Jumat, 18 Maret 2016

AS Jual 36 Rudal Canggih AIM-120C-7 AMRAAMs ke Indonesia



AS Jual 36 Rudal Canggih AIM 120C 7 AMRAAMs ke Indonesia
Amerika menjual rudal canggih AIM120C7 AMRAAMs pada Indonesia. U.S. Air Force

JAKARTA - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan 36 rudal canggih AIM-120C-7 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAMs) kepada Indonesia. Total nilai penjualan senjata AS itu diperkirakan mencapai USD95 juta atau sekitar Rp1,2 triliun.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DCSA) AS dalam keterangan tertulisnya melaporkan penjualan rudal canggih pada Indonesia itu.

DSCA adalah badan utama di Departemen Pertahanan AS yang bertanggung jawab untuk penjualan senjata, pelatihan dan mempertahankan kontak militer AS dengan negara-negara sekutu.

Penjualan senjata itu yang meliputi peralatan, pelatihan, dan dukungan logistik, masih harus disetujui oleh Kongres AS bulan ini. Satu pemandu rudal juga ikut dalam bagian penjualan tersebut.

Juga termasuk dalam penjualan ini adalah; kontrol dukungan peralatan, suku cadang, jasa, logistik, teknis rekayasa kontraktor dan dukungan teknis, pemuatan adapter, publikasi teknis, pelatihan dan sosialisasi, alat uji, dan unsur terkait lainnya,”demikian penjelasan DSCA, seperti dikutip The Diplomat, Jumat (18/3/2016).

Pada bulan Mei 2015, Departemen Luar Negeri AS juga menyetujui penjualan rudal AIM-9X-2 Sidewinder ke Indonesia dengan nilai penjualan diperkirakan mencapai USD 47 juta. Kemudian, pada bulan Desember 2015, parlemen Indonesia meneken pengajuan anggaran USD38 juta untuk pembelian awal dari sejumlah rudal udara untuk Angkatan Udara Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Rudal canggih AS biasanya diproduksi oleh kontraktor pertahanan Raytheon. Penjualan diusulkan guna meningkatkan kemampuan Indonesia untuk mencegah ancaman regional dan memperkuat pertahanan Tanah Air-nya. Indonesia mampu menyerap peralatan tambahan ini dan dukungan di angkatan bersenjatanya,” lanjut keterangan DCSA.

Militer Indonesia saat ini juga menanti pasokan 10 pesawat jet tempur Su-35 Rusia yang kesepakatan akhir pembeliannya dijadwalkan diteken bulan April 2016 mendatang.

Namun, surat kabar Rusia, Izvestia, melaporkan, pasokan pesawat jet tempur Su-35 Rusia untuk Indonesia baru bisa dikirim mendekati tahun 2018. Penyebabnya, produsen pesawat tempur itu kebanjiran pesanana dari banyak negara dan Indonesia harus antre.


Credit  Sindonews







Kamis, 17 Maret 2016

Di Sidang Dewan HAM, Solomon Minta PBB Turun ke Papua

Di Sidang Dewan HAM, Solomon Minta PBB Turun ke Papua  

Sejumlah warga dan anak-anak suku pedalaman Papua menyaksikan acara-acara pada hari ke-3 Festival Lembah Baliem ke-24 di Distrik Wosilimo, Jayawijaya, Papua, (13/8). ANTARA/Widodo S. Jusuf
 
 
CBJayapura - Sidang Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) ke-31 di Jenewa, Swiss berlangsung pada 29 Februari hingga 24 Maret mendatang. Berbagai isu HAM di berbagai negara anggota PBB disampaikan dalam sidang ini. Salah satunya isu HAM di Papua yang disampaikan oleh delegasi Kepulauan Solomon.

Dalam sesi pleno 15 Maret, Barrett Salato, yang menjadi Ketua delegasi Kepulauan Solomon di sidang Dewan HAM PBB, menyampaikan beberapa isu HAM di Papua yang menjadi perhatian bukan saja Kepulauan Solomon, melainkan juga Melanesia Spearhead Groups (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF).

“Kami sangat menghargai pelaksanaan Otonomi Khusus di Papua. Melalui Otonomi Khusus ini, banyak sumber daya pembangunan yang disediakan untuk Papua, termasuk untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. Kami juga mengapresiasi meningkatnya perhatian Presiden Indonesia Joko Widodo kepada Papua sejak ia terpilih sebagai Presiden,” kata Barrett Salato.

Meski demikian, lanjut Barrett Salato, negaranya memiliki kepedulian besar pada berbagai laporan tentang penahanan, pembunuhan, penyiksaan, dan pembatasan kebebasan berekspresi dan berkumpul yang terjadi di Papua.

“Hal-hal ini menunjukkan indikasi kuat adanya diskriminasi rasial yang terjadi pada Orang Asli Papua (OAP) di tanah mereka sendiri,” lanjut Barrett Salato.

Kepulauan Solomon dan negara-negara Melanesia, menurut Barrett Salato, juga prihatin dengan populasi OAP yang diperkirakan telah menjadi minoritas di Tanah Papua, sekitar 43 persen dari total populasi di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Kami mendorong pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Dewan HAM PBB memprioritaskan akses untuk Pelapor Khusus PBB untuk Kebebasan Berekspresi datang ke Papua,” kata Barrett Salato.

Kepulauan Solomon, ujar Barrett Salato, juga mendesak pemerintah Indonesia merespons secara positif permintaan Ketua PIF Peter O’Neill yang juga Perdana Menteri Papua Nugini, untuk mengizinkan misi pencari fakta HAM datang ke Papua guna memastikan adanya dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di sana.

Mengenai misi pencari fakta yang merupakan resolusi pertemuan PIF di Port Moresby tahun lalu, Ketua PIF Peter O’Neill telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo pada akhir Januari lalu untuk berkonsultasi tentang misi tersebut.

Namun Ketua MSG Manasye Sogavare, seusai bertemu dengan Perdana Menteri Fiji Frank Bainimarama di Suva pekan lalu, mengatakan belum ada jawaban pasti dari pemerintah Indonesia.

“Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri PNG Peter O’Neill, ia mengatakan ia masih berdiskusi dengan Presiden Indonesia, tentang bagaimana PIF bisa mengirim misi pencari fakta ke Indonesia,” kata Sogavare.


Credit  TEMPO.CO


Korut Hukum Mahasiswa AS Kerja Paksa, Gedung Putih Minta Ampunan


Korut Hukum Mahasiswa AS Kerja Paksa Gedung Putih Minta Ampunan
Otto Warmbier, mahasiswa AS dihukum kerja paksa di Korut selama 15 tahun. | (Reuters)

WASHINGTON - Gedung Putih meminta ampunan pada Pemerintah Korea Utara (Korut) untuk mahasiswa Amerika Serikat (AS), Otto Warmbier, 21, yang dihukum kerja paksa 15 tahun.


Gedung Putih minta mahasiswa itu dibebaskan segera. Warmbier yang bepergian ke Pyongyang dengan fasilitas perusahaan travel yang berbasis di China, ditangkap Januari 2016 lalu karena mencoba mencuri selebaran propaganda dari sebuah hotel di Pyongyang tempat dia menginap.


Mahasiswa Universitas Virginia itu dinyatakan bersalah dalam sidang tertutup selama satu jam di Mahkamah Agung Korut pada Rabu (16/3/2016) kemarin. Dia dinyatakan bersalah atas kegiatan makar.

Warmbier di sebuah stasiun televisi Pemerintah Korut pernah mengaku bersalah. Dia mengaku menjalankan misi sebuah gereja di negara bagian Ohio, AS, yang menawarkannya hadiah mobil senilai USD10 ribu jika dia bisa menyelundupkan poster propaganda dari Korut.

Demi hadiah itu, dia mencoba mencuri poster propaganda Korut di Yanggakdo International Hotel di Pyongyang. Dia akhirnya ditahan dan kemarin divonis kerja paksa selama 15 tahun.

Beberapa jam setelah hukuman itu diumumkan, juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, minta Korut mengampuni Warmbier. Earnest menuduh rezim Korut atau DPRKmenggunakan warga AS sebagai pion untuk mengejar agenda politik”.

Kami sangat mendorong pemerintah Korea Utara untuk mengampuni dan memberinya amnesti khusus dan bebaskan segera,” kata Earnest kepada BBC, yang dilansir Kamis (17/3/2016).

