Expeditionary Fighting Vehicle (United States Marine Corps)
CB, Washington DC - Senjata modern
memang jauh dari kata murah. Sejumlah negara bahkan menetapkan anggaran
yang fantastis untuk meningkatkan sistem pertahanan negaranya.
Namun tak semua rencana pengembangan sistem senjata yang telah
dianggarkan dapat berjalan dengan baik. Terdapat sejumlah sistem yang
sudah menghabiskan biaya dengan jumlah tidak sedikit justru pada
akhirnya dibatalkan pengembangannya.
Seperti dikutip dari Listverse, Minggu (30/10/2016), berikut 5 sistem senjata berharga selangit yang pada akhirnya tak digunakan. 1. A-12 Avenger II (US$ 2,95 Miliar)
A-12 Avenger II (US Navy)
A-12 Avenger II merupakan pesawat tempur 'siluman' yang tahan dalam
segala kondisi cuaca dan dimaksudkan untuk menggantikan A-6 Intruder
milik Angkatan Laut Amerika Serikat dan Korps Marinir.
Pembuatan pesawat yang dimulai pada 1990 akhirnya dihentikan pada
1991 sebelum seluruh biaya yang ditaksir mencapai US$ 57 miliar itu
habis.
Padahal AS telah membayar hampir US$ 3 miliar dari kontrak sebesar
US$ 4,8 miliar tapi pesawat tak kunjung dibangun. Atas hal itu,
Departemen Pertahanan AS menggugat kontraktor untuk mengembalikan biaya
itu. Pada akhirnya, di tahun 2014, AS hanya mendapatkan kembali uangnya
sebesar US$ 400 juta. 2. Expeditionary Fighting Vehicle (US$ 3 Miliar)
Expeditionary Fighting Vehicle (United States Marine Corps)
Expeditionary Fighting Vehicle (EFV) merupakan kendaraan amfibi yang
dibangun untuk Korps Marinir Amerika Serikat untuk menggantikan Assault
Amphibious Vehicle yang telah digunakan sejak 1972. EFV dibangun untuk
menyaingi mobilitas dan manuver dari M1 Abrams Main Battle Tank.
Proyek tersebut diperkirakan menelan biaya US$ 15 miliar, namun
dibatalkan pada 2011 oleh Menteri Pertahanan Robert Gates karena
permintaan Korps Marinir untuk memperpanjang penggunaan Marine Personnel
Carrier dan Amphibious Combat Vehicle.
Biaya pembuatan yang mahal memaksa Korps untuk mengurangi pesanan
dari 1.013 menjadi 573 kendaraan. Hal itu menjadi salah satu alasan
utama poryek tersebut akhirnya dibatalkan setelah memakan biaya dengan
total US$ 3 miliar.
Pengembangan sistem senjata yang dihentikan
3. YAL-1 Airborne Laser (US$ 5 Miliar)
YAL-1 Airborne Laser (US Missile Defense Agency)
YAL-1 Airborne Laser merupakan senjata yang didesain untuk dipasang
pada Boeing 747-400F. Laser tersebut dapat menghadang dan menghancurkan
rudal balistik selama pesawat melakukan penerbangan.
Senjata laser itu berhasil dalam uji coba, tapi tak pernah digunakan
karena penggunaannya yang tak praktis dalam medan pertempuran. Proyek
tersebut dihentikan pada 2011 setelah 16 tahun dilakukan pembangunan
dengan memakan biaya total US$ 5 miliar. 4. Future Combat Systems (US$ 18,1 Miliar)
XM1203 Non Line of Sight-Cannon (NLOS-C) (US Army)
Selama tahun 2003 hingga 2009, Angkatan Darat Amerika Serikat memulai
program modernisasi Future Combat Systems (FCS) yang bertujuan membuat
kendaraan yang lebih cepat, bermanuver tinggi, dan mampu masuk ke zona
tempur dalam waktu singkat.
Namun FCS tidak pernah diterjunkan dan gagal memenuhi tenggat waktu
sebelum Menteri Pertahanan, Robert Gates menyerukan restrukturisasi dan
pembatalan akhir program pada 2009. Departemen Pertahanan menghabiskan
lebih dari US$ 18 miliar selama pengembangan program yang memakan waktu
enam tahun. 5. Trident Missile Program (US$ 40 Miliar)
Trident II (US Department of Defense)
Berbagai bentuk rudal Trident dikembangkan sebagai rudal balistik
kapal selam yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Rudal Trident
dijalankan oleh Angkatan Laut AS dan Inggris dengan total biaya US$ 40
miliar pada 2011 dengan estimasi biaya US$ 70 juta per misil.
Program Rudal Trident telah beroperasi dan terus dikembangkan sejak
1979 dan rencananya akan tetap digunakan hingga 2042. Diperkirakan total
biaya yang diperlukan sebesar US$ 170,2 miliar, tapi rudal tersebut tak
pernah digunakan.
CB - Bangunan tinggi seakan menjadi salah
satu indikator kemajuan bangsa. Tidak heran, setiap negara
berlomba-lomba untuk memiliki gedung tertinggi di dunia.
Di Asia, sejumlah rencana pencakar langit pun menjamur, mulai dari China, India, Vietnam, dan bahkan Indonesia.
Gedung apa saja yang akan menghiasi cakrawala Asia? Simak ulasan berikut! 1. Wuhan Greenland Center
Seperti namanya, pencakar langit yang direncanakan berdiri setinggi 636 meter ini terletak di Wuhan, China.
Pada 2011, Adrian Smith + Gordon Gill Architects yang masih memiliki
relasi dengan Thornton Tomasetti Engineers, memenangkan kompetisi desain
untuk membangun menara milik Greenland Group.
Dengan total 125 lantai, gedung tersebut dijadwalkan selesai pembangunannya pada 2018.
Dari segi fungsi, Wuhan Greenland Center merupakan bangunan multifungsi yang berisi kantor, residensial, dan hotel.
Goldin Finance 117
2. Goldin Finance 117
Masih di China, gedung setinggi 596,5 meter ini tepatnya dibangun di Tianjin. Pembangunannya bahkan sudah berlangsung sejak 2008 dan dijadwalkan selesai pada 2014.
Namun sayangnya, pada 2011 pembangunan gedung 128 lantai ini ini
terpaksa ditunda. Setelah perhitungan ulang, Goldin Finance direncanakan
selesai pada 2018.
Fungsi gedung ini adalah untuk hotel dan kantor.
World One Tower akan menjulang setinggi 442 meter dan menjadikannya sebagai gedung residensial tertinggi di dunia.
3. World One
Bangunan setinggi 442 meter ini tengah dibangun di Mumbai, India.
Dengan estimasi investasi lebih dari 321 miliar dollar AS, World One
dirancang oleh Pei Cobb Freed and Partners.
Rencananya, gedung ini akan memiliki 117 lantai dan bisa selesai
dibangun pada dua tahun lagi. Setelah beroperasi, World One menyediakan
ruang untuk residensial.
VietinBank Business Center Office
4. VietinBank Business Center Office
Pencakar langit satu ini berlokasi di Hanoi, Vietnam dengan tinggi
363,2 meter. VietinBank sendiri merupakan kompleks bangunan nyang
terdiri dari dua gedung pencakar langit.
Arsitek Inggris tersohor Norman Foster melalui firma arsitekturnya yakni Foster + Partners dipercaya untuk merancang gedung ini.
Jumlah lantai yang dibangun, sebanyak 68 lantai dan akan selesai pada
2019. VietinBank rencananya dibangun untuk menyediakan ruang kantor. 5. Thamrin Nine Tower 1
Pencakar langit selanjutnya yang akan menambah deretan gedung tinggi di Asia bertempat di Jakarta.
Arsitek yang dipercaya PT Putra Gaya Wahana untuk merancang gedung
ini adalah Kohn Pederson Fox Associates bersama PT Paramita Abirama
Istasadhya.
Dengan tinggi 333,5 meter, bangunan ini akan memiliki total 70 lantai.
Thamrin Nine Tower 1 dijadwalkan selesai dibangun di 2018 dengan fungsi sebagai bangunan hotel dan kantor.
Washington (CB) - Para ilmuwan telah lama menyatakan
burung layang-layang biasa berukuran sedang yang bermigrasi mungkin
menghabiskan sebagian besar hidup mereka untuk terbang, tapi baru
sekarang mereka membuktikan bahwa mereka bisa terbang selama 10 bulan,
hampir satu tahun, tanpa mendarat.
"Temuan ini secara signifikan
mendorong batasan bagi apa yang kita ketahui mengenai fisiologi hewan,"
kata penulis utama studi itu Anders Hedenstrom dari Lund University di
Swedia dalam satu pernyataan.
"Fase terbang 10-bulan adalah waktu paling lama yang kami tahu dalam spesies burung apa pun. Ini rekor," katanya.
Sebelumnya, banyak ilmuwan telah mendapati burung frigate dan alpine dapat terbang terus-menerus selama tujuh bulan.
Untuk studi itu, para peneliti mengikuti 13 individu burung,
beberapa di antaranya selama dua tahun berturut-turut, menggunakan log
mikrodata yang dilekatkan pada masing-masing burung di Swedia Selatan.
Log-log
data itu memungkinkan para peneliti menentukan apakah burung berada di
udara atau tidak, percepatan mereka, dan di mana saja
mereka berada setiap waktu setelah meninggalkan tempat
perkembangbiakan pada Agustus untuk bermigrasi ke Afrika dan sebelum
kembali untuk musim perkembangbiakan selanjutnya 10 bulan kemudian.
Hasil
penelitian menunjukkan sebagian burung mendarat sebentar pada malam
hari, kadang sepanjang malam. Bahkan meski demikian burung-burung itu
menghabiskan lebih dari 99,5 persen dari masa migrasi 10-bulan dan
hibernasi mereka di udara.
Data dari burung lain memperlihatkan bahwa mereka tidak mendarat satu kali pun selama 10 bulan.
Aktivitas terbang burung-burung tersebut seringkali tampak lebih
rendah pada siang hari dibandingkan pada malam hari, sangat mungkin
karena burung menghabiskan siang hari untuk mencari arus udara hangat,
kata para peneliti tersebut.
Hedenstrom mengatakan para peneliti belum mengetahui apakah atau
bagaimanakah burung-burung itu tidur tapi "fakta bahwa beberapa burung
tak pernah mendarat selama 10 bulan menunjukkan mereka tidur saat
terbang".
Barangkali mereka menemukan waktu untuk tidur sebentar selama turun
saat fajar dan senja, katanya sebagaimana dikutip kantor berita Xinhua.
