Parlemen Inggris sekali lagi menolak proposal Brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May. Foto/Istimewa
LONDON
- Parlemen Inggris sekali lagi menolak proposal Brexit yang diajukan
oleh Perdana Menteri Theresa May. Dalam pemungutan suara yang digelar
semalam, 391 suara menentang dan 242 menyetujui proposal, yang telah
direvisi dari upaya terakhir pada awal tahun.
Berbicara setelah
pemungutan suara, May mengatakan dia sangat menyesali keputusan Parlemen
Inggris. Dia mengatakan, pilihan terbaik Inggris untuk keluar dari Uni
Eropa (UE) adalah keluar dengan sebuah kesepakatan.
"Saya terus
percaya bahwa sejauh ini hasil terbaik adalah Inggris meninggalkan UE
secara teratur, dengan kesepakatan," kata May dalam sebuah pernyataan,
seperti dilansir Sputnik pada Rabu (13/3).
Saat
ini, London dan Brussels belum menyetujui kerangka kerja untuk suatu
hubungan setelah batas akhir penentuan kesepakatan, yang jatuh pada
akhir Maret. May telah berulang kali memperingatkan tentang potensi
kerusakan pada UE yang dapat disebabkan oleh Brexit tanpa sebuah
kesepakatan.
Sementara itu, pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn,
yang memimpin oposisi di Parlemen, mengatakan sudah waktunya untuk
pemilihan umum. "Pemerintah telah dikalahkan lagi oleh mayoritas besar
dan mereka sekarang harus menerima kesepakatan mereka sudah mati," kata
Corbyn dan mencatat bahwa Partai Buruh siap untuk bekerja dengan May
pada kesepakatan baru Brexit.
Karena pemungutan suara terbaru
berujung kegagalan, pemungutan suara pada skenario tanpa kesepakatan
diharapkan akan digelar hari ini dan jika itu gagal, maka pemungutan
suara untuk memperpanjang batas waktu Brexit melewati 29 Maret digelar
kemudian.
Aktris Hollywood, Lori Loughlin, bebas dengan
jaminan setara Rp14,2 miliar setelah menjalani sidang skandal suap
universitas yang melibatkan 50 tersangka lain. (Reuters/Danny
Moloshok/File Photo)
Jakarta, CB -- Aktris Hollywood
bintang serial televisi Full House, Lori Loughlin, bebas dengan jaminan
US$1 juta atau setara Rp14,2 miliar setelah menjalani persidangan
skandal suap universitas elite Amerika Serikat yang melibatkan 50 tersangka lainnya.
Sebagaimana dilansir AFP,
Hakim di Pengadilan Los Angeles, Steve Kim, menjelaskan bahwa dengan
jaminan ini, Loughlin bebas bepergian untuk kerja selama pengadilan tahu
semua jadwalnya.
Pengadilan juga menetapkan jumlah jaminan US$1 juta bagi suami Loughlin, Mossimo Giannulli, yang terlibat dalam skandal ini.
Pasangan suami istri ini diwajibkan untuk hadir kembali dalam persidangan pada 29 Maret mendatang.
Mereka dituduh memberikan suap US$500 ribu untuk memastikan kedua
putrinya dapat masuk ke University of Southern California melalui jalur
atlet.
Kedua putrinya dimasukkan ke dalam tim dayung universitas elite tersebut meski mereka tak pernah mengikuti kegiatan apa pun.
Pasutri
ini merupakan bagian dari 50 orang yang diadili atas skema suap untuk
memasukkan anak mereka ke dalam universitas elite di AS.
Bintang
serial televisi Desperate Housewives, Felicity Huffman, juga terlibat
dalam skandal ini. Ia ditahan oleh agen Biro Investigasi Federal AS
(FBI) di rumahnya pada Selasa (12/3), tapi kemudian bebas dengan
jaminan.
Aktris kelahiran 56 tahun silam itu dituduh membayar US$15 ribu agar
putri sulungnya mendapatkan nilai tinggi dalam ujian masuk universitas.
Sebelumnya, jaksa AS menerangkan bahwa para tersangka memberikan uang ke lembaga yang dioperasikan oleh William Rick Singer.
Institusi
itu kemudian mencarikan orang untuk mewakili para anak orang kaya itu
mengikuti ujian SAT dan ACT yang diperlukan untuk mendaftar ke
universitas ternama, seperti Yale dan Stanford.
Hingga saat ini,
empat orang sudah dinyatakan sebagai tersangka otak di balik skema
tersebut. Selain itu, 13 pejabat tim olahraga dan penerimaan mahasiswa
sejumlah universitas juga diadili.
Menurut keterangan Jaksa AS di Boston, Massachusetts, Andrew Lelling,
para pejabat universitas mendapat bayaran sekitar US$200 juta hingga
US$6,5 juta.
Sementara itu, para pelatih, termasuk pelatih tim
sepak bola perempuan di Yale University dan pelatih dayung di Stanford
University, memasang tarif US$200 ribu hingga US$400 ribu untuk
memasukkan anak ke tim olahraga mereka.
Namun, para mahasiswa sama sekali tidak dituntut dan dapat tetap belajar di universitas tempat mereka kini bernaung.
"Orang tua dan tersangka lainnya jelas menjadi pelaku utama pelanggaran ini," kata Lelling.
Dua aktris Hollwywood, Felicity Huffman dan
Lori Loughlin, masuk daftar 50 tersangka pelaku penipuan untuk
memasukkan anak mereka ke universitas elite di AS. (Reuters/Lucy
Nicholson)
Jakarta, CB -- Dua aktris Hollywood,
Felicity Huffman dan Lori Loughlin, masuk daftar 50 tersangka pelaku
penipuan untuk memasukkan anak mereka ke universitas elite di Amerika Serikat.
Jaksa
federal AS menyatakan bahwa para tersangka melakukan kecurangan agar
lolos ujian masuk universitas atau memberikan sogokan agar anak mereka
bisa masuk ke perguruan tinggi ternama, seperti Yale dan Stanford.
Menurut jaksa, para tersangka memberikan uang ke lembaga yang dioperasikan oleh William Rick Singer.
Institusi
itu kemudian mencarikan orang untuk mewakili para anak orang kaya itu
mengikuti ujian SAT dan ACT yang diperlukan untuk mendaftar ke
universitas.
