Jumat, 14 Oktober 2016

Junta Militer Persiapkan Skenario Terburuk Setelah Raja Mangkat

 
CB, Bangkok - Tentara junta militer Thailand makin meningkatkan patroli keamanan di seluruh penjuru negeri. Aktivitas itu dilakukan setelah Raja Bhumibol Aduljadej sakit parah dan kemudian mangkat pada Kamis malam 13 Oktober 2016.
Menurut grup konsultan keamanan Verisk Maplecroft, ada informasi tentang kemungkinan 'kekacauan politik' di Thailand setelah raja mangkat. Demikian dikutip dari IBTimes, Jumat (14/10/2016).
Ratusan warga Thailand telah berkumpul di luar Rumah Sakit Siriraj, Bangkok ketika raja mereka meninggal dunia. Sebagai pemimpin monarki tertua, Bhumibol sangat populer di mata rakyatnya yang menganggap dirinya adalah simbol stabilitas.
"Adanya peningkatan keamanan dan penahanan para oposisi mengindikasikan junta tengah mempersiapkan segala potensi ketidakstabilan terkait dengan pengumuman kematian raja," kata Ryan Aherin, Senior Asia Analyst di Verisk Maplecroft.
"Suksesi tahta juga berpotensi adanya ketidakstabilan karena sang putra mahkota, Maha Vajiralongkorn, tidak populer di mata elite politis Thailand dengan gayanya yang flamboyan yang secara sosial tidak dapat diterima," lanjutnya.
Dengan mangkatnya Raja Bhumibol itu berarti penangkatan putra mahkota tinggal menunggu waktu. Pemerintah Thailand makin meningkatkan keamanan karena adanya pelarangan diskusi tentang kelurga kerajaan.
Pangeran Vajiralongkorn yang dekat dengan bekas PM Thaksin Shinawatra yang tengah diasingkan, bisa menjadi ancaman bagi legitimasi junta-- yang selama ini berada di bawah bayang-bayang raja.
Para analis juga tak yakin apakah raja baru akan mendukung junta.
"Tak jelas apakah putra mahkota akan memberi restu resminya kepada junta ketika ia naik tahta," kata Aherin.
"Dengan pemilu yang sebentar lagi dilaksanakan, dan andai putra mahkota menjatuhkan sanksi kerajaan bisa jadi akan ada terjadi ricuh politik," tutupnya.
Sementara itu, sesaat setelah raja mangkat, PM Thailand mengumumkan negerinya harus bisa menjaga keamanan dan meminta para pebisnis tetap menginvestasi. Juga meminta para investor pasar modal untuk menahan sahamnya setelah Raja Bhumibol mangkat.
Ia juga memperingati akan ada sanksi bagi mereka yang nekat menggoreng saham di bursa.





Credit  Liputan6.com





Vietnam Tolak Perairannya Dijadikan Pangkalan Militer Rusia

 
CB, Hanoi - Keinginan Rusia untuk menghidupkan kembali pangkalan militer Uni Soviet di luar negeri harus dikubur. Sebab, salah satu negara yang disebut-sebut akan menjadi tempat didirikannya markas itu, Vietnam menolak usulan Negeri Beruang Merah tersebut.
Penolakan ini disampaikan sehari setelah Rusia menyampaikan pertimbangannya untuk membuka pangkalan di dua negara, yaitu Vietnam dan Kuba.
Terkait hal itu, Vietnam pun bereaksi. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Le Hai Binh menegaskan, hal tersebut tak sesuai dengan kebijakan dalam negeri negaranya.
"Vietnam selalu konsisten dengan kebijakannya yaitu tidak mau terikat atau bersekutu dengan negara lain untuk melawan sesama negara di dunia," sebut Le seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/10/2016).
"Kami juga tidak akan mengizinkan negara manapun membuka pangkalan militer di Vietnam," lanjut dia.
Dalam sejarah, daerah di Negeri Paman Ho, tepatnya di perairan Cam Ranh, sempat dijadikan pangkalan militer Uni Soviet. Hal ini berlangsung saat terjadinya Perang Dingin.
Ketika Uni Soviet runtuh, Rusia menutup semua pangkalan militer tersebut. Mereka pun mulai mengurangi kehadirannya militernya di seluruh dunia.
Cam Ranh dikenal sebagai salah satu tempat strategis yang saat ini dimanfaatkan oleh militer Vietnam. Selain Rusia, kawasan ini juga pernah dijadikan pangkalan militer AS.
Lautan di sana dikenal begitu dalam. Sehingga saat perang dingin berlangsung kapal selam Uni Soviet kerap beroperasi di perairan itu.



Credit  Liputan6.com





14-10-1944: Bunuh Diri Jenderal 'Dalang' Plot Pembunuhan Hitler

 
CB, Berlin - Sabtu 14 Oktober 1944, tepat pukul 12.00, dua utusan Nazi tiba di rumah Jenderal Erwin Johannes Eugen Rommel. Mereka -- yang semuanya berpangkat bintang alias perwira tinggi -- datang membawa pesan khusus dari Adolf Hitler.

Peristiwa hari itu tak lekang dari ingatan putra sang jenderal, Manfred Rommel, yang kala itu berusia 15 tahun.

Sekitar tiga perempat jam setelah pertemuan itu, Manfred melihat ayahnya keluar dari kamar sang ibu.

"Ayahku lalu berkata...Adolf Hitler memberinya dua pilihan, minum racun atau diseret ke Pengadilan Rakyat (Volksgerichtshof)," kata Manfred, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (13/10/2016).

Pada sang anak, Rommel mengaku dituduh terlibat dalam plot 20 Juli 1944 -- rencana pembunuhan terhadap Adolf Hitler yang gagal.

Hitler rupanya tak ingin menurunkan status Rommel sebagai 'pahlawan perang Jerman', sehingga ia menawarkan pilihan bunuh diri, dengan menelan pil sianida -- dengan efek mematikan yang luar biasa cepat, hanya 5 detik.
Jenderal Rommel memilih opsi pertama. Apalagi, Hitler menjanjikan, keluarganya bakal aman jika ia bunuh diri.

"Setelah mengucapkan selamat tinggal kepadaku...ayah meninggalkan rumah, mengenakan seragam lengkap. Kami mengantarnya menuju mobil, di sana ada seorang jenderal yang menyambutnya dengan salam 'Heil Hitler'."

Jenderal Rommel masuk ke dalam mobil lebih dulu, ia duduk di kursi belakang. Para jenderal menyusul kemudian. Lalu, kendaraan itu pun melaju pergi.

Sekitar 15 menit kemudian, dering telepon terdengar. Itu panggilan dari rumah sakit. "Mereka mengabarkan, ayah dibawa ke RS oleh dua jenderal, dalam kondisi menderita cerebral apoplexy (kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah)," kata Manfred.

Rommel dinyatakan tewas akibat luka-luka dalam perang pada 14 Oktober 1944. Ia dimakamkan dengan upacara kenegaraan. Baru belakangan terkuak, sang jenderal bunuh diri dalam kondisi terpaksa.
Usai perang, sang istri menyatakan bahwa Rommel menentang plot pembunuhan Hitler. Ia ingin menghindari anggapan di masa depan bahwa Jerman kalah di Perang Dunia II karena Hitler ditikam dari belakang.
Rommel mengusulkan agar Hitler ditangkap dan diseret ke pengadilan rakyat.

