingga 23% atau berada di titik krisis. Macron
disebut sebagai "presiden orang kaya" karena menaikkan harga bakar
minyak. Sementara itu, penjualan sampanye di Prancis mengalami penurunan
dikarenakan Brexit (Britain dan Exit) dan demonstrasi rompi kuning.
Penurunan penjualan kali terendah sejak 2004.
Pengunjuk rasa memakai rompi kuning
berada di Champs Elysees dekat Arc de Triomphe saat aksi demo oleh
gerakan "rompi kuning" di Paris, Prancis, Sabtu (9/3/2019). ANTARA
FOTO/REUTERS/Philippe Wojazer/djo (REUTERS/PHILIPPE WOJAZER)
Paris (CB) - Polisi Prancis melepaskan gas air mata dan
menangkap sejumlah pengunjuk rasa pada Sabtu dalam bentrokan-bentrokan
dengan pengunjuk rasa.
Sementara itu gerakan rompi kuning berusaha menyuntikkan dorongan baru
ke dalam aksinya yang sudah berjalan empat bulan untuk melawan Presiden
Emmanuel Macron dan reformasi pro-bisnisnya.
Para pengunjuk rasa melempar bebatuan ke arah polisi anti huru-hara yang
membalasnya dengan melepaskan gas air mata di depan monumen Arc de
Triumphed di Paris. Para pengunjuk rasa membakar benda-benda di
jalan-jalan. Sedikitnya satu mobil terbakar.
Polisi juga menggunakan senapan air dan menahan lebih 30 orang pengunjuk
rasa pada Sabtu pagi sementara ketegangan merebak di jalan Champs
Elysee, tempat jendela-jendela rumah makan untuk kalangan atas dilempari
batu.
Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner mengatakan para preman mencari
kesempatan membonceng aksi protes. Ia memberikan perintah untuk
menanggapi "serangan-serangan yang tak dapat diterima dengan tindakan
tegas".
"Tak diragukan mereka ingin melakukan kekerasan dan menabur suasana mencekam di Paris," cuit Castaner melalui Twitter.
Para pengunjuk rasa telah berjanji akan mengajak orang-orang dalam
jumlah besar untuk berdemonstrasi menandai bulan keempat sejak gerakan
itu meletus pada pertengahan November sebagai protes terhadap kenaikan
pajak bahan bakar dan biaya hidup yang mahal.
AS
dilaporkan telah memperketat sanksi dengan memasukkan setidaknya enam
pejabat dan delapan organisasi yang berafiliasi dengan Rusia dalam
daftar sanksi. Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah memperketat sanksi anti-Rusia.
AS memasukkan setidaknya enam orang pejabat Rusia dalam daftar hitam,
dan delapan organisasi yang berafiliasi dengan Rusia.
Kementerian
Keuangan AS menuturkan, sanksi ini dijatuhkan kepada mereka yang
terlibat dalam insiden selat Kerch dan juga terlibat dalam aneksasi
wilayah Criema, serta konflik di Ukraina Timur.
"Orang-orang dan
badan hukum ini mengambil bagian dalam serangan Rusia yang tidak dapat
dibenarkan atas kapal perang Ukraina di Selat Kerch, dugaan aneksasi
Krimea dan dukungan untuk pemilihan ilegal pemerintah separatis di
Ukraina timur," kata Kementerian Keuangan AS, seperti dilansir Tass pada
Minggu (17/3).
Daftar
sanksi mencakup Wakil Direktur Layanan Penjaga Perbatasan Layanan
Keamanan Federal Gennadiy Medvedev, Kepala Titik Komando Layanan
Keamanan Federal untuk Crimea dan Sevastopol Ruslan Romashkin, Kepala
Unit Penjaga Pantai dari Layanan Keamanan Federal Andrei Shein, Kepala
Direktorat Perbatasan dari Layanan Keamanan Federal Sergei Stankevich,
serta Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Rakyat Donetsk yang
diproklamirkan ( DPR), Alexey Naidenko, dan sekretaris Komisi Pemilihan
Umum DPR Vladimir Vysotsky.
Washington juga memberlakukan
pembatasan pada perusahaan Rusia Oceanpribor, pabrik Fiolent,
Sudokomposit, Proyek Baru, Consol-Stroy, Zvezda, Pabrik Pembuatan Kapal
Yaroslavsky dan Pabrik Gorky Zelenodolsk.
Wakil
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menuturkan Moskow tidak akan
memperdulikan tekanan AS dan akan melanjutkan kerjasama dengan
Venezuela. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Rusia menuturkan, mereka tidak akan memperdulikan tekanan Amerika
Serikat (AS) dan akan terus melanjutkan kerjasama dengan Venezuela.
Sebelumnya, AS telah menjatuhkan sejumlah pembatasan terhadap perusahaan
Rusia yang menjalin kerjasama dengan Venezuela.
Wakil Menteri
Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov menuturkan dia akan melakukan
pertemuan dengan Perwakilan Khusus AS untuk Venezuela, Elliott Abrams.
Dalam pertemuan itu, Ryabkov menuturkan, dia akan memperingatkan AS
untuk tidak campur tangan dalam urusan dalam negeri Venezuela.
Ryabkov
kemudian menuturkan, masalah tekanan pada perusahaan Rusia untuk
melakukan kegiatan ekonomi dengan mitra Venezuela akan dimunculkan dalam
pertemuan tersebut.
"Kami
akan memperingatkan AS terhadap intervensi paksa dan bentuk-bentuk lain
dari pengaruh tidak sah terhadap otoritas yang sah di Caracas. Tentu
saja, kami akan menjelaskan mengapa upaya harus dilakukan agar dialog
intra-Venezuela masih dimulai," ucap Ryabkov.
"Tentu saja, kami
akan menekankan bahwa kerja sama di semua bidang, yang dilakukan oleh
Moskow dan Caracas, benar-benar legal dan memiliki sejarah yang pasti
dan ruang lingkup yang signifikan," sambungnya, seperti dilansir Sputnik
pada Minggu (17/3).
Terkait dengan pertemuan dengan Abrams,
Ryabkov mengatakan pertemuan tersebut akan digelar di Roma pada Selasa
mendatang. "Posisi Moskow dan Washington mengenai masalah ini sangat
bertentangan, tetapi ini bukan alasan untuk tidak berbicara. Kami akan
melakukan diskusi yang relevan," tukasnya.
Taliban merayakan gencatan senjata di
Distrik Ghanikhel di Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Gambar diambil
pada 16 Juni, 2018. (REUTERS/Parwiz)
Kabul (CB) - Sedikitnya 50 anggota pasukan keamanan Afghanistan
telah menyerah ke Taliban dalam pertempuran untuk menguasai Provinsi
Badghis di bagian barat negara itu, peristiwa yang telah merenggut cukup
banyak korban, kata para pejabat.
Pertempuran di Afghanistan telah meningkat bahkan ketika para pejabat
Taliban dan Amerika Serikat menyelesaikan babak paling terbaru dari
perundingan perdamaian pada Selasa, yang disebutkan kedua pihak
mengalami kemajuan.
Kekerasan di Afghanistan biasanya menunjukkan peningkatan pada musim semi.
Sebanyak 100 personel Afganistan yang merupakan bagian dari kepolisian
perbatasan di bawah Kementerian Dalam Negeri berusaha meninggalkan
pos-pos mereka ke negara tetangga Turkmenistan pada Sabtu, tetapi mereka
dicegah masuk ke negara itu, kata Abdul Aziz Bik, ketua dewan Provinsi
Baghdis, pada Ahad.
Sekitar 50 personel polisi perbatasan Afghanistan menyerah, sisanya lagi
terus bertempur di distrik Bala Murghab, katanya. Bala Murghab
merupakan distrik yang sangat padat di provinsi itu.
"Para tentara ini telah bertempur melawan Talban selama bertahun-tahun
dan jika mereka menyerah, mereka akan dibunuh oleh Taliban," kata Bik
Distrik itu berisiko jatuh ke ke tangan Taliban jika pasukan Afghanistan
tidak memperoleh tambahan kekuatan di darat dan udara, kata Abdullah
Afzali, anggota dewan itu pada Sabtu.
