Senin, 17 Oktober 2016

Israel Bekukan Hubungan dengan UNESCO Terkait Yerusalem


Israel Bekukan Hubungan dengan UNESCO Terkait Yerusalem  
Israel membekukan hubungan dengan UNESCO setelah draft resolusi yang tidak menyebutkan mengapa situs suci di Yerusalem berarti bagi umat Yahudi. (Reuters/Ammar Awad)
 
 
Jakarta, CB -- Israel membekukan hubungan dengan UNESCO, badan PBB soal pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, terkait dengan situs suci di Yerusalem.

Kamis lalu, Dewan Eksekutif UNESCO di Paris meloloskan draf keputusan soal situs suci Yerusalem. Draf itu menyebut soal pentingnya situs itu bagi tiga agama—Kristen, Islam dan Yudaisme—namun tidak membahas soal betapa pentingnya situs bagi umat Kristen dan Yahudi.

Draf tersebut banyak mengkritik aksi Israel di Yerusalem, Tepi Barat dan Gaza. Diusulkan oleh negara-negara Arab, draf itu mendapat tentangan dari Israel dan Amerika Serikat.


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam draf tersebut.

“Menyatakan bahwa Israel tak punya koneksi dengan Kuil Suci dan Tembok Barat seperti menyatakan China tak punya koneksi dengan Tembok Besar China atau bahwa Mesir tak punya koneksi dengan Piramida. Karena keputusan absurd ini memnbuat UNESCO kehilangan sisa legitimasinya,” kata Netanyahu seperti dikutip dari CNN, Jumat (14/10).

Menyusul pemungutan suara oleh UNESCO, Menteri Pendidikan Israel Naftali Bennet lewat surat menyatakan bahwa Israel akan membekukan semua aktivitas profesional dengan UNESCO.

Mark Toner, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS juga mengkritik draft dari UNESCO.


“Kami sangat khawatir soal resolusi yang dipolitisasi dan berulang ini yang tidak berdampak apa pun terhadap hasil konstruktif di lapangan. Dan kami tak yakin [resolusi] itu harus diadopsi,” kata Toner.

AS sendiri menghentikan sumbangan dana bagi UNESCO pada 2011 setelah badan itu menerima keanggotaan penuh Palestina. Sebelumnya, Washington memberi US$80 juta setahun kepada UNESCO.

Resolusi terbaru UNESCO diajukan oleh negara Arab termasuk Mesir, Aljazair, dan Qatar. Sebanyak 24 negara mendukung resolusi, empat menolak, dan 26 absen.
Pemerintah Palestina di lain pihak menyambut keputusan UNESCO.

“Palestina akan terus mempertahankan hak rakyat kami melalui semua kesempatan legal dan diplomatik yang tersedia, termasuk organisasi PBB,” ujar Kementerian Luar Negeri Palestina dalam pernyataan. "Agenda damai kami tidak akan rusak oleh propaganda, juga toleransi dan kepatuhan kami terhadap hukum internasional tidak akan diubah oleh kesalahan dan sikap sinis."

Wilayah situs suci Yerusalem bagi umat Muslim merupakan lokasi Nabi Muhammad mengalami Isra Miraj, bagi umat Yahudi dan Kristen merupakan fondasi di mana Adam diciptakan serta lokasi Ibrahim akan mengorbankan anaknya Ismail. Bagi Yahudi situs itu juga merupakan situs Kuil Pertama dan Kedua.

Keputusan draft itu akan final sebelum sidang pleno Dewan Eksekutif UNESCO pada Selasa besok: apakah akan diadopsi atau akan diperdebatkan lebih lanjut.




Credit  CNN Indonesia





Dua astronaut Tiongkok jalankan misi Shenzhou-11

 
Beijing (CB) - Dua astronaut Tiogkok Jing Haipeng dan Chen Dong menggunakan wahana ruang angkasa Shenzhou-11, Senin pagi, menuju laboratorium ruang angkasa Tiangong-2 untuk melakukan instalasi dan berbagai uji sains.

Peluncuran Shenzhou-11 dilakukan menggunakan roket Long March-2F dari Pusat Peluncuran satelit Jiuquan, Gurun Gobi pada 7.30 waktu setempat, didahului dengan seremoni pelepasan, termasuk memperkenalkan dua astronot pria tersebut.

Jing Haipeng (50) menjadi komandan dalam misi selama satu bulan tersebut. Penerbangan ke ruang angkasa itu merupakan yang kali ketiga bagi Jing Haipeng. Sebelumnya, dia terbang ke ruang angkasa untuk misi Shenzhou-7 pada 2008 dan Shenzhou-9 pada 2012.

Sementara Chen Dong (38) adalah pilot Angkatan Udara dengan 1.500 jam terbang, yang bergabung sebagai astronot pada Mei 2010 dan lulus untuk menjalankan misi Shenzhou-11 pada Juni 2016.

Wakil Direktur sekaligus juru bicara Badan Ruang Angkasa Tiongkok Wu Ping dalam jumpa wartawan mengatakan sebelum "docking" di Tiangong-2, Shenzhou-11 berkeliling selama dua hari.

