Jakarta - PT Pindad (Persero) baru saja memproduksi tank boat diberi nama Antasena. Kapal tank buatan Pindad juga ikut dipamerkan dalam ajang Indodefence di JIExpo Kemayoran.
Nama
Antasena diberikan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat
meninjau booth Pindad. Nama Antasena diambil dari nama wayang yang dapat
hidup di air.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Antasena dibuat dengan kerja sama Pindad dengan perusahaan lokal PT Lundin Industry Invest dan CMI Defence asal Belgia.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Pembuatan
kapal tank ini merupakan pertama di dunia. Kapal tank ini memiliki
panjang 18 meter dengan tenaga penggerak menggunakan mesin diesel.
"Tank boat
ini kita berikan fungsi untuk kegiatan di air. Ini produk pertama belum
ada di dunia kapal dengan senjata seperti ini ukuran 18 meter," jelas
Direktur Komersial Pindad Widjajanto dalam pameran Indodefence di JIExpo
Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (2/11/2016).
Kapal tank ini mampu
melaju hingga 50 knot dari perairan dangkal hingga ke laut lepas. Alat
tempur di air ini juga dibekali senjata Remote Control Weapon System (RCES) dengan kaliber 7,62 mm dengan sistem navigasi yang canggih.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Kapal
tank ini bisa beroperasi di sungai, danau, hingga laut lepas dengan
daya jelajah 400 nautical mile (nm) atau setara 2003 mil tanpa harus isi
ulang bahan bakar.
"Dilengkapi rudal untuk mengejar pesawat.
Kecepatannya bisa 40 knot dengan jelajah 2003 mil, kira-kira Jawa ke
Kalimantan tidak perlu refuel (isi bahan bakar)," kata Widjajanto.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Indonesia
sebagai negara maritim sangat memerlukan alat pertahanan seperti ini.
Kapal tank Antasena mampu menembakkan peluru hingga 15 km dengan
tembakan tidak langsung.
"Tembakan sampai 5 kilometer untuk direct fire (tembakan langsung), untuk vertikal artileri 15 kilometer,"ujar Widjajanto.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Antasena
saat ini masih dalam tahap pengembangan dan diharapkan di tahun 2017
bisa beroperasi di Indonesia. Bahkan beberapa negara di dunia sudah
menunjukan ketertarikannya untuk membawa pulang kapal tank ini.
"Oktober 2017 beroperasi. Saat ini yang minat TNI dan negara Timur Tengah," kata Widjajanto.
Jakarta - PT Pindad (Persero) ikut ambil bagian dalam pameran
alat pertahanan Indodefence di JIExpo Kemayoran. Dalam perhelatan
Indodefence yang ke-7, Pindad memamerkan medium tank yang dibuat dengan menggandeng perusahaan asal Turki FNSS.
Medium
tank bermesin diesel memiliki dimensi panjang 7 meter, lebar 3,2 meter,
dan tinggi 2,7 meter. Tank ini mampu mengangkut 3 personil terdiri dari
juru kemudi, juru tembak, hingga pemberi komando.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Tank berukuran sedang ini mampu menembus kecepatan 70 kilometer (km) dengan daya jelajah hingga 600 km.
"Kecepatan 70 km per jam di jalan raya, kalau daya jelajah bisa sampai 600 km," kata Kepala Program Pengembangan Medium Tank Pindad Windhu Paramarta dalam pameran Indodefence di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (2/11/2016).
Tank
berukuran sedang ini mampu melesatkan amunisinya secara langsung hingga
6 kilometer (km), sedangkan untuk tembakan melalui udara atau tidak
langsung bisa mencapai 16 km.
"Jarak efektif tembak langsung 2,5-6 km. Indirect fire bisa gunakan amunisi roket folarik yang paling baru sehingga jangkauannya 16 km pakai peluru kendali," jelas Windhu.
Foto: Ardan Adhi Chandra
Jika
sudah diproduksi massal, medium tank buatan Pindad dan FNSS akan dijual
seharga Rp 50 miliar sampai Rp 60 miliar. Harga tersebut lebih murah
dibandingkan tank Leopard yang dibeli bekas dari luar negeri.
"Penjualan
sekitar Rp 50-60 miliar, tapi masih tahap pengembangan, lihat
spesifikasi nantinya bagaimana. Target kami tidak akan lebih mahal dari
Leopard yang sekarang dibeli, karena Leopard kan second (bekas)," tutup Windhu.
Minggu ini, Indonesia menggelar pameran militer Indo
Defence 2016. Semua pedagang senjata besar akan datang. Di tengah
kelesuan perekonomian global, belanja peralatan militer terus naik.
Pameran militer dan peralatan pertahanan "Indo Defence 2016" yang
digelar 2-5 November 2016 di pekan Raya Jakarta diselenggarakan oleh
Kementerian Pertahanan. Ajang ini menjadi bursa industri senjata untuk
memperkuat jaringan dan melakukan bisnis.
Lebih dari 20.000
delegasi dan pengunjung perdagangan diharapkan menghadiri Indo Defense
tahun ini. Lebih dari 800 perusahaan internasional akan menampilkan
teknologi pertahanan terbaru mereka. Acara ini dibarengi dengan
konferensi internasional yang menyediakan platform untuk jaringan dan
pakar industri. Terutama bagi pengunjung awam, atraksi yang menarik
adalah peragaan berbagai peralatan tempur.
Perusahaan-perusahan
ternama Eropa juga akan hadir di sini. Dari British Aerospace (BAE),
Airbus Industries sampai Rheinmetal dari Jerman, produsen tank Leopard
dan Marder, yang juga menjadi bagian dari peralatan militer di
Indonesia.
Latihan militer gabungan di Surabaya, Oktober 2014
Produsen
senjata memang sedang mengincar pasar Asia, salah satunya Indonesia.
Ketegangan di Asia seperti sengketa perbatasan di Laut Cina memicu
naiknya anggaran belanja militer di negara-negara terkait. Pada
masa-masa penerbangan komersial mulai goyah akibat kelesuan ekonomi,
pemesanan pesawat militer malah mencatat rekor terus menerus dalam
beberapa tahun terakhir.
"(Penerbangan) Sipil melemah dan
berputar di tempat, sedangkan (industri) pertahanan berkembang di AS dan
di pasar global," kata konsultan Teal Grup Richard Aboulafia. "Ini
adalah kombinasi dari siklus belanja persenjataan, ditambah dengan
meningkatnya ketegangan regional dan ketakutan."
Minggu ini saja,
ada dua pameran pertahanan besar di Asia: China Airshow di Zhuhai dan
Indo Defence di Jakarta. Terutama China belakangan sangat berambisi
membangun industri militernya untuk menembus pasar ekspor.
Jet tempur Sukhoi Su-35 yang diminati Indonesia
Menurut
data Stockholm International Peace Research Institute, impor senjata ke
Indonesia sejak tahun 2010 meningkat tiga kali lipat. Baru-baru ini,
Indonesia menggelar manuver militer besar-besaran di kawasan Laut Cina
Selatan, dengan mengerahkan jet-jet tempur terbarunya yang dibeli dari
Rusia.
Di Indo Defence 2016, delegasi Rusia ingin mendapat
kepastian tentang recana Indonesia membeli pesawat tempur Sukhoi Su-35
yang sudah diputuskan pemerintah. Sementara para pesaing Rusia juga
berupaya mendekati pemerintahan Joko Widodo dengan tawaran-tawaran
menarik.
Produsen pesawat terkemuka seperti Lockheed Martin dari
Amerika Serikat, SAAB dari Swedia, dan Eurofighter dari Eropa, semuanya
akan hadir di Jakarta minggu ini.
Kapal Tank PindadCB, Jakarta - PT Pindad (Persero) akan meluncurkan produk barunya dalam acara Indodefence 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Produk ini disebut sebagai tank boat atau kapal yang berkonsep layaknya tank atau kapal tank.
Dikutip Liputan6.com dari publikasi Pindad, Selasa
(2/11/2016), peluncuran produk terbarunya ini akan dihadiri langsung
oleh Wakil Presien RI Jusuf Kalla. Lalu, apa kehebatan dari kapal tank
milik Pindad ini?
Kapal tank yang akan diproduksi yang bekerjasama dengan PT Lundin
Industry Invest ini akan menjadi yang pertama di dunia, dan juga yang
tercepat. Moda tempur di laut ini bisa melaju dengan kecepatan 40 knot
di atas air.
Dalam proses produksinya, nantinya Lundin Industry Invest akan
membuat hull sedangkan Pindad akan membuat teknologi dan pengerjaan
kanon.
Kapal pengembangan dua perusahaan itu merupakan kecil berkubah tank
yang dirancang dioperasikan di alur sungai hingga pesisir pantai dan
selat kecil untuk memberi dukungan tembakan dalam serbuan amfibi.
Karena yang akan dipasang di tank boat adalah meriam CT-CV 105HP
kaliber 105 mm, maka yang jadi tantangan terberat dalam rancangan perahu
kecil dengan meriam besar adalah soal recoil (efek tolak balik dari
meriam) dan bobot kapal yang relatif ringan.