Taliban menyatakan 90 personel polisi perbatasan telah menyerah kepada
kelompok militan itu yang mengunggah foto-foto mereka yang ditangkap
Taliban dan menambahkan pihaknya telah membunuh banyak lagi.
Jamshid Shahabi, juru bicara gubernur Badghis, mengatakan Taliban telah
menggelembungkan perkiraan jumlah anggota pasukan yang ditangkap.
Sejauh ini belum jelas berapa banyak personel polisi Afghanistan dan
anggota Taliban yang terbunuh atau terluka dalam pertempuran untuk
menguasai distrik itu.
Tetapi Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mencuit bahwa
serangan-serangan di Bala Murghab telah menimbulkan banyak korban.
Dikatakan, pihaknya telah memfasilitasi penyerahan 20 jasad tentara ke
Korps Tentara Nasional Afghanistan.
Dalam cuitannya di Twitter, Kementerian Pertahanan Afghanistan
mengatakan pasukannya telah membunuh 12 anggota Taliban di Bala Murghab,
sebagai bagian dari operasi di seluruh 10 provinsi selama 24 jam
sebelumnya. Seorang jubir kementerian itu tidak dapat dihubungi untuk
dimintai komentar.
Distrik Bala Murghab telah menjadi medan tempur dalam beberapa bulan
belakangan. Taliban membunuh 20 serdadu Afghanistan dan menangkap 20
lagi kurang dari sepekan lalu.
Polisi forensik Israel melakukan olah
tempat kejadian perkara kasus penembakan oleh warga Palestina di dekat
permukiman warga Yahudi, Tepi Barat yang diduduki, Minggu (17/3/2019).
ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/wsj.
Jerusalem (CB) - Seorang warga Palestina menusuk seorang tentara
Israel hingga tewas di Tepi Barat, yang diduduki Israel, pada Ahad dan
menggunakan senjatanya untuk melukai seorang tentara lain dan seorang
pemukim Yahudi sebelum meloloskan diri, kata para pejabat Israel.
Insiden tersebut terjadi di persimpangan dekat Ariel, satu permukiman
besar, tempat warga Palestina itu, menusuk dan merebut senjata tentara
Israel itu, menembak ke arah tiga kendaraan, dan menghajar seorang warga
sipil, kata militer Israel.
Ia kemudian membajak sebuah mobil, mengemudikannya ke persimpangan
terdekat tempat ia menembak seorang tentara kedua sebelum melarikan diri
ke sebuah desa Palestina.
Sejauh ini belum diketahui dengan jelas apakah lebih dari satu penyerang
terlibat. Para pejabat di permukiman Yahudi mengidentifikasi warga
sipil yang terluka ialah seorang rabbi setempat. Para pejabat rumah
sakit mengatakan ia dalam keadaan kritis.
Dalam keterangannya pada sidang kabinet mingguan, Perdana Menteri
Benjamin Netanyahu menyebut beberapa penyerang, dengan
mengatakan,"Pasukan keamanan sedang memburu para penyerang itu. Saya
merasa yakin mereka akan ditangkap."
HAMAS, yang memerintah Jalur Gaza, memuji serangan di Tepi Barat itu
sebagai "tanggapan lumrah atas kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh
penjajah Israel". Pernyataan itu tak menyebutkan pihak yang bertanggung
jawab.
Di bagian selatan Jalur Gaza, serangan tersebut diumumkan di
tempat-tempat ibadah dan pegiat HAMAS membagi-bagikan permen kepada para
pejalan kaki sebagai bentuk kegembiraan mereka.
Militer Israel menyatakan pihaknya belum tahu para penyerang itu masuk kelompok organisasi apa.
Para warga Palestina, banyak di antara mereka tanpa diketahui ikut
bergabung dengan kelompok-kelompok militan, melancarkan
serangan-serangan di Tepi Barat pada penghujung tahun 2015 dan 2016,
tetapi insiden-insiden seperti itu sejak itu menurun.
Israel menduduki Tepi Barat Sungai Yordan dalam perang Timur Tengah
tahun 1967. Pihak Palestina ingin mendirikan sebuah negara di sana dan
di Jalur Gaza, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Perundingan
perdamaian Israel-Palestina gagal tahun 2014.
Warga Palestina di Gaza City saat menyambut gembira kesepakatan rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah.
Foto: AP/Khalil Hamra
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi membidik fasilitas militer Hamas.
CB,
GAZA -- Israel melancarkan serangan udara ke Gaza pada Kamis malam
(14/3). Tel Aviv membidik 100 target terkait Hamas di wilayah yang
diblokade tersebut.
Sejumlah warga Palestina yang tinggal di Gaza mengungkapkan mereka
mendengar ledakan keras pada Jumat (15/3) pagi. Menurut mereka, Israel
mengebom posisi keamanan Hamas.
Pasukan Pertahanan Israel
(IDF) mengonfirmasi membidik fasilitas militer dan keamanan Hamas. "Kami
mengenai 100 sasaran militer Hamas di Gaza sebagai tanggapan atas roket
yang mereka tembakkan kepada warga sipil Israel," kata IDF melalui akun
Twitter resminya.
Beberapa target yang berhasil
dihantam Israel adalah tempat pembuatan roket bawah tanah, pusat
penyimpanan pesawat nirawak, dan markas besar Hamas. Dalam keterangan
yang dipublikasikan di Twitter, IDF turut mengunggah foto citra satelit dari target-target yang diserangnya.
Menurut
IDF serangan terhadap 100 target Hamas itu dilakukan setelah beberapa
roket ditembakkan dari Gaza ke Israel. IDF meyakini roket-roket tersebut
diluncurkan Hamas. "Kami dapat mengonfirmasi roket yang ditembakkan
dari Gaza ke Tel Aviv tadi malam diluncurkan oleh organisasi Hamas,"
ujarnya.
Peluncuran roket dari Gaza memicu sirene tanda
bahaya di selatan Israel, termasuk Tel Aviv. "Saya mendengar roket dan
saya mendengar sirene berbunyi. Agak mengejutkan, saya tidak berpikir
Anda tahu, itu benar-benar dapat mencapai Tel Aviv," kata warga Yonah
Zeff, dikutip laman Aljazirah.
Wali Kota Tel Aviv
Ron Huldai telah memerintahkan agar dibangun tempat perlindungan
serangan udara publik. Namun, dia mengatakan tidak ada instruksi khusus
kepada warganya. "Jalani aktivitas seperti biasa. Tenang tapi waspada,"
katanya.
Merespons serangan roket dari Gaza, Menteri
Pendidikan Israel Naftali Bennet menyerukan demiliterisasi Hamas. "Sudah
waktunya untuk mengalahkan Hamas. Sudah waktunya bertindak secara
sepihak dan melumpuhkan Hamas untuk membela warga Israel," ujarnya.
Hamas
membantah bertanggung jawab atas serangan roket terhadap Israel. Sebab
peristiwa itu terjadi saat perwakilannya bertemu para mediator Mesir
untuk mencoba memperkuat gencatan senjata dengan Tel Aviv.
Kementerian
Dalam Negeri Gaza mengatakan penembakan roket melawan konsensus
nasional. Ia berjanji menindak para pelaku yang terlibat dalam aksi
tersebut.
Kelompok Jihad Islam dan Komite Perlawanan
Rakyat, dua faksi bersenjata di Gaza, juga membantah bertanggung jawab.
"Tuduhan ini hanya kebohongan oleh pendudukan Israel. Gerakan kita dan
sayap militernya Brigade Al-Quds tidak menembakkan roket apa pun," ujar
juru bicara Jihad Islam Daoud Shihab.
Sejak Jalur Gaza
diblokade pada 2007, Israel telah terlibat tiga kali pertempuran melawan
Hamas. Peperangan pada 2014 menjadi yang paling mematikan, di mana
sekitar 1.800 warga Gaza tewas dan 10 ribu lainnya luka-luka.
Pada
Maret tahun lalu, situasi di perbatasan Gaza-Israel kembali memanas.