Mereka juga menyuap para pejabat kampus dan pelatih olahraga untuk
merekrut anaknya sehingga dapat masuk ke universitas itu melalui jalur
atlet. Para tersangka tetap memaksa meski anaknya tak memenuhi
persyaratan untuk masuk tim olahraga universitas.
Hingga saat
ini, empat orang sudah dinyatakan sebagai tersangka otak di balik skema
tersebut. Selain itu, 13 pejabat tim olahraga dan penerimaan mahasiswa
sejumlah universitas juga diadili.
Menurut keterangan Jaksa AS di
Boston, Massachusetts, Andrew Lelling, para pejabat universitas
mendapat bayaran sekitar US$200 juta hingga US$6,5 juta.
"Para orang tua yang kaya membayar Singer total sekitar US$25 juta," tutur Lelling kepada AFP.
Sementara itu, para pelatih, termasuk pelatih tim sepak bola perempuan
di Yale University dan pelatih dayung di Stanford University, memasang
tarif US$200 ribu hingga US$400 ribu untuk memasukkan anak ke tim
olahraga mereka.
"Beberapa anak tidak pernah datang. Beberapa
anak berpura-pura mengalami cedera, sementara beberapa lainnya sempat
bermain kemudian keluar," ucap Lelling.
Namun, para mahasiswa sama sekali tidak dituntut dan dapat tetap belajar di universitas tempat mereka kini bernaung.
"Orang tua dan tersangka lainnya jelas menjadi pelaku utama pelanggaran ini," kata Lelling.
Berdasarkan penyelidikan selama setahun belakangan, pihak universitas sebagai institusi dinilai tidak terlibat dalam skema ini.
"Kami belum melihat sekolah-sekolah tersebut sebagai otaknya," ucap Lelling.
Seorang pemrotes membawa spanduk dalam
sebuah aksi mengenai pengendalian senjata lebih lanjut, tiga hari
setelah terjadi penembakan di Sekolah Marjory Stoneman Douglas, di Fort
Lauderdale, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (17/2/2018).
(REUTERS/Jonathan Drake)
Sao Paulo (CB) - Sedikitnya delapan orang tewas di satu sekolah
dasar Brazil, tempat dua remaja tampak memasuki gedung itu dan
melepaskan tembakan pada Rabu pagi, kepolisian Sao Paulo mengatakan.
Sebanyak lima anak-anak sekolah, seorang dewasa yang bekerja di gedung
sekolah itu dan dua penembak yang masih remaja tewas dalam insiden itu,
kata kepolisian.
Sejumlah anak yang tak disebutkan juga ditembak di SD Raul Brasil dan
dilarikan ke beberapa rumah sakit. Keadaan kesehatan mereka sejauh ini
belum segera diketahui.
Penembakan-penembakan sekolah jarang terjadi di Brazil, walaupun negara
itu termasuk salah satu yang paling kejam di dunia, dengan lebih banyak
pembunuhan tiap tahun daripada negara-negara lain. Penembakan sekolah
terjadi tahun 2011, ketika 12 anak-anak ditembak mati oleh seorang
mantan siswa di Rio de Janeiro.
Kendati undang-undang tentang kepemilikan senjata diberlakukan sangat
ketat di Brazil, namun tidak sulit untuk membeli secara ilegal sepucuk
senjata.
Polisi mengatakan dua remaja yang mengenakan penutup muka memasuki
gedung sekolah dan mulai menembak sekitar pukul 9.30 waktu setempat.
Kedua remaja itu kemudian menembak diri mereka dan tewas.
Polisi mengatakan kepada jejaring Globo TV bahwa penembakan lain terjadi
sekitar 500 meter dari sekolah Raul Brasil beberapa saat setelah
pembunuhan di sekolah tersebut, tetapi belum jelas apakah kedua insiden
tersebut berkaitan.
Jet tempur JF-17 Thunder milik Pakistan. Foto/Istimewa
ISLAMABAD
- Angkatan Udara Pakistan berhasil menguji coba rudal jarak jauh
terbaru buatan dalam negeri yang dikatakan sebagai senjata pintar.
Pakistan juga menegaskan akan menanggapi dengan kekuatan penuh agresi
asing.
Angkatan Udara Pakistan mengatakan senjata tersebut telah
digunakan oleh JF-17 Thunder, jet tempur multirole buatan
China-Pakistan. Senjata baru yang dimaksud tampaknya adalah sebuah
rudal-ke-permukaan. Karakteristik rudal baru tersebut belum diketahui
secara umum, namun digambarkan sebagai senjata pintar yang memiliki
jangkauan "diperpanjang".
Sebuah video pendek dari tes tersebut
telah dirilis, memperlihatkan sebuah jet tempur yang menembakkan rudal
yang kemudian mengenai area yang telah ditargetkan di sebuah area
latihan. Rekaman berakhir dengan masih menunjukkan kawah yang dibuat
oleh rudal tersebut.
Pengembangan
dan pengujian senjata baru yang sukses ini menuai pujian dari Kepala
Staf Udara Pakistan, Mujahid Anwar Khan, yang memuji para insinyur dan
ilmuwan negara atas capaian ini.
"Pakistan adalah negara yang
cinta damai tetapi jika menjadi sasaran agresi oleh musuh, kami akan
menanggapi dengan kekuatan penuh," pejabat itu memperingatkan seperti
disitir dari RT, Rabu (13/3/2019).
Tes itu dilakukan di
tengah-tengah perselisihan antara Pakistan dan India, yang berlanjut
antara kedua negara yang memiliki senjata nuklir itu sejak akhir
Februari. Gejolak itu dipicu oleh bom bunuh diri mematikan di di wilayah
Kashmir bagian India, yang menewaskan sekitar 40 polisi paramiliter.
Serangan itu diklaim oleh kelompok militan yang bermarkas di Pakistan,
mendorong India untuk melakukan serangan udara lintas perbatasan ke
kamp-kamp militan. Pakistan merespons operasi New Delhi dengan menembaki
dan membom sasaran di India.
