Selasa, 26 Februari 2019

Kurdi Mengeluh Kerepotan Urus Tawanan dan Pengungsi ISIS


Kurdi Mengeluh Kerepotan Urus Tawanan dan Pengungsi ISIS
Keluarga militan ISIS yang menyerah dan ditampung pasukan Kurdi di Suriah. (Fadel SENNA / AFP)




Jakarta, CB -- Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin etnis Kurdi dan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat mulai mengeluh kerepotan menampung dan mengurus para pengungsi dan tawanan perang militan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditangkap, terutama warga asing. Mereka mendesak supaya negara-negara asal para anggota ISIS bertanggung jawab memulangkan warga mereka karena dianggap menjadi beban.

"Jumlah para militan asing dan kerabat mereka yang kami tahan meningkat tajam. Fasilitas kami tidak sanggup menampungnya," kata juru bicara urusan luar negeri Kurdi, Abdel Karim Omar, seperti dilansir AFP, Senin (25/2).

Omar menyatakan SDF sampai saat ini mengevakuasi sekitar 5000 orang dari Baghouz, yang merupakan kantong pertahanan terakhir ISIS di Suriah. Mereka terdiri dari lelaki, perempuan, dan anak-anak.

Kelompok Kurdi sudah berulang kali meminta negara-negara yang warga negaranya menjadi pengikut ISIS dan tertangkap supaya segera memulangkan. Namun, kebanyakan enggan melakukan itu karena mereka khawatir para anggota ISIS itu justru bisa membuat masalah di kampung halamannya jika dipulangkan.

"Ribuan warga asing yang kabur dari wilayah ISIS membuat beban kami yang sudah berat menjadi bertambah. Hal ini menyulitkan kami, kecuali sejumlah negara bertanggung jawab atas warga negaranya," kata Juru Bicara SDF, Mustafa Bali.

Menurut lembaga pegiat hak asasi manusia berbasis di Inggris, Observatorium HAM untuk Suriah, menyatakan sekitar 46 ribu warga asing kabur dari wilayah ISIS. Mereka yang merupakan warga sipil dibawa ke kamp pengungsian, sedangkan yang militan langsung dijebloskan ke penjara Kurdi.

Menurut Omar, saking banyaknya militan asing ISIS yang ditangkap membuat penjara Kurdi sampai kelebihan kapasitas.

Sedangkan kondisi kamp pengungsian, salah satunya Al Hol, juga mulai sesak karena jumlahnya pendatang terus bertambah. Omar menyatakan jika hal ini terus terjadi, maka bakal terjadi masalah baru.

"Kami harus menyediakan tenda tambahan dan perlengkapan lainnya, menambah pasokan air, fasilitas mandi cuci kakus, dan obat-obatan," kata Omar.

Pertempuran melawan ISIS di Suriah terus berlangsung. Mereka saat ini semakin terdesak dan dilaporkan sisa-sisa anggota mereka kabur dan bergabung dengan kelompok yang berada di Irak. Menurut sumber CNNIndonesia.com, saat ini ada 38 warga negara Indonesia pengikut ISIS yang ditangkap oleh pasukan Kurdi. 




Credit  cnnindonesia.com


Gunung Es Seukuran 2 Kali New York Dikhawatirkan Lepas dari Antartika


Gunung Es Seukuran 2 Kali New York Dikhawatirkan Lepas dari Antartika
Gunung es raksasa seukuran dua kali Kota New York di Brunt Ice Shelf di Antartika terancam terlepas. Foto/NASA

WASHINGTON - Para ilmuwan NASA sedang mengamati Brunt Ice Shelf di Antartika, tempat mereka mengkhawatirkan gunung es seukuran dua kali Kota New York akan segera terlepas. Para ilmuwan mengatakan masa depan menjadi tidak pasti jika gunung es raksasa itu terlepas.

Para ilmuwan NASA pada hari Minggu memperingatkan gunung es besar raksasa di Brunt Ice Shelf akan segera melahirkan atau pecah. Jika itu terjadi, akan ada peluang penelitian di masa depan.

NASA telah mengamati retakan yang tumbuh di lapisan es gunung tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

"Retak di Brunt Ice Shelf Antartika diatur untuk melepaskan gunung es dengan luas sekitar dua kali ukuran NYC (New York City). Pemisahan ini dapat menghasilkan masa depan yang tidak pasti untuk penelitian ilmiah dan keberadaan manusia. Lihat apa yang ditangkap oleh satelit @NASAEarth," bunyi tweet @NASA, yang menampilkan citra satelit baru kondisi gunung es raksasa terancam terlepas.

"Belum jelas bagaimana lapisan es yang tersisa akan merespons setelah jeda, menghadirkan masa depan yang tidak pasti untuk infrastruktur ilmiah dan keberadaan manusia di rak yang pertama kali didirikan pada tahun 1955," tulis para ilmuwan NASA, dikutip Fox News, Senin (25/2/2019).

Ketika satu celah penting, yang muncul pada Oktober 2016, terus berlanjut ke timur, para ilmuwan mengatakan keprihatinan yang lebih cepat adalah keretakan besar yang mengalir melalui Brunt Ice Shelf. NASA mengatakan bahwa meskipun celah itu sebelumnya stabil selama sekitar 35 tahun, celah tersebut baru-baru ini mulai melaju ke utara secepat 4 kilometer (hampir 2,5 mil) per tahun.

Para ilmuwan memperingatkan, ketika retakan itu mengarah ke celah lain, diperkirakan 660 mil persegi es akan pecah dari rak. Mereka mengatakan bahwa kemungkinan besar gunung itu tidak akan masuk "daftar top 20" gunung es terbesar Antartika. "Itu adalah gunung terbesar yang keluar dari Brunt Ice Shelf sejak pengamatan dimulai pada 1915," lanjut NASA.

"Ilmuwan NASA mengamati untuk melihat apakah kerugian itu akan memicu rak untuk berubah lebih lanjut dan mungkin menjadi tidak stabil atau putus," imbuh NASA.






Credit  sindonews.com




Senin, 25 Februari 2019

Terungkap, Hacker Iran Dekati Alarm Rudal Israel


Terungkap, Hacker Iran Dekati Alarm Rudal Israel
Sistem rudal pertahanan Iron Dome Israel. Foto/Haaretz

TEL AVIV - Kelompok hacker Iran berhasil mendekati sistem peringatan (alarm) rudal Israel. Aksi para peretas itu membuat Tel Aviv mengirim militer untuk melindungi alarm rudal agar tidak dikendalikan musuh.

Kepala Divisi Pertahanan Siber di Direktorrat Pertahanan Siber Israel, Noam Shaar, mengatakan ulah para peretas Iran yang terdeteksi itu terjadi pada 2017 lalu. Pihaknya memantau mereka untuk mengetahui niat mereka. Selanjutnya, militer memblokir para peretas ketika target atau tujuan mereka sudah diketahui secara jelas.

"Kami menangani mereka dan membangun penghalang lain dan sistem pemantauan lain untuk memastikan kami bisa menghentikan mereka jika mereka mencoba lagi," kata Shaar, seperti dikutip Bloomberg, Senin (25/2/2019). 

Dia menyebut cybercreate Republik Islam sebagai tren paling mengganggu di dunia maya saat ini, dan mendesak sanksi internasional yang serupa dengan yang ada pada program nuklir dan rudal balistik Iran.

"Kami tidak bisa menunggu sampai siber Iran menjadi ancaman besar," kata Shaar, yang telah terlibat dalam mengembangkan operasi siber Israel selama 20 tahun terakhir.

Setelah melacak penyerang selama beberapa bulan, perusahaan keamanan siber yang bermarkas di Amerika Serikat (AS), FireEye Inc., mengatakan pada bulan Januari bahwa Iran dapat berada di belakang gelombang peretasan pada pemerintah dan infrastruktur komunikasi di Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa dan Amerika Utara.

Kementerian Teknologi Informasi dan Komunikasi Iran dan Kementerian Telekomunikasi belum bersedia berkomentar mengenai tuduhan kegiatan tersebut.

Tetapi, Iran juga menuduh Israel melakukan serangan dunia maya, di mana baru-baru ini mereka mengklaim menangkis serangan siber Israel pada infrastruktur telekomunikasi. Beberapa tahun yang lalu, virus Stuxnet—yang dilancarkan terhadap program nuklir Iran—dikaitkan dengan Israel dan AS umumnya menolak untuk menanggapi tuduhan tersebut.

Rhea Siers, mantan pejabat senior di Badan Keamanan Nasional AS, mengatakan Rusia lebih mahir daripada Iran dalam operasi siber ofensif dan China juga adalah pemain yang terampil.

"Orang-orang Iran sangat ingin 'membuat diri mereka dikenal' dalam domain siber dan tentu saja melakukannya," kata Siers. "Tetapi, walaupun memang benar bahwa Israel adalah target (serangan) siber utama Iran, itu berbeda dari penilaian kekuatan Iran di seluruh domain siber."

Strategi pertahanan siber Israel sebagian besar berfokus pada memerangi kehadiran serbuan siber Iran. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu baru-baru ini mengatakan negaranya menangkis serangan siber Iran setiap hari.

Proksi dan sekutu Iran juga terlibat dalam serangan siber terhadap Israel. Menurut Shaar, tahun lalu, penguasa Hamas di Jalur Gaza memata-matai tentara Israel dengan aplikasi kencan palsu. Dalam kasus 2018 lainnya, tentara Israel memblokir upaya nyata Hamas untuk melanggar sistem kamera pengintai.

"Jika mereka ingin melakukan spionase jaringan maya, mereka akan dapat mengetahui di mana pasukan kita berada, dan jika mereka ingin menyerang, mereka dapat menutup bagian dari jaringan," katanya.