Rubah Gurun

Erwin Rommel, yang juga dikenal sebagai Desert Fox (Rubah Gurun) -- julukan yang diberikan oleh Inggris -- adalah salah satu pemimpin militer paling dihormati Jerman di Perang Dunia II.

Dia memainkan peran penting dua pertempuran yang sangat signifikan selama perang, di El Alamein, Afrika Utara dan pada insiden D-Day -- pendaratan sekutu di Normandia yang menjadi pertanda awal kejatuhan Nazi.

Rommel konon adalah jenderal Nazi yang manusiawi. Pasukannya tak pernah dituduh melakukan kejahatan perang.

Sang jenderal juga dilaporkan mengabaikan perintah untuk membunuh pasukan musuh, tentara Yahudi, dan warga sipil di wilayah komandonya.
Perdana Menteri Inggris Winston Churchill pun tak segan-segan memujinya di depan parlemen.

"Kita punya lawan yang pemberani dan terampil," kata Churchil. "Yang layak aku juluki seorang jenderal besar."

George Patton, Bernard Montgomery, dan para jenderal Sekutu lainnya juga tak segan-segan memuji Rommel.

Dan tak seperti tokoh Jerman era Perang Dunia II lainnya, Rommel lolos dari beban 'dosa sejarah'. Dua pangkalan militer, sejumlah jalan di jerman masih menyandang namanya. Monumen di kampung halamannya memujinya sebagai sosok yang 'sopan', 'berani', dan 'korban tirani'.

Namun, sejumlah sejarawan Jerman punya pendapat lain. Rommel dinilai 'amat Nazi dan anti-Semit'. Ia juga dituduh menggunakan orang-orang Yahudi di Afrika Utara sebagai budak.


Plot Gagal Habisi Hitler

Ini yang ada di pikiran para pejabat kala itu: Adolf Hitler harus mati. Pembunuhan dianggap satu-satunya cara untuk menghentikan malapetaka yang membayangi Jerman.

Setelah bos Nazi itu tewas, kudeta akan menyusul. Lalu, pemerintahan baru di Berlin bakal menyelamatkan negara dari kehancuran di tangan pihak Sekutu.

Tanggal 20 Juli 1944 dipilih menjadi hari kematian Hitler. Kolonel Claus von Stauffenberg ditugaskan sebagai algojo. Ia memasang bahan peledak di sebuah tas, yang kemudian diletakkan di bawah meja di pos komando di Rastenburg, Prusia. Sang eksekutor cepat-cepat pergi dari lokasi, menuju Berlin, untuk melaksanakan Operasi Valkyrie -- untuk menggulingkan pemerintahan pusat.

Tak berapa lama kemudian, Hitler mempelajari peta di ruangan tersebut. Kolonel Heinz Brandt, yang merasa terganggu dengan keberadaan tas itu, menyingkirkannya jauh-jauh dari titik di mana sang fuhrer berdiri.

Pada pukul 12.42, bom itu meledak. Saat kepulan asap hitam kian menipis, Hitler ditemukan dalam kondisi masih hidup, terluka, wajah penuh jelaga, satu tangannya bahkan dalam kondisi lumpuh sementara.
Namun, tak ada hal gawat yang dialaminya, sore harinya Hitler masih bisa menemui Benito Mussolini, bahkan memandu tur  Il Duce ke lokasi pemboman. Namun, nasib baik tak dialami empat orang lainnya, mereka tewas akibat luka parah.

Suami Eva Braun itu yakin, suratan takdir lah yang menyelamatkannya. "Aku yakin itu adalah 'pertanda' bahwa masih ada tugas yang harus aku lakukan. Tak ada apapun yang akan terjadi padaku," kata Hitler.

Balas dendam pun dilakukan Hitler. 'Pembersihan' pun digelar, lebih dari 7 ribu orang ditangkap, termasuk pendeta bernama Dietrich Bonhoeffer. Lebih dari 5 ribu di antaranya menemui ajal, baik karena dieksekusi atau bunuh diri.


 

Maut untuk Hitler yang Telat 13 Menit

Bukan kali itu saja plot pembunuhan Hitler dilakukan. Pada 8 November 1939, pemimpin Nazi itu dijadwalkan menyampaikan pidato tahunan di sebuah pub yang khusus menyajikan beer, beer hall atau bierpalast, di Munich.
Di sana, sang fuhrer akan berpidato tentang perjuangan Nazi pada tahun 1920-an. Hitler menggunakan momentum tersebut untuk mengejek musuh-musuhnya dan berkoar tentang keberhasilan Jerman memulai perang.

Namun, Hitler, para pejabat Nazi, juga loyalisnya tak menyadari, hanya beberapa meter dari podium, sebuah bom siap meledak.

Tak ada yang mendengar detak bom waktu tersebut, teredam riuh suara pengunjung, juga wadah dari gabus yang melapisinya.

Bom itu dirakit dan ditempatkan secara diam-diam oleh Georg Elser. Sejak setahun sebelumnya, ia merencanakan aksi itu. Pria itu merasa di bawah Hitler 'perang bakal tak terhindarkan'.

Namun aksinya digagalkan. Dalam waktu: 13 menit.

Biasanya, setiap tahun, Hitler menyampaikan pidato dengan durasi yang sama. Namun, kala itu, karena berniat segera kembali ke Berlin, ia menyelesaikan pidato lebih awal.

Tiga belas menit setelah Hitler meninggalkan lokasi, bom meledak, 8 orang tewas dan bangunan rusak parah. Langit-langit tepat di atas podium tempat Hitler berpidato runtuh.

Hitler selamat. Lalu, sampai 1945, ia memimpin Jerman dalam perang yang diwarnai genosida terhadap kaum Yahudi di Eropa.

Koran Nazi, Voelkischer Beobachter, kala itu menyebut peristiwa itu sebagai 'keajaiban yang menyelamatkan fuehrer'.

Rezim Nazi diragukan akan terus bertahan tanpa Hitler juga tokoh lainnya. Itu mengapa Elser berharap untuk membunuh bos Nazi itu. Sedikitnya itu solusi jangka pendek.

Sejarawan pun yakin, jika Hitler berhasil dihabisi pada 1939, niscaya perang akan dipersingkat, dan mengurangi penderitaan para korban holocaust.
 Meski gagal, nama Georg Elser tercatat dalam sejarah sebagai orang  yang berjuang sendirian, mencoba untuk mencegah malapetaka perang yang disulut Hitler. Tindakannya sekaligus menunjukkan, tak semua orang Jerman kala itu adalah Nazi.




Credit  Liputan6.com












Rusia: Hancurkan Hubungan, AS Gunakan Kebijakan "Bumi Hangus"

 
Rusia: Hancurkan Hubungan, AS Gunakan Kebijakan Bumi Hangus
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menuduh Amerika Serikat menghancurkan hubungan dengan Rusia menggunakan kebijakan 'bumi hangus'. Foto/Sputnik/Valeriy Melnikov
 
MOSKOW - Pemerintah Rusia melalui Kementerian Luar Negeri-nya menuduh Washington terus menghancurkan hubungan biltareral dengan Moskow dengan melakukan kebijakan ”bumi hangus” kebijakan yang dapat mempengaruhi stabilitas internasional. Tuduhan itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Selama konferensi pers pada hari Kamis, Zakharova mengatakan bahwa AS terus menyebar kebohongan terhadap Rusia diiiringi ancaman sanksi. Selain itu, AS melalui NATO juga menumpuk kekuatan militer di dekat perbatasan Rusia.