Pesawat tempur Su-30MKI andalan Angkatan Udara India, IAF. Foto/Istimewa
NEW DELHI
- Pemerintah India akan membangun sekitar 110 blast pen (tempat
perlindungan) jet tempur Angkatan Udara India, IAF, generasi berikutnya
yang dilindungi dekat perbatasan Pakistan dan China. Tempat perlindungan
itu akan digunakan untuk melindungi jet-jet tempur dari kehancuran
akibat pemboman dan serangan rudal di pangkalan-pangkalan udara.
Kantor
berita India, ANI melaporkan, mayoritas tempat perlindungan akan
menampung jet tempur Sukhoi buatan Rusia yang merupakan andalan IAF.
"Pemerintah
pusat telah menyelesaikan sebuah proyek untuk pembangunan sekitar 110
tempat penampungan yang keras yang juga dikenal sebagai blast pen yang
melindungi pesawat-pesawat tempur dari rudal musuh atau serangan bom,"
kutip Sputnik dari ANI yang menyitir sumber-sumber pemerintah, Rabu (13/3/2019).
Menurut
ANI, tempat perlindungan generasi berikutnya jet-jet tempur IAF akan
dibangun secara bertahap di pangkalan udara yang dekat dengan perbatasan
dengan China dan Pakistan.
Saat ini, IAF menyimpan Su-30MKI dan
jet tempur lainnya di "lini belakang" selama operasi di dekat perbatasan
Pakistan karena kurangnya tempat perlindungan. Karena kelemahan ini,
IAF harus menerbangkan jet MiG-21 saat menanggapi serangan Angkatan
Udara Pakistan pada 27 Februari karena jet tempur Sukhoi tidak siap
untuk digunakan.
Sebelumnya, selama perang dengan Pakistan pada
tahun 1965, IAF telah kehilangan beberapa jet tempurnya karena mereka
tanpa tempat perlindungan, tambah laporan itu.
PM Pakistan, Imran Khan (kiri) dan PM India, Narendra Modi
(kanan), bertemu di rumah Modi pada 2015 sebelum Khan menjabat sebagai
Perdana Menteri. Dailynews
CB, Beijing – Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi, menyebut Pakistan sebagai saudara yang kokoh atau ‘Iron Brother’ dan memintanya bekerja sama dengan India menurunkan eskalasi ketegangan.
“Cina
memainkan peran vital dalam meredakan konflik antara Islamabad dan New
Delhi, keduanya perlu bertemu untuk mendeeskalasi krisis,” kata Wang
saat jumpa pers di sela-sela Kongres Nasional Rakyat ke – 13 seperti
dilansir Sputnik News dan Samaa Tv pada Selasa, 12 Maret 2019.
Wang
mengatakan Cina berharap Pakistan dan India mau memulai dialog untuk
menyelesaikan perbedaan pendapat dan menciptakan kerja sama lebih baik
untuk masa depan.
“Cina berharap Pakistan dan India mau menggunakan krisis ini sebagai
kesempatan untuk saling bertemu. Kami menyarankan kedua negara untuk
segera membalik lembaran ini dan membangun hubungan fundamental jangka
panjang yang lebih baik,” kata Wang.
Wang juga menegaskan naga Cina dan gajah India tidak bakal bertempur karena keduanya bakal saling berdansa.
Komentar
Wang ini muncul beberapa hari setelah Wakil Menlu Cina, Kong Xuanyou,
mengunjungi Islamabad pada 6 Maret 2019. Kong menyatakan dukungan
Beijing kepada Paksitan untuk membangun perdamaian dan stabilitas di
wilayah ini. Beijing juga mengakui upaya Pakistan dalam menangani aksi
terorisme.
“Cina memperhatikan situasi saat ini antara Pakistan
dan India, dan mengapresiasi sikap Pakistan yang tenang dan
mengendalikan diri sejak awal, serta berupaya menurunkan temperatur
dengan India lewat dialog,” kata Kong saat mengunjungi Islamabad.
Cina
merupakan sekutu dekat Pakistan lewat investasi puluhan triliun dengan
membangun Koridor Ekonomi Cina dan Pakistan. Ini merupakan proyek
infrastruktur yang menghubungkan antara Provinsi Xinjiang dan Pelabuhan
Laut Arab di Kota Gwadar di Provinsi Balochistan.
Seperti dilansir Reuters,
hubungan Pakistan dan India sempat memanas pada Februari 2019 menyusul
terjadinya serangan bom terhadap pasukan paramliter India di Kashmir,
yang menewaskan sekitar 40 orang. India membalas dengan menyerang lokasi
yang disebutnya sebagai kamp pelatihan milisi Jaish-e-Mohammed di
perbukitan Kota Balakot, Pakistan.
Pakistan
membalas dengan menyerang target non-militer di wilayah Kashmir, yang
dikuasai India. Angkatan Udara Pakistan menyebut menembak dua jet tempur
MiG-21 Bison milik India, yang menyebabkan satu jet tempur jatuh di
wilayah Kashmir yang dikontrol Pakistan. Satu pilot ditahan dan telah
dikembalikan sebagai gestur perdamaian.
Parade militer Pakistan.[REUTERS / Faisal Mahmood]
CB, Jakarta - Militer memiliki peran penting dalam pengembangan salah satu cadangan tembaga dan emas terbesar Pakistan yang belum dimanfaatkan, dan saat ini mandek oleh perselisihan multi-miliar dolar dengan perusahaan pertambangan asing.
Tambang
emas dan tembaga Reko Diq menjadi ujian Perdana Menteri Imran Khan
untuk menarik investasi asing ke Pakistan karena untuk mencegah krisis
ekonomi yang memaksanya meminjam dana ke IMF.
Sepuluh pejabat
pemerintah provinsi dan federal yang masih menjabat dan yang sudah
purnabakti, serta sumber pertambangan yang akrab dengan proyek di
wilayah Baluchistan mengatakan, militer telah menjadi suara paling
penting tentang masa depan Reko Diq, yang dipandang sebagai aset
nasional yang strategis, seperti dikutip dari Reuters, 12 Maret 2019.
Militer tidak hanya akan berada dalam posisi untuk memutuskan
investor mana yang mengembangkan tambang, tetapi sebuah perusahaan
teknik yang dikontrol tentara, Frontier Works Organization (FWO),
memposisikan dirinya untuk menjadi anggota konsorsium yang terlibat,
kata sumber.
