Beragam aksi protes digelar di Amerika
Serikat usai Donald Trump memenangkan pemilu mengalahkan Hillary
Clinton. (CNN Indonesia/Denny Armandhanu)
Jakarta, CB
--
Beragam aksi protes digelar di Amerika Serikat usai
Donald Trump memenangkan pemilu mengalahkan Hillary Clinton. Di antara
aksi-aksi besar di berbagai kota, ada laku kecil yang berdampak masif
sebagai bentuk perlawanan atas retorika kebencian Trump.
Kini di seluruh AS mereka yang menentang Trump mengenakan sebuah peniti di baju, perlambang keselamatan dan perlindungan.
Peniti-peniti
ini dibagikan di berbagai aksi anti-Trump, salah satunya dalam
demonstrasi di Washington Square Park yang digelar oleh para mahasiswa
New York University (NYU), Jumat malam (11/11).
Madisson Ruso,
18, membagikan peniti bagi para peserta aksi maupun warga yang lewat.
Dia membawa poster bertuliskan "Merasa Amanlah! Peniti Keamanan Gratis."
"Ini
adalah gerakan protes atas kebencian yang disebar Trump. Bagi pemakai
peniti ini, Anda harus merasa aman karena kami melindungi kalian," kata
Russo kepada CNN Indonesia.
Tema yang diangkat dalam aksi kali ini adalah cinta. Itulah sebabnya banyak bertebaran lambang hati dan bunga mawar.
Peniti jadi simbol perlawanan terhadap Donald Trump. (CNN Indonesia/Denny Armandhanu)
Dengan aksi ini, mereka memberikan cinta dan perlindungan kepada
orang-orang yang merasa takut karena dibenci oleh Trump, seperti warga
Muslim, imigran Meksiko, masyarakat kulit hitam dan kelompok minoritas
lainnya.
Di Instagram ribuan orang menggunakan tanda pagar #safetypin dan memajang foto peniti di baju mereka.
Beberapa
poster dalam aksi NYU berbunyi dukungan terhadap warga minoritas,
seperti "Saya akan melindungi hak-hak kalian. I love you," atau "Kalian
aman bersama saya."
"Baik Anda Muslim, Latin, kulit hitam, kulit putih, LGBT, kalian dicintai," ujar seorang mahasiswa yang berorasi.
Sejak
Trump memenangkan pemilu 8 November lalu, aksi-aksi digelar setiap hari
di berbagai kota. Ada sebuah slogan yang diteriakkan dalam aksi-aksi
tersebut, yaitu "Not my President", menunjukkan
Di beberapa
tempat aksi berlangsung ricuh dengan kekerasan dan pembakaran. Namun
mahasiswa NYU mengetengahkan cinta dalam aksi mereka.
"Perkataan
Trump banyak melukai banyak orang, namun kami ingin menegaskan bahwa
cinta adalah yang terpenting dan mereka dicintai," kata seorang peserta
aksi, Rebecca Missel.
Peniti jadi simbol perlawanan terhadap Donald Trump. (CNN Indonesia/Denny Armandhanu)
Shamsi Ali, imam masjid di New York
dari Indonesia, sempat bertemu Donald Trump beberapa tahun lalu untuk
memprotes pandangan anti Islamnya. (CNN Indonesia/Denny Armandhanu)
Jakarta, CB
--
Pandangan anti Islam Donald Trump telah berlangsung
sejak lama, bahkan sikap inilah yang digunakan untuk menjatuhkan
Presiden Barack Obama beberapa tahun silam. Shamsi Ali, imam masjid di
New York dari Indonesia, mengatakan sempat memprotes sikap anti-Islam
yang ditunjukkan Trump.
Saat ditemui CNN Indonesia, Jumat
(11/11), Shamsi mengatakan sempat bertemu langsung dengan Trump di New
York. Kisah ini terjadi sekitar lima tahun lalu saat Trump mencari
kesalahan Obama, termasuk menudingnya bukan kelahiran AS sehingga tidak
layak menjadi presiden, hingga mengatakan dia beragama Islam.
"Dalam wawancara dengan Fox News, Trump ditanya apakah Obama Islam. Dia
menjawab 'Obama itu Islam dan Islam itu berbahaya bagi negara kita.'
Mendengar itu saya tersinggung, apa berbahayanya Islam? Saya sendiri
telah membangun hubungan baik dengan semua orang," kata imam di masjid
Jamaica Muslim Center ini.
Menurut Shamsi, saat itu, Trump ingin
maju menjadi presiden melawan Obama namun dia yakin tidak akan menang.
Setelah wawancara di televisi itu, Shamsi langsung melepon Russel
Simmons, tokoh hip hop yang mendirikan label rekaman Def Jam Recording.
Shamsi
meminta Simmons untuk memfasilitasi pertemuan dengan Trump. "Saya
awalnya iseng saja, tapi Simmons ini orangnya serius dan dia menelepon
Trump. Trump mengatakan ingin sekali bertemu dengan Imam," ujar Shamsi.
Shamsi menemui Trump di Trump Tower di New York. Saat itu, kata Shamsi, Trump menyambut mereka sambil tertawa terbahak-bahak.
"Dia mengatakan 'saya tidak pernah bermimpi bertemu dengan Muslim yang bisa tersenyum,'" kata direktur Nusantara Foundation ini.
Dalam
kesempatan itu, Shamsi memprotes pernyataan Trump di televisi. Trump
mengatakan bahwa kesimpulan buruknya soal Islam karena melihat di
televisi Muslim seluruh dunia penuh kemarahan dan gemar berperang.
Jawaban Shamsi berikutnya menohok Trump:
"Saya
katakan kepada dia, 'jika saya menilai Anda dari televisi, maka saya
akan menyangka anda itu orang sombong. Tapi ternyata kami diterima
dengan baik, dan Anda tersenyum."
"Jika saya menyimpulkan dari
televisi tentu sebuah kesalahan fatal, sama seperti anda. Ada 1,6 miliar
Muslim di seluruh dunia, alangkah naifnya jika anda menyimpulkan Islam
hanya dari televisi," tegas Shamsi.
Sejak saat itu Trump tidak
lagi bicara buruk soal Islam sampai kampanye presiden dimulai. Shamsi
menilai retorika anti-Islam Trump dilontarkan hanya untuk menggalang
dukungan masyarakat AS yang resah dengan berkembangnya Islam dan imigran
dari Meksiko di negara itu.
Trump yang merupakan calon presiden
dari Partai Republik memenangkan pemilu 8 November lalu mengalahkan
Hillary Clinton dari Partai Demokrat. Masyarakat AS khawatir
kepemimpinan Trump akan diwarnai dengan kebencian, sentimen rasialisme
dan diskriminasi terhadap warga minoritas, persis seperti apa yang dia
sampaikan dalam kampanyenya.
Shamsi berharap ujaran kebencian
Trump hanya disampaikan untuk mencari dukungan saja, tidak sampai
berlanjut dalam kebijakannya di pemerintahan.
"Segala sesuatu ada
prosesnya, saya berharap Trump mengalami transformasi. Dia harus sadar
janjinya untuk menjadi presiden bagi semua orang, termasuk Muslim.
Semoga dia bisa berubah dalam bulan-bulan mendatang," tutur pemuka agama
berusia 49 tahun ini.
Imam masjid asal Indonesia di New
York, Shamsi Ali, mengatakan ada berkah tersendiri dari terpilihnya
Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat. (CNN Indonesia/Denny
Armandhanu)
Jakarta, CB
--
Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika
Serikat bagi sebagian orang dianggap sebagai musibah, terutama bagi
kalangan minoritas: umat Islam dan warga pendatang. Imam masjid asal
Indonesia di New York, Shamsi Ali, mengatakan bisa jadi ada berkah
tersendiri di balik terpilihnya Trump.
Menurut Shamsi, selama ini
masyarakat Muslim Amerika sudah merasa aman dengan dukungan dari
pemerintah dan masyarakat. Walau berbagai kasus Islamofobia tercatat di
negara ini, namun jumlahnya tidak sebanding dengan sikap toleransi yang
ditunjukan warga AS terhadap Muslim.
Dengan terpilihnya Trump, imam masjid Jamaica Muslim Center ini
mengatakan, masyarakat Muslim AS akan terpacu untuk berdakwah dan
membuat strategi baru dalam meluruskan pemahaman anti-Islam di Amerika,
terutama di kalangan pendukung Trump.
"Ada blessing in disguise.
Kemenangan Donald Trump membuka mata kita bahwa ada pekerjaan rumah
yang besar. Kita mencari strategi baru, apakah sudah tepat. Ini membuka
mata kita, bahwa mungkin ada beberapa kekurangan dari kita yang harus
diperbaiki," kata Shamsi saat ditemui CNN Indonesia di New York, Jumat
(11/11).
Shamsi mengaku tidak khawatir perkembangan Islam menurun
sejak terpilihnya Trump. Dia mengatakan, walau kasus Islamofobia
meningkat belakangan ini, namun perkembangan Islam juga tidak bisa
dianggap enteng. Jumlah umat Islam AS terus bertambah, saat ini mencapai
3,3 juta orang.
"Perkembangan Islam tidak terbendung. Bahkan dalam kondisi terjepit Islam terus berkembang," kata Shamsi.
Shamsi
mengatakan terpilihnya Trump tidak lebih buruk ketimbang serangan
teroris pada 11 September 2001 atau 9/11. Menurut dia, gejolak Trump
hanya berlangsung sementara dan akan menjadi tangga untuk semakin
berkembangnya Islam.
"Islam itu berkembang jika ditantang. Ibarat
bola yang semakin ditekan di dalam air, maka pantulannya akan semakin
tinggi," kata Shamsi.
"Pada peristiwa 9/11 banyak yang menyangka
Islam telah dikuburkan, Islam telah menemukan kuburannya. Tapi nyatanya
Islam berkembang luar biasa di Amerika pasca 9/11," lanjut dia lagi.
Pemerintah New York akan menerapkan
strategi baru dalam mengatasi Islamofobia di kota tersebut, terutama
setelah Donald Trump memenangkan pemilu. (CNN Indonesia/Denny
Armandhanu)
New York City, CB
--
Pemerintah New York akan menerapkan strategi baru
dalam mengatasi Islamofobia di kota tersebut, terutama setelah Donald
Trump memenangkan pemilu Amerika Serikat. Langkah baru ini perlu seiring
meningkatnya kasus Islamofobia di New York, dan kali ini ancaman datang
dari para pendukung Trump.
Ketua Komisi Hak Asasi Manusia New
York, Carmelyn P. Malalis, mengatakan mereka akan segera meluncurkan
lokakarya bertajuk "Memahami Islam" yang diikuti oleh para pegawai
pemerintahan dan swasta di kota itu. Lokakarya ini diharapkan mampu
mematahkan berbagai mitos tidak benar tentang Islam.