Berbagai tindakan AS itulah yang dianggap Zakharova telah menghancurkan hubungan kedua negara. ”Ada persepsi yang berkembang bahwa Pemerintah AS keluar dengan menerapkan kebijakan ‘pembumihangusan’ hubungan bilateral,” kata Zakharova, seperti dikutip Reuters, Jumat (14/10/2016).

“Ini adalah kebijakan yang berbahaya yang penuh dengan konsekuensi negatif bagi stabilitas internasional. Yang tidak akan menyebabkan sesuatu yang baik, "katanya lagi.

Pada tanggal 7 Oktober 2016, Menteri Luar Negeri AS; John Kerry menyerukan agar Rusia diselidiki atas dugaan melakukan kejahatan perang di Suriah. Sehari kemudian, pejabat intelijen AS menuduh Pemerintah Rusia berada di balik serangkaian cyber yang ditargetkan terhadap Konvensi Nasional Partai Demokrat (DNC) dan tim kampanye Hillary Clinton.

”Apa yang kita dengar pada format harian, itu hanya sebuah kebohongan, misalnya, tentang 'hacker Rusia', yang belum terlihat oleh siapa pun,” kata Zakharova.”Rata-rata warga Amerika sedang digiring ke persepsi bahwa Rusia adalah musuh,” lanjut diplomat Moskow ini.

Menurutnya, Washington telah menggunakan cara apapun untuk menekan Moskow. “Moskow  berharap bahwa pemerintahan berikutnya di AS akan lebih bijaksana dari sebelumnya ini,” ujarnya.



Credit  Sindonews






Giliran TV Rusia Peringatkan Pecahnya Perang Nuklir Lawan AS

 
Giliran TV Rusia Peringatkan Pecahnya Perang Nuklir Lawan AS
Presiden Rusia Vladimir Putin. Media-media Rusia terus memperingatkan pecahnya perang nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat. Foto/REUTERS
 
MOSKOW - Setelah sejumlah surat kabar Moskow memperingatkan bahwa Rusia dan Amerika Serikat (AS) di ambang perang nuklir, kini giliaran televisi pemerintah Rusia mengeluarkan peringatan serupa. Stasiun televisi (TV) itu mengingatkan warga Rusia untuk tahu lokasi perlindungan jika perang terjadi.

”Jika itu harus terjadi suatu hari, setiap satu dari Anda harus tahu di mana perlindungan bom terdekat. Hal terbaik untuk mencari tahu sekarang,” demikian laporan stasiun NTV yang dikelola negara Rusia.

Penyiar stasiun televisi itu menghabiskan dua jam untuk mengulas pertahanan diri militer Rusia dengan senjata nuklirnya. ”Kami sudah muak dengan omelan Amerika (tentang krisis)  Suriah,” kata penyiar NTV, Evgeny Kiselyov, dalam siarannya. “Perilaku impudent dari AS dapat mengambil dimensi nuklir,” lanjut dia, yang dikutip Jumat (14/10/2016).

 

Kekhawatiran pecahnya perang nuklir antara AS dan Rusia juga sudah jadi sorotan media-media Barat. Terlebih sejak Rusia melakukan latihan perang nuklir yang melibatkan 40 juta orang.

Selain itu, keputusan Rusia menangguhkan perjanjian dengan AS soal pembuangan plutonium dan pengerahan rudal nuklir Iskander M ke Kaliningrad ikut memperkuat spekulasi tentang persiapan perang nuklir dari pihak Moskow. Namun, para analis Rusia menganggap spekulasi itu telalu berlebihan.

”Ini konyol,” kata Aleksander Baunov, seorang analis di Carnegie Moscow Center. ”Ini bukan persiapan untuk perang,” katanya lagi.

 

Ketegangan AS dan Rusia hingga kini belum mereda. Rusia sudah mengancam akan menembak jatuh setiap jet tempur AS jika nekat menyerang tentara Suriah. Sebaliknya, Pemerintah AS memberi sinyal untuk mempertimbangkan opsi militer atau perang untuk mengakhiri krisis Suriah.

”Kabar baiknya adalah tidak ada yang benar-benar ingin perang,” kata Pavel Felgengauer, seorang analis militer di Moskow. ”Tapi itu akan menjadi pertunjukan yang baik,” ujarnya.



Credit  Sindonews


Setelah Gandeng Turki, Rusia Bangun Aliansi dengan China

 
Setelah Gandeng Turki, Rusia Bangun Aliansi dengan China
Rusia membangun aliansi dengan China. Foto/Express
 
BEIJING - Rusia dan China akan bekerjasama dan memperkuat hubungan militer mereka. Hal ini dibuktikan setelah pejabat militer kedua negara mengumumkan akan melakukan latihan pertahanan rudal dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

Berita ini muncul pasca Rusia menyepakatai kerjasama dengan Turki dan mengumumkan strategi militer terkoordinasi dalam perang Suriah dan pembangunan pipa gas baru di antara kedua negara.

Dalam sebuah forum keamanan di Beijing minggu ini, pejabat senior China dan Rusia sepakat bahwa mereka harus melawan upaya Amerika Serikat (AS) untuk membangun perisai pertahanan anti rudal. As berencana membangun perisai pertahanan anti rudal di Korea Selatan (Korsel) untuk mengantisipasi serangan Korea Utara (Korut).

"Sistem pertahanan rudal sangat merusak kepentingan keamanan nasional China dan Rusia. Chian dengan tegas menentang dan sangat mendesak AS dan Korsel untuk mempertimbangkan kembali pilihan mereka," bunyi pernyataan bersama petinggi militer Rusia Letnan Jenderal Viktor Poznikhir,  dan China Mayor Jenderal Cai seperti dikutip dari Express, Jumat (14/10/2016).

Poznikhir bahkan menuduh Pentagon mengembangkan sistem pertahanan rudal untuk menyerang musuh-musuhnya. "Jika salah satu dari gladiator mengambil perisai, itu akan memberinya keuntungan yang nyata dan membuat dia berpikir bahwa dia akan bisa menang, terutama jika ia menyerang pertama kali. Apa yang akan dilakukan gladiator lain? Tentu ia juga akan mengambil perisai dan juga pedang panjang dan kuat," katanya.

Hubungan antara Rusia dan AS tengah berada di bawah tekanan sebagai akibat dari serangan udara Rusia di Suriah, yang dinilai melanggar gencatan senjata kesepakatan kedua negara.

Credit  Sindonews






Pilot Inggris Diperbolehkan Tembak Jatuh Jet Rusia di Suriah

 
Pilot Inggris Diperbolehkan Tembak Jatuh Jet Rusia di Suriah
Pilot angkatan udara Inggris diperbolehkan menembak jatuh pesawat Rusia di Suriah dan Irak jika meresa terancam. Foto/Istimewa
 
LONDON - Pilot-pilot angkatan udara Inggris dikabarkan mendapatkan lampu hijau untuk menembak jatuh jet Rusia saat melakukan misi terbang di Suriah dan Iran jika mereka merasa terancam. Kabar terbaru ini dilaporkan oleh media The Sunday Times.

"Hal pertama yang dilakukan oleh pilot Inggris adalah mencoba untuk menghindari situasi dimana perang udara terjadi. Anda menghindari wilayah aktivitas Rusia. Namun jika pilot ditembak atau ia percaya akan ditembak, ia bisa membela diri," kata sebuah sumber di Markas Tetap Bersama Inggris (PJHQ) kepada The Sunday Times.

