Kamis, 23 Februari 2017

Bagaimana Peluang RI Menang Lawan Freeport di Arbitrase?

 
Bagaimana Peluang RI Menang Lawan Freeport di Arbitrase?  
Foto: Istimewa/Puspa Perwitasari

Jakarta - Pemerintah Indonesia dan PT Freeport Indonesia masih bernegosiasi soal perubahan status Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Bila dalam 6 bulan tidak menemui kesepakatan, maka Freeport akan membawa kasus ini ke Arbitrase Internasional.

Freeport telah menghentikan kegiatan operasi dan produksinya di Tambang Grasberg sejak 10 Februari 2017 lalu, karena tak bisa mengekspor konsentrat tembaga. Para pekerja tambangnya di Mimika, Papua, yang berjumlah puluhan ribu sudah dirumahkan.

Penyelesaian sengketa di Arbitrase Internasional adalah opsi terakhir bagi pemerintah dan Freeport, sebisa mungkin dihindari. Tapi kalau perundingan gagal, satu-satunya jalur penyelesaian adalah Arbitrase.

Bagaimana peluang Indonesia memenangkan perkara jika digugat Freeport ke Arbitrase?

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, berpendapat Indonesia punya cukup kuat dan punya peluang menang lebih besar ketimbang Freeport.

Sebab, Freeport telah melakukan banyak pelanggaran, di antaranya mengenai kewajiban divestasi dan pemurnian mineral. Dalam Kontrak Karya (KK) tahun 1991, Freeport wajib mendivestasikan saham hingga 51% kepada pihak Indonesia. Sampai detik ini, Freeport baru mendivestasikan 9,36% saham kepada pemerintah Indonesia.

"Kalau Freeport mengancam untuk membawa Indonesia ke Arbitrase, ini arbitrase yang mana? ICSID kah atau Commercial Arbitration yang diatur dalam KK? Kalau ke Commercial Arbitration, pemerintah pun punya hak untuk mengajukan Freeport. Freeport telah melakukan wanprestasi terkait masalah pemurnian (smelter) dan divestasi," kata Hikmahanto melalui pesan singkat kepada detikFinance, Rabu (22/2/2017).

Hikmahanto menambahkan, Indonesia punya rekam jejak bagus saat berhadapan dengan korporasi asing di Arbitrase, baik di ICSID maupun Commercial Arbitration.

Di ICSID misalnya, Indonesia pernah berhadapan dengan salah satu pemegang saham Bank Century, Hesham Al Waraqq, pada 2011 dan memenangkan perkara itu pada 2014. Indonesia juga pernah digugat oleh perusahaan tambang batu bara asal Inggris, Churcill Mining, pada 2012 dan dinyatakan menang pada 2016.

"Bagaimana track record Indonesia bila diajukan ke Arbitrase? Kalau ke ICSID kita menang di Century dan Churchill Mining," tutur Hikmahanto.

Sedangkan di Commercial Arbitration, pemerintah Indonesia pernah melawan Newmont, perusahaan tambang raksasa pemegang Kontrak Karya selain Freeport yang juga berasal dari Amerika Serikat. Hasilnya, Indonesia menang pada tahun 2009.

"Kalau ke Commercial Arbitration, kita menang ketika melawan Newmont terkait kewajiban Newmont untuk melakukan divestasi," paparnya.

Menurutnya, tidak ada pelanggaran KK seperti yang dituduhkan Freeport. Ia berpendapat, pemerintah justru berupaya mencarikan jalan terbaik buat Freeport. Dalam pasal 170 Undang Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (UU Minerba), pemegang KK diwajibkan melakukan pemurnian mineral dalam waktu 5 tahun sejak UU diterbitkan, alias 2014.

KK tidak boleh bertentangan dengan hukum yang berlaku. Pasal 1337 Kitab Undang Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) menyebutkan, perjanjian akan terlarang bila bertentangan dengan hukum. Jika KK tidak mewajibkan Freeport melakukan pemurnian, tapi UU Minerba mewajibkannya, ketentuan UU Minerba yang dijadikan pedoman.

Pemerintah sudah berbaik hati dengan memberikan relaksasi selama 3 tahun hingga 11 Januari 2017 lewat Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 (PP 1/2014), tapi Freeport tak juga membangun smelter. Satu-satunya jalan agar Freeport dapat tetap mengekspor konsentrat adalah dengan mengubah KK menjadi IUPK karena UU Minerba memungkinkannya.

"Tidak ada pelanggaran KK. Justru pemerintah mau kasih jalan keluar buat pemegang KK seperti Freeport. Kalau mengikuti pasal 170 UU Minerba, kan mati Freeport. Pemerintah masih berbaik hati untuk kasih solusi," tegas Hikmahanto.

Pemerintah juga tidak memaksa Freeport untuk berubah menjadi IUPK, KK tidak diakhiri secara sepihak. "Kalau mau tetap memegang KK juga tidak masalah asal memperhatikan pasal 170 UU Minerba. Pemerintah kasih alternatif kok. Buktinya perusahaan tambang lain ada yang memilih untuk berubah jadi IUPK seperti Amman Mineral dan tetap memegang KK seperti Vale Indonesia," paparnya.

Solusi yang diberikan pemerintah, menurutnya, sudah maksimal yang bisa diberikan. Dengan kebijakan yang dibuat saat ini, pemerintah sebenarnya menanggung risiko besar. Akan ada pihak-pihak yang menganggap pemerintah berpihak pada kepentingan Freeport dengan masih mengizinkan ekspor.

"Pemerintah kan pada posisi yang tidak diuntungkan. Kalau dijalankan Pasal 170 UU Minerba maka akan ada kerugian. Kalau tidak dijalankan pasal 170 maka pemerintah dianggap oleh rakyatnya melanggar UU Minerba, yang notabene bisa saja Presiden di-impeach. Untuk itulah pemerintah memberikan solusi yaitu memberikan alternatif ke pemegang KK berubah menjadi IUPK," tutupnya.




Credit  finance.detik.com












NASA Temukan 7 Planet Baru Seukuran Bumi, 3 Layak Huni


NASA Temukan 7 Planet Baru Seukuran Bumi, 3 Layak Huni
NASA pada hari Kamis (23/2/2017) mengumumkan tujuh planet baru yang ditemukan. Tiga di antaranya dinyatakan layak huni. Foto / NASA
 
WASHINGTON - Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA mengungkap bahwa ada tujuh planet baru seukuran Bumi telah ditemukan. Tiga di antaranya layak huni bagi manusia.

NASA menamai temuan baru itu dengan sebutan “exoplanet”. Artinya, planet-planet yang berada di luar tata surya.

Temuan itu dibeberkan NASA dalam konferensi pers khusus di Washington, DC, yang disiarkan langsung melalui Facebook, Kamis (23/2/2017) dini hari WIB.

Menurut NASA, lingkaran exoplanet Trappist-1 (bintang tunggal) tersebut terletak hanya 39 tahun cahaya dari Bumi. Temuan ini menjadi rekor baru untuk kategori jumlah temuan planet yang layak huni di luar sistem tata surya selama ini.

“Rekor baru! Kami telah menemukan 7 planet seukuran Bumi di sekitar bintang tunggal di luar tata surya kita; tiga di zona layak huni,” kata NASA dalam siaran pers-nya.

"Penemuan ini bisa menjadi bagian penting dalam teka-teki untuk menemukan lingkungan layak huni, tempat-tempat yang kondusif untuk kehidupan,” ujar Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi dari Direktorat Misi Sains NASA di Washington.

”Menjawab pertanyaan, 'Apakah kita sendirian?' Merupakan prioritas sains dan menemukan begitu banyak planet-planet seperti ini untuk pertama kalinya di zona layak huni merupakan langkah luar biasa maju untuk menuju tujuan itu,” lanjut Zurbuchen.

Dalam sesi tanya jawab setelah pengumuman, para ilmuwan NASA mengatakan bahwa keberadaan air belum dikonfirmasi pada salah satu planet yang baru ditemukan. Namun, NASA mengklaim tiga dari tujuh planet baru tersebut layak huni.

Nama salah satu dari exoplanet tersebut belum dipaparkan. Alasannya, tidak ada sistem yang mudah untuk penamaan planet di luar tata surya yang telah ada.




Credit  sindonews.com




Rusia Siap Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Indonesia

 
Rusia Siap Tingkatkan Kerjasama Militer dengan Indonesia
Atase Militer Kedutaan Besar Rusia, Kolonel Nikolay Nikaloyuk. FOTO/Victor Maulana/Sindonews
 
JAKARTA - Atase Militer Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Kolonel Nikolay Nikaloyuk menyatakan, pihaknya siap meningkatkan dan memperdalam kerjasama militer dengan Indonesia. Menurutnya, Rusia dan Indonesia adalah mitra dekat dalam bidang militer.

"Bicara soal sejarah hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia, saya berani menyatakan kalau Rusia telah menyediakan banyak sekali dukungan terhadap Indonesia, baik dari segi politik dan persenjataan, juga militer. Bahkan sejak awal kemerdekaan negara ini," ucap Nikolayuk.

"Indonesia dan Rusia adalah kawan baik. Kita memiliki kerjasama militer secara teknis yang sangat aktif. Secara bertahap, kita juga meningkatkan jaringan militer," sambungnya, saat perayaann hari Angkatan Bersenjata Rusia di Jakarta pada Rabu (22/2).

Dia kemudian menuturkan, Rusia dan Indonesia telah menandatangani kerjasama baru dalam bidang militer dan pertahanan. Kerjasama itu ditandatangani saat Presiden Indonesia Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow tahun lalu.

"Berdasarkan kunjungan Presiden Jokowi itu, sekarang kami berencana untuk merealisasikan perjanjian yang ada. Penting juga untuk menggarisbawahi bahwa Federasi Rusia siap bekerja sama, mengembangkan proses perwujudan kerjasama ini secara lebih mendalam dengan Indonesia," ucapnya.

Nikolayuk menambahkan, kedua negara memiliki tradisi dan perluasan kerjasama yang bagus untuk mengembangkan hubungan yang sudah terjalin lebih jauh lagi.

Credit  sindonews.com


Rusia Ajak Indonesia Kerjasama Berangus Terorisme

Rusia Ajak Indonesia Kerjasama Berangus Terorisme
Dubes Rusia untuk Indonesia, Mikhael Y Galuzin. FOTO/Victor Maulana/Sindonews

JAKARTA - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhael Y Galuzin menyatakan, militer Rusia siap melakukan kerjasama dengan negara manapun di dunia, khususnya Indonesia dalam bidang anti-terorisme.

