Selasa, 25 Oktober 2016

Presiden Korea Selatan ajukan perubahan konstitusi

 
Presiden Korea Selatan ajukan perubahan konstitusi
Presiden Korea Selata, Park Geun-Hye (tengah), tengah memberi hormat saat mengikuti upacara Hari Angkatan Bersenjata ke 67 di Gyeryongdae, alun-alun kota Gyenyong, Korea Selatan, Kamis (1/10). (REUTERS/Kim Hee-Chul/Pool)
 
 
Seoul (CB) - Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, Senin, mengajukan perubahan konstitusi negaranya untuk mengizinkan presiden menjabat beberapa kali atau membentuk sistem parlementer, dengan mengatakan bahwa masa kepresidenan satu kali telah selesai.

Jabatan kepresidenan terbatas selama satu masa kerja lima tahun dalam amandemen konstitusi 1987 lalu, yang mengakhiri kediktatoran militer, menjadi penghalang terhadap perkembangan lebih jauh negara itu, kata Park.

"Dengan masa kepresidenan satu kali, sulit mempertahankan keberlangsungan kebijakan, melihat hasil kebijakan dan terlibat dalam kebijakan asing bersatu," kata Park dalam pidato di parlemen.

Park, wanita pertama menjadi presiden terpilih Korea Selatan, dalam tahun keempatnya sebagai presiden, yang berakhir pada Februari 2018.

Jajak pendapat pada Juni menunjukkan hasil 70 persen warga Korea Selatan merasa bahwa konstitusi saat ini sebaiknya diubah dan 40 persen menginginkan masa jabatan presiden selama dua kali masa jabatan, masing-masing empat tahun.

Presiden Park meminta parlemen untuk membentuk sebuah komite khusus dengan segera untuk memulai pembahasan terkait perubahan konstitusi.

Di Korea Selatan, presiden atau parlemen dapat mengajukan amandemen, yang harus disetujui oleh duapertiga mayoritas di satu majelis, dan kemudian diterima dalam referendum nasional.

"Saya mencapai sebuah kedimpulan bahwa kami tidak dapat lagi menunda pembicaraan terkait amandemen konstitusi, yang juga merupakan janji kampanye saya, untuk menyingkirkan batasan-batasan yang kami hadapi dalam gambaran besar perkembangan berkelanjutan Korea Selatan," kata Park.

Meskipun terjadi kesepakatan umum luas terkait keperluan mengubah konstitusi, belum jelas bagaimana perdebatan terkait perubahan, dengan kekuatan politik di Korea Selatan terbagi atas kepresidenan kuat dan parlemen penuh dengan perbedaan.

Beberapa politisi lain selain Park juga meminta masa kepresidenan selama dua kali untuk mengizinkan pemberlakuan kebijakan jangka panjang yang lebih stabil.

Presiden disebutkan ingin membentuk sistem parlementer, dengan perdana menteri memiliki lebih banyak kekuatan eksekutif daripada presiden negara itu.






Credit  ANTARA News





Perdana Menteri Inggris ajak Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara berunding

 
Perdana Menteri Inggris ajak Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara berunding
Dokumentasi Kanselir Jerman, Angela Merkel, dan Perdana Menteri Inggris, Theresa May, melakukan konferensi pers setelah perundingan di Gedung Kanselir di Berlin, Jerman, Rabu (20/7/2016). (REUTERS/Stefanie Loos)
 
 
London (CB) - Pemerintah Inggris, mengumumkan, akan mengajak perwakilan dari Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara untuk berunding dengan Menteri Brexit Inggris, David Davis, mengenai Uni Eropa (UE).

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, dalam pertemuan, Senin, mengajak tiga pimpinan wilayah otonomi terpisah itu membahas keputusan Inggris keluar UE secara resmi setidaknya dua kali sebelum akhir tahun.

"Perundingan merupakan langkah penting bagi negeri ini, dan wajib diikuti tiga pemerintahan tersebut demi membuat transisi ini berhasil," kata May sebagaimana dikutip Downing Street 10 sebelum pertemuan.

"Forum baru ini merupakan kesempatan bagi pihak tersebut untuk mengajukan usulan mengenai Brexit sehingga keputusan akhir dapat ditentukan secara demokratis oleh rakyat Inggris".

Menteri Pertama Skotlandia, Nicola Sturgeon, yang juga Ketua Partai Nasional Skotlandia, mengatakan, Skotlandia akan mengantisipasi seluruh kemungkinan, termasuk opsi kemerdekaan, khususnya setelah Inggris meninggalkan UE.

Banyak rakyat Skotlandia memilih tetap menjadi anggota blok Uni Eropa. Sturgeon mengatakan Skotlandia menginginkan sebanyak mungkin keuntungan pasar tunggal UE dan menghendaki jaminan atas hal tersebut.

Pemerintah Inggris akan berunding untuk menyetujui kesepakatan yang mengakomodir seluruh kepentingan terkait Brexit, utamanya atas nama seluruh rakyat Inggris Raya.

May yang tak mengakui label "Brexit keras" dan "Brexit halus" dalam menyelesaikan proses transisi keluar UE menegaskan keputusan final belum dibuat, dan keluarnya Inggris dari blok itu tak akan dikembalikan pada dua pilihan berbeda.





Credit  ANTARA News




Presiden Iran kecam pidato calon presiden AS


 
Presiden Iran kecam pidato calon presiden AS
Presiden Iran Hassan Rouhani (REUTERS/Stephane de Sakutin/Pool)
 
Teheran (CB) - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Ahad (23/10) mengecam calon presiden AS karena perilaku tidak senonoh dan kurangnya moral mereka dalam debat mereka, kata kantor berita Tasnim.

Kurangnya standard etika di Amerika Serikat terlihat jelas dalam debat presiden, kata Rouhani, sebagaimana diberitakan Xinhua. Ia berbicara dalam satu pertemuan di Kota Arak, Iran Tengah, pada Ahad.

"Kita telah menyaksikan cara calon (presiden AS) berbicara, menuduh dan (saling) mencemooh; dan ini adalah proses pemilihan umum serta demokrasi Amerika," kata Rouhani sebagaimana dikutip.

Pada 20 Oktober, Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei juga mengecam retorika calon presiden AS selama debat mereka.

"Kampanye pemilihan umum di Amerika dan masalah yang diangkat oleh kedua calon merupakan contoh dan bukti jelas mengenai konsekuensi kurangnya kerohanian dan kepercayaan di kalangan mereka yang berkuasa," kata Khamenei --yang dikutip kantor berita Tasnim.

Pemilihan presiden AS ditetapkan dilaksanakan pada 8 November.


Credit  ANTARA News


Presiden Iran sebut Clinton dan Trump pilihan buruk dan lebih buruk

Presiden Iran sebut Clinton dan Trump pilihan buruk dan lebih buruk
Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, dan calon presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat, Hillary Clinton, berbicara dalam debat calon presiden di Washington University di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat, Minggu (9/10/2016). (REUTERS/Jim Young)
 
Teheran (CB) – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada Minggu (23/10), ia tidak menjagokan Hillary Clinton maupun Donald Trump dalam pemilu presiden Amerika Serikat (AS) karena sama saja dengan memilih antara kandidat yang "buruk dan lebih buruk".

"Di PBB, pemimpin sebuah negara bertanya kepada saya kandidat mana yang saya jagokan. Saya menjawab: 'Saya memilih yang buruk ketimbang yang lebih buruk, atau yang lebih buruk ketimbang yang buruk?'" ujar Rouhani dalam pidato di daerah Arak, Iran tengah, seperti dilansir AFP.

Pemimpin Iran tersebut mengatakan ia muak dengan cara kedua kandidat yang saling menuduh dan menghina.

"Apa kita menginginkan demokrasi semacam ini di negara kita? Pemilu semacam ini?” ujar Rouhani.

Rouhani menyebut tidak ada moralitas di AS dan menuding negara tersebut berpura-pura menerapkan demokrasi selama 200 tahun.

Rouhani melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki hubungan dengan negara-negara Barat termasuk menandatangani kesepakatan nuklir pada tahun lalu dengan negara-negara adidaya. Kesepakatan tersebut berujung dengan pencabutan sanksi dan memberikan secercah harapan Iran akan kembali ke kancah internasional.

Dalam kampanyenya, Trump berjanji membatalkan kesepakatan nuklir dengan Teheran dan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei kemudian merespons ia akan dengan senang hati memusnahkan kesepakatan tersebut jika seperti itu kemauan presiden baru Amerika Serikat.



Credit  ANTARA News








59 orang tewas dalam serangan terhadap pusat pelatihan polisi Pakistan

 
Islamabad (CB) - Sedikitnya 59 orang tewas sementara 200 polisi disandera oleh orang yang menyerbu satu Perguruan Tinggi Pelatihan Polisi di Jalan Saryab di Quetta, Ibu Kota Provinsi Balochistan di bagian barat-daya Pakistan.

Menteri Dalam Provinsi tersebut Sarfraz Bugti mengatakan orang yang tewas meliputi empat penyerang dan dua polisi, sementara empat personel keamanan termasuk di antara orang yang cedera bersama polisi lain.

Pejabat Koordinasi Wilayah Quetta Abdul Wahid Kakar mengkonfirmasi 92 orang yang cedera dibawa dari pusat pelatihan itu ke berbagai rumah sakit di kota tersebut.

Menurut Menteri Kesehatan Provinsi Rehmat Saleh Baloch, tak kurang dari 52 polisi menderita luka tembak, 23 lagi cedera di tangan akibat ledakan granat, demikian laporan Xinhua, Selasa. Sementara itu, beberapa orang lagi menderita patah tulang setelah mereka melompat ke luar jendela kamar mereka di asrama pusat pelatihan.

Menteri Kesehatan tersebut mengatakan jumlah korban jiwa mungkin bertambah sebab sedikitnya 11 orang yang cedera berada dalam kondisi kritis.

