Jumat, 11 November 2016

Donald Trump Menang, 3 Hal Ini Perlu Diperhatikan Indonesia Menurut Sri Mulyani


Donald Trump Menang, 3 Hal Ini Perlu Diperhatikan Indonesia Menurut Sri Mulyani
Foto: Maikel Jefriando

Jakarta - Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden dalam pemilu Amerika Serikat (AS), Indonesia sebagai negara yang masih bergantung kepada perkembangan ekonomi dunia perlu memperhatikan kebijakan yang akan dibuat ke depan. Selama ini retorika politik dari Presiden terpilih, dari sisi ekonominya, berpotensi mempengaruhi perekonomian dunia, terutama pandangan dan posisi Presiden terpilih dari kebijakan perdagangan internasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, setidaknya ada beberapa aspek yang akan diperhatikan Indonesia, dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS ke-45.

Yang pertama adalah mengenai pandangan-pandangan dan kebijakan ekonomi perdagangan dan investasi yang akan dilakukan oleh Amerika, yang akan mempengaruhi hubungan dari sisi perdagangan dan investasi.

"Tentu ini akan mempengaruhi keseluruhan dunia, karena Indonesia lebih terekspos dengan Asia dan juga Amerika. Karena suka tidak suka, AS adalah pangsa pasar terbesar ekonomi dunia. Apakah itu tersangkut TPP, dan perdagangannya, terutama untuk Mexico," ujar dia saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Terhadap negara-negara Asia yang lain, baik dari sisi perdagangan investasi dan dari sisi masalah keamanan atau Security atau kerja sama juga akan sangat mempengaruhi.

"Terhadap Eropa maupun terhadap perjanjian kerjasama dengan Jepang dan Korea Selatan, kita akan melihat itu sebagai sesuatu yang harus terus kita pantau. Bagaimana pengaruh secara langsung ataupun tidak langsung," tambahnya.

Yang kedua adalah mengenai isu perubahan iklim. Donald Trump memiliki rekam jejak tidak peduli terhadap isu perubahan iklim. Trump pernah mengatakan bahwa jika dia terpilih sebagai Presiden AS, dia akan membatalkan kesepakatan Paris dan menghentikan rencana AS menggelontorkan jutaan miliar dolar AS untuk membiayai program perubahan iklim.

Sementara, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami dampak perubahan iklim cukup banyak.

"Ini juga akan sangat mempengaruhi, karena Amerika selama ini merupakan salah satu satu negara terbesar yang sangat terlambat di dalam mengakui dan mengikuti komitmen untuk climate change. Untuk Indonesia sebagai negara yang dalam hal ini juga terkena banyak sekali dampak dari climate change, dan komitmen dari semua negara untuk mempengaruhi climate change, ini akan sangat mempengaruhi dari sisi komitmen global untuk menghadapi climate change," ujar Sri.

Selain itu, Indonesia juga akan melihat hubungan antara Presiden terpilih dengan bank sentralnya, federal reserve. Kata Sri, selama ini, hal tersebut juga termasuk di dalam retorika dari presiden terpilih dengan Federal Reserve.

"Bagaimanapun juga posisi dari revolusi Federal Reserve tidak hanya mempengaruhi Amerika, tapi juga mempengaruhi seluruh dunia. Jadi bagaimana kemudian hubungan ini akan mempengaruhi rencana dari Federal Reserve untuk melakukan kebijakan moneter mereka, sesuai dengan apa yang selama ini dikomunikasikan, tentu akan mempengaruhi sentimen," ungkapnya.

"Jadi kita melihat beberapa aspek yang tentu akan mempengaruhi secara langsung atau tidak langsung dan juga mempengaruhi kondisi market terutama di level global. Kondisi ini akan terus kita pantau. Sehingga kita tentu akan membuat berbagai macam opsi agar Indonesia tidak tergantung, atau dalam hal ini rawan terhadap perkembangan atau situasi yang ada di dalam perkembangan pasar terutama di Amerika Serikat, dan kemudian akan berimbas pada pasar pasar di Eropa maupun pasar Asia," pungkas Sri Mulyani.




Credit  detikFinance

Kebijakan Donald Trump Bisa Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun 2017



Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani melihat pertumbuhan ekonomi 2017 masih akan dipengaruhi oleh perdagangan internasional yang masih belum optimal karena ekspor didominasi sumber daya alam (SDA).

Selain itu, kebijakan presiden terpilih Amerika Serikat (AS) yang baru, Donald Trump juga perlu diantisipasi mengenai adanya keinginan untuk menghapuskan perjanjian perdagangan bebas internasiuonal guna memperkuat ekonomi dalam negeri AS.

"Untuk 2017, pertumbuhan ekonomi masih melemah, terutama dari faktor perdagangan internasional yang masih melemah. Kalau tren dari AS menjadi sangat proteksionis, maka ini akan semakin nyata," kata dia dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Namun demikian, pemerintah akan menggenjot sejumlah penerimaan negara baik dari perpajakan maupun tax amnesty, yang bisa memberikan tambahan untuk bisa mendanai pembiayaan di bulan Januari. Hal ini akan memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditopang dari dalam negeri.

"Kita kerja keras penerimaan pajak terutama dari tax amnesty di bulan November dan Desember akan meningkat. Sehingga dia bisa juga memberikan pendapatan pemerintah untuk memberikan tambahan untuk bisa mendanai di bulan Januari," ungkapnya.

Oleh karena itu, fokus pertumbuhan ekonomi adalah berasal dari sumber dalam negeri. Dalam hal ini peranan dari investasi dan konsumsi menjadi sangat penting. Baik konsumsi rumah tangga, maupun pemerintah.

"Strategi pemerintah untuk fokus sumber pertumbuhan dalam negeri dapat bertahan dan bisa menetralisir situasi global, dan kemungkinan terjadinya ketidakpastian, baik dari sisi kebijakan perdagangan, investasi dan federal reserve. Kementerian Keuangan, OJK, dan Bank Indonesia akan melakukan sinergi agar seluruh sumber pertumbuhan ekonomi dipacu. Apakah berasal dari pengeluaran pemerintah, mauapun kredit, perbankan dan pasar modal. Dan penggunaan dari tax amnesty bisa diaktifkan," tukasnya.



Credit  detikFinance








Prancis Batalkan Pajak Progresif, Menperin: Ekspor CPO akan Meningkat


Prancis Batalkan Pajak Progresif, Menperin: Ekspor CPO akan Meningkat
Foto: Dok. Kementerian Perindustrian

Jakarta - Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto, meyakini kinerja ekspor industri minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dalam negeri akan meningkat setelah parlemen Perancis membatalkan pemberlakuan pajak progresif untuk CPO Indonesia. Selanjutnya, pemerintah Indonesia menindaklanjuti keputusan tersebut dengan sosialisasi dan diseminasi, khususnya tentang capaian positif produk sawit Indonesia.

Demikian disampaikan Menperin usai bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Perancis Hotmangaradja Pandjaitan di Kementerian Perindustrian, Jakarta.

"Kami berharap melalui Bapak Duta Besar, karena beliau juga sangat peduli dengan persoalan sawit kita, agar ikut menyosialisasikan tentang sustainability palm oil yang saat ini sudah diterapkan Indonesia," ujarnya di Jakarta, dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11/2016). Menurut Menperin, sosialisasi ini perlu dilakukan secara komprehensif dan koordinatif dengan seluruh stakeholders dengan strategi kampanye yang spesifik dan menyasar target yang tepat.

Perlu diketahui, parlemen Perancis (Assemble Nationale) akhirnya memperkuat keputusan Senat untuk menghapus pajak progresif yang rencananya dikenakan pada minyak sawit dalam draft RUU Biodiversity Perancis. Keputusan penghapusan ini ditetapkan pada 20 Juli 2016 setelah melalui beberapa kali pembahasan intensif dan pemungutan suara di Senat dan Parlemen.

Sebelumnya, pajak progresif dikenakan sebesar 300 euro per ton pada 2017, 500 euro per ton tahun 2018, 700 euro per ton tahun 2019 dan 900 euro per ton tahun 2020. Namun melalui negosiasi, pengenaan pajak progresif menjadi 30 euro per ton pada tahun 2017, 50 euro per ton tahun 2018, 70 euro per ton tahun 2019 dan 90 euro per ton tahun 2020. Akhirnya, pajak progresif ini dihapuskan.

Setelah enam bulan penerapan Undang-Undang Biodiversity pada 1 Januari 2017, pemerintah Perancis akan menyusun kebijakan fiskal yang lebih sederhana dan harmonis. Kebijakan ini dibuat bersifat non diskriminatif dengan mencakup seluruh jenis minyak nabati yang beredar di Perancis dan mengedepankan prinsip-prinsip berkelanjutan.

Airlangga menyampaikan, Perancis merupakan negara yang sangat memperhatikan aspek ramah lingkungan pada produksi minyak sawit, termasuk untuk tidak memberikan kontribusi terhadap deforestasi dan perubahan iklim.

"Untuk itu, kami melakukan sinkronisasi agar ekspor CPO kita dapat meningkat dan berjalan lancar ke Perancis," tuturnya.

Apalagi, lanjut Airlangga, pemerintah Indonesia tengah giat mendorong perluasan pasar ekspor produk industri agro ke negara-negara Uni Eropa. Untuk CPO dan turunannya, volume ekspor Indonesia ke dunia sekitar 21-22 juta ton, ke Uni Eropa sekitar 3,4-4 juta ton, sedangkan ke Perancis sekitar 50 ribu-150 ribu ton per tahun. Sementara itu, produksi CPO dan turunannya di Indonesia mencapai 32,5 juta ton pada tahun 2015 atau naik 3 persen dibandingkan total produksi tahun 2014 sebesar 31,5 juta ton.

Di sisi lain, Indonesia dan Malaysia sebagai produsen CPO terbesar di dunia telah menginisiasi kerja sama di bidang ekonomi melalui pembentukan lembaga persatuan negara penghasil minyak kelapa sawit atau Council Palm Oil Producing Countries (CPOPC).

Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto mengatakan, lembaga ini akan fokus membuat standardisasi operasional industri sawit mulai dari hulu sampai hilir.

"Jadi, nanti kami membuat standar yang sama untuk seluruh produsen sawit baik standar di kebun maupun di industri pengolahannya. Kemudian juga terkait dengan pembinaan petani sawit, manajemen stok, dan pembangunan palm oil green economic zone (POGEZ)," tutur panggah

Mengenai pembangunan POGEZ, lanjut Panggah, diharapkan produk industri hilir yang dihasilkan dari kawasan tersebut dapat memenuhi standard sustainability yang bersertifikat internasional sehingga menciptakan keuntungan berupa preferensi area pemasaran, premium selling price, hingga fasilitas atau kemudahan tertentu lainnya.