"Dua astronot tersebut kemudian menuju Tiangong-2, dan akan menetap selama 30 hari. Ini merupakan waktu menetap terlama kali pertama yang dilakukan oleh astronot Tiongkok," katanya.

Wu ping menambahkan Jing Haipeng dan Chen Dong memiliki tugas utama melakukan berbagai pengujian dan instalasi Tiangong-2 sebagai laboratorium ruang angkasa.

Pada 2017 pesawat kargo ruang angkasa Tiongkok Tianzhou-1akan diluncurkan untuk membawa perbekalan makanan dan bahan bakar. Laboratorium pertama ruang angkasa Tiongkok, Tiangong-1, telah diluncurkan pada September 2011 dan akan berakhir masa edarnya pada tahun depan.



Credit  ANTARA News





Raja terakhir Rwanda Kigeli V meninggal dunia di AS

 
Washington (CB) - Raja terakhir Rwanda Kigeli V meninggal dunia dalam usia 80 tahun pada Minggu pagi (16/10), demikian menurut keterangan di laman resmi miliknya.

Lahir dengan nama lengkap Jean-Baptiste Ndahindurwa di Kamembe, Kigeli V mengasingkan diri pada 1960 setelah terlibat konflik dengan penjajah Belgia. Pada 1961, Kerajaan Rwanda dihapuskan.

Kigeli V mengasingkan diri ke sejumlah negara Afrika sebelum menetap di Washington pada 1922.

Selama di Amerika Serikat, ia memimpin King Kigeli V Foundation untuk membantu para pengungsi Rwanda.

Masih belum jelas apa penyebab kematian Kigeli V.

Menurut laporan majalah lokal Washington pada 2013, Kigeli V tinggal di rumah bersubsidi, menerima bantuan makanan dan sumbangan lain di Oakton, Virginia, dan ia bermurah hati berbagi cokelat kepada anak-anak tetangga.

"Mereka menyebut saya Raja Afrika," ujar Kigeli.

Selama puluhan tahun ia mengungkapkan harapan untuk kembali kampung halamannya di Rwanda, negara mungil di Afrika timur yang merupakan salah satu negara termiskin dunia, sebagai seorang raja.





Credit  ANTARA News





Pengeboman di lift tewaskan komandan pemberontak Ukraina

 
Donetsk (CB) - Komandan militer pemberontak Ukraina Arseny Pavlov tewas, Minggu (16/10), dalam pengeboman di Donetsk, Ukraina timur, menurut keterangan otoritas setempat, menyebut insiden tersebut merupakan deklarasi perang.

Usai mencaplok Semenanjung Crimea dari Ukraina pada 2014, Rusia mendukung pemberontakan pro-Moskow di Ukraina timur yang merenggut hampir 10 ribu korban jiwa.

Pavlov alias ‘Motorola’ memimpin batalion Sparta dan merupakan komandan senior pasukan pemberontak.

Alexander Zakharchenko, perdana menteri daerah separatis Republik Rakyat Donetsk, mengatakan Presiden Ukraina Petro Poroshenko telah melanggar gencatan senjata dan mendeklarasikan perang.

Pavlov tewas akibat ledakan bom yang dipasang di lift sebuah gedung.

Pada Minggu malam, lokasi kejadian dikelilingi oleh truk militer, kendaraan lapis baja dan sekitar 50 personel bersenjata.

Gerilyawan batalion Sparta mengatakan pengawal pribadi Pavlov juga tewas dalam pengeboman tersebut.

"Pengeboman dilakukan oleh pasukan Ukraina atau oleh pihak kami sendiri," menurut pernyataan batalion Sparta, seperti dilaporkan AFP.

Pavlov berpartisipasi dalam berbagai pertempuran sengit melawan pasukan Ukraina di sekitar Bandara Donetsk. Ia berhasil selamat dari upaya pembunuhan pada Juni silam.

Pihak-pihak yang terlibat konflik Ukraina menyepakati perjanjian damai dukungan Jerman dan Prancis pada Februari 2015, tetapi meski perjanjian Minsk berhasil meredakan pertempuran, konflik masih berkecamuk.



Credit  ANTARA News





Presiden Filipina akan angkat persoalan arbitrase, tak akan tawar-menawar

 
Presiden Filipina akan angkat persoalan arbitrase, tak akan tawar-menawar
Presiden Filipina, Rodrigo R. Duterte (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
 
Manila (CB) - Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Minggu, menyatakan bahwa pihaknya akan mengangkat putusan arbitrase atas kontroversi Laut China Selatan saat bertemu pemimpin China dan berjanji tidak akan menyerahkan kedaulatan atau menyimpang dari putusan Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, pada Juli lalu.

Duterte mengungkapkan kunjungannya ke China pada pekan ini untuk menjelaskan titik balik hubungan bilateral, namun dia mengakui ada beberapa perhatian publik tentang pemulihan hubungan yang cepat dan meyakinkan rakyat Filipina bahwa hal itu tidak akan berdampak pada kedaulatan maritim negaranya, lapor Reuters.

Menanggapi komentar yang menyebutkan bahwa dia tidak akan bisa duduk nyaman bersama pemimpin China, Duterte mengatakan keputusan oleh Pengadilan Tetap Arbitrase akan dibicarakan dan parameter keputusan akan dibahas, tapi tidak akan ada upaya pemaksaan.

