Kamis, 22 Desember 2016

Gurun Sahara Bersalju untuk Pertama Kalinya Dalam 37 Tahun



Gurun Sahara bersalju pada Senin 19 Desember 2016. (Foto: Karim Boucheta/Shutterstock)
Gurun Sahara bersalju pada Senin 19 Desember 2016. (Foto: Karim Boucheta/Shutterstock)

AIN SEFRA – Padang pasir terbesar di dunia, Gurun Sahara diselimuti salju untuk pertama kalinya dalam 37 tahun terakhir. Momen menakjubkan ini merupakan yang kedua kalinya terjadi sepanjang sejarah. Terakhir kali padang gurun di Ain Sefra, Afrika Utara, itu merayakan White Christmas adalah pada 1979. Ketika badai salju melanda kawasan itu selama setengah jam dan menimbulkan kemacetan lalu lintas di seluruh kota.
Sebagai catatan, Architectural Digest, Kamis (22/12/2016) mengungkap, Gurun Sahara merupakan salah satu lahan terpanas dan terkering di muka bumi ini. Suhu hariannya rata-rata 52 derajat celcius. Bahkan pada musim terdinginnya, kawasan ini hanya menyentuh suhu minimal 10 derajat celcius.
 

Peristiwa itu terjadi di Aljazair pada Senin 19 Desember 2016. Dari hasil jepretan fotografer amatiran Karim Boucheta, terekam penampakan alam Gurun Sahara yang memutih dengan begitu indahnya. Bukit-bukit pasir kemerahan berlatar Pegunungan Atlas diselimuti butiran es. Setiap butirnya memantulkan cahaya yang luar biasa memukau, sebelum akhirnya mencair.
“Semua orang terpana melihat salju yang jatuh di padang pasir. Itu adalah suatu kejadian langka. Salju yang menetap di atas pasir benar-benar tampak menakjubkan,” papar Boucheta, seperti disitat dari Xinhua.

Gurun Sahara didirikan sebagai kota garnisun untuk Prancis pada 1881. Terletak di barat laut Aljazair, di Kota Ain Sefra, padang pasir terluas di dunia itu disebut ‘Pintu Gerbang menuju Padang Pasir’. Populasi penduduknya saat itu sekira 35 ribu orang.
Dengan ketinggian lebih dari 1.078 meter, kota tersebut memiliki iklim musim panas yang sangat terik. Seperti gurun-gurun pasir lainnya, saat musim dingin suhunya juga bisa amat menggigit. Meski begitu, suhunya tidak pernah mendekati minus.

Washington Post melaporkan, ketika bersalju seperti sekarang ini, suhu di Gurun Sahara kira-kira lebih dingin 10-15 derajat dari biasanya.



Credit  news.okezone.com






Rabu, 21 Desember 2016

Cut Meutia Tidak Berjilbab di Uang Rupiah Baru, Ini Penjelasan BI



 
Cut Meutia Tidak Berjilbab di Uang Rupiah Baru, Ini Penjelasan BI Foto: Dok. Bank Indonesia


Jakarta - Belum selesai dituduh mirip yuan, uang rupiah desain baru kembali diterpa isu miring. Kali ini, menyasar kepada para pahlawan yang terpampang di rupiah baru.

Salah satu yang ramai dibicarakan di media sosial (medsos) adalah foto pahlawan asal Aceh, Cut Nyak Meutia. Beberapa netizen menuduh foto Cut Meutia tidak sesuai gara-gara tidak memakai jilbab.

Menanggapi hal ini Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi, mengatakan pemilihan foto pahlawan sudah melalui diskusi panjang dengan banyak pihak.

"Semua foto pahlawan, setelah diskusi panjang dengan berbagai pihak, kita mintakan persetujuan dan masukan dari ahli waris apabila ada yang lebih pas," kata Suhaedi ketika dihubungi detikFinance, Rabu (21/12/2016).

Ia menambahkan, semua pemilihan foto juga dilakukan dengan hati-hati. Pewarnaan dan pencahayaan juga diatur supaya terlibat lebih cerah.

"Semua dilakukan dengan hati-hati, misalnya perubahan foto seorang pahlawan supaya kelihatan lebih cerah dan bersemangat," katanya.

