Kamis, 27 Oktober 2016

Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia

 Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia
Amerika Serikat terus membangun dan meningkatkan kemampuan kapal selam serang tenaga nuklir kelas Virginia. Kapal selam kelas Virginia akan menggantikan kelas Los Angeles yang akan dipensiunkan dan sudah 12 unit memasuki pelayanan Angkatan Laut Amerika Serikat. Sebelumnya, Amerika berencana mengganti kelas Los Angeles dengan kelas Seawolf, namun biaya yang mahal membuat Amerika membangun kelas Virginia. General Dynamics Electric Boat Public Affairs


 Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia
Meski pun biaya pembuatan kelas Virginia lebih rendah dibanding kelas Seawolf, kecanggihannya ini tidaklah kalah. Kapal selam kelas Virginia ini merupakan kapal selam serang tenaga nuklir paling maju yang dimiliki Amerika Serikat. Kelas Virginia disebut-sebut sebagai kapal selam tenaga nuklir yang senyap yang mampu melakukan misi perang bawah laut di laut dalam dan melakukan operasi di laut dangkal. wikipedia.org


 Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia
Kapal selam kelas Virginia Blok I dibangun oleh Electric Boat, divisi dari General Dynamics, mulai tahun 1999 dan resmi beroperasi, pada 2004. Empat Virginia Blok I dibangun, setelah itu Electric Boat (EB) membangun enam Blok II dengan kemampuan yang telah ditingkatkan. Peningkatan kemampuan kelas Virginia terus dilakukan untuk menghadapi kapal selam Rusia yang semakin canggih. Saat ini EB sedang membangun Virginia Blok III. Empat dari delapan Blok III telah selesai dan beroperasi. navaltoday.com

 Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia
Kapal selam kelas Virginia Blok III mengalami desain ulang sekitar 20 persen, sebagian besar di haluan kapal. Virginia Blok III menggunakan Large Aperture Bow (LAB) untuk menekan biaya. 12 tabung peluncur rudal (VLS) diganti dengan dua tabung 87 inci Virginia Payload Tubes (VPTs). Satu VPTs dapat memuat enam rudal Tomahawk. US Navy/Newport News Shipbuilding

 Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia
Kapal selam kelas Virginia dibangun dengan sistem modulra sehinga peningktan kemampuan dan desai ulang dapat dilakukan untuk menghadapi tuntutan zaman, seperti yang dilakukan pada Blok III. Kelas Virginia juga dilengkapi dengan exit trunk, sebuah alat yang digunakan untuk mendukung operasi operasi infiltasi pasukan khusus Navy Seal. nns.huntingtoningalls.com


 Kapal Selam Kelas Virginia Siap Hadapi Kekuatan Bawah Laut Rusia
Sepuluh Kapal selam kelas Virginia Blok IV dibangun, pada tahun fiskal 2014-2018, dengan mengurangi biaya. Perubahan desain skala kecil dilakukan untuk memperpanjang siklus pemakaian komponen kapal. Saat ini sedang dikembangkan kelas Virginia Blok V, yang akan menggunakan Virginia Payload Module (VPM). Empat VPM akan ditempatkan pada Virginia Blok V, masing-masing VPM dapat memuat tujuh rudal jelajah Tomahawk. U.S. Navy/General Dynamics







Credit  Tempo.co


Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan

 Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan
Kantor berita Rusia, TASS menulis bahwa helikopter tempur Mi-28 Night Hunter akan menjalani modernisasi. Informasi ini diberikan oleh Valery Kashin, perancang umum dari Machine-Building Design Bureau. Setelah diupgrade, Mi-28 Night Hunter akan mampu menembakan rudal sepanjang waktu dan dalam cuaca apa pun, termasuk pada saat jarak pandang yang sangat pendek. ITAR-TASS/Marina Lystseva


 Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan
Valery Kashin mengatakan bahwa Biro Desain sedang melakukan upgrade rudal Ataka dan Khrizantema yang dibawa oleh helikopter Mi-28, sehingga rudal mampu mengidentifikasi, melacak, dan menghancurkan target pada jarak yang lebih jauh. Rudal Ataka akan meningkat jangkauannya dari enam menjadi delapan kilometer, sedangkan rudal Khrizantema tidak disebutkan peningkatannya. Alexandr Ryumin/TASS


 Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan
Peningkatan rudal Ataka dan Khrizantema diikuti dengan peningkatan sistem kontrol rudal helikopter Mi-28 Night Hunter. Konfigurasi baru ini membuat helikopter Mi-28, dinamakan Havoc oleh NATO, semakin menakutkan, karena mampu menembak secara presisi dalam segala cuaca. sputniknews.com

 Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan
Pengerjaan Mi-28 Night Hunter versi upgrade ini dimulai, pada 2009. Helikopter versi upgrade atau disebut Mi-28NM ini telah uji coba terbang, pada awal Oktober 2016, dan pengiriman batch pertama, pada 2018. Mi-28NM dirancang untuk menghancurkan kendaraan tempur yang terbuat dari bahan yang tahan rudal, target udara yang terbang rendah, dan pasukan musuh, pada siang mau pun malam hari. Bradva.BG

 Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan
Helikopter Mi-28NM menggunakan radar panorama 360 derajat, N025. Penggunaan radar baru ini membuat Havoc dapat medeteksi dan melacak target dideklilingnya. Helikopter ini juga menggunakan baling-baling yang lebih canggih sehingga dapat meningkatkan kecepatan maksimum Mi-28NM. Selain itu Night Hunter baru ini akan membawa meriam otomatis yang telah ditingkatkan, Shipunov 2A42 30 mm. lecourrierderussie.com

 Helikopter Mi-28 NM, Versi Upgrade yang Semakin Mematikan
Mi-28NM dilaporkan akan menggunakan sistem dua kontrol. KRET, anak perusahaan Rostec, mengembangkan sistem stasiun laser yang melindungi Mi-28NM dari ancaman rudal dipandu. Uji coba helmet yang mengintegrasikan penglihatan dengan sistem kontrol, untuk meningkatkan kemampuan helikopter, selesai pada akhir tahun. cont.ws






Credit  Tempo.co



Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki

 Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki
Rudal UMTAS (Uzun Menzilli Tanksavar Sistemi) adalah sistem rudal anti-tank jarak jauh yang dirancang dan dikembangkan oleh perusahaan senjata dan sistem pertahanan udara Turki Roketsan. UMTAS dipandu oleh pencitraan inframerah atau dipandu laser. Versi rudal dipandu laser disebut L-UMTAS. defence.pk


 Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki
Rudal anti tank UMTAS utamanya dirancang sebagai senjata andalan helikopter serang Turki, T129 ATAK dan AH-1W Cobra. Namun, UMTAS juga dapat digunakan oleh platform udara lainnya, seperti helikopter maritim Sikorsky SH-60B, pesawat serbu ringan, drone, atau dipasang pada kendaraan tempur. wikipedia.org


 Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki
Rudal anti tank jarak jauh UMTAS dirancang untuk menghancurkan kendaraan lapis baja berat. Rudal ini mulai dikembangkan, pada 2005. Varian rudal dipandu laser, L-UMTAS, memasuki fase kualifikasi dan pengembangan, pada 2015. Uji coba berhasil, ditembakan dari helikopter T129 ATAK dan SH-60 Sea Hawk. army-technology.com


 Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki
Rudal presisi UMTAS memiliki panjang 1,8 m, diameter 16 Cm, dan berat 37,5 kg. Rudal ini memiliki empat sayap pendek di bagian tengah dan empat sirip kontrol aerodinamis di bagian belakang sebagai pengontrol terbang. Sensor pencari target dengan dipandu pencitraan infra merah atau laser dibenamkan dihidung rudal. youtube.com

 Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki
Rudal UMTAS dapat ditembakan dengan menggunakan dua mode, yaitu tembak dan lupakan (fire and forget) dan mode tembak dan perbarui (fire and update). Mode fire and update membuat operator dapat memperbarui informasi target setelah rudal ditembakan. Pembaruan informasi penting agar rudal UMTAS dapat menghancurkan target bergerak. defence24.com

 Mengenal UMTAS, Rudal Anti Tank Presisi Buatan Turki
Didukung mesin berbahan bakar propelant padat hydroxyl-terminated polybutadiene (HTPB) tanpa asap , rudal anti tank UMTAS memiliki jarak tembak efektif 0,5 hingga 8 km. Rudal ini mampu menghancurkan kendaraan lapis baja dan unit mekanik musuh dalam segala cuaca, siang mau pun malam. defence.pk






Credit  Tempo.co



Bangun Kapal Selam, Kemhan Kirim 300 Insinyur Belajar ke Korsel

 
Bangun Kapal Selam, Kemhan Kirim 300 Insinyur Belajar ke Korsel
Ilustrasi. (Ist)
 
JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus berupaya mencapai kemandirian dalam membangun industri pertahanan. Salah satu langkah kongkrit yang dilakukan yakni mengirim 300 insinyur ke Korea Selatan (Korsel) untuk belajar membangun kapal selam.

Direktur Teknologi Industri Pertahanan Ditjen Pothan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen TNI Jan Pieter Ate mengatakan, pengiriman 300 insinyur tersebut merupakan bagian dari kontrak pembelian kapal selam antara Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan.

"Tugas mereka belajar bagaimana membuat kapal selam," ujar Pieter di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu 26 Oktober 2016.

Pieter menjelaskan, pemerintah tengah mencanangkan pembangunan kapal selam secara mandiri di dalam negeri. Dalam rencana strategis postur pertahanan tercatat, hingga 2029 Indonesia akan memiliki 12 unit kapal selam.

Pengiriman 300 insinyur Indonesia ke Korea Selatan, kata Pieter, merupakan bagian dari transfer teknologi antara dua negara. Harapannya, ke depan pembuatan kapal selam bisa dilakukan di dalam negeri oleh tenaga-tenaga terampil yang dimiliki Indonesia.

"Satu unit kapal selam akan dibuat di Korsel. Unit kedua, ketiga, harapannya bisa dibangun sendiri di dalam negeri oleh insinyur kita," ucap Pieter.


Credit  Sindonews








Kementerian Pertahanan Luncurkan Kendaraan Tempur Tank Boat

 
Kementerian Pertahanan Luncurkan Kendaraan Tempur Tank Boat
Kendaraan tempur Tank Boat. Foto/militerone.com
 
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo & Forum.

Akan ada berbagai suguhan spesial yang disajikan dalam pameran yang digelar tanggal 2 hingga 5 November 2016 itu. Salah satunya peluncuran Tank Boat.

Ditilik dari namanya, Tank Boat merupakan kendaraan tempur yang memadukan kapabilitas darat seperti yang dimiliki tank dan kemampuan manuver di perairan yang dimiliki kapal.

Dengan menggabungkan kemampuan manuver darat dan laut, kendaraan tempur ini menjadi yang pertama di dunia.

