Kerap melakukan uji coba nuklir, Jepang khawator jika Korut telah mengakuisisi hulu ledak nuklir. Foto/Istimewa
TOKYO
- Jepang memperingatkan bahwa ancaman akut program senjata Korea Utara
(Korut) dengan serangkaian uji coba rudal dan nuklir akan terus
berlanjut. Meski bertentangan dengan sanksi PBB, hal itu menunjukkan
kemajuan teknologi negara tertutup tersebut.
Kementerian
Pertahanan Jepang meluncurkan buku putih pertahanan tahunan Jepang yang
dirilis setelah Korut menembakkan dua rudal balistik antar benua (ICBM)
bulan lalu. Rudal tersebut mendarat di pantai barat Jepang.
"Sejak
tahun lalu, ketika menerapkan secara paksa dua uji coba nuklir dan
lebih dari 20 rudal balistik diluncurkan, ancaman keamanan telah
memasuki tahap baru," kata Kementerian Pertahanan Jepang dalam dokumen
setebal 563 halaman tersebut.
"Bisa dibayangkan bahwa program
senjata nuklir Korut sudah cukup maju dan ada kemungkinan bahwa Korut
telah mencapai miniaturisasi senjata nuklir dan telah mengakuisisi hulu
ledak nuklir," katanya lagi seperti dinukil dari Reuters, Selasa (8/8/2017).
Uji
ICBM terbaru Korut menunjukkan bahwa Pyongyang sekarang dapat
menjangkau sebagian besar daratan Amerika Serikat (AS). Ancaman yang
telah berkembang itu mendorong pemerintah di kota-kota Jepang untuk
mengadakan latihan evakuasi jika terjadi serangan rudal, dan mendorong
permintaan untuk membangun tempat perlindungan serangan nuklir.
Buku putih tersebut mengatakan bahwa rudal yang diluncurkan sulit dicegat.
Dengan
Korut yang terus maju dengan uji coba rudal, sekelompok anggota
parlemen partai berkuasa yang dipimpin oleh Itunori Onodera, mendesak
Perdana Menteri Shinzo Abe untuk mempertimbangkan memperoleh kemampuan
untuk mencapai basis musuh.
Jika disadari, akan menjadi perubahan
drastis dalam postur pertahanan Jepang. Sejauh ini, Tokyo menghindari
langkah kontroversial dan mahal untuk mengakuisisi pembom atau rudal
jelajah dengan jangkauan yang cukup untuk menyerang negara lain.
Para agen FBI sedang menyelidiki serangan bom terhadap Masjid Dar Al Farooq di Minnesota, Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
WASHINGTON
- Publik Amerika Serikat (AS) mengecam sikap standar ganda pemerintah
presiden Donald Trump saat masjid di Minnesota dilempari bom saat jamaah
akan salat Subuh.
Pemerintah Trump jadi bahan kecaman di media
sosial AS karena tidak bereaksi atas pengeboman tempat ibadah warga
Muslim pada Sabtu pekan lalu itu.
Masjid Dar Al Farooq di Bloomington, Minnesota, dilempari improvised explosive device (IED) atau bom rakitan melalui jendela. Bangunan tempat ibadah itu rusak, tapi tak ada korban jiwa.
Ada
sekitare 15 sampai 20 orang di dalam bangunan saat serangan terjadi.
Biro Investigasi Federal (FBI) telah mengirim agen untuk melacak siapa
yang berada di balik serangan tersebut. FBI mengonfirmasi, ledakan
diakibatkan oleh lemparan IED.
Sejumlah
warga AS mempertanyakan mengapa Presiden Donald Trump gagal menanggapi
apa yang mereka gambarkan sebagai ”serangan teroris” yang menargetkan
warga Muslim.
Mark Follman, seorang editor majalah Mother Jones, menyindir Trump yang bungkam atas serangan di tempat ibadah itu.
“Ternyata
ada bom teroris di Minnesota hari ini (Sabtu). Coba tebak mengapa Trump
tidak mengatakan apa-apa tentang hal itu,” tulis Follman melalui akun Twitter-nya, @markfollman, yang dikutip Senin (7/8/2017).
”Pada
masa normal, pemboman rumah ibadah dengan IED tidak akan dikenali oleh
presiden AS,” lanjut Follman, setelah mem-posting daftar serangan
sebelumnya yang dilakukan oleh penyerang sayap kanan yang juga tidak
ditanggapi Trump.
Pengguna media sosial lainnya, Marty Parrish, via akun Twitter-nya, @Marty_Parrish, bertanya; ”Apakah saya merindukan pernyataan Trump tentang kekhawatiran korban bom dan jamaah masjid ini? Apakah dia peduli?".
Tapi,
Trump bukanlah satu-satunya target kemarahan publik. Media-media AS
yang kurang dalam memberitakan kejadian itu juga dikecam.
Setelah rentetan kecaman bermunculan, beberapa media AS kemudian
mempublikasikan cerita tentang serangan tersebut. Tapi, hal itu tidak
meredakan amarah publik.
Seorang pengguna Twitter, Brown Saraah, melalui akun-nya, @Brown_Saraah,
menulis; "Seseorang mengebom sebuah masjid di Minnesota baru-baru ini.
Anda mungkin tidak mendengar tentang hal ini karena media mainstream
suka mengutuk Muslim.”
Aktivis Simran Jeet Singh menuduh media menghindari istilah "terorisme" dalam kejadian tersebut.
”Apakah
Anda bercanda dengan judul ini sekarang? Tidak bisakah Anda menyebutnya
terorisme karena umat Islam adalah sasarannya? Mengapa berstandar
ganda?,” katanya menanggapi sebuah artikel New York Times, yang menggunakan istilah ”ledakan” untuk menggambarkan serangan tersebut.
Bersamaan
dengan ramainya kecaman publik atas sikap pemerintah AS terkait
serangan bom di Masjid Dar Al Farooq, Gubernur Minnesota,Mark Dayton,
menyatakan serangan itu sebagai aksi terorisme.
Gubernur Dayton,
bersama dengan delegasi pejabat publik yang mengunjungi masjid
menyerukan masyarakat untuk bersatu melawan serangan semacam itu.
”Tindakan yang mengerikan, sombong, pengecut itu dilakukan,” katanya.
”Ini
adalah tindakan kriminal terorisme,” ujar Dayton, yang juga
menggambarkannya sebagai kejahatan kebencian yang tak termaafkan,
seperti dilansir Reuters, Senin (7/8/2017).
Polisi
Bloomington mengatakan bahwa bom tersebut hanya merusak kantor imam di
Pusat Islam Dar al-Farooq dan para jemaah masjid memadamkan api sebelum
petugas pemadam kebakaran tiba. Foto/Istimewa
WASHINGTON - Sebuah
ledakan dilaporkan mengguncang sebuah masjid yang berada di kota,
Bloomington yang terletak negara bagian Minnesota, Amerika Serikat (AS).
Ledakan itu diketahui terdengar pada Sabtu pagi, tidak lama setelah
jemaah masjid menyelesaikan ibadah shalat subuh.
Polisi
Bloomington mengatakan bahwa bom tersebut hanya merusak kantor imam di
Pusat Islam Dar al-Farooq dan para jemaah masjid memadamkan api sebelum
petugas pemadam kebakaran tiba. FBI dilaporkan telah meluncurkan
penyelidikan atas insiden ini.
Direktur Masyarakat Muslim
Amerika Minnesota, Asad Zaman menyatakan berdasarkan penuturan saksi
mata, ledakan itu disebabkan oleh bom rakitan yang dilemparkan oleh
seorang pria tidak dikenal.
"Seorang saksi melihat ada
sesuatu yang dilemparkan ke jendela kantor imam dari sebuah van atau
truk sebelum ledakan itu," kata Zaman dalam sebuah pernyataan, seperti
dilansir Anadolu Agency pada Minggu (6/8).
Sementara itu,
Direktur eksekutif masjid Mohamed Omar menuturkan, sebelum serangan ini
terjadi, pihaknya sudah beberapa menerima ancaman, baik melalui surat
ataupun telepon.
"Seperti banyak masjid lain di seluruh
negeri, masjid kami juga telah menerima telepon dan email yang
mengancam. Serangan ini berlangsung pada jam lima pagi, seluruh
lingkungan tenang, orang seharusnya tidur, begitulah damainya keadaan
ini. Saya terkejut saat mengetahui hal ini terjadi," ucap Omar.
Council on American Islamic Relations (CAIR) kemudian mengumumkan hadiah USD 10 ribu untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman penyerang.
Gubernur Minnesota Nyatakan Pengeboman Masjid Aksi Terorisme
Gubernur
Minnesota, Amerika Serikat (AS), Mark Dayton, pada hari Minggu
(6/8/2017), menyatakan, pengeboman terhadap masjid Dar Al Farooq sebagai
aksi terorisme. Foto/REUTERS/Eric Miller
BLOOMINGTON
- Gubernur Minnesota, Amerika Serikat (AS), Mark Dayton, menyatakan
pengeboman terhadap masjid di luar Minneapolis saat jamaah berkumpul
untuk salat Subuh pada Sabtu pekan lalu sebagai aksi terorisme.
Pernyataan itu disampaikan pada hari Minggu saat dia mengunjungi lokasi
masjid yang dilempari bom.
Polisi di Bloomington, Minnesota,
dihubungi untuk datang ke lokasi pada pukul 05.05 waktu setempat atau
tak lama setelah Masjid Dar Al Farooq dilempari bom melalui jendela.
Tidak ada korban luka dalam serangan tersebut.
Gubernur Dayton,
bersama dengan delegasi pejabat publik yang mengunjungi masjid
menyerukan masyarakat untuk bersatu melawan serangan semacam itu.
”Tindakan yang mengerikan, sombong, pengecut itu dilakukan,” katanya.
”Ini
adalah tindakan kriminal terorisme,” ujar Dayton, yang juga
menggambarkannya sebagai kejahatan kebencian yang tak termaafkan,
seperti dilansir Reuters, Senin (7/8/2017).
Pejabat Federal Bureau of Investigation (FBI) di Minneapolis sedang menyelidiki insiden tersebut dan menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Mohamed
Omar, direktur eksekutif Masjid Dar Al Farooq, sebelumnya mengatakan
seorang anggota kongregasi melihat sebuah truk pikap yang melaju cepat
dari tempat parkir gedung tepat setelah ledakan terjadi.
Menurut Omar, pelaku mungkin telah mengetahui jendela mana yang menjadi lokasi imam.
