Rabu, 25 Februari 2015

Australia Isyaratkan Beli Drone AS





rone jenis Reaper lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Creech di Nevada, Amerika Serikat.

CANBERRA  (CB) - Australia mengisyaratkan tengah mempertimbangkan pembelian pesawat tak berawak atau drone bersenjata buatan Amerika Serikat (AS). Jenis drone ini serupa dengan yang digunakan dalam perang melawan pemberontak di Afghanistan dan Suriah. Isyarat meretas kala Canberra mengumumkan bahwa militer mereka mulai menguji terbang barisan drone baru.

Pemerintah konservatif Australia pada Senin menyatakan Angkatan Udara (AU) mereka mulai melatih awak dan staf pendukung drone MQ-9 ‘Reaper’ di AS. Pemberitahuan muncul hanya beberapa hari, sesudah Washington mengaku akan mengizinkan penjualan drone ke para sekutu militernya.

“Merupakan suatu pengabaian, jika Australia tak melanjutkan pengembangan teknologi ini demi menjamin kami memperoleh manfaat besar dari sistem udara tak berawak, sekaligus perlindungan terbaik bagi tentara kami dalam operasi-operasi di masa depan,” kata Darren Chester, penanggung jawab kebijakan (junior minister) yang melapor langsung ke Menteri Pertahanan Australia Kevin Andrews.
Petinggi AS pekan silam memaparkan, kebijakan baru bermaksud memberikan lebih banyak kontrol bagi AS terkait keberadaan dan bagaimana drone bersenjata dioperasikan.

Kebijakan mewajibkan negara-negara yang berniat membeli drone menjamin AS, bahwa mereka tak akan menggunakan perangkat canggih tersebut untuk keperluan pengintaian ilegal. Selain itu, keberadaan drone terikat dengan hukum kemanusiaan internasional dan bahwa pesawat tak berawak digunakan untuk tujuan-tujuan sah.

Permohonan akan dikabulkan berdasarkan kasus per kasus. Sejauh ini, AS sudah menjual beberapa drone ke Inggris. Sedangkan Italia telah lama memohon izin penggunaan sistem persenjataan yang sama.
Marsekal Udara Geoff Brown, kepala AU Australia yang skalanya cenderung kecil tetapi terhitung canggih, tahun silam mengaku ingin membeli beberapa Reaper. Drone ini dirakit General Atomics.

Chester sendiri tak menyatakan apakah Canberra bakal membeli jenis Reaper. Ia tak juga mengungkap bagaimana Australia ingin mengoperasikan drone buatan AS itu. Hanya saja, Chester menekankan masalah keamanan maritim serta operasi antipembajakan, yang barangkali membutuhkan kemampuan drone.
Beroperasi dari teritori Australia di Samudra Hindia, Reaper berpeluang menjangkau wilayah Indonesia serta jalur perdagangan strategis di sekitar Selat Malaka.


Credit indo.wsj.com

Putin: Tak Akan Ada Perang Rusia-Ukraina




Putin: Tak Akan Ada Perang Rusia-Ukraina
Seorang tentara berdiri di dekat kendaraan tempur milik kelompok separatis Republik Rakyat Donetsk, kemarin. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan, konflik yang terjadi di Ukraina tidak akan berujung pada peperangan, meski saat ini gencatan senjata yan
MOSCOW (CB) - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, perang antara Rusia dan Ukraina tidak mungkin terjadi. Dia memastikan situasi konflik yang terjadi saat ini tidak akan berujung peperangan.

Putin juga menilai pertemuan dengan menteri luar negeri Prancis dan Jerman soal konflik di Timur Ukraina tak perlu dilakukan lagi. Pernyataan Putin tersebut disampaikan ketika wawancara dengan stasiun televisi swasta Rusia. Putin menerangkan tidak akan ada skenario perang jika kesepakatan Minsk yang berisi persetujuan gencatan senjata dipatuhi.

Putin menilai jika kedua belah pihak melakukan gencatan dengan benar, secara bertahap situasi akan kembali normal. Menanggapi gagalnya gencatan senjata yang disepakati pada 12 Februari lalu, Putin percaya sampai saat ini belum ada ancaman perang yang nyata. “Tak seorang pun menginginkan konflik di tepi Eropa, terutama konflik bersenjata.

Saya berpikir skenario perang sepertinya tidak mungkin terjadi, dan saya harap hal itu tidak akan pernah terjadi,” kata Putin dikutip BBC. Pernyataan ini muncul setelah pemberontak pro-Rusia menguasai Pelabuhan Mariupol dan terus menyerang posisi pasukan pemerintah Ukraina. Kondisi ini memicu kekhawatiran Eropa tentang nasib gencatan senjata Rusia-Ukraina yang didukung PBB. Permusuhan terus berlanjut karena kedua belah pihak belum bersedia menanggalkan senjatanya.

Pihak Ukraina mengaku masih akan melakukan serangan dan belum berencana menarik senjata. Namun, jumlah serangan sudah diturunkan. Komandan Militer Ukraina Kolonel Valentyn Fedichev menerangkan, jumlah serangan di zona konflik umumnya menurun. Dia juga mengaku pasukan pemerintah Ukraina masih ditembaki sebanyak 27 kali terhitung sejak Minggu, yang menewaskan dua tentara dan melukai 10 warga Ukraina.

Para pejabat lain mengatakan bahwa para pemberontak pro-Rusia juga menembakkan mortir ke Kota Shyrokine yang berdekatan dengan Mariupol. Serangan ini dipercaya merupakan bentuk provokasi pasukan pro-Rusia agar gencatan senjata dilanggar Ukraina. “Pejuang pro-Rusia tidak menghentikan upayanya untuk menyerang posisi kami di Kota Shyrokine dan daerah Mariupol,” terang Fedichev.

Kiev juga menuduh Rusia mengirimkan 20 tank menuju Mariupol dan melakukan dua serangan tank pada Minggu (22/2) ke kota yang berisi setengah juta penduduk tersebut. Selain di Mariupol, ketegangan juga terjadi di Kota Kharkiv. Kota di sebelah timur Ukraina ini berkecamuk setelah mengalami ledakan bom yang menewaskan tiga warga sipil. Konflik bersenjata ini pun mengundang keprihatinan.

