Jumat, 22 Maret 2019

Selandia Baru: Keamanan Warga Muslim Jadi Fokus Negara


Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern meninggalkan lokasi shalat Jumat di Hagley Park, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (22/3).
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern meninggalkan lokasi shalat Jumat di Hagley Park, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (22/3).
Foto: AP Photo/Vincent Thian

Muslim di Selandia Baru menunaikan shalat Jumat perdana sejak penembakan.




CB, ANKARA -- Pemerintah Selandia Baru akan menjamin keamanan dan kesalamatan setiap warga Muslim di negaranya pascainsiden penembakan dua masjid di Christchurch pada Jumat pekan lalu. Sebanyak 50 orang meninggal dalam insiden tersebut.

"Memastikan komunitas Muslim di Selandia Baru merasa aman adalah fokus khusus," kata Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dalam pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, Jumat (22/3), dikutip laman Sputnik.

OKI telah menggagas pertemuan darurat untuk membahas merebaknya fenomena Islamofobia, termasuk insiden penembakan di Christchurch. Pertemuan digagas oleh Turki.

Umat Muslim di Christchurch telah menunaikan shalat Jumat perdana sejak peristiwa penembakan brutal pekan lalu. Warga Selandia Baru turut menghadiri prosesi shalat yang digelar di Hagley Park sebagai bentuk solidaritas terhadap Muslim.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern juga turut hadir di sana dengan mengenakan pakaian serba hitam. Dia sempat memberi pidato dan mengawalinya dengan mengucapkan salam.

Dalam pidatonya, Ardern mengutip perkataan Nabi Muhammad SAW, yakni orang-orang yang beriman dalam kebaikan, belas kasih, dan simpati seperti satu kesatuan tubuh. "Ketika ada bagian tubuh yang sakit, maka seluruh tubuh merasakan sakit. Selandia Baru berduka dengan para korban, kita adalah satu," ujarnya.

Sebanyak 50 orang meninggal dalam insiden penembakan di dua masjid di Christchurch pada Jumat pekan lalu. Peristiwa itu juga menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Ardern menyebut insiden tersebut sebagai kejadian terkelam di negaranya. 




Credit  republika.co.id



Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan


Dua Tentara AS Tewas di Afghanistan
Foto/Ilustrasi/Istimewa

KABUL - Dua tentara Amerika Serikat (AS) tewas di Afghanistan pada Jumat (22/3/2019) ketika melakukan operasi. Demikian pernyataan yang dikeluarkan misi dukungan NATO dalam sebuah pernyataan.

Namun pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut dan merahasiakan identitas tentara yang tewas sampai keluarga terdekat diberitahu seperti dilansir dari Reuters.

Misi militer AS di Afghanistan difokuskan pada membimbing dan membantu pasukan Afghanistan melawan Taliban, yang digulingkan dari kekuasaan pada tahun 2001.

Kekerasan telah tiada henti di Afghanistan meskipun gerilyawan Taliban telah mengadakan beberapa putaran pembicaraan dengan para pejabat AS tentang penyelesaian damai. Pembicaraan terakhir berakhir bulan ini dengan kedua belah pihak mengutip kemajuan, tetapi tidak ada kesepakatan untuk mengakhiri perang selama 17 tahun.

Misi Dukungan NATO sendiri terdiri dari 17.000 tentara di mana sekitar setengahnya berasal dari AS. Sebelumnya, Presiden Donald Trump berkeinginan untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan. Trump berencana untuk menarik lebih dari 5.000 tentara AS dari Afghanistan 



Credit  sindonews.com


Konsulat dan Kedubes Rusia di Athena Dilempari Granat


Konsulat dan Kedubes Rusia di Athena Dilempari Granat
Konsulat dan Kedubes Rusia di Athena dilempari granat. Foto/Ilustrasi/Istimewa

ATHENA - Dua orang tidak dikenal melemparkan alat peledak ke pos polisi dekan Konsulat Rusia di Athena. Demikian pernyataan yang dikeluarkan Kedutaan Besar Rusia di Yunani.

"Tadi malam, dua orang asing, yang mengendarai konsulat Kedutaan Besar Rusia dengan sepeda, melemparkan sebuah alat peledak ke sebuah stan polisi yang terletak di dekat konsulat," kata Kedutaan Besar Rusia.

"Kerusakan kecil telah ditimbulkan," sambung kedutaan Rusia, menambahkan bahwa otoritas keamanan Yunani sedang memeriksa inside tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (22/3/2019).

Sebelumnya pada hari itu, saluran TV lokal, Skai, melaporkan bahwa orang tak dikenal telah melemparkan granat ke wilayah konsulat Rusia di Athena, dengan bangunan yang ditutup oleh polisi.

Granat itu tidak meledak, sementara alasan pelemparan itu belum diungkapkan oleh pihak kepolisian.

Tidak ada informasi lebih lanjut terkait insiden ini.

Serangan terhadap perwakilan diplomatik Rusia di luar negeri bukan yang pertama kalinya. Pada September 2015, sebuah mortir mendarat di areal Gedung Kedutaan Besar Rusia di Damaskus. Selang sebulan kemudian, tepatnya bulan Oktober, gedung tersebut diserang dua granat. Beruntung tidak seorangpun tewas dalam serangan tersebut, namun sejumlah orang terluka.

Serangan mortir terjadi terhadap gedung yang sama pada Oktober 2016 dan Agustus 2017. 




Credit  sindonews.com




Suriah Sebut Akan Rebut Kembali Dataran Tinggi Golan


Suriah Sebut Akan Rebut Kembali Dataran Tinggi Golan
Ilustrasi latihan pasukan Israel di Dataran Tinggi Golan. (REUTERS/Nir Elias)




Jakarta, CB -- Pemerintah Suriah mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, soal usul untuk mengakui wilayah Dataran Tinggi Golan menjadi milik Israel. Mereka berjanji bakal merebut kembali kawasan itu dengan segala cara.

"Bangsa Suriah akan berusaha membebaskan tanah yang berharga ini dengan segenap cara," demikian pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Suriah, SANA, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/3).

Menurut Kementerian Luar Negeri Suriah, pernyataan Trump memperlihatkan sikap bias AS terhadap Israel. Menurut mereka wilayah itu adalah milik Suriah.


Rusia dan Iran yang merupakan sekutu Suriah juga mengecam pernyataan Trump soal Dataran Tinggi Golan. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan sikap Trump sama saja melanggar keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.


Sedangkan Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan keputusan Trump soal Dataran Tinggi Golan tidak sah dan tidak bisa diterima.

Trump, menyatakan hendak mengakui Dataran Tinggi Golan, yang merupakan wilayah sengketa, menjadi milik Israel. Kawasan itu diduduki oleh Negeri Zionis pada Perang Enam Hari 1967 dan dicaplok dari Suriah pada 1981.

"Setelah 52 tahun kini saatnya untuk Amerika Serikat mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang mana penting bagi strategi dan keamanan Israel serta kestabilan kawasan," cuit Trump melalui akun Twitter.

Dunia tidak mengakui pencaplokan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

"Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sangat jelas menyatakan Dataran Tinggi Golan adalah wilayah Suriah. Dan aspek paling awal dalam resolusi 2254 adalah pengakuan wilayah Suriah," kata Perwakilan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen.

Sebelum Trump menyampaikan pernyataan itu, Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman, dan Senator South Carolina dari Partai Republik, Lindsey Graham, berkunjung ke Dataran Tinggi Golan bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.


Trump juga dilaporkan sempat berkonsultasi dengan Penasihat Keamanan Nasional, John Bolton, perwakilan untuk perundingan internasional Jason Greenblatt, dan menantunya yang juga menjadi salah satu penasihat di Gedung Putih, Jared Kushner.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyatakan mendukung keputusan Trump.

"Presiden Trump dengan berani memutuskan hal itu, yang sangat penting bagi warga Israel. Ini akan menjadi sejarah," kata Pompeo dalam kunjungan di Tel Aviv, Kamis malam waktu setempat.

Sejumlah pihak menyayangkan langkah Trump soal Dataran Tinggi Golan. Sekretaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat, menyatakan cemas dengan masa depan setelah sikap Trump itu.

"Apa yang akan terjadi di masa mendatang? Ketidakstabilan yang pasti dan pertumpahan darah di kawasan ini," kata Erekat.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, menyatakan tetap mendukung Suriah mempertahankan Dataran Tinggi Golan.

"Kedaulatan wilayah adalah salah satu unsur mendasar dalam hukum internasional. Upaya AS untuk membenarkan aksi Israel melawan hukum internasional hanya akan menjurus kepada kekerasan di kawasan itu," kata Cavusoglu.


Israel menganggap Dataran Tinggi Golan sangat penting dari sisi pertahanan karena menjadi 'benteng' alami untuk menahan serangan dari wilayah Suriah. Apalagi saat ini front sudah terbuka karena Suriah merupakan sekutu Iran, yang merupakan musuh bebuyutan Negeri Zionis itu.

Mereka khawatir Iran bisa menggelar serangan terhadap Israel melalui Suriah. Apalagi Iran juga mengembangkan rudal jarak menengah dan mampu melakukan pengayaan uranium sebagai bahan utama pembuatan hulu ledak nuklir.




Credit  cnnindonesia.com



Turki kecam cuitan Trump mengenai Dataran Tinggi Golan


Turki kecam cuitan Trump mengenai Dataran Tinggi Golan
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu. (Anadolu)



 
Ankara (CB) - Pejabat senior Turki pada Kamis (21/3) mengecam cuitan Presiden AS Donald Trump untuk mensahkan penyerbuan Israel ke Dataran Tinggi Golan, yang diduduki.
"Keutuhan wilayah semua negara adalah prinsip paling mendasar hukum internasional," kata Menteri Luar Negeri Turki

"Upaya AS untuk mensahkan tindakan Israel yang bertentangan dengan hukum internasional hanya akan mengarah ke kerusuhan lebih lanjut dan kepedihan di wilayah ini. Turki mendukung keutuhan wilayah Suriah," ia menambahkan, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang.