Menurut Council on American-Islamic Relations
(CAIR) atau Dewan Hubungan Amerika-Islam, serangan anti-Muslim telah
meningkat tajam di AS sejak tahun lalu. CAIR telah menawarkan hadiah
USD10.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapan dan penghukuman
terhadap pengebom masjid tersebut.
Peta konflik klaim wilayah antar-negara di Laut China Selatan. (inquirer.net)
... ASEAN dan China harus membentuk seperangkat aturan yang mengikat
secara hukum, yang efektif dan sesuai dengan hukum internasional...
Manila (CB) - Australia, Jepang, dan Amerika Serikat pada
Senin mendesak ASEAN dan China untuk memastikan pedoman tata perilaku (code of conduct) di wilayah sengketa Laut China Selatan agar menjadi aturan yang mengikat secara hukum.
ASEAN
dan China harus membentuk seperangkat aturan yang mengikat secara
hukum, yang efektif dan sesuai dengan hukum internasional, kata menteri
luar negeri ketiga negara itu, dalam pernyataan tertulis bersama
menyusul pertemuan di Manila.
Pada Minggu, pada menteri luar negeri ASEAN dan China menyepakati
kerangka negosiasi bagi pembentukan pedoman tata perilaku yang mereka
sebut sebagai kemajuan pesat untuk menyelesaikan sengketa wilayah di
Laut China Selatan.
Australia, Jepang, dan Amerika Serikat juga menyuarakan penentangan
terhadap aksi sepihak yang berpotensi meningkatkan ketegangan.
Mereka juga mendesak para pihak yang terlibat untuk menghentikan
reklamasi, pembangunan benteng pertahanan, dan militerisasi di wilayah
sengketa. Ini penunjukan tidak langsung terhadap ekspansi pertahanan
China di Kepulauan Spratly yang juga disengketakan Vietnam.
Ketiga negara itu tidak terlibat dalam sengketa namun seringkali
bersuara keras mengenai persoalan tersebut, dengan alasan berkepentingan
untuk memastikan kebebasan pelayaran dan penerbangan.
Mereka mendesak China dan Filipina mematuhi keputusan Mahkamah
Arbitrase Internasional tahun lalu, yang membantah klaim Beijing
terhadap Laut China Selatan, satu jalur perdagangan yang dilewati
barang-barang senilai tiga trilyun dolar Amerika Serikat setiap tahun.
Selain kedua negara itu, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, juga mengklaim wilayah yang sama.
Kerangka pedoman tata laku adalah sebuah "skema konsultasi" antara
ASEAN dan China untuk tercapainya kesepakatan formal. Konsultasi itu
akan dimulai pada akhir tahun ini.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, Minggu, mengatakan,
keberhasilan konsultasi itu bergantung pada kestabilan situasi dan tidak
ada "intervensi besar" dari negara-negara luar.
Beberapa negara ASEAN memang berharap agar pedoman itu bisa
mengikat secara hukum dan mempunyai mekanisme resolusi sengketa. Namun
para pengamat memperkirakan bahwa China tidak akan menyetujui usulan itu
dan ASEAN pada akhirnya akan menyerah.
Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, mengatakan,
masih terlalu dini untuk memastikan hasil dari perundingan pedoman tata
laku yang akan diwakili oleh para pengacara.
"Salah satu persoalan kuncinya adalah pertanyaan mengenai status
hukum pedoman ini," kata Balakrishnan kepada para wartawan, Minggu
malam.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano,
mengaku, pihaknya lebih memilih kesepakatan yang mengikat secara hukum,
yang didukung oleh sejumlah negara lain seperti Vietnam.
Ilustrasi
peta kawasan Laut China Selatan. China mengklaim secara sepihak hampir
semua Laur China Selatan, dan menerapkan area udara pertahanan di atas
wilayah itu. Sampai kini China tidak menetapkan koordinat pasti Sembilan
Garis Putus-putus yang dijadikan dasar klaim sepihak mereka.
(www,beforeitnews.com)
... pernyataan bersama itu, para menteri luar negeri ASEAN
menyepakati teks bertuliskan menggaris bawahi pentingnya demiliterisasi
dan penahanan diri...
Manila (CB) - Para menteri luar negeri negara-negara ASEAN
berhasil mengatasi kebuntuan pada Minggu terkait soal sengketa wilayah
Laut China Selatan. Mereka mengeluarkan pernyataan bersama yang
menyerukan demiliterisasi di kawasan itu.
Para menteri itu juga menyuarakan keprihatinan terhadap reklamasi pulau buatan di wilayah yang sama.
Laut China Selatan sudah sejak lama menjadi persoalan yang memecah
kesatuan ASEAN, terutama dengan pengaruh China. Beberapa negara seperti
Kamboja khawatir akan balasan Beijing jika mengambil sikap keras
terhadap masalah sengketa wilayah itu.
Kesepakatan terancam gagal diraih, Sabtu, karena para menteri masih
belum satu pandangan terkait apakah harus menyebut militerisasi China
di pulau-pulau buatan yang diuruk di atas perairan sengketa.
China sendiri selama ini sangat sensitif terhadap penyebutan tidak
langsung oleh ASEAN terhadap tujuh pulau, yang tiga telah dibangun
landasan terbang, deretan penembak rudal, radar, dan menurut sejumlah
pakar, kemampuan untuk mendaratkan jet tempur.
Komunike yang diluncurkan Minggu malam memuat seruan yang lebih tegas dibanding usulan awal.
Dalam pernyataan bersama itu, para menteri luar negeri ASEAN
menyepakati teks bertuliskan menggaris bawahi pentingnya demiliterisasi
dan penahanan diri.
Dalam dokumen yang sama, para menteri mengatakan, setelah negosiasi
yang ekstensif, mereka sepakat untuk menyuarakan keprihatinan dari
sejumlah anggota mengenai reklamasi wilayah sengketa dan aktivitas di
wilayah itu yang mengikis rasa saling percaya, meningkatkan ketegangan,
dan berpotensi mengancam perdamaian, keamanan, dan stabilitas.
Kebuntuan ASEAN merupakan penanda akan membesarnya pengaruh China
di ASEAN di tengah ketidakpastian terkait prioritas keamanan
pemerintahan baru Amerika Serikat. Washington hingga saat ini belum
menunjukkan sikap tegas apakah akan membatasi aktivitas maritim China di
wilayah sengketa.
Beberapa diplomat ASEAN mengatakan, Vietnam negara anggota yang
ngotot ingin memasukkan pernyataan keras terhadap China. Negara itu
memang punya sengketa dengan Beijing terkait status kepemilikan di
Kepulauan Paracel dan Kepulauan Spratly.
Meski demikian, seorang diplomat lainnya mengatakan, tidak ada
perseteruan mengenai isi komunike dan menegaskan bahwa usulan awal
dinilai terlalu lemah oleh beberapa negara.
Pada hari yang sama, menteri-menteri ASEAN dan China sepakat untuk
mengadopsi kerangka pedoman umum di Laut China Selatan yang mereka sebut
sebagai kemajuan besar dalam penyelesaian sengketa.
Peta konflik klaim wilayah antar-negara di Laut China Selatan. (inquirer.net)
China tidak pernah kalah, jika melihat bahasa yang dikeluarkan dari pernyataan-pernyataan forum ASEAN yang terus melunak
Jakarta (CB) - Dua diplomat ASEAN yang terlibat dalam
pertemuan para menteri luar negeri ASEAN di Manila kemarin, menyebut
komunike bersama ASEAN menyangkut Laut China Selatan sebagai kemenangan
politik China karena ASEAN gagal memasukkan pernyataan bahwa pedoman
berprilaku (code of conduct) dengan China di Laut China Selatan adalah
"mengikat secara hukum".
Ketegangan menyangkut Laut China Selatan
sudah lama menjengkelkan ASEAN yang selalu bertindak dalam kerangka
konsensus namun hal itu harus diseimbangkan dengan kepentingan
pihak-pihak bersengketa di ASEAN sendiri dan dengan negara-negara ASEAN
yang condong ke China.
Muncul kritik bahwa China berusaha memecah
belah ASEAN dengan taktik tangan besi dan diplomasi buku cek (menekan
dengan memakai kartu ekonomi) yang telah berhasil memikat negara-negara
kecil ASEAN seperti Kamboja dan Laos untuk memenangkan China.
Filipina,
di bawah pemerintahan sebelumnya Benigno Aquino, pernah menjadi salah
satu pihak yang paling vokal terhadap China sampai-sampai mengajukan
kasus sengketa ini ke mahkamah internasional. Dan mahkamah di bawah PBB
itu tahun lalu mengeluarkan putusan bahwa klaim China di Laut China
Selatan tidak punya dasar hukum.
Tetapi China, kendati menandatangani Konvensi Hukum Laut PBB, menganggap sepi putusan mahkamah internasional itu.
Kini
Filipina di bawah Presiden Rodrigo Duterte, memutuskan untuk melupakan
tuntutan itu demi hubungan yang lebih hangat dengan Beijing. Sebagai
imbalan dari sikap Duterte ini, miliaran dolar AS investasi dan bantuan
China terpompa ke Filipina.
"Sudah jelas bahwa tekanan China
kepada masing-masing pemerintahan ASEAN terbayar lunas," kata Bill
Hayton, pakar Laut China Selatan dan peneliti pada Program Asia, Chatham
House di London, kepada AFP.
Hayton dan analis-analis lainnya
menyebut komunike bersama ASEAN itu dikeluarkan 15 tahun setelah dokumen
yang sama ditandatangani yang berisi keharusan pihak-pihak bersengketa
untuk memulai negosiasi.
Dokumen 2002 lima belas tahun itu memuat kalimat yang lebih keras kepada China.
China
menggunakan waktu 15 tahun itu untuk menguatkan klaimnya, sambil terus
mengondisikan ASEAN untuk mengeluarkan pernyataan yang tidak lagi
terlalu menentang China, kata para analis.
"Tegasnya China tidak
pernah kalah, jika melihat bahasa yang dikeluarkan dari
pernyataan-pernyataan forum ASEAN yang terus melunak," kata Ei Sun Oh,
peneliti pada S. Rajaratnam School of International Studies di
Singapura, kepada AFP.
Akademisi dan analis keamanan Filipina
Richard Heydarian malah mengeluarkan kalimat yang lebih keras saat
menyimpulkan komunike bersama ASEAN itu, dengan mengambil salah satu
istilah dalam bola basket, "Ini sepenuhnya kemenangan slum dunk politik
China".
Perjalanan kafilah rombongan jamaah haji meninggalkan kota Makkah menuju padang Arafah pada tahun 1935.