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Mark Toner, mengatakan bahwa hukuman itu tidak sesuai dengan dugaan kejahatan yang dituduhkan terhadap Warmbier. Beberapa warga asing yang belum lama ini dibebaskan rezim Pyongyang mengaku bahwa “pengakuan bersalah” disampaikan tahanan karena di bawah tekanan.


Warmbier telah meminta maaf pada pemerintah dan rakyat Korut.”Saya melakukan tindak pidana mencatat slogan politik dari staf Yanggakdo International Hotel. Saya minta maaf kepada masing-masing dan setiap orang dari jutaan rakyat Korea,” katanya.



Credit  Sindonews




Jenderal Pentagon Akui AS Tak Siap Perang Besar Lawan Rusia



Jenderal Pentagon Akui AS Tak Siap Perang Besar Lawan Rusia
Kepala Staf Angkatan Darat AS, Jenderal Mark Milley. | (Jonathan Ernst / Reuters )


WASHINGTON - Seorang jenderal top Pentagon memberi kesaksian dalam sidang Kongres Amerika Serikat (AS) bahwa AS tidak siap untuk perang berskala besar melawan Rusia, China, Iran dan Korea Utara (Korut).

Jenderal yang mengungkap ketidaksiapan militer AS itu adalah Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Mark Milley. Ketidaksiapan militer AS bermuara pada anggaran. Dia menyuarakan “keprihatinan serius” pada masalah itu.

Jenderal Milley pada hari Rabu di Gedung Komite Angkatan Bersenjata Kongres AS mengatakan, AS masih siap untuk memerangi kelompok teror Islamic State (ISIS) dan kelompok teror lain seperti di Afghanistan. Tapi, kata dia, setelah hampir 15 tahun menjalankan misi anti-teror, ada “pemotongan” pasukan yang membuat kesiapan untuk perang berskala besar telah habis.

Menurutnya, ada empat kekuatan besar yang bernama China, Iran, Korea Utara dan Rusia. Kepada para legislator, Jenderal Milley mengatakan, rakyat AS akan berharap bahwa militer Washington dapat mengatasi dua dari empat kekuatan besar dalam satu waktu. Tapi, menurutnya hal itu tidak realistis untuk kondisi saat ini.

(Tentara) tidak di tingkat yang dapat mengeksekusi secara memuaskan, baik dari segi waktu dan biaya untuk tujuan militer,” katanya, seperti dikutip Mirror, Kamis (17/3/2016).

Dalam sidang Kongres terkait pengajuan anggaran tahun fiskal 2017 untuk militer, Sekretaris Angkatan Udara; Deborah James, mengatakan bahwa setengah dari pasukan tempurnya tidak cukup siap untuk melawan negara seperti Rusia.

"Uang ini berguna untuk kesiapan, tetapi untuk melangkah dan melakukan pelatihan, itu adalah sama pentingnya,” ujar James.

Awal bulan ini, pihak Angkatan Udara AS mengatakan bahwa mereka kekurangan lebih dari 500 pilot pesawat tempur.

Belanja militer AS telah meningkat tajam sejak serangan teror 9/11 dan itu telah mencatatkan AS sebagai negara dengan anggaran militer terbesar di dunia.

Pada tahun fiskal 2017, militer AS mengajukan anggaran USD148 miliar. Jumlah itu meningkat dari pengajuan tahun fiskal 2016 yakni sebesar USD146,9 miliar.




Credit  Sindonews




Indonesia Bantah Jalin Kesepakatan Rahasia dengan Israel




Indonesia Bantah Jalin Kesepakatan Rahasia dengan Israel
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. | (Sindonews/Isra T)


JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membantah laporan yang menyebutkan adanya kesepakatan rahasia antara Indonesia dan Israel, terkait rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi ke Ramallah, Palestina.


”Saya ingin tegaskan mengenai laporan itu, tidak pernah ada pertemuan antara Menlu RI dan Israel terkait kunjungan Menlu RI ke Ramallah,” kata juru bicara Kemlu, Arrmanatha C Nasir, pada Kamis (17/3/2016).

”Tidak pernah ada pembahasan, terlebih kesepakatan mengenai kunjungan ke Yerusalem dengan pihak Israel. Yang saya ingin tekankan bahwa persiapan kunjungan (Menlu) RI ke Ramallah sudah dilakukan sejak Desember, pengaturan dilakukan melaui jalur diplomatik resmi yang dilakukan oleh Dubes RI di Amman,” lanjut Arrmanatha.


Diplomat Indonesia ini menambahkan bawah sejak awal rencananya Menlu Retno akan menggunakan helikopter dari Amman, dan akan langsung menuju Ramallah kemudian mendarat di Kantor Kepresidenan Palestina. "Jadi Menlu tidak akan melalui jalan darat dan melalui check point Israel,” katanya.

”Tujuan utama kunjungan Menlu ke Amman dan Ramallah ada dua. Pertemuan bilateral dan kunjungan kehormatan pada Perdana Menteri Yordania. Kemudian ke Ramallah untuk bertemu Menlu dan Presiden Palestina, serta melantik Konsul Kehormatan. Menlu tidak ada tujuan lain selain kedua itu, dan tidak pernah diskenariokan untuk mengunjungi tempat lain,” imbuh dia.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Hotovely, mengungkap adanya kontak rahasia antara Indonesia dan Israel mengenai kunjungan Menlu Retno ke Ramallah. Hotovely bahkan mengatakan ada pejabat Israel yang baru-baru ini melakukan kunjungan rahasia ke Indonesia.



Credit  Sindonews



Indonesia Tak Peduli Israel Larang Menlu Retno Masuk Palestina


JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia tidak peduli dengan alasan Israel melarang Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi masuk Ramallah, Palestina.


Israel berdalih, Menlu Retno tak bisa masuk Ramallah karena menolak bertemu dengan para pejabat Israel di Yerusalem.

”Kita tidak peduli alasanya apa, dalam kunjungan ke Amman dan Ramallah kita fokus pada misi kita, untuk melakukan pertemuan bilateral dan meresmikan Konsul Kehormatan,” kata juru bicara Kemlu Indonesia,  Arrmanatha C Nasir, pada Kamis (17/3/2016).

Terkait pelantikan Konsul Kehormatan Indonesia di Ramallah, Arrmanatha mengatakan, sedari awal Kemlu sudah menyiapkan sejumlah skenario dalam melangsungkan pelantikan tersebut. Skenario pertama adalah melantik langsung di Ramallah, dan skenario kedua adalah melantik di Amman, Yordania.

Ketika ditanya apa alasan Kemlu sudah menyiapkan dua skenario itu, diplomat Indonesia tersebut blak-blakan menjawab, karena sikap Israel. Menurutnya, Israel sulit dipercaya.

”Serigala walaupun sudah memakai lipstik dan gaun, tetap akan bertingkah layaknya serigala, itulah alasan kita menyiapkan sejumlah skenario dalam pelantikan itu,” katanya.


Credit  Sindonews







Terungkap! Israel dan Indonesia Menjalin Kontak Rahasia


Terungkap Israel dan Indonesia Menjalin Kontak Rahasia
Diplomat Israel mengungkap negaranya dan Indonesia menjalin kontak rahasia. | (ING IMAGE/ASAP)

JAKARTA - Meski tidak punya hubungan diplomatik, Israel dan Indonesia menjalin kontak rahasia. Hal itu diungkap Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Tzipi Hotovely.

Wakil Menlu Israel itu bahkan membeberkan, ada kunjungan rahasia oleh pejabat Israel baru-baru ini ke Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas berpenduduk Muslim. Kunjungan rahasia itu, kata Hotovely, sebagai upaya untuk mengatur kunjungan Menlu Indonesia, Retno LP Marsudi, ke Israel.


Hotovely menyebut kontak diam-diam Israel dan Indonesia itu sebagai “hubungan diplomatik rahasia”.

Awal pekan ini, para pejabat Palestina mengatakan bahwa Israel melarang Menlu Retno memasuki Ramallah, Palestina karena dia tidak mau bertemu para pejabat Israel di Yerusalem. Hotovely juga membenarkan laporan itu.