"Selain
itu, Komisi berencana melakukan kampanye di media seluruh kota pada 2017
untuk memberi pendidikan bagi warga New York soal cara melawan
xenofobia dan menghormati keragaman budaya dan etnis," kata Malalis
kepada CNN Indonesia.com pekan ini.
Warga Muslim di New
York berjumlah antara 400-800 ribu orang, datang dari berbagai negara,
termasuk Indonesia. Menurut data pemerintah New York, dalam dua tahun
terakhir ada peningkatan perlakuan diskriminasi berdasarkan ras, negara
dan agama hingga 63 persen dibanding tahun 2014.
Islamofobia meningkat drastis di New York sejak serangan teroris 9/11
yang meruntuhkan dua gedung WTC di kota itu dan menewaskan ribuan orang.
Malalis mengatakan, walau mayoritas masyarakat New York toleran, namun
diskriminasi banyak dialami oleh warga Muslim kota.
Di antara
bentuk diskriminasi terhadap Muslim adalah perlakuan buruk dan perbedaan
status di tempat kerja, penolakan sewa apartemen, pelarangan memasang
atribut keagamaan di pintu apartemen, tuan tanah menolak memperbaiki
apartemen milik warga Muslim, hingga penolakan masuk warga Muslim di
sebagian restoran dan tempat usaha lainnya.
Mengatasi hal ini,
pemerintah kota New York telah mencanangkan kampanye "I Am Muslim NYC"
di sosial media. Sejauh ini kampanye tersebut mendapatkan dukungan
positif dari masyarakat New York.
"Kampanye ini menunjukkan
bahwa Muslim juga warga Amerika pekerja keras seperti mereka semua.
Muslim bekerja sebagai polisi, guru, pemilik usaha kecil dan tetangga,
mereka layak mendapatkan penghormatan yang sama seperti orang lain,"
kata Malalis.
Kampanye ini menjadi sangat penting di tengah
ketegangan politik pada pemilu. Donald Trump dengan retorika
anti-Islamnya dan anti-imigrannya dikhawatirkan memicu semakin banyak
kasus Islamofobia di New York.
Menyusul kemenangan Trump, para
pendukungnya mulai membuat ulah. Di New York University, pintu mushola
tempat mahasiswa Muslim shalat ditulisi kata "Trump!". Sementara di
Universitas Negeri San Jose, seorang mahasiswi Muslim ditarik jilbabnya
oleh seorang pria kulit putih, membuat wanita ini tercekik dan hampir
jatuh. Banyak lagi kasus yang tercatat usai kemenangan Trump.
"Sekarang
dibanding sebelumnya, para pemimpin di mana pun harus tegas melawan
kebencian dan kekerasan terhadap Muslim dan komunitas imigran. Kota New
York meningkatkan upaya untuk melindungi hak-hak warga untuk menunjukkan
agama mereka dengan aman dan hidup bebas dari diskriminasi," tegas
Malalis.
Donald Trump juga akan segera
memutuskan arah kebijakannya bagi imigran ilegal di Amerika Serikat
meski mereka tidak memiliki catatan kriminal. (Reuters/Mike Segar)
Jakarta, CB
--
Donald Trump memaparkan rencana untuk mendeportasi
sebanyak tiga juta orang dari Amerika Serikat yang diduga sebagai pelaku
kriminal dan pengedar narkoba. Rencana ini akan menjadi salah satu
program prioritas Trump ketika ia berkantor di Gedung Putih pada Januari
2017 mendatang, sejalan dengan rencana pembangunan tembok di sepanjang
perbatasan dengan Meksiko.
Ancaman deportasi memang kerap
digaungkan Trump sejak masa kampanyenya, yang dimulai lebih dari setahun
lalu. Kala itu, Trump berjanji akan memulangkan 11 juta imigran ilegal
yang tinggal di AS tanpa dokumen keimigrasian yang lengkap.
Janji itu kembali ditekankan Trump dalam wawancaranya dengan stasiun televisi CBS
pada Minggu (13/11). "Apa yang akan kita lakukan adalah mengeluarkan
para pelaku kriminal, orang-orang dengan catatan kriminal, anggota geng,
pengedar narkoba, yang jumlahnya mungkin sekitar dua juta, atau bisa
lebih dari tiga juta, dari negara kita atau kita penjarakan," ujar
taipan real-estate ini, dikutip dari The Guardian.
"Tapi [yang pasti] kita akan mengeluarkan mereka dari negara ini, karena
mereka berada di sini secara ilegal," ujar Trump melanjutkan.
Selama
masa kampanyenya, Trump juga berjanji akan mendeportasi keluarga
imigran ilegal "dengan cara yang sangat manusiawi." Meski demikian,
janji itu tidak terucap dalam wawancara terbaru dengan CBS tersebut.
Ini
merupakan wawancara televisi pertama konglomerat New York itu setelah
berhasil mengalahkan rivalnya, Hillary Clinton, dalam pilpres pekan
lalu. Dalam kesempatan itu, Trump menyebut bahwa imigran ilegal yang tak
mempunyai catatan kriminal di AS merupakan "orang-orang hebat" tanpa
merinci lebih lanjut arah kebijakannya terhadap mereka.
"Setelah
perbatasan aman dan setelah semuanya akan normal, kita akan memutuskan
kebijakan soal orang-orang hebat itu. Mereka orang-orang hebat, tapi
nanti kita akan membuat keputusan saol mereka," ujar Trump.
"Saat ini kita belum sampai ke tahap itu, tapi sangat penting untuk mengamankan perbatasan kita," tuturnya.
Pembangunan Tembok Meksiko
Trump
menekankan bahwa ia akan memenuhi janji pembangunan tembok di sepanjang
perbatasan Meksiko, untuk menghalau imigran ilegal dari negara Amerika
Latin itu, yang kerap ia sebut "pemerkosa" dan "kriminal." Trump menilai
pembangunan tembok di sepanjang perbatasan adalah upaya yang tepat
karena imigran tanpa dokumen kerap berhasil memasuki AS dengan menerobos
pagar perbatasan.
Dalam kampanyenya, Trump berkoar bahwa tembok
itu akan benar-benar kokoh, dibangun dari beton keras dan baja. Namun,
dalam wawancara terbaru, Trump menyebut bahwa program yang diusungnya
tak menutup kemungkinan untuk pembangunan pagar.
"Untuk sebagian area, akan ada [pembangunan pagar], tapi untuk sebagian area, dibangun tembok," ujarnya.
"Saya tahu sekali soal hal ini. Ini semua masalah kontruksi bangunan, ujarnya.
Hingga
saat ini, sepanjang 2.000 mil (sekitar 3.200 km) di wilayah perbatasan
antara AS dan Meksiko sudah dibatasi dengan pagar. Namun, pembangunan
pagar pembatas ini terbukti sulit, memakan waktu panjang dan biaya yang
mahal.
The Guardian menyebutkan bahwa sejumlah data
penelitian menunjukkan, tidak ada keterkaitan khusus antara imigrasi
dengan tindakan kriminal. Selain itu, tren imigrasi di AS berjalan
stagnan selama beberapa tahun terakhir, bahkan tercatat lebih banyak
imigran Meksiko yang meninggalkan AS ketimbang memasuki Negeri Paman Sam
itu.
AS juga telah memiliki infrasturktur besar untuk
menangkap, menahan dan mendeportasi imigran. Selama delapan tahun
terakhir, presiden petahanan Barack Obama sudah mendeportasi lebih dari
2,5 juta orang, jauh melebihi presiden AS lainnya.
Obama juga
telah melipatgandakan jumlah petugas dan pengawasan di perbatasan, serta
mengontrak perusahaan penjara terbesar di AS untuk menyediakan
infrastruktur penahanan imigran.
Pada masa pemerintahannya,
Obama sudah mengajukan reformasi imigrasi, namun gagal lolos dari
Kongres, yang didominasi pejabat Republik, pada 2013 dan 2014. Obama
kemudian meluncukan aksi eksekutif untuk melindungi sejumlah imigran,
terutama imigran muda tanpa catatan kriminal, dari deportasi.
Namun, Trump dalam janji kampanyenya, bersumpah akan mencabut kebijakan tersebut.
Penunjukkan Reince Priebus menandakan
keinginan Trump untuk bekerja sama dengan tokoh Republik, setelah partai
itu dilanda perpecahan akibat pencapresannya. (Reuters/Mike Segar)
Jakarta, CB
--
Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump
menetapkan Ketua Komite Nasional Partai Republik Reince Priebus sebagai
Kepala Staf Kepresidenannya. Penunjukkan Priebus dinilai menandakan
keinginan Trump untuk bekerja sama dengan lebih banyak tokoh papan atas
dan populer dari Republik, setelah partai itu dilanda perpecahan akibat
banyak yang tak setuju dengan pencapresan Trump.
Dilaporkan CNN,
Priebus juga merupakan tokoh yang dekat dengan Ketua DPR Paul Ryan,
tokoh yang sebulan sebelum pilpres menarik dukungannya untuk Trump. Oleh
karena itu, penunjukkan Priebus pada Minggu (13/11) juga dinilai
sebagai isyarat Trump bersedia untuk bekerja sama dengan Ryan dan
Kongres AS.
Sebagai kepala staf presiden, Priebus akan mengatur
agenda Trump, membantunya mengelola isu-isu strategis, memantau
informasi, menata komunikasi politik serta melaksanakan tugas
administratif lainnya. Priebus juga akan berfungsi sebagai "gerbang
utama" bagi siapapun yang ingin menemui Trump.
Selain menunjuk
Priebus, Trump juga menetapkan ketua kampanye Stephen Bannon sebagai
kepala strategi dan penasihat senior presiden. Bannon merupakan mantan
kepala kantor berita konservatif, Breitbart.
"Saya senang memiliki tim yang sangat sukses untuk membantu saya memimpin negara," bunyi Trump dalam pernyataannya.
"Steve
dan Reince adalah pemimpin yang berkualitas yang bekerja sama dengan
baik pada masa kampanye kami dan membawa kami ke sebuah kemenangan
bersejarah. Sekarang saya akan memiliki mereka berdua di Gedung Putih."
Setelah
berhasil merebut mayoritas suara dari rivalnya, Hillary Clinton, dalam
pilpres pada Selasa (8/11) lalu, Trump bersama dengan tim kampanyenya
tengah mempertimbangkan berbagai nama untuk mengisi jajaran kabinet.
Meski
demikian, Priebus dinilai sebagai orang dalam Washington yang
dikhawatirkan dapat menghambat salah satu janji Trump, yakni memangkas
birokrasi pemerintahan.
Sementara Bannon, merupakan tokoh baru
dalam kancah politik AS. Namun, medianya, Breibart beberapa kali
menyerang sejumlah tokoh Republik, termasuk Ryan. Bannon merupakan tokoh
yang membantu Trump menghadirkan tiga wanita yang mengaku pernah
dilecehkan mantan presiden Bill Clinton pada debat presiden kedua yang
dihadiri Hillary.