Terlepas dari ongkos energetik tinggi terkait semua penerbangan itu,
burung layang-layang juga mampu hidup lebih lama, berbeda dengan
pendapat umum yang mengaitkan hidup yang berat dengan mati muda menurut
hasil penelitian periset yang dipublikasikan di jurnal Current Biology
Astronaut
NASA Kate Rubins (kiri), kosmonaut Rusia Anatoly Ivanishin dari
Roscosmos (tengah), dan astronaut Takuya Onishi dari Japan Aerospace
Exploration Agency (JAXA) duduk di kursi di luar pesawat antariksa Soyuz
MS-01 beberapa saat setelah mendarat di dekat kota Zhezkazgan,
Kazakhstan, Minggu, 30 Oktober 2016. Mereka mendarat setelah 115 hari di
antariksa sebagai anggota awak Expedition 48 dan 49 di International
Space Station.
( NASA/Bill Ingalls)
Astana, Kazakhstan (CB) - Tiga astronaut mendarat di
Kazakhstan dengan selamat pada Minggu (30/10) setelah misi 115 hari di
Stasiun Antariksa Internasional (International Space Station/ISS).
Komandan
Stasiun Anatoly Ivanishin dari badan antariksa Rusia, astronaut Badan
Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Kate Rubins dan
astronaut Jepang Takuya Onishi naik kapsul Soyuz Rusia meninggalkan ISS,
tempat tiga rekan kru mereka akan melanjutkan tugas.
Astronaut
Shane Kimbrough dari Amerika Serikat, yang menggantikan tugas Ivanishin
sebagai komandan, serta kosmonaut Rusia Sergey Ryzhikov dan Andrey
Borisenko mencapai ISS pada 21 Oktober.
Kendali misi Rusia
mengonfirmasi bahwa Rubins, orang pertama yang melakukan perunutan DNA
di antariksa, bersama Anatoly Ivanishin dari Roscosmos dan Takuya Onishi
dari Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (Japan Aerospace Exploration Agency/JAEA) telah mendarat pada 03.58 GMT.
Ketiganya
mendarat di kota stepa Zhezkazgan di bagian tenggara Kazakhstan dalam
kondisi sangat dingin setelah penerbangan dari laboratorium orbital.
"Pendaratan
sudah selesai dilakukan!" kata kendali misi Rusia, sementara beberapa
komentator NASA TV menyatakan bahwa pesawat Soyuz sudah mendarat dalam
posisi tegak lurus.
Ahli biologi molekuler Rubins dan Onishi
kembali dari misi pertama mereka di antariksa, sementara komandan
penerbangan Ivanishin pernah melakukan misi lima bulan di ISS lima tahun
lalu.
Perjalanan mereka kembali ke Bumi menandai penyelesaian
misi pertama di laboratoium orbital untuk generasi baru pesawat
antariksa Soyuz dengan fitur yang telah diperbarui.
Kedatangan
ketiga astronaut di ISS sempat tertunda dua pekan karena pejabat
antariksa Rusia melakukan uji coba perangkat lunak lanjutan pada
kendaraan Soyuz MS-01 yang dimodifikasi.
Keikutsertaan Rubins
dalam misi itu membangkitkan kegembiraan setelah NASA mengumumkan
rencana pembukaan karir ilmuwan untuk pertama kalinya melakukan
perunutan DNA di dalam ISS.
Pada Agustus Rubins berhasil
melakukan perunutan DNA tikus, virus dan bakteri menggunakan perangkat
yang disebut MinION sementara para peneliti di Bumi secara bersamaan
melakukan perunutan sampel identik.
NASA menyatakan penelitian
perunutan biomolekul bisa membantu mengidentifikasi bahaya mikroba di
ISS dan mendiagnosis penyakit di antariksa.
Rubins juga perempuan
pertama yang berada di ISS sejak Samantha Cristoforetti kembali ke Bumi
dengan rekor penerbangan antariksa solo oleh perempuan (199 hari) pada
Juni tahun lalu.
Laboratorium antariksa ISS mengorbit Bumi
dengan kecepatan sekitar 28.000 kilometer per jam sejak 1998 menurut
warta kantor berita AFP.
Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) terus melakukan
penjualan pesawat ke luar negeri alias ekspor. BUMN produsen pesawat ini
tidak mau bergantung lagi pada uang negara untuk pengembangan
bisnisnya.
"Penjualan kita agak menurun dari tahun 2015 ke 2016.
Karena ada banyak perubahan dari renstra (rencana strategis) dan
keterbatasan budget negara. Oleh karena itu, di 2015 kita sudah
kencang penetrasi ke luar negeri. Jadi kita tidak bisa tergantung lagi
kepada renstra atau APBN," ujar Direktur Niaga dan Restrukturisasi PTDI,
Budiman Saleh, kepada detikFinance saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis malam (27/10/2016).
Ia
mengatakan, hingga akhir tahun ini, PTDI menargetkan akan mengeksor
pesawat untuk tiga negara, yaitu Thailand, Senegal, dan Filipina.
Masing-masing dengan tipe pesawat yang berbeda. Dua unit N212 untuk
Thailand, 2 unit CN235 untuk Senegal, dan 6 unit NC212 untuk Filipina.
"Senegal ada dua lagi, order yang akan kita delivery di bulan Desember ini merupakan repeat order untuk pesawat CN235. Lalu Thailand 2 unit NC212, dan Filipina juga kalau bisa kita selesaikan settlement termination contract-nya,
kita akan bisa dapatkan kontrak berikutnya, karena dalam perencanaannya
mereka masih membutuhkan sekitar 6 pesawat lagi," katanya.
"Jadi
sampai akhir tahun ini kita targetkan tambahan order untuk 2 unit 212
Thailand, dari Senegal (2 unit CN235), dan dari Filipina (6 unit
NC212)," jelasnya.
Selain negara-negara tersebut, PTDI juga
tengah mengincar kerja sama dengan sejumlah negara lainnya seperti Uni
Emirat Arab, dan Korea Selatan yang juga menjadi pelanggan setia BUMN
pesawat terbang ini. Korea Selatan sendiri sudah mengoperasikan 12 unit
N235, dan masih ada potensi 4 sampai 6 lagi untuk kebutuhan pertahanan
negara tersebut.
Khusus untuk Uni Emirat Arab, Direktur Utama
PTDI, Budi Santoso mengatakan, negara tersebut menginginkan adanya
pesawat baru modifikasi dari CN235. Pesawat jenis ini sendiri telah
digunakan sejak tahun 1993 oleh negara ini.
"Saya kemarin juga
baru pulang dari Abu Dhabi. Di sana dia pakai CN235 buatan PTDI tahun
93-95. Jadi 20 tahun lebih. Dan mereka sangat puas. Mereka ingin sesuatu
yang baru sekarang untuk menggantikan," ungkapnya dalam kesempatan yang
sama.
Kondisi keuangan PTDI sendiri mulai membaik setelah di
2012 mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1,4 triliun.
Dengan adanya PMN tersebut, perusahaan kembali mendapatkan kepercayaan
dari bank untuk mendapatkan pendanaan, dan dari customer untuk melakukan pengembangan rencana perusahaan.
"Dengan adanya PMN, kita punya kepercayaan dari bank untuk pinjam uang ke bank, dan customer bisa percaya bahwa kita bisa kerjakan," jelas Budi.
Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) tengah mengembangkan
pesawat produksi terbarunya N219, pesawat perintis perdana yang
menghubungkan wilayah pedalaman dan kepulauan Indonesia.
Direktur
Utama PTDI, Budi Santoso mengatakan, pengerjaan N219 menjadi langkah
PTDI dalam melakukan regenerasi kepercayaan kepada para penerus, untuk
bisa diberi kepercayaan dalam pengambilan keputusan.
Selama ini,
PTDI mengandalkan tenaga kerja asing untuk mengambil keputusan dalam
membuat sebuah pesawat, seperti pembuatan pesawat N250.
"N219
adalah suatu yang kita inginkan, kita tidak ingin tergantung tenaga
asing. Kalau saya ambil lagi tenaga asing di sini, adik-adik saya ini
akan tergantung kalau mendesain pesawat," katanya kepada detikFinance, saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis malam (28/10/2016).
"Yang
ada di tempat kami adalah mantan-mantan orang yang mendesain N250.
Meskipun situasi dulu berbeda. Waktu kami mendesain N250, ada 300 lebih
tenaga asing yang mensupervisi kita. Jadi kalau ada mentor, harus
memutuskan sesuatu nggak ada yang memutuskan, harus ada mentor. Bahkan Pak Habibie punya asisten khusus, satu dari Wiena, satu dari Jerman," tambahnya.
Pesawat
ini dijadwalkan terbang perdana pada akhir tahun ini. Jadwal ini
terbilang molor, lantaran proses desain pesawat terbang jenis fixed wing ini sepenuhnya dikerjakan oleh para ahli Indonesia, dan juga memakan sertifikasi yang lumayan lama.
Dengan
mendesain pesawat sederhana N219 ini, diharapkan para karyawan PTDI
tidak hanya mempunyai kemampuan untuk mendesain pesawat, tetapi juga
keputusan. Kemampuan mengambil keputusan inilah yang paling berat untuk
ditimbulkan.
"Karena ini pengalamannya setengah-setengah, mereka
butuh waktu lebih lama. Itu makanya saya juga tidak ingin keluar dari
keinginan awal, yaitu regenerasi di PTDI," katanya.
Semua
komponen yang akan dipasang di pesawat harus ada sertifikasinya yang
akan disetujui oleh Kementerian Perhubungan. Namun, badan sertifikasi
Kemenhub juga belum punya pengalaman yang sama untuk melakukan ini.
Proses
administrasi kemudian menjadi panjang, karena harus memvalidasi teori
penerbangan pesawat terbukti menghasilkan yang sesuai dengan teori.
"Waktu membuat N250 dulu, mereka juga mempunyai technical assistant dari FAA dari Amerika. Sekarang mereka nggak punya itu, jadi kita harus sama-sama belajar. Text book berbeda dengan realitas. Jadi ini yang membuat kita agak perlu waktu untuk meyakinkan," ungkapnya.
Saat ini, proses pengerjaan pesawat N219 sendiri telah memasuki tahap akhir, yakni uji statik sayap pesawat.
"Sekarang wings sudah mulai kita tes. Kita statik. Nanti setelah operasional, kita ada dynamic test-nya. Naik turun berapa cycle. Sekarang kita tes berapa kekuatan sayapnya," jelas dia.
Pesawat
N219 menjadi pesawat perintis pertama yang memiliki bobot ringan dengan
teknologi avionik modern dan berfungsi menghubungkan daerah-daerah
terpencil seperti di Papua dan Sulawesi. sendiri
Pesawat ini
diproyeksikan untuk penerbangan ke wilayah-wilayah pedalaman pegunungan
di timur Indonesia, yang memiliki medan sulit jika ditempuh melalui
jalur darat.