Menlu Retno sedianya akan ke Ramallah untuk meresmikan Konsulat Kehormatan Indonesia di Palestina. Tapi, helikopter militer Yordania yang membawa Retno dilarang Israel masuk ke wilayah Ramallah. Akhirnya, Retno meresmikan Konsulat Kehormatan Indonesia di Amman, Yordania, bukan di Ramallah.

Meskipun tidak ada ikatan formal, ada kontak berkelanjutan antara kami dan Indonesia pada berbagai isu, kata Hotovely dalam pleno Knesset untuk menanggapi pertanyaan tentang laporan pelarangan Menlu Indonesia ke Ramallah oleh Pemerintah Israel.

Ada kontak rahasia dengan Indonesia, meski kita tidak memiliki hubungan diplomatik, dan ada pemahaman yang kasar dan rusak, jadi kami menutup jalan masuk, kata Hotovely, seperti dikutip Times of Israel, Rabu (16/3/2016).

Ini adalah pelanggaran protokol diplomatik, dan yang paling terhormat untuk dilakukan adalah untuk menghormati protokol, sehingga ketika Anda istirahat mereka tidak terkejut bahwa Anda dicegah dari tindakan mengunjungi (Otoritas Palestina),” lanjut dia.

Jika Israel tidak melarang Menlu Retno menyeberang ke Ramallah, maka dia akan menjadi Menlu pertama Indonesia yang menembus wilayah Israel untuk mencapai Palestina.

Meski demikian, tindakan Israel itu telah dikiritik media-media di negara Yahudi tersebut. Sebab, Israel mengizinkan para diplomat asing, termasuk para diplomat Arab untuk mengunjungi pejabat Palestina tanpa bertemu dengan para pejabat Israel.

Hotovely mengatakan bahwa Kepala Departemen Luar Negeri Divisi Asia, Mark Sofer, pada pekan lalu berkunjung ke Indonesia. Menurutnya, diplomat Israel itu berupaya mencapai pemahaman atas kunjungan Menlu Retno dan menghindari kegaduhan publik.

Terlepas dari kenyataan Indonesia tidak terlibat dalam hubungan diplomatik resmi dengan Israel, kita memiliki banyak rasa hormat untuk masyarakat Indonesia dan para pemimpinnya,” ucap Hotovely.





Credit  Sindonews







Komas HAM Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Pekerja di Papua


Komas HAM Minta Pemerintah Jamin Keselamatan Pekerja di Papua
 Lokasi Penembakan oleh OTK (Foto: Wilpret Siagian/detikcom)


Jakarta - Peristiwa pembunuhan 4 warga sipil oleh orang tak dikenal di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Jaminan keamanan bagi warga sipil di Papua masih minim.

Ketua Bidang Penyelidikan Komnas HAM Natalis Pigay mengatakan, tidak seharusnya warga sipil menjadi korban kekerasan di Papua. Sebab menurutnya selama ini konflik yang terjadi di Papua adalah antara aparat pemerintah dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Oleh karena itu, Komnas HAM meminta jaminan keselamatan bagi warga sipil di Papua ditingkatkan.

"Pihak aparat harus memastikan adanya jaminan keamanan dan kenyamanan bagi pekerja dan masyarakat lokal. Harus dipastikan itu," kata Natalis dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (16/3/2016).

Dengan peningkatan jaminan keamanan bagi warga, ia berharap tidak ada lagi warga sipil yang jadi korban aksi brutal oleh orang tak dikenal. Seluruh penduduk sipil dapat beraktifitas normal tanpa kecemasan dan ketakutan akan menjadi korban sasaran penembakan selanjutnya.

Sementara yang terjadi selama ini menurut Natalis, keberadaan aparat tidak memberikan ketenangan bagi warga. Konflik antara aparat dengan OPM justru semakin mengkhawatirkan keselamatan warga.

"Seringkali bahwa yang justru menciptakan ketidaknyamanan tidak hanya kelompok bersenjata tapi juga aparat. Aparat juga jangan mengganggu kenyamanan warga," kata Natalis.

Empat orang yang tewas ini merupakan pekerja pembangunan jalan trans Papua di Kabupaten Puncak dari Distrik Ilaga menuju Mulia, Kabupaten Puncak Jaya. Pekerja dari PT Modern itu sedang dalam proyek pembangunan jalan nasional Trans Papua lintas kabupaten dan provinsi. Perusahaan tersebut juga mengerjakan pembangunan bandara di Sinak.




Credit  detikcom






Perjanjian Konsesi Kereta JKT-BDG: Sengketa Diselesaikan di Singapura


Perjanjian Konsesi Kereta JKT-BDG: Sengketa Diselesaikan di Singapura 
 Foto: Penandatanganan Konsesi Kereta Cepat (Ardan Adhi Chandra-Detik)
 
Jakarta -Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) hari ini, Rabu (16/3/2016) menyepakati isi perjanjian penyelenggaraan prasarana perkeretaapian umum atau perjanjian konsesi untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 km.

Dalam perjanjian konsesi tersebut, 9 poin yang disepakati antara regulator dan operator. Perjanjian ini ditandatangani oleh Dirjen Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko dan Direktur Utama KCIC, Hanggoro Budi Wiryawan. Perjanjian ini disaksikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.

Apa saja isi perjanjian konsesi kereta cepat?
  1. Pembangunan, pengoperasian, perawatan dan pengusahaan prasarana
  2. Pengadaan, pengoperasian, perawatan dan pengusahaan sarana
  3. Masa konsesi 50 tahun sejak 31 Mei 2019 dan tidak dapat diperpanjang (kecuali dalam keadaan kahar)
  4. Pembangunan prasarana kereta api paling cepat 3 tahun terhitung sejak izin pembangunan prasarana dikeluarkan
  5. Pada akhir masa konsesi, semua prasarana perkeretaapian Kereta Cepat, termasuk tanah yang dimiliki Pemerintah dalam kondisi laik operasi dan bebas dari jaminan pihak ketiga
  6. Pendanaan proyek didanai oleh pihak ketiga dan hak penyelenggaraan dijadikan jaminan
  7. Izin usaha dan izin pembangunan akan dikeluarkan setelah perjanjian ditandatangani
  8. Perjanjian konsesi tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia
  9. Penyelesaian perselisihan akan diselesaikan melalui Singapore International Arbitration Centre.




Credit  detikfinance


Ini Rencana Bos Baru Bengkel Pesawat Garuda


Ini Rencana Bos Baru Bengkel Pesawat Garuda  
Foto: Dirut Baru GMF (Rachman Haryanto-detik)
 
Jakarta -Juliandra Nurtjahjo hari ini diangkat sebagai Direktur Utama, PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF) yang baru menggantikan Richard Budihadianto. Usai diangkat, mantan Direktur Operasi GMF ini menargetkan bisa memperoleh pendapatan US$ 1 miliar di 2018.

"Kita sudah punya target 2020 rencana jangka panjangnya salah satu indikatornya adalah penambahan pendapatan mencapai US$ 1 miliar. Sesuai dengan rapat pemegang saham kita di-challange sebelum 2020 sehingga kita mencanangkan bahwa di tahun 2018 target kita bisa lebih cepat, jadi 2 tahun lebih cepat," kata Juliandra di Hangar 4 GMF, Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Rabu (16/3/2016).

Juliandra optimis untuk mencapai target pendapatan US$ 1 Miliar. Ia juga berniat menyusul Singapura dan Hong Kong dalam bisnis pemeliharaan dan perbaikan pesawat atau Maintenance, Repair, Overhaul (MRO).

"GMF untuk Maintenance Repair and Overhaul (MRO) dunia berada dalam posisi 17. Kita ingin dengan revenue kita di 2015 lalu ingin menjadi 10 besar di tahun 2020. Tentunya di tahun 2018 kita ditarget lebih cepat mencapai pendapatan US$ 1 Miliar, kita ingin lebih cepat targetnya harus bisa masuk 10 besar," kata Juliandra.

"Saat ini kita masuk 17 besar, Singapura Enginering Company dan Hong Kong Enginering Company mereka sudah di 10 besar sehingga Asia harus menambah 1 bengkel lagi untuk masuk di 10 besar dunia yaitu GMF. Itu target kita. Kita ingin masuk di 10 besar dunia bersama Singapura dan Hong Kong," ujar Juliandra.

Apabila GMF masuk 10 besar dunia, bengkel-bengkel pesawat Asia akan mendominasi pasar MRO dunia. Langkah konkret apa yang dilakukan GMF untuk mencapai target itu?

