Perbatasan Kashmir yang memisahkan India dan Pakistan.
Foto: Zee Media Bureau
Status khusus Jammu dan Kashmir dinilai PM India menghambat integrasi negara.
CB,
NEW DELHI -- Perdana Menteri India Narendra Modi berjanji akan
menghapus status khusus wilayah Jammu dan Kashmir jika memenangkan
pemilu India yang dijadwalkan digelar pada Kamis (11/4). Menurutnya,
status tersebut menghambat integrasi negara.
"Nasionalisme adalah inspirasi kami," kata Modi dalam manifesto
pemilu yang dirilis partainya, Bharatiya Janata Party (BJP), pada Senin
(8/4).
Dia meyakini status khusus Jammu dan Kashmir yang
diatur dalam Pasal 35A amandemen konstitusi tahun 1954 sudah tak
relevan. "Kami percaya bahwa Pasal 35A merupakan hambatan dalam
pengembangan negara," ujar Modi.
Pasal 35A diperkenalkan
melalui perintah kepresidenan pada 1954. Pasal tersebut melanjutkan
peraturan wilayah yang lama berdasarkan Pasal 370 Konstitusi India.
Pasal
370 menyangkal tentang hak kepemilikan orang luar atau asing, seperti
properti, misalnya, di wilayah tersebut. Pasal itu juga memungkinkan
Kashmir memiliki konstitusi sendiri. Dalam realisasinya, undang-undang
konstitusional seperti Pasal 35A dan Pasal 370 melarang warga India atau
warga asing memasuki Kashmir tanpa izin.
BJP secara
konsisten mengadvokasi untuk mengakhiri status konstitusional khusus
Kashmir. Sebab, hal itu dianggap menghambat integrasi Kashmir dengan
negara bagian lain di India.
Para pemimpin politik di
Kashmir, yang berpenduduk mayoritas Muslim, telah memperingatkan bahwa
mencabut status khusus wilayah tersebut dapat memicu kerusuhan dan aksi
huru-hara. Di sisi lain, India memang memerangi kelompok bersenjata yang
dianggap sebagai pemberontak di wilayah tersebut selama tiga dekade
terakhir.
"Dalam
lima tahun terakhir, kami telah melakukan semua upaya yang diperlukan
untuk memastikan perdamaian di Jammu dan Kashmir melalui tindakan dan
kebijakan yang tegas," kata BJP dalam manifestonya.
"Kami
berkomitmen untuk mengatasi semua hambatan dalam cara pembangunan dan
menyediakan sumber daya keuangan yang memadai untuk semua wilayah negara
bagian," ujar BJP.
Presiden Partai Konferensi Nasional
Kashmir Farooq Abdullah mengatakan rencana Modi dan BJP mencabut status
khusus Kashmir adalah sebuah kekeliruan. Dia bersumpah tak akan
membiarkan hal itu terjadi. "Mereka keliru. Kami akan berjuang
melawannya," kata dia.
Pada 14 Februari lalu, insiden bom
bunuh diri di Pulwama, Kashmir nyaris menyeret India ke dalam
konfrontasi dengan Pakistan. India menuding Islamabad terlibat dalam
serangan yang menewaskan 44 personel militernya tersebut.
Tuduhan
itu dilayangkan meskipun kelompok Jaish-e-Mohammad telah mengkalim
bertanggung jawab dan menjadi dalang di balik insiden bom bunuh diri di
sana. Pemerintah Pakistan sendiri membantah tegas tudingan India.
Sebagai
iktikad baik Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menawarkan bantuan
kepada India untuk menyelidiki insiden tersebut. Alih-alih menerima
tawaran Khan, India justru melancarkan serangan udara ke Kashmir.
Pakistan
menembak jatuh dua tempur India yang melewati Garis Kontrol Kashmir,
yakni perbatasan de facto kedua negara. Satu pilot India ditangkap dan
ditahan. Belakangan Pakistan memutuskan memulangkan pilot tersebut guna
meredakan ketegangan dan mencegah berlanjutnya eskalasi.
Kashmir
merupakan sebuah wilayah di Himalaya dengan penduduk mayoritas Muslim
yang dipersengketakan India dan Pakistan. Beberapa kelompok di Jammu dan
Kashmir telah berperang melawan India guna meraih kemerdekaan. Kalaupun
tidak berhasil merdeka, mereka ingin berpisah dari India dan bergabung
dengan Pakistan.
CB, Washington --- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan dia akan memasukkan pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam ke dalam kategori organisasi teroris.
Tindakan ini memancing kecaman dari Iran dan menimbulkan kekhawatiran adanya serangan balasan terhadap pasukan AS.
Ini
pertama kalinya AS secara resmi memberi label organisasi militer negara
lain sebagai kelompok teroris. Sebelumnya, AS pernah mengenakan sanksi
kepada unit militer Cina karena pembelian sistem anti-rudal S-400 dari
Rusia.
“Langkah
ini terkait realita bahwa Iran bukan hanya negara yang mensponsori
terorisme tapi IRGC berpartisipasi secara aktif, membiayai, dan
mempromosikan terorisme sebagai alat negara,” kata Trump seperti
dilansir CNN pada Senin, 8 April 2019.
IRGC adalah
singkatan dari Iran Revolutionary Guard Corps atau Korps Garda Revolusi
Iran. Trump juga menyebut IRGC sebagai alat utama pemerintah Iran untuk
mengarahkan dan mengimplementasikan kampanye teroris global.
Menurut
Reuters, keputusan Trump ini merupakan lanjutan dari sikap garis keras
Trump terhadap Iran sejak menyatakan AS keluar dari perjanjian nuklir
Iran pada 2015. Ini dilanjutkan dengan pengenaan kembali sejumlah sanksi
ekonomi termasuk pelarangan penggunaan dolar dan ekspor minyak oleh
Iran.
Langkah AS ini bakal mulai berlaku pada 15 April 2019.
Mengeni
ini Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengatakan,”Ini dilakukan
sebagai respon langsung rezim yang di luar hukum dan seharusnya tidak
mengejutkan semua orang.”
Kemenlu AS mengatakan iRGC Iran
telah terlibat dalam aktivitas teroris sejak pembentukannya. Misalnya,
IRGC dituding terlibat dalam pengeboman Khobar Towers pada 1996 di Arab
Saudi, yang menewaskan 19 orang AS. Juga ada rencana serangan terhadap
dubes Saudi di AS, yang gagal.
Jakarta, CB -- Dewan Keamanan Nasional Iran mendeklarasikan Amerika Serikat sebagai negara sponsor terorisme pada Senin (8/4).
"Mendeklarasikan
bahwa kami menganggap rezim AS sebagai negara sponsor terorisme dan
Komando Pusat Amerika atau CENTCOM dan semua pasukannya terkait dengan
kelompok teroris," demikian pernyataan dewan tersebut yang dilansir di
kantor berita IRNA.
CENTCOM sendiri merupakan komando militer AS yang meliputi sejumlah zona perang, seperti Afghanistan, Irak, Suriah, dan Yaman.
Lebih
jauh, dewan tersebut kemudian menyatakan bahwa mereka mengambil langkah
ini sebagai tanggapan atas keputusan AS untuk memasukkan Korps Garda
Revolusi Iran (IRGC) sebagai "organisasi teroris."
"[Keputusan itu] ilegal dan konyol," demikian bunyi pernyataan Dewan Keamanan Nasional Iran sebagaimana dikutip AFP.
Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, menganggap AS sengaja mengambil
keputusan itu menjelang pemilihan umum yang akan diikuti Perdana Menteri
Benjamin Netanyahu.
"Lagi-lagi hadiah sebelum pemilu yang salah untuk Netanyahu. Langkah berbahaya AS untuk kawasan," tulis Zarif melalui Twitter.
Ini
memang kali pertama AS menyematkan predikat kelompok teroris pada
entitas pemerintah asing. Sebelumnya, mereka selalu memberikan label
tersebut kepada kelompok gerilya atau entitas informal lainnya.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama Presiden Rusia Vladimir Putin.
Foto: Kremlin Pool Photo via AP
Erdogan dan Putin membahas soal rencana pembangunan pabrik nuklir di Turki
CB,
MOSKOW -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu Presiden Rusia
Vladimir Putin di Moskow, Senin (8/4). Peningkatan kerja sama bilateral
menjadi topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
"Saya mengusulkan agar kita membahas bidang-bidang kerja sama khusus,
pelaksanaan proyek-proyek bersama yang paling penting, dan garis besar
pedoman untuk perluasan lebih lanjut dari ikatan yang saling
menguntungkan dalam cara bisnis serta konstruktif yang sama dengan
partisipasi pemerintah," kata Putin, dikutip laman Anadolu Agency.
Terkait
kerja sama ekonomi, Putin mengatakan Rusia dan Turki sedang
meningkatkan perdagangan bilateral serta arus investasi. "Tahun lalu
volume perdagangan naik hampir 16 persen menjadi 25 miliar dolar AS,
volumen investasi bersama mendekati 20 miliar dolar AS," ungkapnya.
"Saya
percaya perluasan perdagangan akan terbantu dengan mengangkat
pembatasan di bidang ini, diversifikasi berbagai produk, peluncuran
proyek bersama baru di industri, metalurgi, pertanian, dan teknologi
informasi," ujar Putin.
Di bidang energi, saat ini Rusia
merupakan pemasok gas alam terbesar ke Turki. Tahun lalu, Moskow
mengekspor 24 miliar kubik gas alam ke Ankara. "Ini mencakup hampir
setengah dari kebutuhan negara," kata Putin.
Proyek
strategis lainnya adalah pembangunan pabrik nuklir Akkuyu di Turki.
Peluncuran unit pertama ditetapkan pada 2023. "Pada tahap ini perlu
untuk menarik dana tambahan dan menyimpulkan kesepakatan dengan investor
potensial Turki," ucap Putin.
Selain itu, Putin juga
menggadang-gadang kerja sama militer antara negaranya dan Turki. Ia
mengklaim pembahasan tentang pembelian sistem pertahanan udara Rusia
S-400 telah dibahas dengan Erdogan.
"Ada proyek-proyek menjanjikan lainnya dalam pekerjaan yang terkait dengan pasokan produk militer Rusia ke Turki," kata Putin.