Barat mengancam akan memperberat sanksi terhadap Rusia jika gencatan senjata gagal terlaksana, terutama setelah pemberontakpro- Rusia merebutkota strategis Debaltseve pekan lalu. Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) yang bertugas mengawasi gencatan senjata akan memastikan gencatan senjata berjalan lancar, terutama di kota-kota penting seperti Mariupol dan Debaltseve.

Untuk memuluskan rencana ini, pertemuan akan kembali dilakukan dengan melibatkan para menteri luar negeri Ukraina, Rusia, Jerman, dan Prancis yang dijadwalkan berlangsung Selasa (24/2) waktu setempat. Pertemuan tersebut akan fokus membahas pelaksanaan gencatan senjata. Namun, beberapa sumber dari Ukraina meragukan adanya kesepakatan mengingat situasi sudah banyak berubah.

Awal Februari lalu, Jerman dan Prancis menjadi penengah dalam perjanjian gencatan senjata di Minsk, Belarusia, yang disahkan Dewan Keamanan PBB. Sayangnya, kesepakatan gencatan senjata tersebut belum mampu menghentikan serangan bersenjata. Sampai saat ini, kedua belah pihak yang bertikai hanya mematuhi satu poin perjanjian, yakni pertukaran tawanan.

Pada akhir pekan lalu, ada pertukaran sekitar 200 pejuang. “Serangan di Mariupol jelas merupakan sebuah pelanggaran perjanjian. Ini membuat kami khawatir bahwa masih belum ada gerakan komprehensif dalam gencatan senjata,” jelas juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert.




Credit  SINDOnews

Eksekusi Tak Ganggu Hubungan Militer Indonesia-Australia


Dua anggota Bali Nine asal Australia akan segera dieksekusi.

Eksekusi Tak Ganggu Hubungan Militer Indonesia-Australia
Jenderal Moeldoko dan Laksamana Madya Ade Supandi. (Dokumentasi Puspen TNI )
 
CB - Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan persiapan eksekusi mati tahap kedua hanya tinggal menghitung hari saja. Berbagai persiapan kini hampir final. Pengamanan juga disiapkan dari kepolisian dan juga TNI.

Karena eksekusi hampir pasti di Pulau Nusakambangan, maka TNI AL juga telah menawarkan untuk mendukung pengamanan, baik itu ketika pemindahan maupun saat eksekusi.

"Belum mendapat perintah, nanti kita tunggu perintah dari Panglima TNI," kata Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi, dalam suatu acara di Markas Komando Armada Barat, Jalan Gunung Sahari 67 Jakarta Pusat, Rabu 25 Februari 2015.

Ade mengaku tidak memiliki wewenang untuk pengerahan kekuatan seperti pasukan dan persenjataan. Namun dia siap jika harus mengamankan eksekusi terpidana Bali Nine.

Terkait hubungan antara AL Australia dengan AL Indonesia, Ade mengungkapkan tidak ada masalah. Meskipun pemerintah akan mengeksekusi dua warga Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, kebijakan itu sama sekali tidak memengaruhi hubungan mereka.

"Hubungan dengan (AL) Australia enggak ada masalah. Berkaitan dengan hal lain, kita ada evaluasi, dan nanti saya juga akan bertemu dengan KSAL-nya Australia untuk membicarakan berbagai agenda yang telah disepakati sebelumnya," ujar Ade.



Credit  VIVA.co.id

AS Tuduh Iran Bantu Pemberontak Houti Duduki Yaman

AS Tuduh Iran Bantu Pemberontak Houti Duduki Yaman
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menilai secara tidak langsung Iran turut bertanggung jawab atas kacaunya situasi di Yaman saat ini. Foto Reuters
WASHINGTON (CB) - Amerika Serikat (AS) menuduh Iran memberikan bantuan kepada pemberontak Houti yang saat ini menduduki ibukota Yaman, Sanaa. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menilai secara tidak langsung Iran turut bertanggung jawab atas kacaunya situasi di Yaman saat ini.

"Pemerintah Iran telah memberikan kontribusi kepada pemberontak Houti untuk meruntuhkan pemerintahan yang ada di Yaman saat ini," ucap Kerry saat berbicara dihadapan Kongres AS, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (25/2/2015).

Namun, Kerry juga menyebut Iran cukup kaget dengan perkembangan terbaru yang terjadi di Sanaa saat ini, dimana akibat pemberontakan Houti Yaman saat ini tidak memiliki pemimpin. Buntut dari pemberontakan Houti menyebabkan mundurnya Presiden dan Perdana Menteri Yaman.

"Para pemimpin Iran nampaknya terkejut dengan perkembangan terbaru di negara teluk tersebut. Oleh karena itu mereka saat ini turut mendorong adanya diskusi nasional untuk menyelesaikan konflik di sana," Kerry menambahkan.

Houti berhasil menduduki Sanaa sejak September 2014 lalu, dan berhasil mengambil alih istana kepresidenan Yaman pada awal tahun. Kondisi di Yaman sendiri saat ini semakin keruh, paska mantan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi menarik kembali pengunduran dirinya.

Tindakan yang diambil Hadi ini dinilai oleh Houti semakin menambah buruk kondisi politik di Yaman. Houti menilai Hadi memiliki maksud terselubung di balik keputusannya untuk menarik pengunduran dirinya, dan kembali menjabat sebagai Presiden Yaman.




Credit SINDOnews

Iran Pamerkan Pesawat Jet Baru


Iran Pamerkan Pesawat Jet Baru
Iran Pamerkan Pesawat Jet Baru (Foto:FNA News)

TEHERAN (CB) – Iran memamerkan pesawat jet tempur jenis F-14 yang telah mereka modifikasi dalam sistem pertahanan negaranya.
“Pesawat ini memiliki sistem radar yang canggih dan mampu bertarung di udara dengan cepat. Selain itu, pesawat ini dilengkapi rudal yang mematikan,” ujar Juru Bicara Militer Iran, Kolonel Asqar Shafiyee, seperti dilansir FNA News, Selasa (24/2/2015).
Pesawat ini merupakan hasil pengembangan teknologi militer Iran dalam memodifikasi F-14. Iran masih terkena embargo militer dari Amerika Serikat (AS) dan harus mampu menciptakan peralatan tempurnya sendiri.
Iran kini, tengah memproduksi sebuah jet tempur yang diberi nama Saeqeh 2, pesawat ini merupakan modifikasi dari pesawat Thunderbolt 2.
Pesawat ini diklaim mampu bertempur dengan pesawat musuh dalam jarak jauh. Kemampuan teknolgi Iran dalam memodifikasi pesawat menjadai perhatian serius negara-negara di Timur Tengah.
Hal ini dikarenakan Iran merupakan salah satu kekuatan militer terbesar di kawasan Timur Tengah. Selain itu, Iran juga masih berkonflik dengan AS dan Israel khususnya mengenai program nuklirnya.