Credit  detikFinance



Bajak Cetak Biru Proyek Kilang RI, Singapura Kini Jadi Eksportir BBM


Bajak Cetak Biru Proyek Kilang RI, Singapura Kini Jadi Eksportir BBM
Ilustrasi Foto: Hasan Alhabshy


Jakarta - Pada tahun 1990-an dahulu, Indonesia pernah merencanakan pembangunan kilang-kilang minyak export oriented (exor). Berorientasi ekspor karena saat itu produksi minyak nasional masih jauh di atas kebutuhan di dalam negeri.

Proyek kilang exor tersebut bahkan sudah ada blue print-nya. Tapi krisis ekonomi menghantam Indonesia pada 1998, terjadi pergantian rezim pemerintahan, dan proyek kilang exor itu tak diteruskan.

Dalam situasi tersebut, Singapura mengambil kesempatan. Blue print proyek kilang exor ditiru, lalu mereka membangun kilang-kilang minyak baru berdasarkan itu.

"Kita dulu punya cetak biru exor. Karena satu dan lain hal, kita tidak jadi membangun itu. Nah, cetak biru itu dikopi oleh Singapura. Sekarang mereka totally net exporter," kata Direktur Megaproyek dan Pengolahan Pertamina, Rachmad Hardadi, saat ditemui di Hotel Pullman, Kamis (10/11/2016) malam.

Setelah membangun kilang-kilang baru dari cetak biru milik Indonesia, Singapura menjadi eksportir bahan bakar minyak (BBM). BBM hingga lebih dari 1 juta barel per hari (bph) diekspor, paling banyak ke Indonesia.

"Singapura sekarang punya kapasitas 1,6 juta bph, konsumsinya di dalam negeri 150-200 ribu bph. Sisanya diekspor," tutur Hardadi.

PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN perminyakan tak ingin Indonesia terus bergantung pada impor BBM dari Singapura. Maka kini kilang-kilang di dalam negeri ditingkatkan kapasitasnya, akan dibangun juga 2 kilang baru.

Hardadi mengungkapkan, Pertamina telah mengirimkan 120 orang insinyur ke berbagai Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis untuk nantinya mengerjakan proyek-proyek kilang Pertamina.

"Saya 4 bulan lalu mengirim 120 insinyur ke luar negeri. Sekarang mereka kerja di London, Paris, Texas. Mereka mengerjakan BED (Basic Enginering Design kilang). Kita terakhir kali kan bangun kilang tahun 1990-an," ucapnya.

"Insinyur-insinyur saya sekarang sedang ngelmu. Bergiliran bekerja 4 bulan di luar negeri," pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini kapasitas terpasang seluruh kilang Pertamina mencapai 853 ribu barel per hari (bph). Sedangkan kebutuhan minyak Indonesia tercatat sebesar 1,57 juta bph.

Ada empat proyek RDMP yang dikerjakan Pertamina untuk meningkatkan produksi bagan bakar minyak (BBM) di dalam negeri yaitu RDMP Ciladap, Balongan, Dumai, dan Balikpapan. Apabila seluruh RDMP ini selesai, maka kapasitas keempat kilang itu akan naik dari 820 ribu bph menjadi 1,61 juta bph.

Selain itu, 2 kilang baru akan dibangun, yaitu Grass Root Refinery (GRR) Tuban dan Bontang. Masing-masing berkapasitas 300.000 bph. Semua proyek kilang ditargetkan selesai sebelum 2023. Kalau semuanya berjalan lancar, Indonesia tak lagi mengimpor BBM mulai 2023.




Credit  detikFinance








Pertamina dan Saudi Aramco Rundingkan Proyek Kilang Cilacap


Pertamina dan Saudi Aramco Rundingkan Proyek Kilang Cilacap
Foto: Ari Saputra


Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan Saudi Aramco pada 26 November 2015 lalu telah menyepakati Head of Agreement (HoA) untuk kerja sama dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap.

Setahun pasca penandatanganan HoA tersebut, rencananya Pertamina dan Saudi Aramco akan membentuk Joint Venture (JV). Namun, sampai saat ini rencana tersebut belum berjalan mulus. Masih ada beberapa hal yang perlu dirundingkan oleh Pertamina dan Saudi Aramco.

"Dari proyek-proyek RDMP yang ada, yang dengan Aramco yang sudah jalan RDMP Cilacap. HoA diteken 26 November 2015 berlaku setahun. Berarti 26 November 2016 HoA tahap 1 selesai. Masih ada beberapa hal krusial yang perlu top level menagement untuk bediskusi," kata Direktur Megaproyek dan Pengolahan Pertamina, Rachmad Hardadi, dalam media briefing di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (10/11/2016).

Tenggat waktu pembentukan JV adalah 26 November 2016. Para petinggi Pertamina dan Saudi Aramco akan melakukan pertemuan sebelum tanggal tersebut untuk menegosiasikan berbagai ketentuan yang belum disepakati.

"Kami rancang pertemuan sebelum 26 November 2016. Kalau hal-hal yang masih dispute bisa disepakati, kita masuk ke HoA tahap 2," tutur Hardadi.

Bagaimana kalau sampai 26 November 2016 nanti tidak tercapai titik temu? "Kalau tidak disepakati, kami tidak mau berandai-andai. Harapan kami tentu bisa dicapai kesepakatan," Hardadi menjawab.

Dia menambahkan, Saudi Aramco tetap berkomitmen untuk memiliki saham sebesar 45% di JV untuk RDMP Cilacap. "Mereka tidak minta share down. Mereka sudah memberi komitmen tetap 45%," pungkasnya.

Sebagai informasi, kilang Cilacap akan dimodifikasi hingga menjadi kilang minyak modern terbaik di Asia. Kapasitasnya akan naik dari 340.000 barel per hari (bph) menjadi 370.000 bph. Biaya investasinya berkisar US$ 4-5 miliar.

Selain itu, Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diproduksi bakal menjadi lebih berkualitas, standar produk bisa mencapai Euro 5. Proyek pengembangan kilang Cilacap ini juga akan meningkatkan kapasitas petrokimia yang diproduksi kilang.

Dengan meningkatnya kapasitas produksi dan kompleksitas kilang, negara akan mendapat banyak manfaat, mulai dari ketahanan energi hingga penghematan devisa. Proyek RDMP Cilacap ditargetkan rampung pada tahun 2022.




Credit  detikFinance





Trump Jadi Presiden AS, Media Meksiko Gempar

 
Trump Jadi Presiden AS, Media Meksiko Gempar  
Halaman utama surat kabar dan majalah yang terpampang di kedai-kedai jalanan Meksiko berubah skeptis dan pesimis, mempertanyakan nasib Meksiko dan jutaan warganya yang tinggal sebagai imigran di AS. (Reuters/Jose Luis Gonzalez)
 
Jakarta, CB -- Meksiko gempar ketika Donald Trump diberitakan menjadi presiden terpilih Amerika Serikat melalui pemilihan umum. Sehari setelah pengumuman hasil hitung cepat, media Meksiko pun dipenuhi dengan pemberitaan mengenai Trump.

Halaman utama surat kabar dan majalah yang terpampang di kedai-kedai jalanan Meksiko berubah skeptis dan pesimis, mempertanyakan nasib Meksiko dan jutaan warganya yang tinggal sebagai imigran di AS.

Selama masa kampanye, Trump tak jarang mengeluarkan komentar yang menyinggung dan menyudutkan warga Meksiko. Trump bahkan pernah melempar gagasan ingin membangun tembok di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko guna mencegah masuknya imigran gelap.

Trump bahkan berjanji akan mendeportasi jutaan imigran khususnya dari Meksiko yang tidak memiliki dokumen resmi dan menghancurkan kesepakatan perdagangan bebas kawasan Amerika Utara (NAFTA). Trump menganggap, NAFTA tidak menguntungkan AS.

"A Temblar" atau dapat diartikan "Menggemparkan", demikian tulisan yang terpampang di halaman muka salah satu majalah yang dijajakan di jalanan Meksiko. Beberapa tabloid lainnya bahkan memasang gambar Trump dengan hidung badut.

"Dia (Trump) akan menghancurkan kita semua (warga Meksiko)," ucap salah satu penjual koran di persimpangan jalan Meksiko seperti dikutip CNN.

Di salah satu ruas jalan, seorang penjual koran lainnya berkata, "Meksiko akan memiliki hubungan yang buruk dengan AS sekarang."

Sementara itu, ribuan orang Meksiko menggelar unjuk rasa, menuntut penguatan program sosial bagi pekerja miskin Meksiko.

Jose Torres Hernandez, 62, merupakan salah satu demonstran yang merasa kemenangan Trump memberatkan dirinya untuk bisa bekerja di AS.

Torez adalah seorang petani di negara bagian utara Meksiko, Nayarit. Ia mengaku kerap menyeberangi perbatasan Meksiko untuk pergi ke AS secara ilegal untuk mencari pekerjaan atau hanya mengambil hasil kebun di sana.

Torez menyatakan, pembangunan dinding pembatas AS-Meksiko tak akan menghalanginya pergi ke AS untuk mencari nafkah bagi keluarga. Torez menyatakan akan terus berjuang untuk bisa mendapat pekerjaan di AS supaya dapat menghidupi keluarganya dengan layak.

"Kami (warga Meksiko) tak pergi untuk mencuri dan melakukan kejahatan di AS. Kami hanya ingin mempertahankan kehidupan keluarga kami," ucap Torez seperti dikutip CNN.

Armando Flores Gutierrez, 48, justru menertawakan rencana Trump untuk membangun dinding pembatas. Ia mengaku telah menyeberangi perbatasan Meksiko untuk pergi ke AS secara ilegal sebanyak 25 kali tanpa tertangkap.

Gutierrez memang mengaku khawatir, terpilihnya Trump sebagai presiden AS akan berdampak buruk pada ekonomi Meksiko. Namun, Flores menegaskan bahwa pernyataan Trump yang ingin mendeportasi jutaan imigran Meksiko tanpa dokumen keluar dari AS hanya akan merugikan perekonomian negaranya sendiri.

"Jika Trump mencoba mengeluarkan seluruh orang Meksiko dari AS. Ia hanya akan menyadari itu merupakan kesalahan besar dan menyadarkan dirinya seberapa besar ekonomi AS juga bergantung pada para imigran Meksiko," tutur Tores.

Walaupun warga Meksiko terdengar berang dengan kemenangan Trump, masih ada beberapa warga Meksiko yang mendukung konglomerat asal New York itu. Bill Bonilla, 68, seorang pensiunan warga Mexico City, mengaku memahami pemikiran Trump mau menyegel perbatasan AS dari warga Meksiko.

Menurut Bonilla, peningkatan jumlah kriminal dalam beberapa tahun di Meksiko membuat Trump dan warga AS khawatir hal yang sama terjadi di AS.