Credit  sindonews.com




Pengawas PBB Sebut Iran Patuhi Pokok Perjanjian Nuklir 2015


Fasilitas Nuklir Iran di Isfahan.[haaretz]
Fasilitas Nuklir Iran di Isfahan.[haaretz]

CB, Jakarta - Badan Pengawas Nuklir PBB mengatakan Iran telah mematuhi poin perjanjian nuklir 2015 dengan membatasi aktivitas nuklirnya.
Laporan yang dirilis oleh Badan Atom Internasional (IAEA), seperti dilaporkan Aljazeera, 23 Februari 2019, Republik Islam Iran membatasi pengayaan uranium pada tingkatan yang disepakati pada kesepakatan yang ditandatangani di Wina, Austria, pada 2015.
Inspektur IAEA juga bertanggungjawab atas akses yang diberikan ke seluruh situs nuklir di Iran, untuk memeriksa kepatuhan Iran terhadap perjanjian.
Menurut perjanjian yang digagas bersama AS, Iran, Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, Cina dan Uni Eropa, Iran telah menurunkan pengayaan uraniumnya dan berjanji tidak akan mengembangkan senjata nuklir untuk menghapus sanksi internasional.
IAIE yang bermarkas di Wina, berulangkali mengkonfirmasi Iran mematuhi kesepakatan yang disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Iran menyatakan penggunaan nuklirnya hanya untuk energi sipil semata.

Iran telah membuka kembali fasilitas UF6 di provinsi tengah Isfahan yang ditutup pada 2009 karena kurangnya "kue kuning", bahan baku yang digunakan untuk pengayaan nuklir.[Tehrantimes]
Laporan terbaru IAEA pada hari Jumat berpotensi mengurungkan tekanan AS terhadap Uni Eropa, yang mendesak blok tersebut membatalkan perjanjian.

Donald Trump mengatakan Iran masih mengembangkan senjata nuklir, meskipun dibantah oleh intelijennya.
Bulan lalu, Direktur CIA Gina Haspel mengatakan, Iran secara teknis mematuhi JCPOA.
Sejalan dengan Trump, Mike Pence juga meminta Prancis, Jerman dan Inggris untuk menekan Iran secara diplomatik dan ekonomi demi kebaikan rakyat Iran dan keamanan global.

Namun Inggris, Prancis dan Jerman tidak menunjukkan akan meninggalkan kesepakatan nuklir Iran. Ketiganya bahkan berjanji menyediakan insentif ekonomi untuk menyelamatkan Iran dengan platform khusus bernama INSTEX, yang bertujuan menghindari sanksi ekonomi AS terhadap Iran.




Credit  tempo.co




Jerman Tak Mau Ekspor Senjata ke Arab Saudi, Prancis Kecewa


Ilustrasi senjata api. ANTARA FOTO
Ilustrasi senjata api. ANTARA FOTO

CB, Jakarta - Menteri Ekonomi Prancis Bruno Le Maire menyarankan Jerman agar melonggarkan ekspor senjatanya ke negara-negara di luar Uni Eropa untuk memperkuat industri pertahanan negara. Pernyataan ini disampaikan karena Prancis mengkomplain kalau proyek-proyek bersama untuk manufaktur senjata terhenti gara-gara Berlin.
Dikutip dari reuters.com, Minggu, 24 Februari 2019, Prancis menuding Berlin telah menolak mensahkan izin ekspor senjata ke Arab Saudi. Padahal Kerajaan Arab Saudi adalah pembeli terbesar bagi proyek bersama manufaktur senjata Jerman - Prancis.
“Tidak ada gunanya memproduksi senjata melalui peningkatan kerja sama antara Prancis dan Jerman jika kita tak bisa mengekspornya. Jika Anda ingin lebih kompetitif dan efisien, kita harus bisa mengekspor senjata ke negara-negara di luar Eropa,” kata Le Maire.

Ilustrasi senjata api. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay


Sebelumnya pada November 2018, Jerman mengatakan ke depan pihaknya akan menolak izin-izin ekspor senjata ke Riyadh. Keputusan itu diambil sebagai bentuk protes atas pembunuhan wartawan senior Arab Saudi Jamal Kashoggi. Namun Jerman belum melarang ekspor senjata dari kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya. Jerman hanya mendesak industri pembuatan senjata mulai sekarang agar menahan diri dari pengiriman-pengiriman senjata.      

Le Maire mengatakan bukan hanya Jerman, Prancis juga memiliki aturan yang ketat untuk ekspor senjata. Untuk itu, pihaknya berharap Prancis bisa menemukan sebuah kata sepakat dengan Jerman dalam hal ini.Pada Januari 2019, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan Uni Eropa harus memperdalam kerja sama di bidang pertahanan, khususnya pengembangan sistem senjata. Namun saat yang sama Merkel juga memperingatkan Uni Eropa perlu membuat sejumlah kompromi dalam pengendalian ekspor senjata.





Credit  tempo.co




Intel Inggris Peringatkan Bahaya Perusahaan Teknologi Cina


Huawei
Huawei
Foto: EPA

AS melarang bekerja sama dengan negara yang menggunakan teknologi Huawei.




CB, LONDON -- Markas Komunikasi Pemerintah Inggris (GCHQ) memperingatkan tentang potensi ancaman keamanan nasional yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan teknologi Cina.  Kepala GCHQ Jeremy Fleming mengatakan dorongan oleh perusahaan Cina untuk terlibat dalam komunikasi Barat merupakan tantangan teknologi yang sangat kompleks.


"Kita harus memahami peluang dan ancaman dari tawaran teknologi Cina. Memahami sifat global rantai pasokan dan penyediaan layanan terlepas dari bendera pemasok," ujarnya, dikutip laman the Independent, Senin (25/2).

GCHQ merupakan organisasi intelijen yang bertanggung jawab untuk memberikan sinyal intelijen serta jaminan informasi kepada pemerintah dan angkatan bersenjata Inggris.

Menurut Fleming, perlu pertimbangan yang cermat untuk melibatkan perusahaan teknologi Cina dalam jaringan telekomunikasi Inggris. Termasuk risiko yang diambil jika harus bekerja sama dengan Cina.


Fleming berpendapat ini merupakan tantangan strategis yang sangat kompleks dan akan berlangsung selama beberapa dekade mendatang.


"Bagaimana kita menghadapinya akan sangat penting bagi kemakmuran dan keamanan di luar kontrak 5G (generasi kelima standar telekomunikasi seluler setelah 4G)," kata Fleming.

Dia mengungkapkan terdapat 1.100 insiden serangan siber yang ditangani Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC) selama dua tahun terakhir. Sekitar setengah dari jumlah kasus tersebut melibatkan aktor negara.

Menurutnya, ada kebutuhan membangun sistem etika dan standar yang disepakati secara internasional untuk beroperasi di dunia maya. "Beberapa perilaku yang kita lihat dari negara atau penjahat tertentu jelas salah dalam keadaan apa pun. Suatu serangan terhadap teknologi informasi rumah sakit atau pada sistem pemilihan suatu negara akan selalu membutuhkan sanksi," ujarnya.

Fleming mengatakan pada akhirnya keamanan berkelanjutan Inggris di dunia maya akan bergantung pada kemampuannya bertindak bersama dengan sekutu internasionalnya.


Pernyataan Fleming muncul setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan bahwa negaranya tidak akan berbagi informasi intelijen kepada negara-negara yang menggunakan peralatan atau perangkat dari perusahaan telekomunikasi Cina, Huawei.

"Jika suatu negara mengadopsi ini dan memasukannya ke dalam beberapa sistem informasi penting mereka, kami tidak akan bisa berbagi informasi dengan mereka," ujar Pompeo saat diwawancara Fox News.

Presiden AS Donald Trump diketahui sedang mempertimbangkan perintah eksekutif untuk melarang perusahaan-perusahaan AS menggunakan produk-produk Huawei. Dia juga hendak melarang penggunaan produk dari perusahaan telekomunikasi Cina lainnya, yakni ZTE Corp.

Hal serupa sedang dilakukan Pemerintah Polandia. Pelarangan produk-produk Huawei dipertimbangkan Polandia setelah negara tersebut menangkap seorang pegawai Huawei dan mantan pejabat keamanan atas tuduhan mata-mata.

Jerman pun dilaporkan sedang mempertimbangkan penerapan syarat yang lebih ketat dalam proyek pembangunan jaringan perangkat seluler generasi kelima (5G). Hal itu dilakukan sebagai upaya Berlin untuk mendepak Huawei dari proyek tersebut.

Kendati demikian, Huawei mengklaim pihaknya selalu mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara tempat mereka beroperasi. "Kami mewajibkan setiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara tempat mereka tinggal," kata Huawei dalam sebuah pernyataan. 




Credit  republika.co.id




Musharraf Sarankan Pakistan Serang India dengan 50 Bom Nuklir


Musharraf Sarankan Pakistan Serang India dengan 50 Bom Nuklir
Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf. Foto/REUTERS

ISLAMABAD - Mantan Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan India dapat menghabisi negaranya dengan 20 bom nuklir jika Pakistan hanya melakukan serangan dengan satu bom nuklir. Dia pun memberi saran provokatif, yakni Islamabad menyerang dengan 50 bom nuklir lebih dahulu sehingga New Delhi tak bisa membalas.

Komentarnya muncul setelah serangan bom bunuh diri di Pulwama, Kashmir, lebih dari sepekan lalu. Sebanyak 40 personel Central Reserve Police Force (CRPF) India tewas dalam serangan tersebut. Kelompok teror yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Mohammed, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Pervez Musharraf mengatakan India dapat menghabisi Pakistan dengan serangan 20 bom nuklir jika Pakistan hanya meluncurkan satu serangan nuklir ke negara tetangga tersebut. Komentar mantan jenderal itu disampaikan kepada wartawan di Uni Emirat Arab pada Jumat pekan lalu.

"Hubungan India dan Pakistan telah mencapai tingkat yang berbahaya. Tidak akan ada serangan nuklir," katanya.

"Jika kita menyerang India dengan satu bom atom, maka negara tetangga dapat menghabisi kita dengan menyerang 20 bom (nuklir)," lanjut Musharraf.