Credit  Okezone

Dokumen Mossad Bocor, Netanyahu Ternyata Bohong Soal Proyek Nuklir Iran



 TANPA BUKTI: Di PBB, pada 27 September 2012 PM Benjamin Netanyahu menggambarkan garis merah dalam diagram sebagai program nuklir Iran yang sangat berbahaya. (Mario Tama/The Guardian)



JERUSALEM (CB) – Program nuklir Iran ternyata tidak semengerikan yang selama ini diberitakan media Barat. Atau, yang dipaparkan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dalam forum PBB 2012 lalu. Fakta itu terungkap dari dokumen rahasia Mossad, biro intelijen Israel, yang diwartakan The Guardian dan Al-Jazeera.
’’Saat ini, Iran tidak berada pada tahap yang membahayakan atau melakukan aktivitas yang mengacu pada proses produksi senjata,’’ terang surat kabar asal Inggris dan Qatar itu mengutip laporan Mossad, Senin lalu (23/2). Biro intelijen Israel itu lantas melaporkan hasil temuannya kepada pemerintahan Netanyahu. Tapi, sepekan kemudian, pemimpin 65 tahun itu justru memaparkan hasil berbeda.
Di markas besar PBB di Kota New York, Amerika Serikat (AS), Netanyahu justru menyatakan bahwa Negeri Para Mullah itu sedang berusaha menciptakan bom. Sambil menggambar diagram bom kartun, politikus yang akrab disapa Bibi itu menyebut Iran bakal bisa memproduksi bom nuklir dalam waktu satu tahun. Ketika itu, pernyataan Netanyahu tersebut langsung memancing kritik Barat terhadap Iran.
Padahal, Mossad tidak pernah menyebut Iran sebagai ancaman serius bagi Israel. Terutama, terkait program nuklir kontroversial Negeri Persia tersebut. Sebab, sesuai pengakuannya, Teheran memang tidak berniat memproduksi bom atom melalui program nuklirnya. Seluruh rangkaian program nuklir mereka ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sipil, bukan militer.
Kemarin salah seorang pejabat Israel mengatakan bahwa laporan Mossad dan pemaparan Netanyahu di hadapan negara-negara anggota PBB itu sudah sinkron. ’’Tidak ada yang perlu dipertanyakan lagi,’’ papar pejabat yang merahasiakan namanya tersebut. Dokumen rahasia bertahun 2012 itu bocor menjelang pidato Netanyahu di hadapan Kongres AS tentang program nuklir Iran akhir bulan ini.

Credit Jawapos.com




Soal Agresor Dunia, Rusia dan Amerika Saling Tuduh

Soal Agresor Dunia, Rusia dan Amerika Saling Tuduh
Menlu Rusia, Sergei Lavrov, di forum DK PBB. AS dan Rusia saling sindir sebagai agresi dunia. Foto Reuters.
NEW YORK (CB) - Rusia dan Amerika Serikat (AS) saling tuduh soal label sebagai negara yang jadi agresor dunia. Aksi saling tuduh itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, berbicara di pertemuan khusus Dewan Keamanan PBB.

Lavrov, semula menuding negara-negara Barat berusaha mendominasi dan memaksakan ideologinya ke seluruh dunia, terutama di negara-negara Timur Tengah yang jadi korban invasi. Lavrov tidak menyebut AS, namun Duta Besar AS untuk PBB, Samantha Power merasa tersindir.

Lavrov mengtakan, pelanggaran prinsip-prinsip Piagam PBB telah merajalela.”Khususnya soal kesetaraan kemerdekaan dan kedaulatan negara, dengan tidak mencampuri urusan dalam negeri mereka,” sindir Lavrov mengacu pada intervensi Barat di Suriah, Libya dan Irak.

”Semua ini adalah hasil dari upaya untuk mendominasi urusan global, untuk memerintah semua, di mana-mana,” kata Lavrov. ”Bagi mereka yang tidak ingin ‘bermain bola’, ada berbagai metode, termasuk perubahan rezim, termasuk dukungan terbuka untuk kudeta negara yang sah secara konstitusional di Ukraina tahun lalu,” lanjut dia, seperti dilansir Reuters, Selasa (24/2/2015).

Sementara itu, Dubes AS untuk PBB, Samantha Power, menyebut Rusia muanfik. Dia menyarankan pada Rusia untuk lebih menghargai kedaulatan negara dan keutuhan wilayah negara lain.

”Rusia hari ini adalah melatih, mempersenjatai, mendukung dan berjuang bersama separatis brutal yang merebut wilayah Ukraina. Itu pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan serangan terhadap kedaulatan tetangganya itu,” kata Samantha.

Menteri Luar Negeri Lithuania, Linas Antanas Linkevicius, ikut-ikutan mengkritik Lavrov. ”Dari Ukraina timur ke Moldova Transnistria, ke Georgia Abkhazia dan Ossetia selatan, ada campur tangan Rusia dalam urusan kedaulatan negara-negara tetangga,” ujarnya. ”Untuk tahun sekarang, Ukraina telah diserang oleh pasukan komando Rusia dan tentara bayaran.”


Credit  SINDOnews

Penenggelaman Lumrah Dilakukan, Media Australia Tak Bersuara


Penenggelaman Lumrah Dilakukan, Media Australia Tak Bersuara (ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)
 
Jakarta, CB -- Selama 10 tahun terakhir, Pemerintah Australia telah menenggelamkan 1.200 kapal ilegal asal Indonesia. Artinya dalam setahun rata-rata ada sekitar 120 kapal berbendera Indonesia ditenggelamkan di Australia namun luput dari pemberitaan media massa.

Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Sudirman Saad mengatakan kabar penenggelaman kapal memang sengaja tidak pernah diembuskan oleh media-media di Australia.