Ribuan warga Gaza menggelar aksi Great March of Return. Mereka menuntut
Israel mengembalikan tanah yang didudukinya pasca Perang Arab-Israel
1967. Tak hanya itu, warga Gaza juga menyuarakan protes atas keputusan
Amerika Serikat (AS) memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.
Namun
aksi demonstrasi itu direspons secara represif dan brutal oleh pasukan
Israel. Mereka membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.
Tak
hanya itu, Israel pun menyiapkan penembak jitu untuk melumpuhkan dan
membunuh warga yang berpartisipasi dalam aksi tersebut. Sebanyak 189
warga Palestina tewas dan lebih dari 6.000 lainnya mengalami luka-luka
akibat tindakan pasukan Israel.
Ilustrasi serangan pasukan koalisi AS-Kurdi terhadap basis ISIS di Desa Baghouz, Suriah. (Delil SOULEIMAN / AFP)
Jakarta, CB -- Menaklukkan basis pertahanan terakhir kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ternyata tidak semudah yang dikira. Meski Presiden Amerika Serikat,
Donald Trump, mengklaim mereka berhasil merebut seratus persen wilayah
kekuasaan ISIS, tetapi kenyataan di lapangan memperlihatkan ribuan
militan masih bertahan dari serangan pasukan koalisi AS-Kurdi.
Seperti dilansir Associated Press,
Minggu (17/3), Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengakui agak kesulitan
menembus basis pertahanan terakhir ISIS di Desa Baghouz, Provinsi Deir
al Zour, Suriah. Menurut juru bicara SDF, Kino Gabriel, para militan
meninggalkan sejumlah jebakan berupa ranjau untuk menghambat laju
serdadu koalisi.
"Kami menghadapi sejumlah kesulitan dalam operasi militer ini," kata Kino.
Menurut
Kino, meski sudah berkali-kali digempur, ribuan militan ISIS masih
bertahan di Desa Baghouz. Di sana bercampur antara militan dan anak
istri mereka.
Kondisi itu, menurut Kino, menyulitkan pasukan koalisi untuk menggunakan kekuatan penuh untuk menggempur ISIS.
"Kami khawatir melukai anak-anak dan para perempuan yang masih ada di desa," ujar Kino.
Di
samping itu, Kino menyatakan militan ISIS juga membangun terowongan
yang saling terhubung untuk membuat serangan kejutan kepada pasukan
koalisi. Dari sana militan ISIS juga melakukan serangan bom bunuh diri.
Ranjau yang ditinggalkan juga berdaya ledak besar dan diduga bom rakitan dari hulu ledak.
Bahkan
luas wilayah kekuasaan terakhir ISIS itu diperkirakan masih sama
dibandingkan beberapa pekan lalu. Yakni sekitar 250 kilometer. Hal ini
memperlihatkan perkembangan operasi militer untuk menaklukkan ISIS belum
berdampak signifikan, meski gencar disebut tak lama lagi kelompok itu
bakal habis.
Tentara Prancis meninggalan Hotel
Radisson di Bamako, Mali, beberapa jam setelah teror Al Qaida ke hotel
mewah ini, Jumat 20 November 2015. (Reuters)
Bamako, Mali (CB) - Sekelompok orang bersenjata semalam
menyerang dan sempat menguasai pangkalan militer Mali, menewaskan 16
tentara dan merusak lima kendaraan di daerah Mopti, Mali tengah, menurut
dua anggota dewan kota di kawasan tempat serangan terjadi, Minggu.
Markas militer tersebut terletak di desa Dioura, kata wali kota dari
kota terdekat Kareri, Youssouf Coulibaly melalui telepon kepada Reuters.
Mali tengah dalam beberapa tahun terakhir sempat dikuasai para pegaris
keras Al Qaida.
"Saya saat ini berada di dalam markas, ada banyak jenazah. Sejauh ini kami hitung ada 16," katanya.
Juru bicara tentara, Kolonel Diarran Kone, membenarkan serangan tersebut terjadi namun tidak memberi penjelasan lebih lanjut.
Kekerasan oleh kelompok garis keras semakin memburuk setiap tahun sejak
pertama kali merebak di Mali pada 2012. Pada tahun itu, kaum garis keras
jaringan pemberontak Tuareg mengambil alih kekuasaan di utara dan dan
merangsek ke Ibu Kota Bamako, sampai pasukan gabungan pimpinan Prancis
mendesak mundur mereka pada tahun berikutnya.
Kelompok-kelompok terkait Al Qaida dan IS menggunakan Mali tengah
sebagai landasan untuk melancarkan serangan yang jumlahnya semakin
meningkat di sepanjang wilayah Sahel, khususnya di negara negara
tetangga Niger dan Burkina Faso, meskipun ada 4.500 pasukan Prancis di
sana.
Mali tengah merupakan tempat keberadaan Front Pembebasan Macina pimpinan
seorang kathib Salafiyah dan pemimpin militan, Amadou Koufa. Menteri
Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly mengatakan pada November
bahwa Koufa telah terbunuh dalam penggerebekan oleh pasukan Prancis.
Namun pada akhir bulan lalu, Koufa muncul dalam video propaganda baru yang mengejek pasukan Prancis dan Mali.
Quetta, Pakistan (CB) - Empat orang tewas dan 10 lainnya cedera
di Pakistan, Minggu saat sebuah bom meledak di kereta yang tengah melaju
di daerah kaya sumber daya alam, Baluchitta, tempat para pemberontak
memerangi pasukan keamanan selama bertahun-tahun.
Belum segera ada yang mengaku bertanggungjawab, namun kelompok sempalan
suku Baluch, yang memperjuangkan tindakan yang mereka sebut eksploitasi
yang tidak adil atas gas dan sumber-sumber lain di provinsi mereka, pada
masa lalu pernah melakukan serangan terhadap kereta api.
"Empat orang, seorang remaja putri dan ibunya dan dua orang lain
terbunuh dalam ledakan," kata Irfan Bashir, kepala polisi di distrik
Naseerabad, tempat ledakan terjadi, kepada Reuters.
Ledakan membuat enam rangkaian kereta anjlok, saat sedang melintas dari
Peshawar di barat daya menuju Baluchistan, Ibu Kota Provinsi Quetta.
Kejadian ini merupakan serangan kedua dalam dua pekan di kawasan
tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam serangan sebelumnya, kata perwira
polisi yang lain.
Baluchistan merupakan tempat penting bagi proyek-proyek energi dan
transportasi yang merupakan bagian dari Inisiatif Sabuk dan Jalan China,
yang telah membawa investasi sebesar 57 miliar dolar ke Pakistan.
Kekerasan di provinsi tersebut yang berbatasan dengan Afghanistan dan
Iran telah memicu kekhawatiran akan keamanan penanaman modal, khususnya
yang terkait dengan jalur energi yang akan melayani dari China bagian
barat menuju pelabuhan Gwadar di Pakistan selatan.
Teror Masjid Christchurch. Suasana di depan masjid
Al Noor di Jalan Deans, Christchurch, Sabtu (16/3), sehari usai insiden
teror yang menewaskan 49 orang.
Foto: EPA
Rencana pengetatan aturan kepemilikan senjata memicu 'pembelian panik' oleh warga.
CB,
WELLINGTON -- Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berjanji
untuk memperketat undang-undang senjata pascaserangan teror masjid di
Kota Christchurch. Pernyataan itu kemudian mengakibatkan lonjakan angka
penjualan senjata di negara tersebut.
Seperti Newsroom.co.nz,
pemilik toko senjata daring maupun luring menginformasikan adanya
lonjakan penjualan di gerai mereka pada Sabtu (16/3) pagi. Termasuk,
toko senjata Gun City cabang Christchurch yang sibuk melayani pelanggan.
Mereka
mengunggah daring fenomena "pembelian panik" itu. Orang-orang menyerbu
toko untuk membeli senjata api. Kiwi Gun Blog merilis di halaman grup Facebook tentang angka bagus dari penjualan senjata semi-otomatis dan amunisi.