"Maka satu-satunya solusi adalah bahwa kita pertama-tama harus menyerang mereka dengan 50 bom atom sehingga mereka tidak dapat menghantam kita dengan 20 bom. Apakah Anda siap untuk meluncurkan serangan pertama dengan 50 bom?," paparnya, dikutip NDTV, Senin (25/2/2019).

Dia juga mengklaim bahwa Israel ingin menjalin hubungan dengan Pakistan. Ketua Liga Muslim Seluruh Pakistan (APML), yang tinggal di pengasingan di Uni Emirat Arab ini mengatakan bahwa dia siap untuk kembali ke Pakistan karena dia melihat lingkungan politik di negaranya menguntungkan.

"Menurut pendapat saya, lingkungan politik baik dan menguntungkan. Setengah dari menteri adalah milik saya. Menteri hukum dan jaksa agung adalah pengacara saya," kata Musharraf.

Musharraf mengambil alih kekuasaan pada tahun 1999 setelah kudeta militer yang menggulingkan mantan Presiden Nawaz Sharif. Setelah menjadi presiden selama sembilan tahun, ia digulingkan dari kekuasaan setelah kudeta lain yang membuat Sharif kembali berkuasa. 





Credit  sindonews.com







Akibat Serangan Kashmir, India Tutup Aliran Sungai ke Pakistan


Akibat Serangan Kashmir, India Tutup Aliran Sungai ke Pakistan
Pemerintah India dilaporkan akan membangun bendungan untuk memblokir pasokan air segar dari sungai India ke Pakistan. Foto/Istimewa

NEW DELHI - Pemerintah India dilaporkan akan membangun bendungan untuk memblokir pasokan air segar dari sungai India ke Pakistan. Ini adalah "hukuman" lanjutan yang diambil India terhadap Pakistan, setelah serangan teror mematikan baru-baru ini di negara bagian Jammu dan Kashmir.

Menteri Transportasi, Pengapalan dan Sumber Daya Air India, Nitin Gadkari melalui akun Twitternya menyatakan, Perdana Menteri India, Narendra Modir telah setuju mengenai pembangunan bendungan tersebut.

"Di bawah kepemimpinan Narendra Modi, pemerintah telah memutuskan untuk menghentikan pembagian air kami yang dulu mengalir ke Pakistan. Kami akan mengalihkan air dari sungai-sungai Timur dan memasoknya ke orang-orang kami di Jammu dan Kashmir dan Punjab," kata Gadkari, seperti dilansir Sputnik pada Senin (25/2).

Dia kemudian mengatakan bahwa pembangunan salah satu bendungan di sungai Ravi, Shahpur-Kandi, sudah dimulai. "Semua proyek yang disetujui pemerintah dalam rencana ini memiliki status proyek nasional," sambungnya.

Hubungan antara New Delhi dan Islamabad memburuk serangan bom bunuh diri di jalan raya Jammu-Srinagar yang menewaskan 45 petugas paramiliter India. India menyalahkah Maulana Masood Azhar, pemimpin Jaish-e-Mohammed yang tinggal di Pakistan, sebagai orang yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Kelompok itu, yang biasa melakukan serangan di negara bagian Jammu dan Kashmir, berafiliasi dengan gerakan Taliban dan organisasi teroris al-Qaeda dan bertujuan untuk memisahkan Kashmir dari India dan untuk menggabungkannya dengan Pakistan.

Setelah serangan itu, India menyalahkan Pakistan karena menyembunyikan dan melindungi teroris, menuduh negara itu memiliki "tangan langsung" dalam insiden itu. Sebagai tindakan hukuman, India telah menarik status negara paling disukai Pakistan (MFN) dan menaikkan bea cukai atas barang-barang yang diimpor dari Pakistan hingga 200 persen.

Pakistan, pada gilirannya, menolak tuduhan keterlibatannya dalam serangan itu dan mengatakan bahwa ini adalah strategi New Delhi untuk mengalihkan perhatian internasional dari pelanggaran HAM yang terjadi di wilayah Kashmir. 




Credit  sindonews.com




India Tangkapi Separatis Kashmir


Serangan Berdarah Kashmir.
Serangan Berdarah Kashmir.
Foto: Reuters/Indiantimes

Polisi juga membatasi gerak kendaraan di sejumlah lokasi.



CB, SRINAGAR -- Tentara dan polisi India menahan lebih 160 pemimpin dan pegiat separatis dalam razia dua malam berturut-turut di Kashmir.  Mereka yang ditahan mayoritas terkait kelompok Jamaat-e-Islami (JeI),

Penangkapan di sejumlah kota dan desa dilakukan setelah pengeboman bunuh diri yang menewaskan 40 personel polisi paramiliter India dalam konvoi militer pada 14 Februari. Kelompok militan Jaish-e-Mohammad (JeM) yang berkedudukan di Pakistan menyatakan bertanggung jawab atas penyerangan tersebut.

Polisi mengatakan, mereka menahan orang-orang yang bermaksud memisahkan diri dari India. Aparat ingin mengurangi masalah menjelang pemilihan umum yang akan diadakan pada Mei.

"Sejak JeI memiliki jejaring luas di Kashmir dan memobilisasi protes anti-India, penangkapan orang-orang itu dapat membantu membatasi protes-protes menjelang pemilihan," kata dia kepada Reuters.

Pihak berwajib juga telah menahan para milisi, simpatisan dan keluarga JeM sejak penyerangan tersebut terjadi.

Para pegiat mendorong pemogokan untuk memprotes penahanan dan tindakan keras itu. Sebagai jawaban atas imbauan tersebut, banyak toko, pompa bensin dan bisnis tutup. Jumlah orang dan kendaraan lebih sedikit melintasi di kawasan-kawasan sensitif, kecuali untuk patroli-patroli tentara.

Di beberapa kawasan kota utama Srinagar, pemerintah membatasi gerakan orang dan kendaraan. "Pembatasan diberlakukan sebagai tindakan pencegahan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan," kata polisi dalam satu pernyataan





Credit  republika.co.id





Penangkapan Salhab, Ulama Yang Membuka Lagi Masjid Ar Rahmah


Sheikh Abdel Azeem Salhab
Sheikh Abdel Azeem Salhab
Foto: Reuters
Polisi menangkap 60 orang yang diduga akan melakukan kekerasan.




CB, YERUSALEM -- Aparat kepolisian Israel menahan seorang ulama terkemuka di kompleks suci kota tua Al Aqsha. Ia ditangkap pada Ahad (24/2) atau dua hari pascadirinya membuka kembali masjid yang disegel Israel sejak 2003 lalu.

Ia adalah Sheikh Abdel Azeem Salhab yang ditunjuk sebagai dewan agama oleh Yordania untuk mengawasi situs-situs Islam di kompleks itu. Namun, Salhab secara pribadi membuka kembali gerbang menuju masjid Bab al Rahmeh (Masjid Babul Rahmah) pada Jumat. Hal itu membuat ratusan Muslim masuk ke dalam masjid, beribadah untuk yang pertama kalinya setelah beberapa tahun masjid itu disegel.

Hal itu pun memicu ketegangan antara polisi Israel dan otoritas keagamaan Muslim tentang akses ke sudut kompleks suci itu. Ketika persiapan untuk shalat Jum’at dilakukan, polisi menangkap 60 orang yang diduga akan melakukan kekerasan. Polisi Israel pun meningkatkan keamanan di kota tua. Kendati demikian tak ada insiden serius pada peristiwa itu.

Sementara itu juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld mengatakan penangkapan Salhab dan yang lainnya pada Ahad pagi atau dua hari setelah insiden pada Jum'at dikarenakan melanggar perintah.

“Salhab dan orang lain yang ditangkap pada hari Ahad pagi, dua hari setelah insiden itu, karena melanggar perintah, dan mereka ditahan untuk diinterogasi,” kata Rosenfeld seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (25/2).

Sementara itu pengacara Salhab mengatakan bahwa polisi Israel telah melarangnya mengakses kompleks selama tujuh hari. Masjid kecil Bab al-Rahmeh yang dibuka kembali oleh Salhab terletak di sisi timur kompleks Al Aqsha.


Ajudan senior Presiden Mahmoud Abbas, Saeb Erekat mengecam penangkapan terhadap Salhab dan yang lainnya itu. Ia pun menuntut agar orang-orang yang ditangkap dibebaskan.


Sementara itu Menteri Yordania yang bertanggung jawab atas Wakaf dan urusan Islam, Abdul Nasser Moussa Abu al-Basal, menyebut penangkapan tersebut sebagai eskalasi yang tidak dapat diterima dan berbahaya yang berdampak pada peran Yordania  sebagai pengurus situs-situs suci Yerusalem. Karena kepekaan religius atas situs tersebut, raja Yordania tetap berperan dalam memastikan pemeliharaan tempat-tempat suci Muslim di kota tua dan menunjuk Dewan Wakaf yang mengawasi komplek Al Aqsha.


Diketahui Israel merebut Yerusalem Timur dari Yordania dalam perang Timur Tengah 1967 dan mendudukinya dalam tindakan yang tidak diakui secara internasional. PBB menganggap Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan, dan status kota itu diperdebatkan hingga diselesaikan dengan negosiasi antara Israel dan Palestina.





Credit  republika.co.id






Polisi Israel Tangkap Ulama Pengawas Komplek Al-Aqsa


Polisi Israel Tangkap Ulama Pengawas Komplek Al-Aqsa
Polisi Israel dilaporkan menangkap Sheikh Abdel-Azeem Salhab, seorang ulama senior di Yerusalem. Foto/Reuters

YERUSALEM - Polisi Israel dilaporkan menangkap Sheikh Abdel-Azeem Salhab, seorang ulama senior di Yerusalem. Penangkapan ini terjadi setelah dua hari setelah Salhab membuka kembali sebuah masjid yang disegel oleh Israel selama pemberontakan Palestina pada tahun 2003.

Salhab, yang duduk di dewan agama yang ditunjuk oleh Yordania untuk mengawasi situs-situs Islam di kompleks al-Aqsa, secara pribadi membuka kembali gerbang yang menuju ke masjid Bab al-Rahmeh pada Jumat lalu.