"Ini teknologi pertama di dunia jika berhasil," kata Direktur Teknologi Industri Pertahanan, Ditjen Pothan, Brigjen Jan Pieter Ate di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Pieter menjelaskan, Tank Boat merupakan kendaraan tempur produksi Indonesia, hasil kerjasama PT Pindad dan PT Lundin asal Swedia.

Tank Boat memiliki spesifikasi panjang 18 meter dan dioperasikan oleh 12 orang awak. Kendaraan tempur ini juga disebut mampu beroperasi di perairan dangkal di kedalaman hingga 90 cm.

"Bisa beroperasi di pinggir pantai, bersembunyi di antara pohon bakau," ucap Pieter.

Karenanya, kendaraan tempur yang memadukan kemampuan darat dan manuver di perairan ini disebut Pieter cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia. "(Industri) ini harus didukung," ucap Pieter.



Credit  Sindonews






Kemenhan Akan Gelar Pameran Industri Pertahanan Berskala Internasional

 
Kemenhan Akan Gelar Pameran Industri Pertahanan Berskala Internasional
Indo Defence Expo 2014 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Foto/Dok/SINDOnews.
 
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kembali menggelar pameran industri pertahanan berskala internasional, Indo Defence 2016 Expo & Forum. Pameran bertema Blostering Defence Industri Cooperation: Archieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World ini digelar tanggal 2-5 November 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Direktur Teknologi Industri Pertahanan, Ditjen Pothan sekaligus ketua penyelenggara Indo Defence 2016, Brigjen Jan Pieter Ate mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan membuka pameran tersebut. Dia menambahkan pameran industri pertahanan tahun 2016 akan diikuti 844 perusahaan luar negeri maupun dalam negeri.

Dia menyebutkan jumlah perusahaan peserta pameran meningkat drastis dari Indo Defence 2014 sebanyak 672 perusahaan. Menurutnya Indo Defence merupakan ajang pameran industri pertahanan terbesar di Asia dan Asia Tenggara.

"Tahun ini ada 573 perusahaan luar negeri dan 271 perusahaan dalam negeri siap memamerkan produk peralatan pertahanan dengan teknologi terkini," ujar Pieter dalam konferensi pers di Kantor Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Indo Defence 2016, kata dia dihadiri delegasi resmi negara sahabat. Dia menyebutkan, Pakistan, Laos, Swedia, Malaysia, Perancis, Singapura, Rusia, Timor Leste, Filipina, Turki, Jepang, Australia, Brazil, Belarusia, Vietnam, Iran, Polandia, Inggris, Korea Selatan, Yunani, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab dan Italia.

"Ada enam menteri pertahanan negara sahabat yang sudah konfirmasi hadir," ucapnya.

Selain menggelar pameran produk, akan diadakan pula seminar internasional bertema Acheiving Comorehensive Maritime Surveillane and Scurity hrough Technology Innovation and Partnerships. Menteri BUMN dijadwalkan sebagai pembicara utama dalam acara tersebut. 

Dia menambahkan, seminar akan membahas isu-isu kerja sama internasional melalui inovasi teknologi dalam rangka keamanan maritim di kawasan. "Ada pula live demo dari industri pertahanan baik dalam negeri maupun luar negeri serta TNI," katanya.



Credit  Sindonews







Rusia Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali ke Laut Baltik

 
Rusia Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali ke Laut Baltik
Rusia dilaporkan mengirimkan dua kapal perang bersenjata peluru kendali ke Laut Baltik. Foto/Istimewa
 
LONDON - Rusia dilaporkan mengirimkan dua kapal perang berpeluru kendali mematikan yang mempunyai kemampuan mencapai Eropa ke Laut Baltik. Pengiriman dua kapal perang ini dilakukan ditengah persiapan NATO mengirimkan ribuan pasukan ke perbatasan Rusia.

Dua kapal perang tersebut awalnya adalah bagian dari armada kapal perang yang dikirimkan ke Laut Mediterania. Mereka berencana mengisi bahan bakar di Spanyol sebelum melanjutkan perjalanan menuju Suriah. Namun kapal itu malah bergerak ke Laut Utara,melewati Great Belt sekitar Denmark dan ke Laut Baltik.

Diyakini kapal-kapal itu sedang dalam perjalanan ke kantong Rusia di Baltik, Kaliningrad, yang baru-baru ini memiliki sejumlah rudal mematikan. "Dengan munculnya dua kapal kecil yang dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr, Armada kapal itu berpotensi menargetkan basis militer Eropa di utara," ucap sebuah sumber seperti dikutip dari Express, Kamis (27/10/2016)

Dylan White, yang bertindak sebagai juru bicara NATO mengatakan: "Angkatan Laut NATO sedang memantau kegiatan ini di dekat perbatasan kita."

Sedangkan seorang analis pertahanan dari Atlantic Council Digital Forensik Research Lab, menambahkan: "Penambahan rudal Kalibr akan meningkatkan jangkauan serangan bukan hanya dari Armada Baltik, tapi pasukan Rusia di kawasan Baltik, lima kali lipat. Dua korvet kecil, dengan kemampuan rudal nuklir modern mereka, mungkin belum memberikan dampak yang luar biasa untuk ukuran mereka di Baltik."

Armada ini menjadi berbahaya setelah diatur untuk menerima lebih lanjut tiga kapal perang bersenjata dengan rudal yang sama pada akhir 2020.

Hubungan Rusia dengan sejumlah negara Baltik menjadi lebih dan lebih menegangkan dalam beberapa bulan terakhir karena Rusia mencoba untuk memamerkan kekuatan militernya.

Credit  Sindonews






Giliran Inggris Unjuk Kekuatan, Kirim Tentara ke Perbatasan Rusia

 
Giliran Inggris Unjuk Kekuatan, Kirim Tentara ke Perbatasan Rusia
Inggris akan mengirim tentara ke Estonia yang berdekatan dengan perbatasan Rusia. Foto/Istimewa
 
LONDON - Unjuk kekuatan dilakukan Inggris hanya beberapa hari setelah armada kapal perang Rusia melewati garis pantai negara itu. Tentara Inggris akan melakukan perjalanan ke Estonia. Penempatan ini disebut sebagai salah satu penempatan tentara asing terbesar di perbatasan Rusia sejak perang dingin.

Langkah ini akan berlangsung pada musim semi berikutnya, dengan Denmark dan Prancis juga akan ambil bagian dalam latihan militer terbesar. Proyek ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Michael Fallon yang mengatakan pasukan Inggris tetap dalam kesiapan tempur.

"Batalion itu akan bersifat defensif, namun akan tetap mempunyai kemampuan tempur. Ini adalah tentang dua hal: jaminan keamanan, dan untuk melakukan itu diperlukan kehadiran militer yang tangguh, dan pencegahan. Ini bukan hanya perjalanan biasa. Ini adalah kehadiran militer yang cukup serius," katanya seperti dikutip dari Express, Kamis (27/10/2016).

Sebelumnya, armada kapal perang Rusia yang terdiri dari kapal induk Admiral Kuznetsov dan tujuh kapal lainnya memicu ketegangan dengan Inggris saat melakukan pelayaran menuju Suriah.

Kapal perang Inggris, HMS Richmond, mengawal armada kapal Rusia tersebut mulai dari Laut Norwegia. Sementara HMS Duncan, kapal perusak Tipe 34, berangkat dari Portsmouth pada 18 Oktober untuk mengawasi armada kapal perang tersebut.

Meskipun menyebabkan kegemparan di antara beberapa negara NATO, sekretaris jenderal aliansi Jens Stoltenberg mengatakan bahwa Angkatan Laut Rusia bebas untuk beroperasi di perairan internasional.




Credit Sindonews










Enam Negara NATO Bakal Kirim Angkatan Laut ke Laut Hitam

 
Enam Negara NATO Bakal Kirim Angkatan Laut ke Laut Hitam
NATO akan meningkatkan kehadirannya di Laut Hitam. Foto/Istimewa

BRUSSELS - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Jens Stoltenberg menyatakan enam negara anggota organisasi itu siap mengirimkan unit angkatan laut mereka ke Laut Hitam pada 2017 mendatang. Enam negara itu diantaranya adalah Amerika Serikat (AS), Turki, dan Polandia.

Stoltenberg mencatat kemajuan dalam memperkuat kehadiran NATO di wilayah Laut Hitam. "Dengan kerangka brigadi multinasional yang dipimpin Rumania di darat dan kami sedang bekerja pada langkah-langkah di udara dan laut," seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (27/10/2016).

Stoltenberg mengatakan beberapa negara anggota menunjukkan kesediannya untuk berkontribusi menunjukkan kehadiran NATO di wilayah Laut Hitam di darat, laut, dan di udara termasuk Kanada, Jerman, Belanda, Polandia, Turki dan Amerika Serikat. "Sekutu lain juga melihat bagaimana mereka bisa berkontribusi," tambahnya.

Rencana pada peningkatan kehadiran Laut Hitam akan diselesaikan selama pertemuan lain pada menteri NATO pada bulan Februari. Berikut reunifikasi Crimea dengan Rusia, NATO telah semakin khawatir tentang Laut Hitam berubah menjadi "danau Rusia."

Stoltenberg juga mengatakan bahwa 17 negara NATO akan mendelegasikan unit mereka untuk bergabung dengan empat batalyon multinasional di darat untuk dikerahkan di Polandia dan Negara Baltik awal tahun depan. Batalyon akan dipimpin oleh AS, Inggris, Kanada dan Jerman, sedangkan negara-negara pengirim pasukan mereka termasuk Perancis, Polandia, Albania, Rumania, Kroasia dan lain-lain.

Stoltenberg menekankan bahwa NATO sedang memantau pergerakan kapal Rusia di Laut Baltik. "Saya dapat mengkonfirmasikan bahwa dua kapal perang Rusia baru-baru ini memasuki Laut Baltik, dan NATO memantau gerakan ini dengan cara yang selalu kita lakukan," katanya.

Namun Stoltenberg menekankan bahwa, meskipun terjadi penumpukan pasukan di Eropa Timur, aliansi siap berdialog dengan Moskow. "Kami prihatin tentang perilaku Rusia. Dialog Bur bahkan lebih penting ketika ketegangan semakin tinggi. Dan NATO siap untuk mengadakan pertemuan duta besar dari Dewan NATO-Rusia dalam waktu dekat," katanya.


Credit  Sindonews







Seorang Tentara AS Dilaporkan Tewas di Mosul

 
Seorang Tentara AS Dilaporkan Tewas di Mosul
Seorang anggota militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan turut menjadi korban tewas dalam operasi pembebasan Mosul. Foto/Istimewa
 
ERBIL - Seorang anggota militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan turut menjadi korban tewas dalam operasi pembebasan Mosul. Tentara AS yang diketahui bernama Jason Finan tewas saat terjadi pertempuran antara pasukan Kurdi dengan ISIS di pinggiran Mosul.

Menurut pusat komando pasukan gabungan Irak, Finan adalah salah satu penasihat AS yang bertugas melatih tentara Kurdi. Perwira tinggi Angkatan Laut AS itu tewas saat pasukan Kurdi terdesak oleh serangan yang dilancarkan ISIS di dekat Mosul.