"Jarak yang tadinya ditempuh pakai mobil dengan
waktu 8 jam, dengan pesawat terbang ini mungkin 1,5 jam. Khususnya
daerah timur Indonesia. Akhir tahun kita harapkan bisa melakukan
penerbangan perdana," pungkasnya.
Jakarta - Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Budi
Santoso, telah mengalami masa-masa sulit. Perusahaan pelat merah yang ia
pimpin sempat dicap pailit hingga sulit berkembang.
Namun PTDI bisa bertahan dan terus beroperasi. Terutama setelah diberikan suntikan dana lewat Penyertaan Modal Negara (PMN).
Budi
menjelaskan hal ini setelah dicecar oleh DPR mengenai dugaan denda
keterlambatan salah satu proyek pemerintah. Budi dituduh bermasalah
dalam mengelola kinerja keuangan PTDI oleh DPR
"Kalau mau dicari
apa yang salah di kami memang banyak. Kami dipailitkan tahun 2007. Kami
perusahaan yang tidak mempunyai modal saat itu. Kami tidak bisa meminjam
uang modal kerja. Kalau dilihat saat kami diberikan PMN, kondisi jauh
berubah," tutur dia saat rapat kerja dengan komisi VI DPR RI hari ini di
Jakarta, Kamis (27/10/2016).
Ia bercerita bagaimana perusahaan
sempat bangkrut di tahun 2012 karena sulit berkembang akibat banyaknya
utang. Bahkan jajaran direksi sempat tidak digaji pada tahun tersebut.
"Tahun
2011 adalah saat yang paling berat bagi kami. 2012 bahkan direksi tidak
digaji. Sebagai direksi, kami tidak punya keinginan apa-apa. Saya sudah
di PTDI selama 9 tahun dan saya tetap harus bekerja untuk pengembangan
perusahaan ini," katanya.
Sebagai informasi, PT DI telah menerima
Penyertaan Modal Negara (PMN) sebanyak tiga kali sejak 2011. Yaitu Rp
1,18 triliun pada tahun 2011; Rp 1,4 triliun pada tahun 2012; dan Rp 400
miliar pada tahun 2015.
Meski PTDI telah berhasil melewati
masa-masa sulit, Komisi VI DPR RI masih mempertanyakan kinerja direksi
PTDI yang ditenggarai membawa perusahaan ke ambang kebangkrutan.
Hal
ini terjadi lantaran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis hasil audit
tahun 2015. Dalam audit itu ditemukan adanya denda keterlambatan
pekerjaan pengadaan helikopter di TNI AL sebesar Rp 3,35 miliar.
Budi
menjelaskan, PTDI telah melakukan pengiriman helikopter kepada TNI AL
dalam waktu yang tepat. Hal ini kemudian menimbulkan tanda tanya oleh
sejumlah anggota komisi VI DPR yang hadir dalam rapat kerja hari ini.
"Saya
menilai direksi PTDI melakukan sesuatu yang salah dalam penjelasan.
Pengiriman helikopter dikatakan tepat tapi audit BPK tahun 2015 ada
denda keterlambatan," ujar anggota komisi VI DPR Iskandar dalam
kesempatan yang sama.
Anggota komisi VI DPR Iskandar kemudian meminta keterbukaan kepada direksi PTDI mengenai hal ini.
"Kalau
melihat kinerja keuangannya, saya pesimis untuk bisa hidup kembali.
Kalau dilihat dari penggambaran, direksi ini sudah tidak layak lagi,"
tutur dia.
Anggota komisi VI DPR lainnya Nyoman Dhamantara juga menyatakan hal serupa.
"Kekhawatiran
saya luar biasa saat Pak Dirut membela diri. Ada operasional cost tapi
tidak dibenarkan. Ini negara bisa bubar, makanya hati-hati Pak Dirut,
kita minta Kementerian BUMN untuk investigasi," ungkap Nyoman.
Jakarta - PT PAL Indonesia mendapat pesanan dari Kementerian
Pertahanan Filipina berupa kapal perang. Filipina telah memesan 2 unit
kapal berjenis Strategic Sealift Vessel (SSV), kapal kedua yang dipesanan akan dikirim Maret 2017.
"Kita
masih fokus untuk proyek kedua, ini yang ekspor kedua ke Filipina,"
ujar Direktur Utama PT PAL Indonesia, Muhammad Firmansyah Arifin, di
kantor PT Kar Poweship, Jakarta Pusat, Jumat (28/10/2016).
Ia
mengatakan, kapal SSV pertama dikirim sekitar Mei 2016 dan diberi nama
sesuai dengan nama Presiden Filipina saat itu, Benigno Simeon Aquino.
Sedangkan kapal SSV kedua dinamakan sesuai nama kota kelahiran Presiden
Filipina saat ini Rodrigo Duterte.
"Nama kapalnya kota kelahirannya Duterte, kapal pertama nama Aquino," ujar Firmansyah.
Ia
mengatakan hingga akhir tahun PT PAL masih menggarap kapal SSV kedua
tersebut. Ia mengatakan pengiriman akan dilakukan pada Maret 2017 lebih
cepat daripada target.
"Maret akan kita serahkan itu sudah lebih cepat 2 bulan dari target," kata Firman.
Ia tidak merinci berapa nilai investasinya. Namun, ia mengatakan proyek tersebut didapat dari tender internasional.
"Untuk 2 kapal itu bagus (pendapatan dan investasi, itu tender internasional ," ujar Firman.
Ia
mengatakan dalam proses penggarapan SSV kedua, PAL Indonesia mampu
menyelesaikan lebih cepat tiga bulan dari target yang ditentukan.
Penyerahan secara resmi kepada Kementerian Filipina akan dilakukan pada
Maret 2017.
"Kapal SSV 2 ini kami peroleh dari proyek tender internasional, dan bersaing dengan beberapa negara," ucap Firman.
Robot MRP-300 menjadi senjata baru bagi Rusia di tengah ketegangannya dengan Barat. Foto/Istimewa
MOSKOW
- Rusia menulcurkan senjata teknologi terbaru di tengah ketegangan
degnan Barat terkait kondisi di Suriah. Senjata baru ini berupa robot
"caterpillar" yang mampu melaksanakan misi penyelamatan di zona bencana
dan membantu pasukan di zona perang.
Robot yang diberi nama
MRP-300 ini mempunyai panjang dua meter dan dapat membawa ratusan
kilogram perlengkapan perang. Robot ini mempunyai kecepatan hingga 15mph
dan mampu mendaki tembok dengan ketinggian satu meter.
Dikutip dari Express,
Senin (31/10/2016), robot ini dioperasikan secara manual dan dapat
bekerja pada medan kasar seperti salju atau pasir seperti gurun di
Suriah. Robot ini nantinya juga akan dilengkapi dengan kamera untuk
menjinakkan bom dan sensor radiasi dalam kasus bencana nuklir.
Robot
ini merupakan hasil pengembangan Pusat Penelitan Robotika dan Pusat Uji
Coba Kementerian Pertahanan Rusia dan pusat penilitan ilmiah ROKAD.
"Untuk robot yang bekerja untuk penyelamatan, pembersihan ranjau, dan
pemeriksaan kimia di tengah puing-puing dari sebuah kota yang rusak
akibat pertempuran, kemampuan lintas batas sangat penting," kata ahli
militer Oleg Zheltonozhko.
Penggunaan dan penyerabaran robot di
masa datang ditengah ketegangan antara Moskow dan Barat telah mencapai
titik didik. Terbaru adalah dengan terungkapnya Modso mengirimkan tiga
kapal selam kuat yang mampu membom kota Suriah yang terkepung, Aleppo.
Militer India mengaku berhasil menghancurkan 4 pos perbatasan Pakistan di wilayah Kashmir. Foto/Istimewa
NEW DELHI
- Militer India mengatakan telah menghancurkan empat pos militer
Pakistan pada di sepanjang perbatasan yang diperebutkan. Pernyataan ini
adalah eskalasi terbaru dari ketegangan antara dua tetangga bersenjata
nuklir.
Serangan itu terjadi sehari setelah India dan Pakistan
saling tuduh bahwa masing-masing telah membunuh warga sipil dalam
serangan lintas perbatasan di wilayah Kashmir. Wilayah Kashmir diklaim
secara keseluruhan oleh kedua negara namun hanya sebagian yang
dikendalikan oleh masing-masing.
"Empat pos Pakistan hancur dalam
serangan besar-besaran di Sektor Keran. Timbul banyak korban," tentara
Komando Utara India dalam sebuah pernyataan di akun Twitter-nya Sabtu
malam seperti dikutip dari Reuters, Minggu (30/10/2016).
Tentara
India tidak memberikan rincian lebih lanjut dari serangan tersebut.
Namun seorang perwira, yang namanya tidak disebutkan, menegaskan bahwa
kedua pasukan jual beli mortir dalam dan sekitar daerah yang dikenal
sebagai sektor Keran sejak Sabtu pagi.
Para pejabat militer Pakistan tidak segera bersedia memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Pada
hari Jumat, seorang pejabat Pakistan mengatakan tiga warga sipil tewas
ketika pasukan India menyerang desa di sepanjang Garis Pengawasan di
Pakistan-Kashmir. Sementara para pejabat India mengatakan dua warga
sipil tewas ketika tembakan Pakistan menghantam wilayah India-Kashmir.
Kedua
negara terlibat aksi baku tembak sejak orang-orang bersenjata membunuh
19 tentara India pada bulan September di sebuah kamp militer di Kashmir.
India menuding gerilyawan yang berbasis Pakistan sebagai pelaku
penyerangan.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan penyelidikan atas gagalnya peluncuran dua rudal Musudan. Foto/REUTERS
SEOUL
- Diktator muda Korea Utara (Korut) telah memerintahkan penyelidikan
besar-besaran atas kegagalan dua peluncuran rudal baru-baru ini.
Informasi penyelidikan itu dipublikasikan kantor berita Korea Selatan, Yonhap, mengutip kelompok pembelot Korut, Sabtu (29/10/2016).
Uji coba dua rudal balistik jarak menengah Musudan Korut berakhir dengan kegagalan sekitar dua minggu yang lalu.
Penyelidikan
akan mencakup semua orang yang terlibat dalam pembuatan rudal.
Penyelidikan diluncurkan di tengah kecurigaan adanya sabotase oleh
Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan.
Kelompok pembelot Korut
“North Korea Intellectuals Solidarity” yang berbasis di Seoul pada
konferensi pers mengatakan bahwa penyelidikan itu dilakukan tim khusus
dengan anggota sebanyak 60 orang. Kim Heung-kwang, anggota dari kelompok
pembelot Korut mengatakan tim khusus penyelidik itu dipimpin oleh
Menteri Keamanan Negara Korut, Kim Won-hong.