Juru bicara kepolisian Micky Rosenfeld, seperti dilansir Reuters pada Senin (25/2), mengatakan bahwa Salhab dan orang lain ditangkap pada Minggu pagi karena melanggar perintah, dan mereka ditahan untuk diinterogasi.

Sementara itu, Pengacara Salhab mengatakan bahwa polisi Israel telah melarangnya mengakses kompleks al-Aqsa selama tujuh hari. Namun, tidak ada komentar langsung dari polisi Israel tentang apakah mereka telah mengeluarkan perintah seperti itu.

Masjid Bab al-Rahmeh yang dibuka Salhab terletak di sisi timur kompleks, yang dihormati oleh orang-orang Yahudi sebagai situs kuil kuno Yahudi.

Seketaris Jenderal Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Saeb Erekat kemudian dalam sebuah pernyataan melemparkan kecaman keras atas penangkapan Salhab. Erekat mendesak polisi Israel untuk melepas Salhab.

Kecaman juga disampaikan oleh Menteri Yordania yang bertanggung jawab atas Wakaf dan urusan Islam, Abdul Nasser Moussa Abu al-Basal. "Ini adalah eskalasi yang tidak dapat diterima dan berbahaya yang berdampak pada peran Yordania sebagai pengurus situs suci Yerusalem," ucapnya. 




Credit  sindonews.com





Korea Utara Peringatkan Trump, Jangan Dengarkan Oposisi


Korea Utara Peringatkan Trump, Jangan Dengarkan Oposisi
Presiden Kim Jong un dan Donald Trump dijadwalkan bertemu di Vietnam pada pekan ini. (Reuters).




Jakarta, CB -- Korea Utara memperingatkan Presiden Donald Trump untuk tidak mendengarkan kritik dari kelompok oposisi di kongres AS terkait pertemuan Kim Jong Un dan Trump di Hanoi, Vietnam, pekan ini. Oposisi AS dinilai hanya mengganggu upaya perbaikan hubungan kedua negara.

Kedua pemimpin akan bertemu di Hanoi pada hari Rabu dan Kamis, delapan bulan setelah pertemuan puncak bersejarah mereka di Singapura. Pertemuan tahun lalu itu menjadi yang pertama antara presiden AS dengan seorang pemimpin Korea Utara, di mana mereka berjanji untuk bekerja menuju denuklirisasi penuh semenanjung Korea.

Namun kesepakatan mereka yang tidak jelas telah menghasilkan sedikit hasil dan para senator Demokrat AS dan pejabat keamanan AS telah memperingatkan Trump agar tidak membuat kesepakatan yang akan sedikit membantu mengekang ambisi nuklir Korea Utara.


Dikutip dari Reuters, Minggu (25/2), Kantor berita resmi KCNA Korea Utara mengatakan, kubu Demokrat yang notabene oposisi pemerintahan disebut telah mengganggu rencana pembicaraan Kim dan Trump.


"Jika pemerintah AS saat ini membaca wajah orang lain, mendengarkan orang lain, itu akan menghancurkan mimpi upaya perbaikan hubungan dengan DPRK dan perdamaian dunia dan kehilangan kesempatan bersejarah yang langka," demikian tulis kantor berita KCNA.

Pemerintahan Trump telah mendesak Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya karena menimbulkan ancaman bagi AS.

Namun dalam beberapa hari terakhir Trump telah mengisyaratkan kemungkinan melunak dengan mengatakan ia akan senang akan menghapus sanksi jika ada kemajuan berarti dalam denuklirisasi.

Trump juga mengatakan dia tidak terburu-buru mengambil keputusan dan tidak merasa kesepakatan denuklirisasi Korea Utara adalah hal mendesak. Trump mengisyaratkan pendekatan timbal balik secara bertahap.


Sementara Korea Utara juga menginginkan jaminan keamanan usai Perang Korea pada 1950-1953 yang berakhir dengan gencatan senjata, bukan perdamaian.

Di sisi lain Trump juga mengatakan bahwa ia dan Kim berharap dapat membuat kemajuan lebih jauh dalam pertemuan puncak pekan ini.

Apalagi, kata Trump, Presiden China Xi Jinping pun telah mendukung pertemuannya dengan Kim di Veitnam terkait denuklirisasi tersebut.






Credit  cnnindonesia.com






Kim Jon-un Sudah Jalan ke Vietnam Pakai Kereta


Kim Jong un
Kim Jong un
Foto: EPA/Rodong Sinmun

Kim Jong-un akan menggelar pertemuan keduanya dengan Donald Trump.




CB, HANOI --  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sudah berangkat menuju Vietnam untuk melakukan pertemuan puncak kedua dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Hanoi pada 26-27 Februari. Kim bertolak dengan kereta api yang melintasi Cina.

Menurut laporan media Korut, Kim meninggalkan Pyongyang dengan kereta pada Sabtu (23/2) sore. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Korea Utara serta saudara perempuannya yang berpengaruh.

Pertemuan Trump dan Kim di Hanoi akan berlangsung delapan bulan setelah keduanya melakukan pertemuan puncak bersejarah untuk pertama kali di Singapura.


Pada pertemuan di Singapura, keduanya berjanji untuk menjalankan langkah menuju perlucutan senjata nuklir secara penuh di Semenanjung Korea.

Surat kabar Korea Utara Rodong Sinmun memuat foto-foto perjalanan Kim, yaitu penglepasan keberangkatannya dari Pyongyang serta ketika ia melambaikan tangan dari pintu gerbong sambil jari tangannya memegang rokok.

Dalam kunjungannya ke Vietnam, Kim didampingi para pejabat yang juga mendampinginya pada pertemuan puncak di Singapura.

Di antara mereka adalah mantan kepala intelijen Kim Yong-chol, yang juga utusan utama Kim bagi perundingan dengan Amerika Serikat, asisten senior partai Ri Su Yong, Menteri Luar Negeri Ri Yong-ho dan kepala pertahanan No Kwang-chol.

"Adik perempuan pemimpin Korut, Kim Yo-jong, yang bertindak sebagai pembantu dekat Kim Jong-un pada pertemuan di Singapura, kembali menjadi bagian dari delegasi," lapor kantor berita Korut KCNA.

Laporan itu tidak menyebut-nyebut soal istri Kim, Ri Sol-ju. Dengan hanya sedikit kemajuan yang terlihat sejak pertemuan puncak pada Juni tahun lalu, Trump dan Kim kemungkinan akan berupaya membangun hubungan pribadi mereka untuk membuat kemajuan di Hanoi.


Kedua pihak berada di bawah tekanan untuk membuat perjanjian yang lebih spesifik dibandingkan  di Singapura. Menurut sejumlah pengkritik, terutama Amerika Serikat, perjanjian di Singapura itu kurang rinci.


photo
Presiden AS Donald Trump saat berjalan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Hotel Capella di Pulau Sentosa Singapura, Selasa (12/6).

Pemerintahan Trump telah menekan Korea Utara untuk menghentikan program senjata nuklirnya yang jika digabungkan dengan kemampuan rudalnya bisa mengancam Amerika Serikat.  Sebaliknya, Korea Utara menginginkan pelonggaran sanksi-sanksi oleh berbagai pihak pimpinan AS, jaminan keamanan serta pengakhiran secara resmi Perang Korea 1950-1953. Perang tersebut berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian.




Credit  republika.co.id



Iran luncurkan rudal dari kapal selam


Iran luncurkan rudal dari kapal selam
Seorang personel militer mengikuti latihan perang Velayat-90 di Laut Oman dekat Selat Hormuz di wilayah selatan Iran, Rabu (28/12). ""Menutup Selat Hormuz lebih mudah dibandingkan meminum segelas air" ungkap Kepala Staf Angakatan Laut Iran Laksamana Habibollah Sayari kepada TV Iran berbahasa Inggris. (FOTO ANTARA/REUTERS/Fars News/)




Dubai (CB) - Iran berhasil menguji coba peluru kendali jelajah pada Ahad dalam latihan perang angkatan laut di dekat Selat Hormuz, kantor berita Iran melaporkan.

Pengujian rudal berlangsung di tengah peningkatan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Pada waktu lalu, Teheran mengancam akan menghalangi Selat Hormuz, rute pengapalan minyak utama di mulut Teluk, sebagai balasan atas aksi bermusuhan AS. Aksi AS itu termasuk usaha untuk menghentikan ekspor minyak Iran melalui pemberlakuan sanksi-sanksi.

Pada Agustus, Washington mengatakan Iran telah menguji coba sebuah rudal anti kapal berjarak pendek di selat itu dalam latihan perang angkatan laut. Latihan perang diyakini dimaksudkan sebagai peringatan setelah Presiden Donald Trump memutuskan untuk memberlakukan kembali sanksi-sanksi atas Teheran.

"Pada hari ketiga ... latihan, satu kapal selam Angkatan Laut Iran kelas Ghadir berhasil meluncurkan peluru kendali jelajah," demikian kantor berita IRNA melaporkan.

Kapal-kapal selam lain milik Iran, Tareq dan Fateh (Penakluk), yang baru dibuat di dalam negeri, memiliki kemampuan anti-kapal yang sama, menurut IRNA dengan mengutip satu pernyataan militer.

Lebih 100 kapal turut serta dalam latihan perang selama tiga hari di satu kawasan luas yang terbentang dari Selat Hormuz ke Samudera India, media negara itu melaporkan.

Trump Mei tahun lalu mundur dari perjanjian internasional mengenai program nuklir Iran dan memberlakukan kembali sejumlah sanksi atas Teheran.

Perluasan program rudal Iran, khususnya rudal balistiknya, membuat cemas AS dan negara-negara Eropa. Teheran menyatakan program itu memiliki kemampuan pencegah dan defensif.