"(tambang) ini telah diambil alih oleh GHQ," kata
seorang pejabat senior pemerintah Baluchistan, merujuk pada Markas Besar
Jenderal Angkatan Darat Pakistan di kota garnisun Rawalpindi.
"(Militer)
hanya dapat berpartisipasi dalam rencana pengembangan pemerintah Reko
Diq, sesuai dengan persyaratan nasional," kata kantor juru bicara
militer menanggapi laporan ini.
Tetapi
pihaknya mengakui bahwa FWO, yang terkenal karena membangun jalan
melalui wilayah perbatasan Pakistan yang ekstrem dan tak terjangkau
hukum, telah mengembangkan kemampuan penambangan "substansial" dalam
beberapa tahun terakhir dan akan tertarik untuk mengambil peran dalam
proyek tersebut.
"Jika ada peluang untuk berpartisipasi dalam
mengembangkan Reko Diq, FWO dapat bekerja sama dengan perusahaan pesaing
lainnya (atau) asalkan proyek tersebut layak secara finansial (atau)
sesuai," kata jubir militer.
Reko Diq, aset cadangan emas terbesar Pakistan.[The Express Tribune]
Menteri
Informasi dan Komunikasi Pakistan Fawad Chaudhry mengatakan, otoritas
sipil di provinsi Baluchistan barat daya yang dilanda pemberontakan
bertanggung jawab atas Reko Diq dan, bersama dengan PM Khan, akan
mengambil keputusan. Namun, ia menambahkan bahwa militer dan semua
pemangku kepentingan lainnya jelas merupakan pemain penting.
FWO
mengajukan pertanyaan ke kantor juru bicara militer. Juru bicara Khan
Iftikhar Durrani mengatakan provinsi Baluchistan bertanggung jawab atas
Reko Diq, dan mengajukan pertanyaan kepada pemerintah provinsi dan
kantor juru bicara militer.
Manuver
di belakang proyek ini menunjukkan bagaimana militer, yang secara
historis mendikte keamanan dan kebijakan luar negeri Pakistan,
meningkatkan kekuasaannya atas pemerintah sipil di tingkat federal dan
provinsi untuk mengukir peran yang tumbuh dalam urusan ekonomi negara.Polemik
penguasaan tambang emas Reko Diq, menunjukkan bagaimana militer telah
memerintah negara yang memiliki senjata nuklir selama hampir setengah
sejarah Pakistan dan dianggap memiliki pengaruh besar terhadap pemerintahan Imran Khan yang baru terpilih.
Sinar yang ditembakkan Filin 5P-42, senjata aneh yang dipasang di kapal perang Rusia. Foto/Zvezda/YouTube
ST PETERSBURG
- Filin 5P-42, senjata aneh yang dipasang pada kapal perang Rusia
terekam kamera media untuk pertama kalinya. Senjata itu mengeluarkan
sinar yang menyebabkan pasukan musuh mengalami halusinasi, pusing,
muntah dan bahkan buta untuk sementara.
Media Moskow, Zvezda
yang dikelola Kementerian Pertahanan Rusia, dalam laporannya Senin
(11/3/2019), merekam senjata tersebut ketika diaktifkan dalam sebuah uji
coba di St Petersburg. Dalam video yang telah dirilis kemarin, Filin
5P-42 menunjukkan lampu yang menyala tajam dan berkedi secara
terus-menerus.
Foto/Zvezda/YouTube
Salah
satu dari Filin 5P-42 saat in dipasang di kapal perang Admiral
Gorshkov. Kapal itu terlihat melintasi lepas pantai Inggris minggu lalu.
Angkatan
Laut Kerajaan Inggris dipaksa mengirim kapal perang HMS Defender untuk
menguntit kapal Admiral Gorshkov dan rombongannya. Kapal HMS Defender
melakukan intersepsi terhadap kapal-kapal Rusia pengawal kapal Admiral
Gorshkov di perairan timur laut Skotlandia.
Filin
5P-42 bukan senjata mematikan. Namun, sinar yang ditembakkan seperti
strobo bisa mengganggu penglihatan dan mencegah serangan pasukan musuh.
Senjata aneh itu sudah menjadi bagian dari isi gudang senjata Rusia yang
mencakup peluru kendali (rudal) Kalibr.
Foto/Zvezda/YouTube
Kementerian
Pertahanan Rusia mengatakan kapal Admiral Gorshkov—namanya diambil dari
Laksamana Angkatan Laut Soviet, Sergey Gorshkov—berlayar dengan kapal
Elbrus, kapal penyelamat Nikolay Chiker dan kapal tanker Kama.
Admiral Gorshkov mulai beroperasi tahun lalu dan diperkirakan akan bergabung dengan armada kapal Rusia di Mediterania.
Sedangkan
HMS Defender, kapal perusak Tipe 45 yang dilengkapi dengan sistem rudal
Sea Viper, dikirim sejak akhir pekan untuk berjaga-jaga ketika kapal
Admiral Gorshkov dan tiga kapal rombongannya melintasi Selat Inggris.
Amerika akan menarik semua staf kedutaan dari Venezuela akhir pekan ini.
CB,
WASHINGTON -- Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan,
warga Amerika di Venezuela harus lebih mempertimbangkan meninggalkan
negara itu. Pejabat juga berusaha memfasilitasi pengaturan perjalanan
bagi warga AS, yang ingin pergi dari situasi yang semakin berbahaya dan
tidak stabil di Caracas.
"Kami sedang mengejar semua opsi yang memungkinkan untuk mengamankan
opsi perjalanan bagi warga AS," kata Wakil Juru Bicara Departemen Luar
Negeri, dilansir di USA Today, Rabu (13/3).
Palladino
membuat pernyataan beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike
Pompeo mengumumkan Amerika akan menarik semua staf kedutaan AS yang
tersisa dari Venezuela akhir pekan ini. Pompeo mengatakan, kondisi di
Caracas mengerikan dan mengancam keselamatan diplomat Amerika.
Venezuela
telah mengalami pemadaman listrik besar-besaran sejak Kamis pekan lalu.
Kondisi ini memperburuk krisis ekonomi yang sudah tidak stabil dan
kekurangan pangan yang merajalela.
