Selasa, 22 November 2016

Pembunuhan Rohingya, Tentara Tembak Dulu Baru Bertanya



Pembunuhan Rohingya, Tentara Tembak Dulu Baru Bertanya Sedikitnya 70 warga Rohingya tewas terbunuh di negara bagian Rakhine dalam gelombang kekerasan baru terhadap etnis minoritas Muslim Myanmar itu. (Reuters/Soe Zeya Tun)
 
Jakarta, CB -- Sedikitnya 70 warga Rohingya tewas terbunuh di negara bagian Rakhine dalam gelombang kekerasan baru terhadap etnis minoritas Muslim Myanmar itu. Menurut pengamat, warga sipil Rohingya kembali menjadi sasaran kebengisan militer Myanmar yang memiliki catatan buruk pelanggaran hak asasi manusia.

"Masalahnya, tentara Burma [Myanmar] memiliki catatan yang sangat buruk jika berhubungan dengan warga sipil. Mereka benar-benar menembak dulu, baru bertanya kemudian," kata Phil Robertson, wakil direktur divisi Asia di lembaga HAM Human Right Watch (HRW), seperti dikutip CNN.


Pemerintahan pimpinan Aung San Suu Kyi berdalih mengejar teroris saat menggelar operasi di desa-desa Rohingya di Rakhine. Namun kenyataannya, berbagai laporan kekerasan muncul, seperti pembunuhan, penyiksaan, pembakaran hingga perkosaan terhadap warga Rohingya dilakukan oleh tentara Myanmar.

Suu Kyi yang dilabeli sebagai tokoh demokrasi Myanmar hingga saat ini tidak terlihat batang hidungnya. Peraih Penghargaan Nobel Perdamaian ini bungkam dalam mengomentari kekerasan terhadap Rohingya.

Rohingya, warga yang tidak memiliki kewarganegaraan, menjadi target serangan militer setelah 300 orang bersenjata menyerang dan membunuh tentara dan polisi Myanmar. Pemerintah Suu Kyi tidak menyebut siapa pelakunya, namun PBB mengatakan bentrokan terjadi antara "organisasi etnis bersenjata" dengan militer.

Sejak saat itu, polisi dan tentara menutup wilayah Maungdauw di Rakhine dan Rohingya kena getahnya. Tentara menyisir desa-desa Rohingya yang diyakini tempat bersembunyi para penyerang aparat. Dalam penyisiran, pembunuhan dan penjarahan dilakukan militer terhadap etnis yang dijuluki "paling tertindas di dunia" itu.

HRW mencatat lebih dari 1.000 rumah warga Rohingya rata dengan tanah. Bangunan-bangunan mereka dibakar, terlihat dari titik-titik api pada citra satelit pada beberapa desa. Militer juga mengerahkan helikopter untuk menembaki warga Rohingya di Rakhine.

"Mereka melakukan bumi-hangus. Militer memang berhak mencari siapa yang menyerang penjaga perbatasan, tapi ini sudah berlebihan," kata Robertson.

Menurut Komisi Penasihat untuk Negara Bagian Rakhine yang juga mantan Sekjen PBB, Kofi Annan, kekerasan terhadap Rohingya membuat negara itu "kembali tidak stabil dan menyebabkan pengungsi baru."

Gelombang kekerasan kali ini membuat 30 ribu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh. Berbagai lembaga non-pemerintahan menyebut pemerintah melarang mereka masuk ke daerah konflik, informasi dari wilayah itu juga terbendung. Mereka juga mendesak pemerintah Myanmar memperbolehkan masuk pelapor PBB untuk menyelidiki kekerasan dan pelanggaran HAM.

"Ini benar-benar peningkatan kekerasan, dan dikombinasikan dengan melarang masuk semua orang ke wilayah itu.Membiarkan Militer Burma menyelidiki sendiri adalah jurus untuk menutupi [kejahatan]," lanjut Robertson.



Credit  CNN Indonesia


Lebih Dari 1.000 Rumah Warga Rohingya Rata Dengan Tanah


Lebih Dari 1.000 Rumah Warga Rohingya Rata Dengan Tanah Dalam pengamatan citra satelit oleh lembaga Human Right Watch, rumah warga Rohingya yang hancur lebih banyak ketimbang yang diklaim pemerintah Myanmar. (AFP Photo/Ye Aung Thu)
 
Jakarta, CB -- Lebih dari 1.000 rumah warga Rohingya di lima desa negara bagian Rakhine, Myanmar, rata dengan tanah. Laporan berdasarkan pengamatan satelit lembaga Human Right Watch ini mematahkan klaim pemerintah Myanmar soal dampak kekerasan terhadap Rohingya yang memuncak akhir tahun ini.

Human Rights Watch (HRW) dalam laporannya, Senin (21/11), mengatakan setidaknya ada 1.250 bangunan milik warga Rohingya yang hancur akibat terbakar atau ambruk karena serangan militer atau warga di distrik Maungdauw, Rakhine, antara 10-18 November. Citra satelit juga menunjukkan titik api yang masih menyala di beberapa desa distrik tersebut selama beberapa hari dari 12-15 November lalu.

Jumlah rumah warga Rohingya yang hancur ini bertentangan dengan klaim pemerintah yang mengatakan "hanya" ada 300 bangunan yang dirusak. HRW mendesak pemerintah Myanmar segera bergerak untuk menyelidiki serangan terhadap warga Rohingya, ketimbang hanya membela diri dan menuding "teroris" berada di balik serangan itu.

"Daripada merespons dengan tudingan gaya zaman militer dan membantahnya, pemerintah seharusnya melihat faktanya. Citra satelit yang mengkhawatirkan ini menunjukkan kehancuran desa-desa Rohingya jauh lebih buruk dibanding yang diakui pemerintah," kata Brad Adams, direktur Asia untuk HRW.

Kekerasan terhadap warga Rohingya di Myanmar kembali memuncak setelah terjadi serangan terhadap pos polisi pada 9 Oktober lalu, menewaskan sembilan aparat. Pemerintah Myanmar menuding "teroris Rohingya" berada di balik serangan itu, namun belum ada bukti yang jelas soal tuduhan tersebut.

Myanmar kemudian menjadikan distrik Maungdaw sebagai "zona operasi militer" dengan menerapkan penggeledahan, jam malam dan pembatasan pergerakan warga. Dalam operasi ini, dilaporkan 70 warga Rohingya tewas terbunuh, lebih dari 400 orang ditahan.

Tentara juga dituding melakukan pelanggaran HAM dengan menjarah, membakar rumah, menyiksa dan memperkosa warga Rohingya. Menurut laporan PBB, lebih dari 30 ribu warga Rohingya kehilangan tempat tinggal. Mereka kemudian mencoba kabur ke Bangladesh, tapi tidak diperbolehkan melintas.

Pemerintahan Myanmar pimpinan Aung San Suu Kyi membantah terjadinya pelanggaran HAM. Namun mereka juga tidak memperbolehkan penyidik internasional dan jurnalis untuk memasuki wilayah Rohingya yang hancur. Selain itu, lembaga bantuan kemanusiaan juga terhambat memasuki daerah tersebut karena dicegah pemerintah.

Rohingya adalah warga minoritas Myanmar yang tidak memiliki kewarganegaraan. Pemerintah Myanmar menolak mengakui mereka karena dianggap keturunan Bangladesh, kendati telah tinggal beberapa generasi di negara itu. Pemerintah Bangladesh juga menolak mengakui mereka, membuat Rohingya terombang-ambing tanpa status.

PBB menjuluki Rohingya sebagai masyarakat paling tertindas di dunia. Tahun 2012, lebih dari 100 warga Rohingya tewas dibunuh oleh kelompok Buddha radikal pimpinan biksu Wirathu.

Pelapor khusus PBB untuk Myanmar, Yanghee Lee, mendesak pemerintah Suu Kyi untuk segera bertindak dan melindungi warga sipil Rohingya. Lee menyayangkan kekerasan terhadap Rohingya selalu dibekingi oleh militer.

"Aparat keamanan seharusnya tidak diberikan katebelece (surat sakti) untuk meningkatkan operasi mereka," kata Lee dalam pernyataannya, dikutip AFP.

Credit  CNN Indonesia



Tentara Myanmar Dituding Perkosa Puluhan Wanita Rohingya


Tentara Myanmar Dituding Perkosa Puluhan Wanita Rohingya Ilustrasi wanita Rohingya. (Reuters/Beawiharta)
 
Jakarta, CB -- Puluhan wanita dari etnis Muslim Rohingya mengaku telah menjadi sasaran kekerasan dan perkosaan tentara Myanmar yang menyerbu desa mereka. Pengakuan ini kian menambah derita etnis Rohingya yang telah dijuluki "paling tertindas di dunia ini".

Pengakuan ini disampaikan oleh delapan wanita Rohingya dari desa U Shey Kya di negara bagian Rakhine yang diberitakan Reuters, Jumat (28/9). Mereka mengatakan, tentara Myanmar menyerbu desa mereka, masuk ke rumah-rumah warga, menjarah harta benda dan memperkosa para wanita di bawah todongan senjata.

Militer memang telah diturunkan ke Maungdauw sejak 9 Oktober, dengan alasan memburu kelompok militan Rohingya yang diduga terlibat pembunuhan sembilan polisi dan lima tentara serta mencuri senjata.

Kepada Reuters, wanita berusia 40 tahun dari U Shey Kya mengatakan empat tentara telah memperkosanya dan menyerang putrinya yang berusia 15 tahun. Perhiasan dan uang miliknya juga dijarah.

"Mereka membawa saya masuk ke dalam rumah. Mereka merobek pakaian saya dan melepas kerudung saya," kata ibu dua anak ini saat diwawancara Reuters di luar rumahnya.

"Dua pria mencengkeram saya, setiap orangnya memegang satu tangan saya, seorang lagi memegang rambut saya dan memperkosa saya," lanjut dia lagi.

Juru bicara Presiden Myanmar Htin Kyaw, Zaw Htay, membantah pengakuan tersebut. Htay bahkan menelepon komandan militer di Maungdaw yang membenarkan ada penyerbuan pada 19 Oktober, namun membantah adanya perkosaan.

"Tidak logis memperkosa di tengah desa yang berisi 800 rumah, tempat pemberontak bersembunyi," ujar Htay.

Pihak militer tidak merespons permintaan konfirmasi dari Reuters.

Warga desa yang didatangi Reuters membenarkan terjadinya perkosaan dan perusakan properti oleh tentara. Beberapa rumah terlihat terbakar di desa itu. Menurut warga, tentara melakukan "operasi pembersihan."

Wanita Rohingya lainnya yang berusia 30 tahun juga mengaku diperkosa oleh tentara Myanmar.

"Mereka mengatakan kepada saya, 'Kami akan membunuhmu. Kami tidak akan membiarkanmu tinggal di negara ini," kata dia.

Wanita ini mengatakan tentara menjarah emas, uang dan harta bendanya yang lain. Selain itu tentara juga memasukkan pasir di tempat penampungan beras di rumahnya.

"Kami tidak bisa pindah ke desa lain untuk berobat. Saya tidak punya pakaian atau makanan untuk dimakan. Semuanya dihancurkan. Saya merasa malu dan takut," kata wanita lainnya berusia 32 tahun.