Hal
itu senada dengan pemilik toko senjata Auckland yang mencatat
peningkatan signifikan angka penjualan senjata semi-otomatis. Namun, dia
enggan memberitahukan harga dan berapa banyak stok yang tersisa di
toko.
Pelaku teror Christchurch juga menggunakan senjata
semi-otomatis saat menembaki Muslim yang beribadah di dua masjid, pada
Jumat (15/3). Saat diamankan polisi, tersangka utama Brenton Tarrant
memiliki dua senjata di dalam mobil dan sebuah alat peledak.
PM
Jacinda Ardern mengatakan, Tarrant memiliki total lima senjata api.
Fakta bahwa dia bisa mendapat akses kepada sejumlah tipe senjata itu
menunjukkan hukum senjata di Selandia Baru belum sesuai dan ideal.
Masih
timbul pertanyaan tentang bagaimana wujud tanggung jawab atas serangan
teror Christchurch. Belum diketahui seperti apa cara pemerintah
memperketat lisensi senjata atau membatasi akses senjata yang
dimodifikasi secara ilegal.
Pakar senjata mengatakan,
senapan yang digunakan Tarrant di masjid pertama adalah senjata
semi-otomatis Mossberg 930. Senjata itu memiliki silinder tujuh putaran.
Saat pria itu kehabisan amunisi, dia beralih ke AR15.
Sebagai
informasi, AR15 adalah senapan olahraga semi-otomatis, dan di antara
senjata api yang saat ini paling laris terjual. Menurut situs senjata
daring, AR15 sering digunakan untuk berburu rusa dan menembak sasaran
kompetitif.
Kedua jenis senjata yang digunakan tersangka
bisa didapatkan oleh pemilik lisensi regular kategori A tanpa
persyaratan tambahan lain. Walau senjata Tarrant legal dengan lisensi,
tapi senapan AR15-nya ilegal karena dimodifikasi dengan mesin besar.
Sesuai
pedoman Arms Act pada 1992, senapan semi-otomatis AR15 hanya memiliki
kapasitas tujuh putaran. Faktanya, senapan Tarrant memiliki silinder 30
putaran, 40 putaran, dan 60 putaran.
Bagiannya seperti
didapatkan dari penjual senjata lokal. Untuk mendapatkan lisensi senjata
di Selandia Baru, seseorang harus berusia lebih dari 16 tahun, lulus
pemeriksaan latar belakang, dan memiliki dua sanak (saudara atau
pasangan).
Menurut polisi, Tarrant tidak memiliki sejarah kriminal dan tidak dikenal polisi di Selandia Baru atau Australia. Laman Newsroom.co.nz melaporkan, sebelum insiden ini dia tidak masuk dalam daftar polisi atau daftar teroris.
Pria
asal Australia itu sesekali datang ke Selandia Baru. Saat bertandang
pada November 2017, dia memperoleh lisensi senjata dasar kategori A.
Sebulan kemudian, dia mendaftar ke pengecer senjata daring populer tapi
tidak membeli apa pun.
Brenton Tarrant, pelaku penembakan jamaah salat Jumat di Masjid Al-Noor, Selandia Baru. Foto/REUTERS
CHRISTCHURCH
- Sebanyak empat orang ditahan setelah lebih dari 40 orang tewas dan 20
lainnya luka serius dalam penembakan di dua masjid di kota
Christchurch, Selandia Baru. Penembakan terjadi saat salat Jumat
berlangsung siang tadi.
Polisi Selandia Baru mengatakan banyak
korban jiwa berjatuhan setelah apa yang mereka gambarkan sebagai
"serangkaian peristiwa tragis" di wilayah Canterbury pada hari Jumat.
Ada
lima fakta yang perlu diketahui dalam kasus penembakan di dua masjid di
Selandia Baru ini. Berikut rincian fakta-fakta tersebut. 1. Yang Terjadi di Christchurch
Petugas
polisi pertama kali menanggapi laporan adanya penembakan di
Christchurch tengah sekitar pukul 13.40 siang waktu setempat.
Dua
penembakan terjadi di dua masjid secara terpisah di kota itu, yakni
satu di Masjid Al-Noor di Deans Avenue dan satu lagi di Masjid Mosque,
Linwood Avenue (nama masjid memang Masjid Mosque).
Polisi mengatakan mereka juga menjinakkan sejumlah alat peledak improvisasi yang ditemukan di kendaraan setelah penembakan.
Semua sekolah dan gedung dewan di-lockdown dan anggota masyarakat diberitahu untuk tidak keluar rumah. Status lockdown saat ini telah dicabut.
2. Penembakan Di-Livestreaming-kan oleh Pelaku
Polisi
Selandia Baru telah memperingatkan ada rekaman yang sangat mengerikan
terkait dengan penembakan di Christchurch dan mendesak agar tidak
dibagikan di media sosial.
Video itu hasil livestreaming di
Facebook oleh pelaku penembakan bernama Brenton Tarrant, 28, pria
kelahiran Australia. Dia menyiarkan langsung aksinya saat menembaki
jamaah salat Jumat di dalam Masjid Al-Noor.
Pihak Facebook menyatakan telah menghapus video dan menonaktifkan akun Facebook Brenton Tarrant. 3. Para Tersangka
Tiga
pria dan satu wanita dipastikan berada dalam tahanan polisi dengan
status tersangka. Satu dari empat orang yang ditahan adalah Brenton
Tarrant, 28, pria kelahiran Australia. Tarrant, seorang pria kulit putih
mengenakan pakaian ala militer saat melepaskan tembakan di Masjid
Al-Noor.
Perdana
Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern menyebut insiden itu sebagai
serangan teroris. Dia mengatakan para tersangka memiliki pandangan
ekstremis, tetapi tidak ada dalam daftar pantau polisi.
Tarrant meninggalkan manifesto anti-imigran setebal 74 halaman, tempat dia menjelaskan siapa dirinya dan alasan tindakannya.
Tarrant
memang lahir di Australia. Namun, dia mengaku sebagai orang Skotlandia,
Irlandia dan Inggris sebelum akhirnya pindah ke Selandia Baru untuk
sementara waktu dan untuk merencanakan dan berlatih yang kemudian
memutuskan untuk melakukan serangan.
"Saya telah membaca
tulisan-tulisan Dylann Roof dan banyak lainnya, tetapi hanya benar-benar
mengambil inspirasi sejati dari Knight Justiciar Breivik," tulis dia,
mengacu pada para pelaku pembantaian massal yang dimotivasi rasisme.
Perdana
Menteri Australia Scott Morrison mengonfirmasi bahwa Tarrant memang
warga kelahiran Australia. "Saya dapat mengonfirmasi bahwa orang yang
ditahan adalah warga negara kelahiran Australia," katanya kepada
wartawan di Sydney.
"Sebagai anggota keluarga dengan sepupu warga
Selandia Baru, kami berduka, kami terkejut, kami marah, dan kami
berdiri di sini dan mengutuk serangan yang terjadi hari ini oleh seorang
teroris ekstremis, sayap kanan, dan keras," kata Morrison.
4. Para Korban
Perdana
Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah mengonfirmasi 40 orang tewas
dan 20 lainnya luka-luka serius dalam serangan hari ini. Laporan
terbaru, korban tewas bertambah menjadi sekitar 49 orang.
Komisi
Tinggi Malaysia di Selandia Baru mengatakan seorang warga negara
Malaysia terluka dalam salah satu penembakan di masjid, dan saat ini
menerima perawatan.
Sedangkan Kedutaan Indonesia di Wellington menyatakan dua warga
Indonesia, seorang ayah dan anaknya terluka akibat penembakan di salah
satu masjid.
Tim kriket Bangladesh juga tiba untuk salat Jumat ketika penembakan terjadi. Namun, semua anggota tim selamat. 5. Hari Tergelap Selandia Baru
Perdana
Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan penembakan terhadap dua
masjid yang mematikan di Christchurch telah menjerumuskan negaranya ke
dalam salah satu "hari tergelap".
"Jelas, apa yang terjadi di
sini adalah tindakan kekerasan yang luar biasa dan belum pernah terjadi
sebelumnya," kata Ardern dalam pidatonya.