Peristiwa itu terjadi ketika sebanyak lima atau enam pengacau yang bersenjatakan senapan otomatis, granat tangan dan jaket bom memasuki pusat pelatihan tersebut dari halaman belakang dan menyandera personel polisi di satu asrama, kata Hubungan Masyarakat Antar-Lembaga (ISPR), corong militer Pakistan.

Setelah serangan tersebut, personel militer Pakistan dan Korps Perbatasan --pasukan paramiliter-- sampai di lokasi dan menutup pusat pelatihan itu serta melancarkan operasi.

Suara baku-tembak sengit terdengar setelah kesatuan militer dan Korps Perbatasan memasuki pusat pelatihan tersebut dan memulai operasi untuk menetralkan penyerang, yang menyandera 200 polisi di satu ruang di pusat pelatihan itu.

Personel komando militer Pakistan telah menewaskan dua penyerang, sementara dua orang lagi bunuh diri dengan meledakkan jaket bom mereka setelah mereka terpojok selama operasi militer, kata Bugti.

Menurut laporan media setempat, pasukan keamanan telah membersihkan 90 persen daerah pusat pelatihan tersebut, sementara mereka menunda operasi terakhir untuk menyelamatkan sandera guna menghindari korban jiwa lain sebab dua penyerang yang mengenakan jaket bom berada di antara polisi yang disandera di ruang makan pusat pelatihan itu.

Seorang peserta pelatihan mengatakan, "Kami sedang tidur di kamar kami ketika kami mendengar suara tembakan. Kami bergegas ke luar, saya melihat dua penyerang menembaki kamar lain. Saya berlari ke atap asrama dan dari sana saya berusaha keluar."

Keadaan darurat telah diumumkan di semua rumah sakit di Quetta, sementara pusat pemantauan juga telah dibentuk di Kementerian Dalam Negeri untuk mengawasi perkembangan operasi tersebut.

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengutuk serangan itu dan mengatakan pelaku teror tak bisa merusak moral rakyat dengan serangan semacam itu dan perang yang dilancarkan negeri tersebut melawan teror akibat berakhir secara logis.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan tersebut.




Credit  ANTARA News




Penyanderaan di Akademi Polisi Pakistan, 20 Orang Tewas

 
Penyanderaan di Akademi Polisi Pakistan, 20 Orang Tewas  
Akademi pelatihan polisi di Pakistan diserang kelompok bersenjata pada Senin (25/10) malam, menyebabkan setidaknya 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. (Reuters/Naseer Ahmed)
 
Jakarta, CB -- Akademi pelatihan polisi di Quetta, Pakistan, diserang kelompok bersenjata pada Senin (25/10) malam, menyebabkan setidaknya 20 orang tewas dan puluhan lainnya terluka. Pelaku penyerangan juga menyandera sejumlah kadet, meski belum diketahui jumlah pasti kadet yang disandera.

CNN melaporkan bahwa terdapat sekitar 500 kadet diketahui tinggal di asrama di dalam akademi tersebut yang menjadi lokasi penyanderaan.

"Lima atau enam teroris memasuki sekolah pelatihan dan langsung menuju asrama dan menyandera sejumlah kadet," bunyi pernyataan dari militer Pakistan.

"Pihak militer telah dikerahkan ke lokasi," bunyi pernyataan itu.

Menteri dalam negeri provinsi Balochistan, Sarfaraz Bugti, memaparkan bahwa 200 kadet berhasil diselamatkan.

"Sejauh ini setidaknya 20 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka. Salah satu yang terluka adalah kapten tentara," ujar Bugti, dikutip dari Reuters.

Sementara, menteri kesehatan Balochistan, Nur ul Haq Baloch, mengatakan 35 orang terluka dalam aksi kekerasan itu.

Juru bicara pemerintah provinsi Balochistan, Anwar Ul Haq, mengungkapkan sejauh ini terdapat tujuh polisi yang terluka. Beberapa petugas diperkirakan juga turut disandera.

Situasi darurat dinyatakan di seluruh rumah sakit di kota itu.

Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Reuters melaporkan, mengutip sejumlah media lokal, bahwa sekitar pukul 1.00 pagi waktu setempat, setidaknya tiga ledakan dan serentetan tembakan terdengar di lokasi kejadian.





Credit  CNN Indonesia





Pejabat AS dan Korut Diam-diam Bertemu di Malaysia

 
Pejabat AS dan Korut Diam-diam Bertemu di Malaysia  
Pertemuan ini dianggap penting karena sejak Juli lalu Korut memutus satu-satunya jalur komunikasi diplomatik resmi kedua negara, sebagai pembalasan atas sanksi yang dijatuhkan AS terhadap pemimpin Korut, Kim Jong-Un (tengah). (Reuters/KCNA)
 
Jakarta, CB -- Sekelompok mantan diplomat Amerika Serikat mengadakan pembicaraan rahasia dengan sejumlah pejabat senior Korea Utara pada akhir pekan lalu di Malaysia. Pembicaraan tertutup ini dilakukan di tengah upaya internasional untuk mengisolasi Korut, akibat serangkaian uji coba nuklir dan rudalnya sepanjang tahun ini yang dinilai melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Pertemuan selama dua hari di Kuala Lumpur itu dikonfirmasi oleh pemerintah Korea Selatan dan AS. Pertemuan ini merupakan bagian dari serangkaian pembicaraan tidak resmi antara Washington dan Pyongyang, yang yang biasa disebut sebagai Jalur 2.

Pertemuan ini dianggap penting karena sejak Juli lalu Korut memutus satu-satunya jalur komunikasi diplomatik resmi kedua negara, sebagai pembalasan atas sanksi yang dijatuhkan AS terhadap pemimpin Korut, Kim Jong-Un.

Pejabat AS yang menghadiri pembicaraan tertutup ini di antaranya adalah Robert Gallucci, pemimpin tim perunding AS yang menengahi kesepakatan dengan Pyonyang soal pembekuan program senjata nuklir pada 1994 lalu.

Dari pihak Korut, turut hadir wakil menteri luar negeri Han Song-Ryol, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil duta besar Korut untuk PBB.

Pertemuan tertutup ini digelar menyusul uji coba rudal jarak menengah yang diluncurkan Korut pada Kamis (20/10) pekan lalu. Leon Sigal, pakar Korea yang turut menghadiri pertemuan menyatakan bahwa sebagian besar diskusi membahas soal program senjata nuklir Korea Utara.

Sigal menyatakan kepada kantor berita Korea Selatan, Yonhap, bahwa Korut menegaskan perjanjian damai dengan AS harus ditandatangani terlebih dahulu sebelum membahas soal program senjata nuklir. Sementara AS menginginkan sebaliknya.

Para pakar menilai bahwa penjatuhan lebih banyak sanksi yang lebih berat tidak berdampak apapun dalam upaya mencegah program pengembangan senjata nuklir Korut.

Sementara, Korsel yang merupakan salah satu sekutu dekat AS, menekankan bahwa pertemuan tertutup itu tidak melibatkan pemerintah masing-masing negara.

"Kami menyadari pemerintah AS mempertahankan sikap tegasnya, bahwa terburu-buru bertemu dengan Korut yang tak memiliki niat untuk melakukan denuklirisasi hanya akan membenarkan tindakan mereka [Korut] yang salah," ujar seorang pejabat kementerian luar negeri Korsel kepada AFP.

Dewan Keamanan PBB saat ini sedang membahas resolusi terbaru untuk menjatuhkan hukuman yang lebih berat kepada Korut atas uji coba nuklir kelima pada September lalu.

Pembicaraan tertutup antara pejabat AS dan Korut telah berlangsung selama beberapa tahun dan selalu digelar di negara ketiga, seperti Singapura, Jerman dan China.



Credit  CNN Indonesia



AS Mengaku 'Restui' Pendekatan Filipina dengan China

 
AS Mengaku 'Restui' Pendekatan Filipina dengan China  
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (kanan) dalam kunjungannya ke Beijing dan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping (kiri) telah mendeklarasikan perpisahan aliansinya bersama Amerika Serikat, seiring kesepakatan Filipina dengan China menyelesaikan sengketa Laut China Selatan melalui perundingan. (Reuters/Thomas Peter)
 
Jakarta, CB -- Amerika Serikat masih menganggap Filipina sebagai sekutu terpercaya di kawasan walaupun Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menyatakan keinginannya untuk 'berpisah' dengan AS dan mendekatkan diri kepada China beberapa waktu lalu.

Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk urusan Asia Timur dan Pasifik, Daniel Russel, bahkan menyatakan bahwa Amerika mendukung penuh negosiasi dan pendekatan hubungan antara Filipina dengan China.

Russel menyatakan bahwa kedekatan Filipina-China bukan berarti memadamkan aliansi AS-Filipina yang telah terbentuk sejak 1951 silam.

"Sebuah kesalahan ketika menganggap peningkatan hubungan antara Manila dan Beijing berarti mengorbankan hubungan Manila dengan Washington. Kami tidak ingin membuat negara harus memilih antara (berhubungan) dengan China atau AS," ujar Russel dalam kunjungannya ke Filipina seperti dikutip Reuters, Senin (24/10).

Russel merupakan pejabat tinggi AS pertama yang berkunjung ke Filipina semenjak Duterte mendeklarasikan 'perpisahan' Filipina dengan AS di Beijing pada Kamis pekan lalu.

Dalam kunjungannya ke Manila, Russel bertemu dengan Menteri Luar negeri Filipina Perfecto Yasay untuk meminta penjelasan terkait pernyataan kontroversial Duterte yang membuat ketidakpastian hubungan kedua negara.

Menurut Russel, pernyataan Duterte tersebut memunculkan kesan dan arah yang negatif, serta mencerminkan Filipina mulai menjauhi AS.