“Selama ini tidak pernah diembuskan oleh media lokal maupun media Australia. Sebab penenggelaman kapal di Australia sudah menjadi hal yang umum bagi penegakan hukum keamanan laut di Australia,” ujar Sudirman di Jakarta, Selasa (24/2).

Di Indonesia sendiri, hukuman menenggelamkan kapal bagi pelaku penangkapan ikan secara ilegal sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti menjadi Menteri yang paling gencar menerapkan hukuman penenggelaman. Tercatat sejak Januari 2015, terdapat 22 kapal yang ditangkap dan terbukti melakukan illegal fishing dan kini siap untuk ditenggelamkan.
Pelanggaran yang dibuat pun bermacam-macam, PSDKP mencatat beberapa pelanggaran yang menyebabkan kapal-kapal tersebut harus diseret ke Pengadilan dan menunggu untuk ditenggelamkan antara lain:

- Melakukan penangkapan ikan tanpa dokumen izin (SIPI/SIKPI) yang lengkap,
- Melakukan pengangkutan dan pendaratan ikan dari negara lain tanpa dilengkapi Sertifikat Kesehatan Perikanan,
- Melakukan kegiatan penangkapan ikan secara massal dan menggunakan ABK asing padahal kapal berbendera Indonesia.

Credit  CNN Indonesia

Meru Betiri, Taman Nasional dan Surga untuk Petualang


Meru Betiri, Taman Nasional dan Surga untuk Petualang  
Taman Nasional Meru Betiri. (Dok. http://merubetiri.com/)
 
 
Jakarta, CB -- Meru Betiri merupakan salah satu taman nasional terbaik di Pulau Jawa dengan luas 58 ribu hektar. Taman nasional ini terdiri dari lima vegetasi, yaitu hutan pantai, hutan mangrove, hutan rawa, hutan rheophyte, dan hutan hujan dataran rendah. Maka, tak berlebihan rasanya jika tempat ini memiliki slogan ‘Home of Biodiversity.’

Taman Nasional Meru Betiri terletak di pesisir selatan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Nama Meru Betiri diambil dari nama gunung yang ada di dalam kawasan Taman Nasional ini yaitu Gunung Meru dan Gunung Betiri.

Tak hanya menyaksikan keagungan Tuhan lewat pemandangan indah yang memanjakan mata, di Meru Betiri Anda pun dapat menyaksikan langsung kehidupan satwa-satwa liar yang dibiarkan bebas.

Taman ini merupakan rumah terakhir untuk habitat harimau loreng Jawa (Panthera tigris sondaica). Harimau loreng Jawa merupakan salah satu satwa yang dilindungi karena sudah hampir punah.

Selain itu, ada juga 29 jenis mamalia dan 180 jenis burung, yang semuanya termasuk satwa yang dilindungi pula. Satwa-satwa tersebut di antaranya adalah penyu lekang/ridel, banteng, monyet ekor panjang, harimau Jawa, macan tutul, ajag, bajing terbang ekor merah, dan merak. Ada juga penyu belimbing, penyu sisik, penyu hijau, kucing hutan, rusa, elang, dan masih banyak lagi.

Seperti slogannya ‘Home of Biodiversity’, di Meru Betiri juga ada berbagai macam jenis flora yang dilindungi, seperti Balanhopora fungosa yaitu tumbuhan jenis parasit yang hanya terdapat di sekitar Teluk Hijau dan Bandealit.

Sebanyak 293 jenis tumbuhan yang ada di taman nasional ini, antara lain, bunga raflesia, bakau, bungur, pulai, bendo, api-api, waru, nyamplung, rengas, dan beragam tumbuhan obat-obatan.

Taman Nasional Meru Betiri pun bisa menjadi lokasi yang sempurna bagi para petualang alam bebas. Ada beragam kegiatan yang dapat Anda lakukan di Taman Nasional Meru Betiri, seperti jungle tracking maupun hiking. Rutenya melalui trans Bandealit - Teluk Meru (menginap - Teluk Permisan (menginap) - Sukamade dengan waktu tempuh 2 hingga 3 hari.

Di Sukamade, Anda menemukan habitat penyu bertelur yang naik ke pantai serta pelepasan tukik ke alam liar setelah menetas. Jenis penyu yang dapat Anda lihat adalah penyu belimbing, penyu sisik, dan penyu lekang (ridel). Anda juga bisa menemukan monyet dan lutung hitam di pinggir hutan yang berbatasan dengan perkebunan karet. Sebelum Anda berkunjung ke Sukamade Anda akan melihat pemandangan perkebunan karet dan kakao yang sangat jarang ditemukan di dunia.

Sementara itu, di Rajegwesi ada desa konservasi dan wisata bahari. Anda dapat menghabiskan waktu untuk berwisata budaya di sini karena ada nelayan tradisional. Anda juga bisa berenang di pantai yang masih alami.

Di Rajegwesi Anda juga Teluk Hijau dan Teluk Damai yang terletak tidak jauh dari pantai Rajegwesi. Di Bandealit, selain berenang, Anda juga bisa berkano. Ada pula tempat penangkaran rusa atau melihat habitat Rafflesia zollingeriana di blok Krecek. Sempurnakan perjalanan Anda dengan berkunjung ke Goa Jepang di Bandealit.

Credit  CNN Indonesia

Indonesia kuasai 40 persen cadangan geothermal dunia


Indonesia kuasai 40 persen cadangan geothermal dunia
(ANTARA FOTO/Andika Wahyu) 
 
 
Jakarta (CB) - Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGE) Rony Gunawan mengatakan, Indonesia mempunyai 40 persen cadangan geothermal dunia.

"Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk mengembangkan energi geothermal untuk menjawab kebutuhan energi nasional dan dunia," kata Rony di Jakarta, Selasa, dalam sebuah workshop media.

Ia menjelaskan, berbeda dari energi fosil seperti minyak bumi dan batu bara, energi geothermal atau panas bumi dapat diperbarui dengan cara menjaga kandungan air yang berinteraksi dengan panas dari bumi.

"Walaupun Indonesia mempunyai potensi terbesar di dunia, namun pemanfaatannya masih sangat rendah,  baru sekitar lima persen," kata dia.

Menurut Rony, potensi geothermal harus terus digali karena Indonesia bertemperatur tinggi.

"Ini dikarenakan Indonesia terletak dalam jalur tumbukan antara Lempeng Samudra Australia dan Lempeng Benua Asia," ujar dia.