Selain
kerja sama bilateral, Putin dan Erdogan juga membahas tentang krisis
Suriah. Kedua negara tersebut diketahui memiliki peran langsung dalam
konflik di negara tersebut.
"Kami sedang mengoordinasikan
upaya untuk merevitalisasi proses politik Suriah, termasuk dengan
pandangan untuk membentuk komite konstitusional sesegera mungkin," ujar
Putin.
Presiden
Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam pernyataan Perdana Menteri Israel,
Benjamin Netanyahu atas pernyataan terbarunya mengenai Tepi Barat,
Palestina. Foto/Reuters
ANKARA
- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam pernyataan Perdana
Menteri Israel, Benjamin Netanyahu atas pernyataan terbarunya mengenai
Tepi Barat, Palestina. Netanyahu mengatakan akan memperluas aneksasi
Israel atas Tepi Barat jika memenangkan pemilu yang akan digelar 9 April
mendatang.
Berbicara jelang bertolak ke Rusia, Erdogan
mengatakan bahwa Tepi Barat adalah milik Palestina. Pernyataan
Netanyahu, lanjut Erdogan, tidak akan mengubah apapun dan merupakan
pelanggaran terhadap hukum internasional.
"Segala sesuatu yang
dilakukan negara itu bertentangan dengan hukum internasional dan
resolusi PBB. Tepi Barat milik Palestina dan kami akan terus mendukung
Palestina," kata Erdogan, seperti dilansir Xinhua pada Senin (8/4).
Sebelumnya
diwartakan, Netanyahu bersumpah untuk sepenuhnya mencaplok Tepi Barat,
jika ia memenangkan pemilihan umum Israel. Dia mengatakan akan
memberlakukan kedaulatan atas permukiman di Yudea dan Samaria di Tepi
Barat, jika dia menang dalam pemilihan umum pekan depan.
Pria
yang merupakan pemimpin partai sayap kanan Israel, Likud, mengatakan
pemerintahannya berikutnya tidak akan memisahkan antara blok permukiman
besar Israel dan pos-pos kecil di Tepi Barat.
Israel merebut Tepi
Barat dalam perang 1967 dan telah membangun permukiman di sana. Saat
ini, setidaknya terdapat 650 ribu pemukim Yahudi yang hidup dan tinggal
di lebih dari 100 permukiman di Tepi Barat dan juga Yerusalem Timur.
Menteri
Negara Urusan Timur Tengah Inggris, Mark Field melemparkan kecaman
keras atas rencana Israel untuk memperluas permukiman Yahudi di wilayah
Tepi Barat. Foto/Istimewa
LONDON
- Menteri Negara Urusan Timur Tengah Inggris, Mark Field melemparkan
kecaman keras atas rencana Israel untuk memperluas permukiman Yahudi di
wilayah Tepi Barat, Palestina. Dunia internasional menilai permukiman
Yahudi di wilayah Palestina adalah sesuatu yang ilegal.
"Inggris
mengecam keras pernyataan pemerintah Israel pada 5 April atas rencana
dan tender untuk lebih banyak permukiman di Tepi Barat," kata Field
dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin
(8/4).
Field mengatakan, rencana baru-baru ini mengungkapkan
permukiman baru, sebagai tindak lagi dari pengumuman yang dibuat Israel
pada bulan Desember. Saat itu, Israel mengatakan akan mebangun lebih
dari 2.000 unit rumah baru di Tepi Barat.
"Permukiman ilegal di bawah hukum internasional dan merusak kelayakan fisik solusi dua negara," ungkapnya.
Mendesak
Israel untuk menghentikan tindakan kontraproduktif, dia menyerukan
semua pihak untuk berkomitmen pada upaya lebih lanjut untuk mengurangi
ketegangan saat ini dan menciptakan lingkungan yang tepat untuk
perdamaian yang adil dan abadi.
Saat ini setidaknya terdapat 650
ribu pemukim Yahudi yang hidup dan tinggal di lebih dari 100 permukiman
di wilayah pendudukan, yakni di Tepi Barat dan juga Yerusalem Timur.
Hamas
melemparkan kecaman keras atas pernyataan yang dibuat oleh Menteri Luar
Negeri Oman, Yusuf bin Alawi bin Abdullah soal Israel. Foto/Istimewa
GAZA
- Hamas melemparkan kecaman keras atas pernyataan yang dibuat oleh
Menteri Luar Negeri Oman, Yusuf bin Alawi bin Abdullah soal Israel.
Yusuf mengatakan, negara-negara Arab harus bekerja untuk mengakhiri
ketakutan Israel mengenai keberadaannya.
Dalam sebuah pernyataan,
Hamas menggambarkan pernyataan yang dibuat oleh Yusuf adalah sesuatu
yang bertentangan dengan semua fakta yang ada di lapangan dan juga
logika.
"Di bawah logika moral atau politik mana kita harus
meminta korban meyakinkan algojo dan penjajah tentang masa depannya?
tanya Hamas, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (8/4).
"Israel
adalah perampas kekuasaan, yang memiliki pasukan paling kuat di kawasan
itu, melakukan pembunuhan sistematis dan penghancuran terhadap rakyat
kami, Yahudisasi Yerusalem, menodai situs-situs suci, mengancam seluruh
wilayah dan mengabaikan hukum internasional," sambungnya.
Sebelumnya
diwartakan, di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Yordania, Yusuf
mengatakan ketika Israel menerima dukungan politik, ekonomi dan militer
dari komunitas internasional, mereka masih tidak merasa aman tentang
masa depannya sebagai negara non-Arab di kawasan.
Negara-negara Arab,
papar Yusuf harus mampu melihat ke dalam masalah ini dan berusaha untuk
mengakhiri ketakutan Israel tersebut.
Pernyataan Yusuf sendiri
muncul di tengah-tengah pemulihan hubungan antara Oman dan Israel.
Hubungan kedua negara membaik setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin
Netanyahu mengunjungi negara Teluk itu pada Oktober lalu untuk bertemu
dengan Sultan Qaboos bin Said.
CB,
YERUSALEM -- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menentukan
syarat-syarat untuk menerima rencana damai Amerika Serikat (AS) yang
disebut 'kesepakatan abad ini'. Sebuah langkah yang menurut para pakar
bertujuan untuk mendapatkan suara dalam pemungutan suara pada Selasa
(9/4).
Dalam wawancaranya dengan surat kabar Israel Hayom,
Netanyahu yang juga pemimpin partai sayap kanan Likud mengatakan ia
belum berkoordinasi dengan Presiden AS Donald Trump tentang kesepakatan
tersebut. Tapi ia sudah menentukan 'tiga syarat dasarnya'.
"Tidak
ada satu pun pemukiman yang digusur dari Tepi Barat. Tepi Barat tetap
dalam kuasa Israel, dan Yerusalem tidak dipecah," kata Netanyahu,
dilansir di Anadolu Agency, Senin (6/4).
Mengomentari
tentang keberadaan Otoritas Palestina (PA) di Tepi Barat dan pergerakan
Hamas di Jalur Gaza, Netanyahu mengatakan ia menolak kekuasaan PA di
Gaza. Alasannya karena Israel mendapatkan manfaat dari sisi Palestina.
PA langsung mengutuk dan menolak pernyataan Netanyahu tersebut. Kantor berita WAFA melaporkan PA menyebut komentar itu 'tidak bertanggung jawab'.
Kepada Anadolu Agency,
dosen ilmu politik dan hubungan internasional Birzeit University, Nabil
al-Khatib mengatakan pernyataan Netanyahu menunjukan sikap pemerintah
Israel yang sudah lama diketahui. "Kesepakatan abad ini tidak akan jauh
dari posisi Israel," kata Khatib.
Ia menekankan posisi
Palestina terhadap pemerintah AS. Menurutnya, Palestina harus terus
menolak mediasi yang dilakukan Amerika dan menolak untuk proposal apa
pun yang AS ajukan.
Partai
sayap kanan Likud dan koalisi Biru dan Putih yang dipimpin Benny Gantz
diprediksi akan menjadi rival utama dalam pemilu tahun ini. Khatib tidak
yakin hubungan Trump dan Netanyahu akan retak karena kesepakatan abad
ini.
"Nada pernyataan Netanyahu didorong pemilih, dia
ingin menunjukkan dirinya sebagai orang yang mengajukan syarat terhadap
Amerika," kata Khatib.
Menurutnya di masa depan, rencana
AS mungkin akan sesuai dengan posisi Israel. Perbedaan-perbedaannya pun
hanya ada di rincian-rincian yang sangat terbatas.
Namun
ia menekankan jika AS mengajukan persyaratan dalam rencana damai maka
akan sulit bagi Netanyahu untuk menolaknya. Menurut Khatib sangat
memalukan bagi Netanyahu untuk menolaknya karena hubungannya yang luar
biasa baik dengan Trump.
Khatib yakin Trump dapat
menghindari Netanyahu dari tekanan politik internal sebelum pemilu.
Caranya dengan 'menunda memperkenalkan' kesepakatan damai yang ia
ajukan.
Kepala Pusat Hubungan Israel dan Palestina Al-Quda
yang bermarkas di Tepi Barat, Emad Abu Awwad mengatakan pernyataan
Netanyahu 'menegaskan' kebijakan permukiman di Tepi Barat. Awwad
mengatakan perdana menteri itu akan mendapatkan suara dari pernyataan
tersebut.
"Ia sudah mengadopsi kebijakan itu di lapangan
sejak ia mulai menjabat, kebijakannya sudah mapan dan sistematis tapi
dia juga ingin menekankannya kembali agar (kebijakan itu) memberikannya
banyak suara," kata Awwad.
Berhentinya proses perdamaian
sejak 2014 lalu, kata Awwad, tema kampanye Netanyahu dalam pemilu 2015
lalu 'menegaskan tidak akan ada perdamaian'. Awwad menunjukkan video
saat Netanyahu mengatakan hal itu.
"Perdamaian tidak ada
dalam agenda Likud tapi menghilangkan mimpi negeri Palestina secara
bertahap tanpa mengungkapkannya kepada publik dunia," kata Awwad.
Trump
sebut Jared Kushner, menantu sekaligus penasihatnya, sebagai sosok
pembisik dalam keputusannya untuk mengakui Golan sebagai milik Israel.