Juru Bicara Presiden Suriah, Ibrahim Kalin, juga mengutuk pernyataan yang tak masuk akal itu.

"Keutuhan wilayah semua negara dilindungi berdasarkan hukum internasional," kata Kalin di dalam satu cuitan.

"Pemerintah AS @realDonaldTrump berusaha mensahkan tindakan tidak sah Israel mengenai Dataran Tinggi Golan tak berarti apa-apa selain mendukung kebijakan pendudukan Israel dan memperdalam konflik di wilayah ini," tambah Kalin.

Pada Kamis pagi, Trump mengatakan dalam satu cuitan "sudah tiba waktunya untuk mengakui kendali Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang diduduki.

Momentum Kongres telah terbentuk di Capitol Hill bagi perubahan, dan Departemen Luar Negeri AS pekan lalu mengubah sebutannya untuk pertama kali mengenai wilayah sengketa tersebut, dan merujuknya sebagai "yang dikuasai Israel" dan bukan istrilah sebelumnya "yang diduduki Israel".

Israel telah lama mendorong Washington agar mengakui klaimnya atas wilayah itu, yang direbutnya dari Suriah selama Perang Enam Hari 1967.

Israel menduduki dua-pertiga Dataran Tinggi Golan sebagai akibat de fakto dari konflik. Israel secara resmi mencaplok wilayah tersebut pada 1981 --tindakan yang dengan bulan ditolak pada saat itu oleh Dewan Keamanan PBB.

AS untuk pertama kali menyampaikan penentangan terhadap resolusi tahunan PBB yang mengutuk kekuasaan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada November. Secara keseluruhan, 151 negara memberi suara dukungan, dan cuma Israel bersama AS yang memberi suara menentangnya.




Credit  antaranews.com



Sistem Rudal S-400 Rusia dan F-35 AS Sulit Rekonsiliasi di Turki



Sistem Rudal S-400 Rusia dan F-35 AS Sulit Rekonsiliasi di Turki
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/REUTERS


WASHINGTON - Kepala Staf Gabungan Militer Amerika Serikat (AS) Jenderal Joseph Dunford mengatakan sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia yang akan dioperasikan Turki sulit berekonsiliasi dengan pesawat jet tempur siluman F-35. Dia berharap dapat menemukan solusi untuk perselisihan dengan Turki atas pembelian senjata pertahanan Moskow itu.

"Posisi kami telah dibuat sangat jelas untuk Turki, dan kami berharap bahwa kami dapat menemukan cara untuk menyelesaikan masalah sulit ini," kata Jenderal Dunford di forum Dewan Atlantik di Washington pada hari Kamis.

"Baik cabang eksekutif dan legislatif pemerintah AS akan mengalami kesulitan merekonsiliasikan kehadiran S-400 dan jet tempur tercanggih yang kita miliki, F-35," lanjut dia, dikutip Sputnik, Jumat (22/3/2019).

"Kami berharap bahwa kami dapat menemukan jalan keluar dari ini, tetapi ini adalah masalah yang sulit," imbuh Dunford.

Komentar itu muncul setelah Kamis pekan lalu Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan Ankara mengharapkan pengiriman jet tempur F-35 buatan AS pada November kendati Washington mengkritik keputusan Turki soal pembelian sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

Pada saat yang sama, Ankara terus menghadapi kritik keras dari Washington terkait dengan perjanjian pinjaman untuk pasokan sistem pertahanan S-400 Rusia yang ditandatangani oleh kedua negara tersebut pada Desember 2017. 




Credit  sindonews.com


Rusia Diduga akan Tes Hampir 20 Rudal yang Tak Bisa Dicegat AS


Rusia Diduga akan Tes Hampir 20 Rudal yang Tak Bisa Dicegat AS
Rudal hipersonik Kinzhal Rusia saat diuji terbang. Foto/BBC


WASHINGTON - Hampir 20 rudal Rusia yang saat ini tidak dapat dicegat atau dihalau sistem pertahanan Amerika Serikat (AS) diduga akan diuji coba. Misil-misil hipersonik itu dilaporkan sedang dipindahkan ke lokasi pengujian militer.

Aktivitas terkait misil-misil berbahaya Moskow itu diungkap sejumlah pejabat yang mengetahui laporan intelijen Amerika Serikat.

"Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki ambisi untuk mengembangkan senjata-senjata ini dan bahwa mereka telah memprioritaskan program khusus ini," kata salah satu sumber yang berbicara kepada CNBC secara anonim, Jumat (22/3/2019).

"Rusia pada dasarnya menentukan bahwa mereka merasa nyaman dengan desain dan sekarang akan fokus pada fine-tuning senjata melalui pengujian," lanjut sumber tersebut.

Rudal hipersonik air-to-surface Rusia yang dijuluki "Kinzhal," atau "Belati" telah diuji setidaknya tiga kali. Pada bulan Juli, Kremlin berhasil menguji senjata terhadap target hampir 500 mil jauhnya. 

Dalam laporan intelijen AS yang lain, kata sumber itu, rudal hipersonik dipasang dan diluncurkan 12 kali dari jet tempur MiG-31 Rusia. Selain itu, Moskow juga sedang bekerja untuk memasang senjata seperti itu pada pesawat pembom strategis.

Senjata-senjata hipersonik itu dijadwalkan untuk bergabung dengan gudang senjata Kremlin pada awal 2020. Pemerintah maupun militer Moskow belum berkomentar atas laporan intelijen Amerika tersebut. 




Credit  sindonews.com




Rusia Uji Coba Kapal Selam Nuklir Siluman Baru



Rusia Uji Coba Kapal Selam Nuklir Siluman Baru
Rusia merilis uji coba kapal selam nuklir siluman kelas Borei baru. Foto/Ilustrasi/Istimewa


MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman uji coba kapal selam nuklir kelas Borey baru. Penambahan baru untuk keluarga Proyek "siluman" 955 itu diharapkan akan bergabung dengan Angkatan Laut Rusia akhir tahun ini.

Dikutip dari RT, Kamis (21/3/2019), video yang memperlihatkan kapal selam nuklir bersenjata ultra silent misil kelas Borey generasi keempat itu dirilis bertepatan dengan Hari Kapal Selam di Rusia.

SSBN (Submarine Submersible Ballistic Nuclear) kelas Borey generasi keempat itu diharapkan menjadi komponen kunci dari pasukan nuklir strategis Rusia dalam beberapa dekade mendatang.

Semua kapal selam kelas Borey nantinya akan dipersenjatai dengan 16 rudal balistik antar benua Bulava berbahan bakar padat 8.000 km dengan hulu ledak bermanuver.

Proyek 955 SSBN juga memiliki karakteristik siluman yang lebih unggul dari kapal selam nuklir Rusia mana pun yang saat ini ada.

Kementerian Pertahanan Rusia awalnya merencanakan untuk membangun delapan kapal selam kelas Borey, tetapi jumlah itu dapat meningkat menjadi sepuluh pada tahun 2027, menurut laporan media.

Dua kapal selam kelas Borey pertama, Proyek utama 955 SSBN Yury Dolgoruky dan serial pertama SSBN Aleksandr Nevsky, telah bergabung dengan Angkatan Laut Rusia pada 2013. Sedangkan SSBN generasi ketiga, Vladimir Monomakh, mulai beroperasi pada Desember 2014. 






Credit  sindonews.com



Ledakan di Pabrik Kimia China, 47 Orang Tewas


Ledakan di Pabrik Kimia China, 47 Orang Tewas
Setidaknya 47 orang tewas akibat ledakan di kompleks pabrik kimia di Yancheng, China, pada Kamis (21/3). (Reuters/Stringer)




Jakarta, CB -- Setidaknya 47 orang tewas akibat ledakan di kompleks pabrik kimia di Yancheng, China, pada Kamis (21/3).

Pemerintah Kota Yancheng melaporkan bahwa lebih dari 600 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

AFP melaporkan bahwa ledakan ini begitu kuat hingga menyebabkan gempa kecil, meruntuhkan sejumlah bangunan pabrik dan memecahkan jendela rumah yang terletak beberapa kilometer dari lokasi.


Seorang warga, Xiang, mengaku sudah lama khawatir akan keselamatan dan polusi dari kompleks pabrik tersebut.


"Kami tahu akan meledak pada suatu hari," kata perempuan berusia 60 tahun itu kepada AFP.

Otoritas lokal pun mengerahkan ratusan personel penyelamat dan mengevakuasi lebih dari 3.000 orang dari dekat kompleks pabrik tersebut.

Menurut laporkan aparat setempat, kobaran api akibat ledakan tersebut sudah berhasil dipadamkan oleh pasukan yang bekerja semalam suntuk.


Sementara itu, aparat penegak hukum mulai menyelidiki penyebab ledakan dan sudah menahan sejumlah orang untuk diinterogasi.

Pabrik kimia ini merupakan milik Tianjiayi Chemical, perusahaan yang didirikan pada 2007 lalu dengan pegawai 195 orang.

Berdasarkan keterangan pejabat lokal, perusahaan itu memproduksi material kimia mentah, termasuk anisol dan senyawa yang mudah terbakar.

Kecelakaan industri biasa terjadi di China. Menurut pemberitaan AFP, sebagian besar kecelakaan ini terjadi karena banyak regulasi tak ditegakkan.