"Ini alasanya mengapa Trump ingin bangun dinding pembatas itu," ucap Bonilla.

Sementara itu, pejabat Meksiko langsung berkumpul pada Rabu (9/11) untuk meyakinkan warganya bahwa terpilihnya Trump tidak akan menganggu stabilitas ekonomi negara.

Pasalnya, beberapa jam setelah Trump terpilih, nilai mata uang Meksiko, Peso, melemah 12 persen dari dolar AS, walaupun belakangan telah kembali stabil.

Pada Rabu kemarin, Presiden Meksiko, Enrique Peña Nieto, menghindar untuk membicarakan isu spesifik terkait hubungannya dengan Trump.

Peña Nieto mengatakan sepakat untuk bertemu kembali dengan Trump sebelum presiden baru AS itu dilantik pada Januari tahun 2017.

"Meksiko dan AS adalah rekan, tetangga, dan mitra. Kedua negara saling mendukung untuk melakukan yang terbaik," ucap Peña Nieto.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Claudia Ruiz Massieu, sepakat untuk membicarakan modernisasi kesepakatan perdagangan bebas NAFTA, tapi tidak membatalkannya, bersama AS.

"Kami hendak merundingkan keberlanjutan NAFTA dengan pemerinrahan AS yang baru dan Kanada," kata Massieu.

Sementara warga Meksiko resah, Trump sendiri dalam pidato kemenangannya sebenarnya tidak menyinggung masalah tembok pembatasan maupun masalah lain dengan negara pimpinan Pena Nieto tersebut.



Credit  CNN Indonesia




Rusia Akui Adanya Kontak Saat Kampanye Donald Trump

 
Rusia Akui Adanya Kontak Saat Kampanye Donald Trump  
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengakui adanya kontak dengan Donald Trump. Namun, Rusia menyatakan tak berharap apapun dari Trump.(REUTERS/Sergei Karpukhin)
 
Jakarta, CB -- Pemerintah Rusia mengaku berkomunikasi dengan anggota tim kampanye Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, saat kampanye pilpres AS digelar. Dalam sebuah wawancara, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, mengungkapkan hal itu.

"Ada beberapa kali kontak," katanya, tanpa menjelaskan lebih detail saat ditanya oleh kantor berita nonpemerintah Rusia, Interfax.

Meski mengakui soal komunikasi tersebut, Ryabkov menyangkal jika Rusia saat ini bakal membuat komunikasi dengan Trump lebih intens. Dia mengatakan, saat ini negaranya masih akan melihat situasi yang berkembang di AS.

"Tergantung ada situasi dan pertanyaan yang akan kita hadapi. Tapi tentu saja kami akan melanjutkan komunikasi ini setelah pilpres," ujarnya seperti dikutip CNBC.

Keberhasilan Trump mengalahkan pesaing tangguhnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, disebut-sebut dikarenakan Trump rela menjadi 'boneka' Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Pejabat resmi AS pun sempat mengabarkan bahwa Rusia telah menyusup ke dalam surat elektronik Partai Demokrat. Kala itu Moskow menyatakan menyangkal.

Sebelumnya, Trump sempat mengatakan rencananya yang ingin menemui Putin sebelum dilantik sebagai presiden terbaru AS. Namun, juru bicara Putin menyebut belum ada jadwal pertemuan hingga kini.

Saat Trump diumumkan berhasil mendominasi suara pemilih pada Rabu (9/11), ruang Parlemen Rusia dikabarkan riuh dengan tepukan tangan. Kepada duta besarnya, Putin pun menyampaikan siap untuk sepenuhnya memperbaiki hubungan dengan Washington.

Ketika dikonfirmasi soal hal itu, Ryabkov tampak berhati-hati menjawab pertanyaan. Dia merasa tidak ada euforia yang terjadi tentang kemenangan Partai Republik, meski pemerintahannya ingin menormalkan hubungan dengan Washington.

Hanya saja, dia menilai bahwa sekutu Trump telah melontarkan pernyataan-pernyataan yang sulit tentang Rusia, selama masa kampanye. Karenanya, kini Rusia tidak ingin memberikan harapan-harapan yang berlebih untuk Trump.

"Kami tidak mengharapkan sesuatu yang spesial dari pemerintahan AS yang baru," ujar Ryabkov.




Credit  CNN Indonesia





Kemlu Tegaskan OKI Tak Anggap FETO Organisasi Teroris

 
Kemlu Tegaskan OKI Tak Anggap FETO Organisasi Teroris  
Kemlu RI menegaskan pertemuan OKI pada Oktober lalu di Uzbekistan tidak memasukan jaringan FËTO binaan Fetullah Gulen sebagai organisasi teroris. (Selahattin Sevi/Zaman Daily via Cihan News Agency/Handout via Reuters)
 
Jakarta, CB -- Kementerian Luar Negeri RI menegaskan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Oktober lalu di Uzbekistan tidak memasukan jaringan FËTO binaan Fetullah Gulen, tokoh yang dituding mendalangi kudeta Turki, sebagai organisasi teroris dan terlarang.

Isu ini beredar menyusul beberapa pemberitaan di media Turki, seperti Hürriyet Daily News, yang menyatakan bahwa OKI telah memasukan seluruh jaringan terkait Gulen, termasuk FËTO, sebagai kelompok teroris.

"OKI tidak memiliki daftar organisasi yang dianggap teroris seperti PBB. Memang dalam KTM OKI disebut masalah FËTO oleh Turki. Tapi itu merupakan pandangan Turki terhadap organisasi tu, bukan pandangan OKI," kata Juru Bicara Kemlu Arrmanatha Nasir, di Jakarta, Kamis (10/11).

Turki menuduh Gulen, tokoh agama yang kini tinggal dalam pengasingan di Amerika Serikat, sebagai orang yang berada di balik kudeta militer yang mengguncang Turki pada pertengahan tahun ini. Turki kini masih berupaya meminta AS untuk mengekstradisi Gulen.

Namun, Gulen menampik tudingan tersebut dan justru menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendalangi kudeta itu.

Arrmanatha mengaku, dalam pertemuan tingkat menteri negara Islam ke-43 itu ada 200 butir resolusi yang diadopsi oleh negara OKI. Dalam forum itu, Turki mengangkat isu mengenai penanganan dan pencegahan kudeta.

Di forum itu juga, ucap Arrmanatha, Turki meminta bantuan pada negara OKI untuk tidak mendukung dan menolak segala bentuk upaya kudeta atau usaha perebutan kekuasaan yang dilakukan kelompok pemberontak tanpa melalui jalur demokrasi.

"Ada resolusi yang diadopsi terkait masalah penanganan dan upaya kudeta, tapi intinya resolusi tersebut dikerahkan untuk kebutuhan Turki sendiri," ucap Arrmanatha.




Credit  CNN Indonesia






Kemlu: Bagaimanapun Posisi AS, RI Tetap Dukung Palestina

 
Kemlu: Bagaimanapun Posisi AS, RI Tetap Dukung Palestina  
Kemlu menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina, bagaimanapun sikap pemerintahan baru AS di bawah pimpinan Donald Trump. (Antarafoto/ho/Suwandy)
 
Jakarta, CB -- Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina, bagaimanapun sikap pemerintahan baru Amerika Serikat di bawah pimpinan Donald Trump yang baru saja memenangkan pemilihan umum pada Selasa (8/11) lalu.

"Terkait Palestina, apa pun posisi AS, tidak akan mempengaruhi posisi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina, baik itu secara bilateral, multilateral, dan regional," tutur Arrmanatha dalam jumpa pers di Kemlu, Jakarta, Kamis (10/11).

Dalam beberapa pernyataannya saat masa kampanye, Trump kerap melontarkan gagasan untuk memperkuat hubungan AS dan Israel yang dikhawatirkan akan mengganggu perundingan two-state solution Israel-Palestina.

Arrmanatha menegaskan, terpilihnya Trump sebagai presiden AS terpilih ke-45 tak serta merta mengubah kebijakan luar negeri AS secara fundamental.

Menurutnya, komentar Trump selama ini tidak bisa langsung diartikan seluruhnya akan dituangkan sebagai kebijakan AS di bawah kepemimpinannya.

Arrmanatha menegaskan, Indonesia percaya AS akan tetap konsisten dengan kebijakan luar negerinya yang selama ini telah berjalan dan akan tetap mempertimbangkan permasalahan Israel-Palestina berdasarkan kesepakatan internasional.

"Sejak pemilu awal [saya] belum dengar kebijakan detail (dari Trump). Yang keluar hanya retorika kampanye sehingga Indonesia masih harus lihat dulu bagaimana kebijakan dan strategi AS ke depan, sebagai salah satu negara yang punya influence besar di geopolitik global. Pastinya ini tetap jadi pertimbangan AS," kata Arrmanatha.

Salah satu retorika yang dilontarkan Trump terkait konflik ini adalah janji untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel jika terpilih menjadi Presiden AS. Rencana ini yang melanggar kebijakan PBB mengenai konflik Palestina-Israel.

Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennett, yang memimpin partai sayap kanan Jewish Home pun mengatakan, kemenangan Donald Trump sebagai presiden terpilih Amerika Serikat merupakan akhir dari gagasan kemerdekaan Palestina.

Menurut Bennett, kemenangan Trump menjadi kesempatan Israel untuk mencabut gagasan mengenai pembentukan negara Palestina di tengah negaranya yang dianggap dapat mengancam keamanan Israel.

"Ini adalah posisi presiden terpilih... Era negara Palestina sudah selesai,” ucap Bennett.




Credit  CNN Indonesia






Eropa tuntut sikap Trump soal perdagangan, iklim, NATO

 
Eropa tuntut sikap Trump soal perdagangan, iklim, NATO
Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker. (REUTERS/Yves Herman)
 
Berlin (CB) - Presiden Komisi Uni Eropa (UE) Jean-Claude Juncker menuntut presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan sikap jelas terkait perdagangan, hubungan dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dan perjanjian perubahan iklim, Kamis.

"Kami ingin mengetahui kelanjutan kebijakan perdagangan dunia selanjutnya," kata Juncker dalam acara bisnis di Berlin.

"Di samping itu, kami ingin mengetahui masa depan hubungan AS dengan NATO. Kita harus mengetahui kebijakan iklimnya. Semua itu mesti diperjelas dalam beberapa bulan mendatang," tambahnya.

Juncker mengatakan memperkirakan kesepakatan dagang UE dengan AS tidak terwujud. Padahal, perjanjian itu sebenarnya sedang dirundingkan.

Kesepakatan itu sebelumnya direncanakan terwujud dalam dua tahun mendatang.

"Tampaknya, kesepakatan dagang dengan AS tidak akan terwujud dalam waktu dua tahun ke depan," katanya, dilaporkan Reuters.