"Keputusan ini
mencerminkan situasi yang memburuk di Venezuela, serta kesimpulan bahwa
kehadiran staf diplomatik AS di kedutaan telah menjadi kendala pada
kebijakan AS," kata Pompeo dalam pernyataan.
Terkait
pernyataan Pompeo, diplomatik Amerika di Venezuela mewakili kendala
kebijakan AS, telah memicu spekulasi baru tentang kemungkinan intervensi
militer AS. Sebuah langkah yang disebutkan Presiden AS, Donald Trump
berulang kali merupakan pilihan yang kemungkinan akan diambil.
Pada
briefing Selasa sore, Utusan Khusus AS untuk Venezuela Elliott Abrams,
tidak mengatakan bagaimana kebijakan AS terhambat dengan memiliki staf
kedutaan di Caracas. Ketika ditanya apakah itu petunjuk aksi militer
Amerika di Venezuela, Abrams menyampaikan, "Tidak ada yang berubah. Kami
terus mengatakan, karena itu benar, semua opsi ada di atas meja".
Abrams
mengungkapkan, Pompeo membuat keputusan menarik staf kedutaan AS yang
tersisa Senin malam, karena kekhawatiran mereka akan kehabisan air dan
bahan bakar sebab generator telah digunakan untuk listrik selama
pemadaman massal.
"Saya tidak percaya kedutaan pada saat
ini terhubung ke sistem air, jadi ada pertanyaan tentang bagaimana Anda
mendapatkan air bersih," kata Abrams.
Ia melanjutkan, jika
kedutaan kehabisan listrik, para diplomat tidak akan lagi dapat
berkomunikasi dengan para pejabat di Washington. Namun, ia tidak bisa
mengungkapkan jumlah diplomat Amerika yang ditempatkan di Venezuela. Dia
mengatakan mereka akan kembali ke Washington pada akhir pekan ini.
Jakarta, CB -- Venezuela memerintahkan diplomat Amerika Serikat untuk angkat kaki dalam waktu 72 jam terhitung mulai Selasa (12/3), setelah Presiden Nicolas Maduro menuding Washington sebagai dalang di balik masalah listrik di negara mereka.
"Kehadiran
para pejabat ini di tanah Venezuela menimbulkan risiko terhadap
perdamaian, persatuan, dan stabilitas negara," ujar Menteri Luar Negeri
Venezuela, Jorge Arreaza, sebagaimana dikutip Reuters.
Kementerian
Luar Negeri AS sendiri sudah mengumumkan akan menarik staf perwakilan
diplomatik mereka dari Venezuela pada pekan ini.
Pernyataan
itu dirilis tak lama setelah Maduro menuding bahwa padam listrik
berkepanjangan di negaranya merupakan salah satu upaya AS untuk
melakukan sabotase.
Sejak Kamis pekan lalu, aliran listrik di sebagian besar wilayah
Venezuela terputus, membuat rakyat kian sengsara di tengah krisis
ekonomi yang mereka alami.
Akibat masalah listrik ini, banyak
moda transportasi mengalami gangguan, sementara belasan pasien meninggal
karena rumah sakit tak punya daya alternatif untuk mengoperasikan
peralatan yang dibutuhkan.
Pemimpin oposisi yang mendeklarasikan
diri sebagai presiden interim Venezuela, Juan Guaido, akhirnya
menyerukan demonstrasi besar-besaran untuk memprotes Maduro karena
membiarkan situasi ini.
Listrik di Venezuela kerap kali padam karena kekurangan investasi pemerintah di bidang infrastruktur.
Pemerintah sering menuding ada upaya sabotase, tapi tak pernah menyebut pihak yang mereka anggap sebagai dalangnya.
Tahun
lalu, Maduro meminta angkatan bersenjata menjaga generator di Guri,
tapi listrik tetap sering padam. Situasi ini dianggap sebagai kemunduran
karena sebelumnya, Guri dianggap sebagai salah satu pembangkit listrik
paling kuat di Amerika Latin.
Guaido
meminta Maduro menepikan urusan politik dan mulai membenahi masalah ini
karena rakyat semakin menderita. Namun, Maduro berkeras bahwa AS yang
patut disalahkan atas kesengsaraan rakyat Venezuela ini.
Selama
ini, AS dan 50 negara lain mendukung Guaido untuk memegang kekuasaan
sementara di Venezuela dan mendesak pemilu yang adil secepatnya.
Desakan ini muncul setelah Maduro dilantik kembali menjadi presiden usai menang dalam pemilihan umum yang dianggap tidak sah.
Mayoritas
rakyat dilaporkan sudah tak mempercayai Maduro untuk memimpin bangsa
karena selama ini, ia tak berhasil membangkitkan perekonomian, malah
menimbulkan hiperinflasi.
Menteri
Luar Negeri UE, Frederica Mogherini mengatakan solusi untuk krisis di
Venezuela harus bersifat politis, serta damai dan demokratis.
Foto/Istimewa
BRUSSELS
- Uni Eropa (UE) menuturkan, mereka mengesampingkan kemungkinan untuk
melakukan intervensi terhadap Venezuela. UE menyebut intervensi militer
bukan opsi untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan dan politik di
Venezuela.
Menteri Luar Negeri UE, Frederica Mogherini mengatakan
bahwa sementara ketegangan telah meningkat secara dramatis di
Venezuela, solusi untuk krisis harus bersifat politis, serta damai dan
demokratis.
"Tidak ada intervensi militer dari dalam atau luar
negeri yang dapat diterima bagi kami. Dan solusi tidak dapat, dan tidak
boleh, dipaksakan dari luar," ucap Mogherini, seperti dilansir Anadolu
Agency pada Rabu (13/3).
Mayoritas
negara UE, bersama dengan Amerika Serikat (AS), dan lusinan negara
lainnya telah mengakui presiden Majelis Nasional Venezuela, Juan Guaido
sebagai pemimpin sah negara itu setelah ia menyatakan dirinya sebagai
presiden sementara pada 23 Januari.
Namun Presiden Venezuela,
Nicolas Maduro dengan gigih menolak seruan dari Guaido dan para
pendukungnya untuk menyerahkan kekuasaan, bersikeras dia adalah korban
dari kudeta yang diatur oleh AS.