”Kim telah
menginstruksikan tim investigasi khusus untuk melaksanakan penyelidikan
ke dalam sektor pertahanan nasional mulai pada tanggal 1 November untuk
mengetahui penyebab kegagalan peluncuran (rudal),” katanya.
”Para
pejabat dan pekerja yang terlibat dalam peluncuran rudal sekarang
dilarang bepergian dan ponsel-ponsel mereka disita untuk memeriksa
catatan percakapan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, pemimpin Korut
percaya mata-mata dari AS dan Korea Selatan bertanggung jawab atas
kegagalan peluncuran rudal Musudan.
Negara Komunis itu telah
berusaha menguji coba rudal Musudan sebanyak delapan kali sejak 15 April
2016. Namun, semua peluncuran, kecuali pada tanggal 22 Juni, berakhir
dengan kegagalan. Satu-satunya peluncuran rudal yang sukses adalah rudal
yang terbang pada jarak 400 km dan mencapai ketinggian lebih dari 1.400
km.
Operasi
pembersihan masih terus dilakukan oleh pemerintah Turki terhadap mereka
yang diduga terlibat kudeta dan mempunyai hubungan dengan Fethullah
Gulen. Foto/Istimewa
ANKARA
- Turki mengatakan telah memecat 10 ribu PNS dan menutup 15 lebih
outlet media karena diduga terkait dengan organisasi teroris dan ulama
yang berbasis di Amerika Serikat (AS) Fethullah Gulen. Gulen dituding
pemerintah Turki sebagai dalang kudeta yang gagal pada bulan Juli lalu.
Berdasarkan
dekrit yang dikeluarkan, media yang dibredel adalah koran dan majalah
yang terbit dari wilayah mayoritas Kurdi di wilayah tenggara Turki .
Total organisasi media yang ditutup sejak aturan keadaan darurat
diberlakukan pada bulan Juli lalu menjadi hampir 160.
Menanggapi
hal itu, partai-partai oposisi menggambarkannya sebagai kudeta itu
sendiri. Tindakan keras pemerintah Turki juga telah memicu keprihatinan
atas fungsi negara.
"Apa yang pemerindah dan Erdogan lakukan
sekarangan adalah kudeta langsung terhadap supremasi hukum dan
demokrasi," kata Sezgin Tanrikulu, seorang anggota parlemen dari oposisi
Partai Republik Rakyat utama (CHP), mengatakan dalam sebuah siaran
Periscope yang diposting di Twitter dikutip dari Reuters, Senin (31/10/2016).
Meluasnya
operasi pembersihan yang dilakukan oleh rezim Erdogan memicu
kekhawatiran kelompok hak asasi manusia dan negara Barat yang menjadi
sekutu Turki. Barat takut jika Erogan akan menggunakan aturan keadaan
darurat untuk memberangus perbedaan pendapat. Namun, pemerintah
mengatakan tindakan tersebut dibenarkan mengingat upaya kudeta 15 Juli
yang menewaskan 240 orang tewas.
Lebih dari 100.000 orang sudah
dipecat atau diskors dan 37.000 ditahan sejak kudeta yang gagal, dalam
tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah Turki
mengatakan tindakan itu diperlukan untuk membasmi semua pendukung
Fethullah Gulen dari aparatur negara. Pemerintah Turki juga menghapuskan
kebijakan pemilihan rektor secara mandiri.
Lale Karabiyik,
anggota parlemen CHP lainnya, mengatakan langkah itu merupakan
penyalahgunaan dari keputusan keadaan darurat. Sedangkan oposisi
pro-Kurdi mengatakan keputusan digunakan sebagai alat untuk membangun
'one-man rezim'.
Gempa dengan kekuatan 6,6 Skala Richter (SR) dilaporkan mengguncang wilayah Italia tengah. Foto/Ilustrasi/Sindonews
ROMA - Gempa
dengan kekuatan 6,6 Skala Richter (SR) dilaporkan mengguncang wilayah
Italia tengah. Gempa ini dilaporkan telah menyebabkan kerusakan yang
cukup parah di wilayah tersebut.
Awalnya, pusat pusat
geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS mencatat gempa tersebut dengan
kekuatan 7.1 SR. Namun, tidak lama kemudian USGS merevisinya, dengan
menyebut kekuatan gempa itu adalah 6.6 SR.
Menurut laporan
media-media di Italia, seperti dilansir Reuters pada Minggu (30/20),
sejumlah bangunan hancur akibat gempa tersebut. Salah satunya adalah
sebuah gereja yang berada di kota Norcia, yang dekat dengan Perugia.
Gereja
yang hancur diketahui adalah salah satu gereja paling bersejarah di
dunia, yakni Basilika St. Benediktus. Selain itu, balai kota Norcia juga
turut mengalami kerusakan yang cukup parah.
Sejauh ini belum ada
laporan adanya korban, baik luka ataupun tewas akibat gempa itu. Italia
sendiri belum sembuh dari trauma akan gempa besar yang mengguncang pada
Agustus lalu, yang menewaskan lebih dari 300 orang.
Korban Gempa Italia Lewati Malam dengan Akomodasi Sementara
Ribuan warga Italia terpaksa melewati malam dengan akomodasi sementara setalah dihantam gempa 6,5 skala Richter. Foto/Istimewa
ROMA
- Ribuan warga Italia terpaksa menghabiskan malam di mobil, tenda, dan
tempat dengan akomodasi sementara menyusul gempa keempat mengguncang
negara itu dalam tiga bulan terakhir. Gempa berkekuatan 6,6 skala
Richter menggoyang lokasi dekat gempa sebelumnya yang menewaskan 300
orang.
Gempa yang terjadi pada Minggu kemarin tidak menimbulkan
korban jiwa, namun sekitar 20 orang terluka. Gempa susulan dengan
getaran kuat pun masih kerap terjadi dan menjatuhkan puing-puing seperti
dikutip dari BBC, Senin (31/10/2016).
Tremor dari gempa terbaru
ini juga dirasakan di ibukota Roma, di mana sistem Metro ditutup.
Getaran juga dirasakan di Venice sebelah utara Italia.
Perdana
Menteri Matteo Renzi telah berjanji semuanya akan dibangun kembali dan
mengatakan akan segera menemukan sumber daya yang diperlukan.
"Kami
akan melalui periode yang sangat sulit. Kita tidak harus membiarkan
rasa sakit yang mendalam, kelelahan dan stres yang kita miliki sekarang
berubah menjadi pengunduran diri," katanya.
Wilayah tengah
Italia telah beberapa kali dilanda gempa besar dalam beberapa tahun
terakhir. Gempa bumi telah menghancurkan kota L'Aquila pada tahun 2009
dan Amatrice pada bulan Agustus tahun ini menewaskan sekitar 300 orang.
Namun gempa keduanya hanya berkekuatan 6,2 dan lebih dalam ketimbang
gempa pada hari Minggu.
China akan memamerkan jet tempur
siluman J-20 yang merupakan pesaing F-22 Raptor AS dalam pameran
penerbangan di kota Zhuhai. (Reuters/Kyodo)
Jakarta, CB
--
China akan memamerkan jet tempur siluman Chengdu
J-20 dalam pameran angkatan udara pekan depan di kota Zhuhai. J-20 yang
disebut-sebut sebagai tandingan jet tempur siluman Amerika Serikat akan
memperkecil celah teknologi pertahanan kedua negara.
Diberitakan
Reuters, Kamis (28/10), jet tempur siluman generasi kelima China ini
akan menjadi primadona di Pameran Penerbangan dan Antariksa
Internasional China pekan depan, seperti yang disampaikan dalam
pernyataan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat.
Pentagon mensinyalir, jet tempur J-20 dan J-31 yang baru akan
meningkatkan kemampuan pertahanan dan penyerangan China di
wilayah-wilayah rawan, seperti perairan sengketa Laut China Selatan dan
Laut China Timur.
Menurut juru bicara Angkatan Udara China Shen
Jinke, produksi J-20 berjalan sesuai rencana dan akan segera terlibat
dalam misi "mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional."
"Ini akan menjadi penampilan publik pertama jet tempur siluman generasi terbaru yang diproduksi di dalam negeri," kata Shen.
J-20
adalah jet tempur yang mampu menghindari tangkapan radar, bermesin
ganda, yang diproduksi oleh Chengdu Aerospace Corporation. Jet tempur
yang disebut dibuat untuk menandingi jet tempur siluman Raptor F-22
milik AS ini pertama kali uji terbang pada 11 Januari 2011 dan
diprediksi beroperasi pada 2018.
Selain J-20, China juga akan
memamerkan pesawat transportasi militer Y-20 dalam pameran penerbangan
dua tahunan di Zhuhai. Dalam pameran sebelumnya pada 2014, China
memamerkan jet tempur J-31, bertepatan dengan kunjungan Presiden AS
Barack Obama yang tengah menghadiri KTT APEC.
J-31 merupakan
pesaing langsung jet siluman F-35 milik AS. Selain bersaing di udara,
keduanya juga akan bersaing di pasar, berebut pembeli dari berbagai
negara.
Pemerintah China memang tengah tancap gas dalam
pengembangan teknologi pertahanan. Selain armada tempur udara, China
juga mengembangkan kapal selam, kapal induk dan rudal anti-satelit.
Kerusakan pada mesin diduga menjadi
penyebab terbakarnya pesawat American Airlines saat akan lepas landas di
Bandara O'Hare, Chicago, Amerika Serikat. (Foto: REUTERS/Robocast.com)
Jakarta, CB
--
Tak lama berselang dari insiden terbakarnya mesin
sebelah kanan pesawat American Airlines Boeing 767, di bandara O’Hare,
Chicago, Amerika Serikat, sebuah video diunggah oleh Jose Castillo lewat
akun twitternya.
Castillo
mengatakan dirinya mendapat kiriman video dan gambar dari ayahnya yang
merupakan salah satu penumpang dari pesawat American Airlines. Pesawat tujuan Miami itu terbakar saat akan lepas landas pada Jumat, sore waktu setempat.
Dalam
video berdurasi kurang dari satu menit itu tampak badan pesawat
diselimuti asap hitam yang besar membumbung ke udara. Asap tersebut
diiringi percikan api yang berasal dari sisi kanan badan pesawat.
Di saat kebakaran dan asap itu terjadi, para penumpang tampak
turun menyelamatkan diri lewat dua pintu darurat sebelah kiri. Selain
penumpang, tampak juga seekor anjing yang turut dievakuasi.
Castillo
mengatakan ayahnya selamat dan dalam keadaan baik-baik saja, walau
sedikit shock karena insiden yang dialaminya. Beberapa jam kemudian,
American Airlines memberangkatkan ayahnya, dan penumpang lainnya ke
Miami dengan pesawat malam. Akan tetapi, mereka mesti berangkat tanpa
barang bawaan, yang ditahan oleh pihak the National Transportation
Safety Board (NTSB).
