Rabu, 18 Juli 2018

AS Tangkap Perempuan yang Diduga Mata-Mata Rusia



Aksi spionase (ilustrasi).
Aksi spionase (ilustrasi).
Foto: gadabimacreative.blogspot.com

Perempuan ini didugas melakukan aksi penyusupan guna memenuhi kepentingan Rusia.



CB JAKARTA -- Pemerintah AS menangkap wanita berkebangsaan Rusia atas dugaan sebagai mata-mata. Departemen Kehakiman AS seperti dilansir Reuters, Selasa (17/7), menyatakan wanita yang diketahui bernama Maria Butina, 29 tahun, melakukan aksi penyusupan guna memenuhi kepentingan Rusia.


"Ia bekerja atas arahan pejabat yang bekerja untuk Bank Sentral Rusia. Seperti diketahui, Bank Sentral Rusia baru-baru ini dikenai sangksi Kantor Kendali Aset Asing, Departemen Pembendaharaan AS," demikian pernyataan Departemen Kehakiman AS.

Maria diketahui menetap di Washington DC. Ia belajar di Universitas Amerika di Washington. Maria juga diketahui pendiri kelompok advokasi Rusia pro senjata "Right to Bear Arms.


Foto-foto Butina telah tampak di halaman Facebook-nya dengan Alexander Torshin, wakil kepala Bank Sentral Rusia yang dikenai sanksi oleh Departemen Perbendaharaan AS pada April. Seseorang yang dekat dengan hal itu mengatakan kepada Reuters bahwa Butina bekerja untuk dia sebagai asisten. Media lain melaporkan hubungan bisnis antara Butina dan Torshin Terkait itu, baik Torshin dan Bank Sentral Rusia menolak berkomentar.


Robert Driscoll, penasehat hukum Butina menegaskan kliennya bukan seorang mata-mata Rusia. Butina bekerja sama dengan pihak berwenang AS juga menjadi sukarelawan berada di belakang pertemuan tertutup selama delapan jam sebelum Komite Seleksi Senat AS mengenai Intelejen.


"Apartemennya digeledah FBI pada April," katanya.

"Nona Butina berniat membela hak-haknya dan ingin sekali membersihkan namanya," kata Driscoll.




Credit  republika.co.id




Inggris Kembangkan Jet Tempur Canggih dengan Senjata Laser

Menteri Pertahanan Inggris, Gavin Williamson (UNSEEN), meluncurkan model jet tempur baru, yang disebut 'Tempest' di Farnborough Airshow, di Farnborough, Inggris 16 Juli 2018.[REUTERS / Peter Nicholls]
Menteri Pertahanan Inggris, Gavin Williamson (UNSEEN), meluncurkan model jet tempur baru, yang disebut 'Tempest' di Farnborough Airshow, di Farnborough, Inggris 16 Juli 2018.[REUTERS / Peter Nicholls]

CB, Jakarta - Inggris meluncurkan model jet tempur bernama "Tempest" pada Senin 16 Juli, untuk menyaingi program kerjasama Jerman dan Perancis yang meluncurkan program jet tempur mereka sendiri setahun yang lalu.
Dilaporkan Reuters, 17 Juli 2018, saat Farnborough Airshow, Menteri Pertahanan Gavin Williamson mengatakan US$ 2,7 miliar atau Rp 38 triliun telah dialokasikan untuk membiayai program ini hingga 2025 dan Inggris akan mencari mitra internasional untuk menyediakan dana tambahan.

Pesawat yang rencananya akan mengganti jet Eurofighter Typhoon, akan dikembangkan dan dibangun oleh BAE Systems, perusahaan pertahanan terbesar Inggris, bersama pembuat mesin Inggris Rolls-Royce, perusahaan pertahanan Italia Leonardo dan perusahaan pembuat rudal Eropa, MBDA.Dilansir dari The Sun, jet baru Tempest dapat diterbangkan oleh pilot atau dioperasikan sebagai drone. Pesawat ini menggunakan kecerdasan buatan dan sistem pengenalan untuk mencapai targetnya. Jet Tempest juga dilengkapi senjata laser yang mampu menghancurkan target.
Jerman dan Perancis sudah bekerjasama untuk mengembangkan jet baru, dengan program yang dipimpin oleh Airbus Perancis, bagian dari konsorsium Eurofighter dan Dassault Aviation SA, yang membuat pesawat tempur Rafale.

Model pesawat jet tempur Tempest [mirror.co.uk]
Para eksekutif industri mengatakan kedua program akan dikembangkan, setelah Inggris keluar dari Uni Eropa sembilan bulan mendatang melalui Brexit-nya.
Rencana Inggris menyerukan agar jet baru beroperasi pada 2035, bertepatan dengan penggantian armada Eurofighter Typhoon yang berakhir pada tahun 2040. Eurofighter Typhoon, dikembangkan oleh kelompok empat negara Jerman, Spanyol, Inggris dan Italia pada 1980-an.

Pesawat jet adalah inti dari strategi udara tempur Inggris yang baru, yang Perdana Menteri Theresa May katakan untuk mempertahankan kemampuan kekuatan udara kelas dunia Inggris.Seorang juru bicara kementerian pertahanan Jerman menolak berkomentar mengenai program Inggris, tetapi mengatakan proyek Franco-Jerman terbuka untuk mitra tambahan.
Michael Christie, direktur strategi BAE Systems untuk sistem pertahanan udara, mengatakan Inggris mampu mengembangkan Tempest sendirian tetapi akan lebih baik mengembangkannya dengan mitra mengingat biaya yang tinggi dan keinginan untuk menargetkan penjualan masa depan.
Inggris belum mengembangkan jet tempur sendiri sejak 1960-an. Namun Inggris membantu mengembangkan dan membangun pesawat tempur siluman yang paling canggih di armada Inggris, F-35 produksi AS, dengan BAE Systems menjalankan sekitar 15 persen pekerjaan di masing-masing jet.




Credit  tempo.co





Seabad Pembunuhan Tsar Nicholas II, Ahli Konfirmasi Keaslian DNA



Tsar Nicholas II dan istrinya, Aleksandra (paling kanan), dengan empat putri dan putra mereka. Tsar dipaksa untuk turun tahta pada tahun 1917. Kemudian dia dan keluarganya ditembak dan ditikam sampai mati oleh pasukan Bolshevik, pada tahun 1918, sebelum tubuh mereka disiram asam dan dibuang ke dalam lubang tambang.[www.rferl.org]
Tsar Nicholas II dan istrinya, Aleksandra (paling kanan), dengan empat putri dan putra mereka. Tsar dipaksa untuk turun tahta pada tahun 1917. Kemudian dia dan keluarganya ditembak dan ditikam sampai mati oleh pasukan Bolshevik, pada tahun 1918, sebelum tubuh mereka disiram asam dan dibuang ke dalam lubang tambang.[www.rferl.org]

CB, Jakarta - Tes DNA terbaru yang dilakukan pada tulang raja terakhir Rusia, Tsar Nicholas II dan keluarganya telah mengkonfirmasi keaslian jasad mereka. Hasil pemeriksaan ini diumumkan oleh tim ahli Rusia pada malam peringatan 100 tahun eksekusi mereka pada 17 Juli.
Dilansir dari Radio Free Europe/Radio Liberty, 17 Juli 2018, Komite Investigasi Rusia, mengumumkan pada 16 Juli bahwa tes yang diperintahkan oleh Gereja Ortodoks Rusia mengkonfirmasi sisa-sisa yang ditemukan milik mantan Tsar Nicholas II, anggota keluarganya, dan anggota rombongan mereka. Peneliti menyebut bahwa tulang ayah Nicholas, Alexander III, telah digali untuk membuktikan mereka adalah ayah dan anak.