Credit  ANTARA News




Trump Tower dijaga ketat setelah unjuk rasa


Trump Tower dijaga ketat setelah unjuk rasa
Seorang perempuan berjalan melewati sampah terbakar dalam sebuah demonstrasi di Oakland, California, Amerika Serikat, menyusul pemilihan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat, Rabu (9/11/2016). (REUTERS/Noah Berger)
New York (CB) - Gedung milik pebisnis top Donald Trump di New York dijaga ketat aparat, Kamis pagi hingga sore (Jumat WIB), setelah massa berunjuk rasa untuk memprotes kemenangannya dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat.

Trump Tower pada pagi hari dijaga ketat oleh sejumlah personel Departemen Kepolisian New York, sebagaimana laporan wartawan Antara langsung dari depan Trump Tower di New York, Kamis (Jumat WIB).

Pada pagi hari, di depan gedung milik Trump itu diparkir truk-truk berukuran besar. Hal itu dilakukan agar tidak ada massa yang dapat menerobos ke area gedung Trump Tower.

Sejumlah truk besar itu diparkir di sepanjang jalan di depan Trump Tower. Namun, pada sore hari truk-truk besar tersebut dipindahkan dan pengamanan di depan gedung diganti dengan barikade beton.

Situasi di depan Trump Tower tidak hanya ramai dengan personel polisi, melainkan juga oleh orang-orang yang berhenti untuk mengambil foto gambar depan gedung Trump atau melakukan swafoto.

Sebelumnya, ribuan demonstran turun ke jalan di berbagai kota di AS pada Rabu (9/11) sambil membawa plakat dan mengeluarkan teriakan yang mengecam presiden terpilih AS - Donald Trump - sebagai rasis dan misoginis. Mereka memprotes kemenangan Donald Trump dalam Pilpres AS.

Sekelompok besar massa memadati Fifth Avenue, Kota New York, di depan Trump Tower tempat presiden terpilih itu tinggal, sambil melambai-lambaikan plakat bertulisan "Love Trumps Hate" (Cinta Mengalahkan Kebencian).

Kelompok lain berkumpul di depan Gedung Putih di Washington, yang segera akan menjadi kediaman resmi Trump.

Di Trump Hotel yang baru saja dibuka oleh Trump di Pennsylvania Avenue, para demonstran berseru "Nyatakan dengan lantang, katakan dengan jelas: Pengungsi diterima baik di sini".

Di tempat-tempat lain di pesisir timur Amerika, demonstrasi digelar di Miami, Philadelphia, dan Boston. Para demonstran membawa plakat menyerukan pemakzulan Trump dan diakhirinya sistem Dewan Elektor, proses sesuai konstitusi yang membuahkan kemenangan Trump dalam pemilihan presiden, meskipun dia kalah tipis dalam perolehan jumlah suara rakyat.

Di pantai barat, para demonstran di Los Angeles, San Francisco, Portland, dan Seattle berpawai dan menutup lalu lintas untuk menyatakan kemarahan karena Trump mengalahkan Hillary Clinton.

Di bagian tengah, protes diselenggarakan di Chicago, di kota-kota kembar Minnesota, Omaha, Nebraska, dan Kansas City, Missouri.

Credit  ANTARA News


Sejumlah orang masih unjuk rasa di dekat "Trump Tower"


Sejumlah orang masih unjuk rasa di dekat
Polisi berupaya mengendalikan lokasi kantor yang dibakar pendemo sebagai reaksi terpililhnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat di Oakland, California, Rabu (9/11/2016). (REUTERS/Stephen Lam)
New York (CB) - Sejumlah orang masih melakukan unjuk rasa di dekat Trump Tower gedung milik pebisnis top Donald Trump di New York untuk memprotes terpilihnya dia sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat dalam pemilu presiden, Selasa (8/11) waktu setempat.

Sekitar 10 hingga 15 orang yang berkumpul untuk berunjuk rasa itu membawa karton-karton besar bertuliskan protes mereka, salah satunya bertuliskan "Trump Not My President" (Trump bukan presiden saya), demikian laporan langsung wartawan Antara dari seberang gedung Trump Tower di New York, Kamis (Jumat WIB).

Tidak seperti unjuk rasa sebelumnya dengan jumlah massa yang jauh lebih banyak dan dilakukan tepat di depan Trump Tower, unjuk rasa kali ini dengan jumlah orang yang jauh lebih sedikit dan dilakukan di seberang jalan Trump Tower.

Hal itu karena bagian depan gedung milik Trump itu sudah dijaga ketat sepanjang hari setelah unjuk rasa besar pada Rabu (9/11).

Trump Tower pada pagi hari dijaga ketat oleh sejumlah personel Departemen Kepolisian New York.

Pada Kamis pagi waktu setempat, di depan gedung milik Trump itu diparkir truk-truk berukuran besar. Hal itu dilakukan agar tidak ada massa yang dapat menembus ke dalam Trump Tower.

Sebelumnya, ribuan demonstran turun ke jalan di berbagai kota AS pada Rabu (9/11) sambil membawa plakat dan mengeluarkan teriakan yang mengecam presiden terpilih AS - Donald Trump - sebagai rasis dan misoginis. Mereka memprotes kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden.

Sekelompok besar massa memadati Fifth Avenue kota New York, di depan Trump Tower tempat presiden terpilih itu tinggal, sambil melambai-lambaikan plakat bertulisan "Love Trumps Hate" (Cinta Mengalahkan Kebencian).

Kelompok lain berkumpul di depan Gedung Putih di Washington, yang segera akan menjadi kediaman resmi Trump. Di Pennsylvania Avenue, di Trump Hotel yang baru saja dibuka, para demonstran berseru "Nyatakan dengan lantang, katakan dengan jelas: Pengungsi diterima baik di sini".

Di tempat-tempat lain di pesisir timur Amerika, demonstrasi digelar di Miami, Philadelphia dan Boston, di mana demonstran membawa plakat menyerukan pemakzulan Trump dan diakhirinya sistem Dewan Elektor, proses sesuai konstitusi yang membuahkan kemenangan Trump dalam pemilihan presiden, meskipun ia kalah tipis dalam perolehan jumlah suara rakyat.

Di pantai barat, para demonstran di Los Angeles, San Francisco, Portland, dan Seattle berpawai dan menutup lalu lintas untuk menyatakan kemarahan karena Trump mengalahkan Hillary Clinton.

Di bagian tengah, protes diselenggarakan di Chicago, di kota-kota kembar Minnesota, Omaha, Nebraska, dan Kansas City, Missouri.8) 11-11-2016 05:50:58

Credit  ANTARA News



Tolak Kemenangan Trump, Ribuan Warga AS Turun ke Jalan


Tolak Kemenangan Trump, Ribuan Warga AS Turun ke Jalan  
CNN melaporkan, protes anti-Trump kini terjadi setidaknya di tujuh kota. (Reuters/Kamil Krzacznski)
 
Jakarta, CB -- Ribuan warga di berbagai penjuru Amerika Serikat menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kemenangan Donald Trump dalam pemilihan umum presiden.

CNN melaporkan, setidaknya protes anti-Trump ini terjadi di tujuh kota, termasuk New York City, kampung halaman Trump.

Ribuan orang di New York berarak dari ruas jalan Midtown Manhattan menuju Trump Tower sambil berteriak, "Bukan presiden saya! Bukan presiden saya!"

Setibanya di depan Trump Tower pada Rabu (9/10) malam waktu setempat, mereka membakar bendera Amerika Serikat. Polisi terlihat bersiaga ketat di sekitar lokasi.

Sementara itu di Chicago, lebih dari seratus orang berkumpul di depan Trump International Hotel sambil menggemakan yel-yel seperti, "Tolak Trump! Tolak KKK! AS tidak rasis!"

Kepolisian Chicago pun menutup beberapa ruas jalan, mencegah persebaran massa ke daerah lain. Hingga kini, tak ada laporan kericuhan dalam unjuk rasa itu.

Salah satu demonstran, Adriana Rizzo, terlihat memegang poster bertuliskan, "Nikmati kebebasan kalian selagi bisa!"

Ia mengaku khawatir dengan masa depan Amerika jika dipimpin oleh sosok yang dalam kampanyenya kerap melontarkan komentar rasis dan sarat unsur diskriminasi terhadap kaum pendatang juga Muslim.

"Saya sangat khawatir dengan apa yang akan terjadi di negeri ini," katanya sambil terus mengacungkan poster yang ia bawa.

Orang di sekitar Rizzo kemudian berteriak mengenai tembok Meksiko. Dalam kampanyenya, Trump pernah menyampaikan gagasan untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Meksiko untuk mencegah masuknya imigran gelap.

"Saya sangat khawatir dengan tumbuhnya nasionalisme putih dan ini merupakan cara saya untuk melawan hal semacam itu," kata Rizzo,

Seiring dengan semakin larutnya malam, kian banyak warga yang turun ke jalan, termasuk di Philadelphia dan Boston. Sejumlah organisasi massa juga merencanakan aksi di San Fracisco, Los Angeles, Oakland, dan California, sementara aksi protes di Austin dan Texas terus berlanjut.

Anak sekolah bolos demi unjuk rasa

Tak hanya orang dewasa, anak-anak sekolah di AS bahkan rela tak masuk sekolah demi ikut serta dalam unjuk rasa bersama gurunya.

Salah satu demonstrasi terbesar digelar di California, di mana sekitar 1.500 siswa dan guru berdemonstrasi di halaman Sekolah Menengah Tinggi Berkeley di California, kemudian melakukan long march ke kampus Universitas California di Berkeley sambil berteriak, "Bukan presiden kami!"

Di Los Angeles, sekitar 300 siswa SMA yang mayoritas keturunan Latin berarak ke Balai Kota, di mana mereka kemudian mengadakan unjuk rasa singkat, tapi bergemuruh. Sejumlah staf sekolah terlihat mendampingi para siswa.

Sementara itu, ratusan siswa lain juga membolos untuk menggelar aksi serupa di Seattle, Phoenix, Oakland, El Cerrito, dan Richmond. Di Universitas Texas, ratusan siswa juga dilaporkan berdemonstrasi di kampus mereka.

Rangkaian unjuk rasa ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi di San Francisco Bay Area pada Selasa (8/11), ketika pemilu baru saja digelar. Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa memecahkan kaca toko serta membakar tong sampah dan ban.

Tak lama setelah aksi itu selesai, proses hitung cepat dimulai dan hasilnya, Trump berhasil mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton.

Namun dalam pidato kemenangannya, Trump menyerukan persatuan rakyat AS yang selama masa kampanye terbelah.

"Untuk semua pendukung Republik, Demokrat, liberal, dan lainnya di penjuru negara ini, mari bersatu. Saya meminta kepada setiap warga negara, untuk bersatu," kata Trump.