Rohingya hidup menderita di Myanmar karena mereka tidak dianggap sebagai warga negara oleh pemerintah. Sebagai warga yang diabaikan, Muslim Rohingya tidak bisa menempuh pendidikan, mendapat pekerjaan atau kebutuhan medis.

Mereka juga kerap terlibat bentrok dengan umat Buddha Rakhine. Ratusan ribu di antara mereka kabur ke luar negeri dengan perahu-perahu seadanya, beberapa terdampar di Aceh tahun lalu.



Credit  CNN Indonesia



Bentrok dengan Militer, Warga Rohingya Lari ke Bangladesh


Bentrok dengan Militer, Warga Rohingya Lari ke Bangladesh Ratusan Muslim Rohingya mencoba melarikan diri dari Myanmar menyusul rangkaian bentrokan yang kian memburuk sejak awal Oktober lalu (Foto: olivia harris)
 
Jakarta, CB -- Ratusan Muslim Rohingya mencoba melarikan diri dari Myanmar menyusul serangkaian bentrokan dengan pasukan militer di Rakhine utara, Myanmar, pada akhir pekan lalu. Berdasarkan data dari militer Myanmar, bentrokan ini telah menewaskan 130 orang.

Bentrokan ini merupakan yang terparah sejak aksi kekerasan sektarian oleh kelompok Buddha radikal terhadap warga Rohingya pada 2012 lalu, yang menewaskan 200 orang dan menyebabkan 140 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Etnis Rohingya selama ini dilaporkan menghadapi diskriminasi dan kekerasan karena tidak dianggap sebagai warga negara Myanmar. Pemerintah Myanmar menganggap etnis Rohingya merupakan imigran ilegal dari Bangladesh.

Reuters melaporkan, sejumlah warga Rohingya langsung ditembak mati saat mereka mencoba menyebrangi Sungai Naaf, sungai yang memisahkan wilayah Myanmar dengan Bangladesh. Sementara itu, sebagian warga Rohingya lainnya yang berupaya mencapai perbatasan menggunakan perahu ditolak oleh penjaga perbatasan Bangladesh, sehingga mereka diperkirakan akan terombang-ambing di laut.

"Pada Selasa pagi, 86 warga Rohingya termasuk 40 wanita dan 25 anak-anak dicegat oleh penjaga perbatasan Bangladesh (BGB) di titik perbatasan Teknaf," ucap Letnan Kolonel Anwarul Azim, komandan sektor Cox Bazar di Bangladesh Timur.

"Seluruhnya berupaya masuk ke Bangladesh dengan menggunakan dua perahu. Tentara Bangladesh telah meningkatkan patroli dan pasukan untuk memastikan keamanan di perbatasan," kata Anwarul menambahkan.

Empat etnis Rohingya yang dihubungi oleh Reuters membenarkan adanya upaya penembakan pada etnis Rohingya saat menyebrangi perbatasan untuk melarikan diri dari Myanmar.

Menurut pemimpin komunitas Rohingya yang menolak identitasnya dipublikasikan, sekitar 72 etnis Rohingya tewas terbunuh di tepi Sungai Naaf. Ia mengatakan, militer Myanmar menembaki kerumunan etnis Rohingya yang berusaha kabur secara membabi-buta.

"Banyak mayat yang mengambang di laut," ucap salah satu pria yang berasal dari Maungdaw. Ia menyebutkan sebagian kaum perempuan dan anak-anak Rohingya yang berasal dari 10 desa di sana berupaya menyebrangi perbatasan. Sebagian dari mereka terbunuh saat berusaha mencapai perahu.

Tentara Myanmar telah melakukan operasi pembersihan dengan memperketat pengawasan di utara Rakhine, wilayah yang berbatasan langsung dengan Bangladesh, sejak bentrokan pada 9 Oktober lalu. Bentrokan itu menewaskan sembilan polisi Myanmar dan melukai lima lainnya.

Berdasarkan perhitungan Reuters, bentrokan ini telah menewaskan 102 terduga militan dan 32 polisi.

Dalam insiden itu, puluhan senjata dan lebih dari 10 ribu amunisi dicuri dari polisi perbatasan. Pihak berwenang Myanmar meyakini etnis Rohingya yang memantik bentrokan tersebut.

Petugas kemanusiaan serta pihak berwenang Bangladesh memperkirakan sekitar 500 warga Rohingya telah melarikan diri dari Myanmar sejak bentrokan awal Oktober lalu itu. Kini, para pengungsi Rohingya untuk sementara terpaksa tinggal di empat kamp penampungan yang terletak di perbatasan Bangladesh.

Namun, pengamanan militer Myanmar yang ketat di wilayah itu juga menghambat pengiriman bantuan, seperti pasokan makanan dan obat-obatan.

Sumber dari Reuters mengatakan, kecil kemungkinan kelompok Rohingya itu kembali ke desa-desa mereka di Myanmar.

Penduduk dan para aktivis HAM menduga, pasukan keamanan Myanmar telah melakukan eksekusi, pemerkosaan, dan pembakaran rumah warga Rohingya. Dugaan ini diperkuat dengan citra satelit yang menunjukan kerusakan yang meluas di desa-desa yang dihuni etnis Rohingya, termasuk pembakaran sekitar 430 rumah warga.

Publik internasional telah menyarankan pemerintah Myanmar melakukan penyelidikan independen terkait konflik kemanusiaan yang mendera etnis Rohingya. Namun, alih-alih menyelesaikan insiden kemanusian ini, pemerintah malah memperingatkan warganya akan adanya dugaan "pengalihan persepsi publik" yang dilakukan oleh "kelompok militan yang berbasis di Rakhine."

"Kelompok militan memanfaatkan negara sebagai dasar untuk menyebabkan kerusuhan dan kekacauan demi mendapat perhatian internasional untuk menekan Myanmar," ucap Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Myanmar Aye Aye Soe.

Menteri Urusan Perbatasan negara bagian Rakhine, Kolonel Htain Lin, menolak memberi komentar terkait situasi ini. Kepala Kepolisian Maungdaw, Mayor Kyaw Mya Win berkata, warga Rohingya melarikan diri dari Myanmar setelah mencoba menyerang anggota militer di sana.

"Penduduk desa di Rakhine (yang sebagian besar merupakan etnis Rohingya) telah menjadi pemberontak, termasuk para penduduk perempuan di sana," ucap Kyaw.



Credit  CNN Indonesia















68.500 orang mengungsi karena operasi militer di Mosul


 
68.500 orang mengungsi karena operasi militer di Mosul
Para pengungsi yang meninggalkan Hammam al-Alil, selatan Mosul, pergi menuju ke wilayah yang lebih aman, Irak, Minggu (6/11/2016). (REUTERS/Thaier Al-Sudani)
 
New York (CB) - Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Kemanusiaan menyatakan bahwa hingga Minggu (20/11) ada 68.500 orang yang harus mengungsi karena operasi militer untuk merebut kembali Kota Mosul di Irak.

Itu adalah lonjakan dari hampir 60.000 orang pada tiga hari sebelumnya, kata Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Stephane Dujarric kepada wartawan di Markas Besar PBB, New York, Senin (21/11).

"Penilaian kesehatan yang dilakukan di Kamp Zelikan, timur-laut Mosul, menunjukkan kebutuhan luas dan mendesak akan bantuan psikologis di kalangan keluarga yang mengungsi, dengan hampir tiga-perempat orang yang diwawancarai menyampaikan tingkat tekanan sangat kuat," kata Dujarric.

Pada 14-20 November, ia menjelaskan, dukungan psikososial telah diberikan kepada lebih dari 1.000 perempuan dan lebih dari 160 lelaki yang terdampak konflik Mosul.

Hampir 1.200 anak lelaki dan hampir 1.100 anak perempuan menerima bantuan psikologis pertama di ruang ramah anak, katanya sebagaimana diberitakan Xinhua.

Mitra kemanusiaan juga berusaha memperoleh dana untuk Rencana Tanggap Kemanusiaan Irak 2016 yang diluncurkan pada Januari. Rencana itu memerlukan 861 juta dolar AS untuk mendukung 7,3 juta warga Irak yang rentan di seluruh negeri tersebut.

Setakat ini, 69 persen keperluan itu telah diterima, kata Dujarric.

Pada 17 Oktober, Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi --yang juga adalah Panglima Pasukan Irak, mengumumkan dimulainya operasi besar untuk merebut kembali Mosul, kota terbesar kedua di negeri tersebut yang kubu utama terakhir ISIS di Irak.

Mosul, sekitar 400 kilometer di sebelah utara Ibu Kota Irak, Baghdad, telah dikuasai ISIS sejak Juni 2014, ketika pasukan pemerintah Irak meninggalkan senjata mereka dan menyelamatkan diri, sehingga memungkinkan petempur ISIS merebut kendali atas banyak wilayah Irak Barat dan Utara.

Credit  ANTARA News



Pasukan Irak rebut enam desa dari ISIS di sekitar Mosul

Pasukan Irak rebut enam desa dari ISIS di sekitar Mosul
Pasukan khusus Irak mengikuti operasi memerangi militan ISIS di Kokjali, Mosul, Irak, Rabu (2/11/2016). (REUTERS/Thaier Al-Sudaini )
 
Mosul (CB) - Pasukan keamanan Irak pada Senin (21/11) berhasil merebut kembali enam desa di tenggara dan utara kota Mosul sementara pasukan khusus melanjutkan pertempuran melawan ISIS untuk membersihkan daerah-daerah yang sebelumnya dibebaskan dari militan kelompok ekstrem tersebut di bagian timur kota menurut seorang sumber keamanan.

Tentara Divisi Lapis Baja ke-9 melanjutkan pergerakan menuju Mosul dan berhasil membebaskan desa al-Salamiyah, al-Hmeirah dan Twajnah al-Jadida yang berada sekitar 20 kilometer di tenggara Mosul setelah bentrok sporadis dengan militan ISIS menurut pernyataan Komando Operasi Gabungan (Joint Operations Command/JOC).

Di utara Mosul, Divisi Lapis Baja ke-9 dan sekutunya dari unit paramiliter Sunni membebaskan desa al-Abbasiyah, Ortta-Kharab dan al-Salam setelah pertempuran sengit dengan militan ISIS, membawa pasukan lebih dekat ke tepi utara Mosul menurut JOC.

Pasukan keamanan telah bertempur untuk mendesak masuk ke sisi timur kota, yang oleh warga setempat disebut tepi kiri Sungai Tigris, tapi menghadapi perlawanan militan, yang sering kali bertempur dalam kelompok-kelompok kecil yang menyusup di belakang pergerakan pasukan Counter Terorism Service (CTS) lewat terowongan-terowongan atau menyelinap melalui lusinan rumah dan bangunan.

Pasukan dan ahli peledak juga meledakkan puluhan bom yang ditanam sebelumnya oleh militan ekstremis di daerah-daerah yang telah dibebaskan dari ISIS.

Setelah lebih dari sebulan operasi militer melawan militan ISIS di dalam Mosul, hampir 65.000 warga sipil meninggalkan rumah mereka dan jumlahnya bertambah setiap hari menurut Kementerian Migrasi dan Pengungsi Irak.

Perdana Menteri Haider al-Abadi pada 17 Oktober mengumumkan serangan besar untuk merebut kembali Mosul, kota terbesar kedua di Irak, dari ISIS.

Sejak itu, pasukan keamanan Irak beringsut ke pinggir timur Mosul dan bergerak maju melalui rute lain di sekitar kota itu.