Galuzin menyatakan, militer Rusia selalu dilengkapi dengan peralatan militer terbaru, termasuk dalam melakukan operasi anti-terorisme di Suriah. Keberadaan alat-alat militer ini adalah salah satu kunci keberhasilan Rusia dalam operai anti-teror di Suriah.

Meski demikian, untuk mensukseskan upaya melawan terorisme dalam skala global, Rusia siap melakukan kerjasama dengan seluruh negara, termasuk di dalamnya melakukan kerjasama dengan Indonesia.

"Militer kami selalu terbuka untuk melakukan kerjasama dengan mitra-mitra asing kami, termasuk dengan Angkatan Bersenjata Indonesia," ucap Galuzin, saat perayaan hari Angkatan Bersenjata Rusia di Jakarta pada Rabu (22/2).

Terkait dengan kerjasama militer dan pertahanan Rusia dan Indonesia, Galuzin menyebut ada beberapa perjanjian baru yang ditandatangani Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat kedua melakukan pertemuan di Moskow tahun lalu. Dia berharap kerjasama baru ini bisa memperdalam hubungan kedua negara.

"Kami berharap, bersama dengan rekan Angatan Bersenjata Indonesia, kita akan melakukan upaya bersama untuk mengembangkan kerjasama dalam bidang militer dan pertahanan," tukasnya.



Credit  sindonews.com















Militer AS Isyaratkan Kerahkan Banyak Pasukan ke Suriah


 
Militer AS Isyaratkan Kerahkan Banyak Pasukan ke Suriah
Para tentara Amerika Serikat. Militer AS isyaratkan untuk mengirim banyak pasukan ke Suriah. Foto / REUTERS / Lucas Jackson

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Suriah guna mengalahkan kelompok ISIS. Secara khusus, militer AS ingin segera membebaskan Kota Raqqa dari pendudukan ISIS.

Isyarat untuk pengerahan banyak pasukan AS itu disampaikan Kepala Komando Sentral AS, Jenderal Joseph L Votel kepada wartawan.

”Saya sangat prihatin tentang momentum ini,” katanya. Menurutnya, pasukan lokal yang didukung AS selama ini tidak memiliki mobilitas yang baik.

“Mereka tidak memiliki banyak senjata, jadi kita harus siap untuk mengisi beberapa kesenjangan mereka,” ujarnya. ”Bisa jadi kita mengambil beban yang lebih besar diri kita sendiri. Itu pilihan.”

Meski mempertimbangkan untuk mengirimkan lebih banyak pasukan AS ke Suriah, namun Votel menekankan bahwa pasukan AS yang dikirim tidak untuk mengambil alih pertempuran. Strategi sudah dikembangkan selama pemerintahan Presiden Barack Obama, yakni mengandalkan kekuatan pasukan lokal di garis depan pertempuran.

Votel memuji keberhasilan pasukan Irak yang meraih kemenangan dalam upaya membebaskan sebagian wilayah Mosul dari pendudukan ISIS. ”Ujian sesungguhnya terjadi ketika kita masuk ke kota itu sendiri,” kata Votel.

AS memiliki sekitar 500 tentara dalam misi Operasi Khusus di Suriah. Menurut laporan New York Times, jika kehadiran militer AS diperluas, maka pasukan tambahan bisa datang dari unit-unit tempur konvensional.

Tapi, Votel menekankan bahwa dia tidak akan merekomendasikan penggelaran formasi tempur berskala besar di Suriah.

”Kami ingin membawa kemampuan yang tepat ke depan,” ujarnya. ”Tidak semua dari mereka ada di komunitas Operasi Khusus. Jika kita perlu artileri tambahan atau hal-hal seperti itu, saya ingin bisa membawanya untuk meningkatkan operasi kami,” imbuh Votel, yang dikutip Kamis (23/2/2017).



Credit  sindonews.com






Rusia: 99 Persen Peluncur Rudal Balistik Antar-Benua Siap Tempur


 
Rusia: 99 Persen Peluncur Rudal Balistik Antar-Benua Siap Tempur
Rudal balistik RT-2PM Topol milik militer Rusia. Foto / Sputnik / Alexandr Kryazhev
 
MOSKOW - Pemerintah Rusia menyatakan bahwa 99 persen dari seluruh peluncur rudal balistik antarbenua Moskow sudah siap tempur. Selain itu, 96 persennya siap digunakan dalam waktu singkat.

Klaim itu disampaikan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu di hadapan para anggota parlemen pada hari Rabu kemarin.

“Peluncur rudal balistik antarbenua sedang dipertahankan dengan cara yang memungkinkan untuk memastikan (kesiapan) penangkal nuklir,” kata Shoigu.

”Sembilan puluh sembilan persen dari peluncur yang digunakan oleh Pasukan Rudal Strategis siap untuk tempur, dan 96 persen dari mereka sepenuhnya siap untuk segera digunakan,” ucap Shoigu.

Pasukan Rudal Strategis Rusia, lanjut Shoigu, menjadi tulang punggung dari kemampuan pertahanan Moskow. Pasukan itu dilengkapi persenjataan berskala besar dan modern.

Militer Rusia telah menerima 41 rudal balistik yang telah di-upgrade, satu kapal selam Borei-class—kapal selam generasi keempat bertenaga nuklir—Vladimir Monomakh, dan empat pesawat pengebom strategis Tu-160 dan Tu-95MS yang telah dimodernisasi.

”Enam puluh persen dari persenjataan di semua triad nuklir kami adalah modern, serta 62 persennya dari persenjataan di Pasukan Rudal Strategis,” imbuh Shoigu, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (23/2/2017).

Menteri Shoigu melanjutkan, pada akhir 2017 semua unit pasukan darat Rusia akan dilengkapi dengan rudal balistik jarak pendek Iskander-M sistem mobile. Rudal yang bisa dipindahkan ke mana saja dalam waktu cepat itu akan menggantikan sistem rudal Tochka-U.

”Selain itu, semua sistem radar peringatan dini baru akan beroperasi tahun ini, sehingga seluruh negara dilindungi terhadap rudal dari semua jenis, termasuk rudal balistik,” paparnya.


Credit  sindonews.com








Karpet Merah untuk Raja dan Pangeran Arab


 
Karpet Merah untuk Raja dan Pangeran Arab  
Raja Salman Abdulaziz dan rombongan kerajaan Arab Saudi akan berkunjung ke Indonesia, awal Maret nanti. (REUTERS/Faisal Al Nasser)
 
Jakarta, CB -- Rombongan besar Raja Arab Saudi Sri Baginda Raja Salman bin Abdulaziz Alsaud akan berkunjung ke Indonesia 1-3 Maret nanti. Raja Salman akan membawa 1300 orang, termasuk 10 menteri, 25 pangeran, pasukan pengawal, delegasi, dan pewarta.

Pemerintah Indonesia menyiapkan sambutan istimewa kenegaraan atau karpet merah. Bahkan, Presiden Joko Widodo yang akan menjemput langsung di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma.

Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan, kedatangan Raja Salman seperti halnya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada awal tahun ini, termasuk kategori protokoler kunjungan kenegaraan.


Namun, penjemputan di Lanud oleh presiden menjadi satu perbedaan mencolok dari dua kunjungan tersebut. Ditambah, Jokowi nanti secara langsung akan menjemput raja dari pintu pesawat. Perlakuan ini diberikan dengan sejumlah dasar dan pertimbangan.

"Kunjungan besar, yang dibahas besar dan sudah lama sekali. Jadi ini menunjukkan refleksi dari kedekatan hubungan yang sudah lama dibina. Jadi wajar dong," kata Djumala kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Kunjungan terakhir kerajaan Arab Saudi ke Indonesia pada 1970. Penjemputan langsung ke pintu juga merupakan balasan kepada Raja Salman. Perlakuan serupa telah diterima Jokowi terlebih dulu ketika berkunjung ke Arab September 2015.

"Makna diplomatiknya bagus sekali dan karena kedekatan," kata dia.

Usai prosesi penyambutan di Lanud, Raja Salman dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Istana Bogor. Di sini, Raja Salman akan menerima bintang kehormatan tertinggi. Jokowi, sebelumnya, juga menerima hormatan tertinggi dari Kerajaan Arab Saudi.

Selain itu, Raja Salman dan Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral, makan siang kenegaraan bersama yang dilanjutkan dengan veranda talk.


Seluruh prosesi itu, kata Djumala, tak membuatnya kelimpungan, terutama terkait besarnya rombongan yang dibawa Raja Salman. Sebab, ada standar pengaturan keprotokolan bagi tamu Istana.

Karpet Merah Untuk Raja dan Pangeran Arab 
Presiden Jokowi menghadiri Forum Bisnis, di Hotel Crown Plaza, Jeddah pada 2015 lalu. (Dok. Sekretariat Kabinet)
Dalam pertemuan bilateral, protokol Istana menetapkan standar hanya 14 orang yang menjadi delegasi. Sementara itu, 35 kursi dipersiapkan bagi delegasi untuk makan siang atau malam di Istana.

"Jadi memang sebesar apapun delegasi pada saat acara resmi, standar ini berdasarkan jenis pertemuan dan ukuran ruangan. Enggak ada kerepotan," tuturnya.

Dalam pertemuan resmi, rencananya Raja Salman dan Jokowi membicarakan sejumlah proyek, salah satunya kerjasama Pertamina dan Aramko dalam ekspansi kilang di Cilacap senilai US$6 miliar. Kemudian bidang pariwisata dan perumahan ongkos terjangkau yang diharapkan bernilai hingga US$25 miliar.

Rencanannya kunjungan kenegaraan Raja Salman di Indonesia selama tiga hari, setelah itu selama enam hari atau 4-9 Maret akan dihabiskan di Bali untuk beristirahat.


Djumala mengatakan, Sekretariat Presiden hanya bertanggung jawab dan 'melayani' ketika Raja Salman bertemu Jokowi, yakni 1 Maret. Setelah itu, rombongan kerajaan akan didampingi Kementerian Luar Negeri.


Credit  CNN Indonesia


Pemerintah Harap Raja Arab Bawa Investasi Hingga US$25 Miliar


Pemerintah Harap Raja Arab Bawa Investasi Hingga US$25 Miliar  
Kunjungan Raja Salman bersama 10 pangeran ini merupakan kunjungan terbesar sejak Raja Arab Saudi terakhir pada 1970 silam. (REUTERS/Yuya Shino).
 
