Senin, 20 Agustus 2018

Angkatan Luar Angkasa AS Bakal Dilengkapi Senjata Laser Super?



Robot Luar Angkasa
Robot Luar Angkasa "Cimon".[fortune]

CB, Washington – Pemerintah Amerika Serikat dan Pentagon menjajaki pemasangan jaringan satelit lebih banyak yang mengorbit bumi terkait pembentukan angkatan luar angkasa.


Jaringan satelit militer ini bakal dilengkapi dengan berbagai sensor dan pelacak gerakan canggih seperti sensor inframerah untuk mengunci posisi gerakan rudal musuh.
Pemerintah juga menyiapkan sistem pencegat kinetik baru (new kinetic interceptor), yang bakal melibatkan perusahaan pembuat senjata Raytheon.

Michael Griffin, Wakil Menteri Pertahanan bidang Riset dan Teknik, mendukung pengembangan sistem senjata baru berbasis senjata laser di luar angkasa dan sistem sinar partikel (particle beam system) untuk menembak jatuh rudal musuh.
“Pada dekade berikutnya, saya ingin ada sistem senjata yang bisa dipasang di luar angkasa dan melindungi kita terhadap serangan strategis musuh,” kata Griffin dalam penjelasan di Kongres pada awal 2018 seperti dilansir Boston Globe pada Sabtu, 18 Agustus 2018. “Teknologi ini berada dalam genggaman kita jika kita fokus mengembangkannya.”
Griffin merupakan veteran dari tim Strategic Defense Initiative pada era pemerintahan Presiden Ronald Reagen pada era 1990an. SDI merupakan sistem pertahanan yang juga disebut sebagai Perang Bintang atau Star Wars, yang bertugas untuk melumpuhkan berbagai serangan musuh yang datang dari luar angkasa.

Ilustrasi sistem pertahanan laser. Strategic Culture Org
Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Presiden Mike Pence, seperti dilansir Reuters, mengatakan pemerintah AS menginginkan adanya korps pasukan luar angkasa yang mandiri dan beroperasi pada 2020. Anggota pasukan ini berasal dari angkatan lainnya seperti darat, laut, udara, penjaga pantai dan marinir. Mereka bertugas untuk melindungi sejumlah aset strategis militer AS seperti satelit dan melakukan eksplorasi luar angkasa.

Menurut Boston Globe, para pendukung kuat pembentukan angkatan luar angkasa di AS mendorong dipasangnya sistem senjata laser dan particle-beam di orbit Bumi dalam sepuluh tahun mendatang.

CEO Astrobotic Technology John Thornton (kiri) menunjukkan tiruan Stasiun Luar Angkasa Internasional saat mendampingi Ivanka Trump di fasilitas Astrobotic Technology di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, 14 Agustus 2018. REUTERS/Jason Cohn
Menurut Senator Ed Markey dari Partai Demokrat, senjata berbasis luar angkasa bakal mendapat respon dari Rusia, Cina dan negara lainnya. Sehingga, ini bakal mendorong meningkatnya anggaran angkatan luar angkasa. “Kita harus belanja cerdas dan bukannya belanja gila,” kata Markey.




Credit  tempo.co




Trump: Solusi Satu Negara Lahirkan PM Israel Bernama Mohammad


Trump: Solusi Satu Negara Lahirkan PM Israel Bernama Mohammad
Presiden Donald Trump disebut menyatakan kekhawatirannya kepada Raja Abdullah dari Yordania akan solusi satu negara atas konflik Israel-Palestina. (REUTERS/Jonathan Ernst)



Jakarta, CB -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menyatakan kepada Raja Yordania, Raja Abdullah bahwa solusi satu negara dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina bisa melahirkan seseorang bernama Mohammed menjadi Perdana Menteri Israel.

Dilansir situs berita Axios, hal itu disampaikan beberapa sumber yang mengetahui tentang pertemuan tersebut.

Disebutkan bahwa Gedung Putih sedang membahas rencana perdamaian Timur Tengah antara Israel-Palestina, versi pemerintah Trump.



Belum jelas apakah rencana itu didasarkan pada solusi dua negara, atau dengan paradigma yang berbeda.

Trump telah menyatakan dia akan mendukung solusi apapun yang dapat diterima semua pihak.



Namun saat bertemu dengan Raja Abdullah dari Yordania 25 Juni lalu, Trump tampak beranggapan bahwa solusi satu negara adalah ancaman bagi masa depan Israel sebagai negara Yahudi.

Dilansir Axios, Raja Abdullah dari Yordania mengutarakan hasil pertemuannya dengan Trump saat menerima Menteri Luar Negeri Perancis Jean-Yves Le Drian di Amman, Yordania, 2 Agustus lalu.

Diungkapkan para diplomat Prancis, Raja Abdullah menyatakan dia memperingatkan Trump bahwa "banyak pemuda Palestina tidak menginginkan solusi dua negara lain, tetapi lebih suka hidup bersama dengan warga Israel di satu negara dengan hak yang sama bagi semua," tulis Axios.

"Akibatnya Israel akan kehilangan karakter Yahudi-nya," kata Raja Abdullah kepada Trump seperti dilansir Axios.

Pernyataan itu ditanggapi sarkastik oleh Trump, setengah berkelakar. "Yang Anda katakan masuk akal. (Dalam skenario satu negara) dalam beberapa tahun, perdana menteri Israel akan bernama Muhammad."


Kepada Trump, Raja Abdullah menekankan bahwa agar gagasan perdamaiannya diterima, rencana itu harus disampaikan terlebih dulu kepada negara-negara Eropa dan Arab terkait untuk mendapatkan masukan dari mereka.

Menurut para diplomat Prancis, Raja Abdullah meminta Trump untuk tidak tergesa-gesa menyampaikan rencana perdamaiannya "karena masih banyak kesulitan saat ini."

Kepada Raja Abdullah, Trump menegaskan bahwa dirinya masih menginginkan perdamaian di Timur Tengah dan berkomitmen pada isu tersebut. Raja Abdullah menyatakan bahwa jika Trump tidak berhasil meraih kesepakatan antara Israel dan Palestina, maka tidak satupun pemerintah AS yang mendapatkannya.

Situs berita Axios menyatakan laporannya telah mendapat konfirmasi dari sumber-sumber di Israel dan mantan pejabat AS tentang pertemuan antara Trump dan Yordania tersebut. Kedutaan Besar Yordania di Washington menolak untuk berkomentar. Demikian pula Gedung Putih, yang menyatakan tidak akan mengungkap percakapan diplomatik pribadi antara presiden AS dengan para pemimpin internasional.




Credit  cnnindonesia.com





Abbas Ancam Kaji Semua Kesepakatan dengan Israel


Mahmoud Abbas - Presiden Palestina. Senin(7/3).
Mahmoud Abbas - Presiden Palestina. Senin(7/3).
Foto: Republika/Wihdan Hidayat

Israel dinilai melanggar semua kesepakatan perdamaian dengan Palestina.



CB, RAMALLAH -- Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan bahwa semua kesepakatan perdamaian yang ditandatangani dengan Israel akan dikaji ulang. Hal itu akan dilakukan jika situasi hubungan kedua negara tidak berubah.


Abbas mengeluarkan peringatan tersebut di dalam pidatonya yang ditayangkan stasiun Televisi Palestina pada akhir pertemuan tiga-hari Dewan Sentral Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan, pada Sabtu (18/8).