Foto/Istimewa
WASHINGTON
- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengungkap sosok di balik
kebijakannya membuat keputusan untuk mengakui Dataran Tinggi Golan
sebagai milik Israel. Sosok tersebut adalah Jared Kushner, menantu
sekaligus penasihat Trump.
Berbicara saat pertemuan Koalisi
Yahudi Republik di Las Vegas, Trump mengatakan dia membuat keputusan itu
dengan sangat cepat, setelah sebelumnya mendapatkan pelajaran sejarah
singkat dari Kushner.
Trump mengatakan, pelajaran itu dia dapat
saat menggelar dalam diskusi mengenai sambungan telepon dengan Kusher,
Duta Besar AS untuk Israel David Friedman, serta penasihat Gedung Putih
untuk Israel Jason Greenblatt, mengenai situasi Golan.
"Saya
katakan kepada mereka, bantu saya, beri aku sedikit sejarah, cepat.
Saya Ingin cepat, saya punya banyak hal yang sedang saya kerjakan, mulai
dari China hingga Korea Utara. Beri saya penjelasan singkat," kata
Trump, seperti dilansir PressTV pada Senin (8/4).
Pasca diskusi
tersebut, Trump kemudian mengatakan, dia langsung mengusulkan untuk
mengakui Golan sebagai milik Israel. Usulan ini, papar Trump,
mengejutkan Friedman dan juga Grenbalt.
"Saya membuat keputusan, itu sudah selesai. Kami membuat keputusan cepat dan kami membuat keputusan yang baik," ungkapnya.
Seperti
diketahui, pada 25 Maret Trump menandatangi sebuah dokumen yang berisi
pengakuan atas kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan. Dokumen ini
diteken saat Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengunjungi
Washington.
Wilayah Aleppo, Suriah, saat diserang jet-jet tempur Israel pada malam 27 Maret 2019. Foto/Abody Ahfad Khaled via REUTERS
DAMASKUS
- Militer Suriah dilaporkan mengaktifkan sistem rudal S-300 Rusia
selama pesawat jet tempur F-35 Israel membombardir wilayah Aleppo pekan
lalu. Namun, senjata pertahanan Moskow itu disebut tidak mampu
mendeteksi apalagi menembak jatuh jet tempur siluman buatan Amerika
Serikat tersebut.
DEBKAfile, situs berita intelijen dan
keamanan Israel, melaporkan hal itu dalam laporannya. Namun, Suriah,
Rusia maupun Israel belum berkomentar atas laporan tersebut. Jet-jet
tempur menggempur Aleppo pada Maret lalu dengan klaim menargetkan
aset-aset militer Iran.
"Pada malam 27 Maret, Angkatan Udara
Israel meluncurkan serangan udara ke sasaran di pinggiran Aleppo,
Suriah, menggunakan pesawat tempur F-35. Sistem pertahanan udara Suriah
dan, khususnya, sistem rudal pertahanan udara yang dikembangkan Rusia
tidak dapat memperbaiki pendekatan mereka, dan terlebih lagi, untuk
menjatuhkan target udara," bunyi laporan tersebut yang dikutip Sabtu
(6/4/2019).
"Berdasarkan
data pendekatan Israel untuk mengebom target, serta kemampuan teknis
radar S-300 Rusia, dapat disimpulkan bahwa jet-jet tempur Israel dengan
percaya diri tidak memasuki zona deteksi dan, bahkan lebih, menghindari
sistem SAM," lanjut laporan tersebut, yang menambahkan bawa pesawat
tempur F-35 dalam serangan itu dilengkapi dengan bom terpandu, GBU-39.
Laporan lain dari situs Avia.Pro
lebih kritis lagi dengan menuduh sistem rudal S-300 buatan Rusia yang
dioperasikan militer Suriah gagal melacak pesawat tempur Israel.
"Meskipun
gagal melindungi wilayah udara Suriah, Kementerian Pertahanan Federasi
Rusia belum menjawab mengapa radar yang sama untuk S-300 Suriah tidak
dapat mendeteksi pesawat Israel," klaim publikasi tersebut, mengutip
para ahli militer.
Laporan itu juga meremehkan teknologi militer
Rusia di Pangkalan Udara Khmeimim, di barat daya Latakia, tidak dapat
melacak pesawat tempur Israel.
Kendati demikian, seorang sumber militer Suriah mengatakan kepada Al-Masdar tak
lama setelah serangan pekan lalu bahwa unit pertahanan udara Damaskus
hanya menggunakan sistem rudal S-200, bukan S-300, untuk mencoba
mengusir serangan Israel.
Menurut sumber tersebut, Suriah memang
memiliki sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia, namun personel
militernya masih menjalani pelatihan untuk menggunakannya dalam operasi
yang berhubungan dengan pertempuran.
Bendera Uni Eropa dan bendera Inggris yang ditinggalkan demonstran pro-Brexit di Parliament Square di London, 29 Maret 2019.
Foto: AP Photo/Matt Dunham
Lebih dari 14 ribu warga Inggris membangun rumah mereka di pinggiran Perancis
CB,
HUELGOAT -- Sarah Waddington mungkin akan benci dengan Inggris setelah
adanya referendum British Exit (Brexit). Pada 2016, ia telah
meninggalkan kehidupannya di Cornwall, menjual rumahnya dan pindah ke
Brittany, daerah pesisir di Barat Laut Prancis.
"Saya suka Perancis," kata Waddington (66 tahun) yang merupakan
pensiunan pegawai negeri sipil. "Perancis lebih berorientasi pada
komunitas, lebih peduli. Lebih peduli pada orang tua dari pada di
Inggris," kata dia seperti dikutip Washington Post, 7 April 2018.
Beberapa
tahun belakakangan, lebih dari 14 ribu warga Inggris membangun rumah
mereka di pinggiran Perancis. Mereka merehab rumah-rumah granit, membuka
toko kecil dan aktif di klub catur dan berbagai organisasi komunitas.
Di
desa ini, ekspatriat Inggris David Neal membuka Brittany Pub, yang
menyediakan ikan dan kentang, dan menyediakan tontonan dengan Channel
Inggris.
Namun, kini warga Inggris di tempat itu dan
penghujung Eropa lainnya menghadapi ketidakjelasan. Jika Perdana Menteri
Theresa May tidak dapat meyakinkan Pimpinan Eropa untuk menjamin
perpanjangan masa Brexit pekan ini, Inggris Raya dijadwalkan keluar dari
Uni Eropa tanpa syarat pada 12 April. Dengan begitu, maka warga Inggris
di seluruh Eropa harus pulang ke negaranya.
Tiap negara
yang tergabung di Uni Eropa sejatinya sudah menyiapkan rencana masing
masing dalam mengurus para penduduk Inggris yang terkatung-katung
pasca-Brexit ini. Sebanyak 11 dari 27 negara, warga Inggris tetap
diperbolehkan tinggal selama yang mereka inginkan. Tetapi di 17 negara
lainnya, para warga Inggris harus mengurus kependudukan.
Di
Perancis, mereka hanya punya waktu satu tahun mengurus dokumen mereka,
atau mereka akan kehilangan fasilitas kesehatan hingga ancaman
deportasi. Seperti diberitakan Washington Post, para warga Inggris itu
sebenarnya ingin tinggal di Perancis. Bahkan, banyak di antara mereka
yang sudah mengurus dengan Perancis untuk mengurus izin tinggal tetap
itu.
Christina Jones (71 tahun) butuh waktu enam minggu
untuk dirinya dan suaminya untik mendapat izin tinggal, untuk melamar
sebagai Warga tetap Perancis. "Kami punya kehidupan yang baik di sini,"
ujarnya. Meski ia pun menyadari Brexit pada 2016 lalu menyulitkna
dirinya dan ekspat-ekspat lainnya.
Nasib para warga
Inggris di Perancis ini pun masih tergantung pada bagaimana finalisasi
keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa.
Yang
menjadi perhatian lain, sejak Juni 2016, Poundsterling terus melemah
dari 1,28 Euro ke 1,17 Euro. Kondisi ini pun makin memperburuk keadaan
warga Inggris yang berada di berbagai belahan Eropa, khususnya di
Perancis.
Terlebih lagi, para penduduk Inggris itu
menggantungkan nasib pada uang pensiunan dengan mata uang Inggris.
Mereka khawatir mereka akan berada di bawah garis kemiskinan Perancis.
Seorang
agen real estate di Huelgoat, Sylvie Mayer (60 tahun) mengaku sudah
merasakan efek Brexit. Hal ini ditandai dari berkurangnya warga Inggris
yang membeli properti di kawasan Brittany. Pada musim panas 2016, 80
persen kliennya orang Inggris. Saat ini, hanya setengahnya uang
merupakan orang Inggris.
Maud Camus (33 tahun) bekerja di
Huelgoat Cafe La Pailotte. Ia mengatakan, 40 persen kliennya adalah
orang Inggris. Ia membayangkan masa depan di mana Brexit semakin
menyulitkan orang Inggris untuk tinggal di Perancis.
"Kalau warga Inggris tidak di sini, pasti tempat ini semakin sepi. Tanpa mereka, Hidup semakin runyam," ujar dia.
Seorang tentara Amerika Serikat saat bertugas di Afghanistan. Foto/REUTERS/Thomson Reuters/File Photo
KABUL
- Tiga tentara Amerika Serikat (AS) dan seorang kontraktor tewas
terkena ledakan bom di dekat pangkalan utama Amerika di dekat Kabul,
Afghanistan. Serangan bom pada hari Senin itu diklaim kelompok Taliban
sebagai ulah mereka.
Menurut militer AS, ledakan di dekat Lapangan Terbang Bagram yang merupakan fasilitas militer AS terbesar di negara tersebut.
Dalam
sebuah pernyataan, militer Washington juga mengakui bahwa tiga tentara
AS lainnya terluka dalam ledakan itu dan sedang menerima perawatan.
Kelompok Taliban, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (9/4/2019), mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu dan menggambarkannya sebagai bom bunuh diri dengan mobil.
Kelompok
itu mengatakan seorang penyerang meledakkan kendaraan bermuatan bahan
peledak di dekat pangkalan militer di provinsi Parwan.
Ini adalah
salah satu serangan paling mematikan baru-baru ini terhadap personel
AS. Pada November, ledakan bom di pinggir jalan menewaskan tiga tentara
AS di dekat kota Ghazni, Afghanistan tengah.
Bulan lalu dua
tentara Amerika juga tewas di Afghanistan saat melakukan operasi.