Jakarta, CB -- Pemerintah Indonesia berharap kunjungan Raja Arab Saudi Sri Baginda Raja Salman bin Abdulaziz Alsaud bersama 25 pangeran Arab Saudi membawa serta potensi investasi bernilai puluhan miliar dolar. Kunjungan ini merupakan kunjungan terbesar sejak kunjungan Raja Arab Saudi terakhir pada 1970 silam.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, salah satu proyek yang akan diteken nanti, yaitu investasi kilang di Cilacap. "Ada proyek lain yang akan ditandatangani kurang lebih sebesar US$1 miliar. Presiden berharap, investasi Arab Saudi tembus mencapai US$25 miliar," ujarnya, Selasa (21/2).

Sekadar informasi, Raja Salman berencana berkunjung selama sembilan hari mulai 1-9 Maret 2017. Kunjungan kenegaraan rencananya dilakukan pada 1-3 Maret 2017, dan sisanya akan digunakan untuk beristirahat di Bali.

"Jadi, 47 tahun lalu, kunjungan ini membawa rombongan terbesar kurang lebih 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran," kata Pramono.

Saat kunjungan kenegaraan nanti, Presiden Joko Widodo akan menganugerahkan bintang kehormatan tertinggi RI kepada Raja Salman. Sebab, Jokowi juga menerima kehormatan tertinggi saat berkunjung ke Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Kedekatan ini juga akan ditunjukkan melalui penyambutan spesial oleh Jokowi. Jokowi akan menjemput Raja Salman langsung dari Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, yang akan dilanjutkan ke Istana Bogor.


Credit  CNN Indonesia


Puluhan Pangeran Arab Bakal Pelesir ke Bali


Puluhan Pangeran Arab Bakal Pelesir ke Bali  
Raja Salman bakal membawa ribuan orang dalam lawatannya ke Indonesia pada Maret mendatang. (REUTERS/Lintao Zhang)
 
Jakarta, CB -- Raja Salman dari Arab Saudi dijadwalkan melakukan kunjungan ke Jakarta dan Bali pada bulan depan. Dilansir dari Reuters pada Rabu (22/2), rombongan kerajaan itu akan membawa sebanyak 1.500 orang selama lawatannya.

Dari ribuan orang yang dibawa, sebanyak 10 orang merupakan menteri kabinet dan 25 orang pangeran, seperti yang dikutip dari Detikcom.

“Ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah bagi kami,” kata Sekertaris Kabinet Indonesia, Pramono Anung.

“Beliau akan berada di Indonesia selama 1-9 Maret mendatang. Enam hari sebelum kepulangannya, rombongannya akan bersantai di Bali,” lanjutnya.

Anung menyampaikan kalau Presiden Indonesia Joko Widodo berharap kalau Arab Saudi juga akan membawa investasi senilai US$25 miliar (sekitar Rp333 triliun) dalam kunjungannya.

Hingga saat ini, belum ada komentar lebih lanjut dari pihak kerajaan Arab Saudi mengenai kabar kunjungan ini.

Raja Arab Saudi terakhir kali mengunjungi Indonesia pada 46 tahun yang lalu. Ketika itu diwakilkan oleh Raja Faisal.

Pemerintah Indonesia berharap kalau kunjungan kenegaraan itu akan mempererat hubungan antar negara.

Selain pengembangan bidang perminyakan, urusan haji, diharapkan juga dapat terjalin kerja sama dalam bidang industri pariwisata.

“Indonesia, sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim terbesar, berharap kunjungan tersebut juga membantu mempromosikan kehidupan Islam yang moderat, salah satunya melalui program pertukaran pelajar,” ujar Anung.

Indonesia merupakan negara yang paling lama dikunjungi oleh Raja Salman dalam rangkaian kunjungannya di Asia pada tahun ini.

“Kunjungan tersebut tentu saja akan menjadi promosi Indonesia di dunia. Semoga membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara,” kata Deputi Menteri Luar Negeri Abdurrahman M. Fachir.


Credit  CNN Indonesia







Hindari Indonesia, Pesawat Netanyahu Tempuh Rute Lebih Jauh


 
Hindari Indonesia, Pesawat Netanyahu Tempuh Rute Lebih Jauh  
PM Israel Benjamin Netanyahu saat bertemu PM Australia Malcolm Turnbull di Sydney. (Reuters/Jason Reed)
 
Jakarta, CB -- Pesawat maskapai El Al yang membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Australia dikabarkan terpaksa mengambil rute memutar demi menghindari wilayah udara Indonesia.

Seperti diberitakan The Guardian, Rabu (22/2), situs pelacak rute penerbangan FlightAware, melaporkan bahwa pesawat Netanyahu menghabiskan total waktu perjalanan hingga 11 jam hanya untuk menghindari wilayah Indonesia.

Netanyahu dilaporkan tiba di Sydney sekitar pukul 06.30 waktu setempat pada Rabu (22/2), dua jam lebih lama dari rute Tel Aviv-Sydney biasanya yang rata-rata menghabiskan delapan setengah jam perjalanan.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu anggota delegasi Israel yang diboyong Netanyahu dalam pesawat tersebut.

Sejumlah negara Muslim, termasuk Pakistan dan Indonesia, memang melarang pesawat Israel melintasi wilayah udara mereka sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina, negara yang selama ini berkonflik dengan Tel Aviv.
 
Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia juga tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Namun, Jakarta memiliki sejumlah kerja sama perdagangan dan pariwisata dengan Tel Aviv.

Tahun lalu, Netanyahu pun sempat mendorong Indonesia agar mulai membuka hubungan diplomatik dengan negaranya, mengatakan bahwa banyak kesempatan kerja sama bilateral antara kedua negara yang dapat dikembangkan.

Menurut laporan Times of Israel, Netanyahu juga menuturkan bahwa alasan kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik sudah tidak relevan lagi.

Sementara itu, Indonesia menegaskan bahwa normalisasi hubungannya keduanya bisa tercapai hanya jika Palestina merdeka.

"Hal yang paling penting di sini adalah semangat mewujudkan kemerdekaan Palestina," kata Sekretaris Kabinet RI, Pramono Anung.


Di Australia sendiri, kehadiran Netanyahu juga disambut sejumlah protes. Setidaknya 60 pemimpin perusahaan, akademisi, pemuka agama, dan mantan politikus menandatangani petisi yang mendorong pemerintah untuk tidak menerima Netanyahu lantaran sikap Israel dianggap memicu gagalnya upaya perdamaian.

Namun, Netanyahu tetap bertemu dengan Perdana Menteri Malcolm Turnbull. Kedua pemimpin direncanakan akan menyepakati sejumlah kerja sama ekonomi dan pertahanan. Netanyahu berencana menghabiskan waktu selama empat hari di negeri kangguru itu.




Credit  CNN Indonesia





Mabes Polri Bentuk Biro Multimedia, Yan Fitri Jadi Kepalanya


 Mabes Polri Bentuk Biro Multimedia, Yan Fitri Jadi Kepalanya  
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar (tengah) bersama Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto (kanan) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol RP Argo Yuwono memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, 3 Desember 2016. TEMPO/M Iqbal Ichsan
 
CB, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar melantik pejabat baru di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Februari 2017.

Polisi yang dilantik itu adalah Brigadir Jenderal Yan Fitri Halimansyah. Dia mengisi tugas dan jabatan yang baru dibentuk di bawah Divisi Humas Polri, yakni Kepala Biro Multimedia.


Yan Fitri dilantik dalam prosesi upacara yang dihadiri para anggota Polri dan staf Divisi Humas Polri pada pukul 07.30 WIB. Boy Rafli mengatakan Biro Multimedia ini dibentuk atas dasar kebijakan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian.

Kepala Polri, ucap dia, telah mengeluarkan lima kebijakan sejak 23 Juli 2016, yakni reformasi kultural, peningkatan pelayanan publik, stabilitas kamtibmas, profesionalisme, dan manajemen media.

Selain membentuk Biro Multimedia, Polri meningkatkan status Subdirektorat Cybercrime menjadi Direktorat Cybercrime. Ada pula Direktorat Intelijen yang berfokus pada pengelolaan dunia maya dalam aspek di pengelolaan intelijen.

"Biro Multimedia dibentuk untuk menghadapi perubahan yang terjadi, yaitu dunia maya yang saat ini sangat didominasi peningkatan pengguna media sosial yang lazim disebut netizen," ujar Boy saat memberi sambutan.

Menurut Boy, tugas Biro Multimedia adalah mengelola media sosial. Saat ini, tutur dia, pengguna media sosial Indonesia di atas 100 juta. "Kami prediksi lima tahun ke depan bisa jadi dua pertiga masyarakat kita pengguna medsos," katanya. "Kita hidup di dunia nyata dan hidup di dunia maya."

 

Seusai pelantikan, Yan Fitri menyampaikan tugas Biro Multimedia sebagai public relation. Tugasnya memberi edukasi di masyarakat lewat media sosial. "Pertanyaan dan diskusi akan dilaksanakan di dunia maya, sehingga memberikan penerangan dan edukasi kepada masyarakat," ucap Yan Fitri.

Sebagai kepala biro yang baru dibentuk, Yan Fitri belum memiliki anggota. Dia mengaku akan menata organisasi ini, salah satunya dengan mempersiapkan personel. "Tantangan kami adalah menjadikan Biro Multimedia sebagai ikon humas," ujar mantan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau itu.



Credit  TEMPO.CO


Ratusan Perwira Sesko TNI AD Latihan Medan di Subang


 Ratusan Perwira Sesko TNI AD Latihan Medan di Subang
KSAD Jenderal TNI Mulyono membalas hormat dari prajurit Kopassus saat defile pasukan memperingati Hari Juang Kartika atau Hari Angkatan Darat, di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Ambarawa, 15 Desember 2016. ANTARA/R. Rekotomo
 
CB, Subang - Sebanyak 272 perwira siswa TNI Angkatan Darat dan sembilan perwakilan dari negara sahabat mengikuti kegiatan Latihan Medan di Desa Dawuan, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Latihannya selama empat hari," kata Komandan Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Angkatan Darat Mayor Jenderal Dodi Usodo Hargo saat meninjau Latihan Medan di Desa Dawuan, Subang, Selasa sore, 21 Februari 2017.

