Washington (CB) - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence berencana pergi ke Miami pada Jumat untuk mendukung oposisi Venezuela menjelang unjuk rasa menentang Presiden Nicolas Maduro, kata pejabat Gedung Putih.

Miami merupakan wilayah tempat tinggal komunitas terbesar Venezuela yang hidup dalam pengasingan di AS.

Pence sebelumnya membantu memimpin upaya Gedung Putih untuk mengakui Juan Guaido, yang mendeklarasikan diri sebagai presiden, sebagai pemimpin sah Venezuela.

Dalam aksi dukungan itu, Pence akan bergabung bersama rekan sesama kader Partai Republik seperti senator Florida Marco Rubio dan Rick Scott, legislator Mario Diaz-Balart serta Gubernur Ron DeSantis.

Gedung Putih mengatakan bahwa Maduro telah kehilangan legitimasi setelah pemilu tahun lalu dianggap AS dan sejumlah negara lain di penjuru dunia diwarnai kecurangan. Unjuk rasa besar direncanakan digelar di Venezuela pada akhir pekan untuk terus menekan Maduro.

Guaido, ketua Majelis Nasional Venezuela, pekan lalu menyatakan diri sebagai presiden sementara setelah berbicara dengan Pence dua kali melalui sambungan telepon. Gedung Putih kemudian menerapkan sanksi ketat untuk membatasi pengaruh Maduro pada pendapatan minyak Venezuela.

Pence akan bertemu dengan para warga Venezuela yang meninggalkan negara mereka akibat persekusi politik, kata pejabat Gedung Putih. Pence juga akan memberikan pernyataan formal di acara itu.

"Dia akan menggalang aksi dukungan bagi rakyat Venezuela dan menegaskan kembali keteguhan dukungan Amerika Serikat dalam perjuangan mereka (rakyat Venezuela) untuk meraih kebebasan," kata pejabat itu.

Lebih dari tiga juta orang telah meninggalkan negara kaya minyak Venezuela dalam beberapa tahun terakhir saat perekonomian negara itu terpuruk dan dilanda kelangkaan pangan dan obat-obatan. Maduro mengatakan dia adalah korban dari "perang ekonomi" pimpinan AS yang bertujuan untuk menggulingkannya.

Wakil Guaido di AS Carlos Vecchio juga diperkirakan hadir dalam penggalangan dukungan itu, kata Gedung Putih. Vecchio sebelumnya bertemu dengan para pejabat Gedung Putih untuk membahas pengambilalihan aset Venezuela dari pemerintahan Maduro.