Kendati demikian, perang di negara tersebut telah mengambil korban yang
jauh lebih besar pada pasukan keamanan Afghanistan dan warga sipil.
Presiden
Ashraf Ghani, saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia pada Januari,
mengatakan bahwa sekitar 45.000 pasukan keamanan Afghanistan telah
terbunuh sejak dia menjabat pada September 2014. Menurutnya, rata-rata
korban tewas mencapai 849 orang per bulan.
Saat ini, ada sekitar
14.000 pasukan AS di Afghanistan. Presiden Donald Trump berencana
menarik pasukan Wasington dari negara tersebut, namun jadwal
penarikannya belum pernah disampaikan pada publik.
Komandan Libya yang berbasis di timur, Khalifa Haftar
menghadiri konferensi Keamanan Umum, di Benghazi, Libya, 14 Oktober
2017. [REUTERS / Esam Omran]
CB, Jakarta - Jenderal Khalifa Haftar dilaporkan sebagai pemain kunci bagi perdamaian dan stabilitas keamanan di Libya.
Pasukan
Nasional Libya yang dibentuk Haftar secara gencar melakukan serangan ke
arah kota Tripoli dengan maksud menguasainya. Tripoli merupakan pusat
pemerintah Libya yang diakui dunia internasional.
Haftar
telah bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada
Sabtu, 6 April 2017 untuk membahas penyelesaian politik secara damai di
Libya. Namun ajakan damai sepertinya diabaikan.
Seperti apa sepak terjang pria bernama lengkap Khalifa Belqasim Haftar berusia 75 tahun ini.
Berikut 6 fakta menarik tentang Haftar yang dilansir dari Deutsche Welle, The Independent, dan Aljazeera.
1.
Haftar dulunya merupakan sosok yang setia kepada kolonel Muammar
Gaddafi. Haftar yang pernah mengecap pelatihan militer di Uni Sovyeet
dan Mesir ikut serta melakukan kudeta menjatuhkan raja Idris tahun 1960.
Kudeta ini membawa Kolonel Muammar Gaddafi berkuasa di Libya.
2.
Haftar sebagai komandan pasukan Libya dalam perang melawan Chad tahun
1987. Libya kalah dalam perang ini. Haftar ditangkap pasukan Chad dan
dikirim ke AS tahun 1990.
3. Selama tinggal di AS, Haftar bekerja untuk CIA yang menentang pemerintahan Gaddafi.
4. Haftar bermukim di utara Virginia. Dari sini Haftar selama 2 dekade merancang cara untuk menjatuhkan dan membunuh Gaddafi.
5.
Haftar kembali ke Libya tahun 2011 saat terjadi unjuk rasa
besar-besaran, Arab Spring, yang didukung NATO untuk menjatuhkan
kekuasaan Gaddafi dan membunuhnya.
6. Haftar naik daun menjadi komandan tertinggi militer yang memimpin para pemberontak setelah kematian Gaddafi.
7.
Sejak 2014, pasukan Haftar telah merebut kendali atas area bulan sabit
minyak Libya dari sebagian besar milisi pro pmerintah dan kelompok Islam
di timur yang merupakan lokasi ladang minyak dan terminal ekspor.
8.
Pekan lalu, pasukan Khalifa Haftar melakukan serangan bertubi-tubi
untuk menguasai Tripoli. Serangan ini dilakukan saat PBB sedang
memediasi penyelesaian politik melalui pemilu untuk mengakhiri kemelut
politik di Libya.
Ilustrasi rapat Dewan Keamanan PBB. (REUTERS/Andrew Kelly)
Jakarta, CB -- Upaya yang ditempuh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mencegah perang saudara di Libya terganjal. Penyebabnya adalah Rusia
tidak sepakat dengan desakan DK PBB kepada pasukan loyalis Jenderal
Khalifa Haftar untuk menghentikan penyerbuan ke Kota Tripoli.
Seperti dilansir AFP,
Senin (8/4), Rusia berkeras menolak pernyataan desakan DK PBB terkait
konflik Libya. Sebab menurut mereka, seharusnya seruan itu ditujukan
kepada kedua belah pihak yang sedang bertikai.
Penolakan Rusia
atas pernyataan DK PBB soal Libya dianggap berat sebelah karena mereka
mendukung Haftar, selain Uni Emirat Arab dan Mesir.
Di samping itu, Rusia menuduh Amerika Serikat mengubah usulan desakan DK PBB. Usulan Inggris juga ditolak Rusia.
Akhirnya, DK PBB menerbitkan pernyataan mendesak pasukan Haftar
menghentikan serangan, dan seluruh pasukan tidak memancing pertikaian.
DK
PBB juga meminta semua pihak yang hendak merusak perdamaian Libya
supaya segera ditahan. Mereka juga meminta semua faksi politik di Libya
mendukung konferensi nasional untuk menentukan pemilihan umum.
Pertempuran
sengit terjadi sejak Minggu (7/4) pekan lalu. Misi PBB untuk Libya
(UNSMIL) meminta kedua pasukan melakukan gencatan senjata demi
kemanusiaan, pada pukul 16.00 sampai 18.00 waktu setempat.
Haftar
yang merupakan panglima Pasukan Nasional Libya (LNA), mengirim
serdadunya untuk menguasai Tripoli. Haftar yang mendukung pemerintah
tandingan di Benghazi menyerang pemerintah yang didukung Perserikatan
Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah Libya yang didukung PBB (GNA) membalas penyerbuan pasukan
Haftar. Menurut juru bicara pasukan GNA, Kolonel Mohamed Gnounou,
bertujuan menumpas pasukan liar dan yang menyerang kota-kota Libya.
Sejak
pasukan pemberontak yang didukung Pakta Pertahanan Atlantik Utara
(NATO) berhasil menumbangkan Muammar Khadafi pada 2011, pemerintah Libya
justru kacau balau. Haftar yang mempunyai pasukan menguasai wilayah
timur dengan pusat pemerintahan di Benghazi.
Sejumlah persenjataan pasukan Libya di masa mendiang Khadafi juga dicuri dan dijual di pasar gelap.
Pemerintahan
Perdana Menteri Fayez al-Sarraj pun tidak efektif. Sebab, dia tidak
mampu menjaga wilayahnya karena sejumlah suku mempersenjatai diri dan
menguasai ladang-ladang minyak. Di samping itu beberapa kelompok
bersenjata saling serang memperebutkan banyak hal.
Karena konflik
terus-terusan terjadi, juga menjadi lahan subur kelompok bersenjata dan
persembunyian teroris seperti ISIS, Libya dianggap sebagai negara gagal
(failed state).
Sebelum
pecah pertempuran, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, sudah
berupaya membujuk Haftar supaya mengurungkan niatnya menyerbu Tripoli.
Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa,
Federica Mogherini pada Senin menyerukan gencatan senjata di Libya dan
kembali ke perundingan politik saat pertempuran antar faksi yang
bermusuhan kian memanas.
Luksemburg (CB) - Kepala
kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini pada Senin
menyerukan gencatan senjata di Libya dan kembali ke perundingan politik
saat pertempuran antar faksi yang bermusuhan kian memanas.
Mogherini, yang memimpin rapat para menteri luar negeri Uni Eropa di
Luksemburg, mengatakan pesan Eropa harus "menerapkan secara penuh
gencatan senjata demi kemanusiaan ... dan untuk menghindari aksi militer
dan eskalasi lebih lanjut serta kembali ke jalur politik."
Mogherini, yang juga berbicara dengan utusan khusus PBB untuk Libya,
Ghassan Salame pada Senin pagi, menuturkan bahwa para menteri Uni Eropa
bersatu menyuarakan seruan G7 bagi komandan militer Libya Khalifa Haftar
agar berhenti menuju Tripoli.
Tentara Nasional Libya (LNA) pimpinan Haftar mengatakan pada Jumat,
bahwa pasukannya bergerak menuju pinggiran selatan Tripoli dan merebut
bekas bandara internasional mereka, dengan mengancam pemerintahan yang
diakui internasional yang bermarkas di Tripoli.
Serangan oleh LNA, yang bersekutu dengan pemerintahan pararel yang
berbasis di kota timur utama Benghazi, mengintensifkan perebutan
kekuasaan yang telah memecah negara penghasil minyak tersebut sejak
tergulingnya Muammar Gaddafi pada 2011.
"Kita harus berupaya melakukan apapun guna menghentikan operasi militer,
sehingga tidak terjadi perang sipil di Libya," kata Menteri Luar Negeri
Luxemburg, Jean Asselborn kepada awak media.
Ilustrasi prajurit Amerika Serikat. (Delil SOULEIMAN / AFP)
Jakarta, CB -- Amerika Serikat memutuskan memindahkan sejumlah pasukan mereka di Libya. Hal itu terjadi karena pasukan dua pemerintah yang saling berseberangan di negara itu bertempur di Tripoli.
"Situasi
keamanan di Libya semakin rumit dan sulit diperkirakan," kata Komandan
Komando Afrika AS (AFRICOM), Jenderal Marinir Thomas Waldhauser, seperti
dilansir CNN, Senin (8/4).
Juru Bicara AFRICOM, Kolonel
Chris Karns, menyatakan pasukan AS saat ini dievakuasi ke lokasi
rahasia. Namun, dia menjamin hal itu tidak mengganggu kemampuan mereka
untuk menanggapi ancaman dan sasaran.
"Untuk alasan
keamanan, saya tidak akan memberitahu ke mana pasukan ini berpindah. Ini
penting supaya kelompok bersenjata tidak tahu keberadaan kami, tetapi
kami menggunakan seluruh sumber daya secara efisien," kata Karns.
Panglima Angkatan Bersenjata Pasukan Nasional Libya (LNA), Jenderal
Khalifa Haftar, mengirim pasukannya mencoba menguasai Tripoli. Haftar
yang mendukung pemerintah tandingan di Benghazi menyerang pemerintah
yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pertempuran
sengit terjadi sejak Minggu (7/4) pekan lalu. Misi PBB untuk Libya
(UNSMIL) meminta kedua pasukan melakukan gencatan senjata demi
kemanusiaan, pada pukul 16.00 sampai 18.00 waktu setempat.
Pemerintah
Libya yang didukung PBB (GNA) membalas penyerbuan pasukan Haftar.