"Israel telah melanggar semua kesepatan yang ditandatangani, mulai dari Kesepakatan Perdamaian Oslo dengan PLO pada 1993, sampai Kesepakatan Ekonomi Palestina pada 1994," kata Abbas, sebagaimana dikutip Xinhua.

Presiden Palestina yang berusia 84 tahun itu menuduh Israel terus membangun permukiman. Israel juga mengancam akan memangkas tunjangan keluarga orang Palestina yang terbunuh atau dipenjarakan di berbagai penjara Israel. Ia juga mengecam disetujuinya Hukum Bangsa Negara Israel baru-baru ini sebagai diskriminasi terhadap orang Arab.

Abbas juga kembali menegaskan penolakan terhadap kesepakatan perdamaian yang diusulkan AS, yang dikenal dengan nama "Kesepakatan Abad Ini", guna menyelesaikan konflik antara Palestina dan Israel. "Palestina takkan mengadakan pembicaraan apapun dengan Washington dan takkan menerima baik Amerika Serikat sebagai peninnjau perdamaian sebelum AS menyesali keputusannya sehubungan dengan Yerussalem, pengungsi, dan permukiman", kata Abbas.

Palestina telah memboikot Amerika Serikat sejak 6 Desember 2018. Saat itu Presiden AS Donald Trump mengumumkan Yerussalem sebagai ibu kota Israel. Boikot menguat terutama setelah 4 Mei, hari kedutaan besar AS di Israel dipindahkan ke kota suci yang menjadi sengketa tersebut.

Palestina berusaha mendirikan Negara Merdeka dengan Yerussalem Timur sebagai Ibu Kotanya. Sementara, Israel berkeras bahwa seluruh Yerussalem adalah ibu kotanya.


Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memberikan empat pilihan untuk meningkatkan perlindungan bagi warga Palestina di wilayah pendudukan Israel. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menekankan setiap opsi memerlukan kerja sama antara Israel dan Palestina.


Pertama, menyediakan “kehadiran PBB yang lebih kuat di lapangan” dengan pengawas hak dan petugas politik untuk melaporkan situasi terkini. Kedua, memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan dan pembangunan PBB untuk “menjamin kesejahteraan penduduk.”


Ketiga, menghadirkan pengamat sipil di daerah-daerah sensitif, seperti pos pemeriksaan dan permukiman dekat Israel dengan mandat untuk melaporkan masalah perlindungan. Keempat, menyebarkan kekuatan militer atau polisi bersenjata di bawah mandat PBB untuk memberikan perlindungan fisik kepada warga sipil Palestina.



Credit  republika.co.id




PBB Terbitkan Rekomendasi untuk Lindungi Warga Palestina

Warga Palestina mengenakan makeup menyerupai karakter film Holywood Avatar dalam aksi menuntut 'Hak Kembali ke Tanah Air' di perbatasan Jalur Gaza dengan wilayah penjajahan Israel.

Warga Palestina mengenakan makeup menyerupai karakter film Holywood Avatar dalam aksi menuntut 'Hak Kembali ke Tanah Air' di perbatasan Jalur Gaza dengan wilayah penjajahan Israel.
Foto: Ibraheem Abu Mustafa/Reuters

Empat pilihan diusulkan PBB untuk melindungi warga Palestina di wilayah pendudukan.




CB, NEW YORK — Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memberikan empat pilihan untuk meningkatkan perlindungan bagi warga Palestina di wilayah pendudukan Israel.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dalam laporan yang diberikan pada Majelis Umum sebagai tanggapan atas lonjakan kekerasan di Gaza. Kekerasan di Gaza telah menyebabkan sebanyak 171 orang Palestina tewas sejak aksi pecah pada akhir Maret 2018.

Dilansir di Arab News pada Sabtu (18/8), Guterres menekankan setiap opsi memerlukan kerja sama antara Israel dan Palestina. Dalam laporan berjumlah 14 halaman itu, ada empat opsi yang diusulkan PBB.

Pertama, menyediakan “kehadiran PBB yang lebih kuat di lapangan” dengan pengawas hak dan petugas politik untuk melaporkan situasi terkini. Kedua, memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan dan pembangunan PBB untuk “menjamin kesejahteraan penduduk.” Ketiga, menghadirkan pengamat sipil di daerah-daerah sensitif, seperti pos pemeriksaan dan permukiman dekat Israel dengan mandat untuk melaporkan masalah perlindungan. Keempat, menyebarkan kekuatan militer atau polisi bersenjata di bawah mandat PBB untuk memberikan perlindungan fisik kepada warga sipil Palestina.


Namun, mandat PBB untuk pasukan perlindungan membutuhkan keputusan dari Dewan Keamanan, di mana Amerika Serikat dapat menggunakan hak veto untuk memblokir tindakan yang ditentang oleh Israel. Guterres mengatakan sebuah misi pengamat kecil atau menghadirkan pengamat pernah dilakukan di kota Hebron di Tepi Barat pada 1994, tetapi Israel sejak itu menolak seruan untuk kehadiran internasional di daerah-daerah konflik. Dalam laporannya, Guterres mengatakan PBB sudah melakukan banyak inisiatif perlindungan tetapi langkah-langkah itu selalu gagal.

Guterres berpendapat, solusi politik menangani konflik diperlukan untuk menjamin keselamatan orang Palestina. Namun, hingga solusi itu tercapai, negara-negara anggota dapat lebih mengeksplorasi semua tindakan praktis dan layak yang secara signifikan akan meningkatkan perlindungan penduduk sipil Palestina. Langkah-langkah seperti itu juga akan meningkatkan keamanan warga sipil Israel.

Pada Jumat, pasukan Israel menembak mati dua orang warga Palestina yang mengambil bagian dalam protes di sepanjang perbatasan Gaza. Kemudian, sebanyak 270 warga Palestina lainnya terluka.

Israel menyatakan penggunaan amunisi hidup di Gaza untuk membela diri. Satu tentara Israel ditembak mati oleh seorang penembak jitu Palestina pada Juli lalu.

“Penargetan warga sipil, terutama anak-anak, tidak dapat diterima. Mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran hukum humaniter internasional harus bertanggung jawab,” ujar Guterres.

Ia menegaskan upaya PBB memastikan kesejahteraan Palestina harus diperkuat. Karena itu, mengatasi krisi badan Bantuan dan pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) harus menjadi perhatian khusus.

UNRWA menghadapi kekurangan anggaran besar setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menahan bantuan terhadap badan tersebut. PBB telah memperingatkan bahwa perang baru, bisa meledak di Gaza. Israel dan militan Palestina di Gaza, termasuk para penguasa Hamas, telah berperang tiga kali sejak 2008.



Credit  republika.co.id 

India Jajal HeliNa, Rudal Anti-Tank Ditembakkan dari Helikopter


India Jajal HeliNa, Rudal Anti-Tank Ditembakkan dari Helikopter
HeliNa, rudal anti-tank India yang ditembakkan dari helikopter. Foto/Kementerian Pertahanan India

NEW DELHI - India berhasil menguji coba peluru kendali (rudal) anti-tank HeliNa yang dikembangkan secara lokal di Pokhran Range di Rajasthan. Rudal HeliNa adalah peluru kendali yang ditembakkan dari helikopter.

Nama misil itu sejatinya adalah singkatan dari kata "helikopter" dan rudal anti tank "Nag" menjadi HeliNa.

