Jumat, 13 Februari 2015

Satelit cuaca tercanggih dunia diluncurkan ke Antariksa

Satelit cuaca tercanggih dunia diluncurkan ke Antariksa
Roket SpaceX pembawa satelit pemantau cuaca dan badai Matahari diluncurkan 11 Februari 2015 dari Tanjung Canaveral, AS, ke luar angkasa (Reuters)
Tanjung Canaveral (CB) - Roket SpaceX diluncurkan Rabu waktu AS untuk membawa sebuah satelit AS ke luar angkasa terdalam untuk memantau badai matahari dan citra Bumi dari jarak sekitar 1,6 juta km.

Diterangi sinar Matahari, roket Falcon 9 bertingkat 22 itu diluncurkan dari tepi laut pada pukul 6.03 sore waktu AS (6.03 pagi WIB tadi) dari Pangkalan Angkalan Udara Tanjung Canaveral di Florida.

Peluncuran itu sempat tertunda Minggu karena masalah pada sistem pelacak radar dan Selasa ketika ada angin kencang.

Cuaca cerah sewaktu peluncuran Rabu waktu AS itu, namun ombak laut yang tinggi membuat SpaceX membatalkan pengujian pendaratan tingkat pertama roket di lautan.

"Sayangnya kami tidak akan mampu berupaya memperbaiki tingkat pertama roket Falcon 9," kata manajemen SpaceX seperti dikutip Reuters.

Roket ini membawa Observatorium Iklim Antariksa Dalam (DSCOVR) yang adalah misi bernilai 340 juta dolar AS sokongan NASA, badan cuaca AS (NOAA) dan Angkatan Udara.

DSCOVR akan menggantikan satelit pemonitor badai Matahari yang sudah berumur 17 tahun. Badai Matahari bisa mengganggu sinyal GPS, menghalangi komunikasi radio dan mempengaruhi jaringan listrik di Bumi.

DSCOVR membutuhkan 110 hari untuk mencapai orbit operasionalnya dalam mengeliling Matahari, atau hampir sekitar 1,6 juta km dari Bumi sehingga bisa berlaku sebagai pelampung cuaca yang bisa menjejak acaman aktivitas Matahari.

Misi awal satelit ini adalah menyediakan citra terus-terusan Bumi yang akan didistribusikan via Internet demi meningkatkan kepedulian lingkungan, seperti gambar "Biru Marmer" Bumi dari Apollo 17 pada 1970-an.

Satelit yang dinamai Triana itu mestinya sudah diluncurkan lewat pesawat ruang angkasa ulang alik, namun kemudian batal.

Triana menghabiskan waktu hampir satu dekade sebelum diperbarui dan dilahirkan kembali sebagai sebuah observatorium Matahari. DSCOVR memiliki dua sensor untuk memonitor Bumi guna melacak debu vulkanik, mengukur lapisan ozon dan memonitor kekeringan, banjir dan kebakaran.

Satelit ini juga akan mengambil gambar Bumi setiap dua jam sekali yang akan diposting ke Internet sehingga memenuhi impian perlindungan lingkungan dari mantan wakil presiden Amerika Serikat Al Gore yang menginisiasi proyek ini, demikian Reuters.


Credit  ANTARA News

Kamis, 12 Februari 2015

Didepan Panglima Militer se-ASEAN, Panglima TNI Bicara Penguatan Militer Kawasan



Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko (GATRAnews/Ervan Bayu)



















Jakarta, CB - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko mengikuti Sidang ke-12 ACDFIM (Asean Chief of Defence Force Informal Meeting) tahun 2015 di Malaysia. Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia (Chief of Defence Forces Malaysia Armed Forces) General Tan Sri Dato Sri Zulkifeli bin Mohd Zin selaku tuan rumah membuka sidang ACDFIM, di Sabah Grand Ball Room, Selasa (10/2).

Tema yang diangkat dalam sidang ke-12 ACDFIM 2015 adalah “Asean Menjaga Keamanan dan Stabilitas Nasional”. Dalam sidang tersebut, Panglima TNI menyampaikan Perspektif Indonesia: ACDFIM-Plus Memperkokoh Regionalisme ASEAN Sebagai Suatu Entitas Kawasan.

Jenderal TNI Dr. Moeldoko menyampaikan bahwa pada Sidang ke-11 ACDFIM tahun 2014 di Nay Pyi Taw, Myanmar yang lalu, Indonesia telah menyampaikan makalah tentang ‘Pentingnya Kerja Sama Militer ASEAN Dalam Mengantisipasi Munculnya Ancaman di Kawasan’ yang antara lain merekomendasikan perlunya dibentuk forum diskusi bersama antara para Panglima Angkatan Bersenjata ASEAN dengan mitra dialog para Panglima Angkatan Bersenjata Non-ASEAN.

Pertimbangan gagasan tersebut antara lain karena Forum ACDFIM telah terbentuk sekitar 14 tahun lalu, sehingga merupakan forum yang telah teruji dan matang dalam menyikapi permasalahan bersama selama ini.

Keberhasilan tersebut sepatutnya dapat dikomunikasikan dengan mitra dialog lain, yaitu para Panglima Angkatan Bersenjata Non-ASEAN dalam suatu forum yang disebut ACDFIM-Plus, yang mendambakan kawasan bersama ASEAN tetap dalam kondisi aman dan damai.

Kerja sama militer secara multilateral antara militer dari ASEAN dan militer dari kawasan luar ASEAN (Non-ASEAN) melalui pertukaran pandangan dan informasi isu-isu keamanan di kawasan regional dan global, seperti Forum ADMM-Plus yang telah ada saat ini, menjadi penting guna menyikapi tantangan untuk kepentingan bersama masyarakat ASEAN.

ADMM-Plus akan menjadi penjuru dalam penguatan kekuatan Kawasan ASEAN dengan pelibatan sejumlah negara Non-ASEAN, maka ACDFIM pun diupayakan untuk bersinerji dalam bentuk ACDFIM-Plus, sehingga terbentuk suatu Kawasan ASEAN yang kokoh dan dinamis sebagai suatu Regionalisme yang diakui memiliki daya penggetar serta benteng berupa tatanan kawasan (regional order) yang terintegritas dan solid dalam menghadapi tantangan dan ancaman bersama di Kawasan ASEAN.

Tatanan regional di Kawasan Asia-Tenggara akan terwujud manakala terdapat keterkaitan yang kuat antara negara-negara anggota ASEAN dengan penguatan 8 negara Non-ASEAN sebagai mitra dialog strategis.


Credit   GATRAnews

Ukraina Siap Darurat Militer Jika Pertempuran Dengan Separatis Pro Kremlin Berlanjut

Ukraina Siap Darurat Militer Jika Pertempuran Dengan Separatis Pro Kremlin Berlanjut
Reuters / Presiden Ukraina Petro Poroshenko (tengah) menunjuk bangkai roket saat mengunjungi Kramatorsk, Selasa (10/2) malam. Serangan roket menewaskan lebih dari 10 tentara dan warga sipil di wilayah yang dikuasai penuh Pemerintah Ukraina itu. 
 
CB -Presiden Ukraina Petro Poroshenko, Rabu (11/2) kemarin, menyatakan bahwa Ukraina siap memberlakukan opsi darurat militer jika pertempuran dengan separatis pro Kremlin di Ukraina timur berlanjut.
Pernyataan Poroshenko yang dikutip kantor berita Interfax itu muncul menjelang pelaksanaan pembicaraan damai di Minsk, Belarus, yang akan dilakukan Poroshenko, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Perancis Francois Hollande, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Poroshenko mengatakan, posisi kunci Kiev dalam pembicaraan damai tersebut akan bertujuan mengamankan gencatan senjata tanpa syarat, tetapi Ukraina juga menyiapkan pertahanan militer jika diperlukan. ”Saya, pemerintah, dan parlemen sudah siap mengambil keputusan memberlakukan darurat militer di semua wilayah Ukraina,” kata Poroshenko dalam pertemuan Pemerintah Ukraina.
”Kami menginginkan perdamaian, tetapi negara kami perlu mempertahankan diri dan kami akan lakukan itu sampai akhir,” ujarnya.
Separatis pro Rusia sudah melancarkan serangan terhadap pasukan Ukraina, ini meredupkan harapan akan tercapainya kesepakatan gencatan senjata dalam pembicaraan damai di Minsk, Belarus, Rabu kemarin.
Para pemberontak telah menyatakan bahwa mereka menginginkan kemerdekaan dan telah mendeklarasikan kemerdekaan dengan menyebut diri mereka sebagai ”Republik Rakyat”. Namun, Poroshenko mengatakan bahwa Ukraina tetap akan menjaga kesatuan wilayah.
”Ukraina akan selalu tetap bersatu, selalu akan menjadi negara kesatuan. Federal tak akan berakar di tanah Ukraina,” kata Poroshenko merujuk usulan yang didesakkan Moskwa.