"Banyak dari mereka
yang akan terkena dampak langsung penembakan ini mungkin adalah migran
yang ke Selandia Baru, mereka bahkan mungkin menjadi pengungsi di sini,"
kata Ardern.
"Mereka
telah memilih untuk menjadikan Selandia Baru sebagai rumah mereka, dan
itu adalah rumah mereka. Mereka adalah kita. Orang yang telah
melanggengkan kekerasan terhadap kita ini bukan (kita)," paparnya,
dikutip Telegraph. "Mereka seharusnya berada di lingkungan yang aman."
Senator
Queensland, Australia, Fraser Anning, menyalahkan imigran Muslim atas
serangaan teroris di dua masjid di Selandia Baru. Foto/Facebook/Senator
Fraser Anning
CANBERRA
- Seorang politisi Australia menuai kecaman keras karena menyalahkan
imigran Muslim dalam serangan teroris di dua masjid di Selandia Baru.
Sebanyak 49 orang tewas dalam penembakan massal ketika salat Jumat
berlangsung.
Senator Queensland, Australia, Fraser Anning merilis
pernyataan media pada Jumat sore, beberapa jam setelah serangan teroris
di dua masjid di kota Christchurch terjadi. Di dalamnya, Anning awalnya
menentang segala bentuk kekerasan dan mengutuk tindakan pria bersenjata
itu.
Namun, di kalimat selanjutnya dia menyalahkan imigran Muslim sebagai pemicu penembakan berdarah itu.
"Ketika
jenis kekerasan yang main hakim sendiri tidak pernah bisa dibenarkan,
yang disoroti adalah meningkatnya ketakutan dalam komunitas kami, baik
di Australia dan Selandia Baru, akan meningkatnya kehadiran Muslim,"
katanya.
Anning mengklaim pelaku sesungguhnya yang membunuh 49
orang dan melukai lebih dari 40 orang lainnya, termasuk anak-anak,
adalah kebijakan imigrasi Selandia Baru.
Empat tersangka telah
ditahan sehubungan dengan serangan itu, termasuk tersangka utama Brenton
Harrison Tarrant, 28, pria Australia. Tarrant telah dibawa ke
pengadilan Sabtu (16/3/2019), di mana dia didakwa melakukan pembunuhan.
"Pernyataan Senator Australia Fraser Anning tentang teroris Kristen #ChristchurchAttack; para korban pantas dibunuh karena mereka adalah Muslim. ICYMI,
ia membela 'solusi akhir' untuk imigran non-kulit putih," kecam Alfons
Lopez Tena, mantan anggota parlemen Catalan yang juga seorang penulis,
via akun Twitter @alfonslopeztena.
Mantan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull via akun @TurnbullMalcolm
berkomentar; "Mereka yang menjajakan kebencian rasial dan agama mungkin
tidak mengambil senjata atau pisau sendiri, tetapi mereka terlalu
sering menginspirasi orang-orang yang melakukannya. Ekstremisme
kekerasan dimulai dengan ekstremisme dan ujaran kebencian."
"Komentar
Fraser Anning hari ini hina. Dia memalukan Senat dan yang lebih buruk
dengan menyebarkan kebencian dan membuat orang Australia saling
bermusuhan, dia melakukan apa yang diinginkan para teroris," lanjut
Turnbull.
Perdana Menteri Australia Scott Morrison via akun @ScottMorrisonMP
ikut mengecam Senator Anning. "Pernyataan Senator Fraser Anning
menyalahkan serangan mematikan oleh teroris ekstremis sayap kanan di
Selandia Baru pada (kebijakan) imigrasi adalah menjijikkan. Pandangan
itu tidak punya tempat di Australia, apalagi Parlemen Australia," kecam
Morisson.
Jurnalis televisi, Moeed Pirzada, via akun @MoeedNj berkomentar;"Inilah
seorang lelaki, Senator Fraser Anning, yang secara terbuka membenarkan
terorisme dan pembantaian (terhadap) kaum Muslim atas nama imigrasi;
jika ada Mullah Muslim yang akan melakukannya, ia akan segera menemukan
dirinya atau pemerintahnya dalam kesulitan; Dimanakah lokasi PBB?."
Menyadari
pernyataannya menuai kecaman, Anning kemudian mengkritik para politisi
sayap kiri dan media yang katanya terlalu buru-buru menyalahkan
undang-undang senjata atau mereka yang memiliki pandangan
nasionalis."Ini semua omong kosong klise," katanya.
"Penyebab
pertumpahan darah sesungguhnya di jalan-jalan Selandia Baru hari ini
adalah program imigrasi yang memungkinkan kaum fanatik Muslim untuk
bermigrasi ke Selandia Baru," ujarnya.
Pengunjuk rasa pendukung Brexit
mengangkat sebuah poster diluar Houses of Parliament di London, Inggris,
Kamis (14/3/2019). (REUTERS/DYLAN MARTINEZ)
London (CB) - Pemerintahan Perdana Menteri Inggris Theresa May
pada Minggu bergelut untuk mendapatkan dukungan dari parlemen bagi
kesepakatan pemisahan Inggris dari Uni Eropa (Brexit).
May berupaya membujuk kalangan peragu Brexit dengan melancarkan ancaman
maupun janji-janji guna menghindarkan kemungkinan ada gerakan apa pun
untuk mendepaknya.
Setelah penundaan Brexit didukung oleh parlemen, May masih punya waktu
tiga hari untuk mendapatkan persetujuan bagi kesepakatan Brexit jika ia
ingin menemui para pemimpin Uni Eropa pada Kamis. Pada hari itu, ia
sudah harus membawa suatu tawaran kepada para pemimpin tersebut agar
mendapat imbalan berupa lebih banyak waktu untuk menunda.
Pemimpin oposisi utama Partai Buruh Jeremy Corbyn meningkatkan
tekanannya terhadap sang perdana menteri. Corbyn mengatakan ia bisa
mengupayakan agar pemungutan suara soal kepercayaan terhadap
pemerintahan May digelar jika May kembali gagal mendapatkan persetujuan
dari parlemen bagi kesepakatan yang diusungnya.
Hampir tiga tahun sejak Inggris memutuskan untuk berpisah dari Uni
Eropa, negara itu belum semakin jelas soal bagaimana dan kapan akan
meninggalkan Uni Eropa. Inggris memiliki beberapa kemungkinan, dari
pemisahan tanpa kesepakatan hingga bahwa Brexit sama sekali tidak akan
terjadi.
May sudah mengeluarkan peringatan bahwa jika parlemen kembali menentang
kesepakatan yang disiapkannya untuk ketiga kalinya, Inggris bisa
menghadapi penundaan yang panjang dan kemungkinan perlu mengambil bagian
dalam pemilihan Eropa pada bulan Mei. Peringatan itu tampaknya cukup
mendapat perhatian.
Namun menteri keuangan di kabinet May, Philip Hammond, menganggap sikap May belum jelas.
Banyak pendukung Brexit pada Partai Konservatif pimpinan May mengatakan
bahwa kesepakatan dengan Partai Buruh Demokratik Irlandia Utara (DUP)
akan menjadi kunci soal apakah mereka akan mendukung kesepakatan yang
disiapkan May. DUP adalah partai yang menopang pemerintahan minoritas PM
May di parlemen.
May membutuhkan 75 anggota parlemen untuk mengubah sikap mereka setelah
kesepakatan yang dibawanya digilas pertama kali pada Januari oleh 230
anggota parlemen dan kemudian oleh 149 anggota pada 12 Maret.
Lokasi kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines ET302 di Ethiopia. (REUTERS/Tiksa Negeri)
Jakarta, CB -- Data-data yang diperoleh dari kotak hitam pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan maskapai Ethiopian Airlines yang jatuh
pada 10 Maret lalu disebut ada kemiripan dengan insiden Lion Air JT610
pada 29 Oktober 2018. Hal itu diketahui dari hasil analisis awal yang
disampaikan Kementerian Perhubungan Ethiopia.