Solusi yang ditawarkan Lundin adalah dengan menerapkan desain
catamaran, desain catamaran dipercaya lebih stabil serta bisa menerapkan
gyro stabilized gun. Sebelumnya desain catamaran juga sudah digunakan
untuk X38 Combat Boat Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL.
Dengan desain catamaran yang berlunas ganda, tank boat akan punya
rancangan draft (sarat air kapal) 0,8 meter sehingga cocok untuk
bermanuver di perairan dangkal.
Untuk dapur pacu kapal tank buatan Pindad
ini menggunakan mesin diesel buatan MAN berdaya 1.200 HP untuk memasok
tenaga sepasang waterjet MJP450 dengan kecepatan maksimum 40 knots (74
km per jam).
Kapal tank ini dirancang untuk diawaki empat personel, dan bisa
membawa 20 pasukan bersenjata lengkap. Untuk deployment pasukan amfibi,
bagian buritan kapal akan dilengkapi sebuah RHIB (Rigid Hull Inflataable
Boat) yang digunakan untuk penyerangan atau penyusupan pasukan.
Agar dapat bermanuver lincah, maka kapal tank ini harus menghemat
berat kapal, untuk itu digunakan bahan komposit yang lebih ringan 10
kali dan lebih kuat 10 kali dibanding baja serta tentunya tahan api.
Sementara untuk material pada kubah, digunakan bahan aluminium yang
lebih ringan dari baja.
Kanon yang akan digunakan memiliki jenis CT-CV 105HP, senjata ini
sejatinya adalah meriam yang telah digunakan pada tank ringan besutan
Polandia, Anders. Selain memang kodratnya melepaskan aneka proyetil,
laras CT-CV 105HP juga dapat memuntahkan rudal anti tank, yakni Falarick
105.
Rudal yang masuk segmen Gun-Launched Anti-Tank Guided Missile
(GLATGM) ini dapat menghajar sasaran sejauh 5.000 meter. Falarick 105
mampu membawa hulu ledak tandem hollow charge. Rudal seberat 25,2 kg ini dipandu dengan sistem semi otomatis lewat laser beam.
Waktu yang dibutuhkan untuk terbang menyasar ke sasaran sekitar 17
detik. Falarick 105 punya panjang 1015 mm dengan kaliber 105 mm.
Temperatur operasional rudal ini di rentang -40 hingga 60 derajat
Celcius.
Jenis laras yang digunakan meriam CT-CV 105HP adalah tipe L51 dengan
panjang 5.545 mm. Desain tekanan laras mencapai 120 persen dari gun pressure pada meriam 105 mm klasik. Secara umum, di dalam kubah terdapat dua awak, sehingga proses pengisian amunisi menggunakan cara auto loader.
Kapal Tank Pindad
Operasi kubah dapat digerakkan secara secara elektrik dan mekanik. Laras meriam kaliber 105 mm smoothbore dapat menembakkan berbagai jenis amunisi (termasuk jenis APFDS) dengan jarak tembak efektif minimal 1.500 meter.
Laras juga dibekali bore evacuator dan dilapisi thermal jacket.
Untuk olah geraknya, laras punya sudut elevasi maksimum 42 derajat
hingga -6 derajat. Tentu saja dengan sudut putar kubah 360 derajat.
Sebagai senjata sekunder, pada bagian atas kubah meriam akan dipasang
Lemur RCWS (Remote Control Weapon System) dengan senapan mesin kaliber
7,62 mm. Sementara untuk perlindungan bagi awak kapal, Lundin bakal
memberi asupan sistem proteksi tambahan di beberapa titik yang bisa
menahan terjangan proyektil dari kaliber 7,62 mm.
Antasena, Kapal Tank Buatan Pindad Pertama di Dunia
CB, Jakarta
PT Pindad (Persero) memperkenalkan produk terbarunya Tank Boat 105 mm
dengan nama Antasena. Nama ini diberikan langsung oleh Wakil Presiden
Jusuf Kalla (JK) saat berkunjung ke area pameran Pindad dalam Indo
Defence 2016 di JIExpo Kemayoran.
Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, tank boat ini
merupakan terjemahan dari kondisi dan tantangan geografis Indonesia yang
memiliki ribuan pulau dan perairan. Produk pertahanan ini merupakan
kerja sama antara Pindad dengan PT Laudin Industry Invest dan CMI
Defence.
"Kami mencoba menggabungkan konsep persenjataan berat kaliber 105 mm
dalam sebuah wahana air yang mampu bergerak cepat dan memiliki daya
gempur luar biasa," ujar dia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu
(2/11/2016).
Sementara itu, Direktur Komersial Pindad Widjajanto mengatakan tank boat ini
merupakan pertama yang diproduksi di dunia. Sedangkan penamaan Antasena
berasal dari mitologi pewayangan yang menjadi ciri khas Indonesia.
"Ini kapal yang pertama, belum pernah ada di dunia. Kalau nama
Antasena dari mitologi wayang, Gatot Kaca di udara, Antareja yang nembus
bumi, Antasena yang di air," kata dia.
Kapal ini memiliki panjang 18 m dan bisa beroperasi di perairan
dangkal 90 cm hingga perairan laut dalam. Ini dinilai cocok dengan
kondisi geografis Indonesia yang punya banyak perairan.
"Bisa di sungai, danau, rawa karena dia pakai water jet, bukan baling-baling," lanjut dia.
Badak merupakan jenis panser terbaru buatan anak bangsa yang diproduksi Pindad. (Foto: Humas Pindad)
CB, Jakarta -
Sebanyak 13 Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) akan
memamerkan produk pertahanan hasil inovasi secara bersama. Dalam salah
satu pameran pertahanan terbesar dunia yang berjudul Indodefence 2016 tersebut mengusung tema Sinergy for The Nation.
Perhelatan tersebut digelar pada 2-5 November 2016 di JIExpo
Kemayoran Jakarta. BUMN Industri Strategis tersebut terbagi menjadi dua
cluster besar di Kementerian BUMN, yaitu National Defence and Hitech
Industry (NDHI) dan National Shipbuilding and Heavy Industry (NSHI), 13
BUMN ini sepakat merancang dan merampungkan kegiatan akbar ini secara
bersama-sama di BUMNIS Paviliun.
Cluster (NDHI) terdiri dari PT Pindad (Persero), PT Dirgantara
Indonesia/DI (Persero), PT DAHANA (Persero), PT Industri Telekomunikasi
Indonesia/INTI (Persero), PT Len Industri (Persero) dan PT Industri
Nuklir Indonesia/Inuki (Persero).
Sementara, cluster NSHI terdiri dari PT PAL Indonesia (Persero), PT
Dok & Perkapalan Kodja Bahari/DKB (Persero), PT Dok Perkapalan
Surabaya/DPS (Persero), PT Industri Kapal Indonesia/IKI (Persero), PT
Krakatau Steel/KS (Persero) Tbk., PT Barata Indonesia (Persero), dan PT
Boma Bisma Indra/BBI (Persero).
Seluruh BUMN Industri Strategis dari kedua cluster yang bergabung di
BUMNIS Paviliun ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian BUMN.
Terbukti dari keterlibatan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri
Strategis dan Media Kementerian BUMN RI, F. Harry Sampurno yang terus
mengawal persiapan ke-13 BUMNIS dalam ajang pamer Indodefence 2016 ini.
"Saatnya produk pertahanan nasional bicara di level internasional.
Ajang ini sangat baik, apalagi kita sebagai tuan rumah," ungkap F Harry
Sampurno dalam keterangannya, Selasa (1/10/2016).
Menurutnya, kualitas produk pertahanan dalam negeri tidak kalah
dengan produk asing. Tidak mengherankan apabila dalam perhelatan inipun,
beberapa BUMN Industri Strategis melakukan penandatanganan nota
kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan partner luar
negeri, termasuk menyepakati sejumlah transaksi produk.
Produk
Produk yang dipamerkan
Bagian darat diwakili oleh PT Pindad yang menampilkan produk-produk
senjata, munisi dan kendaraan tempur, seperti Tank boat, Taktis Sanca,
Komodo 4 x 4, Panser Badak, Panser Anoa Amphibi, Senapan SS2 V7, SS2 V4,
SM2, Pistol G2 Premium, P3 serta munisi.
Bagian udara diwakili PT Dirgantara Indonesia (Persero) yang
menampilkan produk andalannya, seperti CN235-220, NC212i, dan juga
produk terbaru karya anak bangsa N219 dan N245.
PT DI juga menampilkan pesawat terbang tanpa awak (PTTA) Wulung yang
telah memperoleh sertifikat tipe (Type Certificate) dari Indonesian
Military Airworthiness Authority (IMAA) serta produk kerjasama industri
dengan Airbus Helicopter dan Bell Helicopter Textron Inc diantaranya :
H225M (EC725 Cougar), AS332C1e, AS565MBe, H125M (AS355), dan Bell412EP.