"Kita sekarang tengah menghadapi situasi di mana seorang pilot tunggal, terlepas dari kebangsaanya, dapat memiliki dampak strategis terhadap kejadian di masa depan," katanya lagi seperti dikutip dari Zero Hedge, Jumat (14/10/2016).

Jet tempur Tornado milik Inggris akan dipersenjatai dengan roket pencari panas AIM-132. Roket ini memiliki jangkauan yang lebih panjang dari roket lainnya, sehingga pilot angkatan udara Inggris bisa menembak jatuh pesawat musuh tanpa harus melihat target.

"Sampai sekarang, jet Tornado telah dilengkapi dengan 500lb bom yang dipandu via satelit yang tidak mempunyai atau hanya sedikit menimbulkan ancaman perang di udara. Tapi pada minggu-minggu terakhir situasi telah berubah. Kita perlu menanggapinya dengan sesuai," ujar sebuah sumber di Departemen Pertahan Inggris.

Namun, sumber lain mengatakan bahwa situasi semakin parah. "Kami perlu melindungi pilot kami tapi pada saat yang sama kami mengambil langkah lebih dekat dengan perang. Hanya perlu menembak jatuh satu pesawat dalam perang di udara maka seluruh lanskap akan berubah," katanya.


Credit  Sindonews





Perang Suriah, Obama Disebut Pertimbangkan Opsi Militer

 
Perang Suriah, Obama Disebut Pertimbangkan Opsi Militer
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
 
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan penasihat kebijakan luar negeri utamanya diharapkan akan bertemu untuk mempetimbangkan opsi militer dan pilihan lain di Suriah. Hal ini dilakukan setelah Suriah dan Rusia terus menggempur Aleppo dan sejumlah target lainya.

Sejumlah pejabat menyatakan AS harus bertindak lebih tegas di Suriah atau berisiko kehilangan pengaruh terhadap pemberontak, kelompok Kurdi, dan Turki dalam memerangi ISIS. "Terdapat satu set pilihan termasuk aksi militer langsung seperti serangan udara terhadap pangkalan militer Suriah, depot amunisi atau radar dan pangkalan anti pesawa," kata seorang pejabat dengan syarat anonim seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/10/2016).

Sumber tersebut mengatakan salah satu bahaya dari tindakan tersebut adalah pasukan Rusia dan Suriah kerap berbaur satu sama lain. Hal ini meningkatkan kemungkinan konfrontasi langsung dengan Rusia dimana Obama telah bersusah payak untuk menghindarinya.

Sejumlah pejabat yakin jika Obama tidak akan memerintahkan serangan udara AS terhadap target milik pemerintah Suriag dan mereka juga menekankan bahwa ia tidak akan mengambil keputusan tersebut. Salah satu alternatif adalah dengan memberikan pemberontak yang didukung AS senjata yang lebih canggih, tidak termasuk rudal anti pesawat, yang Washington khawatirkan akan bisa juga digunakan terhadap pesawat Barat.

Terkait laporan ini, pihak Gedung Putih menolak berkomentar. Laporan mengenai pertemuan yang rencananya akan dilakukan pada Jumat waktu setempat itu sendiri adalah yang perkembangan terbaru dalam serangkaian panjang perdebatan internal terkait perang Suriah.

Perang saudara yang terjadi di Suriah telah berlangsung selama 5,5 tahun dan sedikitnya telah menewaskan 300 ribu orang dan setengah dari penduduk negara itu telah menjadi pengungsi.


Credit  Sindonews


Setelah Rudal, Rusia Uji Coba Senjata Radio Elektronik

 
Setelah Rudal, Rusia Uji Coba Senjata Radio Elektronik
Rusia mengaku sukses melakukan uji coba senjata radio elektronik terbaru dan tercanggih yang tidak bisa ditandingi di dunia. Foto/Istimewa

MOSKOW - Rusia dilaporkan sukses melakukan uji coba senjata radio elekteronik, setelah sebelumnya melakukan uji coba rudal balistik. Senjata elektronik itu telah dikembangkan dan menjadi senjata tak tertandingi di dunia.

"Prototipe senjata tersebut telah dibuat dan senjata itu telah membuktikan efisiensinya," kata perwakilan dari Rusia United Instrument Manufacturing Company (OPK), yang bertanggung jawab atas produksi senjata itu.

Senjata ini menggunakan teknologi baru yang telah dikembangkan berdasarkan prinsip senjata berbasiskan fisik yang baru. Senjata ini memadukan proses fisik persenjataan dan fenomena tidak umum dalam senjata modern. Laser dan senjata super sonic adalah contoh lain dari teknologi tersebut. Menurut perwakilan OPK, sistem senjata Rusia ini belum tertandingi.

"Ini adalah jenis senjata yang sama sekali baru, yang tidak memiliki analog di negara kami, dan aku yakin, di dunia," kata perwakilan OPK  seperti dikutip dari laman Russia Today, Jumat (14/10/2016).

Pengumuman ini datang bersamaan dengan pameran militer Arms High-tech yang tengah berlangsung di Armenia. Senjata ini adalah sistem pertahanan negara yang mampu melumpuhkan berbagai jenis sasaran tanpa menggunakan peluncur roket tradisinional. Sebaliknya, senjata ini menggunakan ‘energi yang diarahkan langsung kepada sasaran.’

"Senjata ini akan menimbulkan dampak fisik secara langsung pada on-board peralatan pesawat atau drone dan menetralkan senjata presisi yang dikontrol," jelas perwakilan OPK.



Credit  Sindonews






UNESCO Putuskan Temple Mount Hanya Milik Muslim, Israel Marah

 
UNESCO Putuskan Temple Mount Hanya Milik Muslim, Israel Marah
Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, marah dengan keputusan UNESCO yang menyatakan situs suci Temple Mount hanya untuk umat Muslim. Foto/Times of Israel/Yonatan Sindel
 
YERUSALEM - Pemerintah Israel marah dengan keputusan UNESCO yang menyatakan Temple Mount di Yerusalem merupakan situs suci hanya milik umat Muslim bukan milik Yahudi. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebut keputusan UNESCO tak masuk akal.

Resolusi UNESCO soal hak ases Temple Mount diputuskan hari Kamis.  Pemerintah Israel menilai keputusan UNESCO mengampanyekan gerakan anti-semit.

”Untuk mengatakan bahwa Israel tidak memiliki koneksi ke Temple Mount adalah seperti mengatakan bahwa China tidak memiliki koneksi ke Tembok Besar atau Mesir tidak memiliki koneksi ke Piramida,” kata Netanyahu yang tak terima dengan keputusan UNESCO.

“Keputusan UNESCO yang tak masuk akal ini telah kehilangan sedikit legitimasi,” lanjut Netanyahu. Tak hanya PM Netanyahu yang marah dengan keputusan UNESCO, tapi Presiden Israel, Reuven Rivlin, serta banyak pejabat tinggi negara Yahudi itu juga kesal.

Presiden Rivlin menyebut keputusan UNESCO “memalukan”. Menteri Kebudayaan Israel, Miri Regev mengecam keputusan UNESCO dengan menyebutnya sebagai keputusan “memalukan dan anti-Semit”.

Keputusan UNESCO itu keluar setelah 24 negara memberikan suara yang mendukung resolusi soal hak akses ke Temple Mount pada Kamis sore. Enam negara menentang resolusi dan 26 negara lainnya memilih abstain.

Walikota Yerusalem, Nir Barkat, juga marah atas keputusan UNESCO yang menyangkal koneksi umat Yahudi atas situs Temple Mount di Yerusalem. Alasannya, sudah ribuan tahun umat Yahudi memiliki akses ke situs suci itu.