Selain Cut Meutia, pahlawan asal Aceh yang fotonya juga pernah terpampang di uang rupiah adalah Cut Nyak Dien. Pahlawan yang meninggal 1908 di Sumedang itu juga tidak memakai jilbab di pecahan Rp 10.000.



Credit  finance.detik.com







Ini Dia Profil Para Pahlawan di Uang Rupiah Baru


 
Ini Dia Profil Para Pahlawan di Uang Rupiah Baru Foto: Rengga Sancaya


Jakarta - BI dan pemerintah baru saja menerbitkan uang rupiah desain baru. Ada 12 pahlawan yang fotonya terpampang di uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Buat yang belum kenal dengan para pahlawan dan jasa mereka terhadap bangsa, yuk kita lihat profilnya di sini seperti dikutip dari berbagai sumber, Rabu (21/12/2016).

Ini Dia Profil Para Pahlawan di Uang Rupiah BaruFoto: Dok. Bank Indonesia

Pecahan Rp 100.000
Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta
Siapa yang tidak kenal dengan dua proklamator Indonesia ini, namanya bisa ditemui di banyak kota di Indonesia. Soekarno merupakan Presiden RI yang pertama, sedangkan Hatta adalah wakilnya.

Pecahan Rp 50.000
Ir. H Djuanda Kartawidjaja
Pria kelahiran Tasikmalaya 14 Januari 1911 ini memberikan sumbangan terbesar kepada bangsa melalui Deklarasi Djuanda tahun 1957, yang menyatakan bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI. Ini dikenal dengan sebutan sebagai negara kepulauan dalam konvensi hukum laut United Nations Convention on Law of the Sea (UNCLOS).

Anak pertama pasangan Raden Kartawidjaja dan Nyi Monat ini juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia ke-10 sekaligus yang terakhir, dan Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja I.

Ini Dia Profil Para Pahlawan di Uang Rupiah BaruFoto: Dok. Bank Indonesia

Pecahan Rp 20.000
Dr. G. S. S. J. Ratulangi
Pria kelahiran Sulawesi ini adalah seorang aktivis kemerdekaan Indonesia yang menjadi gubernur pertama Sulawesi. Ia meninggal di Jakarta dalam kedudukan sebagai tawanan musuh pada tanggal 30 Juni 1949 dan dimakamkan di Tondano.

Ia dikenal dengan filsafatnya: "Si tou timou tumou tou" yang artinya: manusia baru dapat disebut sebagai manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia.

Pecahan Rp 10.000
Frans Kaisiepo
Pria berdarah Papua ini terlibat dalam Konferensi Malino tahun 1946 yang membicarakan mengenai pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil dari Papua. Ia mengusulkan nama Irian, kata dalam bahasa Biak yang berarti beruap. Ia juga pernah menjabat sebagai Gubernur Papua pada 1964-1973.

Pecahan Rp 5.000
Dr. KH. Idham Chalid
Guru Besar Nahdatul Ulama ini pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Indonesia pada Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Djuanda. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua MPR dan Ketua DPR. Selain sebagai politikus ia aktif dalam kegiatan keagamaan dan ia pernah menjabat Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama pada tahun 1956-1984.

Ini Dia Profil Para Pahlawan di Uang Rupiah BaruFoto: Dok. Bank Indonesia

Pecahan Rp 2.000
Mohammad Hoesni Thamrin
Perintis Revolusi Kemerdekaan Indonesia ini merupakan politisi nasional era Hindia Belanda. Thamrin lahir di Weltevreden, Batavia (sekarang Jakarta), dari ayah seorang Belanda dengan ibu Betawi.

Ia dikenal sebagai salah satu tokoh Betawi (dari organisasi Kaoem Betawi) yang pertama kali menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat), mewakili kelompok Inlanders (pribumi). Thamrin juga salah satu tokoh penting dalam dunia sepak bola Hindia Belanda karena pernah menyumbang 2.000 Gulden di 1932 untuk mendirikan lapangan sepak bola khusus untuk rakyat Hindia Belanda pribumi yang pertama kali di daerah Petojo, Batavia.

Pecahan Rp 1.000 kertas
Cut Meutia
Wanita kelahiran Aceh 1870 ini melakukan perlawanan terhadap Belanda di banyak pertempuran, salah satunya di pertempuran dengan Korps Marechausée di Paya Cicem. Ia menyerang dan merampas pos-pos kolonial sambil bergerak menuju Gayo melewati hutan belantara.