Presiden Park Geun-hye diminta mundur
oleh rakyatnya karena terlibat skandal dengan teman dekatnya Choi
Soon-sil. (REUTERS/Jorge Silva).
Jakarta, CB
--
Protes besar-besaran kembali mengguncang Seoul,
Korea Selatan, pada akhir pekan lalu. Ratusan ribu pedemo dari berbagai
kalangan turun ke jalan menyerukan agar Presiden Park Geun-hye
mengundurkan diri. Protes ini diklaim sebagai protes anti pemerintah
terbesar dalam beberapa dekade terakhir.
Seperti dilansir
CNN.com, Minggu (13/11), empat aparat keamanan dan 26 pedemo mengalami
luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sementara, 29 pedemo
lainnya mendapatkan perawatan di tempat mereka berdemo.
"Tidak jelas bagaimana polisi dan pengunjuk rasa terluka," ujar petugas pemadam kebakaran setempat.
Juru bicara kepresidenan mengungkapkan, Presiden Park telah mendengar
aspirasi dari masyarakat dan menyadari keseriusan situasi saat ini.
"Park mempertimbangkan cara-cara untuk menormalkan keadaan dan memenuhi
tanggungjawabnya sebagai presiden," tegas dia.
Menurut juru
bicara Park, presiden telah dua kali meminta maaf, namun hal itu tidak
juga menyurutkan kemarahan publik karena perasaan dikhianati sang kepala
negara. Beberapa pengunjuk rasa bahkan mengancam akan terus berdemo
hingga tuntutan mereka dipenuhi, yaitu pengunduran diri Presiden Park.
Chu
Mia, seorang pedemo yang turun ke jalan mengenakan tanduk setan dan
memegang papan bertuliskan "Park harus mundur" mengatakan, dirinya tidak
akan memanggil Park dengan sebutan presiden lagi. "Kami ingin
pemerintahan yang nyata."
Ia melanjutkan, masyarakat tertegun
mendapati kenyataan bahwa seseorang yang dekat dengan Presiden Park,
yakni Choi Soon-sil mampu melihat dokumen rahasia negara, dan pidato
kenegaraan, meski tidak memegang jabatan di dalam pemerintahan. "Kami
tidak memberikan orang ini (Choi) kekuasaan," imbuh Chu.
Skandal Presiden Park
Media
dan partai-partai oposisi menuduh Choi memanfaatkan kedekatannya dengan
Presiden Park untuk mengumpulkan jutaan dolar sumbangan untuk
kepentingan pribadinya melalui yayasan-yayasan miliknya.
Saat
ini, Choi telah ditangkap atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dan
percobaan penipuan. Tidak cuma Choi, aparat keamanan juga mengamankan
dua mantan sekretaris presiden, yaitu An Chong-bum (57 tahun), dan Jeong
Ho-seong.
Park adalah presiden wanita pertama di Korea Selatan.
Putri dari Park Chung-hee, mantan presiden Korea Selatan pada periode
1961-1979 yang dibunuh oleh kepala intelijennya sendiri.
Park
dipuji oleh beberapa politisi sebagai dalang kemakmuran Korea Selatan
saat ini, namun beberapa lainnya juga melayangkan kritik bahwa
kepemimpinannya diktator, serta kerap melanggar hak asasi manusia.
Demo Besar di Korsel Sebabkan Puluhan Korban Terluka
Puluhan ribu warga Korea Selatan turun
ke jalan untuk berpartisipasi aksi protes guna menurunkan jabatan
Presiden Park Geun-Hyu pada Sabtu (12/11). (REUTERS/Kim Hong-Ji)
Jakarta, CB
--
Demonstrasi besar yang dilakukan puluhan ribu massa
di Korea Selatan sebagai aksi protes mereka terhadap sang presiden pada
Sabtu (12/11) telah menyebabkan lebih dari 20 orang terluka, termasuk
polisi.
Aksi unjuk rasa yang diramaikan oleh sekitar 17 ribu
orang itu tak kenal usia, mulai dari orang dewasa baik perempuan maupun
laki-laki hingga para remaja dan anak-anak yang masih mengenakan seragam
sekolah.
Mereka berbondong-bondong turun ke jalan untuk menurunkan Presiden Park Geun-Hye yang diduga terlibat kasus korupsi.
"Saya
ingin ia turun dari kursi kepresidenan. Saya ingin administrasi
kepemimpinannya berakhir agar bisa dilanjutkan oleh yang baru," ujar
perempuan bernama Lee Yu-jin yang rela datang ke Seoul bersama suami dan
anaknya.
Mengutip portal berita CNN, meski aksi tersebut berjalan tertib tanpa kerusuhan, tercatat sudah ada empat polisi yang terluka selama demo berlangsung.
Kemudian 26 peserta demo lain juga mengalami cedera dan telah
dilarikan ke rumah sakit, sedangkan 29 lainnya menerima pengobatan di
lokasi unjuk rasa.
Sayangnya tidak ada penjelasan lebih rinci penyebab atau jenis luka seperti apa yang dialami oleh para korban.
Seperti
yang diketahui, dugaan pemerasan dan skandal yang dilakukan Geun-Hye
bermula dari kabar bahwa teman lamanya, Choi Soon-Sil, ditangkap oleh
pihak kepolisian setelah terbukti melakukan pemerasan, yang mencatut
nama kawannya.
Saat ini Choi masih diperiksa oleh pihak berwajib
atas kasus penyalahgunaan dana sumbangan dari perusahan besar Korsel,
salah satunya dari Samsung.
Tak hanya meminta "jatah preman", ia juga diduga ikut campur dalam pemerintahan.
Geun-Hye
telah mengajukan permohonan maaf dan melakukan pembaruan kabinet, namun
warga Korsel tampaknya belum kembali percaya padanya.
Aksi ini
merupakan yang ke-tiga kalinya dilakukan dalam seminggu terakhir,
sehingga menyebabkan reputasi dan popularitas politik Presiden Park
Geun-Hye menurun drastis.
Belum Siap Gelar Pemilu 'Dadakan'?
Demo
yang berlangsung kemarin dianggap sebagai yang terbesar selama satu
dekade terakhir. Meski warga Korsel terlihat sudah geram, tampaknya
tidak akan semudah membalikan telapak tangan untuk menggantikan
kepemimpinan Geun-Hye dengan cepat.
Seperti yang diwartakan situs Washington Post,
kebanyakan analis tidak menduga bahwa Geun-Hye bakal menghiraukan
protes terhadap dirinya agar segera menggantungkan jabatannya.
Kendati
begitu, hingga saat ini pemerintah Korsel dilaporkan belum siap jika
harus menggelar pemilu 'dadakan' yang lebih awal dari seharusnya.
Bahkan
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon yang
belakangan digadang-gadang menjadi kandidat capres potensial pun
dianggap belum siap.
Di sisi lain, para otoritas hukum oposisi mendukung turunnya
Geun-Hyu dari kekuasaannya dan mendorong agar pemilu bisa dilakukan
dalam waktu 60 hari.
Geun-Hyu sejauh ini menunjukan sikap
penolakan untuk turun, dan tampaknya akan tetap bertahan hingga masa
jabatannya berakhir pada Februari 2018.
Isu korupsi memang bukan
hal baru bagi pemerintahan Korsel. Namun, skandal Geun-Hyu dianggap
telah membuat masyarakat geram dan mempertanyakan paham demokrasi yang
selama ini diterapkan di Negeri Ginseng tersebut.
"Insiden ini
membuat kami berkaca bahwa selama ini kami tidak cukup peduli terhadap
politik dan tidak memperhatikan bagaimana cara pemerintah kami ini
menjalankan tugasnya," kata partisipan demo Kim Wan-kyu yang berusia 34
tahun.
Puluhan Ribu Orang Menuntut Presiden Korea Selatan Mundur
Aksi protes di Seoul, Korea Selatan, pada Sabtu (12/11). (AFP PHOTO/Ed Jones)
Jakarta, CB
--
Massa berjumlah ratusan ribu yang terdiri dari pria,
wanita dan anak-anak mengikuti aksi demonstrasi sebagai bentuk protes
atas dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Presiden Korea Selatan
(Korsel) Park Geun-Hye di Seoul pada Sabtu (12/11).
Dilansir dari AFP,
pihak kepolisan mengatakan kalau massa yang menghadiri aksi demo itu
berjumlah sekitar 170.000 orang, namun perwakilan kelompok penggalang
aksi mengatakan kalau jutaan orang akan turun ke jalanan.
Aksi ini merupakan yang ke-tiga kalinya dilakukan dalam seminggu
terakhir, sehingga menyebabkan reputasi dan popularitas politik Presiden
Park Geun-Hye menurun drastis.
Sebagai bentuk pengamanan, pihak
kepolisian menurunkan sebanyak 25.000 petugas, yang sebagian besar sudah
siap dengan persenjataan anti huru hara.
Beberapa ruas jalan
telah ditutup dan diblokade oleh mobil dan truk kepolisian, terutama
yang menuju kediaman presiden atau yang disebut Rumah Biru.
Pemandangan
aksi demo ini cukup menarik, karena tidak hanya kaum muda, keluarga
yang membawa serta anaknya juga ikut berpartisipasi.
“Park Geun-Hye harus mundur dari jabatannya, karena ia tidak menjaga negara ini,” kata anak berusia 11 tahun, Park Ye-Na.
Teriakan
dan poster bernada protes warga Korsel yang ada dalam barisan demo
mendominasi jalanan Seoul yang biasanya padat dengan wisatawan
mancanegara. Namun, sampai saat ini, situasinya masih terbilang aman.
Dalam
wawancara yang disiarkan oleh stasiun televisi lokal pada Jumat
(11/11), Deputi Perdana Menteri Bidang Pendidikan Korsel Lee Joon-Sik
mengaku khawatir kalau aksi demo ini akan berujung kericuhan.
Ia meminta agar pendemo dan pihak kepolisian saling menjaga situasi.
Pemerasan dan skandal
Pendemo terdiri dari pria, wanita sampai anak-anak. (AFP PHOTO/Ed Jones)
Dugaan pemerasan dan skandal yang dilakukan Presiden Park
Geun-Hye bermula dari kabar bahwa teman lamanya, Choi Soon-Sil,
ditangkap oleh pihak kepolisian setelah terbukti melakukan pemerasan,
yang mencatut nama kawannya.
Saat ini Choi masih diperiksa oleh
pihak berwajib atas kasus penyalahgunaan dana sumbangan dari perusahan
besar Korsel, salah satunya dari Samsung.
Tak hanya meminta ”jatah preman”, ia juga diduga ikut campur dalam pemerintahan.
Presiden
Park Geun-Hye telah mengajukan permohonan maaf dan melakukan
pembaruan kabinet, namun penduduk Korsel tampaknya belum kembali percaya
padanya.