AS sendiri telah memimpin
kampanye internasional untuk menerapkan tekanan ekonomi dan diplomatik
pada Maduro, termasuk memberikan sanksi kepada perusahaan minyak milik
negara negara itu, Petroleos De Venezuela S.A., atau PDVSA, dan sejumlah
pejabat pemerintah Venezuela yang tetap setia pada Maduro.
Pompeo
sebut Kuba dan Rusia telah merusak demokrasi di Venezuela, dengan tidak
mengakui Guaido sebagai Presiden sementara Venezuela dan terus
mendukung Maduro. Foto/Reuters
WASHINGTON
- Menteri Luar Negeri Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan, Kuba dan
Rusia telah merusak demokrasi di Venezuela. Dia menuturkan, bukan AS
yang tidak mengakui Juan Guaido sebagai Presiden sementara Venezuela,
tapi Kuba dan Rusia.
Pompeo mengklaim bahwa Kuba adalah kekuatan
imperialis sejati di Amerika Selatan, dan bahwa negara kepulauan itu
telah melatih polisi rahasia Venezuela dalam taktik penyiksaan, di
antara disiplin ilmu lainnya. Lebih jauh, lanjut Pompeo, pasukan
keamanan Kuba telah menggusur posisi pasukan keamanan Venezuela.
"Saya
bahkan mendengar bahwa Maduro tidak memiliki orang Venezuela di
sekitarnya," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir
Sputnik pada Selasa (12/3).
Dia
juga menyalahkan kesengsaraan ekonomi Venezuela disebabkan oleh Kuba
"Ketika tidak ada listrik, terima kasih keajaiban modern listrik Kuba,
ketika tidak ada makanan, terima kasih tuan komunis Kuba," ucapnya.
Dirinya
kemudian menyalahkan krisis Venezuela terhadap Rusia, dengan mengatakan
bahwa Moskow karena alasannya sendiri, mendistorsi harapan sah rakyat
Venezuela atas demokrasi. "Moskow terus mengakui presiden terpilih
Venezuela, bukan Guaido," ungkapnya.
Menurut
Pompeo, Moskow menggunakan media-medianya sebagai sarana untuk
mengalihkan perhatian orang dari krisis yang sedang dihadapi, dan bahwa,
Kremlin berdiri bersama kroni-kroninya di Venezuela dalam upaya untuk
melemahkan kehendak rakyat Venezuela.
"Rusia terus membeli minyak
dari Venezuela dan memperdagangkan emas dengan negara mirip dengan
bertindak sebagai "ATM pribadi" untuk oligarki, dan bahwa Moskow
memberikan "bantuan dan kenyamanan" kepada pemerintah Maduro," tukasnya.
Agen intelijen pasukan khusus Irak memeriksa identitas pria
ketika mencari anggota ISIS di Mosul, Irak pada 27 November. [Goran
Tomasevic / Reuters]
CB, Jakarta - Salah seorang dari 14 eks militan asing ISIS asal Prancis mengaku pernah menjadi tentara di kesatuan militer Prancis.
Pengadilan Tinggi Irak merilis rekaman pengakuan 14 eks militan ISIS yang ditahan di Suriah dan dikirim ke Irak.
Salah
seorang pria berusia 37 tahun mengaku dia adalah keturunan Tunisia, dan
pernah bertugas di kesatuan militer Prancis dan tinggal di Toulouse,
Prancis selatan.
"Saya lahir di Prancis dan tamat sekolah di sana. Saya bergabung
dengan angkatan darat Prancis pada 2000 selama sepuluh tahun, kemudian
saya ditugaskan ke Afganistan pada 2009 sebagai tentara Prancis di
sana," katanya, seperti dikutip dari Kurdistan24, 12 Maret 2019.
"Ketika
saya kembali ke Prancis dan kontrak saya di angkatan darat Prancis
berakhir, saya bekerja sebagai sopir untuk perusahaan minyak sampai
menikah dengan perempuan Prancis," katanya. "Alasan saya bergabung ke
ISIS karena keinginan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dan
tertarik kepada kelompok ini setelah mencari tentang mereka di media
sosial hingga situsnya."
Beberapa anggota ISIS Prancis yang ditahan dan dipindahkan dari Suriah ke Irak.[Supreme Judicial Council of Iraq/Kurdistan24]
Kemudian
dia pindah ke Belgia dan bertemu teman yang bertugas merekrut anggota
untuk kelompok militan. Dari Belgia, dia pindah ke Maroko bersama
temannya. Dia menikah lagi dengan seorang perempuan yang dikenal di
media sosial, dan juga ingin tinggal di Suriah yang dikuasai ISIS.
"Saya
masuk Aleppo Suriah secara ilegal lewat Turki dan menyelesaikan latihan
militer dan keagamaan di sana. Kemudian saya ke Mosul di Irak untuk
bersumpah setia kepada salah satu pemimpin ISIS yang saat itu mengenakan
penutup wajah," katanya.
Dia
mengatakan banyak pemimpin ISIS yang takut menunjukkan wajah mereka
kepada milisi asing karena takut mereka adalah mata-mata intelijen
asing.Dewan Kehakiman Irak telah mengkonfirmasi pengakuan dari 14 terdakwa ISIS asal Prancis, dan mereka semua menikah di Suriah dan memiliki anak.
Beberapa anggota ISIS Prancis yang ditahan dan dipindahkan dari Suriah ke Irak.[Supreme Judicial Council of Iraq/Kurdistan24]
CB, Jakarta - Pengadilan tinggi Irak mengungkapkan pengakuan 14 mantan militan asing ISIS asal Prancis yang ditangkap dan dikirim dari Suriah ke Irak.
Pengakuan
eks militan itu direkam di ruang pengadilan Karkh di Baghdad, yang
digunakan untuk mengadili kasus terorisme, seperti dikutip dari laporan
Kurdistan24, 12 Maret 2019.
"Salah satu dari mereka adalah mantan tentara Prancis, yang bertugas di Afganistan pada 2009," kata dewan pengadilan.
Para militan terdiri dari keturunan asli Prancis dan sebagian
keturunan Arab berkebangsaan Prancis. Mereka menerima pelatihan militer
dan doktrin agama sebelum bergabung ke ISIS. Para militan mengaku
bergabung dengan kelompok faksi militan lain sebelum bergabung ke ISIS.