"Ada kesamaan
dengan kasus yang dialami Indonesia (Lion Air). Ada persamaan di antara
dua kecelakaan itu," kata juru bicara Kementerian Perhubungan Ethiopia,
Muse Yiheyis, seperti dilansir Reuters, Senin (18/3).
"Data penerbangan berhasil dipulihkan. Tim dari Amerika Serikat dan
Ethiopia sudah memvalidasi. Menteri Perhubungan berterima kasih kepada
pemerintah Prancis. Kami akan memberikan informasi lanjutan dalam tiga
atau empat hari ke depan," ujar Muse.
Menurut Menteri Perhubungan
Ethiopia, Dagmawit Moges, hasil kesimpulan awal dari pembacaan data di
kotak hitam akan diungkap dalam 30 hari. Dia menyatakan data kecelakaan
Lion Air akan dibandingkan dengan insiden Ethiopian Airlines.
"Akan jadi bahan studi dalam penyelidikan," kata Dagmawit, seperti dilansir AFP.
Akan
tetapi, Dewan Keselamatan Perhubungan Nasional (NTSB) dan Otoritas
Penerbangan AS (FAA) membantah telah melakukan validasi data kotak hitam
itu. Dari data penerbangan yang dilansir situs FlightRadar24, kedua
pesawat itu sempat mengalami kendala dalam mempertahankan ketinggian
jelajah sebelum jatuh.
Banyak pihak mencurigai sistem anti-stall (MCAS) yang ditambahkan di 737
MAX 8. Perangkat itu secara otomatis memerintahkan hidung pesawat
menurun ketika pesawat dianggap dalam situasi stall.
Dalam kasus
Lion Air, pilot mengalami kesulitan mengendalikan pesawat ketika
mengaktifkan mode autopilot. Perangkat MCAS terus menerus mengarahkan
hidung pesawat menukik tak berapa lama usai lepas landas.
Pesawat
Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines jatuh tak jauh dari di ibu
kota Ethiopia, Addis Ababa, saat hendak menuju Nairobi, Kenya, 10 Maret
2019.
Pesawat itu mengangkut 157 penumpang dari 32 negara dan seluruhnya dipastikan tewas dalam kecelakaan itu.
Hasil
penyelidikan sementara, pilot Ethiopian Airlines dengan nomor
penerbangan 302 itu sempat meminta untuk kembali, setelah beberapa menit
lepas landas dari bandara Bole di Addis Ababa pada pukul 08.38 pagi
waktu setempat.
Jakarta, CB -- Daftar negara yang menutup wilayah udaranya untuk Boeing 737 MAX 8 terbang semakin panjang. Setelah Singapura, China, Thailand, India, dan Fiji, kini giliran Argentina yang melarang pesawat pabrikan Amerika Serikat (AS) tersebut keluar masuk negaranya.
Keputusan Argentina tersebut menyusul langkah serupa yang diambil oleh
negara-negara lainnya setelah dua kecelakaan fatal yang melibatkan
Boeing 737 MAX 8.
Yakni,
kecelakaan terbang yang dialami Lion Air dan menelan korban jiwa 189
orang, dan Ethiopian Airlines yang menghilangkan 157 nyawa.
Administrasi Penerbangan Sipil Nasional Argentina (ANAC) memang
belum berkomentar. Publikasi resmi akan diumumkan besok, Senin (18/3).
Mengutip Reuters,
Minggu (18/3), ANAC mengusulkan untuk menghentikan sementara
operasional seluruh maskapai yang menerbangkan Boeing 737 MAX 8,
termasuk juga MAX 9 di seluruh wilayah udara Argentina.
"Mengusulkan
menghentikan operasional Boeing 737 MAX dan MAX 9 segera di wilayah
Argentina dan berakhir sampai penyelidikan kecelakaan terbaru terbit,"
tulis ANAC.
Pada Rabu (13/3) lalu, Pemerintah Meksiko, Panama, dan Kolombia
turut menghentikan operasi pesawat Boeing 737 MAX. Sehari sebelumnya,
Australia memutuskan melarang penggunaan burung besi Boeing.
Brenton Tarrant, pelaku penembakan jamaah salat Jumat di Masjid Al-Noor, Selandia Baru. Foto/Heavy.com
CHRISTCHURCH
- Penembakan terhadap jamaah salat Jumat di dua masjid di Christchurch,
Selandia Baru, menewaskan sekitar 40 orang dan puluhan orang lainnya
terluka. Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan penembakan itu
sebagai serangan teroris.
"Ini serangan teroris," kata PM Ardern, dikutip The Guardian.
"Banyak yang terkena dampak langsung dari penembakan ini mungkin adalah
migran yang ke Selandia Baru, mereka bahkan mungkin menjadi pengungsi
di sini. Mereka adalah kita," katanya.
Ardern mengutuk keras
orang-orang yang melanggengkan kekerasan di negaranya. Hal senada
disampaikan PM Australia Scott Morrisoan. "(Serangan) teroris ekstrem
sayap kanan," ujarnya, merujuk pada para pelaku penembakan.
Ada tiga hingga empat orang dinyatakan sebagai tersangka. Salah satunya, pria kelahiran Australia bernama Brenton Tarrant, 28.
Polisi
Selandia Baru telah menjinakkan beberapa alat peledak improvisasi yang
ditemukan terpasang pada kendaraan di Christchurch setelah penembakan
massal di dua masjid yang menewaskan 40 orang.
Saksi mata Ahmad
al-Mahmoud mengatakan salah satu penembak memasuki masjid Masjid Al-Noor
sekitar 10 menit setelah salat Jumat dimulai. Pelaku, kata dia,
melepaskan puluhan hingga ratusan putaran tembakan.
Penembakan
kedua terjadi di Masjid Linwood, di mana seorang saksi mata mengatakan
mereka melihat seorang lelaki meninggalkan masjid dengan mengenakan
perlengkapan kamuflase dan helm sepeda motor. Ada juga laporan yang
belum dikonfirmasi bahwa sebuah bom ditemukan di dekat Strickland Ave.
Seorang
Muslim setempat dilaporkan mengusir orang-orang bersenjata dari masjid
Linwood yang menembakkan dua tembakan ke arah mereka ketika mereka
pergi.
Empat tersangka saat ini ditahan, termasuk seorang wanita. Sejumlah fasilitas umum tetap dalam kondisi lockdown.
PM Ardern telah mengonfirmasi bahwa tidak ada dari para tersangka yang ada dalam daftar pengawasan keamanan.
Brenton Tarrant, pelaku penembakan jamaah salat Jumat di Masjid Al-Noor, Selandia Baru. Foto/Heavy.com
CHRISTCHURCH
- Pelaku penembakan terhadap jamaah salat Jumat di Masjid Al-Noor,
Selandia Baru mengidentifikasi dirinya bernama Brenton Tarrant, 28,
kelahiran Australia. Dia mengatakan serangan itu untuk memerangi
"penjajah di tanah orang kulit putih".
Dalam manifesto setebal 73
halaman, yang diyakini ditulis olehnya, Tarrant mengatakan tingkat
kelahiran di Eropa menurun. Hal itu dia klaim memicu migrasi massal dan
tingkat kesuburan dari para imigran akan meningkatkan populasi.
Dia menamai para imigran sebagai "white genocide (genosida putih)". Tarrant menulis manifestonya dengan judul "The Great Replacement: Towards A New Society".
"Kita
harus menghancurkan imigran dan mendeportasi para penyerbu yang sudah
hidup di tanah kita. Ini bukan hanya masalah kesejahteraan kita, tetapi
kelangsungan hidup rakyat kita," tulis dia.
Manifesto dimulai dengan puisi penyair Welsh, Dylan Thomas, "Jangan bersikap lembut pada malam yang baik itu".
"Untuk
sebagian besar dari semua menunjukkan kepada penjajah bahwa tanah kami
tidak akan pernah menjadi tanah mereka, tanah air kami adalah milik kami
dan bahwa selama orang kulit putih masih hidup, mereka tidak akan
pernah menaklukkan tanah kami dan mereka tidak akan pernah menggantikan
orang-orang kami," lanjut manifesto Tarrant.