Pada tanggal 24 Oktober 1910, Tjoet Meutia bersama pasukannya bentrok dengan Marechausée di Alue Kurieng. Dalam pertempuran itu Tjoet Njak Meutia gugur.

Pecahan Rp 1.000 logam
Mr. I Gusti Ketut Pudja
Tokoh penentu NKRI ini ikut serta dalam perumusan negara Indonesia melalui Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mewakili Sunda Kecil (saat ini Bali dan Nusa Tenggara).

Ia juga hadir dalam perumusan naskah teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Ia kemudian diangkat Soekarno sebagai Gubernur Sunda Kecil. Pada tahun 2011, I Gusti Ketut Pudja ditetapkan pahlawan nasional.

Ini Dia Profil Para Pahlawan di Uang Rupiah BaruFoto: Dok. Bank Indonesia

Pecahan Rp 500 logam
Letjen TNI T.B. Simatupang
Pria berdarah batak ini pernah ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (KASAP) setelah Panglima Besar Jenderal Soedirman wafat pada tahun 1950.

Ia menjadi KASAP hingga tahun 1953. Jabatan KASAP secara hirarki organisasi pada waktu itu berada di atas Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara dan berada di bawah tanggung jawab Menteri Pertahanan.


Pecahan Rp 200 logam
Dr. Tjipto Mangunkusumo
Pria kelahiran Jepara ini merupakan tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia. Bersama dengan Ernest Douwes Dekker dan Ki Hajar Dewantara ia dikenal sebagai "Tiga Serangkai" yang banyak menyebarluaskan ide pemerintahan sendiri dan kritis terhadap pemerintahan penjajahan Hindia Belanda.

Ia adalah tokoh dalam Indische Partij, suatu organisasi politik yang pertama kali mencetuskan ide pemerintahan sendiri di tangan penduduk setempat, bukan oleh Belanda. Pada tahun 1913 ia dan kedua rekannya diasingkan oleh pemerintah kolonial ke Belanda akibat tulisan dan aktivitas politiknya, dan baru kembali 1917.


Pecahan Rp 100 logam
Prof. Dr. Ir. Herman Johannes
Pria kelahiran Rote ini merupakan cendekiawan, politikus, ilmuwan Indonesia, guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM). Meski lebih banyak dikenal sebagai pendidik dan ilmuwan, Herman Johannes tercatat pernah berkarier di bidang militer.

Pada tahun 1946 Herman Johannes diminta membangun sebuah laboratorium persenjataan bagi TNI. Laboratorium Persenjataan yang terletak di bangunan Sekolah Menengah Tinggi (SMT) Kotabaru ini selama perang kemerdekaan berhasil memproduksi bemacam bahan peledak, seperti bom asap dan granat tangan.

Keahlian Herman Johannes sebagai fisikawan dan kimiawan ternyata berguna untuk memblokade gerak pasukan Belanda selama clash I dan II. Bulan Desember 1948, Letkol Soeharto sebagai Komandan Resimen XXII TNI yang membawahi daerah Yogyakarta meminta Herman Johannes memasang bom di jembatan kereta api Sungai Progo. Karena ia menguasai teori jembatan saat bersekolah di THS Bandung, Johannes bisa membantu pasukan Resimen XXII membom jembatan tersebut.




Credit  finance.detik.com







Rupiah Baru Dibilang Mirip Yuan, Benarkah?




Jakarta - Bank Indonesia (BI) dan pemerintah baru saja menerbitkan uang rupiah desain baru. Dengan tampilan yang lebih segar, uang baru ini langsung beredar di masyarakat.

Tak lama setelah diluncurkan, uang baru ini ramai dibicarakan di masyarakat. Mulai dari pembahasan positif, hingga negatif.

Salah satu yang negatif adalah rupiah baru ini dituduh mirip yuan. Sampai-sampai pemerintah dituduh sebagai antek China gara-gara desain baru rupiah. Benarkah seperti itu, mari kita lihat perbandingannya dengan mata uang negara lain di bawah ini.