Menurut Dodi, selama mengikuti Latihan Medan, peserta diinapkan di rumah-rumah penduduk setempat. Mereka sengaja disatukan dengan masyarakat supaya bisa menghayati dan mengerti kondisi sosial masyarakat akar rumput secara langsung.

 

"Supaya nanti kalau mereka jadi pimpinan bisa memperhatikan masyakatnya di bawah, bukan cuma yang di atas saja," tegas Dodi. "Jika ada siswa yang minta air panas jangan dikasih, supaya mereka merasakan dinginnya hawa Desa Dawuan," ujar Dodi kepada warga.

Latihan Medan merupakan bagian dari program Pendidikan Regional LXV Sesko TNI AD yang diselenggarakan selama 11 bulan. Di antara pesertanya ada yang berasal dari  Amerika, Australia, Korea Selatan, Arab Saudi, Pakistan, India, Malaysia, Singapura dan Thailand. Para peserta pendidikan mayoritas berpangkat mayor atau golongan V.

 

Ada pun materi pendidikan yang diajarkan selama mengikti pendidikan teori meliputi manajemen operasional, strategi, dan riset. Di ujung pendidikan mereka diwajibkan membuat karya tulis ilmiah militer sebagai syarat kelulusan.

Dodi menegaskan bahwa para peserta pendidikan tidak selamanya lulus 100 persen. "Pernah juga terjadi ada nggak lulus (termasuk peserta dari luar negeri). Namanya juga pendidikan," jelasnya.



Credit  TEMPO.CO






Sejarah Baru, Turki Izinkan Tentara Perempuan Berjilbab


 Sejarah Baru, Turki Izinkan Tentara Perempuan Berjilbab
Polisi Wanita Turki (theexposer.co.uk)
 
CB, Ankara - Turki menorehkan sejarah baru setelah pemerintah mencabut pelarangan berjilbab bagi anggota militer perempuan secara resmi. "Perwira militer Turki diizinkan memakai jilbab di negeri sekuler, itu sebuah sejarah," tulis kantor berita Anadolu, Rabu, 22 Februari 2017.


"Pencabutan itu berdasarkan perintah Menteri Pertahanan yang berlaku bagi seluruh anggota kepolisian, militer, staf, dan yang bekerja di markas komando," kata Anadolu.

Para perempuan itu akan mengenakan jilbab di bawah topi atau baret sepanjang warnanya sama dengan seragam dan tidak menutupi wajahnya.

Reformasi di lingkungan militer ini akan diberlakukan setelah diterbitkan di dalam lembaran negara. Belum begitu jelas, apakah pemakaian jilbab itu juga diperkenankan bagi wanita yang terlibat dalam misi tempur. Hal ini juga akan berlaku bagi taruna perempuan.

Kelompok Islam yang menjadi akar Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan sudah lama mendapatkan tekanan agar mencabut pelarangan perempuan mengenakan jilbab.

Sejak 2010, Turki telah mencabut pelarangan jilbab di kampus-kampus universitas. Sedangkan mahasiswa perempuan yang kuliah di universitas negeri diperbolehkan memakai jilbab mulai 2013 dan sekolah SMA pada 2014.

Sebelum anggota militer, pada Agustus 2016, anggota kepolisian Turki untuk pertama kalinya mengenakan jilbab sebagai bagian dari seragam.


Credit  TEMPO.CO





17 Tahun Berkuasa, Putin Diyakini Punya Simpanan Rp 2.673 T


 17 Tahun Berkuasa, Putin Diyakini Punya Simpanan Rp 2.673 T
Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri) dan kembarannya, seorang petani dari Tiongkok. AP/Chinadaily
 
CB, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin disinyalir memiliki kekayaan sebesar US$ 200 miliar (Rp 2.673 triliun) sekaligus menempatkan dia berada di atas miliarder dunia seperti Bill Gates dan Amancio Ortega. Daily Mail Online melaporkan, jumlah kekayaan itu termasuk 58 buah pesawat dan helikopter, selain 20 buah rumah mewah dan rumah liburan yang dikoleksi Putin selama 17 tahun berkuasa.

Nilai harta benda ini jauh di atas perkiraan sebelumnya tentang kekayaan pemimpin berusia 64 tahun itu yang dibuat analis politik Stanslav Belkovsky pada 2007. Belkovsky memperkirakan kekayaan Presiden Putin sebesar US$ 40 miliar (Rp 534,6 triliun).

Seorang mantan manajer dana di Rusia, Bill Browder, meyakini kekayaan nyata Putin lebih dari nilai yang dibicarakan itu. Portal IBTimes minggu lalu mempertanyakan kekayaan Putin dengan merujuk ucapan Bowder yang menyebutkan Putin memperoleh sejumlah harta yang banyak selama berkuasa.

"Saya percaya (kekayaan Putin) sebesar US$ 200 miliar, semua uang yang ada dalam bentuk properti, bank dan saham yang dikelola untuk Putin dan kroninya," kata Browder, seperti yang dilansir Daily Mail pada 20 Februari 2017.

Namun Putin tidak terdaftar dalam individu paling kaya di dunia selama bertahun-tahun yang biasa dibuat Forbes. Forbes dalam pernyataanya pada 2015 menjelaskan, tidak mencantumkan nama pemimpin dunia khususnya mereka yang mengumpulkan kekayaan berdasarkan posisi saat berkuasa. Orang terkaya resmi di dunia, menurut Forbes, adalah pemilik Microsoft, Bill Gates, dengan kekayaan bersih sebesar US$ 75 miliar (Rp 1.002,4 triliun).

Putin dilaporkan membuat kekayaannya melalui investasi dalam minyak dan gas alam. Salah satu aset mahal Putin yang menegaskan dia sebagai orang terkaya adalah super yacht seharga US$ 35million yang bernama Olympia. Selain sebuah istana di Laut Hitam yang dilaporkan bernilai US$ 1 miliar. Belum ada tangapan dari Presiden Putin maupun orang dekatnya ihwal gunjingan pundi-pundinya itu.


Credit  TEMPO.CO






Meksiko tanggapi dingin AS


 
Meksiko tanggapi dingin AS
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
 
Mexico City (CB) - Para utusan Presiden Donald Trump kemungkinan bakal mendapatkan sambutan dingin di Meksiko, hari ini, setelah Amerika Serikat mengeluarkan panduan baru imigrasi yang membuat Meksiko marah sekali sehari sebelum kedua negara membahas masalah-masalah bilateral.

Pemerintahan Trump Selasa pekan ini mengungkapkan rancangan untuk mempertimbangkan hampir semua imigran ilegal dideportasi ke negara asalnya yang sebagian besar orang Meksiko jika mereka masuk ke AS dari Meksiko, apa pun kebangsaan orang itu.

Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly mengunjungi Meksiko hari ini untuk membahas masalah keamanan dan imigrasi.

Kepala negosiasi Meksiko dengan pemerintahan Trump, Menteri Luar Negeri Luis Videgaray, mengatakan Meksiko tak punya alasan untuk menerima aturan unilateral yang di antaranya ingin mendeportasi warga non Meksiko ke Meksiko.

"Saya ingin katakan sejelas-jelasnya dan secara simpatik bahwa pemerintah dan rakyat Meksiko tidak harus menerima provisi-provisi yang hanya diinginkan sebuah negara secara unilateral untuk dikenakan kepada negara lain," kata Videgaray kepada wartawan di kementerian luar negeri Meksiko.

"Kami tidak akan menerimanya, karena tidak ada alasan mengapa kami harus, dan karena ini bukan kepentingan Meksiko," sambung dia.

Seorang pejabat Meksiko lainnya, Roberto Campa, yang mengetuai bagian HAM pada kementerian dalam negeri, menyatakan kalimat Videgaray ditujukan kepada rencana mendeportasikan warga non Meksiko ke Meksiko. Dia menyebut langkah itu bermusuhan dan tidak bisa diterima.

Panduan imigrasi dari Departemen Keamanan Dalam Negeri adalah bagian dari strategi penegakkan keamanan dan imigrasi di perbatasan yang masuk dalam Keppres keluaran Trump pada 25 Januari, demikian Reuters.


Credit  antaranews.com








Korea Utara tuntut Malaysia bebaskan Siti Aisyah cs


 
Korea Utara tuntut Malaysia bebaskan Siti Aisyah cs
Kepala Kepolisian Diraja Malaysia Khalid Abu Bakar (tengah) berbicara dalam konferensi pers mengenai pembunuhan Kim Jong Nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara, di kantor pusat Kepolisian Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/2/2017). (REUTERS/Athit Perawongmetha)
 
Kuala Lumpur (CB) - Kedutaan Besar Korea Utara di Malaysia menuntut Malaysia membebaskan tiga tersangka pembunuhan King Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Ketiga tersangka itu adalah Siti Aisyah dari Indonesia, seorang perempuan dari Vietnam dan seorang warga negara Korea Utara.

Kedubes Korea Utara menuduh polisi Malaysia "tidak punya alasan" menahan ketiga tersangka. "Malaysia menggelar penyelidikan yang didasarkan atas rekaman CCTV yang sudah beredar luas di publik, dan (berdasarkan) ilusi bahwa kedua perempuan tersangka meracun wajah korban dengan tangan mereka sendiri."

"Lalu bagaimana bisa kedua perempuan tersangka itu tetap hidup setelah insiden itu? Ini artinya cairan yang oleh kedua perempuan itu dimaksudkan untuk bercanda tersebut adalah bukan racun dan ada penyebab lain kematian almarhum," kata Korea Utara.

"Berdasarkan hal itu mereka (Malaysia) harus segera membebaskan kedua perempuan tak berdosa dari Vietnam dan Indonesia itu, selain juga warga negara Korea Utara Ri Jong Chol yang ditangkap tanpa alasan apa-apa," sambung Korea Utara.

Senin pekan lalu, Jong-nam diserang di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 (KLIA2) selagi menunggu terbang ke Macau.

Saat itu dia didekati oleh dua permepuan yang salah satunya merangkulnya dari belakang dan menyemprotkan cairan yang diduga racun ke wajah Jong-nam.

Kedua perempuan, bersama dengan seorang warga negara Korea Utara, ditangkap oleh polisi untuk penyelidikan lebih jauh.

"Sudah sepuluh hari sejak insiden itu terjadi, namun polisi Malaysia tidak menemukan bukti apa pun dari para tersangka yang ditahan," kata Korea Utara.