"Finan berada di belakang garis depan untuk memberikan nasihat kepada pasukan Kurdi, saat mereka melakukan seragan di Mosul, sebelum akhirnya pasukan Kurdi mendapat serangan bertubi-tubi (dari ISIS)," kata pusat komando, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (26/10).

Kabar kematian Finan dibenarkan oleh Kementerian Pertahanan AS, dan mengatakan Finan tewas dalam pertempuran yang berlangsung pada Jumat pekan lalu.

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan Finan telah berada di Irak selama beberapa waktu untuk memberikan dukungan teknis kepada pasukan Kurdi yang tengah berjuang membebaskan Mosul.

Para pejabat AS sendiri telah berulang kali menekankan bahwa tidak ada anggota militer AS yang berada di garis depan operasi koalisi. Pasukan AS hanya bertugas untuk memberikan nasihat dan pelatihan, baik kepada pasukan Irak ataupun Kurdi.



Credit  Sindonews











Dituding Rusia Serang Warga Mosul, Ini Respon AS

 
Dituding Rusia Serang Warga Mosul, Ini Respon AS
AS mengatakan akan melakukan investigasi jika Rusia memberikan rincian mengenai serangan tersebut. Foto/Reuters
 
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memberikan respon atas tudingan Rusia terkait operasi yang dilakukan koalisi internasional di Mosul. Rusia menyebut serangan koalisi pimpinan AS itu menghantam pemukiman sipil di Mosul, dan menewaskan puluhan orang.

Pusat komando koalisi internasional mengaku akan melakukan investigasi secara mendalam mengenai hal ini, jika Rusia mau memberikan rincian mengenai serangan tersebut kepada pihak koalisi.

"Kami akan membutuhkan informasi yang lebih spesifik untuk menentukan apakah pesawat koalisi terlibat dalam insiden ini," kata juru bicara pusat komando, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (26/10).

"Jika Pemerintah Rusia memiliki informasi lebih lanjut tentang dugaan ini, kami mendorong mereka untuk berbagi dengan kami agar bisa memulai penyeldikan. Koalisi menanggapi dengan serius setiap laporan yang menyebutkan serangan kami memakan korban warga sipil," sambungnya.

Kepala Staf Umum militer Rusia, Jenderal Sergey Rudskoy menyatakan, setidaknya 60 orang tewas dalam serangan itu, dan lebih dari 200 orang lainnya menderita luka-luka. Dia menyebut serangan terhadap pemukiman sipil sudah berlangsung selama tiga hari.


Credit  Sindonews









Rusia Dinilai Bisa Tembak Jatuh Jet AS di Suriah

 
Rusia Dinilai Bisa Tembak Jatuh Jet AS di Suriah
Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS), James Clapper menyatakan, Rusia mungkin saja menembak jatuh jet tempur AS yang beroperasi di Suriah. Foto/Istimewa
 
WASHINGTON - Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS), James Clapper menyatakan, Rusia mungkin saja menembak jatuh jet tempur AS yang beroperasi di Suriah. Ini mungkin akan terjadi jika Moskow merasa jet Washington menimbulkan ancaman pada operasi mereka di Suriah.

Berbicara saat melakukan wawancara dengan CBS, Clapper mengatakan, ia tidak pernah menutup adanya kemungkingkan Rusia menembak jatuh jet AS yang beroperasi di Suriah. Kemungkinan ini semakin besar setelah Rusia mengerahkan sistem pertahanan udara S-300 ke Suriah.

"Saya tidak pernah menutup kemungkinan mereka (Rusia) menembak jatuh sebuah pesawat Amerika, jika mereka merasa bahwa hal itu mengancam pasukan mereka di darat," kata Clapper, seperti dilansir Times of Israel pada Rabu (26/10).

"Rusia telah mengerahkan sistem pertahanan udara yang sangat canggih dan mampu di Suriah dan tidak akan mengerahkannya jika mereka tidak berniat untuk menggunakannya," sambungnya.

Pemerintahan Barack Obama sendiri sejauh ini telah menahan diri dari mendirikan sebuah zona larangan terbang, atau aman, di Suriah. Ini dikarenakan situasi yang sangat kompleks di Suriah, dan AS enggan terlibat konflik langsung dengan Rusia.


Credit  Sindonews










Rencana revisi PP Minerba dikajiulang

 
Rencana revisi PP Minerba dikajiulang
Jakarta. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) timbang ulang penerbitan revisi Peraturan Pemerintah (PP) No. 01/2014 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Mineral dan Batubara (Minerba).
Saat ini Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan Wakilnya Arcandra Tahar masih menimbang payung hukum yang ideal untuk meloloskan relaksasi ekspor mineral dengan kondisi Undang-Undang No. 04/2009 Tentang Minerba.
Arcandra menyatakan peraturan yang sudah dibuat sekarang ini masih dalam pengkajian, termasuk minggu depan Kementerian ESDM akan melakukan Forum Group Discusion (FGD) untuk melihat solusi terbaiknya.
"Kalau perpu (peraturan pengganti undang-undang) yang diterbitkan akan memberatkan Presiden (Joko Widodo)," ungkapnya usai diskusi bersama wartawan, di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (26/10).
Asal tahu saja, rencana merevisi PP 01/2014 ini adalah wacana dari Luhut Binsar Pandjaitan sewaktu masih menjabat sebagai Pelaksan tugas (Plt) Menteri ESDM.
Terkait itu Arcandra mengatakan bahwa hilirisasi mineral masih harus dijalankan. Hanya saja dilihat dari kondisi yang ideal dari situasi dilapangan. "Karena kondisi di lapangan tidak semua mengikuti atau melaksanakan hilirisasi lewat pembangunan smelter. Itu kenyataannya. Nah bagaimana menyikapi ini?" ungkapnya.
Ia mengisahkan tahun 2014 sampai 2017, untuk mineral diperbolehkan mengekspor dengan syarat yang sudah ditetapkan. Salah satunya, bagi yang sudah bangun smelter maka akan dikenakan biaya keluar.
"2017 ini perlu kita kaji kembali apa solusinya. Salah satunya apa mungkin kita revisi UU Minerbanya, atau ada sasaran antara kita revisi PP 01/2014 nya. Hal ini yg kita kaji sehingga beri solusi bermanfaat baik bagi smelter juga bagi penambang maupun juga untuk menstabilkan harga," tandasnya.
Sementara Ketua Panja Minerba Komisi VII DPR, Syaikul Islam Ali menolak pemerintah apabila menerbitkan Perppu maupun RPP 01/2014. Pasalnya, hal itu tidak etis karena saat ini UU Minerba sedang dibahas di DPR.
"Tidak etis karena UU sedang dibahas, selain itu tidak ada keadaan luar biasa dimana biasa Perppu dikeluarkan. Yang paling bijak bersama DPR menyelesaikan UU secepatnya," tandasnya.
Pasalnya kedua aturan yang rencana akan diterbitkan, kata Syaikul, justru menciptakan ketidakpastian hukum. Sebab, belum ada yang mengetahui isi UU Minerba yang akan direvisi seperti apa.




Credit  Kontan.co.id





Saat Singapura kehilangan mahkotanya


 
Saat Singapura kehilangan mahkotanya

SINGAPURA. Posisi Singapura sebagai negara yang paling mudah melakukan bisnis di dunia selama bertahun-tahun tergeser. Saat ini, predikat tersebut disematkan kepada Selandia Baru. Hal ini  tertuang dalam hasil kajian Bank Dunia terbaru yang dirilis hari ini.
Menurut laporan tersebut, di Negara Kiwi ini, pemohon aplikasi hanya butuh melalui satu prosedur yang prosesnya memakan waktu setengah hari saja untuk mendirikan sebuah perusahaan. Sebagai perbandingan, waktu rata-rata global pengajuan aplikasi ini mencapai 21 hari.
Selandia Baru juga menduduki posisi teratas untuk kategori pemberian izin konstruksi, pendaftaran properti, mendapatkan kredit, dan perlindungan terhadap investor minoritas.
Menurut hasil temuan Bank Dunia, Selandia Baru berhasil naik satu peringkat dari tahun lalu ke posisi teratas seiring diberlakukannya program pembebasan retribusi pajak.
"Peraturan yang sederhana yang mudah diikuti menjadi pertanda bahwa pemerintah memberlakukan warga negaranya dengan rasa hormat. Hal ini berdampak positif bagi ekonomi, seperti lebih banyak muncul pengusaha, lebih banyak kesempatan berusaha untuk perempuan, dan lebih banyak yang menjalankan peraturan yang ditetapkan," jelas Paul Romer, World Bank chief economist and senior vice president Bank Dunia.
Laporan tahunan ini menilai sejumlah regulasi yang berkaitan dengan peluncuran, operasi, dan ekspansi bisnis sektor swasta di 190 negara. Misalnya saja dalam mendapatkan listrul, ketepatan kontrak, memecahkan masalah, dan peraturan pasar tenaga kerja.
Sementara, untuk pertama kalinya tahun ini, Bank Dunia ikut memasukkan komponen gender sebagai metodologi. Termasuk di dalamnya kemampuan perempuan untuk memiliki, menggunakan, dan menyerahterimakan properti.
Bagaimana dengan Singapura? Saat ini, Singapura menduduki posisi kedua, diikuti dengan Denmark, Hong Kong, Korea Selatan, Norwegia, Inggris, Amerika Serikat, Swedia, dan Macedonia. Sedangkan posisi terbawah dihuni oleh Venezuela, Libya, Eritrea, dan Somalia.
Secara keseluruhan, Bank Dunia mengatakan, emerging market membuat progres signifikan dalam hal penegakan reformasi.
Brunei (posisi 72), Kazakhstan (posisi 35), Kenya (posisi 92), Belarus (posisi 37), dan Indonesia (posisi 91) merupakan beberapa di antara sepuluh negara yang melakukan perbaikan yang sangat signifikan.
Brunei, contohnya, menaikkan kemampuan dalam menyuplai energi, memulai distribusi data konsumen dari perusahaan utiliti untuk memperbaiki akses ke kredit, dan memberlakukan peraturan baru yang menawarkan proteksi bagi kreditur.




Credit  Kontan.co.id













Mengintip Rencana Prioritas Jonan-Arcandra Kelola Energi Hingga Akhir Tahun


Mengintip Rencana Prioritas Jonan-Arcandra Kelola Energi Hingga Akhir Tahun
Foto: Ardan Adhi Chandra


Jakarta - Duet Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar belum genap sebulan memimpin Kementerian ESDM. Keduanya membeberkan beberapa rencana kerja prioritas di sektor energi dan sumber daya mineral, hingga akhir tahun ini.

Salah satunya adalah dengan kewajiban membangun smelter di Indonesia. selain itu duet Jonan dan Arcandra juga akan mempercepat revisi PP Nomor 79 Tahun 2010, tentang biaya operasi yang dikembalikan dan pajak penghasilan di hulu migas.