Credit antaranews.com




Bocah 12 Tahun Asal Amerika Bangun Reaktor Nuklir di Rumah


Bocah 12 Tahun Asal Amerika Bangun Reaktor Nuklir di Rumah
Jackson Oswalt, dari Memphis, Tennessee, menjadi manusia termuda yang berhasil menciptakan fusi nuklir ketika ia berusia 12 tahun pada Januari 2018 lalu. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian

WASHINGTON - Seorang bocah berusia 12 tahun asal Amerika Serikat (AS) dilaporkan menjadi manusia termuda di dunia yang berhasil menciptakan reaksi nuklir.

Konsorsium Penelitian Sumber Terbuka Fusor, sebuah kelompok sosial berdasarkan hobi, telah mengakui pencapaian Jackson Oswalt, dari Memphis, Tennessee, ketika  ia berusia 12 tahun pada Januari 2018 lalu.

"Bagi mereka yang belum melihat postingan saya baru-baru ini, akan mengejutkan bahwa saya bahkan akan menganggap percaya bahwa saya telah menciptakan fusi nuklir," tulis Oswalt di forum Fusor.net.

“Selama sebulan terakhir saya telah membuat banyak kemajuan. Saya sekarang memiliki hasil yang saya yakini sangat layak," imbuhnya seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (23/2/2019).

Oswalt menuturkan untuk menjalankan proyeknya, ia mengubah ruang bermain tua di rumah orangtuanya menjadi laboratorium nuklir. Ia kemudian membeli sejumlah peralatan senilai USD10.000 yang menggunakan 50.000 volt listrik untuk memanaskan gas deuterium dan menyatukan inti nuklir untuk melepaskan energi.

"Awal dari proses itu hanya belajar tentang apa yang telah dilakukan orang lain dengan reaktor fusi mereka," terang Jackson kepada Fox.

“Setelah itu, saya mengumpulkan daftar bagian yang saya butuhkan. Saya mendapatkan bagian-bagian itu dari eBay dan seringkali bagian-bagian yang berhasil saya dapatkan dari eBay tidak persis seperti yang saya butuhkan. Jadi saya harus memodifikasinya untuk dapat melakukan apa yang perlu saya lakukan untuk proyek saya," tuturnya.

Ayahnya, Chris Oswalt, yang bekerja di sebuah perusahaan peralatan medis, mengatakan kepada USA Today: "Saya pikir ada rasa tidak percaya yang besar sampai mereka benar-benar melihatnya."

Namun, para ilmuwan cenderung tetap skeptis sampai pekerjaan Oswalt di verifikasi oleh organisasi resmi dan diterbitkan dalam jurnal akademik.

Namun, bocah itu sekarang mungkin telah merebut pemegang rekor sebelumnya, Taylor Wilson, sebagai manusia termuda yang menciptakan fusi di usia 14 tahun setelah melakukan penelitian energi nuklir. 



Credit  sindonews.com




Cegah Perang di Venezuela, Kuba Serukan Mobilisasi Internasional


Cegah Perang di Venezuela, Kuba Serukan Mobilisasi Internasional
Situasi politik di Venezuela semakin intensif setelah pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara pada 23 Januari dan langsung diakui oleh AS. Foto/Ilustrasi/Istimewa

HAVANA - Partai Komunis Kuba (PCC) meminta kekuatan politik dan sosial Amerika Latin untuk mengecam ancaman perang terhadap Venezuela dan mendukung perdamaian di negara Amerika Selatan itu.

Dalam sebuah pernyataan, PCC mengecam meningkatnya tekanan dan tindakan Amerika Serikat (AS) yang bertujuan mempersiapkan petualangan militer yang disamarkan sebagai intervensi kemanusiaan di Venezuela.

"Situasi ini tidak hanya mewakili ancaman nyata bagi Revolusi Bolivarian, tetapi juga bagi perdamaian di benua itu. Hari ini adalah Venezuela, dan besok akan menjadi Nikaragua, Bolivia atau Kuba," PCC memperingatkan dalam pernyataannya seperti dikutip dari Xinhua, Sabtu (23/2/2019).

Pernyataan tersebut, yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Kuba, mengatakan Washington seharusnya tidak meremehkan dampak agresi terhadap Venezuela. Konflik bersenjata di kawasan itu akan mempengaruhi semua negara di wilayah itu dan sosial, ekonomi serta sektor politik.

"Kami menghadapi ancaman khas agresi imperialis yang terselubung, yang tujuan utamanya adalah perampasan Amerika atas cadangan minyak bersertifikasi terbesar di planet ini," kata PCC.

Menurut PCC, kebijakan AS bukan hanya serangan terhadap Venezuela, tetapi juga serangan terakhir terhadap pasukan kiri di benua itu.

PCC mengatakan membela Revolusi Bolivarian di Venezuela telah menjadi "parit perlindungan" pertama dalam perjuangan untuk kedaulatan Amerika Latin, keadilan sosial, perdamaian dengan martabat, dan persatuan.

Mereka menyerukan mobilisasi internasional bersatu untuk menunjukkan Washington bahwa orang-orang di benua itu memiliki kemerdekaan dan kedaulatan.

Situasi politik di Venezuela semakin intensif setelah pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara pada 23 Januari dan langsung diakui oleh AS.

AS dan negara-negara lain di kawasan itu, berkoordinasi dengan oposisi Venezuela, telah menyatakan rencana mereka untuk mengirimkan bantuan ke Venezuela pada hari akhir pekan ini. Venezuela mengatakan akan memblokir pengiriman bantuan AS yang diyakini sebagai alasan untuk melancarkan serangan militer. 





Credit  sindonews.com




Presiden Venezuela Putuskan Diplomatik dengan Kolombia


Presiden Venezuela Putuskan Diplomatik dengan Kolombia
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (REUTERS/Eduardo Munoz).



Jakarta, CB -- Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan Sabtu bahwa ia memutuskan hubungan diplomatik dengan Kolombia. Keputusan ini diambil setelah Kolombia itu mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido dalam upayanya untuk membawa bantuan kemanusiaan ke negara itu.

"Saya telah memutuskan untuk memutuskan semua hubungan politik dan diplomatik dengan pemerintah fasis Kolombia," kata Maduro dalam sebuah demonstrasi besar-besaran para pendukungnya di ibu kota Caracas, dikutip dari AFP, Minggu (24/2).

Dia memberi waktu 24 jam bagi diplomat Kolombia untuk meninggalkan negara itu. "Keluar dari sini, oligarki!" dia berkata.


Sementara itu, dikutip dari Reuters, satu truk dalam konvoi yang berusaha membawa bantuan kemanusiaan ke Venezuela dari Kolombia terbakar pada hari Sabtu waktu setempat. Belum diketahui penyebab truk tersebut terbakar dan apakah ada korban jiwa.



Meski satu truk terbakar, kerumunan orang tetap mengeluarkan kotak-kotak persediaan logistik dari truk yang lain.

Sebelumnya bantuan logistik untuk kemanusiaan datang dari AS. Sebuah pesawat yang membawa pasokan bantuan makanan dan medis dari AS untuk Venezuela dikabarkan telah mendarat di Pulau Curacao, Karibia, pada Kamis (21/2).

Bantuan itu tetap dikirimkan ke Venezuela meski Presiden Maduro berkeras akan memblokir bantuan-bantuan tersebut. Apalagi Maduro juga telah menutup sejumlah perbatasan dengan negara tetangga, seperti Brasil.



Credit  cnnindonesia.com





Militer Venezuela Tembak Mati Warga yang Perjuangkan Bantuan


Militer Venezuela Tembak Mati Warga yang Perjuangkan Bantuan
Militer Venezuela menembak mati dua orang di antara massa yang mencoba menghalangi penutupan perbatasan dengan Brasil agar bantuan asing dapat masuk. (Ivan De Jesus Yanez via Reuters)




Jakarta, CB -- Militer Venezuela menembak mati dua orang di antara massa yang mencoba menghalangi penutupan perbatasan dengan Brasil agar bantuan asing dapat masuk ke negaranya.

Reuters melaporkan bahwa bentrokan ini bermula ketika warga Desa Kumarakapay yang terletak di dekat perbatasan dengan Brasil, mengadang konvoi militer.

Mereka menduga konvoi tersebut berupaya menghalangi bantuan asing yang masuk lewat perbatasan Brasil.


Tentara kemudian malah masuk ke dalam desa dan melepaskan tembakan, merenggut dua nyawa warga desa dan melukai sejumlah orang lainnya.

"Saya katakan kepada mereka untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk. Mereka malah menyerang kami. Mereka menembaki orang tak bersalah yang sedang bekerja di rumahnya," ujar seorang pemimpin desa, Richard Fernandez.

Juru bicara pemerintah daerah setempat mengatakan bahwa tujuh dari 15 orang yang terluka kemudian dilarikan ke rumah sakit di Kota Boa Vista menggunakan ambulans.

Membela tindakan militer, seorang tangan kanan Presiden Nicolas Maduro, Diosdado Cabello, mengatakan bahwa para warga yang berupaya menghalangi konvoi tersebut adalah "kelompok kekerasan bergerak atas perintah oposisi."

Januari lalu, pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, memproklamirkan diri sebagai presiden interim di tengah demonstrasi besar-besaran anti-Maduro.

Guaido mengatakan bahwa ada sekitar 300 ribu warga Venezuela terancam meninggal akibat krisis ekonomi di negaranya yang sedang mengalami hiperinflasi.

Ia juga sudah memperingatkan militer, yang masih setia kepada Maduro, agar tidak memblokade bantuan kemanusiaan. Ia menyebut pemblokiran akses bantuan kemanusiaan ini "hampir seperti genosida."

Namun, Maduro mengatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan bantuan asing. Ia menganggap bantuan AS hanya salah satu pintu masuk untuk intervensi.





Credit  cnnindonesia.com






Putin Disebut akan Sambangi Jakarta Pertengahan 2019


Putin Disebut akan Sambangi Jakarta Pertengahan 2019
Presiden Rusia, Vladimir Putin dilaporkan akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada pertengahan tahun ini. Foto/Reuters

JAKARTA - Presiden Rusia, Vladimir Putin dilaporkan akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada pertengahan tahun ini. Kunjungan Putin ini akan menjadi bagian dari Peringatan 70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Rusia yang akan jatuh pada tanggal 3 Februari 2020 mendatang.