Imam Syafi’i adalah salah satu dari empat imam besar
yang warisannya mengenai masalah peradilan dan yurisprudensi hukum
Islam. Imam Syafi'i lahir di kota Gaza di Palestina pada tahun 767 M.
Nama kecilnya adalah Mohammad Ibn Idris.Imam Syafi'i merupakan
keturunan keluarga Hasyim dari suku Quraish yang juga menjadi keluarga
MuhammadSAW.
Rantai leluhur Imam Shafi'i terdiri dari sebagai berikut: Imam Abu
Abdullah Muhammad Ibn Idris Ibn Abbas Ibn Utsman Ibn Syafi'i Ibn Saa'ib
Ibn Ubayd Ibn Abd Yazid Ibn Hasyim Ibn Muththalib Ibn Abd Munaf Qurayshi
Muttalibi Hashimi. Kehidupan Awal Ayah Imam Syafi'i meninggal di
Ash-Sham saat masih kecil. Setelah kematian ayahnya, ibu Imam Syafi'i
pindah ke Makkah, saat Imam Syafi'i baru berusia dua tahun. Akar
keluarga ibu Imam Shafi'i berasal dari Yaman dan ada juga beberapa
anggota keluarga di Makkah, tempat di mana ibunya percaya dan berharap
agar dia mendapat perhatian dengan baik.
Imam Syafi'i menghabiskan tahun-tahun awal pembentukan karakternya
di Makkah dan memperoleh pendidikan agama di kota-kota di Makkah dan
Madinah. Di Makkah, Imam Syafi'i belajar di bawah Mufti Muslim Ibn Ibn
Khalid Az-. Dia dibesarkan di antara suku Banu Huzayl di Makakh yang
sesuai dengan banyak suku Arab di era itu sangat berpengalaman dalam
seni puisi, sebuah tradisi yang disampaikan kepada Imam Syafi'i yang
juga menjadi sangat mahir dalam hal itu.
Pendidikan awalnya ditandai dengan kemiskinan akut. Ini karena ibunya
tidak mampu membayar biaya pendidikannya. Meski begitu, gurunya sangat
terkesan dengan kemampuannya sehingga dia menganggapnya sebagai siswa
formal dengan biaya tanpa biaya tambahan.
Seperti dilansir Saudii Gazette.com, saking
miskinnya, ibunya tidak bisa membelikannya kertas karena keadaannya
ekonominya begitu buruk. Alhasil. Sosok remaja Mohammad Ibn Idris
terpaksa menggunakan tulang, batu dan daun kelapa untuk menulis tugas
belajarnya.
Tapi kekurangan tersebut bukan untuk mencegahnya memperoleh
pengetahuan. Mohammad muda Ibn Idris tidak hanya menghafal seluruh teks,
tapi juga mampu memahami konteks dan sejarah etimologis yang terkait
dengan berbagai ayat Alquran pada usia 10 tahun.
Sedangkan ketika berusia 15 tahun dia telah mampu mengumpulkan
kedalaman dan ketelitian pengetahuan ajaran Islam. Melihat kemampuan
anak didiknya itu, maka Mufti Makkah pada waktu itu kemudian memberi
wewenang kepadanya untuk mengeluarkan fatwa .
Penduduk Makkah saat itu
Secara kronologis, Imam Mohammad Ibn Idris lahir
hamper 57 tahun setelah kelahiran Imam Malik,. Untuk itu, maka karya
monumental Hadith Mu'atta dari Imam Malik oleh Imam Syafii atau
Mohammad Ibnu Idris pelajari bersama dengan Alqur'an di usia dini
seperti yang disebutkan di atas.
Teologi bukanlah satu-satunya keahliannya, namun Imam Syafi'i juga
mahir mengajar tentang puisi, linguistik, dan silsilah.
Murid-muridnyapun berasal dari beragam disiplin ilmu.
Mengenai siapa yang menjadi guru Imam Syafi’i, di masa asal masa
belajarnya pamannya sendiri, yakni Sufyan Ibn Uyaynah Makki salah satu
gurunya. Sedangkan para guru lainnya antara lain adalah Muslim Ibn
Khalid Zanji, Haatim Ibn Ismail, Ibrahim Ibn Muhammad Ibn Yahya,
Hishaam Ibn Yusuf Sinani, Marwan Ibn Mu'aawiyah, Muhammad Ibn Ismail,
Dawood, Ibn Abdul Rahman, Ismail Ibn Ja'far dan Hisham Ibn Yusuf.
Sedangan guru Imam Syafii yang paling terkenal adalah pendahulunya,
yakni Imam Malik, pencetus mahzab Maliki yang juga merupakan salah satu
dari empat aliran pemikiran terkemuka dalam Islam.
Jadi, Imam Syafi'i tidak hanya belajar dari buku Imam Malik yang
sangat terkenal, Mu'atta sejak usia dini, namun seperti yang dilansir
beberapa orang, dia juga mendapat kehormatan saat berada di kota
Madinah, untuk belajar langsung di tangan tuan mazhab pemikiran itu.
Setelah berguru ada ulama terkemuka, maka Mohammad Ibn Idris (Imam
Syafi’i) kemudian melanjutkan untuk memunculkan aliran pemikirannya
sendiri yang sekarang dikenal mahzab Syafi'i .
Jam terbesar di dunia kini ada di Makkah.
Kontribusi paling penting dari Syafi'i kepada badan
akademis pengetahuan Islam adalah pembentukan dasar-dasar yang kuat
tentang prinsip-prinsip fikih Islam. Pemikirannya mengenai ajaran Islam
itu kemudian diwujudkan dalam sebuah buku penting, yakni karya
Al-Risala yang dianggap oleh banyak orang sebagai karya akademis
terpenting di bidang ini., yakni pinsip-prinsip fikih Islam.
Pada zamannya, saat itu pemikiran Imam Syafo’i dibenak banyak orang
saat itu sebagai ‘ajaran revivalis’. .Proses cara kajian penelitiannya
adalah dimulai dengan mencari makna harfiah dari sebuah ayat Alquran
dan kemudian beralih ke hadits terkait (tradisi Nabi Muhammad SAW.
Setelah itu kemudian berkembang menjadi sebuah konsensus pendapat
semua orang terpelajar yang berkumpul (Ijma) yang menerapkan penalaran
dengan analogi (Qiyas).
Setelah mengkaji soal fiqih, Imam Syafi’i juga dinobatkan sebagai
pelopor gagasan untuk membuat perbedaan antara aplikasi peradilan
mengenai pertimbangan hukum (Istihsan) dan penalaran hukum murni dengan
analogi (Qiyas).
Sedangkan terkait dengan kemurahan hati Imam Syafi'i terjadi dalam
banyak peristiwa. Salah satunya kisahya yang terkenal adalah terkait
dengan kemurahan hatinya di bulan Ramadhan saat dia hendak pindah ke
Makkah.Saat itu, kalau perjalanannya sampai di perbatasan Makkah, dia
terkejut dengan kehidupan warganya yang sangat miskin. Keadaan ini
berbanding terbalik dengan posisi dirinya yang bisa dibilang cukup kaya
karena dia mempunyai uang hingga 10.000 dirham. Uang sebanyak itu
merupakan jumlah uang yang sangat besar pada masa itu.
Melihat kesengsaraan itu hati Imam Syafi’i pun terketuk. Dan tak
tanggung-tanggung dia kemudian memberikan seluruh uangnya itu,
sampai-sampai dia harus meminjam sejumlah uang di Makkah untuk membiayai
hidupnya sendiri.
Sikap kedermawanan Imam Syafi itu ternyata dia contoh dari karakter
Nabi Muhammad SAW. Rupanya Imam Syafi’i selama ini telah bertekad
mencontoh tindakan Rasullah yang selalu memberikan pakaian, makanan,
dan uang secara ekstensif di bulan Ramadhan.
Sampai akhir hayatnya, imam Imam Syafi'i berada di perkumpulan orang
terpelajar. Dilaporkan dia pun menghabiskan hari-hari terakhirnya di
sebuah lembaga pendidikan yang dikelola Abdullah Ibnul Hakam, seorang
sarjana terkenal pada masanya.
Imam Syafi’i diperkirakan meninggal usia 54 tahun, pada sebuah hari
Jumat di bulan Rajab di tahun 204 H (820 M). Gubernur Mesir waktu itu
mengakui keunggulan akademisnya dengan tidak hanya menghadiri
pemakamannya tapi benar-benar memimpin doa-doa sewaktu pemakaman
tersebut. Tempat peristirahatan terakhir Imam Syafi’i diperkirakan
berada di kaki perbukitan gunung Mukatram.
Sejumlah pengunjung mengamati mobil listrik
hasil inovasi dan karya dari dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik
Universitas Indonesia yang dipamerkan pada acara Seminar dan Pameran
Ketenagalistrikan di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta, 28
September 2016. ANTARA FOTO
CB, Jakarta
- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir
mengatakan telah membentuk tim dengan melibatkan empat perguruan tinggi
nasional dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk
pengembangan mobil listrik. Bila berjalan mulus, ia menargetkan mulai 2020 Indonesia sudah dapat melakukan produksi dalam negeri.
Empat
perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia (UI), Institut
Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut
Teknologi Surabaya (ITS). Pemilihan empat perguruan tinggi itu, menurut
Nasir, karena fakultas teknik di empat universitas itu telah
mengembangkan masing-masing komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan
satu unit mobil listrik.
“Ada yang
berkonsentrasi mengembangkan baterai, ada yang pengembangan ke
mekatroniknya, ada yang ke materialnya, dan di elektronikanya. Jadi itu
dikombinasikan, karena itu komponen mobil listrik, kelebihan mereka kami
gabungkan menjadi satu,” ujar Mohamad Nasir di Gedung BPPT, Jakarta
Pusat, Kamis, 3 Agustus 2017.
Nasir
mengatakan pada tahun lalu kementeriannya telah melakukan tahap awal
pengembangan mobil listrik, yakni realisasi uji prototype, serta
melakukan uji material dan mekatronik. Tahap selanjutnya, tim
pengembangan akan melakukan persiapan untuk masuk ke industri.
“Untuk
massal, target di 2020, kita ke sana. Tapi enggak bisa langsung kan,
ini proses yang harus dilakukan. Sertifikasi harus dilakukan, karena ini
proses, mudah-mudahan segera masuk industri,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
Unggul Priyanto mengatakan BPPT telah siap mengembangkan dan
melaksanakan pengkajian dan penerapan teknologi mobil listrik.
Menurutnya,
mobil listrik merupakan kendaraan di masa depan. Karena itu, BPPT terus
melakukan riset pengembangan dan kajian mobil listrik sesuai dengan
arahan Presiden Joko Widodo.
