Israel telah menewaskan 267 warga Palestina di Gaza selama aksi protes Great March of Return. Foto/Istimewa
GAZA
- Israel telah menewaskan 267 warga Palestina di Gaza selama aksi
protes Great March of Return. Israel juga melukai lebih dari 30.000
lainnya.
Menurut pernyataan Kementerian Kesehatan Gaza kemarin,
kematian itu termasuk 50 anak-anak, enam wanita dan satu orang tua. Pagi
ini seorang warga Palestina lainnya terbunuh, sehingga jumlah kematian
menjadi 267, bunyi laporan Quds Press yang dikutip Middle East Monitor, Sabtu (30/3/2019).
Selain itu, kementerian itu juga mengatakan bahwa jumlah korban tewas itu termasuk dua wartawan dan tiga paramedis.
Sementara
itu, Kementerian Kesehatan Gaza juga mengatakan bahwa 30.398 warga
Palestina lainnya terluka, termasuk 3.175 anak-anak dan 1.008 wanita.
Kementerian
itu juga mengatakan bahwa 536 orang yang terluka menderita luka serius,
6.843 orang menderita luka sedang, dan yang lainnya menderita luka
ringan atau mengalami mati lemas karena penggunaan gas air mata Israel
yang berat.
Sejumlah besar warga Palestina sedang bersiap-siap
untuk mengambil bagian dalam aksi demonstrasi satu juta orang untuk
menandai ulang tahun pertama Great March of Return, yang diluncurkan
pada 30 Maret tahun lalu.
Sekitar
30 ribu warga Palestina berkumpul di sepanjang pagar Jaur Gaza untuk
sebuah demonstrasi massa yang menandai satu tahun demonstrasi mingguan
Great March of Return. Foto/Istimewa
GAZA
- Sekitar 30 ribu warga Palestina berkumpul di sepanjang pagar Jaur
Gaza untuk sebuah demonstrasi massa yang menandai satu tahun demonstrasi
mingguan yang bertujuan untuk menghancurkan blokade Israel-Mesir.
Militer
Israel mengatakan para pemrotes melemparkan batu dan alat peledak ke
pagar dan membakar ban. Ditambahkan bahwa sebagian besar demonstran
bertahan di perkemahan jauh dari pagar perbatasan.
Militer Israel
mengatakan mereka merespons dengan cara pembubaran kerusuhan dan
menembakkan sesuai dengan prosedur operasi standar, seperti dikutip dari
CBS News, Minggu (31/3/2019).
Dalam
banyak hal, hari Sabtu adalah ujian, seth Doane. Israel tidak ingin
melihat kekerasan meningkat, terutama sekitar seminggu sebelum pemilihan
utama nasional.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang
mencari masa jabatan keempat berturut-turut dalam pemilihan 9 April
nanti. Namun ia menghadapi tantangan serius dari sekelompok mantan
kepala pasukan yang mengkritik apa yang mereka katakan kebijakan yang
gagal di Gaza. Dalam bentangan akhir kampanye, Netanyahu perlu menjaga
perbatasan Israel-Gaza, tanpa terlihat membuat konsesi untuk Hamas.
Netanyahu menerima kritik keras minggu ini atas apa yang dilihat sebagai
respons lunak terhadap tembakan roket baru dari Gaza.
Sementara
itu, Hamas menghadapi kerusuhan yang tumbuh di Gaza sebagai akibat dari
kondisi yang memburuk setelah lebih dari satu dekade penutupan
perbatasan Israel dan Mesir. Hamas, yang dianggap sebagai organisasi
teroris oleh Israel, berada di belakang aksi protes hari Sabtu, bahkan
membawa peserta dengan bus tetapi juga mendorong mereka untuk tetap
tenang.
Para pemrotes berteriak menentang apa yang mereka sebut
pengepungan Gaza. Israel telah menutup Jalur Gaza yang sempit karena
masalah keamanan, yang mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan di
sana, dari makanan hingga listrik hingga kemampuan untuk bebas datang
dan pergi. Sekitar setengah dari warga Gaza menganggur.
Para
negosiator Mesir telah berada di Gaza minggu ini berusaha untuk
menengahi kesepakatan yang akan menawarkan listrik yang lebih baik bagi
Palestina, zona penangkapan ikan yang diperluas, bahan bakar untuk
pembangkit listrik dan bantuan keuangan asing. Sebagai gantinya, Israel
menuntut protes pada hari Sabtu agar tidak mengandung kekerasan dan
Palestina berhenti menembakkan roket ke Israel.
Ketegangan
meningkat minggu ini setelah Palestina menembakkan roket ke Israel
tengah, menghantam sebuah rumah dan melukai tujuh lainnya. Israel
membalas dengan serangan udara.
Qatar's Emir Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani. (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, CB -- Amir Qatar,
Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani dilaporkan pergi meninggalkan
kursinya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab di Tunisia, Minggu
(31/3). Tamim pergi ketika KTT Liga Arab baru saja memasuki acara
pembukaan.
Dilansir AFP, kepulangan Amir Qatar diberitakan kantor
berita resmi negara Teluk QNA. Kepergian Amir Qatar Sheikh Tamim tanpa
disertai penyebab yang jelas.
Seorang pejabat Tunisia, yang tidak
bersedia namanya disebutkan, mengatakan pemimpin Qatar itu keluar saat
pidato Sekretaris Jenderal Liga Ahmed Aboul Gheit.
"Dia telah meninggalkan Tunisia," ujar pejabat tersebut, dikutip AFP, Minggu (31/3).
Qatar berada di pusat perselisihan negara Teluk yang berawal sejak
Juni 2017. Saat itu, Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir kompak
memusuhi Qatar dan memutus hubungan diplomatik dengan negara itu serta
melakukan embargo.
Hal ini menjadi krisis diplomatik dan politik paling buruk antara negara-negara Teluk selama ini.
Saudi
dan sejumlah negara-negara Teluk kompak memutus hubungan diplomatik
dengan Qatar, lantaran menuding Doha telah mendukung Hamas dan Taliban
yang masuk dalam daftar kelompok teroris versi Amerika Serikat. Mereka
juga menuduh Qatar terlampau dekat dengan Iran, yang menjadi musuh
bebuyutan Saudi di Timur Tengah.
Meski Qatar menyangkal seluruh
tuduhan itu, krisis diplomatik masih terus berlangsung hingga bulan ini
dan belum menemukan titik akhir. Negara-negara terkait juga tampak
enggan menyelesaikan krisis.
Slovakia untuk pertama kali memiliki presiden perempuan
setelah Zuzana Caputova memenangkan pemilu presiden pada Sabtu, 30 Maret
2019. Sumber: Wikipedia
CB, Jakarta - Zuzana Caputova, 45 tahun, mencetak sejarah Slovakia saat
terpilih menjadi presiden perempuan pertama negara itu. Kemenangan
gilang-gemilang ini membuatnya dengan cepat menjadi sorotan publik
dunia.
Caputova mengalahkan Maros Sefcovic, seorang diplomat
paling dihormati di Slovakia yang juga menjabat sebagai Kepala Komisi
Uni Eropa. Dalam pemilu yang digelar, Sabtu, 30 Maret 2019, Caputova
mendapat 58,3 persen suara dari total 98,1 persen suara yang masuk.
Sedang lawannya, mendapat 41,7 persen suara.
Dikutip dari
euronews.com, Minggu, 31 Maret 2019, Caputova adalah pengacara
anti-korupsi yang terjun ke politik dengan menjadi anggota partai
Progresif Slovakia. Dia dikenal juga sebagai pendukung pro-Uni Eropa.
Slovakia
untuk pertama kali memiliki presiden perempuan setelah Zuzana Caputova
memenangkan pemilu presiden pada Sabtu, 30 Maret 2019. Sumber: The
Slovak Spectator - Sme
Dalam
kampanyenya, Caputova berkomitmen akan mengubah Slovakia dan
memberantas korupsi di negara itu. Caputova menyebut Slovakia
dikendalikan oleh orang-orang berkuasa dari belakang.
Politik
Slovakia bergolak ketika pada tahun lalu seorang wartawan bernama Jan
Kuciak dan tunangannya dibunuh di rumah yang mereka tinggali berdua.
Kuciak dibunuh usai menginvestigasi sejumlah kasus penipuan yang
melibatkan pejabat tinggi negara.
Pembunuhan ini membuat marah
masyarakat Slovakia dan menciptakan gelombang protes terbesar dalam
sejarah negara bekas komunis itu. Situasi ini telah mendesak mantan
Perdana Menteri Robert Fico pada tahun lalu mengundurkan diri.
Caputova
memiliki dua anak dan telah bercerai dengan suaminya. Caputova
menyuarakan pandangannya yang liberal dengan mendukung pernikahan sesama
jenis, mempromosikan hak-hak LGBT dan adopsi.
Dalam karirnya sebagai pengacara, Caputova pernah dijuliki sebagai Erin Brockovich dari Slovakia.
Julukan itu disematkannya setelah dia memenangkan kasus mengenai
pembangunan sebuah tempat pembuangan sampah akhir ilegal di kampung
halamannya.