Dalam pertemuan ke-3 Konsultasi Bilateral antar Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Rusia, yang dipimpin oleh Dirjen Amerika dan Eropa Kemlu RI, Muhammad Anshor dan Deputi Menteri Luar Negeri Rusia untuk Kawasan Asia Pasifik, Igor Morgulov di Bali tengah pekan lalu, kedua pihak sepakat untuk bersama-sama mempersiapkan kunjungan Putin ke Indonesia, serta peluncuran Deklarasi Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia pada saat Kunjungan Kenegaraan yang bersejarah tersebut.

Terakit dengan Peringatan 70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Rusia, kedua pihak juga menyepakati untuk menggelar sejumlah kegiatan yang akan berlangsung selamasetahun kedepan.

Menurut siaran pers Kemlu RI yang dikutip Sindonews pada Minggu (24/2), kegiatan yang dipersiapkan antara lain Sayembara Logo 70 Tahun Hubungan Bilateral, peluncuran perangko bersama, peluncuran buku sejarah dan dokumentasi.

Selain itu, akan ada juga dialog antar media, seminat, bisnis forum, pertunjukan kebudayaan dan peresmian monumen peringatan. "Kegiatan tersebut akan banyak melibatkan partisipasi publik dan masyarakat dari berbagai kalangan di kedua negara," kata Kemlu RI.

Selain rencana Peringatan 70 Tahun Hubungan Bilateral, Kemlu Rusia juga menyepakati pembaharuan Plan of Consultation2020-2022, usulan Program Kebudayaan2019-2021, finalisasi Perjanjian Simplifikasi Visa, kelanjutan penerbangan langsung Rossiya Airlines Moskow-Denpasar dan rencana penerbangan Garuda Indonesia Denpasar-Moskow, dukungan untuk integrasi ekonomi Indonesia-EAEU, peningkatan jumlah beasiswa untuk mahasiswa serta pelajar Indonesia dan Rusia, dan peningkatan kerja sama kedua negara dalam kerangka DK-PBB. 






Credit  sindonews.com






Pasukan Khusus Rusia Berlatih untuk Hadapi Konflik Arktik


Pasukan Khusus Rusia Berlatih untuk Hadapi Konflik Arktik
Legislator Rusia mengirim peringatan kepada AS bahwa pasukan khusus negaranya sedang berlatih untuk menghadapi potensi konflik di Kutub Utara. Foto/Ilustrasi/Istimewa

MOSKOW - Pasukan khusus Rusia sedang berlatih untuk menghadapi potensi konflik di Kutub Utara. Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota parlemen Rusia dalam sebuah peringatan kepada pemerintahan Trump.

"Kami memiliki angkatan bersenjata kami sendiri, juga memiliki para jenderal, yang memiliki kemampuan, menurut pendapat saya," ujar anggota komite urusan luar negeri legislatif Rusia, Andrei Klimov.

"Kami memiliki unit khusus yang dapat beraksi di Far North dan kondisinya, yang telah membedakan diri mereka sendiri," imbuhnya seperti dikutip dari Washington Examiners, Sabtu (23/2/2019).

Klimov mengeluarkan peringatan itu sebagai tanggapan terhadap pernyataan Laksamana James Foggo, komandan Pasukan Angkatan Laut AS untuk Eropa dan Afrika, yang mengatakan baik Rusia maupun China tidak akan diizinkan untuk mendominasi wilayah Arktik. Klimov menganggap pernyataan itu berarti bahwa Amerika Serikat berniat mengendalikan Kutub Utara.

"Pendapat para jenderal bukanlah terbaik dan paling diinginkan," katanya.

"Adapun masalah itu sendiri, ada aturan internasional yang mengatur penggunaan tanah dan laut, dan kami telah membuktikan sejak lama dari sudut pandang geologi dan geografi di mana area daratan dan laut condong ke arah Federasi Rusia," tuturnya.

Klimov menilai pernyataan Foggo harus ditafsirkan sebagai mengatakan bahwa "jika gratis, maka milik kita," menambahkan bahwa dia akan lebih suka jika bukan jenderal yang berbicara tentang masalah politik seperti kompetisi di Arktik.

"Kami juga memiliki armada pemecah es kami, yang terkuat di dunia, yang memfasilitasi agenda perdamaian kami," tambahnya, yang bekerja untuk membuka jalur pelayaran baru melalui gletser yang mencair di Kutub Utara.

"Pekerjaan aktif dari bagian ini dapat secara signifikan mengubah semua skema perdagangan dan ekonomi yang ada di Eurasia, dan Amerika tidak terlalu tertarik dengan itu," tukasnya. 



Credit  sindonews.com






Turki perintahkan penangkapan 295 personel militer terkait Gulen


Turki perintahkan penangkapan 295 personel militer terkait Gulen
Presiden Turki Tayyip Erdogan meninggalkan kursinya untuk memberikan pidato kepada anggota parlemen dari Partai AK yang berkuasa (AKP) di parlemen Turki di Ankara, Turki, Sabtu (7/7/2018). (REUTERS/Umit Bektas)




Istanbul (CB) - Turki pada Jumat memerintahkan penangkapan 295 personel militer yang masih aktif, kata kantor kejaksaan, menuduh mereka berafiliasi dengan ulama yang berbasis di Amerika Serikat, Fethullah Gulen.

Ankara berpendapat bahwa Gulen menjadi dalang upaya kudeta 2016.

Mereka yang ditahan termasuk tiga kolonel, delapan mayor dan 10 letnan, dengan sekitar setengah terduga berasal dari militer sedangkan sisanya berada di pasukan militer lain termasuk pasukan udara dan angkatan laut, menurut pernyataan itu, demikian Reuters melaporkan.

Kantor kejaksaan mengatakan polisi melancarkan operasi penangkapan pada pukul 1:00 dini hari (waktu setempat) berdasarkan penyelidikan panggilan telepon berbayar antara terduga mata-mata Gulen. Tidak diketahui pasti berapa banyak jumlah tersangka yang sudah ditangkap hingga saat ini.


Sekitar 250 orang tewas saat upaya kudeta gagal pada 2016. Gulen, yang merupakan mantan sekutu Presiden Tayyip Erdogan, membantah dirinya terlibat dalam upaya tersebut.

Gulen mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat, sejak 1999.


Lebih dari 77.000 orang dipenjara sambil menunggu persidangan sejak kudeta. Penangkapan di sejumlah daerah juga masih kerap dilakukan. Pihak berwenang telah memecat 150.000 pegawai dipil dan personel militer.

Sekutu Turki dari negara Barat mengkritik tindakan keras tersebut. Mereka menuduh Erdogan memanfaatkan kudeta sebagai dalih untuk membungkam perbedaan pendapat. Pihak berwenang Turki mengatakan langkah-langkah tersebut diperlukan guna memerangi ancaman terhadap keamanan nasional.






Credit  antaranews.com





Enam Warga Melbourne Berencana Gulingkan Pemerintah Filipina


.
.
Salah satu terdakwa pernah tinggal di Filipina.




CB, MELBOURNE -- Enam pria Australia mengaku bersalah atas tuduhan berencana masuk ke Filipina dan mendorong umat Islam menggulingkan pemerintah negara itu. Keenam pria asal Melbourne ini telah membeli kapal dan berencana berlayar dari Kota Cape York di Queensland menuju Filipina Selatan pada pertengahan 2016.


Demikian terungkap dalam persidangan kasus ini di Melbourne, Jumat (22/2). Sebelumnya, ada perintah pengadilan yang melarang pemberitaan atas kasus ini dan larangan tersebut berakhir hari ini.

Menurut berkas tuntutan yang disampaikan jaksa, dalam menjalankan aksinya kelompok ini menggunakan bahasa kode, menggunakan nama alias, serta berusaha mendapatkan kredit bank untuk digunakan membiayai aksinya.

Keenam terdakwa, yaitu Robert Cerantonio, Shayden Thorne, Paul Dacre, Antonino Granata, Kadir Kaya, dan Murat Kaya. Mereka sepakat mendorong penggulingan pemerintah di Filipina Selatan secara paksa atau dengan jalan kekerasan. Paul Dacre, Antonino Granata dan Kadir Kaya divonis penjara empat tahun, sedangkan Murat Kaya tiga tahun delapan bulan.


Murat Kaya, in handcuffs, is escorted into court by police.
Photo: Salah satu terdakwa, Murat Kaya, saat tiba di pengadilan, Jumat (22/2/2019). (AAP: Tracey Nearmy)


Jaksa Robert Cerantonio menyatakan seluruh terdakwa memiliki kaitan dengan ekstremisme, khususnya Cerantonio, yang pernah tinggal di Filipina dan disebut-sebut sebagai pemimpin kelompok ini. Disebutkan, Cerantonio mendukung perlawanan ISIS di Irak dan Suriah serta menganjurkan pemberlakuan hukum syariah.


"Masing-masing terdakwa bisa dikaitkan dengan bukti-bukti yang sejalan dengan dukungan pada tujuan dan ide ekstremisme Islam dan jihad serta antipati terhadap masyarakat Australia dan aturan hukum," kata jaksa dalam tuntutannya.


Meskipun jaksa tidak menyebutkan secara rinci bagaimana para terdakwa berusaha menjalankan rencananya menggulingkan pemerintah, namun disebutkan rencana ini sama sekali bukan khayalan. "Seruan untuk menggulingkan pemerintah asing dengan paksa atau menggunakan kekerasan membahayakan tatanan masyarakat," kata Jaksa Penuntut Umum.


Menurut berkas tuntutan, Haci Kaya, ayah dari terdakwa Murat and Kadir Kaya, memberikan dana 90 ribu dolar AS untuk membiayai rencana tersebut.