Selain Pesawat terbang dan Helikopter PT DI juga menampilkan
produk-produk senjata hasil sinergi dengan BUMN Industri strategis
lainnya seperti: Rocket FFAR 2.75", RHan 122B, rocket motor RD-702
Mod.4, dan SUT Torpedo.
Lalu, PT DAHANA (Persero) pun menampilkan Bomb P 100 Live untuk
pesawat Sukhoi dan F16, serta Roket RHan 122 yang merupakan hasil kerja
sama dalam konsorsium roket nasional. Selain itu, perusahaan inipun juga
menghadirkan beragam produk bahan peledak, seperti bahan peledak
Dayagel Sivor yang telah diekspor.
Selanjutnya, PT INTI (Persero) pun unjuk gigi dengan memamerkan
inovasi radar navigasi pesawat ADS-B (Automatic Dependent
Surveillance-Broadcast), Radar Cuaca, serta Communication Integrator
(radio over IP) alias telepon berbasis internet protocol yang khusus
diperuntukkan industri pertahanan.
PT Len Industri (Persero) pun ikut ambil bagian dengan menampilkan
Communication System, Command & Control System, Sensor System,
Integration System and Learning Management System.
Tak mau kalah, PT Industri Nuklir Indonesia (INUKI) pun menampilkan
produk-produk terkait nuklir seperti Elemen Bakar Nuklir (bahan bakar
reaktor), produk untuk kesehatan yakni Generator-Tc 99m, I-131 Oral
Solution, I-131 Kapsul, I-131 Injeksi dan untuk industri Irridium
-192,Cobalt-60 serta sedang mengambangkan Produk Radiation Portal
Monitor.
Selanjutnya, adapula BUMN Industri Strategis dari bagian laut yang
menampilkan produk kapal perang dan kemampuan galangan. Seperti yang
ditampilkan oleh PT PAL Indonesia (Persero) diantaranya KCR 60 atau yang
lebih di kenal Kapal Cepat Rudal 60meter. PKR 105 (Perusak Kawal Rudal
105meter frigate), produk pengembangan dari KCR 60 dan SSV 123 yang
merupakan alutsista matra laut perdana yang telah diekspor ke philipina
dan merupakan produk innovasi dari kapal yang telah dibangun sebelumnya
yaitu KRI Banjarmasin (592) dan KRI Banda Aceh (593).
Ikut berpartisipasi pada matra laut, PT Industri Kapal Indonesia
(Persero) pun menampilkan Kapal Ferry 750 hingga 2000 Gt, kapal cargo
container up to 200 Teus, kapal ikan up to 300 Gt, serta Kapal Patroli
31 M.
Adapula, PT Dok Perkapalan Surabaya (Persero) yang memamerkan
keberhasilan melaksanakan program modernisasi kapal perang ketika usia
kapal perang yang dioperasikan sudah mencapai hampir batas usia ekonomis
(MLM). Proyek MLM pertama kali ini adalah: MLM I-KRI FATAHILLAH 361
yaitu Flagship kapal kombatan TNI AL dari era 80-an. Program Mid Life
Modernization KRI Fatahillah 361 adalah program MLM pertama kalinya yang
sukses diselesaikan di galangan nasional.
Lalu, PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) yang ikut ambil
bagian dengan menampilkan Kapal Fleet Tanker KRI TARAKAN 905 atau Kapal
Bantu Cair Minyak yang dilengkapi dengan peralatan RAS System.
Perusahaan ini juga memamerkan Kapal Landing Craft Unit 1200 DWT yang
dapat mengangkut tank Leopard dan Transporter.
Sementara itu dari industri berat, PT Krakatau Steel menampilkan Hot
Rolled Coil, Cold Rolled Coil, dan Wire Rod. PT KS juga turut mendukung
penyediaan baja untuk industri strategis.
Lalu, PT Barata Indonesia (Persero) menampilkan Airport Fueling
System, Rudder Horn, dan Rubber Tyred Gantry Crane. Kemudian, PT Boma
Bisma Indra yang ikut unjuk gigi melalui produknya Kondensor, Boiler
Head Exchanger.
Sebagai industri pendukung, PT Barata Indonesia dan PT Boma Bisma
Indra turut berperan dengan menyuplai komponen kapal dan produk sejenis
lainnya. Selain itu juga menyediakan logistic support bagi industri pertahanan seperti pembangunan SPBU/SPBG tanki-tanki penyimpanan bagi camp tentara.
BUMNIS Paviliun ini pun semakin menarik untuk dikunjungi karena
menampilkan Tankboat asli yang memiliki panjang 18 m yang dilengkapi
Turret 105 mm, kemudian mencoba N219 Cockpit Demonstrator dan merasakan
menjadi pilot dengan menerbangkan sekaligus mendaratkan N219.
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau pameran Indo Defence 2016 Expo and
Forum, usai meresmikannya di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu
(2/11/2016). Perhelatan pameran alat pertahanan dari dalam dan luar
negeri kali ini diikuti 174 delegasi resmi dari negara sahabat dan 6
Menteri Pertahanan.
JAKARTA, CB - Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi membuka pameran Indo Defence 2016 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).
Dalam acara peresmian tersebut, Wapres Jusuf Kalla didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna.
Prosesi peresmian ditandai dengan membunyikan sirine oleh Jusuf Kalla.
Saat menyampaikan sambutan, Menhan Ryamizard Ryacudu berharap ajang
Indo Defence bisa menjadi wadah untuk menjalin kerja sama teknologi
pertahanan antarnegara.
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pengunjung melihat replika tank Hanwa Defense System dalam pameran Indo
Defence 2016 Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu
(2/11/2016). Perhelatan pameran alat pertahanan dari dalam dan luar
negeri kali ini diikuti 174 delegasi resmi dari negara sahabat dan 6
Menteri Pertahanan.
"Saya
berharap ajang ini bisa menjadi tempat untuk menjalin kerja sama
industri pertahanan dan memperkuat poros maritim negara," ujar
Ryamizard.
Ryamizard menuturkan, pada Indo Defence kali ini ada 174 delegasi
resmi dari negara sahabat dan 6 Menteri Pertahanan yang hadir, yakni
Menteri Luar Negeri Yunani, Ceko, Pakistan, Singapura, Timor Leste, dan
Filipina.
Pameran industri pertahanan bertaraf internasional yang
diselenggarakan ketujuh kalinya ini mengangkat tema Bolstering Defence
Industri Coorperation: Achieving a Global Maritime Fulcrum and Secure
World.
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Anggota polisi mencoba simulator pesawat tempur dalam pameran Indo
Defence 2016 Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu
(2/11/2016). Perhelatan pameran alat pertahanan dari dalam dan luar
negeri kali ini diikuti 174 delegasi resmi dari negara sahabat dan 6
Menteri Pertahanan.
Indo
Defence 2016 Expo & Forum pertama kali diadakan pada 2004 sebagai
ajang promosi bagi produsen peralatan sektor pertahanan dan keamanan
internasional.
Tahun ini tercatat ada 844 peserta dari 45 negara yang akan ikut dalam pameran dua tahunan tersebut.
Seluruh peserta berasal dari 573 perusahaan asing dan 271 perusahaan dalam negeri.
Instansi pemerintah juga ikut ambil bagian, antara lain Badan Keamanan Laut (Bakamla), Badan SAR Nasional, BPPT, LIPI, LAPAN, TNI, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian.
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Helly rescue 1301 AW319 diperlihatkan dalam pameran Indo Defence 2016
Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).
Perhelatan pameran alat pertahanan dari dalam dan luar negeri kali ini
diikuti 174 delegasi resmi dari negara sahabat dan 6 Menteri Pertahanan.
Perusahaan
asing yang ikut memamerkan produknya antara lain Airbus, Arsenal,
Avibraz, Brahmos Aerospace, Beretta Defence Technologies, Boeing
Defence, Space & Security, China Aerospace, Daewoo Ship Building
& Marinne Engineering, Damen Schelde, General Dynamics, Lockheed
Martin, Norinco, Optix, Rheinmetall, Roketsan, Rosoboronexport, SAAB dan
Thales.
Sementara, industri pertahanan dalam negeri yakni PT. Pindad, PT.
Dirgantara Indonesia, PT. Len Industri, PT. Dok Perkapalan Kodja Bahari,
PT Industri Telekomunikasi Indonesia, PT. Krakatau Steel, PT. Industri
Kapal Indonesia, PT. PAL Indonesia, PT. Barata Indonesia, PT. Boma Bisma
Indra, PT. Dok dan Perkapalan Surabaya, PT Dahana, PT. Industri Nuklir
Indonesia, PT. Maju Mapan, PT. Sari Bahari, PT. Garda Persada, PT. Farin
Industri Nusantara, PT. Palindo Marine dan PT Tesco Indomaritim.
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pengunjung melihat replika jet tempur sukhoi buatan rusia dalam pameran
Indo Defence 2016 Expo and Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat,
Rabu (2/11/2016). Perhelatan pameran alat pertahanan dari dalam dan luar
negeri kali ini diikuti 174 delegasi resmi dari negara sahabat dan 6
Menteri Pertahanan.