Rupiah Baru Dibilang Mirip Yuan, Benarkah?Foto: Tim Infografis, Andhika Akbarayansyah





Credit  finance.detik.comh




Inilah 6 Alutsista Buatan Indonesia



 Inilhah 6 Alutsista Buatan Indonesia
Anoa adalah kendaraan pengangkut pasukan 6X6 buatan Pindad. Anoa sudah diakui ketangguhannya, terbukti PBB menggunakannya dalam misi perdamaian di Lebanon dan Sudan. Varian dasar Anoa dilengkapi dengan senapan mesin 12,7 mm dan peluncur granat 40 mm. pindad.com


 Inilhah 6 Alutsista Buatan Indonesia
Senapan Serbu SS2 Subsonic V-7, Senapan Serbu SS3, Senapan Serbu SS2 Subsonic, PM3, dan Pistol G2 Premium, buatan PT Pindad. Senapan SS2 digunakan pasukan Indonesia pada saat menyabet juara umum dalam kompetisi Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), di Puckapunyal, Australia, pada 20-23 Mei 2015.TEMPO/Subekti

 Inilhah 6 Alutsista Buatan Indonesia
Kendaraan tempur Komodo buatan Pindad. Komodo dapat broperasi sebagai pengangkut pasukan, kendaraan tempur yang dipersenjatai dengan peluncur rudal permukaan ke udara atau juga peluncur rudal anti tank, kendaraan komando, dan juga sebagai ambulans untuk mengevakuasi pasukan yang luka. TEMPO/Fully Syafi


 Inilhah 6 Alutsista Buatan Indonesia
RI Banda Aceh adalah kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) yang dibangun oleh PT PAL Surabaya. Kapal LPD ini mampu mengangkut 344 personel, 5 helikopter, 2 LCVP, 3 howitzer, dan 21 tank. KRI Banda Aceh dilengkapi dengan meriam 40 mm dan 20 mm. TEMPO/Frannoto


 Inilhah 6 Alutsista Buatan Indonesia
Kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) KRI I Gusti Ngurah Rai (332) di Galangan Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia. PT PAL bekerja sama dengan dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda membangun kapal yang panjangnya 105 m ini. Sebelumnya, Indonesia telah menyelesaikan PKR KRI R.E. Martadinata (331). ANTARA/Irfan Anshori

 Inilhah 6 Alutsista Buatan Indonesia
PT PAL telah membangun tiga Kapal Cepat Rudal sepanjang 60 meter (KCR60). Kapal cepat ini mampu membawa empat rudal permukaan ke permukaan C-705 buatan Tiongkok. Selain KCR60, PT Pal juga membangun KCR40, yang mampu membawa dua rudal C-705. globalsecurity.org













Credit  tempo.co






Mengenal Pesawat An-132D Buatan Ukraina



 Mengenal Pesawat An-132D Buatan Ukraina
Sejumlah orang mengelilingi sebuah pesawat kargo An-132D saat dipresentasikan di pabrik pesawat Antonov di Kiev, Ukraina, 20 Desember 2016. Pesawat An-132D merupakan modernisasi yang komprehensif dari pesawat An-32 dan An-26 yang dirancang selama era Soviet dengan menggunakan komponen Rusia. REUTERS

 Mengenal Pesawat An-132D Buatan Ukraina
Sejumlah orang mengelilingi sebuah pesawat kargo An-132D saat dipresentasikan di pabrik pesawat Antonov di Kiev, Ukraina, 20 Desember 2016. Pesawat An-132D telah melakukan kontrak dengan organisasi science Arab Saudi, KACST pada awal 2017 mendatang. REUTERS


 Mengenal Pesawat An-132D Buatan Ukraina
Sejumlah orang mengelilingi sebuah pesawat kargo An-132D saat dipresentasikan di pabrik pesawat Antonov di Kiev, Ukraina, 20 Desember 2016. An-132D akan memiliki mesin Barat, khususnya, mesin PW150A dari Kanada Pratt & Whitney, serta sistem elektronik penerbangan yang canggih. REUTERS


 Mengenal Pesawat An-132D Buatan Ukraina
Sejumlah orang mengelilingi sebuah pesawat kargo An-132D saat dipresentasikan di pabrik pesawat Antonov di Kiev, Ukraina, 20 Desember 2016. Perusahaan Antonov Ukraina memproduksi pesawat serbaguna An-132D dengan kapasitas kargo 9,2 ton untuk Arab Saudi. REUTERS