Slovakia untuk pertama kali memiliki presiden perempuan
setelah Zuzana Caputova memenangkan pemilu presiden pada Sabtu, 30 Maret
2019. Sumber: The Slovak Spectator - Sme
CB, Jakarta - Slovakia untuk
pertama kali memiliki presiden perempuan setelah Zuzana Caputova
memenangkan pemilu presiden pada Sabtu, 30 Maret 2019. Caputova adalah
pengacara yang terjun ke politik melalui partai beraliran liberal
bernama Partai Progresif Slovakia.
Dikutip dari reuters.com,
Minggu, 31 Maret 2019, Caputova meraih dukungan 58,3 persen suara dari
total 98,1 persen suara yang masuk. Lawannya, Maros Sefcovic yang juga
menjabat sebagai Kepala Komisi Uni Eropa hanya mendapat 41,7 persen
suara.
Dengan raihan ini, maka Caputova resmi menjadi presiden
pertama Slovakia. Kemenangan Caputova mengejutkan mengingat Sefcovic
adalah diplomat paling dihormati di Slovakia dan didukung oleh partai
berkuasa di Slovakia sejak 2006, yakni Partai Smer
Slovakia
untuk pertama kali memiliki presiden perempuan setelah Zuzana Caputova
memenangkan pemilu presiden pada Sabtu, 30 Maret 2019. Sumber: Wikipedia
Dalam
kampanyenya, Caputova meneriakkan dihentikannya penangkapan terhadap
orang-orang yang 'menarik' perhatian yang diduga dilakukan oleh negara.
Pesan kampanye ini mendapat dukungan luas dari kalangan muda dan
terdidik Slovakia.Caputova, 45 tahun, berjanji jika terpilih
menjadi orang nomor satu Slovakia akan meninggalkan jabatan anggota
non-parlemen dari Partai Progresif Slovakia. Caputova meraih kemenangan
yang dibantu oleh dukungan partai-partai oposisi dan sebuah partai baru
yang berkoalisi mewakili etnis minoritas Hungaria di Slovakia. Caputova
juga mendapat dukungan dari Presiden Slovakia saat ini Andrej Kiska.
"Saya
gembira, bukan hanya karena ada kemungkinan pada populisme, mengatakan
kebenaran dan menaikkan kepentingan tanpa harus menggunakan kata-kata
yang agresif," kata Caputova, dalam pidato kemenangannya dalam pemilu
presiden Slovakia 2019.
Dalam pidatonya, Caputova mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya yang ada di Slovakia, Hungaria, Republik Ceko, Roma dan masyarakat etnis Rutenia. Caputova adalah politikus yang diketahui pro-Uni Eropa
Juru
bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. peringatkan AS
agar tidak ikut campur tangan lebih lanjut dalam urusan dalam negeri
Venezuela. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS)
agar tidak ikut campur tangan lebih lanjut dalam urusan dalam negeri
Venezuela. Selain itu, Moskow juga mendesak AS untuk tidak membuat
pernyataan yang menimbulkan spekulasi tentang Rusia yang melakukan
operasi militer di negara Amerika Selatan.
"Kami merekomendasikan
agar AS berhenti mengancam Venezuela, mencekik ekonominya dan
mendorongnya ke arah perang saudara, yang merupakan pelanggaran terbuka
terhadap hukum internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri
Rusia, Maria Zakharova.
Zakharova kemudian menegaskan, Rusia
tidak memiliki niat untuk membangun kehadiran militernya di Venezuela,
meskipun ada tuduhan oleh Barat mengenai hal itu, termasuk dari
Washington.
Sebelumnya,
dua pesawat angkatan udara Rusia mendarat di Venezuela pada 23 Maret,
membawa hampir 100 tentara dan 35 ton materi. Moskow telah berulang kali
mengatakan bahwa keberadaan pasukan Rusia di Venezuela sejalan dengan
perjanjian bilateral tentang kerja sama militer-teknis.
"Spekulasi
tentang pelaksanaan 'operasi militer' tertentu oleh Rusia di Venezuela
benar-benar tidak berdasar," tukasnya dalam sebuah pernyataan, seperti
dilansir Xinhua pada Minggu (31/3).
Rusia melemparkan kecaman terhadap rencana Amerika Serikat (AS) untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Rusia melemparkan kecaman terhadap rencana Amerika Serikat (AS) untuk
menjatuhkan sanksi baru terhadap Rusia. Washington berencana
menjatuhkan sanksi baru kepada Moskow, setelah Rusia mengirimkan tentara
ke Venezuela.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria
Zakharova mengatakan, rencana AS untuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia
adalah upaya konyol dari Washington untuk mengintimidasi Moskow atas
kerja sama pertahanannya yang sah dengan Venezuela.
"Kedatangan
para pakar kerja sama teknis-militer Rusia di Venezuela terus memicu
reaksi gugup di Washington," kata Zakharova dalam sebuah pernyataan,
seperti dilansir Sputnik pada Minggu (31/3).
"Para
pejabat AS bahkan mulai mengatakan bahwa AS akan mempertimbangkan
kehadiran perwakilan angkatan bersenjata dari negara-negara di luar
Belahan Barat (di Venezuela) sebagai tindakan provokatif yang mengancam
perdamaian dan keamanan regional," sambungnya.
Zakharova kemudian
menyatakan bahwa reaksi tajam AS tampaknya terkait dengan fakta bahwa
kudeta cepat yang direncanakan di Caracas belum berhasil. Menurutnya,
Washington telah mengajukan begitu banyak sanksi terhadap Rusia,
sehingga Moskow kehilangan akal dan berhenti memperhatikannya.
"Untuk
bagian kami, kami hanya dapat merekomendasikan bahwa AS berhenti
mengancam Venezuela, mencekik ekonominya dan mendorong perang saudara,
dengan melanggar hukum internasional. Kami menyerukan kepada semua
kekuatan politik Venezuela yang mengutamakan kepentingan negara mereka
di atas kepentingan pribadi mereka. Ambisi untuk terlibat dalam dialog,
dan siap membantu dialog semacam itu dengan cara apa pun yang
memungkinkan," ungkapnya.
Di
kesempatan yang sama, Zakharova melemparkan ledekan, dengan menyarankan
bahwa mungkin politisi di Washington harus membiasakan diri dengan peta
geografis. "Bagian dari wilayah Rusia, Semenanjung Chukotka, terletak
di Belahan Barat. Jadi untuk Rusia, benua Amerika adalah tetangga
dekat," ledek Zakharova.
Pemerintah
Venezuela melemparkan sindiran keras atas rencana Amerika Serikat (AS)
menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia. Foto/Reuters
CARACAS
- Pemerintah Venezuela melemparkan sindiran keras atas rencana Amerika
Serikat (AS) menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia. Washington berencana
menjatuhkan sanksi baru kepada Moskow, setelah Rusia mengirimkan tentara
ke Venezuela.
Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir
Padrino Lopez menuturkan, pengiriman tentara Rusia ke Venezuela adalah
bagian dari kerjasama pertahanan antara kedua negara. Dia mengatakan,
Kerja sama militer dan teknis antara Moskow dan Caracas diarahkan untuk
meningkatkan kesiapan operasional tentara Venezuela.
Dia
lalu menyebut, ketika AS mengeluhkan keputusan Rusia mengirimkan
tentara ke Venezuela, disaat yang bersamaan Washington memperkuat posisi
militer mereka di sekitar Venezuela.
"Bukan rahasia lagi
bagi siapa pun bahwa negara kita telah mempertahankan kolaborasi
militer dan teknis dengan Rusia sejak 2001, tetapi ketika mereka
(perwakilan Rusia) berkunjung ke Venezuela, sebuah skandal terjadi.
Tidak ada yang perlu khawatir tentang kerja sama bilateral kita,” kata
Lopez.
“Tidak
ada tanda-tanda skandal ketika pesawat militer AS mendarat di Cucuta
(Kolombia) atau ketika pengawasan elektronik Angkatan Udara AS di
sekitar wilayah kami meningkat 800 persen. Tidak ada yang berbicara
ketika ada upaya untuk melemahkan kedaulatan Venezuela," ungkapnya,
seperti dilansir Sputnik pada Minggu
Pernyataan ini sendiri datang setelah Perwakilan Khusus AS, untuk
Venezuela Elliott Abrams menyatakan Rusia akan membayar mahal keputusan
mereka untuk mengirimkan tentara ke Venezuela.
Perwakilan
Khusus AS untuk Venezuela, Elliott Abrams menyatakan, Rusia akan
membayar mahal keputusan mereka untuk mengirimkan tentara ke Venezuela.
Foto/Reuters
WASHINGTON
- Perwakilan Khusus Amerika Serikat (AS) untuk Venezuela, Elliott
Abrams menyatakan, Rusia akan membayar mahal keputusan mereka untuk
mengirimkan tentara ke Venezuela.
Seperti diketahui, akhir pekan
lalu sebuah pesawat kargo Angkatan Udara Rusia Antonov-124 dan pesawat
penumpang Ilyushin Il-62 yang membawa sekitar 100 tentara Rusia mendarat
di bandara utama Venezuela di luarCaracas.
Abrams, dalam sebuah
pernyataan mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam
waktu dekat akan mengumumkan respon atas keputusan Rusia mengirimkan
tentara ke negara Amerika Latin itu.