Sementara, tiga sumber yang terlibat dalam investigasi pada CNN, menyebutkan
bahwa kecelakaan disebabkan oleh mesin utama pesawat yang mengalami
kerusakan, dan patah hingga kemudian meledak atau dikenal dengan istilah
uncontained engine failure.
Kegagalan mesin ini diyakini sangat jarang terjadi pada sebuah pesawat.
Pesawat
tersebut berisikan 161 penumpang, dan sembilan orang kru pesawat,
berhasil diselamatkan di antara pesawat yang terbakar di bagian sisi
kanannya.
Timothy Sampey, Asisten Komisioner Pemadam Kebakaran
Chicago, dalam konferensi pers seperti dilansir dari Reuters dan AFP,
pada Sabtu (29/10), mengatakan penyelidikan awal menunjukkan penyebab
terbakarnya pesawat diduga juga disebabkan karena adanya kebocoran bahan
bakar.
Pesawat jenis Boeing 767 itu membawa bahan bakar penuh sebanyak 43 ribu pon atau 19.504 liter saat insiden terjadi.
Sampey
menuturkan, ada api besar di sisi bagian kanan pesawat, dan ada
kebocoran bahan bakar dalam jumlah besar. "Kondisinya bisa menjadi lebih
buruk," ujarnya.
Sekitar 20 orang ditengarai mengalami luka bakar saat sedang dalam proses evakuasi, dan dibawa langsung ke rumah sakit.
Peristiwa kegagalan mesin hingga terbakar jarang terjadi, dan termasuk kerusakan serius. (Foto: REUTERS/Jim Young)
Kerusakan mesin
Mengutip CNN,
juru bicara American Airlines, Leslie Scott mengatakan Penerbangan 383
bertujuan ke Miami dibatalkan karena kerusakan pada mesin pesawat.
Peristiwa
ini disebutnya jarang terjadi, dan termasuk kerusakan serius. Kegagalan
mesin menyebabkan kerusakan di bagian kanan pesawat.
Dikabarkan, bagian dari mesin pesawat tersebut ditemukan terpisah beberapa mil dari badan pesawat.
Penumpang
yang duduk di bagian tengah, barisan 31, mengatakan ia mendengar bunyi
gemeletuk, yang diikuti kemudian ada bola api yang ia asumsikan berasal
dari mesin.
Penumpang bernama Gary Schiavone dari Demotte,
Indiana itu mengatakan kapten dengan sigap menghentikan pesawat, dan
kemudian mengatasi kekacauan.
Pada reporter, ia mengatakan
dirinya tak mendengar banyak teriakan, kecuali orang-orang yang
berteriak karena ada yang mau mengambil barang di atas kabin sebelum
menyelamatkan diri.
Schiavone mengatakan 30 detik menuju
evakuasi, asap telah masuk ke dalam kabin. Kesulitan bernafas membuat
rasa takut menjalar, katanya.
Saat ditanyai apakah dirinya takut
akan meninggal saat itu, Schiavone mengatakan, "Tentu saja, saya pikir
pesawat akan meledak begitu saja, dengan saya di dalamnya."
Pesawat American Airlines Terbakar, 20 Orang Dilarikan ke RS
Mesin pesawat American Airlines
meledak saat hendak lepas landas di Bandara Internasional O'Hare di
Chicago, Amerika Serikat, Jumat (28/10) waktu setempat. (REUTERS/Jim
Young)
Jakarta, CB
--
Mesin pesawat American Airlines terbakar saat mau
lepas landas di Bandara Internasional O'Hare di Chicago, Amerika
Serikat, Jumat (28/10) waktu setempat.
Cuplikan dari stasiun ABC News Chicago, WLS-TV, seperti dikutip Reuters, menunjukkan awan besar hitam mengepul dari sisi kanan pesawat.
Kata
pihak yang berwenang Amerika, tidak ada cedera serius akibat insiden
tersebut. 20 penumpang menderita luka ringan sudah dilarikan ke rumah
sakit.
Pesawat American Airlines dengan nomor penerbangan 383 itu akan
berangkat menuju Miami. Pesawat Boing Co 767 itu mengangkut 161
penumpang dan sembilan awak pesawat.
Menurut pihak berwenang,
Saat sedang menuju landasan terbang O'Hare, mesin jet kanan pesawat
terbakar. Pilot dan kru pesawat pun segera memutuskan untuk membatalkan
penerbangan dan mengevakuasi penumpang melalui peluncuran darurat.
Seorang penumpang, Gary Schiavone mengatakan, jika mereka tidak segera dievakuasi maka kemungkinan besar akan meninggal.
"20 detik kemudian (jika tak dievakuasi), kita semua akan mati," katanya.
Timothy
Sampey, asisten deputi pemadam kebakaran, mengatakan kecelakaan itu
bisa saja jauh lebih buruk karena pesawat penuh dengan 19,5 ribu
kilogram bahan bakar.
"Jadi mereka memiliki volum berat api yang
ada di dua sisi mesin dan seluruh sayap. Ini bisa menjadi sangat
menghancurkan," katanya.
Beberapa jam sebelumnya, terjadi juga
kecelakaan pesawat kargo FedEx di Fort Lauderdale, Florida karena roda
pendaratan pesawat copot saat pesawat mau mendarat. Kejadian itu memicu
kebakaran pesawat, namun dapat segera dipadamkan.
Credit CNN Indonesia
India dan Pakistan mengumumkan rencana
untuk mengusir sejumlah diplomat di tengah meningkatnya ketegangan
antara kedua negara atas sengketa wilayah Kashmir. (Reuters/Danish
Ismail)
Jakarta, CB
--
India dan Pakistan mengumumkan rencana untuk
mengusir sejumlah diplomat di tengah meningkatnya ketegangan antara
kedua negara tetangga yang bersenjata nuklir ini atas sengketa wilayah
Kashmir.
Pemerintah India menyatakan akan mengusir seorang
diplomat Pakistan yang berbasis di New Delhi, yang diduga mengepalai
jaringan mata-mata dan tengah mengumpulkan informasi sensitif soal
operasi keamanan India di sepanjang perbatasan.
Sementara pada Kamis (27/10) malam, Kementerian Luar Negeri Pakistan
mengumumkan bahwa seorang diplomat India bernama Surjeet Singh
dinyatakan sebagai "persona non grata" dan memberinya 48 jam untuk
meninggalkan negara itu.
Polisi di ibu kota India menyatakan
diplomat Pakistan yang identitasnya tak diungkap itu ditahan pada Rabu
(26/10) di depan Kebun Binatang Delhi, ketika tengah bertemu dengan dua
rekannya asal India yang diyakini direkrut untuk mata-mata.
Diplomat
Pakistan itu dikabarkan bekerja di bagian visa Komisi Tinggi Pakistan,
dan kedua rekannya asal India itu dituduh memalsukan dokumen, memiliki
peta yang berhubungan dengan pertahanan, grafik penyebaran dan daftar
petugas yang bekerja di sepanjang perbatasan India-Pakistan.
"Ada
kemungkinan yang besar bahwa informasi yang disampaikan oleh elemen
anti-nasional untuk PIO (operasi intelijen Pakistan) sedang digunakan
terhadap kepentingan nasional dan bisa sangat merugikan keamanan
nasional," bunyi pernyataan dari kepolisian India, sembari menambahkan
mereka tengah mencoba memecahkan jaringan mata-mata selama enam bulan.
Juru
bicara kementerian luar negeri India menyatakan bahwa diplomat yang
dibebaskan dari tahanan di bawah aturan kekebalan diplomatik, harus
meninggalkan India paling lambat Sabtu (29/10).
Komisi Tinggi
Pakistan di New Delhi menolak tuduhan itu dan menyatakan bahwa diplomat
itu "tidak pernah terlibat dalam setiap kegiatan yang tidak sesuai
dengan status diplomatiknya".
Lebih lanjut, Kemlu Pakistan juga
menyatakan bahwa Singh harus meninggalkan negara itu paling lambat hari
Sabtu. Singh dituduh melakukan kegiatan "yang melanggar Konvensi Wina
dan norma diplomatik" namun tidak ada rincian lebih lanjut.
India
dan Pakistan berselisih sejak serangan dari kelompok bersenjata yang
menewaskan 19 tentara India pada September lalu di sebuah kamp militer
di Kashmir. India menyalahkan serangan itu kepada kelompok militan yang
berbasis di Pakistan.
Sementara, Pakistan menampik tudingan itu
dan menyatakan India tengah berupaya mengalihkan perhatian publik dari
serangkaian aksi protes anti-India di wilayah Kashmir yang mereka
kuasai.
Pertemuan Menlu dan Menhan
Indonesia-Australia di Bali pekan ini menghasilkan komunike yang berisi
sejumlah kesepakatan kerja sama, termasuk bidang maritim. (Antara
Foto/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CB
--
Pertemuan antara Menteri Luar Negeri dan Pertahanan
Indonesia-Australia di Bali pekan ini menghasilkan komunike bersama yang
berisikan sejumlah kesepakatan kerja sama, termasuk di bidang maritim,
agenda di kawasan Pasifik, isu regional dan global, serta diskusi
sengketa Laut China Selatan.
Pertemuan yang disebut Dialog 2+2
ini digelar pada Kamis (27/10) dan menghasilkan komunike yang disepakati
oleh Menlu RI Retno Marsudi, Menlu Australia Julie Bishop, Menhan
Australia Marise Payne dan Menhan RI Ryamizad Ryacudu.
"Para menteri membahas upaya praktis untuk memperdalam dan memperluas
kerja sama bilateral maritim," bunyi komunike bersama yang diterima CNN
Indonesia.com pada Kamis.
Komunike itu menyebutkan bahwa "para
menteri kedua negara menyadari bahwa Indonesia dan Australia adalah
mitra maritim" dan menyambut kerja sama bilateral yang tengah
berlangsung, termasuk pelaksanaan patroli maritim yang terkordinasi pada
2016.
Dalam pembahasan soal kerja sama maritim, para menteri
juga "bertukar pandangan soal perkembangan, tantangan keamanan dan upaya
menciptakan stabilitas di Laut China Selatan dan Laut Sulu."
Sengketa
maritim di Laut China Selatan merupakan isu strategis kedua negara.
Indonesia sempat bersengketa dengan China karena klaim sembilan
garis-putus yang ditetapkan China termasuk perairan Natuna yang
merupakan bagian dari RI.
Sementara, keamanan di Laut Sulu juga
termasuk dalam pembahasan, di tengah maraknya penculikan terhadap anak
buah kapal warga negara Indonesia di perairan itu oleh militan Filipina.
Para menteri juga menekankan komitmen mereka untuk bekerja sama
soal sejumlah isu maritim melalui forum regional, "seperti forum ASEAN
dan Asosiasi Negara Pesisir Samudera Hindia (IORA)."