Dalam acara itu PT. Pindad bekerja sama dengan PT. Lundin Indistry Invest akan meluncurkan tank boat.
Rheinmetall AG juga akan memamerkan medium tank jenis marder.
Beberapa produk yang akan dipamerkan antara lain mobil unit
Rehabmedik Keliling dari Kementerian Pertahanan, UAV Puna dan Sriti
miliki Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, helikopter
Dauphin dan Personel Rescue Carrier milik Basarnas, kendaraan taktis
Anoa dan Komodo dari PT. Pindad, kapal Searider untuk di sungai dari PT.
Panorama Graha Teknologi, Guardian Wheeled APC dan JAWS Wheeled APC
dari International Armored Group.
Di sela-sela rangkain acara pameran, rencananya akan dilaksanakan
penandatanganan kerja sama produksi Tank Boat dan Sancha antara PT.
Pindad dan Theon Sensor SA dari Yunani, disaksikam oleh Menteri
Pertahanan RI dan Menteri Pertahanan Yunani.
Jakarta - Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas)0 Kamar Dagang dan
Industri (Kadin) Indonesia Bidang Energi dan Migas yang diselenggarakan
di Hotel Fairmont, Jakarta, hari ini, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar
menyatakan keinginannya agar revisi UU Migas dapat memperkuat BUMN
perminyakan, yaitu PT Pertamina (Persero).
Caranya dengan
mengalihkan cadangan migas nasional yang saat ini dikuasai kepada Satuan
Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK
Migas) kepada Pertamina. Cadangan migas nasional akan dijadikan leverage alias aset yang dapat digunakan Pertamina untuk mencari pinjaman.
Direktur
Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, menyambut baik usulan Arcandra. Kalau
itu bisa terwujud, kemampuan investasi Pertamina akan jadi lebih besar,
bisa untuk pembangunan infrastruktur migas, menguasai lebih banyak blok
migas, dan eksplorasi untuk mencari cadangan-cadangan migas baru.
"Itu
justru yang kita lihat sebagai sebuah potensi agar kita bisa
mempercepat pembangunan infrastruktur, mempercepat peningkatan cadangan
untuk upstream (hulu). Dengan kita memonetisasi (cadangan migas
nasional), kita akan memiliki kemampuan investasi besar. Investasi bisa
kita lakukan untuk eksplorasi, untuk penguasaan penguasaan blok migas,"
kata Dwi usai menghadiri Rakernas Kadin di Hotel Fairmont, Jakarta,
Selasa (1/11/2016).
Dwi menambahkan, ke depan kemungkinan SKK
Migas akan menjadi unit di bawah Pertamina. Perusahaan hulu migas yang
menjadi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) akan berkontrak dengan unit
di bawah Pertamina ini.
"Cadangan migas bisa menjadi aset
Pertamina, tetapi bahwa Pertamina berkontrak (dengan KKKS) lewat unit di
bawahnya. Pertamina akan menjadi strategic holding yang di
bawahnya semacam unit-unit yang akan berkontrak. Tapi untuk kebijakan
tetap di Kementerian ESDM, sementara pelaksanaan kontrak ada unit
khusus," tutupnya.
ESDM: Kuasai Cadangan Migas RI, Pertamina Bisa Saingi Petronas
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Dalam Rapat Kerja Nasional Kamar Dagang dan Industri
(Kadin) Indonesia Bidang Energi dan Migas yang diselenggarakan di Hotel
Fairmont, Jakarta, hari ini, Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar,
menyatakan keinginannya agar revisi UU Migas dapat memperkuat BUMN
perminyakan, yaitu PT Pertamina (Persero).
Caranya dengan
mengalihkan cadangan migas nasional yang saat ini dikuasakan kepada
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi
(SKK Migas) kepada Pertamina.
Cadangan migas nasional akan dijadikan leverage alias aset yang dapat digunakan Pertamina untuk mencari pinjaman.
Dirjen
Migas Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, menyatakan beberapa negara
telah melakukan cara tersebut untuk membesarkan BUMN perminyakannya
(National Oil Company/NOC). Misalnya di Malaysia, Petronas punya modal
yang kuat dan kemampuan investasi yang besar berkat penguasaan cadangan
migas nasional.
"Beberapa negara menggunakan aset migasnya sebagai leverage untuk NOC-nya. Itu yang membuat NOC cepat besar kalau dikelola dengan baik. Contohnya Malaysia, aset migas Malaysia untuk leverage
Petronas jadi cepat sekali berkembang," kata Wirat, usai menghadiri
Rakernas Kadin Bidang Energi dan Migas di Hotel Fairmont, Jakarta,
Selasa (1/11/2016).
Kalau Indonesia melakukan hal yang sama,
bukan tidak mungkin Pertamina bisa menyaingi Petronas, asalkan modal
yang diperoleh dengan menjaminkan cadangan migas nasional dikelola
dengan baik.
Wirat menambahkan, Pertamina memerlukan banyak uang untuk menjalankan berbagai proyeknya. Contohnya untuk 4 proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) dan 2 Grass Root Refinery (GRR), Pertamina membutuhkan US$ 40 miliar.
Belum
lagi untuk investasi di hulu migas, Blok Mahakam saja membutuhkan US$ 2
miliar per tahun. Itulah sebabnya Kementerian ESDM mengupayakan agar
cadangan migas nasional bisa dikuasakan kepada Pertamina.
"Aset hulu kita kan besar sekali. Kalau bisa jadi leverage, misalkan diserahkan ke Pertamina, Pertamina bisa menggunakan sebagai leverage untuk meminjam dana bangun kilang dan sebagainya," tutupnya.
JAKARTA.
Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) baru saja menyelesaikan
kajian mereka terhadap rencana pembangunan Proyek Pengembangan Wilayah
Pesisir Ibukota (NCICD). Dalam kajian tersebut, Bappenas merekomendasikan pemerintah untuk fokus dalam membentengi wilayah Jakarta dari terjangan air laut.
Wismana
Adi Suryadibrata, Deputi Sarana dan Prasarana mengatakan, setidaknya
ada sembilan titik kritis yang dari hasil kajian direkomendasikan Bappenas untuk ditangani dengan pembangunan tanggul raksasa dulu.
Total
Panjang tanggul yang perlu dibangun di sembilan titik, yang salah
satunya terdapat di Muara Baru Jakarta, mencapai 28,6 kilometer. "Kritis
ini artinya, tinggi tanggul yang ada saat ini dengan permukaan air
sudah tinggal 0,5 meter, sehingga ketika air pasang, daratannya
tergenang," katanya, Selasa (1/11).
Wismana mengatakan,
kebutuhan dana yang diperlukan untuk pembangunan tanggul di sembilan
titik kritis tersebut sekitar Rp 10 triliun. Alokasi dana tersebut akan
dipikul pemerintah pusat dan Pemda DKI Jakarta.
Sementara itu, swasta belum direkomendasikan untuk dilibatkan. "Sembilan titik kritis ini tugasnya pemerintah," katanya.
Bambang Brodjonegoro, Kepala Bappenas
sementara itu mengatakan, fokus tersebut dibuat demi menyelamatkan
Jakarta. "Paling tidak untuk sepuluh tahun ke depan," katanya.
Bappenas sarankan bangun tanggul di 9 titik kritis
JAKARTA.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) baru saja
merampungkan kajian proyek tanggul raksasa Jakarta atau dikenal dengan
National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Hasil
rekomendasi tim kajian ini menyatakan agar pemerintah fokus untuk
membentengi wilayah Jakarta dari air laut.
Deputi Sarana dan Prasarana Bappenas Wismana Adi Suryabrata mengatakan, berdasarkan hasil kajian tim Bappenas, setidaknya ada sembilan titik kritis yang direkomendasikan untuk segera ditangani lewat pembangunan tanggul raksasa.
Total
panjang tanggul yang perlu dibangun di sembilan titik itu mencapai 28,6
kilometer (km) yang berlokasi di Jakarta Utara. Salah satunya terdapat
di Muara Baru. "Yang disebut kritis artinya batas tinggi tanggul yang
ada saat ini dengan permukaan air hanya tinggal 0,5 meter. Sehingga saat
air pasang, daratannya tergenang," ungkap Wismana, Selasa (1/11).
Menurut
Wismana, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tanggul di sembilan
titik itu sekitar Rp 10 triliun. Rencananya, biaya pembangunan tanggul
di sembilan titik kritis itu akan dipikul pemerintah pusat dan
pemerintah provinsi DKI Jakarta.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menambahkan, rekomendasi tim kajian Bappenas
terkait fokus pembangunan tanggul di sembilan titik kritis ini
bertujuan untuk menyelamatkan Jakarta. "Paling tidak untuk waktu 10
tahun ke depan," ungkapnya. Swasta tak terlibat
Sementara itu, Wismana bilang, dari kajian tim Bappenas
juga belum merekomendasikan keterlibatan swasta untuk turut serta
membangun tanggul di sembilan titik kritis itu. Sebab, "Proyek di
sembilan titik kritis ini tugas pemerintah," ungkapnya.