"Sistem senjata telah diuji untuk jangkauan penuh. Sistem senjata 'HeliNa' diluncurkan dengan lancar dari platform peluncuran yang telah melacak semua target  melalui jalurnya dan mencapai target dengan presisi tinggi," kata Kementerian Pertahanan India dalam sebuah pernyataan.

"Semua parameter telah dipantau oleh stasiun telemetri, sistem pelacakan dan helikopter," lanjut pernyataan tersebut seperti dikutip Zee News, Senin (20/8/2018). Uji coba misil itu berlangsung hari Minggu.

HeliNa dirancang untuk diluncurkan dari helikopter yang dioperasikan oleh Korps Penerbang Angkatan Darat India. Senjata ini telah dirancang untuk diluncurkan dari helikopter tempur HAL Light, HAL Dhruv dan varian bersenjatanya, HAL Rudra.

Uji coba misil HeliNa pada hari Minggu adalah tes mengunci target sebelum peluncuran misil. Menurut laporan media India, misil Nag juga mampu diprogram untuk target yang berbeda setelah diluncurkan menuju target yang sebelumnya terkunci.

Nag dan HeliNa adalah rudal "top-attack", artinya, kedua misil ini mampu terbang melewati target dan melakukan kontak dari atas. Ini adalah fungsi kunci khusus untuk senjata anti-tank, mengingat kebanyakan tank dan kendaraan lapis baja relatif terlindungi.

Rudal anti-tank selama ini dirancang untuk menghancurkan atau melumpuhkan tank dan kendaraan lapis baja. Nag, sistem yang dioperasikan di area yang sama dengan operasi misil HeliNa, juga menjalani uji coba. Namun, misil Nag yang dikembangkan sejak 1980-an ini belum secara resmi masuk layanan tempur ke Angkatan Darat India. 




Credit  sindonews.com




Minggu Depan, Pesawat Tempur Baru Iran Siap Terbang


Minggu Depan, Pesawat Tempur Baru Iran Siap Terbang
Pada 2013 Iran meluncurkan jet tempur buatan dalam negeri yang diberi nama Qaher 313. Foto/Istimewa

TEHERAN - Iran akan mengungkap jet tempur baru minggu depan dan akan terus mengembangkan kemampuan rudal sebagai prioritas utama. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Iran, menentang sanksi baru Amerika Serikat (AS) yang ditujukan untuk membatasi program rudal Teheran dan pengaruh regionalnya.

“Prioritas utama kami adalah pengembangan program rudal kami. Kami berada dalam posisi yang bagus di bidang ini, tetapi kami perlu mengembangkannya,” kata Brigadir Jenderal Amir Hatami.

"Kami akan menyajikan sebuah pesawat pada Hari Industri Pertahanan Nasional, dan orang-orang akan melihatnya terbang, dan peralatan yang dirancang untuk itu," tambah Hatami seperti dikutip dari Reuters, Minggu (19/8/2018).

Sekedar informasi, Iran merayakan Hari Industri Pertahanan Nasional pada 22 Agustus.

Pada 2013, Iran meluncurkan apa yang dikatakannya sebagai jet tempur baru yang dibangun di dalam negeri, yang diberi nama Qaher 313. Namun beberapa ahli meragukan hal tersebut.

Angkatan udara fungsional Iran telah diembargo hingga mungkin hanya ada beberapa lusin pesawat tempur, baik model Rusia atau pesawat tempur tua buatan AS yang diperoleh sebelum revolusi Iran 1979.

Sementara itu Angkatan Laut Iran mengumumkan bahwa mereka telah memasang sistem pertahanan canggih yang dikembangkan secara lokal di salah satu kapal perangnya untuk pertama kalinya. Ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan dengan militer AS di Teluk.

"Pengujian di pesisir dan laut dari sistem pertahanan jarak pendek Kamand disimpulkan berhasil, dan mengatakan sistem ini dipasang pada kapal perang dan akan dipasang di kapal kedua segera," kata Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Hossein Khanzadi.

Pengawal Revolusi Iran mengatakan pada awal bulan ini mereka mengadakan latihan perang di Teluk yang bertujuan menghadapi ancaman yang mungkin oleh musuh.

Komando Sentral militer AS mengatakan telah melihat peningkatan aktivitas angkatan laut Iran, yang meluas ke Selat Hormuz, jalur air strategis untuk pengapalan minyak yang Pengawal Revolusi ancam akan memblokirnya.

Iran telah mengembangkan industri senjata domestik besar dalam menghadapi sanksi internasional dan embargo yang telah melarangnya mengimpor banyak senjata.

Presiden AS Donald Trump menarik Amerika Serikat pada Mei lalu dari kesepakatan tahun 2015 antara Iran dan negara-negara dunia yang mengekang kegiatan nuklir Teheran dengan imbalan keringanan sanksi. 

Trump mengatakan kesepakatan itu sangat cacat karena tidak mengekang program rudal balistik Iran atau mengekang dukungannya untuk proksi dalam konflik di Suriah, Irak dan Yaman.

Iran telah menolak pembicaraan langsung dengan Washington untuk menyelesaikan masalah yang diangkat oleh Trump.




Credit  sindonews.com




Tegang dengan AS, Iran Pasang Sistem Rudal di Kapal Perangnya

Tegang dengan AS, Iran Pasang Sistem Rudal di Kapal Perangnya
Kapal perang Iran saat patroli maritim. Foto/Screengrab Press TV

TEHERAN - Angkatan Laut Iran telah memasang sistem rudal buatan sendiri pada salah satu kapal perangnya untuk pertama kali. Pemasangan senjata pertahanan pada kapal perang itu dilakukan militer Teheran saat ketegangan dengan militer Amerika Serikat (AS) di Teluk sedang memanas.

Garda Revolusi Iran pada awal bulan ini menegaskan bahwa mereka telah menggelarlatihan perang di Teluk. Tujuannya untuk menghadapi ancaman potensial dari musuh.

Komando Sentral militer AS mengaku sudah melihat peningkatan aktivitas angkatan laut Iran, yang meluas ke Selat Hormuz. Selat Hormuz merupakan jalur strategis untuk pengiriman minyak internasional, di mana Garda Revolusi Iran telah mengancam akan menutupnya.

Iran telah marah atas keputusan Presiden AS Donald Trump karena menarik keluar Washington dari perjanjian internasional mengenai program nuklir Iran dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran.

"Uji coba di pesisir dan laut dari sistem pertahanan jarak pendek Kamand disimpulkan berhasil, dan sistem ini dipasang pada kapal perang dan akan dipasang di kapal kedua segera," kata Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Hossein Khanzadi kepada kantor berita Tasnim yang dilansir Reuters, Sabtu (18/8/2018).

Sistem rudal Kamand dijuluki sebagai "Phalanx Iran".

Iran sudah bertahun-tahun menderita dengan tidak bisa mengimpor banyak senjata karena terkena sanksi internasional dan embargo senjata. Namun, Teheran mengembangkan industri senjata domestik berskala besar untuk mencapai swasembada peralatan militer. Teheran mengklaim perkembangan senjatanya sebanding dengan sistem persenjataan Barat yang maju. 



Credit  sindonews.com





Amerika Bentuk Grup Aksi Iran, Menlu Zarif Sebut Upaya Kudeta



Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani. AP Photo/Jeff Roberson, REUTERS/Lisi Niesner
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani. AP Photo/Jeff Roberson, REUTERS/Lisi Niesner

CB, Teheran – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammed Javad Zarif, mengatakan pembentukan “Iran Action Group” di kementerian Luar Negeri Amerika Serikat bertujuan untuk menjatuhkan Republik Islam ini.