“Diperlukan kajian terkait komersialisasi, kematangan teknologi,
regulasi dan kesiapan infrastruktur dan jaringan listrik nasional untuk
mendukung komersialisasi mobil listrik,” ujar Unggul Prihanto.
CB, Paris - Ilmuwan dari Universite Paris-Saclay mengungkap temuan unik terkait Venus: pernah punya kehidupan layaknya bumi.
Itu terungkap dari sebuah simulasi baru yang menunjukkan planet ini
pernah memiliki air dan mungkin pernah punya kehidupan di sana.
Studi yang terbit dalam Journal of Geophysical Research: Planet
edisi 26 Juli 2017 itu mengungkap, di beberapa titik, Venus purba
pernah punya cukup banyak awan. Kondisi tersebut memungkinkan planet
kedua dalam tata surya kita ini cukup dingin untuk menciptakan samudera
dangkal pada miliaran tahun lalu.
"Venus punya
karbon dioksida yang sama dengan saat ini," tulis tim dalam jurnal
berjudul "Thermal radiation of magma ocean planets using a 1-D
radiative-convective model of H2O-CO2 atmospheres" itu. Kondisi
tersebut, menurut tim, cukup untuk membiarkan air berada di permukaan
dengan kondisi suhu yang dingin, meski cukup dekat dengan matahari.
Tim
yang dipimpin Emmanuel Marcq, pakar astrofisikawan, ini memasukkan
banyak kemungkinan untuk membuat simulasi Venus. Termasuk salah satunya
rotasi. Venus berputar lebih lambat dari bumi. Putaran Venus memakan
waktu sekitar 116 hari di bumi.
Faktor lainnya adalah tingkat karbon dioksida, panas dari matahari, dan
perkiraan jumlah air di Venus. Faktor-faktor ini berangkat dari studi
sebelumnya dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tentang proses
terbentuknya sebuah planet.
Dalam studi
tersebut, tim ilmuwan NASA Goddard Institute for Space Studies (GISS) di
New York menggunakan model yang biasanya dipakai untuk memprediksi
perubahan iklim di bumi.
"Model ini bisa
dipakai untuk melihat iklim planet lain, sekarang maupun masa lalu,"
kata Michael Way, anggota tim dari NASA, seperti dikutip dari laman
berita Daily Mail, 3 Agustus 2017.
Way
menjelaskan, Venus purba berbeda dengan yang sekarang. Menurut dia,
proses terbentuknya sama dengan bumi, tapi berbeda dalam proses evolusi.
Ilmuwan
dari Universitas Rice juga sempat menelurkan sebuah studi tentang
Venus. Dalam studi tersebut dijelaskan, bahwa evolusi kecil dapat
mengubah nasib sebuah planet. Bisa saja, tulis tim, Venus yang akan
tumbuh hijau dan bumi yang menjadi planet mati.
Tim NASA menyatakan, seperti bumi, Venus pernah memiliki samudera. Misi
NASA ke Venus pada dekade 1980 memperkirakan Venus purba pernah memiliki
samudera yang dangkal. Namun, karena lebih dekat dengan matahari, air
lebih cepat menguap.
"Tanpa air di permukaan,
karbon dioksida tumbuh di atmosfer dan menyebabkan efek rumah kaca,"
kata Anthony Del Genio. Studi ini memasukkan kemungkinan matahari purba
yang lebih redup 30 persen ketimbang sekarang.
CB – Satu dekade lalu, Badan Antariksa
Amerika Serikat meluncurkan wahana antariksa Phoenix ke luar angkasa.
Wahana pendarat tersebut dikirimkan ke Planet Mars. Sembilan bulan
kemudian Phoenix berhasil mendarat mulus di area Vastitas Borealis di
Planet Mars pada 25 Mei 2008.
Keberhasilan mendarat di Planet
Merah itu merupakan pencapaian penting. Phoenix merupakan pendaratan
keenam di Mars yang berhasil serta misi pendaratan sukses pertama di
kawasan kutub Mars.
Belakangan misi ini punya prestasi. Pasalnya, sebulan setelah
mendarat, Phoenix mengonfirmasi berhasil menemukan air es yang
tersembunyi di permukaan Mars.
Dikutip dari Space, Kamis 3
Agustus 2017, Phoenix bertugas mengonfirmasi kehadiran es air di dalam
permukaan Mars. Pendarat ini bahkan telah menggali parit kecil dan
mengamati potongan zat terang yang menguap beberapa hari setelahnya.
Instrumen
Phoenix mendeteksi uap air dari sampel kotoran Mars. Secara signifikan,
kendaraan menemukan 'air' di dekat Kutub Utara Mars, tapi bukan dalam
bentuk kantong es kutub.
Menurut BBC, bongkahan sebesar
ibu jari kaki itu tergali dari parit yang resmi disebut
Dodo-Goldilocks, yang digali Phoenix dan dipotret pada hari ke-20
pesawat itu berada di Mars.
Empat hari kemudian, ketika parit itu difoto lagi, sebagian bongkahan itu hilang.
Sebelumnya
dalam misi ini, harapan untuk menemukan es menjadi sirna sewaktu sampel
tanah yang digali oleh Phoenix tidak memperlihatkan bekas-bekas air.
Sementara
bukti-bukti es di Mars sudah dikumpulkan sebelum ini, bagian dari misi
Phoenix adalah untuk mencari bukti yang mendukung teori bahwa kawasan
kutub di planet itu kemungkinan bisa dihuni.
Laman Space
menuliskan, selanjutnya misi Phoenix dalam mencari unsur kehidupan di
Mars diteruskan oleh robot pendarat Curiosity yang mendarat di Mars pada
6 Agustus 2012.
Curiosity memberikan hasil yang maksimal. Robot
telah menemukan adanya sampel gas metana di kawah Gale, lokasi
pendaratan Curiosity. Gas metana merupakan salah satu faktor yang
mendukung kehidupan selain air. Di sana, terdapat tingkat metana 0,7
bagian per miliar.
Selain gas metana, di kawah tersebut juga
ditemukan perklorat pada sebidang pasir, yakni jenis garam yang berasal
dari asam perklorat (HCI04). Materi itu berfungsi sebagai sumber energi
bagi mikroorganisme potensial di Mars.
Bukti lainnya yang
ditemukan oleh Curiosity adalah bekas danau di daerah Gunung Sharp di
Mars. Danau yang diperkirakan telah terbentuk sejak miliaran itu,
memberi pertanda bagi para ilmuwan bahwa Planet Merah itu cocok dengan
Bumi. Bahkan, bisa menjadi tempat layak huni bagi manusia di masa depan.
Para
ilmuwan NASA melihat danau tersebut, dulu dapat menampung air hingga
lebar sekitar 98 mil atau 154 kilometer dan kedalamannya mencapai 3,5
mil atau setara dengan 5 kilometer. Bekas danau itu ditemukan berada di
tengah kawah Gale, Gunung Sharp.
Ilustrasi wahana Phoenix mengambil sampel di permukaan Planet Mars (Foto: NASA)
Selanjutnya pada 2013, NASA mengumumkan Mars kuno mampu mendukung
kehidupan mikroba primitif. Temuan ini berdasarkan sampel batuan pertama
dari permukaan kawah Gale yang dibor oleh Curiosity. Pada 2014, potensi
kehidupan dengan adanya metana yang masuk di atmosfer Mars dari
mikroba, batuan dan air di bawah permukaan Mars, tapi begitu di
atmosfer, metana kemudian hilang.
Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menciptakan cikal bakal giroskop atau alat pengendali pada roket militer.(dok.ITB.ac.id)
BANDUNG, CB - Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menciptakan giroskop atau alat pengendali pada roket militer.
Dilansir dari laman resmi ITB, Selasa (1/8/2017), Ardinda
Kartikaningtyas, mahasiswa Teknik Fisika ITB angkatan 2013, bersama
timnya menciptakan G-FORTAR atau Gyroscope for Military, sebuah giroskop
serat optik yang diharapkan mampu menjadi giroskop militer pertama
buatan putra-putri Indonesia.
Salah satu anggota tim G-FORTAR
Megan Graciela Nauli menuturkan, mereka tergerak untuk menciptakan
perangkat militer sendiri berangkat dari semangat Presiden RI Joko
Widodo untuk menghadirkan negara yang melindungi segenap bangsa dan
memberi rasa aman kepada seluruh warga negara.
"Indonesia kan lagi
gencar-gencarnya buat mewujudkan Nawacita yang dicanangkan Pak Jokowi.
Jadi pengen bisa mandiri dalam alat-alat sistem senjata," ujar Megan.
Dia
mengatakan, giroskop adalah merupakan sebuah sistem navigasi inersial
yang di dalamnya terdapat suatu sensor kecepatan sudut. Benda ini
merupakan salah satu komponen utama alat utama sistem persenjataan
(alutsista).
Sensor
yang disebut giroskop ini, lanjut Megan, memegang peranan penting dalam
mengukur dan mempertahankan orientasi perangkat berdasarkan
prinsip-prinsip momentum sudut.
Dalam dunia militer, giroskop yang
banyak dipakai adalah giroskop berjenis serat optik. Giroskop jenis ini
banyak dipilih karena terbilang praktis dalam penggunaan serta mampu
memberikan hasil yang lebih presisi.
Namun, sampai hari ini, 100
persen giroskop yang dimiliki oleh Indonesia masih produk impor. Menurut
Megan dan tim, hal ini disebabkan belum menjamurnya pabrik serat optik
di Indonesia.
"Padahal komponen ini merupakan komponen utama pada
giroskop jenis serat optik yang banyak digunakan dalam dunia militer,"
tambahnya.
Penelitian tentang giroskop serat optik awalnya pernah
dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), namun
belum rampung.
"BPPT pernah juga mau meneliti tentang ini, tapi enggak kesampaian," tutur Megan.
Meskipun
demikian, Megan juga menyatakan bahwa BPPT sepenuhnya mendukung
penelitian ini. G-FORTAR merupakan sebuah giroskop berjenis serat optik
berdiameter 15 cm yang memanfaatkan efek Sagnac dan interferensi
gelombang cahaya untuk mendeteksi kecepatan sudut perangkat alutsista.
Masalah utama yang dihadapi oleh tim yang beranggotakan Ardinda dan
Megan beserta Nahdia Nurul Hikmah (Teknik Fisika 2013), Khodijah Kholish
Rumayshah (Aeronotika dan Astronotika 2014), dan Cristian Angga Jumawan
(Teknik Mesin 2014) adalah komponen-komponennya yang belum dapat
diproduksi oleh Indonesia secara independen.