Bahkan,
Bambang menambahkan sebenarnya pembiayaan untuk pembangunan tanggul di
sembilan titik kritis ini sanggup dibiayai dari APBD DKI Jakarta. "DKI
Jakarta sanggup membiayai Rp 10 triliun. Itu bukan proyek satu tahun,"
imbuhnya.
Catatan saja, sebelumnya pemerintah berencana
melibatkan swasta dalam membangun proyek tanggul raksasa. Mereka adalah
perusahaan yang memiliki lahan di sepanjang Pantai Utara Jakarta,
termasuk pengembang kawasan reklamasi.
Pendanaan proyek tanggul raksasa diserahkan ke DKI
JAKARTA.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan merekomendasikan
kepada pemerintah agar pembiayaan pembangunan Tanggul Raksasa Jakarta
di sembilan wilayah kritis ditangani Pemerintah Daerah DKI Jakarta.
Bambang
Brodjonegoro, Kepala Bappenas yakin, DKI Jakarta akan mampu untuk
mendanai pembangunan tanggul tersebut. "Sanggup, kan bukan proyek
setahun," katanya di Komplek Istana Negara Selasa (1/11).
Bappenas
telah menyelesaikan kajian mereka terhadap rencana Proyek Pengembangan
Wilayah Pesisir Ibukota Jakarta. Wismana Adi Suryadibrata, Deputi Sarana
dan Prasarana Bappenas mengatakan, dari hasil kajian tersebut, Bappenas
merekomendasikan kepada pemerintah untuk terlebih dahulu fokus dalam
menangani banjir rob di sembilan daerah kritis di wilayah Jakarta Utara.
Fokus tersebut, perlu dilakukan dengan membangun tanggul di
sembilan wilayah kritis tersebut. "Total panjang tanggul kalau disambung
28,6 kilometer," katanya.
Wismana mengatakan, total dana yang diperlukan untuk pembangunan tanggul tersebut mencapai sekitar Rp 10 triliun
Rusia sukses menguji
coba senjata radio-elektronik baru mereka. Pakar militer menyebutkan
bahwa sistem baru ini akan bertugas menghancurkan perangkat yang
dimiliki pesawat dan pesawat tanpa awak, sekaligus perangkat elektronik
dalam senjata berpresisi tingi.
Sebanyak 70 persen armada
senjata radio-elektronik akan dilengkapi dengan berbagai model baru
sistem persenjataan pada 2020.
Sumber: Pavel Lisitsyn/RIA Novosti
Rusia telah menguji senjata
radio-elektronik yang tak ada tandingannya di dunia, demikian dilaporkan
media Rusia mengutip perwakilan perusahaan Rostec, produsen
produk-produk industri milik negara.
Saat ini, model-model
senjata baru diklasifikasikan sebagai ‘sangat rahasia’ dan hanya komando
tertinggi Rusia yang sudah melihat mereka dalam pameran tertutup pada
Forum Army 2016 dan Forum eknis-Militer Internasional Army High-Tech
2016.
Perusahaan Rostec hanya membocorkan sebagian potensi
yang dimiliki senjata model baru mereka. Humas Rostec Leonid Khozin
menyatakan bahwa senjata baru ini terdiri dari perangkat elektronik yang
bekerja dengan prinsip panjang gelombang.
“Ia
bisa melumpuhkan perangkat elektronik dan lainnya pada pesawat, pesawat
tanpa awak, serta senjata berpresisi tinggi milik musuh. Ini adalah
senjata darat. Di saat yang sama, ia dapat melakukan serangan darat,
laut, dan udara,” terang Khozin.
Ia menyebutkan bahwa
perangkat ini mampu ‘menyerang’ target yang berada beberapa kilometer
jauhnya. Namun, ia menolak untuk berkomentar lebih lanjut mengenai
rahasia negara tersebut.
Siapa yang Akan Menggunakan Senjata Radio-Elektronik?
Menurut pengamat militer dari Gazeta.ru
Mikhail Khodarenko, sistem semacam ini digunakan oleh pasukan senjata
radio-elektronik. Kemampuan untuk ‘mematikan misil’ dari jarak jauh
sebelum peluncurannya merupakan salah satu faktor penentu kemenangan
dalam perang senjata modern.
“Perangkat tempur elektronik
dapat memenangkan pertempuran bahkan sebelum perang dimulai secara
‘resmi’. Mereka dapat menyalakan sistem yang secara elektronik
memojokkan sistem komunikasi, radar, pemanduan, serta penargetan musuh,
dan tak akan ada satu unit tempur pun yang bisa bergerak dari tempat ia
berada. Unit itu tak akan bisa bereaksi terhadap tembakan dan akan
dihancurkan pada menit-menit pertama pertempuran,” terang sang pakar.
Di
ranah militer, baik di Rusia maupun negara lain, kekuatan semacam ini
biasanya tak dibicarakan di publik. Dalam militer, pasukan ini masuk
dalam subunit komunikasi.
Alasannya, mereka perlu melakukan fungsinya secara tersembunyi dari mata musuh.
Pengalaman di Suriah
Sistem
senjata radio-elektronik tak hanya digunakan sebagai perangkat
‘penyerang’, tapi juga berfungsi untuk menyembunyikan pasukan dari misil
dan pesawat musuh dalam pertempuran.
Sebagai contoh,
helikopter tempur Ka-52, yang pertama kali ‘dibaptis’ di langit Suriah,
dilengkapi oleh sistem perlindungan individu Vitebsk dan President.
“Mereka
menciptakan gangguan bagi misil dengan hulu ledak optikal dan
inframerah bergerak, menciptakan ‘jebakan’ elektronik khusus di area
gangguan. Mereka juga menginformasikan pilot yang mendekati misil musuh.
Tergantung pada tipe hulu ledak, mereka bisa mematikannya dari lintasan
hulu ledak tersebut saat ia terbang menuju target,” terang Pemimpin
Redaksi Majalah Arsenal Otechestva (Gudang Senjata Tanah Air) Victor Murakhovsky.
Potensi
sistem senjata radio-elektronik yang terpasang di helikopter dapat
digambarkan seperti sistem radar serupa yang digunakan untuk melindungi
perangkat dari misil pendeteksi panas.
Pernah ada insiden di pinggiran Aleppo yang terekam oleh pasukan Asala wa-al-Tanmiya
— salah satu kelompok “oposisi moderat” yang didukung AS. Pasukan
antipemerintah tersebut meletuskan tembakan dari sistem misil
antipesawat Igla-1 pada helikopter angkut militer Suriah Mi-17.
Terlihat jelas bagaimana sistem elektronik mereka bereaksi.
Selain
itu, menurut Murakhovsky, sistem senjata radio-elektronik Krasukha-4
ditempatkan di sekitar markas Hmeimim untuk melumpuhkan penyadapan dan
senjata musuh yang mengarah pada sistem. Krasukha-4 “menjangkau” semua
sistem pelacak musuh sejauh 250 kilometer.
“Di Rusia, sistem
senjata radio-elektronik selalu dikembangkan dengan giat. Masalah utama
terletak pada ‘elemen dasar’. Sebagaimana yang diketahui, Rusia tak bisa
memproduksi model teknologi tinggi terbaik karena peraturan
internasional. Namun, terkait sistem senjata radio-elektronik (frekuensi
supertinggi, gallium arsenide, dan komponen energi), Rusia melakukannya dengan sangat baik,” kata Murakhovsky menyimpulkan.
Para
pakar yakin bahwa sebanyak 70 persen armada senjata radio-elektronik
akan dilengkapi dengan berbagai model baru sistem persenjataan pada
2020.
JAS-39 Gripen milik AU Swedia. Sumber gambar: wikipedia
Sebagai salah satu perusahaan pertahanan yang sedang berkompetisi
mendapatkan porsi anggaran belanja pertahanan Indonesia, sudah pasti
Saab bakal mengeluarkan jurus-jurus andalannya di pagelaran Indo Defence
Expo & Forum 2016 tanggal 2-5 November mendatang.
Apa yang akan Saab promosikan dalam perhelatan akbar ini? Gripen, pesawat tempur multiperan paling canggih di dunia.
Swiss Pilots flies Gripen E/F Test Aircraft in Sweden. Sumber gambar: Saab AB
Teruji, terbukti, dalam masa produksi dan selalu siap tersedia, Gripen
disebut-sebut menjadi salah satu pesawat tempur yang sesuai dengan
kebutuhan Indonesia untuk memenuhi kekuatan udara abad ke-21. Simulator
kokpit Gripen buatan Saab akan hadir di stand Saab selama pameran.
Pengunjung Indo Defence bisa menjajal secara langsung simulator kokpit Gripen. GlobalEye, sistem pengawasan multiperan buatan Saab yang revolusioner.