Zarif mengatakan upaya Grup Aksi Iran ini bakal gagal. Dia mengatakan ini saat peringatan ulang tahun ke 65 kudeta dukungan AS, yang menjatuhkan Perdana Menteri Mohammed Mossadegh pada 1953, yang terpilih secara demokratis dan berhaluan nasionalis.
Saat itu, pemerintah AS mendukung naiknya Shah Mohammed Reza Pahlavi sebagai penguasa Iran. Revolusi Islam Iran pada 1979 menjatuhkan rezim Shah Iran.
Seperti dilansir Reuters, Zahid mencuit lewat akunnya di Twitter @Jzarif pada Ahad, 19 Agustus 2018.
“65 tahun lalu, AS menjatuhkan pemerintahan demokratis populer yang terpilih yaitu Dr Mossadegh, mengembalikan diktator dan menundukkan Iran selama 25 tahun berikutnya. Sekarang sebuah “Grup Aksi” bermimpi melakukan hal sama lewat tekanan, misinformasi dan hasutan. Tidak bakal terulang lagi.”
AS dan Inggris menggerakkan kudeta terhadap Mossadegh setelah terjadinya nasionalisasi industri minyak Iran, yang sebagian dimiliki investor asing.


Sputnik News melansir pernyataan Zarif ini muncul tiga hari setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengumumkan pembentukan Grup Aksi, yang akan bertanggung jawab untuk mengarahkan, mengkaji ulang, dan mengkoordinasikan semua aspek dari kementerian Luar Negeri terkait Iran. Grup Aksi ini dipimpin oleh Brian Hook, yang menjabat sebagai Direktur Perencanaan Kebijakan dari Kemenlu, dan menjadi utusan khusus untuk Iran.
Menurut Pompeo, grup ini juga bertugas untuk membangun upaya internasional melawan perilaku Iran. Sebelum menjabat di posisi barunya ini, Hook memang bertugas untuk bernegosiasi dengan sekutu Eropa untuk mengubah isi perjanjian nuklir Iran, yang ditolak Presiden AS, Donald Trump.
Hubungan AS dan Iran menegang pasca keputusan Trump untuk keluar dari perjanjian nuklir 2015, yang diteken oleh 6 negara besar seperti Inggris, Prancis, Jerman, Cina, dan Rusia. Keputusan Trump ini bertentangan dengan lima negara penandatangan lainnya, yang tetap mendukung isi perjanjian nuklir itu.

Pada 7 Agustus 2018, AS mengumumkan sanksi pertama untuk Iran, yang menargetkan pembelian dolar AS, perdagangan dengan emas dan logam, serta transaksi terkait mata uang nasional. AS bakal meluncurkan sanksi berikutnya pada 4 November 2018 terkait pembatasan ekspor minyak Iran dan energi.
Ketua DPR Iran, Ali Larijani, mengatakan kudeta terhadap PM Mossadegh merupakan contoh sejarah terbaik yang menunjukkan AS tidak bisa dipercaya.
“Beraninya Anda bicara soal kebebasan bangsa Iran dengan rekam jejak gelap Anda pada kudeta 19 Agustus 1953, lalu menunjuk rezim totaliter boneka,” kata Larijani seperti dilansir kantor berita IRNA menunjuk kepada masa pemerintahan rezim Shah Iran.
“Amerika mengenakan sanksi tapi mereka mengklaim mendukung kebebasan, HAM, dan keamanan global dan regional,” lanjut Larijani.

Menurut Reuters, kudeta dukungan Inggris dan Amerika pada 1953 ini menjadi luka yang tidak sembuh dalam hubungan Iran dengan Barat. Menteri Luar Negeri AS, Madeleine Albright, mengakui peran AS dalam upaya kudeta itu pada 2000 dan menyebutnya sebagai ‘kemunduran bagi perkembangan politik Iran”.
Sejak jatuhnya Shah Iran, AS dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik selama bertahun-tahun. Hubungan kedua negara melunak pada 2015 saat Presiden Barack Obama dan lima pemimpin dunia lainnya menandatangani perjanjian nuklir Iran. Namun, hubungan ini kembali memanas sejak Trump menyatakan keluar dari perjanjian itu.




Credit  tempo.co




Masih Tegang dengan Trump, Erdogan Bilang Bakal Lawan Terus



Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Brussels Belgia, 11 Juli 2018. (Presidency Press Service via AP, Pool)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan disaksikan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Brussels Belgia, 11 Juli 2018. (Presidency Press Service via AP, Pool)

CB, Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan akan melawan setiap upaya untuk mempermainkan perekonomian negaranya.


Erdogan mengatakan ini pada Sabtu, 18 Agustus 2018, atau sehari setelah dua lembaga pemeringkat surat utang Moody’s dan Standard & Poor’s menurunkan peringkat Turki menjadi non investasi atau junk.
“Sekarang beberapa orang mencoba mengancam kita lewat ekonomi, lewat tingkat suku bunga, nilai tukar mata uang, investasi dan inflasi,” kata Erdogan dalam rapat di Partai Keadilan dan Pembangunan, yang merupakan partai pendukungnya, seperti dilansir Reuters.
Erdogan melanjutkan,”Kami telah melihat permainan Anda, dan kami menantang Anda.”
Nilai tukar mata uang lira melemah sekitar 40 persen terhadap dolar sejak awal tahun. Seperti dilansir Hurriyet Daily News, pada awal pekan ini, nilainya sempat anjlok ke level 7,24 per dolar sebelum menguat ke level 6. Pelemahan ini dipicu kenaikan tarif impor baja dan aluminium oleh Presiden AS, Donald Trump, menjadi 50 persen dan 20 persen.
Erdogan melakukan retaliasi terhadap kebijakan Trump dengan menaikkan tarif impor dua kali lipat untuk produk mobil penumpang, alkohol dan tembakau menjadi masing-masing 120 persen, 140 persen dan 60 persen.
Bank sentral Turki, CBRT, juga membatasi transaksi jual beli lira dan valuta asing antara bank Turki dengan bank asing untuk menekan aksi para spekulan.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani
Ketegangan AS dan Turki ini bermula dari permintaan Trump agar pastor Andrew Brunson segera dibebaskan. Otoritas Turki menolak karena Brunson, yang telah dua puluh tahun tinggal di sana, diduga terlibat kegiatan mata-mata dan terorisme terkait aksi kudeta militer gagal pada 2016 terhadap pemerintahan Erdogan.


Pemerintah AS, seperti dijelaskan menteri Keuangan, telah menyiapkan sanksi lanjutan kepada Turki. Dalam conference call dengan sekitar 6000 investor beberapa hari lalu, Menteri Keuangan Turki, Berat Albayrak, mengaku negaranya mengedepankan imvestasi langsung untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan tidak akan meminjam ke IMF.
Soal tekanan Trump ini, Erdogan mengatakan,”Kami tidak akan menyerah kepada mereka yang bertindak seperti mitra strategis tapi membuat kita sebagai target strategis.” Erdogan sebelumnya menuding AS telah menusuk Turki, yang merupakan sesama negara anggota NATO, dari belakang dengan pengenaan kenaikan tarif impor.



Credit  tempo.co











Jejak Perdamaian Kofi Annan untuk Dunia



Kofi Annan
Kofi Annan
Foto: Reuters
Annan menerima nobel perdamaian pada 2001.