Hasil tes ini akan digunakan oleh Gereja Ortodoks Rusia untuk mengakui tulang dan mengubur mereka dengan ritual lengkap. Gereja memuji penyelidikan dan mengatakan akan mempertimbangkan temuan ini.Acara khusus dan upacara keagamaan diadakan di kota-kota Rusia pada 16 Juli untuk menandai peringatan ke-100 tahun eksekusi Tsar dan keluarganya, yang terjadi di Yekaterinburg tak lama setelah tengah malam pada 17 Juli 1918.

Tsar Nicholas II dan putrinya saat mendaki di Crimea.[www.rferl.org]
Patriark Kirill memimpin doa bersama pada tengah malam di Yekaterinburg. Doa yang serupa akan diadakan di Moskow dan kota-kota Rusia lainnya. Setelah itu, prosesi salib Kristen Ortodoks tradisional akan diselenggarakan di Yekaterinburg, Moskow, dan kota-kota lainnya. Media Rusia mengatakan acara peringatan akan berlanjut pada 17 dan 18 Juli.

Gereja Ortodoks Rusia pada tahun 2000 mengkanonisasi Nicholas, Tsarina Aleksandra, dan kelima anak mereka: Putra Mahkota Aleksei, dan Putri Besar Olga, Tatyana, Maria, dan Anastasia.Menurut Komite Investigasi Rusia, Tsar Nicholas II, istrinya, dan kelima anak mereka, yang ditembak mati oleh kaum Bolshevik 100 tahun akhirnya telah diidentifikasi. Tsar Nicholas II merupakan sepupu dari raja Inggris, Raja George V.
"Tes genetik yang diperintahkan oleh Gereja Rusia, yang membantah hasil sebelumnya dan mengkonfirmasi sisa-sisa jasad mantan Tsar Nicholas II, anggota keluarga dan anggota rombongan mereka, yang ditemukan" kata Komite Investigasi, yang sering menyelidiki kejahatan serius, seperti dikutip Daily Mail.
"Tes-tes itu melibatkan penggalian jasad ayah Nicholas, Alexander III, untuk membuktikan bahwa mereka adalah ayah dan anak," kata para peneliti.

Kelompok Bolshevik menembak Tsar Nicholas II, istrinya yang lahir di Jerman dan kelima anaknya, bersama dengan pelayan dan dokter mereka pada malam hari dari 16-17 Juli 1918, saat mereka ditahan di kota Ural, Sverdlovsk, yang sekarang bernama Yekaterinburg.
Para pembunuh kemudian dengan tergesa-gesa mengubur jenazah hingga mereka pada 1979.
Tulang-tulang Nicholas, istrinya, dan tiga anak-anak mereka dikebumikan di Saint Petersburg pada 1998 tetapi Gereja Ortodoks menolak memberi mereka layanan pemakaman penuh karena mempermasalahkan keaslian mereka setelah penyelidikan di bawah Presiden Boris Yeltsin dianggap meragukan.

Legenda populer menyebutkan bahwa salah satu dari anak Tsar, Anastasia, kemungkinan selamat, tetapi rumor ini tidak pernah terbukti. Tulang-tulang putra Tsar, Alexei, dan putrinya Maria ditemukan secara terpisah pada 2007 dan belum dimakamkan.

Tsar Nicholas II (kiri) adalah cucu dari Ratu Victoria dan sepupunya adalah raja Inggris, Raja George V (kanan).[Daily Mail]
Tsar Nicholas II adalah raja terakhir Rusia. Ia memerintah dari 1 November 1894 hingga 15 Maret 1915, ketika ia dipaksa meninggalkan posisinya dan turun tahta. Masa pemerintahannya bertepatan dengan runtuhnya kekuatan besar dunia, yang mengakibatkan keruntuhan ekonomi dan militer.
Banyak sejarawan Soviet menggambarkan Nicholas sebagai pemimpin yang lemah dan tidak kompeten yang karena keputusannya menyebabkan kekalahan militer dan kematian jutaan rakyatnya. Pada 1981, Tsar Nicholas II, istrinya, dan anak-anak mereka diakui sebagai martir oleh gereja Ortodoks Rusia.
Sepupunya, Raja George V dari Inggris, menawarkan bantuan politik kepada Tsar Nicholas II setelah pelepasannya. Bersama dengan seluruh keluarganya, istri dan kelima anaknya, Tsar terakhir Rusia ini dibunuh oleh Bolshevik pada malam 16 Juli 1917.




Credit  tempo.co






Serbu Penjara Taliban, Militer Afganistan Bebaskan 54 Orang



Anggota Taliban membawa senjata mereka saat merayakan gencatan senjata di Nangarhar menuju Kabul, Afganistan, Sabtu, 16 Juni 2018. Gencatan senjata yang dilakukan Taliban untuk merayakan Idul Fitri itu jarang terjadi. AP Photo
Anggota Taliban membawa senjata mereka saat merayakan gencatan senjata di Nangarhar menuju Kabul, Afganistan, Sabtu, 16 Juni 2018. Gencatan senjata yang dilakukan Taliban untuk merayakan Idul Fitri itu jarang terjadi. AP Photo

CB, Jakarta - Setidaknya 54 orang termasuk personel keamanan dan warga sipil, dibebaskan dari penjara Taliban di provinsi Helmand selatan, Afganistan. Omar Zwak, juru bicara gubernur provinsi, seperti dilaporkan Associated Press, 17 Juli 2018, mengatakan para tahanan dibebaskan setelah unit komando militer Afganistan menyerbu penjara pada Senin malam di distrik Musa Qala.
Zwak mengatakan ada 32 warga sipil, 16 polisi, empat tentara dan dua dokter militer yang ditahan oleh Taliban. Dia mengatakan pasukan keamanan masih mengamankan daerah itu.
Taliban belum mengomentari serangan itu, tetapi gerilyawan menguasai sebagian besar distrik di Helmand, di mana mereka meningkatkan serangan mereka terhadap pejabat provinsi dan pasukan keamanan.

Anggota Taliban membawa senjata sembari mengendarai sepeda motor di Nangarhar untuk merayakan gencatan senjata di timur Kabul, Afganistan, Sabtu, 16 Juni 2018. Taliban memasuki Kabul melalui gerbang di selatan dan tenggara. REUTERS
Taliban telah lama menolak perundingan langsung dengan pemerintah Afghanistan, dan sebaliknya menuntut untuk bernegosiasi dengan AS. Para militan mempertahankan posisi itu meskipun perpanjangan gencatan senjata telah diajukan presiden Presiden Ashraf Ghani bulan lalu, dengan harapan mendorong para militan untuk berunding. Di saat Taliban terus melakukan serangan mematikan, Presiden Ghani memerintahkan pasukan pemerintah untuk melanjutkan operasi militer bulan ini.
Sementara Donald Trump mengatakan pada Senin 16 Juli, untuk pertama kalinya AS akan mengadakan pembicaraan langsung dengan Taliban untuk mendorong perundingan antara kelompok militan dan pemerintah Afganistan demi mengakhiri 17 tahun perang.
Ini menandai pergeseran strategi oleh pemerintah, yang sebelumnya hanya bersedia untuk berpartisipasi dalam diskusi dengan Taliban jika pembicaraan itu juga melibatkan pemerintah Afganistan. Gencatan senjata tiga hari yang belum pernah terjadi sebelumnya antara kedua pihak telah menawarkan perdamaian singkat yang langka bagi warga Afganistan di mana milisi Taliban bersatu dengan anggota pasukan keamanan.




Credit  tempo.co



PM Inggris Serukan Tindakan Melawan Agresi Rusia



PM Inggris Serukan Tindakan Melawan Agresi Rusia
Perdana Menteri Inggris, Theresa May dalam sebuah pernyataan di depan Parlemen Inggris, menyerukan adanya tindakan untuk melawan agresi yang dibuat oleh Rusia. Foto/Istimewa

LONDON - Perdana Menteri Inggris, Theresa May dalam sebuah pernyataan di depan Parlemen Inggris, menyerukan adanya tindakan untuk melawan agresi yang dibuat oleh Rusia.