Beberapa jam sebelumnya Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengungkapkan bahwa kedua perempuan tersangka memasukkan bahan beracun ke wajah almarhum dengan tangan mereka.

Dia juga mengungkapkan bahwa kedua perempuan itu terlebih dahulu latihan mengeksekusi orang di berbagai pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur sebelum melancarkan aksinya kepada Jong-nam.

Credit  antaranews.com

Malaysia buru dalang pembunuhan Kim Jong-nam di Kedubes Korut

Malaysia buru dalang pembunuhan Kim Jong-nam di Kedubes Korut
Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang dibunuh dengan racun mematikan di bandara Malaysia (Reuters)
Kami akan mengeluarkan surat perintah penangkapan jika pihak Korea Utara tidak menyerahkan kedua tersangka
Jakarta (CB) - Malaysia memburu dua warga Korea Utara tersangka dalang pembunuhan Kim Jong-nam yang saat ini bersembunyi di gedung kedutaan besar Korea Utara di Malaysia.

Tindakan Malaysia yang diambil di tengah perang kata-kata antara Kuala Lumpur dan Pyongyong itu terjadi setelah tersiar kabar ada upaya mendobrak kamar mayat di mana jenazah Jong-nam ditaruh.

Hyon Kwang Song, diplomat Korea Utara, diyakini bersembunyi di gedung kedubes Korea Utara yang berada di bagian barat Kuala Lumpur. Dia diburu polisi Malaysia, bersama dua orang senegaranya, dalam kaitannya dengan pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un itu.

Hyon Kwang Song diduga menjadi dalang pembunuhan itu. Rekannya yang juga menjadi tersangka, Kim Uk Il (37), diyakini bersembunyi di tempat yang sama. Dia adalah karyawan Air Koryo, maskapai nasional Korea Utara.

Uk Il ada kaitannya dengan empat tersangka Korea Utara yang mengamati proses pembunuhan Jong-nam yang segera terbang kembali ke Pyongyang begitu memastikan proses pembunuhan Jong-nam selesai.

Khalid Abu Bakar, inspektur jenderal polisi Malaysia berkata, "Kami akan mengeluarkan surat perintah penangkapan jika pihak Korea Utara tidak menyerahkan kedua tersangka."

Ri Ji U, tersangka lainnya dari Korea Utara, masih berada di Malaysia, tetapi tidak berada di dalam kedutaan besar. Ri Jong Chol, yang ditangkap Jumat pekan lalu, tinggal selama sekitar tiga tahun di Malaysia tanpa izin kerja di perusahaan yang tertera dalam izin tinggalnya sebagai perusahaan tempat di mana dia bekerja atau dari mana dia berpenghasilan, demikian New Straits Times.

Credit  antaranews.com




Masa penahanan Siti Aisyah diperpanjang tujuh hari


Masa penahanan Siti Aisyah diperpanjang tujuh hari
Siti Aisyah, warga Indonesia yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 13 Feberuari 2017. (REUTERS/Royal Malaysia Police/Handout via Reuters)
 
Kuala Lumpur (CB) - Kepolisian Diraja Malaysia memperpanjang masa penahanan warga Indonesia yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Kim Jong-nam, Siti Aisyah, hingga tujuh hari ke depan.

"Penyelidikan belum selesai. Masa penahanan disambung hingga tujuh hari lagi," kata Kepala Kepolisian Diraja Malaysia Inspektur Jendral Polisi Tan Sri Dato' Khalid Bin Abu Bakar dalam jumpa pers di Markas Besar Kepolisian Diraja Malaysia di Bukit Aman Kuala Lumpur, Rabu.

Khalid mengatakan kepolisian hingga kini telah menangkap empat orang dan akan memperpanjang masa penahanan tiga orang di antaranya hari ini.

"Yang ditahan dua orang perempuan dan satu orang laki-laki Korea Utara dan satu orang teman laki-laki dari Siti Aisyah didibebaskan hari ini," katanya.

Kepolisian, ia melanjutkan, sedang mencari empat warga Korea Utara lain yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Kami percaya dengan sangat empat orang tersebut sudah meninggalkan negeri ini dan kami sangat percaya mereka sudah berada di Pyongyang, Korea Utara," katanya.

Dia meminta Otoritas Korea Utara membantu menangkap mereka dan menyerahkannya ke kepolisian Malaysia.

Khalid juga menyebut keterlibatan pejabat Kedutaan Korea Utara dan staf maskapai penerbangan milik negara Korea Utara dalam kasus pembunuhan tersebut.

Menurut dia Kepolisian Malaysia sudah menyurati Duta Besar Korea Utara untuk mengizinkan kepolisian mewawancarai mereka.

"Kami harap Kedutaan Korea bekerja sama dengan kami dan mengizinkan kami mewawancarai mereka secepatnya. Kalau tidak, kami akan memanggil paksa mereka," katanya.

Di sisi lain, Kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur dalam siaran persnya meminta Kepolisian Malaysia membebaskan tahanan dari Vietnam, Indonesia dan Korea Utara, menyebut mereka ditahan tanpa alasan.


Credit  antaranews.com


Kepolisian Malaysia belum cukup bukti tuntut SA


Kepolisian Malaysia belum cukup bukti tuntut SA
Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, yang dibunuh dengan racun mematikan di bandara Malaysia (Reuters)
 
Jakarta (CB) - Kepolisian Malaysia belum memiliki cukup bukti untuk menuntut warga negara Indonesia (WNI) berinisial SA yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan di Malaysia terhadap seorang pria Korea Utara yang diduga sebagai Kim Jong-nam, yaitu saudara tiri pemimpin Korut Kim Jong-un.

"Fakta bahwa penyidik meminta perpanjangan masa penahanan selama tujuh hari menunjukkan bahwa bukti-bukti yang ada saat ini belum cukup untuk melakukan penuntutan," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Rabu.

Menanggapi rumor yang beredar mengenai kemungkinan SA memang terlibat pembunuhan dan merupakan seorang agen Korut, Iqbal mengatakan tidak ingin berspekulasi atau membuat kesimpulan apa pun sebelum proses hukum selesai dijalankan.

"Artinya masih terlalu dini untuk membuat kesimpulan hukum terhadap kasus ini," ujar dia.

Iqbal juga menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan tetap menghormati proses hukum yang berjalan dan masih terus meminta dan menunggu akses kekonsuleran untuk memberi pendampingan hukum bagi SA.

"Kami menghargai proses hukum yang berjalan di Malaysia, dan sampai saat ini masih menunggu diberikannya akses kekonsuleran. Ini akan menjadi fokus kami," kata dia.

Menlu RI Retno Marsudi pada Senin (20/2) di Filipina melakukan pertemuan trilateral dengan Menlu Malaysia Dato Sri Anifah dan Menlu Vietnam Panh Binh Minh untuk membahas warga Indonesia dan Vietnam yang diduga terlibat pembunuhan seorang pria Korea Utara di Malaysia.

Dalam pertemuan itu, Menlu Malaysia menyampaikan perkembangan terkait proses penyidikan yang sedang dilakukan oleh pihak keamanan Malaysia.

Menlu Malaysia menekankan bahwa proses investigasi masih terus dilakukan, dan sampai saat ini berbagai informasi yang dibutuhkan belum sepenuhnya didapatkan oleh pihak kepolisian dari seorang WNI dan seorang warga Vietnam yang ditahan.

Sesuai dengan aturan hukum Malaysia, selama proses investigasi masih dilakukan, kedua tahanan tidak dapat ditemui oleh orang lain di luar para penyelidik.

Menanggapi hal itu, Menlu RI menekankan kembali agar akses kekonsuleran bagi WNI yang ditahan segera dibuka. Menlu Retno mengingatkan bahwa pemberian akses kekonsuleran merupakan wajib diberikan secepatnya sesuai dengan Konvensi Wina.

Walaupun staf Kedutaan Besar RI dan pengacara yang ditunjuk telah bertemu dengan penyelidik dan mendapatkan informasi bahwa kondisi WNI tersebut dalam keadaan sehat, namun akses kekonsuleran tetap segera dibutuhkan.

Lebih lanjut Menlu RI menyampaikan bahwa pemberian akses kekonsuleran kepada WNI yang ditahan juga dapat membantu memfasilitasi komunikasi antara penyelidik dengan WNI yang ditahan.

Permintaan serupa disampaikan pula oleh Menlu Vietnam, yang menekankan bahwa pemberian akses kekonsuleran adalah hak dasar bagi warga negara asing (WNA) yang ditahan di negara lain.

Menanggapi permintaan tersebut, Menlu Malaysia menyampaikan bahwa walaupun investigasi masih berlangsug, Menlu Malaysia akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia agar permintaan akses kekonsuleran dapat diberikan secepatnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Diraja Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan polisi Malaysia telah menangkap seorang wanita dengan paspor Indonesia.

Perempuan berinisial SA itu ditangkap sehubungan dengan dugaan keterlibatan dalam pembunuhan seorang pria yang diduga sebagai Kim Jong-nam, saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Berdasarkan paspor tersebut, dia berasal dari Serang, di Indonesia. Dia diidentifikasi berdasarkan rekaman CCTV di bandara dan sendirian pada saat penangkapan," kata Tan Sri Khalid Abu Bakar.

Jong-nam (45) diduga dibunuh oleh dua perempuan yang memercik wajahnya dengan bahan kimia di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur 2, Senin (13/2), sekitar pukul 09.00 waktu setempat saat akan berangkat ke Makau.



Credit  antaranews.com










Presiden Iran: tiada pilihan lain Palestina lawan Israel

 
Presiden Iran: tiada pilihan lain Palestina lawan Israel
Presiden Iran Hassan Rouhani (REUTERS/Mikhail Klimentyev/RIA Novosti/Kremlin)
Israel berupaya untuk mengubah nasib rakyat serta mengubah budaya dan agama bangsa Palestina
Teheran, Iran (ANTARA News) - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan tak ada pilihan bagi rakyat Palestina kecuali terus menggencarkan intifada (perlawanan) terhadap penjajah Israel demi mempertahankan hidup bangsa yang selama bertahun-tahun tertindas di wilayah mereka sendiri.

"Untuk itu, rakyat Palestina harus bersatu karena itulah satu-satunya cara untuk menunjukkan resistensi mereka," kata Rouhani, pada sesi penutupan Konferensi Internasional ke-6 untuk Mendukung Intifada Palestina yang berlangsung 21-22 Februari, di Teheran, Iran, Rabu (22/2).