Menurut juru bicara pasukan GNA, Kolonel Mohamed Gnounou, bertujuan
menumpas pasukan liar dan yang menyerang kota-kota Libya.
Sejak
pasukan pemberontak yang didukung Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)
berhasil menumbangkan Moamar Khadafi pada 2011, pemerintah Libya justru
kacau balau. Haftar yang mempunyai pasukan menguasai wilayah timur
dengan pusat pemerintahan di Benghazi.
Sejumlah persenjataan pasukan Libya di masa mendiang Khadafi juga dicuri dan dijual di pasar gelap.
Pemerintahan
Perdana Menteri Fayez al-Sarraj pun tidak efektif. Sebab, dia tidak
mampu menjaga wilayahnya karena sejumlah suku mempersenjatai diri dan
menguasai ladang-ladang minyak, dan beberapa kelompok bersenjata malah
saling serang memperebutkan banyak hal.
PBB hanya mengakui
pemerintah Libya di Tripoli. Sedangkan faksi lain membentuk pemerintah
tandingan di Benghazi. Karena konflik terus-terusan terjadi, juga
menjadi lahan subur kelompok bersenjata dan persembunyian teroris
seperti ISIS, Libya dianggap sebagai negara gagal (failed state).
Sebelum
pecah pertempuran, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, sudah
berupaya membujuk Haftar supaya mengurungkan niatnya menyerbu Tripoli.
Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Konflik ini bisa membuat arus pengungsi dari Libya bisa bertambah.
Jakarta, CB -- Pertikaian dua poros politik di Libya
sampai saat ini menelan 32 korban meninggal dan 50 orang luka-luka.
Jumlah korban masih ada kemungkinan bisa bertambah karena pertempuran
masih berlangsung dan bisa mengarah kepada perang sipil.
Seperti dilansir AFP,
Senin (8/4), pertempuran sengit terjadi antara pasukan Panglima Khalifa
Haftar yang mendukung pemerintah Libya di Benghazi dengan prajurit pro
pemerintah yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (GNA) di Tripoli.
Haftar menyatakan 14 pasukannya meninggal dalam pertempuran itu. Kedua angkatan bersenjata juga melakukan serangan udara.
Haftar
mencoba menguasai Tripoli dengan mengerahkan pasukan sejak Kamis pekan
lalu. Karena hal itu, pasukan pro GNA menggelar operasi Gunung Api
Amarah.
Menurut juru bicara pasukan GNA, Kolonel Mohamed Gnounou, bertujuan menumpas pasukan liar dan yang menyerang kota-kota Libya.
Sejak
pasukan pemberontak yang didukung Pakta Pertahanan Atlantik Utara
(NATO) berhasil menumbangkan Moamar Khadafi pada 2011, pemerintah Libya
justru kacau balau. Sejumlah suku mempersenjatai diri dan menguasai
ladang-ladang minyak, dan beberapa kelompok bersenjata malah saling
serang.
PBB hanya mengakui pemerintah Libya di Tripoli. Sedangkan
faksi lain membentuk pemerintah tandingan di Benghazi. Karena konflik
terus-terusan terjadi, juga menjadi lahan subur kelompok bersenjata dan
persembunyian teroris, Libya dianggap sebagai negara gagal (failed state).
Sejumlah persenjataan pasukan Libya di masa mendiang Khadafi juga dicuri
dan dijual di pasar gelap. Sekelumit situasi kekacauan di Libya
digambarkan dalam film garapan sutradara Michael Bay berjudul '13 Hours:
Secret Soldiers of Benghazi'.
Film itu mengisahkan tentang
sejumlah anggota keamanan yang disewa Agensi Intelijen Pusat Amerika
Serikat (CIA), yang berjuang mempertahankan diri dari serangan kelompok
bersenjata. Mereka bertempur saat kelompok bersenjata menyerang konsulat
AS di Benghazi, mengakibatkan Duta Besar AS, J. Christopher Stevens, dan staf teknologi informasi Kementerian Luar Negeri, Sean Smith, meninggal.
Presiden ISSF Periode 2019-2021, Pangeran Abdul Aziz bin Turki Al Faisal (kiri). FOTO/Istimewa
JEDDAH - Majelis Umum Islamic Solidarity Sports Federation
(ISSF/Federasi Olahraga Solidaritas Islam) dengan suara bulat menunjuk
Pangeran Arab Saudi, Abdul Aziz bin Turki Al Faisal sebagai Presiden
baru ISSF, Senin (8/4). Pangeran Abdul Aziz akan menduduki posisi ini
untuk periode 2019-2021. Ia menggantikan Turki Al-Sheikh yang telah
mengundurkan diri baru-baru ini.
Dalam pidato pengukuhannya di
hadapan Majelis Umum, di Jeddah, Arab Saudi, dia berjanji pada delegasi
dari 57 negara Muslim, bahwa dia akan mengerahkan energinya untuk
mempromosikan kegiatan ISSF di negara-negara Muslim.
"Kami akan
menggabungkan upaya kami untuk meningkatkan nilai olahraga untuk
pencapaian tujuan dan sasaran kami,” ungkapnya. Pangeran Abdul Aziz juga
menekankan, ISSF harus aktif, efektif, dan melakukan pendekatan khusus
dalam menjalankan program dan turnamen.
Dalam
pandangannya, ISSF harus kreatif untuk mencapai tujuan. Menurutnya,
masa depan dan rencana ISSF harus diselaraskan dengan peningkatan
olahraga internasional melalui penyediaan sumber daya keuangan. Selain
menjalin kemitraan dengan pusat-pusat khusus dan untuk memenuhi syarat
pemuda berbakat dan produksi kreativitas.
“Kami di ISSF akan
bekerja keras dalam meningkatkan toleransi, moderasi, dan keberadaan
bersama yang damai di antara para pemuda Umma,” tambahnya. Usai
menobatkan Pangeran Abdul Aziz sebagai Presiden yang baru, Majelis Umum
ISSF langsung mengadakan pertemuan luar biasa.
ISSF sendiri didirikan dengan tujuan untuk mengawasi penyelenggaraan Islamic Solidarity Games,
yang diadakan setiap empat tahun sekali. Selain itu juga untuk mengatur
turnamen dan kejuaraan di antara tim olahraga negara anggota Organisasi
Kerjasama Islam. ISSF didirikan pada tahun 1985 dengan kantor pusat
permanen di Riyadh. Kini, ISSF fokus dalam persiapan Islamic Solidarity Games ke-5 yang akan diselenggarakan pada 2021, di Istanbul, Turki.
Para
demonstran beraksi di depan kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul,
Turki, menuntut keadilan atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.
Foto/REUTERS/Murad Sezer/File Photo
WASHINGTON
- Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dalam siaran pers
mengumumkan bahwa 16 warga Arab Saudi telah dijatuhi sanksi dan dilarang
memasuki Amerika Serikat. Ke-16 orang tersebut dianggap terlibat dalam
pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
"Menteri Luar Negeri Michael
Richard Pompeo secara terbuka menunjuk individu-individu berikut atas
peran mereka dalam pembunuhan Jamal Khashoggi...individu-individu dan
anggota keluarga dekat mereka tidak memenuhi syarat untuk masuk ke
Amerika Serikat," bunyi siaran pers departemen tersebut, yang dikutip Sputnik, Selasa (9/4/2019).
Kashoggi
adalah jurnalis Saudi pengkritik kerajaan dan telah tinggal di
pengasingan di AS. Dia dibunuh di Konsulat Saudi di Turki pada 2 Oktober
2018. Dia mengunjungi konsulat tersebut karena ingin mengurus dokumen
perceraian dengan mantan istrinya sebagai syarat untuk menikahi
tunangannya, seorang wanita Turki.
Ke-16
warga Saudi yang dijatuhi sanksi AS adalah; Saud al-Qahtani; Maher
Mutreb; Salah Tubaigy; Meshal Albostani; Naif Alarifi; Mohammed
Alzahrani; Mansour Abahussain; Khalid Alotaibi; Abdulaziz Alhawsawi;
Waleed Alsehri; Thaar Alharbi; Fahad Albalawi; Badr Alotaibi; Mustafa
Almadani; Saif Alqahtani; dan Turki Alsehri.
Hubungan AS dan
Saudi telah tegang sejak operasi nakal intelijen Saudi dalam pembunuhan
Khashoggi. Jurnalis itu berstatus sebagai penduduk AS dan kolumnis Washington Post.
Agen-agen
intelijen AS dilaporkan sudah menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Arab
Saudi Mohammed bin Salman (MBS) terlibat dalam pembunuhan itu. Namun,
investigasi internal Saudi menyatakan Pangeran MBS tidak terlibat.
Otoritas Saudi sejauh ini telah menangkap 11 tersangka dan telah diadili. Beberapa dari mereka telah dituntut hukuman mati.
Sementara
itu, Kantor Kejaksaan Istanbul Turki mengatakan pembunuhan Khashoggi
telah direncanakan sebelumnya. Sedangkan penyelidikan PBB menyimpulkan
bahwa pejabat pemerintah Saudi terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Kapal-kapal Rusia berlabuh di Manila, memulai kunjungan selama 5 hari ke Filipina. [Rambo Talabong / Rappler]
CB, Jakarta - Dua kapal perang perusak dan kapal tanker Rusia bersauh di Filipina di tengah ketegangan Laut Cina Selatan.
Kapal
perusak Laksamana Tributs dan Vinogradov, yang diklasifikasikan sebagai
kapal perusak anti-kapal selam besar, bersauh di Manila pada Senin
pagi, bersama kapal tanker Laksamana Irkut, menurut laporan kantor
berita Philippine News Agency, dikutip dari CNN, 8 April 2019.
Ini
kedua kalinya pada tahun ini, kapal Rusia bersauh di Filipina. Januari
lalu, tiga kapal perang Rusia juga bersauh di Manila untuk promosa
perdamaian stabilitas, dan kerja sama maritim.
Tiga kapal perang Rusia berlabuh di Port of Manila memulai kunjungan baik selama 5 hari oleh Armada Pasifik Rusia.
"Kedatangan
rekan-rekan kami dari Angkatan Laut Rusia menggarisbawahi upaya
berkelanjutan untuk lebih memperkuat hubungan antara pemerintah kami dan
angkatan laut. Ini akan semakin meningkatkan dan mempertahankan promosi
perdamaian dan stabilitas dan kerja sama maritim," kata Kapten Angkatan
Laut Filipina Constancio Reyes Jr, dikutip dari Rappler.
