Jumat, 21 Oktober 2016

Irak dan Turki Bersitegang

 Tentara Turki
Tentara Turki
 
CB, BAGHDAD -- Hanya beberapa hari setelah operasi untuk merebut kembali Kota Mosul dilakukan, perseteruan antara Irak dan Turki telah semakin melebar. Keduanya saling memberikan rasa tidak percaya terkait kekuatan militer yang digunakan untuk melawan ekstremis ISIS.

Retorika tumbuh semakin memanas di antara pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Bahkan awal pekan ini, sejumlah pengikut Syiah berunjuk rasa di luar Kedutaan Besar Turki dan menyerukan agar Turki menghentikan "kependudukan" di Irak.

Unjuk rasa tersebut mengacu kepada adanya sekitar 500 tentara Turki di utara Mosul, yang telah melatih pejuang Sunni dan Kurdi sejak Desember lalu. Baghdad mengatakan pasukan Turki tidak memiliki izin sehingga harus pergi dari Mosul. Sedangkan Ankara menolak pergi dan bersikeras ikut berperan dalam membebaskan Mosul.

Turki diketahui memiliki hubungan dekat dengan pemimpin Kurdi, Masoud Barzani, yang mempersilakan pasukan Turki mendatangi Mosul. Namun Menteri Luar Negeri Kurdi, Falah Mustafa, menolak untuk memberikan komentar mengenai hal itu.

Pasukan Turki selama ini banyak melatih pasukan Kurdi yang dipimpin Barzani dan pejuang Sunni yang dipimpin Atheel al-Nujaifi, mantan Gubernur Niniwe.

Saat ini, berbagai kelompok berkumpul di sekitar Mosul. Mereka berharap bisa mengambil bagian dari serangan militer terbesar Irak sejak invasi AS pada 2003 lalu.

Analis Turki dari Chatham House mengatakan, Turki sendiri merasa memiliki hubungan sejarah dengan Mosul, berabad-abad silam. Turki merasa wajib melindungi kota yang mayoritas penduduknya Sunni tersebut.

"Turki khawatir pemerintah pusat yang didominasi Syiah di Baghdad akan mengubag keseimbangan demografis setelah pengusiran ISIS dari Mosul," kata dia.



Credit  REPUBLIKA.CO.ID







Iran Tingkatkan Pasokan Senjata untuk Houthi

 Gerilyawan Houthi (ilustrasi)
Gerilyawan Houthi (ilustrasi)
 
CB, WASHINGTON -- Sejumlah pejabat dari Amerika Serikat (AS), dan negara-negara Barat lainnya melaporkan Iran telah meningkatkan jumlah pasokan senjata untuk Houthi, kelompok yang memerangi Pemerintah Yaman. Peningkatan ini terjadi dalam beberapa bulan terakhir dan membuat kekhawatiran perang yang berlangsung selama 19 bulan di negara itu terus berlanjut.

Beberapa jenis senjata yang dipasok untuk gerakan itu oleh Iran di antaranya adalah rudal serta senjata-senjata berukuran kecil lainnya. Menurut pejabat AS, senjata tersebut memiliki kategori paling mudah untuk menyerang pasukan koalisi negara itu di Yaman.

Penambahan pasokan senjata ini juga dibenarkan oleh beberapa pejabat Iran. Diduga, Houthi mendapat dukungan dari negara itu melalui hubungan dekat mantan presiden Yaman, Ali Abdullah Saleh.

Selama ini, Iran mengaku mendukung Houthi sebagai otoritas yang sah di Yaman. Namun, pemerintah negara itu membantah telah memasok senjata untuk gerakan tersebut dengan tujuan perang.

Meski demikian, seorang dilpmat senior Iran mengonfirmasi terjadinya peningkatan secara terkait dukungan negara itu bagi Houthi sejak Mei lalu. Mulai dari senjata, uang, hingga pelatihan pasukan.

Pengiriman senjata untuk Houthi diduga banyak dilakukan secara terselubung melalui Oman, negara tetangga Yaman. Aktivitas penyelundupan tepatnya dilakukan di jalur darat wilayah perbatasan.

Seorang pejabat senior AS telah memberitahu Pemerintah Oman mengenai keprihatinan tentang penyelundupan senjata tersebut. Negeri Paman Sam melihat negara itu dapat menjadi lawan strategis sekaligus sekutu penting di tengah konflik yang melanda Yaman.

"Kami telah memberitahu tentan keprihatinan kami terkait pengiriman senjata dari Iran ke Yaman, serta siapapun yang mempertahankan hubungan dengan Houthi termasuk Pemerintah Oman," ujar pejabat AS tersebut, Kamis (20/10).



Credit  REPUBLIKA.CO.ID







500 Sumber Gas Rumah Kaca Ditemukan di Laut AS

 
ilustrasi
ilustrasi
 
CB, KOPENHAGEN -- Ilmuwan telah menemukan 500 titik di dasar laut yang melepas gas rumah kaca, metana, ke Samudera Pasifik dari Amerika Serikat. Hal itu diungkap dalam sebuah kajian, Rabu (20/10).

Jumlah gas itu dua kali lipat dari emisi yang dihasilkan sumber gas metana AS. Metana biasanya dilepas secara alamiah dari dasar laut di banyak tempat seluruh dunia. Gas itu dapat memicu pemanasan global jika mencapai atmosfer.

Peneliti tengah mengamati hubungan antara tingginya suhu permukaan samudera di seluruh dunia dengan intensitas pemasanan global. "Tampaknya, seluruh pesisir Washington, Oregon, California memiliki sumber metana cukup besar," kata Robert Ballard, ilmuwan yang dikenal karena menemukan puing kapal Titanic dan 500 sumber gas metana di dasar laut.

"Jumlahnya berlipat ganda hingga mencapai 1.000 sumber metana yang kini diketahui tersebar di sekitar AS," ujarnya.

Direktur Operasional Ilmu Pengetahuan Nicole Raineauly bekerja sama dengan organisasi yang menaungi Ballard, Ocean Exploration Trust mengatakan sumber gas itu cukup lama tak diketahui, dan saat ini belum jelas pemicunya. Jika sumber itu aktif, belum diketahui seberapa banyak gas yang bocor hingga mencapai atmosfer.

Ahli Pusat Riset Iklim dan Lingkungan Internasional di Oslo Gunnar Myhre mengatakan, penelitian di Samudera Arktik sekitar kepulauan Svalbard, Norwegia mengindikasikan, sumber gas metana tersebar di perairan tersebut. Saat titik gas metana ditemukan, "kemungkinan besar mereka telah aktif cukup lama," ujarnya. Pasalnya belum ada teknologi yang mampu memetakan sumber gas itu hingga beberapa dasawarsa terakhir.
Sekitar 100 ahli akan bertemu pada 20 sampai 21 Oktober dalam Forum Eksplorasi Lautan Nasional di New York, diselenggarakan oleh Universitas Monmouth. Peneliti berharap dapat menunjukkan hasil risetnya mengenai ilmu kelautan, termasuk penemuan spesies baru, teripang ungu, dan "Monster Lumpur" kecil di perairan dalam Samudera Pasifik oleh Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS.

"Satu juta spesies di lautan dan satu juta bangkai kapal telah menanti untuk ditemukan," kata Jesse Ausubel dari Universitas Rockefeller.






Credit  REPUBLIKA.CO.ID




Begini Isi Curhatan Apple dan Freeport ke Kemenperin


Begini Isi Curhatan Apple dan Freeport ke Kemenperin
Foto: Yulida Medistiara

Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan delegasi US-ASEAN Business Council atau perwakilan gabungan pengusaha Amerika Serikat-ASEAN.