November lalu, kebocoran gas di salah satu pembangkit listrik di Kota Zhangjiakou menewaskan 24 orang dan melukai 21 lainnya.

Laporan otoritas lokal bulan lalu mengungkap bahwa kecelakaan itu terjadi karena perusahaan kimia yang bertanggung jawab menutupi sejumlah informasi dan mengelabui penyelidik.

Kecelakaan industri terparah di China terjadi pada 2015, ketika ledakan kimia di Kota Tianjin menewaskan 165 orang. 



Credit  cnnindonesia.com




Disebut Bantu Korut, AS Sanksi Dua Perusahaan China


Disebut Bantu Korut, AS Sanksi Dua Perusahaan China
Ilustrasi perbatasan Panmunjom, Korea Utara. (REUTERS/Kim Hong-Ji)




Jakarta, CB -- Pemerintah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap dua perusahaan China karena dianggap melanggar sanksi terhadap Korea Utara. Hal ini menjadi langkah baru AS untuk menekan Korea Utara setelah pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korut, Kim Jong-un, di Vietnam pada akhir Februari lalu gagal mencapai kesepakatan.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (22/3), sanksi baru itu dijatuhkan oleh Kementerian Keuangan AS terhadap dua perusahaan logistik asal China. Yaitu Dalian Haibo International Freight Co. Ltd., dan Liaoning Danxing International Forwarding Co. Ltd. Karena sanksi itu, perusahaan AS dilarang berhubungan dengan keduany dan seluruh aset mereka yang ada di AS, jika ada, akan dibekukan.

Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, dalam keterangannya menyatakan kedua perusahaan itu disebut membantu Korea Utara menghindari sanksi.


"Kementerian Keuangan akan terus menerapkan sanksi, dan kami menyatakan dengan jelas kedua perusahaan pelayaran itu menerapkan kedok untuk meyamarkan perdagangan dengan Korea Utara," demikian isi pernyataan Mnuchin.

Menurut Mnuchin, Dalian Haibo disebut menjalin transaksi dengan perusahaan Korea Utara, Paeksol Trading Corp, yang sudah dijatuhi sanksi oleh AS. Dia menyatakan kapal angkut Dalian Haibo yang dipasang bendera Korea Utara mengangkut barang dari China menuju gudang Paeksol di Nampo, Korut.

AS juga menyatakan perusahaan logistik pelayaran Liaoning Danxing berkali-kali memanipulasi data saat mengirim barang ke Korea Utara.

Cara yang mereka pakai adalah memanipulasi sistem identifikasi otomatis, mengubah ciri kapal, memalsukan dokumen muatan, dan memindahkan muatan ke kapal lain di tengah laut.


Menurut Kemenkeu AS, sejak 2018 ada sekitar 263 kapal tanker yang memasok minyak ke Korea Utara dengan cara pindah muatan dari kapal ke kapal.

Mnuchin menyatakan dia juga memperbarui sanksi dan larangan terhadap 67 kapal yang diduga digunakan Korea Utara mengimpor minyak bumi, atau mengekspor batu bara.

"AS dan sekutu tetap berkomitmen untuk satu tujuan, yakni denuklirisasi Korea Utara dan meyakini penerapan sanksi terhadap Korut berlandaskan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah langkah penting mencapai tujuan itu," lanjut Mnuchin.

Sayang kedua perusahaan itu tidak memberikan pernyataan apapun terkait sanksi itu.




Credit  cnnindonesia.com



Partai Sayap Kanan Belanda Menang Pemilu


Thierry Baudet (Forum for Democracy) terlihat selama malam hasil pemilu di pusat kota Amsterdam, Belanda, 21 Maret 2018. [REUTERS]
Thierry Baudet (Forum for Democracy) terlihat selama malam hasil pemilu di pusat kota Amsterdam, Belanda, 21 Maret 2018. [REUTERS]

CB, Jakarta - Partai sayap kanan anti-imigran Belanda menang pemilu dan menggeser posisi mayoritas partai berkuasa, dua hari pasca-teror di Utrecht.
Partai baru bernama Forum for Democrascy yang dipimpin oleh Thierry Baudet, 36 tahun, bangkit dari nol kursi di senat hingga memiliki 12 kursi sejak masuk dalam bursa pemilihan, seperti dikutip dari The Telegraph, 22 Maret 2019.
Partai Forum for Democracy mendukung Nexit atau Netherlands Exit, upaya untuk memisahkan Belanda dari Uni Eropa dan pandangan anti-imigrasi dan anti-Islam.

"Para pemilih di Belanda telah melebarkan sayap mereka dan menunjukkan kekuatan mereka yang sebenarnya. Kami telah dipanggil ke garis depan karena kami harus melakukannya. Karena negara membutuhkan kita," kata Baudet.
Hasil pemilu menunjukkan kekuatan populisme sayap kanan yang bertahan lama di Belanda, yang terjadi hampir dua puluh tahun eksis setelah pembunuhan populis Pim Fortuyn pada tahun 2002.

Thierry Baudet (Forum for Democracy) terlihat selama malam hasil pemilu di pusat kota Amsterdam, Belanda, 21 Maret 2018. [REUTERS]
Kemenangan kaum populis membuat partai koalisi kanan-tengah Perdana Menteri Mark Rutte terpaksa mencari dukungan dari luar untuk memenangkan persetujuan Senat demi meloloskan undang-undang yang disahkan oleh parlemen.
Suara provinsi menentukan komposisi di Senat, di mana pemerintah Rutte telah kehilangan mayoritasnya.


Forum for Democracy, yang hanya memegang dua kursi di parlemen setelah memasuki politik pada 2016, akan memiliki jumlah kursi yang sama di Senat yang dikuasai partai VVD Mark Rutte.

"Kami berdiri di puing-puing yang dulunya peradaban paling indah di dunia," kata Baudet dalam pidato kemenangan di depan pendukung, dikutip dari Reuters.
Mengikuti pimpinan Presiden AS Donald Trump, Baudet menentang imigrasi dan menekankan tema budaya dan ekonomi "First Dutch" atau memprioritaskan orang Belanda. Dia menentang euro dan berpikir Belanda harus meninggalkan Uni Eropa.
Baudet terus berkampanye ketika partai-partai Belanda lain berhenti setelah serangan hari Senin di Utrecht, di mana seorang pria bersenjata menembak tiga orang yang mati di sebuah trem. Ketum partai sayap kanan itu menyalahkan penyebab teror pada kebijakan imigrasi pemerintah Belanda yang lemah.



Credit  tempo.co




Theresa May Salahkan Parlemen Inggris Atas Kebuntuan Brexit





CB, Jakarta - PM Inggris Theresa May menyalahkan parlemen Inggris di tengah upayanya memperoleh dukungan tory untuk proposal Brexit-nya yang semakin mendekati ambang batas waktu.
Pada Rabu petang kemarin, ketika Brexit tinggal menghitung sembilan hari lagi, May membuat pidato mengejutkan dari beranda kediamannya di Downing Street No.10.
"Dua tahun berjalan, para anggota parlemen tidak bisa menyepakati cara untuk pemisahan Inggris. Akibatnya, kita tidak akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret. Penundaan ini adalah penyesalan besar untuk saya pribadi. Kalian sebagai warga sudah merasa cukup. Kalian ingin proses ini selesai dan berakhir. Saya setuju, saya di pihak kalian," kata May, dikutip dari New York Times, 22 Maret 2019. Dari amanat pidatonya, Theresa May menyalahkan parlemen atas mandeknya realisasi Brexit.

"Apakah mereka (parlemen) ingin meninggalkan UE dengan kesepakatan? Apakah mereka ingin meninggalkannya tanpa kesepakatan? Atau apakah mereka tidak ingin pergi sama sekali?" tanya May.
"Sejauh ini, parlemen telah melakukan segalanya untuk menghindari pilihan," lanjut May.

Dalam pidatonya soal Brexit, Perdana Menteri Theresa May mengecam Parlemen, mengatakan para anggotanya mengabaikan tugas mereka.[Chris J Ratcliffe/New York Times]



Pidato ini berisiko bagi May. Pasalnya, May membutuhkan suara dalam voting menentukan pekan depan untuk meloloskan proposal Brexitnya.
Tak lama usai pidato May, anggota parlemen breaksi. Mereka menyebut May sengaja menggiring opini publik dengan melempar kesalahan kepada parlemen.


"Demokrasi hilang ketika seorang perdana menteri yang telah menempatkan dirinya melawan House of Commons (sebutan parlemen Inggris), kemudian menyalahkan anggota parlemen karena melakukan tugas mereka," kata seorang mantan menteri Konservatif, Sam Gyimah, yang mengundurkan diri dari kabinet May pada bulan November lalu.
Dia mengatakan tidak akan mendukung perjanjian Brexit yang disusun Theresa May dan menyebut pidatonya "Beracun" di Twitter.





Credit  tempo.co





Dua Jet Tempur Su-27 Rusia Kuntit Bomber B-52 AS di Langit Baltik



Dua Jet Tempur Su-27 Rusia Kuntit Bomber B-52 AS di Langit Baltik
Pesawat pembom strategis B-52 Stratofortress Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Ints Kalnins


MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dua pesawat jet tempur Su-27 Moskow menguntit pesawat pembom (bomber) B-52 di atas Laut Baltik. Namun, versi Washington pesawat pembomnya tak dikejar jet tempur Moskow dan misinya tak terganggu.

Interaksi jet tempur dan pesawat pembom itu berlangsung 20 Maret 2019. Kementerian Pertahanan Rusia telah merilis aksi dua pesawat Su-27 tersebut.