Credit  CNN Indonesia


Hari Kedua Protes Anti-Trump, Demonstran Sorot Masalah HAM


Hari Kedua Protes Anti-Trump, Demonstran Sorot Masalah HAM 
 sekitar 100 orang berarak dari Gedung Putih menuju Trump International Hotel sambil berteriak, 'Love trumps hate!' yang berarti 'Cinta mengalahkan kebencian!' (Reuters/Kevin Lamarque)
 
Jakarta, CB -- Ribuan warga Amerika Serikat kembali turun ke jalan pada Kamis (10/11) untuk berunjuk rasa menolak kemenangan Donald Trump dalam pemilihan umum presiden.

Pada hari kedua ini, para demonstran menyoroti masalah hak asasi manusia yang mungkin terjadi di AS jika Trump memimpin.

Pasalnya, selama masa kampanye Trump kerap melontarkan komentar diskriminatif terhadap perempuan, kaum marjinal, imigran, bahkan umat Muslim.

Seperti dilaporkan Reuters, sekitar 100 orang berarak dari Gedung Putih menuju Trump International Hotel sambil berteriak, "Love trumps hate!" yang berarti "Cinta mengalahkan kebencian!"

"Generasi ini berhak mendapatkan yang lebih baik dari Trump. Para homoseksual, kulit hitam, perempuan, gadis, semua orang dapat terpengaruh dengan ini (terpilihnya Trump). Kami harus menolong mereka," ujar seorang demonstran, Lily Morton.

Sementara itu, lebih dari 1.000 siswa sekolah berjalan mengelilingi ruas-ruas jalan di San Francisco sambil membawa bendera pelangi, warna yang menjadi simbol dukungan terhadap kaum LGBT.

Beberapa siswa juga terlihat membawa bendera Meksiko. Selama kampanye, Trump beberapa kali melontarkan gagasan untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko guna mencegah kehadiran imigran gelap.

Aksi protes anti-Trump juga masih terus berlanjut di berbagai penjuru AS lainnya, seperti New York, Los Angeles, dan California.

Di Oakland, kericuhan masih berlanjut dengan aksi bakar bendera, memecahkan kaca, hingga baku hantam dengan aparat keamanan pun tak terhindarkan.

Gerakan untuk menjaring lebih banyak massa pun digencarkan melalui media sosial. Sekelompok siswa membentuk satu grup Facebook dengan nama "#NotMyPresident" guna mengajak anak-anak lain ikut serta dalam unjuk rasa puncak yang akan digelar pada 20 Januari mendatang.

Menanggapi aksi protes ini, Sean Spicer, juru bicara Komite Nasional Partai Republik, partai yang mengusung Trump dalam pemilu, meminta masyarakat untuk tenang dan memberikan kesempatan kepada sang presiden terpilih untuk membuktikan kinerjanya.

Di Gedung Putih, Trump pun sudah melakukan pertemuan dengan Barack Obama untuk mengatur transisi yang baik dan aman. Namun, Obama mengatakan bahwa ia tidak akan menghalangi rakyat berdemonstrasi karena itu merupakan wujud kebebasan berpendapat.

Credit  CNN Indonesia

ISIS rayakan kemenangan Donald Trump, alasannya...

 
ISIS rayakan kemenangan Donald Trump, alasannya...
Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump. (REUTERS/Mike Segar)
temukan kabar menggembirakan tentang kehancuran segera Amerika di tangan Trump
Jakarta (CB - ISIS merayakan kemenangan mengejutkan presiden terpilih Donald Trump karena berharap kemenangan ini akan mengantarkan kepada "perang saudara" di Amerika Serikat, tulis laman USA Today mengutip sebuah jejaring media militan ekstremis itu yang dilaporkan oleh SITE Intelligence Group yang berbasis di AS.

"Bergembiralah, berkat Allah, dan temukan kabar menggembirakan tentang kehancuran segera Amerika di tangan Trump," kata jejaring media Al-Minbar yang disebut berafiliasi kepada ISIS.

"Kemenangan Trump dalam Pemilu Presiden AS akan menciptakan permusuhan dari kaum muslim terhadap Amerika sebagai akibat dari langkah-langkahnya yang sembrono yang mengungkap kebencian yang terbuka dan tersembunyi terhadap kaum muslim," tulis Al-Minbar.

Nashir Political Service, sebuah outlet media yang mendukung ISIS dan kaum jihadis lainnya menyatakan mereka berharap kemenangan Trump akhirnya membangkrutkan perekonomian AS akibat kebijakan-kebijakan anti muslimnya, lapor SITE dalam laman USA Today.

Trump pernah mengatakan bahwa dia akan memberi waktu selama 30 hari setelah dia dilantik kepada jenderal-jenderalnya untuk mengungkapkan strategi mengalahkan ISIS yang saat ini menguasai beberapa bagian Irak dan Suriah.

"Saya akan bom sampai kotoran mereka keluar," kata Trump tahun lalu.

Sementara itu, masih menurut SITE, kelompok Taliban Afghanistan mendesak Trump untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan dan tidak mengejar kepentingan Amerika dengan mengorbankan negara lain.

Direktur SITE Rita Katz melaporkan bahwa para pendukung supremasi kulit putih menyebut kemenangan Trump sebagai "kemenangan untuk nasionalisme", sebaliknya para simpatisan Alqaeda dan ISIS meyakini kemenangan Trump akan membeberkan kebencian Amerika terhadap muslim yang akhirnya turut mengantar kepada kejatuhan Barat seperti Brexit (keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada referendum Juni 2016).



Credit  antaranews.com



Malaysia-Filipina setuju misi perburuan penculik, teroris lintas perbatasan

 
Malaysia-Filipina setuju misi perburuan penculik, teroris lintas perbatasan
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak (REUTERS/Lai Seng Sin)
Sehubungan ini, kementerian pertahanan ketiga negara akan mengadakan pertemuan di Vientiane, Laos pada 22 November ini untuk memperbincangkan prosedur operasi standard (SOP) dan aspek perundangan sebelum kesepakatan dapat dilaksanakan lebih lanjut."
Kuala Lumpur (CB) - Pemerintah Malaysia dan Filipina sepakat mewujudkan satu kerjasama trilateral yang turut melibatkan Indonesia dalam misi perburuan penculik dan teroris yang melintas batas ketiga negara.

Demikian pernyataan Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Najib Tun Razak usai mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di Perdana Putra Building, Putra Jaya, Kuala Lumpur, Kamis.

Dia mengatakan usaha tersebut merupakan sebuah perkembangan terbaru untuk ketiga negara dalam rangka meningkatkan keselamatan rakyat terutama di Sabah.

Misi perburuan penculik dimaksudkan pasukan pengamanan dari ketiga negara dibolehkan memasuki sempadan bagi mengejar penculik.

Namun pasukan yang melakukan operasi perlu memberitahukan kepada angkatan laut dari ketiga negara, apabila telah memasuki sempadan masing-masing negara.

"Sehubungan ini, kementerian pertahanan ketiga negara akan mengadakan pertemuan di Vientiane, Laos pada 22 November ini untuk memperbincangkan prosedur operasi standard (SOP) dan aspek perundangan sebelum kesepakatan dapat dilaksanakan lebih lanjut," katanya.

Sebanyak 10 kasus penculikan melibatkan warga Malaysia dan lima di antaranya masih dalam tahanan kumpulan penculik.

Perdana Menteri Najib mengatakan proses perdamaian di selatan Filipina memasuki fase pemantauan dan bukan lagi fase perundingan.

Pada kesempatan tersebut Filipina juga setuju dengan keinginan Malaysia untuk memulangkan pekerja ilegal Filipina secara bertahap.

Najib Razak juga meminta kepada Presiden Duterte untuk membuka Konsul Filipina di Kota Kinabalu, Sabah.

Presiden Rodrigo Duterte tiba di Gedung Perdana Putra pukul 16.30 petang disambut lagu kebangsaan Filipina dan Lagu Negaraku.

Duterte kemudian memeriksa 103 pasukan pengawal dan pasukan Batalion Pertama Rejimen Askar Melayu Diraja.





Credit  ANTARA News




Kamis, 10 November 2016

Penjelasan Dua Kegagalan Pesawat Lokal Tembus Stratosfer

 
Penjelasan Dua Kegagalan Pesawat Lokal Tembus Stratosfer Ekspedisi Menembus Langit yang menerbangkan pesawat nirawak UAV Ai-X1. (Dok. Menembus Langit)
 
 
Jakarta, CB -- Pesawat UAV Ai-X1 yang digarap oleh AeroTerrascan asal Bandung memang telah melalui dua penerbangan menuju bagian atas stratosfer Bumi. Sayangnya dua misi tersebut gagal capai target. Apa penyebabnya?

Wahana nirawak Ai-X1 sejak awal menargetkan bisa tembus di ketinggian 30 kilometer stratosfer teratas Bumi saat diluncurkan dari Pamengpeuk, Garut pada 28 Oktober lalu.

Setelah alami kegagalan, proyek bernama Menembus Langit ini mencoba kembali keesokan harinya di tempat yang sama. Hanya berhasil mencapai 19 kilometer, Ai-X1 harus kembali mendarat karena ada gangguan teknis.

Azhar Pangesti selaku Program Director Menembus Langit mencoba menjelaskan penyebab utama dari dua kegagalan yang harus diterima timnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, pada misi peluncuran pertama, Ai-X1 harus mendarat lebih cepat saat baru mencapai 10 kilometer.

Kala itu, sistem GPS mengalami kerusakan setelah melewati kumpulan awan hitam. Terkecoh, mesin pesawat pun langsung berubah menjadi fail safe.

Nah, pada misi peluncuran kedua, tim Menembus Langit diakui Azhar telah melakukan modifikasi minor pada GPS.

Sayangnya, di ketinggian 19,376 kilometer, Ai-X1 kembali mengalami gangguan pada sistem GPS yang lebih parah dibanding sebelumnya.

"Di hari kedua terjadi GPS glitch lagi seperti yang [peluncuran] yang pertama, tapi kali ini tidak terkoneksi kembali," terang Azhar saat ditemui CNNIndonesia.com, di Bandung.

Azhar mengibaratkan proses tersebut seperti halnya seseorang yang ingin mengirimkan lokasi via Google Maps namun belum terkunci secara akurat.

Kegagalan sistem GPS yang kedua kali menurut Azhar, justru terjadi setelah mereka memodifikasi GPS pesawat berdasarkan analisis evaluasi glitch atau gangguan di hari pertama.

Program Director Menembus Langit, Azhar Pangesti. (Dok. Istimewa) 
Program Director Menembus Langit, Azhar Pangesti. (Dok. Istimewa)
Dari situ, Azhar dan tim menduga sensor GPS hasil modifikasi itu tidak sanggup dengan kondisi ekstrem di stratosfer dan adanya es yang menempel di antena.