Berbicara mengenai pertemuan puncak NATO baru-baru ini, May menekankan tanggung jawab kolektif aliansi dalam memerangi agresi Rusia, apakah itu melalui serangan militer, pembunuhan melalui serangan racun atau cyberwarfare.

"Penggunaan agen syaraf yang mengerikan di Salisbury adalah contoh lain dari semakin berkembangnya Rusia terhadap norma dan hukum global yang membuat kita semua aman," bunyi pernyataan May.

"Kami akan berjuang melawan Rusia selama mereka bersikeras pada upaya untuk melemahkan minat dan nilai kami," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (17/8).

Hubungan Inggris dengan Rusia telah mencapai posisi terendah setelah London menuduh Moskow berada di balik serangan kimia di Salisbury yang menargetkan mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, dengan agen kimia Novichok pada Maret tahun ini.

Dugaan serangan itu berujung pada pengusiran sejumlah diplomat Rusia oleh London, yang kemudian dibalas oleh Moskow. Kremlin sendiri sejatinya telah membantah bahwa pihakya berada dibalik serangan terhadap Skripal. 





Credit  sindonews.com



Lawan Agresi Rusia, Polandia: NATO Harus Perkuat Pasukan di Timur

Lawan Agresi Rusia, Polandia: NATO Harus Perkuat Pasukan di Timur
Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki mengatakan, NATO harus memperkuat pasukan mereka yang berada di timur Eropa. Foto/Reuters

WARSAWA - Perdana Menteri Polandia, Mateusz Morawiecki mengatakan, NATO harus memperkuat pasukan mereka yang berada di timur Eropa. Pernyataan ini dilontarkan sebagai tanggapan atas kebijakan agresif Rusia.

"Pasukan timur NATO perlu diperkuat, karena kebijakan agresif Rusia sayangnya belum berakhir," kata Morawiecki pada konferensi pers di Warwasa, saat dimintai komentar mengenai pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Agresi ini tidak berkurang dengan cara apa pun. Presiden Trump pasti membuat kesimpulan yang sama," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (17/7).

Sebelumnya, pernyataan senada disampaikan oleh Perdana Menteri Inggris, Theresa May. Dalam sebuah pernyataan di depan Parlemen Inggris Inggris, May menyerukan adanya tindakan untuk melawan agresi yang dibuat oleh Rusia.

Berbicara mengenai pertemuan puncak NATO baru-baru ini, May menekankan tanggung jawab kolektif aliansi dalam memerangi agresi Rusia, apakah itu melalui serangan militer, pembunuhan melalui serangan racun atau cyberwarfare.

"Penggunaan agen syaraf yang mengerikan di Salisbury adalah contoh lain dari semakin berkembangnya Rusia terhadap norma dan hukum global yang membuat kita semua aman. Kami akan berjuang melawan Rusia selama mereka bersikeras pada upaya untuk melemahkan minat dan nilai kami," kata May. 





Credit  sindonews.com






Putin: Upaya Barat untuk Isolasi Rusia Telah Gagal



Putin: Upaya Barat untuk Isolasi Rusia Telah Gagal
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan upaya Barat untuk mengisolasi Rusia sampai saat ini tidak berhasi. Foto/Reuters

MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan upaya Barat untuk mengisolasi Rusia sampai saat ini tidak berhasi. Dia menyatakan, Rusia terus bergerak maju, meski sanksi terus datang secara bertubi-tubi.

"Saya pikir Anda melihat sendiri upaya-upaya ini gagal dan mereka tidak pernah ditakdirkan untuk berhasil," kata Putin saat melakukan wawancara dengan Fox News, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (17/7).

Ketika ditanya mengenai pertemuan antara dirinya dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Putin menyatakan banyak hal berubah menjadi lebih baik setelah itu. Namun, pemimpin Rusia itu menyebut, ini hanyalah awal dari jalan panjang yang ditempuh kedua negara untuk memperbaiki hubungan yang rusak.

Putin dalan wawancara itu kemudian mengatakan bahwa Rusia siap untuk memperpanjang perjanjian nuklir START, yang diteken Moskow dan Washingtin di akhir tahun 1980an, yang berakhir pada 2021.

"Pada 2021, Perjanjian START baru akan berakhir jadi apa yang akan kita lakukan selanjutnya? Saya meyakinkan Trump bahwa Rusia siap untuk memperpanjang perjanjian ini. Untuk memperpanjangnya, kami harus menyetujui secara spesifik sejumlah hal, karena kami memiliki beberapa pertanyaan kepada mitra Amerika kami," ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat tidak sepenuhnya patuh pada perjanjian itu. Putin juga mengatakan bahwa senjata Rusia baru, yang saat ini sedang dikembangkan adalah tanggapan atas penarikan AS dari Perjanjian Pakta Pertahanan kedua negara.

Selain itu, Putin berharap bahwa Rusia dan AS akan dapat menemukan solusi yang dapat diterima untuk kedua negara berkaitan dengan stabilitas strategis, termasuk perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah atau INF. 




Credit  sindonews.com




Senat AS Sebut Trump Merendahkan Dirinya di Depan Putin


Senat AS Sebut Trump Merendahkan Dirinya di Depan Putin
Sejumlah anggota Senat AS melemparkan kecaman atas pernyataan yang dilontarkan Presiden AS, Donald Trump paska bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin. Foto/Reuters

WASHINGTON - Sejumlah anggota Senat Amerika Serikat (AS) melemparkan kecaman atas pernyataan yang dilontarkan Presiden AS, Donald Trump paska bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin. Mereka menyebut, Trump telah merendahkan dirinya di depan Putin.

"Kerusakan yang ditimbulkan oleh kenaifan Presiden Trump, egoisme, kesepadanan palsu, dan simpati terhadap otokrat sulit untuk dihitung. Tetapi jelas bahwa KTT di Helsinki adalah kesalahan tragis," kata Ketua Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, John McCain.

"Tidak ada presiden sebelumnya yang pernah merendahkan dirinya sendiri lebih jauh di hadapan seorang tiran," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (17/7).

Sementara itu, Senator Bob Corker, ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, yang merupakan politisi Partai Republik, menyatakan dirinya sangat kecewa dengan pernyataan Trump yang lebih percaya Putin dibanding intelijen AS, terkait dengan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

"Mereka pasti ikut campur dalam pemilihan kami. Itu tidak bisa diperdebatkan dan lagi, saya hanya tidak tahu tentang apa presiden terus menyangkal bahwa itu terjadi. Saya mendapatkan perasaan, sebenarnya, bahwa kadang-kadang presiden lebih peduli tentang bagaimana seorang pemimpin lain memperlakukan dirinya," ucap Corker.

Sedangkan Mark Warner, anggota komite intelijen Senat dari Partai Demokrat menyebut komentar Trump sebagai pelanggaran terhadap tugasnya yang paling penting sebagai presiden.

"Bagi Presiden AS, untuk berdiri di samping Vladimir Putin, yang secara pribadi memerintahkan salah satu serangan siber terbesar yang disponsori negara dalam sejarah kita, dan berpihak pada Putin dibanding para pemimpin militer dan intelijen Amerika adalah pelanggaran tugasnya untuk membela negara kita melawan musuh-musuhnya,” ucapnya. 