“Kami
memiliki pilihan yang sangat bagus tentang berbagai hal yang dapat
dilakukan dalam hubungan AS-Rusia. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan
dalam hal ekonomi, dalam hal sanksi. Ada banyak hal yang ada dalam
daftar. Jadi, Rusia akan membayar harga untuk ini," ucap Abrams, seperti
dilansir Sputnik pada Minggu (31/3).
Sementara itu, sebelumnya
Penasihat keamanan nasional AS, John Bolton memperingatkan Rusia bahwa
setiap langkah untuk membangun atau memperluas operasi di Venezuela akan
dianggap sebagai ancaman langsung bagi perdamaian internasional.
"Kami
sangat memperingatkan para aktor di luar Belahan Barat agar tidak
mengerahkan aset militer ke Venezuela, atau di tempat lain di belahan
bumi lainnya, dengan maksud membangun atau memperluas operasi militer.
Kami akan mempertimbangkan tindakan provokatif seperti itu sebagai
ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional di
kawasan itu," kata Bolton.
Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, mencabut
seluruh gelar yang diberikan kepada mantan perdana menteri, Thaksin
Shinawatra. (AFP Photo/Lillian Suwanrumpha)
Jakarta, CB -- Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, mencabut seluruh gelar yang diberikan kepada mantan perdana menteri, Thaksin Shinawatra.
Keputusan itu diambil karena Thaksin dianggap skandal kejahatan dan
malah kabur ke luar negeri ketimbang menghadapi proses hukum.
"Mencabut
seluruh gelar yang diberikan kerajaan karena Thaksin divonis bersalah
oleh Mahkamah Agung. Selain itu, dia meninggalkan kerajaan ini dan
merupakan sikap yang sangat tidak patut," demikian isi sabda Raja
Vajiralongkorn, seperti dilansir AFP, Minggu (31/3).
Raja Vajiralongkorn mencabut gelar Chula Chom Klao dari Thaksin. Pernyataan itu disampaikan sepekan setelah pemilihan umum digelar.
Sikap
Raja Vajiralongkorn menjadi sinyal dia tidak rela jika kelompok
pendukung Thaksin, melalui Partai Pheu Thai, menang dalam pemilu. Sehari
sebelum pemilihan umum digelar, dia juga mengimbau supaya rakyat
Thailand mendukung 'orang-orang baik' untuk mencegah kekacauan
pemerintahan.
Raja Vajiralongkorn juga tidak setuju ketika
kakaknya, Putri Ubolratana Rajakanya, dicalonkan sebagai kandidat
perdana menteri oleh Partai Thai Raksa Chart.
Mahkamah Konstitusi Thailand lantas membubarkan Parta Thai Raksa Chart.
Menurut hasil perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum Thailand,
partai pro junta militer Palang Pracharath meraih 8,4 juta suara.
Sedangkan partai pendukung Thaksin, Pheu Thai, meraup 7,9 juta suara.
Angkatan
bersenjata Thailand mengkudeta Thaksin pada 2006. Dia kemudian kabur ke
luar negeri dua tahun kemudian ketika proses hukum terkait skandal
korupsinya sedang berjalan.
Sang adik, Yingluck Shinawatra,
kemudian terpilih menjadi perdana menteri pada 2011. Namun, nasibnya
sama dengan sang kakak yakni dikudeta pada 2014.
Yingluck juga dibelit skandal korupsi skema pembelian beras. Dia juga tidak mengikuti proses hukum dan kabur ke luar negeri.
Saat ini baik Palang Pracharath dan Pheu Thai sama-sama mengklaim unggul
dalam pemilu. Mereka juga menyatakan sudah mencari mitra koalisi untuk
membentuk pemerintahan.
Akan tetapi, banyak pihak meragukan
keabsahan hasil pemilu Thailand. Menurut kalangan pemantau pemilu, kuat
dugaan proses pemungutan suara direkayasa demi memenangkan faksi
pendukung junta militer.
Taliban menyerang pos keamanan di Afghanistan Timur
CB, GHAZNI
– Sebanyak sembilan polisi Afghanistan meninggal dunia akibat serangan
militan yang menyerbu pos pemeriksaan mereka di Kota Ghazni, Afghanistan
timur. Setelah membantai polisi, militan Taliban melanjutkan serangan
ke seluruh Kota Ghazni.
Dilaporkan dari Channelnewsasia,
juru bicara polisi Ghazni, Ahmad Khan, menceritakan serangan itu
dimulai pada Jumat (30/3) pagi waktu setempat ketika para militan
Taliban menyerang dua pos pemeriksaan yang letaknya berdekatan.
Militan Taliban kemudian menyerang sekelompok polisi yang bergegas ke tempat kejadian dan menewaskan kepala polisi setempat.
Secara keseluruhan, sembilan petugas tewas dan enam lainnya cedera dalam serangan tersebut.
Jumlah korban tersebut dikonfirmasi oleh juru bicara gubernur Ghazi, Arif Noori.
Pada
Agustus lalu, para militan Taliban sempat menguasai Kota Ghazni sebelum
mereka mundur akibat serangan udara Amerika Serikat dan tentara
Afghanistan.
Serangan umat lalu, menyoroti
kerapuhan keamanan Afghanistan yang sedang berlangsung dan risiko yang
dihadapi pasukan keamanan lokal ketika mereka melakukan pemeriksaan.
Presiden Ashraf Ghani pada Januari mengatakan 45 ribu pasukan keamanan telah terbunuh sejak dia menjabat pada September 2014.
Di akun Twitter-nya, Taliban mengklaim telah membunuh 12 "tentara," meskipun kelompok itu sering melebih-lebihkan jumlahnya.
Sementara
itu di Zabul di Afghanistan selatan, Jumat malam, Gul Islam Seyal, juru
bicara gubernur setempat, mengatakan, empat polisi tewas dan dua
lainnya cedera setelah seorang "penyusup Taliban" melepaskan tembakan ke
sebuah pos pemeriksaan.
Serangan itu terjadi ketika
Amerika Serikat berusaha untuk menengahi perjanjian damai dengan
Taliban dan pemerintah Kabul, lebih dari 17 tahun sejak invasi pimpinan
AS yang menggulingkan para pejuang Islam.
Pesawat pembom strategis Tupolev Tu-160 Blackjack Rusia. Foto/REUTERS
LONDON
- Militer London mengerahkan pesawat-pesawat jet tempur Typhoon untuk
mengintersepsi atau mencegat pesawat-pesawat pembom Rusia yang menuju
wilayah udara Inggris. Menteri Pertahanan Gavin Williamson meminta
pasukan Inggris selalu waspada terhadap aktivitas militer Moskow.
Sepasang
jet tempur meraung dari markas mereka di Lossiemouth, Skotlandia,
setelah peringatan reaksi cepat dibunyikan. Kejadian ini berlangsung
hari Jumat (29/3/2019).
Jet-jet tempur itu bergemuruh menuju
pesawat jarak jauh Blackjack yang dikirim Kremlin."Yang mendekati
wilayah udara Inggris," kata Kementerian Pertahanan Inggris.
"RAF
(Angkatan Udara Kerajaan) bekerja erat dengan mitra NATO untuk memantau
pesawat Rusia saat mereka melewati berbagai wilayah udara internasional
sebelum mereka dicegat di Laut Utara," lanjut kementerian itu, dikutip Daily Mirror.
"Jet-jet
tempur kami mengawal mereka dari wilayah kepentingan Inggris dan
memastikan bahwa mereka tidak memasuki wilayah udara kedaulatan
Inggris," imbuh kementerian itu.
Menteri Pertahanan Gavin
Williamson memuji para pilot tempur Inggris. "Pilot-pilot RAF kami yang
berani telah menunjukkan lagi bahwa kami siap untuk menanggapi segala
ancaman terhadap Inggris," ujarnya.
"Bersama sekutu-sekutu NATO kami, kami harus tetap waspada dan sadar akan aktivitas militer Rusia," ujarnya.
Pengerahan
jet-jet tempur hari Jumat itu adalah yang kedua kalinya sepanjang pekan
ini dalam upaya untuk menyelidiki aktivitas Rusia. Pengerahan
sebelumnya terjadi pada Rabu malam.
Militer Rusia belum berkomentar terkait aktivitas pesawat-pesawat pembomnya di dekat wilayah udara Inggris.
Presiden AS, Donald Trump menghentikan bantuan keuangan kepada tiga negara di Amerika Tengah. (Reuters/Joshua Roberts)
Jakarta, CB -- Gedung Putih membela dan mendukung penuh keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk memotong bantuan ke tiga negara kecil Amerika Tengah: El Salvador, Honduras, dan Guatemala.
Kementerian
Luar Negeri AS sebelumnya menjalankan perintah Trump sebagai upaya
lebih keras menghentikan aliran imigran yang masuk ke AS dari ketiga
negara tersebut. Penghentian bantuan kepada ketiga negara melengkapi
ancaman yang juga dibuat Trump untuk menutup perbatasan AS dengan
Meksiko sebagai respons terhadap lonjakan migran.
"Jika kita akan
memberi negara-negara ini ratusan juta dolar, kami ingin mereka berbuat
lebih banyak," kata kepala staf Gedung Putih Mick Mulvaney, dikutip CNN, Minggu (31/3).
Mick
mengatakan, mulanya bantuan tersebut digunakan untuk mendanai
program-program memerangi geng dan mendorong pembangunan di tiga negara
tersebut. Harapannya, agar mereka dapat mengatasi akar penyebab migrasi
massal ke AS. Mulvaney menyebut langkah itu tak manjur.