Puluhan tewas
Menjelang pembicaraan damai yang akan dilakukan empat pemimpin negara di Minsk, puluhan korban tewas dalam pertempuran baru-baru ini. Rusia mengekspresikan optimismenya terhadap pelaksanaan pembicaraan damai tersebut.
”Para pakar sedang bekerja, ada kemajuan nyata yang dicapai,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, meskipun ia mengisyaratkan tidak akan ada fleksibilitas atas permintaan negosiasi yang sangat krusial dari Ukraina yang akan memperketat kontrol perbatasan Ukraina dengan Rusia.
Lavrov menekankan bahwa sebaiknya isu kontrol perbatasan tak seharusnya menjadi prasyarat pembicaraan damai yang akan dilakukan. ”Sementara terjadi pertempuran, sementara masih ada isu-isu lain yang belum terselesaikan, opini saya, prasyarat tersebut menjadi tak realistis,” kata Lavrov kepada wartawan seusai melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Kotzias yang sedang berkunjung ke Rusia.
Beberapa waktu lalu, Ukraina meminta mengontrol kembali perbatasan Ukraina hingga 400 kilometer dengan Rusia. Argumentasinya karena garis perbatasan itu digunakan Moskwa untuk mengirim suplai bagi separatis yang bertempur melawan pasukan Ukraina.
Sementara itu, Hollande dan Merkel akan bicara ”satu suara” menghadapi Putin yang mereka tuding telah mendukung separatis Ukraina. ”Yang kami perlukan adalah gencatan senjata tanpa syarat,” kata Hollande.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah memperingatkan Putin bahwa Rusia akan ”membayar” jika pembicaraan damai tersebut gagal.
Credit  TRIBUNNEWS.COM

Uji Coba Pesawat Antariksa Eropa Berhasil


Uji Coba Pesawat Antariksa Eropa Berhasil
AFP Sebuah pesawat angkasa ekspremintal berhasil kembali ke bumi, Rabu (11/2) setelah tes penerbangan 100 menit. Badan Antariksa Eropa (ESA) berharap pesawat itu akan membuka jalan bagi sistem transportasi antariksa yang bisa digunakan kembali pertama bagi Eropa. 

CB,FRANKFURT—Pesawat antariksa yang bisa digunakan kembali dapat melakukan pendaratan yang dikendalikan di landasan terbang dan bukannya jatuh ke laut bisa memangkas biaya. Pesawat tersebut juga memungkinkan para ilmuwan membawa kembali sampel benda langit seperti komet.
Intermediate eXperimental Vehicle (IXV) milik ESA yang ukurannya sebesar mobil, lepas landas dari pangkalan antariksa ESA di Guyana Perancis menggunakan roket pada pukul 13:40 GMT, setelah ditunda selama 40 menit karena ada masalah dengan sistem transmisi data.
Pesawat antariksa tersebut melepaskan diri dari roket pada ketinggian 348 kilometer dan meluncur sampai ke ketinggian 413 kilometer sebelum turun kembali ke bumi dengan kecepatan 27.000 kilometer per jam (16.777 mph).
Berbagai bahan yang berusaha diuji oleh ESA, berkisar dari serat karbon berteknologi tinggi sampai ke gabus biasa, yang melindungi pesawat tersebut dari suhu yang bisa mencapai 1.600 derajat Celsius ketika kembali lagi ke bumi.
IXV menggunakan parasut untuk memperlambat diri dan bagian sayap pesawat mengarahkannya sendiri ke Samudera Pasifik sekitar 100 menit setelah peluncuran.
Di tempat itu, balon apung mencegah pesawat tersebut agar tidak tenggelam sementara dua perahu tiup Zodiac berlomba tiba di lokasi pendaratan untuk mengamankan pesawat antariksa tersebut sampai bisa diselamatkan oleh kapal.

“Ini luar biasa... Uji coba ini akan memperluas batas pengetahuan kita,” kata Direktur Jenderal ESA Jean-Jacques Dordain di lokasi peluncuran di Guyana Perancis, yang komentarnya disiarkan di internet.
ESA mengatakan akan mengumumkan data yang dikumpulkan oleh 300 sensor tekanan dan suhu yang dipasang pada IXV sekitar enam minggu setelah penerbangan uji coba tersebut.
IXV, yang menurut ESA bernilai sekitar 150 juta euro ($169,70 juta), mirip dengan pengorbit pesawat antariksa milik NASA, yang dipensiunkan pada tahun 2011 setelah beroperasi selama 30 tahun, dan serupa dengan pesawat antariksa Dream Chaser yang sedang dikembangkan oleh Sierra Nevada Corp.
Namun tidak seperti pesawat-pesawat tersebut, pesawat antariksa ekperimental ESA tidak bersayap.
Langkah berikutnya untuk ESA adalah pengembangan pesawat untuk kembali lagi ke bumi yang akan diberi nama “Pride”. Menurut ESA pesawat tersebut akan mirip dengan pesawat antariksa robotik militer AS, X-37B, walaupun lebih kecil dan lebih murah dan akan mampu mendarat di landasan terbang.


Credit TRIBUNNEWS.COM

Yunani Gagal Yakinkan Menteri Keuangan Eropa

Permohonan utang Yunani belum bisa dicairkan, akan dibicarakan lagi.


Yunani Gagal Yakinkan Menteri Keuangan Eropa
Menteri Keuangan Yunani Yanis Varoufakis
 
  CB - Menteri-menteri keuangan kawasan Eropa belum menyetujui permohonan Yunani untuk mendapatkan bailout internasional atas kondisi perekonomian negaranya.

Dalam pertemuan di Brussel, Jerman yang berakhir Kamis dini hari waktu Eropa itu, para menteri sepakat untuk belum sepakat. Mereka mengaku membutuhkan waktu lebih banyak untuk membahas Yunani.

"Kami mengeksplorasi semua isu, salah satunya program saat ini," ujar Jeroen Dijsselbloem, yang memimpin pertemuan itu, saat memberikan keterangan pers, dikutip Reuters, Kamis 12 Februari 2015.

Jeroen mengatakan, para menteri masih mempertimbangkan untuk memperpanjang bantuan kepada Yunani. Namun, belum ada kata sepakat untuk hal itu.

"Kami mendiskusikan kemungkinan untuk memperpanjang (bantuan). Ini merupakan pilihan yang paling disukai, tapi kami belum mengambil kesimpulan. Kami membutuhkan lebih banyak waktu," ujar Jaroen.

Sebelumnya, Yunani mengharapkan bantuan pendanaan dari negara di kawasan Eropa untuk membantu keuangan negaranya. Bahkan, Yunani sempat mengancam akan mencari pinjaman kepada Tiongkok untuk pulihkan ekonominya.

Credit  VIVA.co.id

Dahsyatnya Senjata Laser dan Elektromagnetik Amerika

Selain dahsyat, biayanya juga lebih murah daripada senjata biasa

Dahsyatnya Senjata Laser dan Elektromagnetik Amerika
Sistem persenjataan laser AS
 
CB - Laser yang dapat menghancurkan sasaran dengan presisi tinggi, serta meriam elektromagnetik yang dapat menembakkan amunisi sejauh 200 kilometer menjadi bagian dari senjata perang maritim masa depan.

Demikian dikatakan Kepala Operasi Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) Laksamana Jonathan Greenert, saat memberikan kuliah terbuka di Universitas Nasional Australia, Selasa, 10 Februari 2015, yang dikutip ABS News.