Sekadar diketahui, suhu di lapisan stratosfer Bumi bisa mencapai -5 derajat Celsius.

"Bedanya, di hari pertama itu GPS glitch. Sedangkan hari kedua, GPS-nya no fix atau fail. Hal ini memicu pesawat melepaskan diri dari balon helium," sambungnya.

Pemisahan diri pesawat Ai-X1 dengan balon udara helium yang mengangkutnya ke angkasa pun juga dipercaya Azhar berakar pada dua hal.

"Pertama, icing hasil dari cuaca yang dilewati pesawat atau memang pesawatnya tidak cukup kuat di ketinggian itu," lanjutnya.

Azhar pun menekankan, biang keladi kegagalan mencapai target 30 meter itu hanya berasal dari GPS. Sedangkan seluruh komponen elektronik pada wahana nirawak itu diklaim berjalan dengan baik.


Pesawat yang memiliki lebar satu meter dan panjang 60 sentimeter itu hingga kini masih tidak diketahui lokasinya setelah ia mendarat tanpa balon helium.

Dari hasil gambar yang tersambung terakhir pukul 08.17 WIB, pesawat berhasil mendarat utuh di permukaan tanah dengan perkiraan radius 500 m dari lokasi seharusnya.

Tim Menembus Langit mengaku masih dalam tahap pencarian dan telah meminta bantuan personel LAPAN serta warga setempat untuk mencarinya.


Tak Kapok Pakai Balon Helium

Setelah alami dua kegagalan mencapai target ketinggian yang diinginkan, tim Menembus Langit tetap optimis untuk mewujudkan tujuan semula.

Lantas, jika membayangkan prosedur penerbangan selanjutnya, apakah ada perubahan?

Azhar mengaku, timnya tetap mempercayakan proses penerbangan pesawat nirawaknya pada balon udara helium.

"Kalau misalnya pakai roket, waktunya tidak ada. Lagipula dari segi biaya, keamanan, dan persiapan, balon udara jauh lebih baik untuk misi ini," ungkapnya.

Ia kemudian menyambung, "selebihnya kita agak apes sebab sensor GPS yang kita pakai sebelumnya tak pernah ada masalah sampai hari lepas landas."

Meski puas dengan pencapaian ke stratosfer di ketinggian 19 km, Azhar mengaku masih merasa berutang dengan target ketinggian ideal mereka di 30 kilometer.

Untuk itu, Azhar dan tim Menembus Langit berencana "balas dendam" dengan kembali meluncurkan proyek serupa dengan data yang berhasil terkumpul.

"Yang didapat dari lepas landas kemarin adalah hasil penghitungan hampir sama persis dengan yang di lapangan. Itu sangat penting untuk pengembangan pesawat berikutnya karena kita tahu metode yang benaru untuk merancang pesawat selanjutnya," tutup Azhar.


Credit  CNN Indonesia


Gagal Dua Kali, Begini Kronologi Hilangnya Pesawat Nirawak


Gagal Dua Kali, Begini Kronologi Hilangnya Pesawat Nirawak  
Program Director Menembus Langit Azhar Pangesti (kiri) saat menyaksikan proses peluncuran pesawat nirawak UAV Ai-X1 menuju stratosfer di studio Jakarta, Jumat pagi (28/10).
 
Jakarta, CB -- Pesawat nirawak UAV Ai-X1 yang diluncurkan kedua kalinya menuju stratosfer pada 29 Oktober lalu terpaksa harus gagal mencapai target ketinggian maksimal di 30 meter. Alhasil, pesawat ini pun dinyatakan hilang.

Nama pesawat Ai-X1 belakangan santer terdengar lantaran diproyeksikan bisa menjadi wahana udara tanpa awak produksi lokal pertama yang bisa menikmati stratosfer selama 40 menit untuk mengumpulkan data kondisi atmosfer Bumi, khususnya di wilayah Indonesia.

Pesawat Ai-X1 dikembangkan oleh AeroTerrascan asal Bandung, Jawa Barat ini pertama kali pada 28 Oktober lalu di Pamengpeuk, Garut dan sayangnya harus kembali mendarat lantaran ada gangguan pada sistem GPS setelah menembus awam hitam.

Proyek yang diberi nama Menembus Langit ini tak membuat patah semangat. Mereka mencoba lagi pada 29 Oktober kemarin di tempat yang sama.


Sudah mencapai ketinggian 19 kilometer, Ai-X1 harus alami kegagalan kedua kali karena balon helium yang mengangkatnya ke udara mendadak melepaskan diri dari tubuh pesawat.

Sejak itu, posisi pesawat Ai-X1 ternyata masih belum bisa dipastikan di mana.

Direktur Program Menembus Langit Azhar Pangesti menyatakan bahwa pesawat Ai-X1 sejatinya masih bisa kembali ke 'kandang' namun sistem GPS yang disematkan di tubuhnya tidak berfungsi dengan baik.

"Di hari kedua terjadi kerusakan GPS lagi seperti yang [peluncuran] yang pertama, tapi kali ini tidak terkoneksi kembali. Namun dengan estimasi inersial, pesawat masih bisa pulang ke rumah. Hanya saja memang posisinya tidak akurat," jelas Azhar Pangesti saat ditemui CNNIndonesia.com belum lama ini.

Sementara itu, Direktur Penerbangan Feri Ametia Pratama mengatakan, pihaknya masih dalam upaya pencarian pesawat nirawak mungil itu.

Setelah dikonfirmasi, Azhar mengatakan pihaknya meminta bantuan Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) di Garut karena sempat terhambat kondisi cuaca.

"Nanti juga akan bertemu dengan warga sekitar Pamengpeuk untuk turut mencari pesawat," imbuh Azhar.


Kronologi di Hari Kedua

Azhar menceritakan kronologi peluncuran pesawat Ai-X1 di hari kedua tersebut kepada CNNIndonesia.com.

Pada pukul 06.20 WIB, Ai-X1 yang telah mendapat sedikit sentuhan modifikasi itu meluncur dari Balai Uji Teknologi dan Pengamatan Antariksa dan Atmosfer milik LAPAN.

Hanya dalam kurun 48 menit, pesawat yang diangkut oleh balon helium itu berhasil mencapai stratosfer di 13 km.

Azhar mengaku, tim komando kala itu sebenarnya nyaris menghentikan penerbangan ketika balon terbang berada di awan hitam. Namun, berkat tiupan arah angin, balon dan pesawat berhasil terlepas dari jeratan awan hitam sehingga terus membumbung lebih tinggi di angkasa.


Pukul 07.30, terjadi gangguan yang dipercaya berasal dari GPS, lalu menyebabkan mekanisme pemisahan pesawat dari balon udara.

Saat pemisahan terjadi, pesawat telah mencapai ketinggian 19,376 meter atau dengan kata lain pencapaian tertinggi yang berhasil digapai oleh program Menembus Langit.

Setelah turun dengan tak menentu, Ai-X1 akhirnya berada di posisi terbang stabil pada ketinggian 14,140 meter. Sayangnya gangguan GPS malah memburuk sehingga pembacaan lokasi oleh pesawat tak lagi akurat.

Alhasil, proses pendaratan Ai-X1 hanya mengandalkan panduan inersial untuk pulang ke titik pendaratan.

Sebagai catatan kecil, panduan inersial adalah semacam sinyal yang dikirimkan oleh titik komando Pamengpeuk kepada pesawat. Kelemahannya, metode ini tak sepenuhnya akurat dan jangkauannya terbatas.

Dari hasil gambar yang tersambung terakhir pukul 08.17, pesawat berhasil mendarat utuh di permukaan tanah dengan perkiraan radius 500 meter dari lokasi seharusnya.

Sayangnya, hingga sepuluh hari sejak pesawat mendarat, tim Menembus Langit yang dibantu kru LAPAN dan warga Pamengpeuk belum menemukan keberadaannya.


Credit  CNN Indonesia





UAV Ai-X1, Momen Penting Dirgantara Indonesia Setelah CN-250

 
UAV Ai-X1, Momen Penting Dirgantara Indonesia Setelah CN-250 Pesawat UAV Ai-X1 mencoba menembus startosfer (Foto: Dok. Menembus Langit)
 
Jakarta, CB -- Misi pesawat Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Ai-X1 yang diinisiasi AeroTerrascan tak sekedar meretas jalan menembus lapisan stratosfer. Lebih dari itu, ini adalah momen sejarah di dunia kerdigantaraan.

Ide menerbangkan pesawat tanpa awak ke stratosfer pertama kali tercetus sepuluh tahun lalu dari CEO AeroTerrascan Dian Rusdiana Hakim. Selama beberapa tahun ide itu terus mengendap di kepala Dian dan akhirnya menjalar ke seluruh personel AeroTerrascan.

Seperti yang dituturkan Azhar Pangesti yang menjabat Direktur Pemasaran di AeroTerrascan, setelah melewati perbincangan internal di AeroTerrascan, angan-angan Dian untuk menerbangkan pesawat nirawak ke stratosfer diperluas menjadi proyek kolaborasi.

Tujuannya sederhana, agar momen bersejarah ketika pesawat berhasil ke stratosfer dapat dirasakan lebih banyak orang.

Dunia kedirgantaraan Indonesia ada momen penting bagi Indonesia yang tak begitu saja untuk dilupakan, yakni peristiwa lepas landas pesawat angkut buatan nasional pertama CN-250 "Gatot Kaca" pada 1995 silam.

Misi yang dinamai Menembus Langit boleh dibilang sebagai momen kedua terbesar dalam riwayat kedirgantaraan dan aeronautika Indonesia. Tercatat sampai sejauh ini, belum ada pesawat tanpa awak ciptaan dalam negeri yang mampu terbang ke lapisan stratosfer.

"Ini yang pertama kali ada di Indonesia. Belum ada sebelumnya pesawat lokal yang terbang melebihi ketinggian pesawat komersial," tutur Thomas Djamaluddin, ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa menanggapi keberhasilan misi Menembus Langit membawa pesawat nirawak ke stratosfer, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.

Proyek Menembus Langit sampai harus melibatkan 95 orang dari 18 organisasi yang berbeda.

Fungsi dan peran dari beragam kelompok yang tergabung dalam misi ini diyakini betul oleh Azhar menjadi faktor penentu kesuksesan.

Meski sesungguhnya agak kecewa tak sampai di target ketinggian 30 km, Azhar yang berperan sebagai direktur program merasa sangat terbantu metode kolaborasi.

"Kenapa misi Menembus Langit harus berkolaborasi? Secara teknis, kita dari AeroTerrascan merasa sanggup, cuma dari segi pencapaian kita rasa kurang afdol, kurang seru. Saya ragu kalau yg terbang hanya dari kita saja, dampaknyaa ga akan sebesar ini. Kita ingin dampaknyanya gede dan kemajuan yang bersama jadi kita berharap sekali dengan kolaborasi," tukas Azhar, ketika ditemui di kantornya, di Bandung.