Menurut Presiden Rouhani, para orang tua Palestina harus mengajarkan anak-anak mereka tentang sejarah bahwa Palestina adalah tanah air mereka.

"Bagi rakyat Palestina yang terasing, mereka akan kembali ke tanah air untuk merebut kembali hak hidup dan menentukan nasib mereka sendiri," kata Rouhani.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Iran juga mengimbau negara-negara Arab dan Islam untuk menetapkan posisi mereka dalam mendukung perjuangan Palestina melawan kaum Zionis yang telah merampas hak hidup rakyat di negeri para ayatollah itu.

Presiden Iran itu juga mengimbau para ulama dan kaum intelektual untuk meningkatkan peran mereka dalam mendorong gerakan intifada Palestina yang saat ini terus mendapat simpati dari negara-negara lain.

Rouhani juga menekankan pentingnya peran media untuk menyampaikan sikap perlawanan terhadap Israel kepada negara lain yang diharapkan ikut ambil bagian dalam mendukung perlawanan Palestina terhadap penjajah tersebut.

Menurut Rouhani, intifada adalah simbol perjuangan rakyat Palestina untuk terus memperoleh kembali hak hidup di negeri sendiri, karena sejak 1948 sebagian dari mereka terusir dan menjadi pengungsi di negara lain.

"Israel berupaya untuk mengubah nasib rakyat serta mengubah budaya dan agama bangsa Palestina," kata Rouhani, seraya menambahkan bahwa Israel juga memprovokasi upaya untuk mengubah sejarah dan identitas bangsa Palestina.

Rouhani menambahkan, Israel ingin memutarbalikkan fakta bahwa intifada Palestina merupakan gerakan melawan demokrasi Zionis yang harus dipukul mundur dengan kekuatan militer.

Israel juga ingin menunjukkan kepada dunia internasional bahwa rakyat Palestina adalah pengungsi yang tidak memiliki wilayah, dan hal inilah yang menjadi benih kejahatan kemanusiaan yang ditebarkan oleh Israel, kata Rouhani.

Pada kesempatan itu, Presiden Iran juga memberi penghargaan kepada negara-negara dan pemerintahan-pemerintahan lain yang telah mendukung perjuangan Palestina dalam memperoleh kemerdekaan dan membangun negara Palestina.




Credit  antaranews.com






DPD pastikan Indonesia tanggapi emosional penindasan Palestina

 
DPD pastikan Indonesia tanggapi emosional penindasan Palestina
Bendera Palestina. Bendera ini telah dikibarkan secara resmi di Markas Besar PBB, New York. Indonesia ada posisi mendukung kedaulatan Palestina. (Flickr/efferto-farfalla)
 
Teheran, Iran (CB) - "Indonesia akan menanggapi secara emosional setiap penindasan yang dialami oleh rakyat Palestina," kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Mohammad Saleh, di Teheran, Iran Rabu.

"Kalian tidak sendiri. Sekitar 90 persen dari lebih dari 200 juta masyarakat Indonesia adalah Muslim yang anti kolonialisme," kata Saleh, saat berpidato di hadapan peserta Konferensi Internasional Untuk Mendukung Intifada Palestina yang berlangsung di Teheran pada 21-22 Februari 2017.

Indonesia telah memiliki tujuh presiden yang tidak pernah berubah sikap dalam mendukung perjuangan Palestina untuk merdeka dan membangun negara Palestina, kata Ketua DPD, seraya menambahkan bahwa Indonesia menanti keanggotaan penuh Palestina di PBB.

Sejak awal kemerdekaan Indonesia, Presiden pertama Indonesia, Soekarno, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia tersebut menolak kemerdekaan Israel pada 1948, kata Mohammad Saleh.

"Indonesia menentang kolonialisme dalam bentuk apapun dan sejak 1945 konsisten mendukung anti-kolonialisme yang tidak sesuai dengan UUD 1945," kata Saleh.

Untuk itu, Presiden Soekarno pada 1955 mengundang pemimpin dunia termasuk pemimpin Palestina ke Konferensi Asia Afrika yang menghasilkan Gerakan Non-Blok, kata dia.

"Gerakan itu dibentuk untuk membakar semangat dalam rangka menentang kolonialisme. Namun ironinya Palestina merupakan satu-satunya negara yang masih belum merdeka," katanya.

Menurut dia, Indonesia berhutang moral kepada rakyat Palestina yang telah mendukung kemerdekaan Indonesia.

Untuk itu, pada kesempatan konferensi yang diikuti sekitar 700 peserta dari 80 negara itu, Indonesia mengajak semua peserta untuk membantu masyarakat yang tertindas dengan tindakan yang lebih nyata demi tercapainya perdamaian di Palestina.


Credit  antaranews.com







Pemimpin permasalahkan solusi dua negara konflik Palestina

 
Teheran, Iran (CB) - Para pemimpin dari berbagai negara di dunia yang menghadiri Konferensi Internasional ke-6 Untuk Mendukung Intifada Palestina mempertanyakan solusi dua negara guna menyelesaikan konflik di tanah suci Umat Islam tersebut.

Hari pertama Konferensi Internasional ke-6 Untuk Mendukung Intifada Palestina berlangsung panas, kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Mahfuz Sidik, di Teheran, Iran, Selasa (21/2).

Konferensi internasional tersebut diselenggarakan oleh Parlemen Republik Islam Iran di Teheran pada 21-22 Februari.

Pada pidato pembukaan, Pemimpin Besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei mempertanyakan semua upaya perundingan damai dan diplomasi yang sudah puluhan tahun dilakukan namun tanpa hasil. Malah, Israel secara terbuka terus merampas tanah rakyat Palestina.

Pidato Khamenei itu mewarnai pernyataan dari para pimpinan delegasi dari negara lain yang berbicara di hari pertama konferensi.

Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Beri, dengan tegas menyatakan bahwa solusi dua negara adalah dusta Israel karena pada kenyataannya Israel terus merampas tanah milik rakyat Palestina.

Pernyataan itu dikuatkan oleh Syech Naim Kasim, tokoh pimpinan Hizbollah, yang menyerukan perlawanan bersenjata terhadap Israel.

Seluruh ketua delegasi dari 80 negara menyuarakan protes keras atas pembangunan permukiman ilegal Yahudi di atas tanah penduduk Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Mereka juga mengutuk legalisasi permukiman ilegal oleh Parlemen Israel.

Protes dan kritik keras atas gagasan solusi dua negara juga disuarakan oleh pihak Palestina.

Ketua Parlemen Palestina, Salim Janun menegaskan perlunya perlawanan berlanjut terhadap zionis Israel untuk mendapatkan kembali hak-hak bangsa Palestina yan selama ini dirampas oleh penjajah Palestinia.

Pernyataan ini juga diamini oleh Wakil Faksi Fatah, Hamas dan Jihad Islam yang hadir dalam konferensi tersebut.

Anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera, Mahfuz Sidik yang menghadiri konferensi menjelaskan bahwa kritik keras atas ide solusi dua negara muncul akibat keputusasaan akan upaya perundingan damai dan diplomasi politik untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

"Sangat nyata proses perundingan hanya menguntungkan zionis Israel. Penguasaan mereka atas tanah Palestina terus bertambah, sementara posisi bangsa Palestina makin terjepit. Jadi wajar jika hari ini muncul ketidakpercayaan terhadap solusi dua negara," ungkap Mahfuz.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, dalam pernyataannya di sesi pleno juga tidak mengangkat solusi dua negara.

"Suasana psiko-politiknya tidak mendukung. Kita hanya pertegas perlunya percepatan perwujudan Palestina merdeka dan berdaulat, serta keharusan Israel mundur dari semua wilayah pendudukan pasca 1967," kata Mahfuz.


Credit  antaranews.com


Palestina kecam solusi dua negara


Palestina kecam solusi dua negara
Dokumentasi eeorang guru mengajar murid Palestina Badui di luar ruangan dekat perumahan Maale Adumim Yahudi (terlihat di latar belakang), Desa Al-Eizariya, di Tepi Barat, timur Yerusalem, Selasa (1/3/2016). Pasukan Isreal membongkar karavan yang digunakan sebagai ruang kelas untuk sekolah komunitas Badui dan memberitahu mereka kontainer dipindahkan karena mereka tidak memiliki izin bangunan yang dikeluarkan Israel untuk tinggal di sana. (REUTERS/Ammar Awad)
... harus menghentikan (pembangunan oleh Israel). Ini adalah penghinaan bagi rakyat Palestina...
Teheran, Iran (CB) - Ketua Parlemen Palestina, Aziz Duwak, mengecam Solusi Dua Negara alias Two State Solution dan mengajak seluruh peserta Konferensi Internasional tentang Dukungan Bagi Perjuangan Rakyat Palestina untuk menolak penyelesaian konflik di Palestina dengan cara itu.

"Harus ada aksi-aksi yang mengecam Solusi Dua Negara karena hal itu merupakan keputusan yang ceroboh," kata Duwak di Teheran, Selasa (21/2), saat menyampaikan pidatonya pada konferensi yang dihadiri sekitar 80 negara dan 700 anggota delegasi itu.

Dia mengecam pembangunan permukiman ilegal oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat yang terus berlangsung, dan karenanya Palestina akan mempersiapkan gerakan-gerakan oposisi terhadap apa yang dilakukan oleh kaum Zionis tersebut.

"Kita harus menghentikan (pembangunan oleh Israel). Ini adalah penghinaan bagi rakyat Palestina. Saya juga mendorong Rakyat Palestina agar tetap gigih dan meningkatkan perlawanan terhadap kaum Zionis serta memperoleh kembali hak atas wilayah milik rakyat Palestina," kata Duwak.

Rakyat Palestina tetap waspada terhadap apa yang dilakukan oleh Israel di Gaza dan Tepi Barat, katanya, seraya mengimbau seluruh negara dan pemerintahan di dunia untuk bersatu serta mempersiapkan kegiatan-kegiatan lain dengan semangat yang sama seperti konferensi tersebut.

Ketua Parlemen Palestina itu juga meminta dukungan untuk mengambil langkah-langkah lain dalam membantu rakyat Palestina yang lebih nyata yaitu memberi sumbangan kemanusian seperti makanan yang bergizi serta obat-obatan.