The father of Kaya brothers, Haci Kaya, walks out of court.
Photo: Haci Kaya, ayah dari dua terdakwa, di luar gedung pengadilan. (ABC News: Danielle Bonica)


Para terdakwa menggunakannya membeli mobil yang digunakan membawa perahu mereka ke Cape York. Ditambahkan, mereka juga membeli peralatan navigasi dan membuat peta rute pelayaran.


Dalam menjatuhkan vonisnya, Hakim Michael Croucher menyatakan para terdakwa sepakat membeli kapal untuk meninggalkan Australia secara rahasia agar bisa masuk ke Filipina. "Aksi mereka ini direncanakan secara buruk dan sulit untuk berhasil," katanya.


Hakim Croucher menyatakan turut mempertimbangkan perilaku terdakwa selama berada dalam tahanan serta adanya kemungkinan merehabilitasi mereka. "Tampaknya mereka mengakui kesalahannya dan mengakui kewenangan pengadilan ini," katanya.




Credit  republika.co.id






Menteri Austria Usulkan Pembentukan Pengadilan untuk Anggota ISIS


Menteri Austria Usulkan Pembentukan Pengadilan untuk Anggota ISIS
Menteri Dalam Negeri Austria mengusulkan pembentukan pengadilan untuk anggota ISIS. Foto/Daily Mail

WINA - Menteri Dalam Negeri Austria, Herbert Kickl, mengusulkan pembentukan pengadilan untuk mengadili para tentara bayaran kelompok teroris ISIS di Timur Tengah.

Masalah potensi kembalinya pejuang teroris asing ke Eropa dan tantangan yang terkait dengan para pengungsi telah menjadi masalah mendesak selama beberapa tahun. Masalah ini diangkat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhir pekan lalu. Dia mendesak negara-negara Eropa untuk mengambil kembali lebih dari 800 anggota ISIS, yang ditangkap oleh AS di Suriah, dan mengadili mereka.

"Negara-negara Eropa sekarang harus segera menyetujui bahwa harus ada pengadilan terhadap (teroris) tentara bayaran ISIS dengan keterlibatan PBB dan UE (Uni Eropa) di kawasan (Timur Tengah)," kata Kickl dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Kronen Zeitung yang disitir Sputnik, Minggu (24/2/2019).

Kickl mencatat bahwa pembentukan pengadilan akan memungkinkan untuk menginterogasi saksi di tempat dan menerima semua informasi yang diperlukan untuk proses pidana.

Kickl menekankan bahwa, menurut para ahli, dari 30 hingga 60 orang mungkin ingin kembali dari zona perang ke Austria.

"Melindungi populasi kita sendiri sangat penting. Karena itu, tidak dapat diterima untuk mengambil bom waktu yang berdetak (tentara bayaran ISIS) ini kembali ke Austria," ujar Kickl.

"Sudah ada cukup banyak kasus dengan masalah seperti ini di Austria," imbuhnya.

Kickl juga mencatat bahwa persidangan istri tentara bayaran ISIS, yang memberikan perlindungan kepada suami mereka, juga harus dilakukan di Timur Tengah.

"Teroris tidak akan bisa tetap siap tempur, jika seseorang tidak menyiapkan makanan untuk mereka," tukasnya. 



Credit  sindonews.com




PBB Sebut Kematian Warga Sipil Di Afghanistan Meningkat



Tentara Afghanistan berjaga di Kabul, Afghanistan.
Tentara Afghanistan berjaga di Kabul, Afghanistan.
Foto: AP

Kelompok bersenjata anti-pemerintah menyumbang 63 persen dari korban.



CB, JAKARTA --- Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kematian warga sipil yang terjadi di Afghanistan mengalami peningkatan pada 2018 di banding tahun-tahun sebelumnya. Kematian warga sipil meningkat 11 persen di mana pada 2017 terdapat 3.804 orang tewas termasuk 927 anak-anak dan 7.189 orang lainnya luka-luka saat serangan bunuh diri dan pemboman yang mendatangkan malapetaka di seluruh negara yang dilanda perang itu.

Laporan itu dirilis sehari sebelum AS dan Taliban mengadakan pembicaraan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik yang dapat meningkatkan harapan untuk perdamaian bersama dengan kekhawatiran bahwa penarikan Amerika dapat menyebabkan perang saudara yang bahkan lebih berdarah. Menurut PBB, setidaknya 32.000 warga sipil telah tewas dan 60.000 lainnya terluka dalam dekade terakhir. Kenaikan jumlah kekerasan pada  2018 bersamaan dengan peningkatan signifikan dalam jumlah kematian yang disebabkan oleh penargetan warga sipil yang disengaja.

Sebagian besar berasal dari serangan bunuh diri oleh pejuang yang bersekutu dengan Taliban atau Negara Islam Irak dan negara-negara tersebut. Kelompok bersenjata anti-pemerintah menyumbang 63 persen dari korban.


“Sudah waktunya untuk mengakhiri kesengsaraan dan tragedi manusia ini. Cara terbaik untuk menghentikan pembunuhan dan melukai warga sipil adalah menghentikan pertempuran,” kata kepala misi PBB di Afghanistan,Tadamichi Yamamoto seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (25/2).

Peningkatan serangan udara oleh pasukan AS dan Afghanistan juga menyebabkan lebih banyak kematian warga sipil pada 2018, dengan lebih dari 500 warga sipil tewas oleh dalam operasi udara itu.

Amerika Serikat mengintensifkan kampanye udaranya terhadap gerilyawan Taliban dan ISIL saat Washington berupaya untuk menekan kelompok-kelompok bersenjata, menjatuhkan amunisi dua kali lebih banyak pada 2018 dibandingkan tahun sebelumnya.

Yamamoto mengatakan adanya korban sipil  tidak dapat diterima dan meminta semua pihak untuk segera mengambil langkah konkret  dan  menghentikan peningkatan  jumlah warga sipil yang mengalami luka dan kehancuran hidup. 




Credit  republika.co.id



Tentara Tembak Mati Pembajak Pesawat Bangladesh Airlanes


Tentara Tembak Mati Pembajak Pesawat Bangladesh Airlanes
Ilustrasi. (REUTERS/Toby Melvill).




Jakarta, CB -- Sebuah pesawat milik Biman Bangladesh Airlines yang sedang terbang dari Chittagong, Bangladesh, menuju Dubai melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Shah Amanat Chittagong pada Minggu (24/2) setelah diduga mengalami pembajakan.

Pesawat itu membawa 142 penumpang. Kepada Reuters, manajer umum maskapai, Shakil Miraj mengatakan seluruh penumpang sudah meninggalkan keluar dari pesawat tanpa mengalami luka.

"Ada 142 penumpang dan semuanya sudah keluar dari pesawat dengan selamat," kata Miraj.


Ia mengatakan pesawat jenis Boeing 737 itu dijadwalkan terbang dari Dhaka menuju Dubai melalui Chittagong.

Sementara itu pelaku pembajakan yang berjumlah satu orang berhasil ditembak mati pasukan komando Bangladesh.

"Kami mencoba menangkapnya atau membuatnya menyerah tetapi dia menolak dan kemudian kami menembaknya," kata Mayor Jenderal S M Motiur Rahman dari Angkatan Darat Bangladesh.

Kata seorang pejabat otoritas penerbangan, pelaku diduga memasuki kokpit Biman Bangladesh Airlines dan memaksa pilot melakukan pendaratan darurat.

Pelaku sempat mengatakan kepada pilot bahwa ia memiliki masalah pribadi dengan istrinya dan ingin berbicara dengan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.


Wakil Angkatan Udara Bangladesh, Marsekal Nayeem Hasan mengatakan pelaku terlihat memiliki pistol dan bahan peledak di tubuhnya. Namun tidak jelas pistol dan bahan peledak itu asli atau tidak.

Pelaku diperkirakan berusia sekitar 20 tahun dan kemungkinan warga Bangladesh, sebab dia berbicara dalam bahasa Bangla. Belum diketahui pasti juga identitas pelaku.





Credit  cnnindonesia.com





Pesawat Bangladesh alami upaya pembajakan


Pesawat Bangladesh alami upaya pembajakan
Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat Sejumlah personel Sat Bravo 90 Paskhas TNI Angkatan Udara berusaha melumpuhkan aksi pembajakan pesawat udara dalam latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Latihan PKD tersebut untuk melatih kemampuan dalam melakukan penanggulangan keadaan darurat baik sisi keamanan maupun keselamatan di bandara. (ANTARA/Widodo S Jusuf)




Dhaka (CB) - Sebuah pesawat milik Biman Bangladesh Airlines yang sedang terbang dari Chittagong, Bangladesh, menuju Dubai melakukan pendaratan darurat di Chittagong pada Minggu karena tampaknya ada upaya pembajakan, kata seorang pejabat tinggi maskapai tersebut.

Seluruh 142 penumpang kemudian diperbolehkan meninggalkan pesawat, kata manajer umum maskapai, Shakil Miraj, kepada Reuters.

Para polisi dan tentara masih mengepung pesawat tersebut, ujarnya.

"Ada 142 penumpang dan semuanya sudah keluar dari pesawat dengan selamat," kata Miraj.

Ia mengatakan pesawat jenis Boeing 737 itu dijadwalkan terbang dari Dhaka menuju Dubai melalui Chittagong.





Credit  antaranews.com



Kebakaran di pameran dirgantara India hancurkan ratusan mobil


Kebakaran di pameran dirgantara India hancurkan ratusan mobil
Pesawat sistem peringatan dini dan kontrol udara (AEWACS) Angkatan Udara India (IAF) terbang di udara pada "Vayu Shakti", atau latihan Air Power di Pokhran, negara bagian Rajasthan, India, Sabtu (16/2/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Amit Dave/djo (REUTERS/AMIT DAVE)




New Delhi, (CB) - Kebakaran yang terjadi di arena pameran dirgantara di India menghancurkan tiga ratus mobil pada Sabtu, kata seorang pejabat pemadam kebakaran, sebagai kecelakaan paling terbaru yang merusak acara yang dilaksanakan pemerintah.