Menurut kementerian itu, dua jet tempur Moskow telah membuat pesawat pembom B-52 Amerika berpaling dari perbatasan Rusia di atas Laut Baltik. Pesawat bomber itu terlihat jauh di atas perairan internasional dan terus diawasi.

Sementara itu, juru bicara Angkatan Udara AS untuk Eropa dan Afrika, Renae Pittman, kepada TASS yang dikutip Jumat (22/3/2019) mengatakan dua jet tempur Sukhoi-27 Rusia tidak mengejar pembom B-52 AS dari perbatasan Rusia.

Pittman mengatakan, pembom AS itu melakukan operasi rutin di wilayah udara internasional dengan melakukan patroli kebebasan navigasi dan overflight.

"Pada 20 Maret, B-52 melakukan interaksi rutin dengan Su-27 Rusia saat melakukan operasi di atas Laut Baltik. Para pilot menggunakan transponder dan beroperasi sesuai dengan hukum internasional," ujarnya.

"Pesawat Rusia tidak mengejar B-52, dan pembom mampu menyelesaikan misinya. Operasi dan keterlibatan dengan sekutu dan mitra kami menunjukkan dan memperkuat komitmen bersama kami untuk keamanan dan stabilitas global," katanya.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah memindahkan enam pesawat pembom strategis B-52 ke Eropa. Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan tindakan itu meningkatkan ketegangan. 





Credit  sindonews.com




Kremlin: pesawat pembom AS di perbatasan Rusia tingkatkan ketegangan


Kremlin: pesawat pembom AS di perbatasan Rusia tingkatkan ketegangan

Gambaran artis atas sosok pesawat pembom-serang jarak jauh, B-21. Inilah proyeksi pesawat tempur abad ke-21 Amerika Serikat yang diyakini bisa menjawab keperluan mereka atas misi pengeboman strategis pada kancah global. (us air force)




Jakarta (CB) - Kremlin, Kamis, mengatakan bahwa sejumlah pesawat pengebom strategis B-52 yang berkapasitas nuklir milik Amerika Serikat yang melintasi perairan netral Laut Baltik di dekat perbatasan Rusia menciptakan ketegangan di wilayah tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Kamis pagi mengatakan pihaknya menerbangkan jet-jet tempur untuk mencegat pesawat pengebom strategis B-52 milik AS, setelah mereka mulai mendekati perbatasan Rusia.

"Secara umum, saya hanya akan mengatakan bahwa tentunya tindakan-tindakan seperti itu oleh Amerika Serikat tidak mengarah pada peningkatan atmosfer keamanan dan kestabilan di wilayah yang secara langsung berdekatan dengan perbatasan Rusia," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov kepada awak media melalui telepon.

"Sebaliknya, mereka malah menambah ketegangan".

Kaliningrad, daerah kantong Rusia di jantung Eropa, berada di Laut Baltik.




Credit  antaranews.com




Kota Jaffa: Penghapusan Sejarah, Roman, dan Okupasi Israel


Roman Kota Jaffa, Tel Aviv, Israel
Roman Kota Jaffa, Tel Aviv, Israel
Foto: go-telaviv.com

Israel hendak mengubah indentitas Arab Islam di Kota Jaffa.




CB, Jaffa adalah bagian selatan dan tertua dari Tel Aviv-Yafo, sebuah kota pelabuhan kuno di Israel. Di pelabuhan berusia 3.000 tahun ini, terdapat  labirin dari batu putih, masjid-masjid yang sunyi, dan pasar-pasar yang dipenuhi barang-barang antik dan rempah-rempah.


Namun distrik itu, yang pernah diklaim Raja David, Firaun, dan bahkan Napoleon, selama beberapa dekade berada di bawah bayang-bayang Tel Aviv.

Pengaruh Tel Aviv  terkuat terjadi pada 1950 dan saat itulah tempat itu dilihat sebagai kota yang tertindas. Namun, kini Jaffa telah berkembang cukup pesat.


Hal itu dibuktikan oleh tiga bangunan  yang berdiri mewah di sana. Tiga bangun mewah itu adalah Setai Tel Aviv,  Jaffa, dan The Drisco. Hotel – hotel itu dibuka tahun lalu, dalam jarak yang saling berdekatan.


Tidak hanya itu, disana pun terdapat spa Jepang baru yang mengagumkan. Disana kehidupan malam kini telah ramai dan pasar loak yang dipenuhi dengan restoran yang dipimpin oleh koki utama Israel.


"Jaffa adalah daerah terpanas di Tel Aviv.  Namun tempat ini memiliki energi dan keaslian yang luar biasa. Kreativitas yang terlihat dalam arsitektur kuno, seniman lokal, galeri dan belum lagi makanan menakjubkan dan lautnya. Itu semua bagian dari daya tarik Jaffa. Jaffa memiliki semua komponen untuk menjadi hal besar pada masa akan datang," kata Rosen, pengusaha riil estate yang berbasis di New York City dengan portofolio lebih dari 70 investasi dan pengembangan properti di seluruh dunia.


Gentrifikasi belum bisa memuaskan semua orang. Jaffa selama berabad-abad telah menjadi benteng kehidupan Arab dan Muslim. Pada 1948, ketika Israel dideklarasikan, sebagian besar penduduk Arab Jaffa secara paksa dipindahkan dari rumah mereka.


Saat ini distrik tersebut adalah salah satu dari sedikit daerah di negara itu dengan populasi campuran Arab dan Yahudi. Ketika proyek-proyek mewah telah bergerak. Terdapat anggapan, sejarah Muslim kota itu sedang dihapus.


Arsitek dan konservasionis Israel Ramy Gil, mengenang 20 tahun lalu banyak  bangunan kosong  di Jaffa. Ada plaza abad ke-19 yang terkelupas yang pernah dijadikan Sekolah Biara Sisterhood St Joseph dan Rumah Sakit Prancis Jaffa.


Dinamakan demikian karena pendirinya, Francois Guinet yang berbasis di Lyon, bersikeras menggunakan metode bangunan dengan gaya Prancis. Kini dindingnya usang, teras pusatnya penuh dengan sampah, dan merayap gulma menutupi bekas bangsal malaria.


Namun, jauh di bawah strukturnya, Gil yakin ada harta karun yang terkubur, yakni tembok batu yang utuh, yang berasal dari periode Tentara Salib, yang pernah membentuk garis keliling benteng abad ke-12.


Firasatnya tepat. Ketika para tamu melangkah ke lobi Jaffa Hotel yang sejuk dan terang, sebuah properti berkilau yang dibuka musim panas lalu. Mata mereka tertuju pada pita batu yang anggun, yang sekarang digali, disinari, dan diperluas melalui tempat duduk tertutup kaca.


photo
Salah satu sudut kota Jaffa, Tel Aviv, Israel/ go-telaviv.com

Properti bintang lima ini mengambil namanya dari jeruk Jaffa yang terkenal, jeruk dengan sedikit biji yang sangat manis. Hotel, yang dibeli RFR Holding yang berbasis di AS milik Rosen, dirancang John Pawson dan sekarang menjadi bagian dari koleksi mewah Marriott.


Kebangkitan Jaffa dimulai pada 2007, ketika kotamadya Tel Aviv-Jaffa merenovasi pelabuhan kunonya. Mereka mulai membangun restoran, bisnis, dan ruang makan.


Pemerintah kota kemudian menginvestasikan 225 juta dolar AS di pasar loak, yang hari ini adalah harta karun barang antik di siang hari dan pusat keramaian lampu berkelap-kelip, kafe al fresco, dan bar trendi yang mustahil pada malam hari.


Saat ini, The Jaffa Hotel, berdiri di situs penggalian yang berusia satu dekade itu. Bangunan hotel itu adalah campuran dari tembok kuno dan garis-garis modern yang luar biasa.


Fasad rumah sakit dan biara yang asli masih berdiri dan dikombinasikan dengan interior baru yang minimalis dan geometris. Taman cekung dan kolam renang dan bar baru den of sin yang bertempat di kapel bekas biara disertai dengan poster-poster film terkenal.


"Ini karya seni yang cukup. Anda tidak perlu membumbui produk yang tidak orisinil," kata Gil.


Berjalan kaki singkat di lingkungan Jaffa American Colony, di mana rumah-rumah berdinding 100 tahun  berdiri. Mengingatkan pada peziarah Kristen dari New England yang menetap di sana tahun 1880 an. Bangunan lain yang telah dipugar telah dihidupkan kembali sebagai sebuah hotel besar. Drisco, sebuah properti 42 kamar menghidupkan kembali  sebuah bangunan Ottoman yang megah dari 1866.


Sebelumnya dikenal sebagai Hotel Yerusalem, bangunan Drisco dibangun oleh dua saudara Kristen evangelis yang menginginkan persinggahan mewah bagi para peziarah dalam perjalanan ke Yerusalem.


Bangunan itu, yang diubah menjadi markas militer Inggris selama Perang Dunia II dan menjadi bangunan kosong  selama 50 tahun. Sekarang menampilkan ubin yang anggun, dekorasi yang canggih, dan lukisan dinding yang dilukis dengan tangan dari mural asli bangunan itu.


Dan di seberang jalan dari Jaffa Clock Tower, kolom batu kapur yang dibangun oleh seorang Yahudi 100 tahun yang lalu untuk menghormati pemerintahan Ottoman di Palestina, terletak Setai Tel Aviv yang luas. Resor ini memiliki lapisan demi lapisan sejarah.


Spa dan gym di lantai bawah tanah diukir di sekitar dinding era Tentara Salib dan ruang tamu tingkat atas telah direnovasi dari bekas penjara Turki, yang kemudian menjadi penjara yang dikelola orang Yahudi setelah berdirinya Negara Israel, dan bertempat tinggal yang terkenal kejam. penjahat termasuk Nazi Adolf Eichmann.