Walaupun AS masih menganggap Filipina sebagai sekutu terpercaya, Russel menyatakan kekhawatirannya akan kebijakan 'brutal' Duterte dalam memberantas narkoba. Pasalnya, sejak Duterte menjabat sebagai presiden pada akhir Juni lalu, setidaknya 3.000 terduga pengedar dan pecandu narkoba tewas tanpa menjalani pengadilan.

Russel berujar, AS mendukung kampanye Duterte terkait anti-narkoba di Manila, namun harus berdasarkan hukum yang tidak mengesampingkan HAM.

"Meningkatnya ketidakpastian terkait berbagai isu ini bisa berdampak buruk bagi bisnis di negara Asia Tenggara. Kawasan ini sangat kompetitif," kata Russel.

Sementara itu, Perfecto Yasay berupaya menjelaskan pernyataan "perpisahan" Duterte dengan menegaskan bahwa AS tetap menjadi "teman terdekat" Filipina.

Menurut Yasay, pernyataan Duterte hanya mencerminkan keinginan Filipina untuk melepaskan pola pikir dan sikap ketergantungan Filipina pada AS dengan menjalin hubungan yang lebih erat dengan negara lainnya di kawasan.

Duterte telah mendeklarasikan perpisahan aliansinya bersama Amerika Serikat di Beijing seiring kesepakatan Filipina dengan China menyelesaikan sengketa Laut China Selatan melalui perundingan.

"Dalam kesempatan ini saya umumkan perpisahan saya dengan AS, baik dalam segi militer dan ekonomi juga. Amerika sudah kalah," tutur Duterte dalam sebuah forum yang juga dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri China Zhang Gaoli pekan lalu.

Pernyataan itu diutarakan Duterte dihadapan 200 pengusaha dalam kunjungannya selama empat hari di China. Pertemuan ini dilakukan Duterte sebagai pembuka jalan aliansi perdagangan baru antara Filipina dan Negeri Tirai Bambu itu, seiring dengan memburuknya hubungan aliansi dengan AS.





Credit  CNN Indonesia








Israel Bersumpah Akan Berangus Militan di Gaza Jika Berulah

 
Israel Bersumpah Akan Berangus Militan di Gaza Jika Berulah  
Ilustrasi (Reuters/Ammar Awad)
 
Jakarta, CB -- Israel mengancam akan memberangus seluruh kelompok militan jika terus melakukan tindakan yang mengancam pendudukan dan pemerintahan Israel di sekitar wilayah Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Avidgor Lieberman menyatakan bahwa Israel tidak berniat memulai perang baru di Jalur Gaza atau Tepi Barat. Namun, jika ada kelompok militan yang masih berulah melawan pedudukan Israel, Lieberman akan menghancurkan mereka.

"Sebagai menteri, saya tidak berniat memulai perang baru dengan tetangga kita di Jalur Gaza, Tepi Barat, Libanon, atau Suriah. Tapi Jika mereka (militan) memaksakan perang dengan Israel, saya tekankan itu akan menjadi konfrontasi terakhir mereka karena kami benar-benar akan menghancurkan mereka," kata Lieberman, Senin (24/10), dikutip dari AFP.

Lieberman juga mendesak Palestina menekan Hamas agar "menghentikan kebijakan politik gilanya" di Jalur Gaza sejak 2007 lalu. Hamas merupakan partai politik Palestina yang tidak mengakui pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas dari kelompok Fatah.

Lieberman juga menuding Abbas gagal menjaga perdamaian di Palestina. Pasalnya, perseteruan kelompok Fatah-Hamas hingga kini menjadi konflik internal yang membuat kondisi Palestina semakin terpuruk.

Menteri yang baru menjabat sejak Mei lalu ini memprediksi Abbas akan kalah dalam pemilu karena kegagalannya dalam menjaga kesatuan Palestina.

Kekalahan Abbas, tutur Lieberman, dapat memperbesar celah Hamas untuk mengambil alih Tepi Barat yang saat ini didominasi oleh kelompok Fatah. Di luar itu, Lieberman percaya ada jalan lain untuk mencegah hal itu terjadi.

"Cukup banyak warga Palestina yang memahami situasi dan mengerti jika harus memilih antara Hamas dan Israel, mereka akan memilih bermitra dengan Israel," ujarnya.

Lieberman merupakan pejabat pemerintah sayap kanan Israel. Meski tinggal di salah satu permukiman Yahudi di Tepi Barat, ia mengaku mendukung solusi dua-negara untuk mengatasai konflik dengan Palestina, termasuk soal pertukaran tanah.

Ia menekankan bahwa permukiman Yahudi di Tepi Barat akan tetap menjadi bagian dari Israel di bawah kesepakatan perdamaian final dengan Filipina. Ia juga menyerukan kemungkinan untuk melakukan barter wilayah dengan Palestina, seperti pertukaran antara wilayah Arab di Israel yang terletak di pinggir utara Tepi Barat dan sejumlah permukiman Yahudi.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Lieberman sempat mengancam Pemimpin Hamas di Jalur Gaza, Ismail Haniyam agar menyerahkan warga sipil Israel yang ditahan dan jenazah para prajurit Israel yang tewas dalam perang pada 2014 silam. Saat itu, Lieberman memberi tenggat waktu 48 jam kepada Haniya.

Ia kemudian menarik pernyataannya itu dan berjanji akan berkomitmen menerapkan "kebijakan yang wajar dan bertanggung jawab."




Credit  CNN Indonesia






Protes Penutupan Masjid, Umat Muslim Italia Salat di Koloseum

 
Protes Penutupan Masjid, Umat Muslim Italia Salat di Koloseum  
Aksi protes damai ini digelar pada Jumat (21/10) lalu dalam upaya menuntut pemerintah Italia membuka kembali lima masjid darurat yang ditutup karena alasan administrasi. (Reuters/Tony Gentile)
 
Jakarta, CB -- Ratusan warga Muslim menggelar salat Jumat di luar situs bersejarah Koloseum, Roma, pada akhir pekan lalu sebagai bagian dari aksi protes menentang penutupan sejumlah masjid di Italia.

Aksi protes damai ini digelar pada Jumat (21/10) lalu dalam upaya menuntut pemerintah Italia membuka kembali lima masjid darurat yang ditutup karena alasan administrasi. Terlihat sejumlah anak-anak menghadiri demo, dengan mengusung papan bertuliskan, "damai", "cinta", dan "bukalah masjid."

Dikutip dari media Inggris, The Independent, pada Senin (24/10), dalam aksi itu para demonstran mengemukakan bahwa beberapa alasan atas penutupan masjid dianggap tidak masuk akal, salah satunya karena "tidak memiliki jumlah toilet yang mencukupi."

"Kami merasa dikesampingkan. Tidak ada keinginan untuk menyadari bahwa kami hidup di sini dan bahwa kami adalah komunitas yang cinta damai," ujar Francesco Tieri, seorang warga Italia yang menjadi mualaf kepada AFP.

"Kami dipaksa menyewa tempat untuk beribadah, aktivitas yang menurut kami sama pentingnya seperti bernafas. Jika kami tak bisa melakukannya [beribadah], kami mati saja," katanya.

Terkait aksi protes, Barbara Saltamartini, salah satu pemimpin kelompok sayap kanan Northern League, menyatakan bahwa aksi itu merupakan "provokasi yang tak dapat diterima" dan seharusnya tidak boleh digelar.

Italia memiliki sekitar 1,6 juta warga Muslim, menjadikannya sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar keempat di Eropa. Meski demikian, hanya ada delapan masjid resmi di seluruh negara itu.

Muslim diperkirakan merupakan kelompok beragama terbesar kedua di negara mayoritas Katolik itu. Meski demikian, Islam tidak disebut sebagai salah satu agama resmi Italia, tidak seperti Yahudi maupun Mormon.

Padahal, dalam kebijakannya, pemerintah Italia harus memberi perlindungan ke semua tempat ibadah, pembukaan sekolah serta hari libur keagamaan.

Polisi setempat merilis pernyataan yang mengonfirmasi penutupan sejumlah masjid tersebut, dan menyatakan bahwa pemerintah berwenang hanya menjamin kebebasan berkeyakinan, namun hanya dalam kerangka hukum tertentu.

Di Italia, pemerintah setempat dapat menghentikan pembangunan gedung baru atas beberapa alasan, seperti tidak tersedianya fasilitas parkir, hingga sebab lain yang terdengar sepele, seperti kesesuaian arsitektur bangunan dengan lingkungan di sekitarnya. Dengan alasan ini, pemerintah setempat kerap kali menolak proposal pembangunan masjid.

Selain itu, penentangan pembangunan masjid juga datang dari berbagai kelompok sayap kanan Italia, terutama bagi pembangunan masjid yang menggunakan dana asing.

Sedikitnya tempat beribadah di Italia membuat banyak warga Muslim di negara ini terpaksa salat di rumah dan di ruang-ruang ibadah yang juga digunakan oleh para penganut berbagai keyakinan lain. Terdapat 800 ruang ibadah tersebar di penjuru Italia.

Para pemimpin sayap kanan juga menilai bahwa ruang ibadah itu sulit diawasi dan meningkatkan risiko "radikalisasi." Agustus lalu, Menteri Dalam Negeri Italia Angelino Alfano bahkan menyatakan "masjid di dalam garasi" seharusnya dilarang.



Credit  CNN Indonesia





RI Akan Kirim 1.200 Tentara Tambahan Penjaga Perdamaian PBB

 
RI Akan Kirim 1.200 Tentara Tambahan Penjaga Perdamaian PBB  
Ilustrasi PBB (CNN Indonesia/Fajrian)
 
Jakarta, CB -- Pemerintah Indonesia berencana mengirimkan 1.200 tentara tambahan untuk misi perdamaian PBB sebagai bentuk kontribusi negara dalam menjaga perdamaian global.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi memaparkan sejauh ini Indonesia telah mengirimkan 2.800 tentara yang terlibat dalam 10 misi perdamaian PBB. Indonesia memiliki target mengirimkan sekitar 4.000 tentara hingga 2019 mendatang.