Dia menyanjung dua senjata eksperimental milik negaranya, yang dijanjikan akan lebih murah dalam pengoperasiannya dibandingkan senjata konvensional saat ini.

Sistem persenjataan laser atau (Laws) saat ini sedang dalam uji coba di atas sebuah kapal perang AS di Teluk Persia. "Laws bekerja sangat baik. Laser, saya pikir, adalah benda masa depan," ujar Greenert.

Senjata itu disebutnya hanya membutuhkan biaya kurang dari $1 atau sekitar Rp 12.000 untuk 10 detik, yang cukup lama untuk membakar sasaran bergerak sejauh lebih dari 50 meter.

Itu jelas jauh lebih murah dari satu amunisi konvensional yang dapat menghabiskan biaya setidaknya $20.000. Demikian juga dengan meriam elektromagnetik, yang dapat meluncurkan amunisi dengan lima kali kecepatan suara.

Greenert mengatakan jarak yang dapat dijangkau meriam elektromagnetik, setara dengan rudal jelajah seharga $1 juta, sementara proyektil elektromagnetik hanya $25.000 atau 40 kali lebih murah.

Senjata laser pertama kali dipasang dan dioperasikan pada USS Ponce, pangkalan mengapung di Teluk Persia, pada September dan November 2014. Dioperasikan dengan alat kendali seperti pada video game.

Pada rekaman video yang memperlihatkan uji coba penembakan, tampak Laws dapat menghancurkan tumpukan pipa-pipa di atas atap sebuah kapal kecil dengan tepat, tanpa menghancurkan kapal.

Teknologi senjata laser juga sedang dikembangkan beberapa negara lain. Media China melaporkan, November 2014, bahwa para ilmuwan China telah sukses dalam uji coba senjata laser.

Meriam elektromagnetik dioperasikan dengan mengalirkan loncatan listrik yang sangat kuat. Pada uji coba 2014 lalu, digunakan tembakan listrik sebesar 33 megajoule.

Satu megajoule setara dengan energi yang dilepaskan, saat kendaraan seberat satu ton menabrak dinding dengan kecepatan 160 kilometer per jam. Loncatan energi digunakan untuk melesatkan sebuah proyektil.


Credit  VIVA.co.id

AS, Inggris dan Perancis Tutup Kedutaan di Yaman


AS, Inggris dan Perancis Tutup Kedutaan di Yaman 
 Kedutaan Besar AS di Sanaa, Yaman, dijaga tentara. Kedubes AS, inggris dan Perancis menghentikan operasi di Yaman karena situasi keamanan yang memburuk. (Reuters/Khaled Abdullah)
 
 
Sanaa, CB -- Amerika Serikat, Inggris dan Perancis mengosongkan Kedutaan Besar mereka dan menarik staf serta diplomat dari Yaman yang tengah bergejolak pada Rabu (11/2). Ketiga negara itu juga menghimbau warganya segera hengkang dari negara tersebut.

Langkah ini diambil ketiga negara tersebut seiring situasi politik dan keamanan yang mencekam di Yaman. Pemberontak Syiah al-Houthi kian kuat dengan menguasai pemerintahan, sementara Presiden Abdu Rabu Mansour Hadi mengundurkan diri, membuat negara itu kini tanpa pemimpin yang sah.

Kedutaan Besar AS sendiri sejak Januari lalu telah mengurangi jumlah staf mereka akibat konflik bersenjata di ibukota Sanaa. Kedubes Perancis juga menyatakan tidak beroperasi mulai Jumat besok.

"Tingkat ketidakstabilan dan ancaman yang terus terjadi di Yaman sangat mengkhawatirkan," tulis peringatan berkunjung Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Dalam peringatan tersebut, Deplu AS mewanti-wanti soal "kemungkinan risiko penculikan" dan serangan teroris terhadap warga Amerika serta fasilitas-fasilitas Barat.

Namun belum ada rencana evakuasi bagi warga Amerika hingga saat ini. "Evakuasi yang difasilitasi pemerintah AS hanya dilakukan jika tidak ada alternatif komersial yang tersedia," tulis situs Deplu AS.

Kantor Urusan Luar Negeri Inggris menyatakan hal yang sama. Menurut Inggris, situasi keamanan di Yaman semakin memburuk, dan "kami menilai bahwa staf Kedutaan dan fasilitasnya menghadapi risiko."

Seperti AS, Inggris juga meminta warganya segera meninggalkan Yaman.

Sementara Kementerian Luar Negeri Perancis mengeluarkan pernyataannya kepada warganya di Yaman.

"Melihat perkembangan politik saat ini, dan demi alasan keamanan, Kedutaan meminta anda untuk sementara meninggalkan Yaman, secepatnya, menggunakan penerbangan komersial pilihan anda. Kedutaan akan ditutup sementara pada Jumat, 13 Februari 2015, hingga pemberitahuan berikutnya," ujar Kemlu Perancis.

Kendati Kedutaan Besar ditutup, namun Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa militer mereka masih aktif di Yaman dalam upaya memberantas kelompok teroris.

"Mereka masih bisa melakukan operasi kontra terorisme di Yaman dan sejujurnya saat ini sedang berlangsung latihan pemberantasan teroris," kata juru bicara Pentagon, John Kirby.

Credit  CNN Indonesia

Tiga Mahasiswa Muslim Tewas Ditembak di AS


Tiga Mahasiswa Muslim Tewas Ditembak di AS  
Pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi setelah menembak ketiga korban. Belum diketahui motif pelaku, namun diduga kuat didasarkan sentimen agama. (Twitter/iFalasteen)
 
North Carolina, CB -- Tiga mahasiswa Muslim di North Carolina, Amerika Serikat, tewas ditembak pada Selasa malam (10/2). Pelakunya adalah seorang pria berusia 46 tahun langsung menyerahkan diri ke polisi usai peristiwa tersebut.

Melansir CNN, korban terdiri dari dua wanita dan satu pria, bernama Deah Shaddy Barakat, 23, Yusor Mohammad, 21, dan Razan Mohammad Abu-Salha, 19. Barakat dan Mohammad adalah suami istri, sedangkan Razan adalah adik perempuan Mohammad.

Peristiwa ini terjadi di sebuah apartemen di Chapel Hill yang banyak dihuni mahasiswa Universitas North Carolina, UNC. Menurut sumber kepolisian, ketiganya tewas ditembak di kepala.

Pelakunya adalah Craig Stephen Hicks, yang menyerahkan diri setelah melakukan kejahatan tersebut. Polisi belum bisa memastikan motif pelaku, namun warga di media sosial menduga kuat insiden ini didasarkan sentimen agama.



Di media sosial, Hicks yang ditahan atas tiga dakwaan pembunuhan tingkat satu mengklaim dirinya ateis. Dia pernah memposting kemarahan terhadap agama tertentu.

"Jika soal penghinaan, agamamu yang memulainya, bukan saya. Jika agamamu tetap menutup mulutnya, saya juga akan melakukannya," tulis Hicks di akun Facebooknya.

Barakat adalah mahasiswa tahun kedua fakultas kedokteran gigi Universitas North Carolina dan tengah menggalang dana untuk mendirikan pos perawatan gigi bagi pengungsi Suriah di Turki.

Dia baru menikah sebulan yang lalu dengan Yusor Mohammad, pria yang baru saja akan mulai belajar di fakultas tersebut. Adik Barakat, Razan, juga mahasiswa di kampus itu.



Kasus ini langsung menuai reaksi di Twitter. Tanda pagar #chapelhillshooting dan #MuslimLivesMatter langsung menjadi trending topic pada Rabu pagi usai penembakan tersebut.

Pengguna Twitter ramai memposting foto-foto para korban semasa hidupnya.

Insiden penembakan terhadap Muslim tersebut terjadi di tengah gelombang Islamofobia yang terjadi di negara-negara Barat, terutama setelah penembakan di kantor majalah Charlie Hebdo dan sebuah kafe kosher di Paris, Perancis, bulan lalu yang menewaskan 17 orang.


Credit  CNN Indonesia

Jokowi Sudah Terima Rekomendasi Calon Kapolri dari Kompolnas


Kompas.com/SABRINA ASRIL
 Menteri Sekretaris Negara Pratikno (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto

JAKARTA, CB  — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) secara resmi telah menyerahkan enam nama calon kepala Polri yang dianggap pantas menggantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan, yang kini berstatus tersangka dugaan gratifikasi.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, terkait nama-nama yang diajukan Kompolnas, Presiden belum melakukan tindak lanjut apa pun.