Perusahaan AS yang ada di Indonesia hadir di sini seperti Apple dan Freeport McMoRan. Mereka menyampaikan curhatan kepada

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut Apple berkomitmen untuk membangun R&D center (research and development/ tempat penelitian) di Indonesia. Apple akan membangun di 3 lokasi untuk pengembangan software atau perangkat lunak.

"Yang positif tadi Apple itu komit investasi ke Indonesia. Dia akan membangun innovation center jadi 3 research and development center," ujar Menperin Airlangga, di kantornya, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Menurutnya, saat ini Apple masih mengurus beberapa proses pembukaan pusat inovasi tersebut. Dengan dibangunnya R&D Apple tersebut, Menperin berharap Apple bisa menyerap tenaga kerja asal Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Freeport McMoran juga curhat ke Kemenperin. Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kemenperin, Harjanto mengatakan Freeport menanyakan terkait dukungan pemerintah terkait smelter.

"Keluhan nggak ada tapi mau tahu saja bagaimana pemerintah mendorong dibangunnya smelter," ujar Harjanto.

Ia mengatakan pemerintah sedang mendorong hilirisasi dari industri tembaga yang belum terdapat midstream-nya (tempat pengolahan dari bahan mentah menjadi nilai tambah). Padahal industri tembaga dapat mendukung program listrik 35.000 Mw dan 46.000 Km untuk transmisi.

"Tapi yang missing itu di tengahnya midstream sehingga kita ingin membangun satu rantai/kedalaman infrastruktur yang lengkap struktur dari hulu ke hilir," ujar Harjanto.

Poinnya adalah membuat struktur industri lebih lengkap, jangan ada yang hulunya terbangun tetapi di hilir ada yang mengimpor dari luar. Hal itu menyebabkan nilai tambah dan pemasukan lebih tinggi untuk negara lain sementara bahan bakunya diekspor dari Indonesia.

"Nilai tambahnya di negara lain, upstream-nya ada di ekspor ke negara lain, tapi sebagai input dari industri downstream kita itu ambil dari luar padahal industri copper dalam negeri butuh copper ingot (tembaga katoda)-nya diproses tapi ingotnya diambil dari luar, pengolahan copper ada istilahnya impor konsentrat, makanya perlu smelter untuk nggak bolong di tengah," kata Harjanto.

"Mana yang bolong harus diisi untuk punya potensi, ada yang komparatif, harusnya kita unggul di situ jangan bolong-bolong ada keterkaitan antara hulu dan hilir," kata Harjanto.



Credit  detikFinance


Apple akan Bangun 3 Pusat Penelitian di RI


Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menggelar pertemuan dengan Delegate US-ASEAN Bussiness Council atau perwakilan gabungan pengusaha Amerika Serikat-ASEAN. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa Apple akan membangun 3 pusat penelitian di Indonesia.

"Yang positif, Apple itu komit investasi ke Indonesia. Dia akan membangun innovation centre, yaitu 3 R&D (research and development/penelitian dan pengembangan)," ujar Airlangga, di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Apple akan membangun R&D centre di 3 lokasi tetapi belum disebutkan di mana. Keputusan Apple membangun R&D centre dilakukan usai Kemenperin menerbitkan aturan tentang TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).

TKDN yang kadang juga diterjemahkan Tingkat Komponen Dalam Negeri, adalah gagasan pemerintah Indonesia, supaya para pemilik brand atau vendor tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai konsumen dan pasar saja, tetapi mau turut berinvestasi di Indonesia. Investasi tersebut bisa berbentuk hardware maupun software.

"Apple itu mereka akan buat setelah Kemenperin mengeluarkan kebijakan baru mengenai TKDN. Jadi TKDN tidak berbasis pada hardware tapi berbasis kepada software dan ini yang direspons oleh Apple. Yang lain juga seperti honey well, HP juga menanyakan yang sama," imbuh Airlangga.

Credit  detikFinance

Pengusaha Smelter Duduk Bareng Kemenperin, Ini Hasilnya


Pengusaha Smelter Duduk Bareng Kemenperin, Ini Hasilnya
Foto: Yulida Medistiara

Jakarta - Kementerian Perindustrian dan pengusaha smelter menggelar diskusi Focus Group Disscussion (FGD) membahas tentang pemanfaatan nikel. Dalam diskusi itu terdapat beberapa usulan dari pengusaha smelter anggota AP3I (Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia) untuk dikaji ulang Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan ElektronikaI Kemenperin Gusti Putu Suryawirawan, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba P Hutapea, Deputi Bidang Kordinasi Pengelolaan Energi, SDA dan Lingkungan Hidup Ridwan Djamaludin, dan Tenaga Ahli Menteri Perindustrian Sukhyar, serta anggota AP3I.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan ElektronikaI Gusti Putu Suryawirawan mengatakan dalam diskusi tersebut terdapat beberapa usulan dari pengusaha yang dijadikan sebagai rekomendasi untuk dikaji pemerintah. Adapun rekomendasi itu diantaranya, meminta BKPM untuk memperjelas dan mempertegas perizinan IUI (izin usaha industri) dan IUP (izin usaha pertambangan) dan meminta kepada Kementerian ESDM untuk menyusun neraca cadangan mineral.

Rekomendasi ketiga, yaitu Kementerian ESDM dan Kemenperin untuk menyusun kriteria dan jumlah smelter. Hal itu karena saat ini izin pembangunan smelter tidak diatur, di samping itu muncul kekhawatiran ketersediaan bahan baku dari pengusaha smelter ini.

"Karena smelter ini jumlahnya akan banyak, ada kekhawatiran apakah nanti semuanya akan mendapatkan bahan baku sehingga perlu ada pedoman. Material balance harus ada, sebetulnya smelter itu seperti apa, ini menjadi salah satu rekomendasi," kata Dirjen ILMATE Kemenperin, Gusti Putu, di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (18/10/2016).

Kriteria yang dimaksud misalnya berapa batas jumlah smelter yang diberi izin, berapa kapasitasnya, lokasi hingga teknologi. Hal itu karena saat ini untuk pembuatan smelter tidak diberi batas sementara nanti akan berdampak pada lingkungan hingga ketersediaan bahan baku.

"Tadi kan sudah lihat kan jumlah smelter pasnya berapa, kapasitasnya berapa. Kalau nggak gitu nanti semua ajukan smelter atau nanti lingkungan kita rusak," ujar Putu.

Usulan tersebut disepakati peserta diskusi yang selanjutnya Kemenperin dan Kementerian ESDM akan membahas perizinan smelter baru untuk nikel. Ke depan, Putu menginginkan smelter tersebut dibatasi untuk komoditas lainnya seperti bauksit, bijih besi, dan lain-lain.

Selanjutnya hasil rekomendasi tersebut meminta Kementerian ESDM untuk segera merevisi PP 9 tahun 2012 tentang PNBP untuk kementerian ESDM. Revisi tersebut mengusulkan pemungutan royalti seharusnya dihasil akhir dalam bentuk mentah, bukan di level tambang karena jika di level tambang terkena Pajak Pertambahan Nilai (PPn).

"Ada pengusaha industri pengolahan dan pemurnian yang royaltinya dipungut di hasil akhirnya. Padahal royalti itu kalau berdasarkan aturan internasional hanya barang tambang yang dipungut royaltinya jadi setelah digali itu yg dipungut royalti. Proses berikutnya sudah proses industri. Pajaknya dalam bentuk PPn pajak pertambahan nilai," ujar Putu.