"Jika itu bekerja dengan baik, tapi mengapa orang-orang masih
datang? Mengapa angka-angka ini muncul. 100 ribu orang akan melintasi
perbatasan bulan ini saja," kata Mulvaney.
Para kritikus
sebelumnya telah memperingatkan Trump bahwa pemotongan dana AS
kemungkinan akan memperburuk kondisi dan justru menambah aliran migran.
Mereka juga mengatakan ancaman Trump untuk menutup perbatasan dengan
Meksiko akan merugikan ekonomi AS.
"Presiden memotong bantuan ke negara-negara ini tidak akan menyelesaikan masalah," kata Senator Dick Durbin.
Trump pada Jumat Trump mengungkap kejengahan terhadap
ketidakefektifan bantuan untuk tiga negara tersebut. Trump menyebut
Honduras, El Salvador dan Guatemala justru telah menyiapkan karavan para
migran untuk dikirim ke AS. Gelombang pencari suaka dari tiga negara
telah berusaha untuk memasuki AS di perbatasan selatan dalam beberapa
hari terakhir.
"Kami memberi mereka 500 juta dolar. Kami membayar
mereka sejumlah besar uang, dan kami tidak akan membayar mereka lagi.
Mereka belum melakukan sesuatu untuk kami," kata Trump.
Kementerian
Luar Negeri AS menuturkan, pihaknya akan menghentikan bantuan ke El
Salvador, Guatemala dan Honduras, yang dikenal sebagai Segitiga Utara.
Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menuturkan, pihaknya
akan menghentikan bantuan ke El Salvador, Guatemala dan Honduras, yang
secara kolektif dikenal sebagai "Segitiga Utara". Keputusan ini diambil
setelah Presiden AS, Donald Trump mengecam negara-negara Amerika Tengah
karena ruitn "mengirim" migran ke AS.
"Kami sedang menjalankan
arahan Presiden dan mengakhiri tahun fiskal 2017 dan 2018 program
bantuan asing untuk Segitiga Utara," kata Kementerian Luar Negeri AS
dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (31/3).
Kementerian
Luar Negeri mengatakan akan melibatkan Kongres dalam prosesnya.
Penghentian bantuan ini sendiri memang akan memerlukan persetujuan
anggota parlemen untuk dapat disahkan.
Trump
pada hari Jumat mengatakan, ketiga negara itu telah "mengatur" karavan
para migran untuk mengekspornya ke AS. Gelombang pencari suaka dari tiga
negara telah berusaha untuk memasuki AS di perbatasan selatan dalam
beberapa hari terakhir.
“Kami memberi mereka USD 500 juta. Kami
membayar mereka sejumlah besar uang, dan kami tidak membayar mereka lagi
karena mereka belum melakukan sesuatu untuk kami," kata Trump.
Pemimpin
AS itu juga mengancam untuk menutup perbatasan dengan Meksiko, jika
Meksiko tidak menghentikan imigran dari mencapai AS, sebuah langkah yang
dapat mengganggu jutaan orang dan miliaran dolar dalam perdagangan.
WASHINGTON
- Anggota tim yang dikirim Arab Saudi untuk membunuh jurnalis Jamal
Khashoggi menerima pelatihan di Amerika Serikat. Demikian laporan
Washington Post, mengungkap unsur-unsur baru dalam kematian mantan
kontributornya itu.
Menurut kolumnis Washington Post, David
Ignatius, seorang sumber Saudi yang dengan cermat membaca transkrip
rekaman dari bug yang ditempatkan di konsulat oleh intelijen Turki
mengatakan rekaman itu mengindikasikan rencana untuk menculik Khashoggi
dan membawanya kembali ke Arab Saudi untuk penahanan dan interogasi.
Sebuah
catatan dalam transkrip itu mengatakan suntikan diberikan kepada
Khashoggi, yang menurut sumber Saudi itu mungkin obat penenang yang
kuat.
Sebuah
tas kemudian diletakkan di atas kepalanya, dan Khashoggi berteriak:
"Saya tidak bisa bernapas, saya menderita asma. Jangan lakukan ini."
Menurut Washington Post, dia meninggal segera setelah itu.
Transkrip itu menggambarkan suara mendengung, mungkin gergaji listrik yang digunakan untuk memotong-motong jurnalis.
Menurut
Ignatius, yang mengatakan dia mewawancarai lebih dari selusin
sumber-sumber Amerika dan Saudi yang berbicara dengan syarat anonim,
beberapa anggota Kelompok Intervensi Cepat Saudi menerima pelatihan di
Amerika Serikat.
"CIA
telah memperingatkan lembaga pemerintah lainnya bahwa beberapa
pelatihan operasi khusus ini mungkin dilakukan oleh Tier 1 Group, sebuah
perusahaan yang berbasis di Arkansas, di bawah lisensi Departemen Luar
Negeri," katanya.
"Pelatihan ini terjadi sebelum insiden
Khashoggi, sebagai bagian dari hubungan berkelanjutan dengan Saudi, dan
pelatihan itu belum dilanjutkan," imbuhnya seperti dikutip dari AFP,
Minggu (31/3/2019).
Dia mengatakan beberapa program pertukaran keamanan AS-Saudi lainnya juga telah ditangguhkan.
Khashoggi, seorang kritikus rezim Saudi, terbunuh dan dipotong-potong
pada 2 Oktober lalu di konsulat Arab Saudi di Istanbul oleh tim terdiri
dari 15 agen yang dikirim dari Riyadh. Tubuhnya hingga kini tidak pernah
ditemukan.
Setelah membantah pembunuhan itu, Arab Saudi
mengatakan operasi itu dilakukan oleh agen yang di luar kendali.
Pengadilan 11 tersangka dibuka awal tahun ini di Arab Saudi.
Tetapi
banyak dari kasus ini masih terselubung misteri, dimulai dengan peran
putra mahkota yang kuat dan penguasa de facto, Mohammed bin Salman.
Senat
AS, setelah pengarahan tertutup oleh CIA, mengadopsi resolusi yang
menyebut putra mahkota "bertanggung jawab" atas pembunuhan itu,
sementara Presiden Donald Trump menolak untuk secara terbuka mengambil
sikap.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden
AS Donald Trump dalam KTT yang berlangsung di Hanoi, Vietnam.
(REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CB -- Pada hari perundingan
mereka di Hanoi yang gagal bulan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS)
Donald Trump menyerahkan selembar kertas kepada pemimpin Korea Utara Kim
Jong Un yang berisi seruan untuk pemindahan senjata nuklir dan bahan
bakar bom dari Pyongyang ke Amerika Serikat, menurut dokumen dikutip
oleh Reuters, seperti yang dikutip pada Sabtu (30/3).
Trump
memberi Kim secarik kertas berbahasa Korea dan bahasa Inggris yang
menjelaskan posisi AS di Hotel Metropole Hanoi pada 28 Februari, menurut
seorang sumber anonim yang mengetahui jalannya pertemuan tersebut.
Itu
adalah pertama kalinya Trump secara eksplisit mendefinisikan apa yang
ia maksud dengan denuklirisasi ke Kim, kata sumber tersebut.
Makan siang antara kedua pemimpin dibatalkan pada hari yang sama.
Meskipun tidak ada pihak yang memberikan penjelasan lengkap mengapa KTT
itu gagal, dokumen tersebut dapat membantu menjelaskannya.
Keberadaan
dokumen tersebut pertama kali disebutkan oleh penasihat keamanan
nasional Gedung Putih John Bolton dalam wawancara televisi yang
diberikannya setelah KTT yang berlangsung selama dua hari. Dalam
wawancara itu Bolton tidak mengungkapkan maksud utama AS seperti yang
terungkap dalam dokumen tersebut.
Dokumen itu tampaknya mewakili
denuklirisasi "model Libya" yang telah ditolak Korea Utara berulang
kali. Dokumen itu akan dilihat oleh Kim sebagai penghinaan dan
provokatif, menurut para analis.
Trump sebelumnya mengatakan "model Libya" hanya akan digunakan jika kesepakatan tidak dapat dicapai.
Gagasan
Korea Utara menyerahkan senjatanya pertama kali diusulkan oleh Bolton
pada tahun 2004. Dia menghidupkan kembali proposal tahun lalu ketika
Trump menugaskannya sebagai penasihat keamanan nasional.
Dokumen
itu dimaksudkan untuk memberikan kepada Korea Utara definisi yang jelas
dan ringkas tentang apa yang dimaksud AS dengan "finalisasi, sepenuhnya
dapat diverifikasi, denuklirisasi," kata sumber tersebut.
Gedung
Putih belum memberikan tanggapannya atas temuan dokumen ini. Departemen
Luar Negeri menolak berkomentar tentang apa yang akan menjadi dokumen
rahasia.
Setelah pertemuan tingkat tinggi itu, seorang pejabat
Korea Utara menuduh Bolton dan Sekretaris Negara Mike Pompeo "seperti
gangster", mengatakan Pyongyang sedang mempertimbangkan untuk menunda
pembicaraan dengan AS dan mungkin mempertimbangkan larangan atas rudal
dan uji coba nuklir.