The Jaffa Hotel dibuka untuk para tamu pada bulan Agustus, dan tak lama kemudian, bar The Chapel bertempat di aula kapel asli biara menjadi tempat pesta dansa malam. Don Camillo, restoran di hotel yang dikelola  Major Food Group yang berbasis di New York juga dibuka setiap malam.


Namun bagi Gil, kebangkitan kembali situs modern tidak ada artinya di samping sejarah kuno."Ini adalah tempat lahir Yudaisme dan Kristen. Sangat sedikit orang yang memahami bahwa ketika Anda berbicara tentang tanah Alkitab Israel, semuanya baik-baik saja di sini,” katanya. 



Credit  republika.co.id



Trump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan



Trump: Saatnya AS Akui Kedaulatan Israel atas Golan
Presiden Amerika Serikat Donald John Trump. Foto/REUTERS/Carlos Barria


WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengatakan sudah waktunya Amerika Serikat untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Itu adalah wilayah Suriah yang diduduki sejak perang 1967.

Seruan Washington untuk mengakui kontrol Israael atas wilayah itu disampaikan Trump melalui Twitter.

"Setelah 52 tahun, saatnya bagi Amerika Serikat untuk sepenuhnya mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang sangat penting bagi keamanan strategis dan keamanan bagi negara Israel dan stabilitas regional!," tulis Trump via akun Twitter-nya, @realDonaldTrump, Kamis (21/3/2019).

Pengumuman Trump muncul setelah langkah mengejutkan Departemen Luar Negeri AS dalam laporan HAM tahunan untuk 2018 pekan lalu yang memilih untuk menghapus kata "diduduki" ketika mengacu pada Dataran Tinggi Golan.

Pernyataan Trump itu disambut baik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pemimpin negara mayoritas Yahudi itu menyampaikan terima kasih.

"Pada saat Iran berusaha menggunakan Suriah sebagai platform untuk menghancurkan Israel, Presiden Trump dengan berani mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Terima kasih Presiden Trump! @realDonaldTrump," tulis Netanyahu via akun Twitter-nya, @netanyahu.

Waktu pengumuman dari presiden Amerika itu bertepatan dengan kampanye pemilu di Israel. Negara itu akan menggelar pemilu pada 9 April 2019 mendatang.

Netanyahu mengatakan presiden AS baru saja membuat sejarah. Dia, atas nama rakyat Israel, menyampaikan terima kasih kepada pemimpin Gedung Putih tersebut.

Utusan AS untuk Timur Tengah Jason D. Greenblatt memuji pengumuman Trump sebagai keputusan yang berani."Keputusan berani dan bersejarah lainnya dari @POTUS yang memahami Israel dan kebutuhan keamanannya. Terima kasih Presiden Trump atas kepemimpinan luar biasa Anda!," tulis Greenblatt via akun Twitter-nya, @jdgreenblatt45





Credit  sindonews.com



Pemukim Yahudi mengamuk di satu desa Palestina


Pemukim Yahudi mengamuk di satu desa Palestina

Pemukim Yahudi cabuti pohon zaitun (wikipedia) (1) (1/)




Nablus (CB) - Pemukim Yahudi pada Kamis (21/3) mengamuk di satu desa Paletina di bagian utara Tepi Barat Sungai Jordan sehingga membuat warga lokal keluar untuk mempertahankan desa mereka, kata seorang pejabat lokal.

Ghassan Daghlas, pejabat di komisi anti-permukiman, mengatakan pemukim dari permukiman tidak sah Yitzhar, permukiman sayap-kanan yang terkenal beraliran keras, menyerang rumah milik orang Palestina di Desa Urif, Nablus Selatan.

Ia mengatakan warga keluar untuk menghalangi pemukim dan melindungi rumah serta anak-anak mereka dan "hooligan" Yahudi, kata Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat pagi.

Tentara Israel yang ditempat di daerah itu sering kali tidak berbuat apa-apa untuk menghentikan pemukim melakukan pengrusakan, tapi hanya campur-tangan untuk menyerang warga desa Palestina yang keluar untuk mempertahankan dan melindungi rumah mereka.




Credit  antaranews.com





Empat Masjid di Inggris Diserang Orang Tak Dikenal


Empat Masjid di Inggris Diserang Orang Tak Dikenal
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)



Jakarta, CB -- Empat masjid di pusat Kota Birmingham, Inggris, diserang oleh seorang pria tak dikenal pada Rabu (20/3) tengah malam.

Petugas penanggulangan terorisme tengah menyelidiki insiden yang terjadi di empat lokasi berbeda di utara Birmingham itu.

Kepolisian West Midlands pertama kali mendapat laporan penyerangan pada Kamis dini hari waktu setempat. Warga melaporkan bahwa seorang pria menghancurkan jendela dengan palu godam di salah satu tempat ibadah.


Tak lama, polisi mendapat laporan serupa di masjid lain, tidak jauh dari lokasi pertama. Polisi langsung mengerahkan patroli dan menyelidiki "kerusakan" pada kedua masjid tersebut.


"Sampai saat ini, kami belum tahu motif dari serangan kemarin malam," ucap Kepala Kepolisian West Midlands, Dave Thomson, melalui pernyataan pada Kamis (21/3).

"Apa yang bisa saya katakan saat ini adalah bahwa pasukan dan unit anti-terorisme bekerja sama untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab."

Aparat mengatakan penyerangan di empat masjid itu hingga kini dianggap "saling berkaitan."


Insiden ini terjadi sepekan setelah teror penembakan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret lalu. Insiden itu menewaskan 50 jemaah dan melukai 50 lainnya yang saat kejadian tengah ibadah salat Jumat.

Sejak insiden Christchurch, Kepala Kepolisian Nasional Inggris menyatakan telah mengerahkan patroli di sekitar masjid-masjid di negara itu.

Patroli itu juga dilakukan menyusul laporan kelompok anti-rasisme di Inggris yang memperingatkan peningkatan sentimen anti-Islam atau Islamophobia dan aktivitas ekstremis sayap kanan.


Hasil jajak pendapat yang dirilis yayasan Hope Not Hate memaparkan sepertiga warga Inggris melihat Islam sebagai "umumnya ancaman terhadap hidup orang Inggris."

Seorang imam masjid di Inggris, Mohammed Mahmoud, mengaku mengalami pelecehan hingga diludahi pada pekan ini. Saat itu, ia sedang dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara solidaritas untuk korban teror Selandia Baru.

Ia sempat menjadi sorotan setelah melindungi pelaku teror di masjid London Utara pada 2017 lalu.






Credit  cnnindonesia.com


Turki: Komentar Erdogan soal Christchurch Disalahartikan


Turki: Komentar Erdogan soal Christchurch Disalahartikan
Kantor Kepresidenan Turki menyebut pernyataan Presiden Recep Tayyip Erdogan terkait teror penembakan di Christchurch, Selandia Baru, disalahartikan. (Reuters/Tumay Berkin)



Jakarta, CB -- Kantor Kepresidenan Turki menyebut pernyataan kontroversial Presiden Recep Tayyip Erdogan terkait teror penembakan di Christchurch, Selandia Baru, telah disalahartikan.

"Pernyataan Presiden Erdogan sayangnya telah disalahartikan," ucap Direktur Komunikasi Kantor Kepresidenan Turki, Fahrettin Altun, melalui akun Twitter-nya, Kamis (21/3).

Menurut Altan, pernyataan itu diutarakan Erdogan "sebagai repsons terhadap apa yang disebut-sebut sebagai manifesto yang dibuat pelaku sebelum penembakan terjadi."

Erdogan membuat geram Australia setelah dia mengancam akan mengembalikan setiap warga Negeri Kanguru dalam bentuk jasad atau peti mati jika berani melakukan aksi serupa teror Christchurch yang berbau anti-Islam.


Dalam sebuah kampanye, Erdogan mengatakan akan mengembalikan setiap warga Australia yang anti-Islam dalam bentuk jenazah seperti nenek moyang mereka di Gallipoli.

Gallipoli merupakan salah satu pertempuran yang terjadi semasa Perang Dunia I, di mana lebih dari 8.000 pasukan Australia tewas saat menghadapi angkatan bersenjata Kekhalifahan Ottoman, yang saat ini menjadi Turki.

Selain itu, Erdogan juga membuat gerah Selandia Baru lantaran memutar rekaman video penembakan Christchurch.

Akibat pernyataan Erdogan itu, Australia bahkan telah memanggil duta besar Turki di Canberra untuk meminta klarifikasi.




Credit  cnnindonesia.com



Ribuan Pelayat Penuhi Masjid Christchurch



Ribuan Pelayat Penuhi Masjid Christchurch
Ribuan orang telah berkumpul di Taman Hagley, dekat masjid Al-Noor, untuk menandai hari nasional mengingat para korban penembakan pada Jumat pekan lalu. Foto/Istimewa


WELLINGTON - Selandia Baru menyiarkan kumandang azan dan memberikan penghormatan dengan hening cipta selama dua menit dalam upacara untuk menandai satu minggu sejak serangan teroris di Christchurch.

Ribuan orang telah berkumpul di Taman Hagley, dekat masjid Al-Noor, untuk menandai hari nasional mengingat para korban penembakan pada Jumat pekan lalu. Perdana Menteri Jacinda Ardern ikut bergabung dengan ribuan pelayat di dekat masjid Al-Noor, salah satu dari dua masjid yang menjadi target penembakan.

Tepat pada pukul 13.30 waktu setempat, kumandang azan disiarkan di televisi dan radio nasional yang kemudian diikuti oleh hening cipta selama dua menit.