Sumber gambar: Saab
Dengan radar Erieye ER yang paling baru, kapabilitas misi ganda yang
canggih dari C4I, GlobalEye menggabungkan peran sistem peringatan dan
kendali udara, patroli maritim dan pengawasan darat semuanya dalam satu
platform. GlobalEye dapat memberikan keamanan dan kewaspadaan penuh
untuk Indonesia. Sistem pertahanan udara berbasis darat (GBAD, Ground Based Air Defence).
Sumber gambar: Saab
Saab mempunyai kapabilitas untuk memberikan solusi GBAD yang lengkap
dan mutakhir ke Indonesia. Di Indo Defence 2016 saksikan kombinasi yang
unik antara sistem misil RBS 70 NG dan radar Giraffe 1X AESA. Sistem pertempuran laut.
Sumber gambar: Saab
Saab dapat memberikan kapabilitas peperangan laut yang melingkupi
semua lini, dari misil sampai sensor, semua terintegrasikan dengan
sistem manajemen pertempuran (Combat management systems) untuk
segala jenis kelas kapal. Saab siap untuk menyediakan beragam solusi
sistem manajemen pertempuran untuk program maritim Indonesia di masa
depan.
Pameran senjata dan peralatan militer internasional Indo
Defence 2016 dalam hitungan jam akan segera dibuka. Lebih dari 20
produsen senjata asal Rusia akan ikut meramaikan pameran strategis Indo
Defence 2016 ini. Kapal perang Rusia pun telah bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, hari ini (Senin, 31/10/2016) untuk turut ramaikan pameran tersebut.
Kedatangan kapal perang anti kapal selam Laksamana Tributs-564 milik Angkatan Laut Rusia berjenis Destroyer yang dipimpin oleh Lieutenant Commander
Artem Kolpashchikov ini disambut langsung oleh Komandan Pangkalan Utama
TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) I Ketut
Suardana. Pengalungan bunga dan persembahan tarian tradisional turut
meramaikan acara penyambutan tersebut.
Turut mendampingi Danlantamal III pada acara penyambutan kapal Armada
Pasifik AL Rusia tersebut antara lain Asops Danlantamal III Kolonel
Laut (P) Teddie Bernard Hernawan, Asrena Danlantamal III Kolonel Laut
(S) Hery Setyo Nugroho, Dansatkamla Lantamal III Letkol Laut (P) Agus
Lukman, Kadissyahal Lantamal III Jakarta Letkol Laut (P) Arief
Sebastian, serta pejabat dari Atase pertahanan dan Kedutaan Besar Rusia
di Jakarta.
Wakil Komandan Flotilla dari Armada Pasifik Laksamana Eduard
Mikhailov mengatakan, Laksamana Tributs datang ke Jakarta demi memenuhi
undangan menteri pertahanan Indonesia untuk menghadiri pameran senjata
dan peralatan militer Internasional Indo Defence 2016. Pameran strategis
ini akan berlangsung mulai Rabu (2/11/2016) hingga empat hari ke depan
di JIExpo Kemayoran Jakarta.
Laksamana Tributs memiliki panjang 163 meter, lebar 19,02 meter, dan
bobot 6.955 ton. Dengan kecepatan 30 knot, kapal ini mampu menjelajah
sejauh 2.600 kilometer. Sementara, dengan kecepatan 18 knot, jarak
jelajah kepal bisa mencapai 7.700 kilometer. Kapal yang dilengkapi
berbagai senjata dan perangkat sensor ini akan berlabuh di Jakarta
hingga Sabtu (5/11).
Selain bertandang untuk menghadiri Indo Defence 2016, rencananya
Laksamana Tributs-564 akan berada di Jakarta dengan agenda kegiatan
antara lain Courtesy Call (CC) ke Pangarmabar, Danlantamal III
dan Walikota Jakarta Utara. Selain itu, kapal perang ini akan menerima
kunjungan murid sekolah Rusia, olahraga bersama ABK Kapal di Mako
Lantamal III, open ship untuk siswa dan umum, menerima
kunjungan KSAL Laksamana TNI Ade Supandi dan diakhiri dengan latihan
PASSEX/COMMEX antara TNI AL dan AL Rusia di perairan Teluk Jakarta.
Putra
Mahkota Kerajaan Thailand, Pangeran Maha Vajiralongkorn, akan
dikukuhkan sebagai raja baru Thailand pada 1 Desember 2016. Foto/REUTERS
BANGKOK
- Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn akan dikukuhkan sebagai raja baru
Thailand pada tanggal 1 Desember 2016. Hal itu diungkap sumber senior di
kerajaan Thailand kepada BBC, Rabu (2/11/2016).
Pangeran
Vajiralongkorn akan menggantikan mendiang ayahnya, Raja Bhumibol
Adulyadej yang meninggal pada tanggal 13 Oktober 2016 di usia 88 tahun.
Pemerintah
Thailand secara resmi telah mengumumkan masa berkabung selama setahun.
Raja Bhumibol yang sudah berkuasa selama 70 tahun merupakan sosok yang
sangat dihormati rakyat Thailand.
Dia dianggap sebagai sosok
yang menstabilkan negara, mempromosikan pembangunan ekonomi dan harmoni
sosial di negara yang dilanda siklus kekacauan politik dan beberapa
kudeta.
Putra Mahkota Vajiralongkorn tidak sepopuler ayahnya. Dia
justru dikenal karena kontroversi yang dia buat, termasuk menikah tiga
kali dan semuanya gagal.
Perdana Menteri (PM) Thailand, Prayuth
Chan-ocha, mengatakan bahwa pembatasan acara hiburan dan televisi sejak
kematian Raja Bhumibol akan dicabut pada 14 November 2016.
“Dalam
hal hiburan—sinetron dan film—mereka bisa menikmati lagi nanti. Kami
hanya meminta kerjasama, beberapa program perlu untuk menurunkan nada
mereka,” katanya.
PM Thailand juga memperingatkan orang-orang
untuk tetap menjaga kesopanan sepanjang masa berkabung dan menahan diri
dari mengenakan pakaian yang tidak pantas.
Menteri
Pertahanan Inggris, Michael Fallon, mengatakan militernya siap perang
melawan Rusia dalam dua tahun ke depan. Foto/Daily Mirror
LONDON
- Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, mengklaim Inggris akan
siap berperang melawan Rusia dalam waktu dua tahun. Menurutnya, NATO
harus bangun setelah potensi agresi dari Kremlin terus meningkat.
Komentar
Fallon ini muncul 10 hari setelah armada kapal induk Rusia Admiral
Kuznetsov, berlayar melalui Selat Dover menuju Laut Mediterania.
Inggris
menduga armada kapal induk Rusia itu untuk meluncurkan serangan bom
terbaru di Suriah untuk mendukung sekutunya, Presiden Suriah Bashar
al-Assad. Namun Presiden Rusia Vladimir Putin menyangkal dugaan itu.
Menurut
Fallon ancaman Rusia semakin nyata ketika pesawat pengebom Moskow
“berdengung” di dekat pertahanan udara Inggirs. Selain itu, kapal-kapal
selam Rusia yang bergerak ke Suriah juga melewati lepas pantai Inggris
secara tersembunyi.
”Kami telah melihat agresi Rusia jauh lebih
besar pada tahun ini, dan tahun-tahun sebelumnya, dalam hal jarak
penerbangan, dalam hal aktivitas kapal selam, dan kelompok tugas
operator yang berlayar melalui perairan kami dan peran Rusia di Suriah
dan di tempat lain,” ujar Fallon kepada Komite Pertahanan parlemen
Inggris, seperti dikutip Mirror, Selasa (1/11/2016).
Ketika
ditanya apakah Angkatan Darat Inggris akan memiliki kemampuan untuk
perang dengan Rusia pada tahun 2018, atau 2019, Fallon menjawab; ”Ya,
kami akan siap untuk meningkatkan tempo dalam situasi seperti itu, yang
tidak bisa saya ramalkan."
”Dan, tentu saja, kami tidak akan
melakukan hal ini (atas nama) sendiri. Kami akan melakukan hal ini
sebagai anggota aktif dari NATO, dan mungkin dalam beberapa jenis
skenario NATO,” ujarnya.
Kepala MI5 Inggris, Andrew Parker, menyebut Rusia sebagai ancaman utama bagi Inggris. Foto/MI5
MOSKOW
- Kremlin kesal dengan komentar Kepala MI5, Andrew Parker, yang
menyebut Rusia sebagai ancaman utama Inggris. Bos mata-mata Inggris itu
menuding kebijakan luar negeri Rusia semakin agresif mulai dari spionase
hingga serangan cyber.
”Kata-kata tidak sesuai dengan
kenyataan,” kesal juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada Guardian
hari Selasa. “Sampai ada yang menghasilkan bukti, kami akan
mempertimbangkan laporan tersebut tidak berdasar dan tidak beralasan,”
lanjut Peskov, yang dikutip Rabu (2/11/2016).
Parker sebelumnya
mengatakan bahwa, meskipun ada kekhawatiran yang luas akan bahaya
kelompok, namun Rusia menjadi ancaman utama bagi Inggris.