"Kita tidak bisa mengandalkan hanya dengan bisa inorganic growth. Itu hanya memperbesar kapabilitas dan kapasitas kita. Tetap kita harus bisa men-develop inorganic growth, jadi melakukan akuisisi, merger dan pembentukan perusahaan-perusahaan baru di domestik maupun di luar. Jadi kita harus menancapkan GMF itu di luar juga kalau mau cepat," papar Juliandra.

"Untuk proses inorganic kita sudah menjajaki dengan beberapa perusahaan bengkel di Korea, Timur Tengah dan satu bengkel di Eropa. Kalau itu bisa terjadi kita bisa menaruh orang-orang di sana dan ahli-ahli kita di sana maka kita sudah bisa mulai berkiprah di market luar," imbuhnya.

Pada tahun 2016 ini, GMF berencana mengencangkan negosiasi dan analisa akuisisi beberapa perusahaan nasional dan internasional. Tujuannya, agar GMF di tahun 2017 sudah bisa membuka jejaring di dunia internasional.

Dalam accelerate roadmap, GMF ke depan akan fokus menggarap pertumbuhan inorganic melalui pembentukan entitas bisnis baru, merger, dan akuisisi. Pendapatan dari pertumbuhan inorganic ditargetkan akan meningkat dari tahun ke tahun sehingga pada tahun 2018 bisa tumbuh mencapai 20%.

Terkait pertumbuhan inorganic, Juliandra mengatakan kualitas SDM menjadi faktor pendukung yang penting. Dengan begitu, GMF berencana membangun GMF Academy.

"Dalam rangka menjamin ketersediaan dan kompetensi SDM yang handal dan kompeten menjadi syarat mutlak dalam mendukung pertumbuhan inorganic," kata Juliandra.


Credit  detikfinance

Ini Daftar Mobil Listrik yang Pernah Dibuat Putra-Putri Indonesia


Ini Daftar Mobil Listrik yang Pernah Dibuat Putra-Putri Indonesia  
Foto: Istimewa
 
Jakarta -Negara maju di dunia saat ini sangat aktif melakukan penelitian dan pengembangan mobil listrik. Dana mengalir untuk mengembangkan mobil masa depan ini, tak terkecuali untuk negara-negara tetangga seperti Malaysia, Filipina dan Thailand. Mobil listrik di negeri jiran itu memperoleh dukungan penuh pemerintah.

Sementara, isu mobil listrik Indonesia sempat meredup alias tidak ada berita proyek mobil listrik pasca pergantian pemerintah tahun 2014. Belum lagi ada isu kriminalisasi terhadap pencipta mobil listrik. Meski demikian, para peneliti dan penggiat mobil listrik tetap bekerja.

Hingga kini, para peneliti mobil listrik asal Indonesia telah melahirkan purwarupa atau prototype riset untuk mobil listrik nasional berbagai tipe yang tidak kalah dengan mobil listrik karya negara maju. Berikut ini, mobil-mobil listrik yang berhasil diciptakan oleh para peneliti dan pemerhati kendaraan masa depan Indonesia ini:

1. Selo

Mobil listrik tipe sport car ini sempat dipamerkan pada acara KTT APEC 2013 di Pulau Bali. Mobil listrik varian premium ini dirancang oleh Ricky Elson, salah satu pencipta mobil listrik yang tergabung dalam Pandawa Putra Petir. Mobil dirancang mirip Lamborghini Gallardo.

2. Gendhis

Selain Selo, Ricky Elson menciptakan mobil listrik tipe minibus sejenis Alphard dengan nama 'Gendhis'. Mobil kelas premium ini juga sempat dipamerkan pada KTT APEC di Nusa Dua Bali. Gendhis sendiri dirakit di rumah modifikasi asal Yogyakarta, Kupu-Kupu Malam.

Saat proses finishing, mobil ini sempat mengalami permasalahan pada baterai.



3. Tucuxi

Sebelum lahirnya Selo, ahli mobil listrik lainnya bernama Danet Suryatama melahirkan mobil listrik sport bernama Tucuxi. Mobil listrik ini dibiayai oleh Dahlan Iskan. Mobil ini juga dirakit di rumah modifikasi asal Yogyakarta, Kupu-Kupu Malam. Mobil ini sempat dipamerkan di Jakarta. Usia Tucuxi tidak berlangsung lama. Mobil ini hancur saat dikemudikan oleh Dahlan. Tucuxi saat itu (6/1/2013), mengalami rem blong sehingga menabrak tiang listrik di Tawangmangu Karanganyar. Saat itu, mobil listrik dalam perjalanan Solo-Surabaya.



4. Electric Car Ahmadi

Dasep Ahmadi, seorang ahli mobil listrik, berhasil meluncurkan mobil listrik kelas city car. Mobil listrik berwarna hijau sempat dipakai oleh Dahlan Iskan, saat menjadi Menteri BUMN.

Mobil listrik tipe ini dirancang untuk kendaraan dalam kota.



5. Bus Listrik Ahmadi

Selain city car, Dasep Ahmadi melalui bendera PT Sarimas Ahmadi Pratama berhasil melahirkan prototype bus listrik made in Depok. Bus listrik ini dirancang untuk menyambut pagelaran KTT APEC 2013. detikFinance pernah merasakan proses uji jalan bus listrik ini saat berkeliling area Jakarta. Akibat pengadaan mobil listrik untuk KTT APEC ini, Dasep harus berurusan dengan aparat penegak hukum.



6. Mobil Listrik LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ikut andil merancang kendaraan listrik. Tercatat, LIPI telah melahirkan beberapa purwarupa mobil listrik berjenis sedan dan bus.

Kendaraan listrik itu diberi nama 'Hevina'. Hevina memiliki 2 varian bentuk, yakni bentuk sedan dan bus yang diperuntukkan untuk executive meeting.



7. Mobil Listrik ITB

Institut Teknologi Bandung (ITB) masuk ke dalam perguruan tinggi yang aktif dalam penelitian dan pengembangan mobil listrik. Hingga kini, ITB telah melahirkan beberapa jenis purwarupa atau prototype mobil listrik seperti jenis sedan, angkutan barang dan bus.



Credit  detikfinance







Pencipta Mobil Listrik RI Dipenjara, Peneliti 'Galau'

Pencipta Mobil Listrik RI Dipenjara, Peneliti Galau 
 Foto: Dasep Ahmadi dan mobil listrik ciptaannya (Grandyos Zafna-detik)
 
Jakarta -Peneliti mobil listrik nasional merasa cemas alias galau pasca hukuman terhadap salah satu pencipta mobil listrik, Dasep Ahmadi. Dasep sendiri divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, subsider 3 bulan kurungan karena melakukan korupsi pengadaan mobil listrik tahun 2013 untuk penyelenggaraan KTT APEC.

"Kalau pure peneliti, agak pusing karena peneliti hanya berkaitan engineering atau science bukan dikaitkan masalah hukum. Kita jadi agak hati-hati," Ketua Tim Mobil Listrik Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi kepada detikFinance, Rabu  (16/3/2016).

Selain cemas, peneliti juga bakal merasa enggan untuk lebih agresif dalam melahirkan berbagai purwarupa atau prototype mobil listrik karena khawatir bisa bernasib serupa.

"Jadi keengganan untuk mengembangkan listrik. Takut kalau mungkin seperti itu," sebutnya.

Bila kecemasan ini masih berlangsung, ia khawatir perkembangan mobil listrik nasional menjadi lambat. Ujung-ujungnya, mobil listrik impor bisa menguasai pasar Indonesia.

Alhasil, Agus meminta pemerintah turun tangan dalam melindungi para peneliti. Ia juga berharap pemerintah menjadi pemimpin dalam pengembangan industri mobil masa depan seperti yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia, Thailand, dan Singapura.

"Kalau tren teknologi itu nggak bisa dihindari untuk mobil listrik. Mestinya di mana-mana pemerintah harus support supaya kita bisa berkiprah dan nggak hanya jadi pasar terus," ujarnya.