Credit  sindonews.com




Redam Kritik Pertemuan dengan Putin, Trump Akui Salah Ucap


Redam Kritik Pertemuan dengan Putin, Trump Akui Salah Ucap
Presiden AS Donald Trump meredam kritik atas kegagalannya meminta Vladimir Putin bertanggungjawab atas intervensi Rusia di pemilu. (REUTERS/Kevin Lamarque)



Jakarta, CB -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencoba meredam kritik atas kegagalannya meminta Presiden Rusia Vladimir Putin bertanggung jawab atas intervensi dalam pemilu AS di 2016. Ia mengaku telah salah ucap dalam konferensi pers bersama di Helsinki pada Senin (16/7) lalu.

Trump dianggap melunak di hadapan Putin dengan tidak mendesak pemimpin Rusia itu menjelaskan lebih lanjut tindakan Moskow yang diduga ikut campur dalam pemilu AS.

Alih-alih, Trump justru sangsi dengan kinerja badan intelijen AS sendiri dengan mengatakan "tidak memiliki alasan mengapa Rusia melakukan itu."



Hal itu membuatnya dihujani kritik keras dari berbagai pihak, termasuk para politisi dari partainya sendiri.


"Saya menyebut kata 'melakukan' alih-alih 'tidak melakukan,'" ujar Trump memberikan klarifikasi kepada para reporter di Gedung Putih pada Selasa (17/7), melansir Reuters.

"Kalimat itu seharusnya, 'Saya tidak melihat alasan mengapa itu bukan Rusia,'" katanya.

Trump, yang diharapkan secara terbuka menegur Putin di Helsinki, malah memuji pemimpin Rusia itu selama konferensi pers. Menurutnya, Putin telah dengan kuat membantah kesimpulan badan intelijen AS yang menuding Rusia ikut campur dalam pemilu 2016.

Taipan properti itu juga mengatakan bahwa dia memiliki keyakinan penuh pada badan intelijen AS dan menerima kesimpulan mereka.

Namun, ia juga berkeras bahwa tindakan Rusia tidak berpengaruh apa pun terhadap hasil pemilu, tak seperti yang diklaim sejumlah sumber intelijen bahwa intervensi itu dilakukan untuk membantu Trump menang.

Menyusul pernyataan itu, para politikus baik dari Partai Republik maupun Demokrat ramai-ramai menuduh Trump berpihak pada musuh ketimbang negaranya sendiri.

Sebelumnya, Senator Partai Republik John McCain menganggap Trump sengaja memberikan panggung bagi Putin untuk memuntahkan propaganda dan kebohongan kepada dunia demi melegitimasi pencaplokan Crimea dari Ukraina dan kebijakan Rusia di Suriah.

Senator asal Arizona itu kemudian menyoroti sikap Trump yang baik terhadap Putin, sementara terus mengkritik sekutu-sekutu AS, seperti anggota NATO dan Inggris.

"Tidak ada presiden sebelumnya yang pernah merendahkan dirinya secara lebih hina di hadapan seorang tiran. Presiden Trump tak hanya gagal mengungkap kebenaran tentang seorang musuh, namun juga gagal berbicara mewakili Amerika di hadapan dunia," kata McCain.

Wakil rakyat lainnya, yang juga berasal dari Partai Republik dan biasanya mendukung Trump, pun mengikuti aksi McCain mengecam sang kepala negara, termasuk termasuk Ketua Dewan Perwakilan AS Paul Ryan dan senator Liz Cheney dan Trey Gowdy.

"Tak ada keraguan bahwa Rusia ikut campur dalam pemilihan kita dan terus berupaya untuk merusak demokrasi di sini dan di seluruh dunia," ujar Ryan, dalam sebuah pernyataan, melansir CNN.

"Itu bukan hanya temuan komunitas intelijen AS, tetapi juga komite permanen dewan perwakilan urusan intelijen (HPSCI)," ucapnya.

Ryan melanjutkan, "Presiden harus menghargai bahwa Rusia bukan sekutu kita. Tidak ada kesetaraan moral antara AS dan Rusia, yang tetap memusuhi nilai-nilai dan cita-cita paling mendasar kita. AS harus fokus meminta pertanggungjawaban Rusia dan mengakhiri serangan keji terhadap demokrasi."



Credit  cnnindonesia.com




Trump Sebut Pertemuan dengan Putin Lebih Baik daripada NATO


Trump Sebut Pertemuan dengan Putin Lebih Baik daripada NATO
Presiden AS Donald Trump menyebut pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih baik daripada dengan para pemimpin negara anggota NATO. (REUTERS/Grigory Dukor)


Jakarta, CB -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut bahwa pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih baik daripada dengan para pemimpin negara anggota North Atlantic Treaty Organization (NATO).

Dalam cuitannya, Trump mengklaim kesuksesan dalam mengumpulkan dana hingga lebih dari US$33 miliar (sekitar Rp475 triliun) saat menggelar rapat dengan para pemimpin negara anggota NATO di Brussels.

"Saya menggelar rapat yang baik dengan NATO. Mereka telah membayar $33 miliar lebih dan akan membayar ratusan miliar lagi di masa depan, hanya karena saya," kicaunya.



"NATO sempat lemah, namun sekarang kembali kuat (buruk bagi Rusia). Media hanya mengatakan saya tidak sopan kepada para pemimpin [negara anggota NATO], tidak pernah menyebut soal uangnya!" imbuhnya.

Dalam rapat dengan NATO itu, Trump memang mengkritik para negara anggota yang lamban menaikkan bujet pertahanannya dan mengeluh karena selama ini AS mengeluarkan biaya paling banyak.

Sejauh ini, AS memang menjadi negara dengan anggaran pertahanan terbesar. Pada 2017, Gedung Putih menyisihkan 3,57 persen GDP untuk pertahanan negara.

Sementara itu, menurut data NATO, AS menyumbang US$686 miliar dari total US$957 miliar dana pertahanan yang digunakan negara anggota pada 2017.

"Meski saya menggelar rapat yang baik dengan NATO, mengumpulkan banyak uang, saya melakukan pertemuan yang lebih baik dengan Vladimir Putin dari Rusia. Sayangnya, tidak diberitakan seperti itu," tulis Trump di cuitan selanjutnya.

Pada Senin (16/7) kemarin, Trump memang melakukan pertemuan bersejarah dengan Putin di Helsinki, Finlandia. Keduanya sepakat bahwa pertemuan itu membawa manfaat bagi hubungan AS-Rusia.

Meski demikian, Trump mendulang kecaman dari warga Amerika, termasuk para politisi dari partainya sendiri. Dia dianggap melunak kepada Putin, dan bahkan memalukan di hadapan dunia. Paling fatal, Trump dianggap membela Putin soal tuduhan intervensi Rusia dalam pemilu AS pada 2016 lalu.



Senator Partai Republik John McCain menganggap Trump sengaja memberikan panggung bagi Putin untuk memuntahkan propaganda dan kebohongan kepada dunia demi melegitimasi pencaplokan Crimea dari Ukraina dan kebijakan Rusia di Suriah.

Ia kemudian menyoroti sikap Trump yang baik terhadap Putin, sementara terus mengkritik sekutu-sekutu AS, seperti anggota NATO dan Inggris.

"Tidak ada presiden sebelumnya yang pernah merendahkan dirinya secara lebih hina di hadapan seorang tiran. Presiden Trump tak hanya gagal mengungkap kebenaran tentang seorang musuh, namun juga gagal berbicara mewakili Amerika di hadapan dunia," kata McCain.



Credit  cnnindonesia.com




Anggota Pussy Riot: Media Amerika Terlalu Besarkan Putin


Anggota Pussy Riot: Media Amerika Terlalu Besarkan Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin disebut terlalu dibesar-besarkan oleh media Amerika Serikat. (REUTERS/Christian Hartmann)



Jakarta, CB -- Anggota Pussy Riot, Nadya Tolokonnikova, menyebut pemerintahan otoriter Presiden Rusia Vladimir Putin sebenarnya tidak seteratur dan seefektif yang biasanya digambarkan media Amerika Serikat, di tengah Konferensi Tingkat Tinggi dengan Presiden AS Donald Trump.