”Akankah UNESCO memilih untuk menolak koneksi Kristen untuk Vatikan? Atau koneksi Muslim untuk Makkah,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pemimpin oposisi Israel, Isaac Herzog menuduh UNESCO mengkhianati misinya. ”Siapapun yang ingin menulis ulang sejarah, untuk mendistorsi fakta, dan benar-benar ingin menciptakan fantasi bahwa Tembok Barat dan Temple Mount tidak memiliki kaitan ke orang-orang Yahudi, adalah mengatakan sebuah kebohongan besar yang hanya berfungsi untuk meningkatkan kebencian,” ujarnya, seperti dikutip Times of Israel, Jumat (14/10/2016).

Situs Temple Mount selama ini diyakini menjadi situs suci bagi umat Muslim dan Yahudi. Situs itu dianggap suci oleh umat Yahudi karena terdapat bangunan kuil-kuil kuno Yahudi. Sedangkan umat Muslim juga merasa memiliki hak atas situs suci itu karena di dalamnya mencakup Masjid Al-Aqsa.


Credit Sindonews




AS Hancurkan Radar Houthi, Iran Kirim Kapal Perang ke Yaman

 
AS Hancurkan Radar Houthi, Iran Kirim Kapal Perang ke Yaman
Iran mengirimkan kapal perang ke Teluk Aden setelah AS menyerang situs rudal milik pemberontak Houthi. Foto/Istimewa
 
TEHERAN - Komadan Angkatan Laur Republik Iran menyatakan Teheran telah mengerahkan armada kapal perangnya ke Teluk Aden. Irah mengerahkan armada kapal perangnya setelah kapal perang Amerika Serikat (AS) menghancurkan tiga situs radar milik pemberontak Houthi.

Laksamana Habibollah Sayyari mengatakan Angkatan Laut Iran telah mengirim kapal perang ke perairan internasional untuk misi yang mencakup daerah lepas pantai selatan Yaman. Wilayah ini adalah rute perdagangan maritim tersibuk di dunia.

"Armada akan memberikan keamanan laut untuk kapal Iran dan melindungi kepentingan Iran di laut lepas. Armada 34 terdiri dari kapal logistik Bushehr dan kapal perusak Alborz, dan akan melakukan misi selama tiga bulan," kata Sayyari seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (13/10/2016).

Sayyari mengatakan armada berangkat dari kota pelabuhan selatan Bandar Abbas di Iran. Namun ia menolak jika pengerahan armada laut Iran itu untuk campur tangan dalam konflik di Yaman.

Sebelumnya kapal perang destroyer AS, USS Nitze, menghancurkan tiga situs radar kelompok pemberontak Houthi Yaman dengan rudal Tomahawk. Pentagon menyatakan serangan rudal ini sebagai balasan setelah kapal perang AS, USS Mason, jadi target serangan rudal yang ditembak dari wilayah yang dikuasai Houthi.

Credit  Sindonews








Mesir dan Rusia Bakal Gelar Latihan Militer Bersama

 
Mesir dan Rusia Bakal Gelar Latihan Militer Bersama
Mesir dan Rusia bakal menggelar latihan militer bersama pertengahan Oktober nanti. Foto/Istimewa
 
KAIRO - Angkatan bersenjata Mesir akan mengadakan latihan militer bersama dengan Rusia untuk pertama kalinya. Menurut juru bicara militer Kairo, latihan bersama ini akan dilakukan pada 15-26 Oktober.

"Pelatihan militer bersama ini akan mencakup latihan antara unit penerjun payung Mesir dan Rusia di wilayah barat laut el-Alamein" kata juru bicara militer Mesir, Brigjen Mohamed Samir dalam sebuah pernyataan yang diposting di halaman resmi Facebook militer Mesir seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/10/2016).

Sementara itu koran Izvestia Rusia mengatakan Moskow sedang dalam pembicaraan untuk membuka sebuah pangkalan udara di Mesir. Namun kabar ini di sanggah oleh surat kabar resmi Mesir, Al Ahram, dengan mengutip juru bicara kepresidenan yang menyatakan tidak akan mengizinkan pangkalan asing di negara itu.

Mesir sendiri tengah melakukan negosiasi dengan Rusia untuk membuka kembali penerbangan ke resor di Laut Merah yang terhenti pasca pemboman pesawat Rusia yang terbang kembali ke St. Petersburg tahun lalu.

Mesir sangat ingin mengembalikan industri pariwisatanya, penghasil utama devisa negara itu, yang telah turun sejak 2011 setelah terjadinya pemberontakan dalam periode ketidakstabilan politik.


Credit  Sindonews





PHE-24 Diresmikan, Ketahanan Energi Nasional Diharapkan Menguat



PHE-24 Dibangun Pertamina, Kandungan Komponen Dalam Negeri 61,8%
Foto: Imam Wahyudinata

Madura - Instalasi anjungan lepas pantai PHE-24 di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) diresmikan. Peresmian dilakukan oleh Dirut Pertamina Dwi Soetjipto.

PHE-24 ini merupakan bagian dari Engineering, Procurement, Construction & Installation I (EPCI-1). PHE-24 ini akan melengkapi instalasi anjungan lepas pantai PHE-12 yang juga sedang dikerjakan. Dua fasilitas produksi tersebut akan ditambatkan sekitar 55-70 meter di atas permukaan laut.

"Ini adalah hasil sinergi untuk ketahanan energi nasional. Kalau kita bersinergi, tidak ada masalah yang tak bisa dihadapi," ujar Dwi seusai meresmikan Instalasi anjungan lepas pantai PHE-24 di atas pipe vessel Hilong yang berlabuh di Lepas Pantai Perairan Madura, Rabu (12/10/2016).

PHE-12 dan PHE-24 memang merupakan hasil sinergi dari Pertamina, PHE WMO, dan SKK Migas yang bertindak sebagai pengawas dan pengendali. Kedua platform ini nantinya akan dilengkapi dengan Central Processing Platform 2 (CPP2) yang menyinergikan kedua platform tersebut.

Fasilitas CPP2 akan memulai perjalanan dari lokasi fabrikasi di Cilegon, Banten pada pertengahan Oktober ini. Ketiga fasilitas ini diharapkan dapat selesai terpasang di lepas pantai paling lambat akhir November mendatang.

PHE-24 Diresmikan, Ketahanan Energi Nasional Diharapkan Menguat

"Pengembangan lapangan terintegrasi ini merupakan bagian dari usaha Pertamina untuk meningkatkan kontribusi hingga 40% pada produksi minyak nasional pada tahun 2019. Saat ini Pertamina baru berkontribusi sekitar 23% dari total produksi minyak nasional sebesar 830.000 barel per hari," kata Dwi.

Dirut PT Pertamina Hulu Energi (PHE), R. Gunung Sardjono Hadi, menegaskan bahwa untuk melengkapi fasilitas produksi tersebut juga telah dimulai penggelaran pipa bawah laut dengan panjang secara keseluruhan sekitar 19,5 km.

Belasan kilometer pipa itu akan menyalurkan produksi minyak dan gas bumi dari lapangan PHE-12 dan PHE-24 (terintegrasi). Keseluruhan kegiatan EPCI-1 diharapkan tuntas pada Februari 2017.