Awal bulan ini, ratusan komando CTS dan tentara Irak membuat kemajuan signifikan di sisi timur Mosul dan berhasil merebut kembali 10 lebih distrik dari sekitar 60 distrik di kedua sisi kota.

Mosul, sekitar 400 kilometer utara ibu kota Irak, Baghdad, telah jatuh ke kendali ISIS sejak Juni 2014, ketika pasukan pemerintah Irak meletakkan senjata mereka dan lari, memungkinkan ISIS mengambil alih wilayah bagian utara dan barat Irak menurut warta kantor berita Xinhua.





Credit  ANTARA News






Militer China tingkatkan kesiagaan usai pertempuran di Myanmar



 
Shanghai, China (CB) - China mengatakan angkatan bersenjatanya dalam kondisi siaga tinggi usai kelompok bersenjata di Myanmar menyerang pos militer dan kepolisian yang berdekatan dengan perbatasan kedua negara pada akhir pekan lalu.

Beijing juga berkomitmen untuk melindungi warga dan wilayahnya. Informasi resmi dari Kantor Berita Xinhua pada Minggu yang dikutip Reuters menyebutkan, tiga kelompok bersenjata secara bersamaan menyerang pos keamanan di kota perbatasan Muse dan Kutkai di negara bagian Shan, wilayah Timur Laut Myanmar pada hari itu.

Xinhua, yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan, pada peristiwa tersebut ada korban jiwa baik dari pihak militer maupun sipil namun tidak ada penjelasan rinci lainnya.

Dalam sebuah pernyataan di lamannya, Kementerian Pertahanan China menyampaikan bahwa pihaknya berharap ketenangan dan sikap menahan diri harus dilakukan untuk menghindari eskalasi yang makin tinggi.

"Militer China dalam status siaga tinggi dan akan mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kemakmuran negara, serta melindungi nyawa dan harta warga negara China yang hidup di sepanjang perbatasan," pernyataan kementerian menyebutkan.

Selama puluhan tahun ribuan orang telah mengungsi akibat pertempuran yang melibatkan militer Myanmar dan kelompok etnis bersenjata di negara bagian Shan, yang merupakan rumah bagi sejumlah besar kelompok yang beroperasi dekat dengan perbatasan China dan Thailand.



Credit  ANTARA News





Bentrokan sengit terjadi di Myanmar Utara


 
Yangon (CB) - Bentrokan sengit antara pasukan pemerintah Myanmar dan kelompok suku bersenjata terjadi di dekat Zona Perdagangan Perbatasan Mile Muse Ke-105, Negara Bagian Shan, Myanmar utara, Minggu pagi, dan mengakibatkan beberapa orang cedera menurut sumber-sumber setempat.

Baku-tembak tiga jam yang katanya melibatkan Tentara Kemerdekaan Kachin (Kachin Independence Army/ KIA) dan Tentara Pembebasan Nasioanl Ta-ang (Ta-ang National Liberation Army/TNLA) meletus pada pukul 06.30 setempat.

Kantor polisi diserang dan satu jembatan penting dirusak dalam bentrokan tersebut.

Beberapa truk barang juga dirusak, dan jalan utama menuju Zona Perdagangan Perbatasan dilaporkan telah ditutup menurut warta kantor berita Xinhua.


Credit  ANTARA News


Delapan tewas akibat bentrok di Myanmar

Yangon (CB) - Delapan orang tewas akibat bentrokan yang terjadi di kota bagian utara Myanmar di wilayah yang berbatasan dengan China, daerah yang telah lama didera pemberontakan etnis.

Bentrokan itu menghembus harapan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi untuk menempa kesepakatan damai nasional setelah bertahun-tahun perang di banyak wilayah perbatasan yang dihuni etnis minoritas.

Warga lokal di kota kecil Muse, yang menjadi sarang penyelundupan, melaporkan bahwa pertempuran dimulai pada pagi hari.

"Orang-orang dari pos pemeriksaan perbatasan sekarang melarikan diri ke Muse karena pertempuran sengit di sana," kata Aye Aye, seorang warga kota, kepada kantor berita AFP.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam, kantor Suu Kyi mengatakan delapan orang tewas dalam pertempuran itu, satu tentara, tiga petugas polisi, satu gerilyawan pro-pemerintah dan tiga warga sipil.

Seorang petugas medis di Muse mengatakan kepada AFP bahwa dua warga sipil tewas akibat luka tembak.

Pertempuran antara militer Myanmar dan kelompok Tentara Independen Kachin (Kachin Independence Army/KIA) di negara bagian Kachin, yang berkobar kembali pada 2011 setelah runtuhnya gencatan senjata 17 tahun, menyebabkan sekitar 100.000 orang kehilangan tempat tinggal dan meluas ke beberapa bagian wilayah negara bagian tetangga Shan.

Muse berada di utara Shan, tidak jauh dari Kachin, dan terpisah dari China oleh satu sungai. Dua perwakilan pemberontak mengonfirmasi pasukan mereka terlibat dalam bentrok itu.

"Kami bertempur bersama dengan sekutu kami dari kelompok bersenjata etnis," kata Khine Thu Kha, dari Arakan Army, kepada AFP.

Pemberontak menyatakan kelompok yang terlibat meliputi KIA, Arakan Army, Ta'ang National Liberation Army dan Myanmar National Democratic Alliance Army.

Salah satu prioritas Suu Kyi adalah kesepakatan damai dengan kelompok-kelompok minoritas bersenjata di negaranya.

Namun pertempuran yang berlanjut di negara bagian Kachin dan Shan membayangi pembicaraan damai dan diperkirakan butuh waktu bertahun-tahun untuk mengakhiri konflik rumit itu.

Credit  ANTARA News







Senin, 21 November 2016

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban


 
Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Sejarah perkembangan bangsa-bangsa di dunia banyak diwarnai penguasaan oleh kerajaan-kerajaan besar. Beberapa kerajaan tercatat paling mendekati kesuksesan mendominasi dunia. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SEJARAH perkembangan bangsa-bangsa di dunia banyak diwarnai penaklukan dan penguasaan oleh kerajaan-kerajaan besar. Tak hanya memperluas imperium dan pengaruhnya, beberapa kerajaan tercatat paling mendekati kesuksesan mendominasi dunia. Berikut kerajaan-kerajaan besar itu.

1. Kekaisaran Mongolia (1206–1368)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Kekaisaran Mongolia berkuasa dari abad 13 sampai abad 14. Wilayahnya membentang dari Asia hingga Eropa Timur. Kekaisaran ini adalah gabungan dari bangsa Mongol dan Turki setelah Genghis Khan diproklamirkan sebagai pemimpinnya pada 1206. Pada masa puncak kejayaanya, wilayahnya membentang dari Sungai Danube di Eropa sampai ke laut Jepang dan dari Benua Artika sampai ke Kamboja. Luas wilayahnya mencapai 24.000.000 km2. Pada 1294, kekaisaran Mongol pecah menjadi 4 bagian.

2. Kekaisaran Rusia (1721–1917)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Kekaisaran ini berawal dari 1721 dan berakhir pada Revolusi Rusia 1917. Kekaisaran ini adalah kelanjutan dari Tsar Rusia dan menjadi Uni Soviet. Pada 1866, kekaisaran ini memperluas wilayahnya dari Eropa Timur ke Asia dan Afrika Utara. Pada awal abad 19, Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup Benua Artika di utara sampai Laut Hitam di selatan, Laut Baltik di barat sampai ke Samudra Pasifik di sebelah timur.

3. Kekalifahan Ummayah (661 M – 750 M)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Sistem Kekalifahan adalah suatu bentuk pemerintahan Islam sebagai bentuk kesatuan politik dan kepemimpinan Muslim di seluruh dunia. Kalifah adalah pemimpin muslim setelah Nabi Muhammad SAW.
Kekalifahan Ummayah adalah kalifah kedua dari 4 kalifah dan diatur oleh Dinasti Ummayah. Nama ini diambil dari Umayya ibn Abd Shams, moyang dari Kalifah Ummayah yang pertama. Kekalifahan Ummayah ini adalah bangsa Arab-Islam terbesar dalam sejarah. Luas wilayahnya mencapai 5.000.000 km2.

4. Kekaisaran Ottoman (Turki 1299–1923)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Adalah kerajaan Islam yang berdiri dari 1 November 1299 sampai 24 Juli 1924. Pada masa kejayaannya, Kekaisaran Ottoman meliputi 3 benua, mengatur sebagian besar Asia Barat, Timur, dan Tenggara Eropa, daerah pegunungan Kaukasus, serta Afrika Utara. Kekaisaran ini berkuasa paling lama yaitu selama 7 abad. Mereka juga toleran terhadap umat Kristen dan Yahudi.

5. Kerajaan Persia (550 SM–330 SM)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Kerajaan Persia, Iran Kuno, adalah perkembangan dari Kerajaan Median, mengatur sebagian besar wilayah Arab dan sekitarnya. Median dan Persia juga dikenal sebagai kerajaan Medo-Persia yakni gabungan dari kerajaan-kerajaan sebelum masanya. Dibangun oleh Sirus Yang Agung dan menguasai beberapa benua yaitu Asia, Eropa, dan Afrika.

Pada masa jayanya, kerajaan ini meliputi wilayah Iran, Afganistan, Pakistan, beberapa bagian Asia Tengah, Asia Kecil, Thrace (Eropa Tenggara-Balkan), dan Makedonia, sebagian besar wilayah sekitar Laut Hitam, Irak, Arab Utara, Yordania, Palestina, Israel, Lebanon, Syria, Mesir Kuno sampai ke Libya. Kerajaan ini adalah salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah. Pada masa kejayaan, wilayahnya melampaui 8.000.000 km persegi.

6. Kekaisaran Romawi (27 SM– 476/1453 M)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban


Tipe pemerintahan kerajaan ini adalah aristokastik dan wilayahnya meliputi Eropa dan sekitar Mediterania. Beberapa peristiwa perubahan sistem pemerintahan dari republik ke kerajaan ditandai dari terpilihnya Julius Caesar sebagai pemimpin yang berkuasa pada 44 SM dan Perang Actium ( 2 September 31 SM).
Perluasan wilayah Romawi bermula ketika sistem pemerintahanya berbentuk republik, dan mencapai puncak kejayaannya sewaktu berbentuk kekaisaran tepatnya Kaisar Trajan. Luas wilayahnya pada waktu itu adalah 6.500.000 km persegi.

7. Kerajaan Inggris Raya (1583-1997)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Kerajaan Inggris terdiri dari domini, koloni, protektorat, mandat dan semua wilayah yang diatur oleh kerajaan Inggris. Sampai 1922, Kerajaan Inggris memiliki penduduk 450 juta jiwa dan itu merupakan 1/4 penduduk dunia waktu itu. Wilayahnya seluas 33.700.000 km2. dan mempunyai kekuatan militer paling besar dalam sejarah

8. Kekaisaran Spanyol (1402-1809)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban

Kekaisaran Spanyol terdiri dari teritori dan koloni meliputi   wilayah Spanyol sendiri di Eropa, wilayah Amerika, Asia, dan Pasifik. Sangat kuat pada masa kejayaanya. Merupakan kekaisaran terbesar dan kekaisaran pertama di dunia.