Tolokonnikova ditahan oleh pemerintah Rusia selama dua tahun bersama seorang anggota band punk sekaligus kelompok pegiat itu sejak 2012, karena memainkan lagu protes anti-Putin berjudul "Punk Prayer" di katedral Moskow.

Mengenakan topeng untuk "alasan artistik sekaligus keamanan," Tolokonnikova mengatakan kepada CNN bahwa pemerintahan Putin sebagian besar dipenuhi kleptokrat yang ingin memperkaya diri sendiri.

"Media Amerika terlalu membesarkan Presiden Putin dan anak buahnya karena Anda menganggap mereka seperti unit terorganisir," ujarnya. "Ya mereka tidak efektif. Malah mereka hanya sekelompok orang yang hanya peduli pada uang sendiri."



Dia kemudian menyoroti pelemahan ekonomi Rusia sebagai bukti inkompetensi pemerintah, dan menyiratkan bahwa seandainya dirinya sempat mencoba mengintervensi pemilihan presiden Amerika, ia akan melakukannya lebih baik daripada badan intelijen Rusia.

"Jika Anda melihat perekonomian Rusia, Anda akan melihatnya tidak efektif," kata dia. "Saya tak bilang mereka tak mengintervensi pemilu Anda. Mereka melakukannya. Mereka melakukannya tak cukup baik."
Melihat kata-kata bersahabat antara Trump dan Putin dalam KTT di Helsinki, aktivis asal Rusia itu tidak terlalu mempercayai pernyataan masing-masing kepala negara.

"Mereka baru bertemu," kata dia. "Mereka mengatakan hal-hal bodoh satu sama lain, dan secara pribadi untuk saya cukup mengganggu mendengar pernyataan Trump pada Putin, bahwa dia benar-benar tak bersalah soal intervensi pemilu AS."

"Jika saya jadi Presiden Trump saya akan mencoba mempertimbangkan apa yang diberikan badan intelijen saya, karena jika tidak dia tak menjalankan pemerintahan, dia hanya jadi seorang idiot."

Pussy Riot kembali jadi sorotan setelah mengaku bertanggung jawab atas protes di gelaran final Piala Dunia di Moskow, mengindikasikan bahwa invasi lapangan itu dilakukan untuk menarik perhatian pada ketidakadilan politis di Rusia.



Credit  cnnindonesia.com




Intelijen AS tetap tuding Rusia campuri pemilu


Intelijen AS tetap tuding Rusia campuri pemilu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan saat mereka bertemu di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). (REUTERS/Kevin Lamarque)



Washington (CB) - Komunitas mata-mata Amerika Serikat sudah punya kesimpulan yang jelas mengenai ancaman dari intervensi politik Rusia dan akan terus menyajikan penilaian "intelijen yang objektif dan sesuai fakta", kata direktur badan Intelijen Nasional Amerika Serikat, Dan Coats, pada Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan tidak lama setelah pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki pada hari yang sama.

Dalam pertemuan itu Trump mengaku tidak punya alasan untuk mempercayai laporan intelijen dari bawahannya sendiri, dan justru lebih yakin terhadap keterangan pemimpin Kremlin soal apakah Rusia mengintervensi politik dalam negeri Amerika Serikat pada 2016 untuk membantu Trump memenangi pemilihan umum.

"Sudah jelas dalam penilaian kami mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan umum tahun 2016 dan juga upaya terus-menerus dari mereka untuk merusak demokrasi di negara kami," kata Coats dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir Reuters.



Credit  antaranews.com





Turki siapkan UU Antiteror baru setelah status darurat


Turki siapkan UU Antiteror baru setelah status darurat
Pendukung mengibarkan bendera Turki menjelang dimulainya reli politik Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu (tidak ada dalam foto) pada referendum Turki mendatang, di Metz, Prancis, Minggu (12/3/2017). (REUTERS/Vincent Kessler)



Istanbul (CB) – Partai berkuasa di Turki mengajukan sebuah rancangan undang-undang antiteror baru kepada parlemen yang akan menyokong kekuasaan otoritas dalam menahan tersangka dan menetapkan ketertiban umum, meskipun diajukan setelah status darurat saat ini yang berlaku dua tahun berakhir.

Status darurat tersebut, ditetapkan menyusul kudeta gagal pada Juli 2016 guna menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang sudah diperpanjang tujuh kali dan menyebabkan puluhan ribu orang ditangkap.

Dengan pemerintah mengindikasikan tidak akan ada perpanjangan lebih lanjut diajukan setelah Erdogan memenangkan mandat baru dalam pemilu presiden 24 Juni, status darurat itu akan berakhir pada Rabu malam sampai Kamis.

Namun, kantor berita Anadolu mengatakan bahwa Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) telah mengajukan amendemen terhadap UU yang sudah ada ke parlemen guna menangani perlawanan terhadap teror setelah status darurat.

Turki menganggap mereka sendiri secara bersamaan memerangi sejumlah kelompok yang dianggap teroris oleh Ankara, termasuk ISIS, Partai Pekerja Kurdistan (Partiya Karkeren Kurdistan/PKK) dan kelompok simpatisan ulama Fethullah Gulen yang dituduh mendalangi upaya pemberontakan 2016. Saat ini dia tinggal di Amerika Serikat.

Di bawah RUU tersebut, otoritas akan memiliki kemampuan melarang individu keluar dan masuk sebuah area tertentu selama 15 hari atas dasar keamanan, lapor Anadolu.

Mereka menyebutkan tersangka dapat ditahan tanpa tuntutan selama 48 jam atau hingga empat hari jika ada berbagai pelanggaran.

Namun, periode itu bisa diperpanjang dua kali jika ada kesulitan mengumpulkan bukti atau jika kasus tersebut dianggap sangat besar. Demikian dilansir Kantor Berita AFP.


Credit  antaranews.com


Hong Kong yang dikuasai China akan larang kelompok separatis


Hong Kong yang dikuasai China akan larang kelompok separatis
Dokumentasi seorang pengunjuk rasa membawa bekas bendera kolonial saat berdemonstrasi di Hong Kong, China, Minggu (1/7/2018), hari peringatan 21 tahun penyerahan kota ke kedaulatan China dari kekuasaan Inggris. (REUTERS/Bobby Yip)




Hong Kong (CB) - Hong Kong, Selasa, memulai proses yang dapat mengarah kepada pelarangan atas kelompok atau organisasi yang mempromosikan pemisahan dari China.

Hal itu langkah pertama sejak kembalinya bekas koloni Inggris itu ke kekuasaan China pada 1997 yang telah diusahakan untuk melarang organisasi politik.

Langkah terhadap Partai Nasional Hong Kong itu muncul pada saat pihak berwenang telah melakukan tekanan atas para pegiat demokrasi muda, beberapa di antaranya telah dijebloskan ke dalam penjara, dan mengecam aksi pro kemerdekaan sebagai tantangan ilegal bagi penguasa Partai Komunis di Beijing.

Biro Keamanan menulis sepucuk surat kepada pendiri partai itu, Andy Chan, memberitahu dia punya waktu 21 hari "untuk membuat pernyataan secara tertulis" mengapa partainya tak seharussya dilarang, demikian halaman sosial media partai tersebut, yang memasang surat itu.

Sekretaris bagi Keamanan, John Lee, mengatakan, ia tak melarang kelompok itu dan bahwa ia hanya dapat melakukan hal tersebut setelah memberinya waktu untuk menyerahkan tanggapannya.

"Ya di Hong Kong kami punya kebebasan berkumpul, tetapi hak itu bukan tanpa pembatasan," kata Lee kepada wartawan.

Hongkong diperintah di bawah satu prinsip "satu negara, dua sistem" yang menjanjikannya tingkat otonomi tinggi dan kebebasan tak dinikmati di China, seperti kebebasan berbicara dan kebebasan berkumpul.