Credit  detikfinance




Pabrik baja galvanis KNSS pertama di Indonesia selesai 60 persen


Pabrik baja galvanis KNSS pertama di Indonesia selesai 60 persen
Ilustrasi. Model Agya dengan keterangan onderdil yang dipasok UKM (ANTARA News/Hendrina Dian Kandipi)
 
Jakarta (CB) - Pembangunan pabrik baja otomotif jenis galvanis milik PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS) yang terletak di Cilegon, Jawa Barat, mencapai 60 persen.

"Pembangunannya sudah 60 persen. Diperkirakan mulai beroperasi pada 2017," kata Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan di Jakarta, Rabu.

Putu menyampaikan hal tersebut usai bertemu dengan jajaran direksi KNNS di kantornya, Gedung Kemenperin.

Putu mengatakan, pabrik tersebut akan memproduksi 480 ribu ton baja galvanis per tahun yang akan memenuhi kebutuhan industri otomotif di dalam negeri, di mana komponen tersebut masih diimpor 100 persen saat ini.

"Produksi mobil kita satu juta per tahun, itu membutuhkan 700 ribu sampai 800 ribu ton baja galvanis. Kalau digabung dengan sepeda motor menjadi sekitar 1 juta ton," ujar Putu.

Dengan demikian, pabrik dengan nilai investasi 400 juta dollar AS tersebut diprediksi mampu mensubtitusi galvanis impor hingga 50 persen.

Untuk memperoleh bahan baku, perusahaan joint venture antara Krakatau Steel, Nippon Steel dan Sumitomo Metal ini masih perlu mengimpor CRC dengan spesifikasi khusus untuk membuat bagian luar kendaraan.

Pada kesempatan tersebut, Putu juga meminta agar KNNS memproduksi galvanis untuk kebutuhan industri elektronika di Indonesia.

"Kami minta supaya tidak hanya galvanis, ke depannya mereka juga memproduksi baja berlapis, masuk ke plat yang tipis. Jadi, juga menggunakan cat atau lapisan lain supaya bisa digunakan industri elektronika," ujar Putu.


Credit ANTARA News


Ini pesan Kemenperin untuk pengembangan mobil Esemka


Ini pesan Kemenperin untuk pengembangan mobil Esemka
Mobil Esemka. (ANTARA FOTO/Rudi Mulya) 
 
Jakarta (CB) - Kementerian Perindustrian mendukung pembangunan pabrik mobil Esemka yang digagas PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK).

Sebagai pembina industri, Kemenperin memiliki pesan terhadap pengembangan dan produksi mobil yang pabriknya tengah dibangun di Boyolali, Jawa Tengah ini.

"Kemenperin sangat dukung produksi mobil ini, Tinggal pola bisnisnya harus disesuaikan. Kalau pola bisnisnya mengikuti perusahaan besar, tidak akan mampu bersaing," kata Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat di Jakarta, Rabu.

Syarif mengatakan, pada industri otomotif besar, ongkos produksi bisa ditekan dengan memproduksi mobil dalam jumlah yang sangat besar.

Sementara itu, dengan produksi yang relatif lebih sedikit, produsen mobil Esemka perlu menyiasati agar penjualannya bisa menutupi ongkos produksi.

Selain itu, lanjut Syarif, mobil tersebut juga perlu memiliki segmentasi pasar tersendiri, misalnya kendaraan yang khusus digunakan untuk program-program pertanian di daerah.

"Itu akan menyerap lebih banyak. Jangan pola bisnis besar. Jadi, bagaimana bisa dihitung, pola produksi, kemitraannya, mungkin 500 unit sudah bisa," ujar Syarif.

Syarif menambahkan, yang tidak kalah penting adalah menjaga kualitas mesin agar selalu dalam kondisi prima, sehingga tidak mudah mogok.

Kemudian, konstruksi mobilnya sendiri perlu disesuaikan dengan persyaratan yang ditentukan oleh Kementerian Perhubungan.




Credit  ANTARA News




Khoirul Anwar Luruskan Polemik 'Penemu 4G LTE'


Khoirul Anwar Luruskan Polemik Penemu 4G LTE  
Foto: agung pambudhy
 
Jakarta - Kiprah anak bangsa di dunia internasional selalu menjadi sorotan. Khoirul Anwar adalah salah satunya. Namun prestasinya dalam dunia teknologi telekomunikasi rupanya sedikit diwarnai miskomunikasi.

Beberapa tahun belakangan, seiring mulai dikenalnya teknologi 4G LTE di Indonesia, namanya ramai disebut sebagai penemu 4G LTE. Pria bergelar Dr. Eng. ini jadi punya PR baru untuk meluruskannya.

Bukan tanpa sebab, pasalnya Khoirul tidak pernah mengklaim dirinya sebagai penemu 4G LTE. Penjelasannya mengenai temuan konsep dua Fast Fourier Transform (FFT) yang di kemudian hari dipakai dalam teknologi 4G LTE, sering diartikan secara sederhana oleh awam menjadi 'Khoirul Anwar penemu 4G LTE'.

Dalam salah satu catatan blognya pada Desember 2014 berjudul 'Mimpi Saat Menjadi Mahasiswa: Standard ITU vs Penemu 4G LTE', Khoirul pun pernah berupaya meluruskannya.

"Saya tidak menulis sebagai penemu 4G LTE karena 4G LTE sendiri seharusnya memang tidak ditemukan, melainkan disepakati. Forumlah yang menyepakati teknik tertentu untuk dipakai atau tidak dipakai dalam sebuah standard," tulisnya.

Secara sederhana, teknologi LTE terdiri dari banyak sekali komponen. Di antara sekian banyak komponen pembentuknya, Khoirul pencipta salah satunya yang juga menjadi standard ITU-R.


Dimulai pada 2010

Khoirul sendiri tidak tahu siapa yang memulai penyebutannya sebagai penemu 4G LTE. Yang pasti, dia selalu menyebutkan bahwa dirinya menemukan konsep dua FFT.

"Kalau tidak salah dimulai sekitar 2010-2011, saat 4G belum terkenal. Yang jelas saya bilang bahwa saya menemukan konsep dua FFT. Dan ternyata 4G system di masa depan menggunakan konsep dua FFT juga," terangnya saat dikonfirmasi detikINET, Kamis (17/3/2016).

Konsep tersebut kemudian menjadi standar International Telecommunication Union (ITU) dan dipatenkan pada 2005. Konsep dua FFT ini dijelaskan Khoirul melakukan perbaikan yang luar biasa dibandingkan dengan konsep satu FFT yang sekarang dipakai.

"Kira-kira itu yang saya sampaikan. Nah, saat 4G standard keluar, Sensei atau Profesor saya bilang: 'Anwar, this is your technique'. Bagi saya ini luar biasa," sebutnya.

Namun pria kelahiran Kediri ini tidak mengartikan kalimat Sensei-nya tersebut sebagai 'penemu 4G LTE'. Kegembiraannya lebih karena apa yang dirumuskannya terbukti. "Konsep yang selama ini saya pikirkan berarti memang benar," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Khoirul juga menampik tudingan yang mengatakan dirinya membiarkan publik menyebutnya sebagai penemu 4G LTE. Menurut pria yang kini tinggal di Jepang ini, selain melalui blog, dia selalu berupaya meluruskannya di setiap acara di mana dirinya menjadi pembicara.

"Ini tuduhan tidak benar. Jadi jika panitia (seminar/konferensi) tanya sebelum bikin banner, saya minta ditulis sebagai penemu teknik Standard International ITU. Jika tidak konfirmasi, itu yang tidak bisa saya koreksi. Tapi biasanya saya koreksi oral saat presentasi. Saya jelaskan masalahnya," terangnya.

Kontroversi

Sejumlah peneliti berpendapat, konsep dua FFT yang disampaikannya bukan hal baru. Seperti yang baru-baru ini dikemukakan Basuki Priyanto dan Eko Onggosanusi. Keduanya berpendapat, konsep dua FFT tersebut sudah dipublikasikan pada 2002.

"Konsep dua FFT ini baru dan paten granted serta menjadi standard international ITU. Karena kalau tidak baru kan harusnya tidak lolos patent dan tidak menjadi standard," kata Khoirul menjawab pendapat tersebut.

Dikatakannya, hingga sebuah temuan akhirnya berhasil dipatenkan, prosesnya lama dan berliku. Peneliti lain boleh membantah atau meragukannya, dan di sinilah kegigihan si penemu konsep memperjuangkan temuannya diuji.