“Kemarin adalah perayaan ulang tahun pernikahan kami,
namun kami memilih untuk datang ke Seoul karena hal ini lebih penting,”
ujar Cho Joo-Pyo, yang datang bersama istri dan anaknya, yang masih
berusia dua tahun.
Keluarga Cho telah menempuh pejalanan dari
Jeonju, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari selatan Seoul. Seperti
pendemo lainnya, mereka berangkat menggunakan kereta api.
Tak hanya keluarga Cho, pendemo yang tinggal di Kepulauan Jeju juga ikut datang menggunakan pesawat terbang.
Permintaan maaf yang sia-sia
Penduduk Korea Selatan mengatakan kalau permintaan presidennya sia-sia. (AFP PHOTO/Ed Jones)
“Saya di sini untuk meminta Park Geun-Hye mundur. Permintaan
maafnya sia-sia. Ia harus mundur sekarang juga,” kata seorang kakek
berusia 66 tahun, Cho Ki-Mang.
Aksi demo ini merupakan yang terbesar, semenjak aksi serupa yang dilakukan oleh kelompok pro-demokrasi pada 1990.
Juga
semenjak aksi protes terhadap keputusan Presiden Lee Myung-Bak mengenai
impor daging asal Amerika Serikat pada Juni 2008. Ketika itu massa yang
datang berjumlah sekitar 700 ribuan orang.
Jakarta, CB
--
Vietnam mengurungkan niatnya untuk membangun dua
pembangkit listrik tenaga nuklir karena kekurangan dana dan masalah
keamanan lainnya.
Rencana pembangunan PLTN di Ninh Thuan
tersebut disepakati pada 2009 untuk mengatasi masalah kekurangan daya di
tengah meningkatnya ekonomi industri di negara itu.
Menurut
rencana, PLTN dengan kapasitas 4.000 megawatt ini akan dibangun dengan
bantuan perusahaan Rusia, Rosatom, dan konsorsium.
Jika saja terlaksana, PLTN ini sebenarnya akan menjadi yang pertama di
Asia Tenggara. Namun, pemerintah meminta Majelis Nasional parlemen untuk
menangguhkan proyek tersebut.
"Total investasinya meningkat
terlalu tinggi," ujar Le Hong Tinh, Wakil Ketua Komisi Ilmu, Teknologi,
dan Lingkungan Vietnam, seperti dikutip AFP, Jumat (11/11).
Le
kemudian menjabarkan bahwa usulan anggaran kedua sarana tersebut
meningkat dua kali lipat sejak 2009 menjadi sekitar US$18 miliar, atau
sekitar Rp238 triliun.
Selain itu, Le juga mengatakan bahwa
proyek tersebut dapat mengancam keselamatan lingkungan. Pemerintah juga
memikirkan, dekatnya lokasi rencana pembangunan dari wilayah sengketa
Laut China Selatan, bisa menjadi satu sumber masalah lain.
Kini,
Vietnam masih terus mencari sumber daya yang dibutuhkan untuk industri
mereka. Sebelumnya, Vietnam direncanakan membeli daya dari negara
tetangga.
Negara yang sangat bergantung pada batu bara dan tenaga
air ini juga ingin meningkatkan produksi energi terbarukan dalam 15
tahun mendatang.
Pada pekan ini, Vietnam mengumumkan kesepakatan
senilai US$2,2 miliar, atau sekitar Rp29,1 triliun dengan perusahaan
asal Irlandia, Mainstream Renewable Power, untuk membangun tiga
perkebunan angin di negaranya.
Kaca
bangunan yang pecah akibat gempa 7,8 magnitudo di Selandia Baru pada
Senin dinihari (14/11/2016). (ANTARA News/screenshot video Reuters)
Wellington (CB) - Sebuah gempa kuat 7,8 magnitudo dan
serangkaian gempa susulan mengguncang Selandia Baru pada Senin dinihari,
menyebabkan tsunami dan ribuan orang melarikan diri ke dataran yang
lebih tinggi.
Tim tanggap darurat dikirim dengan helikopter ke
wilayah dekat pusat gempa, sekitar 91km utara timurlaut Christchurch di
South Island, ditengah laporan cedera dan bangunan-bangunan runtuh,
menurut Reuters dalam laporannya.
Listrik padam dan saluran
telepon terputus di banyak daerah di negeri itu, jalan-jalan tertutup
longsor, dan Departemen Pertahanan Sipil memperingatkan bahwa gelombang
hingga lima meter tetap menjadi risiko untuk beberapa jam.
"Gelombang
pertama telah tiba, tapi kami tahu bahwa itu terlalu dini untuk
mengatakan dampak (gempa) telah telah terjadi," kata Sarah Stuart-Black,
dari Kementerian Pertahanan Sipil.
"Kekhawatiran kami adalah apa
yang akan terjadi. Gelombang yang akan datang selanjutnya mungkin lebih
besar dari apa yang datang sebelumnya."
Gempa pertama, berpusat
hanya pada kedalaman 15km, melanda negara kepulauan itu setelah tengah
malam, menyentak banyak dari mereka yang sedang tidur dan mengingatkan
kembali gempa 6,3 magnitudo Christchurch pada 2011, yang menewaskan 185
orang.
Geonet Selandia baru mengukur gempa pada Senin dinihari ini berkekuatan 7,6 mangnitudo.
Di
Wellington, terjadi kemacetan di jalan-jalan menuju Gunung Victoria
ketika banyak warga berbondong-bondong untuk menyelamatkan diri ke
dataran tinggi.
Di Christchurh, di mana sirene tsunami terus berbunyi sebentar-sebentar, tiga pusat evakuasi disiapkan untuk menerima pengungsi.
Polisi telah menyiapkan penghalang untuk mencegah orang kembali ke daerah-daerah pantai, demikian mengutip laporan Reuters.
Wellington (CB) - Warga North Island, Selandia Baru,
didesak menjauhi perairan oleh Lembaga Pertahanan Sipil karena gempa
dengan kekuatan 7,1 pada Skala Richter mengguncang wilayah tersebut pada
Jumat pagi.
Gempa yang terjadi pada pukul 04.37 waktu setempat (Kamis, 23.37
WIB) itu berpusat di 130 kilimeter sebelah timur-laut Araroa di North
Island dengan kedalaman 55 kilometer menurut lembaga pemantau gempa
pemerintah, GeoNet.
Menurut warta kantor berita Xinhua, GeoNet mencatat beberapa gempa
susulan kuat, termasuk guncangan dengan kekuatan 6,0 pada Skala Richter.
Kementerian Pertahanan Sipil dan Penanganan Kondisi Darurat Selandia
Baru membatalkan peringatan ancaman pantai dan tsunami yang dikeluarkan
tak lama setelah gempa pertama.
Kementerian menyatakan walaupun
aktivitas tsunami terbesar telah lewat, daerah pantai masih mengalami
kondisi tidak biasa, arus kuat dan naik-turunnya permukaan air laut
selama beberapa jam.
Menurut Kementerian Pertahanan Sipil, gelombang paling tinggi sudah
terjadi, dan gelombang lain diperkirakan tingginya sampai 20 centimeter.
Namun daratan di dekat pantai diperkirakan tidak kebanjiran. Ancaman tsunami juga terlihat telah berakhir di seluruh Auckland.
Satu-satunya laporan kerusakan adalah padamnya listrik di daerah Gisborne-East, yang diperkirakan segera aktif kembali.
Ancaman
tsunami juga mengakibatkan penundaan perjalanan kereta di seluruh
Auckland. Dan setelah layanan kereta dibuka kembali, warga telah
diberitahu mengenai kemungkinan adanya penundaan lebih lanjut.
Yangon (CB) - Sebanyak delapan orang tewas dan 36 orang
ditangkap akibat bentrokan antara pasukan Angkatan Darat Myanmar dan
kelompok garis keras yang oleh pemerintah setempat diyakini berasal dari
komunitas muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, wilayah utara
Myanmar.
Media milik pemerintah setempat, Minggu, menyatakan bahwa bentrokan
tersebut merupakan eskalasi terbesar konflik selama dua bulan yang
masih berlangsung.
Tembak-menembak terjadi di perdesaan wilayah utara Rakhine
sepanjang Sabtu (12/11) menyebabkan seorang petugas dan dan seorang
tentara tewas.
Enam jenazah penyerang ditemukan setelah baku tembak, sedangkan 36
orang lainnya yang diyakini terlibat dalam bentrokan tersebut ditangkap.
Sekitar 60 penyerang yang dilengkapi dengan senapan, pisau, dan
tombak menyergap pasukan pemerintah, Sabtu (12/11) pagi, demikian
laporan Global New Light yang dikelola oleh pemerintah setempat.
Pasukan Angkatan Darat membalas mereka dengan melepaskan tembakan,
namun pada satu titik meminta helikopter militer untuk memperkuat mereka
karena pasukan mereka kalah jumlahnya dari pasukan pemberontak,
demikian koran tersebut.
Sejumlah tentara berbondong-bondong menuju wilayah utara Rakhine
yang dekat dengan wilayah perbatasan Bangladesh sejak 9 Oktober lalu
setelah kelompok pemberontak Rohingya yang berdasarkan keyakinan
pemerintah memiliki jaringan dengan kelompok garis keras lintas negara
meluncurkan serangan terkoordinasi di beberapa pos perbatasan.
Pasukan militer memblokade akses sejumlah wartawan dan para pekerja
lembaga bantuan menuju wilayah tersebut. Warga dan para pengacara hak
asasi manusia menuduh pasukan keamanan melakukan pembunuhan,
pemerkosaan, dan membakar sejumlah rumah milik warga.
Pemerintah Myanmar dan pasukan militer menolak tuduhan tersebut
dengan menyatakan bahwa mereka sedang melakukan operasi pembersihan di
beberapa desa berdasarkan aturan perundang-undangan.
Pasukan yang berada di satu tempat ditembaki oleh sekitar 500 pria, demikian media milik pemerintah melaporkan.
Direktur Kementerian Informasi Myanmar, Ye Naing, saat dihubungi
Kantor Berita Reuters, Minggu, menyatakan bahwa pemberontak bersembunyi
di antara penduduk desa dan tidak semua dari 500 orang tersebut yang
berjiwa militan.
Pasukan keamanan mengamankan senjata dan amunisi yang mirip dengan
senjata disita dari para pelaku penyerangan pada 9 Oktober, demikian
media pemerintah melaporkan.
kekerasan dalam beberapa pekan terakhir adalah yang paling serius
untuk memukul Rakhine sejak ratusan orang tewas dalam bentrokan komunal
pada 2012.
Penduduk muslim Rohingnya Myanmar yang jumlahnya mencapai 1,1 juta
jiwa merupakan terbesar di wilayah utara Rohingya, namun mereka
mendapatkan penolakan sebagai warga negara yang mayoritas penduduknya
beragama Buddha.