"Sementara mereka karena menggunakan PP yang lama, mereka itu dipungut royalti itu di hasil akhirnya bukan di level tambangnya. Padahal mereka ini ingtegrated punya tambang dan pengolah termasuk Antam dipungut dihasil akhirnya," imbuhnya.

Oleh karena itu, Putu mengatakan aturan tersebut harus direvisi, tetapi badan hukumnya tidak harus terpisah. Rekomendasi selanjutnya yaitu revisi Permen ESDM 8 tahun 2015 tentang peningkatan nilai tambah mineral yang mengatur soal besarnya kandungan nikel sebelum diekspor.

Di Permen tersebut disebutkan kandungan nikel minimal 4% untuk dapat diekspor. Dengan begitu kandungan nikel yang di bawah 4% tidak dapat diekspor, revisi tersebut misalnya akan mengatur nikel yang memiliki kandungan di bawah 4% dapat diolah dalam negeri.

"Supaya di bawah 2% itu bisa diolah dan tetap memiliki nilai jual maka kita perlu merevisi kadar nikelnya itu. Tapi pembahasan tadi kan berlanjut bahwa kadar nikel di bawah 4% sudah dalam bentuk logam bukan dalam bentuk tanah. Kalau nggak nanti cuma dimurni-murnikan saja di-benefisiasi istilah tambangnya dia harus dalam bentuk logam jadi sudah melalui proses industri/proses smelting," kata Putu.

Rekomendasi terakhir Putu menyebut BPPT untuk mengembangkan pusat unggulan mineral Indonesia. Hasil dari keenam rekomendasi tersebut akan dirapatkan dengan instansi terkait.

"Kami akan rapatkan dengan kawan-kawan instansi yang di atas supaya bisa lebih cepat, pak Tambah BKPM untuk bahas itu, perizinannya seperti apa, jadi kita sama-sama bahas," imbuh Putu.




Credit  detikFinance




Konsorsium Pertamina Ditawari Bagi Hasil 40% Minyak di Natuna


Konsorsium Pertamina Ditawari Bagi Hasil 40% Minyak di Natuna

Foto: Dok. Kemenko Maritim

Jakarta - Pemerintah telah menyodorkan Production Sharing Contract (PSC/kontrak bagi hasil) Blok East Natuna kepada konsorsium Pertamina, ExxonMobil, dan PTT. Konsorsium tersebut ditawari bagi hasil minyak sebesar 40%.

"Kalau yang minyak sudah ada, (split/bagi hasil) 60:40, 60 persen buat negara dan 40 persen buat kontraktor, itu yang didiskusikan," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (21/10/2016).

PSC Blok East Natuna yang ditawarkan pemerintah sekarang baru mengatur secara detail syarat dan ketentuan untuk pengembangan minyak di struktur AP.

Sedangkan untuk pengeboran di struktur AL (gas) belum diatur jelas, karena masih menunggu hasil kajian mengenai teknologi yang cocok untuk pengembangan gas di sana, serta bagaimana pemasarannya (Technology and Marketing Review/TMR).

Bagi hasil untuk gas belum ditentukan, TMR ditargetkan selesai akhir 2017. Pemerintah berjanji menyesuaikan PSC setelah studi untuk pengembangan gas di East Natuna selesai. "Kalau yang gas belum tahu, menunggu TMR sampai akhir 2017," ucap Wirat.

Konsorsium Pertamina masih berdiskusi, belum mengambil keputusan apakah mereka bersedia menandatangani PSC tersebut. Pemerintah berharap sudah ada jawaban di akhir bulan ini.

"East Natuna in progress, diskusi dengan konsorsiumnya, yaitu Pertamina, Exxon, dan PTT. Dikasih waktu sampai akhir Oktober untuk mempresentasikan hasil diskusinya," pungkasnya.

Sebelumnya, Pertamina menyatakan secara prinsip sudah setuju dengan syarat dan ketentuan yang ditawarkan pemerintah dalam PSC Blok East Natuna. Tidak ada keberatan dari Pertamina.

Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, mengungkapkan PSC akan ditandatangani dulu, dan nantinya akan direvisi setelah TMR untuk pengembangan gas selesai.

"Kami sudah bahas sama-sama, tim juga bahas sama-sama, untuk yang AP kami sudah oke. Kalau studi mengenai yang AL sudah selesai, teknologinya seperti apa, marketing-nya seperti apa, baru kita diberi kesempatan untuk menyesuaikannya," kata Alam, beberapa waktu lalu.

Meski syarat dan ketentuan untuk pengembangan gas belum jelas, termasuk soal bagi hasil antara kontraktor dengan negara, Pertamina tetap tak keberatan. Sebab, pemerintah ingin Blok East Natuna segera dikembangkan supaya ada aktivitas di kawasan itu.

Lokasi Blok East Natuna termasuk dalam 9 garis batas di Laut Cina Selatan yang diklaim China sebagai wilayahnya. Maka blok yang memiliki cadangan gas sebesar 46 triliun kaki kubik (TCF) ini harus segera digarap untuk menunjukkan kedaulatan Indonesia.



Credit  detikFinance








Pihak Jepang Sebut, Waktu Tempuh Kereta Kencang JKT-SBY Maksimal 4 Jam



Pihak Jepang Sebut, Waktu Tempuh Kereta Kencang JKT-SBY Maksimal 4 Jam
Foto: Foto: Edzan/detikcom


Jakarta - Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan kereta kencang Jakarta-Surabaya akan segera dimulai. Pihak Jepang nantinya akan terlibat dalam proses studi tersebut.

Tadashi Maeda, CEO Japan Bank for Internasional Cooperation (JBIC) menilai dengan posisi Jakarta-Surabaya berjarak 800 km, seharusnya waktu tempuh yang dibutuhkan maksimal adalah selama empat jam.

"Kebetulan 800 km pas harus 4 jam, jadi bagi penumpang kereta itu dimungkinkan," terang Maeda di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Bila lebih dari empat jam, maka masyarakat akan lebih memilih pesawat. Untuk kecepatannya dimungkinkan sekitar 180-200 km per jam, lebih rendah dari kereta Jakarta-Bandung yang juga akan dibangun.

"Jadi sebetulnya penumpang memilih kereta atau pesawat batasnya 4 jam, kalau lebih dari itu jarak tempuhnya, biasanya orang akan memilih pesawat," jelas Maeda.



Credit  detikFinance






Mimpi Bos Kereta Api ASEAN: Bangun Jaringan dari China Hingga Asia Tenggara


Mimpi Bos Kereta Api ASEAN: Bangun Jaringan dari China Hingga Asia Tenggara
Foto: Angling Adhitya Purbaya

Semarang - Bos perusahaan kereta api dari 7 negara berkumpul di Indonesia untuk membahas isu-isu hangat dunia perkeretapian hingga kerjasama antar negara. Salah satunya yaitu impian konektivitas kereta api cepat antar negara di ASEAN.

Hal itu diungkapkan Direktur Logistik dan pengembangan PT. KAI, Budi Noviantoro di sela acara ASEAN Railways CEO's Conference (ARCEO) di stasiun dan museum Ambarawa, Kabupaten Semarang.

"Pertemuan ini tujuannya saling memberikan informasi, cek progres terhadap perkembangan operasional di ASEAN. Contoh lagi hangat isu high speed train, nah ya kami ngomongin itu," kata Budi, Kamis (20/10/2016).

