Presiden Donald Trump memperingatkan Presiden
Iran Hassan Rouhani agar tak mengancam Amerika serikat jika tak mau
menanggung akibatnya. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Jakarta, CB -- Presiden Donald Trump memperingatkan Presiden Iran Hassan Rouhani agar tak mengancam Amerika serikat jika tak mau menanggung akibatnya.
Hal
itu diungkapkan beberapa jam setelah Rouhani mengatakan kepada Trump
bahwa kebijakan keras terhadap Teheran bisa berujung pada "induk segala
peperangan."
Melalui Twitter, Trump mengatakan "jangan pernah
sekalipun mengancam Amerika Serikat atau Anda akan merasakan konsekuensi
seperti yang sudah dialami sejumlah pihak sepanjang sejarah."
Kicauan itu ditulis seluruhnya dengan huruf besar.
"Kami bukan lagi negara yang akan menerima kata-kata gila Anda soal kekerasan dan kematian. Waspadalah!" kata Trump.
Pernyataan
Trump juga menyusul Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang mengatakan AS
"tidak takut menjatuhkan" pejabat Iran, bahkan pada level tertinggi
pemerintahan, dengan sanksi.
"Kami tidak takut mengatasi rezim Iran meskipun pada tingkatan
tertinggi pemerintahan," kata Pompeo dalam pidatonya di California.
Pernyataan itu mengacu pada sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Kepala Pengadilan Iran, Sadeq Larijani, pada Januari lalu.
Semua ini mengikuti "strategi baru" AS mendesak Iran untuk lebih patuh
terhadap serangkaian sanksi yang telah dijatuhkan, terutama setelah
Washington menarik diri dari perjanjian nuklir Joint Comprehensive Plan
of Action (JCPOA).
Dalam kesempatan itu, Pompeo juga mengatakan
Gedung Putih ingin seluruh negara mengurangi, bahkan menghentikan impor
minyak dari Iran mulai 4 November mendatang. Seruan ini dilakukan
sebagai bentuk peningkatan tekanan ekonomi terhadap Teheran.
"Masih ada banyak [sanksi] yang akan datang lagi," tutur Pompeo seperti dikutip
AFPPompeo
bahkan disebut akan mendorong diaspora Iran di seluruh dunia untuk
"mendukung" protes anti-pemerintah. Langkah ini semakin memperjelas
keinginan Presiden Donald Trump akan perubahan rezim di negara Timur
Tengah itu.
Credit
cnnindonesia.com