Penyabab kebakaran kemungkinan besar akibat "kebakaran rumput kering dan diperparah embusan angin yang kuat", kata M.N. Reddi, pejabat pemadam kebakaran di Bengaluru, kota di bagian selatan India, tempat pameran tersebut diadakan. Sejauh ini belum ada laporan-laporan mengenai korban jiwa, katanya dalam cuitan.

Gambar-gambar yang disiarkan ANI, mitra Reuters, menunjukkan deretan mobil-mobil yang hangus terbakar dan kobaran api serta asap hitam membububung.

The Aero India show, yang dilaksanakan Kementerian Pertahanan India, bertujuan untuk menjadikan acara kedirgantaraan utama di dunia, tetapi telah terganggu kecelakaan-kecelakaan tahun ini.

Pada Selasa, dua pesawat Angkatan Udara India bertabrakan di udara ketika sedang melakukan latihan aerobatik, menewaskan satu pilot dan mencederai dua lainnya.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan India tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar.




Credit  antaranews.com




Sabtu, 23 Februari 2019

Satelit Pertama Indonesia Bernilai Rp3,5 Triliun


Ilustrasi. (AFP PHOTO / CNES / D.DUCROS)

Jakarta, CB -- Satelit Nusantara 1 memakan ongkos pembuatan sekitar US$250 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Nusantara 1 adalah satelit High Throughput Satellite (HTS) komunikasi broadband pertama di Indonesia.

Group Head Space System Group PSN Indri Prijatmodjo mengatakan satelit ini menggunakan roket Falcon 9 SpaceX untuk mengantarkan ke luar orbit bumi. Indri mengatakan ongkos transportasi Nusantara 1 membutuhkan sekitar US$60 juta atau Rp843 miliar.

"Daftar harga SpaceX terbuka di internet. Ada harga SpaceX yang Falcon 9 di situsnya. Falcon 9 itu memakan US$60 juta," kata Indri saat acara konferensi pers di Kantor PSN, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).

Indri mengatakan SpaceX memiliki harga yang kompetitif dan bisa diandalkan untuk mengantarkan satelit Nusantara 1. SpaceX memiliki teknologi reusable rocket.


Teknologi tersebut membuat perusahaan bisa menghemat manufaktur roket dan berpotensi menurunkan biaya untuk setiap misi peluncuran. Bahkan Indri mengatakan SpaceX menguasai pangsa pasar jasa pengiriman satelit ke luar angkasa.

Pasalnya, teknologi SpaceX ini tentu bisa menghemat manufaktur roket dan berpotensi menurunkan biaya untuk setiap misi peluncuran.

"Kompetitif dan reliable sehingga SpaceX jadi pilihan. Nanti mungkin ke depan ada inovasi yang buat peluncuran lebih murah," ujar Indri.

Indri juga menilai Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) belum siap untuk membuat roket yang mampu mengantarkan objek ke luar angkasa. Indri mengatakan mimpi Indonesia untuk memiliki roket buatan dalam negeri sepertinya masih jauh.

"Karena Lapan belum mempunyai kemampuan seperti ini. Lapan cuma punya roket kecil untuk 20 kilometer ke 30 kilometer. Jadi Indonesia masih sangat jauh," kata Indri.


Satelit ini memiliki berat ketika peluncuran mencapai 4.100 kilogram. Teknologi Next Generation Electric Propulsion yang disematkan pada Nusantara Satu mampu membuat berat satelit menjadi sangat ringan dan menjadikan biaya investasi lebih terjangkau.

"Nusantara Satu dirancang sangat efisien untuk menekan biaya angkut kargo SpaceX satelit ini hanya berbobot empat ton, sementara kapasitas kargo SpaceX adalah tujuh ton. Jadi biaya angkutnya bisa lebih murah," kata Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso dalam keterangan resmi.

Credit CNN Indonesia

https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20190222193605-199-371940/satelit-pertama-indonesia-bernilai-rp35-triliun


Pakai Roket SpaceX, Satelit Broadband Indonesia Meluncur

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Saptono)

Jakarta, CB -- Pasifik Satelit Nusantara (PSN)  berhasil meluncurkan satelit komunikasi broadband Nusantara 1 pada 08.45 WIB, Jumat (22/2). Nusantara 1 merupakan satelit pertama Indonesia dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS).

Nusantara 1 diluncurkan dari Cape Canaveral, Amerika Serikat menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX. Nusantara 1 akan menuju slot orbit 146 derajat Bujur Timur tepat di atas Papua.

"Semalam pada 21 Februari pukul 20.45 waktu Florida atau pukul 08.45 WIB, satelit Nusantara telah berhasil diluncurkan dari Cape Carnaveral," kata Direktur Jaringan PSN Heru Dwikartono saat acara konferensi pers di Kantor PSN, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).

Setelah sukses melewati dua fase dan terlepas dari roket pendorong, Nusantara 1 saat ini sedang melakukan perjalanan ke slot orbit 146 derajat Bujur Timur. Heru mengatakan satelit membutuhkan waktu dua minggu untuk sampai di slot orbit.

"Semua sesuai dengan yang direncanakan. Dan sekarang sedang dalam perjalanan orbit slot di 146 derajat di atas Papua," kata Heru.

Setelah sampai di sana, satelit akan melakukan in orbit test . Satelit akan melakukan uji coba selama kurang lebih tiga minggu sebelum beroperasi untuk memancarkan sinar broadband.

"Kondisi di luar angkasa itu ekstrem, jadi kami lakukan tes untuk lihat apakah fungsi satelit di luar angkasa sama dengan sebelum diberangkatkan," kata Heru.

HTS yang dapat memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas lebih besar sampai dengan 15 Gbps atau sekitar tiga kali lipat kapasitas satelit konvensional.

Heru menjelaskan Satelit Nusantara 1 memiliki kapasitas 26 transponder C-band dan 12 transponder Extended C-band serta 8 spot beam Ku-band dengan total kapasitas bandwidth mencapai 15 Gbps.

Cakupan C-band dan Extended C-band satelit tersebut meliputi wilayah Asia Tenggara. Sementara untuk Ku-Band meliputi seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari delapan Spot Beam pada sistem HTS.

Heru mengatakan satelit ini diproduksi oleh Space System Loral (SSL) ini menggunakan platform SSL-1300-140 yang sanggup mengorbit selama lebih dari 15 tahun. Satelit ini memiliki berat ketika peluncuran mencapai 4.100 kilogram.

Credit CNN Indonesia

https://m.cnnindonesia.com/teknologi/20190222181151-199-371916/pakai-roket-spacex-satelit-broadband-indonesia-meluncur?


Jumat, 22 Februari 2019

IMF: 2023 Ekonomi Indonesia Akan Lebih Besar dari Inggris dan Rusia

JAKARTA, CB - Ekonomi Indonesiaterus tumbuh pasca-Reformasi 1998. Kini sudah ada di kelompok G20 atau 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Dalam beberapa tahun ke depan, ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus membesar.

Bahkan akan menempati posisi ke-6 sebagai negara dengan ekonomi terbesar (produk domestik bruto berdasarkan paritas daya beli/PPP) pada 2023. Begitu proyeksi Dana Moneter Internasional ( IMF).

Pada 2023, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,4 persen. Sedangkan PDB per kapita Indonesia akan mencapai 5.120 per dollar AS, atau Rp 71,6 juta.


Dikutip dari data IMF, Rabu (20/2/2019), pangsa ekonomi Indonesia akan mencapai 2,8 persen pada 2023. Angka ini lebih besar dari sejumlah negara.

Misalnya saja Brasil yang hanya menempati posisi ke-8 dengan pangsa ekonomi 2,34 persen. Begitu juga Inggris yang ada di posisi ke-9 dengan 2,03 persen.

Perancis yang sempat ada di posisi ke-6 pada 2000, diproyeksikan turun ke posisi ke-10 pada 2023. Pangsa ekonominya hanya 2 persen.

Sedangkan Mexico ada di posisi ke-11 dengan kontribusi ekonomi sebesar 1,84 persen.


Credit KOMPAS.com

https://ekonomi.kompas.com/read/2019/02/20/164203026/imf-2023-ekonomi-indonesia-akan-lebih-besar-dari-inggris-dan-rusia?utm_source=Facebook&utm_medium=Social&utm_campaign=Dlvrit





Presiden Ceko Ogah Negaranya Jadi Basis Rudal AS


Presiden Ceko Ogah Negaranya Jadi Basis Rudal AS
Presiden Ceko Milos Zeman menolak negaranya menjadi basis rudal AS. Foto/Istimewa

PRAHA - Presiden Ceko Milos Zeman tidak melihat alasan untuk kemungkinan menampung rudal Amerika Serikat (AS) di wilayah negaranya. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara dengan stasiun televisi Barrandov TV.

"Aku benar-benar tidak melihat alasan untuk ini," kata Zeman ketika ditanya tentang reaksinya jika Amerika Serikat meminta Republik Ceko untuk mengizinkan penyebaran sistem rudal AS di negaranya seperti dilansir dari TASS, Jumat (22/2/2019).

Presiden Ceko juga menyuarakan keprihatinan atas situasi internasional yang memburuk. Menurutnya, ini terkait dengan perang dagang Washington dengan China dan Uni Eropa.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Rusia akan menanggapi setiap penyebaran senjata nuklir jangka pendek atau menengah Amerika Serikat (AS) di Eropa dengan menargetkan tidak hanya negara-negara di mana mereka ditempatkan, tetapi AS sendiri.

Dalam pidatonya di Parlemen Rusia, Putin mengatakan Moskow tidak mencari konfrontasi dan tidak akan mengambil langkah pertama untuk mengerahkan rudal sebagai tanggapan atas keputusan Washington bulan ini untuk mundur dari Perjanjian INF.

Namun, dia mengatakan bahwa reaksi Rusia terhadap penyebaran rudal apapun akan tegas dan bahwa pembuat kebijakan AS, yang beberapa di antaranya menurutnya terobsesi dengan status istimewa AS, harus memperhitungkan risiko sebelum mengambil langkah apa pun.






Credit  sindonews.com