 Mengenal Pesawat An-132D Buatan Ukraina
Sejumlah orang mengelilingi sebuah pesawat kargo An-132D saat dipresentasikan di pabrik pesawat Antonov di Kiev, Ukraina, 20 Desember 2016. REUTERS









Credit  tempo.co









Unsur Kimia Baru Ditemukan di Mars, Beri Harapan Besar



 Unsur Kimia Baru Ditemukan di Mars, Beri Harapan Besar
Foto Planet Mars menunjukkan kawasan Terra Meridiani terlihat dalam gambar NASA. NASA akan mengumumkan temuan baru dari eksplorasi Mars selama jumpa pers tanggal 28 September di Washington. REUTERS/NASA/Greg Shirah
 
CB, Jakarta - NASA, lembaga antariksa Amerika Serikat, menemukan boron—unsur kimia dengan lambang B dan nomor atom 5 dalam tabel periodik—di permukaan Mars. Boron adalah mineral yang juga ditemukan di bumi. Penemuan ini mengindikasikan ada lahan yang berpotensi dihuni makhluk hidup dalam jangka panjang. NASA merilis temuan ini dalam konferensi American Geophysical Union di San Francisco, pekan lalu.

Menurut Patrick Gasda, salah satu peneliti di Los Alamos National Laboratory, tak ada misi khusus untuk mencari boron. Boron biasa ditemukan di lapisan mineral kalsium sulfat. Jika boron yang ditemukan di Mars mirip atau serupa dengan yang ada di bumi, hal ini menunjukkan bahwa lahan di sana bersuhu 0–60 derajat Celsius dengan pH netral. Unsur kimia ini identik dengan lahan kering yang airnya telah menguap. “Kondisi tersebut membuat lahan Mars bisa dihuni makhluk hidup,” kata Gasda.

Boron ditemukan melalui tembakan laser Chemistry dan Kamera milik rover NASA di Mars atau disebut ChemCham. Instrumen ini dikembangkan oleh Los Alamos National Laboratory yang berafiliasi dengan lembaga antariksa Prancis. Los Alamos telah berpengalaman mengoperasikan lebih dari 500 instrumen pesawat ruang angkasa untuk pertahanan nasional.

Hingga kini lingkungan tempat ditemukannya boron masih diperdebatkan. Peneliti mempertimbangkan dua kemungkinan. Pertama, bisa jadi ini adalah bagian dari mengeringnya kawah Gale yang diperkirakan dulunya berupa danau. Bagian dari material ini diduga terbawa penurunan tanah dan menjadi batuan. Kemungkinan lain adalah ada perubahan kandungan kimia, pergerakan lumpur, dan air tanah. Hal ini mempengaruhi proses sedimentasi boron.

Penemuan boron ini menjadi salah satu faktor pendorong untuk terus meneliti karakter batuan Mars. Peneliti masih terus mencari tahu tentang lapisan pegunungan Mars dan menemukan bukti umur batuan di sana. Hal ini akan membantu melihat perubahan lingkungannya jutaan tahun lalu, termasuk proses mengeringnya danau dan pengaruhnya terhadap kehidupan di sana.

Sejauh ini, rover NASA di Mars menemukan komposisi yang didominasi oleh tanah liat dan boron. Hal ini dan variasi lainnya menunjukkan tempat awal sedimen tersimpan, proses air tanah bergerak untuk mengangkut, dan mengubah komposisinya.

Air tanah dan bahan kimia yang terlarut di dalamnya kemudian muncul di permukaan Mars. Kondisi ini meninggalkan efek yang paling jelas dalam lapisan mineral dalam retakan batuan tua. Selain itu, juga akan mempengaruhi komposisi batuan di sekitarnya. Pada akhirnya, cairan ini akan dipengaruhi oleh batuan yang ada.

“Ada banyak sekali variasi dalam komposisi di ketinggian yang berbeda, kami telah banyak dapat ‘bonus’,” kata John Grotzinger dari Caltech, Pasadena, California.