Kapal
anti-kapal selam Rusia Admiral Tributs dan Vinogradoy dan kapal tanker
Irkut bersauh di Pelabuhan Manila pada Senin.[philstar]
Kedatangan
Armada Pasifik Rusia terjadi hanya beberapa bulan sebelum kedua negara
akan menandatangani perjanjian kerja sama angkatan laut, kemungkinan
pada bulan Juli, yang dilaporkan akan melibatkan lebih banyak latihan
bersama dan kunjungan pelabuhan timbal balik.
Rusia
dan Cina juga telah bergerak lebih dekat bersama dalam beberapa tahun
terakhir, melakukan latihan militer bersama dan menandatangani
kesepakatan ekonomi, dengan kedua belah pihak mengklaim hubungan berada
pada tingkat terbaik dalam sejarah.
Kunjungan Rusia hari Senin
juga datang di tengah latihan bersama tahunan Balikatan antara Filipina
dan AS, yang berakhir pada 12 April.
Latihan Balikatan melibatkan
lebih dari 7.500 pasukan, pesawat tempur siluman F-35B dan termasuk
pelatihan penembakan langsung dan operasi amfibi.
Sementara
kunjungan kapal Rusia tidak sebesar itu, namun hubungan Rusia yang
semakin besar dengan Filipina dan kehadirannya di wilayah itu terjadi
pada saat meningkatnya ketegangan di Laut Cina Selatan.
Pemerintah Filipina
mengatakan ratusan kapal Cina, termasuk beberapa kapal militer, telah
terlihat di sekitar Pulau Thitu dalam gugus Kepulauan Spratly di Laut
Cina Selatan, yang dikendalikan oleh Manila tetapi diklaim oleh Beijing.
CB, Jakarta - Angkatan
Laut dan Angkatan Udara Kerajaan Inggris didesak untuk mencabut gelar
militer kehormatan yang dianugerahkan kepada Sultan Hassanal Bolkiah
oleh Ratu Elizabeth II, menyusul penerapan UU syariah di Brunei.
Rabu
pekan lalu, Brunei memperkenalkan hukum rajam sampai mati terhadap
homoseksual, setelah Sultan Hassanal Bolkiah melakukan beberapa
reformasi terhadap hukum pidana negara tersebut, yang didasarkan pada
hukum syariah Islam sejak 2014.
Merek
dagang, selebritas, pemerintah, dan universitas sejauh ini mengambil
tindakan dengan melarang perusahaan milik Brunei dan memboikot sembilan
hotel mewah bintang lima milik Sultan Hassanal Bolkiah, seperti dikutip
dari Business Insider, 8 April 2019.
Pada Jumat, Stephen Evans, CEO Perhimpunan Sekuler Nasional Inggris
menyerukan Angkatan Udara Britania Raya dan Angkatan Laut Kerajaan untuk
mencopot gelar kehormatan Sultan yang dianugerahkan kepadanya.
"Undang-undang
baru Brunei yang tercela adalah pelanggaran HAM dasar dan bertentangan
dengan nilai-nilai yang seharusnya mendefinisikan institusi Inggris,"
kata Evans mengatakan kepada The Observer.
"Melucuti gelar
kehormatan sultan yang telah mereka berikan kepadanya akan mengirimkan
pesan penting bahwa mereka tidak ingin dengan cara apapun terkait dengan
barbarisme abad pertengahan semacam ini."
Ratu Elizabeth II dari Inggris dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei [asianews.eu]
Sultan
Hassanal Bolkiah diangkat menjadi Laksamana kehormatan di Angkatan Laut
Kerajaan Inggris pada tahun 2001, setelah ia lulus dari pelatihan musim
panas di Britannia Royal Naval College, Dartmouth.
Sultan juga diangkat menjadi Marsekal Kepala Udara kehormatan di Angkatan Udara, diberikan oleh Ratu.
Keputusan untuk menghadiahi Sultan dengan penghargaan tidak dibuat oleh Ratu sendiri, kata Istana Buckingham.
"Yang
Mulia bertindak atas saran pemerintah sehubungan dengan penunjukan yang
terhormat ini," kata juru bicara Istana Buckingham.
Seruan agar Sultan dilucuti gelar kehormatan militer Inggris-nya datang di tengah serangan balasan terhadap Brunei.
Pada
hari Rabu, Universitas Aberdeen di Skotlandia mengatakan sedang
mempertimbangkan untuk membatalkan gelar kehormatan yang diberikannya
kepada Sultan pada tahun 1995. Kings College London, yang memberinya
gelar doktor kehormatan pada tahun 2011, membuat saran serupa.
Hampir
60.000 orang telah menandatangani petisi yang menuntut agar Universitas
Oxford mencabut gelar kehormatan yang diberikan kepada Hassanal Bolkiah
pada tahun 1993. Universitas pertama-tama menolak untuk mencabutnya,
tetapi sekarang mempertimbangkan kembali langkah itu.
Kampanye
untuk memboikot sembilan hotel milik Sultan Hassanal Bolkiah, salah satu
kepala negara terkaya di dunia dengan kekayaan sekitar Rp 283 triliun,
dimulai oleh selebriti dan mencapai puncaknya pada Kamis ketika delapan
hotel Brunei menghapus akun Twitter mereka.
Konferensi pers Menteri Koordinator bidang Perekonomian
Darmin Nasution - kedua kanan, Sekjen Menteri Industri Malaysia Tan Yeow
Chong - kanan soal keberatan Indonesia dan Malaysia atas diskriminasi
kelapa sawit oleh Uni Eropa. Sumber: TEMPO/Suci Sekar
CB, Jakarta - Menteri
Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Sekjen
Kementerian Industri Malaysia Tan Yew Chong mengajukan secara langsung
protes keras kepada Uni Eropa atas tindakan organisasi itu yang dinilai
mengisolasi industri kelapa sawit kedua negara.
Protes
langsung disampaikan Darmin dan Tan dengan mendatangi markas Uni Eropa
di ibu kota Brussels, Belgia pada Senin, 8 April 2019, setelah
sebelumnya melayangkan surat keberatan kepada organisasi itu. Kedatangan
Darmin dan Tan juga sebagai tindak lanjut keputusan Indonesia dan
Malaysia untuk bersama melawan regulasi penerapan perintah energi
terbarukan Uni Eropa II atau Delegated Act.
Menurut Darmin,
industri minyak kelapa sawit telah mendorong perekonomian Indonesia,
menekan inflasi dan menciptakan tenaga kerja. Saat ini ada sekitar 5
juta pekerja yang mencari nafkah di sektor ini.
"Pemerintah
Indonesia sudah melakukan langkah-langkah penting pengelolaan kelapa
sawit. Diskriminasi ini memperlihatkan pengabaian terhadap upaya kami.
Kami ingin memberantas kemiskinan di wilayah pinggir. Ada sekitar 19
juta petani kelapa sawit dan keluarganya yang akan terkena dampak akibat
diskriminasi ini," kata Darmin, Senin, 8 April 2019 di Brussels,
Belgia.
Konferensi
pers Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, kiri,
keberatan Indonesia dan Malaysia atas diskriminasi kelapa sawit oleh Uni
Eropa. Sumber: TEMPO/Suci Sekar
Sebelumnya
pada Februari lalu, Komisi Eropa mengumumkan rencana membatasi
penggunaan tanaman biofuel proses penanamannya melakukan penggundulan
hutan, diantaranya kelapa sawit. Langkah ini pukulan bagi Indonesia dan
Malaysia yang merupakan produsen minyak kelapa sawit dunia. Indonesia
dan Malaysia diperkirakan memasok 85 persen kebutuhan minyak kelapa
sawit dunia.
Melalui rencana ini, maka Uni Eropa akan menentukan
bahan bakar apa yang akan menjadi target energi terbarukan mereka.
Biofuels secara tidak langsung mengarah pada perubahan penggunaan lahan
dan emisi gas rumah kaca yang lebih tinggi akan dikeluarkan pada 2023.
Dalam
pernyataannya, Darmin mengatakan Uni Eropa telah mengirimkan sinyal
menggunakan lingkungan untuk hambat kelapa sawit Indonesia. Tindakan
diskriminasi terhadap kepala sawit
ini akan berdampak pada jutaan orang, khususnya mereka yang bekerja di
industri ini. Untuk itu, Indonesia dan Malaysia ingin ada dialog
konstruktif dengan Uni Eropa untuk kesinambungan industri kelapa sawit.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in bersalaman dengan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un di Pyongyang, Rabu (19/8).
Foto: Pyongyang Press Corps Pool via AP
Presiden Korsel aktif dalam pembahasan perdamaian dengan Korut
CB,
JAKARTA -- Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berencana meringankan
sanksi untuk Korea Utara. Rencana tersebut akan disampaikan Moon Jae-in
saat bertemu Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pekan ini.
Presiden Korsel akan mengunjungi Washington DC dalam rangka
perkumpulan Diplomasi Nuklir Korea Utara, di mana kedua pemimpin negara
akan mendiskusikan denuklirisasi Korea Utara, yang diharapkan membawa
kedamaian di Semenanjung Korea.
"Moon
berencana untuk mengupayakan diplomasi dengan meminta Trump untuk
memberikan langkah-langkah timbal balik setelah Seoul dan Washington
menjabarkan dasar yang diperlukan melalui diskusi tingkat kerja," kata
pejabat Korea Selatan kepada Korean Times, Senin (8/4).
Meski
belum diketahui sanksi mana yang dimaksud, namun Korea Selatan
tampaknya akan mencoba mengupayakan pengurangan sanksi yang berdampak
langsung pada para penduduk. "Sepertinya Presiden Moon akan mengendurkan
sanksi yang memengaruhi kehidupan warga Korut," kata Pemerintah Korsel.
Moon diketahui memang aktif dalam pembahasan perdamaian
dengan Korut. Upaya perdamaian antara Korut dan AS tertunda setelah
pertemuan Trump dan Kim Jong Un di Hanoi beberapa waktu lalu berakhir
tanpa adanya keputusan apapun.