Versi bahasa Inggris dari dokumen tersebut yang dikutip oleh Reuters,
menyerukan "pembongkaran sepenuhnya infrastruktur nuklir Korea Utara,
program perang kimia dan biologi dan kemampuan penggunaan ganda terkait;
dan rudal balistik, peluncur, dan fasilitas terkait. "
Selain seruan untuk mentransfer senjata nuklir dan bahan bakar bom Pyongyang, dokumen itu memiliki empat poin penting lainnya.
Mereka
meminta Korea Utara untuk memberikan deklarasi komprehensif tentang
program nuklirnya dan akses penuh kepada AS dan inspektur internasional;
untuk menghentikan semua kegiatan terkait dan pembangunan fasilitas
baru; untuk menghilangkan semua infrastruktur nuklir; dan untuk
mengalihkan semua ilmuwan dan teknisi program nuklir ke kegiatan
komersial.
KTT di ibu kota Vietnam terhenti tak lama setelah
Trump dan Kim gagal mencapai kesepakatan mengenai sejauh mana
pengampunan atas sanksi ekonomi bagi Korea Utara sebagai imbalan atas
langkah negara tersebut untuk menghentikan program nuklirnya.
KTT
pertama antara Trump dan Kim, yang berlangsung di Singapura pada Juni
2018, hampir dibatalkan setelah Korea Utara menolak tuntutan Bolton atas
"model Libya" yang terjadi antara AS dan Libya pada 2004.
Tujuh
tahun setelah perjanjian denuklirisasi dicapai antara AS dan pemimpin
Libya, Muammar Gaddafi, AS mengambil bagian dalam operasi militer yang
dipimpin NATO terhadap pemerintahan Gaddafi dan akhirnya ia digulingkan
oleh pemberontak lalu tewas terbunuh.
Jakarta, CB -- Pemilu lokal yang digelar Turki, Minggu (31/3) disebut-sebut masih menjadi panggung politik partai kubu Presiden Reccep Tayyip Erdogan.
Kandidat
wali kota dari Aliansi Nasional yang merupakan parpol koalisi bentukan
partai AK, Binali Yildirim mengklaim kemenangan di Istanbul.
"Kami
telah memenangkan pemilihan di Istanbul. Kami berterima kasih kepada
penduduk Istanbul atas mandat yang telah mereka berikan kepada kami,"
ujar Binali Yildirim kepada para pendukungnya.
Dalam laporan Reuters,
Minggu (31/3), Lembaga penyiaran Turki mengatakan dengan 98,8 persen
kotak suara dibuka dan dihitung, menunjukkan Yildirim unggul tipis
4.111.219 suara melawan 4.106.776 suara milik Imamoglu.
Sementara itu dari pemilu di Ankara, kandidat dari Aliansi Nasional
yaitu Mansur Yavas mendapat 49,9 persen suara. Mansur unggul tipis dari
pesaingnya Mehmet Ozhaseki dengan 47,8 persen suara.
Namun
demikian, kandidat oposisi, Ekrem Imamoglu menolak pernyataan Yildirim.
Pihaknya menyebut kemenangan penguasa sebagai "manipulasi" dan
mengatakan bahwa proses suara masih akan terus dihitung dan berubah.
Pemilu
lokal di Turki menjadi tantangan tersendiri untuk Erdogan dan
partainya. Pemilu dilangsungkan di saat angka pengangguran dan inflasi
kian meningkat sebagai akibat krisis mata uang tahun lalu. Lebih 57 juta
orang berhak memberikan suara.
Pemilu lokal kali ini bakal menentukan wali kota, pemimpin kota
kabupaten, anggota dewan kota, mukhtars (pejabat lingkungan), dan
anggota dewan kehormatan.
Erdogan yang telah mendominasi politik
Turki selama lebih 16 tahun dikenal sebagai pemimpin yang paling
populer dan juga tegas dalam sejarah modern negara itu.
Namun,
Erdogan mengalami pukulan dengan jajak pendapat yang mengindikasikan
Partai AK (AKP) yang berkuasa berpotensi kehilangan kendali di Ankara,
ibu kota Turki dan bahkan di Istanbul, kota terbesar di negara itu.
Seorang perempuan berjalan melewati
spanduk untuk pemilihan lokal yang akan datang di Ankara, Turki, Rabu
(27/3/2019). Spanduk dengan foto Presiden Turki Tayyip Erdogan dan
Devlet Bahceli, pemimpin Partai Pergerakan Nasional (MHP) bertuliskan:
"Aliansi Rakyat: kesatuan akal sehat". ANTARA FOTO/REUTERS/Umit
Bektas/cfo
Ankara (CB) - Rakyat Turki, Minggu, memberikan suara dalam
pemilihan-pemilihan lokal yang dilukiskan oleh Presiden Tayyip Erdogan
sebagai soal hidup dan mati Turki namun telah dirusak oleh kekerasan
yang menyebabkan orang anggota partai tewas di bagian tenggara negara
itu.
Erdogan yang telah mendominasi politik Turki selama lebih 16 tahun
berkat sebagian karena pertumbuhan ekonomi yang kuat, menjadi pemimpin
yang paling populer dan juga tegas dalam sejarah modern negara itu.
Namun, ia bisa mengalami pukulan dengan jajak pendapat yang
mengindikasikan Partai AK (AKP) yang berkuasa berpotensi kehilangan
kendali di Ankara, ibu kota Turki dan bahkan di Istanbul, kota terbesar
di negara itu.
Dengan ekonomi yang mengalami kontraksi setelah krisis keuangan tahun
lalu -- nilai mata uang lira merosot lebih 30 persen, sebagian pemilih
tampak siap menghukum Erdogan, yang sudah memerintah dengan sikap tanpa
kompromi.
"Saya sebenarnya tak akan pergi memberi suara hari ini, tapi ketika saya
melihat mereka (AKP) goyah, saya pikir ini saatnya untuk mendaratkan
pukulan. Orang-orang tak senang. Orang-orang berjuang," kata Hakan, 47
tahun, setelah memberikan suara di Ankara.
Pemungutan suara mulai pukul 7 waktu setempat di bagian timur Turki, dan
sejam kemudian di bagian lain negara itu. Tempat-tempat pemungutan
suara tutup pukul 16 waktu setempat di bagian timur dan pukul 17 di
bagaian barat.
Lebih 57 juta orang berhak memberikan suara. Pemenang dalam pemilihan itu diperkirakan akan diketahui pada tengah malam.
Capres petahana Ukraina, Petro Poroshenko
harus mengakui keunggulan pesaingnya, Komedian Volodymyr Zelenskiy yang
unggul di Pilpres Ukraina, REUTERS/Grigory Dukor
Jakarta, CB -- Pemilihan umum presiden Ukraina resmi
dimulai Minggu (31/3), dan mulai masuk penghitungan suara. Komedian
Volodymyr Zelenskiy diumumkan untuk sementara unggul dengan persentase
30,4 persen suara, dan capres petahana Presiden Petro Poroshenko yang
berada di posisi kedua dengan 17,8 persen.
Dilansir Reuters,
Minggu (31/3) keunggulan komedian tersebut berdasarkan hasil
penghitungan Komisi Pemilihan Umum setempat didasarkan pada pemungutan
suara hingga 18:00 (15:00 GMT).
"Jika tidak ada kandidat yang
menerima lebih dari setengah suara, pemilihan akan kembali dilakukan 21
April," sebuah pernyataan penyelenggara pemilu.
Volodymyr Zelenskiy. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Seperti diketahui, Presiden Ukraina Petro Poroshenko kembali
mencalonkan diri menghadapi pesaing utamanya seorang komedian, Volodymyr
Zelenskiy.
Zelensky dikenal sebagai seorang komedian beusia 41
tahun. Dia dikenal melalui acara 'Servant of the People'. Dalam sejumlah
survei, elektabilitas Zelensky memang naik tajam dibandingkan petahana.
Zelensky mewakili kaum muda Ukraina yang jenuh dengan sejumlah
persoalan korupsi hingga tingkat ekonomi yang stagnan.
Zelensky
punya keunggulan di kaum pemilih muda. Para pemuda itu mengakui bahwa
Zelensky memang tak punya pengalaman, namun mereka percaya bahwa
Zelensky punya kekuatan untuk memimpin Ukraina yang diisi 45 juta
penduduk.
"Saya tidak punya semua pengetahuan tapi saya tengah belajar saat ini," kata Zelensky dalam sebuah wawancara dengan AFP, belum lama ini.
Sisa banjir bandang di Afghanistan, Minggu (31/3). (REUTERS/Jalil Ahmad)
Jakarta, CB -- Banjir bandang yang disebabkan oleh hujan lebat di Afghanistan
sejak Sabtu (30/3), dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 35 orang.
Banjir menghanyutkan ribuan rumah, memutus akses ke desa-desa terpencil
di seluruh negara bagian Afghanistan.
Banjir hebat yang dimulai
Jumat pagi menewaskan sedikitnya 12 orang di provinsi utara Faryab dan
10 orang di provinsi barat Herat. Kabar itu disampaikan juru bicara
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (ANDMA) Afghanistan, kata Hashmat
Bahaduri.
Sementara itu, tambahan korban lainnya yakni delapan
orang tewas berada di provinsi Badghis, dan lima orang lainnya provinsi
Balkh di utara, kata Bahaduri kepada AFP, seraya menambahkan bahwa lebih
dari 3.000 rumah telah hancur.