CB,  GHANA -- Kofi Annan meninggal dunia pada usia 80 tahun. Ia meninggal dengan banyak torehan prestasi yang berdampak pada perdamaian dunia.

Annan bergabung dengan PBB pada usia 26 tahun. Kemudian, ia menjabat sebagai sekretaris jenderal PBB ketujuh, selama hampir dua dekade dari 1997 hingga 2006.

Dilansir Aljazirah, setelah bergabung pada 1962, Annan merupakan staf pertama yang menjabat pimpinan PBB. Hal itu juga merupakan pertama bagi negara sub-Sahara Afrika tempat di mana ia berasal. Annan juga menerima Nobel Perdamaian Dunia pada 2001.

Diplomat Ghana itu mulai bekerja untuk menangani epidemi AIDS hingga mendorong tujuan adopsi Millennium Development Goals. Hal itu merupakan salah satu upaya mencapai target untuk memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan global. Usahanya tersebut membawa keuntungan bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Dia juga mendorong reformasi dalam organisasi PBB. Hal itu terutama re-orientasi fokus PBB terhadap isu-isu hak asasi manusia yang diwujudkan oleh pembentukan Dewan Hak Asasi Manusia pada 2006.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan Sekjen PBB, Annan pada 2012 menjabat selama enam bulan sebagai utusan khusus untuk Suriah yang dilanda perang. Tidak lama, ia mengundurkan diri, sebagai bagian dari protes atas kurangnya persatuan oleh kekuatan dunia dan meningkatnya militerisasi di lapangan.

Baru-baru ini, Annan memimpin penyelidikan komisi independen terhadap krisis Rohingya Myanmar. Ia melihat lebih dari 700 ribu orang tahun lalu melarikan diri dari negara itu ke negara tetangga Bangladesh.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Pangeran Zeid Ra'ad Al Husein mengungkapkan belasungkawanya di akun Twitter resmi. Ia berduka cita mendalam atas kepergian Annan yang merupakan salah seorang yang mengubah dunia.

"Saya sedih atas kematian Kofi Annan. Kofi adalah lambang kelayakan dan kasih sayang manusia. Di dunia yang sekarang dipenuhi para pemimpin yang bukan apa-apa selain itu, kerugian dunia menjadi semakin menyakitkan. Dia adalah seorang teman untuk ribuan orang dan seorang pemimpin untuk jutaan orang," tulis Al Husien.

Kematian Annan mendorong Presiden Nana Akufo Addo mengumumkan pekan berkabung nasional. "Dia membawa Ghana menjadi dikenal ke negara kita dengan posisi ini dan melalui perilaku dan keahliannya di arena global," kata Akufo-Addo.

"Dia adalah seorang yang sangat percaya pada kapasitas orang Ghana untuk memetakan jalannya sendiri menuju jalan kemajuan dan kemakmuran," ujar Akufo-Addo menambahkan.

Tribut juga mengalir dari para diplomat dan pemimpin internasional. Seperti Teheran hingga London ke Washington yang memuji ia sebagai "pemimpin besar".

Kelompok advokasi perdamaian dan hak asasi manusia yang diciptakan oleh mantan pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela juga menyatakan penghargaan kepada Annan. Annan pernah menjadi ketua kelompok tersebut. Mereka mengatakan bahwa Annan dikagumi dan dihormati secara global dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

"Dunia telah kehilangan sosok yang menginspirasi, seseorang yang pencapaiannya tidak akan pernah terlupakan, dan komitmennya terhadap perdamaian dan keadilan akan bertahan untuk menginspirasi generasi mendatang," kata Wakil Ketua Gro Harlem Brundtland. Annan meninggalkan istri, Nane, dan tiga anak, Ama, Kojo dan Nina.




Credit  republika.co.id




Filipina Ikut Latihan Perang AL Australia


Filipina Ikut Latihan Perang AL Australia
Filipina akan ikut dalam latihan perang multilateral Angkatan Laut Australia. Foto/Ilustrasi/Istimewa

MANILA - Angkatan Laut Filipina mengatakan akan mengirim 300 orang untuk ikut serta dalam latihan perang multilateral utama Angkatan Laut (AL) Australia, Exercise Kakadu 2018. Latihan perang ini akan dimulai pada 31 Agustus dan berakhir pada 15 September mendatang.

Juru bicara Komando Angkatan Laut Filipina Jonathan Zata mengatakan kapal Angkatan Laut Filipina dijadwalkan akan berangkat Senin ke Australia untuk mengangkut pelautnya yang berpartisipasi dalam latihan maritim.

Kakadu 2018 adalah repitisi ke-14 dari latihan yang diselenggarakan dua tahun sekali oleh Royal Australian Navy.

"Ini merupakan kesempatan bagi angkatan laut yang diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan maritim multinasional dengan cara yang mendorong tingkat kerjasama militer dan pemahaman yang lebih besar di antara negara-negara," kata Zata dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Xinhua, Senin (20/8/2018).

Zata mengatakan para peserta akan melakukan berbagai kegiatan angkatan laut, termasuk bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana serta operasi pencarian dan penyelamatan maritim.

Pada bulan Juni, Angkatan Laut Filipina mengirim kapal angkatan laut dan 700 orang untuk ikut serta dalam Pelayaran Pasifik yang diselenggarakan Amerika Serikat (AS), latihan maritim internasional terbesar, yang diadakan di Hawaii. 



Credit  sindonews.com






Diperingatkan AS Tak Beli Senjata Rusia, Duterte: Memang Anda Siapa?



Diperingatkan AS Tak Beli Senjata Rusia, Duterte: Memang Anda Siapa?
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto/REUTERS

MANILA - Presiden Rodrigo Duterte mengecam Amerika Serikat (AS) yang memperingatkan Filipinan agar tidak membeli senjata militer dari Rusia. Dia mengeluh karena Washington sebagai sekutu memasok senjata bekas kepada Manila.

Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano, saat bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, awal Agustus lalu, berjanji bahwa Manila tidak akan menolak kesempatan untuk membeli peralatan militer Moskow meski akan menghadapi sanksi AS.

Presiden Duterte menyalahkan Washington karena mencoba menghambat modernisasi militer Filpina dan memasok peralatan militer bekas ke Manila.

"Apakah itu cara Anda memperlakukan seorang sekutu dan Anda ingin kami tetap bersama Anda sepanjang waktu? Memang Anda siapa untuk memperingatkan kami?," kata Duterte, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (18/8/2018).

Presiden Filipina itu khawatir jika negaranya membeli kapal selam dari AS, itu akan meledak, seperti helikopter AS yang dibeli sebelumnya.

Kecaman Duterte muncul setelah Asisten Menteri Pertahanan AS untuk Keamanan Asia dan Pasifik, Randall Schriver, memperingatkan Manila agar tidak membeli perangkat keras militer Rusia.

"Jika mereka melanjutkan dengan pembelian peralatan utama Rusia, saya tidak berpikir itu adalah hal yang membantu untuk dilakukan dalam persekutuan kami, dan saya pikir pada akhirnya kami bisa menjadi mitra yang lebih baik daripada Rusia," kata Schriver.

Dia membuat pernyataan di tengah laporan media bahwa Moskow telah menawarkan bantuan kepada pemerintah Filipina dalam pembelian kapal selam Rusia. Manila saat ini sedang mempertimbangkan tawaran tersebut.

Kesepakatan yang ditawarkan itu, menetapkan alokasi pinjaman bersubsidi ke Manila, yang akan dibayarkan selama beberapa tahun.