Dengan selesainya revisi PP tersebut, investor lebih mudah dan murah dalam melakukan eksplorasi migas di Indonesia.

"Pertama itu kami akan meyelesaikan masalah hilirisasi minerba. Kedua itu selesaikan PP revisi 79 Tahun 2010 masalah cost recovery," ujar Jonan, dalam jumpa pers di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Selain itu, beberapa blok migas di Indonesia juga ingin ditingkatkan lagi produktivitasnya. Beberapa di antaranya adalah Blok Mahakam yang akan dikelola Pertamina di 2018 dan pengembangan Blok East Natuna.

"Blok Mahakam selesai dan nanti ada Natuna Timur. Ini prioritas arahan Presiden," kata Jonan.

Amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menetapkan harga BBM satu harga di Indonesia juga akan terus dilakukan. Begitu juga dengan upaya menurunkan harga gas industri di Indonesia, yang masih terbilang tinggi.

"Pengelolaan harga gas sampai di konsumen supaya kompetitif dibandingkan negara ASEAN lainnya, terutama sama negara yang tidak punya gas," tutur Jonan.

Penambahan jumlah kilang minyak di Indonesia juga akan terus dilakukan. Bahkan, Kementerian ESDM dapat menunjuk swasta agar cadangan BBM di dalam negeri aman.

"Kalau Pertamina belum cukup, kita cari swasta juga boleh," ucap Jonan.






Credit  detikFinance




Peringkat Kemudahan Bisnis RI Naik Jadi 91, Jokowi Belum Puas




Peringkat Kemudahan Bisnis RI Naik Jadi 91, Jokowi Belum Puas

Foto: Maikel Jefriando-detikFinance



Jakarta - Bank Dunia mencatat peringkat kemudahan memulai bisnis atau ease of doing business Indonesia di 2017 meningkat. Menurut data Bank Dunia, peringkat kemudahan memulai bisnis di Indonesia untuk 2017 naik 15 poin ke level 91 dari posisi 106 tahun ini.

Tapi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum puas atas hasil tersebut. Sebelumnya, Jokowi menargetkan peringkat kemudahan memulai bisnis di Indonesia pada 2017 nanti berada di posisi 40.

Demikianlah disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

"Di 2016 ini kenaikannya sangat signifikan dibanding seluruh negara yang ada. Kita dianggap sebagai negara yang cepat karena peringkatnya tertinggi. Tapi sekali lagi bapak presiden tetap belum puas," jelas Pramono.

Pemerintah, kata Pramono akan terus mengejar agar peringkat kemudahan berbisnis di dalam negeri mencapai level yang lebih baik.

"Pada prinsipnya, Presiden masih terus mengejar kepada Menko perekonomian, Menkeu, BKPM dan menteri terkait untuk lebih memperbaiki hal ini. Karena belum mencapai sesuai arget yang diinginkan Presiden," paparnya.



Credit  detikFinance

Jokowi Belum Puas Soal Peringkat Kemudahan Bisnis RI, Ini Respons Kepala BKPM


Jokowi Belum Puas Soal Peringkat Kemudahan Bisnis RI, Ini Respons Kepala BKPM
Foto: Agung Pambudhy

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum puas dengan ranking kemudahan berusaha atau ease of doing business yang dirilis oleh Bank Dunia. Walaupun sudah ada peningkatan peringkat yang cukup signifikan, dari peringkat 106 ke 91.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Lembong, memaklumi ketidakpuasan Presiden Jokowi, karena target yang ditetapkan sebelumnya adalah peringkat 40.

"Kita memang masih jauh sekali. Saya kira saat ini kita baru 5-10% dari yang seharusnya kita kerjakan," ujar Thomas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Menurut Thomas, melakukan perubahan dari sebuah tatanan yang sudah lama berjalan itu memang sulit. Maka dari itu, Bank Dunia sekalipun menempatkan Indonesia sebagai negara dengan perubahan paling besar di antara banyak negara lainnya.

"Ini lonjakan terbanyak dalam sejarah indeks EoDB (Ease of Doing Business) itu. Nggak pernah ada lonjakan 15 peringkat dalam 1 tahun, saya kira ini mencerminkan kerja nyata dan upaya-upaya deregulasi dari pemerintah," paparnya.

Terkait dengan target peringkat ke 40, Thomas menilai seluruh lini pemerintahan harus mampu bekerja lebih keras lagi dan terkoordinasi. Baik sesama Kementerian Lembaga maupun dengan pemerintah dan daerah.

"Ya kita harus genjot habis-habisan untuk mengejar ke situ," tegas Thomas.

Credit  detikFinance

Peringkat Kemudahan Bisnis RI Naik, Darmin: Negara Lain Lebih Cepat

Peringkat Kemudahan Bisnis RI Naik, Darmin: Negara Lain Lebih Cepat
Foto: Maikel Jefriando-detikFinance

Jakarta - Kemudahan berusaha atau ease of doing business di Indonesia mengalami perbaikan yang cukup signifikan dalam setahun terakhir. Namun Bank Dunia mencatat Indonesia hanya mampu naik 15 peringkat dari sebelumnya.

Alasannya memang karena negara lain juga melakukan perbaikan yang lebih cepat.

"Karena kita membaik, orang (negara) lain membaiknya lebih cepat lagi," kata Menko Perekonomian, Darmin Nasution, dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Menurut data Bank Dunia, peringkat kemudahan untuk memulai bisnis di Indonesia pada 2017 berada di level 91. Naik 15 poin dari sebelumnya 106 di 2016.

Darmin menuturkan bahwa Indonesia masuk ke dalam 10 negara dengan perbaikan terbesar.

"Ada sejumlah negara yang mereka sebut sebagai top reformer, yang melakukan reform atau perbaikan yang paling tinggi. Itu mereka me-list ada 10 negara. Kita termasuk di antara yang paling tinggi diantara top reformer tersebut," terang Darmin.

Perbaikan yang dilakukan terjadi pada 7 indikator utama dari total 10 indikator. Sebanyak 3 indikator lainnya mengalami penurunan, yaitu permohonan izin konstruksi, perlindungan investor minoritas dan penyelesaian kepailitan.

"Indonesia berhasil melakukan perbaikan dari 7 dari total 10 indikator yang ada. Walaupun kenaikannya masing-masing-masing beda. Bahkan ada yang sedikit turun," pungkasnya.

Darmin menekankan, perbaikan tersebut membuktikan bahwa komitmen Pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.

"Kemajuan yang dicapai saat ini merupakan cerminan komitmen pemerintah Indonesia untuk menciptakan iklim usaha lebih kompetitif dengan mempermudah memulai dan menjalankan usaha," tandasnya.


Credit  detikFinance

Peringkat Kemudahan Berusaha RI Naik, Sri Mulyani: Karena Penyederhanaan Izin

Peringkat Kemudahan Berusaha RI Naik, Sri Mulyani: Karena Penyederhanaan Izin
Foto: Ari Saputra


Jakarta - Bank Dunia mencatat peringkat kemudahan berbisnis atau ease of doing business Indonesia di 2017 meningkat. Menurut data Bank Dunia, peringkat kemudahan memulai bisnis di Indonesia untuk 2017 naik 15 tingkat ke posisi 91 dari sebelumnya di posisi 106.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pun menanggapi positif hal tersebut. Menurutnya hal ini karena berbagai upaya penyederhanaan izin yang dilakukan pemerintah.

"Bagus karena berbagai perizinan dan berbagai reformasi yang dibuat pemerintah," ujar Sri Mulyani, usai rapat paripurna, di DPR, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2016).

Dengan semakin mudahnya perizinan, diharapkan banyak investor yang percaya dan berminat untuk berinvestasi di Indonesia.

"Insya Allah itu akan memberikan confidence dan menarik lebih banyak kepercayaan," kata Sri.

"Seperti hari ini tingkat kemudahan berbisnis kita positif kan bisa berharap bahwa sektor swasta melakukan peranan yang positif (investasi) menjadi pertumbuhan ekonomi. Jadi seimbang antara fiskal dengan non fiskal kalau dari sisi pertumbuhannya," imbuhnya.

Saat ini pemerintah sedang berupaya melakukan beberapa penyederhanaan izin dan regulasi. Salah satunya mengatur untuk kemudahan berinvestasi bagi pengusaha.


Credit  detikFinance




Ketegangan Meningkat, NATO Tambah Pasukan di Perbatasan Rusia

 
Ketegangan Meningkat, NATO Tambah Pasukan di Perbatasan Rusia  
NATO mendesak negara sekutu meningkatkan kontribusi militer di sekitar perbatasan Rusia guna membendung kekuatan Moskow di kawasan. (Reuters/Ints Kalnins)
 
Jakarta, CB -- Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO, mendesak negara sekutu meningkatkan kontribusi militer di sekitar perbatasan Rusia guna membendung kekuatan Moskow di kawasan. Desakan ini diluncurkan NATO seiring meningkatnya ketegangan antara Barat dan Rusia terkait Krisis Crimea dan konflik Suriah.

Peningkatan pasukan NATO di perbatasan Rusia dianggap penting menyusul keputusan Rusia untuk mengirimkan kapal induknya ke perairan Eropa untuk menuju Suriah. Menteri pertahanan negara sekutu NATO pun berencana mengirimkan pasukan ke wilayah Baltik dan timur Polandia pada awal 2017, untuk mencegah adanya potensi ancaman.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, menyatakan peningkatan kontribusi militer negara sekutu dilakukan sebagai salah satu komitmen ikatan pertahanan negara transatlantik. Selain itu, hal ini juga berguna untuk menjaga kepentingan dan keamanan negara-negara NATO dalam mencegah timbulnya konflik di kawasan.

"(Peningkatan kontribusi militer) ini merupakan pencegahan kredibel. Bukan untuk memprovokasi tapi justru mencegah terjadinya konflik," ujar Stoltenberg seperti dikutip Reuters, Selasa (25/10).

Amerika Serikat sebagai anggota NATO juga berharap dapat mengikatkan komitmennya bersama negara Eropa lain untuk menambah sekitar 4.000 tentara yang akan ditempatkan di empat kelompok tempur. Langkah ini merupakan bagian dari respons tegas NATO terhadap aneksasi Crimea oleh Rusia pada 2014 lalu dan pencegahan hal serupa terjadi pada negara eks-Soviet lainnya.

Negara seperti Perancis, Denmark, dan Italia juga diharapkan bersedia bergabung dengan empat kelompok tempur yang dipimpin AS, Jerman, Inggris, dan Kanada. Keempat kelompok ini akan mengerahkan pasukan militer ke wilayah Eropa Timur seperti Polandia, Lithuania, Estonia, dan Latvia.

Keempat kelompok tempur akan didukung oleh sekitar 40 ribu pasukan cepat tanggap NATO yang dapat dirotasi ke negara Baltik dan Polandia untuk menangani berbagai potensi konflik dengan cepat.

Peningkatan kontribusi militer ini merupakan bagian dari strategi pencegahan baru yang diharapkan dapat dikombinasikan dengan pasukan patroli udara, pertahanan rudal, dan pertahanan terhadap serangan siber.