Agen
intelijen pasukan khusus Irak memeriksa identitas pria ketika mencari
anggota ISIS di Mosul, Irak pada 27 November. [Goran Tomasevic /
Reuters]
Salah satu terdakwa mengaku sebelum ke Suriah
untuk bertempur, dia bekerja sebagai sopir truk di perusahaan pembersih
di Prancis. Dia tinggal di kota Figeac sebelum ke Mesir untuk studi
Bahasa Arab sampai 2013.
"Saya
bertemu seorang teman di sana, ketika belajar di Kairo, Mesir, dan dia
berencana untuk pergi ke Suriah untuk berperang. Dia mulai membujuk saya
untuk ikut bertempur dengan menunjukkan aksi mereka di sana." kata
salah seorang eks militan berusia 33 tahun.
"Saya
pergi dari Mesir ke Prancis untuk beberapa lama, bertemu keluarga:
ayah, ibu, istri, adik, yang kemudian semuanya ikut ISIS. Dari Paris
saya ke Istanbul lalu masuk ke Suriah ilegal," lanjutnya.Pria itu
mengaku bergabung dengan Front Al-Nusra pada 2013. Dia bertugas sebagai
penerjemah dan pengajar Bahasa Arab untuk militan asing.
Pria Prancis itu kemudian bergabung ISIS setelah mendeklarasikan "kekhalifahan" pada 2011 dan ikut pelatihan militer di Homs sampai 2015.
Presiden
Iran, Hassan Rouhani mengatakan Amerika Serikat (AS) sekarang
memindahkan teroris dari Timur Tengah ke Afghanistan, Asia Tengah, dan
Kaukasus. Foto/Istimewa
BAGHDAD
- Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan, perang melawan terorisme
belum berakhir, meskipun kelompok ISIS telah runtuh di Irak dan Suriah.
Dia menyebut, Amerika Serikat (AS) sekarang memindahkan teroris dari
Timur Tengah ke Afghanistan, Asia Tengah, dan Kaukasus.
Dalam
sebuah pertemuan dengan para elit Irak di Baghdad, Rouhani mengatakan AS
telah membawa ISIS dan teroris lainnya ke wilayah itu dalam upaya untuk
menabur perselisihan di antara negara-negara, bangsa, suku dan agama
mereka sehingga mereka dapat membenarkan kehadiran tidak sah mereka di
wilayah tersebut.
AS, lanjut Rouhani kemudian menawarkan gambaran
kekerasan tentang Islam dan akhirnya menggambarkan diri mereka sebagai
"penyelamat". Namun, ia mengatakan, Irak dan Suriah, dibantu oleh negara
sekutu di kawasan, menggagalkan plot-plot yang ditetaskan oleh kekuatan
imperialis.
"Muslim
di wilayah tersebut berhasil membuat dunia tahu bahwa para teroris
bukanlah Muslim sejati, dan bahwa Islam adalah agama keadilan, rahmat
dan hidup berdampingan secara damai di antara semua etnis dan agama yang
bertentangan dengan semua propaganda Islamofobia," kata Rouhani,
seperti dilansir PressTV pada Selasa (12/3).
Negara-negara
regional, katanya, menunjukkan kepada dunia bahwa arogansi global, itu
sendiri, adalah sponsor utama para teroris. "Jelas di mana mereka
(teroris) menerima dukungan keuangan dan militer dan bagaimana dan di
pasar mana mereka menjual artefak yang dijarah," ucapnya.
"Kami
tidak mengizinkan kekuatan imperialis untuk menampilkan diri sebagai
penyelamat kawasan dan sekarang semua orang tahu bahwa kekuatan Barat
tidak memiliki peran dalam penghancuran teroris di kawasan itu," sambung
Rouhani.
Rouhani
menuturkan, pada faktanya bangsa dan tentara Irak serta dengan dorongan
dari fatwa para ulama adalah yang sukses mengalahkan teroris. Namun,
dia memperingatkan, bagaimanapun, bahwa masalah terorisme masih harus
diselesaikan.
"Teroris mungkin masih menciptakan masalah bagi
orang-orang di wilayah ini dengan cara yang berbeda karena orang Amerika
memiliki mimpi lain untuk wilayah tersebut dan mentransfer teroris ke
Afghanistan, Asia Tengah dan Kaukasus," tukasnya.
Pengunjuk Palestina bentrok dengan pasukan pendudukan Israel di Hebron, Palestina Sabtu (10/10). (REUTERS/Mussa Qawasma)
Tentara Israel membunuh lebih dari 260 orang Palestina sejak 2015.
CB,
YERUSALEM -- Dua warga Palestina tewas di Tepi Barat oleh tembakan
pasukan Israel. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dua orang itu
tewas dalam insiden yang berbeda.
Dilansir dari Voice of America, Rabu(13/3), militer Israel
mengatakan tentara mereka menembak dan membunuh seorang laki-laki
berusia 37 tahun yang berlari ke arah mereka dengan pisau dapur. Mereka
mengatakan laki-laki itu mencoba melakukan serangan ke pos militer di
Hebron.
Ayah dari laki-laki tersebut, Fawzi Sheaki
membantah putranya Yasser mencoba menusuk seseorang. Sheaki mengatakan
Yasser melakukan pekerjaan di pengadilan Islam di Hebron.
Di
waktu yang lain pejabat kesehatan Palestina mengatakan seorang
laki-laki 23 tahun yang diidentifikasi sebagai Mohammed Shahin terbunuh
saat bentrok dengan pasukan Israel. Ia melempari pasukan Israel dengan
batu di desa Tepi Barat di Salfit.
Militer Israel menolak
berkomentar tentang dua insiden ini. Sejak 2015, warga Palestina telah
membunuh lebih dari 50 orang Israel dengan penusukan, penembakan. dan
serudukan mobil. Sementara tentara Israel telah membunuh lebih dari 260
orang Palestina di periode yang sama.
Israel mengatakan
sebagian besar orang Palestina terbunuh saat melakukan penyerangan. Tapi
bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi juga kerap berbuah kematian.
Muslim Palestina sembahyang di dalam
Golden Gate (Gerbang Emas) dekat Masjid Al Aqsa di kota tua Yerusalem,
Kamis (7/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/wsj.