Untuk menjawab tantangan era Masyarakat Ekonomi ASEAN maka perlu dibahas soal konektivitas kereta api antar negara di Asia Tenggara. Sedangkan Indonesia sudah mulai dengan rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Di Indonesia proses high speed train di Jakarta-Bandung. Vietnam proses membuat kereta cepat, Thailand juga. Ke depannya kita berharap ada ASEAN Railway Network," terangnya.

Menurut Budi, perkembangan kereta cepat di berbagai negara diharapkan bisa terkoneksi. Contohnya saat ini di China sudah ada kereta cepat Beijing-Guangzhou yang diharapkan bisa terkoneksi ke negara ASEAN termasuk Indonesia.

"Nanti dari China bisa turun ke Vietnam, Thailand, Malaysia. Mudah-mudahan kita punya dana, bersama kita membuat crossing melewati laut bisa lewat tunnel atau roll-on, masuk ke Dumai kemudian ke sini, ke Palembang terus network ke Jawa," pungkas Budi.

"Kebayang tidak, Kereta cepat dari Beijing bisa sampai Banyuwangi," tuturnya.

Budi menjelaskan Indonesia merupakan salah satu negara yang perkembangan perkeretaapian paling kuat. Kerjasama jangka pendek antar negara akan dilakukan salah satunya operator dari Indonesia akan dikirim ke Myanmar untuk menjadi operator di sana.

"Dari 7 ini yang kuat Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam. Laos, Myanmar, Kamboja proses juga. Kita diminta teman Myanmar usulan sebagai operator. Kalau dicek di sana sudah layak nanti kita jadi operator di sana," ujarnya.

Diketahui, selain PT KAI, peserta yang hadir dalam ARCEO yaitu dari Kereta Api Tanah Melayu Berhad (KTMB) Malaysia, State Railway of Thailand, Vietnam Railway, Royal Railways of Cambodia, Lao Railway Authority Laos, dan Myanmar Railways. Turut datang pula PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), PT KCJ, PT KA Pariwisata, dan PT Railink.

Acara sudah dimulai sejak hari Selasa (18/10) lalu dan hari ini rombongan peserta merasakan sensasi naik kereta uap kuno dari stasiun Tuntang sampai Ambarawa. Selain Ambarawa, lokasi yang sudah dikunjungi yaitu PT INKA di Madiun.




Credit  detikFinance






Schiaparelli, Pesawat Penjelajah di Planet Mars

 Schiaparelli, Pesawat Penjelajah di Planet Mars
Sebuah model berukuran penuh yang merupakan pesawat penjelajah Mars, Schiaparelli ditampilkan saat konferensi pers peneliti di Markas European Space Agency (ESA), Darmstadt, Jerman, 20 Oktober 2016. REUTERS

 Schiaparelli, Pesawat Penjelajah di Planet Mars
Sebuah model berukuran penuh yang merupakan pesawat penjelajah Mars, Schiaparelli ditampilkan saat konferensi pers peneliti di Markas European Space Agency (ESA), Darmstadt, Jerman, 20 Oktober 2016. Pesawat tersebut dikabarkan telah diluncurkan dan berhasil mendarat di Mars. REUTERS
 Schiaparelli, Pesawat Penjelajah di Planet Mars
Sebuah model berukuran penuh yang merupakan pesawat penjelajah Mars, Schiaparelli ditampilkan saat konferensi pers peneliti di Markas European Space Agency (ESA), Darmstadt, Jerman, 20 Oktober 2016. Schiaparelli berbentuk piringan seberat 577 kilogram. REUTERS

 Schiaparelli, Pesawat Penjelajah di Planet Mars
Sebuah model berukuran penuh yang merupakan pesawat penjelajah Mars, Schiaparelli ditampilkan saat konferensi pers peneliti di Markas European Space Agency (ESA), Darmstadt, Jerman, 20 Oktober 2016. Saat kini keberadaan Schiaparelli masih belum dapat diketahui usai mengirimkan transmisi data. REUTERS

 Schiaparelli, Pesawat Penjelajah di Planet Mars
Sebuah ilustrasi pesawat Schiaparelli usai mendarat di planet Mars yang dikeluarkan oleh peneliti dalam konferensi pers di Markas European Space Agency (ESA), Darmstadt, Jerman, 20 Oktober 2016. REUTERS





Credit  Tempo.co




Ini Dua Direktur Baru di PT Pertamina

 Ini Dua Direktur Baru di PT Pertamina
TEMPO/Budi Setyarso
 
CB, Jakarta - Menteri BUMN, Rini Soemarno, menambah dua jabatan baru di jajaran direksi PT Pertamina (Persero). Ahmad Bambang menjadi Wakil Direktur Utama dan Rachmat Hardadi sebagai Direktur Megaproject Pengolahan dan Petrokimia.

Penunjukan dua direksi baru PT Pertamina itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Pertamina yang dihadiri Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat, dan komisaris Pertamina, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 20 Oktober 2016.

Komisaris Utama PT Pertamina, Tanri Abeng, mengatakan, dengan penambahan dua pejabat tersebut maka total direksi PT Pertamina menjadi sembilan orang.

Bambang sebelumnya menjabat sebagai direktur pemasaran PT Pertamina, sedangkan Rachmad Hardadi sebelumnya menjabat direktur pengolahan PT Pertamina.

"Pertamina merupakan perusahaan energi dalam skala besar yang mengelola minyak dan gas dari hulu ke hilir. Jadi pengelolaannya harus secara holistik dan fokus pada bidang eksplorasi dan eksploitasi," kata Abeng.

Khusus Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia yang ditempati Rahmad Hardadi, Abeng menjelaskan, direktorat itu akan menangani proyek skala raksasa.

Setidaknya, kata dia, saat ini Pertamina menangani empat proyek besar refinery yang harus dikerjasamakan untuk meningkatkan kapasitas.

Total investasi ke empat proyek tersebut diperkirakan mencapai 30 miliar dolar AS-40 miliar dolar AS dalam 5-6 tahun ke depan.

Salah satu kilang yang dimaksud yaitu pembangunan kilang Tuban yang sedang dirancang membentuk perusahaan patungan dengan perusahaan raksasa migas Rusia, Rosneft.

"Sudah seharusnya Pertamina sebagai BUMN terbesar Indonesia harus fokus menangani proyek-proyek besar," ujar dia.

Untuk itu ia berharap, Bambang dan Hardadi dengan pengalaman yang dimiliki mampu menangani tugas yang diberikan pemegang saham untuk mengembangkan Pertamina menuju perusahaan berskala global.


Credit TEMPO.CO








LAPAN Tengah Kaji Lokasi Pembangunan Bandara Antariksa

 LAPAN Tengah Kaji Lokasi Pembangunan Bandara Antariksa
Sejumlah tim dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memeriksa roket yang dilombakan sebelum diluncurkan di pantai Pandansimo, Bantul, Yogyakarta, (30/11). Lomba roket ini diikuti 18 universitas swasta dan negeri di Indonesia. ANTARA
CB, Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) masih mengkaji rencana lokasi pembangunan bandar udara (bandara) antariksa Indonesia.
"Sekarang sudah mengerucut apakah lokasinya di Morotai atau Biak. Tahun ini kami harapkan sudah bisa ditentukan," kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin usai Seminar Nasional "Pengembangan Kebijakan dan Regulasi Nasional Penerbangan dan Antariksa: Problema dan Tantangan" di Universitas Atmajaya, Yogyakarta, Kamis, 20 Oktober 2016.