Di Herat, 10 distrik dan beberapa bagian kota Herat terkena dampak.
"Ratusan
rumah telah hancur dan ribuan lainnya mengungsi," kata juru bicara
gubernur, Jailani Farhad, juru bicara gubernur provinsi.
Direktur Bulan Sabit Merah Afghanistan di Herat, Mir Gulabuddin Miri
mengatakan akses ke beberapa daerah telah terputus. Kondisi ini
mempersulit para relawan menjangkau orang-orang yang masih berada di
lokasi bencana.
"Kerusakannya sangat besar. Lebih dari 12 daerah
di provinsi ini dilanda dengan sangat buruk, orang-orang kehilangan
rumah mereka. Kami hanya bisa menyediakan makanan dan selimut sejauh
ini," katanya.
Pekerja bantuan di provinsi utara Faryab dan Balkh
juga telah berjuang untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada
keluarga yang terkena dampak.
"Tetapi skala bencana sangat besar.
Kami membutuhkan lebih banyak bantuan kemanusiaan," ujar seorang juru
bicara ANDMA di Afghanistan utara kepada AFP.
Upaya
penyelamatan dan pengiriman bantuan setelah bencana seperti longsoran
dan banjir bandang sering terhambat oleh kurangnya peralatan di
Afghanistan. Infrastruktur yang buruk juga menyulitkan pekerja bantuan
untuk mencapai daerah yang terisolasi.
Awal bulan ini, sedikitnya
20 orang tewas oleh banjir bandang yang disebabkan oleh hujan lebat
yang menyapu ribuan rumah dan kendaraan di provinsi Kandahar selatan.
Dubes Indonesia untuk Inggris, Rizal Sukma. (Antara)
London (CB) - Dubes Indonesia untuk Inggris, Irlandia dan IMO,
Dr Rizal Sukma mengatakan Inggris memerlukan ASEAN untuk merealisasikan
visi “Global Britain” dan ASEAN siap untuk menjadi mitra strategis
Inggris.
Hal itu disampaikan Dubes Rizal Sukma dalam pidato pada acara penutupan
ASEAN Global Leadership Program (AGLP) yang diadakan The London School
of Economics and Political Science (LSE), London, demikian Pensosbud
KBRI London, Okky Diane Palma kepada Antara, Minggu.
Dubes Rizal Sukma mengatakan melalui Modalitas sebagai ekonomi terbesar
di ASEAN diprediksi menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia dengan PDB
USD 5.3 trilyun pada tahun 2030, letak geografis sebagai poros dua
samudra strategis, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan negara
muslim terbesar di dunia, Indonesia diyakini dapat menjadi mitra kunci
Inggris di kawasan, khususnya dalam memperkuat kemitraan ASEAN - Inggris
ke tataran yang lebih tinggi.
Dikatakannya sektor bisnis memiliki peran strategis dalam memperkuat
kerja sama ASEAN dengan Inggris ke depan.Seiring dengan perpindahan arah
geopolitik dan ekonomi dunia ke Asia, membuat kawasan menjadi theatre
rivalitas China dan Amerika Serikat.
Hal ini pada gilirannya menjadikan posisi negara di kawasan ASEAN terjebak dalam kompetisi dua ekonomi besar dunia tersebut.
Dubes Rizal Sukma menegaskan kondisi tersebut akan berpotensi tidak
menguntungkan bagi ASEAN, kecuali ASEAN berinovasi, mendorong integrasi
dan meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi dengan sesama anggota ASEAN
serta secara kolektif memperluas engagement dengan kekuatan ekonomi di
luar China dan Amerika Serikat.
“Disinilah leadership sektor swasta ASEAN memiliki peran strategis untuk
membuat kawasan keluar dari lingkaran persaingan China - Amerika
Serikat dan di saat yang sama memperkuat perekonomian di kawasan,"
ujarnya.
Mengenai pentingnya ASEAN memperluas engagement dengan negara-negara
mitra, Dubes menggarisbawahi Inggris sebagai mitra potensial bagi ASEAN
yang ke depan. Hal ini mengingat, posisi strategis ASEAN saat ini
sebagai bagian dari empat pilar kebijakan luar negeri Inggris pasca
Brexit, diluar China, India dan Jepang. Inggris juga akan menempatkan
Duta Besar untuk ASEAN di Jakarta.
Dalam hal ini, sektor swasta dapat memainkan peran penting, seperti
idiom where politics often push people apart, business brings them
together " demikian Dubes Rizal Sukma.
ASEAN Global Leadership Program merupakan program pionir kepemimpinan di
ASEAN yang dijalankan selama 10 tahun oleh perusahaan manajemen
SRW&Co bekerja sama dengan berbagai universitas ternama di Inggris,
berfokus pada empat tema globalisasi, kewirausahaan, inovasi dan
kepemimpinan.
Hongkong (CB) - Ribuan orang berunjuk rasa di Hongkong pada
Minggu menentang rencana pemerintah mengubah undang-undang ekstradisi,
mengkhawatirkan terjadinya pengikisan kebebasan pribadi dan status kota
itu sebagai pusat bisnis internasional.
Proposal pemerintah Hongkong itu, yang diumumkan pada Februari, akan
memberikan pemimpin kota itu kekuasaan eksekutif untuk mengirim para
buronan ke wilayah jurisdiksi yang tidak tercakup dalam sistem
pengaturan yang telah berlaku, termasuk ke China Daratan dan Taiwan.
Para penyelenggara aksi mengatakan 12.000 orang turun ke jalan-jalan,
sementara polisi memperkirakan jumlah mereka sekitar 5.200 pada saat
puncak.
"Warga Hongkong semua harus menanggung konsekuensi negatif dari
keputusan ini. Ini menimbulkan resiko kebebasan individu dibatasi," kata
Lam Wing-kee, seorang penjual buku yang mengaku pada 2016 ia ditahan
agen China.
Pemerintah, pekan lalu, mengatakan akan menyampaikan rancangan perubahan kepada pihak legislatif pada Rabu (3/4)
Rencana perubahan itu telah ditolak kuat oleh sejumlah anggota
legislatif dan kelompok hak asasi manusia yang mengkhawatirkan bahwa
perubahan itu dapat dieksploitasi oleh para pemimpin Partai Komunis
China untuk merugikan kebebasan hukum Hongkong.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. Foto/REUTERS/File Photo
KUALA LUMPUR
- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengaku terburu-buru untuk
menyelesaikan kerjanya secepat mungkin karena menyadari bahwa dia tidak
punya banyak waktu lagi untuk hidup.
"Saya beruntung saya
bertahan selama ini. Sebenarnya, saya tidak boleh berada di dekat untuk
menyaksikan apa yang terjadi dengan para pendahulu saya (mantan perdana
menteri Najib Razak dan Abdullah Ahmad Badawi), tetapi saya beruntung
dalam arti bahwa saya tidak hanya lebih tua, tetapi masih bisa
berfungsi," katanya, Sabtu (30/3/2019).
"Tetapi saya menyadari
bahwa saya sudah sangat tua, dan segera saya akan melemah dan saya akan
meninggal. Jadi, saya selalu terburu-buru. Orang lain sepertinya mudah,
tetapi saya terburu-buru karena saya sadar saya tidak punya banyak waktu
untuk melakukan hal-hal yang saya rasa perlu dilakukan di negara ini,"
ujarnya kepada Focus Malaysia dalam sebuah wawancara.
Mahathir
juga mengatakan dia akan melakukan yang terbaik selama dia masih
menjadi perdana menteri. Namun, dia mengatakan jika dia diminta untuk
lengser maka dia akan lengser. Hanya saja, belum ada tanggal tertentu
yang diberikan kepadanya untuk mengosongkan jabatannya.
"Saya
hanya diberitahu bahwa saya adalah pilihan untuk pelayanan perdana
menteri dari koalisi oposisi, tetapi mereka tidak secara spesifik
mengatakan kapan," katanya.
"Mereka telah mengatakan bahwa saya
adalah sementara dan seseorang akan mengambil alih. Saya kira itu
mungkin jauh sebelum pemilu berikutnya," imbuh dia.
Sementara itu, Mahathir menunjukkan bahwa berurusan dengan kabinet yang tidak berpengalaman adalah masalah utama.
"Kami
memiliki orang yang tidak berpengalaman dalam pemerintahan sekarang.
Saya pikir siapa pun yang tidak berpengalaman akan mengalami masalah
yang sama dengan yang mereka (menteri baru) miliki," katanya.
Mahathir
mengatakan jika dia hanya menggantikan para menteri baru, maka itu
tidak akan membantu. Menurutnya, dirinya harus mencoba dan bekerja
dengan mereka sehingga mereka akan memperoleh pengalaman yang
dibutuhkan.
"Tetapi, tentu saja, orang memiliki kesan bahwa mereka tidak baik, bahwa
mereka baru. Ya, orang-orang baru, tentu saja, akan memiliki masalah
tetapi saya pikir untuk politisi oposisi menjadi pemerintah, perubahan
sikap mereka sangat sulit untuk dicapai karena mereka merasa mereka
harus mengkritik, karena itu adalah pekerjaan oposisi," papar Mahathir.
"Tetapi sekarang mereka mendapati mereka sedang dikritik dan mereka harus menerimanya. Mereka harus menerimanya," katanya.