Hasil penemuan ini adalah berkat usaha rover yang mulai menanjak dan membuat peneliti terkesan oleh kompleksitas lingkungan di sana. Sedimen yang ditemukan di Mars, kata Grotzinger, adalah hasil reaksi kimia. Elemen-elemen di sana telah diatur ulang karena adanya pembentukan mineral baru dan lamanya pelarutan.”Di bumi, reaksi ini mendukung adanya kehidupan,” kata dia.

Peneliti memang belum menemukan bukti tentang kehidupan di Mars. Tujuan utama rover NASA di sana adalah menentukan daerah di Kawah Gale pada 2012 pernah ada mikroba atau tidak.

Empat lokasi pengeboran baru yang dilakukan di Mars memungkinkan peneliti untuk mendapat sampel lapisan yang semakin muda. Lapisan ini diharapkan bisa mengungkap sejarah lingkungan Gunung Sharp di sana. “Variasi mineral dan elemen yang ada menunjukkan sistem yang dinamis,” kata Grotzinger.




Credit TEMPO.CO



Berlomba Eksplorasi Luar Angkasa, Berburu Harta Karun?


 Berlomba Eksplorasi Luar Angkasa, Berburu Harta Karun?
Roket Delta IV Heavy dengan pesawat ruang angkasa Orion diluncurkan di Air Force Station Cape Canaveral, Cape Canaveral, Florida, 5 Desember 2014. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan Orion dengan roket Delta IV sebagai langkah NASA untuk bisa mengeksplorasi planet Mars, meski tidak sampai ke Mars, diharapkan Orion bisa menjadi langkah awal pembaharuan eksplorasi ruang angkasa terutama Mars. REUTERS/Steve Nesius
 
CB, Jakarta - Kompetisi berburu sumber daya alam di luar angkasa semakin ramai. Jepang membuat kesepakatan dengan perusahaan eksplorasi ispace Incorporation untuk mengambil sumber daya alam di bulan. Satelit bumi itu mengandung material penting dalam jumlah besar yang bisa dipakai mengembangkan misi penjelajahan luar angkasa.

Bersama Badan Eksplorasi Antariksa Jepang (JAXA), ispace berencana membangun industri penambangan, penyimpanan, pengiriman, dan pemanfaatan sumber daya alam di bulan. Jepang sudah mengumumkan kebijakan nasional untuk memperkuat pembangunan industri luar angkasa dalam 20 tahun. Nilai industri luar angkasa diperkirakan mencapai US$ 90 miliar atau Rp 1.207 triliun pada 2030.

Menurut Takeshi Hakamada, pendiri ispace, pembangunan industri sumber daya luar angkasa menarik banyak peminat di seluruh dunia. “Dengan sokongan pemerintah dan JAXA, ispace akan memimpin pembangunan industri luar angkasa di tingkat nasional dan internasional,” ujar Hakamada dalam keterangan pers, Jumat pekan lalu.

Kesepakatan internasional menyatakan tak satu pun negara bisa mengklaim kepemilikan terhadap obyek antariksa seperti planet atau teritori di luar angkasa. Hal ini untuk mencegah perselisihan antarnegara. Namun siapa pun bisa memiliki properti, termasuk sumber daya alam yang mereka bangun dan kembangkan sendiri.

Pada November tahun lalu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama membuat undang-undang pemanfaatan luar angkasa secara komersial. Dengan adanya aturan ini, perusahaan eksplorasi Amerika Serikat bisa memiliki apa pun yang mereka tambang di luar angkasa. Luksemburg, negara kecil di Eropa, juga menyatakan akan membuat peraturan serupa.

Moon Express, perusahaan eksplorasi dari Amerika Serikat, telah mendapatkan izin untuk meluncurkan misi ke bulan. Sementara itu, Deep Space Industries (DSI) tengah membangun wahana nirawak untuk menambang asteroid. Perusahaan itu akan meluncurkan wahana penyelidik tahun depan dan mulai menambang pada akhir dekade ini.

Planetary Resources, perusahaan yang disokong pendiri Google, Larry Page, juga berminat pada industri pertambangan luar angkasa. Tahun lalu, mereka meluncurkan satelit perdana dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Dengan teknologi yang dimilikinya, Planetary Resources berencana memulai operasi penambangan pada 2020.