Duterte sendiri pernah menyatakan minatnya pada persenjataan canggih Rusia ketika berkunjung ke Moskow pada tahun 2017. Dia mengaku tertarik pada helikopter, pesawat, serta senjata presisi untuk membantu tentara Filipina memerangi ancaman terorisme.




Credit  sindonews.com



China Perluas Kamp-kamp Politik untuk Warga Uighur




China Perluas Kamp-kamp Politik untuk Warga Uighur
China dilaporkan telah memperluas kamp pendidikan politik yang diperuntukkan bagi Muslim Uighur. Foto/Istimewa


BEIJING - China sedang memperluas kamp pendidikan politik yang menargetkan Muslim Uighur di wilayah Xinjiang. Demikian laporan Wall Street Journal.

Laporan yang diterbitkan pada Jumat lalu itu mengatakan China secara tajam telah memperluas program kamp politik yang pada awalnya menargetkan para ekstrimis etnis Uighur. Namun sekarang memabatasi sejumlah besar kelompok minoritas Muslim, termasuk yang sekuler, tua dan lemah, di kamp-kamp di seberang barat laut negara itu.

Wilayah Xinjiang adalah rumah bagi sekitar 10 juta etnis Uighur. Kelompok Muslim Turki yang membentuk sekitar 45 persen dari populasi Xinjiang, telah lama menuduh pemerintah China melakukan diskriminasi budaya, agama dan ekonomi.

"Citra satelit dan spesialis dalam analisis foto menunjukkan bahwa kamp telah berkembang," kata laporan itu seperti dikutip dari Anadolu, Senin (20/8/2018).

Laporan itu mengatakan hingga satu juta orang, atau sekitar 7 persen dari populasi Muslim di wilayah Xinjiang China, kini telah dikurung di dalam jaringan "pendidikan ulang politik" yang semakin meluas, menurut pejabat AS dan ahli PBB.

"Keseluruhan program pengintaian telah lama dikaburkan karena banyak orang Uighur takut berbicara," bunyi laporan itu.

Dikatakan enam mantan narapidana yang diwawancarai menggambarkan bagaimana mereka atau tahanan lain diikat pada kursi dan kekurangan makanan yang cukup.

"Mereka juga akan memberi tahu kami tentang agama, mengatakan tidak ada yang namanya agama, mengapa Anda percaya pada agama, tidak ada Tuhan," kata Ablikim, seorang mantan narapidana Uighur berusia 22 tahun.

Laporan itu mengatakan tiga lusin keluarga tahanan diwawancarai, lima di antaranya melaporkan bahwa anggota keluarga telah meninggal di kamp-kamp atau sesaat setelah mereka dibebaskan. Banyak yang mengatakan mereka telah berjuang untuk memastikan di mana keluarga mereka ditahan dan keadaan kesehatan mereka.

Seorang pejabat senior Cina, Hu Lianhe dari Departemen Pekerjaan Front United, secara terbuka mengakui keberadaan kamp untuk pertama kalinya minggu ini. Tetapi mengatakan kamp-kamp tersebut adalah pusat pelatihan kerja, tambah laporan itu.

Menanggapi pertanyaan dari panel PBB, Hu mengatakan tidak ada penahanan sewenang-wenang di Xinjiang dan membantah satu juta orang ditahan. Namun ia juga tidak mengatakan berapa banyak orang di pusat-pusat itu.

Laporan itu mengatakan banyak ahli di kawasan itu dan aktivis Uighur mengatakan kerusuhan di sana didorong oleh pemolisian China yang keras, pembatasan ketat pada kegiatan keagamaan, dan kebijakan preferensial bagi migran non-Uighur ke wilayah tersebut. 

China meningkatkan banyak pembatasan itu dalam dua tahun terakhir, melarang laki-laki berjanggut dan wanita yang memakai jilbab, serta memperkenalkan apa yang oleh banyak ahli anggap sebagai program pengawasan elektronik paling luas di dunia.

Mantan tahanan lain yang diwawancarai mengatakan mereka diperintahkan bahwa mereka tidak boleh sholat, menyimpan salinan Al-Quran atau puasa selama Ramadhan. Ada yang mengatakan mereka dipaksa makan babi, yang dilarang dalam Islam.


Credit  sindonews.com



Trump: AS akhiri dana pembangunan buat Suriah


Trump: AS akhiri dana pembangunan buat Suriah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (REUTERS/Leah Millis/File Photo)



Washington (CB) - Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (18/8) mengatakan Amerika Serikat telah mengakhiri dana pembangunan buat Suriah, dan mendesak "negara kaya" agar membiayainya.

Di dalam satu "tweet", Trump mengatakan, "Amerika Serikat telah mengakhiri pembayaran pembangunan tahunan 230 juta dolar AS buat Suriah."

"Arab Saudi dan negara kaya lain di Timur Tengah akan mulai melakukan pembayaran untuk menggantikan AS," kata Trump, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad malam. "Saya ingin mengembangkan militer kita, AS, dan semua negara yang membantu kita!"

Pada Jumat pagi, Departemen Luar Negeri AS menyatakan dana tersebut --yang ditujukan untuk mendukung gagasan stabilisasi di Suriah-- telah diperintahkan agar dialihkan, sehingga memperkuat spekuliasi bahwa AS akan keluar dari negeri itu.

Mantan menteri luar negeri AS Rex Tillerson pada 13 Februari mengumumkan bahwa Amerika Serikat menjanjikan 200 juta dolar AS untuk mendukung upaya koalisi anti-IS dan komitmen pemulihan di Suriah.

Namun, Trump dilaporkan memerintahkan pada Maret penangguhan dana tersebut, dan menuntut keterangan lebih banyak mengenai bagaimana uang itu digunakan. Ia mendesak negara lain agar turun-tangan dan membayar lebih banyak.

Ia juga mengatakan negaranya akan menarik tentaranya di Suriah "dalam waktu sangat cepat", sehingga memicu spekulasi mengenai kemungkinan AS keluar dari Suriah.

Suriah sejak dulu selalu mencela aksi militer AS di negeri tersebut sebagai agresi tanpa undangan.




Credit  antaranews.com





Mantan bintang kriket Pakistan resmi jadi perdana menteri


Mantan bintang kriket Pakistan resmi jadi perdana menteri
Imran Khan (tengah), Ketua Partai Tehreek-e-Insaf Pakistan, didampingi sejumlah pemimpin memberikan orasi di hadapan peserta reli dari atas sebuah kontainer di Peshawar, Pakistan, Minggu (7/8/2016). (REUTERS/Fayaz Aziz )




Islamabad (CB) - Mantan bintang kriket Imran Khan, Sabtu, resmi menjadi perdana menteri, Pakistan setelah mencapai kemenangan besar dalam pemilu yang membuka jalan baginya untuk memenuhi janjinya memberantas korupsi dan mengentaskan rakyat negara berpenduduk 208 juta jiwa itu dari kemiskinan.

Beberapa jam setelah penyampaian sumpah jabatan, kantor perdana menteri menyiarkan sebagian nama-nama yang akan mengisi kabinet.

Mantan direktur pelaksana perusahaan multinasional Engro, Asad Umer, ditunjuk sebagai menteri keuangan, sedangkan jabatan tertinggi urusan luar negeri akan diisi wakil ketua partai Khan, Shah Mehmood Qureshi.

Khan, yang berbusana tradisionial sherwan dengan gaya yang meniru bapak bangsa Muhammad Ali Jinnah, berjanji akan mematuhi konsitusi.