Tapi cengkeraman ketat China atas pusat finansial itu telah menyulut ketegangan termasuk gerakan "Duduki Pusat" 2014 yang menghalangi jalan-jalan utama hampir selama tiga bulan dalam usaha gagal menekan Beijing untuk mengizinkan demokrasi penuh.

Lee tidak akan memeberikan rincian menegenai kelompok apa yang telah memicu kemungkinan pelarangan diberlakukan, kendati dia mengutip Ordinansi Kemasyarakatan Hong Kong yang menyatakan, kelompok dapat dilarang berdasarkan hukum yang berlaku "demi kepentingan keamanan nasional atau keselamatan publik, ketertiban umum atau perlindungan hak-hak dan kebebasan yang lain".

"Keamanan nasional" didefinisikan secara khusus sebagai "menjaga integritas teritorial dan kemerdekaan Republik Rakyat China".

Partai Nasional Hongkong merupakan salah satu dari sekelompok organisasi-organisasi yang secara terbuka mendorong kemerdekaan Hong Kong. Partai itu yang didirikan pada 2016 menarik sedikitnya 2.500 orang untuk ikut dalam pawai pro kemerdekaan pertama dua tahun lalu.

Chan mengatakan kepada Reuters ia akan berkonsultasi dengan para pengacaranya mengenai langkah berikutnya dan berjanji akan terus mendorong kemerdekaan.

"Saya tak akan pernah berhenti dalam perjuangan saya bagi kebebasan, hak-hak asasi manusia, ersamaan dan martabat," ujar Chan, 27 tahun, yang sebelumnya dilarang turut mencalonkan diri merebut satu kursi di Dewan Legislatif Hongkong, kepada Reuters.

Sebagian besar di kota berpenduduk 7,3 juta orang itu tidak mendukung kemerdekaan. Beijing berulang-ulang mengecam gerakan tersebut, takut gagasan itu memiliki pijakan di daratan China.




Credit  antaranews.com




Selasa, 17 Juli 2018

India Tes Rudal Supersonik BrahMos dalam Kondisi Ekstrem



India Tes Rudal Supersonik BrahMos dalam Kondisi Ekstrem
Rudal BrahMos India saat diuji coba. Foto/The Financial Express

NEW DELHI - India menguji tembak peluru kendali (rudal) supersonik BrahMos dalam kondisi ekstrem pada Senin (16/7/2018). Tes untuk "meningkatkan umur" senjata itu diklaim berhasil.

Uji coba dilakukan oleh BrahMos Aerospace bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India pukul 10.30 pagi dari Rentang Uji Terpadu (ITR) Balasore untuk memvalidasi teknologi "perpanjangan umur" rudal.

Umur penggunaan rudal BrahMos akan diperpanjang dari sepuluh tahun menjadi 15 tahun.

Rudal BrahMos memiliki jangkauan penerbangan hingga 290 km dengan kecepatan supersonik sepanjang penerbangan. Senjata milik India ini diklaim non-intersepsi oleh sistem pertahanan yang terkenal di dunia. Rudal itu bisa melesat dengan kecepatan hingga Mach 3.0, atau tiga kali kecepatan suara.

Mengutip laporan India Today, daya destruktif rudal itu juga telah ditingkatkan karena energi kinetik yang besar pada benturan. Ketinggian jelajahnya kini bisa hingga 15km dan ketinggian terminal serendah 10 meter. BrahMos bisa membawa hulu ledak konvensional dengan berat 200kg hingga 300kg.

Rudal BrahMos telah resmi masuk layanan Angkatan Darat dan Angkatan Laut India. Senjata ini akan segera menjadi bagian dari senjata jet tempur Angkatan Udara Sukhoi 30 MKI. 



Credit  sindonews.com


Inggris Bangun Bandara Antariksa




Inggris Bangun Bandara Antariksa
Inggris Bangun Bandara Antariksa. (Koran SINDO. BBC/Space.com).


SUTHERLAND - Lahan datar terpencil di pantai utara Skotlandia tampaknya akan menjadi bandara antariksa pertama Inggris.

Semenanjung A'Mhoine di Sutherland telah dipilih sebagai tempat paling cocok untuk peluncuran roket secara vertikal untuk menempatkan satelit di orbit.

Badan Antariksa Inggris telah memberi dana sebesar 2,5 juta poundsterling pada Highlands and Islands Enterprise (HIE) untuk pengembangan fasilitas itu.

HIE akan bekerja sama dengan konsorsium termasuk raksasa aerospace Amerika Serikat (AS), Lockheed Martin. Tujuannya adalah tempat itu dapat dijadikan lokasi peluncuran paling cepat pada 2020-an.

“Keputusan untuk mendukung bandara antariksa pertama Inggris di Sutherland merupakan kabar luar biasa bagi wilayah kami dan untuk Skotlandia secara keseluruhan,” papar Chief Executive Officer (CEO) HIE Charlotte Wright.

Wright menambahkan, “Sektor antariksa internasional tumbuh dan kami ingin memastikan kawasan itu siap mereguk keuntungan ekonomi yang akan dihasilkan dari peluang fantastis ini.”

Lockheed ingin membawa roket Electron ke Skotlandia. Saat ini roket itu diluncurkan dari Selandia Baru. Versi Inggris untuk roket itu akan memiliki unit pendorong dan dispenser satelit yang dikembangkan dan dibangun Ampthill di Bedfordshire, Harwell di Oxfordshire dan di Reading.

“Sebagai negara yang kami tidak berinvestasi dalam roket peluncuran sejak 1971 dan Black Arrow yang menempatkan satelit Prospero. Saya sangat bangga bekerja dengan tim Lockheed Martin dan mitra kami dalam melakukan peluncuran pertama dari tanah Inggris,” ungkap eksekutif Lockheed Martin untuk Inggris Patrick Wood.

Pemerintah Inggris telah memiliki ide untuk bandara antariksa satu dekade lalu dan memperbaiki aturan yang dapat mewujudkannya. Di negara itu telah ada sektor manufaktur satelit kecil. Memungkinkan konsumen meluncurkan pesawat antariksa secara lokal akan mendorong industri itu.

Menteri Bisnis Inggris Greg Clark mengumumkan rincian lebih lanjut dukungan pemerintah itu saat Farnborough Air Show pekan ini. Dia telah mengalokasikan dana 50 juta poundsterling untuk proyek tersebut, termasuk sebesar 2 juta poundsterling untuk meninjau pembangunan peluncuran horisontal.

Ini berarti pesawat antariksa dapat meluncur dari landasan pacu, naik ke ketinggian tertentu di atas laut dan kemudian melepas roket yang dapat menempatkan satelit di orbit. Sistem semacam itu sedang dalam tahap pengembangan.

Salah satu yang mendorong sistem ini adalah entrepreneur Sir Richard Branson yang memiliki perusahaan Virgin Orbit di Long Beach, California. Branson mengubah pesawat tua Virgin Atlantic 747  untuk meluncurkan roket LauncherOne.

Pemerintah lokal Cornwall, Inggris, juga ingin Virgin Orbit mengoperasikan bandara Newquay. Kedua pihak telah menandatangani kesepakatan kemitraan di acara air show tersebut. Misi pertama ditargetkan pada 2021. 

“Industri antariksa, komunitas riset dan jaringan suplai aerospace yang berkembang di Inggris menempatkan negara ini dalam posisi terdepat dalam pengembangan lokasi peluncuran vertikal dan horisontal,” ujar Menteri Bisnis Inggris Greg Clark.

Clark menambahkan, “Ini akan membangun reputasi global kami untuk manufaktur satelit kecil dan membantu seluruh negara mendapat potensi besar di era antariksa komersial.”