Menurut Duwak, dalam keadaan apapun rakyat Palestina tetap dapat bertahan melawan kejahatan besar yang dilakukan oleh penjajah Israel.

Parlemen Iran telah menyelenggarakan konferensi internasional dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina selama lima kali.

Konferensi pertama dilaksanakan pada 19-22 Oktober 1991 yang disusul dengan konferensi yang ke-2 pada 24-25 April 2001, yang ke-3 pada 14-15 April, 2005, ke-4 pada 4-5 Maret, 2009 dan ke-5 pada 1-2 Oktober 2011.

Parlemen Iran menyelenggarakan semua konferensi tersebut di Teheran yang dihadiri oleh anggota parlemen, tokoh-tokoh politik, budayawan dan ahli di bidang ilmu pengetahuan dari berbagai negara di dunia.

Konferensi ke-6 yang diadakan pada 21-22 Februari itu dihadiri 80 delegasi asing dari berbagai negara di dunia, 700 tamu asing dan perwakilan organisasi pro-Palestina juga berpartisipasi dalam kegiatan itu.

Credit  antaranews.com



Palestina minta resolusi PBB mengenai permukiman ilegal


Teheran, Iran (CB) - Dewan Nasional Palestina telah meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk mengeluarkan resolusi atas UU Legalisasi Pembangunan Permukiman Israel di tanah pendudukan Palestina, kata anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera, Mahfuz Sidik di Teheran, Selasa (21/2).

Permintaan ini juga secara tertulis telah disampaikan pada Konferensi Internasional ke-6 Untuk Mendukung Intifada Palestina yang diselenggarakan oleh Parlemen Republik Islam Iran di Teheran pada 21-22 Februari 2017.

Permintaan itu merupakan reaksi atas keputusan Parlemen Israel (Knesset) yang pada 6 Februari 2017 mengesahkan UU untuk melegalisasi pembangunan 4.000 rumah baru di atas tanah milik warga sipil Palestina di Tepi Barat.

Keputusan yang memicu kemarahan warga Palestina ini menjadi jalan bagi pemerintah Israel untuk meneruskan agenda pendudukan wilayah dan pembangunan permukiman warga Israel di tanah suci Palestina.

Reaksi tidak hanya muncul dari warga Palestina, namun juga sebagian anggota Knesset dan warga Yahudi yang menolak keputusan tersebut.

"Ketika dunia Islam dikuras energinya oleh konflik dan perang di Suriah, Irak, Yaman dan beberapa negeri muslim lain, pemerintahan zionis Yahudi merasa aman melanjutkan pendudukannya di tanah suci Palestina, merampas tanah warga sipil dan membangun perumahan baru bagi warga Yahudi," tegas Mahfuz Sidik yang hadir pada konferensi tersebut.

Menurut dia, pembangunan ilegal itu merupakan penjajahan Israel atas rakyat Palestina dan hampir tak ada kekuatan dunia yang bisa menghentikannya.

Lebih lanjut Mahfuz memaparkan bahwa sampai saat ini jumlah pemukim baru warga Israel di daerah pendudukan Palestina sudah hampir mencapi satu juta orang yang terkonsentrasi di wilayah Tepi Barat dan Yerussalem Timur.

Menurut data dari Kementerian Dalam Negeri Israel, pada Januari 2015 sekitar 390.000 warga Israel tinggal di Tepi Barat dan sekitar 375.000 di Yerussalem Timur.

Mereka tinggal di perumahan baru yang tersebar dan dikelilingi tembok pengaman yang tinggi serta pos pengamanan yang ketat.

Menurut Yesha Council, hingga Juni 2014 warga Israel telah menempati 121 permukiman baru di wilayah Tepi Barat yang oleh PBB ditetapkan sebagai wilayah otoritas Palestina.

Empat permukiman baru Israel yang terbesar terletak di Modiin, Beitar illit, Maale Adumim dan Ariel.

"Saat ini wilayah Palestina yang tidak dikuasai oleh zionis Israel hanya tinggal 10 peesen di Tepi Barat dan Gaza. Pendudukan dan permukiman baru terus dibangun oleh pemerintah Israel dengan tidak mengindahkan semua reaksi dunia, termasuk resolusi PBB dan Konvensi Jenewa," tutur Mahfuz.

Dia menambahkan bahwa pada saat debat di Knesset pada Senin (20/2), pemerintah Tel Aviv menegaskan bahwa "the entire land is owned by Israeli", yang berarti seluruh tanah (Palestina) adalah hak milik Israel.

"Jadi sekadar protes dan resolusi tidak akan pernah menghentikan langkah penjajahan zionis Israel di tanah suci Palestina," ucap Mahfuz.


Credit  antaranews.com
































Rabu, 22 Februari 2017

Sri Mulyani Blak-blakan soal Freeport


 
Sri Mulyani Blak-blakan soal Freeport  
Foto: Grandyos Zafna


Jakarta - Pemerintah Indonesia dan PT Freeport Indonesia tengah tarik menarik, terkait kepastian usaha dan investasi perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, buka suara soal sikapnya terhadap Freeport.

Mantan Direktur Bank Dunia ini mengatakan, dirinya dan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengambil tindakan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2017, tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Sri Mulyani mengatakan, UU Minerba dibuat dengan harapan, Indonesia bisa memanfaatkan dengan baik seluruh potensi sektor tambangnya, untuk generasi yang akan datang. Pemanfaatannya harus untuk kepentingan nasional, sehingga bisa menciptakan investasi, kesempatan kerja, ekspor, industri hilir, maupun dari sisi penerimaan negara.

"Penerimaan negara apakah dalam bentuk pajak, PPh, PPN, royalti, PBB, itu semuanya bisa dituangkan di dalam UU yang sudah diundangkan dari tahun 2009," kata Sri Mulyani di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Dalam UU tersebut, lanjut Sri Mulyani, dimandatkan untuk adanya perubahan Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Ini yang harus dipatuhi oleh Freeport.

"Nah, mengenai berbagai kontrak yang sudah dibuat sebelum itu, itu dimandatkan untuk dilakukan perubahan. Termasuk di dalamnya adalah berbagai macam pengaturan mengenai penerimaan negara. Nah, di dalam UU itu diamanatkan bahwa apapun kontrak yang ditandatangani harus menjamin bahwa penerimaan negara harus lebih baik," papar Sri Mulyani.



Jadi, kata Sri Mulyani, masalah yang terjadi antara pemerintah Indonesia dengan Freeport adalah suatu proses negosiasi transisi yang dilakukan. Semangatnya, agar seluruh pertambangan di Indonesia bisa lebih baik, transparan, dan memberikan manfaat kepada masyarakat banyak.

"Jadi tidak ada lagi apa yang disebut berbagai macam negosiasi yang sifatnya tertutup, tidak transparan. Kita juga ingin ikuti peraturan perundang-undangan, dan menjelaskan secara baik kepada seluruh investor sehingga mereka juga tidak persepsikan bahwa pemerintah Indonesia mencoba melakukan berbagai apa, halangan-halangan atau kesulitan-kesulitan. Karena itu semua sudah ada di dalam UU," papar Sri Mulyani.

Pemerintah, lanjutnya, akan menjalankan UU No.4 Tahun 2009 dengan baik. Sehingga UU tersebut bisa menjadi pegangan bagi para investor yang ingin berinvestasi ke Indonesia. "Kalau investasi ke Indonesia berarti mengikuti aturan perundang-undangan di Indonesia," ujarnya.

"Saat ini saya bersama-sama dengan Menteri ESDM melakukan berbagai persiapan, termasuk melihat berbagai macam penerimaan negara yang diatur melalui KK sebelumnya, dan bagaimana apabila itu diubah dalam bentuk rezim yang sesuai dengan UU Minerba yang baru dan tentu menjaga agar penerimaan negara tetap bisa dipertahankan atau bahkan lebih baik sesuai dengan amanat UU," tutur Sri Mulyani.




Credit  finance.detik.com




Jonan: Freeport Hanya Bayar Kewajiban Rp 8 Triliun, Kok Rewel

 
Jonan: Freeport Hanya Bayar Kewajiban Rp 8 Triliun, Kok Rewel  
Foto: Muhammad Aminudin/detikcom

Malang - Pemerintah dan PT Freeport Indonesia saat ini sedang bersitegang terkait negosiasi kelanjutan usaha perusahaam tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Freeport saat ini menghentikan operasinya karena tidak bisa mengekspor konsentrat.

Freeport telah menghentikan kegiatan produksinya sejak 10 Februari 2017 lalu, karena tak bisa mengekspor konsentrat tembaga. Para pekerja tambangnya di Mimika, Papua, yang berjumlah puluhan ribu sudah dirumahkan.

Pangkal masalahnya, Freeport membutuhkan kepastian dan stabilitas untuk investasi jangka panjangnya di Tambang Grasberg, Papua. Sedangkan pemerintah menginginkan kendali yang lebih kuat atas kekayaan sumber daya mineral.

Pada 10 Februari 2017 lalu, pemerintah telah menyodorkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) kepada Freeport sebagai pengganti Kontrak Karya (KK). Jika tak mau menerima IUPK, Freeport tak bisa mengekspor konsentrat tembaga, kegiatan operasi dan produksi di Tambang Grasberg pasti terganggu.

IUPK bukan kontrak, posisi pemerintah sebagai pemberi izin jadi lebih kuat daripada korporasi sebagai pemegang izin. KK memposisikan pemerintah dan Freeport sebagai 2 pihak yang berkontrak dengan posisi setara. Ini adalah langkah pemerintah untuk memperkuat penguasan negara terhadap kekayaan alam.

Tapi Freeport tak mau begitu saja mengubah KK-nya menjadi IUPK. Sebab, IUPK dinilai tak memberikan kepastian, pajaknya bisa berubah mengikuti aturan perpajakan yang berlaku (prevailing), tak seperti KK yang pajaknya tak akan berubah hingga masa kontrak berakhir (naildown).

Untuk menyelesaikan masalah ini, Menteri ESDM, Ignasius Jonan, menawarkan 3 pilihan solusi kepada Freeport. Opsi pertama, Freeport menerima IUPK dan izin ekspor konsentrat yang sudah diberikan pemerintah sambil meneruskan negosiasi terkait stabilitas jangka panjang yang mereka inginkan.

Pilihan kedua, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (UU Minerba) direvisi, agar ada ruang untuk mengakomodasi keinginan Freeport. Lalu pilihan terakhir adalah bersengketa di Arbitrase.