Keputusan tersebut merupakan pukulan telak atas pengakuan China di sebagian besar wilayah di Laut China Selatan. Beijing telah menolak mengakui kasus tersebut dan mencela sejumlah negara yang menginginkan China mematuhi putusan tersebut.

"Saya tidak akan mengajukan tawaran lagi di mana pun. Kami akan terus menuntut bahwa wilayah itu milik kami," katanya dalam konferensi pers di kediamannya di Kota Davao.

"Keputusan majelis internasional akan menjadi acuan," ujarnya.

Pergerakan sikap presiden yang di luar dugaan tehadap kuatnya keterlibatan China yang terjadi hanya beberapa bulan setelah keputusan arbitrase yang menimbulkan kekhawatiran kawasan atas reaksi Beijing di Laut China Selatan itu menandai perubahan mencolok dalam kebijakan luar negeri setelah Duterte memegang jabatan sebagai Presiden Filipina pada 30 Juni 2016.

Duterte berangkat ke China, Selasa, bersama sedikitnya 200 anggota rombongan dari kalangan pengusaha elit Filipina untuk memperkuat kebijakan aliansi komersial baru. Beberapa pihak mengharapkan pembiayaan perusahaan di Filipina, ekspor pertanian, investasi infrastruktur utama, dan pariwisata menjadi prioritas kunjungan ke China tersebut.

Kunjungan tersebut terjadi di tengah gencarnya komentar anti-Amerika yang disampaikan Duterte mengenai wacana hubungan jangka panjang dengan Amerika Serikat.

Pada saat dia terus mencela dan mencaci maki Washington atas kekhawatiran tentang perang berdarah pada kasus penyalahgunaan narkoba, Duterte menegaskan langkah awal strategis tentang kepatuhan konstitusi yang menjunjung kebijakan luar negeri secara independen.

Dia membicarakan keinginannya untuk mengintensifkan hubungan dagang dan hubungan kerja yang lebih dekat dengan China, namun tidak akan menghindari pembicaraan atas apa yang mereka perselisihkan.

"Tidak ada pemaksaan. Kami akan bicara, kami mungkin akan menguraikan sesuatu dalam keputusan tersebut dan menentukan batas-batas wilayah kami, zona ekonomi khusus," katanya dalam pertemuan dengan wartawan di Davao itu.

"Tidak ada tawar-menawar. Itu wilayah kami dan beberapa di antara kalian menginginkan jawaban atas pertanyaan itu. Tidak ada tawar-menawar," tegas Duterte.

Komentar Duterte itu mungkin dianggap ocehan oleh China, tetapi mungkin tidak ingin mendengar tentang putusan internasional yang sangat merugikan, dan termasuk pembatalan "garis sembilan putus-putus" berbentuk U pada peta dan paspor China.



Credit  ANTARA News








Militer: serangan udara Mesir tewaskan 100 gerilyawan di Sinai Utara

 
Militer: serangan udara Mesir tewaskan 100 gerilyawan di Sinai Utara
Foto dokumen: Asap mengepul di Sinai Utara, Mesir terlihat dari perbatasan selatan Jalur Gaza dengan Mesir. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
 
Kairo (CB) - Sedikitnya 100 gerilyawan tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Pemerintah Mesir sejak Sabtu pagi (15/10) terhadap sasaran mujahidin di Sinai Utara.

Serangan udara itu adalah pembalasan atas tewasnya 12 personel Angkatan Darat pada Jumat di satu pos pemeriksaan, kata satu sumber keamanan kepada Xinhua.

Pada Sabtu pagi, Angkatan Bersenjata Mesir mengatakan dalam pernyataan yang disiarkan melalui televisi bahwa militer memburu para penjahat dan anasir teror yang melancarkan serangan pada Jumat.

Serangna udara itu ditujukan kepada tempat persembunyian gerilyawan bersenjata yang terlibat dalam serangan pada Jumat. Semua daerah yang menampung anasis teror serta depot senjata dan amunisi dihancurkan dalam serangan udara tersebut, yang berlangsung selama tiga jam dan terus berlangsung, kata pernyataan itu.

Sedikitnya 40 gerilyawan cedera dalam serangan udara tersebut, tambah sumber itu.

Ia menyatakan serangan udara tersebut telah ditujukan ke tiga tempat yang diduga sebagai pangkalan di Kota Rafah, Sheikh Zuweid dan Al-Arish.

Kobaran api dan asap masih terlihat di sekitar lokasi, tambah sumber tersebut.

Serangan gerilyawan pada Jumat terjadi di Daerah Sinai Utara, 40 kilometer dari Kota Kecil Bid Al-Abd, saat sekelompok gerilyawan menyerang pos pemeriksaan dengan menggunakan senapan dan senjata otomatis, kata beberapa sumber keamanan.

Militer Mesir melancarkan serangan balasan dan menewaskan 15 pelaku teror pada Jumat.

