Senin, 11 Februari 2019

Korut-AS Negosiasi di Negara Asia Jelang Pertemuan Kim-Trump


Korut-AS Negosiasi di Negara Asia Jelang Pertemuan Kim-Trump
Ilustrasi. (Reuters/Jonathan Ernst)



Jakarta, CB -- Amerika Serikat dan Korea Utara di salah satu negara Asia pada pekan ini akan menggelar rapat negosiasi menjelang pertemuan kedua Presiden Donald Trump dan Kim Jong-un.

"Korea Utara dan AS sepakat melanjutkan negosiasi di negara ketiga di Asia dalam minggu ini sebelum 17 Februari," ujar juru bicara kepresidenan Korsel, Kim Eui-kyeom, Minggu (10/2).

Pernyataan ini disampaikan setelah Utusan Khusus AS untuk Korut, Stephen Biegun, mengatakan bahwa kedua negara membutuhkan lebih banyak dialog menjelang pertemuan kedua Trump dan Kim yang dijadwalkan digelar di Vietnam pada 27-28 Februari mendatang.



Biegun sendiri sudah berkunjung ke Korut dan Korsel untuk mempersiapkan pertemuan ini. Kementerian Luar Negeri AS menyatakan bahwa pertemuan itu berfokus pada "komitmen melakukan denuklirisasi, mengubah hubungan AS-Korut, dan membangun perdamaian abadi di Semenanjung Korea."


Salah satu ganjalan dalam proses denuklirisasi selama ini adalah perbedaan pemahaman antara AS dan Korut soal definisi perlucutan senjata nuklir.

AS ingin terus menekan Korut dengan sanksi sampai negara terisolasi itu mau sepenuhnya melucuti senjata nuklir.

Sementara itu, Korut ingin AS mencabut sanksi-sanksi itu ketika mereka melucuti senjata nuklir secara bertahap.

Sebelumnya, Beigun mengatakan bakal mendiskusikan jalan keluar terkait kebuntuan tersebut selama berada di Pyongyang. Dia juga mengisyaratkan pemerintahan AS mulai lunak dengan memungkinkan kesepakatan dengan Korut soal denuklirisasi.

Beigun mengatakan "AS siap mengambil langkah secara simultan dan paralel" dengan Korut ketika proses denuklirisasi berlangsung.






Credit  cnnindonesia.com