Kemarin, President and CEO Freeport McMoRan Inc, Richard C. Adkerson, menyebutkan pemerintah Indonesia telah menerima 60% manfaat finansial langsung dari operasi Freeport.

 

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengatakan penerimaan negara dari Freeport jauh dibandingkan penerimaan negara dari cukai rokok yang sebesar Rp 139,5 triliun per tahun. "Sedangkan Freeport hanya Rp 8 triliun. Hanya bayar kewajiban Rp 8 triliun kok rewel," kata Jonan saat menghadiri Workshop dan Kuliah Umum Capacity Building Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jalan Raya Tlogomas, Malang, Selasa (21/2/2017).

Pada kesempatan itu, Jonan juga menyampaikan, nilai jual Freeport saat ini sudah murah. Dia membandingkan PT Telkom Tbk nilai jualnya lebih mahal ketimbang Freeport.

"Freeport nilai jualnya tidak mahal, masih kalah dengan PT Telkom mencapai US$ 29 miliar," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Jonan juga menanggapi kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan yang akan dilakukan Freeport, karena berhenti beroperasi. Menurut Jonan, opsi PHK adalah pilihan terakhir bagi perusahaan.

"PHK itu pilihan terakhir, bukan utama. Jika perusahaan itu baik, tidak akan melakukannya," kata Jonan.

"Ada waktu enam bulan. Kalau mau berjalan tidak apa-apa, asal mereka komitmen. mungkin mereka sudah mengurangi produksi hingga merumahkan karyawan. Dirumahkan kan tetap dapat gaji, daripada mem-PHK akan mengeluarkan pesangon cukup besar," ujar Jonan.

Jonan mengatakan, apa yang dilakukan pemerintah adalah sesuai dengan Undang-Undang No.4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba). Bila Freeport menolak, perusahaan ini bisa mengajukan keberatan ke parlemen dan meminta UU Minerba direvisi.

"Kalau masih keberatan ya ke parlemen, biar dikaji undang-undang minerbanya. Kita pemerintah mengacu kepada peraturan yang berlaku," beber mantan Menteri Perhubungan ini.

Terkait ancaman Freeport membawa persoalan ini ke Arbitase, Jonan tetap santai menanggapi. "Iya dihadapi, soal bagaimananya itu menyangkut strategi, masak mau diomongkan," celetuknya.



Credit  finance.detik.com


Bos Besar Freeport: Sejak 1992 Kami Setor Rp 214 T Untuk RI


Bos Besar Freeport: Sejak 1992 Kami Setor Rp 214 T Untuk RI  
Foto: Ari Saputra




Jakarta - Sudah 5 dekade PT Freeport Indonesia melakukan kegiatan pertambangan di Timika, Papua. Dimulai dari Tambang Erstberg, dan kemudian Tambang Grasberg. Di Grasberg, Freeport telah bercokol sejak 1991, sudah 26 tahun.

Seberapa besar kontribusi Freeport terhadap perekonomian Indonesia?

President and CEO Freeport McMoRan Inc, Richard C. Adkerson, menyebutkan pemerintah Indonesia telah menerima 60% manfaat finansial langsung dari operasi Freeport. Pajak-pajak, royalti, dan dividen yang dibayarkan Freeport kepada pemerintah Indonesia sejak 1991 mencapai US$ 16,1 miliar, atau setara dengan Rp 214 triliun (dengan asumsi kurs dolar Rp 13.300).

Freeport mengaku hanya menerima US$ 10,8 miliar atau 40% dari hasil penambangan bijih tembaga, emas, dan perak di Grasberg sejak 1991.

"Pajak, royalti, dan dividen yang dibayar pada pemerintah Indonesia sejak 1991 melebihi US$ 16,1 miliar, sedangkan Freeport McMoRan menerima US$ 10,8 miliar dalam bentuk dividen," kata Richard dalam konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (20/2/2017).



Berdasarkan data Freeport, total dividen yang disetor pada pemerintah Indonesia sejak 1992 sampai 2015 mencapai US$ 1,287 miliar.

Lalu royalti yang dibayar sejak 1992 hingga 2015 totalnya US$ 1,769 miliar. Adapun total pembayaran pajak dan pungutan lainnya US$ 13,085 miliar. Pajak dan pungutan ini meliputi PPh Badan, PPN, Iuran Tetap, Pajak Penghasilan Karyawan, PDBR, Bea Masuk, Pajak dan Retribusi Daerah.

"Total manfaat langsung ini melebihi jumlah yang dibayarkan Freeport jika beroperasi di negara-negara lain," ucapnya.

Freeport juga mengklaim berkontribusi sebesar US$ 32,5 miliar terhadap perekonomian Indonesia dari pembayaran gaji karyawan, pembelian dalam negeri, pengembangan masyarakat, pembangunan daerah, dan investasi dalam negeri.

"Selain itu, PT Freeport Indonesia menginvestasikan US$ 7,7 miliar untuk infrastruktur dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Domestrik Bruto Nasional sebesar lebih dari US$ 60 miliar sejak 1992," papar Richard.

Dari sisi lapangan pekerjaan, menurut data per 31 Desember 2015, Freeport Indonesia menyerap tenaga kerja sebanyak 32.416, terdiri dari pekerja langsung Freeport Indonesia dan pekerja dari perusahaan-perusahaan kontraktor yang disewa Freeport.

Dari 32.416 pekerja itu, 12.085 di antaranya adalah pekerja langsung alias karyawan PT Freeport Indonesia. Sebanyak 4.321 orang karyawan Freeport adalah orang asli Papua. Jumlah pekerja asing 152 orang atau 1,26%.




Credit  finance.detik.com























Membandingkan Penerimaan Negara dari Freeport dan Cukai Rokok





Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan penerimaan negara dari Freeport jauh lebih rendah dibanding cukai rokok. Ini disampaikan Jonan saat memberi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Selasa (21/2/2017).

Menurut Jonan, dari cukai rokok, pemerintah meraup sekitar Rp 139,5 triliun setiap tahun. Sedangkan dari Freeport, negara menerima rata-rata Rp 8 triliun per tahun.

detikFinance, menyajikan perbandingan penerimaan negara dari Freeport dengan cukai rokok dalam infografis berikut:

Foto: Fuad Hasim/ZakiAlfarabi-detikcom





Credit  detik.com





Ada Jejak Kehidupan Super dalam Gua Berusia 50 Ribu Tahun

 Ada Jejak Kehidupan Super dalam Gua Berusia 50 Ribu Tahun  
Gua Kristal Raksasa di Naica, Meksiko. wikipedia.org
 
CB, Boston - Pada rangkaian gua Meksiko yang begitu indah dan panas yang disebut Fairyland dan neraka, para ilmuwan telah menemukan kehidupan terjebak dalam kristal yang diperkirakan bisa berumur 50 ribu tahun.

Mikroba aneh dan kuno ditemukan aktif di gua-gua di Naica, Meksiko, dan mampu eksis dengan hidup pada mineral seperti besi dan mangan, sebagaimana dilaporkan Daily Mail akhir pekan lalu.



Penelope Boston, Kepala Astrobiology Institute NASA, menggambarkannya sebagai 'kehidupan super’, ketika ia mempresentasikan penemuan itu pada Jumat, 17 Februari 2017, dalam konferensi the American Association for the Advancement of Science di Boston.

Jika terkonfirmasi, temuan tersebut adalah contoh lain tentang bagaimana mikroba dapat bertahan hidup dalam kondisi yang sangat ekstrem di Bumi.

Meskipun dipresentasikan pada konferensi ilmu pengetahuan dan merupakan hasil dari sembilan tahun kerja, temuan itu belum diterbitkan dalam jurnal ilmiah dan belum melalui peer review (telaahan sejawat). Boston merencanakan tes genetik untuk mikroba yang dia dihidupkan kembali baik di laboratorium dan di lokasi.

Bentuk kehidupan itu—40 strain mikroba berbeda dan bahkan beberapa virus—begitu unik sehingga kerabat terdekat mereka masih 10 persen berbeda secara genetik. Itu membuat kerabat terdekat mereka masih cukup jauh. "Sejauh manusia dari jamur," kata Boston.

Gua Naica–sebuah tambang timah dan seng yang ditinggalkan–memiliki kedalaman setengah mil (800 meter). Sebelum pengeboran terjadi oleh perusahaan tambang, tambang itu telah benar-benar terputus dari dunia luar.

Beberapa seluas katedral, dengan kristal melapisi dinding besi. Mereka juga begitu panas sehingga para ilmuwan harus menggunakan versi murah dari pakaian antariksa-untuk mencegah kontaminasi dengan kehidupan di luar-dan membawa es yang membungkus seluruh tubuh.

Boston mengatakan tim hanya bisa bekerja sekitar 20 menit pada suatu waktu sebelum masuk ke ruang 'dingin' sekitar 38 derajat Celsius.

NASA tidak akan membiarkan Boston untuk berbagi karyanya guna diperiksa di luar sebelum pengumuman Jumat sehingga para ilmuwan tidak bisa berkata banyak.

Namun ahli biologi University of South Florida, Norine Noonan, yang bukan bagian dari penelitian, tapi adalah anggota panel di mana Boston menyajikan karyanya, mengatakan temuan itu masuk akal.

"Mengapa kita terkejut?" kata Noonan. "Sebagai seorang ahli biologi saya akan mengatakan kehidupan di Bumi sangat tangguh dan sangat fleksibel."

Ini bukan kehidupan ekstrem tertua. Beberapa tahun yang lalu, kelompok ilmuwan yang berbeda mempublikasikan penelitian tentang mikroba yang mungkin berusia setengah juta tahun dan masih hidup. "Mereka terjebak dalam es dan garam, yang tidak persis sama seperti batu atau kristal," kata Boston.

Usia mikroba Naica ditentukan oleh para ahli luar yang melihat lokasi mikroba di kristal dan seberapa cepat kristal itu tumbuh.

Ini bukan satu-satunya kehidupan aneh yang diteliti Boston. Dia juga mempelajari mikroba yang umum ditemukan di gua-gua di Amerika Serikat, Ukraina, dan di tempat lain yang memakan tembaga sulfat dan tampaknya tak dapat dimusnahkan. "Ini hanya ilustrasi lain betapa benar-benar tangguh kehidupan di Bumi," kata Boston.


Credit  tempo.co