NATO juga berharap, negara seperti Bulgaria, Romania, dan Turki dapat turut segera meningkatkan patroli angkatan laut dan udara bersama di kawasan, walaupun strategi peningkatan militer NATO di Laut Hitam masih terhambat akibat adanya kehadiran militer Moskow di sana.

Ketegangan antara Negara Barat dan Rusia meningkat sejak Crimea dianeksasi Rusia. Hubungan keduanya terus memburuk sejak Rusia membantu pasukan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad memerangi pemberontak, terutama di Aleppo dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya, AS mendukung kelompok pemberontak untuk membantu menggulingkan Assad.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah AS juga menuding Rusia berada di balik serangkaian serangan siber yang menimpa pejabat Partai Demokrat AS. AS menuduh Rusia berupaya mempengaruhi pemilu presiden AS, yang akan digelar pada 8 November mendatang.




Credit  CNN Indonesia







Produsen Jet Tempur Berebut Tender Rp156 Triliun dari India

 
Produsen Jet Tempur Berebut Tender Rp156 Triliun dari India  
India membuka tender global untuk pengadaan ratusan jet tempur baru, yang langsung menjadi rebutan produsen-produsen senjata kelas dunia. (Reuters/Vijay Mathur)
 
Jakarta, CB -- Produsen-produsen jet tempur dari seluruh dunia berebut proyek pengadaan armada udara baru India yang nilainya fantastis. Namun ada satu syarat yang memberatkan perusahaan-perusahaan tersebut, yaitu proses produksi yang sebagiannya harus dilakukan di dalam negeri.

Ben Moores, ahli pertahanan dan penerbangan di lembaga IHS Jane's mengatakan India telah menyebarkan pengumuman tender ke beberapa perusahaan senjata di seluruh dunia. Menurut Moores, nilai tender tersebut mencapai US$12 miliar atau lebih dari Rp156 triliun.

"India siap membayar US$56 hingga US$80 juta per pesawat untuk 150 jet tempur," kata Moores, dikutip dari CNN, Selasa (25/10).

Namun Perdana Menteri India Narendra Modi menginginkan sebagian produksi dilakukan di dalam negeri, sebagai bagian dari program "Make in India". Syarat ini dianggap ganjalan bagi mulusnya proses tender pengadaan senjata.

Syarat inilah yang membuat perusahaan jet tempur Perancis, Dassault, harus melalui negosiasi panjang dengan India untuk pembelian 126 jet tempur Rafale. Akhirnya, Dassault hanya menyanggupi pengadaan 36 jet tempur karena harus melibatkan unsur dalam negeri dalam produksinya.

Produsen jet dari Swedia, Saab, mengaku siap memenuhi persyaratan India tersebut dalam tender kali ini.

"Kami siap memberikan solusi di bawah program 'Make in India'," kata juru bicara Saab, Sebastian Carlsson, yang mengaku telah menerima surat tender dari pemerintah India.

Carlsson mengatakan perusahaannya telah berhasil mengirim jet tempur Gripen ke Brasil. Dalam kerja sama dengan Brasil, Saab mentransfer teknologi ke perusahaan lokal termasuk memberi pelatihan kepada para teknisi dalam negeri. Cetak biru kerja sama ini juga bisa diterapkan dengan India.

"Itu adalah contoh cara kami berbisnis," kata Carlsson.

Perusahaan senjata Lockheed Martin malah lebih agresif lagi berebut tender ini. Perusahaan asal Amerika Serikat ini mengaku siap menjadikan India sebagai pabrik global pembuatan jet tempur F-16.

"Produksi F-16 di India akan menjadikan negara itu sebagai fasilitas pembuat F-16 satu-satunya di dunia. Tidak ada pesaing kami yang bisa menawarkan hal itu," kata Abhay Paranjape, direktur pengembakan bisnis Lockheed di India.

Modernisasi persenjataan India menjadi salah satu program unggulan Modi, terutama karena negara itu tengah bersitegang dengan tetangganya, Pakistan. Kedua negara pemilik senjata nuklir ini terlibat seteru berdarah di Kashmir, wilayah sengketa sejak puluhan tahun.





Credit  CNN Indonesia




Kisruh Filipina-AS, Menang jadi Abu Kalah jadi Arang


Kisruh Filipina-AS, Menang jadi Abu Kalah jadi Arang  
Duterte berkonflik dengan AS melalui ancaman putus hubungan, namun sejatinya kerugian dialami oleh kedua negara jika hal itu terwujud. (AFP Photo/ Ye Aung Thu)
 
Jakarta, CB -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte tak main-main saat mengatakan ingin ‘menjaga jarak’ dengan sekutu terdekatnya selama hampir 65 tahun, Amerika Serikat. Sejak menjabat sebagai Presiden Filipina pada Juni lalu, Duterte memiliki gaya pemerintahan yang bertolak belakang dengan pemimpin sebelumnya, Benigno Aquino III.

Di kala Manila berusaha memperkuat kehadiran AS di kawasan dengan menyetujui pakta pertahanan Enhanced Defence Cooperation Agreement (EDCA) sekitar 2014 lalu, Duterte malah menegaskan keinginannya untuk ‘berpisah’ dengan AS dan merapat ke China dan Rusia.

“Saya umumkan perpisahan saya dengan AS, baik dalam segi militer dan ekonomi. Amerika sudah kalah,” tutur Duterte dalam kunjungan kenegaraan di Beijing, China, Kamis pekan lalu seperti dikutip Reuters.
“Mungkin saya juga akan mendatangi Rusia dan berbicara pada [Presiden Vladimir] Putin bahwa ada tiga negara bersatu menghadapi dunia – China, Filipina, Rusia. Ini satu-satunya cara,” lanjut dia.

Sejak itu Duterte semakin kencang melontarkan sikapnya menjauhi AS. Baru-baru ini dia mengatakan Filipina tidak akan lagi menjadi “anjing” Amerika, untuk menanggapi kritikan dan ancaman penyetopan bantuan oleh Barat. Pemerintah Amerika Serikat memang gencar mengecam Filipina karena kebijakan perang ‘brutal’ Duterte dalam memberantas narkoba yang dianggap melanggar HAM.

Para menteri Filipina memang selalu berusaha mengklarifikasi pernyataan Duterte, namun mantan wali kota Davao itu selalu mengungkapkan makian yang sama terhadap AS. Jika Filipina benar-benar menjauhi AS, maka ini akan jadi kemunduran bagi kebijakan Presiden Barack Obama di Asia, atau yang dikenal dengan nama ‘Pivot to Asia’.
Duterte merapat ke China dalam pertemuan dengan Presiden Xi Jinping. (Reuters/Thomas Peter) 
Duterte merapat ke China dalam pertemuan dengan Presiden Xi Jinping. (Reuters/Thomas Peter)
Dengan kebijakan ini, Obama mengalihkan fokus kebijakan luar negerinya dari Timur Tengah dan beralih ke Asia. Obama ingin mempertahankan eksistensi AS di Asia guna membendung ancaman perkembangan ekonomi dan politik China yang sangat pesat.

“Jika China berhasil membuat Filipina jauh dari AS, ini akan menjadi kemenangan besar bagi usaha Beijing dalam melemahkan aliansi AS di kawasan itu," tutur Penasihat Senior Center for Strategic and International Studies Andrew Shearer, dikutip dari Washington Post.

Menurut Shearer, perpecahan aliansi AS-Filipina dapat mempengaruhi mitra AS lainnya di kawasan. Filipina bukan satu-satunya negara Asia yang akan menjauh dari Amerika.
Salah satunya Thailand yang perlahan namun pasti mulai jaga jarak dengan AS pasca kudeta militer 2014 lalu. Sempat terjadi beberapa insiden diplomatik antara AS dan Thailand. Menurut AS, catatan pelanggaran HAM junta militer menghambat proses demokratisasi di Thailand.

Menurut Direktur Eksekutif Collaborative Innovation Center of South China Sea Studies di Universitas Nanjing, Zhu Feng, mendekatnya Filipina dan Thailand merupakan sinyal positif bagi China, terutama untuk mengamankan misi Beijing di Laut China Selatan (LCS).

Zhu berujar, China akan dengan senang hati meminta Filipina menghentikan penggunaan pangkalan udara militer AS di Palawan. Sekitar 160 kilometer dari Palawan adalah kepulauan Spratly, wilayah sengketa yang telah berdiri pangkalan militer China.

Bagi AS, Palawan sangat penting dalam mengidentifikasi perkembangan sengketa di LCS. Terganggunya operasi militer di Palawan dapat menyulitkan misi AS di kawasan.

Filipina juga merugi

Kerugian atas renggangnya hubungan kedua negara tidak hanya akan dirasakan Amerika Serikat, namun juga Filipina. Menurut ahli ekonomi di Capital Economics, Mark Williams, Filipina akan rugi besar di sektor ekonomi.

Diberitakan CNN, berdasarkan data Kementerian Luar negeri AS, jumlah perdagangan barang dan jasa antara Filipina dan AS mencapai US$25 miliar setiap tahunnya. AS merupakan mitra dagang terbesar bagi Filipina setelah Jepang dan China.

Jika Duterte benar-benar ingin memutuskan hubungan ekonominya dengan AS, Filipina berpotensi kehilangan US$1,3 miliar investasi asing langsung (FDI), belum lagi US$ 150juta bantuan pembangunan dari AS.

"Jika hubungan dengan AS benar-benar terhenti ini akan menjadi kekhawatiran bagi Filipina karena banyak investasi-investasi AS yang mengalir di negara itu," ucap Williams.

Perusahaan-perusahaan AS telah berinvestasi di Filipina lebih dari US$4,7 miliar. Duterte seakan sudah tahu risiko ini, itulah sebabnya dia kian mendekat ke China. Duterte berharap kedekatan dengan China bisa menutupi kerugian akibat putusnya hubungan dengan AS.

Dalam kunjungannya ke Beijing, Duterte menandatangani 13 kesepakatan dagang dan ekonomi dengan China. Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Ramon Lopez menyebutkan, perjanjian perdagangan senilai US$13,5 miliar disepakati kedua negara saat Duterte melawat ke negara itu.

Namun, menurut Williams, China tidak akan banyak menolong Filipina. "Fokus Filipina ke China tidak akan menolong karena investasi China di Filipina tidak begitu besar dan relatif lebih kecil," kata Williams.

Artinya, baik AS dan Filipina sama-sama merugi jika memutus hubungan kedua negara, menang jadi abu kalah jadi arang.

Credit  CNN Indonesia












Duterte Ingin Filipina Bebas Tentara Amerika dalam Dua Tahun


Duterte Ingin Filipina Bebas Tentara Amerika dalam Dua Tahun 
 Presiden Rodrigo Duterte mengatakan Filipina akan bebas dari tentara Amerika Serikat dalam waktu dua tahun. (Reuters/Erik De Castro)
 
Jakarta, CB -- Presiden Rodrigo Duterte mengatakan Filipina akan bebas dari tentara Amerika Serikat dalam waktu dua tahun. Selain itu, dia juga ingin menghapuskan pakta pertahanan kedua negara, kian mengancam posisi AS di kawasan.