Pemerintah Myanmar menganggap komunitas muslim Rohingya sebagai
pendatang haram dari Bangladesh, negara tetangganya. Mereka juga
menghadapi pembatasan melakukan perjalanan, demikian Reuters melaporkan.
Quetta, Pakistan (CB) - Sebuah ledakan yang diklaim
dilakukan oleh ISIS mengguncang satu tempat suci di bagian baratdaya
Paksitan pada Sabtu (12/11), merenggut sedikitnya 52 nyawa dan melukai
sejumlah orang, kata para pejabat.
Ledakan di Shah Noorani terjadi ketika ratusan orang berada di
dalamnya, kata Hashim Ghalzai, komisaris distrik setempat kepada
Reuters.
Menteri Dalam Negeri Provinsi Baluchistan, Sarfaraz Bugti,
mengatakan 52 orang terbunuh dan lebih dari 105 orang, termasuk banyak
wanita dan anak-anak, luka-luka.
"Setiap hari saat matahari terbenam, ada acara dhamaal (tari-tarian
untuk ritual), dan ada banyak orang yang datang untuk melihat acara
ini," kata Nawaz Ali, penjaga tempat suci itu.
Tempat suci itu terletak di Provinsi Baluchistan sekitar 100 km
sebelah utara kota pelabuhan Karachi. Hakeem Nasi, petugas pertolongan,
mengatakan kepada Geo TV bahwa puluhan orang cedera telah dipindahkan.
Pemerintah mengerahkan 25 ambulan dari kota terdekat Hub ke tempat
kejadian itu, kata Akbar Harifal, sekretaris Provinsi Baluchistan.
Tentara dikerahkan untuk membantu operasi pertolongan karena tempat
tersebut berada di kawasan pedalaman, kata Bugti.
Menurut Bugti, sejauh ini belum jelas apakah serangan tersebut
dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri atau bahan peledak yang
ditempatkan di tempat itu.
Serangan-serangan sering dilancarkan oleh kelompok militan di provinsi itu tahun ini.
ISIS menyatakan dalam sebuah pernyataan melalui kantor beritanya
Amaq bahwa para pejuangnya telah melancarkan pengeboman pada Sabtu itu.
Kelompok tersebut juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan besar
terakhir di provinsi itu, di sebuah akademi polisi bulan lalu, yang
membunuh sekitar 60 orang.
Seorang
pria membaca spanduk dengan nama-nama penduduk sipil dan polisi yang
tewas saat melawan percobaan kudeta, di Taksim Square di Istanbul,
Turki, Rabu (20/7/2016). Slogan (R) tertulis "Kedaulatan milik bangsa".
(REUTERS/Alkis Konstantinidis )
Ankara, Turki (CB) - Turki memberhentikan smentara 168
orang perwira dan 123 orang bintara dari angkatan laut atas dugaan
keterlibatan mereka dengan sebuah usaha kudeta Juli lalu, kementerian
pertahanan mengatakan pada Minggu, saat pihak pemerintah meneruskan
usaha penyingkiran mereka.
Mereka juga memberhentikan penuh 15 orang perwira dan empat orang
bintara dari dalam badan angkatan laut, pernyataan itu menyebutkan.
Sejak usaha kudeta itu gagal, lebih dari 110.000 orang hakim,
pengajar, aparat polisi dan pegawai negeri sipil telah diberhentikan
sementara atau penuh, dan 36.000 orang lainnya secara resmi telah
ditahan dalam sebuah tindakan keras, yang disebut sebagai aksi untuk
menyingkirkan pihak oposisi oleh mereka yang mengkritik Presiden Tayyip
Erdogan.
Pada Sabtu malam, sebuah pengadilan di Istanbul secara resmi
menahan kepala surat kabar oposisiCumhuriyet di bandara utama Istanbul
pada Jumat, beberapa hari setelah sembilan orang eksekutif dan
jurnalisnya secara resmi ditahan.
Pihak berwenang telah memerintahkan editor sdan staf tinggi surat
kabar itu untuk ditahan di penjara sebelum menjalani pengadilan yang
masih belum ditentukan kapan, atas tuduhan surat kabar sekularis itu
terhadap usaha kudeta 15 Juli lalu.
Di bawah keputusan siaga negara yang dikeluarkan pasca-usaha
kudeta, pihak kepolisian dapat menahan para tersangka hingga 30 hari
sebelum sebuah pengadilan harus memutuskan untuk mengeluarkan sebuah
surat perintah penangkapan resmi atau menunda proses pengadilan.
Turki juga telah menutup lebih dari 130 kantor media sejak Juli
lalu, memicu kekhawatiran di antara para sekutu Barat mereka terkait
berkurangnya kebebasan pers, demikian Reuters melaporkan.
Perdana Menteri Bulgaria Boiko Borisov (REUTERS/Stoyan Nenov)
Sofia, Bulgaria (CB) - Pemilu Presiden Bulgaria yang
berlangsung hari ini diperkirakan akan dimenangkan bekas kepala staf
angkatan udara yang bersahabat dengan Rusia, Rumen Radev, dan
kemungkinan akan mengantarkan kepada bulan-bulan politik yang tidak
menentu.
Pendatang baru di kancah politik, Radev mengampanyekan
retorika anti-imigran dan argumentasi bahwa adalah kepentingan nasional
negaranya mencari keseimbangan antara syarat-syarat keanggotaan Uni
Eropa dengan hubungan yang lebih baik dengan Rusia.
"Sampai detik
ini saya telah menerbangkan jet tempur Rusia. Saya luluskan sebuah
akademi di AS. Tetapi saya seorang jenderal Bulgaria. Jati diri adalah
Bulgaria," kata Radev menjelang Pemilu hari ini. Dia dihadapi oleh calon
dari partai penguasa GERB, ketua DPR Tsetska Tsacheva.
Jajak
pendapat terakhir menunjukkan Radev yang berusia 53 tahun yang didukung
oposisi Sosialis, memimpin 10 persen melawan Tsacheva (58).
Radev
diuntunghkan oleh ketidakpuasaan terhadap pemerintahan tengah-kanan
pimpinan Perdana Menteri Boiko Borisov karena tidak mencapai kemajuan
berarti dalam perang melawan korupsi.
Borisov berjanji mundur jika Radev menang. Jika ini terjadi maka politik di Bulgarai menjadi tidak stabil, demikian Reuters.
Demonstran
memadati Hollywood 101 Freeway memprotes terpilihmya Donald Trump dari
partai Republik sebagai Presiden Amerika Serikat di Los Angeles,
California, Kamis (10/11/2016). (REUTERS/Mario Anzuoni )
New York (CB) - Demonstran di seluruh penjuru Amerika
Serikat membanjiri jalan di kota-kota negeri ini pada hari kelima unjuk
rasa Minggu waktu setempat demi memprotes Presiden terpilih Donald
Trump, sementara itu manajer kampanye Trump meminta Presiden Barack
Obama dan Hillary Clinton mesti mendukung transisi damai kekuasaan.
Unjuk
rasa berlangsung di Kota New York dan Oakland, California. Sejak hasil
Pemilu diketahui, ribuan orang turun ke jalan di berbagai kota di AS
demi menolak Trump yang menang dalam suara elektoral, tetapi kalah pada
suara total pemilih.
Para demonstran yang sebagian besar damai
itu mengecam janji kampanye Trump untuk membatasi imigrasi dan mendata
warga muslim, selain tuduhan pelecehan seksual oleh bekas bintang reality-show itu. Beberapa orang ditangkap, sedangkan beberapa polisi cedera.
Dengan
meneriakkan "bukan presiden saya" dan "ganti kebencian dengan cinta",
orang-orang berunjuk rasa di New York, Los Angeles, Chicago dan di
mana-mana, dengan menyebut Trump mengancam hak sipil dan HAM mereka.
Menurut
Reuters, kelompok-kelompok hak sipil telah memonitor kekerasan terhadap
kaum minoritas AS sejak Trump menang dengan mengutipkan laporan
serangan terhadap wanita-wanita berjilbab, grafiti rasis dan mem-bully anak-anak imigran. Mereka menyeru Trump untuk mengecam serangan rasis itu.
Kellyanne
Conway, manajer kampanye Trump, berkata kepada Fox News bahwa dia yakin
para demonstran adalah orang-orang profesional bayaran, kendati dia
tidak memiliki bukti untuk tuduhannya ini. Sebaliknya Ketua DPR Paul
Ryan yang juga orang Republik berkata kepada CNN bahwa unjuk rasa
dilindungi oleh Amandemen Pertama sepanjang berjalan damai.
Sementara
itu baik Obama maupun Hillary tidak menyerukan demonstrasi diakhiri.
Namun Hillary berkata di New York bahwa "Donald Trump akan menjadi
presiden kita. Kita mesti berbesar hati untuk dia dan peluang untuk
memimpin."
Demonstran
berdemo di depan Balai Kota setelah terpilihnya Donald Trump dari
partai Republik sebagai Presiden Amerika Serikat di pusat kota Los
Angeles, California, Kamis (10/11/2016). (ANTARA FOTO/REUTERS/Patrick T.
Fallon/djo/16)
Miami (CB) - Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan karena
frustrasi atas terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat
pada Jumat ke Sabtu di beberapa kota, termasuk Portland, Oregon, tempat
salah satu pengunjuk rasa ditembak.
Pria tak dikenal itu terluka
di jembatan Morrison, Portland pada pukul 00:45 waktu setempat saat ia
dan puluhan demonstran lainnya menyeberang di sana selama aksi mereka,
yang diketahui merupakan salah satu dari beberapa tempat protes di
seluruh negeri yang mengecam retorika kampanye Trump tentang imigran,
Muslim dan perempuan.
Dalam insiden Portland, kata kepolisian dalam sebuah pernyataan,
seorang pria keluar dari kendaraannya di jembatan tempat demonstrasi itu
kemudian menembak sang pengunjuk rasa yang dibawa ke rumah sakit dengan
keadaan luka. Tersangka masih buron, polisi menambahkan.
Sebelumnya pada malam hari, pengunjuk rasa memblokir lalu lintas dan
melemparkan benda-benda ke arah polisi Portland yang mengenakan
perlengkapan anti huru-hara menanggapi dengan semprotan merica dan
perangkat flash-bang.
Pada satu tempat, polisi mendorong pengunjuk rasa kembali dan
menangkap setidaknya satu orang untuk ditahan, berdasar rekaman lokal
yang berafiliasi dengan NBC.
Ratusan pengunjuk rasa juga berbaris melalui jalanan Los Angeles,
memblokir lalu lintas saat mereka melambaikan tangan lambang-lambang
penolakan Trump dan meneriakkan "Kami menolak presiden terpilih" dan
"Jalanan kami".