"Kendala pada barang-barangnya, sebagian besar masih impor. Karena di sini susah dan kalau impor lama," ungkap Megan.
Dia
juga menuturkan bahwa kurangnya pengalaman dalam menangani serat optik
juga sempat menjadi penghambat. Harga alat-alat yang berhubungan dengan
optik masih mahal pula.
Namun, lanjut Megan, timnya menerima
bantuan dari berbagai pihak, seperti PT Telkom, sehingga giroskop
akhirnya bisa dilombakan dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa
(PKM).
Menurut Megan, ukuran giroskop ini sebenarnya masih bisa
diperkecil lagi. Dengan diameter 15 cm, G-FORTAR masih tergolong cukup
besar dibandingkan giroskop serat optik komersial di luar negeri. Ukuran
giroskop yang lebih kecil akan lebih mudah disematkan dalam berbagai
perangkat.
AS dilaporkan akan mengirimkan dua kapal induknya ke Semenanjung Korea sebagai tanggapan atas uji coba rudal balistik Korut. Foto/Istimewa SEOUL
- Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mungkin akan mengirim dua kapal
induk kelas Nimitz ke perairan di sekitar Semenanjung Korea. Pengiriman
dua kapal induk ini sebagai tanggapan atas uji coba rudal balistik Korea
Utara (Korut).
Pejabat militer Korea Selatan (Korsel) dilaporkan
mengatakan USS Ronald Reagan dan USS Carl Vinson sedang dipertimbangkan
untuk ditempatkan di wilayah tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (4/8/2017).
Namun,
pihak Pentagon tidak membalas permintaan untuk mengkonfirmasikan atau
menolak kebenaran komentar pejabat pertahanan Korsel tersebut.
Kapal
induk AS akan ikut serta dalam latihan perang yang sering dilakukan di
dekat Korut dan China. Namun, pejabat Pentagon dilaporkan
mempertimbangkan untuk tidak atau tidak melacak dengan cepat kapal-kapal
besar itu sebagai bagian dari penyebaran ke depannya.
Menteri
Pertahanan James Mattis mengatakan Vinson sedang dalam perjalanan ke
Semenanjung Korea pada bulan April. Pejabat Angkatan Laut AS dengan
cepat menolak pernyataan tersebut dan terpesona oleh kepala Pentagon
telah membuat pernyataan semacam itu.
Beberapa hari setelah
komentar Mattis, kapal induk tersebut difoto transit Selat Sunda, sebuah
jalur perairan yang menghubungkan Samudra Hindia dan Laut Jawa.
Sebenarnya kapal itu setidaknya membutuhkan waktu empat sampai lima hari
untuk mencapai semenanjung Korea.
Kantor Berita Yonhap
sebelumnya melaporkan bahwa USS Nimitz dan USS Ronald Reagan dijadwalkan
untuk bergabung dengan USS Carl Vinson, namun laporan tersebut ternyata
salah. Reagan tengah menerima perbaikan di Jepang dan Nimitz berlayar
di sekitar California Selatan.
Presiden AS Donald Trump, dalam
nada yang sama dengan anggota kabinet keamanan nasionalnya, secara tidak
akurat mengatakan pada bulan April bahwa kelompok kapal perang telah
berlayar ke Laut Kuning atau Laut Jepang.
"Saya pikir ada
kemungkinan bahwa ini adalah penyesatan yang disengaja, sebuah tampilan
yang disengaja dimaksudkan untuk persepsi Korut, mungkin juga China,
tapi menurut saya yang paling penting itu dimaksudkan untuk publik
domestik AS," kata analis Mark Sleboda.
Korut menyalahkan AS atas meningkatnya ancaman militer di Semenanjung Korea. Foto/Ilustrasi/Istimewa
PYONGYANG
- Korea Utara (Korut) mengecam Amerika Serikat karena meningkatnya
ancaman militer. Begitu laporan kantor berita pusat Korut mengutip
pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri.
"Pejabat militer
AS dan Korea Selatan (Korsel) secara terbuka menyatakan bahwa mereka
akan memusatkan aset strategis terakhirnya di sekitar semenanjung Korea
dengan manifestasi eksplisit dari niatnya untuk melakukan serangan
bersenjata ke Korut," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut
seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (4/8/2017).
Menurut
juru bica tersebut petualangan militer yang dilakukan oleh AS termasuk
melakukan latihan peluncuran rudal bersama dengan Korsel dan menargetkan
Korut.
Ia menambahkan bahwa ancaman militer AS termasuk mengirim
dua pembom strategis B-1B ke udara di atas semenanjung Korea untuk
melakukan latihan pengeboman udara selama 10 jam. Ia juga menunjuk
simulasi pencegatan rudal balistik Korut dan penyebaran peluncur THAAD
tambahan di Korsel.
"Uji coba kedua rudal balistik antar benua
Hwasong-14 oleh Korut, yang dilakukan pada 28 Juli dimaksudkan untuk
mengirim peringatan keras kepada AS. Sayangnya, AS masih berpikir bahwa
gertakan militernya akan berhasil," kata juru bicara tersebut.
"Setiap
bentuk ancaman militer atau pemerasan oleh AS tidak akan pernah
menakut-nakuti Korut dan, sebaliknya, hanya akan melipatgandakan tekad
tentara Korea dan orang-orang untuk memusnahkan musuh," kata juru bicara
tersebut.
Hassan Rouhani kembali menjabat sebagai Presiden Iran untuk kedua kalinya. Foto/Istimewa
TEHERAN
- Hassan Rouhani secara resmi dilantik untuk masa jabatan kedua
Presiden Iran pada hari Kamis kemarin. Upacara pelantikan Hassan Rouhani
itu diawasi langsung oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
"Saya
mengonfirmasi pemungutan suara dan menunjuk Anda sebagai presiden
republik ini," kata Khamenei di depan audiensi yang dipenuhi pejabat
Iran seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (4/8/2017).
Khamenei
memuji jumlah pemilih yang tinggi dan partisipasi yang antusias dalam
pemilihan bulan Mei lalu. Ia menilai hal itu sebagai tanda-tanda
keberhasilan rezim Islam dalam memperkuat karakter republik dan rezim
revolusioner yang populer.
Di antara mereka yang hadir pada
upacara tersebut adalah mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad, yang tidak
disukai lagi dengan pendiriannya dan kemudian dilarang tampil sebagai
kandidat.
Dalam pidatonya, Khamenei meminta Rouhani untuk
menekankan ekonomi perlawanan yang berfokus pada peningkatan lapangan
kerja dan produksi nasional pada saat tingkat pengangguran resmi telah
mencapai 12,6 persen.
Rouhani, seorang pria berusia 68 tahun,
meraih kemenangan meyakinkan atas lawan beratnya Ebrahim Raisi pada
pemilu bulan Mei lalu. Ia berjanji untuk melanjutkan upayanya membangun
kembali hubungan dengan Barat dan mempromosikan kebebasan sipil di Iran.
Namun,
dia telah menghadapi banyak tekanan dari lawan konservatif dan sekarang
menghadapi ancaman yang meningkat dari Amerika Serikat (AS), yang
mengeluarkan sanksi baru terhadap Iran pada hari Rabu lalu.
Senat AS setuju untuk menghentikan bantuan dana untuk Palestina. Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Komite Hubungan Luar Negeri Senat Amerika Serikat (AS) menyetujui
undang-undang yang akan menangguhkan bantuan keuangan kepada Otoritas
Palestina. Bantuan tersebut ditangguhkan hingga otoritas Palestina
berhenti memberikan penghormatan kepada pelaku yang membunuh warga
negara AS dan Israel.
Anggota panel yang dipimpin Partai Republik
memilih 16-5 untuk meluluskan RUU yang disponsori oleh Sens Lindsey
Graham dan Ketua Komite, Senator Bob Corker, R-Tenn.
Corker
mengatakan bahwa Otoritas Palestina membagikan uang bulanan sebesar
USD3.500 kepada orang-orang Palestina yang melakukan tindak kekerasan
dan keluarga mereka. Jumlah pembayaran tergantung pada panjang hukuman
penjara yang mereka terima atas kejahatan tersebut.
"Bagi saya,
ini hampir merupakan definisi penjahat perang," kata Corker menanggapi
tentang pembayaran tersebut seperti dikutip dari ABC News, Jumat (4/8/2017).
RUU
tersebut dinamakan Taylor Force, seorang mahasiswa MBA di Vanderbilt
University dan lulusan West Point yang mengunjungi Israel pada bulan
Maret 2016 ketika dia ditikam sampai mati oleh seorang warga Palestina.
Force berasal dari Lubbock, Texas.
Graham mengatakan Otoritas
Palestina memuji pembunuh Force sebagai "martir heroik" dan dia menyebut
pembayaran itu sebagai "bayar untuk dibunuh."
"Taylor adalah
seorang pahlawan Amerika yang dibunuh secara brutal di tangan teroris.
Namun, alih-alih mengutuk serangan mengerikan ini, dan banyak contoh
lain sepertinya, Otoritas Palestina memberi penghargaan kepada teroris,"
kata Graham dalam sebuah pernyataan.
Permintaan anggaran
administrasi Trump untuk tahun fiskal 2018 mencakup sekitar USD260 juta
untuk program pembangunan ekonomi dan penegakan hukum di Tepi Barat dan
Gaza.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Jenderal Majid Faraj. Foto/Istimewa
JERUSALEM
- Khawatir jika Presiden Palestina Mahmaoud Abbas meninggal mendadak,
Israel mendukung kepala dinas intelijen sebagai penggantinya. Demikian
laporan surat kabar Ibrani harian Israel Hayom melaporkan.
Surat
kabar tersebut menambahkan bahwa ada kandidat potensial lain sebagai
suksesor Abba namun bobot politiknya hampir dapat diabaikan.
"Siapa
pun yang ingin menggunakan kekuasaan harus tetap berpegang pada
pimpinan Jenderal Intelijen Mayor Jenderal Majid Faraj karena dia adalah
kunci utama untuk semua skenario dan ini adalah suara terkuat di Tepi
Barat dalam hal keamanan," seperti disadur Middle East Monitor dari Israel Hayom, Jumat (4/8/2017).
Surat
kabar tersebut juga menjelaskan bahwa Faraj memiliki hubungan baik
dengan pasukan keamanan Israel. "Dan pertempuran melawan Hamas memberi
dia nilai tinggi, dan dia adalah orang yang mungkin mengajukan
pertanyaan sendiri: Mengapa bukan saya?" tulis media itu.