Komentar ini menambah panjang daftar ancaman Duterte terhadap AS. Sebelumnya beberapa kali Duterte mengatakan akan menghentikan kerja sama pertahanan, termasuk latihan gabungan militer kedua negara yang rutin dilakukan setiap tahun.

"Saya ingin, mungkin dalam dua tahun ke depan, negara saya bebas dari kehadiran tentara militer asing. Saya ingin mereka keluar dan jika perlu merevisi kesepakatan, saya akan melakukannya," kata Duterte dalam forum ekonomi di Tokyo dalam lawatannya ke Jepang, Rabu (26/10), dikutip AFP.

Saat ini memang ada segelintir pasukan khusus AS di beberapa bagian Filipina, terutama di Mindanao di selatan yang terlibat dalam operasi pemberantasan terorisme. Duterte sebelumnya mengatakan kehadiran tentara Amerika justru meningkatkan ketegangan dan ancaman keamanan dari kelompok separatis.

Duterte sebelumnya pernah menyebut Presiden AS Barack Obama "anak pelacur", menyebabkan pertemuan bilateral kedua negara batal digelar. Perseteruan Duterte dengan AS setelah Obama berada di barisan pengkritik program pemberantasan narkotika Filipina yang menewaskan 3.700 orang.

Dalam kunjungannya ke China pekan lalu, Duterte juga mengumumkan "perceraian" antara Filipina dan AS. Selain itu, Duterte juga menyiratkan niat merapat ke Rusia. Baik China dan Rusia adalah rival AS di kawasan.



Credit  CNN Indonesia


Duterte: Jangan Jadikan Filipina Anjing Amerika


Duterte: Jangan Jadikan Filipina Anjing Amerika  
Rodrigo Duterte terkenal dengan kata-katanya yang pedas, terutama bagi pemerintah Amerika. (Reuters/Lean Daval Jr)
 
Jakarta, CB -- Presiden Filipina Rodrigo Duterte seakan tidak pernah kehabisan kata-kata kasar, terutama yang dialamatkan untuk Amerika Serikat. Dalam ocehan terbarunya, Duterte mengatakan bahwa Filipina tidak akan menjadi "anjingnya" Amerika.

Diberitakan CNN, komentar ini disampaikan Duterte di bandara Manila sesaat sebelum dia berangkat kunjungan kenegaraan ke Jepang, Selasa (25/10). Menurut Duterte, AS yang memulai lebih dulu konflik dengan Filipina melalui kritikan terhadap gaya kepemerintahan dan kebijakannya, khususnya pada caranya mengatasi narkotika.

Sejak Duterte menjabat sebagai presiden pada Juni lalu, lebih dari 3.000 orang terduga bandar dan pengguna narkoba tewas ditembak polisi atau jadi korban pembunuhan di jalan.

"Obama dan Uni Eropa, mereka yang memulai perselisihan dengan mengangkat isu pelanggaran HAM kepada saya. Lantas mereka mengancam akan memutus bantuan untuk FIlipina," ujar Duterte

"Lalu saya tegaskan kepada mereka, 'dasar anak pelacur, jangan jadikan kami anjing kalian, seolah kami anjing yang diikat, dan kalian melempar roti yang tidak bisa kami raih," lanjut dia.

Duterte sebelumnya juga pernah mengatakan Presiden Barack Obama sebagai "anak pelacur" yang membuat pertemuan bilateral kedua negara batal dilakukan. Dalam langkahnya yang lebih ekstrem, Duterte akan menghapuskan kerja sama militer dengan AS, termasuk latihan gabungan yang rutin digelar setiap tahun.

Duterte juga mengecam kehadiran tentara AS di Filipina dan mengancam akan membatalkan kesepakatan kerja sama pertahanan kedua negara.

Salah satu kesepakatan pertahanan kedua negara adalah Enhanced Defence Cooperation Agreement (EDCA) yang telah disepakati Presiden AS Barack Obama dan mantan Presiden Filipina benigno Aquino pada April 2014 lalu. Pakta pertahanan ini memungkinkan peningkatan kehadiran tentara AS di Filipina.

"Saya menginginkan tak ada lagi pasukan atau tentara asing di negara saya kecuali tentara Filipina itu sendiri," kata Duterte.

Belum ada komentar dari pemerintah AS terkait pernyataan terbaru Duterte ini. Namun sebelumnya sumber di pemerintahan Amerika mengatakan bahwa mereka sebisa mungkin mengabaikan ocehan Duterte, yang menurut mereka akan semakin menjadi jika ditanggapi.
Credit  CNN Indonesia

Rabu, 26 Oktober 2016

Begini Tegangnya Saat Rombongan Kapal Induk Rusia Jajal Kesiagaan Angkatan Laut Inggris

 
Begini Tegangnya Saat Rombongan Kapal Induk Rusia Jajal Kesiagaan Angkatan Laut Inggris
net
Kapal Induk Rusia

CB - Britannia rules the waves, Inggris Raya sang penguasa Samudera, begitu kira-kira petikan lirik lagu Rule Britannia.
Inggris yang pada abad ke-18 dan 19 menguasai lautan, sekarang mengalami serangkaian pemotongan anggaran militer yang membatasi kesiapan armada Angkatan Lautnya.
Bagaimana kalau Inggris justru diuji coba di halamannya sendiri?
Pada awal September 2016 Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu menyatakan bahwa Rusia akan mengirimkan kapal induk Admiral Kusnetzov untuk memperkuat gugus tugasnya di Laut Merah dalam rangka memperkuat operasi militer yang dilancarkan terhadap kekuatan ISIS di Suriah.
Yang tidak disebutkan saat itu, bahwa rute yang akan digunakan oleh Admiral Kuznetsov ternyata melintasi selat Channel, alur laut sempit yang memisahkan Inggris dan Perancis.
Walaupun alasan Rusia adalah menggunakan rute terpendek, alasan ini tak bisa diterima mentah-mentah dan membuat Inggris naik darah.
Tensi antar kedua negara pun naik lagi, mengingatkan pada masa-masa Perang Dingin.
Apalagi kapal induk Admiral Kusnetzov merupakan kapal AL Rusia dengan tonase terbesar yang melintas sejak Perang Dingin, sehingga dapat diduga Rusia memang sedang uji kapabilitas Inggris.
Kapal induk tersebut berangkat dari pangkalannya di Severomosk dengan dikawal oleh kapal perang jenis Cruiser bertenaga nuklir kelas Kirov yaitu Pyotr Veliskiy (Peter Agung).
Bersamanya ada tiga kapal pendukung dan satu kapal selam.


Royal Navy (AL Inggris) pun menyiapkan kekuatan untuk menyambut gugus tempur kapal Rusia dengan mengerahkan destroyer Type 45 HMS Duncan dan dari pangkalannya di Portsmouth untuk mengawal Kusnetzov.
Perintahnya tegas dan jelas: Man Marking, atau berlayar hanya lima mil laut jauhnya dari kapal sasaran.
Belgia pun mengirimkan fregat Leopold I untuk mendukung HMS Duncan, bersama sejumlah kapal perang lain yang tergabung dalam NATO Maritime Group One.
Royal Air Force pun menyiagakan skadron Eurofighter Typhoon dari pangkalan RAF Lossiemouth dan RAF Coningsby untuk lepas landas segera apabila radar mendeteksi bahwa pesawat tempur yang dibawa Admiral Kusnetzov terbang dan melanggar wilayah udara Inggris.
Sepanjang perjalanannya melintasi Laut Utara, Admiral Kusnetzov sendiri sudah dibayangi ketat fregat HMS Richmond dan fregat AL Norwegia KNM Fridtjof Nansen yang berpangkalan di Shetland terus-menerus hingga mendekati Inggris.
Armada Rusia tersebut juga dibayangi dari udara oleh pesawat patroli maritim P-3 Orion yang mengambil sejumlah foto udara atas gugus tugas Rusia tersebut.
Pada 20 Oktober 2016, kapal induk Admiral Kuznetsov memasuki perairan Inggris dan melintas dekat Kent, walaupun mereka menjaga diri tetap dalam koridor dengan tidak menyimpang dari garis batas perairan internasional.
Rusia pun menaati protokol dengan melaporkan kehadiran mereka ke otoritas setempat yang dilewati, dan memberitahukan flight plan setiap kali pesawat-pesawat tempurnya melakukan lepas landas dan penerbangan untuk mengawal gugus tugas AL Rusia tersebut.
Di deknya disiagakan dua jet tempur Su-33 yang sudah dipasangi rudal dan siap lepas landas, seolah memberikan peringatan kepada Inggris dan NATO untuk tidak main-main dengan Kusnetzov.
Yang lebih seru lagi, Rusia ternyata juga memainkan manuver taktisnya: AL Rusia menggerakkan dua korvetnya dari kelas Buyan yang tadinya siaga di laut merah ke arah Utara dengan melintasi perairan di sekitar Portugal, mendekati Inggris untuk menyambut Admiral Kusnetzov yang merampungkan perlintasannya di Channel.

Permainan catur klasik ini dijawab Royal Navy dengan mengerahkan HMS Dragon ke Selatan untuk membayangi kedua korvet yang dipersenjatai dengan rudal jelajah Kalibr tersebut.
Amerika Serikat juga mengerahkan satu destroyernya USS Carney dari kelas Arleigh Burke untuk membayangi kedatangan Kusnetzov di Laut Merah.
Buat Rusia, kemampuan mereka untuk show of force dengan mengerahkan kapal induk Admiral Kusnetzov dianggap sebagai pembuktian bahwa Rusia punya kemampuan proyeksi kekuatannya kemanapun mereka mau, tanpa bisa didikte NATO.
Betapapun, reaksi cermat dan tak mempan provokasi yang ditunjukkan oleh Royal Navy memberikan jaminan pada Eropa bahwa NATO siap menangani aksi provokasi yang ditunjukkan oleh pihak manapun yang berseberangan dengan mereka.