"Untuk
membalas dendam pada penjajah atas ratusan ribu kematian yang
disebabkan oleh penjajah asing di tanah Eropa sepanjang sejarah," tulis
Tarrant.
"Untuk menghasut kekerasan, pembalasan dan pemisahan
lebih lanjut antara orang-orang Eropa dan penjajah yang saat ini
menduduki tanah Eropa," sambung manifesto tersebut, dikutip The Star, Jumat (15/3/2019).
"Untuk
secara langsung mengurangi tingkat imigrasi ke tanah Eropa dengan
mengintimidasi dan secara fisik menghapus penjajah itu sendiri."
Tarrant mengatakan dia adalah pekerja paruh waktu asal Australia berusia 28 tahun. Dia bekerja sebagai "pencabut kebab".
"Saya
hanya orang kulit putih biasa, dari keluarga biasa yang memutuskan
untuk mengambil sikap untuk memastikan masa depan bagi rakyat saya,"
tulis dia.
Sambil menyatakan bahwa dia bukan anggota langsung
dari kelompok atau gerakan politik apa pun, Tarrant juga mengklaim dia
mewakili jutaan orang Eropa dan etnis-nasionalis lainnya yang ingin
hidup damai di antara rakyat mereka sendiri.
Tarrant juga
menyiarkan langsung insiden penembakan di sebuah masjid di Christchurch,
di mana dia menembak beberapa Muslim yang sedang salat Jumat.
"Kita harus memastikan keberadaan rakyat kita, dan masa depan untuk anak-anak kulit putih," tulisnya.
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (ANTARA/Fransiska Ninditya)
... kami mengecam aksi penembakan yang dilakukan di masjid diChristchurch saat umat Islam sedang melakukan ibadah...
Jakarta
(CB) - Kementerian Luar Negeri mengecam aksi penembakan massal yang
terjadi di satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang terjadi
pada Jumat, 15 Maret 2019, pukul 13:40 waktu setempat.
"Fakta ada aksi penembakan di masjid saat ibadah itu tindakan yang patut
dikecam. Untuk itu, kami mengecam aksi penembakan yang dilakukan di
masjid di Christchurch saat umat Islam sedang melakukan ibadah," kata
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, di Jakarta, Jumat.
Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada
korban dan keluarga korban, seperti disampaikan dalam keterangan
tertulis dari Kementerian Luar Negeri.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington terus memantau
perkembangan situasi dan telah mengirimkan tim ke Christchurch untuk
berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit dan Perhimpunan
Pelajar Indonesia setempat.
Menurut pihak Kementerian Luar Negeri, hingga saat ini tidak ada
informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Berdasarkan catatan Kementerian Luar Negeri, terdapat 331 orang WNI di
kota Christchurch, termasuk 134 mahasiswa. Jarak dari Wellington ke
Christchurch mencapai 440 kilometer.
Pelaku penembakan di salah satu masjid di
Selandia Baru dilaporkan menyiarkan langsung aksinya saat melepaskan
tembakan secara membabi buta pada Jumat (15/3). (Reuters/SNPA/Martin
Hunter)
Jakarta, CB -- Pelaku penembakan di salah satu masjid di Christchurch, Selandia Baru, dilaporkan menyiarkan langsung aksinya saat melepaskan tembakan secara membabi buta pada Jumat (15/3) melalui Facebook Live.
Sejumlah
media lokal melaporkan bahwa aksi tersebut mulai disiarkan ketika sang
pelaku penembakan berkendara menuju Masjid Al Noor di Dean's Road,
kemudian memarkirkan mobilnya.
Pria itu kemudian mengambil dua
pistol dan berjalan ke arah masjid. Begitu tiba di dalam, ia mulai
melepaskan tembakan secara membabi buta.
Dalam video itu terlihat beberapa orang mengerang di lantai masjid. Sejumlah orang lainnya terlihat terkapar tak berdaya.
Setelah lima menit beraksi, pelaku kembali ke mobil untuk mengganti
senjata. Ia lantas masuk lagi ke dalam masjid dan menembaki orang yang
terlihat masih hidup.
Reuters belum dapat mengonfirmasi keabsahan video yang kemudian viral di jagad maya tersebut.
Namun,
sejumlah saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa mereka melihat pria
berpakaian bergaya militer dan membawa senapan otomatis menembaki orang
di Masjid Al Noor.
Enam warga negara Indonesia dilaporkan berada di Masjid Al Noor ketika
penembakan terjadi. Tiga di antaranya berhasil kabur dan bersembunyi di
rumah warga, sementara yang lainnya belum dapat dihubungi.
Belum
tuntas kepanikan warga akibat penembakan di Masjid Al Noor, kejadian
serupa dilaporkan terjadi di masjid lainnya di Linwood, yang juga berada
di wilayah Chirstchurch.
Komisioner
kepolisian Selandia Baru, Mike Bush, mengatakan bahwa beberapa orang
tewas di dua lokasi kejadian. Namun, ia belum dapat memastikan jumlah
pasti korban tewas dan terluka.
Perdana Menteri Selandia Baru,
Jacinda Ardern, mengutuk aksi penembakan massal ini dan menyatakan duka
mendalam bagi keluarga korban.
"Ini adalah salah satu hari paling kelam bagi Selandia Baru," kata Ardern.
Peter
Capaldi (Dr Who) dan Jenna Coleman (Clara Oswald) mengunjungi Sydney
jelang seri baru Dr Who. Foto ilustrasi/AAP/Nikki Short
MOSKOW - TARDIS (Time And Relative Dimension In Space) merupakan sebuah mesin waktu dalam serial televisi Doctor Who. Namun, para ilmuwan di Rusia mengklaim sudah menciptakan "mesin waktu" dalam kehidupan nyata.
Mesin
waktu—hasil eksperimen dalam fisika kuantum—sejatinya menentang hukum
termodinamika kedua, yang mengatur arah waktu dari masa lalu ke masa
depan.
Para ahli di Moscow Institute of Physics & Technology
(MIPT) telah melaporkan temuan dalam apa yang dianggap sebagai terobosan
besar di lapangan. Mereka menyebutnya sebagai "mesin waktu" yang
terdiri dari komputer kuantum dasar yang terbuat dari elektron "qubit"
yang dapat dimodifikasi.
Fisikawan mengamati qubit yang bergeser mundur dalam waktu dari keadaan kacau ke keadaan tertata.
Efeknya
disamakan dengan rak bola biliar yang pecah dan tersebar di sekitar
meja dan kemudian berjalan secara terbalik untuk kembali ke keadaan
semula dalam segitiga.
"Kami, secara buatan, telah menciptakan
keadaan yang berevolusi ke arah yang berlawanan dengan panah
termodinamika waktu," kata Dr Gordey Lesovik, peneliti utama dan kepala
Laboratorium Fisika Informasi Quantum di MIPT, dikutip LeicesterLive, Kamis (14/3/2019).
"Mesin
waktu" itu terdiri dari komputer kuantum dasar yang terbuat dari
elektron "qubit". Itu adalah unit informasi yang dijelaskan oleh "satu",
"nol", atau "superposisi" campuran keduanya.
Dalam percobaan pertama, qubit menjadi pola perubahan nol dan satu yang semakin kompleks, yang menciptakan kekacauan.
Program lain kemudian memodifikasi keadaan komputer untuk berevolusi "mundur" dari kekacauan ke keadaan tertata.
Qubit-qubit tersebut kemudian bekerja dengan cara yang berlawanan, dari
kompleks ke sederhana, dan karenanya keadaan tertata dipulihkan.
Para
ilmuwan senang menemukan tingkat keberhasilan awal untuk "pembalikan
waktu" sebesar 85 persen. Namun, untuk sementara, percobaan membuat
gelombang di dunia fisika itu tidak mungkin untuk membuat TARDIS ke
kehidupan nyata dalam waktu dekat.
Pilot Angkatan Udara India, Abhinandan Varthaman, tertangkap
mliter Pakistan setelah pesawat MIG-21 Bison tertembak jatuh F-16.