Melalui
diskusi ini, para menteri menyatakan dukungan mereka terhadap penerapan
KTT Asia Timur soal Kerja Sama Maritim Regional dan menyambut perhelatan
KTT Khusus ASEAN-Australia pada 2018 mendatang.
Selain soal
kerja sama maritim, para menteri juga membahas kerja sama
kontraterorisme, termasuk melalui Jakarta Center for Law Enforcement
Cooperation (JCLEC).
Dalam kesempatan ini, Australia juga
menyatakan dukungannya terhadap rencana Indonesia untuk mengirimkan
4.000 petugas penjaga perdamaian PBB hingga 2019 mendatang, dan
meningkatkan jumlah petugas wanita dalam misi perdamaian.
Pasukan elit kontraterorisme memasuki posisi
ISIS di Desa Tob Zawa, sekitar sembilan kilometer dari Mosul, Irak, 25
Oktober 2016.
CB, MOSUL -- Lima ribu pejuang bergabung dengan
milisi Syiah Irak akan dilibatkan untuk merebut kembali Mosul dari ISIS.
Ribuan pejuang itu disiapkan untuk memotong jalur ISIS yang bersembunyi
di dekat Mosul di Irak Utara.
Juru Bicara milisi Irak seperti dilansir CBC News
pada Ahad (30/10) waktu setempat mengatakan sekitar 5.000 pejuang yang
telah bergabung itu berupaya mendorong ISIS dengan mengepung sisi barat
dari kota terbesar kedua di negara itu dari Mosul.
Kota ini menjadi benteng terakhir militan ISIS di Irak. Salah seorang
petinggi milisi Karim Al-Nuri dan jaafar al-Husseini mengatakan total
sekitar 15 ribu pejuang yang bergabung dalam pertempuran.
Militer
Irak mengonfirmasi angka yang termasuk unit-unit tentara, polisi
militer, pasukan khusus dan pejuang Kurdi akan membawa jumlah pasukan
anti ISIS lebih dari 40 ribu.
Serangan selama dua pekan ini untuk mendorong ISIS keluar dari Mosul yang telah lama diduduki sejak 2014.
Pasukan
kini berkumpul di kota dari segala arah, meskipun sebagian besar
pertempuran masih berlangsung di kota-kota dan desa-desa di pinggiran
Mosul.
Karim mengatakan mereka tidak akan masuk Mosul sendiri dan sebagai
gantinya akan fokus untuk merebut kembali Tal Afar, sebuah kota di
sebelah barat yang memiliki mayoritas Syiah sebelum jatuh ke ISIS pada
2014. Mereka mengakui memiliki bantuan dari penasihat militer Iran.
AS memperkirakan ISIS memiliki 3.000 sampai 5.000 milisi di dalam
Mosul dan 1500-2.500 personel pasukan di sabuk defensif luar kota.
Anak-anak melihat iring-iringan kendaraan militer melewati desa Imam Gharbi, sekitar 70KM dari Mosul, Irak, 13 Oktober 2016.
CB, MOSUL -- Lebih dari 300 tentara anak-anak
ISIS dilaporkan tewas dalam dua pekan sejak pasukan pemerintah Irak dan
sekutu melancarkan serangan untuk merebut kembali Kota Mosul.
Observatorium
Suriah untuk HAM yang berbasis di Inggris menginformasikan sedikitnya
ada 40 jenazah militan ISIS yang dibawa ke Raqqa dalam 24 jam terakhir.
Mereka mengatakan mayoritas jenazah itu adalah tentara anak-anak yang
dikenal sebagai "Khilafah Cubs".
Lembaga pengawas hak asasi
manusia itu memperkirakan, setidaknya ada 480 militan ISIS yang telah
tewas sejak serangan ofensif terhadap Mosul dimulai.
"Ekstremis
ISIS yang tewas menjadi 489 orang sejak pertempuran di wilayah Mosul, di
antaranya lebih dari 300 tentara anak-anak," kata lembaga itu di situs
resminya, dikutip dari The Independent, Senin (31/10).
PBB mengumumkan ada 232 warga sipil yang dibantai ISIS pekan lalu. Seluruhnya dibunuh dengan cara ditembak mati.
"Dari
jumlah tersebut ada 190 mantan perwira pasukan keamanan Irak," ungkap
juru bicara kantor hak asasi manusia PBB, Ravina Shamdasani.
Amerika Serikat dan koalisi tempurnya
mengaku telah membunuh antara 800 hingga 900 tentara ISIS dalam operasi
merebut kota Mosul. (AFP Photo/Safin Hamed)
Jakarta, CB
--
Amerika Serikat dan koalisi tempurnya mengaku telah
membunuh antara 800 hingga 900 tentara ISIS dalam operasi merebut kota
Mosul. Diperkirakan masih ada ribuan militan ISIS lainnya yang masih
bertahan di salah satu kota terbesar di Irak itu.
Hal ini disampaikan oleh Jenderal Angkatan Darat AS Joseph Votel seperti
diberitakan CNN, Kamis (27/10). Votel mengatakan, ada sekitar 3.000
hingga 5.000 tentara ISIS yang ada di Mosul. Jumlah ini belum ditambah
tentara ISIS lainnya yang didatangkan dari luar Mosul, bahkan Suriah,
yang jumlahnya diperkirakan ada 1.500 hingga 2.000 orang.
Votel
adalah kepala Komanda Pusat AS yang telah mendampingi tentara Irak dalam
pertempuran di Mosul. Sekitar 100 ribu tentara Irak yang dibantu
paramiliter memulai operasi merebut Mosul sejak 10 hari lalu. Perlahan
namun pasti, desa-desa sekitar Mosul berhasil direbut dan ISIS
terkepung.
Pertempuran diperkirakan akan semakin sengit saat
tentara Irak kian mendekati posisi ISIS di pusat kota. AS dan koalisi
Barat membantu dengan serangan suara. ISIS sendiri mulai kewalahan dan
mengerahkan pasukan bunuh diri dari Raqqa di Suriah ke Mosul.
Gempuran
di Mosul juga merenggut korban dari kalangan warga sipil. Selain
terancam serangan udara, warga Mosul juga menjadi korban pembunuhan
ISIS. Sudah ratusan warga Mosul yang dieksekusi mati karena dituduh
memberontak atau mencoba kabur.
CB, ALEPPO -- Pemerintah Suriah mengatakan
kelompok pemberontak telah menembakkan peluru gas yang mengandung klorin
beracun di wilayah al-Hamdaniya yang dikuasai pemerintah, Ahad (30/10).
Namun, para oposisi membantah hal itu dan justru menuduh pasukan
pemerintah yang telah menembakkan gas beracun.
Direktur rumah
sakit Aleppo mengatakan, tiga lusin warga sipil, termasuk tentara,
menderita sesak napas diduga karena serangan gas dari kubu pemberontak.
Meski demikian, tidak ada laporan kematian dari kasus tersebut.
Observatorium
Suriah untuk HAM yang berbasis di Inggris, mengonfirmasi sejumlah
pasukan pemerintah jatuh lemas di dua daerah serangan. Namun belum
diketahui apakah gas klorin adalah penyebabnya.
Di sisi lain,
kelompok pemberontak menyatakan tentara Suriah melepaskan gas klorin di
Rasyidin Distrik. Bahkan mereka berani menunjukkan rekaman video yang
menunjukkan korban dari pihak mereka yang mengalami masalah pernapasan.
Aleppo,
kota perang terbesar Suriah, telah menjadi panggung utama konflik
antara Presiden Bashar al-Assad yang didukung Iran, Rusia dan milisi
syiah dengan pemberontak suni yang didukung Turki, Teluk monarki dan
Amerika Serikat.
Kota ini selama bertahun-tahun telah terbagi
antara sektor barat yang dikuasai pemerintah dan sektor timur yang
dikuasai pemberontak. Tentara Pemerintah Suriah dan sekutu-sekutunya
mengepung dan meluncurkan serangan ofensif terhadap oposisi sejak
September lalu dan telah menewaskan ratusan orang.
Observatorium
Suriah untuk HAM mengatakan setidaknya 38 orang termasuk 14 anak-anak
tewas dalam baku tembak di wilayah yang dikuasai pemerintah di Aleppo
dalam 48 jam terakhir.
Salah satu anggota aliansi pemberontak,
Jaish al Fateh, mengatakan mereka sekarang pindah ke serangan tahap
kedua setelah menguasai beberapa daerah. Mereka meminta warga yang
tinggal di daerah yang dikuasai pemerintah di Aleppo Barat untuk tinggal
di dalam rumah atau di tempat penampungan bawah tanah karena adanya
serangan itu.
CB, ALEPPO -- Tiga kapal selam Rusia yang
dilengkapi dengan rudal jelajah dilaporkan telah bergabung dengan armada
Angkatan Laut Rusia lainnya menuju Suriah. NATO melacak dua kapal selam
Akula-class dan satu kapal selam Kilo-class bertenaga diesel sedang
dalam perjalanan yang dipimpin oleh Kapal Induk Admiral Kuznetsov Rusia.
"Rusia sekarang memiliki kapal selam Mediterania," kata seorang senior angkatan laut AS, dilaporkan The Sunday Times, Ahad (30/10).
Dikhawatirkan, kapal selam dipersenjatai juga dengan rudal jelajah
Kalibr dan digunakan untuk melakukan serangan besar terakhir di kota
Aleppo. Armada Rusia yang menuju Suriah terdiri dari Kapal Induk Admiral
Kuznetsov, kapal Pyotr Veliky (Peter yang Agung), kapal penghancur
Vice-Admiral Kulakov, kapal penghancur Severomorsk, dan beberapa kapal
pengangkut barang.
Pada Selasa (25/10), Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg,
memperingatkan bahwa armada Rusia itu bisa digunakan untuk menargetkan
warga sipil dan mendukung serangan udara yang lebih besar di Aleppo.
Namun, pejabat senior Kementerian Luar Negeri Rusia, Andrei Kelin,
mengatakan kekhawatiran itu tidqk masuk akal.
"Kekhawatiran itu tidak berdasar. Armada pertempuran kami ada di
Mediterania. Kapal kami selalu hadir di sana. Mengapa membuat spekulasi
palsu dan kemudian membuat rekomendasi politik berdasarkan pada
spekulasi itu? Hal ini tentu saja tidak masuk akal," kata dia, dikutip
dari The Independent.
Meski demikian, fakta menunjukkan kapal selam Rusia telah meluncurkan
rudal terhadap ISIS untuk pertama kalinya. Rusia sebelumnya merilis
rekaman video kapal selam yang meluncurkan rudal terhadap sasaran ISIS
di Suriah.
Menurut Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, rudal jelajah Kalibr
diluncurkan dari kapal selam Rostov-on-Don dan berhasil menargetkan dua
titik teroris di Raqqa, sekitar 160 kilometer timur dari Aleppo.