Provinsi Sinai Utara telah menjadi pangkalan bagi serangan anti-keamanan yang menewaskan ratusan polisi dan militer sejak penggulingan pimpinan militer terhadap presiden Mohamed Moursi dari kubu Islam pada 2013. Angkatan Bersenjata melalui kerja sama dengan polisi telah mengumumkan "perang melawan terorisme" dan makin banyak tentara dikerahkan.

Kelompok gerilyawan yang berpusat di Sinai dan setia kepada IS mengaku bertanggung-jawab atas sebagian besar serangan, termasuk serangan pada Jumat, demikian Xinhua melaporkan.


Credit  ANTARA News

Mesir balas ekstremis dengan serangan udara

Kairo (CB) - Militer Mesir melancarkan beberapa serangan udara yang menargetkan sejumlah ektremis di Semenanjung Sinai pad Sabtu, kata pihak militer,  setelah ISIS menewaskan 12 tentara di sebuah pos pemeriksaan.

Sinai utara adalah sebuah benteng bagi para ekstremis Sunni, yang telah menewaskan ratusan tentara dan polisi sejak militer menggulingkan presiden Mohamed Moursi pada 2013.

Serangan yang terjadi pada Jumat memperlihatkan beberapa mortir dan roket ditembakkan ke arah sebuah pos militer di barat El Arish, ibu kota provinsi Sinai utara, menurut para pejabat.

Pihak militer mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh sebuah stasiun televisi, bahwa pesawat mereka telah lepas landas pada Sabtu dini hari.

Peluncuran pesawat tersebut dimaksudkan untuk melakukan misi pengintaian dan pengeboman di wilayah tersebut yang berlangsung beberapa jam.

Serangan tersebut menargetkan beberapa tempat persembunyian para ekstremis bersenjata yang terlibat dalam serangan pada Jumat, seraya menambahkan bahwa sejumlah ekstremis tewas dan persenjataan mereka dihancurkan.

Pihak militer telah mengerahkan pasukannya ke Semenanjung tersebut dalam beberapa tahun terakhir untuk melawan pemberontakan.

Isis menargetkan warga asing di Mesir, dan mengklaim telah mengebom sebuah pesawat maskapai Rusia tahun lalu, yang membawa turis pulang dari resort di Sinai. Seluruh 244 orang dalam penerbangan tersebut tewas, demikian dikutip dari laporan AFP.


Credit  ANTARA News


Inggris kirim tentara latih militer lawan ISIS di Tunisia


 
Inggris kirim tentara latih militer lawan ISIS di Tunisia
Dokumentasi anggota Organisasi Badr Syiah berlatih sebelum peperangan selanjutnya untuk merebut kembali Mosul di Provinsi Diyala, Irak, Selasa (27/9/2016). Foto diambil 27 September 2016. (REUTERS/Stringer)
 
London (CB) - Inggris mengirim 40 tentara ke Tunisia, untuk melatih pasukan militer setempat dalam melawan dan mencegah penyebaran ISIS dari negara tetangga, Libya, kata Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, Sabtu.

Pelatihan militer itu akan mengedepankan perencanaan kegiatan, operasi intelijen, pengawasan, dan patroli. Latihan tersebut merupakan misi ketiga yang digelar tentara Inggris sejak 30 orang wisatawan asal Inggris tewas akibat serangan di Tunisia.

Jumlah warga Inggris yang tewas dalam pembantaian di hotel, di kawasan wisata Sousse, di pesisir Laut Mediterania, Juni akhir tahun lalu, dikabarkan paling banyak dibanding korban pengeboman di London pada Juli 2005.

"Kami bermaksud membantu tentara Tunisia melawan teroris Daesh alias ISIS yang membantai warga Inggris tak bersalah di pantai tahun lalu," kata Fallon.

"Pelatihan ini akan membantu tentara Tunisia menguatkan penjagaan di perbatasan dan menghentikan penyebaran Daesh di sepanjang pesisir," kata dia.

Pelatihan itu akan diikuti 200 tentara Tunisia di beberapa lokasi. Sebelumnya dua misi serupa telah digelar pada Februari dan akhir tahun lalu.



Credit  ANTARA News







Markas Partai Republik Dilempar Bom, Ada Tulisan 'Nazi' di Tembok



CB, North Carolina - Kantor Partai Republik di North Carolina dilempar bom tangan dan terbakar. Tak hanya itu, di gedung dekatnya terdapat tulisan "Nazi Republikan" dan "tinggalkan kota". Insiden terjadi pada Sabtu 15 Oktober 2016 malam, waktu setempat.
Dikutip dari NBCNews, Senin (17/10/2016), otoritas Hillsborough mengatakan tak ada orang yang terluka atas insiden yang menimpa markas Partai Republik untuk wilayah Orange County.
Sebuah botol yang mengandung bahan bakar dilempar ke arah kaca depan kantor pusat Partai Republik itu. Akibatnya meledak dan membakar sejumlah furniture dan barang-barang di dalamnya. Api padam karena sistem otomatis pemadaman di kantor tersebut.
Sementara itu, di tembok dekat markas tersebut, terdapat coretan grafiti bertuliskan 'Nazi Republicans, Leave Town or Else' dengan lambang swastika di dekatnya.
Seorang pebisnis yang memiliki kantor dekat markas Republik menemukan kerusakan itu pada Minggu 16 Oktober pagi.
"Aksi menyebalkan itu sudah keterlaluan karena sampai merusak properti," kata Wali Kota Hillsborough, Tom Stevens. Dalam pernyataannya ia mengatakan, "Insiden itu jelas mengancam keamanan komunitas karena kebakaran bisa saja meluas. Dan mencoret-coret dinding dengan pesan kebencian merusak kehormatan dan kesatuan warga sipil."