Trump menyatakan, pihaknya
menarik diri dari upaya kesepakatan karena Korut meminta pencabutan
seluruh sanksi sebelum menyetujui denuklirisasi total. Namun, Korut
membantah klaim Trump, menyatakan bahwa Korut hanya ingin menghapus
sanksi yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat.
Jet
tempur siluman F-35A Lightning II Amerika Serikat saat latihan bersama
dengan jet-jet tempur Korea Selatan di dekat Pangkalan Udara Kunsan, 1
Desember 2017. Foto/REUTERS/US Air Force/Josh Rosales
SEOUL - Media pemerintah Korea Utara (Korut), Uriminzokkiri,
mengecam Korea Selatan (Korsel) atas keputusannya untuk mengerahkan jet
tempur siluman F-35A buatan Amerika Serikat (AS). Media itu
memperingatkan konsekuensi bencana yang ditimbulkan dari pengerahan jet
tempur canggih tersebut.
Uriminzokkiri merupakan salah satu media cabang dari Korea Central News Agency (KCNA), kantor berita rezim Korut.
Dalam
artikel editorialnya, media tersebut menyerukan Seoul untuk
mempertimbangkan dampak buruk dari penempatan jet-jet tempur di sekitar
Semenanjung Korea. "Tindakan tidak bersahabat ini memperburuk ketegangan
militer di Semenanjung Korea dan merupakan tantangan langsung terhadap
upaya untuk mencapai perdamaian," tulis media tersebut, dikutip Sputnik, Senin (8/4/2019).
Korea
Selatan menerima dua jet tempur F-35A perdana akhir bulan lalu. Pada
akhir tahun ini, negara tersebut kemungkinan akan menerima delapan unit
lagi.
Seoul memesan total 40 unit jet tempur siluman F-35 dari
Lokcheed Martin AS. Sebelum pengiriman, pilot Korea Selatan menghabiskan
waktu berbulan-bulan untuk berlatih mengoperasikan enam pesawat F-35A
di sebuah pangkalan udara di Arizona.
Sementara itu, armada
Angkatan Udara Korea Utara sebagian besar terdiri dari pesawat terbang
era Soviet, termasuk MiG-21 dan Su-25 yang dibangun dengan lisensi.
Negara komunis itu juga memiliki MiG-23 dan MiG-29, yang pertama kali
diperkenalkan pada awal tahun 1980-an dan berfungsi sebagai pesawat
tempur paling modern di negara itu.
Awal
tahun ini, harapan untuk kemajuan dalam mencapai perdamaian di
Semenanjung Korea itu memudar karena pembicaraan antara pemimpin Korea
Utara Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump di Hanoi runtuh tanpa
menghasilkan kesepakatan. Pekan lalu, Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan
AS Patrick Shanahan menekankan bahwa AS tidak akan mengurangi tingkat
latihan militernya dengan Korea Selatan, dan sebaliknya akan membangun
kemampuan manuver.
Illustrasi - Mesir mengungkapkan
keberadaan mumi dari pemuka agama yang diperkirakan berumur 2.500 tahun
dari sebuah makam kuno di bagian selatan Kairo.
Minya, Mesir (CB) - Mesir
mengungkapkan keberadaan mumi dari pemuka agama yang diperkirakan
berumur 2.500 tahun dari sebuah makam kuno di bagian selatan Kairo.
Seorang ahli tentang Mesir, Zahi Hawass dan tim Mesir membuka tiga
sarkofagus atau tempat penyimpanan jenazah Mesir dari dinast ke 26.
Salah satunya berisi satu mumi yang diawetkan dengan sangat baik, dari
jenazah seorang pendeta yang disegani, terbungkus kain dan berhiaskan
emas menggambarkan Dewi Isis dari Mesir kuno.
Tim tersebut juga membuka dua sarkofagus yang lain salah satunya berisi
mumi perempuan berhiaskan manik-manik biru dan yang lainnya dengan ayah
di makam keluarga. Temuan itu disiarkan langsung oleh saluran Discovery
pada Minggu.
Dalam situs makam di provinsi Minya, tim juga menemukan kepala lilin
yang langka. "Saya belum pernah menemukan benda seperti ini dalam
periode akhir," kata Hawass.
Para arkeolog Mesir menemukan situs tersebut satu setengah tahun yang lalu dan penggalian masih berlanjut.
"Saya sangat yakin bahwa situs ini perlu digali mungkin hingga 50 tahun
ke depan," kata Hawass kepada Reuters sehari sebelum tiga sarkofagus itu
dibuka. Dia mengharapkan akan menemukan lebih banyak kuburan di tempat
tersebut.
Pada 1927, sebuah sarkofagus dari batu kapur berukuran raksasa ditemukan
di kawasan tersebut dan ditempatkan di museum Mesir di Kairo, tapi
situs ini kemudian dilupakan, kata Hawass.
Akan tetapi dua tahun yang lalu, ditemukan penggalian tidak berizin dan
dihentikan, katanya. Kejadian itu memperingatkan para arkeologis yang
kemudian memulai penggalian.
WASHINGTON
- Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan enam pangkalan
militer yang dapat menjadi lokasi komando tempur baru militer, Komando
Luar Angkasa. Begitu bunyi memorandum yang didapatkan oleh kantor berita
CNN.
Empat lokasi yang diusulkan terletak di Colorado. Dua lokasi lainnya adalah di Alabama dan California.
Tidak
adanya pangkalan militer berbasis di Florida dalam daftar itu pastinya
akan mengecewakan anggota Kongres. Pasalnya, mereka secara terbuka
menganjurkan agar pusat komando itu ditempatkan di Negara Bagian
Sunshine.
Pada
bulan Desember, Senator Republik Marco Rubio menulis surat kepada
Menteri Pertahanan saat itu Jim Mattis menyerukan agar pusat komando itu
didirikan di Florida dan bulan lalu selama dengar pendapat Komite
Layanan Bersenjata DPR, anggota DPR dari Partai Republik Michael Waltz
mendesak penjabat Sekretaris Pertahanan Pat Shanahan untuk
menempatkannya di sana.
"Dengan segala hormat kepada kolega saya
dari Florida, Colorado satu mil lebih dekat ke ruang angkasa daripada
Florida dan tempat yang bagus untuk aset ruang angkasa," canda anggota
DPR dari Partai Demokrat Jason Crow dari Colorado membalas komentar
Waltz.
Keenam lokasi itu adalah Pangkalan Angkatan Udara Buckley,
Pangkalan Angkatan Udara Mount Cheyenne, Pangkalan Angkatan Udara
Peterson, dan Pangkalan Angkatan Udara Schriever - semuanya di Colorado.
Nama lain adalah Arsenal Redstone di Alabama dan Pangkalan Angkatan
Udara Vandenberg di California.
Memo itu, yang telah disetujui
oleh Sekretaris Angkatan Udara Heather Wilson, juga mengatakan bahwa
tenaga yang diproyeksikan untuk Komando Luar Angkasa AS adalah 1.450
personel, termasuk 390 perwira militer, 183 personel tamtama, 827 warga
sipil dan 50 kontraktor.
Sekitar 350 personel tersebut akan
diambil dari Komando Komponen Ruang Angkasa Gabungan yang ada, yang saat
ini merupakan bagian dari Komando Strategis AS.
Trump
menominasikan Jenderal Angkatan Udara John Raymond, yang saat ini
memimpin Komando Luar Angkasa Angkatan Udara, untuk memimpin Komando
Luar Angkasa yang baru bulan lalu.
Analisis Angkatan Udara
menggunakan seperangkat kriteria untuk menentukan di mana komando itu
akan ditempatkan, yang termasuk biaya, lokasi bersama dengan organisasi
militer yang ada yang akan menjadi komponen Komando Luar Angkasa di masa
depan, lapangan udara yang mempunyai akses ke pesawat C-17,
konektivitas komunikasi, gedung administrasi dan dukungan pangkalan yang
tersedia.
"Menempatkan Komando Luar Angkasa Amerika Serikat pada
instalasi ruang angkasa Departemen Pertahanan akan menyelaraskan
komando dengan keahlian kritis pasukan luar angkasa dan memberikan
tenaga militer, sipil, dan ruang angkasa komersial untuk perekrutan dan
retensi Komando Luar Angkasa Amerika Serikat," sebuah dokumen yang
dilampirkan pada memo itu mengatakan seperti dikutip dari CNN, Sabtu
(6/4/2019).
Memo itu juga mengidentifikasi organisasi komponen
militer yang ada yang akan ditugaskan ke Komando Luar Angkasa AS: Pusat
Perang Navigasi Gabungan di Pangkalan Angkatan Udara Kirtland, Pusat
Peringatan Rudal di Mount Cheyenne, Pusat Inframerah Persisten Overhead
Bersama di Pangkalan Angkatan Udara Buckley, dan Pusat Pertahanan Luar
Angkasa Nasional di Schriever.
Pusat Operasi Luar Angkasa
Gabungan di Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, Komando Luar Angkasa
Angkatan Udara di Pangkalan Angkatan Udara Peterson, Komando Pertahanan
Ruang Angkasa dan Rudal di Redstone Arsenal dan Komando Armada Siber
AS/Armada Kesepuluh Amerika Serikat di Fort Meade juga termasuk.
Shanahan
mengatakan bahwa pembentukan Komando Luar Angkasa harus diberi
prioritas sehubungan dengan Angkatan Luar Angkasa yang diusulkan Trump.
Shanahan menyebut perintah itu yang termudah dan paling berdampak dari
berbagai aspek Angkatan.
Trump
mengarahkan pembentukan Komando Luar Angkasa pada bulan Desember,
menjadikannya satu-satunya komando tempur ke-11 yang menyutkan sejumlah
bagian.
Berbeda
dengan pendirian dinas terpisah, komando tersebut membutuhkan
keterlibatan kongres yang lebih sedikit dan dianggap kurang
kontroversial.
Angkatan Luar Angkasa yang diusulkan akan jatuh di
bawah Angkatan Udara dan memiliki hubungan yang mirip dengan hubungan
Korps Marinir AS dengan Departemen Angkatan Laut.
Pembentukan
Angkatan Luar Angkasa adalah bagian dari permintaan anggaran pertahanan
pada 2020 oleh pemerintah Trump untuk Kongres.
Komite Layanan
Bersenjata Senat akan mengadakan sidang minggu depan terkait Angkatan
Luar Angkasa yang menghadirkan Shanahan dan ketua Kepala Staf Gabungan,
Jenderal Joseph Dunford.