"Pada 10 Oktober lalu, saya pribadi sudah bertemu dengan sekitar 850 pasukan perdamaian dari Indonesia yang akan dikirimkan dalam misi United Nations Interim Force di Libanon (UNIFIL). [Sebanyak] 18 di antaranya tentara wanita," tutur Retno dalam gelaran peringatan Hari PBB, atau UN Day ke-71, di kantor Kemlu RI, Senin (24/10).

Di sisi lain, Retno juga menuturkan bahwa Indonesia telah menempatkan pencalonan sebagai negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. Langkah ini dilakukan sebagai upaya agar Indonesia bisa memainkan peran dan tanggung jawab konstruktif yang lebih besar dalam menjaga perdamaian dunia.

"Sudah ada beberapa negara anggota (PBB) yang telah menyatakan dukungannya bagi Indonesia dan kami berupaya terus meningkatkan (dukungan) itu," ucap Retno.

Implementasi pembangunan berkelanjutan

Sementara itu, dalam perhelatan Hari PBB, Retno juga berharap akan ada peningkatan kerja sama dan kemitraan antara Indonesia dan PBB.

Retno berujar, peningkatan kerja sama dan kontribusi antara Indonesia dan PBB penting untuk diperkuat lagi guna memaksimalkan implementasi berbagai agenda global seperti agenda pembangunan berkelanjutan atau 2030 Agenda for Sustainable Development Goals (SDGs).

Kuatnya koordinasi koordinasi antar negara dan juga PBB, tutur Retno, sangat berpengaruh dalam keberhasilan SDGs. Sejauh ini, Indonesia telah melakukan beberapa langkah konkret sebagai komitmen pelaksanakan SDGs.

Salah satunya, ucap retno, Indonesia telah menerapkan 17 tujuan dalam kerangka SDGs dalam rencana pembangunan nasional.

"Indonesia terus kembangkan petunjuk action plan secara nasional dan regional sebagai mekanisme pengawasan dan evaluasi untuk memaksimalkan pengimplementasian agenda SDGs dalam kebijakan nasional," kata Retno.

SDGs sendiri adalah sebuah agenda acuan pembangunan global bagi seluruh negara di dunia yang merupakan kelanjutan konsep pembangunan Millenium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada 2015 lalu. Pelaksanaan SDGs berlangsung hingga 2030 mendatang.

Agenda SDGs terdiri dari 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur. Salah satu tujuan yang tertera dalam SDGs yakni pemberantasan kemiskinan secara global, pengentasan kelaparan, peningkatan kesehatan maternalitas, mengurangi kesenjangan, dan percepatan pembangunan industri ekonomi secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan lingkungan.




Credit  CNN Indonesia






Pesawat Berisi Sejumlah Pejabat Uni Eropa Jatuh di Malta


 
Pesawat Berisi Sejumlah Pejabat Uni Eropa Jatuh di Malta  
Ilustrasi pesawat (Pixabay/albert22278)
 
Jakarta, CB -- Pesawat kecil yang membawa sejumlah pejabat Uni Eropa jatuh hanya sesaat setelah lepas landas di Bandara Internasional Malta, Luqa, bagian selatan Malta pada Senin (24/10) pagi waktu setempat.

Diberitakan media lokal, Times of Malta, pesawat berjenis Twin-prop buatan Swearingen Metroliner itu sebelumnya disewa untuk mengantarkan beberapa pejabat lembaga manajemen perbatasan Uni Eropa, Frontex, menuju Misrata di Libya. Namun, hanya sesaat setelah lepas landas di Bandara Internasional Malta, pesawat nahas itu jatuh sekitar pukul 07.20 pagi dan langsung terbakar.


Menurut sumber, tidak ada seorang pun yang diyakini selamat dari insiden itu. Sejauh ini, laporan menyebutkan telah menemukan lima orang tewas dalam kecelakan pesawat.

Hingga saat ini, belum terdapat laporan soal daftar manifes penumpang maupun identitas lima orang yang sudah dinyatakan tewas itu.

Reuters menyebut bahwa lima korban tewas akibat kecelakaan pesawat disebut berasal dari Perancis.

Saksi mata di lokasi menyatakan bahwa puing pesawat yang terbakar jatuh di ruas jalan di bandara. Beberapa bagian pesawat juga jatuh di dekat barak pasukan militer Malta.

"Saya dengar suara pesawat dan kemudian melihatnya jatuh. Pesawat jatuh kemudian langsung terbakar," ucap salah satu saksi mata.

Rumah Sakit Mater Dei menjadi rumah sakit rujukan penanganan korban kecelakaan pesawat itu.

Dalam sebuah pernyataan, otoritas bandara mengatakan penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Malta untuk sementara dihentikan. Bandara akan ditutup sementara sampai pengumuman lebih lanjut.

Dikutip dari akun Twitter resmi miliknya, Menteri Kesehatan Malta Chris Fearne mengumumkan bagi siapapun yang merasa kesulitan memberikan dan mendapatkan informasi terkait insiden tersebut dapat menghubungi nomor bantuan atau mengunjungi layanan psikologis di fasilitas kesehatan di Paola.






Credit  CNN Indonesia


Pesawat yang Jatuh di Malta Digunakan untuk Misi Pengintaian


Pesawat yang Jatuh di Malta Digunakan untuk Misi Pengintaian 
 Pesawat yang jatuh di Malta digunakan oleh pemerintah Perancis dalam misi pengantaian aktivitas penyelundupan manusia dan narkoba di kawasan Mediterania. (Reuters/Ed De Gaetano via Reuters TV)
 
Jakarta, CB -- Pesawat yang jatuh sesaat setelah lepas landas di Bandara Internasional Malta, Luqa, tengah digunakan dalam misi pengantaian di kawasan Mediterania oleh pemerintah Perancis. Jatuhnya pesawat pada Senin (24/10) menewaskan seluruh lima orang di dalamnya.

Pesawat berjenis Twin-prop buatan Swearingen Metroliner itu jatuh di dekat landasan pacu negara kepulauan itu pada pukul 7.20 pagi waktu setempat. Insiden ini menyebabkan asap mengepul ke langit dan membuat Bandara Internasional Malta tutup selama beberapa jam.

Penerbangan itu bagian dari operasi Perancis yang dilakukan selama lima bulan terakhir untuk melacak aktivitas perdagangan manusia dan penyelundupan obat-obatan, menurut keterangan pemerintah Malta. Para pejabat bandara mengatakan, pesawat itu tengah menuju Misrata di Libya.

"Itu adalah pesawat pengintai yang melaksanakan operasi pengawasa di atas Mediternaia untuk kementerian pertahanan," kata Menteri Pertahanan Perancis, Jean Yves Le Drian, dikutip dari Reuters.

Terdapat dua pejabat kemenhan Perancis dan dua kontraktor swasta di dalam pesawat nahas itu. Le Drian menyatakan bahwa kelima korban tewas merupakan warga negara Perancis.

Pemerintah Malta menyatakan bahwa barang-barang bawaan para korban ditemukan di lokasi kecelakaan. Saat ini, investigasi dilakukan untuk menentukan penyebab jatuhnya pesawat.

"Informasi resmi, potongan rekaman dan saksi mata, semua mengindikasikan dengan jelas bahwa tidak ada ledakan sebelumnya," bunyi pernyataan pemerintah Malta.

Penerbangan itu tergistrasi sebagai penerbangan lokal di Layanan Lalu Lintas Malta dan dijadwalkan kembali ke Malta hanya beberapa jam tanpa mendarat di negara lainnya.

Sumber dari pihak bandara sebelumnya menyatakan bahwa pesawat itu diduga membawa pejabat dari lembaga perbatasan Uni Eropa, Frontex, namun lembaga itu kemudian membantahnya.






Credit  CNN Indonesia






ABK Indonesia Tewas dalam Sekapan Perompak Somalia

 
ABK Indonesia Tewas dalam Sekapan Perompak Somalia  
Lima orang warga Indonesia termasuk dalam puluhan ABK yang disandera perompak Somalia sejak 2012 lalu, seorang di antara mereka tewas. (AFP Photo/Stringer)
 
Jakarta, CB -- Empat orang anak buah kapal asal Indonesia berhasil dibebaskan setelah disekap selama 4,5 tahun oleh perompak di Somalia. Mereka dibebaskan pada Sabtu akhir pekan lalu setelah melalui perundingan dan negosiasi panjang.

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi, mengatakan keempat WNI tersebut adalah bagian dari 26 ABK yang diculik dari kapal ikan Taiwan, yang dioperasikan oleh salah satu perusahaan Oman pada tahun 2012 lalu. Selain dari Indonesia, para ABK berasal dari Kamboja, China, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Sebenarnya ada 29 ABK dalam kapal itu, namun beberapa di antara mereka tewas dalam penyerangan atau meninggal karena sakit saat disandera. Salah satu yang tewas adalah ABK asal Indonesia.

"Kami telah berhasil membebaskan 4 dari 5 WNI yang disandera. Satu orang WNI meninggal saat proses penyanderaan karena menderita malaria yakni Nasirin asal Cirebon," ucap Retno dalam konferensi pers di Gedung Kemlu, Senin (24/10).

Retno menjelaskan, empat WNI yang berhasil dibebaskan atas nama Sudirman (24) berasal dari Medan, Adi Manurung (24) dari Medan, Elson Pesireron (32) dari Ambon, dan Supardi (34) tahun dari Cirebon.

Keempat WNI itu harus melakukan pemeriksaan kesehatan yang memakan waktu beberapa hari sebelum bisa dipulangkan ke Indonesia. Saat ini, kata Retno, para ABK termasuk empat WNI telah diterbangkan ke Nairobi, Kenya, menggunakan pesawat PBB.