"Saya percaya saya berbicara atas nama seluruh warga Hillsborough: aksi seperti itu tidak akan dimaafkan oleh kami," lanjut pernyataan wali kota.
Juru bicara Partai Republik di North Carolina, Emily Weeks mengatakan kepada NBCNews bahwa kantor tersebut tidak bisa digunakan. Seluruh material termasuk catatan surat suara kemungkinan juga rusak.
Ia mengatakan sebelumnya markas Grand Old Party (GOP) tersebut tidak pernah mendapatkan ancaman.
Dalam sebuah pernyataan, GOP eksekutif Dallas Woodhouse menyebut insiden itu merupakan kejahatan kebencian dan mengatakan bahwa "semua orang Amerika harus marah" dengan "serangan kekerasan terhadap demokrasi kita."
Tim kampanye Hillary Clinton juga mengutuk insiden itu sebagai "mengerikan dan tidak dapat diterima," menambahkan rasa syukur bahwa tidak ada yang terluka dalam aksi itu.
Kandidat presiden dari Partai Republik Donald Trump menuding mereka yang berada di balik insiden itu sebagai "binatang yang mewakili Hillary Clinton dan Demokrat di North Carolina." (Pihak berwenang belum mengidentifikasi tersangka apapun.)
Mereka "mengebom kantor kami di Orange County karena kita menang," katanya di Twitter.
Namun, sebuah jajak pendapat NBCNews dan Wall Street Journal Marist dilakukan pekan lalu mengatakan Clinton memimpin Trump lebih tinggi empat poin di negara bagian itu. Secara nasional, Clinton memimpin Trump dengan 11 poin, menurut sebuah jajak pendapat NBC News/ WSJ yang dirilis Minggu.
"Keamanan tambahan akan diminta untuk semua kantor GOP dan acara kami di seluruh negara bagian sampai 8 November," tutup Woodhouse.





Credit  Liputan6.com





4 'Sinyal' Ini Tunjukkan Rusia Siap Berperang?




CB, Moskow - Ketegangan politik yang saat ini terjadi antara Amerika Serikat dengan Rusia membuat sejumlah orang khawatir akan pecahnya Perang Dunia III.
Hubungan dua negara superpower itu saat ini berada di titik paling rendah sejak Perang Dingin, menyusul pertentangan sikap antara pihak Gedung Putih dan Kremlin soal konflik Suriah.
Beberapa pihak menilai, sejumlah aktivitas yang terjadi di Rusia akhir-akhir ini menunjukkan bahwa negara tersebut telah memberikan sinyal sedang bersiap-siap untuk perang.
Sejumlah kabar dan spekulasi pun membuat orang-orang khawatir akan ketegangan dua negara itu. Dikutip dari Washington Post, Minggu (16/10/2016) berikut empat kabar tentang yang dinilai sebagai persiapan perang Rusia serta analisis dan konfirmasi sejumlah pihak.
1. Tempat Penampungan Bom Baru
Sebuah poster yang terdapat di kota tetangga Moskow meminta para penduduknya menyumbang 500 rubel atau sekitar Rp 103 ribu untuk membangun sebuah penampungan bom baru. Menurut poster tersebut, Rusia diperkirakan akan mendapat serangan nuklir dari Amerika Serikat dan negara satelitnya.
Namun poster tersebut belum diketahui kebenarannya. Banyak orang menyebut hal itu sebagai hoax yang mungkin bertujuan untuk menipu pensiunan.
2. Jatah Roti Darurat
Gubernur St. Petersburg Rusia disebut-sebut telah menyetujui rencana untuk memastikan ransum roti seberat 300 gram selama 20 hari untuk masing-masing 5 juta warga kota.
Namun hal tersebut dianggap tak lebih dari sebuah aksi publisitas. Komentator Rusia segera menangkap 'gema' dari Perang Dunia II ketika tentara Jerman menduduki sebuah kota--sekarang bernama Leningrad-- selama 900 hari.
"Itu dua kali lebih banyak dari jumlah ransum saat pengepungan Leningrad," ujar analis militer, Alexander Golts di Yezhednevny Zhurnal.
3. Merekrut Tentara Baru
Menurut sejumlah kabar, Pemerintah Rusia menyetujui amandemen undang-undang yang memungkinkan untuk menambah tentara dengan menandatangani cadangan dan veteran selama enam bulan kontrak berbayar.
Namun menurut Golts, hal tersebut tak serta merta menandakan bahwa Rusia bersiap untuk perang. Ia mengatakan, peraturan tersebut hanya terjadi dalam keadaan luar biasa, seperti menanggapi bencana alam atau gangguan dalam negeri.
Tapi dalam hal memelihara atau memulihkan perdamaian dan keamanan, bisa diartikan bahwa mereka melakukannya di suatu tempat di luar Rusia.
"Kemungkinan tidak dapat dikesampingkan bahwa Moskow sedang memikirkan operasi darat besar di Suriah," ujar Golts.
4. Pergerakan Misil
Rusia telah memindahkan misil berkemampuan nuklir ke Kaliningrad, wilayah yang berbatasan dengan negara-negara Baltik. Kabar tersebut sontak membuat sejumlah komentator khawatir akan terjadi perang nuklir.
Namun Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan, salah satu misilnya dengan sengaja terpapar satelit mata-mata AS dan bahwa penyebarannya merupakan bagian dari pelatihan reguler.
Menteri Luar Negeri Lithuania, di mana negaranya berbatasan dengan Kaliningrad, menggambarkan langkah itu sebagai taktik negosiasi, meskipun bukan salah satu yang menyenangkan.