Berdasarkan data PGE, ada 312 lokasi sebaran potensi geothermal di seluruh Indonesia.

Total energi potensi sumber daya sebesar 12.386 megawatt dan energi potensi cadangan 16.524 megawatt dengan potensi geothermal baru terpasang sebesar 1.403,5 megawatt.

Geothermal adalah energi yang dihasilkan dari interaksi panas batuan dengan air yang mengalir di sekitarnya. Interaksi ini menghasilkan uap atau air panas yang dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan listrik.

Credit  ANTARA News

Pesawat tempur Turki bertabrakan, empat pilot gugur

Pesawat tempur Turki bertabrakan, empat pilot gugur
Ilustrasi--Pesawat tempur milik Turki berjajar untuk lepas landas. (REUTERS/Umit Bektas)
 
 
Ankara (CB) - Dua pesawat tempur Turki yang sedang menjalani latihan di Provinsi Malatya, di bagian tengah negara itu, bertabrakan pada Selasa, menewaskan semua empat awaknya, kata militer.

Kontak terputus dengan pesawat pengintai RF-4E setelah mereka tinggal landas dari pangkalan udara Malatya pada Selasa malam untuk latihan pada malam hari, menurut satu pernyataan di laman Kepala Staf Gabungan.

"Operasi pencarian segera dimulai. Pada pukul 20.45 puing-puing kedua pesawat ditemukan dan sayangnya empat pilotnya telah gugur," tambah pernyataan itu. Sejauh ini belum diberikan alasan-alasan bagi kecelakaan tersebut.

Pesawat-pesawat tersebut jatuh di distrik Akcadang, lebih 150 kilometer sebelah utara perbatasan Suriah, kata satu sumber militer kepada kantor berita Reuters.

Turki memiliki angkatan bersenjata terbesar kedua dalam NATO dan dalam beberapa tahun terakhir jet-jet tempurnya memainkan peran aktif dalam patroli di perbatasan dengan Irak dan Suriah, dua negara tetangganya. Pada 2012 angkatan udara Suriah menembak jatuh satu pesawat tempur F-4 di Laut Tengah.


Credit  ANTARA News

Soal Eksekusi Mati, Jokowi Ditelepon Tiga Kepala Negara





JAKARTA, CB — Presiden Joko Widodo mengaku ditelepon oleh tiga kepala negara terkait eksekusi mati sejumlah terpidana di Indonesia. Meski demikian, Jokowi tidak menjelaskan detail apa yang ia bicarakan dengan tiga kepala negara tersebut.
Jokowi hanya mengungkapkan bahwa salah satu kepala negara yang menghubunginya adalah Presiden Brasil Dilma Rousseff. Ia mengatakan, Dilma menghubunginya sebelum terjadinya insiden ditolaknya surat kepercayaan Duta Besar Indonesia untuk Brasil, Toto Riyanto.
"Iya. Masalah hukuman mati ada telepon dari Presiden Brasil. Presiden Perancis kemarin juga (menelepon), kemudian dari Belanda juga," kata Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/2/2015).
Presiden Brasil Dilma Rousseff menunda secara mendadak penyerahan credential Duta Besar RI untuk Brasil kepada Toto. Pembatalan penyerahan tersebut terjadi pada saat Toto sudah berada di Istana Kepresidenan bersama dubes-dubes lain.
Hal ini terjadi di tengah pertentangan eksekusi seorang warga Brasil di Indonesia dan rencana hukuman mati warga kedua dalam waktu dekat. Dari enam terpidana yang dieksekusi mati pada Januari lalu, terdapat warga negara Brasil bernama Marco Archer.
Sementara itu, satu warga Brasil dijadwalkan dieksekusi mati di Indonesia atas dasar pelanggaran hukum yang sama.
Presiden Jokowi tidak bisa menerima tindakan Dilma. Presiden menginstruksikan Toto kembali ke Tanah Air.
"Masalah Brasil kenapa saya tarik (dubes) karena ini adalah masalah kehormatan negara, kehormatan bangsa. Kenapa saya tarik? Karena buat saya itu masalah besar," kata Jokowi.
Jokowi mengaku dirinya tidak dapat menerima ketika proses hukum yang berlaku di Indonesia diintervensi oleh negara lain. Bagi Jokowi, hukum positif di Indonesia harus dihargai oleh semua pihak.
"Jangan ada yang intervensi masalah eksekusi mati karena itu adalah kedaulatan hukum kita, kedaulatan politik kita," ujarnya.




Credit  KOMPAS.com

Jokowi Anggap Insiden di Brasil Masalah Besar soal Kehormatan Negara


BBC
Dilma Rousseff yakin para pengunjung akan puas dengan pelayanan Brasil selama Piala Dunia.

JAKARTA, CB — Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa penarikan Duta Besar Indonesia untuk Brasil, Toto Riyanto, adalah sebuah respons keras dari perlakuan tidak patut yang dilakukan Presiden Brasil Dilma Rousseff.
Menurut Jokowi, Dilma tidak sepatutnya menunda upacara penyerahan surat mandat Duta Besar RI untuk Brasil.
Jokowi mengaku mendapat informasi tentang insiden di Brasil dari Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi pada Jumat (20/2/2015) malam. Pada saat itu juga, Jokowi memerintahkan agar Toto ditarik kembali ke Tanah Air.
"Masalah Brasil kenapa saya tarik (dubes) karena ini adalah masalah kehormatan negara, kehormatan bangsa. Kenapa saya tarik? Karena buat saya itu masalah besar," kata Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/2/2015).
Jokowi mengaku dirinya tidak dapat menerima ketika proses hukum yang berlaku di Indonesia diintervensi oleh negara lain. Bagi Jokowi, hukum positif di Indonesia harus dihargai oleh semua pihak.
"Jangan ada yang intervensi masalah eksekusi mati karena itu adalah kedaulatan hukum kita, kedaulatan politik kita," ujarnya.
Presiden Brasil Dilma Rousseff menunda secara mendadak penyerahan credential Duta Besar RI untuk Brasil kepada Toto. Pembatalan penyerahan tersebut terjadi pada saat Toto sudah berada di Istana Kepresidenan bersama dubes-dubes lain.
Hal ini terjadi di tengah pertentangan eksekusi seorang warga Brasil di Indonesia dan rencana hukuman mati warga kedua dalam waktu dekat. Dari enam terpidana yang dieksekusi mati pada Januari lalu, terdapat warga negara Brasil bernama Marco Archer.
Sementara itu, satu warga Brasil dijadwalkan dieksekusi mati di Indonesia atas dasar pelanggaran hukum yang sama.