Credit  TRIBUNNEWS.COM


Siapa Kiagus Ahmad Badaruddin Sehingga Dipilih Jadi Kepala PPATK, Ini Profilnya


Siapa Kiagus Ahmad Badaruddin Sehingga Dipilih Jadi Kepala PPATK, Ini Profilnya 
Kompas / Kiagus Ahmad Badaruddin  


CB -- Selain memiliki kompetensi yang memadai Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Ahmad Badaruddin dianggap profesional, sehingga Presiden Joko Widodo memilihnya menjadi Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan yang baru.
Menteri Sekretaris negara Pratikno yang dikonfirmasi Kompas mengatakan, PPATK diharapkan juga meningkatkan jejaring yang baik dan kuat dengan institusi lainnya sehingga kinerja PPATK semakin optimal.
Nama Badaruddin termasuk sejumlah nama yang pernah diusulkan kepada Presiden Jokowi. Nama-nama itu berasal dari internal ataupun eksternal PPATK. "Sejumlah kementerian juga diminta mengajukan nama-nama dengan kriteria, antara lain memiliki kompetensi, profesionalitas, integritas," kata Pratikno.
Dari situs Kementerian Keuangan disebutkan, perjalanan karier Badaruddin di kementerian tersebut dimulai sejak ia tamat SMA tahun 1977. Badaruddin memulai kariernya dari bawah, mulai dari pelaksana hingga menduduki berbagai jabatan lainnya di Kementerian Keuangan.
Pada 2003, ia pernah diangkat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas pengabdian, dedikasi dan prestasinya, Badaruddin juga pernah mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya.
"Saya siap menjalankan tugas apa pun yang dipercaya Presiden pada masa akhir pengabdian saya ini dengan baik dan sungguh-sungguh," kata Badaruddin.
Sebenarnya Badaruddin mengaku sudah mau pensiun dan mengajukan diri sebagai widyaiswara atau pengajar pada akhir pengabdiannya, tetapi ternyata malah dipercaya menjadi kepala PPATK. 

*KIAGUS AHMAD BADARUDDIN*
Lahir:
Palembang, Sumatera Selatan, 29 Maret 1957
Pendidikan:
Tamat SMA 1977 bekerja di Kementerian Keuangan
Pekerjaan:
Pada 2003 diangkat Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Komisi Pemberantasan Korupsi
Tahun 2006 kembali ke Kemenkeu jadi Direktur Sistem Perbendaharaan
Tahun 2008-2009 Direktur Pelaksanaan Anggaran
Tahun 2012 Sekjen Kemenkeu
Tahun 2015 Irjen Kemenkeu





Credit  TRIBUNNEWS.COM







Perkuat Armada, Dua Kapal Selam Tiba di Indonesia Tahun Depan

 
Perkuat Armada, Dua Kapal Selam Tiba di Indonesia Tahun Depan Kapal Selam Diesel Elektrik DSME 209 kedua diluncurkan di Galangan DSME, Okpo, Pulau Geoje, Korsel. (Dok. Dispen TNI AL)
 
Jakarta, CB -- Alat utama sistem persenjataan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut diprediksi akan semakin kuat. Tahun depan, TNI AL akan kedatangan dua kapal selam, dan satu kapal latih.

Dua kapal tersebut adalah Kapal Selam Diesel Elektrik (KSDE) DSME-209 (H.7713) dan Kapal Selam Diesel Elektrik (KSDE) DSME-209 (H.7712). KSDE dipesan dari Korea Selatan.

"Pembangunan itu tiga tahun dari 2014. Yang pertama sudah diluncurkan Maret (2016), yang kedua kemarin. Setelah diluncurkan kapal akan diuji coba setahun di sana (Korea Selatan) sebelum dikirim ke Indonesia. Rencananya kapal pertama tiba Maret 2017, dan kedua tiba Oktober 2017," kata Kasubdispenum Dispenal Kolonel Laut Heddy Sakti saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (25/10).

Menurut Heddy, kapal selam tersebut akan digunakan untuk mengatasi ancaman terhadap pertahanan laut Indonesia. Kapal selam rencananya akan ditempatkan di Komando Armada RI kawasan Barat (Koarmabar), dan Komando Armada RI kawasan Timur (Koarmatim).

"Tugasnya (kapal selam) memperkuat AL seluruhnya. Penempatannya di Armatim ada, di Armabar ada. Kapal ketiga rencananya akan dibangun di PT PAL," kata Heddy.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya TNI Widodo didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Arie H. Sembiring telah meluncurkan KSDE DSME-209 kedua di Galangan DSME, Okpo, Pulau Geoje, Korea Selatan, Senin (24/10).

Perkuat Armada, Dua Kapal Selam Tiba di Indonesia Tahun DepanPeluncuran Kapal Selam Diesel Elektrik DSME-209 di Korea Selatan, kemarin. Dihadiri pejabat dari Indonesia, dan pihak DSME. (Dok. Dispen TNI AL)
KSDE DSME-209 (H.7712) yang pertama sudah diluncurkan pada tanggal 24 Maret 2016 lalu di tempat sama yang dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi.

Indonesia memesan tiga KSDE kelas Changbogo dari Pemerintah Korea Selatan dengan proses alih teknologi yaitu dari Galangan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

Dua kapal pertama dibangun keseluruhan di DSME, sedangkan kapal selam ketiga akan diselesaikan di PT PAL. Mei lalu, pembangunan awal konstruksi kapal telah dilaksanakan dan selanjutnya akan dikirim ke Indonesia pada Desember mendatang untuk dikerjakan oleh tenaga ahli Indonesia di galangan PT PAL, Surabaya dengan cara joint section.

Pengadaan kapal perang menjadi prioritas dalam revisi Minimum Essential Force (MEF) 2015-2019 TNI AL. Langkah tersebut diambil untuk memenuhi kebutuhan alutsista guna mendukung visi World Class Navy.

"Indonesia mempunyai visi menjadi Poros Maritim Dunia, maka kehadiran TNI AL itu penting, bukan hanya hadir di pangkalan, tapi hadir di laut, baik di permukaan maupun di bawah permukaan," kata Heddy.

Pengganti Dewaruci

Selain kapal selam, TNI AL akan juga kedatangan kapal layar latih yang rencananya bernama KRI Bima Suci. Kapal ini akan menggantikan KRI Dewaruci yang telah berlayar sejak 1953.

Menhan Ryamizard Ryacudu didampingi Kasal Laksamana TNI Ade Supandi meluncurkan KRI Bima Suci di Spanyol. Kapal tersebut akan dioperasikan untuk mendukung proses pendidikan calon perwira TNI Angkatan Laut.

Peluncuran kapal ditandai dengan pemotongan pita dan penekanan tombol gauk di Galangan Kapal Freire, Spanyol, Senin (17/10) pada pukul 14.30 waktu setempat.

Kapal tersebut dibangun oleh Freire Shipyard, Spanyol. Saat menyampaikan sambutan, Ryamizard berharap pengerjaan pembuatan kapal layar latih itu dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Penyerahan kapal akan dilaksanakan pada Mei 2017 setelah dilakukan percobaan pelayaran dan pembangunan kapal dinyatakan selesai. Rencananya, KRI Bima Suci ini akan tiba di Indonesia pada Juli 2017 mendatang.

"Dengan kepercayaan yang diberikan, semoga momentum kerja sama antara Indonesia dan Spanyol dapat terus ditingkatkan," kata Ryamizard.

Perkuat Armada, Dua Kapal Selam Tiba di Indonesia Tahun DepanKRI Bima Suci sedang tahap pembangunan. KRI ini rencananya akan menjadi kapal latih pengganti KRI Dewaruci. (Dok. TNI AL)
Berita acara peluncuran Kapal Layar Latih NB705 itu ditandatangani oleh Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Layar Latih Laksamana Pertama TNI Didin Zainal Abidin dan CEO Freire Shipyard. Penandatanganan itu ditandai dengan masuknya kapal latih ke air.

Saat ini, kondisi kapal sudah sampai pada tahap pembangunan badan kapal dan pemasangan mesin. Setelah itu pembangunan akan dilanjutkan dengan pemasangan tiang, berbagai instalasi pendukung, dan pemasangan interior serta kelengkapan lainnya.

Menurut Laksamana Pertama Edi Sucipto, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut saat itu, sesuai rancangan teknis, kapal layar tiang tinggi itu memiliki ukuran panjang totalnya 111,20 meter, lebar 13,65 meter, kedalaman draft 5,95 meter, dan tinggi maksimal tiang layar 49 meter dari permukaan dek atas.

KRI Bima Suci merupakan kapal kelas Bark tiga tiang. Kapal ini akan memiliki 26 layar dengan luas keseluruhan layar 3.352 meter persegi. Ketinggian dek utamanya 9,20 meter dari permukaan laut.

"Keistimewaan kapal ini terletak pada instrumen navigasi pelayarannya yang lebih canggih, instrumen pemurnian air laut menjadi air tawar, hingga alat komunikasi dan data digitalnya," katanya.

Kapal tiang tinggi ini akan ditempatkan di dermaga tersendiri di lingkungan Markas Komando Armada RI Kawasan Timur TNI AL di Surabaya.






Credit  CNN Indonesia





Turki Buka Kemungkinan Invasi ke Irak Utara

 
Turki Buka Kemungkinan Invasi ke Irak Utara
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, Turki mungkin saja akan melakukan invasi ke Irak utara. Foto/Istimewa
 
ANKARA -  Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, Turki mungkin saja akan melakukan invasi ke Irak utara, jika ada ancaman yang datang dari sana. Irak utara adalah wilayah yang dikuasai oleh Kurdi, dan Ankara percaya Kurdi Irak memiliki hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), kelompok yang dianggap teroris oleh Ankara.

Cavusoglu menuturkan, Ankara akan mengerahkan semua yang dimiliki untuk melakukan serangan ke Irak utara. Semua itu dilakukan untuk menghilangkan ancaman yang mungkin datang ke wilayah Turki.

"Jika ada ancaman ke Turki, kami siap untuk menggunakan semua sumber daya kami, termasuk operasi darat untuk menghilangkan ancaman itu," ucap Cavusoglu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir alaraby pada Selasa (25/10).

Cavusoglu menyebut operasi yang dilakukan Turki di Suriah menunjukan bagaimana seriusnya Turki menghadapi semua ancaman yang mungkin akan datang kepada mereka.

Sejak bulan Agustus, Ankara telah mendukung pemberontak Suriah dengan artileri dan serangan udara, untuk membersihkan gerilyawan ISIS dan milisi Kurdi dari perbatasannya, dalam sebuah operasi yang dikenal sebagai Efrat Shield.

Turki menilai pemberontak Kurdi itu memiliki hubungan dengan PKK, dan setiap kelompok yang memiliki hubungan dengan PKK dianggap sebagai ancaman.



Credit  Sindonews







Reaktor Nuklir di Norwegia Alami Kebocoran

 
Reaktor Nuklir di Norwegia Alami Kebocoran
Sebuah kebocoran dikabarkan terjadi di reaktor nuklir di Norwegia. Foto/Istimewa
 
OSLO - Sebuah kebocoran dikabarkan terjadi di reaktor nuklir di Norwegia. Menurut badan penanggulangan radioaktif Norwegia, kebocoran itu tidak terlalu besar, tapi tetap bisa membahayakan.

Dalam sebuah pernyataan, badan itu mengatakan, saat ini pihaknya sedang berusaha untuk menutup kebocoran yang terjadi. Mereka berharap kebocoran ini tidak memberikan pengaruh buruk pada lingkungan dan juga pekerja di reaktor nuklir tersebut.

Namun, tidak lama kemudian pejabat di pusat institusi dimana reaktor nuklir itu berada menyatakan, masalah sudah bisa diatasi. Tidak ada satupun korban dalam insiden itu dan radisi yang hasilkan sangat kecil.