Al-Quds (CB) - Pasukan Israel menutup gerbang yang menjadi
tempat bentrokan di Masjid Al-Aqsha di Al-Quds (Jerusalem) Timur di
tengah bentrokan dengan warga Palestina, kata seorang pejabat Palestina
pada Selasa.
"Puluhan prajurit Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha dan menyerang
sejumlah tokoh agama," kata Firas Ad-Dibbs, Juru Bicara Departemen
Waqaf Islam Al-Quds, organisasi yang dikelola oleh Jordania dan
bertanggung-jawab untuk mengawasi tempat suci Islam, di dalam satu
pernyataan.
Ia mengatakan Direktur Masjid Al-Aqsha Omar Kiswani dan Sheikh Wasef
Al-Bakri, Penjabat Hakim Tertinggi Pengadilan Agama Islam di Al-Quds,
termasuk di antara orang yang diserang oleh polisi Israel.
Ia menyatakan pasukan Israel menyerang dengan menggunakan pentungan
puluhan orang Muslim yang sedang beribadah di dekat Masjid Kubbah
Ash-Shakhrah (Dome of the Rock) di kompleks tersebut, demikian laporan
Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa
malam.
"Lima orang Palestina ditangkap dan ditahan untuk diinterogasi," kata Ad-Dibs.
Tak ada laporan dari Pemerintah Israel mengenai laporan itu.
Ketegangan telah meningkat di Al-Quds sejak Februari, ketika polisi
Israel sempat menutup Bab Ar-Rahmah di Kompleks Masjid Al-Aqsha, yang
terletak berdampingan dengan tempat suci umat Yahudi, Tembok Barat
(Bouraq/Tembok Ratapan), di Kota Tua Al-Quds, sehingga menyulut
kemarahan demonstran Palestina.
Dalam beberapa pekan, Pemerintah Israel telah melarang sejumlah orang
Palestina --termasuk tokoh agama-- memasuki Kompleks Masjid Al-Aqsha,
tempat suci ketiga umat Muslim setelah Mekkah dan Madinah.
Israel menduduki Al-Quds Timur, tempat Al-Aqsha berada, selama Perang
Arab-Israel 1967. Israel kemudian mencaplok seluruh kota itu pada 1980,
dalam tindakan yang tak pernah diakui oleh masyarakat internasional.
Sebut Israel tanah air Yahudi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuai kecaman. Foto/Istimewa
ABU DHABI
- Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pernyataan
terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap minorita Arab
di negara itu sangat menjijikan, bahkan ketika yang bersangkutan
membanggakan hubungan Israel dengan negara-negara Teluk.
Lewat
akun Twitternya, Anwar Gargash mengatakan pernyataan Netanyahu bahwa
Israel bukan negara untuk semua warganya dan merupakan tanah air
orang-orang Yahudi saja memberikan pembenaran yang dicari oleh para
ekstremis dan merusak upaya perdamaian, seperti disitir dari ABC News.go.com, Rabu (13/3/2019).
Netanyahu,
yang menghadapi persaingan ketat untuk pemilihan umum, telah
menggunakan slogan kampanye yang membenci para legislator dan pemilih
Arab untuk menggalang basis nasionalisnya. Lawan-lawan politiknya
menuduh ia telah menghasut.
Komentar
Netanyahu di Instagram tersebut sejatinya merujuk pada undang-undang
yang sangat kontroversial yang disahkan tahun lalu yang menyatakan
Israel sebagai negara bagi bangsa Yahudi.
"Israel bukan negara
dari semua warganya," tulis Netanyahu. Komentar itu sekaligus sebagai
jawaban atas kritik dari aktor Israel, Rotem Sela.
Pada upacara
peringatan di Yerusalem, Netanyahu menyebut telah tumbuh benih-benih
aliansi dengan dunia Arab di belakang layar. Dia mengatakan "normalisasi
yang dipercepat" Israel di antara negara-negara Arab memajukan
perdamaian.
Turki
mengecam apa yang mereka sebut rasisme secara terbuka oleh Netanyahu,
setelah ia menyebut Israel negara-bangsa orang Yahudi saja, tidak semua
warganya. Foto/Reuters
ANKARA
- Turki mengecam apa yang mereka sebut rasisme secara terbuka oleh
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, setelah ia menyebut Israel
negara-bangsa orang-orang Yahudi saja, tidak semua warganya.
"Saya
mengutuk keras rasisme dan diskriminasi yang mencolok ini. 1,6 juta
orang Arab / Muslim tinggal di Israel. Akankah pemerintah Barat bereaksi
atau tetap diam di bawah tekanan lagi?" tanya juru bicara pemerintah
Turki, Ibrahim Kalin seperti dilansir Arab News pada Selasa (12/3).
Seperti
dietahui, pernyataan itu disampaikan Netanyahu di akun Instagramnya.
Dia sejatinya merujuk pada undang-undang yang sangat kontroversial yang
disahkan tahun lalu yang menyatakan Israel sebagai negara bagi bangsa
Yahudi.
"Israel
bukan negara dari semua warganya. Menurut hukum kewarganegaraan dasar
yang kami berikan, Israel adalah negara dari bangsa Yahudi, dan hanya
itu" tulis Netanyahu.
Sebelumnya, kecaman juga datang dari aktris sekaligus aktivis Israel, Gal Gadot dan Rotem Sela.
Sela
mengatakan dia berharap ada orang di pemerintahan ini yang akan memberi
tahu publik bahwa ini adalah negara dengan semua warganya, dan semua
orang dilahirkan sederajat. "Orang Arab juga manusia. Dan juga kaum
Druze, kaum gay, dan kaum lesbian dan kaum Kiri," ucapnya.
Sementara
itu, Gadot, melalui akun Istragramnya mengatakan mengasihi sesama
manusia, seperti diri sendiri bukanlah masalah kiri-kanan, Yahudi-Arab,
sekuler atau religius. Dia mengatakan ini adalah masalah dialog, dialog
untuk perdamaian, kesetaraan dan toleransi satu sama lain.
"Tanggung
jawab atas harapan seperti itu adalah pada kita untuk menciptakan masa
depan yang lebih cerah bagi anak-anak kita. Rotem (Sela), saudara saya,
Anda adalah inspirasi bagi kita semua," imbuh dia.