"Selandia Baru berduka dengan Anda, kami adalah satu," ujar Ardern kepada umat Muslim Selandia Baru seperti disitir dari BBC, Jumat (22/3/2019).

Sementara Imam Gamal Fouda, yang memimpin salat Jumat, mengatakan pria bersenjata itu menghancurkan hati jutaan orang di seluruh dunia.

"Hari ini, dari tempat yang sama, aku melihat keluar dan aku melihat cinta dan kasih sayang," katanya.

"Kita patah hati, tetapi kita tidak hancur. Kita hidup, kita bersama, kita bertekad untuk tidak membiarkan siapa pun memisahkan kita," imbuhnya.

Banyak masjid di seluruh Selandia Baru diharapkan membuka pintu bagi pengunjung dan rantai manusia akan dibentuk di luar sebagai salah satu tindakan perlindungan dan solidaritas simbolis.

Sebelumnya, Ardern mendorong sebanyak mungkin warga Selandia Baru untuk menggunakan hari ini untuk berhenti sejenak dan berefleksi. 


"Saya tahu banyak warga Selandia Baru ingin menandai minggu yang telah berlalu sejak serangan teroris dan mendukung komunitas Muslim ketika mereka kembali ke masjid," katanya.

"Bagaimana kita memilih untuk berefleksi selama keheningan akan berbeda bagi kita masing-masing. Setiap orang harus melakukan apa yang terasa benar bagi mereka, di mana pun mereka berada - di rumah, di tempat kerja, di sekolah," sambungnya.

Satu kampanye media sosial telah mendesak perempuan non-Muslim di Selandia Baru untuk mengenakan jilbab untuk hari ini.

Sementara itu, pejabat pemerintah bekerja pada malam hari untuk mempersiapkan masjid dan tubuh para korban untuk pemakaman massal di Christchurch pada hari Jumat nanti.

Seorang yang ikut serta mengatakan: "Semua tubuh dimandikan. Kami selesai sekitar pukul 01.30 pagi. Itu adalah tugas kami. Setelah kami selesai ada banyak emosi, orang-orang menangis dan berpelukan."

Lima puluh orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka dalam aksi penembakan brutal yang dilakukan oleh serangan warga negara Australia Brenton Tarrant.

Tarrant, seorang pendukung supremasi kulit putih, telah didakwa dengan dakwaan tunggal pembunuhan dan diperkirakan akan menghadapi dakwaan tambahan.


Credit  sindonews.com



PM Selandia Baru Pimpin Peringatan Jumat Kelabu Hari Ini


PM Selandia Baru Pimpin Peringatan Jumat Kelabu Hari Ini
Masjid Linwood di Christchurch, Selandia Baru yang menjadi lokasi penembakan pada 15 Maret 2019. (ANTARA FOTO/Ramadian Bachtiar)




Jakarta, CB -- Tepat pada hari ini adalah peringatan satu pekan aksi teror yang terjadi di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru. Sejumlah warga non-Muslim di Negeri Kiwi, termasuk Perdana Menteri Jacinda Ardern, disebut akan hadir untuk memimpin upcara peringatan dan melihat pelaksanaan ibadah.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (22/3), peringatan itu bakal dipusatkan di Taman Hagley, yang terletak di seberang Masjid Al Noor yang menjadi salah satu lokasi kejadian teror. Ardern dan segenap warga Selandia Baru baik Muslim dan non-Muslim akan berkumpul di sana.

Pada pukul 13.30 waktu setempat, kumandang azan akan disiarkan ke seluruh Selandia Baru. Setelah itu, mereka akan mengheningkan cipta secara nasional selama dua menit, kemudian dilanjutkan ibadah Salat Jumat.


Dalam kegiatan itu, Ardern akan ditemani oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan negara-negara sahabat.

Sejumlah warga Selandia Baru sudah terlihat berdatangan ke Taman Hagley. Sedangkan sejumlah polisi bersenjata lengkap berjaga di sekitar Masjid Al Noor.

Di media sosial diramaikan dengan tagar gerakan #headscarffharmony. Tujuannya mengajak warga non-Muslim perempuan menunjukkan rasa simpati terhadap warga Muslim dengan mengenakan kerudung.

Dilaporkan sejumlah perempuan non-Muslim di Selandia Baru terlihat mulai mengenakan kerudung pada hari ini. Mereka juga terlihat berdatangan ke masjid-masjid yang ada di sekitar lingkungan mereka.

Robyn Molony (65), salah satu warga Christchurch, datang bersama sejumlah temannya ke Taman Hagley sembari mengenakan kerudung. Dia menyatakan rutin berkunjung ke lokasi itu setiap hari.

"Kami mengenakan kerudung untuk menunjukkan dukungan, kasih sayang, dan solidaritas kami dan berharap semuanya bisa melakukan hal yang sama terhadap para muslimah, mereka adalah bagian dari kami," kata Molony.

Anggota polisi yang berjaga di Christchurch juga mengenakan pita hijau di dada mereka sebagai simbol perdamaian. Seluruh korban meninggal dalam insiden itu juga telah selesai dimandikan. Pemakaman mereka dijadwalkan digelar selepas salat Jumat hari ini.

Aksi teror yang dilakukan Brenton Tarrant, seorang warga Australia, terjadi di dua masjid di Kota Christchurch pada 15 Maret. Yakni Masjid Al Noor dan Masjid Linwood. Dia menggunakan senapan serbu AR-15 dan shotgun dalam aksinya.

Tarrant merekam perbuatannya dan disiarkan langsung melalui akun Facebook-nya. Tarrant berhasil ditangkap setelah menyerang Masjid Al Noor, ketika hendak pergi menggunakan mobil.

Jumlah korban meninggal dalam kejadian itu mencapai 50 orang. Sedangkan korban luka tercatat juga 50 orang.

Salah satu korban meninggal adalah warga Indonesia, mendiang Lilik Abdul Hamid.

Sedangkan WNI yang menjadi korban luka adalah Zulfirmansyah dan anaknya.


Tarrant, yang merupakan penganut ideologi supremasi kulit putih, menyatakan tidak mengajukan keberatan atas seluruh dakwaan. Persidangan lelaki Australia itu bakal dilanjutkan pada 5 April mendatang, dan kemungkinan besar dia bakal menghadapi dakwaan berlapis.

Ardern melarang penjualan senapan serbu dan semi-otomatis sebagai respons terhadap penembakan di dua masjid Kota Christchurch pada pekan lalu. Dia memaparkan siapa pun yang menyimpan senjata ke depannya akan menghadapi denda hingga NZ$4.000 dan terancam tiga tahun penjara.




Credit  cnnindonesia.com




Viral, Siluet Jamaah Salat Membentuk Pakis Perak



Viral, Siluet Jamaah Salat Membentuk Pakis Perak
Foto/Ilustrasi/Istimewa


CANBERRA - Seorang seniman asal Australia mempunyai cara tersendiri untuk mengingat aksi penembakan brutal dua masjid di Christchurch pekan lalu. Ia membuat siluet jamaah salat yang membentuk pakis perak, lambang tradisional Selandia Baru.

Ilustrasi itu pun menjadi viral dalam beberapa hari terakhir, dengan banyak netizen memuji gambar tersebut.

Sang seniman, Pat Campbell, dikenal kerap membuat kartun untuk surat kabar Canberra Times Australia. Dalam sebuah wawancara dengan CNN, ia mengatakan bahwa ia menggambar ilustrasi itu untuk mengenang mereka yang terbunuh dalam penembakan di masjid Christchurch.

"Awalnya saya menggambar 49 angka. Ketika jumlahnya direvisi menjadi 50, saya menambahkan siluet lain," kata Campbell kepada kantor berita yang berbasis di Amerika Serikat itu.

Campbell mengaku ide untuk membuat ilustrasi pakis itu datang sehari setelah penembakan massal.

"Saya memikirkan pakis, simbol penting bagi Selandia Baru, bentuknya yang secara alami cocok untuk merepresentasikan orang," terangnya. 

"Dari sana itu adalah langkah singkat untuk menggambarkan para korban ketika mereka berdoa (salat)," imbuhnya.

"Banyak orang mengatakan kepada saya bagaimana gambar itu menyentuh mereka, atau memberi mereka hiburan, atau meyakinkan bahwa masyarakat luas peduli. Itu hadiah yang menyedihkan tapi luar biasa," tuturnya seperti dikutip dari The Hill, Jumat (22/3/2019).

Campbell mengatakan, bagaimanapun, dia tidak berharap gambar itu menjadi viral. 

"Responsnya merendahkan," katanya. "Seperti yang dapat Anda bayangkan, ini adalah pengalaman yang pahit," tukasnya.

Credit  sindonews.com



Polisi Selandia Baru Keliru Buat Dakwaan Pelaku Teror


Polisi Selandia Baru Keliru Buat Dakwaan Pelaku Teror
Proses pemakaman jenazah korban penembakan di Selandia Baru. (AP Photo/Mark Baker)



Jakarta, CB -- Kepolisian Selandia Baru mengakui mereka melakukan kekeliruan ketika menyusun berkas perkara terdakwa teror penembakan, Brenton Tarrant (28). Sebab, salah satu nama korban meninggal yang tercantum dalam berkas ternyata masih hidup.

"Ada kekeliruan yang kami buat ketika mempersiapkan berkas dakwaan terdakwa teror Christchurch," kata juru bicara Kepolisian Selandia Baru, seperti dilansir AFP, Kamis (21/3).

"Kesalahan itu karena kami keliru menuliskan nama korban dalam berkas dakwaan. Kami telah menghubungi orang yang dimaksud dan meminta maaf," lanjut dia.