Credit  Liputan6.com





Dalam Sepekan, Kapal Perang AS Diserang Rudal 3 Kali





CB, Sanaa - Kapal perang jenis perusak milik Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) kembali menjadi target serangan rudal yang ditembakkan dari wilayah Yaman yang dikuasai pemberontak Houthi. Insiden tersebut merupakan kali ketiga dalam pekan ini.
Seperti dilansir dari Reuters, Minggu (16/10/2016) sejumlah rudal ditembakkan ke USS Mason yang tengah berada di zona perairan internasional di Laut Merah. Namun seorang pejabat militer AS menjelaskan, kapal perang itu berhasil mempertahankan diri dan menghindari hantaman rudal.
Pada Kamis lalu, USS Mason melakukan aksi balasan dengan meluncurkan rudal jelajah yang diarahkan ke tiga lokasi radar pesisir di kawasan yang dikontrol pemberontak Houthi.
Serangan balasan ini telah disetujui oleh Presiden Barack Obama sekaligus menandai aksi militer pertama Washington yang menargetkan pemberontak Houthi di Yaman. Pertanyaan pun mencuat terkait eskalasi serangan lanjutan.
Dalam pernyataan yang disampaikan juru bicara Pentagon, Peter Cook, ia menekankan bahwa tindakan yang diambil USS Mason itu hanya terbatas untuk membalas serangan yang diarahkan ke kapal perang penghancur tersebut. Ia memastikan aksi militer tersebut tidak terkait dengan perang saudara yang terjadi di Yaman.
USS Mason telah tiga kali mendapat serangan rudal. Yang pertama terjadi pada 10 Oktober lalu. Sementara yang kedua terjadi pada 13 Oktober.
Pihak tertuduh, pemberontak Houthi membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka juga memperingatkan akan mempertahankan diri jika diperlukan.
Yaman--negara termiskin di Timur Tengah--saat ini tengah dilanda perang saudara di mana konflik telah memicu kelaparan yang menyebabkan lebih dari 10.000 orang tewas sejak Maret 2015 lalu.
Sejumlah negara diketahui terlibat konflik dalam negeri Yaman, yakni Arab Saudi dan Iran. Sementara sebagai sekutu lama, AS menyokong persenjataan dan memberikan izin bagi koalisi yang dipimpin Arab Saudi untuk mengisi bahan bakar pesawat tempurnya di pangkalan udara mereka.
Di lain pihak, Iran mendukung kelompok pemberontak Houthi. Pekan lalu, Negeri Para Mullah itu mengatakan telah mengerahkan dua kapal perangnya ke Teluk Aden untuk mengamankan kawasan tersebut dari para perompak.



Credit  Liputan6.com

5 Temuan Terbaru yang 'Menyeramkan' di Dunia Sains


CB, Jakarta - Mungkin sebagian orang menilai sains sangat rumit sehingga tak mengherankan jika ilmu pengetahuan dianggap membosankan.
Namun pada kenyataannya, banyak hal menarik dapat ditemukan jika setiap individu mengetahui bidang apa yang paling mereka sukai di dalam sains. Termasuk di antaranya golongan penyuka hal-hal 'menyeramkan'.
Sejumlah penelitian terbaru dari dunia sains, mengungkap penemuan menyeramkan dari berbagai bidang, mulai dari angkasa luar hingga hal-hal yang dekat dengan kita.
Dikutip dari Listverse, berikut 5 penemuan menyeramkan terbaru yang datang dari dunia sains.
1. Radiasi Kosmik
Sebuah penelitian baru menunjukkan, perjalanan sejauh 225 juta kilometer ke Planet Mars tak hanya menyebabkan jet lag kronis, namun terdapat sejumlah bahaya besar mengintai di baliknya.
Studi yang dipublikasi di Scientific Reports menemukan bahwa tingkat radiasi kosmik yang terpapar ke para wisatawan dapat menyebabkan kerusakan otak, kecemasan, dan demensia kronis.
2. Robot Pembunuh
Meski terdapat sejumlah keuntungan menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di masa depan, sebuah tim peneliti di Carnegie Mellon University mengungkapkan bahwa mesin tersebut dapat membunuh tanpa pandang bulu.
AI 'dihargai' untuk menyebabkan kerusakan dan membunuh. Kemampuan merusak dan membunuh itu dibangun karena robot sejak awal telah diprogram dengan strategi optimal untuk menembak secara terus menerus dan merusak apa pun yang terlihat olehnya.