”Ini
(Rusia) yang menggunakan seluruh rangkaian organ negara dan kekuatan
untuk mendorong kebijakan luar negeri di luar negeri dengan cara semakin
agresif, yang melibatkan propaganda, spionase, subversi dan serangan cyber,” kata Parker.
”Rusia
sedang bekerja di seluruh Eropa dan di Inggris saat ini. Ini adalah
tugas MI5 untuk mendapatkannya di jalan itu,” ujarnya.
“Rusia
tampaknya semakin mendefinisikan diri sebagai oposisi terhadap Barat.
Anda dapat melihat bahwa di lapangan, ada kegiatan Rusia di Ukraina dan
Suriah. Tapi ada aktivitas dengan volume tinggi terlihat dengan ancaman
(serangan) cyber ,” papar Parker.
”Rusia telah menjadi
ancaman terselubung selama beberapa dekade. Apa yang berbeda hari ini
adalah bahwa ada lebih dan lebih dari metode yang tersedia,” imbuh
Parker.
Kapal
induk Rusia, Admiral Kuznetsov dan rombongannya dilaporkan sudah
mencapai Laut Mediterania pada Selasa (1/11/2016). Foto/REUTERS
MOSKOW
- Armada tempur Rusia yang dipimpin kapal induk Admiral Kuznetsov telah
mencapai Laut Mediterania setelah dalam perjalananannya memicu
kegemparan di negara-negara Barat. Demikian disampaikan Menteri
Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu.
Shoigu mengatakan bahwa Moskow
telah terkejut oleh sikap negara-negara yang menolak masuk kapal perang
dari armada itu ke pelabuhan mereka. Dia mempertanyakan keputusan
negara-negara Barat siapa lawan mereka sebenarnya, apakah teroris atau
Rusia.
”Pergerakan kapal kami telah menyebabkan kegemparan di antara mitra Barat kami,” kata Shoigu, yang dikutip Russia Today, semalam (1/11/2016).
”Tapi
yang paling mengejutkan adalah posisi negara tertentu yang di bawah
tekanan Amerika Serikat dan NATO, yang secara terbuka telah menolak
masuk kapal perang (Rusia) ke pelabuhan mereka,” ujarnya.
”Itu
tidak mempengaruhi jadwal gerakan mereka (armada kapal induk) di
sepanjang rute yang dipilih, karena mereka telah disediakan dengan semua
sumber daya yang diperlukan,” imbuh Shoigu.
Menteri Pertahanan
Rusia itu mencatat bahwa keputusan beberapa negara Barat yang menolak
kapal Rusia masuk ke pelabuhan mereka. ”Barat telah menunjukkan
bagaimana pada kenyataannya,” ujar Shoigu.
”Ini adalah waktu
untuk rekan-rekan Barat kami untuk memutuskan siapa yang mereka perangi
sebenarnya, teroris atau Rusia. Sebagaimana salah satu penyair pernah
berkata, 'seseorang tidak dapat duduk di satu (lokasi) dan tempat yang
sama pada kereta api yang berbeda',” sambung Shoigu.
Sekretaris
Jenderal NATO Jens Stoltenberg sempat mengkritik pengerahan armada kapal
induk Rusia ke Laut Mediterania yang dia sebut akan digunakan untuk
misi tempur di Suriah. ”Kami prihatin dan saya telah menyatakan bahwa
sangat jelas tentang penggunaan potensi kelompok pertempuran ini untuk
meningkatkan kemampuan Rusia dan menjadi platform untuk serangan udara terhadap Suriah,” katanya.
Rusia
mengkritik balik NATO dengan menyebut komentar Stoltenberg tidak
membangun. Rusia menegaskan armada kapal induk Admiral Kuznetsov tidak
mengambil peran untuk misi tempur di Suriah, tapi hanya patroli rutin di
Laut Mediterania.
TNI AU dan marinir AS menggelar latihan bersama di Manado. Foto/Istimewa
JAKARTA
- TNI Angkatan Udara (AU) Indonesia dan korps marinir Amerika Serikat
(AS) telah memulai latihan gabungan di Manado. Latihan gabungan yang
diberi tajuk Cope West tersebut rencananya akan dilakukan selama 10
hari. Latihan bersama antara TNI AU Indonesia dengan AS ini menandai
pertama kalinya dalam 19 tahun AU AS dan AU Indonesia mengadakan
hubungan bilateral lewat latihan tempur.
Cope West adalah
latihan perang yang disponsori oleh Pasific Air Force dan akan melakukan
latihan tempur taktis yang melibatkan TNI AU Indonesia dan AU AS.
Latihan ini dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas antara AS dan
Indonesia, memungkinkan pertukaran teknik yang berkaitan dengan operasi
udara gabungan khusus untuk AS dan pesawat Indonesia.
Latihan
ini juga mempromosikan kerjasama dan kesatuan tujuan. Enam korps F-18
Marinir AS dan enam F-16 TNI AU akan berpartisipasi dalam latihan
bersama ini. "Kerjasama pertahanan AS-Indonesia tidak pernah kuat atau
lebih komprehensif daripada sekarang ini, dan kami bangga menjadi mitra
pertahanan atas Indonesia dalam latihan bersama dan keterlibatan
lainnya," kata KUAI AS Brian McFeeters.
"AS adalah temah yang
kuat dan mitra yang antusias dengan Indonesia di berbagai bidang,
termasuk dalam memperkuat penerbangan dan pertahanan Indonesia. Kami
berharap untuk melanjutkan hubungan yang kuat dan berkembang," katanya
menyoroti kemitraan strategis antara AS dan Indonesia, dalam rilis yang
diterima Sindonews, Selasa (1/11/2016).
Sementara itu mewakili
militer AS, Letkol Marinir Stephen McClune menekankan pentingnya latihan
bersama. "Indonesia adalah mitra regional yang kuat dan kami
menggunakan latihan ini untuk tidak hanya meningkatkan keterampilan
teknis tetapi juga untuk memperkuat persahabatan, saling pengertian, dan
saling menghormati antara kedua angkatan bersenjata," katanya.
Dia
menambahkan bahwa militer AS dan Indonesia lebih lanjut diuntungkan
dengan penggunaan pesawat sejenis. "Kesamaan ini lebih mudah
memungkinkan kita bekerjasama untuk mengatasi masalah-masalah regional,"
katanya.
Pesawat Tempur TNI AU dan Marinir AS Unjuk Kebolehan
Ilustrasi pesawat tempur. Foto/SINDOphoto
MANADO
- Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kota Manado mendapat kunjungan
sejumlah pesawat tempur bersama pasukan marinir dari negara sahabat
Amerika Serikat (US Marine).
Kedatangan US Marine ke Sulut dalam
rangka melaksanakan latihan gabungan bersama dengan Tentara Nasional
Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU).
Kegiatan latihan bersama
yang dijadwalkan berlangsung 10 hari ini, dibuka oleh Danlanud Sultan
Hasanudin Makassar Marsma TNI Nanang Santoso, didampingi Plt AS Mr Brian
McFeefers (PLH Kedubes AS), di Lapangan Avron Bandara Sam Ratulangi,
Manado, kemarin.
Hadir dalam kegiatan pembukaan latihan
diantaranya Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kapolda Sulut Irjen Pol
Wilmar Marpaung, Kajati Sulut T M Syahrizal, Kabinda Sulut Laksma
Hendrawan, Pangkoops AU II Marsda Umar Sugeng Hariono, Wadan lantamal
Kolonel Edi Setiawan, Danlanudsri Kolonel Pnb Djoko Tjahjono, Kasrem dan
sejumlah perwira lainnya.
Dalam amanatnya, Irup Marsma TNI
Nanang Santoso mengatakan latihan gabungan ini merupakan kerja sama TNI
dengan Militer AS, guna meningkatkan daya jelajah tempur suatu pesawat
dan latihan operasi udara secara bersama, serta cara-cara dasar manuver
berbagai pesawat tempur.
“Para personel Korps Marinir Amerika
Serikan dan TNI AU ikut berpartisipasi dalam upaca pembukaan yang
menandai awal pelaksanaan Cope West, latihan bersama (Latma) 10 hari.
Cope West ini juuga menandai pertama kalinya dalam kurun waktu 19 tahun
terakhir Angkata Udara AS (USAF) dan TNI AU mengadakan latihan bilateral
dengan menggunakan pesawat tempur,” kata Santoso.
Lanjutnya
bahwa Latma Cope West ini didukung oleh Pacific Air Forces dan Angkatan
Udara kedua Negara, akan terlibat dalam latihan taktis. Latihan ini juga
untuk meningkatkan interoperabilitas antara angkatan udara AS dan TNI
AU.
“Latihan ini untuk meningkatkan pertukaran infomasi teknis
terkait operasi udara gabungan khusus untuk pesawat militer AS dan
Indonesia, serta mendorong kerja sama dan kesamaan tujuan. Enam pesawat
jet tempur F-18 milik Korps Marinir AS dan enam pesawat jet tempur F-16
TNI AU akan berpartisipasi dalam latihan ini,” jelasnya.