Thomas mengatakan rencana induk pembangunan bandara antariksa (space spot) telah tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.
Bandara itu penting bagi Indonesia untuk merespons terus berkembangnya teknologi keantariksaan dunia serta mendorong kemandirian penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan antariksa nasional.

Menurut dia, saat ini LAPAN telah memiliki Stasiun Peluncuran Roket di Desa Cilautereun, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Namun, stasiun itu hanya berfungsi sebagai pusat uji terbang roket berskala kecil. "Sedangkan untuk peluncuran roket berskala besar tentu memerlukan tempat yang lebih aman," kata dia. *




Credit  TEMPO.CO


Lapan Segera Bangun Bandara Antariksa

Lapan Segera Bangun Bandara Antariksa
Peneliti memeriksa satelit rakitan buatan dalam negeri bernama LAPAN A2/LAPAN ORARI di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Bogor, Jawa Barat, 3 September 2015. Peluncurannya sendiri akan dilakukan di pusat antariksa Satish Dhawan, Sriharikota, India. TEMPO/Subekti
 
CB, Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) masih melakukan pengkajian rencana lokasi pembangunan bandar udara (bandara) antariksa Indonesia.

"Sekarang sudah mengerucut apakah lokasinya di Morotai atau Biak. Tahun ini kami harapkan sudah bisa ditentukan," kata Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin usai Seminar Nasional "Pengembangan Kebijakan dan Regulasi Nasional Penerbangan dan Antariksa: Problema dan Tantangan" di Universitas Atmajaya, Yogyakarta, Kamis, 20 Oktober 2016.

Thomas mengatakan rencana induk pembangunan bandara antariksa (space spot) telah tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2013 tentang Keantariksaan.

Bandara itu penting bagi Indonesia untuk merespons terus berkembangnya teknologi keantariksaan dunia serta mendorong kemandirian penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan antariksa nasional.

Menurut dia, saat ini LAPAN telah memiliki Stasiun Peluncuran Roket di Desa Cilautereun, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Namun, stasiun itu hanya berfungsi sebagai pusat uji terbang roket berskala kecil. "Sedangkan untuk peluncuran roket berskala besar tentu memerlukan tempat yang lebih aman," kata dia.

Selain berfungsi menunjang pengembangan program keantariksaan nasional, pembangunan bandara antariksa disebut cukup potensial untuk dikomersialisasikan di kancah internasional karena wilayah ekuator menjadi kawasan favorit bagi negara-negara peluncur roket atau satelit.

Thomas mengatakan pemilihan lokasi di wilayah Indonesia bagian Timur yakni Kabupaten Biak, Papua atau Kabupaten Morotai, Maluku Utara paling memungkinkan sebab tingkat kepadatan penduduk relatif lebih rendah dan berhadapan dengan Samudera Pasifik. "Harus memilih lokasi yang aman supaya jangan sampai ada risiko kejatuhan objek antariksa setelah dilakukan peluncuran," kata dia.

Penentuan lokasi masih memerlukan kajian secara komprehensif sebab baik di Biak atau Morotai sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan.  Ditinjau dari sisi kesiapan infrastruktur, Biak relatif lebih memadai, namun di wilayah itu jumlah warga lebih tinggi sehingga harus ada relokasi penduduk. "Sedang di Morotai penduduk sangat jarang, namun insfrastruktur penunjang masih belum banyak," kata dia.

Setelah lokasi diputusakan dan mendapatkan persetujuan tingkat nasional kemudian akan dilakukan pendalaman dan perencanaan anggaran yang diperlukan untuk pembangunan bandara antariksa itu.

Proses pengembangan bandara akan melibatkan mitra-mitra LAPAN di kancah internasional. "Yang jelas 25 tahun ke depan Indonesia sudah harus memiliki bandara antariksa," kata dia.




Credit  TEMPO.CO








Kim Jong-un Perintahkan Eksekusi 64 Pengkhianat Sepanjang 2016

 
Kim Jong-un Perintahkan Eksekusi 64 Pengkhianat Sepanjang 2016
Diktator muda Korea Utara, Kim Jong-un, disebut sudah memerintahkan eksekusi terhadap 64 orang sepanjang tahun ini. Data itu diungkap badan intelijen Korea Selatan (NIS) pada Rabu (20/10/2016). Foto/REUTERS
 
SEOUL - Diktator muda Korea Utara (Korut) memerintahkan eksekusi 64 orang atas tuduhan menjadi pengkhianat sepanjang tahun 2016 ini. Data itu diungkap Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan pada hari Rabu.

Kepala NIS, Lee Byung-ho, mengatakan kepada anggota parlemen bahwa data dari agen mata-mata menyatakan rezim Kim Jong-un terus melakukan upaya pembersihan. Menurutnya, 64 orang telah dieksekusi di depan umum sepanjang tahun ini.

Sejak Kim mengambil alih kekuasaan pada akhir 2011, dia telah memerintahkan eksekusi terhadap lebih dari 100 pejabat tinggi Korut.

”Alasan utama di balik sebagian besar pembersihan oleh (rezim)  Kim Jong-un adalah persepsi bahwa dia telah dilecehkan,” ujar seorang sumber intelijen Korsel. ”Ada tanda-tanda jelas bahwa loyalitas yang bimbang atau sikap acuh tak acuh pejabat yang gelisah pada Kim karena usianya yang masih muda," ujar sumber intelijen itu.

Lee mengatakan badan keamanan dan badan intelijen Korut, yang bertugas memantau perbedaan pendapat, kini hanya berniat membuat uang. “Ada insiden di beberapa bagian wilayah Korut,  di mana warga menyerbu kantor regional Partai Pekerja untuk memprotes setelah listrik dan persediaan air dihentikan,” ujar Lee, seperti dikutip dari The Chosun Ilbo, Kamis (21/10/2016).

Kepala NIS itu melanjutkan, ada peningkatan rasa ketidakpuasan publik yang ditandai dengan maraknya pembelotan warga Korut sekitar 20 persen pada tahun ini.

NIS memperkirakan bahwa Korut mengalami penurunan pendapatan mata uang asing sebesar USD200 juta setelah resolusi Dewan Keamanan PBB  dijatuhkan pada bulan Maret 2016. Rezim Pyongyang menghabiskan hampir USD200 juta untuk uji coba senjata nuklir dan manuver rudal yang dipamerkan pada Korea Selatan.

Sejak terkena sanksI PBB atas pecobaan rudal, bantuan masyarakat internasional untuk Korut yang baru-baru ini dilanda banjir berkurang. “Banjir di Provinsi Hamgyong Utara disebabkan oleh bendungan yang tiba-tiba membuka pintu karena hujan deras,” kata Lee.

”Ini adalah bencana belum pernah terjadi sebelumnya, tapi Korut hanya mendapat sekitar USD17,5 juta  bantuan dari masyarakat internasional karena provokasi nuklirnya,” imbuh Lee.




Credit  Sindonews





Perintah Raja Salman Eksekusi Pangeran Saudi Bukti Adilnya Hukum Islam

 
Perintah Raja Salman Eksekusi Pangeran Saudi Bukti Adilnya Hukum Islam
Raja Kerajaan Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz. Perintah Raja Salman untuk mengeksekusi seorang pangeran Saudi yang bersalah karena membunuh warga disambut publik sebagai penegakan keadilan hukum Islam. Foto/REUTERS/Andrew Hamik
 
RIYADH - Publik Arab Saudi melalui media sosial menilai eksekusi langka terhadap seorang pangeran Saudi karena dinyatakan bersalah menembak mati seorang pemuda, merupakan bukti adilnya hukum Islam. Ekskusi terhadap Pangeran Turki bin Saud al-Kabir pada hari Selasa lalu dijalankan atas perintah Raja Salman bin Abdulaziz.