Ini juga yang terjadi pada Khoirul dengan temuan konsep dua FFT-nya. Berkali-kali diprotes karena diklaim mirip dengan paten milik orang lain, sudah dialaminya.

"Jadi saya diminta membuktikan bahwa ini baru. Akhirnya kembali menurunkan rumus untuk membuktikannya. Berkali-kali dan ganti-ganti paper. Bahkan ada paten lain yang harus dibaca karena mirip. Akhirnya menurunkan rumus lagi untuk membuktikan berbeda. Sampai finalnya menjadi standard ITU dan tidak ada lagi review dan protes dari reviewer," kenangnya.

Protes di dunia penelitian, menurut Khoirul suatu hal yang biasa terjadi. Untuk menjawabnya, semua akan kembali lagi pada perumusan masalah hingga bisa dibuktikan bahwa temuannya bersifat baru.

Khoirul pun mengusulkan peneliti yang ingin menyampaikan pendapat mengenai keraguan mereka terhadap hasil temuannya, bisa menulis opini bareng dengannya. Menurutnya, ini perlu dilakukan agar informasi yang sampai ke publik dapat berimbang dan lengkap.

Tiga Paten di Dunia Teknologi

Saat ini, ada tiga paten milik Khoirul di dunia teknologi telekomunikasi. Pertama, paten terkait dengan TX dan RX menggunakan dua FFT.

"Klaimnya adalah semua sistem komunikasi yang menggunakan dua FFT. Makanya logikanya 4G LTE bakal kena. Menurut saya yang menentukan adalah pengadilan," sebutnya.

Kedua, paten terkait dengan sistem komunikasi broadband tanpa guard interval. Teknologi ini bisa dipakai untuk 4G, berpotensi digunakan dalam 5G dan sistem komunikasi private internal sebuah perusahaan.

Yang terakhir adalah paten terkait dengan sistem deteksi illegal transmitter, juga berpotensi dipakai dalam teknologi 5G. Meski demikian, dikatakan Khoirul penggunaannya bisa lebih luas lagi.

"Tapi juga tidak harus 5G. Bermanfaat juga misalnya saat nanti ada Tokyo Olympic 2020. Orang akan ramai banget dan bisa jadi ada transmitter yang di luar ketentuan Jepang," tutupnya.




Credit  detikinet





Kurdi Suriah Akan Umumkan Sistem Federal di Suriah Utara


Kurdi Suriah Akan Umumkan Sistem Federal di Suriah Utara 
Kelompok Kurdi Suriah secara efektif menguasai perbatasan Suriah-Turki sepanjang 400 km yang terbentang dari sungai Efrat hingga perbatasan dengan Irak. (Reuters/Rodi Said)
 
Jakarta, CB -- Sejumlah wilayah yang dikuasai etnis Kurdi di Suriah akan mengumumkan sistem federal dalam waktu dekat. Langkah itu dilakukan Kurdi setelah mereka tidak diikutsertakan dalam perundingan damai Suriah di Jenewa, Swiss.

Langkah ini bertujuan untuk menggabungkan tiga wilayah otonomi yang dipimpin Kurdi di Suriah utara ke dalam sebuah pemerintahan federal. Langkah ini diperkirakan akan memicu peringatan keras dari Turki yang tak ingin kelompok Kurdi di Suriah menguat dan dapat menimbulkan separatisme di Turki.

Rencana ini tercermin dalam konferensi yang digelar di kota yang dikendalikan Kurdi dari Rmeilan pada Rabu (16/3), dengan tajuk "Sistem federal Demokrat untuk Rojava - Suriah Utara." Konferensi ini berakhir dengan keputusan untuk membuat pengumuman sistem federal pada konferensi pers yang akan diselenggarakan pada Kamis (17/3).

Rojava adalah nama lain yang digunakan etnis Kurdi untuk menyebut Suriah Utara.

Menurut kelompok pemerhati konflik di Suriah, Syrian Observatory for Human Rights, rencana pembentukan sistem federal awalnya akan diumumkan pada Rabu namun ditunda karena "alasan logistik" dan karena tuntutan dari masyarakat Arab dan lokal untuk menjaminan bahwa sistem federal tidak berarti pemisahan diri dari Suriah.

Peserta konferensi ini juga meramalkan bahwa perundingan damai Suriah yang disponsori PBB di Jenewa pekan ini tidak akan berhasil, utamanya dengan tidak adanya partai Kurdi Suriah, PYD.

Pejabat Kurdi dan salah satu penyelenggara konferensi, Aldar Khalil, menilai sistem "federalisme demokratis" merupakan sistem yang terbaik dan yakin sistem ini akan disetujui semua pihak. Sementara pejabat Kurdi lainnya, Idris Nassan, berharap federalisme dapat segera dideklarasikan.

Sementara itu, Observatory melaporkan bahwa pasukan keamanan internal Kurdi Suriah, yang dikenal sebagai Asayish, telah menangkap 60 anggota milisi pro-pemerintah Suriah di kota Qamishli.

Dalam laporannya, Observatory menyatakan Asayish meluncurkan tembakan ke wilayah yang menjadi lokasi sejumlah gedung keamanan milik pemerintah. Sebagian besar Qamishli dikendalikan oleh pasukan Kurdi, sementara pemerintah Suriah hanya dapat berkuasa di pusat kota dan bandara.

Kelompok Kurdi Suriah secara efektif menguasai perbatasan Suriah-Turki sepanjang 400 km yang terbentang dari sungai Efrat hingga perbatasan dengan Irak, yang merupakan wilayah otonomi Kurdi Irak sejak awal 1990-an.

Kurdi juga menguasai sejumlah wilayah di perbatasan sebelah barat laut di daerah Afrin. Kelompok minoritas etnis Kurdi juga berada di Turki dan Iran.

Kelompok Kurdi Suriah dan sekutu mereka memiliki tiga zona otonomi, yang dikenal sebagai Jazeera, Ayn al-Arab dan Afrin. Keberhasilan mereka merebut kota Tel Abyad dari kelompok militan ISIS tahun lalu menciptakan penyambungan teroritial antara Jazeera dan Ayn al-Arab.

Afrin dipisahkan dari dua daerah otonomi lainnya dengan jarak sekitar 100 km dari wilayah yang sebagian besar masih dikuasai ISIS.

Nassan menyatakan bahwa sistem federal akan memperluas "kerangka administrasi independen yang dibentuk Kurdi dan kelompok lainnya." Nassan juga menilai bahwa sistem politik semacam ini akan mewakili semua kelompok etnis yang tinggal di wilayah tersebut.

Sistem ini bertujuan untuk membentuk area dengan "administrasi independen yang demokratis," yang akan mengelola urusan ekonomi, keamanan dan pertahanan mereka sendiri, menurut dokumen yang disusun oleh komite persiapan rencana ini.

Khalil menyatakan rincian sistem federal ini akan diumumkan lebih lanjut.



Credit  CNN Indonesia


ISIS Klaim Tembak Jatuh Pesawat Angkatan Udara Irak


ISIS Klaim Tembak Jatuh Pesawat Angkatan Udara Irak  
Ilustrasi (Stocktrek Images/Thinkstock)
 
Jakarta, CB -- Pesawat Angkatan Udara Irak jatuh di Kirkuk, kota penghasil minyak yang terletak di sebelah barat laut Irak. Kelompok militan ISIS mengklaim berhasil menembak jatuh pesawat yang membawa lima orang ini.

Juru bicara militer Irak, Brigadir Jenderal Yahya Rasool memaparkan pesawat yang jatuh pada Rabu (17/3) merupakan pesawat yang tengah melakukan "misi pengintaian dan tempur" di atas wilayah yang dikuasi oleh ISIS di Irak Utara, dikutip dari Reuters.

Meski demikian, Rasool menyatakan pihaknya kini masih menyelidiki apakah pesawat itu jatuh karena ditembak ISIS atau karena kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan teknis.

Kantor berita Amaq, media yang mendukung ISIS, melaporkan bahwa pesawat itu ditembak jatuh dan lima orang di dalamnya tewas.

Amaq mengunggah video yang menunjukkan pesawat itu jatuh ke tanah di wilayah Hawija di tengah sorak-sorai dari para pemberontak.

Video juga menunjukkan puing-puing pesawat dan beberapa bagian tubuh manusia berada di sekitarnya.