Aksi teror yang dilakukan Tarrant terjadi di dua masjid di Kota Christchurch pada 15 Maret. Yakni Masjid Al Noor dan Masjid Linwood. Dia menggunakan senapan serbu AR-15 dan shotgun dalam aksinya.

Tarrant merekam perbuatannya dan disiarkan langsung melalui akun Facebook-nya. Tarrant berhasil ditangkap setelah menyerang Masjid Al Noor, ketika hendak pergi menggunakan mobil.

Jumlah korban meninggal dalam kejadian itu mencapai 50 orang. Sedangkan korban luka tercatat juga 50 orang.

Salah satu korban meninggal adalah warga Indonesia, mendiang Lilik Abdul Hamid.

Sedangkan WNI yang menjadi korban luka adalah Zulfirmansyah dan anaknya.

Tarrant, yang merupakan penganut ideologi supremasi kulit putih, menyatakan tidak mengajukan keberatan atas seluruh dakwaan. Persidangan lelaki Australia itu bakal dilanjutkan pada 5 April mendatang, dan kemungkinan besar dia bakal menghadapi dakwaan berlapis.

Kini proses pemakaman seluruh korban masih berlangsung. Hal itu dilakukan setelah seluruh jenazah berhasil diidentifikasi.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, melarang penjualan senapan serbu dan semi-otomatis sebagai respons terhadap penembakan di dua masjid Kota Christchurch pada pekan lalu.

Selain senapan serbu dan semi-otomatis, Ardern mengatakan pemerintah juga melarang penjualan magasin berkapasitas tinggi dan popor senapan khusus.

Ardern mengatakan Selandia Baru juga akan menarik senjata-senjata yang selama ini telah dibeli warganya. Pemerintah, paparnya, akan membeli kembali senjata-senjata tersebut dengan harga antara NZ$100 juta hingga NZ$200 juta.

Lebih lanjut, Ardern memaparkan siapa pun yang menyimpan senjata ke depannya akan menghadapi denda hingga NZ$4.000 dan terancam tiga tahun penjara.


Credit  cnnindonesia.com




Jaksa Prancis Ingin Adili Paman Assad yang Dijuluki Jagal Hama




Jaksa Prancis Ingin Adili Paman Assad yang Dijuluki Jagal Hama
Rifaat al-Assad, paman Presiden Suriah Bashar al-Assad. Foto/Courtesy Paris Match


PARIS - Jaksa penuntut di Prancis telah meminta agar paman Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk diadili atas tuduhan mencuri pundi-pundi negara Suriah yang dikumpulkan di Prancis. Kekayaan negara yang dicuri itu dikumpulkan menjadi peternakan dan istana.

Sumber peradilan setempat kepada AFP mengungkap permintaan jaksa penuntut. Paman Assad yang diminta jaksa agar diadili di Prancis itu bernama Rifaat al-Assad. Dia dijuluki sebagai "Jagal Hama" karena diduga memimpin pasukan di balik penindasan berdarah terhadap pemberontakan di Suriah tengah pada tahun 1982.

Dalam keputusan tertulis tertanggal 8 Maret, yang dilihat AFP pada hari Kamis, kantor jaksa penuntut kejahatan keuangan meminta Rifaat diadili karena "mencuci" hasil penipuan pajak, menggelapkan dana negara Suriah, dan gagal mendaftarkan keayaan itu pada otoritas terkait di Prancis.

Rifaat, yang membagi waktunya antara di Prancis dan Inggris, telah membantah tuduhan itu.

Keputusan akhir tentang apakah dia akan menghadapi persidangan tergantung pada hakim penyelidik dalam kasus ini.

"Kami dengan tegas menolak tuduhan yang didasarkan pada analisis yang keliru, kesimpulan tergesa-gesa dan kesaksian yang bertentangan dari lawan politik lama," kata tim hukum Rifaat kepada AFP, yang dilansir Jumat (22/3/2019).

Rifaat al-Assad adalah mantan wakil presiden Suriah yang meninggalkan negaranya pada tahun 1984 setelah melancarkan kudeta yang gagal terhadap saudaranya, Hafez al-Assad; ayah Presiden Bashar al-Assad.

Rifaat tiba di Eropa dengan gaya hidup mewah bersama empat istri, dan 16 anak. Kekayaannya di Prancis yang dilaporkan meliputi dua rumah kota Paris, satu di atas 3.000 meter persegi (30.000 kaki persegi), serta peternakan dan istana di dekat ibu kota Prancis, dan 7.300 meter persegi ruang kantor di Lyon.

Sebagian besar diakuisisi pada 1980-an melalui perusahaan lepas pantai di Panama, Curacao, Liechtenstein, dan Luxembourg. 

Dia dan keluarganya juga memiliki lebih dari 500 properti di Spanyol. Properti itu disita oleh pihak berwenang pada tahun 2017.

Pemerintah Prancis membuka penyelidikan pada April 2014 setelah dua kelompok anti-korupsi non-pemerintah, Sherpa dan Transparency International, mengibarkan bendera merah.

Dua tahun kemudian, mereka mendakwa Rifaat al-Assad dengan tuduhan penipuan pajak dan penggelapan dana publik.

Tampil di hadapan hakim Prancis untuk pertama kalinya pada Januari 2015, Rifaat al-Assad mengelak. Dia mengklaim tidak mengelola kekayaannya secara pribadi. "Saya hanya peduli dengan politik," katanya.

Rifaat al-Assad mengklaim bahwa dia berutang kekayaannya kepada kemurahan hati Raja Arab Saudi Abdullah, yang meninggal pada Januari 2015.

Tetapi jaksa penuntut Prancis percaya banyak dari dana itu berasal dari kas negara Suriah.





Credit  sindonews.com



Badan Intelijen Venezuela culik kepala staf Juan Guaido


Badan Intelijen Venezuela culik kepala staf Juan Guaido

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido, yang oleh banyak negara dikenal sebagai pemimpin sementara yang sah, meninggalkan reli protes terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas, Venezuela, Kamis (14/3/2019). (REUTERS/CARLOS JASSO)





Jakarta (CB) - Badan Intelijen Venezuela menculik kepala staf pemimpin oposisi Juan Guaido, Roberto Marrero, kata sejumlah legislator pada Kamis, kemungkinan menjadi sinyal tindakan keras oleh pemerintah Presiden Nicolas Maduro.

Januari lalu, Guadio mengajukan diri untuk mengambil kursi kepresidenan sementara, setelah menyatakan terpilihnya kembali Maduro dalam pemilu 2018 dipenuhi kecurangan. Sejak itulah, Guaido diakui oleh puluhan negara Barat sebagai pemimpin Venezuela yang sah.

"Hari ini, Roberto Marrero diculik oleh SEBIN," ungkap legislator oposisi Sergio Vergara, merujuk pada Badan Intelijen Venezuela. Vergara, yang kediamannya digerebek pada Kamis dini hari, berbicara dalam komentar yang disiarkan via Instagram.

"Sudah jelas bahwa kediktatoran terus menculik warga," kata legislator oposisi lain , Franklyn Duarte, dalam sebuah video yang disebarkan tim pers Guaido. Kediamannya pun turut digerebek oleh badan intelijen.

Kementerian Informasi Venezuela tidak langsung menanggapi permintaan untuk mengomentari hal tersebut.





Credit  antaranews.com



Maduro Sebut Rusia Akan Pasok Obat-obatan ke Venezuela



Maduro Sebut Rusia Akan Pasok Obat-obatan ke Venezuela
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto/Istimewa


CARACAS - Rusia minggu depan akan mulai mengirimkan pasokan medis dan membawa beberapa ton produk farmasi ke Venezuela. Hal itu dikatakan oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Pihak berwenang Rusia telah mengumumkan bahwa minggu depan, beberapa ton berbagai obat-obatan dan zat-zat farmasi akan dikirimkan. Ini akan diadakan secara rutin. Minggu demi minggu," kata Maduro seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (21/3/2019).

Hal itu diungkapkan Maduro dalam sebuah acara yang ditujukan untuk peluncuran kembali program nasional Venezuela bagi mengembangkan industri farmasi.

Maduro mencatat bahwa Venezuela memenuhi 70 persen dari permintaannya sendiri akan obat-obatan, dengan catatan bahwa ia mengharapkan mitra kunci Venezuela macam Belarus, China, Iran, Rusia dan Turki, membantu negara dengan memasok obat-obatan yang diperlukan.

"Kami terhubung oleh hubungan aliansi yang kuat," ujar Maduro yang pidatonya disiarkan melalui saluran Periscope-nya.

Rusia sendiri sebelumnya telah mengirimkan obat-obatan ke Venezuela pada awal tahun ini di tengah krisis politik dan ekonomi yang melanda negara itu.

Maduro mengatakan bahwa pengiriman semacam itu membantu mengembangkan sistem impor Venezuela, mencatat bahwa negara Amerika Selatan itu hidup di bawah kondisi blokade dan penganiayaan oleh pemerintah imperialistik Amerika Serikat dalam hal keuangan dan ekonomi.

Venezuela terjerembab ke dalam krisis politik setelah sebelumnya dihantam krisis ekonomi berkepanjangan. Situasi semakin meruncing setelah ketua Majelis Nasional, parlemen Venezuela, sekaligus pemimpin opisisi Juan Guaido memproklamirkan dirinya sebagai presiden sementara.

Guaido pun lantas mendapat pengakuan dari Amerika Serikat (AS), mayoritas negara Uni Eropa dan lusinan negara lainnya sebagai pemimpin negara itu yang sah.


Namun Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dengan gigih menolak seruan dari Guaido dan para pendukungnya untuk menyerahkan kekuasaan, bersikeras dia adalah korban dari kudeta yang diatur oleh AS.