Mahathir
menambahkan bahwa kondisi untuk memerintah negara saat ini tidak dapat
dibandingkan dengan waktu pada tahun 1981 ketika dia menjadi perdana
menteri.
Dia mengatakan sebelumnya jika dia ingin melakukan sesuatu itu mudah, karena ada "uang dan kapasitas".
Namun, dia sekarang menyamakan situasinya dengan ketika dia ingin membangun jalan raya tetapi tidak dapat melakukannya.
Dia
mengatakan dia sekarang diberitahu oleh Menteri Keuangan bahwa "tidak
ada uang". Dia mengaku bahwa dulu memiliki suara besar di pemerintahan,
tetapi sekarang lebih berhati-hati.
Seorang
pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut) menuturkan,
serangan terhadap kantor Kedutaan Besar mereka di Spanyol adalah aksi
terorisme. Foto/Istimewa
PYONGYANG
- Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Utara (Korut)
menuturkan, serangan terhadap kantor Kedutaan Besar mereka di Spanyol
adalah aksi terorisme. Serangan itu diketahui terjadi pada Februari
lalu.
"Suatu intrusi ilegal ke dalam dan pendudukan misi
diplomatik dan tindakan pencurian adalah pelanggaran berat terhadap
kedaulatan negara dan merupakan pelanggaran mencolok hukum
internasional, dan tindakan semacam ini tidak boleh ditoleransi di
dunia," kata pejabat itu, seperti dilansir Reuters pada Minggu (31/3).
Dia
kemuudian menyerukan penyelidikan dan mengatakan Korut secara cermat
mengawasi desas-desus bahwa Biro Penyelidikan Federal Amerika Serikat
(AS) atau FBI dan kelompok anti-Kout berada di balik serangan itu.
Namun,
Korut telah berhenti menyalahkan Washington secara langsung atas
serangan itu dan meminta pemerintah Spanyol untuk melakukan penyelidikan
secara bertanggung jawab. "Kami akan menunggu hasilnya dengan sabar,"
ucapnya.
Sementara itu, sebelumnya diwartakan hakim Pengadilan
Nasional Spanyol, Jose de la Mata, mengeluarkan surat perintah
penangkapan internasional untuk dua tersangka pelaku serangan terhadap
Kedutaan Besar Korut di Madrid.
Tujuh anggota geng beranggotakan
10 orang yang menyerang kedutaan Korut pada 22 Februari telah diadili.
Hakim menuntut mereka dengan penahanan ilegal, perampokan dengan
kekerasan dan intimidasi, dan keanggotaan dalam geng kriminal di antara
tuntutan kejahatan lainnya.
Hakim Spanyol membenarkan bahwa semua penyerang yang terlibat dalam insiden itu saat ini berada di luar negeri.
Menurut
dokumen pengadilan, para penyerang bertindak atas inisiatif mereka
sendiri dan menyatakan bahwa mereka adalah anggota gerakan hak asasi
manusia untuk pembebasan Korut.
Ilustrasi ledakan pabrik di China. (REUTERS/Stringer)
Jakarta, CB -- Tujuh orang tewas dan lima orang lainnya terluka akibat ledakan di sebuah pabrik elektronik di sebelah timur China,
pada Minggu (31/3) waktu setempat. Ini adalah kejadian kedua dalam satu
bulan, yang membuat standar keselamatan di pabrik dipertanyakan.
Ledakan
terjadi ketika sebuah unit penyimpanan logam bekas terbakar di luar
pabrik, tepatnya di zona pemrosesan ekspor di Kunshan, Provinsi Jiangsu.
"Penyebab ledakan di luar Kunshan Waffer Technology, Corp., Ltd., masih
dalam penyelidikan," seperti pernyataan pemerintah setempat, dikutip
dari Reuters, Minggu (31/3).
Kebakaran yang berasal dari
unit penyimpanan itu menyebar dengan cepat ke bengkel pabrik yang
lokasinya berdekatan. Sementara satu dari lima orang yang terluka saat
ini berada dalam kondisi kritis.
Insiden ini terjadi hanya
sepekan setelah sebuah kecelakaan industri terburuk terjadi di China.
Saat itu sebuah ledakan terjadi di sebuah pabrik kimia di provinsi yang
sama hingga menewaskan 78 orang dan melukai ratusan orang lainnya.
Ledakan
yang terjadi di sisi kota timur Yancheng itu menghancurkan beberapa
bangunan di kawasan industri, meledakkan sejumlah jendela rumah yang
lokasinya berdekatan, dan merusak pintu garasi yang terbuat dari logam.
Peristiwa ini memicu Dewan Negara, Kabinet China untuk memerintahkan
inspeksi nasional terhadap perusahaan-perusahaan kimia termasuk
melakukan penilaian risiko untuk mengidentifikasi bahaya keselamatan.
Kecelakaan
industri yang mengakibatkan korban meninggal kerap terjadi di China.
Hal ini tak lepas dari standar keselamatan yang kerap diabaikan. Namun,
nampaknya hal ini tidak menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk
memperbaiki situasi kerja.
Pada November tahun lalu, kebocoran
gas juga terjadi di sebuah pabrik di kota Zhangjiakou, China Utara
hingga menewaskan 24 orang dan 21 lainnya luka-luka. Padahal kota ini
akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin pada 2022.
Sebuah
kecelakaan industri terburuk juga pernah terjadi pada 2015. Saat itu
sebuah ledakan kimia besar terjadi di kota pelabuhan utara Tianjin
hingga menewaskan 165 orang.
Perdana Menteri Inggris, Theresa May. (REUTERS/Hannah McKay)
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Inggris, Theresa May, masih belum menyerah untuk mengajukan skema kesepakatan untuk keluar dari Uni Eropa (Brexit). Meski sudah tiga kali ditolak oleh parlemen, dia berencana mengajukan proposal keempat.
Seperti dilansir CNN,
Minggu (31/3), Ketua Partai Konservatif Inggris, Brandon Lewis, tidak
memberikan rincian apakah draf proposal May masih sama seperti yang
lalu. Namun, dia menyatakan akan mempertimbangkan semua pilihan karena
tenggat Brexit yang sudah diundur semakin dekat.
"Parlemen akan melanjutkan proses ini pada Senin mendatang," kata Lewis.
Pada
Jumat (29/3) lalu, May kalah lagi dalam pemungutan suara di parlemen
saat mengajukan proposal Brexit. Dia bahkan terlihat nyaris putus asa
dan khawatir Inggris akan keluar dari keanggotaan Uni Eropa tanpa
kesepakatan (no deal).
"Saya takut kita sudah mencapai batas dalam proses di Majelis ini," kata May.
May
kini berharap kabinet dan parlemen bisa menjalankan prosedur pemungutan
suara lain di luar kendali kementerian pada pekan depan.
Alasan
May kembali mempertaruhkan usulannya soal Brexit, meski tidak yakin akan
diloloskan. Dia beralasan hanya ingin menjaga supaya ekonomi dan nilai
tukar mata uang Poundsterling tidak jatuh, jika mereka benar-benar
meninggalkan Uni Eropa.
"Saya mendorong semua anggota parlemen
mendukungnya dan memastikan kita meninggalkan Uni Eropa, serta
memberikan kepastian kepada masyarakat dan dunia usaha," kata perwakilan
pemerintah Andrea Leadsom, saat membacakan usulan May di hadapan
parlemen.
Jika proposal yang diajukan May disepakati parlemen Inggris, maka Brexit
akan berlangsung 22 Mei, tapi jika tidak, maka May akan menghadap Uni
Eropa sebelum 12 April untuk menjelaskan langkah-langkah Inggris
selanjutnya.
Salah satu keputusan penting yang harus diambil adalah mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa di masa depan.
Sebelumnya, May terus menekankan kepentingan Inggris untuk tetap menjalin hubungan ekonomi sedekat mungkin dengan Uni Eropa.
Namun,
sejumlah pihak ingin Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa tanpa
kesepakatan apa pun, satu langkah yang memicu kekhawatiran para
pebisnis. Uni Eropa kini mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi
Brexit tanpa kesepakatan (no deal) pada 12 April mendatang.
Presiden
Majelis Eropa, Donald Tusk, sudah menetapkan waktu untuk mengundang
para anggota berunding mengenai situasi terakhir Brexit.
"Setelah
Kesepakatan Pengunduran ditolak Majelis Rendah, saya memutuskan untuk
menggelar rapat Majelis Eropa pada 10 April mendatang," kata Tusk.
Ditanggapi dengan Demo
Atas
kegagalan pemerintah dan parlemen Inggris mencapai kesepakatan,
pendukung Brexit menggelar unjuk rasa hingga larut malam di sekitar
Gedung Parlemen. Mereka mengecam sikap pemerintah padahal seharusnya
sudah bisa hengkang dari Uni Eropa akhir Maret ini.
Upaya May
untuk mengajukan proposal Brexit keempat adalah upaya pertaruhannya yang
kesekian kali untuk mencari dukungan dari anggota Parlemen. Jika masih
juga buntu, maka pilihan lain May untuk mengamankan posisi politiknya
adalah menggelar pemilu sela.
Akan tetapi, hal itu juga berisiko karena kemungkinan besar May bakal kalah telak.