Credit  KOMPAS.com

Selasa, 24 Februari 2015

Prajurit Kopassus TNI AD harus bebas narkoba


Prajurit Kopassus TNI AD harus bebas narkoba
Ilustrasi _ Sejumlah prajurit Kopassus TNI AD mengikuti defile disela-sela upacara peringatan HUT ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, Jatim. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
... diminta komandan Kopassus TNI AD secara mendadak untuk mengetes urin...
Jakarta (CB) - Komandan Komando Pasukan Khusus TNI AD, Mayor Jenderal TNI Doni Monardo, mengajak seluruh prajuritnya memerangi penyalahgunaaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

"Satuan Kopassus TNI AD merupakan satuan yang dibanggakan bangsa dan negara. Prajurit Kopassus TNI AD harus bebas dari narkoba," kata Monardo, di Jakarta, Selasa.

Senin kemarin, lebih dari 1.000 prajurit Kopassus TNI AD diuji urinnya oleh Badan Narkotika Nasional DKI Jakarta. "Alhamdulillah ,1300 personel Kopassus TNI AD yang ikut tes urine hasilnya negatif," kata dia. Monardo juga diuji urinnya.

Bukan cuma personel militer di Kopassus TNI AD yang diperiksa urin, melainkan juga semua PNS-nya. 

Kepala BNN DKI, Brigadir Jenderal Polisi Ali Johardi, mengatakan, langkah Kopassus TNI AD menguji urin kepada personelnya merupakan strategis melawan kejahatan penyalahgunaan narkoba.

"Saya datang ke markas komando ini diminta komandan Kopassus TNI AD secara mendadak untuk mengetes urin," katanya.

"Kita mulai dari diri kita sendiri untuk tidak berurusan dengan narkoba maka permasalahan bangsa ini akan beres," ujarnya.


Credit  ANTARA News

Jelang Eksekusi Mati, Kapal TNI AL Patroli di Nusakambangan


Jelang Eksekusi Mati, Kapal TNI AL Patroli di Nusakambangan
Sebuah kapal terlihat saat aparat kepolisian dari Polres Cilacap melakukan pengamanan di pintu masuk Dermaga Wijayapura, Cilacap, 17 Januari 2015. TEMPO/Aris Andrianto


CB, Cilacap - Kapal Serayu milik TNI Angkatan Laut bersandar di Dermaga Sleko, Cilacap, Jawa Tengah menjelang eksekusi mati di Pulau Nusakambangan. Kapal ini akan melakukan patroli di perairan Nusakambangan. Nusakambangan merupakan pulau terluar yang paling dekat dengan Australia, negara asal terpidana mati Bali Nine.

"Ada atau tidak ada pelaksanaan eksekusi mati, kami selalu siap untuk mengamankan perairan nusakambangan," kata Pejabat Sementara Komandan Kapal Angkatan Laut Serayu, Letnan Dua Arief Wibowo, Selasa, 24 Februari 2015. Ia mengatakan, patroli yang dilakukan di perairan Nusakambangan dilaksanakan setiap hari.

Kapal Serayu biasa mengangkut 15 personel anggota TNI Angkatan Laut. Selain Kapal Serayu, pengamanan juga diperkuat dengan Kapal Angkatan Laut Majeti yang berawak empat anggota. Menjelang eksekusi nanti, KAL Serayu akan melakukan patroli di perairan Nusakambangan, Cilacap.

Saat ini, pengawasan di wilayah perairan Nusakambangan, anggota TNI AL bersiaga selama 24 jam di Dermaga Sleko. Dengan demikian, kesiapan petugas keamanan akan terus meningkat seiring mendekati pelaksanaan eksekusi mati gelombang kedua di Pulau Nusakambangan.

Sebelumnya, Panglima TNI menginstruksikan kepada segenap jajarannya untuk melakukan pengamanan menjelang eksekusi gelombang kedua yang juga termasuk di dalamnya, duo Bali Nine, yakni Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Selain di laut, pengelola Bandar Udara Tunggul Wulung, Cilacap, juga sudah siap melayani proses pemindahan para terpidana mati. "Kami siap tapi sampai saat ini, kami belum dapat informasi (soal pemindahan terpidana mati)," kata Kepala Bandara Tunggul Wulung Olivar Sibat.

Ia mengatakan jika pemindahan dua terpidana mati itu menggunakan pesawat carter biasanya akan ada pemberitahuan satu hari sebelum kedatangan. Menurut dia, informasi tersebut diperlukan untuk menyiapkan tempat parkir bagi pesawat carter yang akan mendarat di Bandara Tunggul Wulung. "Tempat untuk parkir harus ATC (Air Traffic Control) kita yang menentukan. Kalau di luar Bandara Tunggul Wulung, kami enggak tahu," katanya.

Ia mengatakan sebanyak 24 pesawat latih milik lima sekolah penerbangan parkir di Bandara Tunggul Wulung.
Credit TEMPO.CO

TNI AL turut sumbang penyempurnaan SOP SAR gabungan

Jakarta (CB) - SAR gabungan multi matra TNI, Badan SAR Nasional, dan unsur militer luar negeri serta kalangan sipil nasional terlibat dalam musibah AirAsia QZ8501 di Selat Karimata lalu memberi banyak pelajaran penting.

TNI AL, Badan SAR Nasional, bersama pemangku kepentingan lain dalam operasi SAR gabungan ini akan duduk bersama untuk membahas hal ini.

“Kami akan turut memberi pemikiran bagaimana SOP SAR gabungan ini selayaknya dibuat dan dilaksanakan. Ini penting karena banyak hal harus dipadukan agar tugas pencarian dan penyelamatan ini bisa semakin efektif dan efisien,” kata Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Ade Supandi, di Jakarta, Selasa.

Selasa ini, bertempat di Markas Komando Armada Indonesia Kawasan Barat TNI AL, Jakarta, dia menyampaikan penghargaan kepada ratusan personel TNI AL yang terlibat langsung dalam operasi SAR gabungan atas AirAsia QZ8501 yang berjalan hingga 21 hari itu.