"Sesuai target SKK Migas, lapangan terintegrasi ini pada bulan Februari 2017 sudah bisa mengalirkan minyak bumi sekitar 1.000 BOPD dan mencapai puncaknya 2.900 BOPD pada Mei 2017. Dari sumur gas bumi diharapkan berproduksi 10 MMSCFD mulai Juni 2017 dan mencapai puncaknya 14,1 MMSCFD pada Juli 2017," kata Gunung.

PHE-24 Diresmikan, Ketahanan Energi Nasional Diharapkan Menguat

Ditambahkan Gunung, sebagai bagian dari usaha Pertamina dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional, lapangan terintegrasi akan dilanjutkan dengan pembangunan proyek EPCI-2 yang meliputi pembangunan anjungan PHE-48 dan PHE-7 yang akan dimulai pada awal tahun 2018.

Sementara itu, General Manager PHE WMO Sri Budiyani mengatakan, dengan adanya proyek EPCI-1, PHE WMO berharap terjadi peningkatan produksi 5-7 ribu barel secara bertahap setiap tiga bulan hingga 5 tahun ke depan. Dengan demikian laju penurunan produksi alamiah di

Blok WMO yang rata-rata dalam 3 tahun terakhir mencapai 50-60% per tahun bisa terus ditekan.

"Saat ini melalui program perawatan sumur yang cermat dan optimasi produksi, pada tahun 2016 sampai dengan bulan Oktober, laju penurunan produksi alamiah dapat ditahan hingga hanya sekitar 10%. Kegiatan instalasi anjungan migas lepas pantai pada saat ini, menunjukkan Pertamina mampu bekerja di lepas pantai," kata Budiyani.



Credit  detikFinance

PHE-24 Dibangun Pertamina, Kandungan Komponen Dalam Negeri 61,8%

PHE-24 Dibangun Pertamina, Kandungan Komponen Dalam Negeri 61,8%
Foto: Imam Wahyudinata

Jakarta - Instalasi anjungan lepas pantai PHE-24 di wilayah kerja PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) telah diresmikan. Pertamina boleh berbangga hati karena instalasi ini adalah instalasi yang pertama kali dirancang dan dibangun sendiri oleh Pertamina tanpa adanya campur tangan asing.

"Yang mendesain platform adalah Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) sendiri," ujar Dirut PT Pertamina, Dwi Soetjipto, kepada wartawan usai meresmikan Instalasi anjungan lepas pantai PHE-24 di pipe vessel Hilong yang berlabuh di Lepas Pantai Perairan Madura, Rabu (12/10/2016).

Menurut Dwi, cikal bakal pengembangan teknologi desain adalah elemen penting untuk ke depan. Hal itu menjadi modal untuk berperan lebih baik lagi dalam pembangunan proyek-proyek Pertamina selanjutnya.

Adapun Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk proyek ini cukup tinggi yakni 61,8 %.

"Fabrikasi dilakukan oleh Gunanusa dan aplikasinya oeh Timas (Suplindo)," kata Dwi.

Salah satu yang belum bisa dilakukan oleh putra bangsa adalah masih dilibatkannya pipe laying vessel Hilong yang Indonesia masih belum mempunyainya. Kapal Hilong ini membantu memasang pipa untuk proyek yang termasuk bagian dari Engineering, Procurement, Construction & Installation I (EPCI-1) ini.

Rancangan sendiri dan semakin tingginya TKDN menurut Dwi sangat berdampak positif. Hal itu berkaitan dengan efisiensi perusahaan mengingat harga minyak masih rendah.

"Sejak akhir 2015 dan awal 2016, harga minyak masih melemah. Adanaya efisiensi ini membuat cost bisa ditekan lebih rendah," tandas Dwi.


Credit  detikFinance






Pertamina Tambah Tanker Baru Rp 152 Miliar


Pertamina Tambah Tanker Baru Rp 152 Miliar
Foto: Istimewa

Jakarta - Anak usaha Pertamina, yaitu PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), menambah armada kapal miliknya di tahun ini. Kapal tanker ini akan memperkuat armada kapal tanker untuk mengangkut minyak.

Satu unit kapal Small Tanker 3500 LT DWT ini diserahkan kepada PTK pada Rabu (12/10/2016), oleh PT Drydock World Pertama (DDW) sebagai perusahaan yang telah memenangkan tender pembangunan kapal milik PTK, dengan nilai investasi US$ 11.728.000 atau sekitar Rp 152 miliar.

Transko Arafura merupakan tanker pertama yang dibangun dan dimiliki oleh PTK. Pembangunan kapal Small Tanker ini sudah disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pengguna dan telah disesuaikan dengan aturan terkini dari IMO, SOLAS, MARPOL, CLASS NK, dan ISM.

Rencananya, Transko Arafura melayani Pertamina Shipping. Kapal jenis small tanker ini nantinya akan dioperasikan di wilayah perairan Sumatera Bagian Utara atau Kalimantan dan sekitarnya.

"Transko Arafuru akan dioperasikan untuk mendukung kegiatan Pertamina Shipping dan ditargetkan memberikan kontribusi pendapatan bagi PTK sebesar Rp 31 miliar per tahun," ungkap Soebagjo Hari Moeljanto, Direktur Utama PTK, dalam keterangannya, Jumat (14/10/2016).

Selain Transko Arafura rencananya PTK juga akan melaksanakan delivery 1 unit Oil Barge 1.100 KL bernama Transko Ranau, yang dibangun PT Patria Maritim Perkasa.

Bertambahnya armada kapal milik PTK, akan memperkuat bisnis PTK selaku anak usaha Pertamina dan meningkatkan eksistensi PTK untuk bersaing secara global di dalam bisnis pelayaran.






Credit  detikFinance




Harta WNI di Luar Negeri Rp 3.600 T, Mayoritas di Singapura



Harta WNI di Luar Negeri Rp 3.600 T, Mayoritas di Singapura
Foto: (Fitraya/detikTravel)


Malang - Pemerintah memperkirakan harta warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri mencapai Rp 3.600 triliun. Mayoritas dari harta itu tersebar di Singapura.

"Repatriasi sebagian besar dari Singapura, deklarasi luar negeri sebagian besar dari Singapura. Seperti membuktikan sejalan tax amnesty dan yang disampaikan Menkeu di Sidang Pertama di MK (Mahkamah Konstitusi) bahwa harta WNI di luar negeri ada Rp 3.600 triliun dan sebagian besar ada di Singapura dan angka-angka itu menunjukkan begitu," Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas, Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Hestu Yoga Saksama, di Hotel Atria, Malang, Kamis (13/10/2016).

Berdasarkan data dari DJP, repatriasi dari Singapura sebesar Rp 79,13 triliun, dan deklarasi mencapai Rp 652,03 triliun. Sedangkan data repatriasi dari negara lainnya sebesar Rp 21,36 triliun, dengan deklarasi mencapai Rp 102,59 triliun.

Rinciannya adalah, repatriasi dari Caymand Islands sebanyak Rp 16,5 triliun, dan deklarasi mencapai Rp 72,67 triliun. Repatriasi dari Hong Kong sebanyak Rp 14,05 triliun dan deklarasi mencapai Rp 52,53 triliun.

Repatriasi dari China Rp 3,56 triliun dan deklarasi Rp 38,7 triliun. Repatriasi dari Virgin Islands sebanyak Rp 2,49 triliun dan deklarasi Rp 33,15 triliun.

Sementara itu Kepala Bidang Data Potensi dan Pengawasan Perpajakan DJP, Romadhaniah, mengatakan lembaga konsultan dunia, McKinsey mengestimasi terdapat sekitar US$ 250 Miliar atau Rp 3,475 triliun (kurs APBN Rp 13.900) aset WNI di luar negeri.