CB, SANAA -- Perpisahan antara Yaman selatan dan
Yaman utara sepertinya akan berlangsung lama. Rakyat dan pejuang di
Yaman selatan tak mau dipimpin oleh pemberontak Houthi yang berkuasa di
Yaman utara.
Pemerintah resmi Yaman yang berdomisili di Saudi
menyatakan, mereka memindahkan pusat pemerintahan ke Aden. Sedangkan
pemberontak Houthi membuat pemerintah tandingan di Sanaa bulan ini.
Presiden
Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi yang dijatuhkan oleh Houthi dengan
dukungan Iran, tak ingin uang negara digunakan oleh pemberontak Houthi
untuk membiayai perang. Ia memerintahkan bank sentral Yaman dipindahkan
ke Aden.
Pemindahan bank sentral Yaman ke Aden akan membuat
Houthi kekurangan dana perang. Namun, ini juga menimbulkan risiko
ketidakstabilan ekonomi bahkan kelaparan bagi rakyat Yaman sendiri.
Pengamat
Politik dari Yaman Farea al Muslimi mengatakan, Houthi sadar kalau
mereka tak bisa menaklukkan Yaman selatan. Makanya, mereka memperkuat
kekuasaan dan pemerintahannya di utara. "Sedangkan Pemerintah resmi
Yaman ingin memperkuat kontrol di Yaman sebanyak mungkin," katanya,
Ahad, (30/10).
Namun, ujar Muslimi, gerakan semacam ini semakin
memperdalam ketidakpercayaan di antara kedua belah pihak. Persaingan
dalam pemerintahan baik Houthi maupun Pemerintah Yaman hanya akan
memperpanjang perang.
Hadi mungkin ingin memperkuat pemerintahnya
di Sanaa. Sedangkan para komandan perang di selatan sama sekali tak
tertarik untuk memperkuat kekuasaan di Yaman utara, mereka justru ingin
berpisah dari Yaman utara.
Meskipun Yaman selatan sangat ingin
berpisah dari Yaman utara, namun koalisi Arab dan Uni Emirat Arab tak
ingin Yaman utara dan Yaman selatan berpisah.
CB, HODEIDAH -- Pesawat perang koalisi Arab
menyerang sebuah penjara di Kota Hodeidah. Serangan itu setidaknya
membunuh 45 orang termasuk para tahanan.
Saat diserang setidaknya
di penjara itu terdapat 84 orang tahanan. Pesawat perang koalisi Arab
membombardir penjara itu sebanyak tiga kali.
Koalisi Arab telah
memerangi pemberontak Houthi di Yaman sejak Maret 2015. Arab ingin
mengembalikan kekuasaan Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi yang dijatuhkan
oleh Houthi dengan dukungan Iran.
Presiden Hadi yang saat ini
diasingkan menolak proposal damai yang diajukan oleh PBB. Ia mengatakan,
proposal damai yang diajukan oleh PBB hanya akan menimbulkan perang
lebih banyak dan kerusakan yang lebih besar.
Utusan PBB Ismail
Ould Cheickh Ahmed mengatakan, Hadi menilai perjanjian damai hanya akan
memberikan penghargaan kepada para pemberontak. "Selain itu, juga akan
menghukum rakyat Yaman dan mengurangi legitimasi Yaman," katanya, Ahad,
(30/10).
Dalam proposal perjanjian damai yang disodorkan PPB itu
isinya, Hadi akan diturunkan sebagai presiden. Kemudian akan dipilih
sosok yang lebih diterima semua faksi di Yaman untuk menggantikan
posisinya sebagai presiden.
Pejuang Yaman Selatan Serukan Pemisahan dari Yaman Utara
Suasana kota tua Sanaa, Yaman, setelah berkecamuk perang.
CB, SANAA -- Pemberontak Houthi saat ini
menguasai Yaman bagian utara. Sedangkan para pejuang di Yaman selatan
masih berjuang keras untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Abd Rabbu
Mansour Hadi yang dijatuhkan oleh Houthi dengan dukungan Iran.
Akibat
naiknya kekuasaan Houthi membuat rakyat dan pejuang di Yaman selatan
tak suka. Mereka memilih separatisme Yaman daripada dipimpin oleh
pemberontak Houthi.
Banyak rakyat di Yaman selatan yakin kalau
ini saatnya Yaman selatan berpisah dari Yaman utara. Mereka melihat
selama ini rakyat Yaman selatan selalu dipinggirkan. Sementara para
kepala suku dari Yaman utara yang korup dan tamak sering menjamah minyak
rakyat Yaman selatan.
Pejuang dari Yaman selatan, Faisal al
Salmi mengatakan, dia dan kawan-kawan seperjuangannya siap mati untuk
menyingkirkan orang-orang di utara. "Alhamdullilah sekarang Yaman
selatan menjadi negara yang merdeka. Terima kasih ya Allah dan koalisi
Arab," katanya, Ahad, (30/10) seperti ditulis reuters.
Yaman
selatan, ujar Salmi, telah dimerdekakan dengan darah anaknya. Yaman
selatan telah diputuskan dari Yaman utara yang hanya menimbulkan
terorisme, kronisme, dan perampokan terhadap kekayaan Yaman selatan.
Saat
ini baik orang Yaman utara maupun orang Yaman selatan tak berani
menyebrang satu sama lain. Namun sesungguhnya perpisahan Yaman utara
dengan selatan hanya akan membuat ketidakstabilan Yaman berkepanjangan.
Namun
baik Yaman utara dan Yaman selatan tak ingin berdamai dan memilih
jalannya masing-masing. Ini akan membuat perpisahan Yaman utara dan
selatan semakin lama.
CB, JAKARTA -- Tudingan Iran membantu Houthi
untuk menyerang Makkah dinilai merupakan propaganda Arab Saudi. Umat
Islam diminta menyikapi hal ini dengan tenang.
Sekretaris
Jenderal Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyatakan tudingan itu adalah buatan
Saudi. Tidak mungkin ada negara yang berani menyerang Makkah karena
pasti akan mendapat perlawanan umat di seluruh dunia. Ia meminta umat
menyikapi ini dengan tenang.
"Ini propaganda Saudi," kata Mu'ti, Senin (31/10).
Ketegangan
politik antara Iran dengan Saudi memang tinggi. Apalagi Iran berhasil
memperbaiki hubungan politik dengan sekutu Saudi terutama AS dan Uni
Eropa yang membuat posisi politik Iran di Timur Tengah dan internasional
juga menguat dan ini membuat Saudi khawatir.
Selain itu,
sebagian besar wilayah Houthi dihuni pengikut syiah. Saudi khawatir
karena Houthi berbatasan dengan wilayah mereka, Daman, di bagian Timur.
"Tapi
Iran akan menyerang Makkah, rasanya tidak mungkin. Paling, mereka akan
menguasai kota itu. Tapi potensi itu pun kecil karena Makkah jauh dari
Houthi karena letak Makkah di jantung Saudi dan akan ada upaya mencegah
itu," kata Mu'ti.
Sebelumnya, Ahli Militer Mesir Hisham al-Halabi
mengungkapkan jenis rudal yang dipakai Houthi untuk menyerang Makkah
adalah rudal balistik Scud permukaan-ke-permukaan. Rudal jenis ini
banyak digunakan militer Rusia sebelum disita oleh Houthi.
Menurut
Halabi, kendaraan yang digunakan untuk meluncurkan rudal itu memerlukan
teknologi khusus yang tidak mungkin dimiliki milisi Houthi. Penjelasan
itu seolah menegaskan rudal benar diluncurkan militer Iran.
Negara-negara
yang bergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) menyatakan kecaman
atas serangan Houthi ke Makkah yang dianggap didukung Iran. Menurut GCC,
serangan tersebut telah melanggar kesucian dan melampaui batas.
Serangan Rudal Houthi ke Makkah, MUI: Umat Harus Hati-Hati Menyikapi
Militer Arab Saudi siap melawan pemberontak Houthi.
CB, JAKARTA -- Arab Saudi menuding Iran membantu
serangan rudal yang dilancarkan Houthi dari Yaman ke arah Makkah, Arab
Saudi pada Kamis (27/10) lalu. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai,
umat harus berhati-hati menyikapi hal ini. MUI berpesan agar umat Islam
jangan mau diadu domba.
Ketua MUI Bidang Kerja Sama dan Hubungan
Internasional Muhyidin Junaidi mengatakan, berdasarkan info dan berita
yang dia kumpulkan, rudal balistik scud yang diluncurkan Houthi adalah
rudal buatan Rusia bukan buatan Iran dan diarahkan ke Bandara King Abdul
Azis di Jeddah. Ini balasan atas serangan yang dipimpinan Saudi
terhadap kerumunan pemakanan pimpinan Houthi.
Muhyiddin
mengatakan ini reaksi atau balas dendam dari pihak Houthi. "Di Islam
dalam perang, tempat ibadah tidak boleh diserang, tapi saat ini hal itu
tidak diindahkan. Bahkan bom bunuh diri pun dalam masjid," kata
Muhyiddin, Ahad (30/10).
Karena ini peperangan, ia menilai, perlu
dipastikan apakah tudingan Saudi itu benar bahwa rudal balistik scud
Houthi ditujukan ke Makkah. "Kalau Muslim, tidak mungkin akan
mengarahkan seragan ke Makkah. Kalau tetap dilakukan, mereka akan dapat
kutukan dari seluruh Muslim di dunia," kata dia.
Menyikapi hal
itu, Muhyiddin mengatakan, umat Islam perlu hati-hati. Yang jelas, MUI
berharap, peperangan di Yaman segera berakhir dan konflik antar umat
segera berhenti karena perang tidak menghasilkan apa-apa.
"Umat
Islam di Indonesia tampaknya tidak jadi fokus pada serangan itu dan
lebih fokus ke kasus Ahok. Tapi nampaknya serangan itu tidak mungkin
diarahkan ke Kabah, meski beritanya menyebutkan rudal jatuh 65 kilometer
dari Makkah," tutur Muhyiddin.
Indonesia sebagai inisiator
gerakan nonblok, tentu ingin Saudi dan Iran menghentikan perang. Semua
tahu Saudi adalah perpanjangan tangan AS, dan Iran didukung Rusia. Di
peperangan Suriah yang sibuk adalah Rusia dan AS dan makin terasa bahwa
mereka yang memainkan ini semua. "Kompleks kalau membicarakan ini. Tapi
umat Islam jangan mau diadu domba," tegas Muhyiddin.
Kalau mau
melontarkan kritik atau kutukan, harus paham dulu sebabnya. Agar jangan
sampai mengkritik, nyatanya salah. MUI mengumpulkan berita perkembangan
kondisi Timur Tengah dan rudal balistik Houthi kabarnya akan diluncurkan
ke Bandara Jeddah.