Dikutip dari CNN, Amaq menyatakan bahwa pesawat itu berjenis Cessna Caravan, jenis pesawat yang biasa digunakan oleh pemerintah Irak sebagai pesawat latihan yang dimodifikasi untuk menjadi pesawat peluncur bom.

ISIS meluncurkan pernyataan bahwa mereka berhasil menembak jatuh pesawat militer Irak dengan senjata artileri 57mm di Huwaija, di sebelah tenggara Kirkuk.


Credit  CNN Indonesia



TKW Indonesia Saksikan Sendiri Kekejaman ISIS di Suriah


TKW Indonesia Saksikan Sendiri Kekejaman ISIS di Suriah  
Ilustrasi (Dok. SITE)
 
Jakarta, CB -- Sri Rahayu binti Masdin Nur menyaksikan dengan mata kepala sendiri kekejaman ISIS di kota Raqqa, Suriah. TKI asal Indonesia itu terjebak di "ibu kota" ISIS itu, setelah ditipu oleh agen pengirim tenaga kerja yang memindahkannya dari Aleppo.

Awal tahun ini, wanita 39 tahun itu berhasil diselamatkan oleh tim dari Kedutaan Besar RI di Damaskus dari kediaman majikannya, seorang lansia, di Raqqa. Awalnya, Sri telah bekerja selama 2,2 tahun di Aleppo. Saat kontraknya habis, bukannya dipulangkan, dia malah dijual ke Raqqa pada 2013, saat kota itu dikuasai oleh pasukan Free Syrian Army (FSA).

Berdasarkan keterangan dari KBRI Damaskus yang diterima CNN Indonesia, Rabu (16/3), tiga bulan setelah Sri bekerja di rumah Abdul Azim al-Ujaeli, seorang mantan insinyur yang tinggal seorang diri, ISIS menguasai kota itu dan mengklaimnya sebagai ibu kota. Sri mengisahkan ketakutan masyarakat kala kedatangan ISIS.

"Sri Rahayu mengaku mendengar orang-orang berlarian sambil berteriak ketakutan bahwa ISIS memasuki Kota Raqqa dan merebut gudang senjata milik Batalyon 17 Tentara Suriah. Sejak saat itu, ISIS menguasai kota dan bendera hitam menjadi pemandangan lazim di Kota Raqqa," ujar pernyataan KBRI Damaskus.

Selama tinggal di Raqqa, Sri harus memakai cadar setiap kali keluar rumah, termasuk saat membersihkan halaman agar tidak diketahui berasal dari Indonesia.

Melihat kepala terpenggal

Pemandangan mengerikan disaksikannya sendiri di jalan-jalan kota Raqqa. Suatu ketika, wanita yang pernah bekerja selama 20 tahun di Saudi itu hendak berbelanja ke pasar Raqqa.

Dia menyaksikan kepala-kepala yang terpenggal, dijejerkan di pinggir jalan. Sri ketakutan dan lari ke rumah majikannya, urung berbelanja. Eksekusi semacam ini memang kerap dilakukan oleh ISIS di daerah-daerah kekuasaannya.

 
Sri Rahayu binti Masdin Nur, TKW yang diselamatkan dari ibukota ISIS di Suriah. (dok. Kemlu RI)
 
Di lain hari, Sri disuruh majikannya untuk membeli rokok secara sembunyi-sembunyi. ISIS mengharamkan konsumsi rokok dan akan menghukum keras para perokok.

Sebelum tiba di tempat penjual rokok, Sri Rahayu dicegat tentara ISIS dan diinterogasi. Dia kemudian diperintah untuk pulang karena tidak didampingi oleh lelaki mahromnya.

"Untung rokok belum di tangan," kata Sri Rahayu kepada tim KBRI Damaskus.

Dia menjelaskan, sejak Raqqah dikuasai ISIS, kebutuhan bahan pokok sangat sulit. Pada bulan Ramadhan tahun 2014, dia terpaksa harus antre dengan menginap di pabrik roti hanya untuk mendapatkan roti.

Menurut Sri, dari logat dan bahasanya, banyak tentara ISIS di kota itu berasal dari Arab Saudi, Tunisia, India dan beberapa orang kulit putih. Namun dia tidak pernah bertemu dengan orang Indonesia.

Bukan anggota ISIS

KBRI Damaskus sempat melakukan pemeriksaan berkali-kali untuk memastikan bahwa Sri bukan anggota ISIS. Sri mengaku membenci ISIS setelah melihat sendiri kekejaman mereka.

Selama bekerja di rumah majikannya, Sri mendapatkan upah dengan baik.

“Selayaknya para TKW lainnya, Sri Rahayu hanya concern tentang gaji dan pulang. Hal ini sekaligus juga menolak asumsi beberapa pihak di Tanah Air bahwa banyak TKI di Suriah banyak yang condong pemikirannya ke ISIS,” ujar AM. Sidqi, Pejabat Konsuler sekaligus Penerangan Sosbud KBRI Damaskus.

Saat ini Sri telah berada di tempat perlindungan di KBRI Damaskus bersama puluhan TKI lainnya untuk persiapan pemulangan ke tanah air.

Credit  CNN Indonesia



TKW Indonesia Diselamatkan dari Ibu Kota ISIS di Suriah


TKW Indonesia Diselamatkan dari Ibu Kota ISIS di Suriah  
Seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia berhasil diselamatkan tempat majikannya di kota Raqqa, Suriah. (Dok. KBRI Damaskus)
 
Jakarta, CB -- Seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia berhasil diselamatkan dari tempat majikannya di kota Raqqa, Suriah, yang disebut sebagai "ibu kota" ISIS.

Menurut keterangan dari Kedutaan Besar RI di Damaskus, Suriah, Rabu (16/3), TKW bernama Sri Rahayu binti Masdin Nur asal Sumbawa diketahui keberadaannya pada Juni 2015 di Raqqa.

Kota di timur laut Suriah itu telah dikuasai sepenuhnya oleh ISIS sejak akhir 2013 dan pemerintah Bashar al-Assad tidak bisa memasukinya.

KBRI Damaskus melakukan upaya pembebasan dengan cara menekan agen tenaga kerja yang mengirim Sri Rahayu ke Raqqa agar bertanggung jawab. Namun agen tenaga kerja itu selalu mengatakan mustahil mengeluarkan Sri Rahayu dari Raqqa.

Proses penyelamatan akhirnya dilakukan oleh seorang pegawai agen tenaga kerja yang mengenal wilayah medan pegunungan Aleppo-Raqqa untuk menjemput Sri Rahayu.

"Setelah mencermati waktu yang tepat dan rencana matang disusun, Sri Rahayu dievakuasi melalui perjalanan darat Raqqah—Aleppo dari gunung ke gunung secara klandestin siang dan malam selama enam hari," ujar pernyataan KBRI Damaskus.

Perjalanan dilakukan dengan mengelabui tentara ISIS. Sri Rahayu dan agen tenaga kerja mengaku suami istri agar bisa keluar dari wilayah itu. Wanita 39 tahun itu akhirnya bisa dibawa ke Kantor Konsuler Cabang Aleppo pada Januari 2016, dan pada 12 Maret dia dikirim ke tempat perlindungan WNI Damaskus untuk segera dipulangkan ke Indonesia.

“Tanpa jejaring yang kuat antara KBRI Damaskus, pemerintah Suriah, dan tokoh masyarakat, mustahil dapat mengemban misi utama perlindungan WNI di tengah gejolak konflik Suriah ini,” ujar Duta Besar RI Damaskus, Djoko Harjanto.

Ditipu dan dijual ke Raqqa

Menurut KBRI Damaskus, Sri Rahayu didatangkan ke Suriah pada 2 Februari 2011 atas upaya agen tenaga kerja PT Binhasan Maju Sejahtera di Indonesia dan Sana di Suriah untuk bekerja di Aleppo.

Sri telah habis masa kontraknya setelah kerja di Aleppo selama 2,5 tahun. Namun bukannya dipulangkan, wanita yang pernah juga bekerja di Arab Saudi selama 20 tahun ini malah dijual oleh agen Sana ke majikan barunya bernama Abdul Azim al-Ujaeli di Raqqa.