Inggris saat ini dalam momen yang unik. Negara itu menjadi pionir pengembangan satelit-satelit kecil, melalui perusahaan-perusahaan seperti Surrey Satellite Technology Limited dan  AAC Clyde Space.

Dengan teknologi yang semakin canggih, saat ini memungkinkan untuk menempatkan kemampuan luar biasa dalam kotak yang sangat kecil. Memiliki bandara antariksa akan memungkinkan industri Inggris menawarkan produk andalan pada konsumen mereka, mulai dari desain, hingga pembangunan dan peluncurannya.

Saat ini perkembangan pembangunan satelit telah sangat maju. Berbagai satelit diciptakan untuk memantau cuaca, untuk komunikasi dan mengambil gambar aktivitas di bumi. Satelit-satelit kecil dapat melakukan ini semua dan dapat beroperasi di orbit.

Mereka memutari Bumi pada ketinggian beberapa ratus kilometer, melintas di atas Arktik dan Antartika. Wilayah utara Skotlandia sangat ideal untuk satelit jenis tersebut. Roket-roket akan terbang ke utara, melalui kawasan antara Eslandia dan Kepulauan Faroe, dan Svalbard. Jika ada peluncuran yang gagal maka tidak akan jatuh di wilayah berpenduduk.

Sejumlah roket dapat meluncur dari Inggris yakni Electron dan LauncherOne. Selain itu, ada roket peluncur kecil di penjuru dunia. Beberapa roket itu pun berada di Inggris dan keberadaan bandara antariksa itu akan semakin memperkuat posisi mereka sebagai produk lokal.



Credit  sindonews.com




Dijatuhi Sanksi Lagi, Iran Seret AS ke Mahkamah Internasional



Dijatuhi Sanksi Lagi, Iran Seret AS ke Mahkamah Internasional
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Foto/REUTERS/Denis Balibouse

TEHERAN - Iran resmi menggugat Amerika Serikat (AS) ke Mahkamah Internasional (ICJ) setelah Washington menjatuhkan sanksi lagi terhadap Teheran. Gugatan itu diumumkan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, semalam.

Menurut Zarif, langkah Teheran menyeret Washington ke ICJ semata-mata untuk meminta pertanggungjawaban AS atas pengenaan sanksi yang tidak sah secara hukum.

"Hari ini (Senin) Iran mengajukan aduan ke @CIJ_ICJ untuk meminta pertanggungjawaban AS atas pengenaan sanksi sepihak yang melanggar hukum. Iran berkomitmen pada aturan hukum dalam menghadapi penghinaan AS atas diplomasi dan kewajiban hukum. Sangat penting untuk melawan kebiasaannya melanggar hukum internasional," tulis Zarif di Twitter melalui akunnnya, @JZarif, yang dikutip Selasa (17/7/2018).

Zarif tidak merinci materi gugatan yang diajukan ke ICJ. Namun, para pejabat Teheran berulang kali menuduh AS memberlakukan sanksi ilegal terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menarik AS keluar dari Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015 atau dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran.

Berdasarkan kesepakatan dalam JCPOA yang ditandatangani di Wina tahun 2015 antara Iran dengan  enam kekuatan dunia (AS, Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan China), Iran bersedia mengekang program pengayaan uranium dan berjanji untuk tidak berupaya memperoleh senjata nuklir.

Sebagai imbalannya, sanksi atau embargo internasional terhadap Teheran dicabut. Pencabutan sanksi itu memungkinkan Iran untuk menjual minyak dan gasnya di seluruh dunia. Namun, sanksi sekunder AS tetap dipertahankan.

Setelah AS di di bawah pimpinan Trump "mengkhianati" kesepakatan JCPOA, Washington mengumumkan akan memberlakukan kembali sanksi yang menargetkan sektor-sektor penting ekonomi Iran, seperti energi, petrokimia, dan sektor keuangan.

Pekan lalu, Trump mengatakan bahwa AS meningkatkan sanksi terhadap Iran dengan tujuan memaksa Iran membuat kesepakatan baru. Trump ingin Iran menghubunginya.

Iran menanggapi pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa bukan Iran yang akan menghubungi AS, tetapi Trump yang akan menghubungi Iran.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi mengatakan pada hari Senin bahwa mungkin suatu hari Trump akan menelepon Teheran dan meminta negosiasi. "Ini lebih mungkin," katanya. 



Credit  sindonews.com





Najib Razak Tarik Gugatan Terhadap 3 Pejabat Soal 1MDB



Mantan PM Malaysia, Najib Razak, tiba di pengadilan untuk menjalani sidang perdana di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, 4 Juli 2018. Dia dijerat tiga dakwaan kriminal tentang pelanggaran atas kepercayaan dan satu dakwaan lain mengenai penyalahgunaan kekuasaan berupa gratifikasi dalam skandal 1MDB. AP/Vincent Thian
Mantan PM Malaysia, Najib Razak, tiba di pengadilan untuk menjalani sidang perdana di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, 4 Juli 2018. Dia dijerat tiga dakwaan kriminal tentang pelanggaran atas kepercayaan dan satu dakwaan lain mengenai penyalahgunaan kekuasaan berupa gratifikasi dalam skandal 1MDB. AP/Vincent Thian

CB, Jakarta - Bekas Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, menarik gugatan hukumnya terhadap tiga pejabat teras yang sedang menyelidiki skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Ketiganya adalah Jaksa Agung, Tommy Thomas, Kepala Komisi Pemberantasan Korupsi, Mohd Shukri Abdull dan Kepala Polisi Bidang Kejahatan Komersial Amar Singh Ishar Singh.
Gugatan itu ditarik didasarkan alasan gugatan itu diajukan sebelum Najib ditangkap dan didakwa pada 3 Juli 2018. KPK Malaysia menangkapnya terkait transaksi mencurigakan di rekening SRC International, bekas unit 1MDB, ke rekening pribadi Najib senilai sekitar Rp150 miliar.
Pengacara Najib, Badrul Hisham Abdullah, mengatakan penyesuaian akan dilakukan terhadap gugatan hukum sebelum mengajukan gugatan baru.
Gugatan hukum awal terhadap Shukri, Singh dan Thomas diajukan secara terpisah pada 30 Juni 2018, dengan klaim ketiga pejabat telah berprasangka buruk terhadap Najib sebelum penyelidikan digelar.

Najib mengklaim Shukri, dalam konferensi pers yang diadakan segera setelah diangkat sebagai ketua KPK Malaysia, MACC, telah menyimpulkan bekas PM itu menerima dana sebesar itu RM42 juta atau sekitar Rp150 miliar dari SRC International.
Najib mengeluh pernyataan ini keluar sebelum Najib diperiksa untuk memberikan pernyataan kepada MACC.
“Pernyataan pers yang dibuat oleh Mohd Shukri beraroma dendam dan telah menggambarkan saya bersalah. Mala, integritas dan profesionalitasnya dapat diperdebatkan karena dia harus tetap netral sampai penyelidikan atas kasus itu selesai. Tetapi dia memilih untuk menghukum tanpa bukti konkret,” kata Najib dalam dokumen gugatan seperti dilansir Channel News Asia pada Senin, 16 Juli 2018.
Najib juga mengklaim dia tidak bakal menjalani proses penyelidikan yang adil dan transparan. Dia meyakini Shukri tidak memenuhi syarat untuk memimpin tim investigasi MACC dan menjadi anggota dalam satuan tugas 1MDB.
Dalam gugatannya terhadap Amar Singh, Najib mengatakan penggerebekan yang dilakukan terhadap beberapa properti miliknya, termasuk apartemen tempat anak-anaknya tinggal, tidak sesuai dengan prosedur operasi standar.
Adapun gugatan terhadap Thomas, Najib mengklaim sebelum dia diangkat menjadi Jaksa Agung, Thomas telah menulis sebuah artikel berjudul "Grand Lacerny in 1MDB" pada Juli 2016. Artikel itu menyimpulkan uang yang disetor ke dalam akun pribadi Najib sebagai milik 1MDB .
Najib mengatakan melalui artikel itu, Thomas terlihat jelas tidak menyukainya dan mengemukakan kekhawatirannya jika Thomas mungkin menemukan cara untuk memastikan tuduhan atas dirinya dengan alasan apa pun.
Saat ini, seperti dilansir SCMP, polisi Malaysia, Singapura, dan Cina saling bekerja sama dalam melacak keberadaan Low Taek Jho alias Jho Low, yang diduga merupakan koneksi Najib Razak dalam kasus skandal keuangan 1MDB. "Saya tidak tahu dimana dia berada," kata Najib Razak kepada Reuters dalam wawancara baru-baru ini. 