"Proses pelepasan sandera terus dilakukan oleh pihak Kemlu dan BIN bekerja sama dengan negara lain terkait dengan bantuan LSM Internasional dan PBB," kata Retno.

Retno mengatakan selama dua tahun terakhir Kemlu RI terus melakukan koordinasi dengan keluarga ABK di Indonesia. Negosiasinya sendiri berlangsung alot dan panjang, tidak diketahui apakah ada pembayaran tebusan dalam hal ini.

"Pada akhirnya, keselamatan para WNI di luar negeri tetap menjadi prioritas pemerintah Indonesia," tutur Retno menambahkan.

Kapal Naham 3 berbendera Oman yang diawaki para ABK tersebut dibajak pada Maret 2012 di selatan Seychelles.

Penyanderaan terhadap awak Naham 3 ini menjadi kasus terlama kedua yang dilakukan oleh perompak Somalia. Sebelumnya pada Februari 2015, perompak Somalia juga membebaskan empat orang awak kapal FV Prantalay setelah disandera sejak April 2010.

Aksi perompak Somalia menjadi mimpi buruk aktivitas maritim dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, perompak Somalia kerap meminta uang tebusan untuk setiap kapal yang dibajak di lepas pantai Somalia sehingga berimbas pada menurunnya pendapatan dari sektor pariwisata di negara-negara sekitarnya.





Credit  CNN Indonesia


Tiba di Kenya, Tangis Haru ABK Korban Perompak Somalia Pecah


Tiba di Kenya, Tangis Haru ABK Korban Perompak Somalia Pecah  
Sebanyak 26 ABK, empat di antaranya dari Indonesia, dari sebuah kapal berbendera Oman, dibebaskan setelah 4,5 tahun disandera perompak Somalia. (AFP Photo/Stringer)
 
Jakarta, CB -- Sebanyak 26 anak buah kapal, empat di antaranya dari Indonesia, telah tiba di Kenya pada Minggu (23/10) setelah dibebaskan dari sekapan perompak Somalia. Tangis dan senyum bahagia terlihat dari wajah mereka setibanya di Nairobi.

"Saya sangat, sangat bahagia. Benar, sangat-sangat bahagia. Untuk PBB, John [juru runding] dan seluruh dunia, terima kasih," kata seorang ABK yang berhasil dibebaskan, Sudi Ahman, dikutip AFP.

Kelegaan dan kegembiraan tergambar jelas di wajah para ABK yang telah disandera selama 4,5 tahun di Somalia. Mereka saling memeluk, tangisan tidak mampu ditahan, saat puluhan ABK mendaratkan kaki di Bandara Internasional Jomo Kenyatta di Nairobi, Kenya.

John Steed, juru runding dari lembaga Hostage Support Partners (HSP) yang membantu pembebasan para ABK menyambangi kota Galkayo untuk menjemput para ABK dari kapal berbendera Oman, Naham 3, itu. Tidak disebutkan apakah pembebasan itu melibatkan pembayaran tebusan atau tidak.

"Kami telah mengupayakan pembebasan mereka selama 4,5 tahun. Menyenangkan bisa membawa mereka pulang dan menyerahkan mereka ke kedutaan besar dan keluarga mereka," kata Steed.
Para ABK kapal Oman dibebaskan dari tangan perompak Somalia. (AFP/Stringer) 
Para ABK kapal Oman dibebaskan dari tangan perompak Somalia. (AFP/Stringer)
 
Steed merupakan purnawirawan kolonel angkatan bersenjata Inggris yang terlibat dalam banyak upaya pembebasan "sandera yang terlupakan", yaitu para nelayan tanpa asuransi yang kebanyakan dalam sekapan perompak untuk waktu yang lama.

Kapal Naham 3 dibajak pada Maret 2012 di selatan Seychelles. Awalnya ada 29 orang yang disandera, namun seorang tewas dalam penyerangan perompak, dan dua lainnya meninggal dunia akibat sakit dalam penyekapan.

"Kami berhasil membebaskan mereka dengan bantuan pada tetua, komunitas agama dan pemimpin lokal serta pemerintah regional yang semuanya terlibat dalam mendesak agar perompak membebaskan sandera," kata Steed.

Para ABK berasal dari Indonesia, China, Filipina, Kamboja dan Taiwan. Mereka adalah sandera terlama kedua yang dibebaskan oleh perompak Somalia. Seorang warga Thailand yang dibebaskan Februari lalu merupakan sandera ABK paling lama yang disandera, hampir lima tahun lamanya dalam sekapan perompak Somalia.

Steed mengatakan para ABK dalam keadaan kurang gizi, seorang di antara mereka memiliki luka bekas tembakan peluru di kakinya, seorang mengalami stroke, sedangkan satu lainnya menderita diabetes.

Januari 2011 merupakan puncak dari jumlah pembajakan oleh perompak Somalia. Saat itu, sebanyak 32 kapal dibajak dan 736 orang disandera. Menurut Steed, saat ini masih ada 10 ABK Iran dan tiga dari Kenya yang masih disandera perompak Somalia, seorang di antaranya adalah wanita yang menderita sakit parah dan kelumpuhan.






Credit  CNN Indonesia






Senin, 24 Oktober 2016

Kontak Senjata di Puncak Jaya, Seorang Anggota TNI Tertembak Peluru


Kontak Senjata di Puncak Jaya, Seorang Anggota TNI Tertembak Peluru



CB - Kontak senjata terjadi antara Tim Ambush TNI dari Pos Maleo dan Pos Taipur dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Philia. Akibatnya, seorang anggota TNI atas nama Pratu Yani mengalami luka ringan di kaki dan lengan akibat terserempet peluru.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo mengatakan, kejadian tersebut berlangsung di Kampung Guenggu, Distrik Gurage, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (22/10) sekitar pukul 15.05 WIT.
“Satu anggota kita mengalami luka ringan terkena kikisan peluru. Korban dalam keadaan baik dan sudah bisa kembali ke satuannya untuk melaksanakan tugas,” jelas Teguh saat dihubungi Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Minggu (23/10).
Kontak tembak dengan KKB ini, menurut Teguh, terjadi saat personel Tim 1 yang dipimpin Kapten Inf Wirahady bersama Letda Inf Tegar Aji dari Pos Maleo dan Letda Inf Zaenudin dari Pos Taipur melaksanakan perjalanan ke Titik Kumpul. Sekitar pukul 15.00 WIT, personel dari Tim 2 dipimpin Lettu Inf Wahyu dari Pos Taipur dan Lettu Inf Agung (Dantimsus 1 Maleo) melaksanakan konsolidasi di Kampung Guenggu, Distrik Gurage.
Dalam konsolidsi tersebut tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dari atas ketinggian. “Dalam kontak tembak itu, Pratu Yani personel Tim 2 terkena kikisan peluru di tangan kiri dan kaki kanan sehingga mengalami pendarahan. Korban kemudian ditandu ke Pos Gurage di Distrik Gurage,” tuturnya.
Untuk membantu evakuasi serta mendukung pasukan Ambush menurut Teguh, personel dari Pos Gurage dikerahkan ke Kampung Yagonik, Distrik Gurage. Sekitar pukul 17.00 WIT, tim evakuasi dari Mulia yang dipimpin Dandim 1714/Puncak Jaya, letkol Inf Hendriatno tiba di lokasi menggunakan 4 unit kendaraan.
“Anggota yang terkena kikisan peluru langsung dievakuasi dan tiba di RSUD Mulia sekitar pukul 20.45 WIT untuk dilakukan perawatan medis,” ujarnya.
“Korban kemudian dievakuasi ke RSU Marthen Indey Jayapura. Saya sudah melihat korban, lukanya sudah dibersihkan dan tidak ada proyektil yang bersarang di tubuhnya,” sambungnya. 
Pelaku penembakan menurut Teguh diduga dari kelompok Philia yang dipimpin Oniara Wonda yang memiliki kekuatan 5 pucuk senjata api. 
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran. Awalnya anggota sudah melakukan pengejaran pasca kontak senjata namun karena sudah sore dan kondisi alam yang tidak memungkinkan, pengejaran tidak dilanjutkan,” pungkasnya.



Credit  JawaPos.com

Mencekam, TNI Terlibat Kontak Senjata, Ada yang Terluka


CB-  JAYAPURA- Kontak senjata kembali terjadi antara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Philia, Sabtu (22/10).
Kontak senjata yang terjadi sekitar pukul 15.05 WIT di Kampung Guenggu, Distrik Gurage, Kabupaten Puncak Jaya, mengakibatkan seorang anggota TNI atas nama Pratu Yani mengalami luka ringan di kaki dan lengan akibat terserempet peluru. 
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo yang dikonfirmasi membenarkan adanya kontak senjata tersebut.
“Satu anggota kita mengalami luka ringan terkena kikisan peluru. Korban dalam keadaan baik dan sudah bisa kembali ke satuannya untuk melaksanakan tugas,” jelas Teguh seperti dikutip Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Senin (24/10).
Kontak tembak dengan KKB ini menurut Teguh terjadi saat personel Tim 1 yang dipimpin Kapten Inf Wirahady bersama Letda Inf Tegar Aji dari Pos Maleo dan Letda Inf Zaenudin dari Pos Taipur  melaksanakan perjalanan ke Titik Kumpul. 
Sekitar pukul 15.00 WIT, perseonel dari Tim 2 dipimpin Lettu Inf Wahyu dari Pos Taipur dan Lettu Inf Agung (Dantimsus 1 Maleo) melaksanakan konsolidasi di Kampung Guenggu, Distrik Gurage.
Dalam konsolidasi tersebut, menurut Teguh, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dari atas ketinggian. “Dalam kontak tembak itu, Pratu Yani personel Tim 2 terkena kikisan peluru di tangan kiri dan kaki kanan sehingga mengalami pendarahan. Korban kemudian ditandu ke Pos Gurage di Distrik Gurage,” tuturnya. 
Untuk membantu evakuasi serta mendukung pasukan Ambush menurut Teguh, personel dari Pos Gurage dikerahkan ke Kampung Yagonik, Distrik Gurage. Sekitar pukul 17.00 WIT, tim evakuasi dari Mulia yang dipimpin Dandim 1714/Puncak Jaya, letkol Inf Hendriatno tiba di lokasi menggunakan 4 unit kendaraan. 
“Anggota yang terkena kikisan peluru langsung dievakuasi dan tiba di RSUD Mulia sekitar pukul 20.45 WIT untuk dilakukan perawatan medis,” ujarnya.
Pelaku penembakan, menurut Teguh, diduga dari kelompok Philia yang dipimpin Oniara Wonda yang memiliki kekuatan 5 pucuk senjata api. 
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku dan melakukan pengejaran. Awalnya anggota sudah melakukan pengejaran pasca kontak senjata namun karena sudah sore dan kondisi alam yang tidak memungkinkan, pengejaran tidak dilanjutkan,” pungkasnya.