Sedangkan dari Data Credit Suisse Global Wealth Report dan Allianz Global Wealth Report (diolah) menunjukkan bahwa aset WNI di luar negeri sekitar Rp 11.125 Triliun. Bank Indonesia memperkirakan jumlah illicit funds Indonesia di luar negeri sebesar Rp 3.147 Triliun (sumber: Kar and Spanjers (2015), Tax Justice Network (2010) dan Global Financial Integrity (2015).

"Berdasarkan data primer, Kementerian Keuangan mengestimasi total aset WNI yang berada di luar negeri minimal sebesar Rp 11.000 triliun," Romadhaniah.

Diperkirakan dana WNI yang parkir di luar negeri masih banyak. Dengan demikian pemerintah masih mengincar dana yang parkir di luar negeri kepada WP besar dengan sosialisasi tersegmentasi.





Credit  detikFinance




Francois Hollande: Perancis Bermasalah dengan Islam

 
Francois Hollande: Perancis Bermasalah dengan Islam  
Presiden Perancis Francois Hollande dalam buku terbaru yang dirilis pekan ini mengatakan bahwa Perancis bermasalah dengan Islam. (Reuters/Etienne Laurent)
 
Jakarta, CB -- Presiden Perancis Francois Hollande mengkritisi Islam yang menurutnya punya masalah dengan Perancis. Pengakuan Hollande ini terdapat dalam sebuah buku yang dirilis di tengah gelombang Islamofobia yang kental di negara itu.

Dalam buku berjudul "Un president ne devrait pas dire ca" yang berarti "Seorang Presiden Seharusnya Tidak Mengatakan Itu.." Hollande dalam wawancara dengan dua jurnalis pada Desember 2015, sebulan setelah serangan terorisme ISIS di Paris yang menewaskan 130 orang, mengatakan bahwa "Perancis punya masalah dengan Islam".

"Benar ada masalah dengan Islam. Tidak diragukan lagi," kata Hollande dalam buku itu, dikutip Reuters.

"Tapi masalah ini bukan berarti Islam adalah agama yang berbahaya, tapi karena Islam ingin menegaskan diri sebagai agama Republik ini," lanjut Hollande lagi.

Dalam bagian lain buku yang diterbitkan pada Kamis pekan ini (13/10), Hollande mengatakan bahwa "terlalu banyak yang datang, imigrasi tidak seharusnya dilakukan."

"[Perancis] ada masalah dengan Islam karena Islam membutuhkan situs [suci] dan pengakuan," ujar Hollande.

Sikap Hollande ini sebelumnya juga diambil oleh para petinggi di negara sekuler itu, terutama dari kubu sayap kanan ekstrem.  Bahkan kelompok oposisi mendesak Hollande untuk menegakkan peraturan anti-Islam, seperti pelarangan burkini secara nasional dan penahanan orang-orang yang masuk dalam pengawasan intelijen.

Pemerintah Perancis telah mencoba meleburkan Islam dengan sekularisme Perancis sejak tahun 1980-an, namun selalu gagal.  Agustus lalu, Perdana Menteri Manuel Valls mengatakan bahwa Perancis harus melakukan pendekatan baru dalam hubungannya dengan Islam.

Sebelumnya dalam pemerintahan Presiden Nicolas Sarkozy, Islam ditekan dengan pelarangan pemakaian atribut keagamaan di institusi pemerintahan dan pendidikan. Tidak boleh ada lagi jilbab dipakai di sekolah, dan demi alasan sekulerisme rok siswi juga harus dipendekkan.

Islamofobia di Perancis kian menjadi setelah beberapa kota di negara itu menerapkan larangan pemakaian burkini, atau pakaian renang muslimah yang menutup seluruh tubuh dan kepala. Agustus lalu beredar foto yang memicu kecaman, menampilkan polisi memaksa wanita Muslim di pantai Nice untuk melepas jilbabnya.

Buku yang memuat kutipan Hollande itu ditulis oleh  dua jurnalis kenamaan Perancis Gerard Davet dan Fabrice Lhomme yang telah bertemu Presiden Perancis itu 61 kali. Hollande adalah presiden Perancis paling tidak populer dalam enam dekade terakhir, yang dianggap oleh oposisi terlalu banyak bicara dengan wartawan ketimbang memimpin.



Credit  CNN Indonesia





Laporan Psikolog: Duterte Punya Masalah Kejiwaan

 
Laporan Psikolog: Duterte Punya Masalah Kejiwaan  
Dalam laporan pengadilan cerai tahun 1998, Duterte menjalani pemeriksaan psikologis dan dinyatakan menderita masalah kejiwaan. (Reuters/Lean Daval Jr)
 
 
Jakarta, CB -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte memiliki riwayat penyakit kejiwaan yang bisa mempengaruhi keputusannya dalam memimpin. Hal ini terungkap dalam laporan pengadilan cerai antara Duterte dengan istrinya, Elizabeth Zimmerman, pada tahun 1998.

Pada laporan pengadilan yang dipaparkan oleh media Filipina ABS CBN April lalu, terdapat hasil pemeriksaan oleh psikolog Dr. Natividad Dayan, mantan presiden Dewan Psikologi Internasional, yang menyatakan bahwa bahwa Duterte menderita gangguan kejiwaan bernama "Gangguan Kepribadian Antisosial Narsistik."

Keadaan psikologi ini terungkap dalam gugatan cerai Zimmerman yang telah menikahi Duterte sejak tahun 1973. Selama 10 tahun sebelum gugatan dilayangkan pada 1998, pasangan ini pisah ranjang.

Zimmerman mengatakan bahwa Duterte yang saat itu pejabat tinggi di Davao suka main perempuan dan mata keranjang sehingga dia meminta pengadilan membatalkan pernikahan mereka. Hakim pengadilan saat itu, Pablo M. Roxas, mengabulkan permohonan tersebut.

Dayan dalam laporannya menyimpulkan Zimmerman mengalami "masalah pernikahan" yang menyebabkan "stres berat" dan dia akan terus menderita jika tetap menikah dengan Duterte.

Pemeriksaan oleh Dayan menunjukkan Duterte "secara psikologis tidak mampu memenuhi kewajiban dasar pernikahan". Menderita Gangguan Kepribadian Narsistik Antisosial, ujar laporan itu, membuat Duterte "tidak bisa setia dan berkomitmen, tidak peduli kebutuhan dan perasaan orang lain, ditambah tidak pernah merasa menyesal dan bersalah."

Sikap ini dibuktikan saat Duterte yang mengakui bahwa dia berada di balik pembunuhan ribuan pelaku tindak kriminal di Davao. Saat itu dia mengatakan bahwa akan ada 50 ribu orang yang tewas jika terpilih presiden.

Benar saja, sejak menjabat Juni lalu sudah lebih dari 3.000 orang tewas di bawah kepemimpinannya. Duterte bersumpah memberantas bandar dan pecandu narkotika.

Selain itu, Duterte membuka perseteruan dengan Amerika Serikat dengan mengatakan Presiden Barack Obama "anak pelacur" dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon "bodoh".

Pemeriksaan Dayan menunjukkan Duterte sebagai walikota adalah seorang "yang impulsif dan sulit mengendalikan keinginan dan emosinya. Dia tidak mampu melihat konsekuensi dari perbuatannya."