92newshd
CB, New Delhi – Bekas kepala staf angkatan udara India, Marsekal A. Y. Tipnis, mengatakan negaranya bisa mengalahkan jet tempur Pakistan jika telah mengoperasikan jet tempur buatan Prancis, Rafale.
India
telah memulai pemesanan 36 jet tempur Rafale pada 2016. Namun,
pengiriman jet tempur ini terhambat karena ada masalah pembayaran.
Tokoh
oposisi Rahul Gandhi bahkan menuding PM India, Narendra Modi, terlibat
korupsi dana pembelian jet tempur senilai US$8.7 miliar atau sekitar
Rp124 triliun.
“Tujuan
dari 24 jet tempur Pakistan adalah untuk menyerang Srinagar, pangkalan
udara Awantipora. Jika India memiliki jet tempur Rafale saat itu, pilot
angkatan udara dapat menghancurkan setidaknya 12 jet tempur Pakistan.
Rafale akan menaikkan semangat pasukan,” kata Tipnis dalam sebuah forum
seminar mengenai keamanan di New Delhi, India, pada Rabu, 13 Maret 2019.
Tipnis
mengatakan ini terkait insiden pertempuran udara pada 27 Februari 2019
antara jet tempur MiG-21 Bison milik India dan Pakistan, yang diduga
menggunakan F-26.
Pesawat tempur India menjatuhkan bom di wilayah Pakistan.[Aljazeera]
Pakistan
mengklaim menembak jatuh dua jet tempur India dengan satu jet tempur
mendarat di wilayah Kashmir yang dikontrol Islamabad. Satu pilot India
berhasil ditahan dan kemudian dikembalikan ke New Delhi seperti dilansir
Aljazeera.
Ini
terjadi pasca serangan bom bunuh diri kelompok milisi ke pasukan
paramiliter India di Kashmir, yang menewaskan sekitar 40 orang pada
pertengahan Februari 2019. India menuding milisi itu berada di wilayah
Pakistan dan mendapat perlindungan.
Baru-baru ini, dokumen
mengenai kesepakatan pembelian jet tempur Rafale bocor ke publik setelah
diberitakan oleh media The Hindu. Pemerintah India menuding media sengaja mempublikasikan informasi sensitif terkait kemampuan tempur jet Rafale.
WASHINGTON
- Senat Amerika Serikat (AS) akhirnya meloloskan resolusi untuk
mengakhiri deklarasi darurat nasional Presiden Donald Trump di
perbatasan selatan negara itu. Trump pun bereaksi dengan menyatakan akan
memveto keputusan tersebut.
"Veto," cuit Trump sesaat setelah
Senat AS sepakat untuk mengakhiri keadaan darurat nasional melalui
voting seperti dilansir dari Reuters, Jumat (15/3/2019).
Dalam
cuitannya, Trump mengatakan bahwa dukungan suara yang diberikan oleh
senator Republik untuk resolusi Ketua DPR Partai Demokrat Nancy Pelosi
adalah sebuah kejahatan dan mendukung kebijakan membuka perbatasan
Partai Demokrat.
Selama
dua tahun masa jabatannya, Kongres yang dipimpin oleh Partai Republik
sebagian besar mengakomodasi Trump yang belum pernah menggunakan hak
vetonya.
Trump mendeklarasikan keadaan darurat nasional pada 15
Februari lalu guna mewujudkan keinginannya untuk membangun tembok
perbatasan. Dengan deklarasi darurat, Trump mencari cara alternatif
untuk mendapatkan dana miliaran dolar untuk pembangunan tembok di
perbatasan setelah Kongres menolak untuk memberikan dana.
Trump
membutuhkan dana miliaran dolar untuk membangun tembok di sepanjang
perbatasan AS-Meksiko, tetapi Kongres menolak untuk menyediakan
sepenuhnya. Kebuntuan menyebabkan penutupan sebagian pemerintah AS
selama 35 hari yang berakhir pada bulan Januari lalu.
Pembangunan
tembok perbatasan menjadi kunci kampanye Trump dalam pemilu presiden
pada 2016 lalu. Kala itu, Trump mengatakan Meksiko akan membayarnya.
Namun pada kenyataannya, Meksiko menolaknya.
Lewat voting, Senat
AS meloloskan resolusi untuk mengakhiri keadaan darurat nasional dengan
suara 59-41. Dalam prosesnya, keputusan ini ditandai dengan pembelotan
12 anggota Partai Republik.
Raytheon sedang mengembangkan rudal SM-3 Blok IIA, yang
menjadi bagian dari proyek gabungan antara Amerika Serikat dan Jepang.
Kedua negara ini berencana untuk memasang dua lapisan sistem pertahanan
udara untuk menghadapi ancaman rudal balistik antar benua Korea Utara
atau negara lain. raytheon.com
CB, Washington – Pentagon bakal memulai pengetesan dua jenis rudal baru, yang telah dilarang uji cobanya selama lebih 30 tahun oleh sebuah perjanjian kontrol senjata, pada 2019.
Ini menyusul rencana kedua negara untuk mengakhiri Perjanjian Rudal Nuklir Jarak Menengah atau Intermediate Range Nuclear Forces Treaty.
Perjanjian
ini, yang diteken kedua negara sejak 1987, melarang uji coba dan
produksi rudal berjarak tembak 500 – 5.500 kilometer.
Saat ini, AS berencana untuk menarik diri secara penuh dari perjanjian kontrol senjata itu pada Agustus 2019.
“Sebuah
rudal jelajah baru bakal diuji coba pada Agustus dan rudal balistik
dengan jarak lebih jauh bakal diuji coba pada November 2019,” begitu
penjelasan seorang pejabat Pentago kepada media seperti dilansir media The Hill dan dikutip Sputnik News pada Kamis, 14 Maret 2019.
Pejabat Pentagon, seperti dilansir media Global News
dari Kanada, mengatakan satu rudal bakal memiliki jangkauan tembak
hingga 1000 kilometer. Rudal yang mampu terbang rendah ini bakal siap
beroperasi dalam 18 bulan saja.
Presiden
Amerika Serikat, Donald Trump (kiri), dan Presiden Rusia, Vladimir
Putin (kanan), berbincang di istana kepresidenan Finlandia untuk memulai
pertemuan empat mata dalam KTT AS -- Rusia pertama, Senin, 16 Juli
2018.
Sedangkan satu rudal balistik bakal memiliki jarak
tembak 3000 – 4000 kilometer. Rudal ini bakal beroperasi dalam lima
tahun. Kedua rudal tidak dilengkapi dengan hulu ledak nuklir.
Rudal
jelajah ini mengingatkan kembali senjata AS yang dipasang di Inggris
dan beberapa negara sekutu NATO pada 1980an. Ada juga rudal Pershing 2
yang berbasis darat. Ini sebagai respon atas pengerahan rudal SS-20
milik Uni Sovyet, yang menarget Eropa Barat. Dengan ditandatanganinya
perjanjian INF Treaty ini, semua rudal itu dihancurkan.
Sistem pertahanan antirudal Rusia "Nudol".[plymouth.ac.uk]
Ada kemungkinan jenis rudal baru AS ini bakal dipasang di Guam, yang cukup dekat untuk menyasar Cina dan Rusia.
Tokoh
DPR dari Partai Demokrat mengkritik kebijakan Trump menarik diri dari
kesepakatan kontrol senjata dengan Rusia. “Rusia melanggar INF Treaty
selama bertahun-tahun. Tapi bukannya memfokuskan pendapat dunia melawan
Rusia, pemerintahan Trump memutuskan untuk menarik AS dari kesepakatan
itu,” kata Adam Smith, Ketua Komite Angkatan Bersenjata DPR dari Partai
Demokrat. “Bukannya menghukum Rusia, pemerintah malah memutuskan untuk
ikut terbenam ke level Rusia,” kata dia.
Direktur Eksekutif
Asosiasi Kontrol Senjata, Daryl Kimball, mengatakan pengakhiri
perjanjian kontrol senjata akan memprovokasi terjadinya destabilisasi
wilayah dan memicu perlombaan rudal.