"Saya akan tetap bersetia kepada bangsa Pakistan," kata Khan saat membaca sumpah jabatannya di sampin Presiden Mamnoon Hussain.

Khan adalah tokoh kedua sepanjang sejarah Pakistan yang mendapatkan jabatan tertinggi di pemerintahan dengan peralihan kekuasan yang demokratis. Negara yang mempunya senjata nuklir itu sering kali mengalami kudeta selama 71 tahun merdeka.

Jika Khan berhasil menyelesaikan lima tahun masa jabatannya, dia akan menjadi perdana menteri di Pakistan yang berhasil melakukannya.

Sementara itu, Partai Keadilan, tempat Khan berkarir, berhasil memperoleh 151 dari total 342 kursi di parlemen. Pada Jumat lalu para anggota dewan nasional itu memilih Khan untuk membentuk pemerintahan.

Khan dengan mudah mengalahkan seterunya, Shehbaz Sharif, dari partai Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N), dengan perolehan suara 176 berbanding 96.

Salah satu tantangan pertama yang akan dihadapi Khan adalah bagaimana menangani gejolak krisis mata uang yang mengancam akan memperlambat pertumbuhan ekonomi yang biasanya mencapai sekitar enam persen setiap tahunnya.

Pemerintahan baru harus segera memilih untuk mengajukan dana talangan dari lembaga Dana Moneter Internasional (IMF), atau meminta bantuan dari China yang saat ini merupakan sekutu dekat Pakistan.

Sementara itu, hubungan Pakistan dengan Amerika Serikat tengah memanas karena Washington kesal dengan dukungan negara itu terhadap kelompok Taliban di Afghanistan. Tudingan tersebut dibantah Islamabad.

Khan sendiri berjanji akan menciptakan jutaan lapangan kerja serta membangun berbagai fasilitas kesehatan dan pendidikan bertaraf internasional. Di Pakistan, 40 persen warga masih buta huruf.




Credit  antaranews.com





Idul Adha, Afghanistan Umumkan Gencatan Senjata dengan Taliban


Idul Adha, Afghanistan Umumkan Gencatan Senjata dengan Taliban
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani umumkan gencatan senjata dengan Taliban selama perayaan Idul Adha. Foto/Istimewa

KABUL - Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, mengumumkan gencatan senjata dengan gerilyawan Taliban mulai hari Senin esok untuk menandai libur Idul Adha. Pengumuman ini dilakukan di tengah pertempuran sengit terjadi selama beberapa hari terakhir di pusat kota Ghazni.

"Gencatan senjata bersyarat akan dimulai besok dan akan terus berlanjut selama Taliban menjaga dan menghormatinya," katanya dalam upacara Hari Kemerdekaan Afghanistan di Kabul.

"Kami menyerukan kepada pimpinan Taliban untuk menyambut keinginan warga Afghanistan untuk perdamaian yang bertahan lama dan nyata," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (19/8/2018).

Seorang pejabat senior di kantor Ghani mengatakan gencatan senjata "bersyarat" akan berlangsung selama tiga bulan.

Tidak segera jelas apakah Taliban telah menerima permintaan Ghani untuk gencatan senjata selama Idul Adha yang secara resmi dimulai pada hari Selasa.

Bulan ini, Taliban melakukan pertempuran sengit dengan pasukan Afghanistan untuk mengendalikan kota penting Ghazni yang strategis.

Setidaknya 150 tentara dan 95 warga sipil tewas dalam pengepungan selama lima hari. Pengepungan baru berkurang pekan lalu ketika tentara Afghanistan yang didukung pasukan AS mengusir kembali pemberontak bersenjata berat.

Taliban mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menguasai lebih dari setengah Afghanistan.

Ledakan, serangan bunuh diri dan bentrokan antara militan garis keras Islam dan pasukan Afghanistan menewaskan lebih dari 1.600 warga sipil dalam enam bulan pertama tahun ini, jumlah tertinggi dalam dekade terakhir, PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Pengumuman gencatan senjata Ghani terbatas pada Taliban dan mengecualikan kelompok militan lain seperti Negara Islam (ISIS). 




Credit  sindonews.com



San Francisco Tetapkan 17 Agustus sebagai Hari Persahabatan AS-Indonesia


San Francisco Tetapkan 17 Agustus sebagai Hari Persahabatan AS-Indonesia
Waklikota San Francisco, Amerika Serikat (AS) menetapkan 17 Agustus sebagai hari persahabatan AS-Indonesia. Foto/KJRI San Francisco

SAN FRANCISCO - Waklikota San Francisco, Amerika Serikat (AS) menetapkan 17 Agustus sebagai hari persahabatan AS-Indonesia. Penetapan itu dilakukan setelah upacara pengibaran bendera Merah Putih di Gedung Balai Kota San Francisco.

Pengibaran Bendera Merah Putih di atas Gedung Balai Kota San Francisco terlaksana berkat kerja sama Konsulat Jenderal San Francisco dengan Kantor Walikota San Francisco dalam rangka menyambut perayaan HUT RI ke-73.

Menurut keterangan KJRI San Francisco yang dikutip Sindonews pada Kamis (16/8), acara pengibaran Bendera Merah Putih dipimpin oleh Charlotte M. Schultz, Chief of Protocol Kantor Walikota San Francisco dan Hanggiro Setiabudi, Kuasa Usaha Konsul Jenderal Indonesia San Francisco.

Bukan hanya pengibaran Merah Putin, lagu Kebangsaan Indonesia Raya turut dinyayikan dalam acara itu. Dalam acara ramah tamah yang diadakan di International Room, Kantor Walikota San Francisco, Charlotte mengajak para hadirin untuk mengheningkan cipta sejenak sebagai ungkapan duka kepada korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya Charlotte menyampaikan bahwa KJRI dan masyarakat Indonesia yang tinggal di San Francisco menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kota San Francisco dan telah turut serta memperkaya kota San Francisco sebagai pusat kebudayaan internasional, perdagangan dan pariwisata.

Dia kemudian menyampaikan Dokumen Proklamasi dari Walikota San Francisco, London Breed, kepada Hanggiro.  Dokumen Proklamasi tersebut menetapkan bahwa tanggal 17 Agustus 2018 adalah sebagai “Indonesian-American Friendship and Heritage Day" di San Francisco atau hari persahabatan AS-Indonesia.

Hanggiro, dalam sambutanya menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan AS, khususnya dengan California Utara dan San Francisco sangat baik. "Melalui semangat ini, hubungan persahabatan dan saling pengertian antara  kedua Negara dan kedua masyarakat diharapkan dapat lebih meningkat," ucapnya.

Dia menyampaikan penghargaam dan terima kasih atas dukungan Kantor Walikota San Francisco pada berbagai kegiatan KJRI San Francisco, khususnya penyelenggaraan Indonesia Day di Union Square beberapa tahun yang lalu. "Diharapkan dukungan tersebut dapat tetap diberikan pada tahun-tahun mendatang," tukasnya. 



Credit  sindonews.com



Dua Prajurit TNI di Papua Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata


Dua Prajurit TNI di Papua Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata
Ilustrasi penembakan di Papua. (Dok. Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi) 

Jakarta, CB -- Dua anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) tewas ditembak kelompok bersenjata ketika akan membagikan bahan makanan untuk anak-anak.