"Jadi, mereka menyerahkan surat, nama-nama rekomendasi, sudah dilihatkan Presiden, tetapi ya sudahlah Presiden (minta) ditaruh di situ dulu," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Kepresidenan, Rabu (11/2/2015).

Pratikno membenarkan bahwa Kompolnas batal bertemu Presiden pada Selasa (10/2/2015) kemarin karena Presiden Joko Widodo ada agenda pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Meski demikian, surat telah disampaikan kepada Presiden melalui Pratikno.

Menurut Pratikno, saat ini Presiden masih menunggu waktu yang tepat dalam bersikap terkait konflik KPK-Polri.

Sebelumnya, Kompolnas sudah menjaring enam nama calon kepala Polri. Mereka adalah Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, Kabareskrim Komjen Budi Waseso, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Anang Iskandar.

Proses seleksi tidak melibatkan KPK dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan karena kedua lembaga itu dianggap Kompolnas tidak menggubris surat pertama yang disampaikan pada 25 April 2014 lalu. Seleksi enam calon kepala Polri itu dilakukan Kompolnas berdasarkan prestasi, senioritas, dan juga integritas.

Presiden Joko Widodo menjanjikan akan memberikan keputusan menyangkut status Budi Gunawan yang ditunda pelantikannya sebagai kepala Polri karena menjadi tersangka di KPK pada pekan ini. Presiden sudah mendapat berbagai pertimbangan dari Tim Independen, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Presiden ketiga RI BJ Habibie, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, hingga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat.



Credit  KOMPAS.com

Benda sisa pendaratan di bulan tersimpan di lemari Neil Armstrong

Benda sisa pendaratan di bulan tersimpan di lemari Neil Armstrong
Astronot Amerika Serikat Neil Armstrong tersenyum di dalam modul bulan usai melakukan langkah bersejarah di permukaan bulan dalam foto NASA. Armstrong, orang pertama yang mendarat di bulan, meninggal dunia pada usia 82 tahun tahun 2012.(REUTERS/NASA/Handout)
 
Washington (CB) - Benda harta karun yang seharusnya ditinggalkan setelah pendaratan pertama ke bulan ditemukan berada di lemari Neil Armstrong, orang pertama yang menginjak permukaan bulan, menurut Smithsonian Institution.

Armstrong meninggal dunia pada Agustus 2012 dan istrinya, Carol, menemukan benda dari pendaratan bulan tahun 1969 itu saat membersihkan salah satu lemari di rumahnya di Cincinnati menurut Allan Needell, kurator sejarah antariksa di National Air and Space Museum dalam tulisan terkini dalam blog.

Di antara benda-benda yang ditemukan ada kamera yang dipasang di jendela modul bulan Eagle untuk merekam pendaratan dan ikat pinggang.

Armstrong menggunakan salah satu ikat pinggang untuk mendukung kakinya selama waktu istirahat di bulan, kata Needell.

Benda-benda itu tersimpan dalam kantung penyimpan putih yang disebut McDivitt Purse, yang digunakan di Eagle untuk menyimpan barang-barang.

"Bagi kurator koleksi artefak antariksa, sangat sulit membayangkan apapun yang lebih menarik," tulis Needell seperti dilansir kantor berita Reuters.

Benda-benda itu dimaksudkan untuk ditinggalkan di bulan tapi dibawa kembali ke Bumi. Needell mengatakan sejauh yang dia tahu Armstrong tidak pernah mendiskusikannya dan tidak ada yang pernah melihatnya dalam 45 tahun setelah dia kembali ke Bumi.

Menurut transkrip misi, Armstrong menggambarkan benda-benda itu kepada astronot Michael Collins, yang tinggal di pesawat komando yang mengorbit di sekitar bulan, sebagai "hanya sekumpulan sampah yang ingin kami bawa pulang, bagian-bagian LM, barang loakan,..."

Kamera dan ikat pinggang yang digunakan Armstrong selama waktu istirahatnya merupakan bagian dari benda yang secara temporer dipamerkan di National Air and Space Museum.

Credit  ANTARA News

Kerugian banjir Jakarta capai Rp1 triliun lebih


Kerugian banjir Jakarta capai Rp1 triliun lebih
ilustrasi Jasa Delman Banjir Jakarta Delman menerobos genangan banjir di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (10/2). Sejumlah warga memilih menggunakan jasa delman untuk melintasi jalan yang tergenang banjir di kawasan tersebut dengan tarif berkisar Rp 50 ribu sekali mengantar. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Menurut perkiraan saya lebih dari Rp1 triliun saat ini kerugiannya, tapi nanti bisa bertambah potensi banjirnya belum selesai,"
Jakarta (CB) - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho memperkirakan kerugian akibat banjir di Jakarta hingga Rabu mencapai lebih dari Rp1 triliun.

"Menurut perkiraan saya lebih dari Rp1 triliun saat ini kerugiannya, tapi nanti bisa bertambah potensi banjirnya belum selesai," ujar Sutopo di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan jumlah itu merupakan hasil perkiraan dengan melihat dampak-dampak yang ditimbulkan banjir tersebut, dimana sejumlah aktivitas bisnis serta kegiatan masyarakat akhirnya terganggu.

Menurut ia, potensi Jakarta mengalami banjir pada tahun ini telah dinyatakan mencapai akhir Maret, sehingga penghitungan terkait kerugian ini masih akan berlangsung.

"Kami akan terus menghitung jumlah kerugiannya sampai banjirnya selesai, sehingga kami mendapatkan angka yang jelas," ucap Sutopo.

Sebelumnya, hingga saat ini jumlah pengungsi akibat banjir masih berubah-ubah.

Pengungsi banjir di Jakarta saat ini diperkirakan berjumlah sekitar 5.900 orang, yang menempati beberapa lokasi akibat hujan terus-menerus yang berlangsung sejak Minggu (8/2) hingga Senin (9/2).

Menurut ia, ini disebabkan oleh saluran-saluran air yang sudah tidak dapat menampung curah hujan dengan kapasitas tinggi.

Drainase Jakarta hanya mampu mengalirkan hujan 50 - 60 milimeter per hari, sedangkan pada Minggu curah hujan mencapai 177 milimeter per hari dan meningkat menjadi 366 milimeter per hari pada Senin.

Selain itu, sekitar 90 persen wilayah Jakarta telah berubah menjadi kawasan-kawasan yang penuh dengan permukiman warga dan pusat-pusat pertokoan, sehingga ketika terjadi hujan air dikonversi menjadi aliran permukaan.

Masalah ini, menurut ia menjadi salah satu kondisi yang memperburuk penyerapan dan pengaliran air hujan menuju sungai dan laut.

Oleh karena itu, drainase-drainase yang ada di Jakarta sudah patut diperbaiki dan bila perlu pemerintah juga hendaknya memperbanyak jumlah saluran air tersebut, tambahnya.

Credit  ANTARA News

Rabu, 11 Februari 2015

Ini Penampakan Prasasti Sangguran yang 2 Abad Telantar di Inggris



Ini Penampakan Prasasti Sangguran yang 2 Abad Telantar di Inggris

Jakarta (CB) - Prasasti Sangguran dari tahun 928 Masehi yang berasal dari wilayah sekitar Malang, Jawa Timur diinformasikan telantar di Inggris. Bagaimana penampakan telantarnya prasasti yang populer disebut Minto Stone itu di Inggris?

Nama 'Minto Stone' disematkan karena prasasti itu berada dalam penguasaan bangsawan Inggris, Lord Minto, sejak tahun 1814. Dalam foto dan dokumen yang dikirimkan oleh sejarawan Inggris, Peter Brian Ramsay Carey pada detikcom, tampak prasasti itu berada di pekarangan, di luar ruangan, dan dengan kondisi yang berlumut. Pekarangan itu adalah milik keluarga bangsawan Inggris, Lord Minto, di kawasan Hawick, Roxburghshire di perbatasan Skotlandia dan Inggris.