Ribuan aktivis berbaris melalui pusat kota Miami, dengan ratusan
lainnya berjalan ke jalan raya dan menghentikan lalu lintas di kedua
arah.
Di New York, demonstran kembali berkumpul di Washington Square Park
di samping Trump Tower, Fifth Avenue, di mana presiden terpilih dari
Partai Republik itu tinggal.
Trump, yang awalnya mengecam warga Amerika yang memprotes pemilu,
mengatakan mereka telah "terhasut" oleh media, namun berbalik arah dan
memuji mereka pada Jumat (11/11).
"Menyukai fakta bahwa kelompok-kelompok kecil pengunjuk rasa malam
terakhir memiliki gairah untuk negara kita yang besar. Kita semua akan
bersatu dan bangga!," kata Trump di Twitter.
"Cuitan-cuitannya" merupakan bukti lebih lanjut dari pesan campur
aduk Trump sejak ia mengumumkan pencalonannya 17 bulan yang lalu.
Setelah kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton mengakui kekalahannya
pada Rabu (9/11) pagi, ia mengambil nada yang jauh lebih lunak daripada
yang sering ditampilkannya selama kampanye dan berjanji untuk menjadi
presiden untuk semua orang Amerika.
Hak sipil, hak asasi manusia
Demonstran anti-Trump telah
menyuarakan kekhawatiran bahwa kepresidenannya yang akan dimulai pada 20
Januari 2017 mendatang, akan melanggar hak-hak sipil dan asasi manusia
warga Amerika.
Mereka mengutip kampanyenya yang berjanji untuk membatasi imigrasi
dan mendata Muslim, serta tuduhan mantan bintang reality show tersebut
melakukan pelecehan seksual pada wanita.
Para pengunjuk rasa di berbagai kota juga meneriakkan slogan-slogan,
termasuk "Tidak benci! Tidak takut! Imigran diterima di sini!" dan
membawa spanduk bertuliskan "makzulkan Trump".
Kelompok supremasi kulit putih termasuk Ku Klux Klan (KKK) telah
memuji pemilu yang dimenangkan Trump, beberapa kelompok advokasi hak-hak
sipil telah melaporkan lonjakan serangan terhadap minoritas menyusul
kemenangan Trump.
Trump sendiri menolak dukungan KKK ini.
Sebagian besar protes di seluruh Amerika, yang juga terjadi di
Washington DC, kebanyakan terdiri dari golongan tua, muda dan mahasiswa.
Dengan negara yang terbagi secara merata, banyak pemilih dikejutkan
oleh hasilnya mengingat poling jajak pendapat gagal memprediksi
kemenangan Trump. Partai Republik juga berhasil mempertahankan suara
mayoritas di dua majelis Kongres dalam pemilihan tersebut.
Demonstrasi anti-Trump lebiha banyak lagi direncanakan pada akhir
pekan, termasuk di New York dan Los Angeles. Sebuah kelompok yang
menyebut gerakannya "#NotMyPresident" telah menjadwalkan aksi besar
anti-Trump di Washington pada 20 Januari 2017 mendatang, ketika
pengusaha New York tersebut secara resmi menggantikan Barack Obama.
Ketua Komite Nasional Partai Republik Reince Priebus, Jumat (11/11),
mengakui pertarungan ketat dengan Clinton, tetapi dia juga mengatakan
pengunjuk rasa anti-Trump harus menerima hasil pemilu.
Dia menegaskan seruan Trump untuk bersatu dan pertemuan pada Kamis
dengan Obama dan petinggi Republik sebagai alasan penjaminnya.
Barikade pihak keamanan, sekarang melindungi beberapa properti Trump
yang paling terlihat, termasuk Trump International Hotel di dekat
Gedung Putih yang baru dibuka dan Trump Tower di New York.
Pusat dukungan Trump dalam pemilu itu berada luas di bagian tengah
negara itu, dengan pemilih di negara-negara bagian yang telah lama
mendukung Demokrat beralih kepadanya setelah dia berjanji untuk
menegosiasikan kembali kesepakatan perdagangan dengan negara-negara
lainnya, demikian Reuters melaporkan.
Demo tolak Trump berketerusan dan menyebar ke mana-mana
Demonstran
memadati Hollywood 101 Freeway memprotes terpilihmya Donald Trump dari
partai Republik sebagai Presiden Amerika Serikat di Los Angeles,
California, Kamis (10/11/2016). (REUTERS/Mario Anzuoni )
Tak boleh benci! Tak boleh takut! Imigran diterima di sini!
Miami, Florida (CB) - Demonstran penolak Donald Trump
berkumpul di beberapa kota besar AS pada malam ketiga, Jumat malam waktu
AS atau Sabtu pagi dan siang WIB tadi, beberapa jam setelah presiden
terpilih AS itu memuji "gairah" para demonstran.
Ribuan orang
turun ke jalan di Miami, Atlanta, Philadelphia, New York, San Francisco,
dan Portland, Oregon, menyuarakan kemarahan mereka terhadap Trump yang
kerap menyampaikan retorika kampanye yang sangat keras menyangkut
imigran, muslim dan perempuan.
Di pusat kota Portland, demonstran
memblokade lalu lintas dan melempari polisi. Sedangkan ratusan
demonstran di Los Angeles memblokir jalan seraya meneriakkan yel-yel
"Kami menolak presiden terpilih" dan "Jalan siapa ini? Jalan kita".
Kemudian
di pusat kota Miami, ribuan aktivis berunjuk rasa dengan memblokir
jalan tol sehingga memacetkan lalu lintas dari kedua arah.
Di New
York, demonstran berkumpul di Washington Square Park dan sekitar Trump
Tower di mana presiden terpilih dari Republik itu tinggal di Fifth
Avenue.
Trump yang awalnya menuduh demonstran dihasut oleh media, berbalik memuji demonstran hari ini.
"Suka
pada fakta bahwa kelompok kecil demonstran malam tadi punya gairah
untuk bangsa besar kita. Kita semua akan bersatu padu dan bangga," cuit
Trump dalam Twitter.
Cuitan-cuitan Trump belakangan ini sangat
berbeda dengan selama kampanye yang penuh kontroversi dan hasutan. Namun
kini dia lebih lembut. Setelah Hillary Clinton mengakui kalah dua hari
lalu, cuitan dan bahasa Trump menjadi melembut dan memesankan pesan
rekonsiliatif dengan menyatakan dia adalah presiden untuk semua rakyat
Amerika.
Para demonstran di berbagai kota menerikkan yel-yel "Tak
boleh benci! Tak boleh takut! Imigran diterima di sini!", sedangkan
lainnya menerikkan "Makzulkan Trump".
Sementara itu selamat dan
dukungan dari kelompok rasis pecinta supremasi kulit putih Ku Klux Klan
(KKK) telah ditolak oleh Trump.
Sebagian besar pengunjukrasa di
seluruh penjuru AS yang juga melanda daerah khusus ibu kota Washington,
D.C., adalah anak-anak muda dan mahasiswa.
Sebuah kelompok
demonstran yang menyebut diri "#NotMyPresident" akan menggelar
demonstrasi anti-Trump pada 20 Januari di Washington ketika pengusaha
asal New York itu dilantak menggantikan Presiden Barack Obama, demikian
Reuters.
Rasisme menyerang AS pasca-Trump, mahasiswa sebarkan pesan rasis
Donald Trump (REUTERS/Jonathan Ernst)
Ini jelas tercela
Jakarta (CB) - Seorang mahasiswa Universitas Oklahoma
diberhentikan sementara oleh kampusnya karena dicurigai mengirimkan
pesan-pesan rasis di media sosial, yang berisi ancaman mengeroyok hingga
mati mahasiswa-mahasiswa baru berkulit hitam di Universitas
Pennsylvania.
Pesan-pesan itu dikirimkan ke sekitar 150 mahasiswa
Universitas Pennsylvania yang menjadi almamater Presiden terpilih
Donald Trump. Pesan-pesan itu memasukkan hinaan rasial dan foto warga
Afro-Amerika yang digantung.
"Ini jelas material keji dan sama
sekali ofensif kepada siapa pun di kampus kita," kata Rektor Universitas
Pennsylvania Amy Gutmann. "Ini jelas tercela."
Sedangkan Rektor
Universitas Oklahoma David Boren memberitahu Gutmann bahwa kampusnya
berhasil mengidentifikasi seorang tersangka yang belum disebutkan
namanya.
"Pihak universitas sudah memastikan dari penyelidikan
awal bahwa ada landasan untuk kecurigaan sementara terhadap mahasiswa
itu, beradasarkan panduan etika mahasiswa kami sembari terus
mengumpulkan semua fakta," kata Boren.
Pesan-pesan itu, termasuk
yang dikirim oleh sumber bernama "Trump's Disciples," muncul setelah
kelompok-kelompok hak sipil menyebutkan ras dan agama minoritas menjadi
sasaran serangan di seluruh AS setelah Trump dinyatakan sebagai presiden
AS.
WASHINGTON
- Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) tidak
hanya menimbulkan gelombang protes tetapi juga ancaman disintegrasi.
California, negara bagian yang sebagian besar rakyatnya memberikan
dukungan untuk Hillary Clinton, mengancam untuk memisahkan diri dari AS.
Setelah
Donald Trump memenangkan pemilu 2016 pemilu, beberapa warga California
mentweet untuk memisahkan diri dari AS dengan menggunakan hashtag
#Calexit. Hashtag tersebut terinspirasi dari Brexit yang sukses membuat
Inggris keluar dari Uni Eropa. Namun ada juga menggunakan hashtag untuk
menunjukkan kebencian mereka terhadap California dengan mengkritik kaum
liberal, imigran, dan isu-isu ekonomi dan musim kemarau.
Namun#Calexit
tidak hanya mengenai 'California Dreamin'. Sebuah komite politik yang
dibentuk pada tahun 2015 yang disebut sebagai Yes California
Independence Campaign mendapatkan momentum setelah kemenangan Trump.
Kelompok ini dibentuk dengam tujuan diselenggarakannya referendum pada
2018 mendatang untuk menjadikan California negara merdeka seperti
dikutip dari Huffington Post, Jumat (11/11/2016).
"Dalam
pandangan kami, AS mewakili begitu banyak hal yang bertentangan dengan
nilai-nilai California, dan kenegaraan kita berarti California akan
terus mensubsidi negara-negara lain untuk merugikan kita sendiri, dan
merugikan anak-anak kita," kata kelompok itu dalam Buku Biru Calexit
setebal 33 halaman di situsnya.
Rencana pemisahan diri ini
mendapat dukungan dari investor Silicon Valley investor Shervin
Pishevar, yang merupakan investor awal Uber dan wakil pendiri
Hyperloop. Ia mentweet akan membantu rencana pemisahan diri ini.
Dukungan juga datang dari Dave Morin, wakil pendiri dari jejaring sosial
Path.
"Ini hal yang paling patriotik yang bisa saya lakukan.