Dikutip dari Antara, laporan yang diterima oleh Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letnan Kolonel Dax Sianturi menyebutkan dua anggota TNI yang meninggal dunia adalah Letnan Dua Amran Blegur yang menjabat Komandan Pos Tingginambut dan Prajurit Satu Fredi.

Mereka ditembak ketika hendak ke Kampung Tingginambut, Puncak Jaya, Papua.


"Jenazah kedua prajurit itu dijadwalkan akan dievakuasi ke Jayapura pada Senin (20/8) untuk selanjutnya dibawa ke Jakarta," kata Sianturi di Jayapura.

Dax Sianturi mengatakan bahwa dua TNI itu sedang membawa bahan makanan untuk anak-anak. Namun, sekitar pukul 14.00 WIT, masyarakat melapor ke Koramil Tingginambut tentang pengadangan terhadap anggota TNI di Jembatan Tingginambut.


Saat ditemukan, kata dia, kedua korban meninggal dunia dengan luka tembak dan panah.

Jenazahnya berada di luar rumah kayu Jembatan Tingginambut, kemudian dievakuasi ke RSUD Mulia.

Sebelumnya, pada 6 Juli lalu, seorang anggota Resimen 1 Satuan Tugas Khusus Papua Pelopor Brimob, Bharada Rafindo Refli Sagala juga ditembak saat dalam tugas menyergap kelompok bersenjata di Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Bharada Rafindo selamat dalam peristiwa itu. Ia hanya mengalami luka tembak di bagian paha kanannya.

Baku tembak di Papua, khususnya di Kabupaten Nduga, cukup sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir.


Pada Juni lalu, tiga warga sipil dilaporkan tewas setelah TNI-Polri dengan kelompok bersenjata melakukan kontak senjata di Bandara Kenyam, Nduga.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat mengaku bertanggung jawab atas penembakan  yang menewaskan tiga warga sipil tersebut.

Dilansir dari Radio Selandia Baru (radionz.co.nz), tentara separatis Papua mengaku bertanggung jawab atas tewasnya ketiga warga sipil, termasuk anak laki-laki yang mereka katakan terkena peluru nyasar.

"Tembakan membidik ayah anak itu, tapi anak itu panik dan memeluk ayahnya, lalu terkena hantaman peluru nyasar di pipinya," kata tentara separatis itu dalam laporan yang dikutip Radio Selandia Baru (radionz.co.nz).


K
apolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan ada dugaan penembakan terhadap pesawat Twin Otter milik maskapai Trigana Air di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua bermotif politik.

"Peristiwa ini adalah diduga kelompok bersenjata untuk kepentingan politik. Jadi kelompok bersenjata ini sering juga dimanfaatkan atau ikut memanfaatkan situasi pilkada," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Senin (25/6).


Credit  cnnindonesia.com





BMKG: Gempa 6,9 SR di Lombok Merupakan Aktivitas Baru



Warga memilih tetap berada diluar rumah pascagempa di Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (19/8). Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter kembali mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita yang berpusat di timur laut Lombok Timur pada kedalaman 10 km.
Warga memilih tetap berada diluar rumah pascagempa di Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (19/8). Gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter kembali mengguncang Lombok pada Minggu malam pukul 22.56 Wita yang berpusat di timur laut Lombok Timur pada kedalaman 10 km.
Foto: Antara/Ahmad Subaidi
Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa baru, bukan susulan dari gempa sebelumnya




CB, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui kekuatan gempa yang mengguncang Lombok Timur, pada pukul 21.56 WIB, Ahad (19/8) malam. Gempa dipastikan berkekuatan magnitudo 6,9 dari yang sebelumnya disebutkan bermagnitudo 7,0.

BMKG menyebut gempa yang berpusat di 30 km timur Laut Lombok Timur kedalaman 18 Km ini merupakan jenis gempa baru dan bukan susulan dari gempa sebelumnya.

Gempa tersebut juga berbeda dari gempa sebelumnya yang berkekuatan magnitudo 7 pada 5 Agustus lalu.

"Dengan memperhatikan lokasi epicenter gempa bumi magnitudo  6,9 yang teletak di ujung timur Pulau Lombok dan diikuti sebaran epicenter gempa susulannya yang membentuk klaster epicenter, dengan sebaran ke arah timur hingga di sebelah utara Sumbara Barat, maka dapat disimpulkan bahwa gempa yang terjadi merupakan aktivitas gempa baru, yang berbeda dengan gempa magnitudo 5 Agustus 2018 lalu," ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dalam keterangan persnya di Kantor BMKG, Jakarta, Senin (20/8) dini hari.

Dwikorita mengatakan, hal itu karena gempa magnitude 6,9 memiiki bidang deformasi batuan berbeda.

Meskipun seluruh aktivitas gempa yang terjadi berkaitan geologi patahan naik Folres, tetapi antara gempa magnitudo 7 pada 5 agustus lalu dengan gempa 6,9 yang malam ini terjadi memiiki bidang deformasi batuan berbeda.

Ia mengatakan hasil analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan gempa magnitudo 6,9 Lombok bukanlan gempa susulan dari gempa 5 Agustus lalu.

"Bidang deformasi atau bidang robekan batuan yang berbeda, hasil analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan gempa ini dipicu atau dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik atau patahan naik," ujar Dwikorita.

Karena jenis gempa baru, Dwikorita mengatakan gempa susulan akan terus terjadi. Karenanya, ia juga mengimbau masyarakat Lombok dan sekitarnya untuk menjauhi daerah tebing curam rawan longsor.

Dwikorita mengatakan gempa susulan masih akan terus terjadi di Lombok dan sekitarnya.

"Masyarakat juga diimbau untuk menghindari daerah tebing curam karena berpotensi longsor jika terjadi hujan dan gempa susulan, untuk sementara jangan kembali ke rumah. Carilah tanah lapang yang jauh dari bangunan," katanya.




Credit  republika.co.id






Gempa 7 SR Kembali Guncang Lombok



Gempa bermagnitude 7,0 SR mengguncang NTB, pada pukul 18:46:35 WIB, Ahad, 5 Agustus 2018. Twitter/@BMKG
Gempa bermagnitude 7,0 SR mengguncang NTB, pada pukul 18:46:35 WIB, Ahad, 5 Agustus 2018. Twitter/@BMKG

CB, Jakarta - Gempa dengan kekuatan 7 SR kembali mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Ahad malam, 20 Agustus 2018. Gempa tersebut tercatat terjadi pada 21.56 WIB.
Berdasarkan informasi dari Kepala Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Hary Tirto Jatmiko, gempa tersebut terjadi di titik koordinat 8.28 Lintang Selatan dan 116.71 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Sumber gempa terjadi pada 30 kilometer timur laut dari Lombok Timur, 49 kilometer Lombok Utara dan 66 kilometer Lombok Tengah. Gempa tersebut dilaporkan tidak berpotensi tsunami.
Gempa berkekuatan 7 SR sebelumnya mengguncang Pulau Lombok dan sekitarnya pada Ahad, 5 Agustus 2018. Sampai 17 Agustus lalu, gempa tersebut mengakibatkan 469 orang tewas dan ratusan ribu lainnya mengungsi. Gempa itu juga membuat ribuan bangunan dan fasilitas umum rusak.
Hingga hari ini pun BMKG mencatat ada 814 gempa susulan yang terjadi. Sekitar pukul 12.00 siang ini telah terjadi dua gempa susulan dengan kekuatan cukup besar, yaitu 5,4 da 6,5 SR.




Credit  tempo.co