Ada beberapa foto Prasasti Sangguran yang diabadikan. Seperti foto close up yang diambil dari dokumen laporan ilmiah yang ditulis Nigel Bullough pada 5 Mei 2005, "THE ‘MINTO STONE’ Its History and Significance and a Plan for its Restitution", tampak bahwa prasasti itu diukir. Huruf ukirannya seperti aksara Jawa.




Dalam laporan Bullough, prasasti itu dideskripsikan "A Stone engraved on both sides, with Ancient Characters, in a high state of preservation." (Batu yang diukir di kedua sisinya, dengan karakter kuno dengan kondisi yang masih sangat terawat).

Kemudian tampilan utuh prasasti tersebut, diambil oleh sejarawan Nigel Bullough tahun 2006 di pekarangan rumah milik keluarga Lord Minto, memiliki tinggi sekitar 2 meter.





Kemudian ada pula foto yang diambil sejarawan dari London Metropolitan University, Profesor Michael Hitchcock, yang mengunjungi prasasti ini lebih dulu pada Oktober 2004 atas izin dari Viscount Melgund (gelar kebangsawanan keturunan keluarga Lord Minto).




Hitchcock, dilaporkan Bullough, menggambarkan bahwa prasasti itu dalam kondisi mengenaskan di bawah iklim Skotlandia. Prasasti dua sisi itu menghadap ke selatan-utara. Sisi selatan menghadap ke Sungai Teviot, dideskripsikan telah mengalami pelapukan yang cukup serius, teksnya tidak terbaca jelas seperti yang terukir pada sisi utara.

"Batu itu dimahkotai dengan dengan lapisan lumut, jika diamati, mungkin terlihat menarik sebagai ornamen taman. Tapi hampir tidak memuaskan dari sudut pandang konservasi," demikian pendapat Hitchcock seperti ditulis Bullough.

Singkatnya, tulis Bullough, Minto Stone membutuhkan perhatian profesional. Keprihatinan yang sama telah dinyatakan oleh sejarawan asal Jepang,

Profesor Kozo Nakada yang pernah mengunjungi Minto Stone ini pada 1999 lalu. Saat berkunjung, Nakada menyalin isi prasasti itu dengan teknik penggosokan (seperti menggosok kertas putih pada permukaan uang logam). Nakada, seperti dikutip dari laporan Bullough, juga mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi prasasti itu, yang menurut Nakada 'tidak baik di bawah iklim Skotlandia'.
Sedangkan sejarawan Inggris, Peter Carey mendeskripsikan telantarnya prasasti itu. "Dan prasasti ini diletakkan di luar rumah, di samping kebun, kena hujan, terik matahari. Itu sama sekali tidak tepat untuk satu benda yang berharga seperti itu," jelas Peter saat ditemui usai Curator's Talk pameran 'Aku Diponegoro' di Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2015).

Minto Stone, dari laporan Bullough, berasal dari tahun 928 Masehi, yang tertera jelas pada prasasti. Kasus Minto Stone ini unik, karena sangatlah langka bahwa prasasti Jawa yang jelas tertera tanggalnya, dipindahkan dari Indonesia. Menurut catatan Bullough, hanya ada 3 prasasti yang tertera jelas masanya dipindahkan dari Indonesia.

Selain Minto Stone, dua prasasti lain adalah Prasasti Pucangan atau Prasasti Airlangga 1041 yang berada di Museum India di Kalkuta dan Prasasti Palmaran dari Abad ke-14 yang berada di Museum voor Volkenkunde, Leiden Belanda.

Kembali ke Minto Stone, dalam prasasti itu tertera nama Raja Jawa, Sri Maharaja Rakai Pangkaja Dyah Wawa Sari Wijayamokanamottungga, yang memerintah di sekitar Malang. Prasasti itu mengandung ancaman, atau kutukan bagi pengurus desa dan penduduk Sangguran yang berbuat jahat, maka akan mendapatkan karma jelek, mati dengan mengerikan. Kutukan itu menyebutkan bahwa yang berbuat jahat mati dengan dibelah kepalanya, ususnya terburai, hidungnya dipotong dan hal-hal mengerikan lainnya.

Nah, pada tahun 1812, Gubernur Jenderal Inggris di Jawa, Thomas Stamford Raffles memindahkan batu itu ke Kalkuta, India. Kemudian menyerahkan pada atasannya, Gubernur Jenderal Inggris di India, Lord Minto. Sejak itu, prasasti itu menjadi bagian dari keluarga Minto, dan dinamakan Minto Stone, di rumah keluarga Minto, Hawick, Skotlandia.

Mengapa Prasasti Sangguran atau Minto Stone ini penting? Menurut Wikipedia, Raja Dyah Wawa adalah Raja Mataram yang terakhir di Jawa Tengah. Sedangkan penerusnya, Mpu Sindok, memindahkan kerajaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Alasan pindah dari Jateng ke Jatim itulah yang belum diketahui. Prasasti ini diharapkan bisa melengkapi puzzle mengenai alasan perpindahan kerajaan Mataram dari Jateng ke Jatim.





Credit  Detiknews

Tolong! 2 Prasasti Sejarah Milik RI ini Telantar di Inggris dan India


Tolong! 2 Prasasti Sejarah Milik RI ini Telantar di Inggris dan India - 1 Ilustrasi

Jakarta (CB) - Selain keris Kiai Nogosiluman milik Pangeran Diponegoro yang simpang siur keberadaannya di Belanda, masih ada beberapa artefak penting bagi sejarah RI yag tercecer di luar negeri. Seperti 2 artefak ini.

"Dari pemerintah Indonesia harus ada permintaan yang resmi untuk Prasasti Sangguran atau Minto Stone. Prasasti itu berada di perbatasan Skotlandia dan Inggris," demikian kata sejarawan asal Inggris, Peter Brian Ramsey Carey.

Hal itu dikatakan Peter usai Curator's Talk pameran 'Aku Diponegoro' di Galeri Nasional, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2015) malam.

Minto Stone berasal dari tahun 929 Masehi, lokasi aslinya dari Ngandat, Malang, Jawa Timur. Dalam prasasti itu tertera nama Raja Jawa, Sri Maharaja Rakai Pangkaja Dyah Wawa Sari Wijayamokanamottungga, yang memerintah di sekitar Malang. Prasasti itu mengandung ancaman, atau kutukan bagi pengurus desa dan penduduk Sangguran yang berbuat jahat, maka akan mendapatkan karma jelek, mati dengan mengerikan. Kutukan itu menyebutkan bahwa yang berbuat jahat mati dengan dibelah kepalanya, ususnya terburai, hidungnya dipotong dan hal-hal mengerikan lainnya.

Nah, pada tahun 1812, Gubernur Jenderal Inggris di Jawa, Thomas Stamford Rafles memindahkan batu itu ke Kalkuta, India. Kemudian menyerahkan pada atasannya, Gubernur Jenderal Inggris di India, Lord Minto. Sejak itu, prasasti itu menjadi bagian dari keluarga Minto, dan dinamakan Minto Stone, di rumah keluarga Minto, Hawick, Skotlandia.

"Dan prasasti ini diletakkan di luar rumah, di samping kebun, kena hujan, terik matahari. Itu sama sekali tidak tepat untuk satu benda yang berharga seperti itu," jelas Peter.

Mengapa Prasasti Sangguran atau Minto Stone ini penting? Menurut Wikipedia, Raja Dyah Wawa adalah Raja Mataram yang terakhir di Jawa Tengah. Sedangkan penerusnya, Mpu Sindok, memindahkan kerajaan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Alasan pindah dari Jateng ke Jatim itulah yang belum diketahui.

Sedangkan satu lagi prasasti yang bernasib serupa adalah Prasasti Pucangan, yang berasal pada tahun 1.040 Masehi. Menurut Peter, prasasti ini merupakan peninggalan Raja Airlangga yang menjelaskan beberapa peristiwa serta silsilah keluarga raja yang berurutan.

Menurut Wikipedia, dinamakan Prasasti Pucangan karena ditemukan di tempat pertapaan Pucangan dekat Gunung Penanggungan, Mojokerto, Jawa Timur. Prasasti ini juga dibawa Rafles ke Kalkuta, India untuk diserahkan pada Lord Minto, namun tidak dibawa ke Skotlandia. Alhasil, hingga hari ini, prasasti Pucangan itu masih berada di museum Kalkuta, India.