Kekaisaran Spanyol adalah pemimpin dari eksplorasi dunia baru, salah satunya penaklukan dan penggulingan kerajaan Indian Amerika. Setelah mengumpulkan kekayaan besar dari daerah jajahan, Spanyol menikmati masa emas di abad 16 dan 17.

9. Kerajaan Portugis (1450-1999)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban


Portugis merupakan kerajaan pertama yang berkomitmen secara serius melakukan penjelajahan kolonial. Kerajaan ini pula yang pertama kali mendarat di India, Sri Lanka, Jepang, Brazil, dan banyak wilayah Afrika.

Di titik puncak kekuasaannya, Portugis berhasil melakukan perdagangan ke wilayah yang jauh, mulai dari India, Arab, Indonesia, Malaysia hingga China, dan bahkan Jepang. Hal ini membuat Portugis mendominasi rute perdagangan di Asia dan Eropa.

10. Mesir Kuno (3100-30 SM)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban
Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat di sepanjang hilir Sungai Nil. Peradaban ini dimulai dengan unifikasi Mesir Hulu dan Hilir sekitar 3150 SM, selanjutnya berkembang selama kurang lebih tiga milenium. Mesir Kuno mencapai puncak kejayaannya pada masa Kerajaan Baru. Selanjutnya, peradaban ini mulai mengalami kemunduran. Mesir ditaklukan oleh kekuatan-kekuatan asing pada periode akhir.

11. Kerajaan Aztec (1428-1521)

Kerajaan Terkuat dalam Sejarah Peradaban

Aztec adalah peradaban paling maju di benua Amerika. Kerajaan besar itu dipimpin Raja Montezuma. Ibu kotanya yang sangat besar, Tenochtitlan, mempunyai 100.000 penduduk. Jumlah penduduk ini lebih banyak dari kota terbesar Spanyol, negara yang di kemudian hari menjajahnya.



























Credit  sindonews.com








Kapal Inggris Letuskan Tembakan ke Kapal Spanyol di Gibraltar



 
Kapal Inggris Letuskan Tembakan ke Kapal Spanyol di Gibraltar
Kapal penyerang Inggris, HMS Sabre, letuskan tembakan peringatan ke arah kapal Spanyol di selat Gibraltar pada hari Minggu (20/11/2016). Foto / Michael Sanchez
 
LONDON - Kapal penyerang dari rombongan patroli Angkatan Laut Inggris, HMS Sabre, meletuskan tembakan ke arah kapal Spanyol, Angeles Alvarino, di selat Gibraltar. Angkatan Laut Inggris menyatakan itu sebagai tembakan peringatan setelah kapal Spanyol bermanuver agresif di wilayah perairan Inggris di Gibraltar.

HMS Sabre—kapal penyerang kecil—bersama dengan kapal-kapal Inggris lainnya terlibat “permainan kucing dan tikus” dengan kapal Spanyol mulai hari Jumat dan insiden berakahir pada hari Minggu sore.

Menurut seorang saksi mata, kapal Angeles Alvarino telah memasuki wilayah perairan Inggris pada hari Jumat sore untuk melaksanakan pekerjaan oseanografi.

Pengamat maritim untuk British Gibraltar Open dan pendiri OpWest and Gibraltar Coast Watchers, Michael Sanchez, melalui Twitter, mengungkap insiden itu.”Konfrontasi serius antara R/V Spanyol dan HMS Sabre di selat Gibraltar, manuver sangat dekat,” tulis Sanchez.

Menurutnya, kapal Angkatan Laut Inggris sudah mengirim peringatan via radio, tapi diabaikan kapten kapal Spanyol.  Kapal HMS Sabre pada akhirnya meletuskan tembakan peringatan untuk mengusir kapal Angeles Alvarino.

Kapal Spanyol juga sempat dikejar kapal Inggris sampai benar-benar keluar dari wilayah perairan Inggris di selat Gibraltar. ”Kapal Angkatan Laut (Inggris) kembali ke pangkalan ketika kapal penelitian Spanyol menarik diri ke South West, menjauh dari perairan Gibraltar sesuai hukum,” lanjut tweet Sanchez.

Menurut Sanchez, insiden seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. ”Ini telah terjadi sebelumnya pada tahun 2014 dan 2015. Selain itu ada banyak serangan ke BGTWs (Perairan Teritorial Inggris di Gibraltar) oleh kapal perang Spanyol,” ujar Sanchez kepada Daily Mirror, yang dikutip Senin (21/11/2016).

Pemerintah Inggris, melalui seorang juru bicara membenarkan insiden itu.”Angkatan Laut Inggris menentang semua serangan maritim yang melanggar hukum di Perairan Teritorial Inggris di Gibraltar,” bunyi pernyataan pemerintah Inggris.

”Kami kembali menyampaikan protes diplomatik secara resmi kepada pemerintah Spanyol,” lanjut pernyataan pemerintah Inggris.

Pemerintah Spanyol baru-baru ini menyerukan pengibaran bendera Spanyol di Gibraltar setelah Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa atau Brexit. Pemerintah Spanyol belum berkomentar atas insiden terbaru di selat Gibraltar.



Credit  sindonews.com




Ketika Putin dan Obama Salaman Dingin di Lima....



 
Ketika Putin dan Obama Salaman Dingin di Lima....
Presiden Rusia, Vladmir Putin dan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, bersalaman dingin di sela-sela KTT APEC di Lima, Peru, hari Minggu (20/11/2016). Foto / Daily Star
 
LIMA - Ada momen langka dalam KTT APEC di Lima, Peru, pada hari Minggu. Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, bertemu dan berjabat tangan dingin atau minim ekspresi.

Salaman canggung Obama dan Putin itu merupakan adegan langka setelah keduanya terlibat ketegangan terkait krisis Ukraina dan Suriah. Meski bersalaman, Obama dan Putin nyaris tidak saling memandang.

Tak lama setelah bersalaman, Obama dan Putin duduk berdiskusi singkat. Dalam pernyataan yang dirilis Russia Today, juru bicara Presiden Putin, Dmity Peskov, mengatakan, ”Para presiden menyatakan kekecewaannya bahwa tidak ada kemajuan yang telah dicapai pada (krisis) Ukraina.”

”Pada saat yang sama, itu menggarisbawahi bahwa dua bulan yang tersisa (masa jabatan Obama) harus digunakan untuk menemukan resolusi konflik Suriah,” kata Peskov.

”Untuk tujuan ini, disepakati bahwa (menteri luar negeri Rusia) Sergey Lavrov dan (Menteri Luar Negeri AS) John Kerry harus terus berkomunikasi,” lanjut Peskov, yang dikutip Senin (21/11/2016).

Percakapan dingin antara Putin dan Obama terjadi setelah hubungan Putin dengan presiden baru AS, Donald Trump, semakin dekat. Putin mengatakan bahwa Trump telah mengkonfirmasi kesediaannya untuk menormalkan hubungan AS dan Rusia yang selama ini memanas.


Credit  sindonews.com






Ribuan Pasukan NATO Latihan di Dekat Perbatasan Rusia


 
Ribuan Pasukan NATO Latihan di Dekat Perbatasan Rusia
Sekitar 4.000 personel pasukan NATO yang berasal dari 11 negara melakukan latihan gabungan di wilayah Lithuania, yang berbatasan langsung dengan Rusia. Foto/Istimewa
 
VINIUS - Sekitar 4.000 personel pasukan NATO yang berasal dari 11 negara melakukan latihan gabungan di wilayah Lithuania, yang berbatasan langsung dengan Rusia. Latihan ini disebut sebagai Iron Sword dan merupakan latihan gabungan terbesar yang dilakukan di kawasan Baltik tahun ini.

Latihan perang tersebut dimaksudkan untuk menguji kemampuan negara-negara peserta latihan untuk secara cepat menyebarkan sejumlah besar tentara. Latihan tersebut akan digelar di dua lokasi yang berbeda di Lithuania.

"Saat ini banyak tantangan baru yang tak terduga bagi militer kita. Kami harus menyiapkan unit dan komandan mereka untuk secara efisien merespon ancaman militer konvensional," kata  kepala Angkatan Darat Lithuania, Jenderal Waldemar RupÅ¡ys, seperti dilansir Ruusia Today pada Minggu (20/11).

Latihan perang ini diikuti oleh Amerika Serikat (AS), Inggris, Jerman, Kanada, Polandia, Rumania, Slovenia, Luxemburg, dan tiga negara Baltik. Ini adalah pagelaran Iron Sword ketiga dan yang terbesar.

Dalam dua latihan sebelumnya hanya sekitar 2.000 personel pasukan yang terlibat. Dimana pada tahun 2014 sekitar 2.500 personel pasukan terlibat, sedangkan tahun lalu hanya 2.000 pasukan yang terlibat.

Rupšys menambahkan, Iron Sword 2016 adalah kesempatan pertama Lithuania untuk menguji brigade Žemaitija, brigade yang baru dibentuk awal tahun ini. Brigade Žemaitija saat ini memiliki dua batalyon dan unit dukungan. Brigade ini terdiri dari tentara wajib militer.


Credit  sindonews.com







Gara-gara Monyet, Dua Faksi di Libya Berperang

 
Gara-gara Monyet, Dua Faksi di Libya Berperang
Menurut keterangan warga pertikaian antara dua suku terjadi setelah sebuah insiden di mana monyet milik seorang penjaga toko dari suku Gaddadfa menyerang sekelompok siswi yang lewat. Foto/Istimewa
 
TRIPOLI - Belasan orang tewas dan puluhan orang lainnya menderita luka-luka akibat pertikaian antara dua faksi di kota Sabha, Libya. Pertikaian ini dilaporkan terjadi karena tingkah seekor monyet.

Menurut keterangan warga dan media lokal, pertikaian antara dua suku terjadi setelah sebuah insiden di mana monyet milik seorang penjaga toko dari suku Gaddadfa menyerang sekelompok siswi yang lewat.

"Monyet itu menarik jilbab salah seorang siswi. Pemimpin suku Awlad Suleiman tidak senang, dan membalas dengan membunuh tiga orang dari suku Gaddadfa serta monyet tersebut," kata seorang warga, seperti dilansir Reuters pada Minggu (20/11).

Warga tersebut mengatakan, pertikaian ini sudah berlangsung setidaknya selama empat hari terakhir. Situasi paling tegang terjadi pada hari kedua dan ketiga, dimana pertempuran besar terjadi antar kedua suku.

"Sampai saat ini masih ada bentrokan antara kedua pihak, dan kehidupan seperti mati di lokasi dimana bentrokan terjadi," sambung warga itu, yang berbicara dalam kondisi anonim atas alasan keamanan.

Seperti bagian lain dari Libya, Sabha terlibat konflik internal secara berkala paska pemberontakan yang menggulingkan Muammar Gaddafi lima tahun lalu. Lengsernya Gaddafi membuat negara tersebut pecah akibat perebutan kekuasaan.




