Jumat, 28 Desember 2018

Angkatan Darat Jerman Rekrut Anggota dari Negara Eropa Lain


Tentara Jerman
Tentara Jerman
Jerman sebenarnya telah melakukan perekrutan besar-besaran.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Angkatan Darat Jerman memutuskan untuk menarik warga negara lain di semenanjung Eropa lainnya untuk bisa mengisi kekurangan personil. Menteri Pertahanan Jerman, Ursula Von Der Leyen menjelaskan rencananya, Jerman akan menarik warga Polandia, Italia dan Romawi untuk menjadi anggota angkatan darat Jerman.

Angkatan Darat Jerman sebenarnya sudah berupaya untuk bisa meningkatkan anggotanya dengan melakukan perekrutan besar besaran. Hal ini dilakukan menyusul pencaplokan Crimea oleh Rusia dari Ukraina pada tahun 2014. Tahun lalu, Jerman mengatakan akan meningkatkan ukuran pasukannya menjadi 198.000 tentara aktif pada 2024 dari 179.000.

Dilansir dari Reuters, Jumat (28/12), tekanan pada Berlin meningkat lagi pada bulan Juli ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan pada pertemuan puncak NATO bahwa Washington dapat menarik dukungan untuk aliansi jika Eropa tidak meningkatkan pengeluaran militer.

"Kementerian Pertahanan ingin membatasi kelompok calon yang direkrut itu bagi mereka yang telah tinggal di Jerman selama beberapa tahun dan berbicara bahasa Jerman dengan lancar," ujar Ursula.

Batasan semacam itu bertujuan untuk meminimalkan kekhawatiran di antara negara-negara Uni Eropa lainnya tentang Jerman yang memikat tentara potensial mereka dengan menawarkan gaji yang lebih baik.

Kementerian itu telah mengeluarkan atase pertahanan di negara-negara UE lainnya tentang rencana tersebut dalam beberapa bulan terakhir. 




Credit  republika.co.id