Dayan juga mengatakan, Duterte bisa dengan mudah murka jika keinginannya tidak terpenuhi. "Kebutuhannya atau keinginannya harus segera dipenuhi, setiap penundaan bisa membuat dia marah besar," ujar laporan itu.

Hasil pemeriksaan juga menyebutkan Duterte memiliki kecenderungan merusak dan penilaian yang buruk.

"Dia menilai tindakannya berdasarkan pandangannya sendiri, yang sesuai kebutuhannya saja, bias dan penuh penghakiman," lanjut laporan Dayan.

"Untuk setiap kesalahannya, dia mencoba mencari rasionalitas dan pembenaran. Karena itu, dia jarang merasa bersalah atau menyesal."

Namun laporan media soal hasil pemeriksaan psikologi yang muncul di tengah kampanye pemilu itu dibantah oleh putri Duterte, Sara. Dia mengatakan, pemeriksaan itu tidak menunjukkan bahwa ayahnya tidak layak memimpin.

"Itu tidak mencerminkan apa yang dia lakukan sebagai pelayan publik, sebagai politisi, sebagai pejabat pemerintah. Itu semua adalah penilaian atas kehidupan pribadinya antara dia dan istrinya," kata Sara.

Sara Duterte saat ini menggantikan posisi ayahnya sebagai walikota Davao. Wanita 38 tahun ini menggegerkan Filipina setelah tertangkap kamera memukuli polisi di Davao pada 2011 lalu.



Credit  CNN Indonesia





Duterte Resmi Tantang PBB Selidiki Pembunuhan di Filipina

 
Duterte Resmi Tantang PBB Selidiki Pembunuhan di Filipina  
Filipina secara resmi mengundang Pelapor HAM PBB menginvestigasi ribuan kasus pembunuhan yang terjadi selama Presiden Rodrigo Duterte menjabat. (Reuters/Kham)
 
Jakarta, CB -- Juru bicara Presiden Filipina Ernesto Abella menyatakan pemerintah Filipina secara resmi mengundang Pelapor Hak Asasi Manusia PBB menginvestigasi ribuan kasus pembunuhan yang terjadi selama Presiden Rodrigo Duterte menjabat.

"Istana [presiden] telah mengirimkan undangan kepada Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard dan sedang menunggu balasan," ujar Abella seperti dikutip AFP, Kamis (13/10).

Sehari sebelumnya, Rabu (12/10) Abella menyatakan bahwa pemerintah Filipina meminta Callamard untuk turut melakukan pencarian fakta terkait kasus pembunuhan aparat hukum dan keamanan oleh para tersangka narkoba, "Sehingga Callamard bisa mendapatkan perspektif yang akurat terkait masalah narkoba di Filipina."

Pemerintah Filipina awalnya sempat menolak Callamard saat dirinya sepakat menerima tantangan Duterte untuk menginvestigasi dugaan pelanggaran HAM di Filipina.

Callamard menyatakan akan berunding dengan Manila terkait kunjungan dan misi pencarian faktanya disana, termasuk meminta jaminan kebebasan bergerak dan keamanan dalam melakukan investigasi.

Selama tiga bulan Duterte menjabat, ia dikenal tak segan membunuh para kriminal dan pengedar narkoba lewat misinya berperang melawan kejahatan.

Berdasarkan data resmi, sejak Juli lalu sekitar 3.600 orang tewas terbunuh dalam operasi pemberantasan peredaran narkoba di Filipina. PBB, Uni Eropa, dan kelompok pegiat HAM internasional khawatir dan menduga Filipina telah melakukan pelanggaran HAM melalui pembunuhan massal di luar hukum itu.

Duterte membantah tuduhan pelanggaran HAM, dan menyebutkan operasi perang melawan kejahatan dan narkoba merupakan urusan dalam negeri mereka.

Terkenal bersikap kontroversial, Duterte bahkan menyebut Presiden Amerika serikat Barrack Obama sebagai "anak pelacur" dan Sekjen PBB Ban Ki-moon "bodoh" karena kritik-kritik yang dilontarkan kepada dirinya.

September lalu, Duterte juga sempat menantang PBB, Uni Eropa, dan ahli-ahli HAM dunia untuk datang ke Filipina dan mengivestigasi langsung tuduhan pelanggaran HAM yang selama ini dilayangkan kepada dirinya. Duterte pun tak segan menantang Ban untuk berdebat dengan dirinya.

Sementara itu, Komite PBB untuk urusan Ekonomi, Sosial, dan Budaya menyatakan keprihatinannya terkait perang melawan narkoba yang diusung Duterte ini.

Komite PBB untuk urusan Ekonomi, Sosial, dan Budaya mengatakan keprihatinan kebijakan Duterte ini dianggap menjadi legitimasi pemerintah untuk melakukan kekerasan dan pelanggaran HAM kepada para pengguna narkoba di negara itu.

"Jumlah pembunuhan di luar hukum para tersangka narkoba meningkat dalam beberapa bulan terakhir, lingkungan miskin ikut terpengaruh secara tidak proporsional dalam proses ini," tutur Komite PBB itu.



Credit  CNN Indonesia






China Minta Australia Hati-hati Komentari Konflik LCS

 
China Minta Australia Hati-hati Komentari Konflik LCS 
 Pengadilan Tetap Arbitrase di Den Haag telah menyimpulkan China tidak memiliki dasar hukum tetap mengklaim hak bersejarah sebagian besar wilayah LCS. (Reuters/U.S. Navy)
 
Jakarta, CB -- Wakil Pimpinan Komisi Militer Pusat China Fan Changlong menilai Australia harus berhati-hati dalam bertindak terkait konflik Laut China Selatan (LCS). Menurutnya, tindakan Australia terkait LCS berpengaruh pada hubungan kedua negara.

Bertemu di Beijing pada Rabu (13/10) kemarin, Fan mengatakan kepada Pimpinan Angkatan Udara Australia Marsekal Mark Binskin bahwa China berharap untuk tetap menjaga hubungan baik dan stabil antar militer kedua negara. Untuk itu, Australia patut memperhatikan perilaku militernya terkait sengketa LCS.

"China berharap Australia dapat berbicara dan bertindak hati-hati mengenai sengketa LCS, di mana setiap perilaku Australia (terkait LCS) berpengaruh," ujar Fan seperti dikutip Reuters, Kamis (13/10).

Sebelumnya, Australia sebagai salah satu sekutu terdekat AS di kawasan pernah mengutarakan kritik terhadap aksi China yang mengoperasikan kapal pengintai militer di sekitar pulau sengketa di LCS. Australia juga mendukung AS dalam patroli militer sebagai bentuk kebebasan bernavigasi di LCS.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull pada September lalu juga sempat berdiskusi dengan Presiden China Xi Jinping tentang pentingnya mematuhi hukum internasional guna meredam tingginya tensi di LCS.

Juli lalu, Pengadilan Tetap Arbitrase di Den Haag menyimpulkan China tidak memiliki dasar hukum tetap mengklaim hak bersejarah sebagian besar wilayah LCS. Namun, Xi Jinping tetap menolak dan tidak mengabaikan keputusan internasional itu, dan menegaskan bahwa perairan yang memiliki nilai perdagangan mencapai US$5 triliun itu merupakan wilayah teritorial China.

Klaim LCS tumpang-tindih dengan klaim Brunei, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Taiwan.

China geram dengan tindakan AS yang berpatroli di LCS. Sementara, China pun mereklamasi pulau buatan di sana, termasuk fasilitas landasan udara, yang semakin mempengaruhi stabilitas keamanan di kawasan.




Credit  CNN Indonesia