Perkembangan dalam bisnis dan industri luar angkasa paling pesat justru ditunjukkan perusahaan transportasi. Blue Origin, yang dibangun pendiri Amazon.com, Jeff Bezos, serta SpaceX yang diinisiasi pemilik Tesla Motors, Elon Musk. SpaceX bahkan berkonsentrasi dalam mengembangkan roket pengangkut ulang-alik.

Industri luar angkasa adalah peluang bisnis bernilai tinggi. Nilai kandungan mineral di bulan diperkirakan lebih dari US$ 150.000 triliun. Salah satu elemen berharga di sana adalah helium-3 yang sangat langka dan mahal di bumi. Elemen ini dipakai sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir dengan teknologi fusi.

Kandungan mineral di asteroid juga tak kalah banyak. Asteroid umumnya mengandung besi, nikel, kobalt, platinum, dan titanium dalam jumlah besar.

Dari seluruh “harta karun” luar angkasa, material yang paling berharga sebenarnya adalah air. Meagan Crawford, Wakil Presiden DSI, mengatakan banyak asteroid di kawasan dekat bumi mengandung banyak es. Siapa pun yang bisa mendekati asteroid dan menambang es, bakal untung besar.

“Sebagian besar isinya adalah oksigen dan hidrogen cair. Ini bahan bakar penting untuk roket,” kata Crawford. “Kami tengah mengembangkan teknologi yang bisa memanfaatkan air sebagai pendorong. Jadi, tak perlu lagi memisahkan oksigen dan hidrogen.”

Bisa mendapatkan bahan bakar di luar bumi menjadi keuntungan besar bagi perusahaan eksplorasi. Ongkos terbesar misi ke luar angkasa adalah untuk bahan bakar. Jadi, asteroid ibarat stasiun pengisian bahan bakar. “Lebih dari 90 persen bobot roket modern adalah bahan bakar,” kata pendiri Moon Express, Naveen Jain.



Credit  TEMPO.CO






Citra Satelit Tunjukkan Kapal Selam Nuklir Korut Siap Berlayar


 
Citra Satelit Tunjukkan Kapal Selam Nuklir Korut Siap Berlayar
Citra satelit menunjukkan aktivitas di galangan kapal Korut yang menunjukkan proyek kapal selam nuklir Pyongyang. Foto/Istimewa
 
WASHINGTON - Sebuah gambar citra satelit terbaru memicu kekhawatiran jika Korea Utara (Korut) bersiap melepas kapal selamnya untuk melakukan pelayaran. Gambar citra satelit itu diambil dari galangan kapal Sinpo South Shipyard.

Jaring kamuflase yang sebelumnya terpasang untuk menyembunyikan proyek kapal selam Pyongyang telah dilepas. Sebaliknya, sejumlah peralatan dan perlengkapan di samping kapal menunjukkan jika kapal tersebut siap untuk berlayar seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (21/12/2016).

"Kedua faktor itu menunjukkan kapal tersebut baru-baru ini dilepas ke laut atau sedang mempersiapkan untuk berlayar dalam waktu dekat," kata ahli Joseph Bermudez dari situs 38North, situs yang memantau aktivitas di Korut.

Ia juga mengatakan bahwa meskipun niat negara tertutup itu tidak jelas, gambar menunjukkan bahwa Korut mampu mengerahkan rudal lebih besar dari rudal balistik KN-11. KN-11 adalah kapal selam yang diuji pada bulan Agustus lalu.

"Jika program pembuatan kapal telah dimulai, satu kemungkinan adalah bahwa Korut telah memulai pembangunan kapal selam baru untuk membawa rudal balistik. Tapi tidak bukti yang jelas yang menunjukkan hal itu terjadi," kata Bermudez.

Diyakini bahwa sistem kapal selam nuklir Korut terinspirasi oleh kapal selam kelas Golf yang digunakan oleh Uni Soviet sebelum bubar. Gambar ini muncul setelah pemerintah Korea Selatan memperingatkan bahwa jarak hulu ledak Korut bisa mencapai Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Minggu lalu Direktur Jenderal Biro Urusan Nuklir Korea Utara Selatan, Lee Sang-haw mengatakan, Eropa berada dalam jangkauan Korea Utara. Dia memperingatkan rudal KN-08 Korut, yang masih sedang dikembangkan, bisa memiliki jarak tembak 12,000 km dan membuat seluruh Eropa target potensial.


Credit  sindonews.com