"Agen Sana selalu berbohong kepada Sri Rahayu bahwa Kedutaan Indonesia tutup di Suriah dan tidak ada penerbangan ke Indonesia. Saat itu, Kota Raqqah masih dikuasai oleh pemberontak Free Syrian Army (FSA). Tiga bulan setelahnya atau pada akhir 2013, tentara ISIS memasuki Kota Raqqah dan mengklaim sebagai “ibu kota” ISIS," lanjut pernyataan KBRI.

Bekerja 2,2 tahun di Raqqa, Sri Rahayu digaji dengan baik oleh majikannya. Dia bertugas merawat majikannya yang sudah tua dan tinggal seorang diri, anak-anak Ujaeli telah keluar dari kota itu.

Menurut Pejabat Fungsi Konsuler merangkap Penerangan Sosbud KBRI Damaskus, AM. Sidqi, penyelamatan TKI dari wilayah konflik bukan pertama kali dilakukan oleh Tim Konsuler KBRI Damaskus.

“Pada Januari 2016, KBRI Damaskus juga berhasil menyelamatkan seorang TKW asal Subang bernama Casih bt Waan dari kepungan ISIS di Deir Ezzor yang dievakuasi menggunakan helikopter tentara Suriah,” tutur Sidqi.

Sejauh ini KBRI Damaskus telah merepatriasi hampir 13 ribu WNI/TKI dari Suriah ke Indonesia sejak konflik pecah di negara itu pada 2011.


Credit  CNN Indonesia





Rabu, 16 Maret 2016

My Lai - Monumen Kejahatan Perang Amerika



Dunia murka ketika prajurit Amerika Serikat membantai lebih dari 500 penduduk desa My Lai di tengah perang Vietnam 1968. Meski terbukti sebagai kejahatan perang, pelakunya kemudian diampuni oleh pemerintah di Washington


Vietnamkrieg


Frustasi Berbuah Petaka

Memasuki dekade kedua Perang Vietnam, militer AS mulai kehabisan sabar menghadapi taktik gerilaya prajurit Viet Cong. Pada saat itulah sebuah satuan tempur pimpinan Letnan Kolonel Frank A. Barker diterjunkan ke selatan buat menguasai desa My Lai dan mengidentifikasi pejuang komunis. Saat itu komando sentral militer beranggapan setiap penduduk sipil harus dicurigai berpihak pada musuh

Vietnam Vietkong 1968

Balas Dendam

Dalam operasi rahasia tersebut militer AS terutama membidik Batalyon 48 Vietcong yang diperkirakan bercokol di kawasan Son yang juga mencakup desa My Lai. Saat itu militer AS baru saja kehilangan lebih dari 4000 serdadunya dalam Serangan Tet yang dilancarkan Vietcong.


Bildergalerie Vietnam My Lai 1969


Bakar dan Hancurkan

Letkol Barker kemudian memerintahkan serdadunya untuk berlaku agresif, antara lain dengan membakar rumah, membunuh hewan ternak, meracuni sumber air dan membakar persediaan beras penduduk desa. Namun apa yang dilakukan tentara AS kemudian adalah melenyapkan desa My Lai dari peta.

Flash-Galerie Jahrestag Vietnam My Lai Massaker


Kengerian di Tanggal 16 Maret

Penduduk desa sedang bersiap pergi ke pasar ketika prajurit AS berdatangan. Tanpa aba-aba mereka mulai menusuki penduduk dengan bayonet, menjajarkan mereka di tembok lalu dilempar granat, mengeksekusi satu per satu dengan tembakan di kepala. Pembantaian itu sempat dihentikan saat jeda makan siang.



Flash-Galerie Jahrestag Vietnam My Lai Massaker Hubschrauberpilot Hugh Thompson


Pahlawan dari Langit

Tidak semua serdadu AS ikut serta dalam pembantaian My Lai. Beberapa menolak membunuh. Pembantaian baru berakhir setelah pilot helikopter Hugh Thompson mengancam akan menembaki serdadu jika tetap melanjutkan pembunuhan. Ia berhasil menyelamatkan sebelas perempuan dan anak-anak. Kembali ke markas Thompson melaporkan aksi pembantaian yang ditanggapi oleh militer AS dengan menarik pasukan dari My Lai


Flash-Galerie Jahrestag Vietnam My Lai Massaker Offizier William L. Calley Haftentlassung


Tertutup Hingga Diungkap

Militer awalnya berusaha menutup-nutupi tragedi di My Lai dari publik. Laporan pertama yang muncul cuma menyebut angka 20 warga sipil. Baru ketika salah satu perwira yang terlibat, William L. Calley, diajukan ke mahkamah militer 14 bulan kemudian, media AS mulai mengendus sebuah skandal. Terutama laporan wartawan investigatif AS, Seymour Hersh, akhirnya mengungkap kejahatan perang tersebut.


USA Demos Vietnamkrieg Student Uni Kent Archiv 1970


Tanpa Konsekuensi

Selain Calley, tidak ada prajurit lain yang terlibat pembantaian My Lain yang didakwa oleh pengadilan militer. Calley yang divonis hukuman kurung seumur hidup kemudian mendapat pengampunan dari Presiden Richard Nixon. Namun pembantaian My Lai kemudian mengubah animo warga dan memicu aksi demonstrasi anti perang di Amerika Serikat.








Credit  DW




Vedemosti: Tarik Pasukan, Putin Takut Perang Vietnam Terulang


Vedemosti Tarik Pasukan Putin Takut Perang Vietnam Terulang
Tentara AS saat Perang Vietnam (kiri) dan tentara Rusia di Suriah (kanan). | (Getty/Reuters)

MOSKOW - Keputusan Presiden Rusia, Vladimir Putin, menarik sebagian pasukannya dari Suriah karena takut terjebak dalam perang berlarut-larut seperti Perang Vietnam dan Perang Afghanistan. Demikian laporan surat kabar Rusia, Vedemosti.

Keputusan Putin itu telah ditindaklanjuti militernya dengan memulangkan sebagian pesawat-pesawat jet tempur Rusia dari pengkalan udara Khemeimim, di Latakia, Suriah.

Surat kabar Vedemosti melaporkan bahwa Kremlin tidak ingin mengambil risiko terulangnya Perang Vietnam dan Perang Afghanistan. Kremlin juga disebut merahasikan “bargaining” dengan Barat atas keputusan menarik pasukan Rusia dari Suriah.

Meski demikian, Rusia belum berencana menarik sistem rudal pertahanan udara S-400 yang ditempatkan di Suriah untuk membela rezim Presiden Suriah, Bashar Al-Assad.

Analis politik Andrei Kortunov, mengatakan kepada surat kabar tersbeut, bahwa penarikan pasukan Rusia akan mengecewakan orang-orang yang berpikir bahwa Moskow bertanggung jawab untuk melanggengkan kekuasaan rezim Assad.

Sedangkan posisi resmi adalah bahwa pasukan ditarik dengan persetujuan Bashar Al-Assad, versi lain yang tidak dapat dikesampingkan, yaitu bahwa Assad terlalu keras kepala dan beberapa pernyataannya dalam proses (perundingan) Jenewa dipertanyakan,” kata Kortunov, yang dilansir semalam (15/3/2016).

Sementara itu, pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan kepada surat kabar Kommersant ,bahwa keputusan Putin itu sejatinya bukan tiba-tiba. Tapi, telah dibahas beberapa kali di Kementerian Pertahanan Rusia.

Yury Barmin dari Dewan Rusia untuk Urusan Internasional mengatakan bahwa penarikan pasukan Rusia itu terkait dengan perundingan damai Jenewa awal dari dua putaran yang berlangsung.

Dia mengatakan keputusan awal akan diambil oleh Rusia bersama-sama dengan Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi.”Salah satu syarat adalah mulai menarik pasukan Rusia dari Suriah,” katanya.

Moskow dijanjikan sesuatu sebagai imbalan, tapi itu adalah langkah berisiko,” lanjut dia.

Sementara itu, situs analisis geopolitik Stratfor, menyatakan bahwa belum jelas manfaat yang dinikmati Moskow dengan menarik pasukannya dari Suriah. Sebaliknya, analisi itu mencurigai ada “grand bargaining” antara Rusia dan kekuatan asing terkait negosiasi di Jenewa.

Tentu saja, bisa jadi bahwa Putin sangat melebih-lebihkan pentingnya penarikan, yang mungkin tidak secara signifikan mengubah tindakan Rusia di Suriah,” tulis Stratfor.


Credit Sindonews