Jumat, 16 November 2018

Teken Kontrak, Inggris Miliki 35 Jet Tempur Siluman F-35 Tahun 2022


Teken Kontrak, Inggris Miliki 35 Jet Tempur Siluman F-35 Tahun 2022
Pesawat jet tempur siluman F-35 produksi Lockheed Martin, Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Axel Schmidt

LONDON - Inggris telah menandatangani kontrak multi-miliar poundsterling yang akan menggandakan armada jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin Amerika Serikat (AS). Kontrak tersebut akan membuat London memiliki 35 unit pesawat tempur termahal itu pada tahun 2022.

Penandatanganan kontrak pembelian jet tempur siluman itu diumumkan Menteri Pertahanan Gavin Williamson. Menurutnya, Inggris telah memesan 17 pesawat F-35B baru yang akan dikirimkan antara 2020 dan 2022.

Negara itu telah berkomitmen untuk membeli 138 unit pesawat F-35. Namun, realisasinya belum tentu bisa diwujudkan.

“Saya senang untuk mengonfirmasi bahwa kami menggandakan ukuran kekuatan F-35 kami menjadi 35 stealth fighters yang tangguh. Ini adalah tatanan besar dalam program pertahanan terbesar dalam sejarah," kata Williamson, seperti dikutip Reuters, Jumat (16/11/2018).

Menurutnya, langkah itu sebagai kabar baik bagi ekonomi Inggris, karena perusahaan-perusahaan Inggris terlibat sekitar 15 persen untuk produksinya. F-35 memang dibuat oleh Lockheed Martin AS, tetapi BAE Systems Inggris adalah kontraktor pada proyek tersebut.

"Diproyeksikan bahwa sekitar £35 miliar (USD44,8 miliar) akan dikontribusikan pada ekonomi Inggris melalui program F-35, dengan sekitar 25.000 pekerjaan Inggris," kata pemerintah Inggris dalam sebuah pernyataan.

Inggris adalah operator terbesar F-35 di luar Amerika Serikat. 

F-35 bukan satu-satunya tambahan baru yang ingin didapatkan oleh militer Inggris, menurut kelompok kampanye anti-drone, Drone Wars UK, pemerintah diam-diam mendanai penelitian pada drone otonom "robot pembunuh".

Namun, Kementerian Pertahanan telah membantah bahwa ada rencana untuk mengembangkan sistem apa pun yang akan beroperasi tanpa masukan dari manusia.





Credit  sindonews.com