Credit  JawaPos.com








Kapal Selam Diesel Pesanan TNI AL Diluncurkan dari Korsel


Kapal Selam Diesel Pesanan TNI AL Diluncurkan dari Korsel
Foto: Kapal Selam pesanan Indonesia dari Korsel


Jakarta - Kementerian Pertahanan memesan tiga kapal selam ke Korea Selatan. Dua dari tiga kapal selam itu sudah diluncurkan ke Indonesia.

Kapal selam kedua Diesel Elektrik (KSDE) DSME-209 (H.7713) dari tiga kapal selam yang dipesan Indonesia, guna menambah kekuatan armada di jajaran TNI Angkatan Laut resmi diluncurkan, Senin (24/10) di di Galangan DSME, Okpo, Pulau Geoje, Korea Selatan.

Peluncuran secara simbolis ditandai dengan pemotongan tali oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Laksamana Madya TNI Widodo, M.Sc yang didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Arie H. Sembiring.

Kapal Selam Diesel Pesanan Indonesia Diluncurkan dari KorselFoto: Kapal Selam pesanan Indonesia dari Korsel
Sebelumnya Kapal Selam Diesel Elektrik (KSDE) DSME-209 (H.7712) yang pertama telah diluncurkan pada tanggal 24 Maret 2016 lalu di tempat yang sama dan dihadiri Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P

Merujuk pada rilis dari TNI AL, pada peluncuran kapal selam kedua tersebut, usai acara simbolis pemotongan tali oleh Sekjen Kemhan, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Dansatgas Yekda Kapal Selam Laksamana Pertama TNI Iwan Isnurwanto, M.A.P., M.Tr (Han) dan Project Manager Indonesian Submarine.

Kapal Selam Diesel Pesanan Indonesia Diluncurkan dari KorselFoto: Kapal Selam pesanan Indonesia dari Korsel
"Indonesia memesan tiga kapal selam baru Diesel Elektrik (KSDE) kelas Changbogo dari Pemerintah Korea Selatan dengan proses alih teknologi yaitu dari Galangan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME)," demikian rilis dari TNI AL.

Dua kapal pertama dibangun keseluruhan di DSME, sedangkan kapal selam ketiga akan diselesaikan di PT PAL, setelah sebelumnya pada bulan Mei lalu telah dilaksanakan keel laying atau pembangunan awal dari konstruksi kapal dan selanjutnya akan dikirim ke Indonesia pada Desember mendatang untuk dikerjakan oleh tenaga ahli Indonesia di galangan PT PAL, Surabaya dengan cara joint section.

Pengadaan kapal perang menjadi prioritas dalam revisi Minimum Essential Force (MEF) 2015-2019 TNI AL, langkah tersebut diambil untuk memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna mendukung visi World Class Navy. Indonesia mempunyai visi menjadi Poros Maritim Dunia, maka kehadiran TNI AL itu penting, bukan hanya hadir di pangkalan, tapi hadir di laut, baik di permukaan maupun di bawah permukaan.

Turut hadir pada acara peluncuran Kapal Selam kedua tersebut, Senior Executive Vice President of DSME, Mr. Sung Geun Lee, Wakil Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) dan Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal).




Credit  detikNews











Afrika Selatan 'akan mundur dari Mahkamah Internasional'


Omar al-Bashir 
 Omar al-Bashir berada di Afrika Selatan untuk hadir dalam pertemuan Uni Afrika. 

 
Afrika Selatan secara formal memulai proses penarikan diri dari Mahkamah Internasional ICC, seperti dilaporkan media.
Mereka mengatakan para diplomat telah menyampaikan langkah itu kepada PBB, dengan menuduh ICC bias terhadap negara Afrika.
Tahun lalu, Afrika Selatan menolak untuk menahan Presiden Sudan Omar al-Bashir, yang didakwa bertanggung jawab atas genosida dan kejahatan perang oleh ICC.
Dia hadir dalam pertemuan Uni Afrika di Johannesburg.
Bashir membantah tuduhan melakukan kekejaman di wilayah Darfur Sudan.
Sejumlah media memberitakan mereka telah memperoleh salinan "instrumen penarikan" yang ditandatangani oleh menteri luar negeri Afrika Selatan.
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Afrika Selatan ataupun PBB terhadap laporan media.
"Republik Afrika Selatan telah menemukan bahwa kewajibannya terhadap resolusi damai konflik tidak sesuai dengan interpretasi Mahkamah Internasional," jelas dokumen itu.
    Selain itu terjadi perbedaan pendapat mengenai masalah hukum apakah Afrika Selatan dapat mundur dari ICC tanpa persetujuan parlemen.
    Lembaga HAM, Human Rights Watch mengkritik rencana mundur tersebut.
    Tahun lalu, Afrika Selatan memperingatkan akan mundur dari ICC. Laporan ini muncul sepekan setelah Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mengunjungi Kenya, negara yang mendapatkan kritik tajam dari ICC sejak jaksa mendakwa Presiden Uhuru Kenyatta dengan kejahatan melawan kemanusiaan.
    Dia membantah dakwaan tersebut, dan persidangan kemudian gagal karena kurang bukti.
    Dua pekan lalu, Burundi menjadi negara pertama yang menyampaikan keinginannya untuk keluar dari ICC - sebuah keputusan oleh pengadilan disebut "kemunduran dalam perang melawan impunitas".
    Sebelumnya, Uni Afrika mendesak negara anggota untuk tidak bekerjasama dengan ICC, dan menuduh mereka bias terhadap Afrika.
    ICC yang beranggota 124 negara, berdiri pada 2002, dan merupakan badan hukum yang pertama dengan kekuasaan untuk menuntut kasus genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang.




    Credit  BBC







    AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris

     AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris
    General Dynamics Land Systems Inggris berhasil menyelesaikan uji coba menembak kendaraan lapis baja Angkatan Darat Inggris terbaru, AJAX, di Wales Barat. Uji coba, dilakukan pada Juli dan Agustus 2016, fokus untuk mendapatkan data spesifik dan bukti untuk mendukung rencana uji coba penembakan dengan awak, pada awal 2017. Gov.uk

     AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris
    Uji coba AJAX termasuk penembakan meriam 40 mm CTA International, senapan mesin coaxially mounted 7,62 mm, dan peluncur granat asap. Uji coba penembakan AJAX dilakukan tim General Dynamics Land Sistem-UK dan Lockheed Martin UK, dengan dukungan dari CTA International dan diamati oleh Kementerian Pertahanan Inggris. youtube.com

     AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris
    Ajax, sebelumnya dikenal sebagai Scout SV (Specialist Vehicle), dikembangkan oleh General Dynamics UK untuk Angkatan Darat Inggris. Pengiriman 589 kendaraan tempur Ajax direncanakan pada 2017 hinggfa 2024, kemampuan operasional awal direncanakan pada 2020, dan kemampuan operasi penuh sebelum 2025. youtube.com


     AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris
    Kendaraan tempur AJAX Scout SV dirancang tahan terdapap gempuran musuh pada saat ini dan masa mendatang. Perlindungan dengan menggunakan modular aktif, deteksi akustik, alat penglihat atau pengintai yang kuat untuk sasaran jauh, dan sensor local situational awareness. armyrecognition.com


     AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris
    AJAX Scout SV memiliki pengintai utama, digunakan oleh komandan kendaraan tempur, dan pengintai kedua. Pengintai utama memungkinkan komandan memantau secara 360 derajat di sekelilingnya, dengan thermal imager untuk mengidentifikasi target di wilayah pencarian yang lebar. AJAX memiliki kemampuan mendeteksi dan melacak target dari panas yang dipancarkan. youtube.com

     AJAX, Kendaraan Tempur Masa Depan Inggris
    Kementerian Pertahanan Inggris mentargetkan ujicoba tujuh prototipe AJAX selesai, pada 2018. Pengiriman ke Angkatan Darat Inggris, mulai 2017, bersama pelatihan dan dukungan servis. Pembentukan skuadron pelatihan dan skuadron pertama, pada 2019, dan penyebaran brigade siap, pada akhir 2020. youtube.com









    Credit  Tempo.co

    Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3

     Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3
    Rusia memamerkan robot taktis RS1A3 Minirex dalam International Homeland Security Exhibition Interpolitex 2016 di Moskow, yang berlangsung selama 18-21 Oktober 2016. Minirex adalah robot sniper yang dibuat oleh LOBAEV Robotics. sputniknews.com

     Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3
    Lobaev menyebutkan bahwa robot penembak jitu RS1A3 Minirex dapat disimpan dalam ransel dan dikendalikan dari jauh. Lobaev yang merupakan produsen senapan sniper Rusia. Minirex juga dapat digunakan dalam misi SAR dan anti teror. youtube.com

     Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3
    Robot Minirex RS1A3 dapat diam menunggu mengincar targetnya selama 30 jam tanpa mengganti baterai. Robot sniper ini mampu menembak sasaran sejauh 400 meter. Minirex dilengkapi satu kamera untuk membidik dan empat kamera lain untuk memonitor keadaaan di sekeliling. LiveLeak.com


     Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3
    Robot penembak jitu Minirex menggunakan laras kaliber 7,62x39 mm, panjang laras 200 mm untuk versi penyerangan dan 400 mm versi universal. Minirex dapat menembak mematikan dan tidak mematikan dengan mode semi-otomatis atau otomatis. Penembakan semi-otomatis dilakukan oleh operator, menggunakan kamera 24x optical zoom. youtube.com

     Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3
    Lobaev menyebutkan bahwa Minirex dapat memanjat tangga dan menembak dari jendela. Minirex dilengkapi dengan lengan robot yang dapat mengangkat beban, beroperasi pada kondisi hujan dan salju, serta menembak berbagai jenis amunisi. popsci.com

     Rusia Pamerkan Robot Sniper Minirex RS1A3
    Minirex dilengkapi dengan pengintai laser, stasiun cuaca dan komputer balistik. Robot penembak jitu ini dapat beroperasi dalam daerah bersuhu dingin, minus 35 derajat Celcius, dan daerah dengan suhu 45 derajat Celcius. Minirex dapat melaju dengan kecepatan 8 km/jam. youtube.com










    Credit  Tempo.co


    Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer


     Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer
    Kantor berita Rusia TASS melaporkan bahwa pada pertengahan Oktober 2016, pilot pesawat pembom taktis Rusia Su-34 melakukan latihan terbang ke stratosfer, lapisan kedua atmosfer. Pilot melakukan latihan navigasi penerbangan malam dan pemboman terhadap target di daratan. tass.com
     Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer
    Bomber Su-34 (NATO menyebutnya Fullback) mampu beroperasi pada siang dan malam dlam segala cuaca. Pesawat ini dirancang untuk melakukan pemboman terhadap sasaran di daratan dan menghancurkan kekuatan udara musush. tass.com


     Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer
    Viktor Litovkin, seorang pengamat militer, menyebutkan bahwa Su-34 merupakan mesin perang yang unik, memiliki kemampuan gabungan pesawat tempur, pesawat serang, dan pesawat pembom garis depan. tass.com
     Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer
    Su-34 dikembangkan dari Su-27 Flanker, namun memliki ciri khas yaitu pilot duduk berdampingan dan bentuk hidungnya seperti cocor bebek. Bentuk hidung ini untuk mengurangi cross-section radar pesawat. Bomber garis depan ini mampu terbang lama dan jauh untuk menjalankan misinya. tass.com

     Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer
    Bomber Su-34 mampu membawa rudal udara ke udara jarak jauh R-77, dan jarak pendek R-73, rudal jelajah udara ke darat Kh-55 dan Kh-59, rudal udara ke darat jarak pendek Kh 29 dan Kh-25, bom yang dituntun dengan laser KAB 500, bom pintar supersonik terbaru Rusia, KAB-250. Bomber ini juga mampu membawa rudal Yakhont, rudal anti kapal, dan Kh-58U, rudal anti radar. Vadim Savitsky/Russian Defense Ministry's Press Office/TASS

     Bomber Rusia Su-34 Latihan Terbang Malam ke Stratosfer
    Rusia mengirim beberapa pesawat tempur dan pesawat pembom dalam operasi memerangi ISIS di Suriah, yaitu Su-35S, Su-30SM, Su-34, Su-24M, dan Su-25. Keberhasilan Su-34 di Suriah meningkatkan minat beberapa negara di Timur Tengah, Afrika, Asia, dan Amerika Latin, untuk membeli bomber garis depan ini. Valery Sharifulin/TASS









    Credit  Tempo.co



    Rusia Akan Mengoperasikan 560 Fasilitas Militer, Termasuk di Kutub Utara


     
    Fasilitas militer di dua pulau Kutub Utara sudah hampir siap.
    If the tests are successfully completed, the Russian military will receive stealth tanks that can be operated at low temperatures, such as in the Arctic. Source: Dmitry Rogulin / TASS
    Saat ini militer Rusia tengah membangun jaringan lapangan udara dan stasiun pemantauan di pos-pos Arktik untuk meningkatkan pertahanan udara negara. Sumber: Dmitry Rogulin / TASS
    Kementerian Pertahanan Rusia berencana mengoperasikan lebih dari 560 infrastrutur militer, termasuk di wilayah Arktik dan Krimea, demikian disampaikan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu kepada Sputnik, Jumat (21/10).
    Shoigu menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas untuk Brigade Pertahanan Pesisir Terpisah ke-126 Armada Laut Hitam di Krimea telah selesai, sementara fasilitas di dua pulau Kutub Utara sudah hampir siap.

    Perubahan jadwal operasional fasilitas militer Kementerian Pertahanan Rusia telah disahkan oleh Shoigu sejak 11 Oktober lalu. Dalam revisi tersebut, 563 objek yang telah terintegrasi akan mulai beroperasi akhir tahun ini.
    Kepulauan Rusia paling utara mencakup ribuan mil pesisir barat laut Laut Barents dan Kara serta wilayah maritim Timur Jauh antara Laut Laptev dan Siberia Timur.
    Shoigu mengatakan saat ini militer Rusia tengah membangun jaringan lapangan udara dan stasiun pemantauan di pos-pos Arktik untuk meningkatkan pertahanan udara negara.
    Pada Agustus lalu, Armada Utara Rusia menggelar latihan militer di kota Severomorsk yang terletak di pesisir Arktik, dengan menyembunyikan seluruh kota di bawah lapisan asap sebagai bagian dari latihan tersebut. Kota berpopulasi sekitar 50 ribu orang ini menampung sebagian armada kapal selam nuklir Rusia.





    Credit  RBTH Indonesia




    ‘Beruang’ Rusia Bergabung dengan Militer


    Rusia sering kali diasosiasikan dengan beruang. Tak heran, di Indonesia, Rusia dijuluki sebagai “Negeri Beruang Merah”. Namun, apa jadinya jika beruang masuk militer? Di Rusia, hal ini bisa terjadi walau — tentu saja — “beruang” yang satu ini bukan beruang biasa.

    btr medved
    Kendaraan lapis baja terbaru Medved. Sumber: Vitaly V. Kuzmin
    Forum Militer Internasional Army 2016, yang merupakan salah satu pameran senjata terbesar di dunia dan digelar di pinggiran Moskow, berakhir pada 11 September lalu. Selain tank dan pesawat tempur umum, delegasi Rusia mengejutkan para tamu dengan sebuah tipe senjata baru: kendaraan lapis baja generasi terbaru Medved (medved berarti beruang dalam bahasa Rusia).
    Dipamerkan di stan Voenno-Promyshlennaya Kompaniya, kendaraan ini tak diberi nama demikian karena kebetulan belaka. Para pengunjung terpesona dengan proporsi kendaraan ini dari jauh. Ia memiliki panjang hampir enam meter dan lebar dua meter. Siluet kendaraan lapis baja ini dapat dengan mudah dikenali: tingginya hampir tiga kali lipat dibanding mobil ringan biasa. Bobotnya 12 ton — sebanding dengan tank ringan. ‘Beruang’ bisa mengangkut delapan orang kru, tak termasuk pengemudi. Mereka akan terlindungi oleh lapis baja yang sangat tangguh.

    Penekanan pada Lapis Baja

    Perancang ‘Beruang’ memberi perhatian khusus pada lapis bajanya. Hal ini didasari oleh sebuah keputusan kontemporer yang penting: sejumlah kecil udara dibiarkan berada di antara dua lapis baja, yang mengurangi kekuatan peluru penembus lapis baja. Selain itu, terdapat kemungkinan untuk memperkuat lapis baja kendaraan ini di masa depan. Karena itulah, ‘Beruang’ praktis menjadi salah satu kendaraan lapis baja yang paling kuat menangkis peluru di dunia saat ini. Dalam sebuah uji coba, slot kaca dan pintu bahkan tetap tak tertembus.
    Kendaraan lapis baja terbaru Medved. Sumber: Vitaly V. KuzminKendaraan lapis baja terbaru Medved. Sumber: Vitaly V. Kuzmin
    Persenjataan ‘Beruang’ secara praktis membuatnya menjadi kendaraan lapis baja universal. Pada dasarnya, ia tak punya senjata stasioner. Beragam jenis senjata bisa dipasang pada platform bergeraknya, mulai dari senapan mesin berkaliber campuran hingga rudal jelajah antitank — tergantung situasi. Pada akhirnya, kendaraan ini bukan sepenuhnya teknologi baru milik tentara atau polisi, melainkan sebuah kendaraan yang bisa digunakan di hampir semua kondisi tempur.

    Pelajaran dari Perang Chechen

    Kebutuhan untuk membuat kendaraan lapis baja generasi baru muncul setelah hasil pertempuran di titik panas, khususnya di Kaukasus Utara. Kendaraan lapis baja lama dengan mudah dihancurkan oleh granat dan memiliki senjata yang sangat lemah.
    Hasilnya, tank-tank tersebut harus menampilkan fungsi mereka di pertempuran, sesuatu yang sangat tak praktis dan berisiko. Gagalnya penggunaan tank dalam serangan di Grozny, Chechnya, pada 1994, di antara hal-hal lain, membuktikan bahwa Rusia butuh mengembangkan kendaraan lapis baja baru.
    Kendaraan lapis baja terbaru Medved. Sumber: Vitaly V. KuzminKendaraan lapis baja terbaru Medved. Sumber: Vitaly V. Kuzmin
    Ketika ‘Beruang’ dirancang, para penciptanya fokus pada bagaimana melindungi kendaraan ini dari granat. Bentuk khusus di bagian bawah serta adanya lapis baja tambahan membuat kendaraan ini bisa mengatasi ledakan bahkan dari granat yang paling kuat sekalipun. Pada uji coba di Kementerian Pertahanan Rusia, sebuah bom berbobot tujuh kilogram TNT diledakkan di bawah roda kendaraan. Struktur ‘Beruang’ tetap tak berubah akibat ledakan dan dijamin bahwa kru yang ada di dalam selamat.
    Namun, bukan itu saja. ‘Beruang’ ini juga dilengkapi dengan instrumen khusus yang dapat melumpuhkan perangkat peledak yang dikendalikan oleh radio, begitu pula sistem layar asap. Sehingga, kendaraan ini merupakan sebuah tipe modul yang dapat melindungi semua kendaraan di sekitarnya.