Rusia membangun pangkalan militer Northern Clover di Pulau
Kotelny di kawasan Arktik, Kutub Utara, dan mulai beroperasi sejak 2016.
Mil.ru/Russia Today
CB, Pulau Kotelny – Pemerintah Rusia membangun pangkalan militer di Pulau Kotelny di kawasan Arktik, kutub utara.
Pangkalan militer Northern Clover merupakan pangkalan militer terbaru di perbatasan Rusia.
Pangkalan ini bisa menaungi 250 orang tentara dan memiliki suplai logistik untuk setahun tanpa bantuan dari luar.
“Pangkalan ini lebih dekat ke Alaska dibandingkan ke Moskow,” begitu dilansir CNN pada Jumat, 5 April 2019.
Markas
terluar ini merupakan satu dari tiga markas baru yang dibangun
pemerintahan Presiden Vladimir Putin untuk menjaga garis pantai di
kawasan Arktik.
Militer Rusia mengatakan telah membangun 475 pos
militer dalam enam tahun ini, yang tersebar dari perbatasan di wilayah
barat dengan negara NATO hingga ke Selat Bering di sisi timur.
Pasukan
armada utara Rusia mulai bertugas di pangkalan di Pulau Kotelny pada
2016. Para tentara tidak perlu keluar bangunan dan merasakan dinginnya
cuaca di Arktik kecuali mereka sedang bertugas. Ini karena semua
bangunan di lokasi ini terkoneksi.
Hanya satu bangunan yang berdiri sendiri yaitu sebuah kapel Orthodox, yang berjarak sekitar 20 meter dari pusat markas.
“Pangkalan
ini melakukan kontrol radar, monitor wilayah udara, mengamankan jalur
di Laut Selatan, dan menghilangkan kerusakan lingkungan,” kata Major
Vladimir Pasechnik, komandan grup taktis di Pangkalan Northern Clover.
Pangkalan
ini memiliki sistem rudal pertahanan garis pantai dan sistem rudal
darat ke udara Pantsir jarak menengah yang telah dikustom agar sesuai
dengan kondisi dingin di Arktik. Ini membuat semua sistem senjata bisa
beroperasi meski suhu turun hingga 50 derajat celcius.
Militer Rusia
juga bakal menambah kekuatan di Arktik dengan memasang sistem
anti-rudal S-400 versi Arktik. Sistem pertahanan anti-serangan udara
juga bakal dipasang di sebuah markas terdekat di daratan utama.
Ilustrasi - Menteri Luar Negeri RI
Retno Marsudi menyoroti isu perlindungan pekerja migran Indonesia dalam
Sidang Komisi Bersama (JCM) ke-3 dengan Menteri Luar Negeri Korea
Selatan Kang Kyung-Wha di Jakarta,
Jakarta (CB) - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyoroti
isu perlindungan pekerja migran Indonesia dalam Sidang Komisi Bersama
(JCM) ke-3 dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung-Wha di
Jakarta, Senin.
“Saya menegaskan kembali pentingnya perlindungan bagi lebih dari 36 ribu
pekerja migran Indonesia di Republik Korea Selatan,” kata Menlu Retno.
Secara khusus kedua menlu membahas upaya yang dapat dilakukan guna
meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia di
Korsel, utamanya bagi mereka yang bekerja di sektor perikanan.
Pemerintah Indonesia berharap dapat menyelesaikan negosiasi rancangan MoU tentang sistem izin kerja (employment permit system/EPS) yang belum menaungi pekerja Indonesia yang bekerja di sektor perikanan di Korsel.
“Saya meminta perhatian khusus diberikan kepada para pelaut Indonesia, yang tidak termasuk dalam skema EPS,” tutur Menlu Retno.
Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Desra Percaya
menjelaskan bahwa pekerja di sektor perikanan dalam skema EPS tidak
menikmati kondisi kerja yang sama dengan pekerja di sektor lain seperti
jam kerja yang tidak tepat, tidak ada uang lembur, dan hari libur tidak
menentu.
Hal ini diatur oleh UU Korsel mengenai pekerja sektor perikanan,
sehingga perlu upaya besar untuk mengubah kondisi kerja tersebut.
Pemerintah Indonesia mengusulkan diaktifkannya kelompok kerja bersama (joint working group) sebagai forum untuk membahas persoalan pekerja migran Indonesia di Korsel.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga menilai pentingnya membentuk
kelompok kerja bersama untuk membahas peningkatan perlindungan dan
kesejahteraan para WNI yang menjadi anak buah kapal, yang juga belum
dijamin dalam skema EPS.
“Pihak Korsel kesulitan untuk mengakomodasi sektor ini dalam EPS karena
memang bukan bagian dari tupoksi yang menjadi mandat Kementerian
Ketenagakerjaan setempat,” kata Desra.
Sejak 2004, Korsel menerima pekerja migran berketerampilan rendah dari
16 negara melalui skema EPS, untuk menanggapi kurangnya tenaga kerja di
sektor pertanian, perikanan, serta UMKM di negara tersebut.
Jumlah pekerja asing yang mengikuti skema EPS di Korsel meningkat secara
bertahap sejak 2014, dan mencapai puncaknya pada 2016 dengan 58 ribu
pekerja.
Pekerja asing yang masuk ke Korsel melalui skema EPS dapat menggunakan
hak-hak dasar dan menerima manfaat yang sama dengan pekerja lokal.
Menlu Korsel Kang Kyung-Wha memastikan bahwa pemerintahnya bekerja
sangat keras untuk memastikan hak-hak, kesejahteraan, dan keselamatan
WNI yang bekerja di bawah skema EPS.
“Kami melindungi mereka yang mendapat manfaat dari skema EPS maupun mereka yang bekerja di sektor perikanan,” tutur Kang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Christiawan Nasir. Foto/SINDOnews/Victor Maulana
JAKARTA
- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia sedang berupaya memulangkan
jenazah Hariadin dari Filipina. Warga negara Indonesia (WNI) itu
meninggal saat melarikan diri dari kelompok bersenjata yang
menyanderanya.
Hariadin meninggal ketika mengarungi laut dalam
pelariannya Jumat pekan lalu. Hariadin bersama sandera asal Indonesia
lainnya, Heri Ardiansyah, berusaha berenang ke Pulau Bangalao guna
menghindari serangan angkatan bersenjata Filipina terhadap kelompok
bersenjata.
Juru bicara Kemlu Indonesia Arrmanatha Christiawan
Nasir mengatakan Kemlu juga akan memulangkan Heri yang berhasil selamat
saat melarikan diri. Heri diselamatkan oleh militer Filipina.
"Kita
sedang berupaya memulangkan jenazah saudara Hariadin dan juga Heri yang
saat ini dalam kondisi sehat. Kita akan pulangkan secepat mungkin,
harapan kita dalam dua hari ke depan bisa segera kembali ke Indonesia,"
ucap Arrmanatha, Senin (8/4/2019).
Menurutnya, kondisi kesehatan
Heri sangat baik. Setelah diselamatkan, Heri langsung mendapatkan
peratawan dari dokter di Filipina.
"Heri kondisinya dalam keadaan
baik. Setelah sampai Zamboanga, dia sudah mendapat perawatan kesehatan
dari dokter dan sudah di-briefing dan dari info yang kita terima
kondisinya dalam keadaan sehat. Kita sedang siapkan dokumen administrasi
sehingga dia bisa kembali ke Indonesia," ujarnya.
Heri
dan Hariadin diculik bersama seorang warga negara Malaysia, Jari
Abdullah, di Perairan Kinabatangan, Sandakan, Malaysia, pada 5 Desember
2018 lalu. Ketiganya diculik oleh kelompok bersenjata di Flipina selatan
saat sedang bekerja di kapal penangkap ikan SN259/4/AF.
Arrmanatha
mengatakan saat ini sudah tidak ada WNI yang menjadi sandera kelompok
bersenjata di Filipina. "Jadi 2016 itu ada 36 sandera yang ada di
Filipina, perlahan kita bebaskan dan ini yang terakhir terbebas dan dari
36 ada satu meninggal," katanya, merujuk pada Hariadin.
Paus
Franciskus mengatakan, AS dan Eropa merupakan penyebab kehancuran dan
kematian banyak orang, termasuk anak-anak, di Yaman, Suriah, dan
Afghanistan. Foto/Istimewa
MILAN
- Pemimimpin spiritual Vatikan, Paus Franciskus mengatakan, Amerika
Serikat (AS) dan Eropa merupakan penyebab kehancuran dan kematian banyak
orang, termasuk anak-anak, di tempat-tempat seperti Yaman, Suriah, dan
Afghanistan. Paus Francis menyebut, senjata dari Eropa dan AS banyak
mengambil nyawa di kawasan itu.
AS dan negara-negara Eropa,
seperti Inggris dan Prancis, telah menjual banyak senjata ke Arab Saudi
dan sekutunya, yang telah melakukan operasi militer di Yaman sejak Maret
2015 lalu.
"Orang kaya Eropa dan Amerika menjual senjata,
digunakan untuk membunuh anak-anak dan membunuh orang," kata Paus
Francis, ketika berbicara kepada para siswa dan guru di San Carlo
Institute di Milan, Italia.
Dia
mengatakan negara-negara yang dilanda kekerasan seperti Yaman, Suriah,
dan Afghanistan tidak akan menyaksikan perang jika bukan karena adanya
senjata-senjata, yang sebagian besar berasal dari AS dan Eropa.
"Sebuah
negara yang memproduksi dan menjual senjata, berdasarkan nurani,
bertanggung jawab kematian setiap anak dan kehancuran setiap keluarga,"
ungkapnya, seperti dilansir Arab News pada Senin (8/4).
Dia
juga berbicara tentang perlunya negara-negara menyambut para migran. Di
mana, Paus Francis menegaskan, dia menolak hubungan apa pun antara
integrasi migran dan peningkatan angka kejahatan di sebuah negara.
"Orang
asing bukanlah sumber dari sebagian besar kejahatan. Kita juga banyak
memiliki pencari suaka di Italia. Mafia bukan diciptakan oleh orang
Nigeria. Mafia adalah milik kita dan semua dari kita memiliki
kemungkinan menjadi penjahat. Migran membawa kita kekayaan karena Eropa
telah dibuat oleh para migran," tukasnya.