"Dan itu di museum India, ditaruh di satu gudang di luar, kena hujan dan angin dan sama sekali tidak dianggap," keluh Peter.

Dua prasasti itu, menurut Peter, sangat penting karena bisa menelusuri perpindahan Dinasti Syailendra dari Jateng ke Jatim, juga menelisik kehidupan di masa Raja Airlangga.

"Raja Airlangga itu tokoh besar. Itu Pangeran Diponegoro dari abad ke-11. Kalau saya jadi kepala cagar budaya, saya akan minta itu kembali. Akan jadi fitur yang bagus di Museum Nasional," tutur profesor tamu di Fakultas Ilmu Budaya UI ini.

Usaha Mengembalikan

Menurut Peter, pemerintah Indonesia pernah meminta pada keluarga Lord Minto dan pemerintah India. Namun belum membuahkan hasil

Peter menyarankan, untuk artefak Prasasti Pucangan, Indonesia bisa menawarkan barter artefak dari India yang ada di sini.

"Kalau prasasti itu tidak dianggap di India, kenapa tidak diminta kembali. Mungkin ada beberapa benda dari India di sini yang bisa ditukar," sarannya.

Sedangkan untuk Prasasti Sangguran atau Minto Stone, Peter meminta pemerintah melakukan pendekatan secara halus dengan keluarga Lord Minto. Sebab, keluarga bangsawan ini dinilai tidak seperti bangsawan JC Baud, mantan gubernur jenderal Belanda, yang keturunannya dengan lapang dada merawat warisan pusaka itu.

Pemerintah sudah mendekati keluarga Minto, sejak 2004. Salah satu yang mendekati adalah pengusaha Hashim Djojohadikusumo yang bersedia menanggung biaya pemulangan prasasti itu sekitar Rp 3 miliar pada tahun 2008, seperti dilaporkan beberapa media lokal Inggris. Namun, Peter mendorong agar yang lebih proaktif mendekati adalah pemerintah, bukan individu.

"Pemerintah sudah ada usaha, tapi mereka, orang Skotlandia pelit dan minta uang segunung, 70 ribu poundsterling," ungkap dia.

Selain sisi komersial, Peter juga menyinggung sisi mistis. Menurutnya, Minto Stone itu berisi kutukan bagi yang berbuat jahat. Keluarga Lord Minto, dari informasinya, tertimpa kesialan terus.

"Mereka tertimpa sial terus-menerus. Mereka sudah tidak punya kediaman lagi, sudah dijual pada Jepang, kemudian berutang. Saya kira harus ada yang memberi tahu secara halus bahwa dengan memberikan prasasti, namanya akan harum, malapetaka keluarga Minto juga akan diangkat. Jangan main-main dengan benda pusaka," pesannya.



Credit   Detiknews

Misteri Keberadaan Keris 'Kiai Nogosiluman' Diponegoro



Misteri Keberadaan Keris  
Foto: lukisan Srihadi Soedarsono berjudul Raden Saleh dan Pangeran Diponegoro 
 

Jakarta (CB) - Selain keris Kiai Bondoyudo yang dikuburkan bersama jasad Pangeran Diponegoro, masih ada keris yang tercecer. Keris itu bernama Kiai Nogosiluman, yang mestinya dilacak pemerintah RI.


"Yang paling penting adalah keris Diponegoro, Nogosiluman, yang dikirim ke Belanda sebagai tanda penaklukan dari Diponegoro. Serta, keris dari Hamengkubuwono kedua," demikian kata sejarawan peneliti Diponegoro, Peter Brian Ramsey Carey menjawab pertanyaan tentang berapa banyak peninggalan Diponegoro yang masih terserak di luar negeri.

Hal itu dikatakan Peter usai Curator's Talk pameran 'Aku Diponegoro' di Galeri Nasional, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2015) malam.

Peneliti naskah "Babad Diponegoro" selama 40 tahun ini menekankan pentingnya keris Kiai Nogosiluman ini, karena keris itu dirampas dan dikirim ke Belanda bersam Tombak Kiai Rondhan dan pelana kuda, sebagai bukti sang pangeran telah ditaklukkan dan ditangkap pada 11 November 1829. Keris, tombak dan pelana diserahkan pada Raja Willem I yang bertahta 1813-1840 di Den Haag.

Raden Saleh, pelukis yang sedang magang di Belanda antara 1830-1839 dipanggil Istana di Den Haag untuk mendeskripsikan benda-benda pusaka, termasuk keris Kiai Nogosiluman.

Kemudian, pihak Kerajaan mengeluarkan beberapa benda pusaka, ada yang dikembalikan ke Indonesia, ada yang dihadiahkan kepada organisasi veteran perang. Yang sudah dikembalikan ke Indonesia adalah tombak dan pelana kuda, pada tahun 1978 oleh Ratu Juliana, di bawah ketentuan Kesepakatan Budaya Belanda-Indonesia tahun 1968. Yang dihadiahkan ke organisasi veteran perang adalah keris Kiai Nogosiluman.

Kini, keberadaan keris Kiai Nogosiluman itu simpang siur. Informasi terakhir yang diketahui Peter, keris itu berada di dalam museum etnografi di Leiden, Belanda.

"Keris Nogosiluman itu harus dilacak. Harus ada pengumuman, kalau bisa kirim pawang ke sana (Belanda), seorang dukun untuk lihat, bagaimana, di mana itu," kata Peter setengah bercanda.



Credit Detiknews

Australia Bisa di Luar G20 di Tahun 2050, Indonesia Nomor Delapan



 PWC mengatakan Australia harus beralih dari ketergantungan di bidang pertambangan dan beralih ke investasi di bidang sains dan teknologi. (Araluen: ABC Contribute)


CB - Sebuah laporan terbaru dari perusahaan konsultan internasional PricewaterhouseCoopers (PWC) menyebutkan bahwa Australia bisa terlempar dari posisi 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia (G20) di tahun 2050 karena terus melesunya booming di bidang pertambangan.
Menurut PWC, Australia yang sekarang berada di posisi 17 di tahun 2011, akan bisa dilampaui oleh negara seperti Bangladesh dan Vietnam.
Menurut laporan tersebut, Australia akan turun ke posisi 18 di tahun 2030, turun peringkat karena naiknya posisi Saudi Arabia.
Dan posisi Australia di tahun 2050, akan keluar dari 20 besar digantikan oleh negara seperti Vietnam dan Nigeria.

 Dalam laporan tersebut, PWC memperkirakan China akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar di dunia, dan Indonesia akan berada di posisi kedelapan.
Menurut konsultan ekonomi dan kebijakan PWC, Jeremy Thorpe, Australia akan juga semakin tertinggal dari negara-negara berkembang termasuk Bangladesh dan Iran, karena di negara-negara tersebut, jumlah penduduk semakin banyak dan juga pola urbanisasi yang semakin merata.
"Australia berada dalam posisi berbahaya karena negara lain mengalami pertambahan penduduk yang tinggi dan mereka melewati proses urbanisasi," katanya.
"Ini membuat para pembuat kebijakan di Australia untuk berpikir jangka panjang untuk bisa produktif dan inovatif sehingga kita bisa bersaing di tingkat dunia karena kita sebagai negara kecil," jelasnya.
Thorpe mengatakan Australia harus beralih dari ketergantungan di bidang pertambangan dan melakukan investasi lebih banyak di bidang sains dan teknologi.
"Kita harus melakukan rencana jangka panjang untuk inovasi, dan itu berarti investasi di STEM: sains, teknologi,  engineering dan matematika," Thorpe menambahkan.
"Kita harus melihat ini sebagai lapangan kerja masa depan bagi anak-anak kita," katanya.
Menurut laporan PWC tersebut, ekonomi dunia diperkirakan akan tumbuh rata-rata 3 persen per tahun antara tahun 2011 sampai 2050.
China diperkirakan akan mengambil posisi sebagai negara terbesar di dunia dalam perekonomian di tahun 2017 dalam soal kemampuan membeli (PPP) dan di tahun 2027 dalam soal perbandingan mata uang.