Credit  tempo.co


Jadi Oposisi, Najib Razak Janji akan Melayani Rakyat Malaysia



Jadi Oposisi, Najib Razak Janji akan Melayani Rakyat Malaysia
Mantan PM Malaysia Najib Razak dilantik menjadi anggota Parlemen Malaysia, Senin (16/7). ( REUTERS/Lai Seng Sin)


Jakarta, CB -- Mantan Perdana Menteri Najib Razak berjanji untuk melayani rakyat Malaysia. Janji itu diucapkan Najib saat dilantik menjadi anggota Parlemen Barisan Nasional, Senin (16/7).

Dia juga menyatakan Barisan Nasional akan menjadi oposisi yang konstruktif bagi pemerintahan Pakatan Harapan (PH) yang dipimpin Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Pada kemunculan pertamanya sebagai anggota parlemen oposisi, mantan perdana menteri tersebut mengaku telah menerima kenyataan bahwa dirinya tidak lagi berada di pemerintahan.



Setelah kekalahan Barisan Nasional (BN) untuk pertama kalinya sejak Malaysia merdeka pada pemilihan umum 9 Mei lalu, Najib kini dilantik menjadi anggota Parlemen untuk mewakili daerah Pekan, Pahang.

"Saya akan memprioritaskan rakyat, saya akan melayani mereka. Saya ingin menjadi oposisi konstruktif yang kuat, dan memainkan peran untuk memastikan bahwa demokrasi ditegakkan dan tetap sehat," katanya kepada wartawan di lobi gedung parlemen Malaysia, seperti dilansir The Sun Daily, Senin (16/7).



Wakil rakyat Pekan, Pahang Malaysia itu juga mengingatkan pemerintahan saat ini untuk lebih demokratis di Parlemen. Mengingatkan koalisi PH, Najib mengklaim bahwa BN selalu menjunjung demokrasi yang konstruktif saat berkuasa. Karenanya dia menginginkan agar PH juga melakukan hal yang sama.

"Ketika kami (BN) adalah pemerintah, kami selalu disalahkan untuk berbagai masalah. Jadi sekarang mereka (PH) harus menunjukkan bahwa suara oposisi tidak boleh dibatasi," kata Najib.

Pemilu 9 Mei merupakan titik kejatuhan Najib setelah koalisi BN yang dipimpinnya kalau dalam pemilihan umum ke-14 di Malaysia.


Mantan Presiden United Malays National Organisation (UMNO) itu mengundurkan diri sebagai perdana menteri sehari setelah pemilu, sekaligus meletakkan semua jabatannya di BN dan UMNO.

Najib saat ini juga sedang diselidiki dalam kasus dugaan mega korupsi skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB), dana investasi yang dia dirikan. Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menjatuhkan empat dakwaan korupsi kepada Najib pada 3 Juni lalu. Najib dibebaskan dengan jaminan 1 juta ringgit (Rp3,5 miliar). Meski paspornya ditarik, hak politik Najib tidak dicabut.



Credit  cnnindonesia.com





Grabar-Kitarovi, presiden cantik Krosia jadi bintang Piala Dunia


Grabar-Kitarovi, presiden cantik Krosia jadi bintang Piala Dunia
Kolinda Grabar-Kitarovic (REUTERS/Mike Segar)


Jakarta (CB) - Presiden Kroasia, Kolinda Grabar-Kitarovi ada di tengah-tengah penonton, mengenakan kaos tim dan menyemangati saat Kroasia tanding lawan Prancis di dinal Piala Dunia Minggu lalu.

Saat timnya kalah, dia rela basah-basahan kehujanan memeluk pemain dari kedua tim, tetap tersenyum meski kalah.

Usai final, media-media memberitakan sosok presiden Kroasia ini.

Perusahaan penganalisa media, Mediatoolkit, yang berbasis di Zagreb, Kroasia menemukan 25 persen fokus ke pemberitaan soal presiden Kolinda alih-alih para pemain timnas, bahkan termasuk pemenang Bola Emas Luka Modri, Ivan Periši dan Mario Manduki.

Lebih dari 80 persen pemberitaannya positif.

Kolinda Grabar-Kitarovic (REUTERS/Damir Sagolj)

Mediatoolkit mengatakan, presiden Kroasia pergi ke Rusia dengan uangnya sendiri naik kelas ekonomi, dia sering menoton laga dari tribun yang bukan VIP.

Dia juga melewatkan semifinal Kroasia vs Inggris hanya karena bentrok dengan pertemuan NATO.

Pengamat politik sekaligus jurnasil Boris Deulovi mengatakan "kehadirannya di Piala Dunia sangat bisa diterjemahkan sebagai sebuah video lanjutan pra-pemilu."

"Dia pakai ini untuk memperkuat strategi kehumasannya jadi presidennya rakyat. Ini yang dia lakukan di Kroasia akhir-akhir ini."

"Tak hanya ditonton publik Kroasia, tapi ini jadi tontonan warga dunia."


Sepak Bola Piala Dunia Final Perancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia(15 Juli 2018) Presiden Prancis Emmanuel Macron merayakan kemenangan setelah Prancis memenangkan pertandingan Piala Dunia di samping pasangan Brigitte Macron, Presiden FIFA Gianni Infantino, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic (REUTERS / Damir Sagolj)


Grabar-Kitarovi dipilih jadi presiden pada 2015. Dia adalah wajah baru dari partai Croatian Democratic Union (HDZ) yang konservatif.

Partai ini menghadapi banyak tuduhan korupsi selama bertahun-tahun, yang paling penting adalah yang melibatkan mantan perdana menteri Ivo Sanader, yang terlibat dalam lima pengadilan korupsi yang tumpang tindih.

Grabar-Kitarovi dan juga sebagian besar birokrat HDZ hingga kampanye pemilu 2015, masih memeluk warisan partai sebagai perwakilan dari hak konservatif dan patriotik.

Namun, dengan pendidikan luar negerinya, penguasaan bahasa Inggris yang sangat baik dan posisi tinggi sebelumnya di NATO, Grabar-Kitarovi sangat kontras dengan para mantan jenderal dan walikota lokal yang brutal yang biasanya dikaitkan dengan HDZ.

Penampilannya di Piala Dunia mungkin merupakan indikator paling jelas dari perannya dalam HDZ dan lingkup politik Kroasia, di mana presiden adalah kepala negara dan wakil kepala negara di dalam dan luar negeri.

Sementara perdana menteri, Andrej Plenkovi, ditugasi untuk bernegosiasi dengan kepala Sberbank Rusia, kreditur terbesar terbesar dari konglomerat terbesar dan paling bermasalah di Kroasia, Grabar-Kitarovi bertukar kaus dengan Vladimir Putin di Moskow.

Kekuasaan eksekutif dan operasional berada di pemerintahan Plenkovi. Grabar-Kitarovi fokus pada mempromosikan nilai-nilai yang sebagian besar dari pemilih Kroasia memegang cinta-sayang negara dan gereja, The Guardian.



Credit  antaranews.com