Credit  sindonews.com








BI masih haramkan mata uang virtual

 
BI masih haramkan mata uang virtual

JAKARTA. Kehadiran industri teknologi finansial (fintech) yang berkembang pesat turut membangunkan kembali mata uang virtual (virtual currency). Ronald Waas, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan, BI sudah memiliki acuan tentang mata uang melalui Undang-Undang Mata Uang yaitu Undang-undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang serta UU No. 23 Tahun 1999.
“Mata uang yang berlaku di wilayah NKRI adalah rupiah,” kata Ronald, kepada KONTAN, jelang akhir pekan.
Mata uang virtual kembali hadir di Indonesia, setelah Bitcoin muncul pula Centennial Coin for Prosperity (CCP) memperkenalkan mata uang digital bernama Centcoin melalui coinpayments.net yang menyediakan jasa perdagangan mata uang virtual.
Eni V. Panggabean, Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI menambahkan, pihaknya melarang penggunan mata uang virtual dalam jenis apapun dan merek apapun. Sayangnya, BI belum ada langkah selanjutnya untuk menghadapi kehadiran kembali mata uang virtual.
Sebelumnya, ichard Barrows, CEO Centennial Coin for Prosperity mengatakan, perkembangan keuangan online menuntut kebutuhan pasar untuk mata uang digital. Coinpayments.net ini menerima pembayaran dengan mata yang lain yang digunakan. Sebanyak 85.000 merchant terlihat dalam coinpayment.net dengan nilai transaksi US$ 45 juta.
“Kami memberikan keuntungan bagi investor yang tertarik untuk menginvestasikan dana ke dalam mata uang virtual,” katanya. Selanjutnya, melihat perkembangan mata uang digital perusahaan akan membangun jaringan untuk payment gateway di Indonesia untuk menawarkan keuntungan.



Credit  kontan.co.id






Penyebar berita hoax diancam penjara enam tahun


 
Penyebar berita hoax diancam penjara enam tahun

JAKARTA. Aparat kepolisian akan menindak orang yang menyebarkan berita atau informasi bohong (hoax). Tak hanya pembuat informasi, tetapi orang iseng menyebarkan informasi akan mendapat hukuman.
"Ancaman tidak main-main, bisa kena pidana penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar," ujar Kombes Rikwanto dalam keterangan tertulis, Minggu (20/11).
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menjelaskan, pelaku penyebar informasi hoax bisa terancam pasal 28 ayat 1 dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Di dalam pasal UU ITE ini disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.
Rikwanto meminta, masyarakat bisa mencerna dan tidak menerima informasi yang belum tentu kebenarannya. Informasi tersebut, kata Rikwanto, kerap tersebar melalui pesan berantai lewat perangkat elektronik, baik SMS, maupun email yang berseliweran. "Yang mem-forward, disadari atau tidak, juga bisa kena karena dianggap turut mendistribusikan kabar bohong," kata Rikwanto.
Apabila ada masyarakat yang mengetahui perbuatan itu, diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian karena sudah masuk dalam delik hukum. Setelah laporan diproses oleh pihak kepolisian, baru kemudian polisi bisa melakukan penyidikan dengan bekerja sama bersama Kominfo dan segenap operator telekomunikasi.
Peraturan Perundangan di Indonesia mengenai penyebaran kabar bohong, yaitu:
Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik
Pasal 28:
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana
Pasal 14
(1) Barangsiapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.
(2) Barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan la patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.
Pasal 15:
Barangsiapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau sudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya dua tahun.





Credit  kontan.co.id




Pemerintah bentuk tim khusus reformasi pajak

 
Pemerintah bentuk tim khusus reformasi pajak
JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani akan meninjau ulang alias review seluruh beleid yang terkait perpajakan. Seperti diketahui, pemerintah memang berencana mengajukan revisi di sejumlah Undang-undang bidang perpajakan.
Beberapa aturan tersebut diantaranya seperti Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pajak Penghasilan (PPh), RUU Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan RUU Ketentuan Umum bidang Perpajakan (KUP). Untuk beleid yang terakhir bahkan draftnya sudah diserahkan peemrintah ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Sri Mulyani mengatakan, reformasi perpajakan tidak hanya menyangkut soal revisi aturan. Ia menilai, hal itu harus didukung juga dengan penguatan kelembagaan.
Untuk itu, dalam waktu dekat, pemerintah akan membentuk tim khusus yang mengkaji reformasi perpajakan. Tim juga akan melakukan pengembangan program transformasi dan reformasi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Ruang lingkup kajian akan meliputi struktur organisasi, sisi Sumber Daya Manusai (SDM), termasuk didalamnya amsalah insentif dan jenjang karir. "Ini (karena) diperkirakan jumlah dari kantor pelayanan dan jumlah aparatnya diperkirakan akan meningkat terus," ujar Sri Mulyani, Jumat (18/11).
Selain kedua hal tadi, tim juga akan mengkaji masalah pengembangan database dan teknologi informasi. Semua itu akan dikombinasikan dengan perubahan UU yang akan diajukan.
Sri Mulyani juga akan mereview keberadaan Kantor Wilayah Pajak Khusus dan Kantor WIlayah Pajak Besar. Keduanya memang merupakan bagian dari poses reformasi perpajakan yang dilakukan pemerintah sejak 10 tahun lalu.



Credit  kontan.co.id





Biosemen, Bahan Baku Alternatif Hunian Manusia di Mars


 
NEWCASTLE UNIVERSITY Biosemen terbentuk dari bakteri tertentu yang direkayasa kemudian disuntikkan ke tanah Mars.
 
CB - Peneliti dan arsitek saat ini tengah mengembangkan material baru yang akan digunakan untuk membangun pemukiman di Mars. Material baru bernama biosemen ini dihasilkan dari bakteri rekayasa genetika.
Cara kerjanya, bakteri nantinya akan disuntikkan ke tanah Mars dan akan mengubah teksturnya menjadi lebih kuat sehingga dapat menjadi pondasi bangunan-bangunan di sana.
Para peneliti dari Universitas Newcastle dan Northumbria, dipimpin oleh Profesor Desain Arsitektur Martyn Dade-Robertson, menggunakan gen bakteri E. coli yang diberi tekanan 10 ATM atau 10 kali tekanan di permukaan laut.
Percobaan tersebut memungkinkan tim peneliti memodifikasi bakteri supaya membentuk 'sirkuit gen', yang bisa berubah menjadi biosemen.
Bakteri rekayasa ini nantinya akan disuntikkan ke dalam tanah Mars dan akan memperkuat tanah di sekitarnya berdasarkan interaksinya dengan lingkungan.
"Kami mencoba untuk membuat bahan responsif yang mampu diaplikasikan secara luas, misalnya menciptakan dasar untuk bangunan tanpa perlu menggali parit dan mengisinya dengan beton," kata Dade-Robertson seperti dikutip dari Daily Mail.
Untuk itu, perlu terobosan membuat bahan baku bangunan menggunakan teknik non tradisional. Pertimbangannya, tentu akan jauh lebih mahal mengirimkan bahan bangunan ke planet merah itu.
Sebagai gambaran, akan butuh sekitar 50.000 dollar AS untuk mengangkut bahan bangunan seberat 0,5 kg dari Bumi ke Mars.
Selain itu, untuk saat ini belum memungkinkan untuk membuat semen dari materi yang terdapat di Mars.
Membawa mikroorganisme seperti bakteri masih jauh lebih ekonomis ketimbang membawa bahan baku bangunan ke sana.
Peneliti juga telah menyiapkan alternatif lain jika bakteri E. coli ternyata tak cocok dengan lingkungan Mars. Peneliti mengembangkan aplikasi komputer yang dapat membantu menemukan bakteri lain yang memungkinkan diubah menjadi bahan baku sintesis.
"Dari penelitian kami, ada sejumlah gen bakteri yang akan berubah apabila diberikan pada tekanan tertentu," tambah Dade-Robertson.
Penemuan ini akan menjadi terobosan bagi koloni Mars, bahkan jika diaplikasikan di Bumi akan menjadi sebuah teknik konstruksi yang bersih dan efisien.
Penelitian ini telah diterbitkan dalam Journal of British Interplanetary Society.




Credit  KOMPAS.com





Menhir di Gunungkidul Diperkirakan Dibuat pada 2.000 SM


 
Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma Menhir yang ditemukan di komplek pemakaman umum dusun Sokoliman II, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul pada akhir September 2016 lalu diperkirakan berasal dari 2.000 tahun Sebelum Masehi (SM)
 
GUNUNGKIDUL,CB - Menhir yang ditemukan di kompleks pemakaman umum Dusun Sokoliman II, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, DI Yogyakarta pada akhir September 2016 diperkirakan berasal dari 2.000 tahun Sebelum Masehi (SM).
Penemuan menhir ini semakin membuktikan indikasi bahwa wilayah Gunungkidul merupakan pusat peradaban tertua di Yogyakarta.

Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta Wahyu Astuti mengatakan, setelah mendapat laporan, tim mendatangi lokasi penemuan dan melakukan penelitian.
"Dari pengukuran, menhir yang ditemukan di Sokoliman II memiliki tinggi sekitar 4 meter. Dibuat sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi," kata dia.
Menurut Wahyu, penemuan ini mempertegas indikasi tentang pusat peradaban tertua di Gunungkidil. Sebelumnya, banyak temuan benda-benda purbakala di Gunungkidul.
"Candi Prambanan saja baru dibangun pada abad 9 masehi. Menhir ini diperkirakan dari 2.000 SM dan kerangka manusia serta alat-alat purbakala yang dulu ditemukan di Gua Braholo, Rongkop, itu dari 4.000 SM," kata Wahyu.
Saat ini menhir tersebut telah diamankan dan disimpan di Situs Sokoliman. Agar tidak rusak, seluruh bagian menhir ditutup dengan plastik. Menhir ini akan menambah koleksi Situs Sokoliman, Gunungkidul.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Bejiharjo, Yanto, mengatakan bahwa warga pernah menemukan benda purbakala, seperti menhir, saat menggali tanah. Namun, warga takut dan menimbun kembali benda-benda tersebut.
"Saya masih ingat saat dulu gotong-royong membuat lapangan, warga tidak sengaja menemukan seperti ini (menhir). Tapi ditimbun lagi, takut kalau ada apa-apa," kata dia.


Credit  KOMPAS.com


Menhir Sepanjang 4 Meter Ditemukan di Gunung Kidul dalam Kondisi Patah

Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma Batu Menhir yang ditemukan ditutup dengan plastik untuk mengurangi kerusakan 
 
GUNUNG KIDUL, CB— Sebuah menhir ditemukan terpendam di sekitar pemakaman umum di Dusun Sokoliman II, Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul. Menhir yang ditemukan secara tidak sengaja ini memiliki panjang sekitar 4 meter.
"Ditemukannya akhir bulan September kemarin," ujar Parjio (50), juru kunci Makam Sokoliman, Minggu (20/11/2016).
Parjio menceritakan, awalnya warga melakukan penggalian untuk pemakaman di Sokoliman. Saat mencapai kedalaman 30 cm, cangkul salah satu warga membentur benda keras.
"Samping-sampingnya langsung digali, diikuti, dan ternyata batunya berbentuk panjang," ujarnya.
Menurut dia, setelah penggalian, batu panjang ini ditemukan patah menjadi dua bagian. Namun, total panjangnya mencapai 4 meter, dan berdiameter lebih kurang 1 meter.
Curiga dengan penemuan batu panjang itu, warga lantas berinisiatif melapor ke pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta. Sebab, memang, Sokoliman, Bejiharjo, menjadi lokasi temuan kubur batu, arca batu sederhana, puluhan menhir, dan benda purbakala lainnya.
"Kemarin, saat ke sini, petugas BPCB mengatakan menhir. Ukurannya yang ditemukan ini paling besar di Gunung Kidul," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta, Wahyu Astuti, menyampaikan bahwa batu panjang yang ditemukan di makam Dusun Sokoliman II, Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, merupakan menhir.
"Memang menhir. Di zaman dulu, menhir ini untuk pemujaan atau sebagai patok batas penanda wilayah kekuasaan," ujarnya.
Dari pengamatan Kompas.com, saat ini batu menhir yang baru saja ditemukan telah dibungkus plastik agar tidak rusak. Rencananya, batu ini akan dimasukkan ke koleksi Situs Sokoliman.