20 Terbesar Tahun 2050 Menurut PWC
1. China
2. Amerika Serikat
3. India
4. Brasil
5. Jepang
6. Rusia
7. Meksiko
8. Indonesia
9. Jerman
10. Perancis
11. Inggris
12. Turki
13. Nigeria
14. Italia
15. Spanyol
16. Kanada
17. Korea Selatan
18. Saudi Arabia
19. Vietnam
20. Argentina




Credit   Metrotvnews.com

Dituding Ahok Jadi Biang Kerok Banjir Jakarta, Ini Penjelasan PLN

CB, Jakarta - PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) angkat bicara soal tudingan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok soal biang kerok banjir Jakarta.
Dalam pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Ahok menyatakan banjir yang menerjang Istana dan sejumlah wilayah Jakarta disebabkan pompa air di Waduk Pluit mati akibat tidak mendapat pasokan listrik dari PLN.

Bagaimana penjelasan PLN?

Manajer Bidang Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Disjaya Koesdianto menjelaskan, keputusan perseroan untuk memadamkan sementara pasokan listrik dari Penyulang Cakalang yang memasok aliran listrik untuk wilayah Muara Baru, Pluit dan sekitarnya, dilakukan demi keselamatan warga.
Pemutusan aliran listrik dilakukan di sisi penyulang mengingat sudah banyaknya gardu distribusi yang dipasok dari penyulang tersebut terendam banjir. Hal ini tentunya untuk keamanan dan keselamatan masyarakat setempat.

Namun di sisi lain, pemutusan aliran listrik dari Penyulang Cakalang tersebut juga menyebabkan gardu yang memasok pompa Waduk Pluit padam.
"Kami matikan karena ada banyak gardu distribusi yang terendam di Muara Baru yang terendam. Itukan pasokan listrik ke Muara Baru dan Waduk Pluit tetap satu saluran. Jika tetap dinyalakan, maka masyarakat bisa tersengat listrik," papar dia saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (10/2/2015).
PLN menyadari pompa air Waduk Pluit juga aset penting yang tidak boleh mati. Untuk itu, PLN telah melakukan manuver tau perubahan pasokan dengan mengisolasi jaringan yang memasok gardu yang terendam. Pada pukul 13.15 WIB pasokan gardu ke pompa Pluit berhasil dinyalakan.
"Jika dikatakan Pak Ahok listrik dimatikan jam 7 pagi, itu salah. Saya ingin sampaikan Penyulang Cakalang dilepas pukul 11.38 WIB pada Senin kemarin dan masuk kembali untuk 3 gardu pertama pukul 13.15 WIB. Jadi tidak sampai dua jam. Sekarang ini tidak ada tidak ada pompa listrik yang padam," tuturnya.

Credit  Liputan6.com

TNI AU Berharap Pemerintah Setujui Pengadaan Sukhoi Su-35

Sukhoi Su-35. Foto: Wikipedia


 CB - TNI Angkatan Udara (AU) Indonesia menilai pesawat Sukhoi Su-35 buatan Rusia memenuhi spesifikasi untuk melengkapi kekuatan TNI AU. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya TNI Agus Supriatna kepada kantor berita Antara, Rabu (4/2).


“Semoga pengadaan pesawat Sukhoi Su-35 disetujui pemerintah. Semua boleh menawarkan (pesawat), tapi keinginan kami sebagai orang-orang operasional ingin kalau bisa pesawat generasi IV ke atas,” ujar Supriatna usai membuka Rapim TNI AU di Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu.
Menurut Supriatna, selain memenuhi spesifikasi, pesawat Sukhoi Su-35 dipilih TNI AU karena perawatan pesawat tersebut lebih mudah dilakukan.
TNI AU menginginkan pesawat tempur yang lebih canggih untuk menggantikan pesawat F-5 Tiger II yang telah memasuki masa pensiun.




 Su-35S, F-22: Perbandingan Spesifikasi Teknis
 
Opsi pembelian 16 pesawat tempur Su-35 dari Rusia tengah dipertimbangkan Kementerian Pertahanan Indonesia. Opsi pembelian pesawat tersebut telah lama dibicarakan dalam pertemuan perwakilan Kementerian Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro dengan Kepala Staf dan Komando Angkatan Udara Rusia pada pertengahan Januari 2014 lalu.

Saat ini Indonesia memiliki 16 pesawat tempur Su-27SK/SKM dan Su-30 MK/MK2. Hingga 2024, akan ada delapan skuadron yang berisi 16 unit pesawat tipe “Su” per skuadronnya. Kemungkinan skuadron tersebut akan diisi oleh pesawat unggulan saat ini, yakni Su-35.

Debut Pesawat Tempur Su-35 di HUT Angkatan Udara Rusia

Jet tempur super manuver multiguna generasi 4++ terbaru Su-35 untuk pertama kalinya ikut serta dalam atraksi peragaan manuver di udara dalam perayaan hari jadi Angkatan Udara Rusia di Lipetsk, Selasa (12/8).

Sanksi Barat Tak Pengaruhi Minat Ekspor dari Rusia, Termasuk ke Indonesia

Rusia terus bertahan di peringkat kedua dunia dalam jumlah pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan ekspor senjata dan teknologi militer. Pada awal 2014 lalu diumumkan hasil akhir pendapatan ekspor senjata selama 2013 telah melewati angka 15 miliar dolar AS. Dalam 20 tahun terakhir, Indonesia telah membeli beberapa pesawat tempur multifungsi dari Rusia, yakni Su-27 dan Su-30, sepuluh helikopter Mi-35, 14 helikopter Mi-17, 17 kendaraan tempur infanteri BMP-3F, 48 kendaraan lapis baja BTR-80A, dan sembilan ribu senapan Kalashnikov AK-102. Pada Desember 2011, Rusia dan Indonesia telah menandatangani kontrak pengiriman enam pesawat tempur ke Indonesia seharga 500 juta dolar AS.

Credit  RBTH Indonesia

Tentara Filipina Akui Potong Jari Tersangka Bom Bali



Tentara Filipina Akui Potong Jari Tersangka Bom Bali 
Baku tembak antara pasukan Filipina dan BIFF yang dibantu MILF menewaskan 44 tentara. Marwan, pembuat bom yang terlibat insiden Bom Bali tewas. (Jeoffrey Maitem/Getty Images) 
 
Maguindanao, CB -- Tentara Filipina mengisahkan detik-detik kematian Zulkifli bin Hir atau Marwan, pembuat bom yang diyakini terlibat insiden bom Bali 2002 silam dalam penyerbuan ke kota Mamasapano, provinsi Maguindanao, akhir Januari lalu.

Seorang tentara anggota Pasukan Khusus Filipina kepada Inquirer, Selasa (10/2), mengatakan penyerbuan dimulai secara diam-diam ke sebuah gubuk yang diyakini tempat warga Malaysia itu bersembunyi. Namun, seorang tentara menginjak perangkap yang membangunkan Marwan.

"Salah satu tentara di depan saya menginjak perangkap yang dibuat Marwan. Dia bangun. Pasukan pengamannya tiba-tiba siaga. Kami menembaki dia. Tapi dia juga menembak kami dengan M16," kata tentara yang tidak ingin disebut namanya itu.

Saat itu, pasukan Filipina terlibat baku tembak dengan Pejuang Kebebasan Islam Bangsamoro, BIFF, yang dibantu oleh Front Pembebasan Islam Moro, MILF. Sumber Inquire mengatakan bahwa saat itu posisi MILF dan BIFF hanya 30 hingga 40 meter, menembaki sambil tertawa mengejek serta mengancam mereka.

Dia memperkirakan ada lebih dari 300 anggota BIFF dan MILF, berdasarkan senjata dan artileri yang mereka gunakan. Tentara mengaku itu adalah "mimpi buruk" bagi mereka.

"Kita selalu mendapatkan keuntungan di misi-misi sebelumnya. Tapi saat itu, kami benar-benar kalah jumlah. Tapi kami tidak pernah menyerah," kata dia.

Potong Jari

Dalam baku tembak tersebut, Marwan terus berteriak, "Allahu Akbar" hingga kematian menjemputnya.

Komandan pasukan itu Raymond Train awalnya memerintahkan mayat Marwan dibawa untuk diperiksa DNA-nya. Namun sumber Inquire mengatakan hal itu mustahil karena baku tembak hebat tengah terjadi.