Pada tahun 2004, Pangeran Turki bin Saud al-Kabir menembak mati seorang pemuda Saudi dalam sebuah perkelahian. Keluarga korban menolak “uang darah” dan akhirnya pangeran Saudi itu dieksekusi di alun-alun Riyadh sebagai penegakan hukum.

Penegakan hukum terhadap anggota keluarga Kerajaan Saudi sejatinya bukan sekali ini terjadi. Pada tahun 1975, seorang pangeran Saudi yang membunuh pamannya, Raja Faisal, telah dieksekusi pancung. Dua tahun kemudian, seorang putri Saudi dieksekusi tembak atas tuduhan berzina.

 

Berita dari eksekusi terhadap Pangeran Turki bin Saud al-Kabir disambut publik di negara itu melalui media sosial. Khalid al-Saud, seorang akademisi dan anggota keluarga kerajaan, menulis komentar di akun Twitter dengan bunyi: ”Ini adalah hukum Allah SWT, dan ini adalah pendekatan bangsa kami yang diberkati.”

“Ini hanya penguasa dari aturan negara Islam dengan legitimasi Islam,” tulis jurnalis Saudi, Nasser bin Fareon, melalui Twitter.

Pengguna media sosial juga berbagi video klip pidato Raja Salman yang mengatakan bahwa publik tidak perlu takut untuk menggugat anggota keluarga kerajaan jika mereka mengalami ketidakadilan.

Mohammed al-Masloukhi, imam masjid Safa di Riyadh, membenarkan bahwa eksekusi terhadap Pengeran Turki bin Saud al-Kabir dijalankan setelah keluarga korban menolak untuk menerima ratusan juta riyal ”uang darah”.

”Tuhan tidak membedakan antara pedagang dan orang miskin, atau antara seorang pangeran dan seorang warga negara (biasa),” katanya melalui Twitter, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/10/2016).




Credit  Sindonews








Update Bom Atom B61, AS Bakal Habiskan Dana Lebih dari USD8,25 Miliar

 
Update Bom Atom B61, AS Bakal Habiskan Dana Lebih dari USD8,25 Miliar
Bom atom B61-12 Amerika Serikat. Untuk program pembaruan bom atom itu, AS bakal menghabisan dana lebih dari USD8,25 miliar. Foto/Daily Mail/DOD
 
WASHINGTON - Program life-extension (LEP) untuk bom atom B61-12 Amerika Serikat (AS) akan menghabiskan biaya lebih dari USD8,25 miliar. Demikian nominal perkiraan dari Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) untuk biaya update bom nuklir.

Rincian perkiraan biaya mencakup biaya dasar dari program update bom nuklir sebesar USD7,6 miliar dan biaya tambahan USD648 juta. ”Dana lain dari imbas program NNSA untuk teknologi dan kesiapan manufaktur,” bunyi pernyataan NNSA.

Biaya tersebut tidak termasuk angka taksiran USD1,3 miliar dari Pentagon yang berencana untuk menghabiskannya pada pengembangan dan pengadaan senjata.

NNSA merupakan sebuah departemen semi-otonom di dalam Departemen Energi AS. Departemen Pertahanan AS berwenang mengelola sistem pengiriman kekuatan nuklir  yang mencakup  kapal, pesawat dan rudal. Sedangkan NNSA berwenang dalam hal pengawasan, pengembangan, pemeliharaan dan pembuangan hulu ledak nuklir.

Bom atom B61-12 menggantikan varian bom B61-3, -4, -7 dan -10. Penggantian varian itu sebagai sebuah langkah pembaruan senjata nuklir AS yang mengalami penuaan dan sekaligus untuk menurunkan biaya pemeliharaan.

”LEP B61-12 adalah kegiatan terkait (bom) B61-12 yang paling kompleks dari keamanan nuklir yang telah dilakukan lebih dari 20 tahun,” lanjut NNSA, seperti dikutip Defense News, semalam (20/10/2016).

“Senjata ini memainkan peran penting dalam keamanan nasional dan langsung mendukung direktif Presiden Obama untuk mempertahankan keamanan, efektivitas penangkal nuklir, dan sekaligus mengurangi ukuran persediaan nuklir,” lanjut pernyataan NNSA.


Credit  Sindonews








Rusia Uji Tembak Rudal Nuklir Iskander-M

 
Rusia Uji Tembak Rudal Nuklir Iskander-M
Miiter Rusia dilaporkan tengah melakukan uji tembak rudal Iskander-M, yang merupakan salah satu senjata andalan Rusia. Foto/Sputnik

 
MOSKOW - Miiter Rusia dilaporkan tengah melakukan uji tembak rudal Iskander-M, yang merupakan salah satu senjata andalan Rusia. Uji tembak ini merupakan bagian dari pemeriksaan rutin kecakapan rudal tersebut.

Menurut layanan pers Distrik Militer Barat Rusia, uji tembak ini bukan hanya dimaksudkan untuk mengecek kecakapan rudal Iskander-M. Tapi, juga dimaksudkan untuk melihat seberapa jauh kemampuan prajurit Rusia dalam menggunakan rudal ini.

"Unit-unit operasi sistem rudal Iskander-M mengadakan sesi latihan di sekitar Luzhsky di Distrik Militer Barat. Latihan taktis diselenggarakan sebagai bagian dari pemeriksaan rutin," kata layanan pers Distrik Militer Barat Rusia, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (20/10).

"Komando distrik akan mengevaluasi keterampilan para prajurit dalam menembak sasaran simulasi dalam jarak beberapa ratusan kilometer. Setidaknya 100 prajurit terlibat dalam latihan ini," sambungnya.

Beberapa waktu lalu, pengerahan rudal ini ke Kalinigrad sempat memancing kecaman dari negara-negara Baltik. Kepala Staf Angkatan Pertahanan Estonia, Letnan Jenderal Riho Terras mengatakan kepada ERR, bahwa dia melihat langkah Rusia itu sebagai upaya untuk mendominasi Laut Baltik.

Credit  Sindonews


Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir

Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir
Akhir minggu lalu, media-media ramai memberitakan laporan intelijen Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa Rusia menempatkan rudal Iskander-M ke Kaliningrad, berbatasan dengan Polandia dan Lithuania. Berita ini direspon oleh Moskow bahwa penempatan itu hanyalah bagian dari latihan perang rudal yang rutin dilakukan. Unit pasukan rudal Rusia berlatih sepanjang tahun, di seluruh wilayah udara, laut, dan darat, Rusia yang luas. Menurut Moskow, penempatan Iskander-M di Kalingrad tidak rahasia. Sputniknews.com/Alexei Danichev


 Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir
Polandia, Lithuania, dan anggota NATO lainnya patut khawatir dengan tindakan Rusia menempatkan rudal Iskander-M (NATO menyebutnya SS-26 Stone) di Kaliningrad, karena rudal itu mampu mencapai target sejauh 500 km lebih dengan CEP (Circular Error Probable) atau kemungkinan meleset hanya 2 m, seperti klaimnya Moskow, terlebih Iskander-M dirancang dapat menghadapi sistem pertahanan udara yang dimiliki negara-negara NATO. sdelanounas.ru


 Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir
Untuk menghadapi sistem pertahanan udara lawan, rudal Iskander-M mampu melaju dengan kecepatan 7 mach atau 8.644 km/jam, melakukan manuver, dan melepas decoy untuk mengecoh rudal pertahanan udara lawan. Iskander-M juga dapat mengubah arah pada saat memburu target yang bergerak dan dapat ditembakkan dalam cuaca kabut dan gelap. defence.ru

 Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir
Rudal Iskander-M memiliki panjang 7,2 m, diameter 950 mm, dan mampu membawa hulu ledak seberat 480 kg, nuklir atau konvesional. Rudal balistik ini juga dilengkapi dengan pemandu internal dan optik. Iskander-M dapat dikontrol oleh radio dienkripsi transmisi, seperti dari AWACS atau UAV. On-board komputer rudal menerima gambar target, kemudian mengunci target, dan menghancurkannya dengan kecepatan kecepatan supersonik. morning-news.ru

 Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir
Rudal Iskander-M ditempatkan di truk pengangkut atau transport-erector-launcher (TEL) MZKT-7930 Astrolog 8x8 sehingga Rusia dapat menempatkannya dimana pun pada saat diperlukan. Setiap truk membawa dua rudal dan didampingi dengan truk yang membawa rudal cadangan untuk reload. Mobilitas rudal ini membuat peluncuran Iskander sulit dicegah. baodatviet.vn

 Rusia Tempatkan Rudal Iskander-M, NATO Khawatir
Rusia membuat rudal Iskander versi ekspor yang disebut dengan Iskander E yang hanya mampu sejauh 280 km dengan CEP atau kemungkinan meleset 30-70 m. Varian terakhir sistem rudal Iskander adalah Iskander-K yang memiliki akurasi tinggi, anti jamming, mampu menghancurkan sistem pertahanan rudal balistik, dan sistem pertahanan udara lawan. youtube.com









Credit  Tempo.co



















Rusia dan Suriah Jadikan Kelaparan Sebagai Senjata di Aleppo

 
Rusia dan Suriah Jadikan Kelaparan Sebagai Senjata di Aleppo  
Sebulan serangan Rusia dan Suriah di Aleppo telah menewaskan sekitar 500 orang, dan diperkirakan makanan di kota itu habis pada akhir Oktober ini. (Reuters/Abdalrhman Ismail)
 
Jakarta, CB -- Sebulan serangan udara Rusia ditambah gempuran darat pasukan Suriah di Aleppo telah menewaskan sekitar 500 orang, menurut laporan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon pada Kamis (20/10). Serangan juga memutus akses pangan membuat makanan di Aleppo diperkirakan habis akhir bulan ini, mengancam nyawa ratusan ribu orang.

Ban seperti dikutip AFP mengatakan di hadapan Majelis Umum PBB, gempuran rezim Bashar al-Assad di Aleppo yang dibekingi Rusia sejak 22 September lalu merupakan salah satu pertempuran paling sengit dalam lima tahun konflik di Suriah.

"Hasilnya sangat buruk," kata Ban.

Sekitar 500 orang tewas dan 2.000 lainnya terluka, tidak sedikit anak-anak. Ban mengatakan, bantuan PBB tidak bisa memasuki kota di barat laut Suriah itu sejak 7 Juli dan makanan diperkirakan habis di akhir Oktober ini.

Menurut Ban, "kelaparan telah digunakan sebagai senjata perang."

Rusia pada Kamis waktu setempat mulai melakukan gencatan senjata kemanusiaan selama 24 jam di kota tersebut. Namun PBB mengatakan waktu sehari tidak cukup untuk menyalurkan bantuan di Aleppo. Prioritas saat ini adalah mengeluarkan mereka yang terluka dari kota itu.

Walau pertempuran mulai mereda, namun warga Aleppo masih juga belum terlihat meninggalkan kota. Moskow menuding para pemberontak Suriah mencegah warga meninggal Aleppo.

Pertemuan PBB digelar oleh Kanada dan diikuti 72 negara untuk mengakhiri kebuntuan perundingan damai Suriah setelah Dewan Keamanan gagal menelurkan resolusi akibat veto Rusia.

Rusia bersikeras kehadiran militer mereka di Suriah adalah untuk membantu Assad memerangi terorisme ISIS dan pemberontak yang berafiliasi dengan al-Qaidah. Namun dalih ini dimentahkan oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Samantha Power.

"Bukan teroris yang menjatuhkan bom-bom bunker di rumah sakit dan rumah sipil di timur Aleppo, atau yang membunuhi warga sipil di sana, tapi rezim Assad dan Rusia," kata Power.

Menurut Menteri Luar Negeri Kanada Stephane Dion yang menggagas pertemuan darurat PBB itu, perlu ada tindakan segera yang harus disepakati oleh 193 anggota PBB. "Kita harus bertindak, dan bertindak sekarang," tegas Dion.

Belum diketahui apakah ada hasil konkret dalam pertemuan tersebut, yand disinyalir diadakan untuk mendesak Rusia dan Suriah untuk berhenti menyerang Aleppo.

Lebih dari 300 ribu orang terbunuh sejak konflik Suriah dimulai pada Maret 2011, kekerasan di Aleppo disebut yang terparah. Total ada sekitar 250 ribu warga sipil yang masih terjebak di timur Aleppo, wilayah yang dikuasai pemberontak.





Credit CNN Indonesia




Pemimpin Berganti, Kebijakan AS di Asia Dipastikan Sama


 
Pemimpin Berganti, Kebijakan AS di Asia Dipastikan Sama  
Deputi Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Asia Tenggara W. Patrick Murphy (kiri) meyakini hubungan kerja sama negaranya dengan Asia Pasifik akan tetap terjaga, kendati pergantian kepemimpinan tahun depan. (CNN Indonesia/Riva Dessthania Suastha)
 
Jakarta, CB -- Pejabat tinggi Amerika Serikat meyakini hubungan kerja sama negaranya dengan Asia Pasifik akan tetap terjaga, kendati pergantian kepemimpinan tahun depan.

“Saya percaya politik luar negeri AS akan tetap konsisten walaupun dengan pemerintahan baru pada tahun mendatang. Fokus kami masih tetap sama yakni memperhatikan negara-negara berkembang khususnya di Asia Pasifik,” ujar Deputi Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Asia Tenggara W. Patrick Murphy.

Berbicara di Jakarta, Kamis (20/10), Murphy menegaskan bahwa pemerintahan yang baru nanti tidak akan banyak mengubah esensi politik luar negeri AS yang telah ditetapkan, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Dia melanjutkan, ikatan AS dengan negara di Asia Pasifik bukan sebatas politik saja, melainkan terwujud dalam bentuk konkret kerja sama dan upaya bersama mengatasi isu-isu global.

Khusus Indonesia, Murphy menjamin hubungan antar kedua negara akan terus dijaga. Ia menyatakan, hubungan AS-Indonesia merupakan salah satu contoh konsistensi kebijakan pemerintahan Presiden Barack Obama di kawasan.

Dalam pemerintahan Obama, kawasan Asia Pasifik menjadi salah satu fokus utama politik luar negeri AS, terutama demi menandingi pengaruh China di kawasan tersebut.

“kita (AS-Indonesia) memiliki ikatan kuat sejak bertahun-tahun lalu, karena hubungan kedua negara merupakan simbol penyeimbang politik AS di Asia ,” kata Murphy.