Azhar menceritakan salah satu peran kolaborasi yang paling penting dari LAPAN. Menurut pria kelahiran Bali tersebut, tanpa bantuan LAPAN, tak akan ada peluncuran pesawat Ai-X1 ke stratosfer.

Setidaknya ada dua bantuan penting dari LAPAN di misi kemarin yaitu peminjaman fasilitas Pamengpeuk, Garut, untuk peluncuran pesawat dan kelancaran memperoleh izin terbang alias Notice to Airmen (NOTAM) selama dua hari.

Selain LAPAN, kelompok Dengan Senang Hati merupakan faktor yang membuat peluncuran pesawat Ai-X1 sangat meriah. Sebab dari kelompok itu, kabar mengenai Menembus Langit dapat tersebar luas ke khalayak umum.

Satu pesan penting yang ingin disampaikan dari kolaborasi di misi Menembus Langit bahwa mereka ingin ditiru oleh sebanyak-banyaknya orang di Indonesia. Sebab bagi Azhar, Indonesia tidak kalah dalam aspek kemampuan teknologi dari negara lain. Hanya saja mereka butuh semacam inisiasi yang mampu merangsang daya kreativitas.

Credit CNN Indonesia


Spesifikasi Pesawat Nirawak Lokal Ai-X1


Spesifikasi Pesawat Nirawak Lokal Ai-X1


Credit  CNN Indonesia


Apa Kabar Pesawat Lokal Penjelajah Stratosfer yang Hilang?


Apa Kabar Pesawat Lokal Penjelajah Stratosfer yang Hilang?  
Tim Menembus Langit pesawat UAV Ai-X1. (Foto: Dok. Istimewa)
 
Bandung, CB -- Keberadaan pesawat Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Ai-X1 yang pada 28 Oktober lalu berusaha menjelajahi langit stratosfer hingga kini masih menjadi teka-teki.

Setelah melepaskan diri dari balon udara, pesawat tidak pulang ke lokasi peluncuran. Padahal Ai-X1 adalah pesawat nirawak yang diprogram untuk mendarat otomatis tepat di titik di mana ia diluncurkan. 

Tim Menembus Langit, terutama AeroTerrascan yang bertanggung jawab atas urusan penerbangan Ai-X1 tampak begitu santai dengan keadaan itu. Menurut Direktur Program Menembus Langit, Azhar Pangesti, pencarian oleh tim di Garut telah dilakukan selama dua hari pertama setelah pesawat diketahui mendarat.


Namun karena faktor cuaca, mereka menyerahkan pencarian kepada personel Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) di Garut dan warga di sekitar fasilitas penerbangan Pamengpeuk.

"Sudah biasa kok di sana. Nanti juga bakal ketemu sama warga sekitar Pamengpeuk," ucap Azhar disertai tawa terkait pencarian pesawat.

Dari keterangan Azhar, fungsi GPS Ai-X1 yang lepas landas di hari kedua (29/10) mengalami kegagalan sehingga pesawat mendarat di daerah dengan radius sekitar 500 meter dari lokasi pendaratan yang telah diprogramkan. Namun sekali lagi, Azhar dan timnya mengaku tak terlalu risau status pesawat.

Ada beberapa alasan tim Menembus Langit begitu santai menanggapi kegagalan misi mereka. Kepada CNNIndonesia.com, Azhar menceritakan banyak hal mengenai alasan tersebut.


Paling awal, Azhar menilai secara teknis misi mereka membawa pesawat nirawak terbang di lapisan stratosfer sudah tercapai. Sebab rentang lapisan stratosfer di wilayah khatulistiwa berkisar di antara 12-30 km. Sedangkan di hari kedua lepas landas, Ai-X1 berhasil menggapai ketinggian 19 km.

"Sebenarnya sejak uji terbang pada 27 Agustus kemarin kita sudah sampai ke sana ditambah di lepas landas kedua kita juga sudah sampai di 19 km," kata Azhar.

Sebelumnya pada 28 Oktober pesawat tanpa awak ini ditargetkan berkelana di lapisan stratosfer, dilengkapi balon helium yang berguna untuk mengangkatnya ke udara.

Malang, UAV Ai-X1 ini gagal mencicip lapisan stratosfer Bumi lantaran ada gangguan pada sensor GPS yang menempel di tubuh pesawat di ketinggian 10 kilometer dan 19 kilometer pada peluncuran kedua tepat sehari berikutnya.

Pesawat kecil berbobot 2,7 kilogram ini dirancang untuk menggantikan peran satelit dalam melakukan pemetaan, pencitraan, dan pengukuran tanah.

Credit  CNN Indonesia


Cibiran hingga Skeptis untuk Pesawat Tanpa Awak Buatan Lokal


Cibiran hingga Skeptis untuk Pesawat Tanpa Awak Buatan Lokal  
Tim Menembus Langit pesawat UAV Ai-X1. (Foto: Dok. Istimewa)
 
Jakarta, CB -- Saat pertama kali proyek Menembus Langit didengungkan menurut Azhar Pangesti, selaku Direktur Program, tak sedikit reaksi dari orang-orang yang cenderung skeptis. Berdasarkan apa yang ia alami, banyak pihak menilai target 30 km terlalu muluk.

"Orang LAPAN pernah bilang targetnya jangan 30 km dulu tapi yang penting sampai ke stratosfer saja. Kami hanya jawab dicoba saja dulu. Eh, tapi ternyata akhirnya khawatirnya mereka yang benar," kenang Azhar sambil terkekeh.

Di sejumlah media sosial ketika misi ini berlangsung Azhar juga menemui sejumlah nada sinis. Anggapan seperti "baru stratosfer saja kok heboh" bukan hal yang mudah ditelan oleh Azhar. Namun hal itu tak menjadi masalah bagi Menembus Langit. Menurut Azhar, proyek awal ini justru menjadi permulaan dari eksperimen besar yang akan mereka kerjakan selanjutnya.

"Untuk misi berikutnya mungkin masih agak lama ya, tapi mungkin dalam enam bulan sudah ada rancangan misi baru untuk Menembus Langit," imbuhnya kepada CNNIndonesia.com.


Azhar menyatakan ia dan timnya merasa masih berhutang dengan target 30 km. Oleh sebab itu, ada kemungkinan misi selanjutnya akan memasang target yang sama, namun dengan beberapa penyesuaian.

"Kalau misinya 30 km lagi, misinya tidak akan untuk cepat-cepat pulang tapi mungkin ingin terbang lebih jauh atau lebih tinggi lagi atau bawa beban dan lainnya. Kita masih voting bakal seperti apa, tapi yang pasti tidak akan sesederhana dengan misi yang sebelumnya," tutup Azhar.

Perlu diketahui, proyek Menembus Langit sebelumnya pada 28-29 Oktober berhasil memecahkan rekor dalam kategori menerbangkan pesawat nirawak lokal ke stratosfer untuk pertama kalinya dalam sejarah penerbangan Indonesia. Itu artinya Ai-X1 buatan AeroTerrascan ini menjadi pesawat asal Indonesia pertama yang bisa terbang jauh melebihi ketinggian pesawat komersial di langit nusantara.

"Pencapaian seperti ini belum ada sebelumnya. Ini usaha yang pertama untuk mengembangkan teknologi HALE," tukas Ketua LAPAN Thomas Djamaluddin melalui sambungan telepon.


Menurut Thomas, masa depan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) -- nama lain pesawat tanpa awak -- di Indonesia terbuka semakin lebar setelah proyek Menembus Langit. Thomas memperkirakan perkembangan UAV akan melesat mengingat kemampuan yang ditawarkan semakin penting.

Ia menilai UAV akan menjawab kebutuhan Indonesia terutama dalam dua bidang yaitu dalam hal pencitraan dan pengantaran. Sejauh ini di Indonesia, baru fungsi pencitraan yang telah berjalan. Sedangkan pengantaran masih belum bisa dilakukan lantaran belum ada regulasi dari pemerintah yang mengatur fungsi itu.

Namun yang lebih penting dari itu semua bagi Thomas adalah eksperimen kemarin telah mengantarkan mereka untuk memahami spesifikasi pesawat yang lebih lama untuk mengarungi atmosfer Bumi alias HALE (High Altitude Long Endurance). Konsep HALE satu level lebih canggih ketimbang UAV. Dengan adanya pesawat HALE, fungsi pencitraan dan pengantaran akan jauh lebih murah dan efisien.

"Target kita ke depannya memang membuat HALE yang bisa terbang selama seminggu," kata Azhar di hari lepas landas pertama 28 Oktober lalu.




Credit  CNN Indonesia




Perjalanan Abu Jandal, WNI yang Menjadi Tokoh ISIS di Suriah

 
Perjalanan Abu Jandal, WNI yang Menjadi Tokoh ISIS di Suriah  
Ilustrasi ISIS. (CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
 
Jakarta, CB -- Informasi tewasnya Salim Mubaroq Atamimi alias Abu Jandal telah sampai di telinga Kepolisian. Tak banyak yang bisa diketahui soal kiprah Abu Jandal bersama ISIS. CNNIndonesia.com berusaha menyajikan sekilas perjalanan Abu Jandal bergabung dengan ISIS.

Berdasarkan salinan dokumen pro justicia yang diperoleh CNNIndonesia.com, Abu Jandal berangkat ke Suriah pada Juli 2014 lalu bersama 11 orang lainnya, termasuk dua orang istri dan anak-anaknya.

Dia berangkat atas bantuan Helmi Alamudi alias Abu Royyan yang sudah ditangkap oleh Kepolisian. Helmi membeli tiket pesawat menggunakan dana dari Abu Jandal sendiri.


Helmi mendapatkan uang Rp15 juta dari Abu Jandal di sebuah pesantren di Malang, Jawa Timur. Pria yang menantang Panglima TNI dalam sebuah video itu juga disebut membantu menampung uang dari orang-orang lain yang hendak berangkat ke Suriah.

Mereka berangkat lewat jalur Malaysia dan Turki. Abu Jandal juga mengurus visa rombongan tersebut. Total Rp150 juta digunakan untuk memberangkatkan belasan orang itu. Sementara Rp92 juta ludes untuk digunakan akomodasi.

Kala itu, Abu Jandal yang memimpin rombongan memang berniat untuk bergabung dengan ISIS di Suriah. Dari Turki, mereka dijemput oleh warga setempat yang membawanya ke sebuah desa kecil di perbatasan menggunakan mobil van.


Sesampainya rombongan di Suriah, mereka Dilatih bongkar pasang senjata jenis AK-47, oleh warga setempat yang berperan sebagai instruktur. Mereka didampingi seorang WNI yang bisa berbahasa Arab.