Dari perspektif TNI AL, kata dia, SOP operasi SAR gabungan ini sangat penting.

Perhatian dunia cukup tersedot pada operasi itu, yang terjadi di perairan dangkal namun punya kesulitan tersendiri. Puluhan korban satu demi satu ditemukan, termasuk instrumen utama penuntun sebab-musabah kecelakaan udara itu, black box.

“Kalau kita cermati, memang perairan Selat Karimata itu dangkal, namun keruh dan arusnya sangat deras. Personelnya harus mumpuni sekali. Di sinilah penting bagaimana kita bisa memadukan semuanya dalam standar operasi baku,” katanya.

Dia juga mengungkap, dalam operasi SAR, dikenal SAR udara, SAR laut, dan SAR darat. Semakin disadari bahwa kualifikasi dan kompetensi personel serta alat kerja yang semakin lengkap menjadi sangat diperlukan untuk operasi kemanusiaan seperti itu.

“Nah, pada musibah inilah semuanya juga berjalan. Kita tahu pernah terjadi musibah Adam Air di perairan dalam Selat Makassar, Garuda Indonesia di Sungai Bengawan Solo, dan lain sebagainya,” kata dia.


Credit  ANTARA News

Kasal Beri Penghargaan Kepada Pelaku SAR AirAsia


Foto- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., saat memberikan penghargaan kepada  para pelaku SAR pesawat naas Air Asia QZ 8501, di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari-67, Jakarta Pusat, Selasa (24/2). (dispenal)
Foto- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., saat memberikan penghargaan kepada para pelaku SAR pesawat naas Air Asia QZ 8501, di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari-67, Jakarta Pusat, Selasa (24/2). (dispenal)
 
 
JAKARTA (CB) – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., memberikan penghargaan berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada 108 personel TNI Angkatan Laut dan sejumlah perwakilan dari Instansi lainnya yang terlibat dalam SAR pesawat Air Asia QZ 8501, dalam suatu upacara yang dilaksanakan di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), Jalan Gunung Sahari-67, Jakarta Pusat, Selasa (24/2).

Penghargaan tersebut diberikan secara simbolis kepada 3 orang perwakilan, yakni: Kolonel Laut (P) Yayan Sofyan, Komandan KRI Bung Tomo-367 mewakili para komandan KRI, Kapten Laut (P) Wido Dwi Nugroho dari satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmabar mewakili para penyelam, serta Mahmut Malawat dari kapal MV. Crists Onix mewakili instansi di luar TNI AL.
Rincian dari 108 personel ini terdiri dari: para penyelam gabungan TNI AL berjumlah 83 orang, dan para Komandan KRI sebanyak 18 orang. Pada kesempatan tersebut Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E. juga memberikan penghargaan yang sama kepada sejumlah petugas yang tergabung dalam SAR tersebut, yakni dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) 1 orang, kapal MGS Geo Survey 2 orang, kapal MV. Crest Onyx 2 orang, dan KN Jadayat 2 orang.

Ke-18 Komandan KRI penerima penghargaan tersebut terdiri dari jajaran Koarmatim: KRI Yos Sudarso-353, KRI Sultan Hasannudin-366, KRI Bung Tomo-357, KRI Usman Harun-359, KRI Sungai Gerong-906, KRI Pulau Rengat-711, KRI Soputan-923.
Sementara dari jajaran Koarmabar terdiri dari KRI Patiunus-371, KRI Sutedi Senaputra-378, KRI Tjiptadi-381, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Barakuda-633, KRI Todak-631, KRI Cucut-866, KRI Pulau Romang-723 dan KRI Dewa Kembar-932 dari, serta KRI Banda Aceh-593 yang digunakan sebagai kapal markas.

Sedangkan 83 penyelam gabungan TNI AL berasal dari kesatuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmabar, Dinas Penyelamatan Bawah Permukaan Air (Dislambair) Koarmabar, Dinas Penyelamatan Bawah Permukaan Air (Dislambair) Koarmatim, Detasemen Jala Mangkara (Denjaka), dan Batalyon Intai Amfibi (Taifib) 2 Korps Marinir.
Pemberian penghargaan tersebut sebagai bentuk pembinaan sekaligus reward kepada para prajurit TNI AL yang telah bekerja keras membantu Basarnas dalam melaksanakan tugas mulia kemanusiaan yakni Search and Resque (SAR) terhadap penumpang pada pesawat Air Asia QZ 8501 yang jatuh di kawasan Selat Karimata, Kalimantan Selatan, pada akhir Desember 2014 hingga bulan Januari lalu.
Tugas SAR terhadap musibah kecelakaan pesawat Air Asia QZ 8501 di Perairan Selat Karimata merupakan perintah langsung Presiden RI Ir. Joko Widodo yang secara tegas memerintahkan kepada seluruh unsur TNI dan prajuritnya untuk berperan aktif dalam misi kemanusiaan SAR pesawat Air Asia QZ 8501, karena memang kecelakaan tersebut merupakan pertaruhan utama nama harum Indonesia dalam menanggulangi kecelakaan pesawat terutama di medan operasi lautan luas.

Hal ini juga sejalan dengan Undang-undang No 34 th 2004 tentang TNI yang disebutkan dengan jelas, bahwa TNI selain berperan aktif dalam operasi militer untuk perang juga mempunyai tugas operasi militer selain perang, di mana salah satu poin tugasnya adalah berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, M.P.A, M.B.A., Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Widodo, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) A. Faridz Washington, para Asisten Kasal, serta Kadispenal Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, S.E., M.Sc.


Credit  Pos Kota


Korsel dan AS akan Latihan Militer Bersama, Korut Gusar


Korsel dan AS akan Latihan Militer Bersama, Korut Gusar 
 Korea Utara menembakan rudal jarak pendek sebagai kecaman terhadap latihan militer bersama AS-Korea Selatan. (Reuters/KCNA)
 
 
Seoul, CB -- Korea Selatan dan Amerika Serikat akan segera memulai latihan militer bersama selama delapan pekan. Latihan militer yang kerap kali dikecam oleh Korea Utara tersebut rencananya akan dimulai pekan depan pada Senin, 2 Maret 2015.

Korea Utara secara rutin memprotes latihan militer tahunan Korsel-AS. Pyongyang menilai latihan militer tersebut sebagai persiapan perang dari Seoul. Terkait hal ini, Korea Utara juga telah meningkatkan latihan militr di udara, laut dan darat, menyusul meningkatnya ketegangan antara dua negara Korea tersebut.