Sementara
Plt AS Mr Brian McFeefers mengatakan, AS dan Indonesia adalah kawan
dekat dan mitra. "Antusias untuk Indonesia diberbagai bidang termasuk
dalam memperkuat bidang penerbangan dan pertahanan di Indonesia,"
ucapnya.
"Kerja sama pertahanan AS-Indonesia tidak pernah lebih
kuat atau lebih komprehensif daripada sekarang ini. Dan kami bangga
menjadi mitra utama Indonesia dalam latihan bersama dan kerjasama
lainnya dalam bidang pertahanan,” imbuhnya.
Mewakili angkatan bersenjata AS Letnan colonel Marinir Stephen McClune menekankan pentingnya menggelar latihan bersama.
“Indonesia
adalah mitra regional yagn kuat dan kami menggunakan kesempatan latihan
ini untuk meningkatkan keterampilan teknis dan juga untuk mempererat
persahabatan, saling pegertian dan saling menghormati antar kedua
angkatan bersenjata,” jelasnya.
Sebuah
jet tempur Su-35 saat manuver di International Army Games 2016, di
Dubrovichi, Ryazan, Rusia. Indonesia masih tawar-menawar dengan Rusia
soal pembelian 9 atau 10 jet tempur Su-35. Foto/REUTERS/Mazim Shemetov
JAKARTA
- Indonesia masih dalam proses tawar-menawar dengan Rusia terkait
pembelian sembilan atau sepuluh pesawat jet tempur Sukhoi Su-35 dari
Rusia. Sementara itu, perusahaan senjata Barat terus mencari celah untuk
memikat Indonesia agar beralih memilih produk alutsista mereka.
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan Indonesia kepada Reuters,
menolak membocorkan apakah Indonesia dan Rusia sudah resmi mencapai
kesepakatan soal pembelian sembilan atau sepuluh pesawat jet tempur
Su-35 Rusia.
”Kami masih melakukan negosiasi,” kata Leonardi,
kepala fasilitas pertahanan di Kementerian Pertahanan Indonesia, melalui
telepon, yang dikutip Selasa (1/11/2016) malam. ”Kami masih
tawar-menawar, 'berapa banyak yang mereka ingin jual?’,” kata pejabat
yang hanya bersedia diidentifikasi dengan nama singkat itu.
Menteri
Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu pada Mei lalu mengatakan bahwa
Indonesia akan membeli delapan pesawat jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia
pada tahun ini. Tapi, rencana pembelian itu belum terwujud.
Dua
pejabat Kementerian Pertahanan Indonesia yang terlibat negosiasi
tersebut mengungkap bahwa beberapa perusahaan alutsista Barat yang jadi
saingan perusahaan alutsista Rusia masih mencoba untuk merebut
kesepakatan pemasokan jet tempur. Kedua pejabat ini menolak disebut
namanya karena isu ini sensitif.
Para pejabat Kementerian
Pertahanan tersebut berbicara menjelang acara Indo Defence 2016 di
Jakarta yang digelar mulai hari ini, Rabu (2/11/2016) hingga Sabtu
(5/11/2016). Ratusan perusahaan alutsista akan memamerkan produk
unggulan mereka dalam pameran ini. Di antaranya, Lockheed Martin dari
Amerika Serikat (AS), Saab dari Swedia hingga PT Pindad dari Indonesia.
Menurut data resmi, belanja pertahanan Indonesia telah meningkat 77 persen selama empat tahun terakhir menjadi Rp108,7 triliun.
Menurut
Leonardi, Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Lockheed Martin
untuk pembelian 24 unit jet tempur F-16 AS, di mana 14 unit telah
dikirim dan 10 unit lainnya diharapkan dikirim pada awal 2018. Dia
menolak membocorkan nilai kontrak ini.
Sementara itu, riset IHS
memprediksi bahwa Indonesia akan menghabiskan lebih dari USD20 miliar
untuk pengadaan alat pertahanan pada 2016 hingga 2025. Jumlah itu
mencatatkan anggaran pertahanan Indonesia masuk lima besar dunia yang
tumbuh secara cepat.
Penampakan piring terbang diduga UFO di Malaysia (Malaysia Sun)
CB, London -
Ketika suasana terasa genting, kecemasan manusia mengundang berbagai
dugaan, salah satunya soal Perang Dunia III. Apalagi dengan peningkatan
ketegangan antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) belakangan ini.
Walaupun begitu, masalah bersama mungkin dapat memaksa pihak-pihak yang bersitegang untuk duduk bersama.
Menurut suatu teori konspirasi teranyar,
presiden Barak Obama dari AS dan presiden Vladimir Putin dari Rusia
kemungkinan besar terlibat dalam konspirasi global untuk melindungi Bumi
dari invasi alien pada September 2017.
Dikutip dari International Business Times pada Senin (31/10/2016), bocoran 'laporan' dokumen sangat rahasia Kremlin telah beredar di dunia maya.
Dalam 'laporan' itu disebutkan bahwa Putin telah beberapa kali
berjumpa dengan Wakil Presiden Joe Biden untuk membahas cara menciptakan
sistem pertahanan rudal seluruh dunia untuk menghentikan invasi UFO.
Satelit-satelit NASA disebut-sebut telah menemukan armada invasi UFO
hingga 'berukuran lebar beberapa kilometer' sedang dalam perjalanan
menuju bumi dan akan tiba pada September 2017, demikian dilaporkan pada
Minggu lalu oleh tabloid Daily Star di Inggris.
Sementara itu, Inquisitr, suatu penghimpun (aggregator)
situs-situs berita, pada Jumat lalu menuliskan, "Ada sebagian orang
yang percaya bahwa alien adalah spesies luar angkasa yang doyan perang
dan bahwa manusia menghadapi ancaman kebinasaan karena invasi militer
dan pembasmian ras kita."
"Sebagian lagi yakin bahwa alien adalah spesies yang ramah untuk menyelamatkan Bumi dari Perang Dunia III antara AS dan Rusia."
Nostradamus (Wiki)
Teori konspirasi sudah bertaburan dalam ruang-ruang obrolan internet
sejak setidaknya Januari 2014. Pihak-pihak yang percaya yakin bahwa
invasi itu sudah diramalkan oleh Nostradamus dan kitab Wahyu dalam
Alkitab.
Namun demikian, tidak ada saluran berita lain yang mengulas cerita
itu dan tidak ada bukti bahwa Gedung Putih, Pentagon, NASA, atau badan
pemerintah AS sedang bersiap menghadapi invasi yang digembar-gemborkan
itu.
Tapi hal itu tidak menghentikan sejumlah warga AS untuk menelan kisah seperti itu. Menurut beberapa polling, sebagian besar warga AS percaya adanya kehidupan alien.
Jajak pendapat yang dilakukan oleh perusahaan riset pemasaran YouGov mengungkapkan
pada tahun lalu bahwa 56 persen warga Jerman mempercayai hal tersebut,
demikian pula dengan 54 persen warga AS dan 52 persen warga Inggris.
Hanya seperlima warga Amerika dan Inggris yang mengatakan mereka tidak yakin adanya kehidupan berkecerdasan di luar Bumi.
Survei pada 2012 oleh National Geographic mengungkapkan bahwa lebih banyak warga AS yang yakin alien bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita.
Dalam pol itu, sekitar 77 persen warga AS mengatakan bahwa, pada suatu masa, alien sudah pernah mengunjungi Bumi.
Psikologi UFO
Susan Krauss Whitbourne, seorang profesor psikologi dan ilmu otak di
University of Massachussetts, Amherst, mengatakan bahwa jejaring sosial
dan situs web khusus UFO telah membantu menyuburkan teori konspirasi
tentang invasi dan temuan UFO.
Kata Whitbourne kepada IBTimes UK, "Orang sekarang juga
memiliki lebih banyak saluran berita. Kamu bisa mencari orang yang
mendengarkanmu dan mereka juga bisa meraih informasi yang sekedar
menguatkan hal-hal yang sudah ada padamu."
"Menurut saya, orang yang bersikap skeptis akan selalu bersikap
skeptis atau sebaliknya. Sekali saja orang memiliki sistem kepercayaan,
ia mencocokkan fakta-fakta ke dalam sistem kepercayaan itu, sehingga
saya tidak yakin ada orang yang melihat hal demikian secara rasional."
Cukup banyak para ilmuwan NASA dan para peneliti lain di antara
orang-orang yang mempercayai hal tersebut. Para ilmuwan memberitahukan
Kongres pada 2014 bahwa komponen-komponen yang diperlukan untuk
kehidupan "mungkin bertebaran" dalam galaksi Bima Sakti. Ahli
astrofisika populer Neil deGrasse Tyson pun percaya adanya alien.
Bahkan, baru-baru ini para peneliti di University of California
Berkeley mengatakan mereka menggunakan salah satu teleskop terbesar
sedunia untuk menjelajahi kemungkinan adanya kehidupan di suatu bintang
berjarak sekitar 1.500 tahun cahaya dari Bumi.