Sebelumnya, Ahli Militer Mesir, Hisham
al-Halabi, mengungkapkan, jenis rudal yang dipakai Houthi untuk
menyerang Makkah adalah rudal balistik Scud surface-to-surface. Rudal jenis ini banyak digunakan milter Rusia sebelum disita oleh Houthi.
Menurut
Halabi, kendaraan yang digunakan untuk meluncurkan rudal itu memerlukan
teknologi khusus yang tidak mungkin dimiliki oleh milisi Houthi.
Penjelasan itu seolah menegaskan bahwa rudal benar diluncurkan oleh
militer Iran.
Negara-negara yang bergabung dalam Gulf Cooperation
Council (GCC) menyatakan, kecaman atas serangan Houthi ke Makkah yang
dianggap didukung oleh Iran. Menurut GCC, serangan tersebut telah
melanggar kesucian dan melampaui batas.
CB, MAKKAH -- Sebanyak 1,5 miliar umat Islam di
seluruh dunia akan tersinggung karena Makkah menjadi target rudal
balistik. Pihak yang menargetkan Makkah pun mendapat kecaman dari banyak
pimpinan umat Muslim di berbagai daerah di penjuru dunia.
Presiden
dari Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci, Syeikh Abdurrahman Al Sudais
mengatakan wilayah Makkah menjadi target rudal balistik militansi
Houthi. Hal tersebut merupakan provokasi dan pelanggaran. Menurutnya,
tindakan tersebut juga dinilai telah menyinggung perasaan 1,5 miliar
umat Islam di seluruh dunia.
Dalam pernyataan pers yang dikeluarkan pada Sabtu (29/10), Syeikh
Sudais menegaskan pihak mana pun yang melakukan agresi terhadap Masjidil
Haram akan menghadapi kehancuran. Selain itu, mereka juga akan mendapat
hukuman dari Allah.
"Tindakan keji ini akan memperkuat
keberanian prajurit kami yang akan melindungi agama dan bangsa," kata
Syeikh Sudais, dilansir dari Saudi Gazette, Ahad (30/10).
Ia
berdoa kepada Allah untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Makkah.
Sebagai salah satu pimpinan Muslim, menurut dia, kata-katanya akan
didengar ke seluruh penjuru dunia.
Iran Diduga Bantu Houthi Tembakan Rudal Balistik ke Makkah
Rudal balistik (ilustrasi)
CB, MAKKAH -- Ahli Militer Mesir, Hisham
al-Halabi, mengungkapkan, jenis rudal yang dipakai Houthi untuk
menyerang Makkah adalah rudal balistik Scud surface-to-surface. Rudal
jenis ini banyak digunakan milter Rusia sebelum disita oleh Houthi.
Menurut
Halabi, kendaraan yang digunakan untuk meluncurkan rudal itu memerlukan
teknologi khusus yang tidak mungkin dimiliki oleh milisi Houthi.
Penjelasan itu seolah menegaskan bahwa rudal benar diluncurkan oleh
Militer Iran.
Rudal ini, tambah dia, memiliki jangkauan lebih
dari 300 km. Namun, Arab Saudi memiliki sistem pertahanan antirudal yang
tak kalah canggih sehingga rudal dapat dihancurkan sebelum mencapai
target. "Presiden Irak Saddam Hussein juga menggunakan jenis rudal ini
dalam perang melawan Iran di perang Teluk pertama," jelasnya.
Negara-negara
yang bergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC) menyatakan kecaman
atas serangan Houthi ke Makkah yang dianggap didukung oleh Iran.
Serangan itu dianggap sebagai bukti penolakan Iran untuk mematuhi
keputusan internasional.
"Rezim Iran mendukung kelompok teroris
yang menembakkan rudal ke Makkah. Apakah mereka mengklaim sebagai rezim
Islam?" ujar Sekretaris Jenderal GCC dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat
Arab, Sheikh Abdullah Bin Zayed, dikutip dari Saudi Gazette, Sabtu
(29/10).
Menurutnya, serangan tersebut telah melanggar kesucian
dan melampaui batas. Serangan bisa memprovokasi 1,5 miliar umat Islam di
dunia yang selama ini berkiblat ke Makkah. Sheik Abdullah juga
menyerukan kepada negara-negara GCC untuk bersatu memerangi musuh yang
mencoba menjadikan kota suci Islam sebagai target penghancuran rudal.
Pencarian
"Al-Houthi menargetkan Ka'bah umat Muslim" masih menjadi tren di
negara-negara mayoritas Muslim, seperti Pakistan, Malaysia, dan Albania.
Pengamat politik asal Bahrain, Sawsan al-Shaer mengatakan, hal itu
karena serangan tidak hanya mengancam Arab Saudi, tetapi juga mengancam
seluruh umat Muslim.
"Arab Saudi pasti memperkirakan akan ada
banyak serangan dari Houthi yang didukung Iran. Tapi menyerang kota suci
milik umat Islam adalah hal baru yang mengejutkan, bahkan bagi penganut
agama lain," kata dia.
Salah satu pesawat tempur angkatan udara Arab Saudi.
CB, SANAA -- Koalisi Arab di Yaman mengaku telah
mencegat misil balistik yang jatuh 65 kilometer dari Kota Suci Makkah,
Kamis (27/10). Misil tersebut ditembakan oleh milisi di Yaman.
Misil itu, kata koalisi, ditembakkan dari Provinsi Saada menyasar Kota Makkah. Belum ada laporan kerusakan akibat misil itu.
Yamah
telan dilanda konflik sejak 2014 lalu. Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi
yang digulingkan Houthi mendapat bantuan dari Saudi dan koalisi Arab.
Sementara Houthi mendapat dukungan dari Iran.
Pada Kamis,
Laksamana AS mengatakan, kapal Angkatan Laut AS dan aliansi berhasil
menegah empat pengiriman senjata dari Iran sejak April 2015.
"Baik kapal AS atau koalisi berhasil mencegah empat pengiriman
senjata dari Iran ke Yaman," ujar Wakil Laksamana Kevin Donegan seperti
dilansir Al-Arabiya. "Kami tahu barang ini dari Iran dan kami tahu tujuannya."
Donegan
mengungkapkan, paket senjata itu antara lain berisi senapan serbu AK-47
dan misil antitank. Iran membantah memasok senjata ke milis Houthi.
Koalisi Saudi Hancurkan Rudal yang Mengarah ke Mekkah
Ilustrasi rudal (Reuters/Mahmood Hosseini)
Jakarta, CB
--
Koalisi Arab Saudi mengumumkan pasukannya berhasil
mengintersepsi rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah Yaman dan
menargetkan kota suci Mekkah pada pekan ini. Serangan ini merupakan
salah satu yang berhasil digagalkan Saudi di tengah konflik di Yaman
yang berkepanjangan.
Kantor berita Arab Saudi, SPA,
melaporkan bahwa rudal itu berhasil dihancurkan pada Kamis (27/10)
sekitar 65 kilometer menuju kota tersuci bagi umat Muslim. Aksi ini
tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa.
Menurut laporan SPA, rudal itu diluncurkan dari Saada, wilayah yang dikuasai pemberontak Houthi di Yaman.
Kelompok
Houthi mengonfirmasi peluncuran rudal balistik Burkan-1 ke Saudi
melalui pernyataan resmi yang dirilis kantor berita mereka pada Jumat
(28/10). Meski demikian, menurut laporan Reuters, Houthi
mengklaim bahwa serangan itu menargetkan Bandara Internasional King
Abdulaziz di Jeddah, salah satu bandara tersibuk di Saudi.
Kelompok
Houthi, yang dibekingi Iran dan pendukung mantan presiden Ali Abdullah
Saleh, memang menargetkan sejumlah kota perbatasan Saudi, sejak negara
kerajaan itu memimpin koalisi serangan udara di Yaman pada Maret 2015
untuk mendukung Presiden Rabbu Mansour Hadi menghadapi pemberontakan.
Kelompok bersenjata Syiah ini masih menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman, termasuk ibu kota Sanaa.
PBB
memperkirakan konflik berkepanjangan di Yaman telah menewaskan 10 ribu
orang, terdiri dari warga sipil dan kelompok bersenjata.
Krisis
pangan turut membayangi konflik di salah satu negara Arab termiskin itu.
Sekitar 14 juta dari 26 juta warga Yaman yang terjebak dalam
pertempuran butuh bantuan makanan, dan 7 juta di antaranya terancam
krisis pangan.
Imam Besar Universitas Al Azhar di Kairo Muhammad Ahmad Al Thayyib.
CB, KAIRO -- Institut Al-Azhar, lembaga tinggi
dunia bagi pendidikan Islam di Mesir pada Sabtu (29/10) mengutuk dugaan
serangan rudal gerilyawan Al Houthi yang ditujukan ke Kota Suci Makkah
di Arab Saudi.
"Ini adalah tindakan keji, pelanggaran serius yang tak pernah terjadi
sebelumnya dan tantangan yang membuat geram oleh mereka yang memiliki
agenda sektarian dan berusaha menguasai Dunia Arab," kata Imam Besar
Al-Azhar Ahmed At-Tayyib di dalam satu pernyataan.
Ia menggambarkan penembakan rudal balistik ke arah Makkah, kota
paling suci buat umat Muslim, sebagai agresi terhadap semua prinsip
agama, moral dan kemanusiaan. Koalisi pimpinan Arab Saudi pada Kamis
(27/10) menyatakan pasukannya mencegat satu rudal balistik yang terbang
ke arah Makkah dari Yaman, dan menuduh petempur Houthi menembakkan rudal
itu.
Namun juru bicara militer Al-Houthi membantah tuduhan tersebut pada
Jumat, dan mengatakan rudal itu ditujukan ke satu pelabuhan Arab Saudi
di Kota Laut Tengah, Jeddah. Situasi di Yaman telah memburuk sejak Maret
2015, ketika perang meletus antara anggota kelompok Syiah Al Houthi
yang didukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh dan pemerintah, yang
didukung oleh koalisi militer Arab pimpinan Arab Saudi.
Pasukan Saleh dan Al-Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman
Utara, sedangkan pasukan pemerintah menguasai sisa wilayah negeri
tersebut, termasuk tujuh provinsi di Yaman Selatan. Berbagai lembaga
kemanusiaan menyatakan perang saudara itu sejauh ini telah menewaskan
lebih dari 10 ribu orang, melukai 35 ribu orang lagi dan membuat dua
juta orang kehilangan tempat tinggal.
Gencatan senjata 72 jam yang diperantarai PBB antara Houthi dan
koalisi pimpinan Arab Saudi diberlakukan dua pekan lalu, tapi koalisi
tersebut menuduh anggota Houthi melanggarnya tak lama setelah gencatan
senjata itu diberlakukan.