Dari Cacing Hingga Suara Mengerikan Yupiter

3. Cacing di Dalam Mulut
Profesor Jonathan Allen mengalami kesulitan mendiagnosis bagian kasar berbentuk lingkaran yang terdapat di kulit bagian dalam mulutnya. Gumpalan tersebut secara teratur berpindah ke tempat berbeda.
Ternyata gumpalan itu mengandung parasit berupa cacing kecil yang hanya menginfeksi sebanyak 13 orang di Amerika Serikat, termasuk Allen sendiri. Ia akhirnya mempublikasi sebuah artikel tentang cacing tersebut yang ia berinama "Buddy".
4. Buaya Purba
Ahli paleontologi di North Carolina State University baru-baru ini menemukan spesies yang lebih tua dari dinosaurus dan merupakan kerabat dekat dari buaya purba. Meski telah punah 230 juta tahun lalu, Carnufex carolinensis (Carolina butcher) merupakan spesies mirip buaya dengan panjang 3 meter dan berjalan menggunakan dua kaki layaknya manusia.
Dengan gigi seperti pisau dan gerakan yang lincah, Carnuflex kemungkinan merupakan salah satu predator puncak sebelum kemunculan dinosaurus.
5. Suara Mengerikan
Pesawat antariksa NASA yang sedang mengorbit Yupiter, Juno, menggunakan alat perekam milik University of Iowa untuk mendengarkan emisi radio lambat aurora yang terjadi di planet terbesar di tata surya itu.
Peneliti yang mengubah data tersebut menjadi suara menemukan sesuatu yang mengejutkan. Bunyi tersebut mirip dengan sound effect dari film horor.
Emisi tersebut dihasilkan oleh elektron dari asal yang belum diketahui hingga saat ini.





Credit  Liputan6.com









Cerita di Balik Pengangkatan Jonan dan Arcandra Pimpin ESDM






CB, Jakarta Penunjukan Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM terbilang mengejutkan. Bahkan hingga detik-detik menjelang pelantikan, nama Jonan sama sekali tidak muncul sebagai kandidat kuat pengganti Arcandra Tahar.

Namun menurut Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi, nama Jonan sebenarnya tidaklah muncul tiba-tiba.
"Ketika Presiden pada keputusan Pak Jonan tentu sudah melalui pertimbangan yang cukup teliti, cukup dengan mendengar pendapat, kemudian juga yang menjadi garis bawah Presiden beberapa waktu lalu, Kementerian ESDM harus profesional. Kedua, punya keberanian, integritas yang disampaikan tadi itu," jelas Johan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (14/10/2016).
Johan mengungkapkan, Presiden Jokowi sejak awal sudah menyiapkan pos baru untuk Jonan selepas tak lagi menjabat Menteri Perhubungan. Jonan akan dipercaya memegang holding BUMN yang dilakukan pemerintah.
"Waktu itu sempat diplot di sana sebenarnya ketika selesai, karena dianggap itu tadi yang seperti disampaikan Presiden, Pak Jonan ini orangnya berani, punya integritas, kemudian juga punya kapasitas dan kapabilitas," ungkap dia.
Namun di tengah perjalanan, Jokowi melihat Jonan lebih pas mengisi kursi Menteri ESDM.
Begitu juga Arcandra. Penunjukkannya sebagai wakil menteri mendampingi Jonan, bukan tanpa pertimbangan.
"Isunya soal bagaimana me-manage jadi soal managemen. Karena itu digabungkanlah Pak Jonan sebagai Menteri dan Pak Arcandra Tahar sebagai Wamen ESDM. Ya harapan Pak Presiden pada Pak Jonan maupun Pak Arcandra tentu membenahi ESDM," ujar Johan.
Presiden Jokowi melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM dan juga melantik Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM di saat yang sama, Jumat siang tadi. Keduanya dilantik di Istana Negara, dan disaksikan menteri Kabinet Kerja dan pejabat tinggi negara lainnya.



Credit  Liputan6.com






Jokowi: Jonan-Arcandra Figur Profesional dan Berani

 






CB, Jakarta Presiden Joko Widodo kembali menunjuk Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar ke jajaran kabinet. Jonan ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, sementara Arcandra sebagai wakilnya. Apa alasannya?
Usai melantik, Jokowi mengungkapkan salah satu alasan memilih Jonan dan Arcandra adalah karena mereka dinilai sebagai figur yang profesional.
"Saya yakin beliau berdua sebagai figur profesional yang tepat, berani, dan berpotensi (melakukan) reformasi besar-besaran di ESDM," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10/2016).
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengatakan, baik Jonan maupun Arcandra adalah sosok yang keras kepala, tapi kompeten. Dia juga yakin keduanya bisa bekerja sama dengan baik di Kementerian ESDM.
"Saya yakin beliau berdua bisa selesaikan masalah di ESDM dan menjadi team work yang baik," katanya.
Jokowi juga mengatakan Jonan dan Arcandra bukan orang baru di kabinet. Keduanya pernah sama-sama menjabat sebagai menteri.
"Tidak usah saya kenalkan, semua sudah terkenal," katanya.
Jonan pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan sebelum terkena reshuffle dan digantikan Budi Karya Sumadi. Sementara Arcandra Tahar diberhentikan oleh Jokowi dari kursi Menteri ESDM setelah terkena masalah kewarganegaraan.