Credit  KOMPAS.com





Solidaritas Umat Yahudi dan Kristen untuk Muslim AS






CB, New York - Ketua kelompok Yahudi Anti-Defamation League (ADL), sebuah grup anti-kebencian, bersumpah dirinya akan mendaftar menjadi seorang muslim jika Donald Trump mewujudkan rencananya, yaitu membuat database tentang muslim Americans.

Ide Trump itu mencuat pada November 2015 ketika miliarder itu mengatakan kepada media bahwa ia akan mengimplementasikan rencananya. "Tentu saja!" kata Trump saat itu.

"Jika suatu hari muslim Amerika dipaksa untuk mendaftarkan identitas mereka, itulah hari di mana Yahudi dengan bangga mendaftarkan dirinya sebagai seorang muslim," kata Jonathan Greenblatt, Ketua ADL, seperti dikutip dari BBC, Senin, (19/11/2016).

Komentarnya itu ia katakan di depan konferensi Never is Now yang berisi topik anti-Semit di New York.

"Kita harus berdiri bersama membela warga Amerika yang tengah disorot seperti apa muka mereka, dari mana mereka, siapa yang mencintai mereka dan bagaimana mereka beribadah," ucapnya.

Ketua ADL yang dahulu pernah bekerja di Gedung Putih sebagai asisten khusus Presiden Barack Obama kepada BBC berkata, "Intinya di sini, kami komunitas Yahudi tahu rasanya bagaimana dicap, atau didaftarkan berdasarkan kepercayaan, ketika kalian teridentifikasi dan diberi cap berdasarkan kepercayaan."

"Ketika Anda menuding ke satu grup dan membuat mereka semua patut dicurigai. Saya merasa kita punya kewajiban untuk berbicara," ujarnya.

Meski demikian, kebijakan Trump terkait pendaftaran ini masih simpang siur.

Dalam pernyataannya yang dikeluarkan pada Kamis, 17 November lalu, tim transisi Trup mengatakan, "Tidak pernah meminta untuk membuat sistem registrasi atau semacamnya kepada individu berdasarkan kepercayaan dan agama. Itu adalah isu yang salah."

Namun, sebelumnya salah satu anggota tim transisi pemerintahan Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump, Kris Kobach, menyatakan pemerintahan baru negara tersebut berencana mendaftarkan semua umat muslim di Negeri Paman Sam.

Hal tersebut akan disertakan satu paket dengan pembangunan tembok di perbatasan Meksiko dan Amerika Serikat. Menurut Kobach, kedua rencana itu saat ini sedang dibahas serius oleh tim transisi pemerintahan.

"Tim imigrasi sudah menyusun apa yang akan didiskusikan bersama presiden terpilih. Oleh sebab itu, Trump dan Kementerian Keamanan Negara segera memanfaatkan kesempatan ini," sebut Kobach seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 17 November.

Dia mengatakan, langkah mendaftarkan seluruh warga muslim yang berada di AS adalah bentuk penerapan kebijakan pemeriksaan ketat bagi seluruh imigran. Kebijakan ini merupakan ide dari Donald Trump.

"Untuk saat ini, kelompok penyusun kebijakan imigrasi kami sudah bisa merekomendasikan kembali kebijakan registrasi imigran yang ingin masuk dan sudah berada di AS secara nasional. Kebijakan ini diterapkan terutama kepada imigran yang berasal dari negara-negara asal kelompok ekstrem aktif," sebut dia.
Kekerasan Atas Nama Agama di AS Meningkat
Janji Greenblatt untuk mendaftar sebagai muslim mengugah  banyak orang di media sosial, yang mengangkat hastag #NeverIsNow.
Cornell W Brooks, presiden kelompok hak-hak sipil National Association for the Advancement of Colored People (NAACP), adalah salah seorang di antara mereka yang juga berjanji akan mendaftar sebagai seorang muslim.

"Sebagai seorang Kristen yang bangga dan anggota dari @NAACP, saya juga akan mendaftar sebagai muslim di belakang @JGreenblattADL," tulisnya.

Never is now merujuk pada sumpah 'never again' yang dibuat oleh para Yahudi setelah Perang Dunia II, di mana mereka berjanji tidak akan diam saja menghadapi ketidakadilan.

Sementara itu, menurut laporan FBI, kekerasan berdasarkan kebencian atas nama agama meningkat hingga 23 persen antara tahun 2014 hingga 2015. Termasuk di antaranya kekerasan terhadap kelompok anti-Yahudi.

The Southern Poverty Law Center, sebuah kelompok nirlaba yang berbasis di Alabama, melaporkan terdapat 437 insiden terpisah yang berupa intimidasi yang terjadi antara pemilu pada 8 November dan 14 November, dengan target etnis minoritas, muslim, imigran, wanita, dan komunitas LGBT.

Jaksa Agung AS Loretta Lynch mengatakan Departemen Kehakiman sedang menyelidiki apakah laporan baru tentang pelecehan, misalnya di sekolah dan gereja, melanggar kejahatan rasial federal dan undang-undang hak sipil lainnya.

"Banyak orang Amerika prihatin dengan serentetan laporan berita terbaru tentang dugaan kejahatan kebencian dan pelecehan," kata Lynch.

Dia mendesak masyarakat untuk terus melaporkan insiden tersebut, "Sehingga penyidik dan jaksa dapat mengambil tindakan untuk membela hak-hak Anda."





Credit  Liputan6.com





Pakai Jurus Ini, Arcandra Bikin Proyek Kilang Bontang Selesai 1,5 Tahun Lebih Cepat


Pakai Jurus Ini, Arcandra Bikin Proyek Kilang Bontang Selesai 1,5 Tahun Lebih Cepat
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (Foto: Nathania Riris Michico)

Jakarta - Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar ingin mempercepat pembangunan kilang Bontang dengan cara mengubah skema proyek dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) alias Public Private Partnership (PPP) menjadi penugasan untuk PT Pertamina (Persero).

"Kilang Bontang arahnya adalah penugasan. Belum diputuskan, sedang kita usahakan menjadi penugasan dengan pertimbangan percepatan untuk pembangunannya. Kalau dibanding PPP bisa lebih cepat proses pengadaanya," kata Arcandra saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Proyek Grass Root Refinery (GRR) Bontang berkapasitas produksi 300.000 barel per hari (bph) ditargetkan bisa selesai tahun 2023. Arcandra yakin GRR Bontang bisa diselesaikan 1,5 tahun lebih cepat kalau dijadikan penugasan untuk Pertamina.

Sebab, pemilihan partner untuk Pertamina akan memakan waktu hingga 2 tahun kalau menggunakan skema KPBU. Dengan skema penugasan, proses yang sama hanya membutuhkan waktu sekitar 5 bulan.

"GRR itu ada skema yang namanya PPP, ada penugasan langsung. Yang sudah kita identifikasi, PPP itu butuh waktu paling tidak 2 tahun untuk sampai proses pemilihan siapa pengembang proyek. Sementara kalau penugasan cepat, 5-8 bulan sudah bisa. Kita inginnya yang cepat, bisa 1,5 tahun bedanya," papar Arcandra.

Tetapi belum semua kementerian sepakat Kilang Bontang diubah menjadi penugasan untuk Pertamina. Kementerian ESDM masih berkoordinasi dengan kementerian-kementerian lain. "Ini lintas kementerian, belum diputuskan, sedang kita koordinasikan bagaimana ini bisa dipercepat," ucapnya.

Berkaca dari GRR Tuban, Pertamina dapat memilih partner dalam waktu hanya 3 bulan. Lalu Joint Venture (JV) untuk proyek GRR Tuban terbentuk 6 bulan kemudian.

Sedangkan bila menggunakan skema KPBU, pertama-tama perlu dibuat regulasi dalam bentuk Keputusan Menteri (Kepmen) untuk menunjuk Pertamina menjadi Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) GRR Bontang.

Lalu pemerintah melakukan tender untuk memilih konsultan pendamping, yang kemudian juga ditetapkan melalui Kepmen. Konsultan pendamping inilah yang melakukan tender untuk memilih partner Pertamina di proyek GRR Tuban.

Proses pemilihan partner lebih panjang dibanding skema penugasan. Saat ini konsultan pendamping belum ditunjuk pemerintah, tendernya pun belum. Maka Pertamina belum bisa bergerak.

Setelah partner terpilih, langkah selanjutnya adalah membentuk JV. Lalu mulai dibuat desain kilang dan proyek bisa dikerjakan dalam waktu kira-kira 4 tahun. Kalau Pertamina diberi penugasan membangun GRR Bontang sebelum pertengahan 2017, proyek bisa selesai 2022 atau sekitar setahun lebih cepat dari target.

Pertamina dan Saudi Aramco Belum Deal

Arcandra juga mengungkapkan bahwa negosiasi antara Pertamina dan Saudi Aramco untuk pembentukan JV dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap masih alot.

Padahal berdasarkan Head of Agreement (HoA) yang diteken kedua belah pihak pada 26 November 2015 lalu, JV harus terbentuk selambat-lambatnya 26 November 2016.

Namun, rencana itu belum bisa berjalan mulus karena ada beberapa hal yang belum disepakati oleh jajaran elite Saudi Aramco dan Pertamina. Arcandra enggan merinci apa saja yang belum disepakati.

"Ada term and conditions yang sedang dibicarakan antara Pertamina dan Saudi Aramco. Ada beberapa item yang banyak sekali. Beberapa item tersebut belum mengerucut ke kata sepakat," ujarnya.

Sebagai informasi, kilang Cilacap akan dimodifikasi hingga menjadi kilang minyak modern terbaik di Asia. Kapasitasnya akan naik dari 340.000 barel per hari (bph) menjadi 370.000 bph. Biaya investasinya berkisar US$ 4-5 miliar.

Selain itu, Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diproduksi bakal menjadi lebih berkualitas, standar produk bisa mencapai Euro 5. Proyek pengembangan kilang Cilacap ini juga akan meningkatkan kapasitas petrokimia yang diproduksi kilang.

Dengan meningkatnya kapasitas produksi dan kompleksitas kilang, negara akan mendapat banyak manfaat, mulai dari ketahanan energi hingga penghematan devisa. Proyek RDMP Cilacap ditargetkan rampung pada tahun 2022.




Credit  finance.detik.com



Chappy Hakim Ditunjuk Jadi Presdir Freeport yang Baru



Chappy Hakim Ditunjuk Jadi Presdir Freeport yang Baru
Foto: Shohib Masykur (Chappy Hakim Memakai Setelan Jas Hitam dan Dasi Ungu)

Jakarta - CEO Freeport McMoRan Inc, Richard Adkerson mengumumkan, Chappy Hakim ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia yang baru.

Dalam Interoffice Memorandum yang dikirimkannya tanggal 19 November 2016, Richard menyatakan, penunjukan Chappy telah melalui konsultasi dengan Pemerintah Indonesia dan sedang dalam proses untuk memperoleh persetujuan resmi dari pemegang saham.