Surat
kabar tersebut menunjukkan dalam sebuah artikel oleh Jenderal Moshe Elad
bahwa Abbas berada di bawah tekanan besar yang dapat menyebabkan ia
mengundurkan diri atau meninggal tiba-tiba. Hal ini menunjukkan bahwa
Presiden Palestina itu mengalami kelelahan yang berasal dari tekanan
psikologis hebat yang dideritanya dalam beberapa bulan terakhir.
Surat
kabar tersebut menambahkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald
Trump, menuntut agar Abbas berhenti membayar gaji tahanan Palestina di
penjara-penjara Israel. Ini adalah langkah yang tidak dapat dilakukan
presiden Palestina saat ini atau di masa depan karena ini adalah resep
ajaib untuk bunuh diri politik. Ini juga menunjukkan bahwa Presiden
Mesir Abdel Fattah Al-Sisi memberikan dukungan kepada Presiden Abbas.
Maskapai
penerbangan Air France-KLM memperluas zona larangan terbangnya di Korut
setelah salah satu pesawatnya hampir terkena rudal ICBM. Foto/Istimewa
PARIS
- Maskapai penerbangan Air France-KLM telah memperluas zona larangan
terbangnya di atas Korea Utara (Korut). Keputusan itu diambil setelah
salah satu jetnya terbang diatas lokasi di mana sebuah rudal balistik
antar benua (ICBM) meluncur sepuluh menit kemudian.
"Penerbangan
Air France 293, Boeing 777 membawa 323 orang dari Tokyo ke Paris,
nyaris terkena rudal ICBM Korut terbaru pada tanggal 28 Juli sekitar 100
km," kata juru bicara maskapai penerbangan tersebut, mengutip data
penerbangan yang dikeluarkan oleh Jepang seperti dilansir dari Reuters, Jumat (4/8/2017).
"Air
France-KLM terbang langsung ke Tokyo dan Osaka dan perluasan zona
larangan terbang bisa membuat penerbangan 10 menit sampai 30 menit lebih
lama, tergantung pada arahannya," sambung juru bicara tersebut.
Korut
mengatakan pada hari Sabtu bahwa tes ICBM terbarunya membuktikan
kemampuan negara itu untuk menyerang daratan Amerika. Uji coba ini
menarik peringatan tajam dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan
sebuah teguran dari China.
Dalam sebuah pernyataan, Trump
mengecam uji coba rudal balistik Korut. Trump menyebut uji coba tersebut
sebagai tindakan sembrono dan berbahaya.
"Dengan mengancam
dunia, senjata dan tes ini selanjutnya mengisolasi Korea Utara,
melemahkan ekonominya, dan membuat rakyatnya tersiksa," kata Trump
sembari berjanji akan melindungi AS dan sekutunya.
Sementara
China mendesak Korea Utara (Korut) untuk mematuhi resolusi Dewan
Keamanan PBB. Beijing juga meminta kepada kompatriotnya untuk
menghentikan tindakan apapun yang dapat meningkatkan ketegangan di
Semenanjung Korea.
Jakarta, CB --
Peneliti keamanan siber yang dinilai membantu menetralisir
serangan ransomware WannaCry belum lama ini telah ditangkap oleh Biro
Federal Investigasi. atau FBI.
Marcus Hutchins, peneliti malware berbasis di Inggris, mendapat perhatian karena mendeteksi kelemahan WannaCry pada Mei lalu.
Ia ditahan FBI di Nevada beberapa hari setelah puluhan ribu peretas berkumpul di konferensi keamana di Las Vegas.
"Kami mengetahui bahwa ia ditangkap," kata seorang juru bicara polisi Amerika Serikat yang dikutip Reuters, Jumat (4/8). "Ini bukan kasus kami, tapi FBI."
Perwakilan
di kantor FBI di Las Vegas dan kantor pusat badan detektif itu di
Washington masih belum memberikan komentar terkait hal ini.
Malware
atau perangkat lunak jahat WannaCry menginfeksi ratusan ribu komputer
dan mengganggu pabrik mobil, rumah sakit, toko-toko dan sekolah di lebih
dari 150 negara.
Penangkapan Hutchins pertama kali
dilaporkan situs keamanan Motherboard pada Kamis. Laporan itu menyebut
Hutchins ditangkap sehari sebelumnya.
Pakar yang Hentikan WannaCry Ditangkap karena Kasus Peretasan
Ilustrasi peretas. (Reuters/Kacper Pempel)
Jakarta, CB --
Sejumlah dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Marcus Hutchins,
pakar keamanan siber yang dianggap membantu menetralisir serangan
ransomware WannaCry belum lama ini, ditangkap FBI karena kasus peretasan
yang berbeda.
Peneliti malware berusia 23 tahun yang berbasis di
Inggris itu ditangkap FBI di Las Vegas pada Rabu, kata juru bicara
Kementerian Kehakiman AS. Dia berada di antara puluhan ribu peretas yang
berkumpil di kota tersebut untuk menghadiri konvensi Black Hat dan Def
Con.
Berkas dakwaan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS di
Wisconsin menuding pria yang dikenal dengan nama lain "MalwareTech" itu
telah mengiklankan, menyebarkan dan mengambil keuntungan dari kode
malware "Kronos" yang mencuri data perbankan daring dan kartu kredit.
Hutchins diduga terlibat dalam kejahatan itu pada Juli 2014 dan Juli
2015.
Menghadapi enam tuntutan tekait Kronos, Hutchins didakwa
bersama seorang rekan disebutkan namanya. Namun, kasus ini tidak
terungkap hingga akhirnya ia ditangkap.
Hutchins dihadapkan pada
hakim Nancy Koppe di Las Vegas, Kamis. Dan Coe, seorang pengacara
federal, mengatakan Hutchins "bekerja sama dengan pemerintah sebelum
dijatuhkan tuntutan."
Sidang tersebut dijadwalkan untuk berlanjut
Jumat sore untuk menentukan apakah ia akan diwakilkan oleh penasihat
hukum swasta atau pengacara pemerintah federal.
Diberitakan Reuters, Hutchins tidak menunjukkan emosi berarti sementara Koppe membacakan tuntutan terhadapnya.
Malware Kronos
Perangkat
lunak jahat Kronos yang diunduh dari sematan surat elektronok membuat
sistem komputer korban mudah ditembus pencuri data perbankan dan kartu
kredit. Dengan demikian, para pelaku kejahatan bisa menggunakannya untuk
menyedot uang dari rekening-rekening bank.
Menurut surat
dakwaan, rekan Hutchins yang turut disidang itu mengiklankan malware
Kronos di AlphaBay, pasar gelap internet yang telah ditutup otoritas
pada bulan lalu. Penyidik menyatakan situs itu memungkinkan pengguna
anonim untuk memfasilitasi perdagangan global narkotik, senjata api,
perangkat peretasan dan barang-barang ilegal lain.
Kementerian
Kehakiman menyebut Kronos digunakan untuk mencuri data perbankan di
Kanada, Jerman, Polandia, Perancis, Inggris dan negara-negara lain.
Peneliti 'Pahlawan' WannaCry jual Malware Ribuan Dolar
Ilustrasi peretas. (Reuters/Kacper Pempel)
Jakarta, CB --
Marcus Hutchins, peneliti yang terkenal karena menghentikan
serangan malware WannaCry, ditangkap oleh FBI karena membuat perangkat
lunak jahat lain. Program itu dijual dengan harga ribuan dolar di pasar
gelap.
Peneliti malware berusia 23 tahun yang berbasis di Inggris
itu ditangkap FBI di Las Vegas pada Rabu, kata juru bicara Kementerian
Kehakiman AS. Dia berada di antara puluhan ribu peretas yang berkumpil
di kota tersebut untuk menghadiri konvensi Black Hat dan Def Con.
Berkas
dakwaan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS di Wisconsin menuding
pria yang dikenal dengan nama lain "MalwareTech" itu telah mengiklankan,
menyebarkan dan mengambil keuntungan dari kode malware "Kronos" yang
mencuri data perbankan daring dan kartu kredit. Hutchins diduga terlibat
dalam kejahatan itu pada Juli 2014 dan Juli 2015.
Menurut berkas dakwaan yang diperoleh CNN,
Jumat (4/8), Hutchins berperan sebagai pembuat malware tersebut.
Sementara itu, seorang rekan yang tidak disebutkan namanya bertindak
sebagai penjual program jahat tersebut.
Pada 13 Juli 2014, sebuah
video yang menunjukkan cara bekerja "Trojan Perbankan Kronos" diunggah
di internet secara publik dan bisa diakses oleh siapa saja. Rekan anonim
Hutchins tampil sebagai peraga dalam rekaman tersebut.
Nerlas
tersebut menunjukkan bahwa pada bulan depannya, ia membuka penjualan
Kronos di forum internet seharga $3.000 atau Rp40 juta .
Dugaan tindak kejahatan itu terus berlangsung hingga pada April 2015, mereka mengiklankan Kronos di forum pasar gelap AlphaBay.
Pada 11 Juni 2015, sebuah versi dari malware tersebut dibeli seharga $2.000 dalam mata uang digital, setara dengan Rp26 juta.
Perangkat
lunak jahat Kronos yang diunduh dari sematan surat elektronok membuat
sistem komputer korban mudah ditembus pencuri data perbankan dan kartu
kredit. Dengan demikian, para pelaku kejahatan bisa menggunakannya untuk
menyedot uang dari rekening-rekening bank.
Menurut surat
dakwaan, rekan Hutchins yang turut disidang itu mengiklankan malware
Kronos di AlphaBay, pasar gelap internet yang telah ditutup otoritas
pada bulan lalu. Penyidik menyatakan situs itu memungkinkan pengguna
anonim untuk memfasilitasi perdagangan global narkotik, senjata api,
perangkat peretasan dan barang-barang ilegal lain.
Kementerian
Kehakiman menyebut Kronos digunakan untuk mencuri data perbankan di
Kanada, Jerman, Polandia, Perancis, Inggris dan negara-negara lain.
Ankara (CB) - Badan militer tertinggi Turki, Rabu (2/8),
mengganti komandan militer angkatan darat, udara dan laut dalam sebuah
pertemuan penting, lebih dari setahun setelah upaya kudeta gagal, lapor
media Turki.
Dewan Militer Agung (Supreme Military Council/YAS)
memutuskan untuk mengganti komandan pasukan darat Jenderal Salih Zeki
Colak, kepala angkatan laut Laksamana Bulent Bostanoglu dan komandan
angkatan udara Jenderal Abidin Unal, ungkap lembaga penyiaran CNN Turki.
Colak
akan digantikan oleh Jenderal Yasar Guler, yang sekarang menjabat
sebagai kepala polisi militer sekaligus mantan wakil kepala staf, ungkap
saluran tersebut.