Negara ini tengah berada di persimpangan jalan yang serius," kata
Pishevar kepada CNN Money.
Presiden
AS Barack Obama dan presiden terpilih Donald Trump melakukan pertemuan
di Gedung Putih untuk membahas transisi pemerintahan. Foto/REUTERS/Kevin
Lamarque
WASHINGTON
- Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump melakukan
pertemuan dengan Presiden Barack Obama di Gedung Putih. Pertemuan dua
orang yang berseteru hebat selama masa kampanye itu untuk membahas
transisi kekuasaan.
Presiden AS terpilih Donald Trump mengatakan
itu adalah "kehormatan besar" untuk bertemu dengan Presiden Barack Obama
untuk melakukan pembicaraan transisi di Gedung Putih. Trump sangat
berharap bisa berhubungan kembali dengan Obama di masa depan.
"Saya
sangat menghormatinya, pertemuan itu berlangsung selama hampir satu jam
setengah, dan itu bisa saja, sejauh yang saya ketahui, itu bisa saja
lebih lama lagi. Kami membahas banyak situasi yang berbeda. Beberapa
terdengar sangat indah dan beberapa lainnya terlihat sulit," katanya
seperti dikutip dari BBC, Jumat (11/11/2016).
Sementara
Obama mengatakan sangat senang dengan pertemuan istimewa mereka yang
diwarnai dengan percakapan mengenai segala hal yang berlangsung selama
lebih dari satu jam.
"Prioritas nomor satu saya dalam dua bulan
mendatang adalah mencoba untuk memfasilitasi transisi yang menjamin
presiden terpilih kami berhasil," katanya.
Obama juga mengatakan
mereka telah membahas kebijakan dalam dan luar negeri. Ia pun mendukung
Trump untuk bekerja dengan tim Presiden Obama terkait isu-isu yang
dihadapi AS.
Pentagon menyatakan serangan AS di Irak dan Suriah menewaskan 119 warga sipil
WASHINGTON
- Pentagon mengatakan bahwa serangan udara Amerika Serikat (AS) di Irak
dan Suriah yang ditujukan terhadap kelompok ISIS telah menewaskan 119
warga sipil sejak 2014. Angka ini jauh lebih rendah dari perkiraan
korban tewas oleh kelompok pemantau.
Pentagon menyatakan jumlah
tersebut dirilis oleh Centcom, komando militer AS di Timur Tengah, yang
berasal dari review laporan bulanan yang panjang dan database," kata
Pentagon, menambahkan bahwa kematian dan cedera itu berasal dari 24
serangan udara.
"Kami memiliki tim yang bekerja penuh waktu untuk
mencegah korban sipil yang tidak diinginkan," kata Kolonel John Thomas
seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (11/11/2016).
"Kami
melakukan semua yang kami bisa untuk meminimalkan pemunculannya bahkan
pada biaya kadang-kadang hilang kesempatan untuk menyerang sasaran yang
sah secara real time," imbuhnya.
"Penyelidikan Pentagon menemukan
bahwa setiap penyerangan mengikuti proses yang tepat; masing-masing
memenuhi Hukum Perang dan mengambil tindakan pencegahan yang signifikan,
meskipun hasil disayangkan," kata Thomas lagi.
AS, yang
melakukan 80 persen dari pemboman koalisi, mengaku menggunakan amunisi
presisi yang dipandu untuk membatasi korban sipil.
Sebuah LSM
yang berbasis di London memperkirakan bahwa serangan udara pasukan
koalisi pimpinan AS telah menewaskan 1.787 warga sipil sejak kampanye
udara untuk menghancurkan ISIS dimulai pada bulan Agustus tahun 2014.
PM Rusia, Dmitri Medvedev, mendesak untuk mempercepat solusi dua negara untuk mengakhiri konflik Palestina-Israel. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Perdana Menteri Rusia, Dmitri Medvedev mendesak untuk mempercepat
dimulainya kembali dialog Palestina-Israel untuk menegosiasikan solusi
dua negara. Solusi dua negara adalah cara untuk menyelesaikan konflik
Israel-Palestina lewat Negara Israel bersama dengan negara merdeka
Palestina.
"Hal ini sangat penting untuk mempercepat dimulainya
kembali dialog Palestina-Israel untuk akhirnya menyelesaikan masalah
koeksistensi dua negara yang sama. Moskow tidak akan pernah meninggalkan
posisi prinsip ini," kata Medvedev dalam artikelnya untuk media
Palestina seperti dikutip dari Sputniknews, Jumat (11/11/2016).
Medvedev juga mengatakan bahwa Rusia mendanai anggaran belanja Palestina sebesar USD 40 juta pada 2009-2013.
"Dalam
beberapa tahun terakhir, menurut praktek yang dilakukan, Rusia telah
mengalokasikan dana yang cukup untuk menutupi pengeluaran anggaran
Palestina saat ini: pada tahun 2006, 2008, 2010 dan 2013 dengan total
yang telah dialokasikan sebesar USD 40 juta," kata Medvedev.
Dia
menambahkan bahwa pada tahun 2015 Palestina diberikan dana tambahan
dalam jumlah USD5 juta untuk pemulihan Jalur Gaza yang terkena serangan
Israel pada bulan Juli dan Agustus 2014.
Sidang
Umum Interpol ke-85 yang berlangsung di Bali memutuskan pejabat dari
China dan Rusia sebagai pemimpin organisasi kepolisian internasional
tersebut. Foto/Sputnik
BALI - Sidang
Umum Interpol ke-85 yang berlangsung di Bali memutuskan pejabat dari
China dan Rusia sebagai pemimpin organisasi kepolisian internasional
tersebut. Pejabat China, Hong Weng menjadi Presiden Interpol, sedangkan
pejabat Rusia, Mayor Jenderal Alexander Prokopchuk menjadi Wakil
Presiden.
Melansir Sputnik pada Kamis (10/11), Hong
diketahui adalah Wakil Menteri Keamanan Publik China, sedangkan
Prokopchuk adalah Kepala Biro Interpol di Moskow. Keduanya terpilih
sebagai Presiden dan Wakil Presiden Interpol dalam pemungutan suara yang
dilakukan oleh 145 anggota Interpol.
Khusus untuk Prokopchuk, ia
adalah warga Rusia pertama yang berhasil menduduki jabatan tinggi di
badan kepolisian internasional itu sejak mereka bergabung dengan
Interpol. Rusia bergabung dengan Interpol tahun 1991 lalu.
"Seorang
warga Rusia tidak hanya mengambil jabatan sebagai Wakil Presiden
(Interpol) untuk Eropa sejak bergabungnya negara kita ke Interpol lebih
dari seperempat abad yang lalu, tetapi juga karena ia mendapatkan 127
suara dan hanya 10 yang menolak, sementara 8 lainya abstain," kata
seorang sumber di delegasi Rusia dalam pertemuan itu.
Sidang Umum
ke-85 Interpol sendiri berlangsung sejak tanggal 7 lalu, dan berakhir
pada hari ini. Salah satu pembahasan utama dalam Sidang Umum kali ini
adalah kemungkinan kembalinya teroris ke negara mereka masing-masing
setelah bertempur di Irak dan Suriah, dan penggunaan media sosial
sebagai alat merekrut teroris.
Pada 21 Juni 1970, Presiden pertama RI wafat dalam usia 69 tahun.
Sungguh tragis, orang yang sejak muda tidak pernah absen berjuang untuk
negaranya, meninggal dalam kesepian. Hanya tiga tahun, setelah SI MPRS
bulan Maret 1967 mencabut kekuasaannya sebagai Presiden. Padahal,
majelis tertinggi negara ini juga yang telah mengangkatnya sebagai
presiden seumur hidup pada 1963 dan berbagai gelar lainnya.
Bung
Karno, yang pada SI MPRS 1967 juga dilarang melakukan kegiatan politik,
boleh dikata mulai saat itu hidup seperti layaknya seorang tahanan.
Hampir tidak ada lagi kawan-kawannya yang dapat menemuinya, karena ia
memang sulit untuk ditemui tanpa izin terlebih dulu. Tidak terkecuali
mantan wakil presiden, Bung Hatta.
Saat hendak menjenguknya di
RSPAD, Hatta harus meminta izin dulu kepada Pak Harto melalui Jenderal
Tjokropranoto, sekretaris militer Presiden. Demikian terisolirnya Bung
Karno, hingga ia dilarang menerima surat-surat pribadi secara langsung.
Tanpa disensor lebih dulu.
Berita-berita tentang dirawatnya Bung
Karno di RSPAD Gatot Subroto, dalam keadaan gawat, lima hari sebelum
wafatnya, mengejutkan masyarakat karena boleh dibilang hampir tidak ada
kegiatan Bung Karno yang diberitakan media massa. Kecuali, secara luas
diketahui Bung Karno cukup lama 'dirawat' di Wisma Yaso (kini Musem
Mandala) Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Menjelang wafatnya
Bung Karno, Aspri Presiden Jenderal Ali Moertopo melapor pada Pak Harto
di Bina Graha. Menjawab pers, entah dengan alasan apa Ali Moertopo
menyatakan: "Saya tidak regret (menyesal) bila Bung Karno meninggal dunia."
Setelah
Bung Karno meninggal dunia, Pak Ali di hadapan para pimpinan Partai
Nasional Indonesia (PNI) membantah ia membuat pernyataan seperti yang
disiarkan pers. Ia menyalahkan pers Istana dalam kasus berita tentang
Bung Karno ini. Padahal, saya dan belasan wartawan lainnya, dengan jelas
mendengar pernyataannya itu. Beberapa tahun lalu, ketika para wartawan
senior yang pernah bertugas di Istana mengadakan 'reuni', seorang
reporter RRI mengaku sampai kini masih memiliki tape yang memuat pernyataan Pak Ali Moertopo itu.
Pekerja beraktivitas merenovasi atap (cungkup) makam Presiden Sukarno di Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (12/11).
Wasiat Sukarno Ingin Dikuburkan Sederhana
Melihat
adanya perlakuan yang tidak baik terhadap suaminya waktu itu, Ny
Fatmawati minta agar sebagai orang tua Bung Karno diperlakukan dengan
sopan santun sesuai ajaran agama dan adat ketimuran. Ia juga menyatakan,
tunjangan untuk Bung Karno dan keluarganya hanya Rp 100 ribu per
bulan.
Menurut Ibu Fat, ia terakhir kali berjumpa dengan Bung
Karno Februari 1970, ketika menikahkan Guntur. "Di situ Bapak sudah
sukar berjalan sendiri, sehingga harus dibantu." Sedangkan Rachmawati,
putri keduanya yang sering menjenguk ayahnya di Wisma Yaso menyatakan,
"Tidak benar Bapak sudah pikun. Hanya saja Bapak sangat malas bicara."