"Pak Chappy akan ditunjuk sebagai Presdir Freeport," kata VP Corporate Communication Freeport, Riza Pratama, kepada detikFinance di Jakarta, Minggu (20/11/2016).

Chappy sebelumnya telah menjadi penasihat senior PT Freeport Indonesia sejak Agustus 2016. Ia bergabung dengan Freeport setelah menyelesaikan kariernya di TNI Angkatan Udara. Jabatan terakhirnya di TNI AU adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) dengan pangkat Marsekal.

Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi, anggota staf ahli di Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan, dan penasihat di Asosiasi Aircraft Component Kementerian Perindustrian.

Lulusan Akabri Udara tahun 1971 ini juga merupakan kolumnis di berbagai media massa nasional terkemuka, pembicara di berbagai universitas serta seminar nasional dan internasional. Lebih dari 15 buku, terutama tentang penerbangan dan pertahanan, telah dihasilkan olehnya.






Credit  finance.detik.com


Rusia mengeluh jet tempur Swiss iringi pesawatnya

 
Jenewa (CB) - Rusia menuntut penjelasan dari Swiss setelah dua pesawat tempur Swiss melakukan apa yang disebut militer negara itu sebagai "pemeriksaan rutin" terhadap pesawat pejabat Rusia di wilayah udaranya pada Sabtu (19/11).

Pesawat Rusia itu melewati Swiss membawa anggota delegasi Rusia dan wartawan ke Lima, Peru, untuk menghadiri konferensi tingkat tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (Asia-Pacific Economic Cooperation/APEC).

Foto-foto yang menunjukkan pesawat tempur Swiss berada di samping pesawat Rusia diunggah di situs jejaring sosial.

"Pada Jumat, 18 November 2016 sekitar pukul 15.00, dua pesawat FA/18 Angkatan Udara Swiss melakukan pemeriksaan rutin terhadap pesawat pemerintah Rusia," kata juru bicara militer Swiss, Daniel Reist.

Tujuannya "untuk mengindentifikasi pesawat bersangkutan", prosedur yang menurut Reist "ada dalam aturan" Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organisation/ICAO).

Reist mengatakan bahwa Angkatan Udara Swiss "melakukan antara 300 hingga 400 pemeriksaan semacam itu setiap tahun."

Namun otoritas Rusia menyampaikan keterkejutan atas kejadian tersebut.

"Kami meminta penjelasan dari Swiss mengenai insiden yang melibatkan pesawat pemerintah Rusia di wilayah udara Swiss," kata Kedutaan Besar Rusia di Bern dalam pesan di Twitter.

Ini bukan kali pertama pesawat Rusia yang melintasi wilayah udara Swiss menjadi subjek prosedur tersebut.

Pada Oktober 2015, Moskow melayangkan protes ke duta besar Swiss menyusul manuver pesawat F/A-18 di dekat sebuah pesawat transportasi Rusia yang membawa delegasi parlemen ke Jenewa.

Swiss meminta maaf, namun menyatakan bahwa pihak berwenang Rusia sudah mendapat pemberitahuan mengenai langkah tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan "tidak percaya" dengan penjelasan resmi Swiss menurut warta kantor berita AFP.



Credit  ANTARA News





3 orang ini alasan Trump tak akan ramah kepada muslim dan imigran


 
3 orang ini alasan Trump tak akan ramah kepada muslim dan imigran
Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump. (REUTERS/Carlo Allegri)
 
 
New York (CB) - Presiden terpilih Donald Trump telah mengangkat tiga tokoh konservatif yang paling loyal kepada dia untuk memimpin tim keamanan nasional dan penegakan hukumnya. Ini adalah isyarat bahwa Trump akan menepati janjinya untuk keras melawan Islam militan dan memerangi imigrasi ilegal atau pendatang haram.

Trump telah memilih Senator Jeff Sessions sebagai jaksa agung. Session adalah pendukung utama suara anti-imigran Trump selama kampanye. Para pemimpin Republik di Senat telah memberi lampu hijau kepada Trump, sebaliknya kelompok hak sipil menentang keras Sessions.

Kedua, Trump telah memilih Letjen purnawirawan Mike Flynn, sebagai kepala penasihat keamanan nasionalnya. Flynn adalah penganjur utama Trump untuk mengambil pendekatan lebih agresif dalam perang melawan terorisme.

Ketiga, Trump telah memilih anggota DPR Mike Pompeo, sebagai direktur Badan Intelijen Pusat (CIA). Pompeo adalah pengecam utama kebijakan keamanan pemerintahan Presiden Barack Obama.

Ketiga orang ini diumumkan oleh tim transisi Trump menjelang pelantikan Trump sebagai pengganti Presiden Obama pada 20 Januari tahun depan.

Pengangkatan ketiga orang diperkirakan akan meningkatkan kecemasan internasional bahwa pemerintahan Trump memang akan melarang muslim masuk ke AS atau menerapkan pembatasan sangat ketat terhadap imigran yang berasal dari negara atau kawasan di mana aktivitas Islam militannya tinggi, seperti Irak dan Suriah.

Sessions dan Pompeo akan mulus melenggang ke jabatannya karena Senat yang didominasi Republik pasti meluluskannya, sedangkan Flynn tak membutuhkan persetujuan Senat.

Jeff Sessions

Sessions sangat menentang pemberian status kewarganegaraan untuk para pendatang haram dan pendukung berat ide tembok besar Trump di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Dia juga menganjurkan pengusiran pendatang haram dari AS karena dianggap biang penurunan upah para pekerja AS.

Sessions yang mantan jaksa agung negara bagian Alabama, pernah mengeluarkan pernyataan rasis yang membuat Senat menolaknya menjadi hakim federal pada 1986.

Kini Sessions akan mengepalai tim penegakkan hukum di negeri itu dan kepala Departemen Keadilan (di Indonesia disebut Kejaksaan Agung).

Mike Flynn

Flynn, salah satu penasihat terpercaya Trump, pernah dipecat dari Badan Intelijen Pertahanan pada 2014. Ada yang mengatakan dia dipecat karena menentang cara pemerintahan Obama memerangi militansi islamis yang dianggapnya terlalu lembek, tapi ada juga yang mengatakan dia dipecat karena gaya kepemimpinan dan kemampuan manajerialnya yang minim.

Veteran intelijen militer ini pernah menjadi asisten direktur intelijen nasional Presiden Obama.  Dia menganggap invasi 2003 ke Irak sebagai blunder strategis, namun dia mendukung ide Trump memperbarui teknik interogasi tahanan terorisme yang disebut waterboarding, padahal Obama mengategorikan ini sebagai penyiksaan sehingga harus dilarang.

Mike Pompeo

Anggota Komisis Intelijen DPR yang mantan perwira angkatan darat AS dan pendiri sebuah perusahaan aeronotika ini adalah pendukung ide perluasan kontraspionase di dalam negeri, termasuk memata-matai pembicaraan telepon warga AS di dalam negeri.

Dia pernah menyebut Edward Snowden yang mengungkapkan belang pemerintah AS memata-matai warga AS dan tokoh-tokoh asing, harus dihukum mati.

Trump juga telah bertemu dengan mantan Gubernur Arkansas Mike Huckabee yang menjadi salah satu calon Menteri Keamanan Dalam Negeri.  Trump juga sedang mempertimbangkan Jenderal purnawirawan David Petraeus yang mundur dari Direktur CIA pada 2012 akibat selingkuh, menjadi calon kuat Menteri Pertahanan.

Bekas calon presiden pada Pemilu 2012, Mitt Romney, juga sedang didekati Trump untuk mengisi pos Menteri Luar Negeri, padahal Romney adalah salah satu pengecam Trump yang paling vokal selama kampanye, demikian Reuters.




Credit  ANTARA News






Belanda ingin Indonesia turut pecahkan misteri kapal perang eks PD II hilang

 
Belanda ingin Indonesia turut pecahkan misteri kapal perang eks PD II hilang
HNLMS de Ruyter adalah kapal perang kelas penjelajah Angkatan Laut Kerajaan Belanda, yang diluncurkan pada 1933 dan berdinas pada 1936. Dia tenggelam pada 27 Februari 1942 di Laut Jawa setelah diserang habis-habisan oleh armada kapal perang Kekaisaran Jepang. HNLMS de Ruyter merupakan kapal komando armada Angkatan Laut Kerajaan Belanda di Hindia Belanda saat itu. Dia tenggelam bersama komandan tertinggi Angkatan Laut Kerajaan Belanda di Hindia Belanda saat itu, Rear Admiral Karel Doorman. Reruntuhan HNLMS de Ruyter ini ditemukan penyelam amatir dan dinyatakan Belanda sebagai makam pahlawan mereka. Kapal perang bertenaga mesin uap ini dinamai seturut nama pahlawan laut ternama Belanda, Admiral Michiel Adrianzoon de Ruyter (1607–1676). (thenetherlandnavy.nl)
... kehilangan puing kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Belanda di Laut Jawa itu "tidak dapat diterima"...
Amsterdam/Jakarta (CB) - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, Jumat, berharap Indonesia dapat membantu memecahkan misteri kehilanga puing sejumlah kapal perang Sekutu saat Perang Dunia II, dalam Perang Laut Jawa pada 1942 silam.

Ia menyatakan, kehilangan puing kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Belanda di Laut Jawa itu "tidak dapat diterima". Reruntuhan ketiga kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Belanda ini ditemukan pertama kali oleh para penyelam amatir pada 2002 dan pada 2016 diketahui reruntuhan ini sudah hilang dari posisinya. 

Di Indonesia, berita kehilangan reruntuhan kapal-kapal perang Sekutu pada Perang Dunia II yang juga situs sejarah itu cukup senyap, dibandingkan isu dinamika politik dan Pilkada DKI Jaya 2017 dan lain-lain.

Satu kelompok penyelam internasional ditugaskan untuk mencari kapal perang Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat, menjelang peringatan 75 tahun PD II.

"Dua kapal perang Belanda, HNLMS De Ruyter dan HNLMS Java tidak lagi berada di lokasi tenggelamnya semula," kata Kementerian Pertahanan Belanda. Beberapa bagian kapal ketiga, HNLMS Kortenaer juga masih dinyatakan hilang. 

Padahal, kedalaman laut di mana ketiga kapal perang itu tenggelam tidak bisa dikatakan dangkal dan cukup sulit untuk diselami.

Ketiganya bagian dari armada kapal perang Sekutu dalam Perang Dunia II di Theater Asia, ikut melibatkan Australia sebagai salah satu anggotanya.

Kapal-kapal perang Belanda berlayar terakhir kali dari pelabuhan di Asia Tenggara, khususnya Surabaya, Indonesia untuk menghentikan militer Jepang.

Namun kapal itu ditenggelamkan hingga ribuan awaknya tewas.

"Fakta bahwa kuburan perang itu rusak merupakan masalah serius, dan cukup berdampak bagi para penyintas dan kami semua," kata Rutte, di depan wartawan di Den Haag, Jumat.

Rutte mengatakan hilangnya kuburan dasar laut yang menyimpan jasad 1.000 pasukan Angkatan Laut Kerajaan Belanda akan dibahas dalam misi dagang pemerintah ke Indonesia pekan depan.  "Bayangkan jika kuburan perang itu rusak parah atau tercemar, hal itu tidak dapat diterima," tambahnya.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Kolonel Pelaut Gig JM Sipasulta, mengatakan, kapal-kapal itu mestinya dilindungi aturan hukum internasional.