Rusia, China, Turki, Kuba, dan negara-negara lain berpihak pada Presiden Nicolas Maduro yang terpilih dalam pemilu yang diboikot oposisi. Mereka memperingatkan AS dan sekutunya untuk tidak "campur tangan" dalam urusan dalam negeri negara Amerika Selatan itu.

Maduro mengatakan bahwa pengiriman semacam itu membantu mengembangkan sistem impor Venezuela, mencatat bahwa negara Amerika Selatan itu hidup di bawah kondisi blokade dan penganiayaan oleh pemerintah imperialistik Amerika Serikat dalam hal keuangan dan ekonomi.

Venezuela terjerembab ke dalam krisis politik setelah sebelumnya dihantam krisis ekonomi berkepanjangan. Situasi semakin meruncing setelah ketua Majelis Nasional, parlemen Venezuela, sekaligus pemimpin opisisi Juan Guaido memproklamirkan dirinya sebagai presiden sementara.

Guaido pun lantas mendapat pengakuan dari Amerika Serikat (AS), mayoritas negara Uni Eropa dan lusinan negara lainnya sebagai pemimpin negara itu yang sah.

Namun Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dengan gigih menolak seruan dari Guaido dan para pendukungnya untuk menyerahkan kekuasaan, bersikeras dia adalah korban dari kudeta yang diatur oleh AS. 

Rusia, China, Turki, Kuba, dan negara-negara lain berpihak pada Presiden Nicolas Maduro yang terpilih dalam pemilu yang diboikot oposisi. Mereka memperingatkan AS dan sekutunya untuk tidak "campur tangan" dalam urusan dalam negeri negara Amerika Selatan itu. 






Credit  sindonews.com

Tentara India Tembak Mati Tiga Rekannya di Kashmir


Tentara India Tembak Mati Tiga Rekannya di Kashmir
Ilustrasi tentara India di Kashmir. (AP Photo/Mukhtar Khan)




Jakarta, CB -- Seorang anggota paramiliter India menembak mati tiga rekannya di wilayah Kashmir yang dikontrol negara itu, Kamis (21/3).

Kepolisian menyatakan seorang anggota Central Reserve Police Force (CRPF) menembak kedua temannya menggunakan senjata dinas di kamp Udhampur, sekitar 200 kilometer dari selatan Kota Srinagar.

"Dia (pelaku) lalu menembak dirinya sendiri dan sekarang tengah berada dalam kondisi kritis," kata seorang pejabat kepolisian di wilayah Jammu Kashmir, MK Sinha, kepada AFP.


Sinha mengatakan bahwa pelaku kemungkinan berada di bawah pengaruh obat-obatan.

Insiden ini bukan yang pertama kali terjadi. Koalisi Masyakat Sipil Jamu Kashmir (JKCCS) melaporkan sedikitnya 20 tentara India bunuh diri pada 2018 lalu, terbanyak dalam satu dekade terakhir.

Sejak 2004, ada 80 insiden "pembunuhan saudara" dan 323 kasus bunuh diri yang dilakukan personel militer di Kashmir.

Sejumlah ahli mengatakan hal itu terjadi karena faktor stres, jam tugas yang berlebihan, hari libur sedikit, dan masalah domestik.

Pengamat mendorong aparat berwenang memulai inisiatif yang bisa mencegah para prajurit merasa tertekan, seperti kegiatan olahraga dan yoga.

Secara terpisah di hari yang sama, seorang tentara tewas ketika militer India-Pakistan terlibat baku tembak di perbatasan kedua negara di Kashmir.

Baku tembak itu merupakan yang terbaru sejak kedua negara terlibat bentrokan militer di wilayah sengketa itu pada Februari lalu.

Bentrokan militer antara Pakistan dan India terus memanas sejak bom bunuh diri menerjang konvoi personel India di wilayah Kashmir pada 14 Februari lalu. 

New Delhi menyalahkan Islamabad atas insiden yang menewaskan sedikitnya 40 personel militernya itu.

Sejak itu, kedua negara saling menembak jatuh pesawat militer di Kashmir hingga sempat memicu penangguhan penerbangan komersial lantaran alasan keamanan.

Pakistan juga sempat menahan dua pilot India akibat kejadian itu. Keduanya dibebaskan Islamabad sebagai bentuk "gerakan perdamaian." 





Credit  cnnindonesia.com



Korban Meninggal Topan Idai Capai Lebih dari 500 Orang


Dampak akibat serangan topan Idai di MOzambik dan Zimbabwe
Dampak akibat serangan topan Idai di MOzambik dan Zimbabwe
Foto: Youtube

Lebih dari 120 jenazah telah tersapu ke negara tetangga Mozambik.




CB, CHIMANIMANI -- Sepekan setelah Topan Idai menyerang Afrika bagian selatan, banjir masih terus terjadi. Pada Kamis (21/3) terjadi hujan lebat menyebabkan bendungan meluap di Zimbabwe dan mengancam populasi di tepi sungai.

Jumlah korban meninggal yang dikonfirmasi di Zimbabwe, Mozambik, dan Malawi saat ini telah mencapai lebih dari 500 orang. Sementara itu, ratusan lainnya dikhawatirkan meninggal di kota dan desa yang saat ini telah tenggelam.

Menteri Pertahanan Zimbabwe, Oppah Muchinguri mengatakan lebih dari 120 jenazah telah tersapu ke negara tetangga Mozambik. Sementara itu masih banyak jenazah ditemukan di sungai-sungai.

"Sebagian besar jenazah tersapu ke Mozambik dan karena dalam kondisi yang buruk, mereka tidak dapat menjaga jenazah-jenazah itu. Jadi akhirnya mereka menguburkan jenazah itu," kata Muchinguri.

Di catatan resmi Zimbabwe, tercatat 259 korban meninggal akibat topan ini. Sementara di Mozambik jumlah korban meninggal meningkat menjadi 217. Selain itu di Malawi tercatat setidaknya 56 orang meninggal namun angka tersebut diperkirakan bertambah.

Rumah-rumah, desa, dan seluruh kota terendam di Mozambik bagian tengah. Banjir menciptakan samudra daratan berlumpur seluas 50 kilometer. Badan bantuan pangan AS mengatakan, 400 ribu orang terlantar dan sangat membutuhkan bantuan dan penyelamatan jiwa.

"Kemarin 910 orang diselamatkan oleh komunitas kemanusiaan. 210 diselamatkan oleh lima helikopter dan 700 diselamatkan oleh perahu," kata perwakilan dari Federasi Internasional Palang Merah Beira, Caroline Haga.





Credit  republika.co.id



Bantuan Internasional Coba Tembus Korban Badai Idai Afrika


Warga melihat kerusakan di jembatan akibat Badai Idai di Chimanimani, Zimbabwe, Ahad (17/3).
Warga melihat kerusakan di jembatan akibat Badai Idai di Chimanimani, Zimbabwe, Ahad (17/3).
Foto: Tendai Chiwanza/ActionAid via AP

Jumlah korban tewas akibat badai Idai diperkirakan terus bertambah.




CB, NEW YORK — Bantuan internasional mulai disalurkan ke sejumlah negara di Afrika Timur, yaitu Mozambik, Zimbabwe, dan Malawi setelah badai Idai melanda wilayah-wilayah di kawasan itu. Dalam bencana alam ini, ratusan orang tewas dan ribuan lainnya kehilangan rumah mereka.

Proses evakuasi masih terus dilakukan di sejumlah wilayah negara-negara yang dilanda badai Idai. Di Zimbabwe, sebuah keluarga bahkan mencoba menggali lumpur yang diduga membuat seorang anak laki-laki terkubur.

Korban dilaporkan paling banyak berada di Chipinge dan Chimanimani, Zimbabwe. Lebih dari 100 orang tewas dan jumlah ini diperkirakan dapat terus meningkat karena proses evakuasi sulit dilakukan akibat lokasi yang sulit diakses.

Penyaluran bantuan pada awalnya terhambat karena penutupan bandara di negara-negara badai Idai terjadi. Namun, sejak Rabu (20/3) kemarin, perlahan-lahan bantuan dapat disalurkan.

Bantuan dari pihak internasional juga mencakup pemulihan kawasan. PBB mengalokasikan setidaknya 20 juta dolar AS untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terjadi akibat badai Idai.

Uni Eropa akan menyumbangkan 3,5 juta euro atau sekitar 3,9 juta dolar AS. Sementara, AS berjanji untuk menyalurkan dana sebesar 7,9 juta dolar AS, kemudian Uni Emirat Arab (UAE) 18,3 juta dirham (4,9 juta dolar AS), dan Norwegia 6 juta krone (700 ribu dolar AS).

Matthew Pickard dari organisasi kemanusiaan CARE mengatakan penanggulan bencana alam akibat badai Idai sama halnya dengan yang dilakukan sebelumnya. Otoritas lokal dan organisasi non-pemerintah internasional berupaya menuju wilayah-wilayah yang terkena dampak pada hari-hari pertama dan bantuan tambahan menyusul segera.

Saat ini, banyak orang yang belum dapat melihat dengan jelas seberapa besar dampak dari bencana ini. Meski demikian, Pickard mengatakan dalam beberapa waktu ke depan, hal itu akan menjadi lebih jelas dan jumlah bantuan dapat semakin meningkat.

“Negara-negara ini tidak biasanya menjadi berita utama, namun sekarang mereka menjadi sorotan. Dengan kisah mereka, banyak orang yang akan berempati,” ujar Pickard, Kamis (21/3).

Bantuan logistik dari PBB dilaporkan memiliki kendala saat pendistribusian di sejumlah wilayah. Seperti di Chimanimani, yang lokasinya sulit untuk dijangkau akibat bencana yang terjadi.





Credit  republika.co.id