Akhirnya, mereka memutuskan untuk memotong jari Marwan.

"Kami memotong jarinya karena kami tidak punya waktu untuk melakukan pemindaian retina untuk DNA. Kami ditembaki. Kami harus keluar secepatnya," kata tentara Filipina.

Ada dua versi berbeda soal pemeriksaan DNA Marwan. Memotong jari adalah versi kedua, sementara versi pertama adalah tentara memenggal kepala Marwan dipenggal untuk diperiksa DNA.

Kepala Polisi Getulio Napenas, komandan pasukan khusus yang dipecat karena banyaknya korban tewas dalam penyerbuan tersebut, mengatakan versi yang benar adalah memotong jari.

"Jari, jari dari tangan kanan," kata Napenas.

Train langsung membawa jari Marwan ke kamp Awang di Maguindanao untuk tes DNA. Sebelum pergi, tentara memotret jenazah Marwan yang ditinggalkan tergeletak di gubuk persembunyiannya.

Setelah melakukan pemeriksaan DNA, Biro Investigasi Federal, FBI, yakin bahwa jari tersebut adalah milik Marwan, salah satu teroris yang paling dicari Amerika.

Mission Impossible

Misi membunuh Marwan oleh tentara filipina disebut sebagai "Mission Impossible" saking sulitnya.

Beberapa misi penangkapan Marwan selalu dibatalkan sejak tahun 2010, karena berbagai alasan. Pada 24 hingga 25 Januari lalu, adalah waktu yang tepat untuk membekuk Marwan.

Sebanyak 44 tentara tewas dalam pertempuran tersebut, sementara di kubu pemberontak ada 18 orang terbunuh. Sumber mengaku pembalasan dendam paling tepat atas kematian puluhan tentara itu adalah menangkap Basit Usman, anggota Abu Sayyaf dan Jemaah Islamiyah.

"Pembalasan terbaik adalah menangkap Basit Usman. Jika tiba waktunya, kami menangkapnya," kata sumber.

Credit  CNN Indonesia

Rusia Akan Bangun Pembangkit Nuklir Pertama di Mesir



Rusia Akan Bangun Pembangkit Nuklir Pertama di Mesir Kairo dan Mosko akan bekerja sama untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Mesir. (Ilustrasi/Getty Images/Jeff Fusco)
 
Kairo, CB -- Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi menyatakan akan bekerja sama dengan Moskow untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Mesir. Pernyataan ini disampaikan Sisi pada hari kedua kunjungan resmi Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa (10/2).

"Mesir dan Rusia telah menandatangani nota kesepahaman untuk membangun pabrik nuklir pertama di kota utara El- Dabaa," kata Sisi dalam konferensi pers di istana kepresidenan Al Qubba, Kairo, dikutip dari Al-Arabiya, Selasa (10/2).

Selain kerja sama di bidang pembangkit nuklir, Sisi juga mengatakan bahwa Kairo-Moskow akan memperkuat kerja sama militer.

Sisi, yang memerangi kelompok pemberontakan di Semenanjung Sinai menyatakan dia dan Putin sepakat bahwa "tantangan terorisme yang dihadapi Mesir, dan yang dihadapi Rusia, tidak berhenti di wilayah perbatasan".

Sisi juga menekankan pentingnya solusi kedua negara terkait dengan konflik Palestina-Israel dan upaya mempertahankan keutuhan Libya.

Dalam kunjungan kenegaraan pertamanya ke Mesir dalam satu dekade, Putin menyatakan mereka sepakat bekerja sama dalam upaya memerangi terorisme.

Putin berharap akan ada babak baru terkait perundingan untuk menyelesaikan konflik Suriah setelah beberapa tokoh oposisi dan pemerintah Damaskus bertemu di Moskow pada bulan lalu .

"Kami berharap, terdapat babak berikutnya terkait pembicaraan tersebut, sehingga membantu penyelesaian upaya damai di Suriah," kata Putin.

Putin tiba di Moskow pada Senin (9/2), dalam kunjungan yang bertujuan meningkatkan hubungan ekonomi dan politik Moskow dengan Kairo.

Putin, yang tengah menghadapi sanksi Barat atas dukungannya terhadap separatis pro-Rusia di Ukraina, disambut hangat di Kairo, dengan dihadiahi Sisi sebuah senapan Kalashnikov buatan Rusia plakat bergambar dirinya.

Sementara Mesir, tengah menghadapi serangkaian kerusuhan, terkait dengan sosial politik di tengah upaya Sisi untuk memberangus pendukung Ikhwanul Muslimin, yang masih setia kepada pemimpin Mesir sebelumnya, Muhammad Mursi. 
Credit  CNN Indonesia

Dunia Belajar dari Pengalaman Indonesia




Seorang lelaki melintasi reruntuhan yang terempas tsunami dari Samudera Hindia hingga ke depan Masjid Raya di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Gambar diambil pada 29 Desember 2004.


JAKARTA, CB — Komunitas global bisa belajar lebih jauh mengenai penanganan dampak bencana besar tsunami dari Indonesia. Hal itu seiring peluncuran Perangkat Pemulihan Bencana (Disaster Recovery Toolkit) yang dihadiri Administrator Program Pembangunan PBB (UNDP) Helen Clark, Selasa (10/2), di Jakarta.

Peluncuran itu hanya satu bulan sebelum Konferensi Dunia PBB tentang Pengurangan Risiko Bencana di Sendai, Jepang, Maret 2015. Sebelumnya, hasil pertama pembelajaran global tsunami, The Tsunami Legacy: Innovations, Breakthroughs, and Challenges, diluncurkan pada 2009 atau satu tahun setelah dibentuk proyek pembelajaran global tsunami.

”Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang baik dalam merespons bencana. Semakin baik jika banyak yang bisa belajar dari pengalaman itu,” kata Helen Clark, yang juga Ketua Kelompok Pembangunan PBB (UNDG), lembaga yang terdiri atas pimpinan lembaga PBB yang terkait dengan program pembangunan di seluruh dunia.

Perangkat Pemulihan Bencana merupakan serial panduan penanganan pasca bencana, khususnya bagi lima negara yang terdampak tsunami Samudra Hindia, 26 Desember 2004, yakni Indonesia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Maladewa. Panduan itu dikembangkan oleh Proyek Pembelajaran Global Tsunami (TGLLP) bekerja sama dengan Pusat Kesiagaan Bencana Bencana Asia (ADPC).

”Selalu ada pembelajaran dari bencana agar lain kali bisa mengantisipasi atau menangani dampaknya dengan baik. Kita masih perlu terus belajar,” kata Helen, yang dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo, Selasa siang.

Buku pegangan

Perangkat pembelajaran itu terdiri dari enam buku yang berisi panduan lima sektor dan satu buku pegangan (handbook). Kelima sektor itu adalah soal penanganan pasca bencana sektor fasilitas penting, perumahan, tata ruang, mata pencarian, dan manual pelatihan.

”Tidak ada kewajiban negara-negara untuk memiliki buku panduan ini. Tapi, ini terbuka bagi siapa saja yang berkecimpung dalam penanganan pasca bencana,” kata Ketua Komite Pengarah TGLLP Kuntoro Mangkusubroto, yang juga mantan Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias.

Banyak bagian dalam buku pegangan yang berisi kisah, proses, dan kendala yang dihadapi BRR selama menangani dampak bencana yang menewaskan lebih dari 200.000 jiwa itu. ”Jika ada negara atau pihak yang ingin memperoleh pendampingan, kita punya BRR Institute,” kata Kuntoro.

Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Anoja Wijeyesekera menyatakan, keberadaan perangkat pembelajaran tersebut sangat penting. Untuk itu, secara khusus ia berharap isinya disampaikan langsung kepada masyarakat yang tinggal di daerah rentan bencana, termasuk di pantai timur Sri Lanka. ”Kami membutuhkan itu agar masyarakat dan pemerintah tahu apa yang harus mereka lakukan,” katanya.

Di dunia yang kian rentan bencana, seiring dengan dampak perubahan iklim global dalam berbagai sektor, sistem penanganan bencana yang lebih baik dinilai kian penting dan mendesak




Credit  KOMPAS.com