Di sana mereka juga diberi tugas menjaga gerbang perkemahan secara bergilir berbekal senjata. Anggota kelompok itu juga bergantian memberikan ceramah.

Itu adalah keberangkatan Abu Jandal yang kedua kalinya. Dalam kesaksiannya di Pengadilan Jakarta Barat, 27 Januari lalu, Abu Royyan yang merupakan rekan Abu Jandal mengatakan Abu Jandal juga pernah ke Suriah pada 2013. Dia pergi ke Suriah bersama Abdul Hakim. "Abu Jandal pulang mencari tenaga baru," kata Abu Royyan.


Tak diketahui bagaimana Abu Jandal bisa menjadi tokoh penting ISIS. Yang pasti, sosoknya mulai dikenal masyarakat Indonesia setelah pada akhir 2014 ia menampilkan diri di sebuah video yang diunggah ke situs YouTube.

Dalam video berdurasi empat menit itu, dia menantang TNI, Densus 88, dan Banser GP Ansor.

Polisi meyakini Abu Jandal sebagai satu di antara tiga WNI berpengaruh di Suriah. Dua orang lainnya adalah Bahrumsyah dan Bahrun Naim, yang diyakini bertanggung jawab atas serangan teror di Thamrin, Jakarta.
Kini Abu Jandal dikabarkan tewas di medan perang ISIS. Polri masih berusaha memastikan kebenaran kabar tersebut.



Credit  CNN Indonesia



Abu Jandal Diduga Tewas di Medan Perang ISIS


 
Abu Jandal Diduga Tewas di Medan Perang ISIS 
 Ilustrasi ISIS. (CNN Indonesia/Laudy Gracivia)
 
Jakarta, CB -- Deputi bidang Kerjasama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Inspektur Jenderal Petrus Golosse mengatakan, ada informasi bahwa Abu Jandal tewas saat berperang bersama Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Irak. BNPT kini tengah mendalami informasi ini.

Informasi ini menurut Petrus menyebar di dunia maya. Namun, kredibilitas informasi yang berada di internet tidak bisa langsung dipercaya.

"Kami harus cek sidik jari, DNA, ciri-ciri dan kerabat yang bersangkutan. Jadi belum bisa ditentukan dia sudah meninggal dunia hingga proses itu dilaksanakan," kata Petrus dalam konferensi pers di Bali.

Dia menyinggung kejadian yang pernah terjadi pada Dulmatin, salah seorang gembong terorisme yang tiga kali disebut tewas di Filipina.

Petrus tidak mau hal itu terjadi kembali. Terlebih, Abu Jandal sudah pernah disebut meninggal dunia, 2015 lalu. Informasi yang kali ini tersebar adalah yang kedua kalinya.

Dia mengatakan BNPT sudah mengirim utusan ke Irak untuk menelusuri hal tersebut.  "Ini sulit ketika informasi open-source (terbuka) sekarang berlebihan," kata Petrus.

Polisi meyakini Abu Jandal sebagai satu di antara tiga WNI berpengaruh di Suriah. Dua orang lainnya adalah Bahrumsyah dan Bahrun Naim, yang diyakini bertanggungjawab atas serangan teror di Thamrin, Jakarta, akhir 2015.

Sebelumnya, Abu Jandal menampilkan diri di sebuah video yang diunggah ke situs YouTube akhir tahun 2014. Dalam video itu, dia menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Densus 88, dan Banser GP Ansor.

Dalam video berdurasi empat menit itu, seorang pria yang fasih berbahasa Indonesia menyatakan rasa suka citanya dengan rencana kedatangan TNI membantu pasukan koalisi memerangi ISIS.

"Ketahuilah bahwa kami bahagia mendengarnya. Itu berati pertemuan antara kami (ISIS) dan kalian (TNI-Polri) disegerakan," kata dia.

Pria itu juga mengancam, jika bukan TNI yang datang memerangi ISIS, maka mereka yang akan ke Indonesia.


Credit  CNN Indonesia











Mengapa Program Modernisasi Militer Rusia Tak Berjalan?


Belum lama ini, tentara Rusia telah menerima divisi pertama sistem misil antipesawat Buk-M3. Namun demikian, pakar militer menyebutkan bahwa pasokan Buk saja tak cukup untuk melindungi Rusia. Rusia harus memodernisasi industri pertahanannya. Sayangnya, rencana itu sepertinya tak berjalan lancar.

BUK-M3
Sistem misil antipesawat Buk-M3, salah satu ‘hadiah’ utama untuk pasukan Rusia tahun ini. Sumber: Press Photo
Pada 21 Oktober lalu, saat tentara Rusia menerima teknologi militer baru mereka, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyampaikan bahwa hingga Oktober 2016 separuh dari perangkat militer Rusia sudah merupakan model-model terbaru.
Sang menteri, yang juga menyandang gelar jenderal, menyebutkan bahwa sehubungan dengan dekrit presiden, 70 persen teknologi tentara akan didukung dengan model-model terkini pada 2020.

Sistem Misil Antipesawat Buk-M3 Pertama di Pasukan Rusia

Salah satu ‘hadiah’ utama untuk pasukan Rusia adalah sistem misil antipesawat Buk-M3. Sang menteri pertahanan menyebutkan bahwa Angkatan Darat Rusia telah menerima divisi pertama Buk-M3.
“Ini bukan hanya modernisasi dari sistem pertahanan udara yang sudah dimiliki tentara Rusia. Pada dasarnya, ini adalah model baru dengan dimensi lama,” terang Direktur Humas Almaz Antei Valery Yarmolenko.
Sebuah sistem rudal darat-ke-udara BUK-M2E dipamerkan selama Pameran Kedirgantaraan Internasional (MAKS 2015) di Zhukovsky dekat kota Moskow. Sumber: Mikhail Voskresenskiy / RIA NovostiSebuah sistem rudal darat-ke-udara BUK-M2E dipamerkan selama Pameran Kedirgantaraan Internasional (MAKS 2015) di Zhukovsky dekat kota Moskow. Sumber: Mikhail Voskresenskiy / RIA Novosti
Ia menyebutkan bahwa fitur kunci Buk-M3 secara khusus ialah letak misil pada kontainer peluncur, sama seperti sistem S-300, yang secara bersamaan merupakan kontainer transportasi dan peluncuran.
Berkat pengembangan yang diciptakan perancang Rusia, misil dapat ditembakkan dari 12 kontainer silinder dalam tempo 20 detik setelah sistem ini siap. Sistem baru ini dapat menembak misil dan aviasi musuh yang berjarak 70 kilometer, sedangkan pendahulunya hanya mampu menembak sejauh 15 kilometer.
Surat kabar Rossiyskaya Gazeta mengonfirmasi bahwa misil antipesawat Buk-M3 menyerang target darat dan radio-kontras darat. Misil ini tak hanya bisa digunakan sebagai senjata pertahanan, tetepi juga sebagai rudal jelajah taktis.

Senjata Apa Lagi yang Diterima Tentara Rusia?

Dalam tiga bulan terakhir, pasukan Rusia telah menerima sejumlah sistem pertahanan, di antaranya:
  1. 2 perangkat resimen sistem misil antipesawat S-400 dan 6 mesin tempur Pantsir-S;
  2. sistem misil Bal dan Bastion untuk Distrik Militer Barat;
  3. 2 divisi sistem antipesawat Buk-M2;
  4. 3 misil balistik antarbenua;
  5. 100 misil bersayap Kalibr dan sistem antimisil Onix untuk kapal dan kapal selam Angkatan Laut Rusia.
Pada awal September lalu, dalam Forum Teknologi Militer Army 2016 yang digelar di dekat Moskow, Shoigu menyebutkan bahwa Rusia memamerkan teknologi paling baru di dunia yang dimiliki pasukan bersenjata.
“Perwakilan kementerian pertahanan dan para pakar militer Rusia mengapresiasi kemampuan tempur Rusia dalam pameran tersebut,” terang sang menteri.

Masalah dalam Mempersenjatai Kembali Tentara

“Program modernisasi dan pengembangan pasukan bersenjata Rusia, yang menelan biaya 22 triliun rubel (343 miliar dolar AS), dapat menjamin penuh keamanan negara saat program tersebut selesai pada 2022.
“Namun, terdapat sejumlah masalah yang harus diselesaikan,” kata Victor Esin, mantan Direktur Staf Jenderal Pasukan Misil Strategis yang saat ini menjadi penasihat kolonel jenderal.
Menurut Esin, modernisasi industri pertahanan, yang sudah mendapat suntikan investasi sebesar 3 triliun rubel (48 miliar dolar AS), berpotensi gagal.
“Ini berkaitan dengan sanksi dan jatuhnya perekonomian Rusia. Proses substitusi impor di industri pertahanan secara praktis mandek,” terang Esin.
Menurut seorang narasumber di industri pertahanan Rusia, masalah utama terletak pada fakta bahwa Rusia tak akan bisa menggantikan barang impor dalam sejumlah bidang kunci pada tahun-tahun mendatang.
“Yang harus dilakukan ialah modernisasi industri pertahanan. Namun, menciptakan sejumlah unit dari nol yang harus memenuhi teknologi temuan baru ialah hal lain. Para perusahaan bisa memproduksi mesin kapal dan helikopter yang tadinya diimpor dari negara lain mulai 2018. Namun, terdapat sejumlah sistem elektronik yang mendampingi mesin ini yang belum bisa diproduksi secara mandiri oleh Rusia,” kata sang narasumber.
Menurut Wakil Menteri Pertahanan Rusia Timur Ivanov, pendanaan industri pertahanan mengalami penurunan akibat krisis. Tren ini akan berlanjut pada 2017.
“Industri pertahanan memiliki kontrak jangka panjang untuk membangun kapal, misil, aviasi, dan satelit antariksa. Tak akan ada pengucilan di sini. Sepanjang krisis, pembelian teknologi sekunder, seperti perangkat pengangkut personel lapis baja, mesin rekayasa, dan lain-lain, dikurangi,” terang sang narasumber.

Mengapa Rusia Menghabiskan Banyak Uang untuk Memodernisasi Militernya?

Menurut Esin, jumlah pengeluaran pertahanan tak diragukan sangatlah besar. Namun, jika Rusia ingin merasa aman dan tak khawatir akan hari esok maka uang harus dikeluarkan hari ini untuk menghindari berulangnya kejadian pada tahun 1990-an dan 2000-an.
“Berkaitan dengan senjata nuklir, kita cukup setara dengan AS, tapi di bidang senjata konvensional, kita tertinggal cukup jauh. Jika kita ingin menghindari perang, kita harus menutupi apa yang tak kita miliki pada 1990-an dan 2000-an,” kata Esin menyimpulkan.



Credit  RBTH Indonesia