"Umumnya kasus ini akan dihubungkan dengan masalah situs sejarah, tetapi perlu ada pembahasan dan permintaan tertulis dari pemerintah yang mengklaim memilikinya, ditujukan ke pemerintah Indonesia," katanya.

Rutte mengatakan, "Warga Indonesia akan bekerja sama membantu menyelesaikan masalah itu".

Namun saat ini belum jelas pihak mana yang bertanggung jawab atas penyingkiran puing kapal itu. Kemungkinan hal tersebut sengaja dilakukan sebagai upaya penyelamatan.

Pencarian kapal dirintis Karel Doorman Fund, dinamai mirip dengan tentara Belanda, pemimpin armada laut Sekutu yang tenggelam pada 27 Februari 1942 pada Perang Laut Jawa.






Credit  ANTARA News





Unjuk Rasa 'Gerakan Bersih' di Kuala Lumpur Berakhir Damai

 
Unjuk Rasa 'Gerakan Bersih' di Kuala Lumpur Berakhir Damai Kelompok Gerakan Bersih kembali menggelar unjuk rasa di Kuala Lumpur, Sabtu (19/11). Mereka mendesak agar PM Najib Razak mundur dari jabatannya. (REUTERS/Edgar Su)
 
Jakarta, CB -- Pawai terbuka yang melibatkan puluhan ribu pemrotes berakhir secara damai di depan Menara Kembar Petronas di Malaysia, Sabtu (19/11) sore.

Aksi unjuk rasa ini dipelopori kelompok Gerakan Bersih, kelompok reformis yang menuntut sistem pemilihan umum dan birokrasi pemerintah yang bersih dan jauh dari korupsi.

Mereka menuntut Perdana Menteri Najib Razak mundur akibat dugaan skandal korupsi yang menimpanya sejak 2015.

Demonstran yang terdiri atas etnik Tionghoa tapi juga meliputi orang Melayu dan India, mengenakan kaus kuning dan membawa spanduk serta bendera nasional Malaysia. Mereka meneriakkan slogan "Bersih, Bersih" ketika berpawai melalui jalan-jalan.

Aksi demonstrasi kali ini juga sempat digadang-gadang akan berjalan rusuh. Pasalnya, Organisasi Persatuan Melayu atau United Malays National Organisation (UMNO), yang bercirikan kaus merah dan merupakan kelompok sayap kanan pendukung Najib, juga mendesak akan turun ke jalan menghadapi para demonstran tersebut.

Pemimpin kelompok kaus merah, Jamal Yunos, sempat memprovokasi situasi menjelang demo dengan mengancam bahwa "apapun bisa terjadi saat unjuk rasa nanti, termasuk aksi kekerasan."

Kelompok kaus merah di Malaysia secara luas dianggap sebagai preman yang disewa untuk menekan segala bentuk protes terhadap Najib dan skandal korupsi yang menimpanya.

Sejak pagi, banyak polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar jalur protes yang direncanakan, termasuk di Dataran Merdeka.

Polisi juga memasang barikade guna mencegah demonstran memasuki bundaran tersebut, menutup beberapa jalan utama dan mengerahkan kendaraan meriam air guna menghalau massa.

Melansir laman Xinhua, sempat terjadi ketegangan di area unjuk rasa. Beberapa perwakilan demonstran terlihat berunding dengan polisi untuk mencegah terjadinya bentrokan.

Setelah gagal memasuki lapangan, demonstran naik kereta untuk berkumpul di luar Menara Kembar Petronas, tempat beberapa pemimpin aksi berorasi.

"Kami telah mengeluhkan banyak hal mengenai kondisi di Malaysia, tapi kami tak bertindak, jadi ini adalah waktunya buat kami untuk menyampaikan apa yang salah dengan Malaysia," kata Ainina Sofia, 20, mahasiswa Universitas Islam Internasional Malaysia.

Adapun pawai tersebut diikuti sebanyak 15500 pendukung Gerakan Bersih dan 2500 pendukung ‘Kaus Merah’.






 Credit  CNN Indonesia



Mahathir Mohamad Ikut Demo Tuntut PM Malaysia Lengser


Mahathir Mohamad Ikut Demo Tuntut PM Malaysia Lengser Mahathir Mohamad ikut berunjuk rasa menuntut PM Malaysia mundur (Reuters/TV)
 
Jakarta, CB -- Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad terlihat ikut turun ke jalanan di Kuala Lumpur bersama ribuan demonstran pendukung Gerakan Bersih lainnya pada Sabtu (19/11) yang mendesak Perdana Menteri Malaysia saat ini, Najib razak, untuk mundur terkait skandal korupsi yang menimpanya pada 2015 lalu itu.

"Saya merasa bersemangat hari ini melihat banyak sekali warga yang ikut berpartisipasi dalam demonstrasi kali ini," ungkap Mahathir seperti dikutip Channel News Asia.

"Semua orang merasa khawatir dengan pemerintah yang kita miliki saat ini," ujar pemimpin Malaysia dengan periode terlama itu.

Sekitar pukul 14.00 waktu setempat, Mahathir datang ke lokasi tempat berkumpulnya massa pendemo di sekitar distrik Bangsar. Ini merupakan kedua kalinya Mahathir turut serta berdemonstrasi bersama Gerakan Bersih mendesak Najib untuk mundur.

Mahathir menyebut gerakan unjuk rasa ini bertujuan untuk "memperbaiki" Malaysia yang dia anggap sedang berada dalam keadaan "darurat". Mantan PM Malaysia periode 1981-2003 itu juga bahkan menyebut pemerintahan Najib pengecut karena sempat berupaya mencegah unjuk rasa kedua dalam 15 bulan terakhir ini terjadi.

Pasalnya, tepat sehari sebelum digelarnya aksi demonstrasi ini, Kepolisian menggerebek kantor sekretarian Bersih dan menahan ketua Bersih, Maria Chin bersama satu anggot lain.

Maria ditahan di bawah aturan Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan huru-hara. Polisi juga menyita sejumlah laptop dan laporan bank serta gaji.

"Pemerintah Malaysia sangat pengecut menghadapi para pemrotes dengan berupaya mencoba menghentikan aksi Bersih hari ini," kata Mahathir.

Melalui video berdurasi kurang dari dua menit, Mahathir mendesak warga Malaysia yang menentang pemerintahan untuk ikut turun ke jalan dan mendukung aksi Bersih kali ini.

"(Bersih) mencoba menemukan cara untuk menyembuhkan bangsa sehingga kami tidak lagi dipimpin oleh seorang yang telah dituduh seluruh dunia menghilangkan uang dengan jumlah yang begitu banyak," kata Mahathir seperti dikutip CNN pada Kamis (17/11) lalu.
Ribuan massa pendukung Gerakan Bersih telah memadati jalanan di Kuala Lumpur sejak Sabtu pagiFoto: REUTERS/Edgar Su
Ribuan massa pendukung Gerakan Bersih telah memadati jalanan di Kuala Lumpur sejak Sabtu pagi

Tuntutan warga Malaysia agar Najib mundur menyusul adanya laporan dari berbagai media internasional yang menyebutkan Najib diduga telah menggelapkan dana lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad atau 1MDB ke rekening pribadinya sebesar hampir US$700 juta.

Tudingan itu juga menyebabkan digelarnya penyelidikan di berbagai negara terkait.

Selain Mahathir, berbagai tokoh politik Malaysia seperti Anwar Ibrahim juga turut menyuarakan desakan agar Najib mundur.

Sebagian warga Malaysia mempertanyakan keterlibatan Mahathir dalam gerakan oposisi pemerintahan Malaysia saat ini. Pasalnya, ketika Mahathir menjabat sebagai pemimpin, pemerintahannya dikenal keras terhadap gerakan oposisi saat itu.

Di akhir masa pemerintahannya, Mahathir terjepit dengan adanya gerakan "reformasi" yang berujung pada pemenjaraan mantan wakilnya, Anwar Ibrahim.



  Credit  CNN Indonesia



Muhammadiyah Kecam Kekerasan Militer terhadap Etnis Rohingya


 
Muhammadiyah Kecam Kekerasan Militer terhadap Etnis Rohingya Muhammadiyah mengecam keras aksi kekerasan yang diluncurkan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya di negara bagian Rakhine. (Reuters/Soe Zeya Tun)
 
Jakarta, CB -- Muhammadiyah mengecam keras aksi kekerasan yang diluncurkan militer Myanmar terhadap etnis Rohingya di negara bagian Rakhine. Bentrokan yang dimulai sejak awal Oktober lalu diperkirakan sudah menewaskan ratusan orang.

Rangkaian bentrokan bermula ketika pada 9 Oktober lalu terjadi serangan serempak di tiga daerah di Rakhine, menewaskan sembilan polisi. Serangkaian bentrokan kemudian terus terjadi. Militer Myanmar menuding, etnis Rohingya menyerang mereka terlebih dulu.

Pada Sabtu (12/11) saja, operasi militer di Rakhine menewaskan 19 warga Rohingya. Menurut data yang dilaporkan Reuters, jumlah korban hingga pekan ini mencapai lebih dari 130 orang.

Muhammadiyah menilai tindakan ini idak bisa ditolerir karena "melanggar dan menginjak-injak hak asasi manusia."

"Muhammadiyah mengimbau badan dunia PBB untuk turun dan menghentikan tindakan biadab tersebut dan memberi sanksi kepada pemerintah Myanmar agar tindakan yang tidak berperikemanusiaan tersebut dihentikan dan tidak terulang lagi," kata Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, dalam pernyataan resmi yang diterima CNN Indonesia.com pada Jumat (18/11).

Muhammadiyah juga mengimbau negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam untuk bersikap tegas terhadap pemerintah Myanmar, "Karena kalau hal ini terus berlanjut maka tidak mustahil akan mengundang ketegangan-ketegangan baru yang mengancam ketenteraman dunia."

Muhammadiyah juga menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pemimpin sekaligus penasihat negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, yang dinilai tidak melakukan langkah nyata untuk melindungi hak hidup warga Muslim di negaranya.

Selain itu, Muhammadiyah juga mengimbau komite global untuk mencabut penghargaan Nobel Perdamaian yang telah diberikan kepada Suu Kyi, karena pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) itu dianggap tidak benar-benar mendukung terciptanya perdamaian dan persaudaraan di antara sesama manusia.

Bentrokan militer Myanmar dengan etnis Rohingya disebut sebagai yang terparah sejak aksi kekerasan sektarian oleh kelompok Buddha radikal terhadap warga Rohingya pada 2012 lalu, yang menewaskan 200 orang dan menyebabkan 140 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Ratusan Muslim Rohingya juga dilaporkan mencoba melarikan diri dari Myanmar menuju Bangladesh pada pekan ini. Reuters melaporkan, sejumlah warga Rohingya langsung ditembak mati saat mereka mencoba menyebrangi Sungai Naaf, sungai yang memisahkan wilayah Myanmar dengan Bangladesh.

Sementara itu, sebagian warga Rohingya lainnya yang berupaya mencapai perbatasan menggunakan perahu ditolak oleh penjaga perbatasan Bangladesh, sehingga mereka diperkirakan akan terombang-ambing di laut.




Credit  CNN Indonesia