Murphy berujar, ke depan fokus AS di Asia Pasifik tidak hanya membangun dan memperkuat kerja sama antar pemerintah negara di Asia Pasifik, tapi juga memperluas ikatan kerja sama tersebut pada tingkatan antar pengusaha dan individu.

“AS dan negara Asia Pasifik telah mendapatkan banyak manfaat dari kerja sama yang telah terjalin selama ini. Kami berniat untuk terus memperkuat kerja sama yang telah ada untuk memaksimalkan manfaat itu,” ucap Murphy.



Credit  CNN Indonesia






Penghinaan Terhadap Monarki Thailand Marak Usai Raja Wafat

 
Penghinaan Terhadap Monarki Thailand Marak Usai Raja Wafat  
Kematian Raja Bhumibol setelah tujuh dekade berkuasa menimbulkan rasa duka yang mendalam dan sensitivitas tinggi di masyarakat Thailand. (Reuters/Chaiwat Subprasom)
 
Jakarta, CB -- Pemerintah Thailand menyatakan bahwa jumlah kasus pencemaran nama baik kerajaan meningkat menyusul kematian Raja Thailand Bhumibol Adulyadej pekan lalu.

Kepolisian Thailand mencatat terdapat 12 kasus pencemaran nama baik kerajaan yang sedang diselediki, di tengah meningkatnya pengawasan terhadap pemberitaan soal keluarga kerajaan oleh pemerintah.

Juru bicara kepolisian Thailand Kitsana Pattanacharoen mengungkapkan terdapat 12 kasus lese majeste sejak Kamis (13/10), setelah kerajaan mengumumkan kepergian Raja Bhumibol. Lese majeste merupakan hukum terkait penghinaan terhadap kerajaan yang diterapkan dengan sangat ketat di Thailand.

Sejumlah kasus tersebut, lanjut Kitsana, telah ditindaklanjuti dengan dirilisnya surat penangkapan untuk delapan tersangka. Empat tersangka di antaranya telah ditangkap polisi.

"Mereka melakukan tindakan pidana yakni mengunggah berbagai pesan dan gambar yang dinilai menghina kerajaan di media sosial," ujar Kitsana dikutip dari Reuters, Rabu (19/10).

Sementara, pakar dari kelompok pengawas hukum iLaw, Weerawat Somnuek, mencatat terdapat 70 kasus pencemaran nama baik kerajaan sejak kudeta pada Mei 2014 terjadi.

Menurut Weerawat, 12 kasus pencemaran dalam sepekan pertama setelah kematian raja merupakan jumlah yang tak sedikit.

Wakil Perdana Menteri Thailand Prachin Chanthong memaparkan pemerintah telah menemukan lebih dari 60 situs yang dinilai berisikan penghinaan terhadap kerajaan dan mengancam keamanan nasional.

Pemerintahan junta militer Thailand meminta penyedia layanan internet memblokir beberapa situs yang dinilai menghina monarki. Sekitar 100 polisi juga telah dikerahkan dalam tim khusus untuk mengawasi secara ketat berbagai konten di internet.

Terkait melonjaknya kasus penghinaan terhadap monarki, Menteri Kehakiman Thailand Paiboon Koomchaya menulis surat kepada tujuh duta besar yang ditempatkan di luar Thailand untuk meminta bantuan menuntut 19 tersangka penghinaan yang tinggal di tujuh negara. Meski demikian, pihak kementerian tidak mempublikasikan tujuh negara yang dimaksud.

Kematian Raja Bhumibol setelah tujuh dekade berkuasa menimbulkan rasa duka yang mendalam dan sensitivitas tinggi di masyarakat Thailand.

Raja Bhumibol dikenal sebagai sosok yang dapat menstabilkan situasi ditengah kondisi internal politik Thailand yang kacau dan dinamis. Kepergian raja berusia 88 tahun ini memicu kekhawatiran soal stabilitas politik di negara yang kerap dilanda kudeta militer itu.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha bergerak cepat untuk meredam ketidakpastian seputar suksesi kerajaan, dengan mengumumkan bahwa penobatan Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn, sebagai penerus Bhumibol, akan ditunda sampai masa berkabung usai.



Credit  CNN Indonesia







Ceko kirim dokter militer ke Irak untuk perangi ISIS

 
Ceko kirim dokter militer ke Irak untuk perangi ISIS
Konvoi aparat keamanan Irak memasuki pinggiran Mosul, untuk menumpas militan ISIS di Irak. (REUTERS/Ako Rasheed )
 
Praha (CB) - Republik Ceko, atas persetujuan Senat negara itu, Kamis waktu setempat memutuskan untuk mengirimkan dokter dan instruktur militernya ke Irak guna bergabung dalam operasi memerangi kelompok teroris ISIS.

Tim yang akan dikirimkan ini akan berjumlah paling banyak 30 orang, terdiri dari para ahli bedah, ahli anastesi dan perawat.

Mereka akan berangkat ke Irak Desember nanti untuk diikuti dengan keberangkatan para instruktur tahun depan.

Para dokter militer akan menjalankan tugas mereka di rumah sakit Angkatan Laut Amerika Serikat yang berada 70 kilometer sebelah selatan Mosul.

Mereka akan menyiapkan perawatan bagi para tentara koalisi dan tentara Irak yang terluka. Sementara itu, pasokan peralatan medis akan disediakan oleh AS.

Ceko selama ini telah mengirim instruktur-instruktur penerbangannya ke Irak untuk melatih para pilot menggunakan pesawat tempur L-159 buatan Ceko.

Negara itu juga telah memasok senjata dan amunisi bagi pasukan bersenjata di Irak, demikian Xinhua.



Credit ANTARA News




Malam di Sanaa sunyi sejak gencatan senjata dimulai

 
Malam di Sanaa sunyi sejak gencatan senjata dimulai
Pemandangan Kota Tua Sanaa di Yaman, Minggu (25/9/2016). (REUTERS/Mohamed al-Sayaghi)
 
 
Sanaa (CB) - Pihak bertikai di Yaman di sebagian besar kawasan mematuhi gencatan senjata 72 jam, yang dimulai menjelang Rabu tengah malam, dan ibu kota Sanaa melewati malam pertama dalam tiga bulan tanpa serangan udara, kata warga dan pejabat.

Gencatan senjata itu berlaku di seluruh Yaman, meski ada beberapa pelanggaran kecil di Provinsi Taiz, Hajja dan Mareb, kata pejabat setempat dan warga kepada Reuters.

"Ini malam sunyi. Kami tidur tanpa ledakan," kata Bassam, pekerja di toko grosir di Sanaa.

"Kami harap perang ini segera berakhir, karena rakyat lelah. Kami ingin hidup, bukan mati."

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan gencatan senjata di antara pihak berperang pada pekan ini. Gencatan senjata tersebut diperkirakan diperpanjang jika dipatuhi.

Sekutu pimpinan Saudi melancarkan serangan udara di Sanaa setiap malam sejak 7 Agustus, kata warga, sejak dialog damai dengan gerakan Houthi yang bersekutu dengan Iran dan pasukan yang setia pada mantan presiden Ali Abdullah Saleh gagal.

Beberapa gencatan senjata sebelumnya gagal membuka jalan untuk mengakhiri konflik, meskipun secara nyata mengurangi pertempuran yang telah menewaskan setidaknya 10 ribu orang.

Badan bantuan berharap dapat menggunakan gencatan senjata itu untuk menjangkau wilayah di negara tersebut, yang terputus akibat pertempuran berbulan-bulan dan sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.


Credit  ANTARA News