Credit  Liputan6.com






Jumat, 14 Oktober 2016

Bahaya Mengintai Manusia yang 'Nekat' Pergi ke Mars?

 
CB, Washington DC - Mungkin Anda perlu berpikir dua kali jika ingin mendaftarkan diri ke sebuah paket wisata yang menawarkan liburan ke Mars. Sebuah penelitian baru menunjukkan, perjalanan sejauh 225 juta kilometer ke Planet Merah itu tak hanya menyebabkan jet lag kronis, namun bahaya besar mengintai di baliknya.
Studi yang dipublikasi di Scientific Reports menemukan bahwa tingkat radiasi kosmik yang terpapar ke para wisatawan dapat menyebabkan kerusakan otak, kecemasan, dan demensia kronis.
Padahal Amerika Serikat sedang berencana melakukan perjalanan ke Mars dalam dua dekade mendatang. Tahun lalu, NASA merilis rencana tiga tahap Journey to Mars, di mana pengiriman manusia ke Planet Merah akan diperkirakan dilakukan pada 2030-an.
Meski menjejakkan kaki di Mars terdengar menyenangkan, namun terdapat sejumlah dampak negatif dari misi tersebut. Sejumlah ilmuwan juga mengkhawatirkan adanya masalah serius karbon hitam.
Penelitian pada 2010 menemukan, emisi karbon hitam dari perjalanan angkasa luar akan menyebabkan peningkatan suhu di kutub Bumi, yang diprediksi akan mengancam Arktik, Antartika, atau bahkan dunia.
Namun, studi tersebut belum dapat disimpulkan, bahkan sejumlah perusahaan berulang kali menekankan bahwa perjalanan angkasa luar hanya memberikan sedikit ancaman terhadap lingkungan.
Virgin Galactic bahkan mengatakan, perjalanan sub-orbital lebih ramah lingkungan dibandingkan penerbangan New York ke London.
Hingga saat ini, belum ada satu orang yang tahu betul bagaimana perjalanan angkasa luar akan berdampak pada Bumi. Jika lemari es dapat menimbulkan ancaman bagi lingkungan, tampaknya bukan hal berlebihan ketika kita menganggap perjalanan angkasa luar dapat berdampak buruk bagi Bumi.
Hingga saat ini belum ada pesawat angkasa luar yang mampu membawa manusia menempuh perjalanan 7 bulan atau lebih lama. Belum termasuk soal rencana mengembalikan mereka ke Bumi, yang belum diketahui bagaimana.
Para ahli medis juga belum yakin apa konsekuensi fisik yang dialami orang-orang yang mencoba untuk melakukan perjalanan dalam lingkungan radiasi tinggi, dalam waktu lama.
Lebih jauh lagi, belum diketahui bagaimana manusia bisa selamat, makan, bernafas, minum, di planet yang kering kerontang, tanpa air dan oksigen.


Pantaskah Kita Pergi ke Mars?

Sudah Pantaskah Kita Pergi ke Mars?
Dalam kolom opini di CNN, Obama menulis, "Kita pernah menjelajahi di setiap planet di tata surya--sesuatu yang belum bisa dilakukan bangsa lain."
Yang dimaksud Obama bukan manusia yang dikirim ke planet-planet di luar Bumi, melainkan pesawat.
Penjelajahan ke dunia lain memang terdengar wah, meski sebetulnya masih banyak permasalahan nyata yang harus diselesaikan di Bumi. Misalnya saja, orang-orang di Flint, Michigan, belum seluruhnya memiliki akses air bersih untuk minum, belum lagi penderitaan dan kemiskinan di negara yang terbelakang.
Tak hanya negara yang berambisi untuk pergi ke Mars. Pendiri sejumlah perusahaan teknologi juga saling bersaing untuk mencapai Planet Merah terlebih dahulu.
Belum lama ini CEO Boeing mengatakan bahwa ia yakin roket buatan perusahannya menjadi yang pertama mendarat di Mars. Sementara itu Elon Musk, CEO SpaceX, mengklaim roket buatan perusahaannya merupakan yang terbaik.
Justin Bieber, Ashton Kutcher, Leonardo DiCaprio, dan Katy Perry merupakan sejumlah selebritas yang telah membayar US$ 250.000 (sekitar Rp 3,2 miliar dan mendaftar untuk melakukan perjalanan suborbital angkasa luar di Virgin Galactic.
Saat ini dunia sedang menghadapi krisis nyata, mulai dari perubahan iklim, pendidikan, kesehatan, perang, ketidaksetaraan gender, dan sejumlah isu krusial lainnya.
Namun di sisi lain segelintir orang menghabiskan banyak biaya dan berfokus untuk mewujudkan ambisinya mencapai Mars, yang dinilai banyak orang bukan merupakan hal krusial. Bagaimana menurut Anda?





Credit  Liputan6.com