Bostanoglu akan digantikan oleh Wakil
Laksamana Adnan Ozbal, sementara Jenderal Hasan Kucukakyuz akan
menggantikan Unal sebagai komandan angkatan udara, tambah CNN Turki
sebagaimana dikutip AFP.
Keputusan yang dibuat selama pertemuan
YAS yang dipimpin oleh Perdana Menteri Binali Yildirim itu akan
dipresentasikan ke hadapan Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk
persetujuan resmi pada Rabu.
Dewan tersebut biasanya bertemu
setahun sekali, tetapi pertemuan tersebut adalah yang ketiga kali sejak
upaya kudeta gagal pada 15 Juli 2016 yang ditudingkan kepada ulama
Fethullah Gulen, demikian AFP.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Washington (CB) - Keraguan Presiden Donald Trump mengenai
perang di Afghanistan telah mengantarkan kepada tersendatnya penuntasan
strategi baru AS di Asia Tengah, bahkan mendorongnya mengeluarkan saran
agar panglima militer AS di kawasan itu dipecat, kata para pejabat AS
seperti dikutip Reuters.
Dalam rapat 19 Juli lalu di Ruang
Situasi di Gedung Putih, Trump menuntuk para penasihat keamanannya untuk
memberikan informasi lebih mengenai apa yang disebut salah seorang
pejabat sebagai pengakhiran perang di negara di mana AS sudah
menghabiskan waktu 16 tahun berperang melawan Taliban tanpa ada
tanda-tanda berakhir.
Rapat berubah keruh manakala Trump meminta
Menteri Pertahanan James Mattis dan Kepala Staf Gabungam Jenderal
Marinir Joseph Dunford, agar memecat Jenderal John Nicholson, panglima
pasukan AS di Afghanistan, dengan alasan tidak memenangkan perang.
"Kita tidak menang," kata dia kepada mereka seperti diucapkan lagi seorang pejabat yang meminta namanya tidak disebutkan.
Dalam
rapat itu juga penasihat strategis Trump, Steve Bannon, bersitegang
dengan penasihat keamanan nasional Gedung Putih H.R. McMaster mengenai
arah kebijakan AS.
Para pejabat yang mengikuti rapat itu terkejut oleh keluhan Trump yang menyebut militer telah membiarkan AS kalah perang.
Mattis, McMaster dan beberapa pejabat berusaha meyakinkan Trump agar dia mau menerapkan strategis mereka.
Trump putus asa pada perang Afghanistan, ingin pecat komandan militer
Dokumentasi
satu tabung mortir meledak, menewaskan empat prajurit Afganistan dan
juru foto tentara Amerika Serikat yang mengambil foto, Spc Hilda I
Clayton, dalam latihan Tentara Nasional Afganistan (ANA) di Provinsi
Laghman, Afganistan, 2 Juli 2013. Foto pada 2013 diluncurkan untuk
jurnal Military Review Angkatan Darat Amerika Serikat terbitan Mei-Juni.
(US Army/Spc. Hilda Clayton/Handout via REUTERS )
... Kita belum juga mencapai kemenangan...
Washington (CB) - Keraguan Presiden Amerika Serikat,
Donald Trump, terhadap perang di Afghanistan membuat negara itu harus
menunda penerapan siasat baru di kawasan Asia Selatan.
Keraguan itu bahkan membuat Trump mempertimbangkan memecat komandan
militer Amerika Serikat di kawasan itu, kata sumber Gedung Putih pada
Rabu.
Saat menggelar rapat di ruang darurat Gedung Putih, Trump meminta
semua anggota kabinet keamanan memberikan keterangan lebih mengenai
keadaan terkini di tempat Amerika Serikat menghabiskan 16 tahun perang
melawan Taliban tanpa tanda kemenangan.
Rapat tersebut memanas saat Trump meminta Menteri Pertahanan Amerika
Serikat, James Mattis, dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika
Serikat, Joseph Dunford, memecat Jenderal John Nicholsin, panglima
pasukan Amerika Serikat di Afghanistan karena tidak berhasil menang
perang.
"Kita belum juga mencapai kemenangan," kata Trump kepada dua orang
tersebut, sebagaimana dikutip dari sejumlah sumber, yang tidak ingin
jati dirinya terungkap.
Saat rapat itu selesai, pejabat setara menteri koordinator politik,
Steve Bannon, terlibat adu mulut dengan pejabat setara menteri
koordinator keamanan HR McMaster terkait arah kebijakan Amerika Serikat.
Beberapa pejabat meninggalkan rapat itu dalam kondisi terkejut oleh
keluhan presiden bahwa militer telah membiarkan Amerika Serikat kalah
dalam peperangan.
Mattis, McMaster, dan beberapa pejabat tinggi lainnya kini berusaha
menjawab keraguan Trump dalam cara yang bisa membuat sang presiden
pemarah untuk menyetujui strategi baru di Asia Selatan, kata
sumber-sumber tersebut.
Gedung Putih sendiri tidak berkomentar terhadap laporan mengenai pertemuan tersebut.
Rapat lain bersama para pejabat tinggi dijadwalkan akan digelar pada Kamis.
Trump sendiri pada awal tahun memberi Mattis kewenangan untuk
mengirim pasukan militer Amerika Serikat sesuai dengan kebutuhan. Namun,
rencana menteri pertahanan tersebut untuk menambah 4.000 tentara
menjadi 8.400 untuk bertugas di Afghanistan, kini harus tertahan karena
keluhan Trump.
"Semuanya bergantung pada persetujuan terkait strategi baru," kata
seorang pejabat pemerintahan mengenai pengiriman pasukan tambahan.
Trump sudah sejak lama skeptis terhadap keterlibatan Amerika Serikat
dalam peperangan di negara asing dan menyatakan tidak tertarik untuk
mengirim pasukan militer tanpa rencana spesifik mengenai apa peran
mereka dan untuk berapa lama.
Sejumlah pejabat mengatakan bahwa Trump meminta agar Afghanistan
juga turut menanggung biaya satu trilyun dolar AS, dalam bentuk kekayaan
tambang, sebagai bayaran atas bantuan keamanan bagi pemerintah
Afghanistan.
Namun demikian, tanpa jaminan keamanan di seluruh bagian negara,
tidak mungkin bagi Afghanistan untuk mengekspor kekayaan tambang
tersebut ke pasar internasional, kecuali ke Iran.
Trump juga mengeluh karena menganggap China mengambil lebih banyak dari pertambangan di Afghanistan, kata sumber itu.
Doha (CB) - Qatar pada Rabu (2/8) mengumumkan pesanan
senilai 5 miliar euro atau sekitar Rp78,9 triliun untuk tujuh kapal
perang dari Italia di tengah krisis diplomatik yang sudah berlangsung
selama hampir dua bulan dengan negara tetangganya Arab Saudi dan para
sekutunya.
"Kami telah menandatangani kontrak
atas nama Angkatan Laut Qatar untuk membeli tujuh kapal perang dari
Italia seharga 5 miliar euro," kata Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed
bin Abdulrahman Al-Thani dalam konferensi pers di Doha dengan Menteri
Luar Negeri Italia Angelino Alfano.
Kontrak
tersebut ditandatangani menyusul penandatanganan kontak awal pada Juni
2016 untuk kesepakatan antara grup Italia Fincantieri dan Qatar untuk
membeli empat korvet, satu kapal amfibi dan dua kapal patroli.
Alfano menyambut baik kesepakatan itu dalam sebuah cuitan, yang menurutnya dapat membuka 1.000 pekerjaan di Italia.
Pada
Juni tahun ini, Amerika Serikat menyetujui penjualan pesawat tempur
F-15 senilai 12 miliar dolar AS (sekitar Rp159,9 triliun) kepada Qatar,
menegaskan kembali dukungan untuk negara emirat tersebut dalam krisis
diplomatik terburuk di Teluk dalam beberapa dekade.
Arab
Saudi dan para sekutunya termasuk Mesir dan Uni Emirat Arab memutuskan
hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar pada 5 Juni, menuduh
Doha mendukung kelompok ekstremis dan menjalin hubungan dekat dengan
musuh bebuyutannya Iran.
Qatar membantah
tuduhan itu dan menuduh blok pimpinan Saudi memberlakukan "blokade"
terhadap negara emirat kecil tersebut, demikian AFP.
Ilustrasi: Ada potensi bahaya yang mengintai manusia jika tinggal lama di luar angkasa. (Foto: Dok. Wikipedia)
Jakarta, CB --
Ketertarikan warga dunia untuk menjadi orang pertama di negara
merdeka antariksa Asgardia mulai memicu tanda tanya dari banyak
kalangan. Salah satunya adalah mengenai konsekuensi negatif yang
berpotensi membahayakan manusia.
Seperti diketahui, menjadi warga
negara suatu negara berarti mengharuskan seseorang tinggal lama di
suatu wilayah. Namun, ada potensi bahaya yang mengintai manusia jika
harus mendiami luar angkasa dalam jangka waktu lama.
Ketua
Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN), Thomas Djamaluddin
mengungkapkan potensi bahaya yang mungkin akan dihadapi manusia ketika
menetap di Asgardia.
Menurutnya, tubuh manusia akan semakin lemas ketika hidup untuk jangka waktu lama di lingkungan dengan gravitasi mikro.
"Manusia
tinggal lama di antariksa kondisi tubuhnya makin melemah karena kondisi
gravitasi mikro. Potensi kekurangan oksigen, air, dan makanan bisa
terjadi dengan keterbatasan di antariksa," ucapnya saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Rabu (2/8).
Kendati
demikian, potensi ini menurut Thomas tidak diketahui banyak orang,
termasuk masyarakat Indonesia yang telah mendaftar sebagai Asgardian.
Dia menilai banyak orang hanya sekadar ikut-ikutan saja mendaftar.
"Sekadar ikut-ikutan. Mereka belum tahu konsekuensinya," Thomas menanggapi tingginya jumlah WNI yang tertarik menjadi Asgardian.
Hingga Kamis (3/8) pagi tercatat ada 293.213 orang yang mendaftar
untuk menjadi Asgardian. Indonesia menempati peringkat keempat dengan
18.332 orang yang menunjukkan ketertarikan untuk menjadi warga negara
Asgardia.
Sebelumnya, Thomas juga telah menjelaskan bahwa
Asgardia menghendaki warganya berasal dari negara yang membolehkan
dwi-kewarganegaraan. Hal ini membuat WNI tak mungkin menjadi Asgardian
sah secara hukum.