Diberitakan Reuters pada Selasa (24/2), Gabungan Pasukan Komando AS-Korea Selatan menyatakan bahwa militer Korea Utara telah diberitahu tentang dimulainya latihan militer, dan bahwa latihan ini tidak bersifat provokatif.

Sementara menurut media pemerintah KCNA, pada Senin (23/2), pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan kepada para komandan Korea Tentara Rakyat (KPA) untuk berfokus pada "kesiapan bertempur" untuk tahun ini.

Latihan militer bersama AS-Korsel memang kerap ditanggapi dengan dingin oleh Korea Utara. Pada 2013, setelah uji coba nuklirnya yang ketiga, Korea Utara bahkan menyatakan perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri perang dua Korea yang berlangsung pada 1950-1953 "tidak sah", akibat geram akan latihan militer AS-Korsel.

AS merespon dengan meluncurkan jet tempur berkemampuan nuklir jarak panjang B-2 di atas Semenanjung Korea. Aksi ini merupakan aksi unjuk kekuatan untuk menunjukkan kemampuan AS "melucurkan serangan dengan presisi cepat".

Hubungan kedua Korea dalam beberapa bulan terakhir semakin meningkat. Dalam sebuah editorial di surat kabar Partai Pekerja yang berkuasa, Rodong Sinmun pada Selasa (24/2), Pyongyang menggambarkan hubungan kedua Korea ini sebagai "hubungan yang kusut dan mendekati bencana".

Latihan AS-Korea Selatan tahunan pada kali ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama bertajuk 'Key Resolve', yaitu latihan simulasi komputer, yang akan berlangsung sejak 2 Maret hingga 13 Maret.

Sementara, tahap kedua bertajuk 'Foal Eagle, akan berlangsung dari 2 Maret hingga 24 April. 'Foal Eagle' merupakan latihan militer praktis di darat, udara, dan laut, serta melibatkan prajurit operasi khusus.

Credit  CNN Indonesia

Stop Impor Sapi dari Australia? Ini Kata JK


KOMPAS.com/ICHA RASTIKA
Wakil Presiden Jusuf Kalla


JAKARTA, CB - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai bahwa hubungan dagang Indonesia dengan Australia tak ada yang spesial, biasa-biasa saja. DIa menyatakan, neraca perdagangan banyak ditopang oleh ekspor sapi ke Indonesia.

JK pun berkomentar soal kabar stop impor sapi dari Australia. "Hubungan dagang dengan Australia biasa-biasa saja. Kalau kita tidak impor sapi saja, bisa apa mereka," ujar JK di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Meski tak mengatakan dengan tegas bahwa Australia sangat membutuhkan Indonesia dalam hal perdagangan sapi, JK meminta kedua negara sama-sama saling memahami. Pasalnya, apabila impor sapi di hentikan, pasokan daging dalam negeri pun bisa terancam. "Tapi kalau kita lakukan (stop impor sapi) ya kita gak makan daging juga," kata dia.

Meski begitu, pemerintah kata JK, tetap akan menjalankan aturan sesuai hukum yang berlaku. Termasuk, eksekusi mati dua warga negara Australia tersangka pengedar narkoba yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.




Credit  KOMPAS.com


Wapres: Pembelian Alutsista dari Brasil Akan Dipangkas


KOMPAS.com/ICHA RASTIKA
Wakil Presiden Jusuf Kalla


JAKARTA, CB - Buntut ditolaknya surat kepercayaan Duta Besar Indonesia untuk Brasil Toto Riyanto oleh Presiden Brasil Dilma Roussef, pemerintah mengatakan akan menurunkan impor alutsista dari negeri samba itu. Bahkan, pemerintah pun sedang mengkaji pembatalan pembelian pesawat militer Brasil .

"Kalau kayak begitu ya sudah, kita turunkan juga sikap kita, mengurangi impor termasuk alutsista. Lagi dipertimbangkan (pembatalannya) kita periksa dulu macam apa kita punya komitmen, kontraknya," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa (24/2/2015).

Lebih lanjut, kata JK, hubungan perdagangan Indonesia dengan Brasil lebih banyak didominasi impor ke Indonesia. Salah satu yang impor dari Brasil yang menyita perhatian yaitu pembelian alutsista TNI AU.

Meski begitu, JK tak khawatir apabila Indonesia mengurangi impor alutsista dari Brasil. Pasalnya, kata dia, banyak negara lain yang siap memberikan pasokan alutsista seperti pesawat Korea dan Jepang. "Banyak negara yang bisa suplai, Jepang, Eropa, Korea, banyak sekali," kata dia.

Tercatat, Indonesia membeli satu skuadron (16 unit) pesawat terbang turboprop counter-insurgence multiperan EMB-314 Super Tucano dari Brasil untuk TNI AU. Sampai saat ini belum semua unit Super Tucano itu diterima Indonesia.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Indonesia melakukan protes keras terhadap Pemerintah Brasil yang menolak menerima Duta Besar Indonesia untuk Brasil, Toto Riyanto. Kemenlu pun kemudian menarik Toto dari Brasil untuk selanjutnya melakukan protes keras.

"Kemenlu sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Pemerintah Brasil terkait dengan penundaan secara mendadak penyerahan credential Duta Besar RI untuk Brasil, Toto Riyanto, setelah diundang secara resmi untuk menyampaikan credential pada upacara di Istana Presiden Brasil pada pukul 09.00 pagi (waktu Brasillia), Jumat (20/2/2015)," kata pernyataan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (21/2/2015).

Kemenlu pun menilai penolakan Presiden Brasil Dilma Rousseff adalah bentuk tindakan yang tidak dapat diterima oleh Pemerintah Indonesia.

"Cara penundaan penyerahan credential yang dilakukan oleh Menlu Brasil secara tiba-tiba pada saat Dubes RI untuk Brasil telah berada di Istana Presiden Brasil merupakan suatu tindakan yang tidak dapat diterima oleh Indonesia."

Lebih jauh, Kemenlu memastikan telah menarik Toto dari Brasil untuk selanjutnya kembali ke Indonesia. Kemenlu pun protes keras terhadap penolakan tersebut.



Credit  KOMPAS.com