Sejak
gawatnya keadaan Bung Karno, banyak pihak mempersoalkan di manakah ia
akan dimakamkan. Apalagi, jauh sebelum ia meninggal, Bung Karno telah
melahirkan keinginannya atau semacam wasiat mengenai kematian dan
pemakamannya. Di bawah ini kami cantumkan pernyataan Bung Karno, seperti
yang tertulis dalam buku: Sukarno, an Autobiography as told to Cindy Adam.
"Aku
ingin meninggal cepat dan tenang di tempat tidur. Apabila tiba ajalku,
aku ingin sekadar menutup mata dan menyerahkan diri kepada Tuhan."
Selanjutnya
Bung Karno menyatakan, "Kuperingatkan kawan-kawanku agar aku tidak
dikuburkan seperti Mahatma Gandhi. Kawan baikku Nehru memperhias makam
Gandhi dengan berbagai perhiasan. Itu terlampau mewah."
"Aku
ingin beristirahat di bawah naungan pohon yang rindang, dikelilingi
pemandangan indah, di samping sebuah sungai yang segar airnya dan indah
tampaknya. Dan aku menginginkan tempat peristirahatan terakhirku di
Priangan."
Sukarno
Penghormatan dari Tokoh-Tokoh Dunia
Kepada penulis AS
itu, Bung Karno menyatakan, "Selalu menjadi keinginanku agar peti
matiku dibungkus dengan bendera Muhammadiyah. Aku tidak menghendaki
gelar-gelarku semua dijejerkan di atas batu nisanku. Apabila hal itu
terjadi, maka rohku akan kembali ke muka bumi ini, karena aku pasti
tidak akan tenang dalam keadaan itu. Maka janganlah buat monumen yang
besar bagiku. Apabila aku meninggal dunia, kuburkan Bapak sesuai dengan
agama Islam, dan di atas sebuah batu yang kecil dan sederhana ini,
tulislah 'Di sini berbaring Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat
Indonesia'."
Memang akhirnya Bung Karno dimakamkan di Blitar,
berdampingan dengan makam ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai. Sebelumnya,
ketika pelepasan jenazah dari Wisma Yaso menuju Bandara Halim PK, jalan
sepanjang kurang lebih 10 km itu dipadati masyarakat. Di antaranya
banyak yang melelehkan air mata dan terisak-isak saat melepas jenazah
Bung Karno.
Wafatnya Bung Karno mendapat reaksi dari para
pemimpin dunia, sementara surat-surat kabar di luar negeri
memberitakannya di halaman muka. Presiden AS Richard Nixon dalam
komentarnya menyatakan, "Kepergiannya telah menandai babak baru dalam
sejarah Indonesia. Karena Sukarno merupakan bagian erat dari sejarah."
"Dr Sukarno adalah kecintaan Rakyat Mesir dan guru saya," kata Presiden Gamal Abdel Nasser.
"Ia
adalah seorang pejuang yang berani dalam melawan kolonialisme,"
komentar PM Malaysia Tengku Abdurahman, sekalipun ia dan Bung Karno
pernah saling bermusuhan saat berkonfrontasi.
Ketika rakyat Belanda pada 20 Maret 2002 merayakan 400 tahun VOC, di
Jakarta, Komite Nasional Pembela Martabat Bangsa Indonesia (KNPMBI)
berunjuk rasa di Kedubes Belanda. Mereka memprotes perayaan berdirinya
VOC yang di negeri Belanda diselenggarakan besar-besaran sepanjang 2002.
Mereka juga menuntut agar Belanda meminta maaf atas pelanggaran HAM
terhadap bangsa Indonesia selama masa penjajahan.
Dalam masalah
VOC, ada dua sudut pandang yang berbeda antara kedua negara. Belanda
ingin membangkitkan kembali kejayaan imperium VOC yang selama dua abad
menguasai Asia dan Amerika Latin. Sementara bagi Indonesia, perayaan itu
justru membangkitkan kembali luka-luka lama, berupa penderitaan
rakyatnya.
Sebetulnya, ketika Ratu Juliana dan Pangeran Bernard
mengunjungi Indonesia pada awal 1970-an, di negeri Belanda sendiri ada
yang meminta agar pasangan ini selama di Indonesia meminta maaf atas
perlakuan Belanda selama masa penjajahan. Tapi, ketika ratu berada di
Indonesia, pihak tuan rumah tidak mengusik-usik masalah tersebut. Kedua
belah pihak hanya menyatakan, agar berbagai peristiwa yang tidak
menyenangkan di masa lalu dilupakan saja.
Banyak perlakuan kejam
yang hingga kini tidak sulit dihilangkan selama tiga setengah abad
penjajahan Belanda. Setelah menaklukkan Jayakarta Mei 1619,
menghancurkan keraton dan masjid serta mengusir seluruh penduduknya,
pada 1621 Gubernur Jenderal JP Coen memimpin sendiri ekspedisi militer
ke Banda di kepulauan Maluku. Tangan Coen yang penuh darah itu berhasil
mengurangi penduduk hingga tinggal 1/10 dari jumlah semula.
Coen
memperbudak penduduk yang masih hidup, untuk kemudian dibawanya ke
Batavia. Para budak ini kemudian ditempatkan di sebuah kampung dekat
Ancol, Jakarta Utara, yang kini bernama Kampung Banda(n). Dalam upaya
menguasai dan monopoli rempah-rempah, Coen telah mengadakan pembunuhan
besar-besaran di Ambon.
Sejumlah pengujung melintasi Museum Fatahillah
yang masih dalam tahap konservasi di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
(Republika/Rakhmawaty La
Pembantaian 10 Ribu Etnis Cina
Sementara Heeren XII
(anggota dewan VOC) di negeri Belanda yang mendengar laporan kebuasan
ini seolah-olah menutup telinga. Karena, bagi Belanda, perdagangan
rempah-rempah merupakan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan,
ketika 5 Maret 1627 Coen kembali ke Batavia, ia dinyatakan sebagai
pahlawan dengan setumpuk hadiah. Termasuk sebuah rantai emas yang
sangat berat.
Pada September 1740, Gubernur Jenderal Adriaan
Valkenier telah melakukan pembunuhan terhadap 10 ribu warga Tionghoa di
Glodok, Jakarta Kota. Dalam peristiwa ini, 500 tahanan yang disekap di
penjara bawah tanah di Balai Kota, yang kini menjadi Museum Sejarah
DKI Jakarta, turut terbunuh. Termasuk para orang tua, bayi, dan pasien
yang tengah dirawat di rumah sakit Tionghoa, yang kini letaknya di
sekitar Gedung BI, depan stasiun KA Jakarta Kota.
Penderitaan rakyat Indonesia makin menjadi-jadi ketika Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch melancarkan cuulturstelsel
atau sistem tanam paksa. Rakyat sejak 1830 selama beberapa dekade
dipaksa menanam hasil bumi yang hanya laku di pasaran internasional.
Penduduk bukan saja tidak diberi upah, bahkan mereka membawa bekal
sendiri untuk makan. Yang tidak memiliki tanah diwajibkan kerja rodi
selama 60 hari dalam setahun, tanpa diupah sepeser pun.
Sistem
yang memelaratkan rakyat ini telah digugat Eduard Douwes Dekker atau
Multatuli dalam bukunya 'Max Havelaar' pada 1860. Sebagai tanda protes
ia meminta berhenti sebagai asisten residen Lebak di Banten. Isaac
Fancen, orang Belanda lainnya yang pernah menjadi pengurus sebuah pabrik
gula di Jawa, dalam sebuah karyanya mengungkapkan,
"Cuulterstelsel
sama sekali pemerasan, sumber utama kemelaratan rakyat di pulau Jawa,
dan suatu perangsang untuk keangkuhan, ketamakan dan kerakusan Belanda."
Beberapa data akurat akibat sistem yang menggencet petani dapat dilihat dari data di bawah ini:
- Di Cirebon pada 1844 terjadi bahaya kelaparan yang ambil korban ribuan orang. - Pada 1848 penduduk Demak tinggal 120 ribu dari 336 ribu. Lebih 2/3 penduduk mati kelaparan. - Pada 1849, Grobogan, Jateng, yang berpenduduk 98.500 orang, hanya tersisa 9 ribu orang. Sebanyak 9/10 penduduk mati kelaparan. Ratusan ribu rakyat Jawa mati seperti tikus kelaparan di tanah airnya yang subur.
Gedung peninggalan Belanda Galangan VOC, Jakarta Utara. (Republika/Prayogi)
Belanda Makmur karena Indonesia
Sementara Van den
Bosch diberi gelar 'Graaf' oleh rajanya. Ia dianggap pahlawan karena
berhasil menyelamatkan dan memulihkan ekonomi Belanda yang tengah
krisis akibat peperangan-peperangan di Eropa.
Seperti masa-masa lalu, pada 1940-an --sebelum Hindia Belanda
ditaklukkan Jepang-- keuntungan yang diperoleh di pasaran dunia hampir
seluruhnya mengalir ke Belanda. Jumlahnya mencapai satu miliar gulden
tiap tahun.
Bahkan, menurut data dari pihak Belanda sendiri,
tanpa adanya suntikan uang yang berasal dari Indonesia, pemulihan
ekonomi dan industrialisasi Belanda setelah Perang Dunia II, pasti akan
berjalan lebih alot. Karena itulah, menurut KNPMBI merayakan kejayaan
VOC sama dengan berpesta-pora di atas kesengsaraan dan kematian ratusan
ribu rakyat Indonesia yang dibantai VOC.
Memperlihatkan bahwa negara-negara yang sekarang ini mengaku sebagai
kampiun HAM, di masa-masa lalu justru menjadi pelanggar HAM paling
menjijikkan. Sayangnya HAM bukan milik kita, tapi milik mereka.
CB, Dua tahun setelah kematian ayahnya,
Michinomiya Hirohito naik takhta sebagai raja Jepang 124 di garis
kekaisaran pada 660 Sebelum Masehi. Kaisar Hirohito memimpin salah satu
era paling bergejolak dalam sejarah bangsanya.
Dari ekspansi
militer masif dimulai pada 1931 hingga kekalahan telak dari sisi Jepang
oleh pasukan Sekutu pada 1945. Hirohito memerintah orang-orang Jepang
dalam monarki absolut yang kekuatannya yang tetap tajam terbatas dalam
praktek.
Setelah AS bom atom menghancurkan kota Jepang Hiroshima
dan Nagasaki, Hirohito memutuskan untuk menyerah negaranya. Ia
menjelaskan kepada orang-orang Jepang dalam pidato radio pertama kalinya
bahwa sesuatu yang tak tertahankan harus tetap dijalani.
Di
bawah pendudukan AS dan rekonstruksi pascaperang, Hirohito secara resmi
dilucuti kekuasaannya dan dipaksa untuk meninggalkan keagungan kaisar.
Meski demikian, ia tetap jadi boneka resmi negaranya sampai mangkat pada
tahun 1989.