Selain itu, warga yang pindah ke Asgardia
diyakininya akan dikenai biaya yang sangat mahal. Sebab, teknologi yang
saat ini ada belum mampu menopang koloni manusia dalam waktu sangat lama
di luar Bumi.
Ilustrasi: WNI dianggap tidak mungkin bisa menjadi Asgardian. (Foto: dok. nasa.gov)
Jakarta, CB --
Ilmuwan komputer asal Rusia, dr Igor Ashurbeyli, mengumumkan bahwa
timnya tengah membuka pendaftaran bagi penduduk negara merdeka,
Asgardia. Tak sembarang negara, penduduk di negara ini akan menjadi
orang-orang pertama yang bisa tinggal di luar angkasa.
Sontak hal
ini memicu ketertarikan banyak orang untuk ikut mendaftar sebagai orang
pertama yang menjadi warga negara antariksa. Tak terkecuali warga
negara Indonesia.
Hingga pertengahan Juli 2017, diketahui sudah
ada 500 ribu calon warga negara yang mendaftar. Sekitar 16.173 warga
negara Indonesia diketahui ikut mendaftarkan diri.
Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas
Djamaluddin menanggapi ketertarikan WNI yang ingin beralih
kewarganegaraan menjadi Asgardian--sebutan untuk warga negara Asgardia.
Menurutnya, WNI tidak mungkin bisa jadi Asgardian.
"Masyarakat
Asgardia, warganya berasal dari negara yang memperbolehkan
dwi-kewarganegaraan. WNI tidak boleh dwi-kewarganegaraan sehingga
seharusnya ditolak oleh Asgardia,” terang Thomas kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (31/7).
Selain
itu, Thomas juga meyakini bahwa legalitas koloni di luar angkasa hingga
saat ini masih diperdebatkan. Hukum Keantariksaan internasional selama
ini hanya terkait dengan negara peluncur objek antariksa.
Lebih
lanjut, Asgardia disebut masih sekadar mimpi belaka. Sebab, masih ada
banyak kendala yang harus ditangani sebelum mampu mewujudukan koloni di
antariksa. Padahal sebelumnya, Ashurbeyli sudah menjanjikan akan
meluncurkan satelit kedua pada 2018 untuk memberikan jutaan rumah kepada
manusia di luar angkasa.
"Teknologi daya dukung kehidupan di antariksa untuk jumlah manusia
yang banyak belum ada. Belum ada teknologinya untuk hidup lama di
antariksa," sambung Thomas.
Tak hanya itu, ia juga memperkirakan bahwa biaya hidup untuk tinggal di Asgardia akan sangat mahal.
Sebagai
ilustrasi, biaya pengiriman suplai makanan untuk astronaut di Stasiun
Luar Angkasa (ISS) melalui roket SpaceX yang termurah mencapai US$133
miliar untuk sekali perluncuran pada akhir 2017.
CB – Menteri Luar Negeri China Wang Yi
mendesak seluruh pihak untuk menahan diri agar situasi di Semenanjung
Korea tak semakin memanas. Pernyataan tersebut ia sampaikan Kamis, 3
Agustus 2017. Ia memastikan China sudah jelas sangat mengutuk aksi uji
coba rudal yang dilakukan oleh Korea Utara.
Diberitakan oleh Reuters, Wang
Yi menyampaikan pernyataan tersebut di Beijing, tak lama setelah
pemerintah AS meminta seluruh warganya yang berada di Korea Utara untuk
segera kembali dan melarang warga AS berkunjung ke Korea Utara. Larangan
itu tidak diberlakukan bagi jurnalis dan pekerja kemanusiaan.
Menurut Departemen Luar Negeri AS, larangan tersebut akan berlaku
efektif pada 1 September 2017. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Rex
Tillerson mengatakan AS bukan musuh Korea Utara dan tidak berniat
mengganti atau menyingkirkan rezim pemerintah Korea Utara. Namun jika
Korea Utara terus menerus menganggap AS sebagai ancaman dan melakukan
tindakan yang mengancam, maka pemerintah AS akan menentukan sikap.
Ketegangan
di Semenanjung Korea kembali memuncak setelah Jumat pekan lalu Korea
Utara kembali melakukan uji coba rudal jenis ICBM, yang mampu melintasi
antar benua. Melalui KCNA, kantor berita pemerintah Korea Utara
disebutkan, rudal tersebut mampu menjangkau seluruh daratan di Amerika.
Aksi
Korea Utara ditanggapi oleh Presiden AS Donald Trump. Sepanjang akhir
pekan lalu, Trump terus melemparkan kekesalannya melalui akun Twitter,
sesuatu yang dianggap oleh media China sebagai hal yang sia-sia. “Saat
ini dibutuhkan pemadam api, bukan pelempar kayu,” tulis kantor berita
China Xinhua menanggapi aksi emosional Trump.
Pria berjenggot dari etnis Uighur di Xinjiang, China.
CB – Pemerintah China kembali memberlakukan
larangan pada Muslim Uighur. Kali ini mereka melarang kelompok Muslim
mayoritas di China itu menggunakan bahasa etnik mereka di sekolah.
Larangan
itu disampaikan pada Juni lalu. Akhir Juni, pemerintah China melalui
Departemen Pendidikan di Provinsi Hotan (Hetian) mengeluarkan lima
instruksi yang melarang penggunaan dan pengajaran bahasa tersebut di
sekolah-sekolah.
Menurut instruksi tersebut, sekolah harus berkeras untuk secara penuh
memopulerkan bahasa umum dan sistem penulisan nasional sesuai hukum,
dan menambahkan pendidikan bahasa etnis berdasarkan prinsip dasar
pendidikan bilingual, ujar Radio Free Asia, seperti dikutip Independent, Kamis 3 Agustus 2017.
Dikatakan
bahwa sekolah juga harus melarang penggunaan bahasa Uighur dalam
kegiatan kolektif, kegiatan publik dan pengelolaan sistem pendidikan,
dan dengan tegas memperbaiki metode yang salah untuk menyediakan
pelatihan bahasa Uighur kepada guru bahasa China.
Ketika anak-anak
kembali bersekolah di musim gugur, sekolah-sekolah tersebut harus
dengan tegas sudah menggunakan bahasa Mandarin. Dan mereka wajib
menggunakan bahasa Mandarin sejak usia kanak-kanak hingga SMU.
Penggunaan bahasa Mandarin akan menjadi cakupan bahasa umum dan sistem
penulisan.
Sekolah yang melakukan hal politik, dan menolak menerapkan perintah tersebut akan dituduh "berwajah dua" dan akan dihukum berat.
Muslim
Uighur adalah kelompok mayoritas di Provinsi Xinjiang, namun mereka
terus mendapatkan tekanan dari pemerintah China. Beberapa tahun terakhir
mereka kerap melakukan perlawanan dan pemberontakan. Pemerintah China
menuduh Muslim Uighur sebagai kelompok ekstremis dan radikal.
Meskipun
pemerintah China mengakui 56 etnis minoritas yang berbeda - termasuk
orang-orang Uighur - di negara ini, namun mereka terus berusaha menindak
ekspresi individu untuk menciptakan masyarakat yang homogen di bawah
komunisme.
Pemerintah nasional di Beijing mengatakan bahwa mereka
mencoba untuk memperkenalkan "sistem bilingual" di sekolah-sekolah di
wilayah dengan memfasilitasi penggunaan dua bahasa, Mandarin dan Uighur.
Namun, praktik sekolah di wilayah tersebut dipaksa untuk dilakukan
secara monolingual.
Ilshat Hassan, Presiden Asosiasi Uighur
Amerika yang berbasis di AS, mengatakan pemerintah daerah telah
melanggar undang-undang China mengenai penghormatan terhadap etnis
minoritas.
NEW YORK. Pecahan mata uang digital Bitcoin mulai beredar pada Selasa 1 Agustus lalu. Sekelompok miner yang
merupakan memiliki otoritas transaksi, developer, investor dan pengguna
bitcoin mengaktifkan User Activated Hard Fork (UAHF) lewat Bitcoin Improvement Proposal (BIP 91). BIP 91 ini mendapatkan dukungan dari 93,8% miner untuk memecah kode dasar software Bitcoin dan menghasilkan mata uang baru, Bitcoin Cash.
Lewat UAHF, sekelompok miners ini memecah blockchain menjadi dua jalur. Blockchain adalah semacam dompet virtual yang berisi transaksi yang sudah terjadi.
Selama ini, kapasitas blockchain ini dibatasi maksimal penambahan 1 megabyte (MB) data setiap 10 menit. Inilah sebenarnya pemicu pemecahan mata uang digital Bitcoin.
Sebenarnya, pembatasan ini dilakukan untuk melindungi Bitcoin dari serangan cyber. Tapi, pengguna harus menunggu berhari-hari untuk menyelesaikan transaksi pada jam-jam padat.
Mulanya, ada dua usulan solusi untuk masalah ini. Pertama, menambah ukuran block lebih dari 1 MB. Kedua, memindahkan informasi dari blockchain ke file terpisah.
Banyak
developer memilih yang kedua. Muncullah Segwit2x. Berdasarkan rencana
awal, pemecahan file ini akan dilakukan Agustus, diikuti oleh penambahan
ukuran blok menjadi 2 MB November mendatang. BBC melaporkan, sebagian miners mengumumkan peluncuran Bitcoin Cash. Alasannya, penggunaan skema Segwit2x tidak menjamin bahwa blockchain kemudian akan ditambah sesuai rencana awal.
Bitcoin
Cash memiliki ukuran dompet 8 MB dan tidak akan ada pemecahan file.
Menurut Blockdozer Explorer yang merupakan perusahaan penyedia data mata
uang digital, perlu waktu hingga enam jam untuk mengambil Bitcoin Cash. "Kelambatan ini mungkin terjadi karena kurangnya dukungan dari miners pada Bitcoin Cash," ungkap Blockdozer.
Hingga Selasa malam, median harga Bitcoin Cash berada di level US$ 146,37. Sedangkan harga Bitcoin berada di US$ 2.729, turun 4,6% dari posisi hari Senin (31/7).
Setelah pemecahan dari Bitcoin, Bitcoin Cash akan memiliki catatan dari blockchain Bitcoin, menghasilkan nomor token yang sama, ditambah dengan mata uang baru. Pemegang Bitcoin memiliki akses setara Bitcoin Cash.
Ryan Taylor, chief executive Dash Core mengatakan, kemungkinan Bitcoin ini akan berumur pendek. "Bitcoin Cash tidak menyelesaikan masalah ukuran. Bitcoin
Cash memiliki kantong lebih besar, tapi masih kurang teknologi yang
kredibel untuk menangani banyak pengguna," kata Taylor kepada Reuters.