Zuzana Caputova, calon Presiden Slovakia. (REUTERS/David W Cerny)
Jakarta, CB -- Seorang perempuan berlatar
belakang aktivis anti-korupsi, Zuzana Caputova diperkirakan bakal
menjadi presiden wanita pertama Slovakia. Negara tersebut tengah menggelar pemilihan presiden putaran kedua, Sabtu (30/3).
Pemilihan
digelar usai satu tahun peringatan pembunuhan seorang jurnalis yang
memicu protes massa dan seruan untuk perubahan. Zuzana, 45 tahun, yang
juga pengacara lingkungan diproyeksikan akan menang melawan kandidat
partai yang berkuasa, Maros Sefcovic yang juga komisaris energi Uni
Eropa.
Caputova, yang tidak memiliki pengalaman dalam jabatan
politik dan menjalankan slogan "Berdiri untuk Kejahatan", mendapatkan
55,20 persen suara menurut survei yang dilakukan oleh lembaga Focus, pada malam menjelang putaran kedua.
"Kampanye
ini telah menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti humanisme, solidaritas
dan kebenaran adalah penting bagi masyarakat kita," kata Caputova dalam
pidatonya, dikutip AFP, Sabtu (30/3).
Caputova malang melintang dalam dunia advokasi, Ia memenangkan
penghargaan 2016 karena berhasil memblokir tempat pembuangan sampah yang
direncanakan di kota kelahirannya Pezinok.
Baru-baru ini, ia
turun ke jalan-jalan bersama dengan puluhan ribu pengunjuk rasa
anti-pemerintah lainnya setelah wartawan investigasi Jan Kuciak ditembak
mati bersama tunangannya pada Februari 2018. Dia telah bersiap untuk
menerbitkan sebuah cerita tentang dugaan hubungan antara politisi
Slovakia dan mafia Italia.
Pembunuhan memaksa Perdana Menteri
saat itu Robert Fico untuk mengundurkan diri tetapi ia tetap menjadi
pemimpin partai Smer-SD, kelompok yang dinilai sekutu dekat perdana
menteri saat ini. Lima orang telah didakwa, termasuk seorang pengusaha
jutawan dengan dugaan hubungan Smer-SD yang diduga memerintahkan
pembunuhan.
Berbicara kepada AFP mengenai kampanye,
Caputova mengatakan bahwa jika terpilih dia akan memulai perubahan
sistematis, salah satunya menghilangkan jaksa dan polisi dari pengaruh
politik.
Rudal balistik antarbenua berhulu ledak nuklir Amerika Serikat di Pangkalan Angkatan Udara Malstrom, Montana. Foto/REUTERS
WASHINGTON
- Seorang pejabat Pentagon mengatakan Amerika Serikat (AS) tetap
memegang hak untuk melakukan serangan nuklir pertama dalam menanggapi
serangan senjata konvensional musuh. Pentagon berniat meninggalkan
kebijakan "no-first-use" (bukan pengguna pertama) senjata nuklir.
Wakil Menteri Pertahanan David Trachtenberg mengatakan menerapkan kebijakan "no-first-use"
akan merusak kepercayaan sekutu AS terhadap tekad Washington untuk
datang melindungi mereka. Kebijakan seperti itu diartikan Pentagon akan
memaksa para sekutu Washington untuk membuat senjata nuklir sendiri.
Trachtenberg
menyampaikan sikap Pentagon tersebut dalam audiensi di hadapan Komite
Layanan Angkatan Bersenjata Parlemen hari Kamis (28/3/2019). Tanpa
kebijakan "no-first-use", berarti AS dapat membom musuh-musuhnya dengan senjata nuklir dalam keadaan ekstrem.
Menurut
Trachtenberg, Amerika Serikat telah puluhan tahun mempertahankan
kebijakan "ambiguitas konstruktif" mengenai penggunaan senjata nuklir,
yang telah menghalangi agresi nuklir terhadap musuh potensial.
"Suatu kebijakan 'no-first-use'
akan melemahkan AS untuk mencegah dan merusak kepercayaan aliansi kita
karena itu akan mempertanyakan kepastian bahwa Amerika Serikat akan
datang untuk membela sekutu dalam keadaan ekstrem," kata Trachtenberg,
dalam transkrip yang diterbitkan di situs web komite, seperti dikutip Sputnik, Jumat (29/3/2019).
Dia
juga menunjukkan bahwa, jika AS menerapkan kebijakan itu, sekutunya
mungkin merasa perlu untuk mengembangkan dan mengerahkan pasukan nuklir
mereka sendiri, sehingga merusak tujuan nonproliferasi AS.
Saat
ini, di antara sekutu AS, hanya Prancis dan Inggris yang memiliki
senjata nuklir sendiri. Israel diyakini memiliki senjata nuklir, tetapi
belum pernah secara resmi mengakuinya. Belgia, Jerman, Italia, Belanda,
dan Turki adalah bagian dari program berbagi nuklir NATO.
Di
bawah kebijakan saat ini, AS akan menggunakan senjata nuklir hanya
dalam keadaan ekstrem untuk membela kepentingan vital Amerika Serikat,
sekutu dan mitra. "Keadaan ekstrem itu termasuk serangan strategis
non-nuklir yang signifikan terhadap AS, sekutu atau mitra baik populasi
atau infrastruktur sipil, pasukan nuklir, komando dan kontrol atau pun
peringatan dan kemampuan penilaian serangan," kata Trachtenberg,
mengutip Nuclear Posture Review (NPR) atau Tinjauan Postur Nuklir 2018 yang diterbitkan Departemen Pertahanan AS.
Jakarta, CB -- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
menyatakan bakal mengembalikan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid.
Menurut dia membuat bangunan bersejarah itu sebagai museum adalah
langkah yang keliru.
"Hagia Sophia tidak akan disebut museum.
Status itu akan dicabut. Kita akan menyatakan Hagia Sophia adalah
masjid. Mereka yang berkunjung ke Hagia Sophia akan datang ke sebuah
masjid," kata Erdogan seperti dilansir AFP, Kamis (28/3).
Alasan Erdogan menyatakan akan mengubah status Hagia Sophia sedikit
beraroma politis. Sebab, saat ini dia sedang mengumpulkan dukungan untuk
partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), dalam menghadapi
pemilihan kepala daerah pada 31 Maret mendatang.
Apalagi, Erdogan menyatakan rencana mengubah status Hagia Sophia akan dibahas setelah pemilu.
"Kami pikir sudah tiba saatnya untuk mengambil langkah itu atas permintaan rakyat Turki," ujar Erdogan.
Hagia Sophia mulanya adalah gereja yang dibangun di masa Kekaisaran
Byzantium. Setelah ditaklukkan oleh Kekhalifahan Ottoman, fungsi
bangunan itu diubah menjadi masjid.
Setelah Kekhalifahan Ottoman runtuh dan berganti dengan Republik Turki yang sekuler, Hagia Sophia diubah menjadi museum.
Kegiatan
keagamaan, seperti salat berjamaah atau membaca Alquran yang dilakukan
di tempat itu kerap membuat umat Islam dan Kristen berselisih.
Sedangkan
kalangan sekuler menyatakan Hagia Sophia boleh didatangi seluruh umat
beragama. Baik untuk sekedar meditasi atau menikmati keindahan
bangunannya.
Langkah Erdogan kemungkinan besar bakal membuat gesekan antara umat Islam dan Nasrani.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
menyatakan perang merupakan pilihan terakhir yang bakal ia tempuh bila
semua opsi meredakan ketegangan di Jalur Gaza sudah habis.
(REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CB -- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel siap memperluas aksi militer diGaza
kalau ketegangan di daerah tersebut terus meningkat. Tetapi langkah
tersebut akan ditempuhnya jika semua opsi yang diperlukan untuk
mengakhiri ketegangan dengan Palestina telah habis.
Netanyahu
memang tengah berusaha untuk mencegah tekanan politik atas Gaza
menjelang pemilihan umum 9 April. Ia menghadapi tantangan kuat dari
mantan kepala militer Israel Benny Gantz.
"Dalam beberapa hari
terakhir saya memberikan instruksi untuk memperkuat pasukan, menambah
kendaraan, untuk bersiap menghadapi kampanye komprehensif," katanya
seperti dikutip dari AFP, Kamis (28/3).
Perdana menteri,
yang berbicara setelah mengunjungi pasukan militer di perbatasan Gaza,
mengatakan bahwa perang akan menjadi pilihan terakhir.
"Semua orang Israel harus tahu bahwa jika kampanye yang komprehensif
diperlukan, kami akan memasukkannya dengan kuat dan aman, setelah kami
menghabiskan semua kemungkinan lain," kata Netanyahu, yang juga menjabat
sebagai menteri pertahanan.
Militan Palestina Senin lalu
menembakkan roket jarak jauh dari Jalur Gaza. Roket menabrak sebuah
rumah di utara Tel Aviv dan melukai tujuh warga Israel.
Serangan tersebut memicu balasan dari Israel. Setelah serangan Netanyahu meningkatkan kehadiran militer di dekat Gaza.
Tapi, Rabu (27/3) kemarin pertempuran telah mereda. Kondisi tersebut terjadi setelah Hamas mengumumkan gencatan senjata.
Meskipun demikian Israel tetap hati-hati memantau situasi di perbatasan Gaza.