"Reaktor sudah dimatikan, dan kebocoran sudah berhasil diatasi," kata Direktur Riset di Institut Teknologi Energi, Atle Valseth, seperti dilansir Reuters pada Selasa (25/10).

Dia mengatakan tidak tahu berapa banyak staf yang ada di lokasi reaktor ketika kebocoran terjadi, tetapi kemudian mengatakan setidaknya delapan orang diperbolehkan measuki reaktor dalam kondisi seperti ini.

"Tidak ada bahaya untuk kesehatan. Dosis radioaktif yang mereka terima sangat rendah," katanya. Ia menambahkan, tidak ada kru yang menjalani perawatan di rumah sakit.



Credit  Sindonews










Sah! Pertamina Bisa Investasi di Blok Mahakam Mulai 2017


Sah! Pertamina Bisa Investasi di Blok Mahakam Mulai 2017
Ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna)

Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hari ini menandatangani amandemen Production Sharing Contract (PSC) alias kontrak bagi hasil Blok Mahakam.

Amandemen kontrak ini merupakan bagian dari proses alih kelola Blok Mahakam dari Total E&P Indonesie ke PT Pertamina (Persero). Seperti diketahui, kontrak Total di Mahakam akan habis per 31 Desember 2017. Mulai 1 Januari 2018, Pertamina menjadi operator baru blok yang menghasilkan gas 1.740 MMSCFD dan minyak 69.186 barel per hari (bph) ini.

"Pada hari ini 1 kesepakatan sudah ditandatangani, perjanjian ini akan efektif dan akan segera jalan. Sesuai arahan Presiden, progress alih kelola Blok Mahakam sudah diselesaikan. Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Total dan Inpex, juga Pertamina yang per Januari 2018 akan melanjutkan pengelolaan Blok Mahakam," kata Jonan dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, menambahkan bahwa PSC hasil amandemen ini merupakan dasar hukum bagi Pertamina untuk mulai berinvestasi di Blok Mahakam pada 2017 sebelum kontrak Total dan Inpex berakhir.

Normalnya, Pertamina baru bisa investasi pada 2018 saat sudah menjadi operator. Tapi dengan ketentuan baru dalam kontrak, Pertamina bisa berinvestasi dalam rangka menjaga tingkat produksi Blok Mahakam. Sebab, Total dan Inpex tidak akan banyak berinvestasi tahun depan. Kalau tidak ada investasi untuk pengeboran sumur-sumur baru, produsi Mahakam pasti anjlok di 2018.

"Amandemen ini menjadi dasar bagi Pertamina untuk berinvestasi lebih awal dalam rangka menjaga tingkat produksi Blok Mahakam," ucap Arcandra.

Rencananya, Pertamina akan menggelontorkan dana sebesar US$ 180 juta untuk pengeboran 19 sumur di Blok Mahakam tahun 2017. Tapi Pertamina hanya mengeluarkan dana saja, pengeboran dilakukan oleh Total.

"Tahun 2017 akan dilakukan pengeboran 6 sumur oleh Total dan 19 sumur oleh Pertamina Hulu Mahakam (PHM/anak usaha Pertamina yang akan mengelola Mahakam). Semoga dapat berjalan sesuai rencana yang sudah disetujui sebelumnya," tukasnya.

Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi, menjelaskan bahwa inti dari revisi kontrak ini adalah Pertamina dapat berinvestasi pada 2017, dan mengklaim pengeluaran tersebut sebagai cost recovery (biaya operasi untuk kegiatan produksi migas) yang harus diganti negara. Amandemen ini diperkuat oleh Permen ESDM yang baru diteken Jonan sebagai dasar hukum.

"Isi utamanya adalah SKK Migas dan PHM sepakat dengan Permen yang baru bahwa PHM bisa melakukan pengeluaran-pengeluaran untuk biaya operasional setelah amandemen ditandatangani sampai tanggal efektifnya PSC, dan pengeluaran diakui sebagai cost recovery tahun 2018," paparnya.

Tanpa adanya Permen ESDM itu, Pertamina tak bisa mengklaim investasi yang dikeluarkannya pada 2017 sebagai cost recovery pada tahun berikutnya.

"Normalnya cost recovery harus untuk pengeluaran sesudah PSC efektif. Pertamina akan ada tambahan investasi di 2017 yang nanti diperhitungkan sebagai cost recovery setelah Pertamina mengambil alih di Januari 2018," tutupnya..



Credit  detikFinance


Pertamina Siapkan Rp 2,34 T untuk Ngebor 19 Sumur di Blok Mahakam



Jakarta - PT Pertamina (Persero) menyiapkan investasi senilai US$ 180 juta atau setara dengan Rp 2,34 triliun pada masa transisi pengambilalihan Blok Mahakam pada 2017. Investasi tersebut dimaksudkan untuk menjaga tingkat produksi blok tersebut setelah dilakukannya amandemen production sharing contract (PSC) atau kontrak bagi hasil Mahakam.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan amandemen kontrak Blok Mahakam untuk periode 2018-2038 dilakukan untuk menjadi jalan bagi Pertamina melakukan langkah transisi dengan baik mulai 2017. Amandemen tersebut telah ditandatangani oleh Pertamina Hulu Mahakam, anak perusahaan Pertamina, dan Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas) hari ini, Selasa (25/10).

"Amandemen PSC ini memungkinkan Pertamina untuk memulai langkah transisi pengelolaan Blok Mahakam lebih awal, yaitu per 1 Januari 2017 dengan tujuan menjaga tingkat produksi dari wilayah kerja penghasil gas terbesar ini. Selanjutnya kami akan melakukan pembicaraan detail dengan Total E&P Indonesie sebagai operator saat ini guna memastikan transisi berjalan dengan baik," kata Dwi dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Dia melanjutkan, Pertamina Hulu Mahakam telah menyusun Work Program and Budget (WP&B) Blok Mahakam 2017 dan tengah difinalisasi. Berdasarkan WP&B tersebut, dibantu oleh Total E&P Indonesie sebagai pelaksana, Pertamina Hulu Mahakam menyiapkan kegiatan pengeboran tahun 2017 dengan target 19 sumur dengan nilai investasi sekitar US$ 180 juta.

SKK Migas tengah menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan WP&B Pertamina Hulu Mahakam dengan prinsip kegiatan yang dilaksanakan oleh Total E&P Indonesie dengan basis 'no cost no profit', dengan semua biaya dan risiko kegiatan menjadi beban Pertamina Hulu Mahakam. Sumur pemboran ditargetkan mulai produksi pada 1 Januari 2018.

Sementara itu, Pertamina Hulu Mahakam bersama Total E&P Indonesie dan Inpex Corporation sedang menyelesaikan perjanjian alih kelola yang meliputi Transfer of Operatorship Agreement (TOA) dan Bridging Agreement (BA). TOA yang telah ditandatangani para pihak pada 29 Juli 2016 akan diselaraskan dengan amandemen PSC Blok Mahakam, sedangkan BA diperlukan terkait dengan bantuan pelaksanaan kegiatan Pertamina Hulu Mahakam oleh Total Indonesie pada periode tahun 2017.

"Kami menargetkan penyelesaian Bridging Agreement dan amandemen TOA pada akhir November 2016," pungkas Dwi.



Credit  detikFinance




2 Minggu Jadi Menteri ESDM, Ini Aturan Pertama yang Diteken Jonan


2 Minggu Jadi Menteri ESDM, Ini Aturan Pertama yang Diteken Jonan
Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Jakarta - Sejak diangkat menjadi Menteri ESDM pada 14 Oktober 2016 lalu, terobosan pertama yang dibuat Ignasius Jonan adalah membuatkan payung hukum dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen) ESDM, agar PT Pertamina (Persero) bisa mulai berinvestasi di Blok Mahakam pada 2017. Atau setahun sebelum kontrak Total E&P Indonesie dan Inpex di Mahakam berakhir.

Langkah ini dilakukan, dalam rangka menjaga tingkat produksi di blok penghasil gas terbesar Indonesia itu. Produksi gas Blok Mahakam saat ini mencapai 1.740 MMSCFD dan minyak 69.186 barel per hari (bph).

Tapi Permen ESDM pertama yang dibuat Jonan ini tidak berlaku khusus untuk Pertamina di Mahakam saja. Semua kontraktor yang sedang dalam proses alih kelola blok migas dapat menggunakannya.

Mulai sekarang, kontraktor yang akan mengambil alih bisa mulai berinvestasi sebelum kontraktor yang masih eksisting angkat kaki. Tetapi hanya sebatas mengeluarkan dana investasi saja, yang mengerjakan tetap kontraktor eksisting hingga berakhirnya masa transisi.

"Jadi ada Permen yang direvisi untuk mengatur masa transisi ini. Diberikan payung hukum pada saat alih kelola, siapa pun yang nantinya melakukan pengelolaan berikutnya boleh berinvestasi pada masa transisi dan dikerjakan oleh existing contractor," papar Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, saat ditemui usai jumpa pers di Kementerian ESDM, Selasa (25/10/2016) malam.

Normalnya, kontraktor baru bisa investasi pada saat sudah menjadi operator. Tapi dengan ketentuan baru dari Jonan, misalnya dalam kasus Pertamina di Mahakam, mereka bisa berinvestasi dalam rangka menjaga tingkat produksi. Sebab, Total dan Inpex tidak akan banyak berinvestasi tahun depan. Kalau tidak ada investasi untuk pengeboran sumur-sumur baru, produksi Mahakam pasti anjlok di 2018.

Pertamina pun dapat mengklaim pengeluaran tersebut sebagai cost recovery (biaya operasi untuk kegiatan produksi migas) yang harus diganti negara. Tanpa adanya Permen ESDM ini, Pertamina tak bisa mengklaim investasi yang dikeluarkannya pada 2017 sebagai cost recovery pada tahun berikutnya.

"Permen ini berlaku umum, semua kontrak yang beralih seperti itu. Bisa untuk blok-blok lain, tidak cuma Mahakam saja. Jadi ada payung hukum, bisa kena cost recovery," tutur Wirat.

Berkat Permen ESDM pertama Jonan ini pula, amandemen Production Sharing Contract (PSC) alias kontrak bagi hasil Blok Mahakam yang memuat ketentuan baru soal masa transisi dapat ditandatangani oleh Pertamina dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

"Makanya amandemen kontrak ini bisa ditandatangani, payung hukumnya sudah ada. Tapi saya lupa nomor Permen-nya," Wirat menambahkan.

Rencananya, Pertamina akan menggelontorkan dana sebesar US$ 180 juta atau setara dengan Rp 2,34 triliun untuk pengeboran 19 sumur di Blok Mahakam tahun 2017. Tapi Pertamina hanya mengeluarkan dana saja, pengeboran dilakukan oleh Total.

Diharapkan tingkat penurunan produksi (decline) Blok Mahakam pada 2018 bisa ditahan menjadi hanya 12-18% saja dengan adanya pengeboran 19 sumur baru itu. "Kita harapkan decline tidak terlalu besar, bisa ditahan di sekitar 12-18%," tutupnya.




Credit  detikFinance