    Prospek Penggunaan

    Namun demikian, pihak pengembang menyadari bahwa lapis baja ‘Beruang’, dengan segala keunggulannya, masih tak cukup tangguh untuk turun ke pertempuran skala penuh. Perlindungan dari granat atau senjata penembus baja tak menjamin perlindungan dari peluncur granat. Lapis baja tambahan dibutuhkan untuk mengatasi kekurangan ini. Hal itulah yang sedang dilakukan produsen kendaraan, Pabrik Konstruksi Mesin Arzamassky.
    Namun, kekurangan yang membatasi penggunaan ‘Beruang’ di medan tempur tak memengaruhi penggunaan kendaraan untuk lingkup lain. Kementerian Dalam Negeri Rusia dan Garda Nasional yang dibentuk baru-baru ini menunjukkan ketertarikan khusus pada kendaraan lapis baja ini. Suatu hari nanti, operasi antiteroris mungkin membutuhkan karakter teknis yang dimiliki oleh ‘Beruang’. Selain itu, peluang ekspor juga terbuka. Dalam Pameran Army 2016, delegasi kementerian pertahanan dari berbagai negara, termasuk Argentina dan Nigeria, menunjukkan ketertarikan pada kendaraan lapis baja Rusia.



    Credit  RBTH Indonesia






    Deteksi Misil Musuh, Militer Bisa Manfaatkan Menara Seluler

     
    Perancang Rusia telah menciptakan sistem kendali udara Rubezh. Sistem ini mampu mendeteksi objek terbang di area elektromagnetik menara-menara seluler yang ditempatkan di seluruh daratan Rusia.
    radio relay antenna
    Seorang teknikus tengah memasang antena radio untuk jaringan komunikasi seluler pada sebuah menara di Desa Babykino. Sumber: Yakov Andreev / RIA Novosti
    Perancang Rusia telah menciptakan sistem kendali udara Rubezh, yang secara signifikan memperluas kapabilitas pertahanan misil dan udara Rusia.
    Pengembangan terbaru anak perusahaan Rostec ini dapat mendeteksi objek terbang di area elektromagnetik menara-menara seluler, yang ditempatkan di seluruh daratan Rusia.
    Pihak perancang meyakinkan bahwa jaringan GSM dapat membantu militer mendeteksi jumlah objek yang sulit dilihat di radar — mulai dari misil musuh bersayap, pesawat tanpa awak, dan pesawat kecil.

    Prinsip Kerja Rubezh

    Jaringan seluler membentuk area elektromagnetik melalui pertukaran sinyal antara menara seluler, transmiter, dan pengulang (repeater) secara berkesinambungan.
    Ketika objek logam masuk area ini, stasiun penerima akan segera mendeteksi perubahan di area, dan berkat Rubezh, dapa mengirim koordinat objek ke ‘markas’.

    Pengembangan para ilmuwan ini dapat menetapkan kelas objek (misalnya misil, pesawat, helikopter, dan lain-lain) dan kemudian komandan di pusat komando dan kendali untuk sistem pertahanan udara Pasukan Kedirgantaraan Rusia akan memutuskan langkah apa yang perlu diambil.
    Di Rusia, terdapat lebih dari 250 ribu menara seluler, dan jumlahnya terus bertambah tiap tahun. Menurut pihak pengembang, ini juga akan membantu terciptanya wilayah yang bebas intervensi, yang akan beroperasi 24 jam sehari pada frekuensi yang berbeda, serta mengirim data secara otomatis pada pasukan antipesawat.
    Perancang teknologi ini memastikan bahwa Rubezh tak hanya bisa dipasang di stasiun GSM, tapi juga langsung di pos kendali sistem pertahanan udara, tanpa beban biaya bagi operator seluler.

    Bisa Memperkuat Pertahanan Negara?

    Menurut Leonid Konik, kepala editor Comnews, ini adalah proyek yang berisiko tinggi karena beberapa alasan.

    Pertama, radius jangkauan stasiun GSM berkisar hanya antara tiga hingga 30 kilometer, tergantung jangkauan dan kepadatan area.
    Kedua, operator seluler mengorientasikan stasiun mereka berdasarkan sektor pemancar, dan penerbangan pesawat musuh atau misil tak perlu dilakukan di cakupan menara.
    Namun, hal yang utama ialah jaringan perangkat seluler dibuat sepenuhnya di luar negeri. Sehingga, menurut Konik, bahkan diskusi teoritis mengenai penggunaannya untuk pertahanan negara akan sia-sia.



    Credit  RBTH Indonesia



    Awan Segi Enam, 'Kunci' Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan?


     
    CB, Jakarta - Selama berabad-abad Segitiga Bermuda dihubungkan dengan beberapa jumlah kasus menghilangnya kapal atau pesawat secara misterius di wilayah itu.
    Terletak di antara Miami, Puerto Rico, dan Pulau Bermuda, misteri segitiga bermuda yang selama bertahun-tahun diteliti oleh para ilmuwan diduga telah terpecahkan.
    Awan aneh yang terbentuk di atas segitiga bermuda, diduga dapat menjelaskan kenapa puluhan kapal dan pesawat menghilang secara misterius setiap kali melewati wilayah laut tersebut.
    Sebuah teori baru menyatakan bahwa awan tersebut terhubung dengan 'bom angin' berkecepatan 273 kilometer per jam, yang dapat menjatuhkan transportasi udara maupun laut yang berada di sekitar wilayah barat utara Samudera Atlantik.
    Seperti dikutip dari News.com.au, Minggu (23/10/2016), teori tersebut dikemukakan oleh para ahli meteorologi kepada Science Channel.
    Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan gambar radar satelit menemukan adanya awan berbentuk 'hexagonal' atau segitiga enam dengan lebar 32 dan 80 kilometer, yang dapat membuat gelombang air laut naik setinggi 13 meter.
    "Biasanya kita tidak melihat awan dengan ujung yang lurus seperti ini. Kebanyakan awan berbentuk tak beraturan," ujar Dr. Steve Miller dari Colorado State University, dikutip dari USMagazine.com.
    Sementara itu Dr. Randy Cerveny dari University of Arizona menambahkan bahwa 'bom udara' terbentuk dari sebuah proses yang disebut microbursts -- angin kencang dengan arah pergerakan menukik ke tanah yang menyebabkan penyimpangan udara.
    "Angin kencang itu terlihat seperti badai yang dengan mudah dapat menenggelamkan sebuah kapal. Microburst kemudian menghantam lautan sehingga membentuk gelombang yang terkadang sangat besar," kata Cerveny.

     

    Kawah Dasar Laut dan Kutukan

    Sebelumnya ada beberapa teori yang muncul mencoba menjelaskan fenomena yang telah 'memakan' lebih dari 20 pesawat dan 50 kapal dalam jangka waktu 100 tahun.
    Seperti salah satunya yang mengatakan bahwa adanya serangkaian kawah bawah laut di dasar Laut Barents, lepas pantai Norwegia.
    Kawah degan lebar 800 meter dan kedalaman 45 meter itu diduga merupakan penyebab banyaknya transportasi udara dan laut menghilang secara misterius.
    "Banyak kawah besar terdapat di dasar laut yang terletak di pusat-barat Laut Barents dan mungkin terbentuk karena ledakan gas yang sangat besar," ujar peneliti dari the Arctic Univeristy of Norway kepada Sunday Times.
    "Kawah tersebut mungkin merupakan salah satu tempat yang merepresentasikan lokasi meledaknya gas metan di Arktik," tambah peneliti yang tidak disebutkan namanya itu.
    Rincian dari temuan tersebut akan dirilis pada pertemuan tahunan European Geosciences Union pada bulan depan, di mana para ahli akan menganalisis apakah gelembung gas semacam itu dapat mengancam kapal yang sedang berlayar.
    Tidak hanya penjelasan secara ilmiah, teori yang mengatakan insiden Segitiga Bermuda adalah sebuah kutukan juga tak luput dari pendengaran.
    Teori tersebut mengklaim, 'ilmuwan' menemukan piramida kristal yang terletak 2.000 meter di dasar laut pada 2012 dengan menggunakan teknologi yang belum diketahui oleh ilmu pengetahuan modern.
    Pencetus teori konspirasi menyebut, piramida kristal itulah penyebab hilangnya sejumlah pesawat dan kapal di wilayah Segitiga Bermuda.
    Laporan yang beredar secara online pada 2012, menyebut seorang ilmuwan bernama Dr Meyer Verlag, menemukan piramida kristal yang ukurannya tiga kali lebih besar dari Piramida Giza.
    "Verlag meyakini bahwa penyelidikan lebih lanjut di pusat piramida dapat mengungkap banyak informasi mengenai sejumlah kasus hilanganya sejumlah hal terkait dengan Segitiga Bermuda," demikian menurut website Before It's News.
    Laporan tersebut mengklaim, Verlag mempresentasikan temuannya itu dalam sebuah konferensi pers yang dilakukan di Bahama, di mana ia mengungkap koordinat piramida.






    Credit  Liputan6.com